MANAJEMEN SUMBERDAYA SISTEM INFORMASI
|
|
|
- Handoko Budiaman
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 MANAJEMEN SUMBERDAYA SISTEM INFORMASI Pengaruh Informasi Terhadap Teknologi Pada saat komputerisasi dimulai atau diperkenalkan, hal ini sangat mempengaruhi perubahan manajemen dan organisasi. Dimana proses pengolahan informasi dan program membuat keputusan telah bisa dikuasai oleh sistem komputer. Karena komputer dapat memproses data untuk organisasi termasuk juga untuk para manajer dan para supervisor. Seperti contoh kompurterisasi telah digunakan oleh para akuntan sebagai sistem akutansi dan untuik otomatisasi mesin, teknik komputer ini digunakan sebagai sistem yang mengubah sistem manual menjadi sistem canggih, sehingga dapat mengurangi sistem penjualan yang rumit serta pelayanan perorangan, karena dengan sistem teknologi komputer semua operasi pekerjaan dapat diatasi dengan mudah, dengan bantuan dari tekniksi dan para propesional yang menjalankan dasar sistem informasi. Komputer sistem untuk organisasi sebuah perubahan yaitu informasi sebagai dasar organisasi berkaitan dengan informasi teknologi seperti yang telah dikatakan oleh pakar manajemen yaitu Peter Drucker. Manajemen dan Teknologi Informasi ( IT ) Informasi teknologi adalah suatu teknologi maju untuk sebuah sistem informasi yang berbasis teknologi, dan sekali lagi sebagai kekuatan yang utama untuk sebuah organisasi dan manajer, dimana IT ini dapat membuat perubahan pada sistem organisasi dan aktivitas kerjanya dalam sebuah perusahaan didunia, kegunaan komputer dan sumber informasi sekarang ini dapat digunakan lebih besar untuk seorang manajer. Adapun yang termasuk sistem komputer yang digunakan untuk manajer adalah sistem komputer pribadi, hardware dan sofware, telekomunikasi, pengolahan database, office otomation, sistem pendukung keputusan, informasi utama semua ini yang berpengaruh pada suatu departemen. 1
2 Sistem komputerisasi biasanya digunakan oleh manajer bawah dan mengah seperti hasil survei yang ditunjukan bahwa ada 1000 komputerisasi yang digunakan oleh para atasan dalam sebuah perusahaan, untuk contoh sistem informasi teknologi yang digunakan sebagai sistem pendukung keputusan yang merubah fokus manajerial dan membuat keputusan dan sekarang ini strategi atau alternatif yang digunakan sebagai sumber analisis dugunakan sistem teknologi informasi sebagai teknologi informasi sebagai telekomunikasi untuk pelayanan dan waktu yang sebenarnya sebagai sistem lain yang dugunakan. Pada dasarnya sistem inforamasi teknologi adalah dasar atau sebagai sumber untuk para manajer agar bisa menghasilkan keuntungan daalam suatu organisasi dan sistemnya. Organisasi dan Teknologi Informasi Pengaruh inforamasi untuk oraginisasi adalh berupa tehnik sosial sistem dan sistem informasi teknologi yang berpengaruh bagi organisasi termasuk didalamnya adalah manusia, tugas, teknologi, budaya dan struktur dasar komponen sebuah organisasi dan juga basa digunkan sistem teknologi dan semua informasi dapat berpengaruh pada kemajuan organisasi dan semua informasi ini dipilih oleh manejerial atas, adapun pengertian dari sistem berpengaruh bagi organisasi adalah sebagai berikut : Manusia Manusia disini sebagai manajer yang memberikan informasi dan mempunyai kemampuan untuk menggunkan informasi tersebut, dimana informasi sistem tersebut berupa informasi produksi, informasi masukan, pendukung keputusan dan informasi sistem utama. Tugas Tugas dari seorang manajer sangat kompleks, sulit dan berkaitan, dimana tugas seorang manajer harus didukung oleh sistem informasi dengan dasar komputerisasi, sistem untuk mendukung pekerjaan. Teknologi 2
3 Sistem informasi teknologi haruslah berpengalaman dan kompleks, dimana teknologi tidak memberikan secara langsung memberikan informasi kepada manajer melainkan dengan memberikan bantuan dengan sistem struktur dan budaya manajemen seperti contoh teknologi memberikan bantuan kepada manajer untuk mempermudah tugas mereka dalam mendapatkan keuntungan yang bersaing. Budaya Organisasi dan sub unit lainya memiliki budaya yang bherpengaruh pada manajer dan pegawai lainya, dan hal ini bersifat unik terhadap nilai dan gaya sebuah orangisasi seperti contoh para golongan pengusaha berinisiatif untuk mengatasi stress dengan berbagi cara, contoh lain para pengusaha membuat disain informasi sistem adalah informasi produk dengan cara yang berbeda yaitu mengajukan kemungkinan kemudahan sistem informasi yang bisa didapat dengan cepat adan mudah untuk diakses, tentang ramalan persaingan contohnya serta konsumen,digunakan juga sebagi senjata yang ampuh untuk strategi yang menguntungkan. Struktur Suatu organisasi termasuk manajer, pegawai, dan sub unit lainya haruslah memiliki tanggapan yang baik terhadap sistem informasi contohnya haruslah hirarki berpusat, sistem pendukung harus berpusat pada kekuatan proses, data base, dan memiliki kepala persatuan dimana struktur ini ada 2 macam yaitu sentalisasi dan desentaralisasi yang kesemuanya memberikan inforamsi untuk inforamsi produk, pendukung keputusan dan juga inforamasi yang dibutukan untuk orang dan masing-masing unit kerja. Sentralisasi dan Desentralisasi Sistem dasar komputer inforamasi dapat mendukung sistem informasi sentralisasi dan desentralisasi operasi dan dapat dipergunakan untuk sistem pendukung keputusan oraganisasi. Seperti contoh: sentralisasi sistem inforamasi digunkan sebagai pusat fasilitas yang berhubungan denngan bagian- bagian 3
4 organisasi dengan menggunakan telekomunikasi dimana hal ini bisa digunakan untuk Top manajer dalam berhubungan dengan manajer bawah dan juga sebagai alat memberi keputusan bagi manajer tengah dan juga sebagai alat kontrol bagi organisasi. Sistem informasi berbasis komputer bisa digunakan untuk sentralisasi maupun desentralisasi dan operasi bisnis, manajemen. Filosofi tentang manajemen puncak, budaya berorganisasi, operasi alami dan digunakan juga untuk menggapai strategi para pesaing karena dengan sistem teknologi ini dapat membentuk suatu struktur organisasi dan sistem informasi arsitektur. Sedangkan pada sistem dasar komputerisasi untuk desentralisasi teknologi komputer dugunakan untuk menangani masing-masing departemen kerja dan hanya pada bagian tertentu tetapi dalam masing-masing bagian tersebut seperti komputer serta hardware, software, database dan informasi spesial dalam sebuah organisasi berpusat pada sentralisasi. Dari masing-masin sentaralisasi dan desentralisasi semuanya bertujuan untuk mengontrol sumber inforamasi yang diperoleh oleh organisasi tersebut. Dan juga sebagai alat untuk memproses strategi yang diinginkan dalam usaha untuk masing-masing bagian operasi untuk mengahasilkan suatu keuntungan bagi produksinya. Sumber Informasi Manajemen ( IRM ) Sumber informasi manajemen ( IRM ) terkenal sebagai hal utama yang didapat merubah sistem manajemen dan misi dari sistem informasi untuk banyak organisasi, sumber inforamsi manajemen sebagai alat utama untuk konsep masa depan bagi lingkungan bisnis. Karena hal ini didukung oleh 3 faktor utama yang dapat mempengaruhi perusahaan tersebut hal itu adalah : 1. Sistem teknologi informasi dan aplikasi untuk pemakaian dapat merubah sistem dari tradisional menjadi modern atau bisnis baru dan dapat menjadi sistem pendukung yang lebih baik untuk para manajer disuatu perusahaan tinggi. 4
5 2. Masalah utama dari organisasi adalah tidak cukupnya penampilan dan tidak memuaskanya sistem informasi dan sumber yang diperoleh, disinilah sorang manajer puncak bertugas untuk memberikan tanggapan dan pelayanan inforamsi untuk mengatasi persaingan. 3. Sistem inforamasi bisa memberikan strategi yang dapat menguntungkan pasaranya, dengan manajer pun tidak sebagi orang yang memberikan hal baru dan kreafitas tentang sistem informasi yang dibutuhkan oleh perusahaanya. A. 5 Dimensi IRM ( Informationt Resource Management ) Resource mangement Stategic Management Information Resource Managemernt Technology Management Distributed Mangement Funcional Mangement Gambar1. IRM Ada 5 hal utama bagian yang penting dalam IRM yaitu : 1. Manajemen sumber Sumber informasi disini dimaksudkan aadalah bagian yang mendukung informasi tersebut seperti data, informasi, hardware, software, para personal yang sangat efektif dan efisien dalam menunjang kemajuan informasi. 5
6 2. Manajemen Teknologi Manajemen teknologi disini adalah sistem telekomunikasi dan sistem perkantoran yang mengunakan dasar komputer sebagai dasar proses informasi, sistem teknologi ini sering disebut CIO ( Chief Information Officer ) yang berfungsi sebagai alat yang mengkoordinasi inforamasi dari organisasi tersebut. 3. Manajemen Distribusi Manajemen distribusi dalam organisasi ini digunakan dalam hal distribusi yang dapat mempermudah organisasi dalam menanggapi masalah dimana didalamnya terdiri dari berbagai proses distribusi, pengguna komputer, grup kerja komputer dan strategi sistem informasi semua ini harus menjadi hal yang perlu ditanggapi dan oleh para manajer. 4. Manajemen Fungsional Manajer fungsional ini berfungsi untuk memberikan informasi dalam hal perencanaan dan dana finansial, manajemen proyek dan fungsi organisasi, semuanya sangat membutuhkan ahli yang komplek dan dinamis untuk mengatasi secara efektif dan ahli didalam mengaturnya. 5. Manajemen Strategi Memakai teknik terhadap unit bisnis yang lain untuk mengatur sumber daya dan aktifitas yang unik untuk fungsi sistem informasi. Gambar dibawah ini menggambarkan konsep dari IRM dalam menggabungkan fungsi manajerial. Manajemen Sumber Informasi Manajemen Pengembangan Sistem Manajemen Operasi Manajemen Sumber 6 Data Manajemen Menaksir End User Manajemen Teknologi Informasi
7 Gambar 2. Manajemen Sumber Informasi sebagai Sebuah Fungsi Manajemen. Manajemen Strategis Tekanan konsep IRM melalui fungsi pelayanan informasi di dalam perusahaan harus melebihi dari sekedar seorang provider komputer. Hal ini juga dapat membuat kontribusi yang besar terhadap keuntungan dan strategi yang objektif dari perusahaan. Fungsi sistem informasi harus berubah dari penggunaan pelayanan informasi menjadi penghasil produk informasi yang dapat menghasilkan pendapatan bagi perusahaan dan keuntungan melebihi pesaing. Fokus manajemen sumber informasi dalam mengembangkan dan mengatur sistem informasi cukup signifikan dalam memperbaiki efisiensi operasional, mempromosikan dan pelayanan produk yang inovatif, dan membangun dasar sebuah sumber informasi strategis yang dapat meningkatkan pengorganisasian yang kompetitif. Performa Sistem Informasi Dasar sistem informasi komputer adalah mengembangkan bisnis perusahaan untuk mengurangi ongkos, menambah pendapatan, pelayanan yang lebih baik kepada konsumen, informasi yang lebih baik untuk manajemen, dan meningkatkan keuntungan kompetitif. Penggunaan komputer seharusnya dapat mengurangi biaya dalam melakukan bisnis melalui otomatisasi proses data dan kontrol operasi. Demikianlah dasar Sistem Informasi Komputer dapat 7
8 memperbaiki posisi yang kompetitif dan tingkat pendapatan bagi bisnis perusahaan. James Martin, seorang pengemuka pandangan dan juru bicara dalam Sistem Industri Informasi, seorang konsultan sebagai kepala eksekutif dari badan hukum besar dunia, menyatakan perasaan prihatin dihadapan para eksekutif, dia mengatakan: Kekuatan yang luar biasa dari penaksiran hardware adalah kemudahan bukan menjadi pegawai seperti kebanyakan badan hukum. Dimana pemikiran emosional diantara para manajemen puncak karena rasa kecewa atas biaya DP yang tinggi yang tidak seimbang dengan informasi yang diinginkan dari komputer dan kesulitan untuk merubah sistem yang dimiliki. Manfaat dari dasar Sistem Informasi Komputer yang tidak banyak terjadi pada kasus-kasus yang ada. Mempelajari manajemen konsultan perusahaan, kelompok pengguna komputer, dan peneliti dari universitas yang menunjukkan banyaknya bisnis yang gagal dalam mengatur sumber daya komputer dan departemen pelayanan informasi. Nilai sumber daya informasi sistem informasi tidak sepenuhnya berguna secara efektif, efisien ataupun ekonomis terhadap bisnis. Contohnya: Dasar Sistem Informasi Komputer tidak dapat efektif digunakan oleh perusahaan yang menggunakan aplikasi penyimpanan data utama sementara pendukung pembuat keputusan dan aplikasi strategis untuk keuntungan kompetitif. Dasar Sistem Informasi Komputer tidak efisien digunakan oleh departemen pelayanan informasi yang tidak dapat menyediakan pelayanan yang cukup kepada pengguna akhir pada saat kegagalan dalam menggunakan kemampuan menaksir secara tepat. Banyak Dasar Sistem Informasi Komputer yang tidak dapat digunakan secara ekonomis. Biaya proses informasi yang terus meningkat kemudian biayabiaya pada bisnis lainnya, biaya untuk masing-masing unit proses lebih dulu 8
9 terhadap data dapat dikurangi disebabkan oleh perbaikan pada teknologi hardware dan software. Kurangnya penggunaan sistem informasi data menyebabkan banyak keadaan. Juga, kurangya penggunaan tidak terbatas hanya pada usaha kecil dengan keuangan yang terbatas dan sumber daya yang terbatas. Banyak usaha besar juga mengalami kegagalan dalam mengatur sistem komputer secara efektif. Gambar adalah sebuah checklist yang digunakan oleh sistem konsultasi informasi internasional perusahaan untuk menyorot tipe permasalahan wilayah yang disebabkan penggunaan yang kurang dari sistem informasi. Lingkup Manajemen Manajemen yang benar meliputi kebutuhan ilmu pengetahuan dan partisipasi pengguna akhir dalam merencanakan dan mengontrol sumber sistem informasi. Manajer harus mampu mengatur sumber daya informasi. Mereka harus mengatur hardware, software, masyarakat, data dan sumber informasi dari unit bisnis operasinya secara efisien, efektif dan keuntungan kompetitif. Selanjutnya mereka dapat menjawab kritik-kritik mengenai penampilan unit sistem bisnis informasi mereka, seperti pada gambar 6. Tanpa mengikutsertakan kemampuan yang baik, manajer tidak akan dapat mengontrol penampilan qualitas dari sistem informasi. Gambar 7 menggambarkan beberapa tingkatan dari keterkaitan manajemen. Banyak organisasi menggunakan sebuah komite atau panitia pelayanan eksekutif informasi dari manajemen puncak untuk melakukan perencanaan sistem informasi strategis dan untuk mengkoordinasi perkembangan dari sistem informas. Panitia ini meliputi manajemen senior dari divisi utama dalam perusahaan, setingkat dengan kepala opsir informasi dari organisasi. Sebuah panitia pengatur dari unit manajemen bisnis, manajer operasi, dan anggota manajemen dari pelayanan informasi mungkin akan dibuat untuk mengawasi hasil dari tim proyek. Panitia akan bertemu dalam sebuah 9
10 kelompok kecil untuk membahas pembuatan program, menyelesaikan perbedaan, dan juga merubah prioritas bila diperlukan. Pengembangan dari pendukung keputusan, kelompok kerja, dan kebutuhan manajemen sistem informasi pengguna akhir. Ini merupakan penyelesaian melalui peran aktif dari para manajer dalam percontohan dan aktifitas pengembangan sistem yang lain. Manajer harus dapat menerima respon langsung dalam mengatur qualitas persediaan pelayanan informasi terhadap unit bisnis dan grup kerja. Komite Pelayanan Informasi Eksekutif Pengembangan manajemen puncak dan koordinasi perencanaan jangka panjang Komite Pengatur Manajemen Manajer unit bisnis mengatur hasil dari perkembangan proyek sistem Partisipasi Manajemen End User pada Pengembangan Sistem Manajer End User berpartisipasi dalam perkembangan proyek sistem informasi Sistem Informasi Manajemen End User Manajemen End User langsung dari sistem informasi dalam unit bisnis dan grup kerja. Gambar 3. Performansi Sistem Informasi yang Sukses Membutuhkan Beberapa Level Pengembangan Manajemen Lingkup End User Banyak cara untuk melakukan sesuatu menghasilkan beberapa kekuatan melalui pengaruh manusia. Demikian, perkenalan dari dasar sistem informasi komputer dapat menghasilkan sejumlah kekhawatiran dan keseganan untuk 10
11 berubah. Banyak alasan untuk situasi pekerjaan,. Apapun alasannya untuk mempertahankan pengguna, ini merupakan tanggung jawab manajer dan para ahli sistem informasi untuk menemukan cara dalam mengurangi permasalahan dan kekuatan yang timbul dari pengembangan dan penggunaan sistem informasi. Keterangan singkat dari beberapa alasan utama untuk daya tahan pengguna dijelaskan pada gambar 4. Pemecahan masalah dari memenuhi kebutuhan end user diartikan sebagai lingkup end user berdasarkan atas metode formal dari (1) pendidikan dan latihan, (2) partisipasi dalam pengembangan sistem, dan (3) komunikasi dan koordinasi antara end user dan staff sistem informasi. 1. Pendidikan dan latihan Baik manajer maupun para pengguna harus memiliki pengetahuan dasar mengenai teknologi system informasi dan penggunaannya dalam operasi bisnis dan manajemen. Pengetahuan dasar ini dapat diperoleh melalui program latihan untuk peralatan hardware yang spesifik, software dan aplikasi end user. 2. Partisipasi End User End User harus dapat menempatkan diri didalam tim proyek dengan mengembangkan system informasi organisasi. Partisipasi end user langsung pengaruh yang dapat meningkatkan kualitas pelayanan informasi dan mengurangi perbedaan potensial end user. Lingkup ini membantu dalam menjamin disain dari dasar system informasi computer berbasiskan kebutuhan end user. Sistem yang membingungkan dan tidak menyenangkan pengguna dapat dikatakan sebagai system yang tidak efektif, tidak peduli seberapa efisien data yang diproses. 3. Komunikasi dan Koordinasi Beberapa metode dari komunikasi dan koordinasi antara end user dan ahli system informasi adalah kesuksesan kerjasama dalam organisasi. Sebagai contoh, beberapa perusahaan membuat hubungan pengguna atau kerjasama dengan end user. Para ahli system informasi dapat dijuluki sebagai pengguna 11
12 konsultan, eksekutif akuntan, atau analis bisnis yang dapat menentukan kelompok kerja end user. Para ahli menyelenggarakan sebuah peran vital dalam permasalahan troubleshooting, informasi komunikasi, koordinasi melalui pendidikan dan membantu end user melalui pengembangan aplikasi. Aktifitas ini meningkatkan komunikasi dan koordinasi antara kelompok end user dan departemen pelayanan informasi dan mencegah kebingungan yang dapat membuat frustasi end user. Tentu saja pembuatan pusat informasi meliputi hardware, software, dan pelayanan konsultasi untuk end user adalah alternative utama yang digunakan banyak perusahaan, juga banyak perusahaan melakukan sistem informasi desentralisasi melalui distribusi system sumber daya informasi dan spesialis untuk end user untuk unit bisnis dan grup kerja. Ini merupakan cara yang dramatis untuk memperbaiki komunikasi dan koordinasi antara end user dan para ahli informasi. Pelayanan informasi dapat digolonmgkan ke dalam tiga bagian, yaitu: (1) mengatur ke dalam area fungsional, (2) dipegawai oleh spesialis sistem informasi, dan (3) diatur oleh pimpinan teknik pengelolaan. Adapun ilustrasi isu manajemen dalam sistem informasi yang menekankan tantangan pimpinan teknik pengelolaan yang menghadapkan end user managers dan IS manager, dapat dilihat pada gambar 5 Organisasi Pelayanan Informasi Fungsi sistem informasi diorganisasikan ke dalam departemen atau unit divisional. Nama lain dari information services department seperti sistem informasi, computer services, data processing, EDP, MIS, dan IRM departemen. Tiga fungsi dasar dan aktivitas dari information services departments, yaitu: 1. Pengembangan sistem 2. Operasi 12
13 3. Pelayanan Teknikal Gambar 5 Gambar penggolongan dari fungsi information services dan aktivitas ke dalam struktur organisasional fungsional. Komunikasi dengan top managemen, manager fungsional, dan end users 92% Meningkatkan produktivitas dari pengembangan sistem aplikasi 76% Menterjemahkan teknologi informasi ke dalam keuntungan yang kompetitif 74% Mengembangkan kemampuan respon yang cepat untuk menangani perubahan yang tiba-tiba dalam bisnis dan siklus hidup sistem yang pendek 73% Manajemen sumber informasi, memasukkan keamanan data dan kontrol dan perencanaan pemulihan bencana 69% Pelatihan dan pendidikan dari kekuatan kerja organisasi dalam pemakaian yang efektif dari aplikasi yang diinstal 66% Perhitungan fasilitas / manajemen pemakai 57% Integrasi dari teknologi sistem informasi 53% Gambar 5 Ilustrasi isu tantangan utama dari managemen sistem informasi 13
14 Managemen dari pelayanan informasi Pengembangan Sistem Operasi Pelayanan Teknikal Analisis sistem dan Disain Programming Operasi Komputer Pusat Data Entry Data Pelayanan user Pusat Informasi Administrasi Data Dukungan Pengembangan Pusat Pengembangan Kontrol Produksi dan Pendukung Dukungan lain Mangemen Telekomunikasi Manhemen Teknologi Managemen Kapasitas Programming Sistem Gambar 6.Organisasi Fungsional Administrasi dari Pelayanan Informasi Banyak perusahaan memiliki sebuah posisi management senior, the chief information officer (CIO) atau kepala bagian informasi, untuk mengatur /mengawasi semua pengguna dari teknologi informasi dalam perusahaan mereka. Semua pelayanan telekomunikasi, sistem otomasi kantor, dan dukungan pelayanan teknologi sistem informasi adalah tanggung jawab eksekutif ini. CIO juga bertanggungjawab untuk mengimplementasikan tugas managemen sumber 14
15 informasi.mereka juga bekerja dengan eksekutif top lainnya untuk mengembangkan sistem informasi strategis yang membantu membuat perusahaan lebih kompetitif dalam persaingan pasar. Posisi administratif lain dalam pelayanan informasi mungkin memasukkan seorang manager dari pelayanan informasi, manajer sendiri untuk mengembangkan sistem, operasi, administrasi data, telekomunikasi, dan pelayanan end user. Administrasi Data Administrasi data meliputi pendirian dan pelaksanaan dari kebijakan dan prosedur untuk mengatur data sebagai sebuah sumber strategi bersama. Ini berarti kumpulan, penyimpanan, dan penyebaran data di administrasikan sehingga data menjadi suatu sumber standar yang tersedia untuk semua sistem informasi dalam organisasi. Adminisrtrasi data khususnya dihasilkan perencanaan data jangka panjang dan pengembangan dari database biasa dan standard. Dalam industri praktis, ada beberapa jenis utama dari administrasi data, yaitu: Data Perencanaan Pengembangan seluruh kebijakan informasi dengan data arsitektur (atau arsitektur informasi) untuk organisasi. Data Standard Pendisainan dan pendefenisian standard untuk data digunakan dalam organisasi dan databasenya. Database disain Pendisainan struktur dan organisasi dari variasi tipe dari database dalam organisasi. Pendisainan dan penstandaran data dalam database. Pengembangan database software dan hardware. Database operasi 15
16 Pengontrolan operasi hari ke hari dan hubungannya dengan pemakai. Pemeliharaan database operasional organisasi seperti biasa. Mengkoordinir memakai pusat informasi dari database. Database keamanan Pendisainan, monitoring, dan kontrol pemeliharaan untuk keamanan dari database. Managemen End User Computing Pemakai sekarang memakai stasiun kerja personal ystem r dan paket software untuk mengembangkan dan mengaplikasikan ystem r berbasis ystem informasi untuk aktivitas bisnis sendiri. Usaha paling penting adalah pengembangan dari konsep pusat informasi untuk pengadaan hardware, software, dan dukungan staff dari organisasi. Pusat informasi adalah bagian dari fungsi pelayanan informasi utama yang disebut user services. Fungsi ini dibuat end user service positions seperti manager pusat informasi, pemakai konsultan, analisis bisnis, dan spesialis dukungan teknik. Administrasi Data Perencanaan dan koordinasi pemakai Perencanaan Sumber Data Hubungan Pemakai Defenisi keperluan Administrasi Database Pemerolehan Data Disain Database Ukuran Performance Dokumentasi Standard Standarisasi Data Dukungan Kamus Data Administrasi Keamanan Gambar 7. Data administrasi 16
17 Sistem Pengembangan Managemen Sistem pengembangan manajemen adalah tanggung jawab manajemen investigasi,analisis, disain, implementasi, pemeliharaan dari sistem informasi dalam komputer-. Ini berarti aktivitas managemen sebagai disain dan analisis sistem, bentuk asli, aplikasi programing, manajemen proyek, kualitas asuransi, dan pemeliharaan sistem untuk semua proyek pengembangan sistem utama. Perencanaan, pengorganisasian, dan kontrol fungsi pengembangan sistem dari departemen pelayanan informasi adalah tanggung jawab pimpinan perencanaan utama. Banyak grup pengembangan sistem membuat/mendirikan pusat pengembangan, staff dengan konsultan ke programer professional dan analisis sistem dalam organisasi mereka.tugas mereka adalah mengevaluasi komputer-aided systems engineering (CASE) tools dan membantu spesialis sistem informasi memakai mereka unruk meningkatkan usaha pengembangan aplikasi mereka. Managemen Operasi Managemen operasi dikonsentrasikan dengan memakai hardware, software, dan sumber personel dalam unit perusahaan pusat data dari organisasi.aktivitas operasional mesti mengelola entry data, operasi perlengkapan, kontrol produksi, dan dukungan produksi. Banyak aktivitas manajemen operasi diautomatisasi oleh penggunaan paket software untuk performance komputer sistem management. Performance sistem monitor ini memonitor proses kerja komputer, membantu mengembangkan sebuah perencanaan jadwal dari operasi komputer yang dapat mengoptimasikan performance sistem komputer, dan menghasilkan statistik detail yang tak terhingga nilainya untuk perencanaan dan kontrol kapasitas yang efektif. 17
18 Technical Services Pelayanan teknikal terdiri dari variasi fungsi utama yang vital untuk persediaan pelayanan informasi dan managemen dari sumber sistem informasi. Mereka memasukkan administrasi data, pelayanan pemakai, managemen telekomunikasi, managemen kapasitas, dan teknologi managemen.fungsi ini dikhususkan lebih spesialis teknik daripada fungsi pelayanan dasar informasi dari pengembangan sistem dan operasi. Managemen Telekomunikasi Pertumbuhan yang cepat dari jaringan telekomunikasi dalam komputermembuat managemen telekomunikasi telah menjadi fungsi utama pelayanan informasi. Fungsi manager ini memiliki jaringn area yang luas untuk aplikasi seperti proses transaksi online. Penyelidikan/tanggapan, dan surat elektronik, dan jaringan area lokal untuk grup kerja dan end user computing. Jaringan ini memerlukan tanggung jawab dari hardware dan sumber software. Mereka juga memerlukan kreasi dari managerial dan posisi staff untuk mengelola pemakaian mereka. Kemudian, manajemen telekomunikasi adalah bertanggungjawab untuk mengawasi semua pelayanan telekomunikasi yang tersedia untuk pemakai dan fungsi pelayanan informasi. Ini mungkin memasukkan data dan suara komunikasi, faksmile, elektronik mail, voice mail, telekonferensi, dan pelayanan penukaran data elektronik. Manager telekomunikasi adalah selalu bertanggung jawab untuk evaluasi dan menganjurkan tambahan dari media komunikasi, karir komunikasi, dan komunikasi hardware dan software untuk pemakai, grup kerja, dan jaringan telekomunikasi bersama. 18
19 Inovasi Pelatihan yang baik Pengetahuan hardware dan software Manajemen data Pengembangan aplikasi Identifikasi masalah Sistem kerja Manajemen grup kerja Peran bersama dalam sistem Mampu menggunakan dengan baik Kemampuan menggunakan dasar Gambar 8. Tingkatan Kemampuan End User Teknologi Perencanaan Sistem Informasi/Kewaspadaaan Teknologi Inovasi Fase Program Kesiapan Pengguna (User) Tujuan Bisnis Kapasitas Delivery Operasi IS Saat ini Gambar 9. Kekuatan-kekuatan yang Berhadapan dalam Manajemen Teknologi Sistem Informasi 19
20 Manajemen Teknologi Manajemen dari teknologi yang cepat berubah sangat penting bagi tiap organisasi. Karenanya, banyak perusahaan mendirikan kelompok-kelompok terpisah untuk mengidentifikasi, mengenalkan, dan memonitor asimilasi dari teknologi sistem informasi baru dalam organisasinya, terutama yang memilikitingkat pengembalian potensial tertinggi. Unit organisasi ini disebut manajemen teknologi, emerging technology, atau teknologi lanjut. Gambar diatas mengilustrasikan kekuatan yang harus dihadapi dalam manajemen teknologi sistem informasi. Manajemen Kapasitas Manajemen kapasitas merupakan fungsi kritis untuk komputer yang digunakan organisasi. Metode perencanaan kapasitas menghasilkan perawatan informasi mutu proses pekerjaan, kegunaan hardware dan software, dan kebutuhan sumberdaya. Manajemen kualitas berhubungan dengan paket monitor sistem performansi sampai operasi monitor komputer untuk mengumpulkan informasi yang berhubungan dengan: Waktu job-processing, waktu response, utilitas hardware dan software, muatan CPU, dan kapasitas alat penyimpanan Malfungsi komputer, jumlah dan tipe reruns, penundaan proses, dan error, dan kejadian lain dari ketidakpuasan atau kondisi tidak biasa Menangani Personil Jasa Informasi Berhasil atau tidaknya jasa informasi organisasi bergantung pada kualitas orang-orangnya. Banyak manajer sstem informasi menyadari perekrutan, pelatihan, dan mempertahankan personil bermutu merupakan masalah besar. Tabel dibawah ini memberikan pandangan berharga pada tipe pekerjaan dan upah yang dimiliki oleh banyak personel jasa informasi. Upah aktual memiliki 20
21 jangkauan tertinggi dan terendah dibandingkan rata-rata bergantung pada berbagai faktor seperti ukuran dan lokasi geografis organisasi jasa informasi. Manajemen Persentil ke-20 Median Persentil ke-80 Direktur SIM/VP $49200 $60000 $76800 Manajer Operasi Pusat Data Manajer Pengembangan Program Manajer Pengembangan Sistem Manajer Jasa Teknik Pengembangan sistem Konsultan Sistem Pemimpin Proyek/Analis Sistem Programer Aplikasi Bisnis Insinyur/Programer Ilmiah Programer Perangkat Lunak Sistem Spesialis Teknik Analis Teknis Pusat Data Analis Manajemen Database Perencana Telekomunikasi Analis Pusat Informasi Auditor EDP Tabel 1 Contoh Upah Rutin untuk personil Jasa Informasi pada Tahun 1989 Manajemen dan pengembangan personil jasa informasi menunjukkan beberapa masalah unik untuk manajemen. Sebagai contoh, analis sistem dan programer komputer merupakan tim kreatif, personel profesional. Banyak perusahaan menemukan bahwa para profesional tidak bisa ditangani dengan aturan kerja tradisional atau dievaluasi dengan kriteria performansi tradisional. Gambar dibawah ini mengilustrasikan beberapa jalur karir yang tersedia untuk profesional sistem informasi. 21
22 $ $ $ Spesialis Analis Database, Programer Sistem, Auditor EDP, Perencana Hardware/Software, Spesialis Komunikasi, Konsultan Internal, dsb. Direktur Penyelia Pemimpin Proyek Level Administrasi $ Tumpuan Manajemen $ $ $ Analis Sistem Programer/Analis Programer Level Keputusan Level Teknis Gambar 10. Jalur Karir untuk Personil Pengembangan Sistem 22
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN Referensi : 1. Management Information Systems : A Managerial End User Perspective, James A. O'Brien 2. Management Information Systems, Raymond McLeod, Jr. Sistem Informasi dan
RESUME BUKU MANAGEMENT INFORMATION SYSTEM 10/e CHAPTER 14: ENTERPRISE AND GLOBAL MANAGEMENT OF INFORMATION TECHNOLOGY
RESUME BUKU MANAGEMENT INFORMATION SYSTEM 10/e CHAPTER 14: ENTERPRISE AND GLOBAL MANAGEMENT OF INFORMATION TECHNOLOGY TUGAS MATA KULIAH SISTEM INFORMASI MANAJEMEN TAKE HOME TEST NOMOR 4 CAHYO DWI SULISTIYO
KERANGKA KENDALI MANAJEMEN (KENDALI UMUM)
KERANGKA KENDALI MANAJEMEN (KENDALI UMUM) N. Tri Suswanto Saptadi POKOK PEMBAHASAN 1.Kendali Manajemen Atas 2.Kendali Manajemen Pengembangan Sistem 3.Kendali Manajemen Pemrograman 4.Kendali Manajemen Sumber
Analisis dan Perancangan Sistem Hanif Al Fatta M.kom
Analisis dan Perancangan Sistem Hanif Al Fatta M.kom Abstraks System informasi telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kegiatan bisnis suatu perusahaan atau organisasi modern. Sehingga system informasi
MENGEMBANGKAN STRATEGI SI/TI Titien S. Sukamto
MENGEMBANGKAN STRATEGI SI/TI Titien S. Sukamto Pengembangan Strategi SI/TI Mengembangkan sebuah strategi SI/TI berarti berpikir secara strategis dan merencanakan manajemen yang efektif untuk jangka waktu
Pengelolaan SI Global
By: U. Abd. Rohim Website : http://www.arsys.or.id Mailto : [email protected] 1 Manajer & Teknologi Informasi (1) TI/SI telah membawa banyak perubahan perubahan diantaranya pada : Organisasi & manajerial
BAB 2 DASAR SISTEM INFORMASI BISNIS
BAB 2 DASAR SISTEM INFORMASI BISNIS A. Konsep Dasar Sistem Informasi Bisnis 1. Teknologi Informasi Istilah TI (Teknologi Informasi) atau IT (Information Technology) yang populer saat perkembangan ini adalah
CBIS (Computer Base Information System)
1 CBIS (Computer Base Information System) Memberi kesempatan untuk meningkatkan komunikasi dan pengambilan keputusan dlm suatu organisasi. Perancangan harus memberikan perhatian kepada tingkatan tingkatan
Enterprise and Global Management of Information Technology (Summary)
Enterprise and Global Management of Information Technology (Summary) Bagian 1. MENGELOLA TEKNOLOGI INFORMASI Salah satu komponen yang penting dalam menentukan keberhasilan suatu bisnis adalah Teknologi
MANAJEMEN. Pertemuan ke-1
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN Pertemuan ke-1 Sistem, Informasi, Sistem Informasi Sistemadalah kumpulan dari unsur-unsur atau elemen-elemen yang saling terintegrasi membentuk satu kesatuan untuk mencapai suatu
SISTEM INFORMASI EKSEKUTIF. Sistem Informasi Pariwisata
1 SISTEM INFORMASI EKSEKUTIF Sistem Informasi Pariwisata DEFINISI SISTEM INFORMASI KEUANGAN Model sistem informasi keuangan Sistem informasi keuangan memenuhi kebutuhan manajer maupun elemen-elemen lingkungan
Minggu 01 Sistem Informasi
Minggu 01 Sistem Informasi Sistem Informasi (IS) adalah susunan dari orang, data, proses, dan teknologi informasi yang berinteraksi untuk mengumpulkan, memproses, menyimpan, dan menyediakan sebagai output
BAB 6 METODOLOGI SIKLUS HIDUP SISTEM
BAB 6 METODOLOGI SIKLUS HIDUP SISTEM Konsep siklus hidup cocok dengan segala sesuatu yang lahir, tumbuh berkembang menjadi matang dan akhirnya mati. Pola ini juga berlaku untuk berbasis komputer seperti
Semester Ganjil 2014 Fak. Teknik Jurusan Teknik Informatika Universitas Pasundan. Caca E. Supriana, S.Si.,MT.
Semester Ganjil 2014 Fak. Teknik Jurusan Teknik Informatika Universitas Pasundan Caca E. Supriana, S.Si.,MT. [email protected] Data Data adalah sumber daya berharga yang dapat menerjemahkan menjadi
Gambaran Umum Sistem Informasi Manajemen. Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Jurusan Sistem Informasi Universitas Gunadarma
Gambaran Umum Sistem Informasi Manajemen Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Jurusan Sistem Informasi Universitas Gunadarma Tujuan Pembelajaran Memahami Konsep dasar SIM Mempunyai Gambaran Umum
Pertemuan 4. Pembahasan. 1. Bidang Pendidikan atau Pelatihan 2. Pengembang Sistem ( System Developer ) 3. Specialist Support
Pertemuan 4 Pembahasan 1. Bidang Pendidikan atau Pelatihan 2. Pengembang Sistem ( System Developer ) 3. Specialist Support 1 Model SEARCC untuk pembagian job dalam lingkungan TI merupakan model 2 dimensi
BAB III MENGGUNAKAN TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK KEUNGGULAN KOMPETITIF
BAB III MENGGUNAKAN TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK KEUNGGULAN KOMPETITIF 1. Lingkungan Perusahaan Perusahaan dalam lingkungannya : Pemerintah Masyarakat keuangan Masyarakat global Pemasok Perusahaan Pelanggan
Kegagalan dalam Pengembangan maupun Penerapan Sistem Informasi di Organisasi (Merujuk Pendapat Rosemary Cafasso)
Kegagalan dalam Pengembangan maupun Penerapan Sistem Informasi di Organisasi (Merujuk Pendapat Rosemary Cafasso) Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi pada setiap kegiatan penyelenggaraan organisasi
Pengelolaan Proyek Sistem Informasi. Manajemen Sumber Daya Proyek
Pengelolaan Proyek Sistem Informasi Manajemen Sumber Daya Proyek Outline Sumber Daya Proyek Tim Proyek dan Organisasi Stakeholder Sumber Daya Proyek Pada sebuah proyek diperlukan adanya sumber daya manusia,
TI-S1-3SKS PENGANTAR MANAJEMEN PROYEK
TI-S1-3SKS PENGANTAR MANAJEMEN PROYEK Latar Belakang Mempelajari Manajemen Proyek Tahun 2001, Project Management Institute (PMI) melaporkan: Setiap tahun US menghabiskan dana proyek sebesar $2.3 trilyun,
Muhammad Bagir, S.E.,M.T.I. Pengelolaan Strategik SI/TI
Muhammad Bagir, S.E.,M.T.I Pengelolaan Strategik SI/TI 1 Tantangan Pengelolaan IT Perubahan teknologi (TI) semakin cepat. Aplikasi dan data semakin banyak overload informasi. Perkembangan bisnis yang semakin
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengenalan Rekayasa Informasi Saat ini banyak perusahaan-perusahaan yang sudah memanfaatkan sistem informasi untuk mendukung aktivitas perusahaan. Sebagian besar pemanfaatan sistem
Sistem Informasi Manajemen
Sistem Informasi Manajemen INSTITUT PERTANIAN BOGOR Program Keahlian Manajemen Informatika ORGANISASI DAN SISTEM INFORMASI Sks 4(2-2) Pokok Bahasan Pelembagaan Sistem Informasi dan Penanganan Sistem Informasi
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI Ref: 1. Analysis & Design of Information System, James A Senn. 2. Modern Systems Analysis and Design, 3/e, Jeffrey A. Hoffer, Joey F. George Joseph S. Valacich.
Silabus Dan Satuan Acara Perkuliahan
SILABUS Kode Mata Kuliah : MM053 / MKK / P Nama Mata Kuliah : Manajemen Beban Kredit : 3 SKS Prasyarat : - Fakultas Ekonomi No. Dokumen : FEK-SSAP Program Studi Manajemen dan Akuntansi No. Revisi : 02
Gambaran Umum Sistem Informasi Manajemen. Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Jurusan Sistem Informasi Universitas Gunadarma 2014
Gambaran Umum Sistem Informasi Manajemen Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Jurusan Sistem Informasi Universitas Gunadarma 2014 Pengertian Sistem dan Informasi Sistem Suatu jaringan kerja dari
PERTEMUAN 2 PENGANTAR CBIS (COMPUTER BASED INFORMATION SYSTEM) KONSEP DASAR MANAJEMEN INFORMASI
PERTEMUAN 2 PENGANTAR CBIS (COMPUTER BASED INFORMATION SYSTEM) KONSEP DASAR MANAJEMEN Definisi Manajemen Informasi Seluruh aktivitas memperoleh informasi, menggunakannya seefektif mungkin dan membuangnya
Bab 1. PENDAHULUAN. Sistem adalah sekelompok elemen yang diintegrasikan dengan fungsi. Gambar 1.1 Komponen dari sistem
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN Page 1 of 9 Bab 1. PENDAHULUAN 1. SISTEM Sistem adalah sekelompok elemen yang diintegrasikan dengan fungsi umum untuk mencapai tujuan ( Raymond McLeod) Gambar 1.1 Komponen dari
LAMPIRAN 1. Kuesioner. Domain Bisnis. untuk penyusunan skripsi dengan judul Analisis Investasi Sistem Informasi dengan
L1 LAMPIRAN 1 Kuesioner Domain Bisnis Kuesioner ini dibuat dan disebarkan untuk mengumpulkan data yang dibutuhkan untuk penyusunan skripsi dengan judul Analisis Investasi Sistem Informasi dengan Menggunakan
MANAGEMENT SUPPORT SYSTEM (MSS)
MANAGEMENT SUPPORT SYSTEM (MSS) PENGAMBILAN KEPUTUSAN MANAGERIAL Manajemen adalah proses dalam mengatur pemakaian sumber daya yang ada (man, money, material, time, space, dsb) untuk mendapatkan keluaran
ID No EQUIS Input Proses Output Predecessors. Membuat Visi. 3 N/A Membuat Misi 2
ID No EQUIS Input Proses Output Predecessors 1 N/A Perencanaan Visi, Misi, Nilai 2 1.d.2 Daftar pemegang kepentingan, deskripsi organisasi induk, situasi industri tenaga kerja, dokumen hasil evaluasi visi
1. TAHAP PERENCANAAN SISTEM
1. TAHAP PERENCANAAN SISTEM Menetapkan suatu kerangka kerja strategi menyeluruh untuk memenuhi kebutuhan informasi pemakai Melibatkan Manajer senior, pemakai senior dan profesional sistem Proyek yang diusulkan
LAMPIRAN 1. Kuesioner Portfolio Domain Bisnis
L1 LAMPIRAN 1 Kuesioner Portfolio Domain Bisnis Kuesioner ini dibuat dan disebarkan untuk mengumpulkan data yang dibutuhkan untuk penyusunan skripsi dengan judul Evaluasi Investasi Sistem dan Teknologi
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENGELOLAAN INFORMASI PENTINGNYA SUMBER DAYA KONSEPTUAL
Pertemuan Kedua SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENGELOLAAN INFORMASI PENTINGNYA SUMBER DAYA KONSEPTUAL OLEH : SUKMA PUTRI JP 105030200111092 ARSELLYA KASIH 105030201111063 ULFI RAHMAWATI 105030204111009 MEMAHAMI
PENGENALAN MANAJEMEN INFORMASI. Data : gambaran / fakta secara relative yang belum berarti bagi penerimanya.
PENGENALAN MANAJEMEN INFORMASI Data : gambaran / fakta secara relative yang belum berarti bagi penerimanya. Informasi : data yang telah diproses atau data yang memiliki arti. Informasi: Salah satu bentuk
dalam merancang sistem, mengendalikan upaya pengembangan sistem dan memotivasi seluruh personil yang terlibat.
Sistem informasi manajemen (SIM) bukan sistem informasi keseluruhan, karena tidak semua informasi di dalam organisasi dapat dimasukkan secara lengkap ke dalam sebuah sistem yang otomatis. Aspek utama dari
PENGELOLAAN PROYEK SISTEM INFORMASI
9/28/2011 PENGELOLAAN SISTEM INFORMASI PERTEMUAN - 1 GAMBARAN UMUM MANAJEMEN 1 2 1. Peserta memahami tentang proyek 2. Peserta memahami konsep-konsep manajemen yang diperlukan dalam manajemen proyek Fungsi-fungsi
BAB 2 TELAAH PUSTAKA 2.1 Manajemen Kinerja
BAB 2 TELAAH PUSTAKA 2.1 Manajemen Kinerja Manajemen kinerja adalah sebuah proses komunikasi yang berkesinambungan dan dilakukan dalam kemitraan antara seorang karyawan dan perusahaan (Bacal,1999). Sebuah
PENGANTAR CBIS Computer Based Information System
Pertemuan Ke-2 PENGANTAR CBIS Computer Based Information System TinO DwiantOrO tino2007@ http://www. KONSEP DASAR MANAJEMEN INFORMASI Pendahuluan Informasi adalah salah satu jenis utama sumber daya yang
Raymond McLeod and George Schell
Management Information Sstems10/e Systems, 4 System Users and Developers (Pengguna dan Pengembang Sistem) Tujuan Pembelajaran Mengetahui bahwa konten keorganisasian untuk pengembangan penggunaan dan sistem
SISTEM INFORMASI PADA PERUSAHAAN
SISTEM INFORMASI PADA PERUSAHAAN Level Sistem Informasi pada Perusahaan Sistem dalam suatu perusahaan terbagi menjadi empat level, yaitu: Operasional ( Operational-level Systems ) Pengetahuan ( Knowledge-level
Tantangan Manajemen. Teknologi. Informasi. Sistem. Informasi. Konsep-konsep Dasar
KONSEP KONSEP DASAR SISTEM INFORMASI DALAM BISNIS Teknologi informasi, termasuk sistem informasi berbasis internet, memainkan peranan penting dalam bisnis. Teknologi informasi dapat membantu segala jenis
SI, Organisasi, Manajemen
APK D3/IT/MIS/E1/0806 Manajemen Sistem Informasi SI, Organisasi, Manajemen Jurusan Teknik Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Telkom Pokok Bahasan Sistem Informasi Pengertian SI, Tujuan dan Manfaat SI
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN PENGUKURAN RISIKO TI
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN PENGUKURAN RISIKO TI 4.1 Latar Belakang Pembahasan Dalam pengukuran risiko yang dilakukan pada PT Informasi Komersial Bisnis, kami mengolah data berdasarkan wawancara kepada
KONSEP TATA KELOLA TI
KONSEP TATA KELOLA TI Pertemuan ke 2 Mata Kuliah Tata Kelola dan Audit Sistem Informasi Diema Hernyka S, M.Kom Konsep IT Governance Outline : Pentingnya Tata Kelola TI Perbedaan Manage dan Govern Definisi
Manajemen Proyek Perangkat Lunak Minggu 1
Manajemen Proyek Perangkat Lunak Minggu 1 Danny Kriestanto, S.Kom., M.Eng Proyek Kumpulan orang-orang untuk menyelesaikan suatu permasalahan Sebuah aktivitas yang bertujuan untuk menghasilkan sebuah hasil
Manajemen Sistem Informasi Publik
Manajemen Sistem Informasi Publik Disusun Oleh Kelompok 1: Praherdyan Navy P (105030101111011) Dhio Yudhistira (105030107111006) Kurnia Romadhoni (105030100111012) UNIVERSITAS BRAWIJAYA FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI
Business Process Reengineering ( BPR )
Business Process Reengineering ( BPR ) BPR atau Reengineering Proses Bisnis secara umum didefinisikan sebagai pemikiran ulang secara fundamental dan mendesain ulang proses bisnis untuk meraih perbaikan
Teknologi Informa Inform si s untuk Ke K unggulan Kom K pe om titif 2-1
Teknologi Informasi untuk Keunggulan Kompetitif 2-1 Perusahaan? Sistem Fisik Sistem yang tertutup» Dikendalikan oleh manajemen» Menggunakan umpan balik supaya tujuan tercapai Terbuka dalam arti dengan
CHAPTER 12 INTERNAL AUDIT CHARTER AND BUILDING THE INTERNAL AUDIT FUNCTION
CHAPTER 12 INTERNAL AUDIT CHARTER AND BUILDING THE INTERNAL AUDIT FUNCTION Materi ini memperkenalkan beberapa praktek yang diperlukan untuk membangun fungsi audit internal yang efektif, dimulai dengan
Kerangka Lecture. Elemen Lingkungan. Menggunakan Teknologi Informasi Untuk Keunggulan Kompetitif
Menggunakan Teknologi Informasi Untuk Keunggulan Kompetitif Yudi Agusta, PhD Sistem Informasi Manajemen, Lecture 03 Kerangka Lecture Elemen Lingkungan Keunggulan Kompetitif Sumber Daya Informasi Perencanaan
Bab IV Usulan Perencanaan Investasi Teknologi Informasi
Bab IV Usulan Perencanaan Investasi Teknologi Informasi IV.1 Usulan Perencanaan Investasi Teknologi Informasi dengan Val IT Perencanaan investasi TI yang dilakukan oleh Politeknik Caltex Riau yang dilakukan
BAB 2 SISTEM INFORMASI UNTUK KEUNGGULAN KOMPETITIF
BAB 2 SISTEM INFORMASI UNTUK KEUNGGULAN KOMPETITIF Management Information Systems, 9 th edition, By Raymond McLeod, Jr. and George P. Schell 2004, Prentice Hall, Inc. 1 Perusahaan dan Lingkungannya Sistem
Perencanaan Strategis Pengendalian Manaajemen Pengendalian Operasi
Oleh: Bambang Moertijoso Manajemen sebagai proses atau kegiatan yang menjelaskan apa yang dilakukan manajer pada operasional organisasi mereka untuk merencanakan, meng organisasikan, memprakarsai, mengendalikan
Daftar Pertanyaan Wawancara. 2. Bagaimana struktur organisasi instansi, beserta tugas dan tanggung jawab tiap
L1 Daftar Pertanyaan Wawancara 1. Apa visi dan misi instansi? 2. Bagaimana struktur organisasi instansi, beserta tugas dan tanggung jawab tiap bagian? 3. Bagaimana proses bisnis instansi? 4. Sejak tahun
KEAMANAN DAN KONTROL SISTEM INFORMASI BAB1. PENDAHULUAN
KEAMANAN DAN KONTROL SISTEM INFORMASI BAB1. PENDAHULUAN Sistem Informasi Dunia merupakan sebuah sistem yang berbasis komputer yang memungkinkan perusahaan multinasional untuk menyelaraskan kegiatan perusahaan
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Definisi Rekayasa Ulang Proses Bisnis Definisi rekayasa ulang menurut Hammer & Champy (1993) adalah pemikiran ulang secara fundamental dan perancangan ulang secara radikal atas
BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. Alamat : Jl. Rungkut Asri Utara VI/2 Surabaya
BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 2.1 Identitas Perusahaan Profil Perusahaan Nama : PT. Stars Internasional Alamat : Jl. Rungkut Asri Utara VI/2 Surabaya - 60293 No Telp/Fax : 031-8792478 / 031-8714786 E-mail
EVOLUSI DAN APLIKASI SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER
EVOLUSI DAN APLIKASI SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER SIA /SISTEM INFORMASI AKUNTASI Sistem informasi akuntansi melaksanakan akuntansi perusahaan, aplikasi ini ditandai dengan penngolahan data yang tinggi.
TINJAUAN UMUM PENGEMBANGAN SISTEM
TINJAUAN UMUM PENGEMBANGAN SISTEM Definisi Pengembangan Sistem 1. Aktifitas untuk menghasilkan sistem informasi berbasis komputer untuk menyelesaikan problem organisasi atau memanfaatkan kesempatan yang
Sistem Informasi dan Pengendalian Internal. PT. Perusahaan Listrik Negara (Persero)
Sistem Informasi dan Pengendalian Internal PT. Perusahaan Listrik Negara (Persero) Disusun oleh: Kelompok 2 Alberta Vinanci R Danu Pradipta Diana Mayung B. Dina Puspasari 14/377038/EE/06971 14/377052/EE/06985
PROFESIONALISME KERJA BIDANG IT
PROFESIONALISME KERJA BIDANG IT Secara umum pekerjaan bidang IT dibagi menjadi empat kelompok, yaitu : Kelompok I, dibidang software yaitu : Sistem analisis, programmer, web designer dan web programer
ITIL (Information Technology Infrastructure Library) merupakan suatu framework yang konsisten dan komprehensif dari hasil penerapan yang teruji pada
ITIL (Information Technology Infrastructure Library) merupakan suatu framework yang konsisten dan komprehensif dari hasil penerapan yang teruji pada manajemen pelayanan teknologi informasi sehingga suatu
ANALISA STRATEGIS SI/TI: MENILAI DAN MEMAHAMI KONDISI SAAT INI. Titien S. Sukamto
ANALISA STRATEGIS SI/TI: MENILAI DAN MEMAHAMI KONDISI SAAT INI Titien S. Sukamto Pengantar Dalam proses mencapai keselarasan dan dampaknya, diperlukan adanya pemahaman akan lingkungan bisnis dan teknologi,
Tugas Kelompok Struktur Organisasi Proyek Sistem Informasi
Tugas Kelompok Struktur Organisasi Proyek Sistem Informasi Pengelolaan Instalasi Komputer Kelas Sistem Informasi 3 Anggota Kelompok : Andrian Ramadhan F. 10512318 Alfi Ramadhan 10512328 Libext Heradriv
School of Communication & Business Telkom University
Week-9 by Ida Nurnida PRINSIP DASAR KONFIGURASI ORGANISASI STRUKTUR SEDERHANA BIROKRASI MESIN BIROKRASI PROFESIONAL STURKTUR DIVISIONA ADHOCRACY Seperti sidik jari: Tidak ada struktur organisasi yang sama
GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP)
Mata Kuliah : Pemodelan Bobot Mata Kuliah : 3 Sks GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP) Deskripsi Mata Kuliah : Unified Modelling Language; Use Case Diagram; Class Diagram dan Object Diagram; Activity
Kisi-Kisi Sistem Terdistribusi
Kisi-Kisi Sistem Terdistribusi 1. Definisi sistem terdistribusi, proses terdistribusi, data terdistribusi Sistem terdistribusi dapat didefinisikan sebagai suatu kesatuan dari elemen-elemen yang saling
SUBSISTEM INPUT SISTEM INFORMASI KEUANGAN
SISTEM INFORMASI KEUANGAN System Informasi Akuntansi Subsistem Pemakaian Sumber Internal Pemakai Sumber Subsistem Audit Internal Data Base Subsistem Manajemen Dana rttyreytryrty Lingkungan Subsistem Intelegen
Auditing. Obyektif. 3.1 Phase Audit Sistem Informasi
HOME DAFTAR ISI B3 Auditing Obyektif Mengetahui phase-phase dalam audit sistem informasi Mengetahui proses evaluasi dan pengujian dalam audit sistem informasi 3.1 Phase Audit Sistem Informasi Dalam melakukan
MINGGU KE- 4 MANAJEMEN RUANG LINGKUP
MINGGU KE- 4 MANAJEMEN RUANG LINGKUP Ruang lingkup (Scope) meliputi semua pekerjaan yang terkait pada proses untuk menyelesaikan tujuan proyek atau untuk menghasilkan produk proyek. Manajemen scope proyek
BAB I. : Kundang K.Juman, Ir.MMSI : Agar Mahasiswa memahami konsep dasar sistem informasi
Oleh Tujuan : Kundang K.Juman, Ir.MMSI : Agar Mahasiswa memahami konsep dasar sistem informasi BAB I Konsep Dasar Sistem 1.1 Pengertian Sistem Definisi sistem berkembang sesuai dengan konteks dimana pengertian
BAB I PENDAHULUAN. penting bagi keberhasilan bisnis dan organisasi. Teknologi informasi dapat
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Sistem informasi dan teknologi telah menjadi komponen yang sangat penting bagi keberhasilan bisnis dan organisasi. Teknologi informasi dapat membantu segala jenis bisnis
Pertemuan 3 PROFESIONALISME KERJA BIDANG IT
Pertemuan 3 PROFESIONALISME KERJA BIDANG IT Pembahasan 1. Kompetensi Bidang IT 2. Bidang Pendidikan atau Pelatihan 3. Sertifikasi I. Kompetensi Bidang TI Kompetensi profesionalisme dibidang IT, mencakupi
Modul ke: CHAPTER 2. Sistem Informasi dalam Perusahaan. Fakultas PASCA SARJANA. Dr. Istianingsih. Program Studi Magister Akuntansi
Modul ke: 02 Fakultas PASCA SARJANA CHAPTER 2 Sistem Informasi dalam Perusahaan Dr. Istianingsih Program Studi Magister Akuntansi Sistem Informasi dalam Perusahaan Jenis Sistem Utama dalam Organisasi Jenis
Strategi Organisasi, Struktur Proyek, Budaya Proyek
Modul ke: Strategi Organisasi, Struktur Proyek, Budaya Proyek Fakultas 02Deva Prudensia Setiawan, S.T., M.M. Ekonomi & Bisnis Program Studi Manajemen Manajemen Proyek Isi Manajemen Proyek Organisasional
TRANSFORMASI MASYARAKAT
TRANSFORMASI MASYARAKAT GELOMBANG I (800-1700) MASYARAKAT PERTANIAN Era ini manusia fokus pada kehidupan agraris dan mengolah sumber daya alam. Teknologi belum berkembang sehingga masyarakat lebih menonjolkan
Macam-macam Sistem Informasi
Macam-macam Sistem Informasi Materi Klasifikasi sistem informasi. Sistem informasi menurut level organisasi. Sistem informasi fungsional. Sistem informasi berdasarkan dukungan yang tersedia. Klasifikasi
Standarisasi dan Sertifikasi.
Standarisasi dan Sertifikasi [email protected] Programmer Fungsi Bertanggung-jawab penuh untuk menyusun atau merubah, menguji, memperbaiki dan mendokumentasikan program yang sangat kompleks dari spesifikasi
PENTINGNYA SUMBER DAYA KONSEPTUAL. Tugas Makalah. Untuk menempuh mata Kuliah Sistem Informasi dan Manajemen
PENTINGNYA SUMBER DAYA KONSEPTUAL Tugas Makalah Untuk menempuh mata Kuliah Sistem Informasi dan Manajemen Oleh : KELOMPOK 1 Alfan Hudan Dardiri 115030200111015 Onovio Bagus Permata 115030207111019 Mukhammad
BAB 2 SISTEM INFORMASI UNTUK KEUNGGULAN KOMPETITIF
BAB 2 SISTEM INFORMASI UNTUK KEUNGGULAN KOMPETITIF 1 Perusahaan dan Lingkungannya Sistem fisik perusahaan adalah suatu sistem terbuka yang didalamnya menghubungkan dengan lingkungannya Perusahaan mengambil
MATA KULIAH : SISTEM INFORMASI MANAJEMEN 1 FAKULTAS : ILMU KOMPUTER JURUSAN : D3 MANAJEMEN INFORMASI (3 SKS)
MATA KULIAH : SISTEM INFORMASI MANAJEMEN 1 FAKULTAS : ILMU KOMPUTER JURUSAN : D3 MANAJEMEN INFORMASI (3 SKS) MATA KULIAH : SISTEM INFORMASI MANAJEMEN 1 FAKULTAS : ILMU KOMPUTER JURUSAN : D3 MANAJEMEN INFORMASI
BAB 11 MENGORGANISIR DUKUNGAN SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN : ALTERNATIF LAYANAN END-USER
BAB 11 MENGORGANISIR DUKUNGAN SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN : ALTERNATIF LAYANAN END-USER DSS dan EUC : Jalur Evolusi Paralel Aktivitas DSS dijumpai pada sebagian besar organisasi yang besar Aktivitas berubah
Objek Pembelajaran. Objek Pembelajaran. Pertemuan 2 Klasifikasi Sistem Informasi
Objek Pembelajaran Klasifikasi Sistem Informasi (SI) SI Berdasarkan Level Organisasi Pertemuan 2 Klasifikasi Sistem Informasi Haryono Setiadi, M.Eng STMIK Sinar Nusantara Klasifikasi Menurut Arsitektur
Saripudin. Introduction to Information Systems Chapter : 1, 2, 7, 8, 9, 10, /02/2009 Saripudin, Manajemen Pariwisata FEB UPI
Sistem Informasi Oleh : Saripudin Introduction to Information Systems Chapter : 1, 2, 7, 8, 9, 10, 11 http://highered.mcgraw-hill.com/sites/0072472642/ com/sites/0072472642/ 21/02/2009 Saripudin, Manajemen
DAFTAR PERTANYAAN. 1. Apakah kebutuhan pemakai / end-user (dalam kasus ini divisi penjualan) telah
DAFTAR PERTANYAAN EVALUASI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN DENGAN MENGGUNAKAN FRAMEWORK COBIT Studi Kasus Pada PT. COCA-COLA BOTTLING INDONESIA UNIT JATENG AI1 : Identify Automated Solutions 1. Apakah
BAB 4 PERENCANAAN STRATEGI SISTEM DAN TEKNOLOGI INFORMASI. permintaan terhadap produk juga meningkat.
BAB 4 PERENCANAAN STRATEGI SISTEM DAN TEKNOLOGI INFORMASI 4.1 Pengembangan sistem yang diusulkan Dengan memperkirakan terhadap trend bisnis di masa yang akan datang untuk bisnis dibidang pendistribusian
PEMELIHARAAN PERANGKAT LUNAK (SOFTWARE MAINTENANCE)
PEMELIHARAAN PERANGKAT LUNAK (SOFTWARE MAINTENANCE) Di Susun Oleh : Linda Liana 41813120100 Dosen Pengampu : Wahyu Hari Haji M.Kom FAKULTAS ILMU KOMPUTER PROGRAM STUDY SISTEM INFORMASI UNIVERSITAS MERCU
4.4 Identifikasi Resiko Proyek. 1 Kemungkinan orang-orang terbaik. dapat dimasukkan dalam proyek. 2 Kemungkinan orang-orang memiliki
4.4 Identifikasi Resiko Proyek Persentase nilai 1 100-76 2 75-51 3 50-26 4 25-0 No Resiko 1 2 3 4 1 Kemungkinan orang-orang terbaik dapat dimasukkan dalam proyek 2 Kemungkinan orang-orang memiliki gabungan
Anggota Tim Proyek. Manajer Proyek 22/09/2007
Tim Proyek Adalah semua personil yang tergabung gdalam organisasi pengelola proyek. Ada personil fungsional dan organisasi induk, ada juga personil yang menjadi inti dari tim. Project office : Staf pendukung
MATA KULIAH : SISTEM INFORMASI MANAJEMEN 1 FAKULTAS : ILMU KOMPUTER JURUSAN : D3 MANAJEMEN INFORMASI (3 SKS)
MATA KULIAH : SISTEM INFORMASI MANAJEMEN FAKULTAS : ILMU KOMPUTER JURUSAN : D3 MANAJEMEN INFORMASI (3 SKS) SAP Sistem Informasi Manajemen Proses Belajar Mengajar : Dosen : Menjelaskan, Memberikan contoh,
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Kerangka Penelitian Kerangka penelitian ini adalah langkah demi langkah dalam penyusunan Tugas Akhir mulai dari tahap persiapan penelitian hingga pembuatan dokumentasi
THE DIRECTION PHASE. Titien S. Sukamto
THE DIRECTION PHASE Titien S. Sukamto THE DIRECTION PHASE Fase ini merupakan waktu untuk mengembangkan arah dari SI organisasi, identifikasi dimana SI berada di masa depan untuk memenuhi kebutuhan bisnis.
Lecture s Structure. Siklus Hidup Sistem. Metodologi Siklus Hidup Sistem
Metodologi Siklus Hidup Sistem Yudi Agusta, PhD Sistem Informasi Manajemen, Lecture 07 Lecture s Structure Siklus Hidup Sistem Tahapan Perencanaan, Analisis, Rancangan, Penerapan, Penggunaan Prototyping
P4 Pemanfaatan Komputer Di Berbagai Bidang. A. Sidiq P. Universitas Mercu Buana Yogyakarta
P4 Pemanfaatan Komputer Di Berbagai Bidang A. Sidiq P. Universitas Mercu Buana Yogyakarta Menurut pandangan anda, bidang-bidang apa saja yang sudah menerapkan penggunaan komputer? 2 Dari bidang-bidang
COMPUTER SYSTEM ENGINEERING
COMPUTER SYSTEM ENGINEERING Computer system engineering (Rekayasa Sistem Komputer) terdiri atas 2 bagian, yaitu : Hardware engineering Software engineering Elemen-elemen Dari Sistem Berbasis Komputer 1.
TUGAS MAKALAH MATA KULIAH SISTEM INFORMASI MANAJEMEN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEBERHASILAN DAN KEGAGALAN SIM DALAM ORGANISASI
TUGAS MAKALAH MATA KULIAH SISTEM INFORMASI MANAJEMEN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEBERHASILAN DAN KEGAGALAN SIM DALAM ORGANISASI DOSEN Dr. Ir. Arif Imam Suroso, M.Sc. ANGKATAN E-47 NONI NOER KAISAR
BAB III LANDASAN TEORI
3.1. Sistem Informasi BAB III LANDASAN TEORI 3.1.1. Pengertian Sistem Informasi Sistem informasi secara teknis dapat didefinisikan sebagai seperangkat komponen yang saling terkait yang mengumpulkan (atau
