LAMPIRAN. Universitas Sumatera Utara
|
|
|
- Hendra Gunawan
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 75 LAMPIRAN
2 76 Lampiran 1. Statistik Produksi, Unit dan Trip Penangkapan Ikan di Laut Kabupaten Serdang Bedagai Produksi Ikan Kabupaten Serdang Bedagai tahun Perikanan Tangkap Tahun Ikan Mayung Cendro - - Ikan Sebelah Ekor Kuning/Pisang-Pisang - - Lolos Biru - - Selar Kuwe - - Layang Sunglir Tetengkek/Cencaru Bawal Hitam Bawal Putih Daun Bambu/Talang-Talang - - Bentong - - Kakap Putih Golok-Golok - - Selanget - - Siro - - Japuh - - Tembang Lemuru - - Terubuk - - Lemadang - - Beloso/Buntut Kerbo - - Ikan Lidah Teri Ikan Terbang - - Julung-Julung - - Gerot-Gerot Ikan Gaji - - Ikan Nomeit/Lomei - - Ikan Layaran - - Setuhuk Hitam - - Setuhuk Biru - - Setuhuk Loreng - - Ikan Pedang - - Ikan Napoleon - -
3 77 Lampiran 1. Lanjutan.. Kapas-Kapas Peperek Lencam - - Kakap Merah/Bambangan Pinjalo - - Belanak Biji Nangka Karang Kuniran - - Biji Nangka Kurisi Kurau - - Kuro/Senangin Swanggit/Mata Besar Serinding Tembakau - - Gulamah/Tigawaja Lisong - - Tongkol Krai Tongkol Korno Cakalang - - Kembung Banyar - - Kenyar - Slengseng - - Tenggiri Tenggiri Papan Albakora - - Madidihang - - Tuna Sirip Biru Selatan - - Tuna Mata Besar Tongkol Abu-Abu - - Kerapu Karang Kerapu Bebek - - Kerapu Balong - - Kerapu Lumpur Kerapu-Sunu - - Beronang Lingkis - - Ikan Beronang - - Beronang Kuning - - Rejung - - Alu-Alu/Manggilala/Pucul Senuk - - Kerong-Kerong - -
4 78 Lampiran 1. Lanjutan.. Layur - - Cucut Tikus/Cucut Monyet - - Cucut Lanyam - - Mako - - Ikan Gergaji - - Cucut Martil/Capingan - - Cucut Botol Pari Kembang/Pari Macan Pari Kelelawar - - Pari Burung - - Pari Hidung Sekop - - Pari Kekeh - - Ikan Lainnya Binatang Keras Udang Dogol Udang Putih/Jerbung Udang Krosok - - Udang Ratu/Raja - - Udang Windu Udang Barong/Udang Karang - - Udang Lainnya Kepiting Rajungan Penyu - - Binatang Berkulit Keras Lainnya - - Binatang Lunak Kerang Darah Kerang Hijau - - Cumi-Cumi Gurita Tiram - - Simping - - Kerang Mutiara/Tapis-tapis - - Sotong Lola/Susu Bundar - - Remis Binatang Lunak Lainnya Binatang Air Lainnya Teripang - - Bunga Karang - - Ubur-Ubur - - Lainnya Rumput Laut - -
5 79 Lampiran 1. Lanjutan.. Jumlah Sumber : Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Sumatera Utara 2009 dan Produksi Ikan Kabupaten Serdang Bedagai tahun Perikanan Tangkap Tahun Ikan Mayung Cendro - - Ikan Sebelah Ekor Kuning/Pisang-Pisang - - Lolos Biru - - Selar Kuwe Layang Sunglir - - Tetengkek/Cencaru Bawal Hitam Bawal Putih Daun Bambu/Talang-Talang - - Bentong - - Kakap Putih Golok-Golok Selanget - - Siro - - Japuh - - Tembang Lemuru - - Terubuk - - Lemadang - - Beloso/Buntut Kerbo - - Ikan Lidah Teri Ikan Terbang - - Julung-Julung - - Gerot-Gerot Ikan Gaji - - Ikan Nomeit/Lomei - - Ikan Layaran - - Setuhuk Hitam - - Setuhuk Biru - - Setuhuk Loreng - - Ikan Pedang - -
6 80 Lampiran 1. Lanjutan.. Ikan Napoleon - - Kapas-Kapas Peperek Lencam - - Kakap Merah/Bambangan Pinjalo - - Belanak Biji Nangka Karang Kuniran - - Biji Nangka Kurisi Kurau Kuro/Senangin Swanggit/Mata Besar Serinding Tembakau - - Gulamah/Tigawaja Lisong - - Tongkol Krai Tongkol Korno Cakalang - - Kembung Banyar - - Kenyar - - Slengseng - - Tenggiri Tenggiri Papan Albakora - - Madidihang - - Tuna Sirip Biru Selatan - - Tuna Mata Besar Tongkol Abu-Abu Kerapu Karang Kerapu Bebek Kerapu Balong Kerapu Lumpur Kerapu-Sunu - - Beronang Lingkis - - Ikan Beronang - - Beronang Kuning - - Rejung - - Alu-Alu/Manggilala/Pucul Senuk - -
7 81 Lampiran 1. Lanjutan.. Kerong-Kerong - - Layur - - Cucut Tikus/Cucut Monyet - - Cucut Lanyam - - Mako - - Ikan Gergaji - - Cucut Martil/Capingan - - Cucut Botol Pari Kembang/Pari Macan Pari Kelelawar - - Pari Burung Pari Hidung Sekop - - Pari Kekeh - - Ikan Lainnya Binatang Keras - - Udang Dogol Udang Putih/Jerbung Udang Krosok Udang Ratu/Raja - - Udang Windu Udang Barong/Udang Karang - - Udang Lainnya Kepiting Rajungan Penyu - - BinatangBerkulit Keras Lainnya - - Binatang Lunak Kerang Darah Kerang Hijau - - Cumi-Cumi Gurita - - Tiram - - Simping - - Kerang Mutiara/Tapis-tapis - - Sotong Lola/Susu Bundar - - Remis Binatang Lunak Lainnya Binatang Air Lainnya Teripang - - Bunga Karang - - Ubur-Ubur - - Lainnya
8 82 Lampiran 1. Lanjutan.. Rumput Laut - - Jumlah Sumber: Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Serdang Bedagai, Produksi Ikan Kabupaten Serdang Bedagai tahun 2010 Perikanan Tangkap Tahun 2010 Ikan Manyung Cendro - Sebelah Ekor Kuning/Pisang-pisang - Lolosi Biru - Selar Kuwe - Layang Sumber : Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Serdang Bedagai, 2010 Unit Alat Penangkapan Ikan Kabupaten Serdang Bedagai tahun Unit Alat Penangkapan Ikan Tahun Pukat tarik Pukat tarik udang ganda - - Pukat tarik udang tunggal Pukat tarik berbingkai - - Pukat tarik ikan Pukat kantong Payang (termasuk Lampara) Dogol (termasuk Lampara dasar, Cantrang) Pukat pantai (Jaring arad) Pukat cincin Jaring insang Jaring insang hanyut Jaring insang lingkar Jaring klitik 5 5 Jaring insang tetap Jaring tiga lapis Jaring angkat Bagan perahu/rakit - - Bagan tancap - - Serok dan Songko Anco - - Jaring angkat lainnya - - Pancing Rawai tuna - - Rawai hanyut lain selain rawai tuna Rawai tetap 87 87
9 83 Lampiran 1. Lanjutan.. Rawai tetap dasar Huhate - - Pancing tonda Pancing ulur Pancing tegak - - Pancing cumi Pancing lainnya - - Perangkap Sero (termasuk Kelong) - - Jermal 5 5 Bubu (termasuk Bubu ambal) - - Perangkap lainnya Alat pengumpul dan alat penangkap Alat pengumpul rumput laut - - Alat penangkap kerang Alat penangkap teripang (Ladung) - - Alat penangkap kepiting - - Lain-lain Muroami - - Jala tebar - - Garpu dan Tombak, dan lain-lain. - - Jumlah Sumber : Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Sumatera Utara, 2009 dan Unit Alat Penangkapan Kabupaten Serdang Bedagai tahun 2010 Unit alat penangkapan ikan Tahun 2010 Pukat tarik Pukat tarik udang ganda - Pukat tarik udang tunggal 716 Pukat tarik berbingkai - Pukat tarik ikan 230 Pukat kantong Payang (termasuk Lampara) 130 Dogol (termasuk Lampara dasar, Cantrang) 92 Pukat pantai (Jaring arad) 16 Pukat cincin 83 Jaring insang Jaring insang hanyut 275 Jaring insang lingkar 96 Jaring klitik 5 Jaring insang tetap 637 Jaring tiga lapis 445 Jaring angkat Bagan perahu/rakit - Bagan tancap - Serok dan Songko 570
10 84 Lampiran 1. Lanjutan.. Anco - Jaring angkat lainnya - Pancing Rawai tuna - Rawai hanyut lain selain rawai tuna 12 Rawai tetap 87 Rawai tetap dasar 69 Huhate - Pancing tonda 52 Pancing ulur 105 Pancing tegak - Pancing cumi 65 Pancing lainnya - Jumlah Sumber : Dinas Perikanan dan Kelautan Serdang Bedagai, Unit Alat Penangkapan Kabupaten Serdang Bedagai tahun Unit alat penangkapan ikan Tahun Pukat tarik Pukat tarik udang ganda - - Pukat tarik udang tunggal - - Pukat tarik berbingkai - - Pukat tarik ikan Pukat kantong Payang (termasuk Lampara) - - Dogol (termasuk Lampara dasar, Cantrang) - - Pukat pantai (Jaring arad) - - Pukat cincin Jaring insang Jaring insang hanyut Jaring insang lingkar Jaring klitik Jaring insang tetap Jaring tiga lapis Jaring angkat Bagan perahu/rakit - - Bagan tancap - - Serok dan Songko - - Anco - - Jaring angkat lainnya Pancing Rawai tuna - - Rawai hanyut lain selain rawai tuna Rawai tetap Rawai tetap dasar Huhate - -
11 85 Lampiran 1. Lanjutan.. Pancing tonda - - Pancing ulur Pancing tegak - - Pancing cumi Pancing lainnya Perangkap Sero (termasuk Kelong) - - Jermal 2 2 Bubu (termasuk Bubu ambal) Perangkap lainnya - - Alat pengumpul dan alat penangkap Alat pengumpul rumput laut - - Alat penangkap kerang Alat penangkap teripang (Ladung) - - Alat penangkap kepiting Lain-lain Muroami - - Jala tebar Garpu dan Tombak, dan lain-lain Jumlah Sumber : Dinas Perikanan dan Kelautan Serdang Bedagai, Trip Penangkapan Ikan Kabupaten Serdang Bedagai tahun Jumlah trip penangkapan di laut Tahun Pukat tarik Pukat Tarik Udang Ganda - - Pukat Tarik Udang Tunggal Pukat Tarik Berbingkai - - Pukat Tarik Ikan Pukat Kantong Payang (Termasuk Lampara) Dogol (Termasuk Lampara Dasar/Cantrang) Pukat Pantai (Jaring Arad) Pukat Cincin Jaring Insang Jaring Insang hanyut Jaring Insang Lingkar Jaring Kritik Jaring Insang Tetap Jaring Tiga Lapis Jaring Angkat Bagan Perahu/Tarik - - Bagan Tancap - - Serok dan Songko Anco - - Jaring Angkat Lainnya - -
12 86 Lampiran 1. Lanjutan.. Pancing Rawai Tuna - - Rawai Hanyut Lain selain Rawai Tuna Rawai Tetap Rawai Tetap Dasar Huhate - - Pancing Tonda Pancing Ulur Pancing Tegak - - Pancing Cumi Pancing Lainnya - - Perangkap Sero (Termasuk Kelong) - - Jermal Bubu (Termasuk Bubu Ambal) - - Perngkap Lainnya - - Alat Pengumpul dan Alat Alat Pengumpul Rumput Laut - - Penangkap Alat Penengkap Kerang Alat Penangkap Teripang (Ladung) - - Alat Penangkap Kepiting - - Lain-Lain Muroami - - Jala Tebar - - Garpu dan Tombak, dan Lain-Lain - - Jumlah Sumber : Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Sumatera Utara 2009 dan Trip Penangkapan Ikan Kabupaten Serdang Bedagai tahun 2010 Jumlah trip penangkapan di laut Tahun 2010 Pukat tarik Pukat Tarik Udang Ganda - Pukat Tarik Udang Tunggal Pukat Tarik Berbingkai - Pukat Tarik Ikan Pukat Kantong Payang (Termasuk Lampara) Dogol (Termasuk Lampara Dasar/Cantrang) Pukat Pantai (Jaring Arad) Pukat Cincin Jaring Insang Jaring Insang hanyut Jaring Insang Lingkar Jaring Kritik 595 Jaring Insang Tetap Jaring Tiga Lapis Jaring Angkat Bagan Perahu/Tarik -
13 87 Lampiran 1. Lanjutan.. Bagan Tancap - Serok dan Songko Anco - Jaring Angkat Lainnya - Pancing Rawai Tuna - Rawai Hanyut Lain selain Rawai Tuna 968 Rawai Tetap Rawai Tetap Dasar Huhate - Pancing Tonda 834 Pancing Ulur Pancing Tegak - Lainnya Jumlah Sumber : Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Serdang Bedagai, Trip Penangkapan Ikan Kabupaten Serdang Bedagai tahun Jumlah trip penangkapan di laut Tahun Pukat tarik Pukat Tarik Udang Ganda - - Pukat Tarik Udang Tunggal - - Pukat Tarik Berbingkai - - Pukat Tarik Ikan Pukat Kantong Payang (Termasuk Lampara) - - Dogol (Termasuk Lampara Dasar/Cantrang) - - Pukat Pantai (Jaring Arad) - - Pukat Cincin Jaring Insang Jaring Insang hanyut Jaring Insang Lingkar Jaring Kritik Jaring Insang Tetap Jaring Tiga Lapis Jaring Angkat Bagan Perahu/Tarik - - Bagan Tancap - - Serok dan Songko - - Anco - - Jaring Angkat Lainnya Pancing Raawai Tuna - - Rawai Hanyut Lain selain Rawai Tuna
14 88 Lampiran 1. Lanjutan.. Rawai Tetap Rawai Tetap Dasar Huhate - - Pancing Tonda - - Pancing Ulur Pancing Tegak - - Pancing Cumi Pancing Lainnya Perangkap Sero (Termasuk Kelong) - - Jermal - - Bubu (Termasuk Bubu Ambal) Perngkap Lainnya - - Alat Pengumpul dan Alat Alat Pengumpul Rumput Laut - - Penangkap Alat Penengkap Kerang Alat Penangkap Teripang (Ladung) - - Alat Penangkap Kepiting Lain-Lain Muroami - - Jala Tebar Garpu dan Tombak, dan Lain-Lain Jumlah Sumber: Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Serdang Bedagai,
15 89 Lampiran 2. Penentuan Sampel Data Nelayan Kabupaten Serdang Bedagai No. Desa Nelayan Penuh (Orang) Nelayan Sambilan (Orang) Jumlah (Orang) Kecamatan Pantai Cermin 1. Kota Pari Pantai Cermin Kanan Pantai Cermin Kiri Kuala Lama Lubuk Saban Naga Kisar Jumlah Kecamatan Perbaungan 1. Kesatuan Lubuk Rotan Lubuk Bayas Tanah Merah Sei Naga Lawan Jumlah Kecamatan Teluk Mengkudu 1. Pasar Baru Sialang Buah Pekan Sialang Buah Sentang Bogak Besar Pematang Kuala Pematang Guntung Jumlah Kecamatan Sei Rampah 1. Sei Rejo Pekan Sei Rampah Jumlah Kecamatan Tanjung Beringin 1. Pkn. Tanjung Beringin Tebing Tinggi Nagur Bagan Kuala Mangga Dua Jumlah Kecamatan Bandar Khalifah 1. Pkn. Bandar Khalifah Kayu Besar Gelam Sei Serimah Juhar Bandar Tengah Jumlah Total Kabupaten Sumber : Dinas Perikanan Kabupaten Serdang Bedagai, 2013.
16 90 Penentuan sampel n = Keterangan : n = Jumlah sampel N = Jumlah populasi (nelayan penuh Kecamatan Tanjung Beringin) e = Tingkat kelonggaran (10%) n =
17 91 Lampiran 3. Kuisioner PENGANTAR Bersama ini saya Rina D Sibagariang menyampaikan bahwa kegiatan wawancara ini merupakan bagian dari kegiatan penelitian mahasiswa Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara, Medan. Keterangan yang didapat dari Bapak/lbu/Saudara/Saudari akan digunakan dalam penyusunan Skripsi yang berjudul: Potensi, Tingkat Pemanfaatan dan Keberlanjutan Ikan Sebelah (Psettodes spp.) di Perairan Selat Malaka Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Disampaikan daftar pertanyaan kepada Bapak/lbu/Saudara/Saudari dan mohon bantuannya untuk memberikan keterangan dengan menjawab pertanyaan yang diajukan. Atas segala bantuan, informasi dan kerjasamanya saya ucapkan terima kasih. Identitas Narasumber Nama : Umur : Pekerjaan : Lama bekerja : Alamat : Berilah tanda silang (x) pada jawaban pilihan ganda yang telah disediakan. Isilah sesuai dengan keadaan yang dialami Bapak/lbu/Saudara/Saudari. 1. Bagaimana tingkat eksploitasi/pemanfaatan ikan sebelah di Perairan Selat Malaka Kabupaten Serdang Bedagai? a. Belum tereksploitasi c. Eksploitasi berlebihan b. Tereksploitasi 2. Ikan jenis baru yang tertangkap: a. <5 b. 5 c. >5 3. Adakah perubahan jenis ikan yang tertangkap? a. Tidak ada b. Perlahan c. Cepat
18 92 4. Berapa jauhkah ikan demersal biasanya melakukan perpindahan tempat/migrasi? a. 1-2 mil b. 3-4 mil c. Lebih dari 4 mil 5. Adakah atau tidak pengurangan lokasi area tangkap ikan sebelah 5 tahun terakhir? a. Tidak ada b. Sedikit c. Banyak 6. Adakah perubahan ukuran ikan yang tertangkap 5 tahun terakhir? a. Tidak berubah b. Ya perlahan c. Ya cepat 7. Berapa banyak ikan berukuran kurang dari 10 cm tertangkap dalam 1 trip? a. Kurang dari 10% b % c. Lebih dari 50% 8. Berapa banyak jumlah spesies yang tertangkap dalan 1 trip? a spesies b spesies c. Lebih dari 20 spesies 9. Bagaimana perbandingan antara upah rata-rata nelayan dengan pekerja? a. Nelayan lebih besar dari pekerja c. Nelayan lebih kesil dari pekerja b. Nelayan sama dengan pekerja 10. Berapakah rata-rata penghasilan bapak per bulan? a. Kurang dari 3 juta c. Lebih dari 3 juta b. 3 juta 11. Dimanakah ikan yang bapak tangkap didaratkan? a. TPI sendiri c. TPI dan pelabuhan lain b. TPI lain 12. Bapak termasuk dalam nelayan: a. Sambilan c. Musiman b. Partime d. Penuh 13. Berapa persenkah pekerjaan yang bapak lakukan selain dibidang perikanan? a. Kurang dari 10% b % c. Lebih dari 20% 14. Keuntungan yang didapat dalam penangkapan diberikan kepada: a. Keluarga c. Pemerintah setempat b. Kelompok nelayan 15. Kemana sajakah hasil tangkapan bapak dipasarkan? a. Lokal b. Nasional c. Internasional 16. Apakah setiap nelayan menerima subsidi dari pemerintah? a. Hampir seluruh b. Beberapa c. Tidak 17. Berapa liter penggunaan BBM dalam 1 trip? a. 5 liter b liter c. Lebih dari 10 liter 18. Keterlibatan nelayan dalam usaha perikanan: a. Individu b. Keluarga c. Kelompok 19. Berapa banyakkah nelayan pendatang baru di tahun 2013? a. Kurang dari 10% c. Lebih dari 20% b % 20. Berapa banyakkah nelayan di desa/kecamatan ini? a. Kurang dari 25% c. Lebih dari 50% b % 21. Sumber pengetahuan tentang sumberdaya ikan dan lingkungannya: a. Belajar sendiri dari kebiasaan aktivitas sehari-hari b. Sosialisasi dengan kelompok nelayan c. Sosialisasi dengan kelompok nelayan dan pemerintah
19 Tingkat pendidikan rata-rata di desa/kecamatan ini: a. Tidak bersekolah b. SD-SMP c. SMA sederajat 23. Konflik yang terjadi selama bapak melaut: a. Tidak ada b. Penggunaan jenis alat tangkap c. Penggunaan alat tangkap dan pemasaran ikan 24. Keikutsertaan bapak dalam penyusunan peraturan peraturan penangkapan? a. Ikut b. Kadang c. Tidak ikut 25. Berapa banyakkah pendapatan keluarga bapak dari pendapatan penangkapan? a. Kurang dari 50% b % c. Lebih dari 80% 26. Adakah partisipasi keluarga bapak menjual/memproses hasil tangkapan? a. Ya b. Kadang c. Tdak 27. Berapa lamakah bapak setiap satu kali/ satu trip melaut? a. Kurang dari 1 hari b. 1 hari c. Lebih dari 1 hari 28. Dimanakah bapak mendaratkan ikan hasil tangkapan bapak? a. Tempat Pendaratan Ikan Desa sendiri b. Tempat Pendaratan Ikan Desa lain c. Tempat Pelabuhan Ikan Kabupaten 29. Ikan yang ditangkap sebelum dijual diolah menjadi: a. Dipasarkan segar b. Pengawetan (Pengasapan dan peragian) c. Dibekukan dan dikalengkan 30. Adakah penanganan hasil tangkapan yang bapak lakukan dikapal? a. Penggunaan es, palkah b. Penggunaan es saja c. Tidak 31. Berapakah ukuran mata jaring yang bapak gunakan? a. Kurang dari 2 inchi b. 2 inchi c. Lebih dari 2 inchi 32. Berapa ukuran rata-rata kapal yang saudara gunakan? a. Kurang dari 8 m b m c. Lebih dari 17 m 33. Adakah perubahan alat tangkap dalam 5 tahun terakhir? a. Tidak b. Sedikit c. Banyak/cepat 34. Adakah efek samping alat tangkap terhadap ikan yang tertangkap? a. Tidak ada c. Melukai, merusak badan ikan b. Melukai badan ikan 35. Pola penangkapan ikan: a. Umpan b. Berburu c. Umpan dan berburu 36. Sistem penangkapan ikan: a. Dilakukan perikanan tradisional b. Dibagi oleh kelompok nelayan c. Dilakukan oleh keluarga secara turun temurun 37. Pihak yang terlibat dalam pengelolaan perikanan tangkap: a. Konsultan dan pemerintah c. Masyarakat b. Pemerintah 38. Adakah kerusakan yang disebabkan oleh penangkapan terhadap habitat ikan? a. Tidak ada kerusakan atau mitigasi b. Beberapa kerusakan c. Banyak kerusakan
20 Apakah dampak kerusakan dan mitigasi terhadap ekosistem? a. Tidak ada kerusakan atau mitigasi b. Beberapa kerusakan c. Banyak kerusakan 40. Adakah nelayan yang melanggar aturan? a. Tidak ada b. Beberapa c. Banyak 41. Adakah buangan dan limbah yang bapak buang ke perairan? a. Tidak ada b. Beberapa (Minyak kapal) c. Banyak (Minyak kapal, sampah lainnya)
21 95 Lampiran 4. Nama-nama Nelayan Koresponden Nama-nama Nelayan Koresponden No Nama Nelayan Umur Lama Alamat Bekerja 1. Hendra 25 tahun 5 tahun Dusun 5 Desa Pekan Tanjung Beringin 2. Sri Ramadan 28 tahun 8 tahun Dusun 5 Desa Pekan Tanjung Beringin 3. Andi Ardiansyah 24 tahun 11 tahun Dusun 5 Desa Pekan Tanjung Beringin 4. Kamaruddin SB 75 tahun 35 tahun Desa Pekan Tanjung Beringin 5. Syahroni 38 tahun 2 tahun Desa Pekan Tanjung Beringin 6. Ruslan 57 tahun 40 tahun Kampung Buantan Desa Pekan Tanjung Beringin 7. Rudi 27 tahun 5 tahun Kramat Asam Desa Pekan Tanjung Beringin 8. Puji 34 tahun 3 tahun Desa Pekan Tanjung Beringin 9. Amri 30 tahun 16 tahun Desa Pekan Tanjung Beringin 10. Syafrizal 39 tahun 25 tahun Desa Pekan Tanjung Beringin 11. Kusman 64 tahun 25 tahun Desa Pekan Tanjung Beringin 12. Burhan 53 tahun 20 tahun Desa Pekan Tanjung Beringin 13. Wak Meng 45 tahun 10 tahun Desa Pekan Tanjung Beringin 14. Aswat 43 tahun 20 tahun Desa Pekan Tanjung Beringin 15. Riduan 41 tahun 25 tahun Jln Kelapa Sawit Desa Pekan Tanjung Beringin 16. Bahtiar Efendi 42 tahun 22 tahun Kampung Buantan Desa Pekan Tanjung Beringin 17. Yahya 55 tahun 12 tahun Desa Pekan Tanjung Beringin 18. Yusban 50 tahun 12 tahun Desa Pekan Tanjung Beringin 19. Darman 48 tahun 10 tahun Desa Pekan Tanjung Beringin 20. Hamzah 50 tahun 12 tahun Desa Pekan Tanjung Beringin 21. Sahta 40 tahun 10 tahun Desa Pekan Tanjung Beringin 22. Hasan 45 tahun 10 tahun Desa Pekan Tanjung Beringin 23. Bani 50 tahun 20 tahun Desa Pekan Tanjung Beringin 24. Ius 55 tahun 20 tahun Desa Pekan Tanjung Beringin 25. Mukhtar 45 tahun 10 tahun Desa Pekan Tanjung Beringin 26. Cahyono 70 tahun 35 tahun Dusun 1 Desa Tebing Tinggi 27. Hermadi 51 tahun 35 tahun Dusun 1 Desa Tebing Tinggi 28. Sri Karmadi 25 tahun 5 tahun Dusun 1 Desa Tebing Tinggi 29. Poniman 35 tahun 8 tahun Dusun 1 Desa Tebing Tinggi 30. Mulyadi 55 tahun 5 tahun Dusun 1 Desa Tebing Tinggi 31. Ali Sitorus 40 tahun 10 tahun Dusun 3 Desa Tebing Tinggi 32. Juven Silaban 35 tahun 5 tahun Dusun 3 Desa Tebing Tinggi 33. Biring Sianturi 40 tahun 10 tahun Desa Tebing Tinggi
22 96 Tabel Lampiran Lanjutan Pio Nadeak 40 tahun 6 tahun Desa Tebing Tinggi 35. Gati 40 tahun 5 tahun Desa Tebing Tinggi 36. Langsir Purba 55 tahun 5 tahun Desa Tebing Tinggi 37. Linder Sihite 50 tahun 20 tahun Dusun 3 Desa Tebing Tinggi 38. Guntur 30 tahun 10 tahun Dusun 3 Desa Tebing Tinggi 39. Vevpris S. 25 tahun 5 tahun Desa Tebing Tinggi 40. Mimbar S. 30 tahun 4 tahun Desa Tebing Tinggi 41. Barita Situmeang 50 tahun 20 tahun Dusun 3 Desa Tebing Tinggi 42. Mardongan 25 tahun 3 tahun Desa Tebing Tinggi 43. Sopar 30 tahun 6 tahun Desa Tebing Tinggi 44. Sape 55 tahun 1 tahun Dusun 3 Desa Tebing Tinggi 45. Sabar Sihombing 50 tahun 20 tahun Desa Tebing Tinggi 46. Jaga M. 25 tahun 5 tahun Desa Tebing Tinggi 47. Hendra 42 tahun 12 tahun Dusun 1 Desa Tebing Tinggi 48. Joko 25 tahun 5 tahun Dusun 3 Desa Tebing Tinggi 49. Doras 55 tahun 10 tahun Dusun 3 Desa Tebing Tinggi 50. Bilmar S. 55 tahun 5 tahun Dusun 3 Desa Tebing Tinggi 51. Yunus 38 tahun 11 tahun Dusun 2 Desa Nagur 52. Jabardin 55 tahun 25 tahun Dusun 2 Desa Nagur 53. Rusli 51 tahun 20 tahun Dusun 1 Desa Nagur 54. Khairil 48 tahun 8 tahun Dusun 1 Desa Nagur 55. Darwin 57 tahun 32 tahun Dusun 3 Desa Nagur 56. Anwar 52 tahun 12 tahun Dusun 1 Desa Nagur 57. Abd. Rajab 55 tahun 30 tahun Dusun 2 Desa Nagur 58. Zainal 48 tahun 20 tahun Dusun 3 Desa Nagur 59. Umar David 43 tahun 20 tahun Dusun 1 Desa Nagur 60. Mhd. Sapii 45 tahun 15 tahun Dusun 2 Desa Nagur 61. Hasan 42 tahun 15 tahun Dusun 2 Desa Nagur 62. Badrul Kamal 48 tahun 21 tahun Dusun 2 Desa Nagur 63. Saprol 48 tahun 15 tahun Dusun 2 Desa Nagur 64. Rustam 49 tahun 22 tahun Dusun 3 Desa Nagur 65. Marzuki 41 tahun 11 tahun Dusun 2 Desa Nagur 66. Parlan 39 tahun 10 tahun Dusun 2 Desa Nagur 67. Bahriun 45 tahun 18 tahun Dusun 2 Desa Nagur 68. Hendra 35 tahun 10 tahun Dusun 3 Desa Nagur 69. Ridwan 57 tahun 22 tahun Dusun 3 Desa Nagur 70. Mahdar 58 tahun 22 tahun Dusun 1 Desa Nagur 71. Azwar 51 tahun 7 tahun Dusun 1 Desa Nagur 72. Awaludin 39 tahun 15 tahun Dusun 2 Desa Nagur 73. Burhan 50 tahun 22 tahun Dusun 1 Desa Nagur 74. Japarudin 44 tahun 13 tahun Dusun 1 Desa Nagur 75. Donni 45 tahun 5 tahun Desa Bagan Kuala
23 97 Lampiran 5. Lanjutan Cahyo 52 tahun 8 tahun Desa Bagan Kuala 77. Ibrahim 32 tahun 10 tahun Dusun 2 Desa Bagan Kuala 78. Buyung 45 tahun 30 tahun Dusun 2 Desa Bagan Kuala 79. Amerudin 51 tahun 35 tahun Dusun 2 Desa Bagan Kuala 80. Abdul Wahab 64 tahun 45 tahun Dusun 2 Desa Bagan Kuala 81. Khoiri 42 tahun 15 tahun Dusun 2 Desa Bagan Kuala 82. Burhan 40 tahun 20 tahun Dusun 2 Desa Bagan Kuala 83. Ridwan Buyung 49 tahun 30 tahun Dusun 2 Desa Bagan Kuala 84. Yusri 53 tahun 20 tahun Dusun 2 Desa Bagan Kuala 85. Abdul Karim 28 tahun 10 tahun Dusun 2 Desa Bagan Kuala 86. Muklis 37 tahun 15 tahun Dusun 1 Desa Bagan Kuala 87. Syaifuddin 45 tahun 30 tahun Desa Bagan Kuala 88. Henri 34 tahun 3 tahun Dusun 1 Desa Bagan Kuala 89. Khairuddin 32 tahun 15 tahun Dusun 2 Desa Bagan Kuala 90. Syahrul Anwar 52 tahun 30 tahun Dusun 1 Desa Bagan Kuala 91. Abdullah Sani 50 tahun 32 tahun Dusun 2 Desa Bagan Kuala 92. Syarifudin 42 tahun 15 tahun Desa Bagan Kuala 93. Jamaluddin 52 tahun 20 tahun Dusun 2 Desa Bagan Kuala 94. Zainuddin MJ 48 tahun 25 tahun Desa Bagan Kuala 95. Usman 45 tahun 20 tahun Dusun 2 Desa Bagan Kuala 96. Idram 42 tahun 25 tahun Desa Bagan Kuala 97. Sahrin 63 tahun 35 tahun Dusun 2 Desa Bagan Kuala 98. Syahlidan 40 tahun 25 tahun Dusun 2 Desa Bagan Kuala
24 98 Lampiran 5. Skenario Keberlanjutan Perikanan Skenario Keberlanjutan Tiap Atribut Dimensi Atribut Skenario Ekologi Status eksploitasi Keragaman rekrutmen Perubahan trofik level Jarak migrasi Tingkatan kolaps +/ Ukuran tangkapan ikan Discarded by cacth Spesies tangkapan Ekonomi Gaji/ upah rata-rata Pendapatan lain +/ Ketenagakerjaan +/- +/- -- Kepemilikan +/- +/- -- Pasar utama +/- +/- -- Subsidi Konsumsi BBM Sosial Sosialisasi penangkapan Pendatang baru +/ Sektor penangkapan Pengetahuan lingkungan Tingkat pendidikan Status konflik -- +/- - Pengaruh nelayan Pendapatan penangkapan +/ Partisipasi keluarga Teknologi Lama trip Tempat pendaratan Pengolahan prajual Penanganan di kapal Selektivitas alat tangkap Ukuran kapal Perubahan daya tangkap Efek samping alat tangkap Etika Pilihan Perikanan Kesetaraan berkegiatan Keadilan pengelolaan - +/- - Mitigasi-habitat +/- +/- -- Mitigasi-ekosistem +/- +/- --
25 99 Lampiran 4. Lanjutan.. Pengangkapan yang melanggar Buangan dan limbah /- Keterangan : ++ = Sangat berkelanjutan + = Berkelanjutan +/- = Cukup - = Kurang berkelanjutan -- = Sangat tidak berkelanjutan
26 100 Lampiran 6. Lokasi Kegiatan Masyarakat Nelayan Kecamatan Tanjung Beringin Kabupaten Serdang Bedagai Pesisir Perairan Selat Malaka
27 101 Lembaga Masyarakat Nelayan
28 102 Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Kecamatan Tanjung Beringin Ikan Sebelah didaratkan di TPI Tanjung Beringin
29 103 Pengisian Kuisioner
30 104 Lampiran 7. Contoh Perhitungan Upaya Penangkapan (Effort) tahun CPUE r = = 0,006 CPUE s = = 0,338 FPI i = = 0,019 E = 0,019 x = trip Maka, CPUE tahun 2013 CPUE = = 269,438 Ln CPUE tahun 2013 Ln CPUE= ln 269,438=5,596 Pendugaan Potensi dengan Metode Surplus Produksi menggunakan model Fox Tahun Produksi E standar CPUE ln CPUE Untuk mencari nilai a (intercept) dan b (slope), dengan Microsoft Ecxel. a = 6, b = -3,377E-05
31 105 Nilai Upaya Optimum (f opt) adalah : f opt = = = ,105 = trip/tahun Nilai Potensi Maksimum Lestari (MSY) adalah : MSY = - (1/b) exp (a-1) = - exp 6, = = kg/tahun Pendugaan Tingkat Pemanfaatan dan Pengupayaan tahun 2013 TPc = x100% = x100% = 45,16% TPf = x 100% = x 100% = 9,50% Tangkapan yang diperbolehkan: TAC = 80% x MSY = 80% x = kg/tahun
32 106 Keberlanjutan Ikan Sebelah Nilai berdasarkan Data Kuisioner Dimensi Ekonomi No Atribut Tebing Tinggi Nagur Pkn T. Beringin B. Kuala TOTAL Gaji/ upah ratarata Pendapatan lain Ketenagakerjaan Kepemilikan Pasar utama Subsidi Konsumsi BBM Hasil responden = x 100% Keberlanjutan gaji (3) = x 100% = 12,24% (2) = x 100% = 4,08% Demikian seterusnya, No Atribut (1) = x 100% = 83,67% Persentase (%) Gaji/ upah rata-rata Pendapatan lain Ketenagakerjaan Kepemilikan Pasar utama Subsidi Konsumsi BBM
33 107 Keberlanjutan dengan menggunakan Flag Model untuk menetapkan CTV CTV = CTV (3) = = 8,31 CTV (2) = = 12,24 CTV (1) = = 11,95 Keterangan: 3 = Berkelanjutan 2 = Cukup Berkelanjutan 1 = Tidak Berkelanjutan
Produksi (Ton) Trip Produksi (Ton) Pukat Cincin ,
Lampiran 1. Produksi per alat tangkap per tahun Tabel 11. Produksi ikan tembang per upaya penangkapan tahun 2008-2012 Jenis Alat 2008 2009 2010 2011 2012 Tangkap Upaya Penangkapan Produksi (Ton) Upaya
Ikan Sebelah. Manyung 1 680,00 0,00 232,00 0,00 292,00 385,00 0,00 218,00 0,00 253,00 37,00 0,00 209,00 23,00 314,00 31,00 0,00 32,00 0,00 31,00
Tabel Table Produksi Perikanan Laut Menurut Jenis Ikan dan di Provinsi (Ton), 2016 Quantity of Marine Fisheries Production by Type and in Province (Ton), 2016 Manyung Ikan Sebelah Ekor Kuning /Pisangpisang
Isi Manual Penggunaan database perikanan versi 2.1
Isi Manual Penggunaan database perikanan versi 2.1 1. Instalasi Program 2. Struktur Menu 3. Input data 4. Penelusuran Informasi 5. Mencetak Tabel 6. Berkomunikasi dengan Excell 7. Menghapus record 1- Instalasi
6 STATUS PEMANFAATAN SUMBER DAYA IKAN DI WILAYAH PESISIR DAN LAUT CIREBON
6 STATUS PEMANFAATAN SUMBER DAYA IKAN DI WILAYAH PESISIR DAN LAUT CIREBON Pada dasarnya pengelolaan perikanan tangkap bertujuan untuk mewujudkan usaha perikanan tangkap yang berkelanjutan. Untuk itu, laju
KATA PENGANTAR. Terima Kasih. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan. Ir. Gatot Rudiyono, SH.,MM. Pembina Utama Muda NIP
KATA PENGANTAR Puji syukur tidak henti-hentinya kami panjatkan kepada Tuhan Yang Masa Esa karena berkat bimbingan dan karunianyalah pada akhirnya penyusunan buku Statistik Kelautan dan Perikanan Provinsi
4 KONDISI UMUM LOKASI PENELITIAN
4 KONDISI UMUM LOKASI PENELITIAN 4.1 Keadaan Umum Kabupaten Sukabumi Secara geografis wilayah Kabupaten Sukabumi terletak di antara 6 o 57-7 o 25 Lintang Selatan dan 106 o 49-107 o 00 Bujur Timur dan mempunyai
2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Potensi Pengembangan Usaha Penangkapan Ikan 2.2 Komoditas Hasil Tangkapan Unggulan
2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Potensi Pengembangan Usaha Penangkapan Ikan Pengembangan merupakan suatu istilah yang berarti suatu usaha perubahan dari suatu yang nilai kurang kepada sesuatu yang nilai baik. Menurut
4 KERAGAAN PERIKANAN DAN STOK SUMBER DAYA IKAN
4 KERAGAAN PERIKANAN DAN STOK SUMBER DAYA IKAN 4.1 Kondisi Alat Tangkap dan Armada Penangkapan Ikan merupakan komoditas penting bagi sebagian besar penduduk Asia, termasuk Indonesia karena alasan budaya
4 KEADAAN UMUM LOKASI PENELITIAN
4 KEADAAN UMUM LOKASI PENELITIAN 4.1 Keadaan Daerah Penelitian Kabupaten Kupang merupakan kabupaten yang paling selatan di negara Republik Indonesia. Kabupaten ini memiliki 27 buah pulau, dan 19 buah pulau
Republik Indonesia. SURVEI HARGA PERDESAAN (Subsektor Perikanan Tangkap) PERHATIAN
hd-5.1 Republik Indonesia SURVEI HARGA PERDESAAN (Subsektor Perikanan Tangkap) PERHATIAN 1. Tujuan pencacahan HD-5.1 adalah untuk mencatat/mengetahui harga komoditi yang diproduksi petani dan harga yang
IV. KONDISI UMUM PRODUKSI IKAN LAUT TANGKAPAN DI WILAYAH UTARA JAWA BARAT
36 IV. KONDISI UMUM PRODUKSI IKAN LAUT TANGKAPAN DI WILAYAH UTARA JAWA BARAT Wilayah utara Jawa Barat merupakan penghasil ikan laut tangkapan dengan jumlah terbanyak di Propinsi Jawa Barat. Pada tahun
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Pertanian merupakan suatu jenis produksi yang berlandaskan pada
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pertanian merupakan suatu jenis produksi yang berlandaskan pada pertumbuhan tanaman, hewan, dan ikan. Pertanian juga berarti kegiatan pemanfaatan sumber daya
Katalog BPS:
ht tp :// w w w.b p s. go.id Katalog BPS: 5402003 PRODUKSI PERIKANAN LAUT YANG DIJUAL DI TEMPAT PELELANGAN IKAN 2008 ISSN. 0216-6178 No. Publikasi / Publication Number : 05220.0902 Katalog BPS / BPS Catalogue
4 KEADAAN UMUM DAERAH PENELITIAN
25 4 KEADAAN UMUM DAERAH PENELITIAN 4.1 Keadaan Umum Kabupaten Cirebon 4.1.1 Kondisi geografis dan topografi Kabupaten Cirebon dengan luas wilayah 990,36 km 2 merupakan bagian dari wilayah Provinsi Jawa
TINJAUAN PUSTAKA. dimana pada daerah ini terjadi pergerakan massa air ke atas
TINJAUAN PUSTAKA Tinjauan Pustaka Wilayah laut Indonesia kaya akan ikan, lagi pula sebagian besar merupakan dangkalan. Daerah dangkalan merupakan daerah yang kaya akan ikan sebab di daerah dangkalan sinar
4 KONDISI UMUM DAERAH PENELITIAN
4 KONDISI UMUM DAERAH PENELITIAN 4.1 Letak Geografis dan Batas Administrasi Secara geografis Kabupaten Halmahera Utara terletak antara 127 O 17 BT - 129 O 08 BT dan antara 1 O 57 LU - 3 O 00 LS. Kabupaten
VII. POTENSI LESTARI SUMBERDAYA PERIKANAN TANGKAP. Fokus utama estimasi potensi sumberdaya perikanan tangkap di perairan
VII. POTENSI LESTARI SUMBERDAYA PERIKANAN TANGKAP Fokus utama estimasi potensi sumberdaya perikanan tangkap di perairan Kabupaten Morowali didasarkan atas kelompok ikan Pelagis Kecil, Pelagis Besar, Demersal
V. GAMBARAN UMUM PERAIRAN SELAT BALI
V. GAMBARAN UMUM PERAIRAN SELAT BALI Perairan Selat Bali merupakan perairan yang menghubungkan Laut Flores dan Selat Madura di Utara dan Samudera Hindia di Selatan. Mulut selat sebelah Utara sangat sempit
PENDAHULUAN. Sumberdaya tersebut diolah dan digunakan sepuasnya. Tidak satupun pihak yang
1 PENDAHULUAN Latar Belakang Sumberdaya perikanan laut memiliki sifat spesifik, yakni akses terbuka (open access). Sumberdaya perikanan juga bersifat kepemilikan bersama (common property). Semua individu
DRAFT KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 61/KEPMEN-KP/2014 TENTANG PRODUKTIVITAS KAPAL PENANGKAP IKAN
DRAFT Menimbang : KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 61/KEPMEN-KP/14 TENTANG PRODUKTIVITAS KAPAL PENANGKAP IKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN
PERKEMBANGAN NILAI TUKAR NELAYAN JAWA TIMUR BULAN JUNI 2013
BPS PROVINSI JAWA TIMUR No. /7/35/Th.XI, 1 Juli 13 PERKEMBANGAN NILAI TUKAR NELAYAN JAWA TIMUR BULAN JUNI 13 Nilai Tukar Nelayan (NTN) Jawa Timur Bulan Juni 13 naik sebesar, persen Nilai Tukar Nelayan
4 TINJAUAN UMUM PERIKANAN TANGKAP DI MALUKU
4 TINJAUAN UMUM PERIKANAN TANGKAP DI MALUKU 4.1 Provinsi Maluku Dengan diberlakukannya Undang-Undang RI Nomor 46 tahun 1999 tentang pemekaran wilayah Provinsi Maluku menjadi Provinsi Maluku Utara dan Provinsi
POTENSI PERIKANAN TANGKAP DI KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN DAERAH (KKPD) KABUPATEN NATUNA PROVINSI KEPULAUAN RIAU, INDONESIA
Prosiding Seminar Antarabangsa Ke 8: Ekologi, Habitat Manusia dan Perubahan Persekitaran 2015 7 POTENSI PERIKANAN TANGKAP DI KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN DAERAH (KKPD) KABUPATEN NATUNA PROVINSI KEPULAUAN
2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Perikanan Tangkap
2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Perikanan Tangkap Perikanan adalah semua kegiatan yang berhubungan dengan pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya ikan dan lingkungannya mulai dari praproduksi, produksi, pengolahan
KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR KEP. 45/MEN/2011
KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR KEP. 45/MEN/2011 TENTANG ESTIMASI POTENSI SUMBER DAYA IKAN DI WILAYAH PENGELOLAAN PERIKANAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA DENGAN RAHMAT TUHAN
II. TINJAUAN PUSTAKA Penelitian Terdahulu. Penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Saskia (1996), yang menganalisis
II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Penelitian Terdahulu Penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Saskia (1996), yang menganalisis masalah Kemiskinan dan Ketimpangan pendapatan nelayan di Kelurahan Bagan Deli dan
PENGEMBANGAN PERIKANAN TANGKAP BERBASIS KOMODITAS UNGGULAN DI KABUPATEN HALMAHERA UTARA
PENGEMBANGAN PERIKANAN TANGKAP BERBASIS KOMODITAS UNGGULAN DI KABUPATEN HALMAHERA UTARA Excellent Commodity-Based Development of Capture Fishery in North Halmahera Daud 1, Budhi H. Iskandar 2, Mulyono
PERKEMBANGAN NILAI TUKAR NELAYAN JAWA TIMUR BULAN JANUARI 2012
BPS PROVINSI JAWA TIMUR No. 11//35/Th.X, 1 Februari 1 PERKEMBANGAN NILAI TUKAR NELAYAN JAWA TIMUR BULAN JANUARI 1 Nilai Tukar Nelayan (NTN) Jawa Timur Bulan Januari 1 naik sebesar,5 persen. Nilai Tukar
Jaring Angkat
a. Jermal Jermal ialah perangkap yang terbuat dari jaring berbentuk kantong dan dipasang semi permanen, menantang atau berlawanlan dengan arus pasang surut. Beberapa jenis ikan, seperti beronang biasanya
1. PERTANIAN, KEHUTANAN, KELAUTAN, PERIKANAN, PETERNAKAN & PERKEBUNAN. Tabel 1.1.1C
SUMBER DAYA ALAM PERTANIAN, KEHUTANAN, KELAUTAN, PERIKANAN, PETERNAKAN & PERKEBUNAN. SUB SEKTOR TANAMAN PANGAN Apa yang sudah dicapai selama ini lebih ditingkatkan, Pemerintah Kota Jayapura akan lebih
BAB II KAJIAN PUSTAKA
13 BAB II KAJIAN PUSTAKA 2.1 Kabupaten Indramayu Sebagai Kawasan Perikanan Tangkap 2.1.1. Keadaan Umum Kabupaten Indramayu merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Jawa Barat, dengan letak geografis
4 KEADAAN UMUM DAERAH PENELITIAN
22 4 KEADAAN UMUM DAERAH PENELITIAN 4.1 Keadaan Umum Kabupaten Belitung 4.1.1 Keadaan geografi dan topografi Kabupaten Belitung adalah bagian dari wilayah provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan merupakan
Inventarisasi Komoditas Unggulan Perikanan tangkap Ikan Laut di Kecamatan Utan Kabupaten Sumbawa Menggunakan Metode Skoring dan Location Quotient (LQ)
Inventarisasi Komoditas Unggulan Perikanan tangkap Ikan Laut di Kecamatan Utan Kabupaten Sumbawa Menggunakan Metode Skoring dan Location Quotient (LQ) 1 Nurintang dan 2 Yudi ahdiansyah 1 Mahasiswa Manajemen
1. Pendahuluan IDENTIFIKASI KOMODITAS UNGGULAN PERIKANAN TANGKAP DI KAWASAN MINAPOLITAN KABUPATEN INDRAMAYU
Prosiding SNaPP2014 Sains, Teknologi, dan Kesehatan ISSN 2089-3582 EISSN 2303-2480 IDENTIFIKASI KOMODITAS UNGGULAN PERIKANAN TANGKAP DI KAWASAN MINAPOLITAN KABUPATEN INDRAMAYU 1 Lely Syiddatul Akliyah,
2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Perikanan Tangkap Kapal / Perahu
2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Perikanan Tangkap Perikanan adalah semua kegiatan yang berhubungan dengan pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya ikan dan lingkunganya, mulai dari praproduksi, produksi, pengolahan
PENDAHULUAN. Sumberdaya ikan merupakan salah satu jenis sumberdaya alam yang
PENDAHULUAN Latar Belakang Sumberdaya ikan merupakan salah satu jenis sumberdaya alam yang bersifat terbarukan (renewable). Disamping itu sifat open access atau common property yang artinya pemanfaatan
5 HASIL TANGKAPAN DIDARATKAN DI PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA PALABUHANRATU
5 HASIL TANGKAPAN DIDARATKAN DI PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA PALABUHANRATU 5.1 Jenis dan Volume Produksi serta Ukuran Hasil Tangkapan 1) Jenis dan Volume Produksi Hasil Tangkapan Pada tahun 2006, jenis
Lampiran 1 Layout Pelabuhan Perikanan Pantai Karangantu
Lampiran 1 Layout Pelabuhan Perikanan Pantai Karangantu 60 Lampiran 2. Fasilitas di PPP Karangantu No Fasilitas Volume Satuan (baik/rusak) I. FASILITAS POKOK Breakwater 550 M Rusak Turap 700 M Baik Faslitas
3. METODE PENELITIAN 3.1 Waktu dan Daerah Penelitian 3.2 Jenis dan Sumber Data
3. METODE PENELITIAN 3.1 Waktu dan Daerah Penelitian Penelitian ini dilaksanakan selama 7 bulan, yaitu mulai dari November 2008 hingga Mei 2009. Penelitian ini dilakukan di Jakarta karena kegiatannya terfokus
5 TINGKAT KEBUTUHAN ES UNTUK KEPERLUAN PENANGKAPAN IKAN DI PPS CILACAP
30 5 TINGKAT KEBUTUHAN ES UNTUK KEPERLUAN PENANGKAPAN IKAN DI PPS CILACAP 5.1 Kapal-kapal Yang Memanfaatkan PPS Cilacap Kapal-kapal penangkapan ikan yang melakukan pendaratan seperti membongkar muatan
Gambar 2. Konstruksi pancing ulur Sumber : Modul Penangkapan Ikan dengan Pancing Ulur
BAB II KAJIAN PUSTAKA 2.1 Pancing Ulur Pancing Ulur (Gambar 2) merupakan salah satu jenis alat penangkap ikan yang sering digunakan oleh nelayan tradisional untuk menangkap ikan di laut. Pancing Ulur termasuk
5 POTENSI DAN TINGKAT PEMANFAATAN SUMBER DAYA PERIKANAN DEMERSAL
5 POTENSI DAN TINGKAT PEMANFAATAN SUMBER DAYA PERIKANAN DEMERSAL 5.1 Pendahuluan Pemanfaatan yang lestari adalah pemanfaatan sumberdaya perikanan pada kondisi yang berimbang, yaitu tingkat pemanfaatannya
KEADAAN UMUM. 4.1 Letak Geografis
III. KEADAAN UMUM 4.1 Letak Geografis Kabupaten Bangka Selatan, secara yuridis formal dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Bangka Selatan, Kabupaten Bangka
Universitas Sumatera Utara. Pertanian, Universitas Sumatera Utara
124 Potensi, Tingkat Pemanfaatan dan Keberlanjutan Ikan Sebelah (Psettodes spp.) di Perairan Selat Malaka, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara (Potential, Utilization Rate and Sustainability of Sebelah
I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang
I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Sumberdaya ikan merupakan sumberdaya yang dapat pulih (renewable resources) dan berdasarkan habitatnya di laut secara garis besar dapat dibagi menjadi dua kelompok, yaitu
4 KEADAAN UMUM LOKASI PENELITIAN
4 KEADAAN UMUM LOKASI PENELITIAN 4.1 Letak Geografis dan Luas Wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung secara geografis terletak pada 104 0 50 sampai 109 0 30 Bujur Timur dan 0 0 50 sampai 4 0 10 Lintang
PELUANG PENGEMBANGAN PERIKANAN TANGKAP DI PROVINSI SUMATERA SELATAN
PELUANG PENGEMBANGAN PERIKANAN TANGKAP DI PROVINSI SUMATERA SELATAN (The Development Opportunity of Catch Fishery in the Province of Southern Sumatera) Septifitri 1, Daniel R Monintja 2, Sugeng Hari Wisudo
4 KEADAAN UMUM DAERAH PENELITIAN
4 KEADAAN UMUM DAERAH PENELITIAN 4.1 Posisi Geografis dan Kondisi Perairan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu terdiri atas dua kecamatan, yaitu Kecamatan Kepulauan Seribu Utara dan Kecamatan Kepulauan
5 HASIL DAN PEMBAHASAN
5 HASIL DAN PEMBAHASAN 5.1 Pengembangan usaha penangkapan 5.1.1 Penentuan Komoditas Ikan Unggulan Analisis pemusatan ini dilakukan dengan metode location quotient (LQ). Dengan analisis ini dapat ditentukan
I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang
I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pemberlakuan Otonomi Daerah yang diamanatkan melalui Undang-undang Nomor 22 Tahun 1999 yang termaktub pada pasal 117, yang berbunyi : "Ibukota Negara Republik Indonesia
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Perikanan Tangkap Perikanan adalah semua usaha penangkapan budidaya ikan dan kegiatan pengelolaan hingga pemasaran hasilnya Mubiyarto (1994) dalam Zubair dan Yasin (2011). Sedangkan
V. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. terletak pada lintang LS LS dan BT. Wilayah tersebut
34 V. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN 5.1 Letak dan Geografis Desa Gebang Mekar Kabupaten Cirebon Cirebon merupakan salah satu kabupaten di Propinsi Jawa Barat yang terletak pada lintang 06 30 LS-07 00
STRUKTUR ONGKOS USAHA PERIKANAN TAHUN 2014
STRUKTUR ONGKOS USAHA PERIKANAN TAHUN 2014 74/12/72/Th. XVII, 23 Desember 2014 JUMLAH BIAYA PER HEKTAR USAHA BUDIDAYA RUMPUT LAUT, BANDENG, DAN NILA DI ATAS Rp. 5 JUTA JUMLAH BIAYA PER TRIP USAHA PENANGKAPAN
BAB 4 GAMBARAN UMUM, PERKEMBANGAN HASIL PERIKANAN DAN PENERIMAAN RETRIBUSI PELELANGAN IKAN DI LOKASI PENELITIAN
39 BAB 4 GAMBARAN UMUM, PERKEMBANGAN HASIL PERIKANAN DAN PENERIMAAN RETRIBUSI PELELANGAN IKAN DI LOKASI PENELITIAN Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Muara Baru berlokasi di dalam area Pelabuhan Perikanan Samudera
4 KEADAAN UMUM DAERAH PENELITIAN
4 KEADAAN UMUM DAERAH PENELITIAN 4.1 Letak Geografis Kabupaten Seram Bagian Timur memiliki luas wilayah 20.656.894 Km 2 terdiri dari luas lautan 14,877.771 Km 2 dan daratan 5,779.123 Km 2. Dengan luas
IV. GAMBARAN UMUM KABUPATEN KEPULAUAN ARU
48 IV. GAMBARAN UMUM KABUPATEN KEPULAUAN ARU 4.1 Geografi dan Pemerintahan 4.1.1 Geografi Secara geografi Kabupaten Kepulauan Aru mempunyai letak dan batas wilayah, luas wilayah, topografi, geologi dan
LAPORAN PENELITIAN INDIVIDU
LAPORAN PENELITIAN INDIVIDU DAMPAK EKONOMI TERHADAP KEBIJAKAN LARANGAN PENANGKAPAN IKAN (KASUS BANDA NEIRA, PROVINSI MALUKU DAN KABUPATEN SUMBAWA, PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT) OLEH: LUKMAN ADAM PUSAT
PENDUGAAN STOK IKAN TONGKOL DI SELAT MAKASSAR SULAWESI SELATAN
PENDUGAAN STOK IKAN TONGKOL DI SELAT MAKASSAR SULAWESI SELATAN Edy H.P. Melmambessy Staf Pengajar Univ. Musamus-Merauke, e-mail : [email protected] ABSTRAK Ikan tongkol termasuk dalam golongan
KETERSEDIAAN SUMBERDAYA DAN PRODUKSI HASIL HUTAN, PETERNAKAN, DAN PERIKANAN DI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Jurnal AGRIFOR Volume XV Nomor 2, Oktober 2016 ISSN P : 1412-6885 ISSN O : 2503-4960 KETERSEDIAAN SUMBERDAYA DAN PRODUKSI HASIL HUTAN, PETERNAKAN, DAN PERIKANAN DI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Karmini 1
BPS PROVINSI JAWA TIMUR PERKEMBANGAN NILAI TUKAR NELAYAN JAWA TIMUR BULAN JUNI 2012
BPS PROVINSI JAWA TIMUR No. 3/7/35/Th.X, Juli 1 PERKEMBANGAN NILAI TUKAR NELAYAN JAWA TIMUR BULAN JUNI 1 Nilai Tukar Nelayan (NTN) Jawa Timur Bulan Juni 1 naik sebesar,5 persen. Nilai Tukar Nelayan (NTN)
PELUANG PENGEMBANGAN PERIKANAN TANGKAP DI PROVINSI SUMATERA SELATAN
PELUANG PENGEMBANGAN PERIKANAN TANGKAP DI PROVINSI SUMATERA SELATAN The Development Opportunity of Catch Fishery in The Province of Southern Sumatera Septifitri 1, Daniel R Monintja 2, Sugeng Hari Wisudo
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki luas perairan wilayah yang sangat besar. Luas perairan laut indonesia diperkirakan sebesar 5,4 juta km 2 dengan garis pantai
PENGEMBANGAN TEKNOLOGI PENANGKAPAN IKAN BERBASIS KOMODITAS POTENSIAL DI TELUK LAMPUNG
PENGEMBANGAN TEKNOLOGI PENANGKAPAN IKAN BERBASIS KOMODITAS POTENSIAL DI TELUK LAMPUNG Potential Commodity Based Fishing Technology Development in Lampung Bay Tri Hariyanto 1, Mulyono S Baskoro 1, John
4. GAMBARAN UMUM WILAYAH
4. GAMBARAN UMUM WILAYAH 4.1. Letak Geografis Kabupaten Sukabumi yang beribukota Palabuhanratu termasuk kedalam wilayah administrasi propinsi Jawa Barat. Wilayah yang seluas 4.128 Km 2, berbatasan dengan
PENGEMBANGAN TEKNOLOGI PENANGKAPAN IKAN BERBASIS KOMODITAS POTENSIAL DI TELUK LAMPUNG 1
PENGEMBANGAN TEKNOLOGI PENANGKAPAN IKAN BERBASIS KOMODITAS POTENSIAL DI TELUK LAMPUNG 1 (Potential Commodity Based Fishing Technology Development in Lampung Bay) 1 Tri Hariyanto 2, Mulyono S Baskoro 3,
MALUKU SEBAGAI LUMBUNG IKAN NASIONAL: TINJAUAN ATAS SUATU KEBIJAKAN
MALUKU SEBAGAI LUMBUNG IKAN NASIONAL: TINJAUAN ATAS SUATU KEBIJAKAN Dionisius Bawole *, Yolanda M T N Apituley Program Studi Sosial Ekonomi Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas
I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang
I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Potensi sumber daya kelautan dan perikanan menyebabkan munculnya suatu aktivitas atau usaha di bidang perikanan sesuai dengan kondisi lokasi dan fisiknya. Banyak penduduk
Perikanan. Fishery. Lombok Utara Dalam Angka
Perikanan Perikanan di beberapa wilayah di pesisir Kabupaten Lombok Utara merupakan subsektor yang menjadi pilihan untuk menggantungkan kehidupannya. Sebagian besar nelayan yang ada di Kabupaten Lombok
4. HASIL DAN PEMBAHASAN
4. HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1. Pemetaan Partisipatif Daerah Penangkapan Ikan kurisi dapat ditangkap dengan menggunakan alat tangkap cantrang dan jaring rampus. Kapal dengan alat tangkap cantrang memiliki
4 KEADAAN UMUM LOKASI PENELITIAN
27 4 KEADAAN UMUM LOKASI PENELITIAN 4.1 Keadaan Umum Daerah Kota Serang 4.1.1 Letak geografis Kota Serang berada di wilayah Provinsi Banten yang secara geografis terletak antara 5º99-6º22 LS dan 106º07-106º25
PURSE SEINE (Pukat Cincin) Riza Rahman Hakim, S.Pi
PURSE SEINE (Pukat Cincin) Riza Rahman Hakim, S.Pi Pendahuluan Purse seine adalah alat (gear) yang digunakan untuk menangkap ikan pelagic yang membentuk gerombolan Ikan yang menjadi tujuan penangkapan
4 KEADAAN UMUM DAERAH PENELITIAN
44 4 KEADAAN UMUM DAERAH PENELITIAN 4.1 Letak Geografis Selat Malaka Perairan Selat Malaka merupakan bagian dari Paparan Sunda yang relatif dangkal dan merupakan satu bagian dengan dataran utama Asia serta
6 PENGEMBANGAN USAHA PERIKANAN TANGKAP BERBASIS KEWILAYAHAN. 6.1 Urgensi Sektor Basis Bagi Pengembangan Usaha Perikanan Tangkap di Kabupaten Belitung
6 PENGEMBANGAN USAHA PERIKANAN TANGKAP BERBASIS KEWILAYAHAN 6.1 Urgensi Sektor Basis Bagi Pengembangan Usaha Perikanan Tangkap di Kabupaten Belitung Supaya tujuh usaha perikanan tangkap yang dinyatakan
6 PEMETAAN KARAKTERISTIK DISTRIBUSI HASIL TANGKAPAN
6 PEMETAAN KARAKTERISTIK DISTRIBUSI HASIL TANGKAPAN Hasil tangkapan di PPS Belawan idistribusikan dengan dua cara. Cara pertama adalah hasil tangkapan dari jalur laut didaratkan di PPS Belawan didistribusikan
6 BESARAN KERUGIAN NELAYAN DALAM PEMASARAN TANPA LELANG
66 6 BESARAN KERUGIAN NELAYAN DALAM PEMASARAN TANPA LELANG Hubungan patron-klien antara nelayan dengan tengkulak terjadi karena pemasaran hasil tangkapan di TPI dilakukan tanpa lelang. Sistim pemasaran
POTENSI, TINGKAT PEMANFAATAN DAN KEBERLANJUTAN IKAN TEMBANG (Sardinella sp.) DI PERAIRAN SELAT MALAKA, KABUPATEN SERDANG BEDAGAI, SUMATERA UTARA
POTENSI, TINGKAT PEMANFAATAN DAN KEBERLANJUTAN IKAN TEMBANG (Sardinella sp.) DI PERAIRAN SELAT MALAKA, KABUPATEN SERDANG BEDAGAI, SUMATERA UTARA SKRIPSI OLEH RINA SARI LUBIS 090302054 PROGRAM STUDI MANAJEMEN
V. KEADAAN UMUM WILAYAH PENELITIAN
40 V. KEADAAN UMUM WILAYAH PENELITIAN 5.1. Kondisi Fisik Geografis Wilayah Kota Ternate memiliki luas wilayah 5795,4 Km 2 terdiri dari luas Perairan 5.544,55 Km 2 atau 95,7 % dan Daratan 250,85 Km 2 atau
Jumlah / Total 85,00 379, , ,75
Pertanian/ Agriculture Tabel 5.2.1. Lanjutan Continued Kabupaten / Kota Tebu / Sugar Cane Tembakau Rakyat/Tobacco Regency / Municipality Luas / Area Produksi / Luas / Area Produksi / ( Ha ) Production
VIII. PEMANFAATAN SUMBERDAYA PERIKANAN TANGKAP YANG BERKELANJUTAN. perikanan tangkap di perairan Kabupaten Morowali memperlihatkan jumlah alokasi
VIII. PEMANFAATAN SUMBERDAYA PERIKANAN TANGKAP YANG BERKELANJUTAN Hasil analisis LGP sebagai solusi permasalahan pemanfaatan sumberdaya perikanan tangkap di perairan Kabupaten Morowali memperlihatkan jumlah
DRAFT KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 86/KEPMEN-KP/2016 TENTANG PRODUKTIVITAS KAPAL PENANGKAP IKAN
DRAFT KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 86/KEPMEN-KP/2016 TENTANG PRODUKTIVITAS KAPAL PENANGKAP IKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK
ANALISIS KELAYAKAN USAHA PERIKANAN LAUT KABUPATEN KENDAL. Feasibility Study to Fisheries Bussiness in District of Kendal
ANALISIS KELAYAKAN USAHA PERIKANAN LAUT KABUPATEN KENDAL Feasibility Study to Fisheries Bussiness in District of Kendal Ismail, Indradi 1, Dian Wijayanto 2, Taufik Yulianto 3 dan Suroto 4 Staf Pengajar
1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Salah satu isu penting perikanan saat ini adalah keberlanjutan pemanfaatan sumberdaya dan lingkungannya. Upaya pemanfaatan spesies target diarahkan untuk tetap menjaga
Lampiran 1. Desain dan spesifikasi alat tangkap gillnet dan trammel net. Gillnet
Lampiran 1. Desain dan spesifikasi alat tangkap gillnet dan trammel net Gillnet Keterangan: 1. Tali pelampung 2. Pelampung 3. Tali ris atas 4. Badan jarring 5. Tali ris bawah 6. Tali pemberat 7. Pemberat
4 KEADAAN UMUM. 4.1 Letak dan Kondisi Geografis
29 4 KEADAAN UMUM 4.1 Letak dan Kondisi Geografis Keadaan geografi Kabupaten Aceh Besar merupakan salah satu kabupaten yang memiliki luas laut yang cukup besar. Secara geografis Kabupaten Aceh Besar berada
ALAT PENANGKAPAN IKAN. Riza Rahman Hakim, S.Pi
ALAT PENANGKAPAN IKAN Riza Rahman Hakim, S.Pi A. Alat Penangkap Ikan Definisi alat penangkap ikan: sarana dan perlengkapan atau benda-benda lainnya yang dipergunakan untuk menangkap ikan Pengertian sarana:
METODE PENANGKAPAN DI INDONESIA (STANDAR NASIONAL)
METODE PENANGKAPAN DI INDONESIA (STANDAR NASIONAL) KLASIFIKASI ALAT / METODE PENANGKAPAN DI INDONESIA (STANDAR NASIONAL) Alat penangkap yang terdiri dari dua komponen utama, yaitu; tali (line) dan mata
Berkala Perikanan Terubuk, Februari 2013, hlm ISSN
Berkala Perikanan Terubuk, Februari 2013, hlm 102 108 ISSN 0126-4265 Vol. 41. No.1 PERANAN TEMPAT PELELANGAN IKAN (TPI) DALAM PEMASARAN IKAN HASIL TANGKAPAN NELAYAN DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN (PPI) KEC.
AGROBISNIS BUDI DAYA PERIKANAN KABUPATEN CILACAP
AGROBISNIS BUDI DAYA PERIKANAN KABUPATEN CILACAP Cilacap merupakan salah satu wilayah yang berpotensi maju dalam bidang pengolahan budi daya perairan. Memelihara dan menangkap hewan atau tumbuhan perairan
BUPATI JEMBRANA KEPUTUSAN BUPATI JEMBRANA NOMOR 656 TAHUN 2003
BUPATI JEMBRANA KEPUTUSAN BUPATI JEMBRANA NOMOR 656 TAHUN 2003 TENTANG PELAKSANAAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN JEMBRANA NOMOR 9 TAHUN 2003 TENTANG RETRIBUSI PELAYANAN IJIN USAHA PERIKANAN BUPATI JEMBRANA,
4 PEMANFAATAN SUMBERDAYA PERIKANAN TANGKAP DI SULAWESI SELATAN
4 PEMANFAATAN SUMBERDAYA PERIKANAN TANGKAP DI SULAWESI SELATAN 4.1 Kondisi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan di Sulawesi Selatan Sulawesi Selatan secara geografis terletak pada posisi 0 0 12 o LS dan 116
Kelautan dan Perikanan Dalam Angka 2009
KATA PENGANTAR Buku Kelautan dan Perikanan Dalam Angka 2009 ini disusun untuk menyajikan data statistik perikanan tahun 2008 secara singkat. Disamping itu juga ditambahkan dengan informasi lain yang berkaitan
