Tree. Perhatikan pula contoh tree di bawah ini : Level. Level 2. Level 3. Level 4. Level 5

dokumen-dokumen yang mirip
Ringkasan mengenai Tree (Dari beberapa referensi lain) Nina Valentika

BAB IV POHON. Diktat Algoritma dan Struktur Data 2

SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP) Mata Kuliah : Struktur Data Kode : TIS3213 Semester : III Waktu : 2 x 3 x 50 Menit Pertemuan : 10 & 11

Pertemuan 9 STRUKTUR POHON & KUNJUNGAN POHON BINER

Pohon (Tree) Universitas Gunadarma Sistem Informasi 2012/2013

BAB IX TREE (POHON) ISTILAH DASAR

B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T. Tinaliah, S.Kom POHON BINER

STRUKTUR POHON & KUNJUNGAN POHON BINER

TREE STRUCTURE (Struktur Pohon)

ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA

Pohon dan Pohon Biner

STRUKTUR POHON (TREE) Pohon atau Tree adalah salah satu bentuk Graph terhubung yang tidak mengandung sirkuit.

Tree (Struktur Data) Nisa ul Hafidhoh, MT

STRUKTUR POHON (TREE) Pohon atau Tree adalah salah satu bentuk Graph terhubung yang tidak mengandung sirkuit.

DIKTAT KULIAH ALGORITMA dan STRUKTUR DATA II

BAB VII Tujuan 7.1 Deskripsi dari Binary Tree

IT234 Algoritma dan Struktur Data. Tree

Buku Ajar Struktur Data

Pertemuan 9 STRUKTUR POHON (TREE) Sifat utama Pohon Berakar ISTILAH-ISTILAH DASAR

Algoritma dan Struktur Data. Binary Tree & Binary Search Tree (BST)

Pemrograman Algoritma Dan Struktur Data

MODUL PRAKTIKUM STRUKTUR DATA

BAB II LANDASAN TEORI. unik. Orang hanya menemukan kata algorism yang berarti proses menghitung

Organisasi Berkas Sekuensial Berindeks

Struktur Data Tree/Pohon dalam Bahasa Java

TREE ALGORITMA & STRUKTUR DATA. Materi ASD Fakultas Teknik Elektro & Komputer UKSW ( Download Dari :

Algoritma dan Struktur Data. Click to edit Master subtitle style Konsep Tree

13/12/2013. Binary Tree. Contoh Tree

Soal Pendahuluan Modul 3

TREE. Definisi. Istilah-istilah Umum dalam Tree

DEFINISI. Pohon adalah graf tak-berarah terhubung yang tidak mengandung sirkuit. pohon pohon bukan pohon bukan pohon 2

KUM 6 IMPLEMENTASI BINARY TREE

BAB VII POHON BINAR POHON

Definisi. Pohon adalah graf tak-berarah terhubung yang tidak mengandung sirkuit. pohon pohon bukan pohon bukan pohon

A B C E F G K Contoh Tree

Termilogi Pada Pohon Berakar 10 Pohon Berakar Terurut

KLASIFIKASI BINARY TREE

2. Mahasiswa dapat membuat dan menggunakan array dan linked list dalam suatu kasus.

Tenia Wahyuningrum, S.Kom. MT Sisilia Thya Safitri, S.T.,M.T.

POHON CARI BINER (Binary Search Tree)

STRUKTUR DATA. By : Sri Rezeki Candra Nursari 2 SKS

Implementasi Skema Pohon Biner yang Persistent dalam Pemrograman Fungsional

METODE AVL TREE UNTUK PENYEIMBANGAN TINGGI BINARY TREE

6. TREE / BINARY TREE

Binary Tree kosong Gambar 1. Binary Tree dalam kondisi kosong

Pohon. Bahan Kuliah IF2120 Matematika Diskrit. Program Studi Teknik Informatika ITB. Rinaldi M/IF2120 Matdis 1

Silsilah keluarga Hasil pertandingan yang berbentuk turnamen Struktur organisasi dari sebuah perusahaan. B.1 Pohon Biner (Binary Tree)

Lecture Notes On Algorithms and Data Structures. Oleh Thompson Susabda Ngoen

Definisi. Pohon adalah graf tak-berarah, terhubung, dan tidak mengandung sirkuit. pohon pohon bukan pohon bukan pohon (ada sikuit) (tdk terhubung)

8/29/2014. Kode MK/ Nama MK. Matematika Diskrit 2 8/29/2014

Pohon (TREE) Matematika Deskrit. Hasanuddin Sirait, MT 1

Matematika Diskret (Pohon) Instruktur : Ferry Wahyu Wibowo, S.Si., M.Cs.

Algoritma dan Struktur Data. Tree

TUGAS MAKALAH INDIVIDUAL. Mata Kuliah : Matematika Diskrit / IF2153 Nama : Dwitiyo Abhirama NIM :

STRUKTUR DATA. By : Sri Rezeki Candra Nursari 2 SKS

Struktur dan Organisasi Data 2 POHON BINAR

Algoritma dan Struktur Data. Linear & Binary Search Tree

Pohon (Tree) Contoh :

TERAPAN POHON BINER 1

ANALISIS ALGORITMA BINARY SEARCH

Syarif Abdullah (G )

P o h o n. Definisi. Oleh: Panca Mudji Rahardjo. Pohon. Adalah graf tak berarah terhubung yang tidak mengandung sirkuit.

BAB 7 POHON BINAR R S U

Struktur Data & Algoritma

HEAP. Heap dan Operasinya. Oleh Andri Heryandi

Konsep Pohon (Tree) Binary Tree Penyajian Tree dengan Array Penyajian Tree dengan Linked List Metode Traversal (Kunjungan Node pada Tree)

Variasi Pohon Pencarian Biner Seimbang

OPERASI LOGIKA PADA GENERAL TREE MENGGUNAKAN FUNGSI REKURSIF

Data Structure TREE & BINARY TREE. Chapter 5b. Dahlia Widhyaestoeti, S.Kom

BINARY SEARCH TREE. TUJUAN UMUM Mahasiswa memahami binary search Tree

Penerapan Pohon dengan Algoritma Branch and Bound dalam Menyelesaikan N-Queen Problem

JAWABAN TUGAS MATRIKULASI STRUKTUR DATA. DOSEN Bpk. Krisna Adiyarta, M.Sc

Pohon Biner (Bagian 1)

Pemodelan dan Pengelolaan Data Klasifikasi Tanaman Menggunakan Pohon

Aplikasi Pohon pada Pohon Binatang (Animal Tree)

Politeknik Elektronika Negeri Surabaya

Silsilah keluarga Hasil pertandingan yang berbentuk turnamen Struktur organisasi dari sebuah perusahaan

Kode MK/ Pemrograman Terstruktur 2. ZK Abdurahman Baizal. KK Algoritma dan Komputasi. Tree (Pohon)

METODE POHON BINER HUFFMAN UNTUK KOMPRESI DATA STRING KARAKTER

Koleksi Hirarkis Tree

Heap Tree dan Kegunaannya dalam Heap Sort

Pertemuan 15 REVIEW & QUIS

BAB XI Manipulasi Binary Tree

Ulang Kaji Konsep Matematika

MODUL PRAKTIKUM STRUKTUR DATA

Outline. Struktur Data & Algoritme (Data Structures & Algorithms) Pengantar. Definisi. 2-3 Trees

Pemanfaatan Pohon Biner dalam Pencarian Nama Pengguna pada Situs Jejaring Sosial

BAB 7 POHON BINAR. Contoh : Pohon berakar T R S U

Binary Tree. Binary Tree dapat digambarkan berdasarkan kondisinya, sebagai berikut: Pointer ke akar (root) dari tree

Pohon Biner dan Aplikasinya

Penerapan Pohon Biner dalam Proses Pengamanan Peer to Peer

Aplikasi Pohon dalam Pengambilan Keputusan oleh Sebuah Perusahaan

PENCARIAN KITAB BESERTA PASAL PADA ALKITAB BERDASARKAN KATA DENGAN MENGGUNAKAN STRUKTUR DATA TRIE

Preorder Tree Traversal

POHON BINAR 7.1 POHON. Gambar 7.1. Contoh pohon berakar

Struktur Data & Algoritma

BAB I PENDAHULUAN. himpunan bagian bilangan cacah yang disebut label. Pertama kali diperkenalkan

ALGORITMA PENCARIAN (1)

Algoritma Prim dengan Algoritma Greedy dalam Pohon Merentang Minimum

MAKALAH DESAIN DAN ANALISIS ALGORITMA BINARY TREE DISUSUN OLEH : 1. Nadim Achmad ( ) 2. Dzurratul Ulya ( )

Transkripsi:

TR (POHON) Tree/pohon merupakan struktur data yang tidak linear/non linear yang digunakan terutama untuk merepresentasikan hubungan data yang bersifat hierarkis antara elemenelemennya. efinisi tree : Kumpulan elemen yang salah satu elemennya disebut dengan root (akar) dan sisa elemen yang lain disebut sebagai simpul (node/vertex) yang terpecah menjadi sejumlah himpunan yang tidak saling berhubungan satu sama lain, yang disebut subtree/cabang. Ilustrasi : Simpul Tunggal Subtree : T : T1, T2,..., Tk T T1 T2 Tk Tree yang terbentuk dari simpul T (root) dan Simpul T1, T2, Tk adalah : T T1 T2... Tk Halaman 1

Perhatikan pula contoh tree di bawah ini : Tree Level Level 1 Level 2 G H Level 3 I J K L M Level 4 N O Level 5 Istilah-istilah objek tree, adalah : Simpul adalah elemen tree yang berisi informasi / data dan penunjuk pencabangan. Tingkat/level suatu simpul ditentukan dari akar (root), sebagai level 1. pabila simpul dinyatakan sebagai tingkat N, maka simpul-simpul yang merupakan anaknya berada pada tingkat N+1. erajat/degree menyatakan banyaknya anak/turunan di simpul tersebut. ontoh : Simpul memiliki derajat 2 ( dan ), simpul yang memiliki derajat 0 (nol) disebut leaf (daun) seperti : I, J, K, L, N, dan O. Tinggi (height) atau kedalaman (depth) suatu tree adalah tingkat maksimum dari tingkat dalam tree tersebut dikurangi 1. ontoh dalam tree di atas, mempunyai depth 4. ncestor suatu simpul adalah semua simpul yang terletak dalam satu jalur dengan simpul tersebut, dari akar sampai simul yang ditinjaunya. ontoh ncestor L adalah, dan G. Halaman 2

Predecessor adalah simpul yang berada di atas simpul yang ditinjau. ontoh : Predecessor adalah. Successor adalah simpul yang berada di bawah simpul yang ditinjau. ontoh : Successor adalah I. escendant adalah seluruh simpul yang terletak sesudah simpul tertentu dan terletak pada jalur yang sama. ontoh : escendant adalah J dan K. Sibling adalah simpul-simpul yang memiliki parent yang sama dengan simpul yang ditinjau. ontoh : Sibling J adalah K Parent adalah simpul yang berada satu level di atas simpul yang ditinjau. ontoh : Parent J adalah Halaman 3

INRY TR Sebuah pohon biner T dapat didefinisikan sebagai sekumpulan terbatas dari elemenelemen yang disebut nodes/simpul dimana : a. T dikatakan kosong (disebut null tree/pohon null atau empty tree/pohon kosong) b. T terdiri dari sebuah node khusus yang dipanggil R, disebut root dari T dan nodenode T lainnya membentuk sebuah pasangan terurut dari binary tree T1 dan T2 yang tidak berhubungan yang kemudian dipanggil subtree kiri dan subtree kanan. Jika T1 tidak kosong maka rootnya disebut successor kiri dari R dan jika T2 tidak kosong, maka rootnya disebut successor dari R. ontoh : Tree (T) Keterangan Root dari T adalah simpul. adalah successor kiri dari simpul. adalah successor kanan dari Subtree kiri dari root adalah simpul G,,, dan H Subtree kanan dari root adalah simpul,, G, I, J dan K H I J K ua buah binary tree dikatakan similar/identik jika tree tersebut memiliki struktur/bentuk yang sama. ontoh : Similar/identeik dengan G H Halaman 4

Terminologi R adalah sebuah simpul pada T dengan successor kiri S1, dan successor kanan S2, maka R disebut parent dari S1 dan S2. S1 disebut anak kiri (left child) dari R, dan S2 adalah anak kanan (right child) dari R. S1 dan S2 dikatakan sibling (bersaudara). erajat tertinggi dari sebuah simpul binary tree adalah 2. anyaknya simpul maksimum pada tingkat/level N adalah 2 (N-1), sehingga maksimum simpul sampai tingkat ke-n adalah n ( 2 i= 1 i 1) 2 MaksSimpul : = sehingga jika binary tree lengkap bertingkat 5 maka banyaknya simpul adalah 2 5-1 = 31, terdiri dari 16 leaf (daun) dan banyaknya simpul yang bukan daun termasuk akar adalah 15. N 1 Jenis-Jenis inary Tree 1. omplete inary Tree Suatu binary tree T akan disebut complete/lengkap jika semua levelnya memiliki child 2 buah kecuali untuk level paling akhir. Tetapi pada akhir level setiap leaf/daun muncul terurut dari sebelah kiri. ontoh : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Gambar. omplete tree T 12 Halaman 5

Sebuah binary tree yang lengkap dapat diberi label dengan sebuah bilangan bulat dari posisi kiri ke kanan. engan pemberian label ini, seseorang dapat dengan mudah menentukan child dan parent dari sebuah node/simpul K dalam sebuah complete tree Tn. Khususnya, left child (anak kiri) dari simpul K dapat diketahui dengan rumus 2 * K, dan right child (anak kanan) dari simpul K dapat diketahui dengan rumus 2 * K+1. Perhatikan di gambar bahwa simpul 5 mempunyai anak 10 (dari 2 * 5) dan 11 (dari 2 * 5 + 1). Sedangkan untuk mencari parent, rumusnya adalah K / 2 sehingga ketika simpul 6 yang diperiksa, itu berarti bahwa parent dari simpul 6 adalah 6 / 2 = 3. 2. xtended inary Tree : 2-Tree Sebuah binary tree dikatakan 2-tree atau extended binary tree jika tiap simpul N memiliki 0 atau 2 anak. Simpul dengan 2 anak disebut dengan simpul internal (internal node), dan simpul dengan 0 anak disebut dengan external node. Kadangkadang dalam diagram node-node tersebut dibedakan dengan menggunakan tanda lingkaran untuk internal node dan kotak untuk eksternal node. ontoh : inary tree T xtended 2-tree Halaman 6

Pembuatan inary Tree Pembuatan binary tree lebih mudah menggunakan binary search tree (binary sorted tree) dengan cara : Jika nilai dari simpul yang akan disisipkan lebih besar dari simpul parent, maka simpul tersebut ditempatkan sebagai subtree kanan. Jika lebih kecil maka simpul baru tersebut disimpan sebagai subtree kiri. ontoh : Tree yang akan dibuat adalah : HKLJ H dijadikan sebagai root < H : menjadi subtree kiri H H K > H : K menjadi subtree kanan H < H > : menjadi subtree kanan dari. < H > < : menjadi subtree kiri dari. K L > H L > K : L menjadi subtree kanan dari K. J L J < H J < K : J menjadi subtree kiri dari K. Halaman 7

Penelusuran inary Tree (Traversing inary Tree) da tiga cara yang standar untuk menelususi sebuah binary tree yaitu : 1. Preorder (Node Left Right [NLR]) Proses root Telusuri subtree kiri (Left) secara preorder Telusuri subtree kanan (Right) secara preorder 2. Inorder (Left Node Right [LNR]) Telusuri subtree kiri (Left) secara inorder Proses root Telusuri subtree kanan (Right) secara inorder 3. Postorder (Left Right Node [LNR]) Telusuri subtree kiri (Left) secara postorder Telusuri subtree kanan (Right) secara postorder Proses root ontoh : Secara preorder : GHI Secara inorder : GHI Secara postorder : GHI G H I Halaman 8

Pembentukan inary Tree berdasarkan Preorder, Inorder atau Postorder Untuk membentuk suatu binary tree berdasarkan preorder, inorder atau postorder dapat dilakukan dengan syarat menggunakan 2 dari tiga penelusuran tersebut dan salah satunya harus inorder. ontoh 1 [Menggunakan Preorder dan Inorder]: Secara preorder : GHI Secara inorder : GHI aranya adalah : 1. Telusuri sepanjang preorder 2. idapat, kemudian jadikan sebagai Root 3. mbil, lihat di inorder. berada sebelah kiri dari, maka ditulis di kiri dari. 4. mbil, lihat di inorder. berada di sebelah kiri dari, tetapi sebelah kiri dari ada. andingkan posisi G H I dengan yang ada di inorder. Ternyata ada di sebelah kiri dari sehingga menjadi subtree. 5. mbil G, ikuti cara 4. ternyata G ada disebelah kanan dari sehingga G menjadi subtree kanan dari G. 6. mbil, lihat di inorder, ternyata ada disebelah kanan dari, sehingga menjadi subtree kanan dari. 7. mbil, ternyata sebelah kanan dari serta sebelah kiri dari sehingga menjadi kiri dari. 8. mbil H, ternyata ada di sebelah kanan serta sebelah kanan dari dan sebelah kiri dari sehingga H menjadi kiri dari. 9. mbil I, ternyata ada di sebelah kanan dari serta sebelah kiri dari, dan sebelah kanan sehingga I menjadi subtree kanan dari. 10. mbil ternyata ada di sebelah kanan serta sebelah kanan dari sehingga menjadi subtree kanan dari. Halaman 9

Secara postorder : GHI Secara inorder : GHI ontoh 2 [Menggunakan Postorder dan Inorder]: ara mirip dengan contoh 1, tetapi penelusuran dilakukan pada postorder secara terbalik (dari paling belakang). aranya adalah : 1. mbil dari postorder dapat, jadikan sebagai root. 2. mbil, periksa posisi di inorder terhadap, ternyata ada di sebelah kanan. Sehingga subtree kanan G H I dari. 3. mbil, ternyata ada di sebelah kiri dari dan sebelah kanan dari sehingga menjadi subtree kanan dari. 4. mbil, ternyata ada di sebelah kanan dari dan sebelah kiri dari sehingga menjadi subtree kiri. 5. mbil I, ternyata ada di sebelah kanan dari, sebelah kiri dari, sebelah kanan dari sehingga I menjadi subtree kanan dari. 6. mbil H, ternyata ada di kanan, sebelah kiri dari, sebelah kiri dari sehingga H menjadi subtree kiri dari. 7. mbil, ternyata ada disebelah kiri sehingga adalah subtree kiri dari. 8. mbil, ternyata ada di kiri dan dikiri, sehingga menjadi subtree kiri dari. 9. mbil G, ternyata ada di kiri, di kiri dan dikanan dari sehingga G menjadi subtree kanan dari. Halaman 10

Latihan-Latihan : 1. da sebuah binary tree kosong, kemudian diinsertkan : J R G T M H P Q a. Gambarkan binary tree nya b. Tentukan Inorder, Postorder, dan Preordernya 2. Inorder : KHG Preorder : KHG a. Gambarkan binary tree-nya b. Tentukan Postordernya Halaman 11