JARINGAN KOMPUTER IP v4 ADDRESS ruliriki@gmail.com IP Address Merupakan bagian dari TCP/IP untuk pengalamatan Data Sebagai pengenal alamat tiap komputer. (Logical address) Unik/unique Not for host only network interface. Jadi jika sebuah host berada di 2 jaringan maka akan memiliki 2 IP address, dan jika 1 jaringan maka akan memiliki 1 IP address. 1
IP Address TCP/IP selalu digandeng? IPv4 vs IPv6 Network Addresing Komunikasi antar host Setiap alamat IP memiliki makna netid dan hostid. NetID adalah pada bit-bit terkiri dan hostid adalah bit-bit selain netid (terkanan). Network ID : letak jaringan Host ID : letak host IP Address 32 bit yang merepresentasikan alamat jaringan dan alamat host yang dipisahkan oleh titik. Bit biner sulit diingat, perlu solusi. Alamat IP suatu host dibaca 8 bit demi 8 bit dan setiap 8 bit tersebut dikonversi ke desimal 2
IP Address Untuk membuat pembacaan lebih mudah alamat internet yang merupakan logical address ini maka dibuatlah dalam bentuk desimal di mana setiap 8 bit diwakili satu bilangan desimal. Masing-masing angka desimal ini dipisahkan oleh tanda titik. IP Address 3
IP Address Anatomi IPv4 Notasi Desimal 192 168 10 1 11000000 10101000 00001010 00000001 Dotted Desimal, 32-Bit Address, Octet, Network Portion, dan Host Portion? 4
Konversi Biner ke Desimal Metode Konversi Deret Ukur 128 64 32 16 8 4 2 1 Biner 1 1 1 1 1 1 1 1 Identifikasi 128 64 32 16 8 4 2 1 Jumlah 128+64+32+16+8+4+2+1 Desimal 255 Deret Ukur 128 64 32 16 8 4 2 1 Biner 1 0 1 0 1 1 0 0 Identifikasi 128 0 32 0 8 4 0 0 Jumlah 128+0+32+0+8+4+0+0 Desimal 172 5
Tipe IPv4 Address Network Address Alamat yang berhubungan Jaringan. Broadcast Address Alamat untuk mengirimkan data ke semua host dalam jaringan Host Address Alamat yang di berikan pada end device di dalam jaringan Studi kasus : Tipe IPv4 Address 10 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 10 0 0 255 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 10 0 0 1 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 Tentukan identifikasi : Network Address, Broadcast Address, dan Host Address? 6
IP Address Pada kondisi seluruh nilai 1, on, maka merupakan kondisi maksimal dari jaringan. Sedangkan kondisi seluruhnya 0, off, kondisi minimal (network address) Di seluruh dunia secara administratif ada 2 32 alamat internet, dikurangi dengan alamat broadcast dan lain-lain. Network Prefix Prefix length (Panjang Prefiz) adalah jumlah bit pada network portion-nya. Misal alamat 172.16.4.0/24 /24 adalah prefix length-nya 24 bit pertama adalah network portion, sisa 8 bit (octet terakhir) merupakan host portion Angka prefix yang berbeda akanmengubah range host dan broadcast untuk tiap-tiap jaringan. 7
Network Network Prefix Network Address Kenapa demikian? Host Range Broadcast Address 172.16.10.0/24 172.16.10.0 172.16.10.1-172.16.10.254 172.16.10.255 172.16.10.0/25 172.16.10.0 172.16.10.1-172.16.10.126 172.16.10.127 172.16.10.0/26 172.16.10.0 172.16.10.1-172.16.10.62 172.16.10.63 172.16.10.0/27 172.16.10.0 172.16.10.1-172.16.10.30 172.16.10.31 172.16.10.0/28 172.16.10.0 172.16.10.1-172.16.10.14 172.16.10.15 172.16.10.0/29 172.16.10.0 172.16.10.1-172.16.10.6 172.16.10.7 172.16.10.0/30 172.16.10.0 172.16.10.1-172.16.10.2 172.16.10.3 Hitung Network, Broadcast & Host Address IP Address 172.16.10.0/25, berapakah Network Addressnya? Konversikan IP Address ke dalam Biner Penulisan /25 menandakan 25 bit prefix, sehingga 7 bit terakhir merupakan host bit. IPv4 32 bit Address Pada host bit, jadikan semua bit-nya =0 Konversikan kembali dalam desimal, sehingga Network Address = 172.16.10.0 8
Hitung Network, Broadcast & Host Address IP Address 172.16.10.0/25, berapakah Broadcast Addressnya? Pada host bit, jadikan semua bit-nya =1 Konversikan kembali dalam desimal, sehingga Broadcast Address= 172.16.10.127 Hitung Network, Broadcast & Host Address IP Address 172.16.10.0/25, berapakah First Host Addressnya? Pada host bit, jadikan semua bit-nya = 0, kecuali bit terakhir = 1 Konversikan kembali dalam desimal, sehingga First Host Address= 172.16.10.1 9
Hitung Network, Broadcast & Host Address IP Address 172.16.10.0/25, berapakah Last Host Addressnya? Pada host bit, jadikan semua bit-nya = 1, kecuali bit terakhir = 0 Konversikan kembali dalam desimal, sehingga Last Host Address= 172.16.10.126 Hitung Network, Broadcast & Host Address Konversikan desimal ke biner, pada octet yang sesuai dengan prefix Network Address : Semua host bit dijadikan = 0, atau Pada address, setelah prefix, biner dijadikan = 0 semua Broadcast Address : Semua host bit dijadikan 1 semua, atau pada address, setelah prefix biner dijadikan 1 semua Host Address : Alamat diantara Network dan Broadcast Address 10
Kelas IP Address Dalam IP address adal 5 peng-kelas-an yakni kelas A, kelas B, kelas C, kelas D dan kelas E. Semua itu didisain untuk kebutuhan jenis-jenis organisasi. class A, B, C, D (multicast), E (riset). Kelas IP Address 11
Kelas IP Address -A- Oktet (8 bit) pertama adalah netid. Di mana bit yang tertinggal pada netid kelas A ini adalah nol (0) semua. Memiliki 2 7 jaringan atau 128 jaringan yang tersedia. Secara aktual hanya ada 126 jaringan yang tersedia karena ada 2 alamat yang disisakan untuk tujuan tertentu. Kelas IP Address -A- Dalam kelas A, 24 bit digunakan sebagai hostid. Jadi secara teori pula setiap netid memiliki 2 24 host atau 16.777.216 host/router. Kelas A cocok untuk mendisain organisasi komputer yang jumlahnya sangat besar dalam jaringannya. 12
Kelas IP Address -B- Dalam kelas B, 2 oktet digunakan sebagai netid dan 2 oktet sisanya untuk hostid. Kelas B memiliki 2 14 netid atau 16.384 jaringan. Sedangkan banyaknya host setiap jaringan adalah 2 16 host atau 65.536 host/router. Dikarenakan ada 2 alamat yang akan digunakan untuk tujuan khusus, maka hostid yang tersedia efektif adalah sebanyak 65.534. Kelas IP Address -B- Kelas B ini cocok untuk mendisain organisasi komputer dalam jumlah menengah. 13
Dalam kelas C, 3 oktet sudah dimiliki untuk netid dan hanya 1 oktet untuk hostid. Banyaknya jaringan yang bisa dibentuk oleh kelas C ini adalah 2 21 atau terdapat 2.097.152 jaringan. Sedangkan banyaknya host/router di setiap jaringan adalah 28 host/router atau setara dengan 256 host. Juga dikarenakan penggunaan 2 hostid untuk tujuan khusus maka hostid yang tersedia efektif adalah sebanyak 254 host atau router. Number of possible Network & Host Address Class 1 st Octet bits Networ k bits or prefix 1 st octet bits yang tersisa (n) Number of possible networks (2n) A 0 1 bit terpakai 8 8-1 =7 2 7 = 128 B 10 2 bit terpakai 16 16-2 =14 2 16 = 16.384 C 110 3 bit terpakai 24 24-3 =31 2 21 = 2.097.152 Address Class Host bits yang tersedia (n) Number of possible networks (2n) A 24 2 4-2 = 16.777.214 B 16 2 16 2 = 65.534 C 8 2 8-2 = 254 Kelas IP Address -C 14
Kelas IP Address D & E Kelas D Khusus kelas D ini digunakan untuk tujuan multicasting. Dalam kelas ini tidak lagi dibahas mengenai netid dan hostid. Kelas E Kelas E disisakan untuk pengunaan khusus, biasanya untuk kepentingan riset. Juga tidak ada dikenal netid dan hostid di sini. Kelas IP Address -C 15
Kelas IP Address Kelas IP Address 16
Kelas IP Address UNICAST Paket yang dikirim oleh satu host menuju sebuah host yang lain menggunakan alamat unicast di mana pada paketnya terdapat alamat asal dan alamat tujuan. Komunikasi ini juga disebut oneto- one. Alamat unicast dimiliki kelas A, B dan C saja. 17
Multicast Alamat multicast adalah komunikasi one-tomany. Paket yang dikirim oleh sebuah host menuju kelompok tujuan (group of destination). Alamat ini hanya ada di kelas D Broadcast Broadcast bermakna sebagai komunikasi one-to-all. Alamat broadcast ini hanya bisa terjadi pada jaringan lokalnya saja. Directed Broadcast Dalam kelas A, B dan C, jika hostid semuanya di-set 1, alamat tersebut disebut sebagai direct broadcast address. Alamat ini digunakan router untuk mengirim sebuah paket ke seluruh host dalam jaringan tertentu/khusus, sehingga seluruh host pada jaringan tertentu tersebut menerima paket dengan alamat ini Limited Broadcast Dalam kelas A, B dan C, sebuah alamat dengan semua di set 1 baik netid maupun hostid digunakan untuk menentukan apakah broadcast address dalam jaringannya 18
Range IPv4 Type of Address Usage Reserved IPv4 Address Range Host Address Multicast address Experimen tal address Digunakan untuk host Address IPv4 Digunakan untuk multicast group pada jaringan lokal Digunakan untuk riset atau eksperimen. Tidak bisa digunakan untuk host address di jaringan IPv4 0.0.0.0 s.d 223.255.255.255 224.0.0.0 s.d 239.255.255.255 240.0.0.0 s.d 255.255.255.254 PUBLIC & PRIVATE ADDRESS Public Address : Digunakan untuk jaringan yang bisa mengakses internet Private Address : Blok address yang digunakan di jaringan yang tidak membutuhkan akses internet Class Prefix/Mask Address Range A 10.0.0.0/8 10.0.0.0 10.255.255.255 B 172.16.0.0/12 172.16.0.0 172.31.255.255 C 192.168.0.0/16 192.168.255.255 19
Network Address Translation (NAT) Sevice yang menerjemahkan Private Address ke Public Address Host pada LAN bisa mengakses ke jaringan internet Diimplementasikan pada jaringan yang bisa mengakses internet Case Study IP Address 172.16.20.10 192.168.4.10 192.0.5.11 64.100.0.26 209.175.202.20 192.168.21.34 172.32.1.9 10.56.4.178 Identifikasi Public Address v v v v Private Address v v v v Keterangan Private address kelas B Private address kelas C No Private Address No Private Address No Private Address Private address kelas C No Private Address Private address kelas C 20
Case Study IP Address Identifikasi Public Address Private Address Keterangan 172.16.20.10 v Private address kelas B 192.168.4.10 v Private address kelas C 192.0.5.11 v No Private Address 64.100.0.26 v No Private Address 209.175.202.20 v No Private Address 192.168.21.34 v Private address kelas C 172.32.1.9 v No Private Address 10.56.4.178 v Private address kelas A Special IPv4 Address Network & Broadcast Address Default Route Loopback Link-Local Address Test-Net Address 21
Pengelolaan IPv4 Sebuah perusahaan/organisasi yang ingin memiliki jaringan host yang dapat diakses dari internet harus mempunyai blok assign public address Penggunaan public address diatur dan diawasi pada penggunaan alokasi IP address, dari lokasi dan wilayah Pengelolaan IPv4 Global Regional Internet Registries IANA AfriNIC (African Network Information Centre) Africa Region http://www.afrinic.net APNIC (Asia Pacific Network Information Centre) ASIA/Pacifix Region http://www.apnic.net ARIN ( American Registry fo Internet Numbers) Nort America Region http://www.arin.net LACNIC (Regional Latin-American and Caribbean IP Address Registry) Latin America and some Caribbean RIPE NCC (Reseaux IP Europeans, the Middle East, and Central Asia Region http://ripe.net 22
Internet Service Provider (ISP) Penyedia akses ke internet individual atau perusahaan dari usable IP Sebagai penyedia DNS, E-mail dan website Klasifikasi hirarki berdasarkan level dari koneksi ke internet backbone Tier 1 Tier 2 Tier 3 Kesimpulan Addresing the Network IPv4 23
Tentukan : Network Address Broadcast Address First Host Address Last Host Address 1. 192.252.61.80/26 2. 145. 229.179.96/22 3. 130.42.132.184/18 4. 200.125.100.90/26 Latihan 24