PENCEMARAN LINGKUNGAN (BlO 410)

dokumen-dokumen yang mirip
ANALISIS PENCEMARAN LINGKUNGAN

ANALISIS PENCEMARAN LINGKUNGAN

ANALISIS PENCEMARAN LINGKUNGAN

Minggu II BIOINDIKATOR

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

BUKU AJAR PENCEMARAN LINGKUNGAN (BlO 410) OIeh: ANDHIKA PUSPITO NUGROHO

MATA KULIAH TOKSIKOLOGI KLINIK

Nama matakuliah : Klimatologi Kota Kode/SKS : GEF 3604/2 Prasarat : Meteorologi-Klimatologi dan Hidrometeorologi Status Matakuliah : Pilihan

RENCANA PROGRAM KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER dan BAHAN AJAR ILMU DAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN TELUR. Oleh Indratiningsih

RPKPS (Rencana Program dan Kegiatan Pembelajaran Semester) Penginderaan Jauh Non-Fotografi Fakultas Geografi UGM

I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

KONTRAK PEMBELAJARAN (KP) MATA KULIAH BIOMONITORING. Kode MK: PAB 510. Program Magister Biologi Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro

MATA KULIAH ZAT WARNA ALAMI

TINJAUAN PUSTAKA. penting dalam daur hidrologi dan berfungsi sebagai daerah tangkapan air

RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS) 1. Nama Math Kuliah : Ekotoksikologi dan Pengendalian Pencemaran Perairan

RENCANA PERKULIAHAN SEMESTER (RPS) JURUSAN BIOLOGI FMIPA UNIVERSITAS NEGERI MALANG SEMESTER GASAL 2013/2014

Nama Matakuliah : Ilmu Lingkungan Kode / SKS : TKS 1108 / 2 Prasyarat : Status Matakuliah : Wajib

` SATUAN ACARA PERKULIAHAN

GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) UNIVERSITAS DIPONEGORO

RPKPS (RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER) KIMIA ANALISIS (TKK- 2248) 3 sks

Rencana Program dan Kegiatan Pembelajaran Semester (RPKPS)

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN : TEKNOLOGI PENGOLAHAN AIR LIMBAH

BAB I PENDAHULUAN. Sidoarjo dan 6 kota yaitu Batu, Malang, Blitar, Kediri, Mojokerto, dan Surabaya

BAB I PENDAHULUAN. Air sungai merupakan salah satu sumber daya alam yang sangat vital bagi

ANALISIS KUALITAS AIR SUNGAI KONAWEHA PROVINSI SULAWESI TENGGARA

GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBBP)

KIMIA DASAR LINGKUNGAN TPE 4161 / 3 SKS (2-1)

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Habitat air tawar dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu perairan

RENCANA PROGRAM KEGIATAN. Prasyarat : 1. Deteksi Dan Pengukuran Radiasi 2. Fisika Atom Dan Inti

SILABUS MK. MORFOLOGI RESORT (MR 209) PROGRAM STUDI MANAGEMENT RESORT & LEISURE UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) MIKROBIOLOGI LINGKUNGAN 3 (2,1) SKS

ANALISIS KUALITAS AIR 3

BAB V PENUTUP. 1. Ditemukan ada 16 jenis zooplankton di perairan Telaga Jongge yaitu

MATA KULIAH PATOLOGI KLINIK

Estimasi Populasi Gastropoda di Sungai Tambak Bayan Yogyakarta

RENCANA PROGRAM KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER MATA PRAKTIKUM FARMAKOKINETIKA

LAJU POLUTAN DALAM EKOSISTEM LAUT

BAB I PENDAHULUAN. telah terjadi perubahan-perubahan dalam tatanan lingkungan sehingga tidak sama lagi

Jurnal KELAUTAN, Volume 2, No.1 April 2009 ISSN :

V. SIMPULAN DAN SARAN. terhadap ikan nila hitam (Oreochromis niloticus Trewavas).

BAB I PENDAHULUAN. sumber irigasi, sumber air minum, sarana rekreasi, dsb. Telaga Jongge ini

DESKRIPSI MATA KULIAH

sedangkan sisanya berupa massa air daratan ( air payau dan air tawar ). sehingga sinar matahari dapat menembus kedalam air.

I. PENDAHULUAN. Ekosistem air tawar merupakan ekosistem dengan habitatnya yang sering digenangi

TINJAUAN PUSTAKA. Sungai merupakan suatu bentuk ekosistem akuatik yang mempunyai

Minggu VIII PENCEMARAN UDARA

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA FAKULTAS MIPA SILABI

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP) UNIVERSITAS DIPONEGORO

2.2. Parameter Fisika dan Kimia Tempat Hidup Kualitas air terdiri dari keseluruhan faktor fisika, kimia, dan biologi yang mempengaruhi pemanfaatan

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

TINJAUAN PUSTAKA. Air merupakan zat yang paling penting dalam kehidupan setelah udara. Oleh

RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS) Mata Kuliah Rekayasa Perangkat Lunak IF1203

KATA PENGANTAR. Yogyakarta, 15 Mei Penyusun.

RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER

BAB I PENDAHULUAN. Kesehatan lingkungan pada hakikatnya adalah suatu kondisi atau kaadaan

TINJAUAN PUSTAKA. Estuari oleh sejumlah peneliti disebut-kan sebagai area paling produktif,

MATA KULIAH FARMAKOEKONOMI (FAK 4911)

I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

GARIS GARIS BERAS PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP)

BAB I PENDAHULUAN. perairan telah menjadi permasalahan kesehatan lingkungan hampir semua negara

Kode/SKS : FAK Prasyarat : Toksikologi (FAK 3701) Deskripsi Matakuliah

III. HASIL DAN PEMBAHASAN

RANCANGAN PEMBELAJARAN JURUSAN TEKNIK LINGKUNGAN FTSP - ITS

bentos (Anwar, dkk., 1980).

BAB I PENDAHULUAN. lainnnya yang tersebar luas dari Sabang sampai Merauke. Menurut Ummi (2007)

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. dan lentik. Jadi daerah aliran sungai adalah semakin ke hulu daerahnya pada

BAB VII KESIMPULAN DAN SARAN

RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER DAN BAHAN AJAR FISIKA HAYATI. Oleh : Tri Sudyastuti

RENCANA PROGRAM KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS) DAN BAHAN AJAR

LAMPIRAN 2. GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP)

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Air merupakan unsur penting bagi kehidupan makhluk hidup baik manusia,

Pokok Bahasan XI PENANGANAN LIMBAH INDUSTRI

MATA KULIAH FARMAKOKINETIKA

RENCANA PROGRAM KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS) FISIOLOGI KEDOKTERAN

I. PENDAHULUAN. Sungai merupakan suatu badan perairan tawar yang memiliki karakter air mengalir yang

RENCANA PROGRAM PEMBELAJARAN

Pengertian, Ruang Lingkup Ekologi, dan Ekosistem Energi dalam Ekosistem Siklus Biogeokimiawi

SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)

APLIKASI INTEGRAL DALAM MENGHITUNG BANYAK POLUTAN YANG MASUK KE DALAM EKOSISTEM

RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS) PENGENDALIAN SEDIMEN DAN EROSI

KONTRAK PERKULIAHAN. Mata Kuliah : Kalkulus I Kode / SKS : FTI2001 / 3 : Ir. Caecilia Pujiastuti, MT Ir. Nurul Widji Triana, MT

MATEMATIKA TEKNIK KIMIA 3

MANAJEMEN PERAPOTIKAN

KONTRAK PEMBELAJARAN (KP)

MATA KULIAH REKAYASA FARMASETIKA (FAS 4421)

BAB I PENDAHULUAN. Universitas Sumatera Utara

RENCANA PROGRAM KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS) MIKROBIOLOGI HASIL PERIKANAN (PIT 3208) Disusun oleh: Ir. Sri Wedhastri, M.S.

BAB I PENDAHULUAN. menghasilkan 178 juta ton pulp, 278 juta ton kertas dan karton, dan menghabiskan

RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS) PENGEMBANGAN SUMBER DAYA AIR

RENCANA PROGRAM KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS) ILMU LINGKUNGAN. OLEH Prof. Dr. Shalihuddin DjalaI Tandjung, M.Sc.

Analisis dan Pemetaan Tingkat Polusi Udara di Zona Pendidikan (Studi Kasus : Wilayah IAIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi dan Universitas Jambi)

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB I PENDAHULUAN. kondisi tersebut. Penurunan kualitas air sungai dapat disebabkan oleh masuknya

Transkripsi:

RENCANA PROGRAM KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS) DAN BUKU AJAR PENCEMARAN LINGKUNGAN (BlO 410) OIeh: ANDHIKA PUSPITO NUGROHO PROGRAM STUDI BIOLOGI FAKULTAS BIOLOGI UNIVERSITAS GADJAH MADA NOPEMBER, 2003

KATA PENGANTAR Buku ini merupakan buku ajar untuk mata kuliah Pencemaran Lingkungan, yang dilengkapi dengan Rencana Program Kegiatan Pembelajaran Semester (RPKPS). Buku Ajar Pencemaran Lingkungan berisi outline setiap tatap muka, sehingga diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam memahami materi perkuliahan Pencemaran Lingkungan. Pada kesempatan ini, penulis mengucapkan terima kasih kepada Universitas Gadjah Mada yang telah memberikan bantuan dana dalam penyusunan buku ini. Akhirnya, semoga buku ini dapat bermanfaat bagi para mahasiswa. Yogyakarta, 22 Nopember 2003 Dosen, Andhika Puspito Nugroho, M.Si.

DAFTAR ISI Halaman... LEMBARPENGESAHAN... KATA PENGANTAR... ii DAFTARISI... iii DAFTAR GAMBAR... iv DAFTARTABEL... v RPKPS... 1 Minggu I. PENDAHULUAN... 5 Minggu II. BIQINDIKATOR... 11 Minggu III. PENCEMARAN AIR... 20 Minggu IV. PENGUKURAN KUALITAS AIR... 26 Minggu V. PENCEMARAN TANAH... 30 Minggu VI. PENCEMARAN DALAM RUANGAN... 33 Minggu VII. PENCEMARAN SUARA (KEBISINGAN)... 34 Minggu VIII. PENCEMARAN UDARA... 37 Minggu IX. HUJAN ASAM... 43 Minggu X. EFEK PENCEMAR... 45 Minggu XI. PENGUJ IAN TOKSISITAS... 48 Minggu XII. BIOMONITORING... 50 DAFTAR PUSTAKA... 52

DAFTAR GAMBAR Halaman Gambar 1. lnteraksi pencemar dalarn lingkungan (Manahan 1994)... 9 Gambar 2. Nasib pencemar organik dalam tubuh organisme (Walker et al. 2001) 10 Gambar 3. Signifikansi ekologis dan lama respon beberapa parameter bioindikator/biomarker terhadap pencemar (Anonim 2001)... 11 Gambar4. Kondisi fisiologis organisme terhadap adanya pencemar pada tiap zona stres. lndikator dalam zona stres 1 lebih sensitif terhadap pencemar, sedangkan indikator pada zona stres 3 kurang sensitif terhadap pencemar, tetapi mempunyai relevansi ekologis lebih tinggi (Anonim 2001)... 12 Gambar 5. Efek langsung dan tidak langsung pencemar terhadap organism (Anonim200l)... 13 Gambar 6. Berbagai faktor yang mempengaruhi populasi ikan (Anonim 2001) 14 Gambar 7. Regresi konsentrasi Ba dan 226Ra dalam jaringan dengan umur bivalvia (atas) dan konsentrasi Ca dalam jaringan bivalvia (bawah), untuk V. angasi dan Corndorl dan Mudginberri billabongs in Magela Creek, Northern Territory, Australia (Jeffree et al. 1995)... 18 Gambar 8. Regresi konsentrasi Zn dan Mn dalam jaringan dengan panjang cangkang bivalvia (atas) dan konsentrasi Ca dalam jaringan bivalvia (bawah), untuk H. depressa dan V. ambiguus, dan the upper Nepean River, New South Wales, Australia (Jeffree et al. 1995) 19 Gambar 9 Indeks keanekaragaman Shanon Wienner (H ) stasiun I III di daerah hulu sungal Boyong pada bulan Agustus Oktober 2001 (Nugroho dan Nganro 2002)... 25 Gambar 10. BOD dalam sampel A, B, dan C (Peirce et al. 1998)... 28 Gambar 11. Nasib pencemar dalam tanah (Walker et al. 2001)... 31 Gambar 12. Eksistensi pencemar lipofilik persisten dalam predator di ekosistem daratan (Walker et al. 2001)... 32 Gambar 13. Perilaku partikel di udara (Manahan 1994)... 38 Gambar 14 Komponen partikel anorganik. Fly ash, asbes, dan radon juga merupakan komponen partikel anorganik (Manahan 1994)... 39 Gambar 15. Efek pencemar udara terteitu pada vegetasi (Pierce et al. 1998)... 42 Gambar 16. Mekanisme penghambatar asetilkolinesterase (Walkeret al.2001)... 45

Gambar 17. Respon ukuran populasi terhadap pencemar (Walker et al. 2001)... 46 Gambar 18. Efek dieldrin pada Eurytemora affinis. A. Efek pada laju mortalitas, Laju kematian, dan periode perkembangan. B. Reduksi laju Pertumbuhan populasi, r, disebabkan efek pada A (Walker et al. 2001)... 46 Gambar 19. Efek dieldrin pada life history Eurytemora affinis. A. Kurva suivi vors hip, nomor menunjukkan konsentrasi dieldrin (J.i 1.1), C menunjukkan kontrol aseton. B. Laju kelahiran terhadap umur, pada konsentrasi dieldnin 2 (atas) dan 4 (bawah) II (Walker et al. 2001)... 47 Gambar 20. Efek toksikan pada interaksi antar spesies (Stine and Brown 1996). 47 Gambar 21. Pemilihan metrik dalam biomonitoring. Metnik A merupakan Indicator yang balk untuk biomonitoning, dibandingkan metnik B (Karr and Chu 1999)... 51

DAFTAR TABEL Halaman Tabel 1. Tipe bioindikator/biomarker (Anonim 2001)... 12 Tabel 2. Karakteristik bioindikator dan biomarker (Anonim 2001)... 12 Tabel 3. Bioindikator dalam tiap zona stres (Anonim 2001)... 13 Tabel 4. Atribut biologis bivalvia air tawar yang relevan dalam studi polusi logam (Jeffree et al. 1995)... 16 Tabel 5. Tipe pencemaran air (Manahan 1994)... 20 Tabel 6. Trace elemen penting IaIam air (Manahan 1994)... 21 Tabel 7. Efek pencemar dalarr ruangan terhadap kesehatan (Peirce et al. 1998) 33 Tabel 8. Tingkat intensitas kebisingan (Wardhana 1995)... 34 Tabel 9. Tipe partikel udara... 37 Tabel 10. Pencemar udara gaseous, sifat penting, dan signifikansinya (Peirce et al. 1998)... 40 Tabel 11. Pencemar udara berbahaya dan efeknya... 41 Tabel 12. Efek ph pada kehidupan akuatik... 44 Tabel 13. Tipe metrik (parameter) merefleksikan multidimensi sistem biologis (Karr and Chu 1999)... 50

RENCANA PROGRAM KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS) PENCEMARAN LINGKUNGAN (BlO 410) OIeh: ANDHKA PUSPITO NUGROHO PROGRAM STUDI BIOLOGI FAKULTAS BIOLOGI UNIVERSITAS GADJAH MADA NOPEMBER, 2003

RENCANA PROGRAM KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS) 1. Nama Mata : kuliah Pencemaran Lingkungan 2. Kode/SKS : B10410/2 1 3. Semester : I 4. Tujuan Pembelajaran Memberikan pengetahuan dan pemahaman mengenai: a. Konsep berbagai jenis pencemaran Iingkungan. b. Teknik analisis untuk rnengidentifikasi, menganalisis, dan memantau masalah pencemaran Iingkungan. 5. Outcome pembelajaran Setelah mengikuti. matakuliah pencemaran Iingkungan, mahasiswa mempunyal kemampuan memahami dan menjelaskan konsep berbagai jenis pencemaran Iingkungan serta dapat mengidentifikasi, menganalisis, dan memantau masalah pencemaran Iingkungan. 6. Jadwal kegiatan mingguan Minggu Topik Substansi Metode Pembelajaran I Pendahuluan 1. Batasan Pencemaran Lingkungan 2. Akar permasalahan, jenis, dan sumber pencemaran Iingkungan 3. Jenis dan kiasifikasi utama pencemar 4. Rute pencemar masuk ke dalam Iingkungan/ekosistem 5. Emisi dan transpor pencemar 6. Interaksi dan nasib pencemar dalam Iingkungan II Bioindikator 1. Batasan, tipe, dan karakteristik bioindikator dan biomarker 2. Efek pencemar pada organism 3. Kriteria dan potensi penggunaanbioindikator 4. Contoh aplikasi bioindikator

Minggu Topik Substansi III Pencemaran Air 1. Sumber pencemaran air dan jenis pencemarnya 2. Nasib pencemar dalam ekosistem 3. Transfer pencemar melalui rantai makanan 4. Efek pencemaran pada sungai dan danau IV Pengukuran 1. Tujuan pengukuran kualitas air kualitas air 2. Tipe sampel 3. Pengukuran kualitas air secara fisik, kimiawi, dan biologis V Pencemaran 1. Sumber pencemaran tanah dan jenis Tanah pencemarnya 2. Rute pencemar masuk ke dalam tanah 3. Nasib pencemar dalam tanah 4. Transfer pencemar dalam rantai makanan VI Pencemaran 1. Batasan pencemaran dalam ruangan dalam ruangan 2. Sumber dan efek pencemaran dalam ruangan VII Pencemaran suara (kebisingan) 1. Batasan kebisingan 2. Sumber kebisingan 3. Tingkat intensitas kebisingan 4. Kontrol terhadap kebisingan 5. Efek kebisingan VIII Pencemaran 1. Jenis dan tipe pencemar udara Udara 2. Perilaku partikel di udara 3. Proses pembentukan partikel udara 4. Komposisi partikel udara anorganik 5. Efek partikel udara Metode Pembelajaran Assignment (tugas kuliah)

Minggu Topik Substansi 6. Pencemar udara berupa gas dan organic 7. Efek pencemar udara pada manusia dan vegetasi 8. Perubahan global atmosferik IX Hujan asam 1. Batasan hujan asam 2. Penyebab utama hujan asam 3. Efek hujan asam pada ekosistem akuatik dan daratan X Efek pencemar 1. Efek pencemar pada tingkat individu 2. Efek pencemar pada tingkat populasi komunitas XI Pengujian 1. Kriteria dan pendekatan dalam toksisitas pengujian toksisitas 2. Desain pengujian 3. Organisme uji 4. Sistem pendedahan 5. Faktor yang harus diperhatikan dalam pengujian toksisitas XII Biomonitoring 1. Konsep Biomonitoring 2. Pendekatan dalam biomonitoring XIII Diskusi kelompok Analisis berbagai kasus pencemaran lingkungan XIV,XV Presentasi Presentasi hasil diskusi kelompok kelompok mengenai berbagai kasus pencemaran lingkungan Metode Pembelajaran Assignment (tugas kuliah) Diskusi Presentasi

7. Penilaian Jenis evaluasi Ujian tertulis Ujian lisan Cara Evaluasi Penyusun / penyajian Makalah/ laporan Penyajian Makalah Lain lain Tuliskan (1) (2) (3) (4) (5) (6) Tugas Rumah (Assignment) Evaluasi formatif/ tengah semester Evakuasi sumatif /akhir semester Kriteria penilaian a. Ujian Akhir Semester : 40% b. Ujian Tengah Semester : 20% c. Tugas Rumah : 15% d. Presentasi/diskusi : 20% e. : 5% 8. Buku Acuan Laporan praktikum diskusi kelompok A. Anonymous. 2001. Bioindicator. http://www.eds.ornl.gov/programs/bioindicators B. Corbitt, R.A. 1990. Standart Handbook of Environmental Engineering. McGraw- Hill Publishing Company. USA C. Jeifree, R.A., S.J. Markich, and P.L. Brown. 1995. Australian freshwater bivalves their applications in metal pollution studies. Australasian Journal of Ecotoxicology. Vol. 1, pp. 33-41. D. Karr, JR., and E.W. Chu. 1999. Restoring life in running waters : better biological monitoring. Island Press. Washington. E. Leeuwen, C.J.V. and J.L.M. Hermens (eds). 1995. Risk assessment of chemicals : an introduction. Kluwer Academic Publishers. Netherlands. F. Manahan, S.E. 1994. Environmental Chemistry. Sixth edition. CRC Press, Inc. USA. G. Nugroho, A.P., dan N.R. Nganro. 2002. Penelaahaan biomonitoring hulu sungai studi kasus daerah hulu sungai Boyong dan Kuning Jogjakarta. Tesis S2. ITB. Bandung. H. Peirce, J.J., R.F. Weiner, and P.A. Vesilind. 1998. Environmental pollution and control. Fourth edition. Butterwort - Heinemann. USA.

I. Sears, F.W., dan M.W. Zemansky. 1994. Fisika untuk Universitas 1. Binacipta. Jakarta. J. Stine, K.E., and T.M. Brown. 1996. Principles of Toxicology. CRC Press, Inc. USA. K. Wardhana, W.A. 1995. Dampak Pencemaran Lingkungan. Andi Offset. Yogyakarta. L. Walker, C.H., S.P. Hopkin, R.M. Sibly, and D.B. Peakall. 2001. Principles of ecotoxicology. 2rd edition. Taylor & Francis, Inc. New York.