Jurnal Geodesi Undip Oktober 2016
|
|
|
- Adi Sanjaya
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 PEMANFAATAN NILAI WILLINGNESS TO PAY UNTUK PEMBUATAN PETA ZONA NILAI EKONOMI KAWASAN MENGGUNAKAN TRAVEL COST METHOD DAN CONTINGENT VALUATION METHOD DENGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (Studi Kasus : Kawasan Tamansari Yogyakarta) Ardhian Setiawan Saputra, Sawitri Subiyanto, Arwan Putra Wijaya *) Program Studi Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Jalan. Prof. Sudarto, SH, Semarang Telp. (024) , [email protected] ABSTRAK Kota Jogjakarta adalah salah satu kota di Indonesia yang mempunyai banyak tempat wisata yang menarik untuk di kunjungi. Tamansari adalah salah satu tempat wisata yang ada di Kota Jogjakarta yang selain mempunyai potensi akan keindahannya juga menjadi salah satu Daerah Tujuan Wisata (DTW). Berdasarkan hal tersebut maka diperlukan suatu peta Zona Nilai Ekonomi Kawasan (ZNEK) untuk mengetahui nilai ekonomi berdasarkan metode TCM (Travel Cost Method) dan CVM (Contingent Valuation Method) pada kawasan tersebut. Metode penarikan responden yang digunakan dalam penelitian tugas akhir ini adalah non probability sampling dengan teknik sampling insidental yaitu untuk responden yang secara kebetulan ditemui dilokasi wawancara. Metode pengolahan data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dan perhitungannya menggunakan perangkat lunak Maple 17. Dalam penelitian tugas akhir ini diperoleh hasil berupa peta Zona Nilai Ekonomi Kawasan yang memiliki surplus konsumen domestik sebesar Rp ,-, surplus konsumen mancanegara sebesar Rp ,- dan nilai WTP sebesar Rp ,- untuk CVM sehingga diperoleh nilai ekonomi total Tamansari Domestik sebesar Rp ,- dan Tamansari Mancanegara sebesar Rp ,- (nilai surplus konsumen per individu dikalikan dengan jumlah pengunjung tahun 2015). Kata kunci : Tamansari, Travel Cost Method, Contingent Valuation Method, Zona Nilai Ekonomi Kawasan, Maple 17. ABSTRACT Jogjakarta is a city in Indonesia which has a lot of interesting tourism place to be visited.tamansari is one of tourism places in Jogjakarta which does not only have potential in their beauty, but also became one tourist destination areas. Based on this thing, region economic value zone map (ZNEK) is needed to figure out economic value based on TCM (Travel Cost Method) and CVM (Contingent Valuation Method) in that region. The respondent withdrawal method used in this final project is non probability sampling with incidental sampling technique which is for the respondents who are accidentally met at the location. The data processing method is multiple linear regression analysis and calculated using Maple 17 software. In this final project research, the result was region economic value zone map which had consumer surplus domestic of Rp ,-, consumer surplus foreign tourist of Rp ,- and WTP value of Rp ,- for CVM, so that it was obtained that the total economic value of Tamansari domestic was Rp ,- and total economic value of Tamansari foreign tourist was Rp ,- (consumer surplus value per individual multiplied by number of visitors on 2015). Keywords : Tamansari, Travel Cost Method, Contingent Valuation Method, Zone Economic Value Zone, Maple 17. *) Penulis, PenanggungJawab Volume 5, Nomor 4, Tahun 2016, (ISSN : X) 188
2 I. Pendahuluan I.1 Latar Belakang Nilai ekonomi kawasan adalah seluruh agregat nilai-nilai ekonomi (baik nilai guna langsung maupun nilai guna tidak langsung, serta nilai pilihan, nilai keberadaan dan nilai pewarisan) pada suatu kawasan, diluar nilai-nilai tanah dan properti yang ada di dalam kawasan yang dinilai tersebut. Nilai ekonomi dari sebuah kawasan cagar budaya, termasuk cagar budaya Keraton yang berada di Kota Yogyakarta ini tidak lepas dari valuasi lingkungan karena dalam kenyataannya barang cagar budaya sama dengan sumberdaya lingkungan yang termasuk barang publik. Kawasan Tamansari Yogyakarta sendiri termasuk salah satu Daerah Tujuan Wisata (DTW) di Provinsi D.I Yogyakarta. Tamansari yang menjadi obyek penelitian Tugas Akhir ini merupakan destinasi utama di Kota Yogyakarta,yang jika dilihat dari angka kunjungan wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara setiap tahunnya mengalami peningkatan. Pengkajian mengenai manfaat nilai ekonomi kawasan Tamansari dalam hal ini dilihat dari kunjungan yang dilakukan oleh wisatawan pada situs ini untuk menduga dan mengetahui seberapa besar nilai ekonomi yang diberikan oleh wisatawan yang berasal dari zona-zona kunjungan wisatawan yang kemudian diduga akan mempengaruhi permintaan wisata serta pengkajian terhadap nilai manfaat yang diperoleh masyarakat dari keberadaan Tamansari tersebut. Kawasan Tamansari tersebut memiliki potensi sebagai obyek wisata Kota Yogyakarta karena lokasi yang strategis, nilai budaya dan nilai sejarah yang terkandung didalamnya serta manfaat pada penelitian ini yaitu keuangan jadi dikelola dengan baik dan jadi mengerti pentingnya keberadaan kawasan Tamansari bagi pengelola ataupun pengunjung Berdasarkan hal tersebut, maka diperlukan peta Zona Nilai Ekonomi Kawasan (ZNEK) yang diperoleh dari pengkajian nilai ekonomi berdasarkan kesediaan untuk membayar (Willingness To Pay, WTP) wisatawan dan masyarakat yang memperoleh manfaat dari kawasan tersebut. I.2 Perumusan Masalah Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : 1. Bagaimanakah pengaruh Willingness To Pay (WTP) terhadap nilai ekonomi kawasan Tamansari Yogyakarta dengan pendekatan TCM dan CVM? 2. Bagaimana peta ZNEK yang dihasilkan dari pendekatan TCM dan CVM kawasan Tamansari Yogyakarta? I.3 Maksud dan Tujuan Penelitian Adapun maksud dan tujuan penelitian ini adalah: 1. Menghitung berapa nilai ekonomi kawasan Tamansari Yogyakarta dengan pendekatan Travel Cost Method (TCM) dan Contingent Valuation Method (CVM). 2. Membuat peta Zona Nilai Ekonomi Kawasan (ZNEK) kawasan Tamansari Yogyakarta. I.4 Ruang Lingkup Penelitian Adapun ruang lingkup pembahasan meliputi: 1. Lokasi penelitian terbatas hanya pada kawasan Tamansari di Yogyakarta. 2. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Travel Cost Method dan Contingent Valuation Method untuk mendapatkan Willingness To Pay. 3. Bahan penelitian yang digunakan merupakan data primer yang diperoleh dengan kuisioner dan pengukuran GPS serta data sekunder yang diperoleh dari instansi terkait penelitian. 4. Untuk pengambilan data kuisioner TCM 100 sampel, dengan responden 50 pengunjung domestik dan 50 pengunjung mancanegara. Untuk data kuisioner CVM yaitu 50 sample dan disebar ke individu yang secara tidak langsung memperoleh manfaat dari kawasan tersebut, misalnya penjaga pintu masuk, tukang kebun, juru parkir, pedagang, tukang angkutan umum, serta masyarakat sekitar. 5. Perhitungan pada penelitian ini mengacu pada buku panduan latihan hitung penilaian kawasan, Direktorat SPT, BPN II. Dasar Teori II.1 Willingness To Pay (WTP) Willingness To Pay (WTP) atau kemauan membayar adalah jumlah maksimum orang akan bersedia membayar, pengorbanan atau pertukaran untuk menerima yang baik atau untuk menghindari sesuatu yang tidak diinginkan, seperti polusi. Istilah ini berlawanan dengan Willingness To Accept Payment (WTA) atau kesediaan untuk menerima pembayaran, yang merupakan jumlah minimum seorang individu atau perusahaan bersedia untuk menerima menyerahkan barang atau menerima sesuatu yang tidak diinginkan. Sebuah transaksi terjadi ketika kemauan membayar lebih dari harga pasar. II.2 Travel Cost Method (TCM) Travel Cost Method (TCM) merupakan salah satu pendekatan awal yang dipakai para ekonomi lingkungan untuk menaksir demand atas manfaat lingkungan yaitu dengan sebuah metode yang menggunakan biaya perjalanan sebagai pengganti harga. Metode ini digunakan untuk menghitung DUV suatu kawasan tertentu yang mempunyai keunikan atau daya tarik pengunjung. Metode ini didasarkan pada ide sederhana bahwa jika kita ingin mengetahui berapa nilai yang tersedia dikeluarkan oleh orang untuk mencapai kondisi lingkungan tertentu, kita dapat menanyakan kepada mereka. Volume 5, Nomor 4, Tahun 2016, (ISSN : X) 189
3 Dalam memperkirakan nilai tempat wisata tersebut tentu menyangkut waktu dan biaya yang dikorbankan oleh para wisatawan dalam menuju dan meninggalkan tempat wisata tersebut. Semakin jauh jarak wisatawan ke tempat wisata tersebut, akan semakin rendah permintaannya terhadap tempat wisata tersebut. Permintaan yang dimaksud tersebut adalah permintaan efektifnya yang dibarengi dengan kemampuan untuk membeli. Para wisatawan yang lebih dekat dengan lokasi wisata tentu akan lebih sering berkunjung ke tempat wisata tersebut dengan adanya biaya yang lebih murah yang tercermin pada biaya perjalanan yang dikeluarkannya. Dalam hal ini dapat dikatakan bahwa wisatawan mendapatkan surplus konsumen. Surplus konsumen merupakan kelebihan kesediaan membayar atas harga yang telah ditentukan. Oleh karena itu surplus konsumen yang dimiliki oleh wisatawan yang jauh tempat tinggalnya dari tempat wisata akan lebih rendah dari pada mereka yang lebih dekat tempat tinggalnya dari tempat wisata tersebut (Suparmoko, 2000). II.3 Contingent Valuation Method (CVM) CVM merupakan pendekatan atas dasar survei. Berdasarkan pendekatan ini, dapat mengetahui preferensi konsumen serta dapat menentukan nilai barang dan jasa sumber daya alam dan lingkungan. Selanjutnya juga dapat diketahui kesediaan orang untuk membayar (Willingness to Pay) kerusakan atau pemeliharaan sumber daya alam dan lingkungan atau dapat mengetahui kesediaan orang untuk menerima kompensasi (Willingness to Accept) atas perubahan sumber daya alam dan lingkungan (Suparmoko, 1997). III. Data dan Metodologi III.1 Peralatan dan Bahan Penelitian Adapun peralatan dan bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah : 1. Peralatan Peralatan yang digunakan antara lain : a. Perangkat keras, berupa : 1) Laptop ASUS A43S Prosesor Intel(R) Core(TM) 2.30GHz, RAM 4.00 GB, System type 64-bit Operating System. 2) Printer HP Deskjet Ink Advantage ) GPS Handheld Garmin GPSMAP 62S 4) Kamera digital Sony CyberShot untuk dokumentasi 5) Formulir isian survei (TCM dan CVM) b. Perangkat lunak, berupa : 1) Sistem operasi komputer Microsoft Windows 7 2) Microsoft Office Word ) Microsoft Office Excel ) Maple 17 5) ArcGIS ) SPSS Bahan Bahan yang digunakan untuk penelitian ini adalah: a. Data Spasial 1) Peta Administrasi Kota Yogyakarta b. Data Non Spasial 1) Data Travel Cost Method 2) Data Contingent Valuation Method 3) Data Sosial Ekonomi penduduk Kota Yogyakarta tahun ) Data pengunjung tahunan dan luas kawasan tahun III.2 Pelaksanaan Tahapan pada penelitian ini yaitu : 1. Pengumpulan data primer dan data sekunder 2. Pengolahan data a. Melakukan entri data kuisioner TCM dan CVM ke Microsoft Excel dalam bentuk data tekstual, kemudian diubah ke dalam data numerik. b. Melakukan uji asumsi klasik pada data tersebut untuk memenuhi syarat regresi linier berganda dengan menggunakan Software SPSS 17. Ada 4 uji yang digunakan dalam penelitian yaitu uji normalitas, uji autokorelasi, uji multikolinearitas dan uji heteroskedastisitas. c. Setelah dilakukan uji asumsi klasik, lakukan regresi linier berganda. Pada tahap ini diperoleh koefisien hasil regresi. d. Melakukan uji validitas dan uji reliabilitas jika hasil tidak valid dan reliabel maka harus diukur kembali. e. Pengolahan data di Software Maple 14 untuk mendapatkan nilai WTP, surplus konsumen dan nilai ekonomi total Tamansari Yogyakarta. f. Melakukan pembuatan peta zona nilai ekonomi kawasan dengan menggunakan Software ArcGIS. Peta ini meliputi peta nilai keberadaan (EV), peta nilai guna langsung (DUV), peta total nilai ekonomi (TEV), peta fasilitas umum radius ± 1 km. Volume 5, Nomor 4, Tahun 2016, (ISSN : X) 190
4 Studi Literatur Pengumpulan Data Sekunder Data Statistik (Jumlah pengunjung (Thn), luas kawasan, jumlah penduduk sekitar kawasan) Blow Up Citra Skala 1 : 2500 Peta ZNEK awal (Peta RBI digital dan peta admnistrasi) Survei Lapangan (TCM, CVM, Toponimi Bangunan, Utilitas, Penggunaan Tanah) Kuisioner CVM dan TCM Entri Data Uji Statistik Tidak Ya Tidak Penentuan Permintaan atau Penawaran lnx1 < -1 = Permintaan lnx1-1 s/d 0 = Permintaan lnx1 > 1 = Penawaran lnx1 0 s/d 1 = Penawaran Ya Regresi Linier Significance F < 0,05 R Square > 0,5 / 50% Multiple R > 0,5 / 50% Tidak Ya Perhitungan TEV Nilai Ekonomi Kawasan Peta Utilitas Analisis Spasial Peta Zona Nilai Ekonomi Kawasan Pembuatan Laporan Gambar III.1 Diagram Alir IV. Hasil dan Analisa IV.1 Tipologi Nilai Ekonomi Kawasan Berdasarkan analis survei lapangan, peneliti mengklasifikasikan kawasan Tamansari Yogyakarta sebagai kawasan hutan dan rekreasi. Volume 5, Nomor 4, Tahun 2016, (ISSN : X) 191
5 Gambar IV.1 Kurva Permintaan Tamansari Domestik Gambar IV.2 Kurva Permintaan Tamansari Mancanegara IV.2 Penilaian Ekonomi Kawasan Nilai yang dikaji dalam penelitian ini terdiri atas nilai manfaat wisata (Direct Use Value, DUV) dan nilai keberadaan (Existance Value, EV). Tabel IV.1 Perhitungan Nilai Ekonomi Kawasan Tamansari Yogyakarta Direct Use Value (DUV) Domestik Direct Use Value (DUV) Mancanegara Surplus Konsumen Rp ,- Surplus Konsumen Rp ,- Jumlah Pengunjung (2015) Jumlah Pengunjung (2015) Luas Kawasan (Ha) 12,00 Luas Kawasan (Ha) 12,00 Direct Use Value (DUV) / Ha Rp ,- Direct Use Value (DUV) / Ha Rp ,- Total Benefit / Direct Use Value Rp ,- Total Benefit / Direct Use Value Rp ,- Tabel IV.2 Perhitungan Nilai Ekonomi Kawasan Tamansari Yogyakarta (Lanjutan) Existance Value (EV) CVM Tamansari Rata-rata WTP Rp ,- Jumlah Populasi (2015) Luas Kawasan (Ha) 12,00 Existance Value (EV)/Ha Rp ,- Existance Value (EV) Rp ,- Volume 5, Nomor 4, Tahun 2016, (ISSN : X) 192
6 IV.3 Hasil Uji Asumsi Klasik IV.3.1 Hasil Uji Autokorelasi Tabel IV.3 Hasil Uji Autokorelasi Teknik Valuasi Durbin Watson CVM 1,927 Hasil dari uji autokorelasi teknik valuasi CVM dan CVM khusus menunjukkan bahwa keduanya tidak memiliki korelasi karena berada di range 1,5 2,5. IV.3.2 Hasil Uji Multikolinearitas Tabel IV.4 Hasil Uji Multikolinearitas No Item Pertanyaan Nilai VIF CVM 1 Keberadaan (X1) 3,754 2 Umur (X2) 1,163 3 Pendidikan (X3) 1,366 4 Keluarga (X4) 1,249 5 Pendapatan (X5) 1,325 6 Manfaat (X6) 1,329 7 Kepentingan (X7) 2,136 8 Konversi (X8) 1,518 9 Partisipasi (X9) 1,983 Hasil dari uji multikolinearitas teknik valuasi CVM dan CVM khusus menunjukkan bahwa keduanya tidak memiliki gejala multikolinearitas karena VIF <10. IV.3.3 Hasil Uji Heteroskedastisitas Gambar IV.3 Hasil Uji Heteroskedastisitas Hasil dari uji heteroskedastisitas teknik valuasi CVM menunjukkan bahwa tidak memiliki gejala heteroskedastisitas seperti yang ditunjukkan pada Gambar IV.3. IV.3.4 Hasil Uji Normalitas Gambar IV.4 Hasil Uji Normalitas Volume 5, Nomor 4, Tahun 2016, (ISSN : X) 193
7 Hasil dari uji normalitas teknik valuasi CVM menunjukkan bahwa data menyebar di sekitar garis diagonal dan mengikuti arah garis diagonal atau grafik histogramnya menunjukkan pola distribusi normal. IV.4 Hasil Uji Statistik Proses uji reabilitas dan uji validitas dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak SPSS 17. Kemudian dilakukan pengujian alat ukur kuisioner dengan mengetahui tingkat validitas dan reliabilitas kuisioner yang digunakan dari data survei penelitian. Data dikatakan reliabel jika Alpha Cronbach > 0.7 dan dikatakan valid jika T hitung > T tabel (Tabel r product moment). berikut hasilnya : Tabel IV.7 Hasil Uji Reabilitas Reliability Statistics KETERANGAN Alpha Cronbach (rα) N of item CVM 0, RELIABEL Tabel IV.8 Hasil Uji Validitas No Item Pertanyaan CVM Tamansari R hitung R tabel Keterangan 1 Kontribusi (WTP) 0,538 0,281 VALID 2 Keberadaan (X1) 0,841 0,281 VALID 3 Umur (X2) 0,000 0,000 VALID 4 Pendidikan (X3) 0,000 0,000 VALID 5 Keluarga (X4) 0,000 0,000 VALID 6 Pendapatan (X5) 0,000 0,000 VALID 7 Manfaat (X6) 0,433 0,281 VALID 8 Kepentingan (X7) 0,624 0,281 VALID 9 Konversi (X8) 0,417 0,281 VALID 10 Partisipasi (X9) 0,574 0,281 VALID IV.5 Peta Zona Nilai Ekonomi Kawasan Berdasarkan penilaian kawasan yang telah dilakukan, maka diperoleh Peta Nilai Guna Langsung (Direct Use Value, DUV), Peta Nilai Keberadaan (Existance Value, EV) dan Peta Nilai Ekonomi Total (Total Economic Value, TEV). IV.5.1 Peta Nilai Keberadaan (Existance Value, EV) Berdasarkan peta EV, diketahui bahwa Tamansari Yogyakarta memiliki klasifikasi warna hijau muda dengan nilai Rp ,-. Nilai ini diperoleh berdasarkan hasil kuisioner terhadap responden yang memanfaatkan langsung keberadaan kawasan ini. Contoh respondennya antara lain pedagang di sekitar lokasi wisata, para pemandu wisata, penjaga parkir, serta pengelola kawasan tersebut. Gambar IV.5 Peta EV Tamansari Yogyakarta III.5.2 Peta Nilai Guna Langsung (Direct Use Value, DUV) Berdasarkan peta DUV, diketahui bahwa Tamansari Yogyakarta ditinjau dari pengunjung domestik berada pada klasifikasi warna hijau muda dengan nilai Rp ,-. Sedangkan Tamansari Yogyakarta ditinjau dari pengunjung mancanegara berada pada klasifikasi warna hijau tua dengan nilai Rp ,-. Gambar IV.6 Peta DUV Tamansari Yogyakarta III.5.3 Peta Total Nilai Ekonomi (TEV) Total Nilai Ekonomi (TEV) diperoleh dari hasil penjumlahan DUV dan EV, dimana DUV diperoleh dari hasil penjumlahan perhitungan data TCM yang merupakan hasil total nilai guna langsung objek kawasan Tamansari Yogyakarta dan Volume 5, Nomor 4, Tahun 2016, (ISSN : X) 194
8 EV diperoleh dari hasil perhitungan data CVM yang merupakan hasil total nilai keberadaan objek kawasan Tamansari Yogyakarta. Dapat diketahui bahwa nilai TEV domestik Rp ,- serta TEV mancanegara Rp ,-. Gambar IV.7 Peta TEV Tamansari Yogyakarta III.5.4 Analisis Fasilitas Umum Lokasi Tamansari Yogyakarta mempunyai beberapa fasilitas umum untuk pengunjung. Berikut fasilitas umum Tamansari Yogyakarta : 1. Kantor Pengelolaan 2. Loket 3. Parkiran 4. Toko Souvenir 5. Toilet Gambar IV.8 Peta Fasilitas Umum IV. Penutup IV.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis dari penelitian dan uraian yang telah dikemukakan pada bab-bab sebelumnya, maka dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut : 1. Kawasan Tamansari memiliki nilai DUV ditinjau dari pengunjung domestik sebesar Rp ,- dan EV sebesar Rp ,-, sehingga nilai ekonomi total (TEV) Kawasan Tamansari ditinjau dari pengunjung domestik adalah Rp ,-. Kawasan Tamansari memiliki nilai DUV ditinjau dari pengunjung mancanegara sebesar Rp ,- dan EV sebesar Rp ,-, sehingga nilai ekonomi total (TEV) Kawasan Tamansari ditinjau dari pengunjung mancanegara adalah Rp ,-. 2. Peta DUV, EV, dan TEV. Pada Tamansari Yogyakarta diperoleh DUV ditinjau dari pengunjung lokal dan mancanegara dengan rentang harga > Rp ,- per m 2. Untuk EV Tamansari Yogyakarta berada pada rentang harga Rp ,- sampai dengan Rp ,- per m 2. Pada TEV Tamansari Yogyakarta ditinjau dari pengunjung lokal dan mancanegara dengan rentang harga > Rp ,- per m 2. IV.2 Saran Dari kesimpulan di atas, maka dapat dikemukakan saran-saran yang berguna untuk analisis Total Economic Value (TEV) pada suatu kawasan di masa yang akan datang, antara lain : 1. Pada pengumpulan data primer, khususnya kuisioner hendaknya pada saat hari berkunjung. Misalnya akhir pekan atau hari libur. 2. Untuk memudahkan perhitungan, hendaknya memilih dan menyeleksi data-data responden yang memiliki variabel bebas yang hampir sama. 3. Dalam menguji ketelitian, hendaknya jumlah responden yang digunakan semakin banyak. Karena semakin banyak responden, akan menunjukkan tingkat kesalahan atau error (e) yang semakin kecil. 4. Untuk menunjukkan valid dan reliabelnya suatu instrumen dalam hal ini kuisioner CVM, maka hendaknya dilakukan uji statistik pada instrumen terlebih dahulu. 5. Pada perhitungan CVM sebaiknya memperhatikan data responden CVM mayoritas berasal dari zona desa, kecamatan, kabupaten/kota. Sehingga dapat menggunakan jumlah populasi yang relevan. 6. Pada proses reject data sebaiknya dilakukan satu per satu untuk memperoleh hasil yang lebih akurat. DAFTAR PUSTAKA BPN. (2012). Panduan Latihan Hitung Pengolahan Data Tekstual Penilaian ZNEK dengan Pendekatan CVM (Contingent Valuation Method). Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Direktorat Survei Potensi Tanah. BPN. (2012). Panduan Latihan Hitung Pengolahan Data Tekstual Penilaian ZNEK dengan Pendekatan TCM (Travel Cost Method). Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Direktorat Survei Potensi Tanah. Suparmoko. (2000). Keuangan Negara dalam Teori dan Praktek. Edisi 5. BPFE : Yogyakarta. Suparmoko. (1997). Ekonomi Sumber Daya Alam dan Lingkungan, Edisi Ketiga. Yogya: BPFE UGM. Volume 5, Nomor 4, Tahun 2016, (ISSN : X) 195
Jurnal Geodesi Undip April 2016
ANALISIS NILAI EKONOMI KAWASAN CAGAR BUDAYA KERATON DI KOTA CIREBON BERDASARKAN WTP (WILLINGNESS TO PAY) DENGAN PENDEKATAN TCM (TRAVEL COST METHOD) DAN CVM (CONTINGENT VALUATION METHOD) Aditya Dharmawan,
Jurnal Geodesi Undip APRIL 2015
PEMANFAATAN NILAI WILLINGNESS TO PAY UNTUK PEMBUATAN PETA ZONA NILAI EKONOMI KAWASAN SITUS KERAJAAN MAJAPAHIT MENGGUNAKAN TRAVEL COST METHOD DAN CONTINGENT VALUATION METHOD ( Studi Kasus : Kecamatan Trowulan,
Jurnal Geodesi Undip Oktober 2016
ANALISIS NILAI EKONOMI KAWASAN MENGGUNAKAN TRAVEL COST METHOD (TCM) DAN CONTINGEN VALUATION METHOD (CVM) UNTUK PEMBUATAN PETA ZONA NILAI EKONOMI KAWASAN DENGAN SIG (Studi kasus : Kawasan Kota Lama Semarang)
Jurnal Geodesi Undip Januari 2016
PEMANFAATAN NILAI WILLINGNESS TO PAY DALAM PERHITUNGAN NILAI EKONOMI KAWASAN (Studi Kasus : Candi Gedong Songo, Vihara Buddhagaya Watugong, Dan Masjid Agung Jawa Tengah) Suwirdah Pebriyanah, Sawitri Subiyanto,
Jurnal Geodesi Undip Oktober 2016
PEMBUATAN PETA ZONA NILAI EKONOMI KAWASAN MENGGUNAKAN TCM (TRAVEL COST METHOD) DAN CVM (CONTINGENT VALUATION METHOD) MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS KAWASAN CAGAR ALAM GOA KREO DAN WADUK JATIBARANG
Jurnal Geodesi Undip Januari 2017
PEMBUATAN PETA ZONA NILAI EKONOMI KAWASAN (ZNEK) MENGGUNAKAN TCM (TRAVEL COST METHOD) DAN CVM (CONTINGENT VALUATION METHOD) BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (Studi Kasus : Candi Prambanan) Hisni Theresia
Jurnal Geodesi Undip Januari 2016
PEMBUATAN PETA ZNEK DENGAN TRAVEL COST METHOD DAN CONTINGEN VALUATION METHOD MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (Studi Kasus : Candi Borobudur) Annisa Usolikhah, Sawitri Subiyanto, Bambang Sudarsono
Jurnal Geodesi Undip April 2017
ANALISIS NILAI EKONOMI KAWASAN MENGGUNAKAN TRAVEL COST METHOD (TCM) & CONTINGENT VALUATION METHOD (CVM) UNTUK PEMBUATAN PETA ZONA NILAI EKONOMI KAWASAN DENGAN SIG (Studi kasus : Kawasan Agrowisata Pagilaran,
Jurnal Geodesi Undip Oktober 2017
ANALISIS NILAI EKONOMI KAWASAN MENGGUNAKAN TCM DAN CVM UNTUK PEMBUATAN PETA ZNEK DENGAN SIG (Studi Kasus : Kawasan Dataran Tinggi Dieng, Kab. Wonosobo Dan Kab. Banjarnegara) Dian Rizqi Ari Wibowo, Bambang
Jurnal Geodesi Undip JULI 2017
ANALISIS PENENTUAN NILAI EKONOMI KAWASAN MENGGUNAKAN TCM (TRAVEL COST METHOD) DAN CVM (CONTINGENT VALUATION METHOD) DENGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (Studi kasus: Taman Kyai Langgeng Kota Magelang) Alfonsus
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Diagram Alur Penelitian Persiapan Penentuan Sample Penyusunan Kuisioner TCM & CVM Pengambilan Data Primer Sekunder Entry Data Pengolahan Data Travel Cost Method Contingent
BAB III METODE PENELITIAN. pengukuran kualitas website Untag. Secara singkat dapat dilihat pada Gambar 3.1
BAB III METODE PENELITIAN Pada bab ini menjelaskan tentang tahap penelitian yang dilakukan dalam pengukuran kualitas website Untag. Secara singkat dapat dilihat pada Gambar 3.1 di bawah ini. Gambar 3.1
III. METODE PENELITIAN. Penelitian telah dilaksanakan di Desa Margasari, Kecamatan Labuhan Maringgai,
19 III. METODE PENELITIAN A. Lokasi dan Waktu Pelaksanaan Penelitian telah dilaksanakan di Desa Margasari, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur pada bulan April Mei 2013. Peta lokasi penelitian
Travel Cost Method (TCM) Pertemuan 10 VALUASI EKONOMI SUMBERDAYA DAN LINGKUNGAN DEPARTEMEN EKONOMI SUMBERDAYA & LINGKUNGAN 2015/2016
Travel Cost Method (TCM) Pertemuan 10 VALUASI EKONOMI SUMBERDAYA DAN LINGKUNGAN DEPARTEMEN EKONOMI SUMBERDAYA & LINGKUNGAN 2015/2016 HISTORY OF TCM TCM metode yang tertua untuk pengukuran nilai ekonomi
Tiara Puri Yasinta Manajemen Ekonomi 2016 PENGARUH LOKASI DAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK SUSU PADA TOKO LULU KIDS DEPOK
Tiara Puri Yasinta 18213897 Manajemen Ekonomi 2016 PENGARUH LOKASI DAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK SUSU PADA TOKO LULU KIDS DEPOK Pendahuluan Latar Belakang Persaingan dunia bisnis yang semakin
Jurnal Geodesi Undip Januari 2015
ANALISIS NILAI WTP (WILLINGNESS TO PAY) UNTUK MENENTUKAN NILAI EKONOMI KAWASAN WISATA ALAM DI KABUPATEN SEMARANG BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) (Studi Kasus, Kecamatan Bandungan, Kecamatan Sumowono,
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Yaitu data yang diperoleh langsung dari responden. Responden dari. data ini dianalisa. Data tersebut antara lain :
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan di Desa Rambah Kecamatan Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu pada tahun 2013. 3.2 Jenis dan Sumber Data 3.2.1 Data Primer
BAB I PENDAHULUAN. udara bersih dan pemandangan alam yang indah. Memanfaatkan sumberdaya alam dan lingkungan seperti hutan lindung sebagai
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Hutan merupakan sumber daya alam dengan beragam manfaat, berupa manfaat yang bersifat langsung maupun manfaat tidak langsung. Produk hutan yang dapat dinikmati secara
BAB III METODE PENELITIAN
31 BAB III METODE PENELITIAN A. Objek Penelitian Objek penelitian ini adalah pengunjung wisata Kraton Ratu Boko di Kabupaten Sleman. B. Lokasi Penelitian Ratu Boko. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten
ABSTRAK. Kata kunci : Partisipasi Anggaran, Komitmen Organisasi, Kinerja Karyawan
ABSTRAK Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh partisipasi anggaran dan komitmen organisasi secara parsial terhadap kinerja karyawan. Sampel dalam penelitian ini adalah 50 responden
BAB I PENDAHULUAN. Indonesia sebagai negara dengan lautan dan pesisir yang luas. memiliki potensi untuk pengembangan dan pemanfaatannya.
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Indonesia sebagai negara dengan lautan dan pesisir yang luas memiliki potensi untuk pengembangan dan pemanfaatannya. Lautan merupakan barang sumber daya milik
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Objek /Subjek Penelitian Ngebel. Objek pada penelitian ini yaitu para pengunjung objek wisata alam Telaga B. Lokasi Penelitian Penelitian ini dilakukan di Kota Ponorogo tepatnya
METODE PENELITIAN. Cipondoh dan Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. Penentuan lokasi sebagai
IV. METODE PENELITIAN 4.1 Lokasi dan waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan di Situ Cipondoh yang terletak di Kecamatan Cipondoh dan Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. Penentuan lokasi sebagai obyek
BAB VI KESIMPULAN, SARAN, DAN KETERBATASAN PENELITIAN. Loka Yogyakarta, total willingness to pay 110 responden untuk
BAB VI KESIMPULAN, SARAN, DAN KETERBATASAN PENELITIAN A. Kesimpulan Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat di tarik kesimpulan sebagai berikut: 1. Berdasarkan data primer yang di peroleh
Pancar termasuk tinggi. Proporsi responden mengenai penilaian terhadap tingkat. Persepsi Pengunjung Presentase (%) Tinggi.
sebanyak 2% responden menyatakan masalah polusi suara di TWA Gunung Pancar termasuk tinggi. Proporsi responden mengenai penilaian terhadap tingkat kebisingan disajikan pada Tabel 25 berikut ini. Persepsi
BAB III METODE PENELITIAN. Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. daftar pertanyaan yang telah dipersiapkan terlebih dahulu.
BAB III METODE PENELITIAN A. Subjek Penelitian Subjek penelitiannya adalah para pengunjung di Kebun Raya dan Kebun Binatang Gembira Loka. Kebun Raya dan Kebun Binatang Gembira Loka terletak di Jl. Kebun
Penentuan Nilai Ekonomi Wisata
Penentuan Nilai Ekonomi Wisata BAGIAN EKONOMI LINGKUNGAN DEPARTEMEN EKONOMI SUMBERDAYA & LINGKUNGAN FEM IPB Pendahuluan (1) Pendahuluan (2) Pendahuluan (3) TCM metode yang tertua untuk pengukuran nilai
BAB VI VALUASI EKONOMI SUMBER DAYA CIKOROMOY DENGAN TRAVEL COST METHOD
92 BAB VI VALUASI EKONOMI SUMBER DAYA CIKOROMOY DENGAN TRAVEL COST METHOD Sumber daya alam dan lingkungan tidak hanya memiliki nilai ekonomi tetapi juga mempunyai nilai ekologis dan nilai sosial. Dimana
VALUASI EKONOMI OBJEK WISATA PEMANDIAN COKROTULUNG KLATEN DENGAN TRAVEL COST METHOD (TCM) Skripsi
VALUASI EKONOMI OBJEK WISATA PEMANDIAN COKROTULUNG KLATEN DENGAN TRAVEL COST METHOD (TCM) Skripsi Diajukan Untuk Melengkapi Syarat-Syarat Untuk Mendapatkan Gelar Sarjana Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas
ABSTRAK PENGARUH EXPERIENTIAL MARKETING TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN TOKO BUKU GRAMEDIA ISTANA PLAZA BANDUNG
ABSTRAK PENGARUH EXPERIENTIAL MARKETING TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN TOKO BUKU GRAMEDIA ISTANA PLAZA BANDUNG Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh experiential marketing terhadap kepuasan
BAB III METODE PENELITIAN. Jenis data yang digunakan adalah data primer. Data primer yaitu data yang
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Data Jenis data yang digunakan adalah data primer. Data primer yaitu data yang diperoleh langsung dari pengunjung atau wisatawan yang sedang berwisata mengunjungi objek
BAB I PENDAHULUAN. sektor lain untuk berkembang karena kegiatan pada sektor-sektor lain
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pariwisata merupakan salah satu sektor yang perkembangannya memicu sektor lain untuk berkembang karena kegiatan pada sektor-sektor lain menghasilkan produk-produk yang
BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN. alat ukur yang digunakan dalam penelitian. Tabel 5.1 Hasil Uji Validitas. Variable Corrcted item total R tabel Keterangan
61 BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN A. Uji Kualitas Data 1. Uji Validitas Uji validitas bertujuan untuk menguji tingkat keandalan dan kesahihan alat ukur yang digunakan dalam penelitian. Tabel 5.1 Hasil Uji
Jurnal Geodesi Undip Januari 2015
PEMBUATAN PETA ZONA NILAI EKONOMI KAWASAN BERDASARKAN WILLINGNESS TO PAY (WTP) (Studi Kasus : Lawang Sewu dan Sam Poo Kong) Yesi Monika Manik, Arief Laila Nugraha, Hani ah *) Program Studi Teknik Geodesi
BAB III METODELOGI PENELITIAN. Kecamatan Bangkinang Seberang Jalan Lintas Bangkinang-Petapahan Sei Jernih.
BAB III METODELOGI PENELITIAN A. Lokasi Penelitian Penelitian ini di lakukan di Kabupaten Kampar tepatnya di Daerah Kecamatan Bangkinang Seberang Jalan Lintas Bangkinang-Petapahan Sei Jernih. Penelitian
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian explanatory, dimana penelitian ini
33 BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan jenis penelitian explanatory, dimana penelitian ini memberikan uraian mengenai fenomena atau gejala sosial yang diteliti dengan
Pengaruh Media Iklan, Kepercayaan, Kesesuaian Harga dan Kualitas Pelayanan terhadap Keputusan Pembelian Toko Online Zalora
Pengaruh Media Iklan, Kepercayaan, Kesesuaian Harga dan Kualitas Pelayanan terhadap Keputusan Pembelian Toko Online Zalora Nama : Alfianta Sah Putra NPM : 10212615 Jurusan : Manajemen (S1) Pembimbing :
BAB III METODE PENELITIAN. kuantitatif. Pendekatan kuantitatif merupakan pendekatan yang sistematis
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Pendekatan yang dilakukan pada penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Pendekatan kuantitatif merupakan pendekatan yang sistematis terhadap hubungan
BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN
BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN Analisis pada bab ini dilakukan dari hasil kuisioner yang telah dikumpulkan. Responden dalam penelitian ini adalah pelanggan yang memiliki hubungan kerja dalam pemanfaatan
ANALISIS PENGARUH MOTIVASI KERJA, LINGKUNGAN KERJA, DAN KOMPENSASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN (STUDI KASUS PADA SPBU
ANALISIS PENGARUH MOTIVASI KERJA, LINGKUNGAN KERJA, DAN KOMPENSASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN (STUDI KASUS PADA SPBU 44.594.02 JEPARA) PUBLIKASI ILMIAH Diajukan Untuk Memenuhi Tugas dan Syarat-syarat Guna
IV. METODE PENELITIAN. 4.1 Lokasi dan Waktu. dan juga berlokasi tidak jauh dari pusat kota sehingga prospek pengelolaan dan
IV. METODE PENELITIAN 4.1 Lokasi dan Waktu Penelitian dilakukan di objek wisata Pantai Mutun MS Town dan Pulau Tangkil yang terletak di Desa Mutun, Kecamatan Padang Cermin, Kelurahan Lempasing, Kabupaten
BAB III METODE PENELITIAN. PKS Sei Tapung yang berlokasi di Desa Tandun, Kecamatan Tandun, Kabupaten
80 BAB III METODE PENELITIAN 3.1.Lokasi dan Waktu Penelitian Penulis melakukan penelitian pada PT. Perkebunan Nusantara V (Persero) PKS Sei Tapung yang berlokasi di Desa Tandun, Kecamatan Tandun, Kabupaten
BAB II TINJAUAN PUSTAKA Pengertian Ekonomi Lingkungan. manusia dalam memanfaatkan lingkungan sedemikian rupa sehingga
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Landasan Teori 2.1.1. Pengertian Ekonomi Lingkungan Ekonomi lingkungan adalah ilmu yang mempelajari tentang kegiatan manusia dalam memanfaatkan lingkungan sedemikian rupa sehingga
BAB III METODE PENELITIAN. Berdasarkan pemodelan Website Quality (WebQual), terdapat tiga dimensi
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Identifikasi Masalah Berdasarkan pemodelan Website Quality (WebQual), terdapat tiga dimensi kualitas website yang selanjutnya akan dipakai sebagai Variabel Bebas. Tiga dimensi
METODE PENELITIAN. hutan mangrove non-kawasan hutan. Selain itu, adanya rehabilitasi hutan
IV. METODE PENELITIAN 4.1 Lokasi dan Waktu Penelitian Lokasi penelitian ini berada di Kawasan Pesisir Pantai Tlanakan, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Pemilihan lokasi dilakukan secara
BAB III METODE PENELITIAN. perusahaan manufaktur skala besar dan sedang di Semarang. 3.2 Populasi, Sampel, dan Teknik Pengumpulan Sampel
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Objek dan Lokasi Penelitian Objek yang menjadi sasaran dalam penelitian ini adalah seluruh manajer perusahaan manufaktur skala besar dan sedang di Semarang. 3.2 Populasi,
BAB I PENGANTAR. 1.1 Latar Belakang. Sebagian besar perekonomian Provinsi Bali ditopang oleh
BAB I PENGANTAR 1.1 Latar Belakang Sebagian besar perekonomian Provinsi Bali ditopang oleh sektor pariwisata. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, sektor pariwisata memberikan kontribusi
ANALISIS PENGARUH PRODUK, HARGA, PROMOSI DAN TEMPAT TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN RESTORAN RICHEESE FACTORY CABANG DEPOK KELAPA DUA
ANALISIS PENGARUH PRODUK, HARGA, PROMOSI DAN TEMPAT TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN RESTORAN RICHEESE FACTORY CABANG DEPOK KELAPA DUA Nama : Azura Geby Ryanti NPM : 11212325 Dosen Pembimbing : Dr. Ambo Sakka,SE.,
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. website, uji validitas dan reabilitas, uji asumsi, analisis regresi linear berganda.
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN Pada bab ini akan membahas mengenai hasil dari analisis yang dilakukan. Hasil dan pembahasan ini terdiri dari gambaran umum responden, kualitas website, uji validitas dan reabilitas,
PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA ACE HARDWARE DI MARGO CITY DEPOK
PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA ACE HARDWARE DI MARGO CITY DEPOK Nama : Rival Ardiansyah NPM : 18212368 Jurusan : Manajemen Pembimbing : Dr. Teddy Oswari Latar Belakang Masalah
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. yang telah dilakukan. Hasil dan pembahasan ini terdiri dari kualitas website, uji
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN Pada bab ini akan membahas mengenai hasil dan pembahasan dari analisis yang telah dilakukan. Hasil dan pembahasan ini terdiri dari kualitas website, uji validitas dan reliabilitas,
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Responden Sebagaimana yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa responden yang menjadi subyek dalam penelitian ini adalah mahasiswa pada Universitas
BAB III METODELOGI PENELITIAN. dimanapenelitian yang lebih menekankan pada angka-angka serta teknik
BAB III METODELOGI PENELITIAN 3.1. Jenis Penelitian dan Pendekatan Penelitian Jenis penelitian yang digunakan peneliti adalah penelitian Kuantitatif, dimanapenelitian yang lebih menekankan pada angka-angka
III. KERANGKA PEMIKIRAN
III. KERANGKA PEMIKIRAN 3.1 Kerangka Pemikiran Teoritis Kerangka pemikiran teoritis yang dikaji dalam penelitian ini ditekankan pada obyek dan daya tarik wisata, penilaian manfaat wisata alam, serta prospek
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2016 sampai dengan
BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Objek dari penelitian yang dilakukan penulis pada skripsi ini adalah wisatawan domestik dan mancanegara pada objek wisata halal di Aceh. Penelitian
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. menjadi sampel dalam penelitian mengenai pengaruh harga, kualitas produk, citra merek
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Deskripsi Objek Penelitian Deskripsi responden disini akan menganalisa identitas para konsumen yang menjadi sampel dalam penelitian mengenai
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Penyajian dan Analisis Data Pada penelitian ini, penulis melakukan survei di KPP Pratama Cempaka Putih, dan penulis memperoleh data pertumbuhan jumlah Wajib Pajak
Pengaruh Faktor Psikologis Terhadap Keputusan Pembelian Pocari Sweat Pada Mahasiswa Universitas Gunadarma. Destri Andini,
Pengaruh Faktor Psikologis Terhadap Keputusan Pembelian Pocari Sweat Pada Mahasiswa Universitas Gunadarma Destri Andini, 11208460 LATAR BELAKANG Perkembangan usaha saat ini telah diwarnai dengan berbagai
BAB III METODELOGI PENELITIAN. Kabupaten Bengkalis. Jl. Simp. Rangau Km.3 Duri. Sedangkan waktu penelitian. Jenis data dalam penelitian ini berupa :
81 BAB III METODELOGI PENELITIAN 3.1 Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian ini mengambil lokasi pada PT. Petro Papua Energi Duri Kabupaten Bengkalis. Jl. Simp. Rangau Km.3 Duri. Sedangkan waktu penelitian
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN HARGA TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN JASA LAYANAN PENGIRIMAN BARANG (STUDI KASUS JNE CABANG MARGONDA KOTA DEPOK).
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN HARGA TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN JASA LAYANAN PENGIRIMAN BARANG (STUDI KASUS JNE CABANG MARGONDA KOTA DEPOK). Nama : Indri Sugiastiwi NPM : 14213407 Jurusan : Manajemen
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Variabel Penelitian dan Definisi Operasional Variabel penelitian adalah suatu atribut atau sifat atau nilai dari orang, obyek atau kegiatan yang mempunyai variasi tertentu
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di daerah Kalimantan Timur, Kecamatan Balikpapan Selatan. Pada perkembangan kota yang semakin maju dan era modern dalam penggunaan
PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUASAN WISATAWAN MANCANEGARA DI PANTAI PANDAWA, KABUPATEN BADUNG, BALI
PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUASAN WISATAWAN MANCANEGARA DI PANTAI PANDAWA, KABUPATEN BADUNG, BALI Ni Wayan Vitha Wahyundari I Nyoman Sudiarta Ni Putu Eka Mahadewi Email : [email protected]
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN. 3.1 Jenis Peneltian Dan gambaran Dari Populasi Penelitian
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Jenis Peneltian Dan gambaran Dari Populasi Penelitian 3.1.1 Jenis Penelitian Jenis penelitian yang dilakukan adalah survey, yaitu penelitian dengan mengambil sampel dari
PENGARUH MODERNISASI SISTEM INFORMASI PERPAJAKAN BERBASIS e-faktur TERHADAP PENERIMAAN PPN (Studi Kasus Pada KPP Madya Jakarta Pusat)
238 PENGARUH MODERNISASI SISTEM INFORMASI PERPAJAKAN BERBASIS e-faktur TERHADAP PENERIMAAN PPN (Studi Kasus Pada KPP Madya Jakarta Pusat) Oleh 1 Kartika dan 1 Vika Aryanto ABSTRACT This study aims to determine
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Daerah (SKPD) yang ada di pemerintah kabupaten/kota se-provinsi Lampung.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Populasi dan Sampel Populasi yang akan digunakan dalam penelitian adalah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang ada di pemerintah kabupaten/kota se-provinsi Lampung.
BAB III METODE PENELITIAN. Borobudur pada bulan Oktober November 2016 yang berusia 20 tahun ke atas.
49 BAB III METODE PENELITIAN A. Subjek dan Obyek Penelitian Dalam penelitian ini sasaran responden adalah pengunjung taman wisata Candi Borobudur pada bulan Oktober November 2016 yang berusia 20 tahun
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Hasil Penelitian 1. Pelaksanaan Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bukti empiris apakah masing-masing unsur motivasi yang meliputi: motivasi
ABSTRACT. vii. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRACT During this society makes an NPWP is based on the element of compulsion. The government through the rule of Law has forced citizens to have an NPWP. Be aware of this obligation to have a tax ID
BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN
BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN 4.1. Deskripsi Data Responden yang menjadi objek penelitian Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Kuesioner yang di sebar berjumlah
METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan di daerah hulu dan hilir Sungai Musi, yang
IV. METODE PENELITIAN 4.1. Pemilihan Lokasi dan waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di daerah hulu dan hilir Sungai Musi, yang terletak di kota Palembang Sumatera Selatan. Penentuan lokasi dilakukan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis dan Pendekatan Penelitian Merujuk pada rumusan masalah, maka jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif. Menurut Arikunto
BAB III METODE PENELITIAN. Pada bab ini menjelaskan tahapan yang dilakukan dalam penelitian dengan
BAB III METODE PENELITIAN Pada bab ini menjelaskan tahapan yang dilakukan dalam penelitian dengan melalui 4 tahap yang dapat dilihat pada Gambar 3.1 Gambar 3.1 Tahap Analisa Penelitian 3.1 Tahap Pendahuluan
ANALISIS FAKTOR KINERJA KARYAWAN BAGIAN PRODUKSI KARET PT. PERKEBUNAN NUSANTARA XII JEMBER
ANALISIS FAKTOR KINERJA KARYAWAN BAGIAN PRODUKSI KARET PT. PERKEBUNAN NUSANTARA XII JEMBER [FACTOR ANALYSIS OF RUBBER PRODUCTION PERFORMANCE OF EMPLOYEES PART PT. PLANTATION NUSANTARA XII JEMBER] Oleh:
BAB VI PENUTUP. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kelompok rujukan terhadap
BAB VI PENUTUP 6.1 Kesimpulan Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kelompok rujukan terhadap keputusan pembelian laptop merk Toshiba. Populasi penelitian adalah mahasiswa FEKONSOS UIN Suska
BAB III. Metode Penelitian
BAB III Metode Penelitian 3.1 Lokasi dan waktu penelitian Penelitian `Penelitian ini dilaksanakan pada Swalayan Rizki Pasir Pengarayan yang terletak di Jl. Cibogas No.34 Pasir Pengaraian Penelitian ini
Valuasi Ekonomi Dalam Pengembangan Ekowisata Berbasis Sumberdaya Penyu di Kampung Baru Desa Sebong Lagoi Kabupaten Bintan
Valuasi Ekonomi Dalam Pengembangan Ekowisata Berbasis Sumberdaya Penyu di Kampung Baru Desa Sebong Lagoi Kabupaten Bintan Priyanti Junia Pratiwi, Winny Retna Melani, Fitria Ulfah. [email protected]
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi Penelitian Penelitian ini dilakukan di PT. Bank Muamalah Indonesia, Tbk Cabang Malang, Jl. Kawi Atas, No. 36A Malang. Obyek penelitian yang diambil adalah karyawan PT.
BAB III METODE PENELITIAN. Selatpanjang yang terletak di JL.Diponegoro, No. 85 A B Selatpanjang Kab.
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Lokasi dan Waktu penelitian Lokasi tempat penelitian ini dilakukan di CV. Istana Motor Selatpanjang yang terletak di JL.Diponegoro, No. 85 A B Selatpanjang Kab. Kepulauan
PENGARUH KEPERCAYAAN, HARGA DAN KETERSEDIAAN PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK VIA LAZADA (Studi Kasus Konsumen Lazada di Tangerang)
PENGARUH KEPERCAYAAN, HARGA DAN KETERSEDIAAN PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK VIA LAZADA (Studi Kasus Konsumen Lazada di Tangerang) BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang 1) Perkembangan komunikasi
BAB III METODE PENELITIAN. Dalam Penelitian ini penulis mengambil tempat pada PT.
46 BAB III METODE PENELITIAN 1.1 Lokasi dan Waktu Penelitian Dalam Penelitian ini penulis mengambil tempat pada PT. Perindustrian & Perdagangan Bangkinang di Pekanbaru yang berada dijalan Taskurun/Duku
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. pendekatan biaya perjalanan (Travel Cost Method) sebesar
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa: 1. nilai ekonomi Objek Wisata Budaya Dusun Sasak Sade dengan menggunakan pendekatan
BAB III METODE PENELITIAN. obyek penelitian adalah para pengguna software akuntansi pada perusahaanperusahaan
BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Pengumpulan data dari kuesioner dalam penelitian ini dilakukan sekitar satu bulan dari tanggal 13 Oktober sampai 14 November 2014. Dengan obyek
BAB III METODE PENELITIAN. bulan Maret 2014 hingga bulan Agustus Jenis dan Sumber data dalam penelitian ini berupa :
36 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Waktu dan Lokasi Penelitian Penelitian ini dilakukan pada salah satu outlet Rabbani yang beralamat di jalan Tuanku Tambusai No. 52 Pekanbaru. Penelitian ini dimulai sejak
BAB I PENDAHULUAN. berupa produk jasa lingkungan yang manfaatnya secara langsung bisa di rasakan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Hutan merupakan sumberdaya alam dengan berbagai manfaat baik manfaat yang bersifat langsung maupun tidak langsung. Manfaat langsung berupa produk jasa lingkungan yang
BAB 3 DESAIN PENELITIAN
BAB 3 DESAIN PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian 3.1.1 Jenis Data Data yang dibutuhkan sebagai bahan yang akan dipakai oleh penulis adalah data sekunder. Data yang digunakan adalah : 1) Pertumbuhan Ekonomi
BAB III METODE PENELITIAN. pembahasan penulisan ini, maka penulis mengambil lokasi penetian PT. BPR
36 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Lokasi Penelitian Dalam usaha untuk mendapatkan data dan keterangan yang mengangkut pembahasan penulisan ini, maka penulis mengambil lokasi penetian PT. BPR Mitra Rakyat
BAB III METODE PENELITIAN. dikumpulkan dari responden dengan menggunakan kuesioner dengan
24 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian survei, yaitu penelitian dimana informasi dikumpulkan dari responden dengan menggunakan kuesioner dengan menggunakan
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. diperoleh dari penyebaran kuesioner pada konsumen.
56 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Responden 1. Tempat dan Waktu Penelitian Pada bab ini, penulis melakukan analisis secara keseluruhan mengenai pengaruh citra merek dan kepercayaan merek
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Objek atau Subjek Penelitian Subjek yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah Wajib Pajak Orang Pribadi di KPP Pratama Magelang. Sampel penelitian ini adalah Wajib Pajak
BAB III METODE PENELITIAN. besar maupun kecil, tetapi data yang dipelajari adalah data dari sampel yang diambil
BAB III METODE PENELITIAN A. Tipe Penelitian Berdasarkan metode penelitian, jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian survei. Penelitian survei adalah penelitian yang dilakukan pada populasi
METODOLOGI PENELITIAN
III. METODOLOGI PENELITIAN A. Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian dilaksanakan di warung makan Sari Rasa Pak Ndut, Jalan Slamet Riyadi, Nomor 159, Kartasura, Sukoharjo Solo. Pengambilan data dilaksanakan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Berdasarkan permasalahan dan tujuan penelitian yang akan dicapai maka jenis penelitian yang digunakan adalah explanatory research atau penelitian penjelasan.
III. METODE PENELITIAN
III. METODE PENELITIAN 3.1 Kerangka Pemikiran Penelitian PT Sinar Sosro adalah perusahaan pelopor untuk minuman teh dalam kemasan. Dengan semakin pesatnya pertumbuhan industri minuman di Indonesia, PT
Jurnal Geodesi Undip Januari 2015
ANALISIS PERUBAHAN ZONA NILAI TANAH AKIBAT PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DI KECAMATAN TEMBALANG KOTA SEMARANG Agatha Dimitri Vara Diba Kusumo, Sutomo Kahar, Sawitri Subiyanto *) Program Studi Teknik Geodesi
BAB III METODE PENELITIAN. A. Variabel Penelitian dan Definisi Operasional. digunakan dalam penelitian ini adalah:
BAB III METODE PENELITIAN A. Variabel Penelitian dan Definisi Operasional 1. Variabel Penelitian Variabel penelitian adalah sesuatu yang berbentuk apa saja yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari
III. METODE PENELITIAN
III. METODE PENELITIAN 3.1. Kerangka Pemikiran Konseptual PT. Sinar Sosro memiliki visi untuk menjadi perusahaan minuman kelas dunia yang dapat memenuhi kebutuhan konsumen, kapan saja, dimana saja, serta
