BAB III TABEL PERIODIK

dokumen-dokumen yang mirip
SOAL TENTANG SISTEM PERIODIK UNSUR DAN JAWABANNYA

MEDIA POWERPOINT MATERI KIMIA SISTEM PERIODIK UNSUR RANGKUMAN MATERI SISTEM PERIODIK UNSUR

MODUL KIMIA KELAS X MIA

SISTEM PERIODIK UNSUR

kimia Kelas X TABEL PERIODIK K-13

1. Pernyataan di bawah ini yang bukan merupakan sifat periodik unsur-unsur adalah.

SISTEM PERIODIK UNSUR

SISTEM PERIODIK UNSUR (SPU)

Tabel Periodik Unsur. Sebagian unsur terbentuk. ini. Sudah sejak dahulu para ahli kimia berusaha mengelompokkan unsurunsur

SISTEM PERIODIK UNSUR

BAB I STRUKTUR ATOM DAN SISTEM PERIODIK UNSUR

Sejarah Perkembangan sistem periodik Di alam ada 109 unsur, bagaimana penyusunan unsur tersebut secara logis?

PERKEMBANGAN SISTEM PERIODIK UNSUR

Perkembangan Dasar Pengelompokan Unsur

SISTEM PERIODIK UNSUR

HUKUM DASAR KIMIA DAN STOIKIOMETRI

Tabel periodik unsur-unsur kimia

Antiremed Kelas 10 Kimia

A. SEJARAH PERKEMBANGAN TABEL SISTEM PERIODIK

Struktur dan Sifat-Sifat Atom. Add subtitle here

Pilihan ganda Soal Sistem Periodik Unsur dan Struktur atom. A. Berilah tanda silang (X) pada huruf A, B, C, D, atau E di depan jawaban yang tepat!

Lembar Observasi Laboratorium

Bab V Ikatan Kimia. B. Struktur Lewis Antar unsur saling berinteraksi dengan menerima dan melepaskan elektron di kulit terluarnya. Gambaran terjadinya

CREATED BY : KKN-PPL UNY 2012

1. Pernyataan di bawah ini yang bukan merupakan sifat periodik unsur-unsur adalah.

LEMBARAN SOAL 7. Sat. Pendidikan. Pilihlah Satu Jawaban yang Palin Tepat 1. Perhatikan bagan percobaan penghamburan sinar alfa berikut:

MODUL KIMIA SMA IPA Kelas 10

Struktur Atom dan Sistem Periodik Unsur

SIFAT SIFAT ATOM DAN TABEL BERKALA

HUKUM DASAR KIMIA DAN STOIKIOMETRI

KIMIA DASAR TEKNIK INDUSTRI UPNVYK C H R I S N A O C V A T I K A ( ) R I N I T H E R E S I A ( )

SISTEM PERIODIK UNSUR

ULANGAN SUSULAN TENGAH SEMESTER 1 TAHUN AJARAN 2009/2010 SMA KRISTEN PETRA 1 SURABAYA

LEMBARAN SOAL 8. Mata Pelajaran : KIMIA Sat. Pendidikan : SMA Kelas / Program : X ( SEPULUH )

Sifat-Sifat Umum Unsur Dra. Sri Wardhani, M.Si. Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Brawijaya

OAL TES SEMESTER I. I. Pilihlah jawaban yang paling tepat!

IKATAN KIMIA BAB 3. Pada pelajaran bab tiga ini akan dipelajari tentang ikatan ion, ikatan kovalen, dan ikatan logam.

1.Sejak kapan manusia mulai mengelompokkan unsur-unsur? dan bagaimana perkembangannya? 2.Apa tujuan Pengelompokan Unsur- Unsur?

TEORI ATOM. Ramadoni Syahputra

PENGANTAR. Konsep Dasar Kimia untuk PGSD 99

SMP kelas 7 - KIMIA BAB 2. UNSUR, SENYAWA, DAN CAMPURAN Latihan Soal 2.1

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

STRUKTUR ATOM DAN SISTEM PERIODIK Kimia SMK KELAS X SEMESTER 1 SMK MUHAMMADIYAH 3 METRO

Kimia unsur. Klasifikasi Materi. Tabel Periodik. Kuantitas materi : Atom dan konsep mol. Atom dan konsep mol

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan : Mata Pelajaran : Kimia Kelas / Semester : X/I Materi

PENGANTAR KIMIA INDUSTRI _KIMIA INDUSTRI_ DEWI HARDININGTYAS, ST, MT, MBA WIDHA KUSUMA NINGDYAH, ST, MT AGUSTINA EUNIKE, ST, MT, MBA

BAB 2. Pada bab struktur atom dan sistem periodik unsur, Anda sudah mempelajari bahwa. Ikatan Kimia. Kata Kunci. Pengantar

NIP

Bab I Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom

LATIHAN SOAL IKATAN KIMIA

LAMPIRAN C CCT pada Materi Ikatan Ion

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA BAHAN AJAR KIMIA DASAR BAB VI IKATAN KIMIA

LATIHAN SOAL IKATAN KIMIA

kimia Kelas X REVIEW I K-13 A. Hakikat Ilmu Kimia

K13 Revisi Antiremed Kelas 10 KIMIA

KATA PENGANTAR BANDUNG, DESEMBER 2002 TIM KONSULTAN KIMIA FPTK UPI

ATOM DAN SISTEM PERIODIK UNSUR

1. Aturan Aufbau. Konfigurasi Elektron. 1s, 2s, 2p, 3s, 3p, 4s, 3d, 4p, 5s, 4d, 5p, 6s, 4f, 5d, 6p, 7s, 5f, 6d, 7p,

SOAL. Jawaban : D. Dapat kita lihat bahwa semua unsur diatas merupakan unsur perioda 3 (jumlah

DAFTAR PUSTAKA. 1. Dra. Sukmriah M & Dra. Kamianti A, Kimia Kedokteran, edisi 2, Penerbit Binarupa Aksara, 1990

KEGIATAN BELAJAR 2 KONFIGURASI ELEKTRON, HUBUNGANNYA DENGAN LETAK UNSUR DALAM SISTEM PERIODIK, DAN SIFAT PERIODIK UNSUR

Soal 3 Diantara unsur unsur di bawah ini yang paling stabil adalah... A. 8 P B. 9 Q C. 10 R D. 12 S E. 20 T

KIMIA Untuk SMA/MA kelas x

Partikel Materi. Partikel Materi

Ikatan Kimia dan Struktur Molekul. Sulistyani, M.Si.

Menjelaskan kecenderungan suatu unsur untuk mencapai kestabilannya dengan cara berikatan dengan unsur lain. Menggambarkan susunan elektron

SEJARAH PERKEMBANGAN SISTEM PERIODIK

No. BAK/TBB/SBG201 Revisi : 00 Tgl. 01 Mei 2008 Hal 1 dari 8 Semester I BAB I Prodi PT Boga BAB I MATERI

IKATAN KIMIA DAN GEOMETRI MOLEKUL

KATA SAMBUTAN. iii. Jakarta, Pebruari 2009 Kepala Pusat Perbukuan

3. Manfaat BAB I PENDAHULUAN. 1. Latar Belakang. 2. Tujuan

BENDA WUJUD, SIFAT DAN KEGUNAANNYA

Soal dan jawaban tentang Kimia Unsur

STRUKTUR ATOM DAN SISTEM PE- RIODIK

A. KESTABILAN ATOM B. STRUKTUR LEWIS C. IKATAN ION D. IKATAN KOVALEN E. IKATAN KOVALEN POLAR DAN NONPOLAR F. KATAN KOVALEN KOORDINASI G

8-11. Sifat Kemagnetan

Tabel Periodik Unsur. Keperiodikan=keteraturan Kemiripan di antara sifat unsur secara teratur & periodik jika unsur diatur menurut bobot atom (ba).

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SISTEM PERIODIK UNSUR

IKATAN KIMIA. Tim Dosen Kimia Dasar FTP

GENTA GROUP in PLAY STORE. Kode Aktivasi Aplikasi: 74DSM. Kode Aktivasi Aplikasi: P859 FPM KIMIA

IKATAN KIMIA. Tabel 3.1 Konfigurasi elektron unsur unsur gas mulia. Unsur Nomor Atom

Bab. Atom, Ion, dan Molekul

KIMIA. Sesi KIMIA UNSUR (BAGIAN IV) A. UNSUR-UNSUR PERIODE KETIGA. a. Sifat Umum

BAB III TATA NAMA SENYAWA DAN PERSAMAAN REAKSI

Yang akan dibahas: 1. Kristal dan Ikatan pada zat Padat 2. Teori Pita Zat Padat

KEGIATAN BELAJAR 3 IKATAN KIMIA. 1. Menguasai tentang jenis-jenis ikatan kimia dan proses pembentukannya

Kegiatan Belajar 4 Kimia Unsur. Menguasai teori aplikasi materipelajaran yang diampu secara mendalam pada materi Kimia Unsur.

Pentalogy FISIKA SMA

BAB II KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA BERPIKIR, DAN HIPOTESIS

MODUL KIMIA KELAS X MIA

MENGELOMPOKKAN SIFAT-SIFAT MATERI

SMP kelas 7 - KIMIA BAB 2. UNSUR, SENYAWA, DAN CAMPURAN Latihan Soal 2.2

KIMIA. Sesi. Kimia Unsur (Bagian I) A. KELIMPAHAN UNSUR-UNSUR DI ALAM a. Struktur Lapisan Bumi. b. Komposisi Lapisan Bumi

Menguasai pengetahuan dan menerapkan teknik, ketrampilan dan tools dalam bidang industri. Memiliki kemampuan untuk mengaplikasikan pengetahuan yang

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) : Perkembangan Sistem Periodik Unsur. : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya

Ikatan Kimia. 2 Klasifikasi Ikatan Kimia :

C. Reaksi oksidasi reduksi berdasarkan peningkatan dan penurunan bilangan oksidasi. Bilangan Oksidasi (biloks)

KIMIA. Sesi POLIMER. A. LOGAM ALKALI a. Keberadaan dan Kelimpahan Logam Alkali. b. Sifat-Sifat Umum Logam Alkali. c. Sifat Keperiodikan Logam Alkali

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Bab 1 Struktur Atom. 79. a 80. d 81. c 82. c 83. d 84. a 85. c 86. b 87. e 88. b 89. d 90. b 91. a

Transkripsi:

BAB III TABEL PERIODIK 1. Pengelompokan Unsur-Unsur dan Perkembangannya Pengetahuan berbagai sifat fisis dan kimia yang dimiliki oleh unsur dan senyawanya telah banyak dikumpulkan oleh para ahli sejak dahulu. Akan tetapi pengetahuan tadi masih merupakan fakta yang terpisah-pisah, sehingga untuk mempermudah mempelajari, memahami, dan mengingat diperlukan penyusunan unsur berdasarkan kesamaan atau kemiripan sifat-sifatnya. Tabel Sistem Periodik merupakan suatu cara untuk menyusun dan mengklasifikasi unsur-unsur, dimana unsur-unsur yang mirip sifatnya diletakkan pada kelompok yang sama. Dengan melihat Tabel Sistem Periodik, para kimiawan dapat menginformasikan unsur-unsur mana yang mempunyai kemiripan sifat. 1.1 A. L. Lavoisier Pengelompokan unsur-unsur yang paling awal dan sederhana berdasarkan sifat-sifatnya adalah menjadi kelompok logam dan nonlogam. Tabel 1. Sifat Logam dan Non-logam Logam mempunyai kilap logam dapat ditempa dapat diulur menjadi kawat menghantar panas dan listrik Pada umumnya berupa padatan 1 Non-Logam tidak mengkilap tidak dapat menghantar panas atau listrik pada ummnya berupa gas atau cairan Lavoisier mencatat 16 unsur logam dan 7 unsur bukan logam saat itu, yaitu: 1. Kelompok logam: Emas Antimon Kobal Perak Tembaga Besi Mangan Platina

Timah Molibden Nikel Raksa Seng Wolfram Timbal Bismut 2. Kelompok bukan logam Belerang Hidrogen Oksigen Arsen Pospor Nitrogen Karbon 1.2 J. W. Dobereiner (Triade Dobereiner) Dobereiner adalah yang pertama menemukan ada hubungan antara sifat unsur dengan massa atomnya. Kelompok unsur-unsur yang sifatnya mirip terdiri dari 3 unsur (triade). Temuan Dobereiner adalah: Jika tiga unsur yang sama sifatnya disusun secara berurutan menurut bertambahnya massa atom relatifnya, maka: Massa atom relatif unsur yang kedua merupakan rata-rata massa atom relatif unsur pertama dan ketiga. Sifat unsur yang kedua menunjukkan sifat antara yang pertama dan ketiga. Triade Li Na K Ca Sr Ba Tabel 2. Triade Dobereiner Massa Atom Massa Atom Relatif Relatif Unsur Kedua 6,940 6,940 39,100 22,997 23,02 2 39,100 40,08 40,08 137,36 87,63 88,72 2 137,36 Meskipun triade Dobereiner ini masih jauh dari sempurna, namun temuan ini mendorong orang untuk menyusun daftar unsur-unsur lebih lanjut sesuai dengan sifat-sifatnya. 1.3 J. A. K. Newlands (Hukum Oktaf Newlands) Unsur-unsur disusun menurut kenaikan massa atomnya. Secara periodik unsur-unsur yang urutannya berselisih satu oktaf (7 2

unsur) sifatnya mirip, sehingga terdapat pengulangan sifat setiap selisih satu oktaf. Kelemahannya ialah: Tidak memperhitungkan letak unsur-unsur yang belum ditemukan Terdapat banyak pasangan unsur yang terpaksa ditempatkan pada satu posisi daftar. 1.4 Begeyer de Chancourtois Unsur-unsur disusun secara periodik menurut penurunan massa atomnya, pada sebuah badan silinder (telluric screw). 1.5 Lothar Meyer Ia menemukan keperiodikan sifat unsur-unsur, jika unsur-unsur disusun menurut kenaikan massa atom relatif. Dalam mempelajari keperiodikan unsur-unsur ia lebih menekankan pada sifat-sifat fisika. Meyer membuat grafik dengan mengalurkan volume atom unsur terhadap massa atom relatif. Volume atom unsur diperoleh dengan cara membagi massa atom relatif dengan kerapatan unsur. Grafik menunjukkan bahwa unsur-unsur yang sifatnya mirip terletak pada bagian grafik yang mirip bentuknya. 1.6 Dimitri Mendeleev Unsur-unsur disusun berdasarkan kenaikan massa atomnya. Unsur-unsur yang sifatnya mirip diletakkan segolongan. Sifat-sifat unsur merupakan fungsi berkala dari massa atomnya. Mendeleyev menyusun suatu daftar seperti yang dilakukan Meyer yang terdiri dari 65 unsur yang telah dikenal pada masa itu. Selain dari sifat fisika, ia menggunakan sifat-sifat kimia untuk menyusun daftar unsur-unsur berdasarkan kenaikan massa atom relatif. Tabel Sistem Periodik Mendeleyev yang telah disempurnakan (1871) terdiri atas golongan (lajur tegak) dan periode (deret mendatar. Keuntungan Tabel Periodik Mendeleyev dalam memahami sifat unsur ialah: 1. Sifat kimia dan sifat fisika unsur dalam satu golongan berubah secara teratur. 3

2. Dapat meramal sifat unsur yang belum diketemukan, yang akan mengisi tempat kosong dalam daftar. 3. Tabel ini tidak mengalami perubahan setelah penemuan unsur-unsur gas mulia. Kelemahan Tabel Periodik Mendeleyev: 1. Panjang periode tidak sama. 2. Triade besi (Fe, Co, dan Ni), triade platina ringan (Ru, Rh, dan Pd), dan triade platina (Os, Ir, dan Pt) dimasukkan ke dalam golongan VIII. 3. Selisih massa atom relatifnya antara dua unsur yang berurutan tidak teratur (antara 1 dan +4), sehingga sukar untuk meramal unsur-unsur yang belum ditemukan. 1.7 Moseley Menyempurnakan tabel Mendeleev. Unsur-unsur disusun berdasarkan kenaikan nomor atomnya (jumlah protonnya). 2. GOLONGAN, PERIODE, DAN KONFIGURASI ELEKTRON DALAM SISTEM PERIODIK PANJANG Tabel Periodik bentuk Panjang sekarang adalah perkembangan tabel periodik Mendeleyev yang sudah disempurnakan oleh Moseley. Berikut ini kita pelajari Tabel Sistem Periodik sederhana, yaitu mulai nomor atom 1 (hidrogen) sampai nomor atom 20 (kalsium). Kedua puluh unsur ini termasuk unsur-unsur utama dan nomor golongannya dibubuhi huruf A. Unsur-unsur yang terletak pada lajur tegak disebut golongan. Golongan-golongan diberi nomor I, II, III, dan seterusnya. Misalnya Golongan II terdiri dari unsur-unsur berilium, magnesium, dan kalsium. Unsur-unsur dalam deret mendatar disebut periode. Misalnya, delapan unsur-unsur mulai natrium sampai argon terletak dalam satu periode. Unsur-unsur tersebut mempunyai pola struktur elektron yang sama. Dari litium sampai neon, banyaknya elektron pada kulit terluar bertambah dari periode 1 sampai 8. Kemudian terulang lagi pada periode berikutnya dari natrium pada periode 1 sampai argon pada periode 8. 4

Dalam setiap golongan, banyaknya elektron pada kulit terluar setiap unsur selalu sama sesuai nomor golongannya. Misalnya, fluor dan klor keduanya merupakan unsur-unsur yang terletak pada golongan VII, maka kedua unsur tersebut memiliki 7 elektron pada kulit terluarnya. Struktur elektron sangat penting untuk memahami sifat-sifat unsur pada Tabel Sistem Periodik. Unsur-unsur utama yang terdiri dari delapan golongan dikenal dengan nama-nama tertentu sebagai berikut : Tabel 3. Nama Golongan Unsur Utama Lambang Elektron Nama Golongan Golongan Valensi IA IIA IIIA IVA VA VIA VIIA VIIIA Golongan Alkali Golongan Alkali Tanah Golongan Boron Golongan Karbon Golongan Nitrogen Golongan Oksigen Golongan Halogen Golongan Gas Mulia 1 2 3 4 5 6 7 8 Gambar 1. Sistem Periodik bentuk panjang 5

3. Sifat Periodik Unsur Yang dimaksud dengan sifat-sifat periodik ialah bahwa ada hubungan antara sifat-sifat suatu unsur dengan letaknya pada Tabel Sistem Periodik. Sifat-sifat ini berubah dan berulang secara periodik, sesuai dengan perubahan nomor atom dan konfigurasi elektron. a. Jari-jari atom Jari-jari atom adalah jarak dari inti atom sampai ke elektron pada kulit terluar. Dikenal pula jari-jari ion positif dan jari-jari ion negatif. Untuk unsur-unsur segolongan: Jari-jari atom makin ke bawah makin besar. Karena jumlah kulit yang dimiliki atom semakin banyak, maka kulit terluar semakin jauh dari inti atom. Untuk unsur-unsur seperiode: Jari-jari atom semakin pendek dari kiri ke kanan. Sekalipun jumlah kulitnya sama, tetapi banyaknya proton bertambah sehingga elektron-elektron terluar tertarik lebih dekat ke arah inti. Jari-jari ion positip: Jika suatu atom melepaskan elektron sehingga terbentuk ion positip (kation), X X + + e Pada kation jumlah proton lebih banyak daripada elektron. Jari-jari kation ini lebih kecil daripada jari-jari atomnya. Hal ini disebabkan lepasnya elektron terluar mengakibatkan kulitnya berkurang. Jari-jari ion negatif Jika suatu atom menangkap elektron sehingga terbentuk ion negatif (anion), Y + e Y - Pada anion jumlah elektron lebih banyak daripada proton. Jari-jari anion ini lebih besar daripada jari-jari atomnya. Sebab tambahan elektron ini mengakibatkan kulitnya bertambah. 6

b. Energi ionisasi Energi ionisasi adalah energi minimum yang diperlukan untuk melepas elektron terluar dari suatu atom dalam wujud gas. Secara umum disimpulkan, bahwa: Semakin besar energi ionisasi, semakin sukar atom itu melepaskan elektron terluarnya. Jadi semakin stabil atom tersebut. Energi ionisasi unsur-unsur dalam satu golongan dari atas ke bawah semakin berkurang Energi ionisasi unsur-unsur dalam satu periode dari kiri ke kanan semakin bertambah besar. c. Afinitas Elektron Afinitas elektron adalah energi yang dilepaskan suatu atom dalam wujud gas ketika menerima elektron. Masih banyak atom-atom yang belum diketahui harga afinitas elektronnya, karena penentuan harga afinitas elektron secara langsung sulit dilakukan. Secara umum disimpulkan, bahwa : Semakin besar harga afinitas elektron suatu atom, semakin mudah unsur tersebut membentuk ion negatif. Afinitas elektron unsur-unsur dalam satu golongan dari atas ke bawah semakin berkurang. Afinitas elektron unsur-unsur dalam satu periode dari kiri ke kanan semakin bertambah. d. Keelektronegatifan Keelektronegatifan merupakan ukuran kemampuan suatu atom untuk menarik elektron dalam ikatannya. Besarnya harga keelektronegatifan bersifat relatif antara suatu atom dengan atom lain. Dalam sistem periodik dapat disimpulkan: Unsur-unsur dalam satu golongan dari atas ke bawah harga keelektronegatifannya semakin berkurang. Unsur-unsur dalam satu periode dari kiri ke kanan harga keelektronegatifannya semakin besar. 7

e. Sifat kelogaman Unsur-unsur dalam sistem periodik juga dikelompokkan menjadi logam dan non-logam. Batas antara logam dan nonlogam tidak begitu jelas karena ada beberapa unsur yang dapat memiliki sifat logam maupun non-logam, unsur-unsur ini termasuk kelompok semi logam atau metalloid. Unsur-unsur metaloid terletak pada batas garis tangga diagonal, yaitu B, Si, Ge, As, Sb, dan Te. Sebelah kiri batas garis diletakkan unsurunsur logam, sedang unsur-unsur non-logam terletak di sebelah kanan. Dalam sistem periodik dapat disimpulkan : Dalam satu golongan dari atas ke bawah sifat logam semakin bertambah. Dalam satu periode dari kiri ke kanan sifat logam semakin berkurang. 8