BAB 6 HASIL DAN PEMBAHASAN
|
|
|
- Ida Lesmana
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 49 BAB 6 HASIL DAN PEMBAHASAN 6.1 Pendahuluan Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui gambaran pelaksanaan pengembangan bisnis di RSIA Kemang Medical Care ditinjau dari New Wave Marketing (Co-Creation). Untuk memperoleh hasil penelitian, peneliti melakukan wawancara mendalam. Wawancara dilakukan kepada Informan yang sesuai dengan prinsip appropriateness (kesesuaian) dan adequacy(kecukupan), berdasarkan prinsip tersebut, peneliti mewawancara 3 (tiga) orang informan yang dinilai berkompeten dan menguasai bidang dan isu yang diangkat oleh peneliti. yaitu Prof. Purnawan Junadi (Direktur Utama), Aida F. Umaya (Corporate Secretary), dan Peter Darmaun (Manajer dept. Marketing and Communication). 6.2 Karakteristik Informan Untuk mendapatkan informasi, peneliti melakukan wawancara mendalam dengan 3 (tiga) orang informan yang bekerja di Rumah Sakit Ibu dan Anak Kemang Medical Care. Tabel 6.1 Karakteristik Informan Kode Nama Lama Jabatan Pendidikan Jenis Informan Bekerja Kelamin F1 Purnawan 1 th Direktur S1-Dokter, S2- Laki-laki Junadi Utama Public health, S3- Urban and Regional Planning. Profesor F2 Aida 1.5 th Corporate S1-Ekonomi, Perempuan F-Umaya Secretary S2- Manajemen
2 50 F3 Peter 2 th Manajer S1-Ekonomi, Laki-laki Darmaun Marketing S-2 HRD and Communic ation Berdasarkan identitas informan, dapat dibagi menjadi 3 karakteristik, yaitu berdasarkan pendidikan, lama bekerja dan jenis kelamin. Tabel. 6.2 Karakteristik Informan Berdasarkan Pendidikan Pendidikan Jumlah Persentase S % Profesor % Jumlah % Berdasarkan karakteristik tersebut, dapat diketahui bahwa sebanyak 2 (dua) orang atau 66.7 % informan telah menyelesaikan pendidikan S2 mereka. Sedangkan satu atau 33.3 % informan telah mendapat gelar profesor. Tabel.6.3 Karakteristik Informan Berdasarkan Lama Bekerja Lama Bekerja Jumlah Persentase 1 Tahun % >1 Tahun % Jumlah % Terdapat 2 (dua) orang atau 66.7% informan yang bekerja sudah lebih dari 1 tahun, sedangkan 1 orang atau 33.3 % informan bekerja selama 1 tahun di RSIA Kemang Medical Care.
3 51 Tabel.6.4 Karakteristik Informan Berdasarkan Jenis Kelamin Jenis Kelamin Jumlah Persentase Laki-laki % Perempuan % Jumlah % Terdapat 2 (dua) orang atau 66.7% informan yang berjenis kelamin lakilaki, sedangkan 1 orang atau 33.3 % informan yang berjenis kelamin perempuan New Wave Marketing Horizontalisasi Pemasaran Seperti yang diungkapkan oleh Kartajaya (2008), Dalam New Wave Marketing perusahaan dan pasar sudah tidak vertical. Terjadi desentralisasi. Pasar jadi horizontal dan perusahaan sekarang membutuhkan strategi perang market by market. New Wave Marketing adalah strategi pemasaran baru, tidak ada perbedaan status antara marketer dan costumernya. Mereka sama rata, sejajar dan berbaur. Semua itu biasa disebut Horizontal. New Wave Marketing biasa dicirikan dengan terjadi demokratisasi di segala bidang hanya melalui teknologi komputer. Orang bisa berekspresi, membentuk komunitas, berkolaborasi, dan lain-lain. Dalam New Wave Marketing, everyone is marketer. (Kartajaya, 2008) Hal ini seperti yang disampaikan oleh Yuswohady dalam bukunya yang berjudul CROWD, yaitu: Yang paling terlihat adalah adanya kenyataan bahwa konsumen menjadi semakin powerfull, empowered, dan memegang kendali atas segalanya (Yuswohady, 2008) Seperti yang dilakukan oleh majalah TIME pada tahun Pada tahun tersebut, majalah TIME menobatkan YOU sebagai Person of The Year. You disini adalah manusia, pelanggan, konsumen. Penobatan ini dilakukan karena majalah TIME menyadari pengaruh besar dari pelanggan, konsumen, dan manusia, yaitu sebagai Marketer dan Business developer. (Yuswohady, 2008)
4 52 Berdasarkan dari hasil wawancara mendalam yang dilakukan, peneliti mendapatkan informasi bahwa Rumah Sakit Ibu dan Anak Kemang Medical Care memposisikan pelanggan sejajar dengan Institusi mereka. Posisi pelanggan yang sejajar ini dapat dilihat dari terlibatnya pelanggan dalam membuat dan memasarkan produk. Berikut hasil wawancara dengan para informan: Pelanggan adalah stakeholder dan marketer kita ya. (F2). Posisi pelanggan untuk kami adalah sejajar. Karena kita kan kasih pelayanan, lalu mereka memberikan feedback, setelah itu kita melakukan penyesuaian-penyesuaian. (F2). Peran pasien rajal dan ranap, jelas besar sekali, tanpa mereka, kita tidak dapat hidup Pihak ketiga juga penting, mereka men-support kita supaya kita bisa kasih pelayanan yang lebih kepada pasien kita (F3). Pensejajaran pelanggan atau customers di RSIA Kemang Medical Care dilakukan dengan cara melibatkan pelanggan dalam memasarkan sekaligus menjadi bagian terpenting dalam suatu institusi, yaitu sebagai stakeholder. Peran ini sangat penting karena itu penyesuaian RS terhadap masukan/ feedback dari pelanggan menjadi sangat diperlukan. Hal inilah yang membuat pelanggan merasa nyaman karena terjadi customer-centric. Berikut hasil wawancara dengan informan terkait pentingnya pelanggan dan kesejajaran : Pelanggan bisa dibilang seperti raja, tapi jika posisinya seperti itu, kita kan berada dibawah, jadi secara pelayanan mereka jadi mitra kita, maka kita perlu berikan pelayanan terbaik, hospitality nya, kita juga tetep harus punya bagaining potition yang tidak membuat mereka merasa terganggu. Jadi secara pelayanan mereka Raja tetapi kita juga punya Bargaining Potition-nya. Jadi sejajar. (F3) Bahkan dalam pemberian obat pun RSIA Kemang Medical Care mengacu pada kebutuhan pasien dan pihak ketiga (termasuk asuransi). Dari segi pasien, kita menggunakan Rational use of medicine, dimana obat yang diberikan sesuai dengan yang diperlukan oleh pasien. Kita bikin pasar dsitu. Kita menekankan dokter supaya tidak sembarangan bikin resep obat. Tetapi lebih ke konsultasi. Hal ini selain menguntungkan
5 53 pasien juga dapat menguntungkan pihak asuransi karena biaya kesehatannya jadi kecil..(f1) Saat ini, horizontalisasi sangat perlu dilakukan jika suatu perusahaan ingin bertahan dan berkembang. Hal ini terjadi karena kemajuan zaman dan perkembangan teknologi yang luar biasa cepat. Horizontalisasi pemasaran terjadi karena 3 faktor, yang selanjutnya disebut sebagai Driving Force, yaitu: a. Digitalization: ada pada aspek teknologi yang membuat individual menjadi powerful, asal terhubung dengan internet. b. Globalization : mencakup aspek Polical-Legal, Economy, dan Social-Culture. c. Futurisation : sudah, sedang atau akan terus terjadi di pasar. Artinya pasar yang menjadi ajang persaingan para supplier untuk menarik perhatian demander menjadi terus berubah (Kartajaya, 2008) Sedangkan menurut majalah MARKETING edisi 06/IX/JUNI 2009 dalam salah satu insight nya yang berjudul Arah Dinamika Komunikasi Pemasaran menyebutkan bahwa saat ini terjadi perubahan dalam komunikasi pemasaran. Saat ini komunikasi pemasaran lebih bersifat Customer-centric, dengan 4 (empat) gejala (berdasarkan temuan IBM Institusi for Business Value), yaitu: a. Pengadopsian konsumen atas format penyebaran yang baru b. Penyesuaian belanja iklan c. Migrasi platform ke arah digital d. Kemunculan kapabilitas-kapabilitas baru sebagai dampak dari perubahan aturan main. Baik yang bersumber dari pemain baru maupun pemain lama dalam industri.
6 Word Of Mouth Berdasarkan hasil wawancara mendalam, informan menyebutkan telah menggunakan strategi word of mouth. Dalam melakukan pemasaran untuk RSIA Kemang Medical Care. Berikut adalah hasil jawaban dari para informan: Iya, itu intinya. Word of Mouth adalah salah satu strategi low cost high impact, intinya ada di word of mouth.karena, kita ga bisa menjangkau semua orang. Satu atau tiap orang sangat berharga. Jadi mereka bisa menyebarkan ke yang lain. Jadi pada kenyataannya klo kita ga bagus maka word of mouth itu yang akan menjatuhkan kita.. jadi (hal-hal word of mouth) harus ditangani dengan baik (F2). Iya. Karena pemasaran RS tidak boleh gede-gedean dan untuk bidang jasa word of mouth sangat penting. Word of mouth sama dengan Low budget high impact (F3). Word of mouth sangat membantu dalam mengurangi anggaran belanja iklan rumah sakit. Biasanya porsi utama pengeluaran periklanan untuk produk adalah untuk presentasi dan promosi produk-produk baru dan produk-produk yang sudah ada.(lee&johnson, 2007) Selain itu, RSIA Kemang Medical Care juga memiliki kegiatan-kegiatan yang memiliki tujuan untuk menjadi word of mouth yang baik. Berikut pernyataan dari para informan: Jadi, kita punya milis yang dikelola oleh salah satu dokter praktek (di RSIA Kemang Medical Care). Dan di milis ini, ikut mempopulerkan RSIA Kemang Medical Care. Yang tergabung dari milis ini adalah, pasien yang konsen dan beberapa dokter. Alamat milisnya adalah: pengasuhna adalah dr. Wati.. (F1) Semuanya menerapkan ini (word of mouth) ya. Semuanya diarahkan ke Word of Mouth. Kita ada rencana melaksanakan FGD dengan konsep etnografi. (F2).
7 55 Kegiatan kita seperti mengedukasi orang tua. We pick the right messenger, Kita ambil sedikit orang-orang yang sangat berpengaruh, kita undang, untuk datang dan mereka menyebarkan ke yang lain. Kita nembak segelintir orang, nanti mereka yang akan menyebarkan. Acarannya seperti: week kmc, Seminar Kesehatan, Program kita di facebook, milis, untuk seminar, kita diuntungkan dengan topiknya sendiri,yaitu topic kesehatan. Karena kesehatan adalah basic need semua orang. (F2) Jika secara khusus tidak ada, tetapi semua tujuan acara kita adalah ke arah Word of Mouth bahkan hingga ke pemberian pelayanan pada pasien kita, itu juga kita tujukan untuk menjadi word of mouth. (F3) Seperti (acara) week end at KMC, kita ajak mereka datang ke KMC dan melakukan hospital tour (F3) Hal ini senada dengan pernyataan Yuswohady yaitu: Your Customers are evangelists. They are your voluntary sales force. (Yuswohady, 2008)) Pelanggan adalah penyebar informasi yang sukarela, tentu saja tanpa biaya. Mereka tidak meminta bayaran untuk memasarkan produk yang mereka rasa memuaskan, menyenangkan dan lain-lain. Begitu juga sebaliknya, seperti yang dikatakan oleh informan diatas (F2) bahwa: pada kenyataannya klo kita ga bagus maka word of mouth itu yang akan menjatuhkan kita.. jadi (hal-hal word of mouth) harus ditangani dengan baik. Ketika pelayanan atau produk kita tidak memuaskan, dan lain-lain maka pelanggan akan menjadi orang-orang yang secara suka rela menyampaikan ketidakpuasan mereka ke orang lain. Karena itu, sangat penting bagi institusi untuk selalu menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan. Referal dan rekomendasi dari Customer memiliki kekuatan menjual seribu bahkan sejuta kali lebih hebat dibanding ocehan salesman. (Yuswohady, 2008) Sedangkan majalah MARKETING edisi 06/IX/JUNI 2009 dalam sebuah artikel yang ditulis oleh Bambang Sudjatmoko, yang berjudul Arah Dinamika
8 56 Komunikasi Pemasaran menyebutkan, Konsumen sudah dapat dipandang sebagai pembaca, editor dan pemasar, sekaligus yang bergerak secara simultan, terutama kelompok konsumen usia muda. Pelaksanaan Word of Mouth di RSIA KMC, terdapat pada beberapa program yaitu: 1. Milis: Program milis ini dirasa cukup efektif karena cukup aktif dan memiliki cukup banyak member. Selain itu, topik bahasan dari Milis ini relevan dengan RSIA KMC dan dapat menjadi WoM bagi KMC. 2. Program di facebook: Facebook RSIA KMC cukup aktif dan banyak memiliki Friend. RSIA KMC pun juga sering melakukan Publikasi kegiatan melalui FB serta membuka konsultasi on line via FB. 3. Seminar Kesehatan: Dalam kegiatan ini RSIA KMC mengundang pelanggannya untuk hadir ke acara Seminar terkait topik kesehatan. Dalam kegiatan ini pelanggan dapat langsung di Kegiatan ini sebenarnya cukup efektif. Tetapi dikarenakan kurangnya persiapan dari panitia, membuat publikasi dan kehadiran peserta kurang optimal. 4. kegiatan ini dilakukan setiap bulan dengan mengusung tema tertentu dan dengan berbagai bentuk, contohnya seminat, talk show, bazaar, dll. Selama ini kegiatan termasuk efektif untuk dapat menstimulus pelanggan melakukan word of mouth hanya saja karena persiapan yang kurang matang dan jumlah SDM yang sangat kurang maka kehadiran peserta pun minim Komunitas Pelanggan Masuk kedalam komunitas adalah hal sangat penting dalam melakukan pemasaran. New Wave Marketing, harus bisa membentuk suatu komunitas atau memanfaatkan komunitas yang ada. Dalam Communitization terjadi low-budget high-impact. (Kartajaya, 2008)
9 57 Hal ini senada dengan pernyataan Yuswohady dalam bukunya CROWD, sebagai berikut: Komunitas pelanggan akan menjadai kekuatan DAHSYAT bagi anda untuk membangun daya saing perusahaan. (Yuswohady, 2008) Berdasarkan hasil wawancara, informan menyebutkan bahwa RSIA Kemang Medical Care memiliki strategi pemasaran dengan masuk ke dalam komunitas pelanggan. Berikut hasil wawancara: Iya, karena kita menggunankan konsep word of mouth dan low budget high impact, dan masuk ke komunitas pelanggan adalah salah satu cara yang sangat perlu untuk ditempuh. (F2). Iya, karena disitulah pasar dan strategi yang kita pakai mewajibkan kita untuk masuk ke komunitas. (F3). Dengan masuk ke dalam komunitas yang sudah ada maupun dengan membentuk komunitas baru, akan membuat proses pemasaran menjadi lebih mudah, efektif, dan efisien. Hal ini terjadi karena dengan masuk ke dalam komunitas pemasaran yang terjadi akan menghasilkan efek yang besar bagi pemasaran maupun daya saing, karena orang-orang dalam komunitas tersebut. pasti juga memiliki teman-teman lain selain dikomunitas tersebut., dari situlah terjadi proses pemasaran. Selain itu, bisa jadi pula, bahwa teman-teman diluar komunitas tersebut memiliki komuitas lain dan akhirnya pemasaran terjadi juga pada komunitas itu, begitu seterusnya. Informan juga menyebutkan beberapa kegiatan RSIA Kemang Medical Care yang masuk ke dalam komunitas pelanggan. Berikut hasil wawancara dengan informan; Week kmc, seminar, arisan dan masuk ke arisan Ibu-ibu target pasar visit ke sekolah-sekolah, visit ke corpotrate-corporate. (F2). Ga secara khusus, tapi kita masuk ke arisan ibu-ibu. (F3).
10 58 Gambaran pelaksanaan kegiatan ini adalah melakukan kegiatan baik promosi maupun seminar dengan mengundang komunitas tertentu atau datang ke komunitas tertentu. Berikut hasil wawancara dengan informan: Kita melakukan seminar-seminar kesehatan dan marketing(promosi). Seminar, visit dan lain-lain dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab kita terhadap masyarakat dan sebagai bentuk marketing kita. (F2). Mereka (ibu-ibu target pasar kita) sudah ada acara rutin, kita masuk kesana, sediakan makan, minta waktu untuk promosi, bagi-bagi brosur, kita penetrasi pasar. (F3) Berikut adalah beberapa kegiatan Pemasaran RSIA Kemang Medical Care selama satu tahun: Tabel. 6.5 Kegiatan RSIA Kemang Medical Care No. Nama kegiatan Frekuensi Keterangan kali/tahun Dengan tema yang berbeda-beda 2. Visit Sekolah 6 sekolah 3. Visit Corporate 6 Corporate 4. Grand Opening 1 kali Termasuk Hospital tour Berikut adalah beberapa tema Weekend@KMC:
11 59 Tabel. 6.6 Tema Kegiatan RSIA Kemang Medical Care No. Tema 1. Foodtainment Bulan Maret Feeding Time : A Joyful Experience For Your Child 2 Pentingnnya Imunisasi Dewasa dan Pemeriksaan Sebelum Kehamilan April 3. One Stop Healthy Festival Juni Komunitas pelanggan terjadi jika ada kesamaan minat. Jika komunitas yang sudah ada belum ada yang sesuai dengan produk perusahaan, maka perusahaan dapat membentuk komunitas sendiri. Dalam communitization, perusahaan tidak harus melakukan riset pasar, hanya identifikasi komunitas yang sudah ada. Jika tidak ada komunitas yang cocok, maka perusahaan dapat membuat komunitas sendiri. Komunitas dapat dalam bentuk online, offline, atau gabungan dari keduanya.. (Kartajaya, 2008) Dalam memilih komunitas, perusahaan harus mengkonfirmasi komunitas tersebut terlebih dahulu, apakah komunitas tersebut sesuai dengan perusahaan atau tidak. Hal ini dilakukan supaya perusahaan tepat dalam memilih komunitas. Berikut adalah hal-hal yang mendassari terbentuknya komunitas. 1. Relevance adalah relasi atau kesamaan interest atau values antara perusahaan dengan komunitas tersebut. Ada tiga jenis relevance di komunitas on line, yaitu a. Intellectual relevance Merupakan tempat atau wadah para profesional yang mengharapkan dapat terjadi pertukaran informasi dan
12 60 kerja sama, khusunya yang terkait dengan pekerjaan mereka. b. Emotional relevance Misalnya adalah facebook, dalam facebook setiap anggota mempunyai keterkaitan dari perjalanan hidupnya selama ini, misalnya satu sekolahan, dan sebagainya. c. Spiritual relevance Dalam situs ini (second life), kita dapat mempunyai kepribadian lain yang hidup dalam dunia lain juga. 2. Active level adalah seberapa besar tingkat keaktifan komunitas tersebut. Apakah dalam komunitas tersebut anggotanya aktif atau hanya daftar nama saja. Kalau hanya daftar nama saja, maka ini hanya sebuah database. 3. Number of community adalah berapa banyak jaringan yang dimiliki atau yang potensial dapat terjadi antara suatu komunitas tersebut. (Kartajaya, 2008) Kegiatan yang melibatkan komunitas pelanggan di RSIA KMC adalah sebagai berikut: 1. peserta yang diundang untuk hadir adalah umum dan komunitas pelanggan. Kegiatan ini cukup efektif untuk mengumpulkan komunitas pelanggan atau membentuk komunitas pelanggan baru. Tetapi karena persiapannya yang sering kurang matang menyebabkan kurang optimalny pembentukan komunitas baru maupun komunitas yang telah terbentuk. 2. Seminar: Dalam kegiatan ini RSIA KMC mengundang komunitas pelanggan dan umum untuk hadir ke acara Seminar terkait topik kesehatan. Tetapi dikarenakan kurangnya persiapan dari panitia, membuat publikasi dan kehadiran peserta kurang optimal. 3. Visit Corporate dan Sekolah: adalah kegiatan yang dilakukan langsung menuju komunitas pelanggan. Kegiatan ini dilakukan
13 61 dengan target 6 sekolah dan 6 corporate pertahun. Bentuk kegiatan adalah melakukan pemeriksaan gratis, minta waktu untuk melakukan promosi, bagi-bagi brosur. Sampai saat ini kegiatan berjalan baik. 4. Mengadakan arisan dan masuk ke arisan ibu-ibu: kegiatan ini dilakukan dengan mengadakan arisan yang di RSIA KMC dan menghadiri arisan ibu-ibu yang menjadi pelanggan atau teman dari owner. Palaksanaan arisan ini baru berjalan sekalli sedangkan masuk ke arisan ibu-ibu lebih rutin dibanding mengadakan arisan di KMC Co-Creation Mengundang Pelanggan Untuk Berpartisipasi Mengudang pelanggan untuk berpartisipasi dalam pembuatan produk adalah hal yang sangat perlu untuk dilakukan, hal ini seperti yang dikatakan oleh Yuswohady: Kemampuan Anda Mengoneksi pelanggan akan menjadi sumber kekuatan bersaing dan dari situ Anda akan mampu menciptakan bisnisbisnis baru, pasar-pasar baru, maupun produk-produk baru (Yuswohady, 2008) Customers are your Innovators, Customers are your product developers, Customers are your Idea Generators. (Yuswohady, 2008) Bedanya dengan produk adalah, Co-Creation lebih dinamis, interaktif, berasal dari multisumber. Dalam Co-Creation, pelanggan terlibat langsung secara aktif dalam proses pembuatan produk yang dikonsumsi oleh mereka sehingga terjadi proses horizontalisasi. (Kartajaya, 2008) Sedangkan menurut Philip Kotler dan Gary Armstrong, terdapat 5 (lima) filosofi manajemen pemasaran yang ada, yaitu: The Product Consept, The Selling Consept, The Marketing Consept, dan The Societal Marketing Concept. Dari kelima ini, The Societal Marketing Concept adalah konsep yang terbaru. Konsep ini menjelaskan bahwa: the organization should determine the needs, wants, and interst of target markets. (Kotler &Armstrong, 1994).
14 62 Saat ini proses menetapkan kebutuhan keinginan dan minat pelanggan adalah dengan cara mengundang pelanggan untuk berpartisipasi dalam pembuatan produk atau layanan. Berdasarkan hasil dari wawancara informan menyebutkan bahwa RSIA Kemang Medical Care mengundang Pelanggan untuk berpartisipasi dalam memasarkan dan membuat produk yang dilakukan dengan cara membuat dan menyebar kuesioner atau angket dan FGD. Berikut hasil dari wawancara dengan informan: Iya..Sebenarnya tujuan FGD antara lain itu (mengundang pelanggan untuk berpartisipasi dalam pembuatan produk RSIA KMC) (F2). Kita tidak secara langsung mengundang, tetapi kita punya kuesioner. Jadi pelangan kita bisa member usulan melalui angket, kuesioner/angket tersebut (F3). Menurut informan dengan melibatkan pelanggan selain institusi dapat keuntungan dengan informasi terkait kebutuhan, keinginan, dan minat pelanggan, juga dapat menciptakan pelayanan prima (Produk) dan merupakan strategi word of mouth. Berikut kutipan wawancara: Ya karena, seperti yang sebelumnya dijelaskan, yaitu terkait strategi word of mouth juga. (F2) Ya, kita perlu tahu. Kita kan ingin memberikan pelayanan yang prima bagi mereka. Untuk memberikan pelayanan prima tersebut, kita butuh feedback, sebagai bentuk evaluasi juga. (F3) Kegiatan mengundang pelanggan di RSIA Kemang Medical Care, saat ini masih dilakukaan secara tidak langsung, maksudnya belum dalam satu forum (Off Line), tetapi forum tersebut,yakni FGD, sudah ada di perencanaan. Berikut hasil wawancara: Kuesioner, survai lewat telpon, melalui facebook. Dan rencana kami untuk melakukan FGD. (F2)
15 63 Kuesioner.. (F3) Kegiatan co-creation yang dilakukan saat ini adalah : 1. Kuesioner: kegiatan ini diadakan dengan menyebar kuesioner ke pelanggan RSIA KMC untuk mendapat feedback. Kuesioner ini cukup efektif untuk mendapatkan feedback dari pelanggan. Ada beberapa program di RSIA KMC yang diadakan karena masukan dari pelanggan. 2. Survai lewat telepon: survai yang dilakukan lewat telpon dilakukan setelah pelanggan menerima pelayanan dari RSIA KMC. Saat ini kegiatan ini masih berlanjut dan cukup efektif dalam menjaring aspirasi dan mengikat pelanggan. 3. Facebook: melalui FB ini, pelanggan dapat kapan saja mengakses RSIA KMC untuk memperoleh informasi dan memberikan masukan kepada kmc. Saat ini, FB merupakan alat yang optimal untuk melakukan jarig aspirasi. Mengingat pelanggan KMC dan target pasarnya adalah orang-orang yang sangat sering mengakses FB. Selain itu, konsep Low budget-high impact membantu RSIA KMC sangat membantu KMC untuk mengakses pelanggannya Mendorong Pelanggan Untuk Membagi Pengalamannya Membagi pengalaman sesama pelanggan dapat meningkatkan kedekatan sesama pelanggan, hal ini dapat menghasilkan aura yang positif dan dapat mencipatkan energy yang sangat besar karena keterikatan sesama pelanggan tersebut. Energy tersebut sangat berguna bagi pelanggan tersebut dan Institusi. Seperti yang dikatakan Yuswohady pada bukunya CROWD. Connection yang terjadi antaranggota komunitas pelanggan akan menghasilkan energy yang Luar biasa Powerfull-nya (Yuswohady, 2008) Dalam pemasaran horizontal, merek Anda harus mampu memfasilitasi terjadinya interaksi seorang pelanggan dengan pelanggan lainnya.
16 64 Semakin intens interaksi tersebut, semakin kukuhlah basis pelanggan Anda, dan ujung-ujungnya semakin kokoh pula daya saing Anda. (Yuswohady, 2008) Kemampuan Anda mengoneksi pelanggan akan menjadi sumber kekuatan bersaing dan dari situ Anda akan mampu menciptakan bisnisbisnis baru, pasar-pasar baru, maupun produk-produk baru (Yuswohady, 2008) Hal ini terjadi karena ketika kita mengoneksi pelanggan maka akan terjadi banyak interaksi dan dapat menciptakan koneksi baru dari interaksi-interaksi tersebut. Berdasarkan hasil dari wawancara, diketahui bahwa RSIA Kemang Medical Care memilki program yang mendorong pelanggan untuk membagi pengalamannya. Berikut hasil wawancara dengan informan: iya (F2) Alasannya sama dengan yang sebelumnya, yaitu terkait word of mouth.. (F2) Week online, telpon survai dan lain-lain. Termasuk, masuk ke arisan ibu-ibu. (F2) tidak secara langsung, tetapi kita punya group member di facebook. Jadi ada peluang untuk mereka untuk bisa share. Klo secara off line, secara khusus belum ada, tetapi sudah direncanakan adanya group-group diskusi dengan topic-topik tertentu. (F3). Mengoneksi pelanggan dengan cara mendorong pelanggan untuk membagi pengalamannya dapat berfungsi sebagai word of mouth dan membangun kesolidan pelanggan. Seperti yang dikatakan Yuswohady diatas bahwa dengan kokoh atau solidnya basis pelanggan kita maka dapat membuat semakin kokoh daya saing kita.
17 65 Kegiatan share pengalaman ini disebut Hermawan Kartajaya sebagai conversation. Ada beberapa cara yang digunakan untuk membangun conversation, yaitu: a. Peer to peer, many-to-many b. Diskusi, interaksi antara dua belah pihak. c. Common truth (Kartajaya, 2008) Penjabaran kegiatan sama dengan poin sebelumnya yaitu: 1. Kuesioner: kegiatan ini diadakan dengan menyebar kuesioner ke pelanggan RSIA KMC untuk mendapat feedback. Kuesioner ini cukup efektif untuk mendapatkan feedback dari pelanggan. Ada beberapa program di RSIA KMC yang diadakan karena masukan dari pelanggan. 2. Survai lewat telepon: survai yang dilakukan lewat telpon dilakukan setelah pelanggan menerima pelayanan dari RSIA KMC. Saat ini kegiatan ini masih berlanjut dan cukup efektif dalam menjaring aspirasi dan mengikat pelanggan. 3. Facebook: melalui FB ini, pelanggan dapat kapan saja mengakses RSIA KMC untuk memperoleh informasi dan memberikan masukan kepada kmc. Saat ini, FB merupakan alat yang optimal untuk melakukan jarig aspirasi. Mengingat pelanggan KMC dan target pasarnya adalah orang-orang yang sangat sering mengakses FB. Selain itu, konsep Low budget-high impact membantu RSIA KMC sangat membantu KMC untuk mengakses pelanggannya Mendukung Pelanggan Untuk Bekerja Sama Mendukung pelanggan untuk bekerja sama dengan memfasilitasi dan mengikat pelanggan untuk bekerja sama dalam pengembangan produk atau program institusi merupakan hal yang sangat perlu untuk dilakukan dalam rangka
18 66 membangun keterikatan pelanggan dengan Institusi. Hal ini seperti yang dikatakan Yuswohady dalam bukunya CROWD, yaitu Customers are your Innovators, Customers are your product developers, Customers are your Idea Generators. (Yuswohady, 2008) Berdasarkan hasil wawancara ternyata RSIA Kemang Medical Care sudah memiliki rencana kesana, hanya saja fasilitas yang mempertemukan antar pelanggan belum ada, yaitu klinik tumbuh kembang. Berikut hasil wawancaranya: Belum kesana, tetapi di rencana sudah ada, yaitu melalui FGD (berdasarkan etnografi). Bahkan kita sudah mengadakan arisan untuk Ibu-ibu yang menjadi pelanggan kita. (F2). Melalui FGD berdasarkan etnografi yang telah ada pada rencana kami. (F2). Belum, tetapi kita akan banyak kemungkinan kesana, nanti jika sudah ada klinik tumbuh kembang maka akan banyak center-center untuk share bagi orang tua yang sudah punya pengalaman atau pelanggan yang telah punya pengalaman untuk di Share. ini sudah ada di rencana kerja. (F3). Dapat diketahui bahwa RSIA Kemang Medical Care sudah menyadari arti pentingnya bekerja sama dengan pelanggan dan melakukan pengikatan pelanggan. Hal ini terkait dengan word of mouth dan daya saing institusi dengan institusi lain. Karena bagaimana pun, basis pelanggan sangat menetukan daya saing dan kekuatan pemasaran yang terjadi dan akan terjadi. Kegiatan FGD berdasarkan etnografi yang telah direncanakan oleh RSIA KMC adalah kegiatan yang mungkin cukup optimal untuk mengkondisikan pelanggan untuk bekerja sama. Karena dengan FGD, kita dapat melakukan jarring aspirasi sekaligus mengikat pelanggan untuk bekerja sama.
19 Pengembangan Bisnis Keterikatan Pelanggan Dalam pengembangan bisnis sangat diperlukan keterikatan pelanggan dengan institusi. Selain terkait word of mouth, dan daya saing. Keterikatan pelanggan ini juga harus diciptakan guna pengembangan bisnis institusi. RSIA Kemang Medical Care menyadari pentingnya peran pelanggan dalam pengembangan bisnis ini, walau keterikatan pelanggan belum sepenuhnya tercipta, tetapi RSIA Kemang Medical Care sudah melakukan kegiatan yang menuju kesana. Berikut hasil wawancara: Kita udah mulai mencoba. Kita sudah mulai mengumpulkan orang untuk datang ke RS kita dan bikin acara. (F2). Kita melakukan gathering-gathering di tempat kita. Seperti dibeberapa acara, seperti kemarin ada painting exhibition, hospital tour, dan mengadakan arisan. Kemaren juga sudah dicoba mengadakan arisan di RS kita. (F2). Kita ada acara week kita bikin data base pelanggan kita, data base yang kita punya kita undang untuk datang, lalu setelah itu kita melakukan follow-up memalui telepon. (F3). Week (F3). Pentingnya keterikatan pelanggan ini juga dapat membuat bisnis dan pasar baru, seperti yang dikatakan Yuswohady,yaitu: Kemampuan Anda mengoneksi pelanggan akan menjadi sumber kekuatan bersaing dan dari situ Anda akan mampu menciptakan bisnisbisnis baru, pasar-pasar baru, maupun produk-produk baru (Yuswohady, 2008) Sedangkan menurut Hermawan Kartajaya dalam bukunya New Wave Marketing, mengoneksi atau mengikat pelanggan adalah sebagai suatu bentuk
20 68 penyetaraan pelangga. Perusahaan pun harus berupaya melakukan engagement dengan pelanggan sebagai pihak yang setara. (Kartajaya, 2008) Keterikatan pelanggan belum sepenuhnya terbetuk di KMC tetapi dari pihak KMC sudah mulai melakukan usaha untuk menciptakan keterikatan pelanggan dengan cara melakukan pertemuan/perkumpulan pelanggan yaitu: acara ini diselenggarakan supaya tercipta intensitas pertemuan yang cukup untuk para pelanggan bertemu dan menjalin keterikatan. Tetapi selama ini dikarenakan kurang optimalnya dalam persiapan dan publikasi menyebabkan minimnya kehadiran pelanggan. Hal ini membuat sulitnya mempertemukan pelanggan dan menciptakan keterikatan. 2. Hospital Tour, arisan dan Painting Exhibition: kegiatan ini dilakukan untuk mengumpulkan pelanggan dan menciptakan interaksi antar pelanggan lalu menciptakan keterikatan sesama pelanggan dengan cara membiarkan mereka berinteraksi bersama Pengembangan Produk Di RSIA Kemang Medical Care menyadari peran pelanggan dalam pengembangan produk mereka dan RSIA Kemang Medical Care pun telah melibatkan pelanggan dalam mengembangkan bisnis/produknya Hal ini dapat dilihat dari pernyataan informan: Iya dong. Mereka berperan dalam memberikan masukan. Bisa melalui kuesioner, telpon, dan FGD. (F2). Bisa berperan, mereka bisa berperan lewat masukan-masukan mereka, input-input dan feedback mereka. Jadi kita bisa tahu keinginan atau tendensi pelanggan untuk mengembangkan bisnis kita juga. (F3).
21 69 Jelas itu ada ya.. klo yang di (lantai) bawah kita ada customer service, untuk menerima kemauan pelanggan kita. Lalu diolah dilevel manajemen karena untuk pengembangan bisnis posisinya strategis. Menggunakan rapat koordinasi untuk membicarakan bagaimana kedepannya. Karena kita sudah ada bisnis plan untuk beberapa tahun kedepan kita mau kemana, beberapa tahun lagi mau menuju kemana, dan lain-lain. Jadi ga rapat khusus lagi, karena seharusnya kita sekarang udah jalan menuju kesana. rapat koordinasi yang dilakukan hanya untuk penyesuaian dengan aspirasi dari pelanggan. (F3). Ada beberapa pelayanan yang diusulkan oleh pelanggan, seperti Yoga, Fisioterapi, dan Senam Hamil. Saat ini proses pengadaannya sudah dalam tahap proses kerja sama dengan beberapa pihak. (F3). Hal ini sejalan dengan perkataan Yuswohady dalam bukunya, yaitu: Customers are your Innovators, Customers are your product developers, Customers are your Idea Generators. (Yuswohady, 2008) Pelanggan adalah innovator, pengembang produk, dan alat pembangkit ide suatu institusi, hal ini hanya bisa tercipta jika terjadi interaksi dan keterikatan pelanggan dengan sesama pelanggan dan pelanggan dengan institusi dan kerja sama yang kontinyu. Senada dengan Yuswohady, Hermawan Kartajaya juga telah mengungkapkan pentingnya bekerja sama dan melibatkan pelanggan. Dalam New Wave Marketing yang digunakan adalah elemen Co- Creation. Bedanya dengan produk adalah, Co-Creation lebih dinamis, interaktif, berasal dari multisumber. Dalam Co-Creation, pelanggan terlibat langsung secara aktif dalam proses pembuatan produk yang dikonsumsi oleh mereka sehingga terjadi proses horizontalisasi. Dalam hal ini, proses pembuatan produk tidak lagi menjadi monopoli produsen semata (Kartajaya, 2008)
22 70 Hasil dari New Wave Marketing di RSIA KMC adalah pengembangan produk, yaitu terciptanya produk baru di RSIA KMC yang berdasarkan masukan dari pelanggan. Yaitu: 1. Fisioterapi 2. Senam hamil 3. Yoga
Gambaran pengembangan..., Vilda R. Amir, FKM UI, Lampiran 2. Fasilitas Kamar
Lampiran 2. Fasilitas Kamar Lampiran 3. Kegiatan Foodtainment LAPORAN KEGIATAN Weekend @KMC : FOODTAINMENT Feeding Time : A Joyful Experience For Your Child I. Susunan Acara Foodtainment Waktu Kegiatan
Tabel Matriks Hasil Wawancara
Tabel Matriks Hasil Wawancara No. Pertanyaan Informan 1 Informan 2 Informan 3 Faktor Lingkungan Eksternal a. Kebijakan 1. Menurut anda, kebijakan apa saja yang mempengaruhi perkembangan KMC? b. Pelanggan
ABSTRAK Universitas paramadina Program Studi Ilmu Komunikasi 2013
ABSTRAK Universitas paramadina Program Studi Ilmu Komunikasi 2013 Nama : Dimas Radityo Sudarsono NIM : 205000064 Judul Skripsi : Strategi Pemasaran Apple Melalui Komunitas Id-mac (Studi Deskriptif Tentang
UNIVERSITAS INDONESIA GAMBARAN PENGEMBANGAN BISNIS DI RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK KEMANG MEDICAL CARE DITINJAU DARI NEW WAVE MARKETING (CO-CREATION)
UNIVERSITAS INDONESIA GAMBARAN PENGEMBANGAN BISNIS DI RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK KEMANG MEDICAL CARE DITINJAU DARI NEW WAVE MARKETING (CO-CREATION) SKRIPSI VILDA R. AMIR 1005001811 FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT
BAB I PENDAHULUAN. bisnis bergerak sangat dinamis, serta mempunyai ketidakpastian yang besar. Oleh
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Persaingan bisnis di jaman modern dan cepat menuntut perusahaan harus dapat bersikap dan bertindak dengan tepat, hal ini disebabkan karena lingkungan bisnis bergerak
PENGANTAR BISNIS MINGGU KE-6. Pemasaran. Disusun oleh: Nur Azifah., SE., M.Si
PENGANTAR BISNIS MINGGU KE-6 Pemasaran Disusun oleh: Nur Azifah., SE., M.Si Definisi Pemasaran Kotler dan Lane (2007): Pemasaran adalah suatu proses sosial yang di dalamnya individu dan kelompok mendapatkan
BAB 1 PENDAHULUAN. Perkembangan itu ditandai dengan semakin meluasnya keberadaan internet di
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan dunia informasi dan teknologi berkembang sangat cepat. Perkembangan itu ditandai dengan semakin meluasnya keberadaan internet di Indonesia. Keberadaan
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN BERDASARKAN KONSEP NEW WAVE MARKETING STUDI KASUS RSIA KEMANG MEDICAL CARE, 2009
UNIVERSITAS INDONESIA ANALISIS STRATEGI PEMASARAN BERDASARKAN KONSEP NEW WAVE MARKETING STUDI KASUS RSIA KEMANG MEDICAL CARE, 2009 Diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Kesehatan
biaya koneksi internet yang murah, dan berkembangnya smartphone. Pertumbuhan pengguna internet ini, tidak hanya terbatas pada kalangan muda dari golon
BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Masalah Menurut Internet World Stats (2012), pengguna internet di dunia pada bulan Maret 2012 telah mencapai 2.280.000.000 dan mengalami peningkatan sebanyak 13.000.000
BAB 1 PENDAHULUAN. Kesuksesan konvergensi/ kombinasi digital media dapat dirasakan oleh
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kesuksesan konvergensi/ kombinasi digital media dapat dirasakan oleh hampir semua orang melalui perangkat mobile technology yang semakin terkonvergensi oleh hadirnya
BAB I PENDAHULUAN. meningkatnya kebutuhan dan keinginan konsumen. Para marketer dari berbagai
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dewasa ini persaingan dalam dunia usaha semakin ketat, terlebih dengan semakin meningkatnya kebutuhan dan keinginan konsumen. Para marketer dari berbagai perusahaan
KONSEP DASAR PEMASARAN Untuk Rumah Sakit SEPTO P. ARSO, SKM, MARS MAGISTER ILMU KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS DIPONEGORO
KONSEP DASAR PEMASARAN Untuk Rumah Sakit SEPTO P. ARSO, SKM, MARS MAGISTER ILMU KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS DIPONEGORO Tujuan Instruksional Umum: Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa mampu
BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN KERANGKA PEMIKIRAN Pengertian Manajemen Pemasaran. mendefinisikan manajemen pemasaran sebagai berikut:
BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN KERANGKA PEMIKIRAN 2.1 Kajian Pustaka 2.1.1 Manajemen Pemasaran 2.1.1.1 Pengertian Manajemen Pemasaran Menurut Kotler yang dikutip oleh Benyamin Molan (2007:6), mendefinisikan
BAB II LANDASAN TEORI. menentukan harga, promosi dan mendistribusikan barang- barang yang dapat
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Manajemen Pemasaran Pemasaran adalah suatu kegiatan bisnis yang dirancang untuk merencanakan, menentukan harga, promosi dan mendistribusikan barang- barang yang dapat memuaskan
INTRODUKSI PEMASARAN. Wahyu Sulistiadi
INTRODUKSI PEMASARAN Wahyu Sulistiadi PENGERTIAN PASAR : Tempat penjualan barang dan jasa atau tempat bertemunya pembeli dan penjual Sekelompok pembeli aktual dan potensial sebuah produk PEMASARAN Kegiatan
BAB IV ANALISIS DATA
95 BAB IV ANALISIS DATA A. Temuan Penelitian Temuan penelitian merupakan bagian dari tahap penelitian kualitatif yang berguna untuk menelaah semua data yang diperoleh peneliti. Selain itu juga bermanfaat
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Objek Penelitian
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Objek Penelitian Auraku Skin Solution merupakan klinik kecantikan pertama yang ada di Kota Cimahi, berdiri pada tahun 2002 di Komplek Pondok Mutiara 10 No.4. Pada tahun 2009 mulai
ANALISIS EFEKTIFITAS PENGGUNAAN SOCIAL MEDIA TERHADAP TINGKAT PENJUALAN KPR GRIYA PT BNI (PERSERO) TBK.
ANALISIS EFEKTIFITAS PENGGUNAAN SOCIAL MEDIA TERHADAP TINGKAT PENJUALAN KPR GRIYA PT BNI (PERSERO) TBK. STUDI KASUS DI DIVISI BUSINESS AND CORPORATE SALES PT BNI (PESERO) TBK. Perbandingan penggunaan internet
PROMOTION MIX Mengelola Iklan, Personal Selling, Promosi Penjualan, Hubungan Masyarakat dan Pemasaran Langsung.
STMIK - AMIK RAHARJA INFORMATIKA MARKETING MANAJAMEN PROMOTION MIX Mengelola Iklan, Personal Selling, Promosi Penjualan, Hubungan Masyarakat dan Pemasaran Langsung. Marketing Mix Product Price Place Promotion
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Meningkatnya jumlah pengguna internet, telah menarik berbagai
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Meningkatnya jumlah pengguna internet, telah menarik berbagai usaha bisnis untuk memasarkan produknya melalui internet. Facebook sangat memungkinkan penggunanya dapat
Lampiran 1. Wawancara perancangan sistem penjualan PT. Master Centranusa Cemerlang
L 1 Lampiran 1 Wawancara perancangan sistem penjualan PT. Master Centranusa Cemerlang Tabel wawancara perancangan sistem penjualan terhadap manajer pemasaran Rusdi Manajer Pemasaran Tanggal Wawancara 19
BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN. penyelenggara informasi dan telekomunikasi (InfoComm) serta penyedia jasa dan
BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN 3.1 Riwayat Perusahaan PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk (TELKOM) merupakan perusahaan penyelenggara informasi dan telekomunikasi (InfoComm) serta penyedia jasa dan
BAB IV INTERPRETASI HASIL PENELITIAN
BAB IV INTERPRETASI HASIL PENELITIAN A. Analisis Data Analisis data merupakan tahap di mana data yang diperoleh akan dibahas oleh peneliti baik data yang berasal dari informan (wawancara), pengamatan lapangan
BAB IV PENUTUP. 1.1 Kesimpulan
BAB IV PENUTUP Berdasarkan hasil penelitian yang diadakan di PT Semen Indonesia (Persero), Tbk serta analisis peneliti terkait dengan strategi komunikasi pemasaran terpadu Semen Indonesia dalam menghadapi
BAB I PENDAHULUAN. Salah satu ukuran atau indikasi kemajuan suatu masyarakat adalah tersedianya fasilitas
121 BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Salah satu ukuran atau indikasi kemajuan suatu masyarakat adalah tersedianya fasilitas penunjang bagi masyarakat itu sendiri. Fasilitas penunjang yang di maksud,
1. Marketing Communication 2. Pentingnya Marketing Communication 3. Periklanan Personal Selling
1. Marketing Communication Komunikasi pemasaran (marketing communication) adalah sarana di mana perusahaan berusaha menginformasikan, membujuk, dan mengingatkan konsumen secara langsung maupun tidak langsung
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pemanfaatan internet saat ini sudah digunakan secara luas sebagai sarana pertukaran informasi. Perkembangan pengguna internet di Indonesia pada tahun 2012 sudah mencapai
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Bauran Pemasaran Untuk memasarkan sebuah produk, perusahaan harus menggunakan sebuah strategi agar tidak ada kesalahan dalam memasarkan produk. Perusahaan terlebih dahulu harus
BAB I PENDAHULUAN. kemudian memuaskan kebutuhan tersebut. dapat bersaing dalam memproduksi barang dengan sebaik-baiknya, sesuai
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Setiap perusahaan yang ingin memperluas usahanya dalam persaingan haruslah memandang pemasaran sebagai kunci utama dalam mencapai tujuan perusahaan. Pemasaran
BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN. dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: Tugas casual leasing di The Park Mall Solo Baru
BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN A. KESIMPULAN Dari pembahasan yang telah dikemukakan pada bab sebelumnya, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: 1. Tugas casual leasing di The Park Mall Solo Baru Casual
BAB V STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN LION STAR DALAM MENARIK MINAT KONSUMEN
BAB V STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN LION STAR DALAM MENARIK MINAT KONSUMEN Setelah peneliti melakukan wawancara dan observasi pada objek penelitian, selanjutnya peneliti akan melakukan analisis untuk mengetahui
Bab I. Pendahuluan. Teknologi merupakan salah satu aspek yang sangat mempengaruhi kehidupan
Bab I Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Penelitian Teknologi merupakan salah satu aspek yang sangat mempengaruhi kehidupan manusia. Dewasa ini dengan kemajuan teknologi yang pesat, hampir seluruh kehidupan
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Permasalahan
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Permasalahan Persaingan yang ketat di sektor informasi dan komunikasi terjadi di Indonesia. Pada Tahun 1989, sektor ini masih dimonopoli oleh pemerintah. Namun sejak
Digital Marketing Strategy
Digital Marketing Strategy Digital Explosion 2 Digital Marketing Strategy Framework Great Content SEO Website Strategy Database Pelanggan Email Strategy Faceboook, Great Content Twitter, Youtube, SEO Instagram
BAB I PENDAHULUAN. tahun 2013). Adapun sektor-sektor yang termasuk ke dalam industri minuman
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Industri minuman di Indonesia mengalami pertumbuhan sebesar 11% hingga akhir tahun 2013 (Kementerian Perindustrian Republik Indonesia hingga tahun 2013).
BAB I PENDAHULUAN. pada industri otomotif nasional pada saat ini, meskipun pada tahun 2011 terjadi
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang cukup tinggi berdampak sangat besar pada industri otomotif nasional pada saat ini, meskipun pada tahun 2011 terjadi permasalahan
BAB IV. Kesimpulan dan Saran. Promosi adalah segala aktifitas marketing atau penjualan yang
BAB IV Kesimpulan dan Saran A. Kesimpulan Promosi adalah segala aktifitas marketing atau penjualan yang dilakukan di tingkat retail atau konsumen dengan salah satu tujuannya adalah merangkul konsumen supaya
BAB V PENUTUP. konsumen sasaran, menentukan peranan periklanan dan bauran promosi, menunjukkan tujuan dan besarnya anggaran promosi, memilih strategi
95 BAB V PENUTUP A. Kesimpulan Pemasaran merupakan sekumpulan rancangan kegiatan yang berkaitan untuk mengetahui kebutuhan konsumen dan pengembangan, mendistribusikan, mempromosikan, serta menetapkan harga
E-Marketing. dalam Strategi Pemasaran MODUL PERKULIAHAN. Fakultas Program Studi Tatap Muka Kode MK Disusun Oleh
MODUL PERKULIAHAN E-Marketing dalam Strategi Pemasaran Fakultas Program Studi Tatap Muka Kode MK Disusun Oleh Ekonomi dan Bisnis Management 15, S.Sos, MM Abstract Membahas mengenai strategi pemasaran dengan
BAB I PENDAHULUAN. PT. Televisi Transformasi Indonesia (TRANS TV) merupakan salah satu
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian PT. Televisi Transformasi Indonesia (TRANS TV) merupakan salah satu stasiun televisi swasta yang disiarkan secara nasional di Indonesia secara resmi melalui
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Sejak tahun 2008, PT Toyota Astra Motor mengarap dunia web 2.0 sebagai salah satu bagian dari Integrated Marketing Communications dengan memanfaatkan social media
BAB III PERUMUSAN MASALAH
BAB III PERUMUSAN MASALAH 3.1 Latar Belakang Masalah Indonesia dengan jumah penduduk lebih dari 220 juta, ditambah kunjungan wisatawan manca negara sekitar 5 juta per tahun merupakan pasar yang empuk bagi
Menurut Chris Brogan (2010:11) dalam bukunya yang berjudul Social Media 101
Pengertian Social Media Menurut Chris Brogan (2010:11) dalam bukunya yang berjudul Social Media 101 Tactic and Tips to Develop Your Business Online mendefinisikan Social media sebagai berikut: Social media
BAB 1 PENDAHULUAN. adalah berhasil tidaknya kita dalam menarik perhatian calon konsumen agar bisa
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Dalam dunia komunikasi pemasaran, kunci utama menuju kesuksesan adalah berhasil tidaknya kita dalam menarik perhatian calon konsumen agar bisa memiliki nilai dan kepuasan
BAB I PENDAHULUAN. dapat dipastikan terisolasi dari lingkungan sekitarnya.harold D. Lasswell dalam
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Komunikasi merupakan satu hal yang wajib untuk dilakukan manusia dalam kehidupannya sehari-hari. Selama hampir dua puluh empat jam, manusia berkomunikasi dengan sesamanya
GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN
31 GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN Pada bab ini akan dijelaskan tentang gambaran umum tempat penelitian mengenai sejarah bedirinya KSO. sistem promosi yang dilakukan. hubungan KSO dengan NOSC dan pelanggan.
PERAN SALES PROMOTION CAFE TIGA TJERET SURAKARTA
PERAN SALES PROMOTION CAFE TIGA TJERET SURAKARTA (Studi Deskriptif Kualitatif Peran Strategi Komunikasi Pemasaran pada Sales Promotion melalui Event di Cafe Tiga Tjeret Surakarta Terhadap Minat Beli Konsumen)
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN BUKU TULIS SISWA MELALUI SOCIAL MEDIA DALAM PEMBENTUKAN BRAND AWARENESS
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN BUKU TULIS SISWA MELALUI SOCIAL MEDIA DALAM PEMBENTUKAN BRAND AWARENESS (Analisis Deskriptif Kualitatif Strategi Komunikasi Pemasaran Buku Tulis Siswa melalui Twitter dalam
BAB I PEMASARAN ONLINE
BAB I PEMASARAN ONLINE I. PENGERTIAN PEMASARAN ONLINE Pemasaran dapat diartikan sebagai kegiatan memasarkan barang dan jasa agar dapat sampai ke tangan konsumen.pemasaran adalah proses penyusunan komunikasi
REALITA. Persaingan semakin ketat. Laundry baru bermunculan. Pelanggan bebas memilih. Kompetitor turunkan harga. Ilmu laundry terus bertumbuh
REALITA Persaingan semakin ketat Laundry baru bermunculan Pelanggan bebas memilih Kompetitor turunkan harga Ilmu laundry terus bertumbuh SOLUSI Lebih banyak inovasi dan promosi Meningkatkan layanan + nilai
BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN
BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN 6.1 Kesimpulan Dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat, yakni dengan adanya kompetitor yang memiliki produk dan desain outlet yang sama, seperti Kebab Kings, Kebab Abror
BAB 1 PENDAHULUAN. dalam sektor industri manufaktur maupun jasa. Perusahaan harus
BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Zaman globalisasi seperti saat ini, akan terjadi kompetisi atau persaingan yang tajam di semua sektor bisnis tidak dapat dihindari, baik dalam sektor industri
BAB IV ANALISIS TEORI MARKETING MIX DALAM STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN
BAB IV ANALISIS TEORI MARKETING MIX DALAM STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN A. Temuan Penelitian Dari hasil mengumpulkan data-data yang diperoleh melalui wawancara, observasi maupun dokumentasi peneliti selama
BAB I PENDAHULUAN. transaksi dalam menggunakan teknologi tersebut. memenuhi sesuatu yang diinginkan oleh konsumen.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Maraknya pembelian tiket pesawat melalui dunia maya memberikan suatu hal yang baru dalam industry travel di Indonesia. Hal ini dikarenakan perkembangan teknologi
BAB I PENDAHULUAN. baru memberikan serangkaian kemampuan yang sama sekali baru ke tangan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pergeseran perekonomian dari perekonomian tradisonal ke perekonomian baru memberikan serangkaian kemampuan yang sama sekali baru ke tangan konsumen dan pelaku bisnis.
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Pemasaran Pemasaran mengandung arti luas karena membahas mengenai masalah yang terdapat dalam perusahaan dan hubungannya dengan perdagangan barang dan jasa. Menurut
BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI 5.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh tim GFP, kesimpulan yang kami dapatkan adalah sebagai berikut : Pasar anggrek di Indonesia masih sangat
BAB 4 HASIL PENELITIAN. Sebelum penulis masuk kedalam metode kualitatif, penulis melakukan survey
BAB 4 HASIL PENELITIAN 4.1 Penyajian Data Penelitian Sebelum penulis masuk kedalam metode kualitatif, penulis melakukan survey terlebih dahulu terhadap 100 responden dengan menggunakan kuantitatif terlebih
Marketing Plan untuk UKM The Strategy. Oleh hermas puspito
Marketing Plan untuk UKM The Strategy Oleh hermas puspito 1 Catatan Strategy itu senjata, baru akan bermanfaat jika diterapkan 2 Catatan ilmu akan menjadi berkah dalam jangka panjang ketika ditulis 3 APA
PROGRAM KERJA PANITIA PROMOSI KESEHATAN RUMAH SAKIT RSIA CITRA INSANI
PROGRAM KERJA PANITIA PROMOSI KESEHATAN RUMAH SAKIT RSIA CITRA INSANI RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK CITRA INSANI 2014 I. PENDAHULUAN Pembangunan kesehatan diarahkan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan
BAB 1 PENDAHULUAN. sebuah istilah penting bagi korporasi-korporasi di seluruh dunia. Pada awalnya,
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam beberapa dasawarsa terakhir, Public relations menjelma menjadi sebuah istilah penting bagi korporasi-korporasi di seluruh dunia. Pada awalnya, public relations
BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan dunia kuliner di beberapa tahun belakangan ini seperti
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan dunia kuliner di beberapa tahun belakangan ini seperti restaurant dan café kini semakin pesat. Banyak sekali cafe dan restaurant asing berjamuran di
BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN. III, maka pada bab ini akan disimpulkan perbandingan pengamatan empiris
BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Dari analisa keadaan dan pembahasan yang sudah dijelaskan pada BAB III, maka pada bab ini akan disimpulkan perbandingan pengamatan empiris aktivitas Public Relation
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Komunikasi merupakan suatu hal yang sangat mendasar dalam kehidupan manusia. Interaksi yang terbentuk oleh adanya komunikasi, dapat menciptakan terbinanya hubungan
BAB II LANDASAN TEORI. mengoptimalkan kinerja pemasran untuk mencapai tujuan utama perusahaan, dipengaruhi oleh kegiatan pemasaran yang dilakukan.
BAB II LANDASAN TEORI A. Pengertian Pemasaran Pemasaran merupakan bagian terpenting yang harus dilakukan oleh suatu perusahaan, karena untuk terus mempertahankan, berkembang, dan mendapatkan keuntungan.
BAB 1 PENDAHULUAN. jaman keemasan bagi pengusaha untuk melakukan bisnis warnet. Bisnis warnet menjadi hancur karena kebutuhan akan pengguna
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian www.kompas.co.id menyebutkan tahun 1998 2001 adalah jaman keemasan bagi pengusaha untuk melakukan bisnis warnet. Bisnis warnet menjadi hancur karena kebutuhan
BAB I PENDAHULUAN. perusahaan tersebut. Sekarang ini banyak perusahaan yang berlombalomba
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Persaingan kompetitif dalam dunia bisnis merupakan faktor pendongkrak bagi perusahaan untuk selalu berkembang. Faktor ini juga yang mengharuskan suatu perusahaan
Teknik marketing yang menggunakan Social Media sebagai sarana untuk mempromosikan suatu produk atau suatu jasa, atau produk lainnya secara lebih
Teknik marketing yang menggunakan Social Media sebagai sarana untuk mempromosikan suatu produk atau suatu jasa, atau produk lainnya secara lebih spesifik. Kenali Platform Sosial Media Anda Pengguna Internet
Silabus Manajemen Pemasaran 2
Silabus Manajemen Pemasaran 2 PROGRAM STUDI : MANAJEMEN (S1) SKS : 3 KELAS : Manajemen 1-200 DESKRIPSI MATA KULIAH Manajemen Pemasaran 2 adalah kelanjutan dari mata kuliah Manajemen Pemasaran 1 yang telah
BAB II LANDASAN TEORI. memenuhi kebutuhan dan keinginan melalui proses pertukaran. Tujuan
BAB II LANDASAN TEORI A. Pengertian Pemasaran Pemasaran adalah kegiatan manusia yang diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan melalui proses pertukaran. Tujuan pemasaran yaitu membuat agar penjualan
BAB V PROTOTYPE. Menurut Soegard, prototyping adalah metode yang digunakan oleh pembuat
BAB V PROTOTYPE Menurut Soegard, prototyping adalah metode yang digunakan oleh pembuat desain untuk memperoleh umpan balik dari konsumen untuk desain kedepannya. Langkah kedua dalam pembuatan sebuah produk
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 TEORI DASAR / TEORI UMUM 2.1.1 DEFINISI PUBLIC RELATIONS Hubungan masyarakat ( humas ) atau yang lebih dikenal dengan istilah Public Relation merupakan serangkaian kegiatan untuk
BAB I PENDAHULUAN. membutuhkan teknologi. Perusahaan melihat apa yang dibutuhkan oleh. bisa sebagai edukasi bagi masyarakat pada saat ini.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi pada saat sekarang ini sangat cepat dan diiringi dengan banyaknya kebutuhan dari masyarakat tersebut yang membutuhkan teknologi. Perusahaan melihat
BAB 2. Landasan Teori
BAB 2 Landasan Teori 2.1 Services Marketing Marketing (pemasaran) adalah mengidentifikasi dan memenuhi kebutuhan manusia dan sosial. Manajemen pemasaran (marketing management) sebagai seni dan ilmu memilih
1. Pengertian Pemasaran Menurut H. Nystrom Pemasaran merupakan suatu kegiatan penyaluran barang atau jasa dari tangan produsen ke tangan konsumen. 2.
Pengantar Manajemen Pemasaran Pengertian Pemasaran 1. Pengertian Pemasaran Menurut H. Nystrom Pemasaran merupakan suatu kegiatan penyaluran barang atau jasa dari tangan produsen ke tangan konsumen. 2.
Transkrip Wawancara 1 Informan : Bapak Roy (Sales Manager Celebrity Fitness FX Sudirman)
Transkrip Wawancara 1 Informan : Bapak Roy (Sales Manager Celebrity Fitness FX Sudirman) 1 Analyzing The Situations T: Ada dimana posisi Celebrity Fitness saat ini? J: kami market leader di Indonesia dalam
BAB IV. Hasil Penelitian dan Pembahasan
BAB IV Hasil Penelitian dan Pembahasan Wawancara yang dilakukan kepada 12 responden di Semarang yang sudah melakukan pembelian sepatu Merek Vans di Mats Store antara bulan julidesember 2016. Pertanyaan
Komunikasi Pemasaran Terpadu (IMC)
Modul ke: Komunikasi Pemasaran Terpadu (IMC) PENGERTIAN KOMUNIKASI PEMASARAN TERPADU Fakultas FIKOM Krisnomo Wisnu Trihatman S.Sos M.Si Program Studi Periklanan www.mercubuana.ac.id Sejarah Komunikasi
BAB 1 PENDAHULUAN. yang terjadi seiring dengan berkembangnya teknologi. real time dengan pelanggan melalui website untuk menyediakan secara spesifik
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Di zaman modern seperti sekarang ini, keterlibatan teknologi sudah bukan merupakan hal yang asing bagi setiap orang, terlebih lagi dalam dunia bisnis. Kebutuhan akan
BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN
105 BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN A. KESIMPULAN Berdasarkan latar belakang masalah dan analisis yang dilakukan dari hasil interview dan observasi, maka peneliti mengambil garis besar peranan Kaskus dalam
KEPUTUSAN MANAJER DALAM MENENTUKAN STRATEGI PEMASARAN
KEPUTUSAN MANAJER DALAM MENENTUKAN STRATEGI PEMASARAN Qurbani Ismail, Abdurrahman [email protected] Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Narotama ABSTRAK Tujuan dari studi ini adalah
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Abah adalah melalui jasa sales, brosur, word of mouth. Pada awal mula berdirinya Bandrek Abah menggunakan strategi word of
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Setelah penulis mengadakan penelitian mengenai implementasi strategi pasar dalam promosi di Bandrek Abah maka penulis dapat menarik kesimpulan sebagai berikut
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Pemasaran 2.1.1 PengertianPemasaran Dalam meningkatkan omzet penjualan, perusahaan membutuhkan kegiatan pemasaran sebagai penghubung antara perusahaan dan konsumen. Menurut
STRATEGI PROMOSI PERUSAHAAN
STRATEGI PROMOSI PERUSAHAAN Serangkaian tindakan dan keputusan mendasar yang dibuat oleh manajemen puncak dan diimplementasikan oleh seluruh jajaran organisasi dalam rangka mencapai tujuan organisasi Strategi
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. analisa deskriptif dan verifikatif dengan menggunakan path analysis, antara social
140 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dengan menggunakan analisa deskriptif dan verifikatif dengan menggunakan path analysis, antara social customer
ANALISIS ASPEK MARKETING. Business Plan Template
ANALISIS ASPEK MARKETING Business Plan Template Pemasaran/Marketing Adalah proses perencanaan dan pelaksanaan konsepsi, penetapan harga, promosi, dan distribusi dari gagasan, barang, dan jasa untuk menciptakan
Manajemen Hubungan Pelanggan (CRM)
Manajemen Hubungan Pelanggan (CRM) Strategies Tataran CRM Operasional Analitis CRM Strategies Pandangan top-down tentang CRM sebagai strategi bisnis paling penting yang mengutamakan konsumen dan bertujuan
Mengumpulkan Informasi (Riset Pemasaran)
Mengumpulkan Informasi (Riset Pemasaran) Hensi Margaretta, MBA. 1 Pokok Bahasan Hambatan dalam riset pemasaran Permintaan pasar 2 Pendahuluan Pemasar memerlukan informasi yang tepat waktu, akurat, dan
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Pada bab ini penulis akan mengemukakan kesimpulan dari hasil penelitian yang telah dilakukan dan berdasarkan hasil pembahasan pada bab sebelumnya. Selanjutnya penulis mengajukan
LAMPIRAN 1 : TRANSKRIP WAWANCARA. Jabatan : President Director, Prominent Public Relations
L1 LAMPIRAN 1 : TRANSKRIP WAWANCARA Transkrip Wawancara 1 : Nama : Ibu Ika Sastrosoebroto Jabatan : President Director, Prominent Public Relations Mengenai : Latar Belakang Strategi Kegiatan MICE di Manado
UCAPAN TERIMA KASIH BAB I MARKETING PLAN DALAM BISNIS
UCAPAN TERIMA KASIH 1 BAB I MARKETING PLAN DALAM BISNIS 2 MARKETING PLAN! dalam Bisnis MARKETING PLAN DALAM BISNIS 3 ARTI MARKETING Arti umum marketing adalah suatu sistem kegiatan bisnis yang dirancang
