STRUKTUR ATOM. Elektron - elektron dalam atom beredar mengelilingi inti dan berada pada lintasan (tingkat energi) tertentu. Elektron dapat berpindah dari satu tingkat energi ke tingkat energi lainnya di sertai penyerapan atau pelepasan energi. Pernyataan ini dikemukakan oleh... A. Dalton B. Thomson C. Rutherford D. Niels Bohr E. Maxwel Perkembangan teori atom. a. Atom Dalton. Materi terdiri atas atom yang tidak dapat di bagi lagi. Semua atom dari unsur kimia tertentu mempunyai massa dan sifat yang sama 3. Unsur kimia lain akan memiliki sifat dan jenis yang berbeda 4. Atom tidak dapat di hancurkan 5. Senyawa terbentuk dari unsur unsur melalui penggabungan atom yang tidak sejenis dengan perbandingan yang sederhana b. Model atom Thomson. Atom berbentuk bola pejal bermuatan positif yang homogen. Elektron bermuatan negati tersebar di dalamnya (roti kismis) c. Model atom Rutherford. atom terdiri dari inti atom bermuatan posif dan hampir seluruh massa atom terpusat pada inti. Elektron beredar mengelilingi inti 3. Jumlah muatan inti sama dengan jumlah muatan electron sehingga atom bersifat netral 4. Sebagian besar ruangan atom merupakan ruangan hampa d. Model atom Bohr. eletron beredar mengelilingi inti pada lintasan lintasan tertentu.. Bila elektron pindah dari lintasan dengan tingkat energi maka electron akan menyerap atau memancarkan energi e. Model atom Modern (Mekanika Gelombang). elektron dalam mengelilingi inti bergerak seperti gelombang. Karena gerak gelombang dari electron ini maka kedudukan electron disekeliling inti menjadi tak tertentu (ketidakpastian) 3. Suatu daerah disekitar inti dimana kebolehjadian menenmukan electron banyak desebut orbital electron.. Pernyataan yang tidak tepat mengenai atom, molekul dan ion adalah A. Atom merupakan zat tunggal B. Ion, zat tunggal yang bermuatan listrik C. Senyawa dapat diuraikan dengan reaksi kimia D. Molekul, gabungan dua atau lebih atom yang sama atau berbeda E. Senyawa, gabungan dari beberapa ion Atom adalah zat tunggal yang merupakan partikel terkecil dari suatu unsure Molekul adalah zat tunggal yang merupakan partikel terkecil dari suatu senyawa. molekul dapat terdiri dari gabungan dua tau lebih atom sejenis (disebut molekul unsur) atau berbeda jenis (molekul senyawa) ion adalah zat tunggal yang bermuatan listrik, dapat terdiri dari suatu atom atau berupa gugus fungsi Senyawa adalah zat tunggal yang dapat diuraikan secara kimia biasa menjadi unsur- unsurnya. Senyawa dapat berupa senyawa kovalen terdiri gabungan molekul molekul ataupun senyawa ionik terbentuk dari gabungan gabungan ion 3. Perhatikan gambar berikut : Jawaban: E STRUKTUR ATOM
Model atom di atas adalah ilustrasi dari gambar teori atom A. Dalton B. Thomson C. Rutherford D. Bohr E. Mekanika gelombang Model atom Bohr: electron beredar mengelilingi inti pada lintasan lintasan tertentu Bila elektron pindah dari lintasan dengan tingkat energi maka elektron akan menyerap atau memancarkan energi 4. Jumlah elektron valensi unsur Xe dengan nomor atom 54 adalah... A. 8 B. 7 C. 6 D. 5 E. 4 Elektron valensi adalah elektron elektron yang berada pada kulit terluar pada atom 54Xe = 8 8 8 8 Elektron valensi adalah elektron elektron pada kulit terluar, sehingga Elektron valensi dari 54Xe adalah 8 He Ne Ar Kr Xe Rn adalah gas mulia dengan elektron terluar atau elektron valensi adalah 8 kecuali Pada He Cara mengingat Heboh Negara Arab Karena Xerangan Ranjau Jawaban : A 5. Suatu atom X memiliki maasa atom relatif 35 dan 8 neutron. Atom X dalam sistem periodik terletak pada A. golongan IA perioda 3 B. golongan IV A perioda 4 C. golongan VIII perioda 3 D. golongan VIIA periode 3 E. golongan IIA periode 4 Konfigurasi elektron adalah penempatan elektron elektron pada sub kulit nya. Golongan dan periode ditentukan dengan mengkonfigurasi terlebih dahulu atom yang dimaksud. Untuk menentukan banyaknya elektron adalah dengan cara nomor massa dikurang neutron. Nomor atom = nomor massa neutron = 35 8 = 7 Nomor atom = jumlah electron jika pada atom netral 7X = 8 7 Golongan VIIA Periode 3 Khusus nomor atom s.d 8 maka angka terakhir adalah menunjukkan golongan dengan periode 3 Nomor atom maka golongan IA Nomor atom maka golongan IIA Nomor atom 3 maka golongan IIIA Nomor atom 4 maka golongan IVA Nomor atom 5 maka golongan VA Nomor atom 6 maka golongan VIA Nomor atom 7 maka golongan VIIA nomor atom 8 maka golongan VIIIA 6. Unsur dengan notasi X mempunyai massa atom relatif 80 dan jumlah netron 45, unsur tersebut terletak pada periode dan golongan... A. 4 dan VII A B. 5 dan VIII B C. 6 dan II B D. 7 dan IV A E. 7 dan V B Untuk mengkonfigurasi elektron diperlukan nomor atom, karena nomor atom pada atom netral menunjukkan jumlah elektron Nomor atom adalah nomor massa dikurang neutron. Nomor atom = nomor massa neutron = 80 45 STRUKTUR ATOM
= 35 35X = 8 8 7 (jumlah kulit = 4) Electron valensi = 7 Golongan VIIA Periode 4 Jawaban: A 7. Suatu unsur memiliki 8 proton dan neutron, maka dalam sistem periodik unsur tersebut terletak pada... A. golongan III A periode 4 B. golongan III A periode 8 C. golongan VIII A periode 3 D. golongan IV A periode 3 E. golongan VI A periode 4 Untuk mengetahui golongan dan periode terlebih dahulu mengkonfigurasi elektron unsur tersebut. Pada soal ini jumlah proton diketahui maka jumlah proton dan jumlah elektron sama pada atom yang netral. 8X = 8 8 Golongan VIIIA Periode 3 8. Jumlah elektron valensi unsur P dengan nomor atom 5 adalah... A. 8 B. 7 C. 6 D. 5 E. 4 Electron valensi adalah elektron terluar maka konfigurasi kan unsur tersebut 5P = 8 5 Electron valensi = 5 P adalah golongan VA maka P mempunyai electron valensi 5 ( N P As Sb Bi) Cara mengingat: Nembak Pacar Asal Sabar Bisa 9. Ion 56 6Fe 3+ mempunyai proton, neutron dan elektron berturut-turut sebanyak A. 6, 6, 56 B. 56, 6, 6 C. 6, 30, 3 D. 6, 30, 9 E. 6, 30, 6 Proton adalah nomor atom, neutron adalah selisih antara nomor massa dengan nomor atom. Elektron adalah jumlah nomor atom dikurangi muatannya jika muatanya positif, dan berlaku sebaliknya jumlah nomor atom di tambah muatanya jik muatannya negatif. Nomor atom = 6 Nomor massa = 56 Neutron = 56 6 = 30 Elektron = 6-3 (karena melepas elektron) 0. Suatu unsur mempunyai konfigurasi elektron : s s p 6 3s, terletak dalam... A. golongan VIII A periode 3 B. golongan IX A periode 3 C. golongan VII A periode 3 D. golongan II A periode 3 E. golongan VII A periode 3 Setelah dikonfigurasi, jika subkulit paling kanan s maka termasuk golongan A. jumlah electron pada s menunjukkan golongan ke berapa. Jika berakhir p maka termasuk golongan A. golongan dihitung dari jumlah elektron s dan p pada kulit yang sama. Jika subkulit terakhir d maka masuk pada golongan B. jumlah golongan adalah jumlah elektron pada kulit s dan kulit d. STRUKTUR ATOM 3
unsur = s s p 6 3s konfigurasi terakhir adalah s maka masuk golongan A, jumlah elektron maka.. golongan IIA Periode 3 Nomor atom maka masuk golongan IIA ; P=3. Suatu unsur mempunyai konfigurasi elektron : s s p 6 3s 3p 3, terletak dalam... A. golongan VIII A periode 4 B. golongan IX A periode 4 C. golongan VII A periode 3 D. golongan II A periode 4 E. golongan VA periode 3 Setelah dikonfigurasi, jika subkulit paling kanan s maka termasuk golongan A. jumlah electron pada s menunjukkan golongan ke berapa. Jika berakhir p maka termasuk golongan A. golongan dihitung dari jumlah elektron s dan p pada kulit yang sama. Jika subkulit terakhir d maka masuk pada golongan B. jumlah golongan adalah jumlah elektron pada kulit s dan kulit d. +3= 5 Unsur: s s p 6 3s 3p 3 Kulit terluar= 3 Sub kulit terakhir adalah p maka masuk pada golongan A. Jumlah golongan adalah elektron dari s dan p = + 3 = 5. periode adalah kulit terluar= 3 Golongan VA Periode 3 Nomor atom 5 maka masuk golongan VA; P;3 (khusus nomor atom s.d 8) Jawaban: E. Suatu unsur mempunyai konfigurasi elektron : s s p 6 3s 3p 6 4s 3d 4, terletak dalam... A. golongan VIIIA periode4 B. golongan IX A periode 4 C. golongan VI B periode 4 D. golongan II B periode 4 E. golongan VII B periode 4 Setelah dikonfigurasi, jika subkulit paling kanan s maka termasuk golongan A. jumlah elektron pada s menunjukkan golongan ke berapa. Jika berakhir p maka termasuk golongan A. golongan dihitung dari jumlah elektron s dan p pada kulit yang sama. Jika subkulit terakhir d maka masuk pada golongan B. jumlah golongan adalah jumlah elektron pada kulit s dan kulit d Unsur: : s s p 6 3s 3p 6 4s 3d 4 + 4 = VIB Sub kulit terakhir adalah d maka golongan B. Sedangkan periode adalah 4 karena melibatkan kulit ke empat (lihat pada 4s ) Jadi unsur tersebut terletak pada golongan VIB dan periode empat Cara ini hanya untuk nomor atom sampai dengan 30. pada soal ini nomor atom 4 (lihat jumlah electron keseluruhan)maka no atom s.d 30 adalah golongan B periode 4. jika nomor ataom 4 maka +4=6 Berarti golongan VIB Peroode 4. Nomor atom maka= + =3 (gol IIIB, P=4) Nomor atom maka= + = 4 (gol IVB; P=4) Nomor atom 3 maka = +3 = 5 (gol VB; P=4) Nomor atom 4 maka = + 4 = 6 (gol VIB; P=4) Nomor atom 5 maka = +5 = 7 (gol VIIB: P=4) Nomor atom 6 maka = +6 = 8 (gol. VIIIB; P=4) Nomor atom 7 maka = +7= 9 (gol VIIIB; P=4) Nomor atom 8 maka= +8=0 (gol VIIIB; P=4) STRUKTUR ATOM 4
Nomor atom 9 maka = +9=(gol. IB ; P=4) Nomor atom 30 maka = +0= (gol.iib; P=4) Ingat golongan B hanya sampai delapan dan golongan ke delapan ada 3, maka nomor atom 6,7,8 masuk golongan VIIIB. 3. Suatu unsur mempunyai konfigurasi elektron : s s p 6 3s 3p 6 4s 3d 7, terletak dalam... A. golongan VIII B periode 4 B. golongan IX B periode 4 C. golongan VII A periode 3 D. golongan II A periode 4 E. golongan VII A periode 3 Jumlah electron = ++6++6++7=7 Maka nomor atom = 7 = + 7 = 9 Golongan VIIIB : Periode 4 Jawaban: A 4. Suatu unsur mempunyai konfigurasi elektron : s s p 6 3s 3p 6 4s 3d 0 4p 5, terletak dalam... A. golongan VIII A periode 4 B. golongan IX A periode 4 C. golongan VII A periode 4 D. golongan II A periode 4 E. golongan VII A periode 3 Setelah dikonfigurasi, jika subkulit paling kanan s maka termasuk golongan A. jumlah elekron pada s menunjukkan golongan ke berapa. Jika berakhir p maka termasuk golongan A. golongan dihitung dari jumlah elektron s dan p pada kulit yang sama. Jika subkulit terakhir d maka masuk pada golongan B. jumlah golongan adalah jumlah elektron pada kulit s dan kulit d +5=7 Unsur: s s p 6 3s 3p 6 4s 3d 0 4p 5 Golongan VIIA; Periode 4 5. Suatu unsur mempunyai konfigurasi elektron : s s p 6 3s 3p 6 4s 3d 9, terletak dalam... A. golongan VIII A periode 4 B. golongan IX B periode 4 C. golongan VII A periode 3 D. golongan I B periode 4 E. golongan II B periode4 Setelah dikonfigurasi, jika subkulit paling kanan s maka termasuk golongan A. jumlah elektron pada s menunjukkan golongan ke berapa. Jika berakhir p maka termasuk golongan A. golongan dihitung dari jumlah elektron s dan p pada kulit yang sama. Jika subkulit terakhir d maka masuk pada golongan B. jumlah golongan adalah jumlah elektron pada kulit s dan kulit d +9= Unsur: s s p 6 3s 3p 6 4s 3d 9 Terakhir adalah d dan jumlah electron pada s dan d adalah, kulit terakhir adalah 4 maka unsur tersebut masuk pada golongan IB Periode 4 Jumlah elektron 9 (antara s.d 30) Maka + 9 = golongan IB Periode 4 6. Di antara konfigurasi elektron berikut yang merupakan konfigurasi elektron unsur X (nomor atom 4) adalah. A. s s p 6 3s 3p 6 3d 4 4s B. s s p 6 3s 3p 6 3d 6 4s C. s s p 6 3s 3p 6 3d 4s 4p 3 D. s s p 6 3s 3p 6 3d 5 4s E. s s p 6 3s 3p 6 3d 4s 4p 5 STRUKTUR ATOM 5
Nomor atom 4 dan nomor atom 9 dalam konfigurasi mengikuti aturan penuh setengah penuh. 4X = s s p 6 3s 3p 6 3d 5 4s Jumlah electron X + = s s p 6 3s 3p 6 adalah 8 (ion X + melepas elektron) sehingga jumlah elektron X adalah sebesar 0 Maka konfigurasi electron kulit dari 0X = 8 8 maka X masuk pada golongan IIA periode 4 Ingat. Nomor atom 4 dan 9, satu elektron pada 4s diberikan ke 3d Jika nomor atom 4 maka 3d 5 4s JIka nomor atom 9 maka 3d 0 4s Berlaku juga pada nomor atom 4 dan 47 7. Di antara konfigurasi elektron berikut yang merupakan konfigurasi elektron unsur X (nomor atom 9) adalah. A. s s p 6 3s 3p 6 3d 4 4s B. s s p 6 3s 3p 6 3d 6 4s C. s s p 6 3s 3p 6 3d 0 4s D. s s p 6 3s 3p 6 3d 5 4s E. s s p 6 3s 3p 6 3d 4s 4p 5 Nomor atom 4 dan nomor atom 9 dalam konfigurasi elektron mengikuti aturan penuh setengah penuh. 9X = s s p 6 3s 3p 6 3d 0 4s Nomor atom 9 = 3d 0 4s ] 8. Ion X + mempunyai konfigurasi elektron s s p 6 3s 3p 6 maka dalam sistem periodik unsur X terletak pada. A. Golongan VIIIA Periode 4 B. Golongan VIIA periode 4 C. Golongan IIA periode 4 D. Golongan VIA periode 3 E. Golongan VA periode 3 Konfigurasi yang diketahui adalah untuk konfigurasi ion X + artinya konfigurasi X setelah melepas elektron Jika nomor atom s.d 0 dan 3 s.d 36 Jika X + maka golongan IIA JKa X + maka golongan IA JIka X 3+ maka golongan IIIA 9. Ion X - mempunyai konfigurasi elektron s s p 6 3s 3p 6 maka dalam sistem periodik unsur X terletak pada. A. Golongan VIIIA Periode 3 B. Golongan VIIA periode 3 C. Golongan IA periode 4 D. Golongan VIA periode 3 E. Golongan VA periode 3 Konfigurasi yang diketahui adalah untuk konfigurasi ion X - artinya konfigurasi X setelah menerima elektron Jumlah elektron X - = s s p 6 3s 3p 6 adalah 8 (ion X - menangkap elektron) sehingga jumlah electron X adalah sebesar 7 Maka konfigurasi kulit dari 7X = 8 7 maka X masuk pada golongan VIIA periode 3 Jika nomor atom s.d 0 dan 3 s.d 36 Jika X - maka 8 - = 7A Jika X - maka 8 - = 6A Jika X 3 maka 8-3 = 5A Dst Jawaban: B 0. Unsur A (nomor atom 5) bersenyawa dengan unsur B (nomor atom 7) maka dapat membentuk senyawa AB3, maka banyaknya pasangan elektron terikat dan bebas disekitar atom pusat berturut turut adalah A. dan 3 B. dan STRUKTUR ATOM 6
C. 3 dan D. 4 dan 0 E. 4 dan Pasangan elektron terikat adalah pasangan elektron yang merupakan gabungan antara satu atom dengan atom lain yang membentuk ikatan, sedangkan Pasangan elektron Bebas adalah pasangan (dua) elektron yang tidak terikat oleh atom lain (bebas) 5X = 8 5 (menangkap 3 elektron) 7X = 8 7 (menangkap elektron) B B A B Pasangan electron terikat( PEI) = 3 pasang Pasangan electron bebeas(peb) = pasang Electron valensi atom pusat jumlah atom yang mengikat = PEB Pembahasan 5B = 8 5 (menangkap 3 elektron) 7A = 8 7 (menangkap elektron) Elektron valensi atom pusat jumlah atom yang mengikat = PEB B A 5 5-5 = 0 5PEI 0 PEB Jawaban: E. Jika unsur X dengan nomor atom, berikatan dengan unsur Y dengan nomor atom 7, maka jenis ikatan dan rumus molekul yang terbentuk adalah. A. ion dengan rumus XY B. ion dengan rumus XY C. Kovalen dengan rumus XY3 D. Kovalen dengan rumus Y E. Ion dengan rumus XY X = 8 ( melepas elektron) 7Y = 8 7 ( menangkap elektron) A B 3 5-3 = 3PEI PEB (PEB adalah elektron). Unsur A (nomor atom 7) bersenyawa dengan unsur B (nomor atom 5) maka dapat membentuk senyawa BA5, maka banyaknya pasangan elektron terikat dan bebas disekitar atom pusat berturut turut adalah A. dan 3 B. dan C. 3 dan D. 4 dan 0 E. 5 dan 0 Y X Y Karena X memberikan elektron untuk dua Y maka ikatan adalah ionik, dengan rumus XY Jika satu melepas dan yang satunya menangkap maka ikatan yang terbentuk adalah ionik. X Y Silangkan menjadi XY ; ionic Jawaban: B 3. Jika unsur X dengan nomor atom 5, berikatan dengan unsur Y dengan nomor atom 7, maka jenis ikatan dan rumus molekul yang terbentuk adalah. A. ion dengan rumus XY B. ion dengan rumus XY STRUKTUR ATOM 7
C. Kovalen dengan rumus XY3 D. Kovalen dengan rumus XY3 E. Ion dengan rumus XY 5X = 8 5 ( menangkap 3 elektron) 7Y = 8 7 ( menangkap elektron) Y Y X Y X dan Y sama sama kekurangan elektron (semua menangkap electron) maka ikatan yang terbentuk adalah kovalen, dengan rumus XY 3 Jika kedua atom menangkap elektron maka ikatan yang terbentuk adalah kovalen X 3 Y Silangkan menjadi XY 3 ; Kovalen 4. Nomor atom unsur-unsur P, Q, R dan S berturut-turut adalah 0, 9, 8 dan. Unsur-unsur yang terletak pada golongan yang sama adalah A. P dan Q B. Q dan R C. R dan S D. P dan S E. Q dan S Untuk mengetahui unsur dalam satu golongon adalah dengan mengkonfigurasi elektron pada atom tersebut, kemudian menentukan golongannya. Ingat. jika nomor atom 0 ke bawah cukup konfigurasi kulit. Unsur segolongan akan memberikan konfigurasi dengan electron terluar sama (elektron valensi nya sama) 0P = 8 8 (gol IIA) 9Q = 8 8 ( gol IA) 8R = 8 8 (gol VIIIA) S = 8 (gol IIA) 5. Diketahui struktur Lewis dari senyawa HNO 3 H O N O 4 O 3 Ikatan kovalen koordinasi ditunjukkan oleh nomor... A. 3 dan B. 4 dan C. dan D. saja E. 3 saja Ikatan kovalen koordinasi terjadi pada ikatan dengan pasangan elektron yang digunakan dalam ikatan berasal dari salah satu atom saja Nomor = Ikatan kovalen tunggal Nomor = Ikatan kovalen koordinasi Nomor 3 = Ikatan kovalen rangkap Nomor 4 = Pasangan elektron bebas Ikatan kovalen koordinasi ada pada O dimana O hanya berikatan dengan pusat dan hanya terdapat sepasang () elektron saja pada daerah ikatan. STRUKTUR ATOM 8
6. Empat unsur A, B, C, D masing-masing mempunyai nomor atom 6, 7, 8, 9. Pasangan yang dapat membentuk ikatan ion adalah A. A dan B B. A dan C C. B dan D D. B dan C E. C dan D ikatan ion melibatkan serah terima elektron, artinya ada yang melepas (jika electron valensinya atau atau 3) dan ada yang menerima (jika elektron valensinya 4, 5, 6 atau 7 mempunyai kecenderungan menggenapkan sampai 8) 6A = 8 6 (menangkap elektron) 7B = 8 7 (menangkap elektron) 8C = 8 8 (gas mulia) 9D= 8 8 (melepas elektron) Ikatan ion terdiri dari melepas dan menerima elektron, maka jawabanya DA, atau DB, DC tidak mungkin karena C adalah gas mulia 7. Unsur X dan Y dengan konfigurasi elektron berturut-turut : X = s s p 6 3s 3p 6 3d 5 4s Y = s s p 6 3s 3p 6 3d 0 4s Terdapat dalam : A. golongan I A B. golongan I B C. golongan IV D. periode ke-4 E. periode ke- 6 X = s s p 6 3s 3p 6 3d 5 4s Golongan VI B Periode 4 Y = s s p 6 3s 3p 6 3d 0 4s Golongan IB Periode 4 X dan Y ada pada periode yang sama yaitu periode ke 4 8. Pasangan senyawa berikut yang merupakan pasangan senyawa yang memiliki ikatan kovalen adalah... A. KCl dan HCl B. HS dan NaS C. PCl3 dan FeCl3 D. CH4 dan NH3 E. HO dan NaO Ikatan ionik umumnya antara logam dan non logam sedangkan pada kovalen non logam dengan non logam 9. Konfigurasi unsur-unsur. s. s s p 6 3s 3. s s p 6 3s 3p 6 4s 4. s s p 6 3s 3p 6 4s 3d 5. s s p 6 3s 3p 6 3d 0 4s Unsur yang terdapat dalam satu golongan adalah... A. dan B. dan 3 C. 3 dan 4 D. 4 dan 5 E. 3 dan 5 Untuk mengetahui unsur satu golongan maka harus dikonfigurasi masing masing unsur. s Golongan VIIIA. s s p 6 3s Golongan IIA 3. s s p 6 3s 3p 6 4s Golongan IIA STRUKTUR ATOM 9
4. s s p 6 3s 3p 6 4s 3d Golongan IVB 5. s s p 6 3s 3p 6 3d 0 4s Golongan IIB Jawaban: B 30. Harga keempat bilangan kuantum unsur 7Cl adalah.... A. n = 3, l = 0, m = 0, s = + B. n = 4, l = 0, m = -, s = - C. n = 3, l =, m = 0, s = - D. n = 4, l =, m = +, s = + E. n = 3, l =, m = +, s = - Untuk menentukan bilangan kuantum dilakukan dengan cara mengkonfigurasi elektron kemudian pada tingkat energi tertinggi (paling kanan) bisa terlihat. 7Cl = s s p 6 3s 3p 5 (paling kanan) 3p 5 n = 3 l = karena P l = 0 jika s, jika p, jika d, 3 jika f dst lihat elektron pada 3p adalah 5 maka untuk menentukan m dan s adalah 3. Harga keempat bilangan kuantum unsur 5P adalah.... A. n = 3, l = 0, m = 0, s = + B. n = 4, l = 0, m = -, s = - C. n = 3, l =, m = 0, s = - D. n = 4, l =, m = +, s = + E. n = 3, l =, m = +, s = + Untuk menentukan bilangan kuantum dilakukan dengan cara mengkonfigurasi elektron kemudian pada tingkat energi tertinggi (paling kanan) bisa terlihat. 5P = s s p 6 3s 3p 3 3p 3 n = 3 l = karena P l = 0 jika s, jika p, jika d, 3 jika f dst lihat elektron pada 3p adalah 3 maka untuk menentukan m dan s adalah - 0 + adalah elektron terakhir yang ditulis m = +(lihat pada elektron yang terakhir di tulis s = +/ (lihat posisi elektron yang terakhir ditulis adalah ke atas maka +/ tapi jika ke bawah -/ Jawaban: E - 0 + adalah electron terakhir yang ditulis m = 0 (lihat pada elektron yang terakhir di tulis s = -/ (lihat posisi elektron yang terakhir ditulis adalah ke bawah maka -/ tapi jika ke atas +/) ` 3. Harga keempat bilangan kuantum unsur 6Fe adalah.... A. n = 3, l =, m = -, s = - B. n = 4, l = 0, m = -, s = - C. n = 3, l =, m = 0, s = - D. n = 4, l =, m = +, s = + E. n = 3, l =, m = +, s = + Untuk menentukan bilangan kuantum dilakukan dengan cara mengkonfigurasi elektron kemudian STRUKTUR ATOM 0
pada tingkat energi tertinggi (paling kanan) bisa terlihat. 5P = s s p 6 3s 3p 6 4s 3d 6 3d 6 n = 3 l = karena d l = 0 jika s, jika p, jika d, 3 jika f dst lihat elektron pada 3d adalah 6 maka untuk menentukan m dan s adalah 33. Konfigurasi ion besi (III), 6Fe 3+, mempunyai elektron tidak berpasangan sebanyak. A. enam B. lima C. empat D. tiga E. dua Konfigurasi dari 3+ = s s p 6 3s 3p 6 4s 0 3d 5 56 6 Fe Dari s s.d 4s semua berpasangan. Pada 3d 3 - - 0 + + adalah elektron terakhir yang ditulis Ada lima electron tidak berpasangan Jawaban: B m = - (lihat pada elektron yang terakhir di tulis s = -/ (lihat posisi electron yang terakhir ditulis adalah ke bawah maka -/ tapi jika ke atas +/ Jawaban: A STRUKTUR ATOM