MODUL 2 MASALAH KESEHATAN DALAM KELUARGA

dokumen-dokumen yang mirip
MODUL 1 IDENTIFIKASI MASALAH KESEHATAN. Disajikan Bagi Mahasiswa Fakultas Kedokteran Semester VII

UNIVERSITAS SEBELAS MARET FAKULTAS KEDOKTERAN SILABUS

Buku Kerja Mahasiswa MODUL KESADARAN MENURUN. Semester Awal Tahun Akademik 2016/2017

REKAM MEDIS YANG BAIK ADALAH WUJUD DARI KEDAYAGUNAAN DAN KETEPATGUNAAN PERAWATAN PASIEN. Manual Rekam Medis - KKI

MUDAH LAPAR DAN HAUS

KULIT MENGHITAM MODUL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MAHASISWA SISTEM ENDOKRIN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS HASANUDDIN

MODUL 4 IKTERUS NEONATORUM

BUKU PEGANGAN MAHASISWA MODUL 4 BAYI BERATLAHIR RENDAH

PRINSIP-PRINSIP KEDOKTERAN. dr. Isti Ilmiati Fujiati, MSc. (CM-FM), MPd.Ked.

Buku Pegangan Mahasiswa MODUL KAKI BENGKAK. Diberikan pada Mahasiswa Semester Kedua Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin

PEDOMAN AKADEMIK PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER GIGI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA BAB IV PENYELENGGARAAN PEMBELAJARAN

MODUL PROBLEM BASED LEARNING GANGGUAN TIDUR

PROGRAM STUDI KEDOKTERAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET

BATUK & SESAK PADA ANAK

MODUL PROBLEM BASED LEARNING GANGGUAN SOMATOFORM

MODUL-1 LUKA / TRAUMA

MODUL KETRAMPILAN KOMUNIKASI INTER-PROFESI

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) PROGRAM STUDI KEDOKTERAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET

PROBLEM ORIENTED MEDICAL RECORD (POMR) By: Raden Sanjoyo D3 Rekam Medis FMIPA Universitas Gadjah Mada

BAB I PENDAHULUAN. Kurikulum Problem-Based Learning (PBL) diperkenalkan pertama kali di

Panduan Modul Manajemen Rumah Sakit

Kode: NAMA MATA KULIAH. BUKU BLOK PSIK FKUB Semester, Program A Reguler TIM FASILITATOR:

MASA DEPAN LULUSAN PENDIDIKAN DOKTER DI INDONESIA

Buku Kerja Mahasiswa MODUL DIARE SISTEM MEKANISME DASAR PENYAKIT

BAB I PENDAHULUAN. I. 1. Latar Belakang. Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (FK. UGM) menerapkan metode Problem Based Learning (PBL)

PENILAIAN MANDIRI TENTANG KOMPETENSI FISCM

BAB I PENDAHULUAN. I. 1. Latar Belakang. Pada beberapa tahun terakhir ini terjadi inovasi. di dalam sistem pendidikan kedokteran di Indonesia,

MANAJEMEN. dengan KETERGANTUNGAN TOTAL

KESADARAN MENURUN & SESAK NAPAS

SILABUS MATA KULIAH. Kode Mata Kuliah : GIZ : PRAKTEK KERJA LAPANGAN PELAYANAN GIZI KLINIK (PKL PGK)

MODUL KETERAMPILAN PENULISAN LEMBAR KONSULTASI PASIEN (menjawab konsul)

MODUL SISTEM MUSKULOSKELETAL

CLINICAL EXPOSURE BLOK NEUROPSIKIATRI

MODUL I SESAK NAFAS PENDAHULUAN

MODUL-1 LUKA / TRAUMA

Data Administrasi diisi oleh Nama: NPM/NIP:

KULIAH PENGANTAR MODUL RISET

PANDUAN PELAYANAN KLINIS PUSKESMAS PEKAUMAN

MODUL 1 BATUK & SESAK PADA DEWASA

Keterampilan Komunikasi dalam Pendidikan Kedokteran

MODUL PROBLEM BASED LEARNING NYERI KEPALA

PEMERIKSAAN ORGAN DALAM

MODUL 2 KESADARAN MENURUN

PANDUAN REKAM MEDIK PUSKESMAS KARANGLEWAS. No Dokumen :PD/C.VII/UKP/ /IV/2016 Tanggal Terbi:4 April No Revisi : -

SILABUS MATA KULIAH. Kode Mata Kuliah : GIZ 40633

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

Implementasinya dalampbl. Perhimpunan Dokter Keluarga Indonesia Departemen Pendidikan Kedokteran FKUI

MODUL PEMBELAJARAN MATA KULIAH: KEPERAWATAN BENCANA (PROGRAM B 2014)

MODUL PROBLEM BASED LEARNING GANGGUAN TIDUR

RENCANA MUTU PERKULIAHAN

Manual Rekam Medis - KKI

PENGEMBANGAN RANCANGAN AKTIVITAS TUTORIAL

SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP)

PERSAMAAN PERSEPSI TUTORIAL SISTEM UROGENITALIA 13 APRIL Program Studi Pendidikan Dokter FKK UMJ

UNIVERSITAS SEBELAS MARET FAKULTAS KEDOKTERAN 2014 SILABUS

MODUL PEMBELAJARAN DAN PRAKTIKUM MANAJEMEN HIV AIDS DISUSUN OLEH TIM

BAB I PENDAHULUAN. memecahkan masalah (problem solving skill) serta berfokus pada mahasiswa

SILABUS BLOK MATA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET TAHUN 2014

MANUAL KETERAMPILAN KLINIK KEDOKTERAN KOMUNITAS PENGISIAN REKAM MEDIS

IDENTIFIKASI PERAN STAF EDUKASI YANG DIBUTUHKAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS RIAU DALAM RANGKA PELAKSANAAN KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI

MODUL PROBLEM BASED LEARNING ADIKSI

Seven Jump. Blok 1.1 Introduksi KBK 2016 TA 2016/2017 September Fuad Khadafianto, dr. M.Med.Ed Medical Education Unit FK UII

ABSTRAK HUBUNGAN FAKTOR RISIKO DENGAN KEJADIAN PENDERITA RAWAT INAP STROKE DI RUMAH SAKIT IMMANUEL BANDUNG PERIODE JANUARI DESEMBER 2014

Pelatihan dan Pengembangan

RENCANA PROGRAM KEGIATAN PERKULIAHAN SEMESTER (RPKPS) Satuan Kredit Semester : 2 SKS Tgl revisi : 18 Agustus 2015

SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP)

BUKU KERJA MAHASISWA MODUL. Diberikan pada Mahasiswa Semester II Fakultas Kedokteran Unhas

MODUL GLOMERULONEFRITIS AKUT

ASUHAN KEBIDANAN KELUARGA BERENCANA PADA NY.S P 2 A 0 AKSEPTOR SUNTIK DEPO PROVERA DENGAN SPOTTING DI PUSKESMAS GAJAHAN SURAKARTA KARYA TULIS ILMIAH

Bab II TINJAUAN PUSTAKA

PELAYANAN DOKTER BERBASIS DOKTER KELUARGA DI INDONESIA

10 Usaha Kesehatan Sekolah Dan Remaja

TEAM BASED LEARNING MODUL BINTIL PADA KULIT

MODUL TUTORIAL. Pegangan Mahasiswa SISTEM RESPIRASI. Penyusun Tim Sistem Respirasi PSPD FKK UMJ

1. TATA TERTIB 1.TATA TERTIB KEPANITERAAN KLINIK IKGM-P : 1. Prosedur dan Syarat Pendaftaran: 1.1 Mahasiswa peserta kegiatan Kepaniteraan Klinik

PEMBELAJARAN DI WAHANA PENDIDIKAN (PRIMER) Dr. dr. Herqutanto, MPH, MARS Departemen Ilmu Kedokteran Komunitas FKUI BKS IKM/IKP/IKK-FKI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. 1. Pengertian Problem Based Learning (PBL)

PENINGKATAN KECAKAPAN BERPIKIR MELALUI IMPLEMENTASI PROBLEM BASED LEARNING PADA PEMBELAJARAN IPA

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER PROGRAM STUDI PSIKOLOGI. Issue/Revisi : A0 Tanggal : 27 November 2017

APLIKASI KLINIK KESEHATAN ONLINE BERBASIS WEB

SETTING PENDIDIKAN PENGANTAR WAWANCARA METODE OBSERVASI & WAWANCARA. Drs. Agung Sigit Santoso, M.Si., Psi. FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS MERCU BUANA

RPKPS Konsep Dasar Keperawatan (KDK) Oleh Tim Konsep Dasar Keperawatan Fakultas Kedokteran

PROBLEM BASED LEARNING MODUL 1 GANGGUAN TUMBUH KEMBANG & MALNUTRISI ENERGI PROTEIN

STUDY GUIDE MATA KULIAH PSIKOLOGI PENDIDIKAN. Oleh: TIM PENGAJAR MATA KULIAH PSIKOLOGI PENDIDIKAN

UNIVERSITAS SEBELAS MARET FAKULTAS KEDOKTERAN 2014 SILABUS

MATA KULIAH Pelayanan Informasi Obat dan Konseling

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah.

Disampaikan Oleh: R. Siti Maryam, MKep, Ns.Sp.Kep.Kom 17 Feb 2014

MANUAL KETERAMPILAN KLINIK KEDOKTERAN KOMUNITAS PERENCANAAN PROGRAM KESEHATAN

Evaluasi. Metoda Evaluasi

TERAPI INHALASI MODUL PULMONOLOGI DAN KEDOKTERAN RESPIRASI. : Prosedur Tidakan pada Kelainan Paru. I. Waktu. Mengembangkan kompetensi.

ASUHAN KEBIDANAN KELUARGA BERENCANA PADA NY.S P 2 A 0 AKSEPTOR SUNTIK DEPO PROVERA DENGAN SPOTTING DI PUSKESMAS GAJAHAN SURAKARTA KARYA TULIS ILMIAH

kedokteran keluarga, salah satunya adalah patient centered care. Dalam

PANDUAN PRAKTEK KERJA PROFESI PSIKOLOGI (PKPP) PROGRAM STUDI MAGISTER PROFESI PSIKOLOGI MAYORING PSIKOLOGI PENDIDIKAN

Gambaran Pelaksanaan Problem-Based Learning Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi

Manual Prosedur. Pembelajaran Metode Problem Based Learning PROGRAM STUDI ILMU GIZI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA

MANAJEMEN TERPADU BALITA SAKIT MODUL - 1

SISTEM GEH GASTROENTERO-HEPATOLOGI

masyarakat. Ada satu isu perubahan yang mampu mengubah satu unsur atau komponen masyarakat, tetapi tidak mampu mengubah unsur-unsur atau komponen

Transkripsi:

MODUL MAHASISWA MODUL 2 MASALAH KESEHATAN DALAM KELUARGA Diberikan Kepada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Semester VII BLOK KEDOKTERAN KOMUNITAS UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR 2016 1

PENGANTAR Modul ini merupakan modul yang diharapkan dapat menstimulasikan kemampuan mahasiswa dalam mencapai kompetensi pelaksanaan konsep pelayanan dokter keluarga yang merupakan bagian dari Blok Kedokteran Komunitas. Dengan modul ini diharapkan dapat mendorong / menunjang pembelajaran mahasiswa dalam mata kuliah Kedokteran Komunitas khususnya dalam pencapaian kompetensi penatalaksanaan pasien dengan pendekatan dokter keluarga sehingga nantinya mahasiswa mampu melakukan penanganan terpadu masalah kesehatan yang terjadi dalam sebuah keluarga. Kegiatan dalam pelaksanaan Modul ini diberikan dalam bentuk real case di Puskesmas dimana mahasiswa akan diberikan sebuah kasus dari seorang pasien yang benar-benar ada di wilayah Puskesmas yang telah ditunjuk, dan mahasiswa diharapkan dapat membuat penatalaksanaan masalah kesehatan pasien tersebut tersebut melalui pendekatan dokter keluarga dalam penanganan suatu penyakit. Sehingga kompetensi mahasiswa dalam memecahkan masalah kesehatan keluarga dapat terpenuhi. Sebelum melakukan kegiatan dalam modul ini, mahasiwa diharapkan mengikuti kegiatan perkuliahan dan membaca dengan saksama Buku tentang konsep pelayanan dokter keluarga, serta TIU dan TIK, sehingga tidak terjadi penyimpangan dari tujuan diskusi dan tercapainya kompetensi minimal yang diharapkan. Bahan untuk diskusi dapat diperoleh dari bahan kuliah dan buku Acuan. Kuliah pakar akan diberikan atas permintaan anda yang berkaitan dengan modul ataupun penjelasan dalam pertemuan konsultasi antara peserta kelompok diskusi anda dengan ahli yang bersangkutan. Makassar, Oktober 2015 2

PENATALAKSANAAN MASALAH KESEHATAN INDIVIDU DAN KELUARGA KOMPETENSI MINIMAL LEVEL 4 Kompetensi yang ingin dicapai dari pelaksanaan Modul 2 ini adalah agar mahasiswa mampu mengelola masalah kesehatan individu, keluarga dan masyarakat secara komprehensif, holistik, terpadu dan berkesinambungan dalam konteks pelayanan kesehatan primer. Tujuan Instruksional Umum Setelah mempelajari modul ini, mahasiswa dapat melakukan penatalaksanaan masalah kesehatan individu dan keluarga dengan pendekatan pelayanan dokter keluarga Tujuan Instruksional Khusus. 1. Mengidentifikasi masalah kesehatan individu dan keluarga 2. Mengidentifikasi faktor internal terkait masalah kesehatan individu / keluarga 3. Mengidentifikasi faktor eksternal terkait masalah kesehatan individu / keluarga 4. Mengidentifikasi peran peran lingkungan keluarga, pekerjaan dan rumah terhadap masalah kesehatan individu / keluarga 5. Mengidentifikasi pengaruh lingkungan terhada masalah kesehatan individu / keluarga 6. Mengidentifikasi pengaruh sosial dan budaya terhadap timbul dan berkembangnya penyakit 7. Mampu melakukan diagnosis keluarga 8. Mampu menggunakan genogram, mandala of health, konsep blum dan APGAR dalam penatalaksanaan masalah kesehatan individu dan keluarga 9. Mampu berkomunikasi dengan pasien dan keluarga 10. Mampu melaksanaan promosi kesehatan pada individu dan keluarga 11. Mampu melaksanakan pencegahan dan deteksi dini terjadinya masalah kesehatan pada individu dan keluarga 3

KEGIATAN MODUL 2 Pemicu pada modul ini adalah masalah kesehatan individu / keluarga yang dipilih dari puskesmas yang telah ditentukan sebagai tempat tutorial. Masalah kesehatan yang digunakan sebagai pemicu adalah sebuah kasus penyakit yang terjadi pada seorang pasien berdasarkan masalah real case di Puskesmas dan akan dilakukan oleh mahasiswa secara berkelompok dalam mengidentifikasi masalah keehatan individu dan keluaraga mulai dari mengidentifikasi faktor internal, eksternal, sosial, budaya dan lingkungan terkait masalah kesehatan tersebut. Dari masalah yang ditemukan ini, nantinya mahasiswa akan membuat sebuah laporan penatalaksanaan kasus (masalah kesehatan) dengan pendekatan dokter keluarga yaitu dengan penatalaksanaan secara komprehensif, holistik dan berkesinambungan Pada modul identifikasi masalah kesehatan ini mahasiswa diberi tugas lapangan di puskesmas adalah berupa penempatan kelompok mahasiswa di puskesmas selama satu kali kunjungan. Mahasiswa akan melakukan home visit berupa kunjungan ke rumah pasien langsung untuk melakukan identifikasi masalah kesehatan pada individu dan keluarganya. Pencarian data dan observasi serta analisis mengenai kondisi kesehatan pasien dan kondisi kesehatan keluarganya, serta melakukan analisis terhadap faktor internal dan faktor eksternal yang berhubungan dengan masalah kesehatan (kegiatan pelayanan kesehatan dengan pendekatan dokter keluarga) Secara garis besar kegiatan yang dilakukan adalah upaya pelayanan kedokteran keluarga. 4

TOPIC TREE 1. INITIAL VISIT ANAMNESIS (SUBJECTIVE) - PATIENTS IDENTIFICATION - PRESENTING PROBLEM - PRESENT ILLNESS - PAST MEDICAL HISTORY - FAMILY HISTORY - SOCIAL HISTORY - HEALTH HABITS 1. SISTEM-SISTEM LAIN 2. SISTEM KEDOKTERAN KELUARGA Dasar diagnostik keluarga Struktur & fungsi keluarga Tahap perkembangan kehidupan anggota keluarga (kelahiran, masa kanak2, usia pertengahan, proses penuaan) dan aspek psikososial dalam hubungan antara anggota keluarga Pengaruh sosiokultural terhadap kehidupan keluarga Hubungan dokter pasien Counselling dokter keluarga Catatan Kesehatan Keluarga Gizi Keluarga Sistem Rujukan PHYSICAL EXAMINATION (OBJECTIVE) ASSESSMENT : - DIFFERENTIAL DIAGNOSIS / WORKING DIAGNOSIS PLAN - LABORATORY & SPECIAL TEST - THERAPEUTIC - PATIENTS EDUCATION - DISPOSITION 2. SECOND FOLLOW UP VISIT - SUBJECTIVE - OBJECTIVE - ASSESSMENT - PLAN 5

TAHAPAN TUTORIAL Tutorial 1 dirangkaikan dengan kegiatan home visit 1. Pada tahap pertama ini mahasiswa bersama pembimbing mendiskusikan tentang konsep pelayanan dokter keluarga dan membahas tentang suatu kasus yang ditugaskan kepada mereka dengan dengan berbekal hasil literatur searching dan kuliah pendahuluan. Setelah memahami dengan teliti potongan kasus ril tersebut, mahasiswa harus mengidentifikasi hal-hal penting yang harus digali dari kasus tersebut sesuai dengan tujuan pembelajaran, dan membuat list pertanyaan/halhal/kuesioner yang harus digali pada saat melakukan kunjungan rumah 2. Pada tahap selanjutnya yaitu kunjungan ke rumah pasien untuk melakukan pencarian data pasien itu sendiri dan keluarganya. Serta pencarian informasi tentang faktor internal dan eksternal yang berpengaruh terhadap terjadinya penyakit. Setelah memahami dengan teliti potongan kasus ril tersebut, mahasiswa harus mengidentifikasi hal-hal penting yang harus digali dari kasus tersebut sesuai dengan tujuan pembelajaran, dan membuat list pertanyaan/hal-hal/kuesioner yang harus digali pada saat melakukan kunjungan rumah. Pada tahapan ini dengan berbekal hasil literatur searching dan kuliah pendahuluan maka mahasiswa diharapkan secara mandiri dapat melakukan pemeriksaan terhadap pasien, penggalian informasi tentang penyakit pasien dan pencarian informasi tentang faktor yang berkaitan dengan kejadian penyakit, akibat terjadinya penyakit sehingga nantinya mahasiswa akan dapat menyelesaikan penatalaksanaan penyakit dari pasien tersebut, Berikut beberapa data penting yang perlu dikumpulkan Data hasil pemeriksaan fisik pasien Data tentang keluarga Data tentang riwayat penyakit terdahulu dan riwayat penyakit keluarga Data genogram keluarga Faktor-faktor internal dan eksternal terkait penyakit seorang individu peran lingkungan keluarga, pekerjaan, dan rumah terhadap kejadian penyakit pengendalian kesehatan seorang individu/keluarga (teori host agent environment, blum, mandala of health, APGAR) Faktor resiko kesehatan ditinjau dari dinamika keluarga (bentuk, siklus dan fungsi-fungsi keluarga), dari lingkungan hidup keluarga, dan perilaku kesehatan Gaya Hidup keluarga 6

Persepsi sehat pada kualitas hidup Penatalaksanaan komprehensif Tahap perkembangan dalam kehidupan (lahir, pubertas, usia pertengahan dan penuaan), individual, fisik, psikososial keluarga- Evolusi dari hubungan keluarga selama kehidupan Struktur keluarga, termasuk variasi etnik/ interaksi Pengaruh sosial budaya Perkembangan psikologi normal selama siklus kehidupan Peran keluarga dalam pencegahan primer, sekunder dan tersier dalam perilaku dan pendidikan Mekanisme pertahanan psikologik individual Rekam medik dalam pelayanan Penatalaksanaan kesehatan keluarga Upaya pencegahan terhadap penyakit Catatan : data yang dikumpulkan HARUS disesuaikan dengan data-data lain sesuai dengan kasus pasien yang dihadapi yang akan menunjang penatalaksanaan dari pasien tersebut dengan pendekatan dokter keluarga Diskusi mandiri Pada tahap ini mahasiswa melakukan diskusi mandiri TANPA TUTOR, mahasiswa mendiskusikan hasil yang ditemukan di lapangan untuk mempersiapkan kelas diskusi dangan TUTOR pada pertemuan tutorial ke-2 berikutnya Tutorial ke-2 / pertemuan ke- 2 Pada tahap ini mahasiswa mendiskusikan hasil penghitungan identifikasi masalah yang telah diperoleh melalui kegiatan CSL perencanaan program, permasalahan yang ditemukan dilapangan dan rencana penyelesaian masalah dengan membuat perencanaan program berupa PoA (Plan of Action) yang akan di presentasikan pada Pleno Diskusi dilakukan dengan pembimbing puskesmas tentunya setelah kelompok mendapatkan data kajian tentang program kerja puskesmas yang dievaluasi. Pada akhir diskusi, peserta dapat: 1. Mengidentifikasi masalah kesehatan individu dan keluarga 2. Mengidentifikasi faktor internal dan eksternal dari suatu penyakit 3. Mengidentifikasi peran peran lingkungan keluarga, pekerjaan, rumah, social dan budaya terhadap masalah kesehatan individu / keluarga 7

4. Mampu melakukan diagnosis keluarga 5. Mampu menggunakan genogram, mandala of health, konsep blum dan APGAR dalam penatalaksanaan masalah kesehatan individu dan keluarga 6. Mampu menyusun rencana penatalaksanaan penyakit dengan pendekatan dokter keluarga 7. Mampu menyusun rencana intervensi pencegahan pada pasien. 8. Mengerti pentingnya komunikasi pada pasien dan keluarga Pleno Hasil pengumpulan informasi yang diperoleh dibuat dalam bentuk penatalaksanaan pasien (sesuai kasus penyakit pasien real case) dengan pendekatan dokter keluarga yang selanjutnya akan dipresentasikan dalam acara PLENO yang diikuti oleh semua tutor dan dosen pengampu, dilaksanakan di ruang kelas besar. Pada kegiatan ini mahasiswa akan mendapatkan feed back dari dosen pengampu dan tutor berkaitan perencanaan program kesehatan yang mereka buat. Pada akhir pleno, peserta diharapkan dapat: 1. Peserta pleno dapat mengambil intisari teori host agent environment, blum, mandala of health 2. Peserta pleno dapat mengetahui faktor internal dan eksternal terhadap terjadinya suatu penyakit 3. Peserta pleno dapat mengetahui implementasi dari 5 tingkat pencegahan dari suatu penyakit 4. Peserta pleno dapat mengetahui bentuk gaya hidup sehat yang bermanfaat untuk kesehatan perorangan, keluarga, masyarakat 5. Peserta pleno dapat mengetahui faktor-faktor apa saja yang perlu diperhatikan dalam penatalaksanaan suatu penyakit dengan pendekatan dokter keluarga 6. Peserta pleno dapat mengambil intisari penatalaksanaan kasus dari pemicu 7. Peserta dapat menarik kesimpulan berkaitan dengan konsep pelayanan dokter keluarga., 8

BAHAN BACAAN DAN SUMBER INFORMASI LAINNYA Buku Ajar dan Jurnal Kedokteran Keluarga 1. Gan, Goh Lee et.al (2004) A Prime on Family Practice. Singapore International Foundation. Singapore. 2. Azwar, Azrul (1995). Pengantar Pelayanan Dokter Keluarga. Yayasan Penerbitan IDI, Jakarta 3. Rakel, Robert E. (1998) Essentials of Family Practice. W.B. Saunders Company, Philadelphia. 4. Mc.Whinney, Ian R. (1997) A Textbook of Family Medicine. Oxford University Press, New York. 5. Saultz, John W. (2001). Textbook of Family Medicine ( companion handbook). McGraw-Hill Company, New York. 6. Dst. Buku Ajar utama/ main textbook yang digunakan untuk kuliah Sistemsistem sebelumnya yang sesuai dengan topic skenario 7. Diktat dan hand-out 1. Bahan kuliah dari dosen pengampu (handout) 2. Diktat 8. Sumber lain : VCD, Film, Internet, Slide, Tape 9. Nara sumber (Dosen Pengampu) 9