ATOM DAN SISTEM PERIODIK UNSUR

dokumen-dokumen yang mirip
STRUKTUR ATOM A. PENGERTIAN DASAR

MODUL KIMIA SMA IPA Kelas 10

Pilihan ganda Soal Sistem Periodik Unsur dan Struktur atom. A. Berilah tanda silang (X) pada huruf A, B, C, D, atau E di depan jawaban yang tepat!

kimia KONFIGURASI ELEKTRON

Bilangan Kuantum Utama (n)

BAB I STRUKTUR ATOM DAN SISTEM PERIODIK UNSUR

Struktur Atom dan Sistem Periodik Unsur. Kelompok 1 Atifa Rahmi ( ) Lelly Shelviyani ( ) Nur Ayu Fitriani ( ) Suhartini ( )

Penyusun bagian-bagian atom sangat menentukan sifat benda/materi. Untuk mengetahui bagaimana atom bergabung sehingga dapat mengubah bahan sesuai

GENTA GROUP in PLAY STORE. Kode Aktivasi Aplikasi: 74DSM. Kode Aktivasi Aplikasi: P859 FPM KIMIA

STRUKTUR ATOM. 3. Perhatikan gambar berikut :

X Z. ISOTOP Atom atom yang sama mempunyai nomor atom sama tetapi nomor massa berbeda disebut isotop Contoh : H 1 H 1 H 1

1. Pernyataan di bawah ini yang bukan merupakan sifat periodik unsur-unsur adalah.

STRUKTUR ATOM DAN SISTEM PERIODIK Kimia SMK KELAS X SEMESTER 1 SMK MUHAMMADIYAH 3 METRO

Bab I Teori Atom Bohr dan Mekanika Kuantum

Apa yang dimaksud dengan atom? Atom adalah bagian terkecil dari suatu unsur

MODUL -1. STRUKTUR ATOM dan SISTEM PERIODIK UNSUR- UNSUR

LEMBARAN SOAL 7. Sat. Pendidikan. Pilihlah Satu Jawaban yang Palin Tepat 1. Perhatikan bagan percobaan penghamburan sinar alfa berikut:

Pentalogy FISIKA SMA

1. Pernyataan di bawah ini yang bukan merupakan sifat periodik unsur-unsur adalah.

BAHAN AJAR KIMIA KONFIGURASI ELEKTRON DAN BILANGAN KUANTUM

SOAL TENTANG SISTEM PERIODIK UNSUR DAN JAWABANNYA

Atom netral. Ion bermuatan listrik positif : melepas elektron negatif ; menerima elektron Atom Inti atom o proton o neutron Elektron Contoh:

Mekanika Kuantum. Orbital dan Bilangan Kuantum

BAB 2 STRUKTUR ATOM PERKEMBANGAN TEORI ATOM

LEMBARAN SOAL 8. Mata Pelajaran : KIMIA Sat. Pendidikan : SMA Kelas / Program : X ( SEPULUH )

kimia Kelas X REVIEW I K-13 A. Hakikat Ilmu Kimia

STRUKTUR ATOM. Perkembangan Teori Atom

YAYASAN PEMBINA UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA SMA LABSCHOOL KEBAYORAN

Struktur atom. Bagian terkecil dari materi disebut partikel. Beberapa pendapat tentang partikel materi :

Struktur atom. Kunci : A Pembahasan Partikel dasar penyusun atom adalah proton, elektron dan neutron

TEORI ATOM. Ramadoni Syahputra

SOAL. Jawaban : D. Dapat kita lihat bahwa semua unsur diatas merupakan unsur perioda 3 (jumlah

SIFAT SIFAT ATOM DAN TABEL BERKALA

DAFTAR PUSTAKA. 1. Dra. Sukmriah M & Dra. Kamianti A, Kimia Kedokteran, edisi 2, Penerbit Binarupa Aksara, 1990

CREATED BY : KKN-PPL UNY 2012

Bab V Ikatan Kimia. B. Struktur Lewis Antar unsur saling berinteraksi dengan menerima dan melepaskan elektron di kulit terluarnya. Gambaran terjadinya

Ikatan dan Isomeri. Prof. Dr. Jumina Robby Noor Cahyono, S.Si., M.Sc.

OAL TES SEMESTER I. I. Pilihlah jawaban yang paling tepat!

BAB VIII STRUKTUR ATOM

PENDAHULUAN PENGENALAN ILMU KIMIA

SMA NEGERI 48 JAKARTA

Stuktur atom dan SPU. Oleh : Tim Dosen Kimia Dasar FTP

KEGIATAN BELAJAR 2 KONFIGURASI ELEKTRON, HUBUNGANNYA DENGAN LETAK UNSUR DALAM SISTEM PERIODIK, DAN SIFAT PERIODIK UNSUR

UJI KOMPETENSI A. PILIHAN GANDA

SISTEM PERIODIK UNSUR

Sifat-Sifat Umum Unsur Dra. Sri Wardhani, M.Si. Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Brawijaya

kimia REVIEW I TUJUAN PEMBELAJARAN

4. Atom atau kumpulan atom yang bermuatan listrik disebut. a. zat tunggal d. ion b. molekul e. gugus fungsi c. senyawa

LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS)

BANK SOAL SELEKSI MASUK PERGURUAN TINGGI BIDANG KIMIA 1 BAB I STRUKTUR ATOM

LEMBARAN SOAL 1. Mata Pelajaran : KIMIA Sat. Pendidikan : SMA Kelas / Program : X ( SEPULUH ) SOAL

Lembar Kerja Siswa Materi SPU. Nama kelompok : Kelas : Tanggal: LKS SPU PPL II VITA 1

Struktur Atom Untuk SMK Teknologi dan Pertanian. Kelas X Semester 1 Penyusun : SMK Negeri 7 Bandung

Struktur Atom. Struktur atom merupakan satuan dasar materi yang terdiri dari inti atom beserta awan elektron bermuatan negatif yang

BAB FISIKA ATOM. Model ini gagal karena tidak sesuai dengan hasil percobaan hamburan patikel oleh Rutherford.

Struktur Atom dan Sistem Periodik

SIFAT- SIFAT PERIODIK UNSUR

Bab 1 STRUKTUR ATOM. Pada pelajaran bab pertama ini akan dipelajari tentang perkembangan teori atom, notasi unsur, Isotop, isobar, dan isoton.

IKATAN KIMIA. Tim Dosen Kimia Dasar FTP

1. Aturan Aufbau. Konfigurasi Elektron. 1s, 2s, 2p, 3s, 3p, 4s, 3d, 4p, 5s, 4d, 5p, 6s, 4f, 5d, 6p, 7s, 5f, 6d, 7p,

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA BAHAN AJAR KIMIA DASAR BAB VI IKATAN KIMIA

Nama : Laurensius Emilianus Seran NIM : TUGAS PENILAIAN PENDIDIKAN STRUKTUR ATOM UNTUK SMA KELAS X

BAB I MATERI. Perb kimia. Unsur : Senyawa : Zat yang tidak dapat dipisahkan lagi. Kombinasi kimia dari dua atau lebih unsur.

RANGKUMAN MATERI. Struktur Atom

SISTEM PERIODIK UNSUR

SISTEM PERIODIK UNSUR (SPU)

SOAL REMIDI ULANGAN HARIAN KELAS XI BAB: TEORI ATOM MEKANIKA KUANTUM, BENTUK MOLEKUL, DAN GAYA ANTARMOLEKUL

Struktur Atom. Setelah mempelajari bab ini, Anda diharapkan mampu mengidentifikasi atom dan strukturnya berdasarkan Tabel Periodik Unsur.

ULANGAN SUSULAN TENGAH SEMESTER 1 TAHUN AJARAN 2009/2010 SMA KRISTEN PETRA 1 SURABAYA

TEORI ATOM DAN STRUKTUR ATOM

SKL 1. Ringkasan Materi

PENGANTAR KIMIA INDUSTRI _KIMIA INDUSTRI_ DEWI HARDININGTYAS, ST, MT, MBA WIDHA KUSUMA NINGDYAH, ST, MT AGUSTINA EUNIKE, ST, MT, MBA

MASSA ATOM,MASSA ATOM RELATIF DAN KONFIGURASI ELEKTRON

IKATAN KIMIA Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator Susunan Elektron Gas Mulia Ikatan Ion Ikatan Kovalen

MASSA ATOM,MASSA ATOM RELATIF dan KONFIGURASI ELEKTRON

MATERIAL TEKNIK. 2 SKS Ruang B2.3 Jam Dedi Nurcipto, MT

Kimia Organik I. Pertemuan ke 1 Indah Solihah

Struktur atom merupakan satuan dasar materi yang terdiri dari inti atom beserta awan elektron bermuatan negatif yang mengelilinginya.

IKATAN KIMIA. RATNAWATI, S.Pd

SISTEM PERIODIK UNSUR

STRUKTUR ATOM DAN PERKEMBANGAN TEORI ATOM 0leh: Ramadani. sinar bermuatan negatif. kecil pembentuk atom tersebut yaitu

ANALISIS SOAL ULANGAN HARIAN I. Total. Dimensi Proses Pengetahuan Kognitif Menerapkan Menganalisa (C4) 15 3,6,9,11,21 4,12,18,26 5,19,20,25

K13 Revisi Antiremed Kelas 10 KIMIA

kimia Kelas X TABEL PERIODIK K-13

PERKEMBANGAN MODEL ATOM DI SUSUN OLEH YOSI APRIYANTI A1F012044

Ikatan Kimia. 2 Klasifikasi Ikatan Kimia :

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

LATIHAN SOAL IKATAN KIMIA

Jilid 1. Penulis : Citra Deliana D.S, M.Si. Copyright 2013 pelatihan-osn.com. Cetakan I : Oktober Diterbitkan oleh : Pelatihan-osn.

Tabel periodik unsur-unsur kimia

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

BAB 1 PERKEMBANGAN TEORI ATOM

LATIHAN SOAL IKATAN KIMIA

BENDA WUJUD, SIFAT DAN KEGUNAANNYA

Ze r. sin. Operator Hamiltonian untuk atom polielektron dengan x elektron: (spin-orbit coupling diabaikan): Ze r

SILABUS KIMIA SMK NEGERI 5 MUARO JAMBI X / 2 TEKNIK KENDARAAN RINGAN DAN AGR. TANAMAN PERKEBUNAN : : : :

Antiremed Kelas 10 Kimia

UJIAN AKHIR SEMESTER 1 SEKOLAH MENENGAH TAHUN AJARAN 2014/2015 Mata Pelajaran : Kimia

(I) MATERI. Pengertian materi sifat materi, Perubahan materi, Klasifikasi materi, serta hukum-hukum yang berhubungan dengan materi.

Perkembangan Model Atom. Semester 1

Transkripsi:

ATOM DAN SISTEM PERIODIK UNSUR I. Perkembangan teori atom a. Teori atom Dalton: Materi tersusun atas partikel-partikel terkecil yang disebut atom. Atom merupakan bagian terkecil dari materi yang tidak dapat dibagi lagi. Atom-atom penyusun unsur bersifat identik. Atom suatu unsur tidak dapat diubah menjadi atom unsur lain. Senyawa tersusun atas 2 jenis atom atau lebih dengan perbandingan tetap dan tertentu. Pada reaksi kimia terjadi penataulangan atom-atom yang bereaksi. Reaksi kimia terjadi karena pemisahan atom-atom dalam senyawa untuk kemudian bergabung kembali membentuk senyawa baru. b. Teori atom Thomson: Atom merupakan bola bermuatan positif yang mengandung elektronelektron bermuatan negatif yang tersebar merata di seluruh bagian bola. c. Teori atom Rutherford: Atom terdiri atas inti atom bermuatan positif yang dikelilingi elektron yang bermuatan negatif. d. Teori atom Bohr: Elektron beredar mengelilingi inti atom pada lintasan tertentu dan dapat berpindah-pindah lintasan dengan menyerap atau melepas energi.

e. Teori atom Mekanika Kuantum: Elektron-elektron yang beredar mengelilingi inti atom terletak pada orbital-orbital. II. III. Komponen penyusun atom a. Proton (p) berada di inti atom, bermuatan +1q dan bermassa 1 sma b. Electron (e) mengelilingi inti atom, bermuatan -1q dan bermassa sangat ringan 1/1836 sma c. Netron (n) berada di inti atom, bermassa 1 sma, namun tidak bermuatan q = 1,6 x 10-19 C 1 sma = 1,6 x10 27 kg Lambang Unsur A X Z Keterangan : A = nomor massa = jumlah p + n Z = nomor atom = jumlah p = jumlah e + muatan unsur X = lambing unsure Isotop: atom-atom unsur yang mempunyai nomor atom sama, namun nomor massa berbeda Contoh : 1 H dan 2 H 1 1 Isobar: atom-atom unsur yang mempunyai nomor massa sama, namun nomor atom berbeda Contoh : Ca dan 40 40 20 18 Ar Isoton: atom-atom unsur yang mempunyai jumlah neutron sama, namun nomor atom berbeda Contoh : Ca dan 40 39 20 19 K

IV. Konfigurasi elektron dalam atom a. Istilah penting Orbital : daerah dimana keboleh jadihan electron berada di sana tertinggi Elektron valensi : elektron yang berada di kulit atom terluar Bilangan kuantum utama (n): mewujudkan lintasan electron (kulit( dalam atom. n mempunyai harga 1, 2, 3,... n = 1 sesuai dengan kulit K n = 2 sesuai dengan kulit L n = 3 sesuai dengan kulit M, dan seterusnya Jumlah electron maksimum yang menempati suatu kulit ke n = 2n 2 Contoh: kulit ke-4 (n=4) dapat ditempati maksimum= 2 x 42 elektron = 32 elektron Bilangan kuantum azimuth (l) : menunjukkan sub kulit dimana elektron itu bergerak sekaligus menunjukkan sub kulit yang merupakan penyusun suatu kulit. Bilangan kuantum azimuth mempunyai harga dari 0 sampai dengan (n-1). n = 1 ; l = 0 ; sesuai kulit K n = 2 ; l = 0 dan 1 ; sesuai kulit L n = 3 ; l = 0, 1, dan 2 ; sesuai kulit M n = 4 ; l = 0, 1, 2, dan 3 ; sesuai kulit N, dan seterusnya Sub kulit yang harganya berbeda-beda ini diberi nama khusus: l = 0 ; sesuai sub kulit s (s = sharp) l = 1 ; sesuai sub kulit p (p = principle) l = 2 ; sesuai sub kulit d (d = diffuse) l = 3 ; sesuai sub kulit f (f = fundamental) Bilangan kuantum magnetik (m): mewujudkan jumlah orbital di dalam satu sub kulit. Bilangan kuantum magnetik (m) mempunyai harga (-l) sampai harga (+l). Untuk: l = 0 (sub kulit s), harga m = 0 (mempunyai 1 orbital) l = 1 (sub kulit p), harga m = -1, O, +1 (mempunyai 3 orbital) l = 2 (sub kulit d), harga m = -2, -1, O, +1, +2 (mempunyai 5 orbital) l = 3 (sub kulit f), harga m = -3, -2, O, +1, +2, +3 (mempunyai 7 orbital) misal untuk kasus sub kulit p, skema orbitalnya :

m -1 0 +1 Bilangan kuantum spin (s): menunjukkan arah perputaran elektron pada sumbunya. Dalam satu orbital, maksimum dapat beredar 2 elektron dan kedua elektron ini berputar melalui sumbu dengan arah yang berlawanan, dan masing-masing diberi harga spin +1/2 atau -1/2. Contoh : 3s 2 bilangan kuantum utama = 3, bilangan kuantum azimuth (l) = 0 (subkulit s), bilangan kuantum magnetik = 0 b. Aturan pengisian electron dalam atom Elektron cenderung untuk menempati orbital dengan energi terendah berdasarkan urutan dari tingkat energi orbital. (aturan afbau) Urutan pengisian orbital-orbital atom mengikuti arah panah Prinsip Pauli harus dipenuhi, yaitu tidak boleh ada electron dalam satu atom yang memiliki empat bilangan kuantum yang semuanya sama. Dengan kata lain pengisian orbital yang diperbolehkan adalah satu dari empat kasus berikut. Note : garis ( ) menunjukkan 1 buah orbital Jumlah elektron maksimu di sub kulit : o s = 2 o p = 6 o d = 10 o f = 14 Kadiah hund : elektron akan mengisi orbital dalam satu sub kulit secara tidak berpasangan terlebih dahulu baru, berpasangan

2 3 p bukan Umumnya konfigurasi elektron penuh dan setengah penuh lebih stabil Contoh : Tentukan konfigurasi elektron, skema orbital, dan bilangan kuantum elektron terluar 17 Cl Jumlah elektron Cl = 17, maka berdasarkan aturan afbau o Jumlah elektron di 1s = 2 1s 2 o Jumlah elektron di 2s = 2 2s 2 o Jumlah elektron di 2p = 6 2p 6 o Jumlah elektron di 3s = 2 3s 2 o Jumlah elektron di 3p = 5 3p 5 Jadi konfigurasi elektron Cl = 1s 2 2s 2 2p 6 3s 2 3p 5 Skema orbital Cl adalah 1 s 2 s 2p 3 s 3p 2 2 6 2 5 Elektron terluar Cl memiliki di 3p 5 dengan bilangan kuantum : o utama (n) = 3 o azimuth (l) = 1 o magnetik (m) = +1 o spin (s) = - ½ V. Sistem periodik unsur (SPU) Catatan : konfigurasi elektron sering disingkat menggunakan konfigurasi gas mulia, yaitu Unsur Nomor Atom Konfigurasi Elektron He 2 1s 2 Ne 10 [He] 2s 2 2p 6 Ar 18 [Ne] 3s 2 3p 6 Kr 36 [Ar] 4s 2 3d 10 4p 6 Xe 54 [Kr] 5s 2 4d 10 5p 6 Rn 86 [Xe] 6s 2 4f 14 5d 10 6p 6 Konfigurasi Cl di atas dapat disingkat [Ne] 3s 2 3p 5

Sistem periodic unsure menunjukkan kemiripan sifat unsure-unsur di alam baik alami maupun buatan berdasarkan pola tertentu. Sistem periodic unsure (SPU) terdiri atas 18 golongan dan 7 periode. Golongan Definisi : kelompok unsure yang memiliki konfigurasi elektron terluar sama. Dalam SPU golongan ditandai sebagai kolom vertical Jumlah golongan = 18, yaitu dari 1 hingga 18 atau dari IA hingga VIIIA Contoh : Golongan IA merupakan kelompok unsure yang memiliki konfgurasi elektron terluar di ns 1 Periode Definisi : kelompok unsure yang memiliki kulit atom terluar (n) sama Dalam SPU periode ditandai sebagai kolom horizontal Jumlah periode = 7

Contoh : Golongan 3 merupakan kelompok unsure yang memiliki kulit terluar = 3 VI. Beberapa sifat penting dalam SPU a. Jari-jari atom Dalam satu periode, jari-jari atom semakin kecil dari kiri ke kanan Dalam satu golongan, jari-jari atom semakin besar dari atas ke bawah Penjelasan : Dalam satu periode jumlah kulit tetap sedangkan jumlah proton di inti bertambah dari kiri ke kanan, akibatnya tarikan elektron oleh inti semakin besar dan jari-jari mengecil b. Energi ionisasi Energi ionisasi adalah energi yang dibutuhkan untuk melepas elektron terluar suatu unsure dalam wujud gas menjadi ion gas Misal : Na (g) Na + (g) + e Mg (g) Mg + (g) + e Dalam satu periode, energi ionisasi atom UMUMNYA (tapi tidak selalu) semakin besar dari kiri ke kanan Dalam satu golongan, energi ionisasi semakin kecil dari atas ke bawah Penjelasan : Dalam satu periode, jari-jari atom semakin kecil dari kiri ke kanan sehingga gaya tarik inti makin besar. Akibatnya, energi yang dibutuhkan untuk melepaskan elektron tsb semakin besar. Namun, ada beberapa penyimpangan yaitu Energi ionisasi golongan IIIA < IIA dan golongan VIA < VA Penjelasan : Elektron terluar golongan IIA berada di orbital yang penuh (ns 2 ) sehingga lebih sukar dilepas dibandingkan golongan IIIA yang elektron terluarnya di orbital yang belum penuh (np 1 ). c. Sifat Logam Dalam satu periode, sifat logam berkurang dari kiri ke kanan Dalam satu golongan, sifat bertambah dari atas ke bawah d. Kelektronegatifan Kelektronegatifan adalah kemampuan menarik elektron suatu atom Dalam satu periode, kelektronegatifan atom semakin besar dari kiri ke kanan Dalam satu golongan, kelektronegatifan atom semakin kecil dari atas ke bawah e. Afinitas elektron

Afinitas elektron adalah energi yang dilepaskan suatu atom dalam wujud gas saat menangkap elektron menjadi ion negatif dalam wujud gas Contoh : Cl (g) + e Cl - (g) Dalam satu periode, afinitas elektron semakin negatif dari kiri ke kanan Dalam satu golongan, afinitas elektron semakin kurang negatif dari atas ke bawah VII. LATIHAN 1. Jelaskan kelemahan teori atom Dalton, Thompson, dan Rutherford 2. Tentukan jumlah proton, neutron, dan elektron unsure dan ion berikut : a. 23 Na 11 c. 35 Cl 17 b. 39 K 19 d. 56 Fe 26 3. Klor di alam terdiri atas 75 % isotop 35 17Cl dan 25 % isotop. Berapa massa atom relatif Cl? 4. Tentukan konfigurasi elektron dan bilangan kuantum terluar unsure dan ion berikut : a. 23 Na 11 c. 39 19 K i b. 56 Fe 26 d. 35 ii 17Cl

5. Jelaskan fenomena dalam sistem periodic berikut : a. Dalam satu golongan, jari-jari atom semakin besar dari atas ke bawah b. Dalam satu golongan, energi ionisasi semakin kecil dari atas ke bawah c. Golongan VA memiliki energi ionisasi lebih besar dibandingan golongan VIA III. i Elektron yang dilepas berasal dari kulit terluar (n paling besar) ii Elektron mengisi sesuai aturan afbau