Jurusan Biostatistik FKM-UI, 2005

dokumen-dokumen yang mirip
Penyajian Data Deskriptif

PENGUMPULAN DATA. Amiyella Endista Website : BioStatistik

MUHAMMAD HAJARUL ASWAD A MT.KULIAH: STATISTIKA DESKRIPTIF UNANDA, 2016

PENYAJIAN DATA. Prof. Dr.dr. Rizanda Machmud M.Kes. Prof.Dr.dr. Rizanda Machmud MKes

Manfaat & Teknik penyajian data:

PENYAJIAN DAN INTERPRETASI DATA PADA EPIDEMIOLOGI DESKRIPTIF (EPIDEMIOLOGY LECTURE NOTE) Ade Heryana, SST, MKM

SPSS 10: Transformasi Data. Transformasi Data

Materi-1 Statistika, data, penyajian data, Ukuran Pusat dan Sebaran Data. Nurratri Kurnia Sari, M. Pd

Pertemuan ke-3. Oleh : Winda Aprianti, M.Si

A. Pengertian Setiap penelitian dapat disajikan dalam berbagai bentuk. Prinsip dasar penyajian data adalah bagai mana data dapat komunikatif dan

Penyajian Data. Disusun oleh Putriaji Hendikawati, S.Si., M.Pd., M.Sc. Dr. Scolastika Mariani, M.Si.

DISTRIBUSI FREKUENSI. Oleh : Malim Muhammad, M.Sc.

Penyusunan Laporan Akhir Penelitian. Susilowati Hotel Santika Premiere 5-8 November 2014

STATISTIKA PENYAJIAN DATA PENELITIAN

Statistik Farmasi 2015

1/9/2010. Tujuan Pembelajaran MENGKOMUNIKASIKAN HASIL PENELITIAN. Pengolahan Data Hasil Penelitian. 1. Editing (Memeriksa Data)

Penyajian Data. Oleh: Ayundyah K., M.Si. PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA 2015

Secara statis: Angka Secara dinamis: Suatu metode yang mengumpulkan, mengolah, menganalisis, menyajikan dan menginterpretasikan data.

Statistika Deskriptif & Distribusi Frekuensi

PERTEMUAN II STATISTIK DESKRIPTIF

PENYAJIAN DATA. Cara Penyajian Data meliputi :

Pengantar Biostatistik

Tipe Data. MENDESKRIPSIKAN DATA Secara Grafik. Bab II. Level Pengukuran. Presentasi Data secara Grafik

STATISTIK DESKRIPTIF

E-book Statistika Gratis... Statistical Data Analyst. Penyajian Data Statistik

PENGUMPULAN DATA PENGOLAHAN DATA

SESI 2 STATISTIK BISNIS

Penyajian Data. Oleh: Arum Handini Primandari, M.Sc

Penyusunan Laporan Akhir dan Visualisasi Hasil Penelitian

Statistika untuk Pustakawan

MODUL 2. STATISTIK BISNIS

3/16/2015. Penyajian Data dan Distribusi Frekuensi. Berdasarkan Sumber. Berdasarkan Sifatnya. Berdasar Cara Memperoleh. Langkah Statistik Deskriptif

DISTRIBUSI FREKUENSI

Statistika Industri I Introduction dan Penyajian Data. Azimmatul Ihwah TIP FTP UB

STATISTIKA INDUSTRI I. Agustina Eunike, ST., MT., MBA.

TULIS. Komunikasi. Arsipkan KOMUNIKASIKAN. Mengapa??? 5/7/2015. Laporan. Batik??? Sengkedan??? Seni??? Banyak Lagii.So?? Dzakiyah Widyaningrum

BAB II DISTRIBUSI FREKUENSI

BAB II PENYAJIAN DATA. Dalam bab ini, dibahas bagaimana cara memvisualisasikan bentuk-bentuk

Metode Statistika STK211/ 3(2-3)

STATISTIKA DESKRIPTIF. Wenny Maulina, S.Si., M.Si

Khatib A. Latief. First Meeting

BAB IV PENYAJIAN DATA

Tipe Data. Presentasi Data secara Grafik. Level Pengukuran. MENDESKRIPSIKAN DATA Secara Grafik

Grafik Batang Sederhana pada SPSS

Penyajian Data. Teori Probabilitas

Created by Simpo PDF Creator Pro (unregistered version)

Penyajian Data dalam Bentuk Tabel

Pedoman Penulisan Tabel dan Gambar TABEL ILUSTRASI TABEL TABEL. Pedoman Penulisan Tabel dan Gambar sesuai dengan Pedoman Penulisan Karya Ilmiah di IPB

Angka Kematian Ibu Melahirkan (AKI)

STATISTIKA DASAR DAN APLIKASI

Konsep statistika. Didin Astriani Prasetyowati, M.Stat. Universitas Indo Global Mandiri Palembang

DISTRIBUSI FREKUENSI MODUL DISTRIBUSI FREKUENSI

Distribusi Frekuensi dan Statistik Deskriptif Lainnya

Fakultas Teknologi Informasi Universitas Mercu Buana Yogyakarta 1 3/26/16

Penyajian Data. Ilham Rais Arvianto, M.Pd Hp : Statistika Pertemuan 2

Manfaat Metode Penelitian

STK 211 Metode statistika. Materi 2 Statistika Deskriptif

ANALISIS STATISTIKA. Pertemuan 2 Statistika Dasar (Basic Statistics)

Metode Statistika (STK211)

BAB II DISTRIBUSI FREKUENSI

M. penelitian/menyajikan data penelitian/swahyuni/april 2015 Page 1

BIOSTATISTIK. (Saptawati Bardosono)

Created by Simpo PDF Creator Pro (unregistered version)

Metode Statistika STK211/ 3(2-3)

Ukuran Statistik bagi Data. Muhammad Arif Rahman

Penyajian Data (Bag. I)

DATA DAN PENYAJIAN DATA STATISTIKA PERTEMUAN KE-2. Oleh ; Muhammad Yusuf Awaluddin

DATA DAN PENYAJIAN DATA STATISTIKA PERTEMUAN KE-2. OLEH ; MUHAMMAD YUSUF AWALUDDIN

GRAFIK di SPSS PERTEMUAN KE-4. Ringkasan Materi:

Distribusi Frekuensi, Penyajian Data Histogram, Polygon dan Kurva Ogive

SUM BER BELA JAR Menerap kan aturan konsep statistika dalam pemecah an masalah INDIKATOR MATERI TUGAS

7 Basic Quality Tools. 14 Oktober 2016

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

STATISTIKA. SAMPOERNO, M.Pd. SMA mantan RSBI

Management & Presenting Data

Statistika Psikologi 1

MA2081 Statistika Dasar

BAB I PENDAHULUAN. keadaan lingkungan tempat bidan bekerja (Soepardan & Hadi, 2008).

Ukuran tendensi sentral seperti mean, median, dan modus seringkali tidak mempunyai cukup informasi untuk menyimpulkan data yg ada.

PENGUMPULAN, PENGOLAHAN DAN PENYAJIAN DATA

Ukuran tendensi sentral seperti mean, median, dan modus seringkali tidak mempunyai cukup informasi untuk menyimpulkan data yg ada.

PENYAJIAN DATA HASIL PENELITIAN

Catatan Kuliah. Analisis Data. Orang Cerdas Belajar Statistika. disusun oleh. Khreshna I.A. Syuhada, MSc. PhD.

BAB 3 LANGKAH PEMECAHAN MASALAH. PT. Citra Tunas Baru Gramindo adalah sebuah perusahaan garmen yang

BAB I DISTRIBUSI FREKUENSI

Diagram. A. Pengertian Diagram

Statistik Deskriptif : Penyajian Data Statistik

Data dapat disajikan dalam bentuk : 1. Naskah yaitu cara penyajian data yang ditulis secara narasi 2. Tabel/daftar 3. Diagram / Gambar (dalam

STATISTIKA INDUSTRI I

JURNAL MITRA KESEHATAN

DISTRIBUSI FREKUENSI

Sumber : PQM Consultant QC Tools Workshop module.

Oleh: Abu Khoiri BAGIAN ADMINISTRASI DAN KEBIJAKAN KESEHATAN FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS JEMBER 2012

Peta Konsep. Bab 2 Statistika

BAB III METODE PENELITIAN. Liyodu, Desa Batuloreng. Penelitian ini dilaksanakan kurang lebih 1 bulan yaitu

BAB 2 LANDASAN TEORI

STK 211 Metode statistika. Agus Mohamad Soleh

Metode Statistika (STK211) Statistika Deskriptif (1) Dr. Ir. Kusman Sadik Dept. Statistika IPB, 2015

PENGANTAR STATISTIK JR113. Drs. Setiawan, M.Pd. Pepen Permana, S.Pd. Deutschabteilung UPI Pertemuan 3

King s Learning Be Smart Without Limits NAMA : KELAS :

Transkripsi:

Penyajian Data Jurusan Biostatistik dan Kependudukan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Tujuan Penyajian Data Membandingkan 2 angka atau lebih Menunjukkan distribusi subjek menurut nilai atau kategori variabel tertentu Menampilkan perubahan nilai suatu variabel tertentu menurut waktu Menunjukkan hubungan antara 2 variabel Penyajian data harus dapat meringkas data, sehingga dapat menggambarkan informasi, sederhana, lugas dan komunikatif. 2 1

PENYAJIAN DATA Data dapat disajikan dengan berbagai macam cara: A. Tekstular/Tulisan: Penyajian data dengan narasi (kalimat) B. Tabel: Distribusi frek, distribusi relatif, tabel silang, dll C. Grafik/Diagram: Bar, Histogram, poligon, box plot, scatter plot, line, pie, dll Pemilihan bentuk didasarkan pada tujuan penyajian 3 PENYAJIAN TEKSTULAR Menggunakan bahasa yg benar Ringkas tetapi efektif Menghindari bahasa berbunga Paragraf mengandung:.tema.data/fakta pendukung tema.pendapat/opini PENYAJIAN GRAFIKAL Histogram Diagram Bar/batang Diagram Pie/lingkar Diagram Line/Garis Diagram Scatter/Tebar Diagram Box-plot PENYAJIAN TABULAR: Judul tabel lengkap Badan tabel terdiri dari.variabel/konsep.distribusi frek.distribusi proporsi.uji statistik (bila perlu) Hindari tabel yg kompleks Desimal seperlunya Hindari duplikasi (tabel kemudian diikuti oleh teks dan/atau grafik) Hal 4 2

Penyajian TULISAN PENYAJIAN DATA Tujuan Memberikan keterangan secara tulisan Narasi Jenis TABEL GRAFIK Memberikan keterangan berbentuk ANGKA Memberikan keterangan untuk melihat PERBANDINGAN atau TREND -Master tabel (Dummy table) -Tabel silang (Cross-tab) -Tabel distribusi frek. -Bar/batang -Pie/lingkar -Pictogram/gambar -Histogram, Poligon, Ogive -Line/garis -Box plot, -Scatter plot -Steam-and-leaf 5 Penyajian dalam bentuk TULISAN Tujuan: Memberikan keterangan dari keseluruhan prosedur, hasil-hasil, dan kesimpulan-kesimpulan yang dibuat dengan menggunakan tulisan (text). Tidak dapat mencakup banyak gambaran statistik karena tidak efektif Contoh krg tepat (menyajikan angka dg text): Daerah Jawa-Madura dibagi menjadi 5 daerah, yaitu DKI Jakarta 560 km 2, Jawa Barat 46.317 km 2, Jawa Tengah 34.206 km 2, dan Jawa Timur (termasuk Madura) seluas 47.922km 2 6 3

CONTOH PENYAJIAN TEKS Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih tinggi bila dibandingkan dengan negara tetangga. Data Bank Dunia tahun 1995 menunjukkan bahwa AKI di Indonesia adalah 600 per 0.000 kelahiran, sedang Thailand hanya sebesar 0 per 0.000 kelahiran; Singapura 50/0.000 kelahiran.. dst. Data SKRT 1995 juga menunjukkan tingkat AKI yang relatif sama, yaitu 550/0.000 kelahiran. Hal ini menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan di Indonesia masih memprihatinkan. TEMA DATA OPINI Hal 7 Penyajian dalam bentuk TABEL Tujuan: Menyajikan suatu agregate dari data numerik di dalam suatu bentuk tabel, dimana data disusun dalam baris dan kolom sedemikian rupa sehingga dapat memberikan gambaran atau perbandingan. Tabel yang baik harus sederhana dan self-explanatoryexplanatory Bagian-bagian dalam tabel: Nomor Title (Judul) Stub (Judul baris) Box head (Judul kolom) Body Total (kolom/baris) Foot Note Source (sumber data) utk data sekunder/tersier 8 4

Bagian-bagian Tabel TABLE No... JUDUL. STUB BOX HEAD Total BODY Total Grand Total Foot Notes: Sumber Data: 9 Bagian-bagian Tabel Tabel haruslah Sederhana & Self Explanatory Bagian Tabel: Judul dan nomor tabel Judul menjelaskan 4W=apa, siapa, dimana, dan kapan Nilai keterangan untuk hal baris (Box-Stub) Nilai keterangan untuk kolom (Box-Head) Tempat untuk nilai dalam sel (Body) Sumber data, ringkasan dari singkatan, dan simbol (footnote) 5

Bagian-bagian Tabel Judul Biasanya ditempatkan di atas tabel, harus jelas, singkat, dan lengkap Judul yang baik akan menjawab: what, when, dan where Stub: Kolom paling kiri, termasuk kepala kolom tersebut Stub memberi suatu keterangan/penjelasan secara terperinci tentang gambaran pada tiap baris dan badan tabel Box head: Ini termasuk kepala kolom. Box head memberi keterangan/penjelasan secara terperinci tentang gambaran tiap kolom dari badan tabel Body: Terdiri atas kolom-kolom dan hanya berisi angka-angka 11 Jenis-Jenis Tabel Tabel Induk (Master Table) Tabel Silang (Cross-table) Tabel Distribusi frekuensi: Tabel distribusi frekuensi Tabel distribusi frekuensi relatif (%) Tabel distribusi frekuensi kumulatif Tabel distribusi frekuensi relatif kumulatif (%) 12 6

Tabel Induk Menyajikan semua data yang tersedia secara terperinci, sehingga pembaca dapat memperoleh setiap informasi yang diinginkan Tabel Induk (Summary Table), Merupakan ringkasan hasil dari berbagai variabel (> 2 variabel). Dimuat dalam 1 (satu) tabel. Tabel ini sangat efisien Tabel 1. Penggolongan dari lahir hidup menurut ras ibu, tempat melahirkan, dan penolong kelahiran di Kota X, 1999 Ras Ditolong dokter Di RS Jumlah Kelahiran Bukan Di RS Ditolong Bidan Lain-lain Jumlah Pribumi 200 0 0 0 500 WNI 150 0 250 350 850 Jumlah 350 200 350 450 1350 13 Tabel Silang Untuk menyajikan penemuan seringkas dan seefektif mungkin Berfungsi sebagai data/informasi untuk topik yang akan didiskusikan dlm text Merupakan tabel silang dari 2 (dua) variabel atau lebih. Bertujuan membandingkan 2 atau lebih variabel yang terkait Lengkapi dengan persentase supaya interpretasi mudah Tabel 2. Kelahiran hidup dan kelahiran mati menurut penolong persalinan di Kab. A, tahun 1999 Penolong persalinan Kelahiran Mati Hidup Total Bidan 20 400 420 Dukun 40 00 40 Total 60 1400 1460 14 7

Tabel Distribusi Frekuensi distribusi frekuensi distribusi frekuensi relatif (%) Tabel 3. Berat Badan Bayi Pengunjung Puskesmas X, Juni 1999 Berat Bdan (kg) 3,0 4,0 5,0 6,0 7,0 8,0 Jumlah Bayi (frekuensi) 2 7 5 1 Persentase (frekuensi relatif) 8 % 28 % 40 % 20 % 4 % Jumlah 25 0 % 15 Tabel Distribusi Frekuensi Kumulatif Distribusi frekuensi kumulatif Distribusi frekuensi kumulatif relatif (%) Tabel 3. Berat Badan Bayi Pengunjung Puskesmas X, Juni 1999 Berat Bdan (kg) 3,0 4,0 5,0 6,0 7,0 8,0 Jumlah Bayi (frekuensi) 2 7 5 1 Jumlah 25 Frekuensi Kumulatif 2 9 19 24 25 Frekuensi Kumulatif relatif 8 % 36 % 76 % 96 % 0 % 16 8

Teknik Pembuatan Tabel Judul Apakah tabel telah memiliki judul? Apakah judul sudah menggambarkan isi tabel, termasuk subyek, orang, tempat dan waktu? Apakah judul tabel telah didahului oleh Tabel #? Baris dan kolom Apakah tiap baris dan kolom telah memiliki judul yang jelas? Apakah satuan ukuran telah dicantumkan? Apakah katagori yang digunakan sesuai dengan data? Apakah jumlah total baris dan kolom telah ada Catatan kaki Apakah tiap kode, singkatan dan simbol telah dijelaskan? Apakah semua eksklusi (bahan/materi data) telah dijelaskan? Jika data bukan data primer, apakah sumber data telah dicantumkan? Penyajian dalam bentuk GRAFIK Grafik haruslah Sederhana & Self Explanatory Bagian-bagian Grafik Nomor Judul Aksis (sumbu X) Ordinat (sumbu Y) Plotting data Legend/Keterangan Sumber 9

Teknik Pembuatan Grafik Judul Apakah grafik telah memiliki judul? Apakah judul sudah menggambarkan isi tabel, termasuk subyek, orang, tempat dan waktu? Apakah judul tabel telah didahului oleh Grafik #? Aksis Apakah tiap aksis sudah diberi label dengan singkat dan jelas? Apakah satuan ukuran telah dijelaskan pada label aksis? Apakah skala aksis sudah jelas? Apakah skala aksis sesuai dengan data yang ada? Apakah sumbu x dan y mulai dari nol? Grafik: Histogram Distribusi Umur Ibu, Survei Cepat KIA Cianjur, 1995 Persen 40 35 30 25 20 15 5 0 15-19 20-24 25-29 30-34 35-39 40-44 45-49 Umur (tahun)

Histogram Dipergunakan untuk menyajikan suatu distribusi frekuensi dari data yang kontinue Langkah-langkah: Membuat batas kelas yang sebenarnya (real limit) untuk tiap-tiap kelas interval. Contoh: Kelas interval f real limit 13 15 4 12,5 15,5 12 8 9,5 12,5 7 9 9 6,5 9,5 Kelas interval digambarkan dengan sumbu horizontal dan frekuensi dengan sumbu vertical. Setiap kelas digambarkan dalam bentuk bar vertical Kelas terendah digambarkan paling kiri pada sumbu horizontal Skala frekuensi harus dimulai dengan angka 0 Untuk data tidak berkelompok, setiap nilai harus dianggap sebagai interval 21 Poligon Dipergunakan untuk menyajikan suatu distribusi frekuensi dari data yang kontinue Permukaan area frekuensi poligon sama luasnya dengan histogram Dipergunakan untuk membandingkan sejumlah distribusi frekuensi pada sebuah gambar Langkah-lamgkah: Membuat titik-titik tengah kelas interval yang berada pada bagian atas bar histogram. Kemudian titik ini dihubungkan membentuk garis yang disebut frekuensi poligon Frekuensi poligon harus tertutup di kedua ujungnya, sebab merupakan area diagram dan harus sama luasnya dengan bar histogram 22 11

Ogive Sebuah penyajian grafik frekuensi kumulatif dari sebuah aggregate data yang telah dikelompokkan dalam sebuah tabel distribusi frekuensi Tinggi Badan dari 0 orang laki-laki Tinggi Badan (Cm) Jumlah Orang Frekuensi Kumulatif Frekuensi kumulatif 130 140 150 160 170 180 190-200 0 6 22 39 25 7 1 0 6 28 67 92 99 0 0 0 94 72 33 8 1 Total 0 23 Bar (Grafik Batang) Dipergunakan untuk menyajikan suatu frekuensi dari diskrit data Horizontal bar dan vertical bar yang akan dibuat tergantung pada ruang yang tersedia untuk tiap-tiap bar tersebut Jenis: Single bar Multiple bar Component bar 24 12

Grafik Batang (Bar) Cakupan Pemeriksaan Kehamilan di Kabupaten Cianjur 1995 90 80 70 60 50 40 30 20 0 Pernah periksa Periksa > 4 kali Periksa > 4 kali + sesuai 5 T Periksa > 4 kali + sesuai 5 T + pil Fe > 90 Grafik Batang dengan Kelompok Persen 0 90 80 70 60 50 40 30 20 0 Cakupan Pemeriksaan Kehamilan di Jawa Barat 1995 Cirebon Cianjur Lebak Tangerang Pernah periksa Periksa >= 4 kali Periksa >= 4 kali dan dapat 5T Periksa >= 4 kali, dapat 5T dan pil Fe >= 90 13

Grafik Component Bar 0% 80% Berapa Kali Ibu Periksa Hamil di Jawa Barat 1995 Persen 60% 40% 20% 0% Cirebon Cianjur Lebak Tangerang 1 kali 2 kali 3 kali > 3 kali Boxplot Perbandingan Lama Hari Rawat Antar Dokter 16 14 Lama perawatan (hari) 12 8 6 4 2 1 2 3 4 5 6 7 8 Nomor dokter 14

Grafik Lingkaran (Pie) Berapa Kali Ibu Periksa Hamil, Cianjur 1995 6.8% 11.7% 64.4% 17.1% 1 kali 2 kali 3 kali > 3 kali Diagram/grafik Tebar (Scatter plot) Dipergunakan untuk menyajikan sepasang pengamatan (paired observation) ) dari dua variabel untuk memperlihatkan ada atau tidak adanya hubungan antara dua variabel Tiap pasang pengamatan pada suatu individu disajikan sebagai sebuah data diagram Skala X dan Y pada scater tidak perlu dimulai dari 0, sebab bukan skala frekuensi. 30 15

Diagram Tebar (scatter plot) 140000 120000 0000 80000 60000 Current Salary 40000 20000 0 0 20000 40000 60000 80000 0000 Beginning Salary 31 Diagram Garis (Line) : Jumlah Kasus DBD Menurut Bulan di RS 50 40 Jumlah kasus 30 20 0 Desember November Oktober September Agustus Juli Juni Mei April Maret Februari Januari Kasus DBD Batas atas = 33.9 Rata-rata = 20.4 Batas bawah = 6.9 Sigma level: 3 16

Pareto Chart Penyebab Kematian di Rumah Sakit 140 120 0 Jumlah kasus 80 60 40 20 0 Sistem sirkulasi Infeksi & parasit Neoplasma Sistem pencernaan Sistem pernafasan Kecelakaan 0 90 80 70 Persen 40 36 25 18 60 50 40 30 20 0 Penyebab kematian X-Chart Lama Hari Perawatan Menurut Dokter 12.06 9.86 Rata-rata (hari) 7.65 5.44 Lama perawatan Batas atas = 8.74 Rata-rata = 7.65 3.24 1 2 3 4 5 6 7 8 Batas bawah = 6.56 Nomor dokter Sigma level: 3 17

Rate Kematian di Rumah Sakit, Jawa Barat 1996 80 Rate kematian (per 00 pasien) 60 40 20 Kematian (/00) Batas atas = 64 Rata-rata = 44 0 1 3 5 7 9 11 13 15 17 19 21 23 25 27 2 4 6 8 12 14 16 18 20 22 24 26 28 Batas bawah = 24 Sigma level: 3 Nomor RS PIE Distribusi Pendidikan Penduduk Jakarta Utara 14% 26% 50,4% Jakarta Utara 9,6% Tidak sekolah Sekolah Dasar Tamat SLTP Tamat SLTA+ 36 18

Contoh Tabel Indikator Kesehatan Ibu di Kabupaten Cianjur, 1995 Indikator Cakupan (%) a Pemeriksaan kehamilan Pemeriksaan kehamilan > 4 kali Pemeriksaan kehamilan dengan standar 5T b Penerimaan pil Fe > 90 c Persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan 88,0 (81,3 94,7) 64,4 (54,7 74,0) 78,4 (68,5 88,3) 33,3 (21,7 44,9) 25,3 (17,6 33,0) a. Angka dalam kurung menggambarkan 95% confidence interval b. 5T merupakan standar kualitas minimal pemeriksaan kehamilan yang ditetapkan oleh Departemen Kesehatan-RI. Kualitas pemeriksaan yang baik harus memenuhi komponen periksa tinggi fundus, periksa berat badan ibu, periksa tekanan darah, pemberian imunisasi TT, dan pemberian pil Fe c. Penerimaan pil Fe dianggap memadai jika berjumlah 90 atau lebih 37 Contoh tabel Distribusi pasien Usila di rawat Menurut kelompok Umur Di RSCM tahun 1994 Umur (th) Jumlah 60-64 20 65-69 21 70-74 15 75-79 13 80-84 85-89 11 90 keatas Jumlah 0 38 19

Contoh Tabel Distribusi Pasien Usila di rawat menurut Tingkat Pendidikan Di RSCM, tahun 1994 Pendidikan Jumlah % absolute Frek. kumulatif % Kumulatif Perguruan tinggi SMA SMP SD Tak Sekolah 3 7 44 37 3.0 9.9 6.9 43.6 36.6 3 13 20 64 1 3.0 12.9 19.8 63.4 0 Jumlah 1 01 0 0 Sumber: Laporan Tahunan RSCM 1994 39 TAMPILAN TABULAR Data Kategorik Lainnya? Tabel No X: Distribusi Responden mnrt Karakteristik Variables Frequency % 1. Sex Male Female 2. Education Illiterate Elementary Junior High Senior High Graduate 3. Type of Employment Unemployed Civil Servant Public company Military Private company Other 77 173 17 74 61 89 9 1 30 9 11 79 120 30.8 69.2 6.8 29.6 24.4 35.6 3.6 0.4 12.0 3.6 4.4 31.6 48.0 40 20

TAMPILAN TABULAR (Data Numerik) Variabel n Min-Max Mean Median SD 95% CI Mean Umur ibu Berat ibu Berat bayi 189 189 189 14 45 36 112 1.0 4.9 23.24 58.39 4.90 23.0 24.0 2.9 5.30 13.76 0.7 22.48 24.0 56.42 60.37 2.84 3.04 41 3.1 Mean of Satisfaction Score For Physician & Nurse According to Sex of Respondents 3.0 3.0 3.1 M e a n o f S c o re 2.9 2.8 2.7 W 2.8 M 2.9 Physician Nurse SEX Dilayani Physician vs Nurse, manakah yang lebih baik skor kepuasannya? 42 21

Mean of Score 5.0 4.5 4.0 3.5 3.0 2.5 2.0 1.5 1.0.5 0.0 Mean of Satisfaction Score For Physician & Nurse According to Sex of Respondents SEX 3.0 W 2.8 43 3.1 M 2.9 Dilayani Physician vs Nurse, manakah yang lebih baik skor kepuasannya? Physician Nurse M e a n o f S c o re Mean of Satisfaction Score For Physician & Nurse According to Sex of Respondents 3.1 3.1 3.0 3.0 2.9 2.9 2.8 2.8 Physician 2.7 Nurse W M SEX Mean of Score 5.0 4.5 4.0 3.5 3.0 2.5 2.0 1.5 1.0.5 0.0 Mean of Satisfaction Score For Physician & Nurse According to Sex of Respondents SEX 3.0 W 2.8 3.1 M 2.9 Physician Nurse Dilayani Physician vs Nurse, manakah yang lebih baik skor kepuasannya? 44 22