BUKU PANDUAN PEMBELAJARAN MODUL EKSTERNAL RISET KEDOKTERAN

dokumen-dokumen yang mirip
KULIAH PENGANTAR MODUL RISET

PEDOMAN AKADEMIK PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER GIGI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA BAB IV PENYELENGGARAAN PEMBELAJARAN

BUKU PANDUAN MAHASISWA BLOK MEDICAL RESEARCH PROGRAM I KODE: KUB 354 SEMESTER V

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER PROGRAM STUDI AKUNTANSI KOMPUTER D3 BISNIS & KEWIRAUSAHAAN UNIVERSITAS GUNADARMA

Daftar Pokok Bahasan. Lampiran 4 SKDI. Pokja Standar Pendidikan Dokter Indonesia. Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia

PEMBELAJARAN DI WAHANA PENDIDIKAN (PRIMER) Dr. dr. Herqutanto, MPH, MARS Departemen Ilmu Kedokteran Komunitas FKUI BKS IKM/IKP/IKK-FKI

2-RP. Penguasaan Pengetahuan. Kemampuan. kerja. Kemampuan. Manajerial. Sikap dan Tata Nilai 5-PBS 1-CP 2-RP 3-RE

Kode: NAMA MATA KULIAH. BUKU BLOK PSIK FKUB Semester, Program A Reguler TIM FASILITATOR:

SAP NON MODUL METODOLOGI PENELITIAN

IDENTITAS MAHASISWA PROGRAM PENDIDIKAN DOKTER

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NILAI UJIAN KETERAMPILAN KLINIK DASAR MODUL GASTROINTESTINAL PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER ANGKATAN

Rencana Program dan Kegiatan Pembelajaran Semester BIOSTATISTIKA DAN EPIDEMIOLOGI (MMS-4411) oleh: Dr. Danardono, MPH.

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian analitik komparatif dengan pendekatan

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG MASALAH

STANDAR KOMPETENSI DOKTER INDONESIA

DESKRIPSI KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA PENDIDIKAN KEDOKTERAN

BAB I PENDAHULUAN. I. 1. Latar Belakang. Pada beberapa tahun terakhir ini terjadi inovasi. di dalam sistem pendidikan kedokteran di Indonesia,

SILABUS DAN SAP Berdasarkan KKNI September SILABUS METODE PENELITIAN Dosen: Pristiana Widyastuti, SAB, MAB, MBA

Pengembangan Penelitian Kesehatan Reproduksi


BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif-analitik dengan

EPIDEMIOLOGI DAN BIOSTATISTIK GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN

RPKPS METODOLOGI PENELITIAN

JADWAL BLOK ELEKTIF PENELITIAN KESEHATAN

Implementasinya dalampbl. Perhimpunan Dokter Keluarga Indonesia Departemen Pendidikan Kedokteran FKUI

KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA

SATUAN ACARA PERKULIAHAN PROGRAM STUDI MAGISTER AKUNTANSI FAKULTAS: PASCASARJANA. 2. Dr.Yudhi Herliansyah, Ak, MSi, CA

DEPARTEMEN BIOSTATISTIKA DAN KEPENDUDUKAN

STANDAR MUTU PROGRAM STUDI TEKNIK MESIN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER GANJIL 2016/2017 PROGRAM STUDI MANAJEMEN INFORMASI KESEHATAN FAKULTAS ILMU-ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS ESA UNGGUL

PROBLEM BASED LEARNING (PBL)

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN SUMBER DAYA MANUSIA KESEHATAN POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALANGKA RAYA

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. berbahaya, salah satunya medical error atau kesalahnan medis. Di satu sisi

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan pendekatan

LAPORAN PENELITIAN KELOMPOK

SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH STATISTIKA dan PROBABILITAS (MI) KODE / SKS : KK /2 SKS

BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah. menggunakan 2 kelompok yaitu kelompok perlakuan dan

TINJAUAN MATA KULIAH...

RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS) MATA KULIAH: BIOSTATISTIK

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. A. Kesimpulan. 1. Nilai mahasiswa yang mengikuti PAL lebih tinggi dari yang tidak mengikuti

Kurikulum Program Studi S1 Gizi secara nasional dikelompokkan menjadi: A. Kurikulum Inti ( SKS)

METODOLOGI PENELITIAN (PS602)

BAB IV METODE PENELITIAN. Penelitian ini mencakup ruang lingkup disiplin Ilmu Kesehatan. Kulit dan Kelamin dan Mikrobiologi Klinik.

BAB III METODE PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN. mengembangkan kurikulum dan ilmu pendidikan (Anonim, 2014).

UNIVERSITAS SEBELAS MARET FAKULTAS KEDOKTERAN SILABUS

FASE I FASE II FASE III Bersambung rasa dengan pasien dan keluarganya

SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP) KUALITATIF PROGRAM STUDI PSIKOLOGI

BAB I PENDAHULUAN I. 1. Latar Belakang

KOMISI STUDI AKHIR (KSA) Deskripsi: Struktur Organisasi: Tugas dan Wewenang: Tata Tertib Rapat KSA:

2. POKOK BAHASAN / SUB POKOK BAHASAN

(RPKPS) METODOLOGI PENELITIAN & BIOSTATISTIKA

MASALAH PENELITIAN PERUMUSAN GARIS BESAR MASALAH

MANUAL PROSEDUR PENYUSUNAN MODUL

PROSEDUR BAKU Edisi/Revisi: 1/0

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA Darussalam, Banda Aceh

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian

BAB I PENDAHULUAN. mahasiswa ilmu keperawatan. Lulus dari ujian merupakan keharusan dan

SILABUS DAN SAP Berdasarkan KKNI September SILABUS STATISTIK Dosen: Diansyah, SE.M.Si

KESEHATAN MASYARAKAT. Profil Lulusan / Kualifikasi

BAB III METODE PENELITIAN. secara observasional analitik dengan rancangan cross sectional untuk menilai

Program Studi Magister Manajemen (Penyelenggara Fakultas Ekonomi)

Manual Prosedur MATRIKULASI MAHASISWA ALIH PROGRAM D III GIZI PROGRAM STUDI ILMU GIZI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA

BAB I PENDAHULUAN. tugasnya, serta beberapa perilaku lain yang merupakan sifat-sifat kemanusiaan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. dengan menggunakan eksperimen semu (quasy-experiment) yang

BAB I PENDAHULUAN. Kurikulum Problem-Based Learning (PBL) diperkenalkan pertama kali di

UNIVERSITAS MERCU BUANA FAKULTAS : ILMU KOMPUTER PROGRAM STUDI : SISTEM INFORMASI

BAB 4 METODE PENELITIAN. TB paru dengan pemberdayaan peserta barazanji di kepulauan yang terdiri dari

BUKU RANCANGAN PENGAJARAN

STANDAR PENDIDIKAN DOKTER SPESIALIS BEDAH SARAF

DOKUMEN PROSEDUR SPMI INSTITUT TEKNOLOGI NASIONAL BANDUNG

Instruksi Kerja EVALUASI PROSES BELAJAR MENGAJAR METODE PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PROGRAM STUDI ILMU GIZI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA

Panduan Praktikum Semester Ganjil

I. DESKRIPSI MATA KULIAH

Misi ini kemudian agar terarah, diimplemantasikan dalam tujuan strategik Program Doktor Akuntansi Universitas Gadjah Mada:

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS INDONESIA NOMOR: 263/SK/R/UI/2004. Tentang PENYELENGGARAAN PROGRAM DOKTOR DI UNIVERSITAS INDONESIA

TELKOM UNIVERSITY FAKULTAS KOMUNIKASI DAN BISNIS JURUSAN/PROGRAM STUDI S1 ADMINISTRASI BISNIS RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

BAB I PENDAHULUAN. Pendidikan kedokteran bertujuan untuk menghasilkan dokter yang. sebagai bekal untuk belajar sepanjang hayat (Konsil Kedokteran

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN Desain Penelitian Desain yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode potong lintang (cross-sectional).

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

PERATURAN AKADEMIK PENDIDIKAN PROFESI DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS HASANUDDIN

INTRODUCTION TO COURSE (RESEARCH METHODOLOGY)

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS INDONESIA NOMOR: 263 /SK/R/UI/2004 Tentang PENYELENGGARAAN PROGRAM DOKTOR DI UNIVERSITAS INDONESIA

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN SUMBER DAYA MANUSIA KESEHATAN POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALANGKA RAYA

SILABUS DAN SAP Berdasarkan KKNI Februari SILABUS ANALISIS BISNIS Dosen: Pristiana Widyastuti, SAB, MAB, MBA

Candi Gebang Permai Blok R/6 Yogyakarta Telp. : ; Fax. :

Dokumen Kurikulum Program Studi : Teknik Mesin

Mata Kuliah Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat

BAB I PENDAHULUAN. impian masa depan. Hal ini sesuai dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Untuk menghindari berbagai penafsiran terhadap definisi yang digunakan

HUBUNGAN PRIOR KNOWLEDGE TERHADAP KEEFEKTIFAN KELOMPOK PADA METODE BELAJAR PROBLEM BASED LEARNING DI PROGRAM STUDI D3 KEBIDANAN STIK IMMANUEL

MODUL 1 IDENTIFIKASI MASALAH KESEHATAN. Disajikan Bagi Mahasiswa Fakultas Kedokteran Semester VII

BAB III KERANGKA KONSEP, HIPOTESIS, DAN DEFINISI OPERASIONAL. Pada bab ini diuraikan kerangka konsep penelitian, hipotesis penelitian, dan definisi

SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP)

Universitas Respati Yogyakarta. Jln. Laksda Adi Sucipto KM 6.3 Depok Sleman Yogyakarta B A D A N P E N J A M I N A N M U T U

BAB 1 PENYELENGGARAAN PROGRAM DOKTOR

Transkripsi:

BUKU PANDUAN PEMBELAJARAN MODUL EKSTERNAL RISET KEDOKTERAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS JENDERAL ACHMAD YANI CIMAHI, 2014

MODUL EKSTERNAL RISET KEDOKTERAN Hak cipta dipegang oleh Fakultas Kedokteran Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Jenderal Achmad Yani Cimahi. Dilarang mengutip, menyalin, mencetak, dan memperbanyak isi buku dengan cara apapun tanpa izin tertulis dari pemegang hak. ISBN:... PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS JENDERAL ACHMAD YANI CIMAHI, 2014

KONTRIBUTOR Mochammad Harris Suhamihardja, dr, M.P.H. Ketua POKJA Riset Kedokteran (Risdok) Kepala Departemen Biostatistika dan Epidemiologi FK Unjani Desy Linasari, dr, M.KM Anggota POKJA Riset Kedokteran Koordinator Modul Riset Kedokteran Tahun-1 Sekretaris Departemen Biostatistika dan Epidemiologi FK Unjani Rina Munirah B,dr.,M.KM Anggota POKJA Riset Kedokteran Koordinator Modul Riset Kedokteran Tahun-2 Pengajar di Departemen I.Kesehatan Masyarakat FK Unjani Dr. Sayu Putu Yuni, drh., M.Sc. Anggota POKJA Riset Kedokteran Koordinator Modul Riset Kedokteran Tahun-3 Staf Departemen Mikrobiologi FK Unjani DR. Rini Sundari., dr.,sp.pk.,m.kes Anggota POKJA Riset Kedokteran Staf Departemen Patologi Klinik Sylvia Mustika Sari, dr., M.Med.Ed. Ketua Medical Education Unit FK Unjani

DAFTAR ISI I. PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umu Blo 1.2 Garis Besar Materi 1.3 Lama Pembelajaran 1.4 Karakteristik Mahasiswa II. TUJUAN PEMBELAJARAN 2.1. Penjabaran area kompetensi 2.2. Tujuan Pembelajaran Blok 2.3. Daftar Penyakit dan Keterampilan terkait III. TOPIC TREE IV. PROSES PEMBELAJARAN 4.1 Susunan Materi 4.2 Metode Pembelajaran IV. PENILAIAN MAHASISWA 5.1 Metode Penilaian 5.2. Komposisi nilai LAMPIRAN GBPP Blok Jadwal kegiatan Blok (Tentative)

Pendahuluan 1.1. Gambaran Umum Modul Dengan berkembangnya teknologi informasi yang sangat cepat, termasuk juga informasi dalam bidang kesehatan yang tidak hanya diperoleh dari majalah kedokteran maupun kepustakaan, namun dapat juga diperoleh dari internet yang tersimpan dalam website. Hal ini akan semakin mempermudah bagi seorang dokter untuk dapat terus menambah pengetahuannya. Oleh karena itu diperlukan kemampuan mengkaji secara kritis bukti-bukti yang diperoleh untuk menyaring semua data dan informasi tersebut, sehingga dapat diperoleh informasi yang sahih dan mutakhir. Untuk melakukan kajian kritis terhadap suatu makalah tentunya diperlukan pengetahuan tentang metodologi dan statistika yang baik sehingga tidak terjadi kesalahan persepsi dari suatu hasil penelitian yang disajikan dalam makalah atau jurnal. Dalam prakteknya, seorang dokter diharapkan mampu menganalisis masalah yang terdapat di masyarakat khususnya masalah kesehatan yang didasarkan pada evidence based medicine (EBM); mampu memikirkan cara-cara penanggulangan masalah kesehatan; dan mampu merancang serta melakukan penelitian epidemiologis di masyarakat. Selain itu, seorang dokter diharapkan juga mampu mengkomunikasikan hasil penelitiannya baik dalam laporan penelitian yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah maupun dalam forum ilmiah lainnya. Modul Riset Kedokteran disusun berdasarkan evaluasi KBK FK Unjani pada tahun 2014 yakni perlunya pendekatan kurikulum riset kedokteran secara berkesinambungan yang dapat menjadi dasar ilmu dalam penyusunan skripsi yang dimulai di semester 6. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut maka pada blok ini diberikan materi yang berhubungan dengan metodologi penelitian, evidence based medicine, epidemiologi, statistika, kependudukan, penyusunan laporan dan penggunaan Bahasa Indonesia, serta cara penyajian dalam karya ilmiahnya. Pembelajaran modul eksternal Riset Kedokteran disusun sesuai dengan konsep spiral kurikulum dari Harden (2005) yakni terdapatnya penahapan dari semester 1 sampai semester 6 yang tersusun secara berkesinambungan dengan tingkat kesulitan yang bertahap. Metode pembelajaran dalam modul risdok berupa kuliah, diskusi kelompok, critical apraisal dan keterampilan komputer serta seminar penyusunan proposal penelitian dalam berbagai desain

penelitian sesuai tahapan pendidikan. Metode penilaian dalam modul ini adalah ujian tulis, ujian keterampilan komputer dan seminar. 1.2. Lama Pembelajaran Dalam KBK FK UNJANI 2014, modul Risdok memiliki bobot SKS sebanyak 6 SKS yang ditempuh dalam waktu 6 semester, sehingga Modul Risdok terbagi menjadi Risdok 1-6 yang masing-masing memiliki bobot 1 SKS/semester.

Tujuan Pembelajaran 2.1. Penjabaran Area Kompetensi Kompetensi yang harus dicapai dalam Modul Riset Kedokteran ini termasuk dalam area kompetensi berikut: 1. Profesionalitas yang Luhur 2. Mawas Diri dan Pengembangan Diri 3. Komunikasi Efektif 4. Pengelolaan Informasi 5. Pengelolaan Masalah Kesehatan B. Komponen Kompetensi Area Profesionalitas yang Luhur 1. Berke-Tuhanan Yang Maha Esa/Yang Maha Kuasa 2. Bermoral, beretika dan disiplin 3. Sadar dan taat hukum 4. Berwawasan sosial budaya 5. Berperilaku profesional

Area Mawas Diri dan Pengembangan Diri 1. Menerapkan mawas diri 2. Mempraktikkan belajar sepanjang hayat 3. Mengembangkan pengetahuan Area Komunikasi Efektif 1. Berkomunikasi dengan pasien dan keluarga 2. Berkomunikasi dengan mitra kerja 3. Berkomunikasi dengan masyarakat Area Pengelolaan Informasi 1. Mengakses dan menilai informasi dan pengetahuan 2. Mendiseminasikan informasi dan pengetahuan secara efektif kepada profesional kesehatan, pasien, masyarakat dan pihak terkait untuk peningkatan mutu pelayanan kesehatan Area Pengelolaan Masalah Kesehatan 1. Melaksanakan promosi kesehatan pada individu, keluarga dan masyarakat 2. Melaksanakan pencegahan dan deteksi dini terjadinya masalah kesehatan pada individu, keluarga dan masyarakat 3. Melakukan penatalaksanaan masalah kesehatan individu, keluarga dan masyarakat 4. Memberdayakan dan berkolaborasi dengan masyarakat dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan 5. Mengelola sumber daya secara efektif, efisien dan berkesinambungan dalam penyelesaian masalah kesehatan 6. Mengakses dan menganalisis serta menerapkan kebijakan kesehatan spesifik yang merupakan prioritas daerah masing-masing di Indonesia

2.2. Tujuan Pembelajaran Blok Setelah menyelesaikan Modul Riset Kedokteran (Risdok), mahasiswa diharapkan memiliki kompetensi dokter sebagai berikut: 1. Membedakan berbagai macam riset kedokteran/kesehatan yang kuantitatif observasional dan eksperimental. 2. Membedakan 3 bentuk riset kualitatif, yaitu riset fenomenologis, grounded research theory dan riset etnografis. 3. Membuat usulan riset kedokteran dan kesehatan yang sesuai dengan pedoman penyusunan karya tulis FK Unjani 4. Melakukan riset sederhana (skripsi) bersama dosen pembimbing pada akhir program studi. 5. Melakukan telaah kritis (critical appraisal) suatu artikel mengenai riset deskriptif yang diambil dari suatu jurnal ilmiah kedokteran. 6. Melakukan telaah kritis suatu artikel riset potong lintang (cross-sectional study) 7. Melakukan telaah kritis suatu artikel riset kasus-kontrol (Case-control study) 8. Melakukan telaah kritis suatu artikel riset kohor (Cohort study) 9. Melakukan telaah kritis suatu artkel uji klinik 10. Menghitung sensitivitas, spesifisitas, predictive valuedan tes diagnostik (skrining) 11. Memahami angka kelangsungan hidup (survival) penyakit akut dan penyakit kronis. 12. Mempertimbangkan aspek etika pada setiap riset. 13. Meggunakan pendekatan statistika kedokteran untuk pengumpulan, pengolahan, analisis dan interpretasi data pada setiap desain riset

TOPIC TREE Riset Kedokteran Metode Penelitian Epidemiologi Biostatistik Demografi ü Epidata ü Proposal ü Validitas dan penelitian ü Macam-macam ü Ukuran epidemiologi reliabilitas ü Manajemen ü Fertilitas penelitian ü Etika penelitian ü Penelusuran literatur ilmiah ü Wabah ü Surveilans ü Tes diagnostik ü Skrining data ü Statistik deskriptif ü Statistik ü Mortalitas ü Morbiditas ü Sensus ü Penulisan ü Survival Parametrik laporan ilmiah ü Statistik non parametrik

TOPIK TAHUN-1 SMT 1 MODUL RISET KEDOKTERAN BLOK 1 BLOK 2 BLOK 3 1. Pengantar Modul 2. Proses penelitian 3. proposal penelitian 4. Perumusan masalah dan tujuan 5. Macam-macam penelitian Diskusi kelompok 1. Perumusan Masalah & Tujuan Riset 1. Ukuran epidemiologi 2. Statistika deskriptif Diskusi kelompok 1. Prevalensi & Insidensi 1. Penelitian deskriptif 2. Pengolahan data Lab. komputer 1. Epidata

TOPIK TAHUN-1 SMT 2 MODUL RISET KEDOKTERAN BLOK 4 BLOK 5 BLOK 6 1. Pembuatan kuesioner yang baik Diskusi kelompok 1. CA Riset deskriptif Lab. Komputer 1. Penelusuran literatur 1. Validitas dan reliabilitas kuesioner 2. Teori peluang Lab. Komputer 1. Manajemen data 1. Penelitian crosssectional 2. Tata cara penulisan laporan ilmiah 3. Pengantar seminar Seminar Proposal deskriptif perkelompok

TOPIK TAHUN-2 SMT 3 MODUL RISET KEDOKTERAN BLOK 7 BLOK 8 BLOK 9 1. Populasi dan sampel 2. Estimasi Diskusi kelompok 1. CA. Crosssectional study 1. Penelitian casecontrol 2. Variabilitas, bias dan konfounding Diskusi kelompok 1. CA. case- control study 1. Disease outbreaks 2. Surveilans 3. korelasi dan regresi Diskusi kelompok 1. Disease outbreaks 2.

TOPIK TAHUN-2 SMT 4 MODUL RISET KEDOKTERAN BLOK 10 BLOK 11 BLOK 12 1. Penelitian kohor 2. Penyusunan proposal ilmiah untuk kompetisi Diskusi kelompok 1. CA. Cohort study 1. Uji klinik Diskusi kelompok 1. CA penelitian uji klinik 1. Menetapkan hipotesis 2. Uji hipotesis Lab. komputer 1. Statistik deskriptif Seminar Proposal sub kelompok

Proses Pembelajaran 4.1. Susunan Materi Tema Tahunan Tahun 1 Dasar riset kedokteran dan kesehatan Tahun 2 Dasar riset cohort dan riset case-control Tahun 3 Dasar riset eksperimen TAHUN I BLOK 1 Mampu memberikan dasar pemahaman mahasiswa mengapa seorang dokter perlu mengetahui dan memahami pentingnya riset serta diharapkan mahasiswa mampu melakukan riset Pokok bahasan Subpokok bahasan Metode Pembelajaran 1. Pengantar Modul 1. Masalah riset 2x 50 2. Manfaat riset 3. Kewajiban dokter 1. Proses penelitian Tahapan kegiatan riset & 1 x 50 pentingnya komunikasi 2. Proposal penelitian 1. Judul 2. Pendahuluan 3. Tinjauan pustaka 4. Metode 5. Daftar rujukan 6. Lampiran 3. Perumusan masalah & Masalah dan tujuan riset 1 x 50 tujuan riset Diskel 3 x 50 4. Macam-macam penelitian 1. Riset dasar dan riset terapan 2. Riset kuantitatif dan riset kualitatif 1 x 50 BLOK 2 1. Memahami arti epidemiologi dalam riset kedokteran dan aplikasi ukuran-ukuran yang dipakai. 2. Memahami aplikasi statistik di bidang kedokteran dan kesehatan

Pokok bahasan Subpokok bahasan Metode pembelajaran 1. Arti dan ukuranukuran epidemiologis 1. Definisi epidemiologi 2. Ukuran-ukuran dalam epidemiologi Diskusi kelompok : 3 x 50 Pokok bahasan Subpokok bahasan Metode pembelajaran 2. Statistik deskriptif 1. Pengertian biostatistik 2. Dasar-dasar biostatistik 3. Statistika deskriptif BLOK 3 1. Memahami dan mampu melakukan penelitian deskriptif 2. Memahami dan dapat melakukan input data dengan menggunakan software epidata 3. Mengetahui dan memahami prinsip pengolahan dan penyajian data Pokok bahasan Subpokok bahasan Metode pembelajaran 1. Penelitian deskriptif 1. Desain 2. Trias riset deskriptif 3. Keuntungan dan kelemahan riset deskriptif 2. pengolahan data 1. proses pengolahan data 2. penyajian data 3.Epi-data Dapat menggunakan Epidata sebagai salah Labkom 3 x 50 satu software input data BLOK 4 1. Dapat membuat kuesioner penelitian yang baik 2. Mampu mengkritisi jurnal ilmiah penelitian deskriptif 3. Mampu melakukan manajemen data Pokok bahasan Subpokok bahasan Metode pembelajaran 1. Pembuatan kuesioner 1. Hal-hal tentang kuesioner 2. pembuatan kuesionner yang baik 2. CA penelitian deskriptif Mengkritisi jurnal ilmiah penelitian deskriptif Diskel 3 x 50

3. Labkom Aplikasi manajemen data Labkom 3 x 50 BLOK 5 1. Memahami prinsip validitas dan reliabilitas kuesioner 2. Mampu memahami dan melakukan tata cara penulisan laporan ilmiah yang benar 3. Mampu memahami dasar-dasar teori peluang Pokok bahasan Subpokok bahasan Metode pembelajaran 1. validitas dan reliabilitas 1. uji validitas kuesioner 1 x 50 kuesioner 2. uji reliabilitas kuesioner 2. Tata cara penulisan Prinsip penulisan laporan laporan ilmiah ilmiah 3. Teori peluang Dasar teori peluang BLOK 6 1. Memahami epidemiologi penyakit infeksi 2. Mampu mengenal adanya wabah dan melakukan tindakan Yang diperlukan 3, Mampu melakukan pengawasan secara epidemiologis Pokok bahasan Subpokok bahasan Metode pembelajaran 1. Penelitian crosssectional 1. Desain 2. Keuntungan dan kelemahan riset cross-sectional 2. Pengantar seminar 1. Tema proposal 1 x 50 2. Literatur review 3. Penelusuran literatur Menentukan literatur yang Labkom 3 x 50 relevan dengan topik pembahasan 4. Seminar Presentasi proposal Seminar 3 x 50 penelitian BLOK 7 1. Mampu memahami tentang populasi dan metode pengambilan sampel dengan benar pada penelitian 2. Mampu menghitung jumlah sampel penelitian yang akan dilakukan 3. Mampu menghitung estimasi nilai populasi 4. Mampu mengkritisi jurnal ilmiah penelitian cross sectional Pokok bahasan Subpokok bahasan Metode pembelajaran 1. Populasi dan metode pengambilan sampel 1. Pengertian populasi dan sampel 2. Metode pengambilan sampling

2. Besar sampel 3. Estimasi 4. CA. Cross-sectional study Menghitung dan menentukan besar sampel Menghitung estimasi nilai populasi Mengkritisi jurnal ilmiah penelitian deskriptif 1 x 50 1 x 50 Diskel 3 x 50 2. Variabilitas, bias dan confounding 3. CA. case control study Blok 8 1. Memahami dan mampu melakukan penelitian case control 2. Memahami variabilitas, bias dan counfounding 3. Mampu mengkritisi jurnal ilmial penelitian case control Pokok bahasan Subpokok bahasan Metode pembelajaran 1. Desain 2. Keuntungan dan 1. Penelitian case control kelemahan riset crosssectional 1. pengertian variabilitas 2. Macam-macam bias 3. pengertian konfounding Mengkritisi jurnal ilmiah penelitian case control Blok 9 1. Memahami disease outbreaks 2. Memahami surveilans 3. Memahami korelasi dan regresi 4. Memahami dan menentukan suatu kejadian outbreaks 1. Disease outbreaks 2. Surveilans 3. Korelasi dan regresi 4. Disease outbreaks Blok 10 1. pengertian disease outbreaks 2. Investigasi disease outbreaks 3. kriteria Kejadian luar biasa 1. pengertian surveillance 2. Kepentingan surveilance 1. Pengertian korelasi dan regresi 2. Macam-macam korelasi 2. Macam-macam regresi Menetapkan kejadian disease outbreaks 1 x 50 Diskel 3 x 50 1 x 50 Diskel 3 x 50

1. Memahami dan mampu melakukan penelitian kohor 2. Memahami dan melakukan penyusunan laporan ilimiah untuk kompetisi 3. Mampu mengkritisi jurnal ilmial penelitian cohort 1. Desain 1. penelitian kohor 2. Keuntungan dan 2. Penyusunan proposal ilmiah untuk kompetisi 3. CA. Cohort Study kelemahan riset kohor Penyusunan proposal ilmiah untuk kompetisi Mengkritisi jurnal ilmiah penelitian cohort Blok 11 1. Memahami dan mampu melakukan penelitian uji klinik 2. Mampu mengkritisi jurnal ilmial penelitian uji klinik 1. Uji klinik 2. CA. penelitian uji klinik 1. Desain 2. Keuntungan dan kelemahan riset uji klinik Mengkritisi jurnal ilmiah penelitian uji klinik Blok 12 1.Mampu merumuskan hipotesis 2. Mampu memahami uji-uji untuk hipotesis 3. Memberikan pengantar untuk seminar 4. Mampu menganalisis data secara deskriptif 5. Mampu membuat proposal dan mempresentasikan 1. Menetapkan hipotesis 2. Uji hipotesis 1. pengertian hipotesis 2. Menetapkan hipotesis 1. tingkat kemaknaan 2. Hipotesis 3. Uji T 4. Uji Anova 1 x 50 1 x 50 1 x 50 3. Pengantar seminar 1. Tema proposal 1 x 50 4. Statistik deskriptif 1. pengertian biostatistik 2. Macam-macam data 3. Ukuran nilai tengah Labkom 3 x 50 5. Proposal sub kelompok Presentasi proposal penelitian Blok 13 1. Mampu memahami prinsip-prinsip uji diagnostik 2. Mampu memahami riwayat perjalanan penyakit secara alami 3. Mampu melakukan uji diagnostik 1. Uji diagnostik 1. Maksud dan manfaat tes 2. Validitas tes Seminar 3 x 50

2. Riwayat perjalanan penyakit secara alami 3. Uji diagnostik 3. Sensitivitas dan spesifisitas 4. Nilai prediktif positif dan negatif 1. Riwayat perjalan penyakit 2. 5 years survival rate 1. Sensitivitas dan spesifisitas 2. Nilai prediktif positif dan negatif 1 x 50 Diskel 3 x 50 Blok 14 1. Memahami uji statistik yang termasuk dalam uji non prametrik 2. Mampu melakukan analisis statistik dengan uji parametrik 1. Statistik non parametrik 2. Statistik parametrik 1. Pengertian statistik non parametik 2. Uji chi square 3. Uji Mann Whitney 4. Uji Wilcoxon 5. Uji kruskal wallis 1. uji T 2. Uji anova 3. uji korelas dan regresi 3 x 50 Labkom 3 x 50 Blok 15 1. Memahami dan mengaplikasikan angka morbiditas dan mortalitas 2. Memahami dan mengakplikasikan angka fertilitas 3. Memahami sensus penduduk 4. Mampu melakukan analisis statistik dengan uji non parametrik 1. Morbiditas dan mortalitas 2. Fertilitas 3. sensus 1. jenis data morbiditas dan mortalitas 2. sumber-sumber pencatatan 3. pelaporan 4. keterbatasan 1. Angka fertilitas 2. General fertility rate 3. age specific fertility rate 4. Total fertility rate 1. Komposisi penduduk 2. Piramida penduduk 3. Ukuran demografi 4. pertumbuhan penduduk 5. Proyeksi penduduk 1 x 50 1 x 50 1 x 50

4. Morbiditas, mortalitas, dan fertilitas 5. Statistika non parametrik 1. Angka morbiditas dan mortalitas 2. Angka fertilitas 1. Uji chi square 2. Uji Mann Whitney 3. Uji Wilcoxon 4. Uji kruskal wallis 5. Uji korelasi spearman Diskel 3 x 50 Labkom 3 x 50 Blok 16 1.Memahami etika pada penelitian di bidang kedokteran dan kesehatan 2. Memahami dan mampu mengaplikasikan penyusunan laporan penelitian sederhana 3. Mampu menggali ide untuk penelitian di laboratorium 1. Etika penelitian 2. Pedoman penulisan proposal dan skripsi di FK Unjani 3. Menggali ide penelitian di laboratorium 4. Penggunaan hewan Percobaan dalam penelitian 1. Pedoman etika dalam penelitian 2. informed consent Pedoman penulisan proposal dan skripsi di FK Unjani Ide penelitian di laboratorium Penggunaan hewan Percobaan dalam penelitian 1 x 50 Blok 17 1.Mengenalkan penelitian kualitatif di bidang kedokteran dan kesehatan 2. Memahami penelitian kualitatif 3. Mampu menggali ide untuk penelitian di masyarakat 1. Pengantar penelitian Pengantar penelitian kualitatif kualitatif 2. Penelitian kualitatif Penelitian kualitatif Ide penelitian di masyarakat 3. Menggali ide penelitian di masyarakat Blok 18 1. Memamparkan hambatan-hambatan dalam penelitian 2. Memberikan pengantar untuk seminar 3. Mampu membuat proposal dan mempresentasikan 1. Focus group discussion Hambatan dlam penelitian Diskel 3 x 50 2. Pengantar seminar Tema proposal 1 x 50 3. Proposal personal Presentasi proposal penelitian Seminar 3 x 50

METODE PEMBELAJARAN 1. pengantar pengantar untuk modul diberikan oleh seorang pakar sesuai dengan latar belakang pendidikannya di bidang riset kedokteran untuk memberikan pemahaman dan memperluas wawasan terkini. 2. diberikan oleh seorang pakar sesuai dengan latar belakang pendidikannya dan pengalamannya dalam bidang riset kedokteran 3. Diskusi kelompok Kelompok kecil mahasiswa (10-15 mahasiswa) dibagi dalam 3 sub-kelompok untuk membahas tugas yang diberikan kepada mereka. Setelah diskusi dalam sub-kelompok mereka masing-masing, kemudian berkumpul kembali dengan teman-teman lainnya dalam satu kelompok asal, untuk membahas hasil diskusi dari masing-masing sub-kelompok. Seorang dosen bertindak sebagai fasilitator. Hasil diskusi ditulis sebagai kesepakatan kelompok dalam log-book. 4. Laboratorium komputer Di Lab.komputer mahasiswa melatih diri untuk menyelesaikan tugas statistika yang harus mereka selesaikan. 5. Belajar mandiri 6. Keterampilan komputer Keterampilan yang diperoleh mahasiswa antara lain melalui perhitungan statistik/epidemiologi pada waktu diskusi kelompok atau ketrampilan komputer. 7. Seminar Keterampilan mahasiswa dalam mempresentasikan proposal penelitian baik yang dibuat perorangan atau secara kelompok.

Penilaian Mahasiswa Pencapaian tujuan belajar dinilai menggunakan 1. Tes formatif dan penilaian proses pembelajaran Penilaian dilakukan pada waktu diskusi kelompok, fasilitator akan menilai aspek kognitif dan afektif mahasisa. Penilaian ini bermanfaat sebagai bahan pembinaan mahasiswa, sebagai umpan balik bagi mahasiswa serta membrikan kontribusi dalam penentuan nilai akhir. Juga dilakukan peer review dari rekan-rekan mahasiswa yang merupakan andil dalam aspek pem-binaan mahasiswa dalam kehidupan mereka sehari-hari. 2. Tes sumatif Metode penilaian MCQ dan atau Ujian Keterampilan Komputer dilakukan pada akhir semester untuk menilai pencapaian belajar selama satu semester. KODE SEMESTER BOBOT SKS RISDOK 1 1 1 SKS RISDOK 2 2 1 SKS RISDOK 3 3 1 SKS RISDOK 4 4 1 SKS RISDOK 5 5 1 SKS RISDOK 6 6 1 SKS

GARIS BESAR PANDUAN PEMBELAJARAN (GBPP) MODUL RISET KEDOKTERAN Alokasi Waktu (minggu 6 semester Mahasiswa telah menjalani blok Biomedik dasar Entryskill Kompetensi Tujuan Pembelajaran Metode Pembelajaran Profesionalitas yang Luhur Mawas Diri dan Pengembanga n Diri Komunikasi Efektif Pengelolaan Informasi Pengelolaan Masalah Kesehatan Mahasiswa diharapkan mampu: Mengaplikasikan etika profesi, kaidah moral dasar serta aspek medikolegal dalam kegiatan Riset Mengaplikasikan pembelajaran berdasarkan masalah (Problem Based Learning) dan Self Directed Learning (SDL) Melakukan keterampilan komunikasi ilmiah terkait riset Melakukan pencarian literatur yang sahih dalam menunjang pembelajaran Menganalisis aspek pelayanan kesehatan primer sesuai kaidah EBM Diskusi Kelompok Diskusi Kelompok Seminar Diskusi Kelompok Diskusi Kelompok Metode Penilaian MCQ Observasi Seminar MCQ MCQ, OSOCA DISETUJUI WAKIL DEKAN I DIKETAHUI KETUA PRODI DOKTER DIBUAT OLEH: KETUA MEDICAL EDUCATION UNIT Iis Inayati, dr.,mkes NID. 4121 644 72 Fransiska A.P, dr.,mkes NID. 4121 53774 Sylvia MS, dr.,m.med.ed NID. 4121 690 84