RENCANA STRATEGIS DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN TAHUN
|
|
|
- Shinta Fanny Sutedja
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 207 RENCANA STRATEGIS DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN TAHUN DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN LAHAT 207
2 BAB I PENDAHULUAN.. Latar Belakang Seiring dengan bergulirnya otonomi daerah sebagai implementasi Undang Undang 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah yang telah diubah dengan UndangUndang Nomor 9 Tahun 205 tentang Perubahan Kedua atas Undang Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah, untuk mewujudkan pemerintahan yang baik (Good Governmance) menjadi hal yang penting. Pemerintah selaku pelayan masyarakat harus dapat memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dengan mengedepankan prinsipprinsip dasar yang meliputi: demokrasi, peran serta masyarakat, pemerataan dan keadilan serta keragaman dan potensi daerah. Berdasarkan UndangUndang Nomor 9 Tahun 205 tentang Perubahan Kedua atas UndangUndang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, Dinas Daerah merupakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan diberikan kewenangankewenangan untuk melaksanakan fungsinya. Sementara itu berdasarkan Undangundang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Kepala Dinas adalah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dengan kapasitas sebagai pengguna anggaran, wajib menyusun Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah (RenstraSKPD) dan Rencana Kerja Satuan Perangkat Daerah (RenjaSKPD). Perencanaan strategi merupakan suatu proses yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapai selama kurun waktu tertentu (5 tahun) dengan memperhitungkan potensi, peluang, dan kendala yang ada atau mungkin timbul, Rencana strategis mengandung visi, misi, tujuan, sasaran, strategi, dan kebijakan, program, dan kegiatan yang realistis dengan mengantisipasi perkembangan masa depan. RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207)
3 Sebagai aplikasi dari uraian di atas, maka Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat sebagai salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perlu membuat suatu rencana strategis yang berpedoman kepada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Lahat, sebagai dokumen perencanaan lima tahunan yang akan dituangkan dalam Rencana Strategis (RENSTRA) Kabupaten Lahat Tahun Landasan Hukum Dasar hukum penyusunan Renstra Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat adalah :. UndangUndang Nomor 7 tahun 2003 tentang Keuangan Negara; 2. UndangUndang Nomor 0 tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara; 3. UndangUndang Nomor 5 tahun 2004 tentang Perbendahaaraan Keuangan Negara; 4. UndangUndang Nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional 5. UndangUndang Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah jo UndangUndang Nomor 9 Tahun UndangUndang Nomor 7 tahun 2005 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 7. Peraturan Pemerintah Nomor 25 tahun 2000 tentang Kewenangan Pemerintah dan Kewenangan Provinsi sebagai Daerah otonom 8. Peraturan Pemerintah Nomor 56 tahun 200 tentang Pelaporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah. 9. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 2
4 0. Peraturan Pemerintah Nomor 65 tahun 2005 tentang Pedoman Penyusunan dan Penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM).. Peraturan Pemerintah No. 40 tahun 2006 tentang Tata Cara Penyusunan Rencana Pembangunan Nasional 2. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota. 3. Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah. 4. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah. 5. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 3 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah jo. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007 tentang Perubahan Peraturan Menteri Dalam Negeri atas Nomor 3 Tahun 2006 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. 6. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 200 tentang Pedoman Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008tentang Tahapan, Tatacara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah 7. Peraturan Daerah Kabupaten Lahat Nomor..Tahun 204 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) KabupatenLahatTahun Keputusan Bupati Lahat Nomor Nomor... Tahun 204 tentang Pengesahan Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lahat Tahun RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 3
5 .3 Maksud dan Tujuan Dinas Kebudayaan KabupatenLahat merupakan lembaga Unsur SKPD Pemerintah Daerah. Guna mendukung Visi Kabupaten Lahat Mewujudkan Kabupaten Lahat BANGKIT 208. Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat mempunyai Rencana Strategis yang dimaksudkan memberikan arahan bagi seluruh Aparatur Dinas Kebudayaan sehingga tugas pokok dan fungsi Dinas Kebudayaan dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien. Adapun tujuan disusunnya Rencana Strategis Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat adalah :. Sebagai pedoman dalam pelaksanaan kegiatan perencanaan pembangunan yang transparan, partisipatif, dan akuntabel. 2. Memberikan arahan dan kendali bagi aparatur perencana dalam perumusan substansi perencanaan yang lebih jelas, rinci dan terukur dan difokuskan pada pencapaian visi dan misi guna efektifitas dan efisisensi pembangunan dengan mengacu pada RPJMD Kabupaten Lahat Tahun dengan benarbenar didasarkan pada kondisi, potensi dan aspirasi masyarakat yang tumbuh dan berkembang. 3. Memberikan kejelasan terhadap pembagian wewenang dan tanggung jawab masingmasing bidang dan memacu semangat kerja dalam mengelola Tugas Pokok dan Fungsi (tupoksi). 4. Sebagai upaya mengakomodasikan kebijakan perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan melalui koordinasi, konsultasi dan interaksi baik antar instansi maupun sektor. RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 4
6 .4 Sistematika Penulisan Sistematika penulisan Rencana Strategi (Renstra) SKPD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat, adalah sebagai berikut : BAB I PENDAHULUAN Berisikan latar belakang, landasan hukum, maksud dan tujuan dan sistematika penulisan. BAB II GAMBARAN PELAYANAN SKPD Berisikan tugas, fungsi dan struktur organisasi, sumber daya, kinerja pelayanan, tantangan dan peluang pengembangan pelayanan Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat. BAB III ISUISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI Berisikan identifikasi permasalahan berdasarkan tugas dan fungsi pelayanan Dinas Kebudayaan, telaahan visi, misi dan program bupati dan wakil bupati terpilih, telaahan renstra kementrian/lembaga, telaahan rencana tata ruang wilayah dan kajian lingkungan hidup strategis, serta penentuan isuisu strategis. BAB IV. VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN Berisikan Visi dan Misi, tujuan dan sasaran jangka menengah, strategi dan kebijakan Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat. BAB V. RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA, KELOMPOK SASARAN DAN PENDANAAN INDIKATIF. Berisikan penjelasan rumusan rencana program, kegiatan, indikator kinerja, kelompok sasaran, dan pendanaan indikatif Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat untuk periode lima tahun dan rincian target capaian tahunannya. RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 5
7 BAB VI. INDIKATOR KINERJA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN SASARAN RPJMD KABUPATEN LAHAT Berisikan uraian indikator kinerja Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat yang secara langsung menunjukkan kinerja yang akan dicapai SKPD dalam lima tahun mendatang sebagai komitmen untuk mendukung pencapaian tujuan dan sasaran RPJMD. BAB VII. PENUTUP Memuat kaidah pelaksanaan Renstra Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat. RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 6
8 BAB II GAMBARAN PELAYANAN DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat merupakan lembaga unsur SKPD Pemerintah Daerah KabupatenLahat yang dipimpin oleh seorang Kepala Dinas Kebudayaan yang berada dibawah dan bertanggungjawab kepada BupatiLahat. Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Lahat Nomor 9 Tahun 2000 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Keja DinasDinas dalam Kabupaten Lahat (Lembar Daerah Kabupaten Lahat Tahun 200 Nomor 26) dan Peraturan Bupati Lahat Nomor 28 Tahun 2008 tentang Uraian Tugas Masingmasing Jabatan Struktural di Lingkungan Dinasdinas dalam Kabupaten Lahat. 2.. Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi Berdasarkan Peraturan Bupati Lahat Nomor 28 Tahun 2008 tentang Uraian Tugas dan Fungsi Dinas Daerah, tugas pokok Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat yaitu melaksanakan otonomi daerah dalam rangka pelaksanaan tugas menuntaskan pembangunan dalam bidang Kebudayaan, dengan fungsi merumuskan kebijakan teknis pelaksanaan pembangunan bidang Kebudayaan, memberikan pelayanan umum dan perizinan dalam bidang Kebudayaan, dan mengelola ketatausahaan Dinas Kebudayaan. Setelah diundangkannya Peraturan Daerah Kabupaten Lahat Nomor 6 Tahun 204 tentang perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah Kabupaten Lahat, maka untuk RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 7
9 tertib pelaksanaanya perlu disusun uraian tugas dan fungsi Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat. Adapun susunan organisasi Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat adalah sebagai berikut : a. Kepala Dinas b. Sekretaris Subbag Umum dan Kepegawaian Subbag Perencanaan, Keuangan dan BMD Subbag Penyelenggaraan Tugas Pembantuan c. Bidang Kebudayaan Seksi Cagar Budaya dan Permuseuman Seksi Sejarah dan Tradisi Seksi Kesenian d. Bidang Pembinaan SD Seksi Kurikulum dan Penilaian SD Seksi Kelembagaan dan Sarana Prasarana SD Seksi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter SD e. Bidang Pembinaan SMP Seksi Kurikulum dan Penilaian SMP Seksi Kelembagaan dan Sarana Prasarana SMP Seksi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter SMP f. Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal Seksi Kurikulum dan Penilaian Paud Seksi Kelembagaan dan Sarana Prasarana Paud Seksi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter Paud g. Bidang Pembinaan Ketenagaan. Seksi PTK Paud dan Pendidikan Non Formal. Seksi PTK Dikdas RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 8
10 . Seksi Tenaga Kebudayaan h. UPTD (Cabang Dinas Pendidikan Kecamatan) i. Kelompok Jabatan Fungsional Pengawas j. Satuan Pendidikan (PAUD dan Pendidikan Non Formal, SD, dan SMP) Adapun bagan struktur organisasi Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat seperti tergambar sebagai berikut : RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 9
11 Gambar 2. BAGAN STRUKTUR ORGANISASI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN LAHAT RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 0
12 Untuk melaksanakan tugas sebagaimana struktur diatas, disusun uraian tugas dan fungsi Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat, sebagai berikut :. KEPALA DINAS Tugas Kepala Dinas Kebudayaan adalah: A. Memimpin Dinas Kebudayaan dalam perumusan, perencanaan, kebijakan, pelaksanaan teknis pembangunan dan pemeliharaan fasilitas Kebudayaan serta menyelenggarakan perizinan, pembinaan, koordinasi, pengawasan dan pengendalian teknis operasional di Bidang Kebudayaan; B. Melaksanakan tugastugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan bidang tugasnya Mempunyai fungsi : a. Merumuskan konsep sasaran suatu peraturan perundangundangan beserta petunjuk kerja lainya untuk melaksanakan tugas Dinas Pendidikan; b. Mengkoordinasikan tugastugas, Sekretaris, Bidang, dan Seksi yang berada dibawahnya dalam pelaksanaan kegiatan seharihari; c. Mengkoordinasikan, mengsinkronisasikan, mengintegrasikan tugas dan kegiatan pada unit kerja lainya baik otonom maupun vertikal; d. Mengkoordinasikan perencanaan kegiatan bidang pembinaan administrasi umum, kepegawaian dan keuangan dilingkungan Dinas Pendidikan; e. Merumuskan konsep sasaran tentang perencanaan, pengolahan dan penelaahan atas perumusan kebijakan Bupati Kepala Daerah; f. Menyelenggarakan operasional Dinas Pendidikan dalam rangka terlaksananya proses kegiatan kerja yang telah diprogramkan; g. Membina bawahan supaya tugastugas Dinas Pendidikan dapat terbagi habis dan terlaksana dengan baik; h. Mengevaluasi tugas bawahan, selanjutnya memberikan nilai kepada bawahan setiap akhir tahun yang dicantumkan dalam P2KP; i. Melaporkan kegiatan Dinas Pendidikan baik secara bulanan, triwulan, tahunan maupun secara isidentil; j. Melaksanakan penyusunan rencana kebutuhan guru dan tenaga kependidikan lainya serta sarana pendidikan; k. Merumuskan dan melaksanakan perencanaan operasional program RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207)
13 Pembinaan dan Pengembangan pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah dan Pendidikan Non Formal sesuai dengan Perencanaan Strategis tingkat Kabupaten, Provinsi dan Nasional; l. Mengarahkan dan mengkoordinasikan penerimaan siswa baru, kurikulum, ujian sekolah/ujian nasional/uasbn, kegiatan pendidikan Non Formal m. Penetapan kebijakan tentang penerimaan siswa dari masyarakat minoritas, terbelakang, dan atau tidak mampu; n. Penyedian Bantuan pengadaan buku pelajaran pokok/modul pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, pendidikan luar sekolah, pendidikan kualifikasi dan seritifikasi guru; o. Penyediaan dukungan/bantuan dalam penyelenggaraan pendidikan selain pengaturan kurikulum, akreditasi, regrouping dan pengangkatan tenaga akademis; p. Penyelenggaraan Kebijakan Dinas Pendidikan dalam upaya Peningkatan Mutu dan Kesejahteraan Pendidik dan Tenaga Kependidikan; q. Pertimbangan pembukaan dan penutupan perguruan Lembaga Pendidikan; r. Penyelenggaraan sekolah luar biasa dan balai pelatihan dan atau penataran guru; s. Penyelenggaraan kajian sejarah dan nilai tradisional, serta pengembangan kesenian, bahasa dan budaya daerah; t. Pembinaan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD); u. Pembinaan kelompok jabatan fungsional; v. Mengarahkan dan memberikan petunjuk kerja kepada bawahan supaya tugastugas Dinas Pendidikan terlaksana dengan baik; w. Melaksanakan penyusunan usul pengangkatan dan penetapan mutasi kepegawaian dilingkungan Dinas Pendidikan; dan x. Melaksanakan tugastugas kedinasan lainya yang diberikan oleh atasan. 2. KELOMPOK SEKRETARIAT Tugas: Melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta koordinasi pelaksanaan tugas di lingkungan dinas pendidikan dan kebudayaan. RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 2
14 Fungsi: a. koordinasi penyusunan kebijakan, rencana, program, kegiatan, dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan nonformal, dan kebudayaan serta tugas pembantuan di bidang pendidikan dan kebudayaan; b. pengelolaan data dan informasi di bidang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan nonformal, dan kebudayaan; c. koordinasi dan pelaksanaan kerja sama di bidang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan nonformal, dan kebudayaan; d. koordinasi pengelolaan dan laporan keuangan di lingkungan dinas pendidikan dan kebudayaan; e. penyusunan bahan rancangan peraturan perundangundangan dan fasilitasi bantuan hukum di bidang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan nonformal, dan kebudayaan; f. pelaksanaan urusan organisasi dan tatalaksana di lingkungan dinas pendidikan dan kebudayaan; g. pengelolaan kepegawaian di lingkungan dinas pendidikan dan kebudayaan; h. penyusunan bahan pelaksanaan urusan tugas pembantuan di bidang pendidikan dan kebudayaan yang meliputi, usul kenaikan pangkat dan peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan serta pendataan pendidikan menengah dan pendidikan khusus, fasilitasi pelaksanaan akreditasi pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan nonformal, fasilitasi pelaksanaan kegiatan kesiswaan pendidikan menengah dan pendidikan khusus, penyiapan bahan rekomendasi izin pendirian dan penutupan satuan pendidikan anak usia dini kerja sama, sekolah dasar kerja sama, dan sekolah menengah pertama kerja samafasilitasi urusan pembinaan perfilman, fasilitasi pembinaan lembaga kepercayaan terhadap Tuhan YME, fasilitasi pengelolaan warisan budaya nasional dan dunia dan tugastugas pembantuan lainnya; i. koordinasi dan penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan nonformal, dan kebudayaan; j. koordinasi pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan nonformal, RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 3
15 dan kebudayaan; k. pengelolaan barang milik daerah di lingkungan dinas pendidikan dan kebudayaan; dan l. pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan dinas pendidikan dan kebudayaan. 3. KELOMPOK BIDANG ) Kelompok Bidang Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal, melaksanakan tugas dan fungsi: Tugas: Melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pembinaan pendidikan anak usia dini dan pendidikan nonformal. Fungsi: a. penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum dan penilaian, kelembagaan dan sarana prasarana, serta peserta didik dan pembangunan karakter pendidikan anak usia dini dan pendidikan nonformal; b. pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum dan penilaian, kelembagaan dan sarana prasarana, serta peserta didik dan pembangunan karakter pendidikan anak usia dini dan pendidikan nonformal; c. penyusunan bahan penetapan kurikulum muatan lokal pendidikan nonformal; d. penyusunan bahan penerbitan izin pendirian, penataan, dan penutupan satuan pendidikan anak usia dini dan pendidikan nonformal; e. penyusunan bahan pembinaan kurikulum dan penilaian, kelembagaan dan sarana prasarana, serta peserta didik dan pembangunan karakter pendidikan anak usia dini, dan pendidikan nonformal; f. pelaksanaan pemantauan dan evaluasi di bidang kurikulum dan penilaian, kelembagaan dan sarana prasarana, serta peserta didik dan pembangunan karakter pendidikan anak usia dini dan pendidikan nonformal; dan g. pelaporan di bidang kurikulum dan penilaian, kelembagaan dan sarana prasarana, serta peserta didik dan pembangunan karakter pendidikan anak usia dini, dan pendidikan nonformal. RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 4
16 2) Kelompok Bidang Pembinaan Sekolah Dasar, melaksanakan tugas dan fungsi: Tugas: Melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pembinaan sekolah dasar. Fungsi: a. penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum dan penilaian, kelembagaan dan b. sarana prasarana, serta peserta didik dan pembangunan karakter sekolah dasar; c. pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum dan penilaian, kelembagaan dan sarana prasarana, serta peserta didik dan pembangunan karakter sekolah dasar; d. penyusunan bahan penetapan kurikulum muatan lokal sekolah dasar; e. penyusunan bahan penerbitan izin pendirian, penataan, dan penutupan sekolah dasar; f. penyusunan bahan pembinaan kurikulum dan penilaian, kelembagaan dan sarana prasarana, serta peserta didik dan pembangunan karakter sekolah dasar; g. penyusunan bahan pembinaan bahasa dan sastra daerah yang penuturnya dalam daerah kabupaten/kota; h. pelaksanaan pemantauan dan evaluasi di bidang kurikulum dan penilaian, kelembagaan dan sarana prasarana, serta peserta didik dan pembangunan karakter sekolah dasar; dan i. pelaporan di bidang kurikulum dan penilaian, kelembagaan dan sarana prasarana, serta peserta didik dan pembangunan karakter sekolah dasar. 3) Kelompok Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Pertama, melaksanakan tugas dan fungsi: Tugas: Melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pembinaan sekolah menengah pertama. Fungsi: a. penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum dan penilaian, kelembagaan dan sarana RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 5
17 prasarana, serta peserta didik dan pembangunan karakter sekolah menengah pertama; b. pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum dan penilaian, kelembagaan dan sarana prasarana, serta peserta didik dan pembangunan karakter sekolah menengah pertama; c. penyusunan bahan penetapan kurikulum muatan lokal sekolah menengah pertama; d. penyusunan bahan penerbitan izin pendirian, penataan, dan penutupan sekolah menengah pertama; e. penyusunan bahan pembinaan pelaksanaan kurikulum dan penilaian, kelembagaan dan sarana prasarana, serta peserta didik dan pembangunan karakter sekolah menengah pertama; f. pelaksanaan pemantauan dan evaluasi di bidang kurikulum dan penilaian, kelembagaan dan sarana prasarana, serta peserta didik dan pembangunan karakter sekolah menengah pertama; dan g. pelaporan di bidang kurikulum dan penilaian, kelembagaan dan sarana prasarana, serta peserta didik dan pembangunan karakter sekolah menengah pertama. 4) Kelompok Bidang Kebudayaan, melaksanakan tugas dan fungsi: Tugas: Melaksanakan penyiapan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang kebudayaan. Fungsi: a. penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pengelolaan cagar budaya, pengelolaan museum kabupaten/kota, pembinaan sejarah, pelestarian tradisi, pembinaan komunitas dan lembaga adat, dan pembinaan kesenian; b. penyusunan bahan pembinaan di bidang pengelolaan cagar budaya, pengelolaan museum kabupaten/kota, pembinaan sejarah, pelestarian tradisi, pembinaan komunitas dan lembaga adat, dan pembinaan kesenian; c. penyusunan bahan pengelolaan kebudayaan yang masyarakat pelakunya dalam daerah kabupaten/kota; d. penyusunan bahan pelestarian tradisi yang masyarakat penganutnya dalam daerah kabupaten/kota; RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 6
18 e. penyusunan bahan pembinaan komunitas dan lembaga adat yang masyarakat penganutnya dalam daerah kabupaten/kota; f. penyusunan bahan pembinaan kesenian yang masyarakat pelakunya dalam daerah kabupaten/kota; g. penyusunan bahan pembinaan sejarah lokal kabupaten/kota; h. penyusunan bahan penetapan cagar budaya dan pengelolaan cagar budaya peringkat kabupaten/kota; i. penyusunan bahan penerbitan izin membawa cagar budaya ke luar kabupaten/kota; j. penyusunan bahan pengelolaan museum kabupaten/kota; k. penyusunan bahan fasilitasi di bidang pengelolaan cagar budaya, pengelolaan museum kabupaten/kota, pembinaan sejarah, pelestarian tradisi, pembinaan komunitas dan lembaga adat, dan pembinaan kesenian; l. penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi di bidang pengelolaan cagar budaya, pengelolaan museum kabupaten/kota, pembinaan sejarah, pelestarian tradisi, pembinaan komunitas dan lembaga adat, dan pembinaan kesenian; dan m. pelaporan di bidang pengelolaan cagar budaya, pengelolaan museum kabupaten/kota, pembinaan sejarah, pelestarian tradisi, pembinaan komunitas dan lembaga adat, dan pembinaan kesenian. 5) Kelompok Bidang Pembinaan Ketenagaan, melaksanakan tugas dan fungsi: Tugas: Melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan pendidikan nonformal, serta tenaga kebudayaan. Fungsi: a. penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan pendidikan nonformal, serta tenaga kebudayaan; b. penyusunan bahan kebijakan di bidang pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini, sekolah dasar, sekolah RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 7
19 menengah pertama, dan pendidikan nonformal, serta tenaga kebudayaan; c. penyusunan bahan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan pendidikan nonformal; d. penyusunan bahan pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan pendidikan nonformal; e. penyusunan bahan rekomendasi pemindahan pendidik dan tenaga kependidikan dalam kabupaten/kota; f. penyusunan bahan pembinaan di bidang tenaga cagar budaya dan permuseuman, tenaga kesejarahan, tenaga tradisi, tenaga kesenian, dan tenaga kebudayaan lainnya; g. penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi di bidang pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan pendidikan nonformal, serta tenaga kebudayaan; dan h. pelaporan di bidang pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan pendidikan nonformal, serta tenaga kebudayaan. 4. KELOMPOK SUBBAGIAN Kelompok Sekretariat, terdiri dari: ) Subbagian Perencanaan, Keuangan, dan BMD, yang melaksanakan tugas: a) penyiapan penyusunan bahan perumusan kebijakan, rencana, program, kegiatan, dan anggaran; b) pengelolaan data dan informasi; c) penyusunan bahan pengelolaan keuangan dan barang milik daerah di bidang pengelolaan pendidikan anak usia dini, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, pendidikan nonformal, dan kebudayaan; d) pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana, program, kegiatan, dan anggaran; dan e) penyusunan laporan Sekretariat dan Dinas. 2) Subbagian Umum dan Kepegawaian, yang melaksanakan tugas: RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 8
20 a) urusan ketatausahaan, kerumahtanggaan, organisasi, ketatalaksanaan, penyusunan bahan rancangan peraturan perundangundangan, fasilitasi bantuan hukum, pengelolaan kepegawaian di bidang pengelolaan pendidikan anak usia dini, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, pendidikan nonformal, dan kebudayaan; dan b) koordinasi dan penyusunan bahan kerja sama, publikasi, dan hubungan masyarakat di bidang pengelolaan pendidikan anak usia dini, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, pendidikan nonformal, dan kebudayaan. 3) Subbagian Penyelenggaraan Tugas Pembantuan, yang melaksanakan tugas: a) urusan usul kenaikan pangkat dan peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan b) pendataan pendidikan menengah dan pendidikan khusus, c) fasilitasi pelaksanaan akreditasi pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan nonformal, d) fasilitasi pelaksanaan kegiatan kesiswaan pendidikan menengah dan pendidikan khusus, e) penyiapan bahan rekomendasi izin pendirian dan penutupan satuan pendidikan f) anak usia dini kerja sama, sekolah dasar kerja sama, dan sekolah menengah pertama kerja sama, g) fasilitasi urusan pembinaan perfilman, h) fasilitasi pembinaan lembaga kepercayaan terhadap Tuhan YME, i) fasilitasi pengelolaan warisan budaya nasional dan dunia, j) tugastugas pembantuan lainnya. 5. KELOMPOK SEKSI ) Kelompok Bidang Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal, terdiri dari: RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 9
21 a) Seksi Kurikulum dan Penilaian, melaksanakan tugas: () penyusunan bahan perumusan, koordinasi pelaksanaan kebijakan kurikulum dan penilaian pendidikan anak usia dini dan pendidikan nonformal; (2) penyusunan bahan penetapan kurikulum muatan lokal dan penilaian pendidikan nonformal; (3) penyusunan bahan pembinaan pelaksanaan kurikulum dan penilaian pendidikan anak usia dini dan pendidikan nonformal; (4) penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kurikulum dan penilaian pendidikan anak usia dini dan pendidikan nonformal; dan (5) pelaporan di bidang kurikulum dan penilaian pendidikan anak usia dini dan pendidikan nonformal. b) Seksi Kelembagaan dan Sarana Prasarana, melaksanakan tugas: () penyusunan bahan perumusan, koordinasi pelaksanaan kebijakan kelembagaan dan sarana prasarana pendidikan anak usia dini dan pendidikan nonformal; (2) penyusunan bahan pembinaan kelembagaan dan sarana prasarana pendidikan anak usia dini dan pendidikan nonformal; (3) penyusunan bahan penyusunan bahan penerbitan izin pendirian, penataan, dan penutupan satuan pendidikan anak usia dini dan pendidikan nonformal; (4) penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi kelembagaan dan sarana prasarana pendidikan anak usia dini dan pendidikan nonformal; dan (5) pelaporan di bidang kelembagaan dan sarana prasarana pendidikan anak usia dini dan pendidikan nonformal. c) Seksi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter, melaksanakan tugas: () penyusunan bahan perumusan, koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembinaan minat, bakat, prestasi, dan pembangunan karakter peserta didik pendidikan anak usia dini dan pendidikan nonformal; (2) penyusunan bahan pembinaan minat, bakat, prestasi, dan RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 20
22 pembangunan karakter peserta didik pendidikan anak usia dini dan pendidikan nonformal; (3) penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pembinaan minat, bakat, prestasi, dan pembangunan karakter peserta didik pendidikan anak usia dini dan pendidikan nonformal; dan (4) pelaporan di bidang pembinaan minat, bakat, prestasi, dan pembangunan karakter peserta didik pendidikan anak usia dini dan pendidikan nonformal. 2) Kelompok Bidang Pembinaan Sekolah Dasar, terdiri dari: a) Seksi Kurikulum dan Penilaian, melaksanakan tugas: () penyusunan bahan perumusan, koordinasi pelaksanaan kebijakan kurikulum dan penilaian sekolah dasar; (2) penyusunan bahan penetapan kurikulum muatan lokal dan penilaian sekolah dasar; (3) penyusunan bahan pembinaan pelaksanaan kurikulum dan penilaian sekolah dasar; (4) penyusunan bahan pembinaan bahasa dan sastra daerah yang penuturnya dalam daerah kabupaten/ kota; (5) penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kurikulum dan penilaian sekolah dasar; dan (6) pelaporan di bidang kurikulum dan penilaian sekolah dasar. b) Seksi Kelembagaan dan Sarana Prasarana, melaksanakan tugas: () penyusunan bahan perumusan, koordinasi pelaksanaan kebijakan kelembagaan, sarana, dan prasarana sekolah dasar; (2) penyusunan bahan pembinaan kelembagaan, sarana, dan prasarana sekolah dasar; (3) penyusunan bahan penerbitan izin pendirian, penataan, dan penutupan sekolah dasar; (4) penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi kelembagaan, sarana, dan prasarana sekolah dasar; dan (5) pelaporan di bidang kelembagaan dan sarana prasarana sekolah dasar. RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 2
23 c) Seksi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter, melaksanakan tugas: () penyusunan bahan perumusan, koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembinaan minat, bakat, prestasi, dan pembangunan karakter peserta didik sekolah dasar; (2) penyusunan bahan pembinaan minat, bakat, prestasi, dan pembangunan karakter peserta didik sekolah dasar; (3) penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pembinaan minat, bakat, prestasi, dan pembangunan karakter peserta didik sekolah dasar; dan (4) pelaporan di bidang pembinaan minat, bakat, prestasi, dan pembangunan karakter peserta didik sekolah dasar. 3) Kelompok Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Pertama, terdiri dari: a) Seksi Kurikulum dan Penilaian, melaksanakan tugas: () penyusunan bahan perumusan, koordinasi pelaksanaan kebijakan kurikulum dan penilaian sekolah menengah pertama; (2) penyusunan bahan penetapan kurikulum muatan lokal dan kriteria penilaian sekolah menengah pertama; (3) penyusunan bahan pembinaan pelaksanaan kurikulum dan penilaian sekolah menengah pertama; (4) penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kurikulum dan penilaian sekolah menengah pertama; dan (5) pelaporan di bidang kurikulum dan penilaian sekolah menengah pertama. b) Seksi Kelembagaan dan Sarana Prasarana, melaksanakan tugas: () penyusunan bahan perumusan, koordinasi pelaksanaan kebijakan kelembagaan dan sarana prasarana sekolah menengah pertama; (2) penyusunan bahan pembinaan kelembagaan dan sarana prasarana sekolah menengah pertama; (3) penyusunan bahan penerbitan izin pendirian, penataan, dan penutupan satuan sekolah menengah pertama; (4) penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi kelembagaan dan RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 22
24 sarana prasarana sekolah menengah pertama; dan (5) pelaporan di bidang kelembagaan dan sarana prasarana sekolah menengah pertama. c) Seksi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter, melaksanakan tugas: () penyusunan bahan perumusan, koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembinaan minat, bakat, prestasi, dan pembangunan karakter peserta didik sekolah menengah pertama; (2) penyusunan bahan pembinaan minat, bakat, prestasi, dan pembangunan karakter peserta didik sekolah menengah pertama; (3) penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pembinaan minat, bakat, prestasi, dan pembangunan karakter peserta didik sekolah menengah pertama; dan (4) pelaporan di bidang pembinaan minat, bakat, prestasi, dan pembangunan karakter peserta didik sekolah menengah pertama. 4) Kelompok Bidang Kebudayaan, terdiri dari: a) Seksi Cagar Budaya dan Permuseuman, melaksanakan tugas: () penyusunan bahan perumusan, koordinasi pelaksanaan kebijakan registrasi cagar budaya dan pelestarian cagar budaya, serta permuseuman; (2) penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi registrasi cagar budaya dan pelestarian cagar budaya; (3) penyusunan bahan pelaksanaan pelindungan, pengembangan, dan pemanfaatan museum; (4) penyusunan bahan penerbitan izin membawa cagar budaya ke luar daerah kabupaten/kota; (5) penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi di bidang registrasi cagar budaya dan pelestarian cagar budaya; dan (6) pelaporan di bidang registrasi cagar budaya dan pelestarian cagar budaya. b) Seksi Sejarah dan Tradisi, melaksanakan tugas: () melakukan penyusunan bahan perumusan, koordinasi pelaksanaan RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 23
25 kebijakan di bidang sejarah, tradisi, pendaftaran budaya tak benda, dan pembinaan komunitas dan lembaga adat; (2) penyusunan bahan pelestarian tradisi; (3) penyusunan bahan pembinaan di bidang sejarah dan tradisi; (4) penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi di bidang sejarah, tradisi, pendaftaran budaya tak benda, dan pembinaan komunitas dan lembaga adat; dan (5) pelaporan di bidang sejarah, tradisi, pendaftaran budaya tak benda, dan pembinaan komunitas dan lembaga adat. c) Seksi Kesenian, melaksanakan tugas: () penyusunan bahan perumusan, koordinasi pelaksanaan kebijakan pembinaan kesenian; (2) penyusunan bahan pembinaan kesenian; (3) penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi di bidang pembinaan kesenian; dan (4) pelaporan di bidang pembinaan kesenian. 5) Kelompok Bidang Pembinaan Ketenagaan, terdiri dari: a) Seksi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal, melaksanakan tugas: () penyusunan bahan perumusan, koordinasi pelaksanaan kebijakan pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini dan pendidikan nonformal; (2) penyusunan bahan rencana kebutuhan, rekomendasi pemindahan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini dan pendidikan nonformal; (3) penyusunan bahan pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini dan pendidikan nonformal; (4) penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini dan pendidikan nonformal; dan (5) pelaporan di bidang pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini dan pendidikan nonformal. b) Seksi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar, RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 24
26 melaksanakan tugas: () penyusunan bahan perumusan, koordinasi pelaksanaan kebijakan pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan sekolah dasar dan sekolah menengah pertama; (2) penyusunan bahan rencana kebutuhan, rekomendasi pemindahan pendidik dan tenaga kependidikan sekolah dasar dan sekolah menengah pertama; (3) penyusunan bahan pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan sekolah dasar dan sekolah menengah pertama; (4) penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan sekolah dasar dan sekolah menengah pertama; dan (5) pelaporan di bidang pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan sekolah dasar dan sekolah menengah pertama. c) Seksi Tenaga Kebudayaan, melaksanakan tugas: () penyusunan bahan perumusan, koordinasi pelaksanaan kebijakan pembinaan tenaga cagar budaya dan permuseuman, tenaga kesejarahan, tenaga tradisi, tenaga kesenian, dan tenaga kebudayaan lainnya; (2) penyusunan bahan pembinaan tenaga cagar budaya dan permuseuman, tenaga kesejarahan, tenaga tradisi, tenaga kesenian, dan tenaga kebudayaan lainnya; (3) penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pembinaan tenaga cagar budaya dan permuseuman, tenaga kesejarahan, tenaga tradisi, tenaga kesenian, dan tenaga kebudayaan lainnya; dan (4) pelaporan di bidang pembinaan tenaga cagar budaya dan permuseuman, tenaga kesejarahan, tenaga tradisi, tenaga kesenian, dan tenaga kebudayaan lainnya. 6. KELOMPOK UNIT PELAKSANA TEKNIS (UPT) Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kecamatan a. Kepala Unit Pelaksana Teknis mempunyai tugas : a. Menyusun rencana dan program kerja pelaksanaan pendidikan di RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 25
27 Kecamatan; b. Menyelenggarakan kegiatan teknis administrasi dibidang pendidikan; c. Menyelenggarakan operasional cabang dinas pendidikan dalam rangka terlaksananya proses kegiatan kerja yang telah diprogramkan; d. Melaksanakan pembinaan guru, penjaga SD dan personil cabang dinas; e. Melakukan koordinasi dengan kepala Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah, dan Pendidikan PAUDNI; f. Melaporkan kegiatan cabang Dinas Pendidikan baik secara bulanan, triwulan, tahunan maupun Insidentil; g. Memberikan nilai kepada Kasubag setiap akhir tahun yang di cantumkan dalam Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil (P2KP); h. Melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan. 7. KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL TERTENTU Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas dan fungsi Dinas Pendidikan sesuai dengan keahlian dan/atau ketrampilan tertentu : () Jabatan fungsional adalah terdiri dari sejumlah tenaga dalam jenjang jabatan fungsional yang terbagi dalam kelompok sesuai dengan bidang keahliannya; (2) Setiap kelompok jabatan fungsional dipimpin oleh seorang tenaga fungsional senior yang ditunjuk dan bertanggung jawab langsung kepada Kepala Dinas; (3) Jumlah jabatan fungsional ditentukan berdasarkan kebutuhan (4) Jenis dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundangundangan. 8. KELOMPOK SATUAN PENDIDIKAN Dengan tugas sesuai peraturan perundangundangan Sumber Daya Dinas Kebudayaan. Sumber Daya Aparatur RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 26
28 Jumlah sumber daya manusia Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat per 3 Desember 206 adalah sebanyak 7 orang. Jumlah tersebut dapat diklasifikasikan berdasarkan golongan, jabatan dan pendidikan dengan uraian sebagai berikut: Tabel 2.. Jumlah Pegawai Negeri Sipil Pada Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat Menurut Tingkat Pendidikan Per Desember 206 NO SUB SKPD JML Kepala Dinas Bidang Sekretariat Bidang Pembinaan Paud dan Pendidikan Non Formal Bidang Pembinaan SD Bidang Pembinaan SMP Bidang Pembinaan Ketenagaan Bidang Kebudayaan TINGKAT PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN SD SLTP SLTA D3 S S Jumlah Tabel 2.2 Jumlah Pegawai Negeri Sipil Pada Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat, Menurut Pangkat/Golongan Dan Eselon Tahun 207 No Sub SKPD Jml Kepala Dinas Bidang Sekretariat Bidang Pembinaan Paud dan Pendidikan Non Formal Bidang Pembinaan SD Bidang Pembinaan SMP Bidang Pembinaan Ketenagaan Bidang Kebudayaan Pangkat/gol. Eselon I II III IV IV III II Jumlah RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 27
29 Tabel 2.3 Jumlah Pegawai Negeri Sipil yang telah mengikuti Kebudayaan Jabatan Struktural pada Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat tahun 207 No Sub SKPD Jml Kepala Dinas Bidang Sekretariat Bidang Pembinaan Paud dan Pendidikan Non Formal Bidang Pembinaan SD Bidang Pembinaan SMP Bidang Pembinaan Ketenagaan Bidang Kebudayaan Adum/Diklat PIM IV NamaDiklatStruktural Spama/ Diklat PIM III Jumlah Spamen/ Diklat PIM II 2. Rekapitulasi Jumlah Guru a) Guru PNS Tabel Kualifikasi Guru PNS TINGKAT PENDIDIKAN TINGKAT SEKOLAH SMA SMK D D2 D3 S S2 TOTAL PAUDNI Sekolah Dasar Sekolah Luar Biasa Sekolah Menengah Pertama Grand Total b) Guru Non PNS Tabel 2 Kualifikasi Guru Non PNS TINGKAT SEKOLAH TINGKAT PENDIDIKAN SMA SMK D D2 D3 D4 S S2 TOTAL Sekolah Dasar Sekolah Luar Biasa Sekolah Menengah Pertama Taman Kanak Grand Total RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 28
30 c) Pengawas Sekolah Menengah Pertama Tabel 3 Kualifikasi Kebudayaan Pengawas Tingkat Lanjutan Pertama JABATAN TINGKAT PENDIDIKAN SMA D D2 D3 S S2 JUMLAH Pengawas Sekolah Menengah Pertama 9 9 d) Pengawas TK/SD Tabel 4 Kualifikasi Kebudayaan Pengawas TK/SD TINGKAT PENDIDIKAN JABATAN JUMLAH SMA D D2 D3 S S2 Pengawas TK/SD Sarana Dan Prasarana Dalam rangka menunjang pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat telah tersedia sarana dan prasarana, sebagaimana tersebut pada tabel berikut: (a) Kondisi Sarana Prasarana dan Perlengkapan Kantor Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat Tahun 207 Kondisi No Jenis Barang Jumlah Baik Rusak Ringan Rusak Berat Gedung Kantor Ruang Aula 3 Kendaraan Roda Kendaraan Roda Komputer PC 37 6 Laptop Komputer SIAK RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 29
31 (b) Penyebaran Sekolah SD NO KECAMATAN SDN SDS JUMLAH Kec. Gumay Talang Kec. Gumay Ulu Kec. Jarai Kec. Kikim Barat Kec. Kikim Selatan Kec. Kikim Tengah Kec. Kikim Timur Kec. Kota Agung Kec. Lahat Kec. Merapi Barat 2 2 Kec. Merapi Selatan Kec. Merapi Timur Kec. Muara Payang Kec. Mulak Ulu Kec. Pagar Gunung Kec. Pajar Bulan Kec. Pseksu Kec. Pulau Pinang Kec. Tanjung Sakti Pumi Kec. Tanjung Sakti Pumu kec. Tanjung Tebat Kec. Suka Merindu 6 6 JUMLAH (c) Penyebaran Sekolah SMP NO KECAMATAN SMPN SMPS JUMLAH Kec. Gumay Talang 2 Kec. Gumay Ulu Kec. Jarai 2 4 Kec. Kikim Barat Kec. Kikim Selatan Kec. Kikim Tengah Kec. Kikim Timur Kec. Kota Agung Kec. Lahat Kec. Merapi Barat 3 3 Kec. Merapi Selatan 2 Kec. Merapi Timur Kec. Mulak Ulu Kec. Pagar Gunung Kec. Pajar Bulan 6 Kec. Pseksu Kec. Pulau Pinang Kec. Tanjung Sakti Pumi Kec. Tanjung Sakti Pumu kec. Tanjung Tebat kec. Muara Payang 22 Kec. Suka Merindu JUMLAH RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 30
32 (d) Kondisi Ruang Kelas SD No Kecamatan Baik Rusak Rusak Rusak Ringan Sedang Berat Jumlah Gumay Talang Gumay Ulu Jarai Kikim Barat Kikim Selatan Kikim Tengah Kikim Timur Kota Agung Lahat Merapi Barat Merapi Selatan Merapi Timur Muara Payang Mulak Ulu Pagar Gunung Pajar Bulan Pseksu Pulau Pinang Tanjung Sakti Pumi Tanjung Sakti Pumu Tanjung Tebat Suka Merindu JUMLAH (e) Kondisi Ruang Kelas SMP No Kecamatan Baik Rusak Rusak Rusak Ringan Sedang Berat Jumlah Gumay Talang Gumay Ulu Jarai Kikim Barat Kikim Selatan Kikim Tengah Kikim Timur Kota Agung Lahat Merapi Barat Merapi Selatan Merapi Timur Muara Payang Mulak Ulu Pagar Gunung Pajar Bulan Pseksu Pulau Pinang Tanjung Sakti Pumi Tanjung Sakti Pumu 5 5 RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 3
33 2 Tanjung Tebat Suka Merindu 3 3 JUMLAH Kinerja Pelayanan Dinas Kebudayaan Pencapaian kinerja pelayanan Dinas Kebudayaan Lahat sesuai dengan komponen perencanaan strategis Dinas Kebudayaan Kabupaten Kabupaten Lahat Tahun berdasarkan indikator kinerja yang ditetapkan dapat dilihat pada tabel 2.5. Tabel 2.5 Pencapaian kinerja pelayanan Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat S a s a r a n No Uraian Indikator Kinerja Satuan Target % Realisasi pencapaian target Meningkatk Angka Partisipasi Kasar (APK) SD/MI/Paket A % 00,98 00,54 an mutu Pendidikan 2 Angka Partisipasi Murni (APM) SD/MI/Paket A % 90,80 90,63 dan 3 Angka Putus Sekolah (APS) SD/MI/Paket A % 0,30 0,03 Kebudayaa n 4 Angka Kelulusan (AL) SD/MI/Paket A % Masyarakat 5 Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP/MTs/Paket B % 97,73 95,07 6 Angka Partisipasi Murni (APM) SMP/MTs/Paket B % 9,80 9,80 7 Angka Putus Sekolah (APS) SMP/MTs/Paket B %,25 0,64 8 Angka Keluilusan (AL) SMP/MTs/Paket B 9 Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/MA/SMK Paket C 0 Angka Partisipasi Murni (APM) SMA/MA/SMK/Paket C % 00 99,93 % 87,90 87,08 % 46,66 46,66 Angka Putus Sekolah (APS) SMA/MA/Paket C 2 Angka Kelulusan (AL) SMA/MA/SMK/Paket C % 0,25 0,25 % 00 99,98 2 Meningkatk an jumlah guru yang memenuhi kualifikasi S. / D.IV 3 Meningkatk an kualitas Olah Raga 3 Angka Melek Huruf Latin % 98,52 99,80 4 Guru yang memenuhi kualifikasi S. / D. IV % 40,50 36,46 5 Tingkat Pelayanan Manajemen Kebudayaan % 00,00 00,00 7 Angka Prestasi Atlet POPDA % 60,00 62,0 RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 32
34 NO Indikator Kinerja sesuai Tugas dan Fungsi SKPD Target SPM Target IKK Target Indikator Lainnya Tabel 2.6 Pencapaian Kinerja Pelayanan Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat Target Renstra SKPD Tahun ke Realisasi Capaian Tahun ke Rasio Capaian pada Tahun ke Jumlah Peserta Didik PAUD ,76 94,72 97,60 83,07 8,2 2 APM SD/MI/Paket A 85,00% 90,00% 98,00% 9,00% 92,50% 83,95% 89,07% 90,06% 9,75% 00,54% 98,76 98,97 9,90 00,82 08,69 3 APK SMP/MTs/Paket B 86,00% 9,00% 97,00% 97,00% 98,20% 85,73% 90,37% 97,58% 97,82% 97,27% 99,69 99,3 00,60 00,85 99, APK SMA/SMK/MA/Paket C Persentase Buta Aksara > 5 th Persentase Kelulusan UASBN SD Persentase Kelulusan UN SMP Persentase Kelulusan UN SMA Persentase Kelulusan UN SMK Jumlah Guru dan Pengawas Bersertifikat 95% 79,00% 82,00% 80,00% 90,00% 90,00% 77,97% 8,77% 89,27% 92,2% 88,0% 98,70 99,72,59 02,46 97,89 < % 4,00% 4,00% 4,00% 4,00% 4,00% 5,9% 5,80% 5,55% 5,% 5% 47,75 45,00 38,75 27,75 25,00 90% 00,0% 00,0% 00,0% 00,0% 00,0% 00,0% 00,0% 00,0% 00,0% 00% 00,00 00,00 00,00 00,00 00,00 90% 00,0% 00,0% 00,0% 00,0% 00,0% 00,0% 99,96% 99,49% 99,96% 99,93% 00,00 99,96 99,49 99,96 99,93 90% 00,0% 00,0% 00,0% 00,0% 00,0% 00,0% 99,98% 99,98% 00,0% 00% 00,00 99,98 99,98 00,00 00,00 95% 00,0% 00,0% 00,0% 00,0% 00,0% 53,50% 00,0% 00,0% 00,0% 00,0% 53,50 00,00 00,00 00,00 00, ,75 46,00 57,38 84,25 67,36 RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 33
35 Capaian Pelayanan Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat tersebut didukung anggaran dan realisasi pendanaan pelayanan sebagaimana disajikan dalam tabel 2.7. Tabel 2.7 Anggaran dan Realisasi Pendanaan Pelayanan Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat Uraian Belanja Tidak Langsung / Belanja Pegawai Belanja Langsung / Belanja Kegiatan Anggaran Pada Tahun Uraian Belanja Tidak Langsung / Belanja Pegawai Belanja Langsung / Belanja Kegiatan Realisasi Anggaran Pada Tahun Uraian Belanja Tidak Langsung / Belanja Pegawai Belanja Langsung / Belanja Kegiatan Persentase Realisasi Terhadap Anggaran Pada Tahun ,47 99,59 99,69 99,70 99,74 6,55 40,80 29,65 43,28 3, Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat Identifikasi dan analisis kondisi internal dan eksternal Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat diuraikan dengan menggunakan analisis SWOT berupa faktor Kekuatan, Kelemahan, serta Analisis Lingkungan Eksternal yang berupa Ancaman/Hambatan dan Peluang guna mencapai keberhasilan arah tujuan dan sasaran pelaksanaan pembangunan bidang Kebudayaan, yaitu :. Analisa Lingkungan Internal ( ALI ). Kekuatan ( Strength ) a) Undang Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Kebudayaan Nasional. b) Peraturan Daerah Kabupaten Lahat Nomor 2 Tahun 20 tentang Pembentukan Struktur Organisasi dan Tata Kerja Dinas RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 34
36 Kebudayaan Kabupaten Lahat. c) Peraturan Daerah Kabupaten Lahat Nomor Tahun 20 tentang Tugas Pokok, Fungsi dan Uraian Tugas Organisasi Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat; d) Tersedianya Dana dalam melaksanakan program dan kegiatan Bidang Kebudayaan. e) Tersedianya Sarana dan Prasarana bidang Kebudayaan. f) Profesionalisme Aparatur dan tenaga Kebudayaan dan ke Kebudayaan dalam memberikan pembinaan, pelayanan Kebudayaan g) Lembaga Swadaya Masyarakat, Lembaga Sosial Masyarakat, Yayasan Yayasan Kebudayaan h) Koordinasi dan kerja sama yang sinergi dengan instansi lintas sektor yang terkait / Instansi Vertikal dengan baik. i) Peran serta Masyarakat dalam pembangunan Kebudayaan. j) Memiliki budaya daerah yang bernuansa Islam. k) Banyaknya Lembaga Bimbingan Belajar yang membantu siswa dalam memahami pelajaranpelajaran yang diajarkan disekolah. l) Tersedianya akses internet dalam memudahkan mendapatkan informasi sekitar dunia Kebudayaan. m) Adanya kelembagaan UPT di Kecamatan sebagai perpanjangan tangan Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat. 2. Kelemahan ( Weakness ) Kelemahan yang dihadapi dan masih memerlukan perhatian karena dampak globalisasi dan jumlah populasi penduduk cenderung semakin meningkat,yaitu : a) Kurang pemahaman dan profesionalnya oleh sebagian aparatur terhadap pelaksanaan tugas pokok dan fungsi dalam penyelenggaraan pembangunan Kebudayaan. b) Belum adanya tenaga ahli perencana Kebudayaan. c) Belum tuntasnya Buta Aksara. d) Belum lengkapnya Akurasi data Kebudayaan. RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 35
37 e) Koordinasi dan kerja sama antar bidang belum sinergi. f) Sarana dan Prasarana Kebudayaan yang belum representatif g) Masihkurangnya Kualifikasi dan sertifikasi pendidik dan tenaga ke Kebudayaan. h) Kurangnya kesadaraan dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan Kebudayaan. i) Budaya lokal yang belum dimanfaatkan secara maksimal untuk membentuk karakter siswa. j) Kurang maksimalnya penggunaan Teknologi Informasi dalam proses belajar mengajar. k) Masih belum optimalnya peran UPT Dinas Kebudayaan dalam upaya menjembatani persoalanpersoalan urusan bidang Kebudayaan diwilayah kerjanya. l) Masih kurang berfungsinya SKB sebagai wadah peningkatan life skill masyarakat. 2. Analisa Lingkungan Eksternal ( ALE ). Tantangan (Treaths) Tantangan (Treaths) yang dihadapi Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat dalam pengembangan pelayanan, antara lain sebagai berikut: a. Meningkatkan angka partisipasi sekolah, baik APK maupun APM dari tahun ke tahun, pada semua jenjang Kebudayaan, baik formal maupun non formal; b. Meningkatkan angka melek huruf latin penduduk diatas usia 5 tahun; b) Menyediakan tenaga ahli perencanaan Kebudayaan ; c) Menuntaskan buta aksara; d) Menuntaskan wajib belajar 2 tahun; e) Melengkapi data Kebudayaan secara akurat; f) Meningkatkan kualifikasi dan sertifikasi pendidik dan tenaga ke Kebudayaan ; g) Meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan Kebudayaan ; RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 36
38 h) Menambah anggaran bidang Kebudayaan ; i) Keterjangkauan akses Kebudayaan untuk semua lapisan masyarakat; j) Menerapkan Standar Nasional Kebudayaan ; k) Mengembangkan kebijakan pemberdayaan tenaga pendidik dan ke Kebudayaan dengan memperhatikan profesionalisme; l) Mempertahankan peningkatan dan meningkatkan kualitas Kebudayaan dalam upaya pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM); m) Mengembangkan kebijakankebijakan untuk memperkuat dan memperluas pemanfaatan TIK di bidang Kebudayaan ; n) Mengembangkan muatan lokal sesuai dengan potensi daerah dan pengembangan Kabupaten Lahat. o) Meningkatkan tingkatkan pastisipasi masyarakat dalam bidang ke olah ragaan. 2. Peluangpeluang (Opportunities) Peluang (Opportunities) pengembangan pelayanan di lingkungan Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat, antara lain sebagai berikut : a) Lengkapnya sarana dan prasarana yang memadai sebagai penunjang kegiatan dalam upaya meningkatkan pelayanan Kebudayaan dan mutu Kebudayaan ; b) Terpenuhinya kondisi ruang kelas, meja kursi siswa dan guru, almari kelas, papan tulis dan ketesediaan buku referensi, alat peraga dan alat olah raga yang memadai. c) Meningkatnya kualitas Kebudayaan terutama kualitas Sumber Daya Manusia d) Adanya Kebudayaan gratis dan beasiswa bagi keluaraga tidak mampu atau keluarga miskin untuk memperoleh Kebudayaan baik Wajar 9 Tahun dan 2 Tahun. e) Perkembangan Teknologi Informasi bidang Kebudayaan yang semakin maju. RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 37
39 f) Adanya kesempatan kualifikasi dan sertifikasi bagi pendidik dan tenaga ke Kebudayaan dalam meningkatkan profesionalime. g) Meningkatkan pelaksanaan koordinasi pembangunan bidang Kebudayaan secara sinergi dan berkelanjutan. h) Adanya kesempatan memperoleh Kebudayaan bagi anak putus sekolah dengan cara mengikuti program Kebudayaan Luar Sekolah ( Paket A, B dan Paket C ). i) Tersedianya tenaga profesionalisme dalam melaksanakan pembinaan dan pelayanan dibidang Kebudayaan. j) Tersedianya sistim informasi data yang tepat dan akurat di bidang Kebudayaan. k) Tumbuh dan berkembangnya nilainilai sosial budaya masyarakat dalam usaha pembangunan Kebudayaan. l) Budaya lokal yang dapat menumbuhkan kreatifitas siswa dalam membentuk karakter anak. RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 38
40 BAB III ISUISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI 3.. Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas Pokok Dan Fungsi Dalam pelaksanaan Tugas, Pokok, dan Fungsinya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat dihadapkan pada beberapa permasalahan, antara lain:. Keterbatasan akses sarana Kebudayaan baik daya tampung disekolah maupun pemerataan sekolah di Kabupaten Lahat, khususnya pada tingkat SMP, SMA dan SMK. 2. Kualifikasi pendidik dan tenaga ke Kebudayaan pada tingkat dasar (SD) yang masih kurang. 3. Penyebaran guru yang masih belum merata. 4. Terbatasnya buku pegangan untuk guru (literatur). 5. Belum maksimalnya kinerja pengawas dalam melakukan monitoring dan supervisi kepada para guru. 6. Kurangnya sarana pendukung Kebudayaan (alat peraga mengajar bagi guru). 7. Penguasaan metode mengajar dari tenaga pendidik yang masih rendah. 8. Pemantapan database Kebudayaan dan pemetaan kondisi sekolah masih kurang maksimal (dalam konteks sistem informasi). 9. Monitoring dan evaluasi dalam rangka menjaga konsistensi implementasi program masih belum dilaksanakan Telaahan Visi, Misi, Dan Program Bupati Dan Wakil Bupati Pemerintahan Kabupaten Lahat dalam melaksanakan pembangunan selama lima tahun ke depan terbingkai dalam sebuah citacita yang ingin diwujudkan secara objektif, realistis, dan dengan pencapaian yang dapat diindikasikan berdasarkan ukuranukuran tertentu. Citacita tersebut dibingkai dalam sebuah visi Kabupaten Lahat yaitu Mewujudkan RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 39
41 Kabupaten Lahat BANGKIT (Berdikari, Aman, Nyaman, Gotong Royong, Kreatif, Inovatif, Terdepan) 208 Untuk dapat mewujudkan Visi tersebut Pemerintah Kabupaten Lahat merumuskannya dalam 3 (tiga) Misi Kabupaten Lahat. Ketiga Misi Kabupaten Lahat Tahun adalah:. Mewujudkan Sistem Pemerintahan yang demokratis, berkeadilan, akuntabel dan beretika; 2. Mewujudkan Masyarakat Madani (Produktif, Mandiri, Bermoral, Beretika dan Berwawasan Lingkungan) 3. Tercapainya Tatanan Ekonomi yang Tangguh. Misi : Mewujudkan Sistem Pemerintahan yang demokratis, berkeadilan, akuntabel dan beretika; Tujuannya : Meningkatkan pemerintahan yang demokratis, transparan dalam penyusunan kebijakan, perencanaan dan pelaksanaan pembangunan dengan mengikut serta masyarakat dengan banyak berada ditengah masyarakat pada saatsaat suka dan duka. Sasarannya : a. Meningkatkan pelayanan prima bagi masyarakat; b. Meningkatkan kemandirian keuangan daerah; c. Meningkatkan ketertiban dan kepatuhan masyarakat; d. Meningkatkan kepercayaan masyarakat melalui mekanisme pertanggung jawaban yang konstruktif, proposional dan membangkitkan rasa bangga dan kepercayaan diri masyarakat Lahat Misi 2 : Mewujudkan Masyarakat Madani (Produktif, Mandiri, Bermoral, Beretika dan Berwawasan Lingkungan) Tujuan : Meningkatkan kualitas Kebudayaan berwawasan kebangsaan dan berkualitas global yang terjangkau bagi masyarakat Kabupaten Lahat serta menyiapkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan zaman. Sasarannya : RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 40
42 . Meningkatkan kualitas Kebudayaan sesuai perkembangan ilmu dan teknologi dengan peningkatan mutu sekolah sekolah; 2. Meningkatkan pemerataan dan keterjangkauan Kebudayaan dengan mendirikan gedung sekolah baru di daerah daerah yang belum memiliki sekolah dan merehab sekolahsekolah yang sudah ada; 3. Meningkatkan kualitas lulusan sekolah agar memiliki daya saing yang tinggi dalam dunia kerja dan usaha; 4. Meningkatkan kualitas dan keterampilan generasi muda. 5. Menciptakan SDM handal yang mampu bersaing dalam dunia kerja dan usaha dengan mendorong kemajuan di sekolah SMK. Tujuan 2 : Meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang terjangkau bagi masyarakat Kabupaten Lahat serta meningkatkan masyarakat tentang lingkungan yang bersih, sehat, hijau, nyaman dan asri. Sasarannya :. Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat; 2. Meningkatkan akses Pelayanan Masyarakat yang terjangkau oleh masyarakat; 3. Meningkatkan mutu Pelayanan Rumah Sakit dengan pelayanan yang maksimal dan resfresentatif bagi seluruh masyarakat Kabupaten Lahat; 4. Meningkatkan ketersediaan obatobatan bagi masyarakat terutama masyarakat yang tidak mampu melalui Jaminan Kesehatan Masyarakat; 5. Membangun lingkungan yang sehat dan perilaku masyarakat yang sehat. Tujuan 3 : Meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat miskin melalui fasilitas kebutuhan dasar, penataan dan pembinaan usaha sektor informal lainnya dan lebih menggalakkan lagi fungsi dinas sosial untuk kemasyarakatan. RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 4
43 Sasarannya :. Meningkatkan taraf kehidupan keluarga miskin; 2. Meningkatkan pelayanan terhadap penyadang kesejahteraan sosial; 3. Meningkatkan penataan dan pembinaan usaha sektor informal secara profesional dan modern; 4. Meningkatkan penciptaan lapangan kerja dan persaingan usaha yang sehat bagi masyarakat ekonomi kecil dan menengah. Misi 3 : Tercapainya Tatanan Ekonomi yang Tangguh. Tujuan : Meningkatkan akselerasi pertumbuhan arus perdagangan barang dan jasa dalam skala regional dalam suatu sistem tata ruang yang terintegrasi dan didukung sarana infrastruktur, sistem transportasi dan sistem IT yang baik. Sasarannya :. Mewujudkan konsep dan aplikasi penataan ruang dan pengembangan wilayah secara terpadu dan terukur dan memetakkan wilayah berdasarkan sektor hasil bumi; 2. Meningkatkan prasarana dan sarana transportasi yang mendukung mobiltas barang dan jasa; 3. Mewujudkan sistem Teknologi Informasi yang berorientasi Global. Tujuan 2 : Mengembangkan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UMKM), Investasi serta menciptakan keterpaduan antara pengusaha kecil, menengah dengan pengusaha besar yang didukung oleh iklim usaha yang kondusif dengan mempertajam fungsi Dinas Koperasi. Sasarannya :. Meningkatkan koperasi, usaha mikro, kecil, menengah dan investasi di Kabupaten Lahat; 2. Meningkatkan perluasan dan kesempatan kerja serta perlindungan tenaga kerja; 3. Meningkatkan ketahanan pangan dan pendapatan masyarakat. Tujuan 3 : RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 42
44 Meningkatkan Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup yang berkelanjutan. Sasarannya :. Meningkatkan pemanfaatan energi non migas sebagai energi alternatif dimasa yang akan datang; 2. Meningkatkan peranan perusahaanperusahaan pengelola sumber daya alam dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat di sekitar perusahaan sumber daya alam sesuai dengan model Corporate Social Responsibility. Sesuai tugas pokok dan fungsi yang diemban serta bidang urusan pemerintahan yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat, maka Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat berkaitan langsung dengan Visi Kabupaten Lahat yang ke 2 yaitu Mewujudkan Masyarakat Madani (Produktif, Mandiri, Bermoral, Beretika dan Berwawasan Lingkungan). Adapun Visi Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat adalah : Lahat Cerdas Tahun Usaha untuk mencapai Visi 2025 tersebut, maka visi Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat adalah : Terselenggaranya Layanan Prima Pendidikan untuk Membentuk Insan yang Cerdas 208 Yang dimaksud dengan layanan prima Kebudayaan adalah layanan yang: a. tersedia secara merata di seluruh pelosok daerah; b. terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat; c. berkualitas/bermutu dan relevan dengan kebutuhan kehidupan bermasyarakat, dunia usaha, dan dunia industri; d. setara bagi warga negara Indonesia dalam memperoleh Kebudayaan berkualitas dengan memperhatikan keberagaman latar belakang sosialbudaya, ekonomi, geografi, dan gender; e. menjamin kepastian bagi warga negara Indonesia untuk dapat mengenyam Kebudayaan dan menyesuaikan diri dengan tuntutan masyarakat, dunia usaha, dan dunia industri. RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 43
45 3.3. Telaahan Renstra Kementerian Kebudayaan dan Kebudayaan Dan Renstra Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Selatan. Telaahan Renstra Kementerian Kebudayaan dan Kebudayaan Untuk mewujudkan arah, peran dan kewenangan serta tugas pokok dan fungsi Kementerian Kebudayaan dan Kebudayaan, maka ditetapkan Visi Kementrian Kebudayaan dan Kebudayaan, yaitu Terselenggaranya Layanan Prima Kebudayaan dan Kebudayaan untuk Membentuk Insan Indonesia yang Cerdas dan Beradab Yang dimaksud dengan layanan prima Kebudayaan dan kebudayaan adalah layanan yang: a. tersedia secara merata di seluruh pelosok Nusantara; b. terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat; c. berkualitas/bermutu dan relevan dengan kebutuhan kehidupan bermasyarakat, dunia usaha, dan dunia industri; d. setara bagi warga negara Indonesia dalam memperoleh Pendidikan dan Kebudayaan berkualitas dengan memperhatikan keberagaman latar belakang sosialbudaya, ekonomi, geografi, dan gender; e. menjamin kepastian bagi warga negara Indonesia untuk dapat mengenyam Kebudayaan dan menyesuaikan diri dengan tuntutan masyarakat, dunia usaha, dan dunia industri. f. melestarikan dan memperkukuh kebudayaan Indonesia. Untuk mencapai visi Kemdikbud 204, Misi Kemdikbud dikemas dalam Misi sebagai berikut: KODE MISI MISI MI M2 M3 Meningkatkan Ketersediaan Layanan Kebudayaan dan Kebudayaan Memperluas Keterjangkauan Layanan Kebudayaan Meningkatkan Kualitas Layanan RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 44
46 M4 M5 M6 Kebudayaan dan Kebudayaan Mewujudkan Kesetaraan dalam Memperoleh Layanan Kebudayaan Menjamin Kepastian/Keterjaminan Memperoleh Layanan Kebudayaan Mewujudkan Kelestarian dan Memperkukuh Kebudayaan Indonesia Berdasarkan telaahan terhadap visi dan misi Kementerian Kebudayaan dan Kebudayaan teridentifikasi bahwa beberapa kekuatan yang dapat dimanfaatkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat, antara lain: Angka Partisipasi Kasar (APK) pada kelompok PAUD telah meningkat dari 25,30% pada tahun 20 menjadi 34,43% pada tahun 203 APK jenjang SD/MI/SDLB/Paket A terus mengalami peningkatan dari 5,7% pada tahun 20 menjadi 5,43% pada tahun 203. Pada periode yang sama, Angka Partisipasi Murni (APM) SD/MI/SDLB/Paket A juga meningkat dari 94,90% menjadi 95,55%. Selanjutnya, pada jenjang SMP/MTs/sederajat, APK juga meningkat dari 92,52% pada tahun 20 menjadi 99,47% pada tahun 203. APK SMA / SMALB / SMK / MA / MAK / Paket C mengalami peningkatan dari 69,60% pada tahun 20 menjadi 76,40% pada tahun 203. Pada periode yang sama, peningkatan angka partisipasi Kebudayaan jenjang menengah tersebut juga diikuti dengan menurunnya disparitas APK antara kabupaten dan kota dari 3,20% menjadi 29,00%. Kebudayaan nonformal dan informal juga menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Angka buta aksara penduduk usia 5 tahun ke atas menurun dari 7,20% pada tahun 20 menjadi 4,66% pada tahun 203. Rasio kesetaraan gender angka buta aksara pada Kebudayaan nonformal juga membaik, yaitu dari 94,90% pada tahun 20 menjadi 98,50% pada tahun 203. RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 45
47 Tata nilai yang merupakan dasar sekaligus arah bagi sikap dan perilaku seluruh pegawai dalam menjalankan tugas. Tata nilai juga akan menyatukan hati dan pikiran seluruh pegawai dalam usaha mewujudkan layanan prima Kebudayaan. Tata nilai yang dimaksud adalah amanah, profesional, visioner, demokratis, inklusif, dan berkeadilan. Penguatan tata kelola di tingkat satuan Kebudayaan dilakukan melalui penerapan manajemen berbasis sekolah (MBS) yang ditujukan untuk meningkatkan kemandirian, kemitraan, keterbukaan, akuntabilitas, dan peran serta masyarakat Dengan merujuk pada keenam tata nilai tersebut diatas, maka dipilihlah yang sesuai dengan fokus pada periode ini dan dirangkum dalam satu kalimat motto Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat Melayani Semua Dengan Amanah. Disamping kekuatan tersebut, ternyata terdapat berbagai kendala internal Kementerian Kebudayaan dan Kebudayaan yang harus ditekan serendah mungkin, dan diminimalisasi oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat antara lain: () Tingginya angka kemiskinan dan pengangguran; (2) Masih adanya kesenjangan pertumbuhan ekonomi antar wilayah; (3) Masih banyak basis kekuatan ekonomi yang mengandalkan upah tenaga kerja yang murah dan ekspor bahan mentah dari eksploitasi sumber daya alam tak terbarukan; (4) Semakin meningkatnya daya saing Indonesia yang perlu diikuti dengan peningkatan kemampuan tenaga kerja; (5) Munculnya ancaman raksasa ekonomi global seperti Cina dan India dan semakin luasnya perdagangan bebas yang mengancam daya saing perekonomian nasional; (6) masih rendahnya optimalisasi pendayagunaan sumber daya ekonomi yang berasal dari sumber daya alam; (7) pertumbuhan ekonomi Indonesia yang relatif tinggi, baik yang sudah berjalan maupun yang direncanakan, perlu didukung dengan penyiapan tenaga kerja yangmemadai; dan (8) ancaman masuknya tenaga terampil menengah dan tenaga ahli dari negara lain; RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 46
48 2. Telaahan Renstra Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Selatan Untuk mewujudkan arah, peran dan kewenangan serta tugas pokok dan fungsi Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Selatan, maka ditetapkan Visi Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Selatan,yaitu : Terwujudnya masyarakat Sumatera Selatan yang damai demokratis, berakhlak mulia berkeahlian, berdaya saing, maju dan sejahtera dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang didukung oleh manusia yang sehat, mandiri, beriman, bertaqwa, berakhlak mulia berdisiplin, cinta tanah air dan lingkungan, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta memiliki etos kerja yang tinggi. Dengan Misi Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Selatan sebagai berikut: Mengupayakan perluasan dan pemerataan kesempatan memperoleh Kebudayaan yang bermutu bagi masyarakat Sumatera Selatan. Mengembangkan potensi anak secara utuh sejak usia dini dalam rangka mewujudkan masyarakat belajar di Sumatera Selatan. Meningkatkan kualitas proses Kebudayaan untuk mengoptimalkan pembentukan kepribadian anak. Meningkatkan profesionalisme dan akuntabilitas lembaga Kebudayaan sebagai pusat pembudayaan ilmu pengetahuan dan teknologi, keterampilan, pengalaman, sikap, nilai budaya bangsa. Memberdayakan peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan Kebudayaan Berdasarkan telaahan terhadap visi dan misi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sumatera Selatan teridentifikasi bahwa beberapa kekuatan yang dapat dimanfaatkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat, antara lain: RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 47
49 . Properubahan, yaitu proses pembelajaran yang mampu menumbuhkan dan mengembangkan daya kreasi, inovasi, nalar, dan eksperimentasi untuk menemukan kemungkinankemungkinan baru, a joy of discovery 2. Menerapkan model pembelajaran aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan; student centered; reflective learning, active learning; enjoyable dan joyful learning, cooperative learning; quantum learning; learning revolution; dan contextual learning, yang kesemuanya itu telah memiliki standar internasional 3. Menerapkan proses pembelajaran berbasis TIK pada semua mata pelajaran; 4. Proses pembelajaran menggunakan bahasa Inggris, khususnya mata pelajaran sains, matematika, dan teknologi 5. Proses penilaian dengan menggunakan model penilaian sekolah unggul dari negara anggota OECD dan/atau negara maju lainnya, dan dalam penyelenggaraan SBI harus menggunakan standar ISO 900 versi 2000 atau sesudahnya dan ISO 4000, dan menjalin hubungan sister school. Disamping kekuatan tersebut, ternyata terdapat berbagai kelemahan internal Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Selatan yang harus ditekan serendah mungkin, dan diminimalisasi oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat antara lain:. Standar Pendidik yang disekolah yang sudah masih pada taraf Standar Nasional 2. Tidak Semua guru mampu memfasilitasi pembelajaran berbasis TIK 3. Belum banyak ruang kelas dilengkapi sarana pembelajaran berbasis TIK 4. Kebijakan bertolak belakang dengan otonomi sekolah dan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) 5. Lulusan tidak sesuai yang diharapkan yaitu menguasai kurikulum internasional dan dapat berbahasa Inggrisdengan lancar Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah Dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 48
50 Dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Lahat mengembangkan rencanakajian Lingkungan Hidup Strategis. KLHS adalah sebuah bentuk tindakan stratejik dalam menuntun, mengarahkan, dan menjamin tidak terjadinyaefek negatif terhadap lingkungan dan keberlanjutan dipertimbangkan secara inheren dalam kebijakan, rencana danprogram [KRP]. Posisinya berada pada relung pengambilan keputusan. Oleh karena tidak ada mekanisme bakudalam siklus dan bentuk pengambilan keputusan dalam perencanaan tata ruang, maka manfaat KLHS bersifat khusus bagi masingmasing hirarki Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). KLHS bisa menentukan substansi RTRW, bisa memperkaya proses penyusunan dan evaluasi keputusan, bisa dimanfaatkan sebagai instrumenmetodologis pelengkap (komplementer) atau tambahan (suplementer) dari penjabaran RTRW, atau kombinasi daribeberapa atau semua fungsifungsi diatas. Penerapan KLHS dalam penataan ruang juga bermanfaat untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (AMDAL) dan atau instrumen pengelolaan lingkungan lainnya, menciptakan tata pengaturan yang lebih baik melalui pembangunan keterlibatan para pemangku kepentingan yang strategis dan partisipatif, kerjasama lintas batas wilayah administrasi, serta memperkuat pendekatan kesatuan ekosistem dalam satuan wilayah Telaahan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) ditujukan untuk mengkaji Kebijakan Rencana Indikasi Program Pemanfaatan Ruang yang direncanakan diharapkan dapat mengantisipasi dampak lingkungan yang akan ditimbulkan oleh pelaksanaan program pembangunan, maka Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat melaksanakan 4 (empat) model pendekatan KLHS untuk penataan ruang, yaitu :. KLHS dengan Kerangka Dasar Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup/AMDAL (EIAMainframe) KLHS dilaksanakan menyerupai AMDAL yaitu mendasarkan telaah pada efek dan dampak yangditimbulkan RTRW terhadap lingkungan hidup. Perbedaannya adalah pada ruang lingkup dan tekanananalisis telaahannya pada tiap hirarki KRP RTRW. RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 49
51 2. KLHS sebagai Kajian Penilaian Keberlanjutan Lingkungan Hidup (Environmental Appraisal) KLHS ditempatkan sebagai environmental appraisal untuk memastikan KRP RTRW menjamin pelestarianfungsi lingkungan hidup, sehingga bisa diterapkan sebagai sebuah telaah khusus yang berpijak dari sudutpandang aspek lingkungan hidup. 3. KLHS sebagai Kajian Terpadu/Penilaian Keberlanjutan (Integrated Assessment Sustainability Appraisal) KLHS diterapkan sebagai bagian dari uji KRP untuk menjamin keberlanjutan secara holistik, sehinggasudut pandangnya merupakan paduan kepentingan aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan hidup. Dalamprakteknya, KLHS kemudian lebih ditempatkan sebagai bagian dari kajian yang lebih luas yang menilaiatau menganalisis dampak sosial, ekonomi dan lingkungan hidup secara terpadu. 4. KLHS sebagai pendekatan Pengelolaan Berkelanjutan Sumberdaya Alam (Sustainable Natural Resource Management) atau Pengelolaan Berkelanjutan Sumberdaya (Sustainable Resource Management) KLHS diaplikasikan dalam kerangka pembangunan berkelanjutan, dan a) dilaksanakan sebagai bagian yang tidak terlepas dari hirarki sistem perencanaan penggunaan lahan dan sumberdaya alam, atau b) sebagai bagian dari strategi spesifik pengelolaan sumberdaya alam. Model a) menekankan pertimbanganpertimbangan kondisi sumberdaya alam sebagai dasar dari substansi RTRW, sementara model b) menekankan penegasan fungsi RTRW sebagai acuan aturan pemanfaatan dan perlindungan cadangan sumber daya alam. RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 50
52 Komparasi capaian sasaran Renstra Disdik Kab.Lahat terhadap sasaran Renstra Disdik Prov.SumSel dan Renstra Kemendikbud INDIKATOR KEMENDIKBUD INDIKATOR DISDIK PROV INDIKATOR DISDIK KAB. LAHAT TARGET KINERJA SASARAN TAHUN APK TK/TKLB APK PAUD APK Anak Usia Dini KEMENDIKBUD 35.00% 36.60% Disdik Prov SumSel 62.00% 63.50% 65.00% Disdik Kab.LAHAT PERSENTASE BUTA AKSARA > 5 TAHUN 74.07% 75.55% 77.04% 78.52% 80.00% Persentase Buta Aksara > 5 Tahun Persentase Buta Aksara > 5 Tahun KEMENDIKBUD 4.50% 4.20% Disdik Prov SumSel 3.90% 3.60% 3.60% Disdik Kab.LAHAT 96.40% 96.59% 96.78% 96.97% 97.20% APK SD/SDLB/MI/Paket A APK SD APK SD/MI/Paket A KEMENDIKBUD 8.60% 9.0% Disdik Prov SumSel 2.00% 6.00% 20.00% Disdik Kab.LAHAT 00% 00% 00% 00% 00% APK SMP/SMPLB APK SMP/MTs APK SMP/MTs/Paket B KEMENDIKBUD 75.40% 76.50% Disdik Prov SumSel 02.00% 03.00% 05.00% Disdik Kab.LAHAT 90.5% 93.32% 96.49% 99.66% 00.00% APK SMA/SMLB/SMK APK SMA/SMK/MA APK SMA/SMK/MA/Paket C KEMENDIKBUD 68.30% 70.70% Disdik Prov SumSel 83.00% 87.00% 90.00% Disdik Kab.LAHAT 8.70% 87.40% 93.0% 98.80% 99,0% APM SD/SDLB APM SD APM SD/MI/Paket A KEMENDIKBUD 83.40% 83.57% Disdik Prov SumSel RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 5
53 09.00% 2.00% 5.00% Disdik Kab.LAHAT 95.23% 96.42% 97.6% 98.80% 00.00% APM SMP/SMPLB APM SMP/MTs APM SMP/MTs/Paket B KEMENDIKBUD 57.70% 58.20% Disdik Prov SumSel 93.00% 94.00% 95.00% Disdik Kab.LAHAT 74.09% 76.82% 79.55% 82.28% 85.0% PRESENTASE PESERTA DIDIK SD/SDLB PUTUS SEKOLAH PERSENTASI PESERTA DIDIK SMP/SMPLB PUTUS SEKOLAH Angka putus sekolah SD/MI Persentase Angka Putus SekolahSD/MI KEMENDIKBUD 0.90% 0.70% Disdik Prov SumSel 0.20% 0.6% 0.2% Disdik Kab.LAHAT 0.38% 0.36% 0.34% 0.32% 0.30% Angka putus sekolah SMP/MTs Persentase Angka Putus SekolahSMP/MTs KEMENDIKBUD.20%.00% Disdik Prov SumSel 0.53% 0.38% 0.22% Disdik Kab.LAHAT 0.34% 0.29% 0.24% 0.9% 0.4% Angka putus sekolah SMA/SMK Persentase Angka Putus Sekolah SMA/SMK/MA KEMENDIKBUD Disdik Prov SumSel 0.09% 0.08% 0.07% Disdik Kab.LAHAT 0.09% 0.08% 0.07% 0.06% 0.05% Persentase Kab/Kota yang memiliki SKB Prosentase SD/MI memiliki Laboratorium IPA dan Komputer Jumlah Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Persentase SD memiliki Laboratorium IPA dan Komputer KEMENDIKBUD Disdik Prov SumSel 00.0% 00.0% 00.0% Disdik Kab.LAHAT KEMENDIKBUD Disdik Prov SumSel.85% 2.00% 2.42% Disdik Kab.LAHAT RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 52
54 PRESENTASE SD MEMILIKI PERPUSTAKAAN PRESENTASI SMP YANG MEMILIKI PERPUSTAKAAN PERSENTASE SMK MEMILIKI PERPUSTAKAAN DENGAN KOLEKSI BUKU MEMADAI Prosentase SMP/MTs memiliki Lab.IPA, Bahasa dan Komputer Prosentase SD/MI memiliki perpustakaan Prosentase SMP/MTs memiliki perpustakaan Prosentase SMA/SMK memiliki Perpustakaan Prosentase SMA/SMK memiliki Laboratorium Persentase SMP memiliki Laboratorium Bahasa, IPA dan Komputer Persentase SD memiliki perpustakaan Persentase SMP memiliki perpustakaan Persentase SMA/SMK memiliki Perpustakaan Persentase SMA/SMK memiliki Laboratorium 2.6% 2.70% 3.24% 4.32% 4.86% KEMENDIKBUD Disdik Prov SumSel 24.00% 27.00% 30.00% Disdik Kab.LAHAT 25.00% 28.00% 30.00% 32.00% 34.00% KEMENDIKBUD 75.00% 85.00% Disdik Prov SumSel 30.20% 32.60% 35.00% Disdik Kab.LAHAT 36.00% 47.00% 58.00% 69.00% 80.00% KEMENDIKBUD 95.90% 00.00% Disdik Prov SumSel 74.00% 77.00% 80.00% Disdik Kab.LAHAT 90.00% 92.00% 96.00% 98.00% 00% KEMENDIKBUD 80.00% 00.00% Disdik Prov SumSel 84.00% 87.00% 90.00% Disdik Kab.LAHAT 69.23% 7.43% 73.33% 75.00% 76.47% KEMENDIKBUD Disdik Prov SumSel 7.00% 73.00% 75.00% Disdik Kab.LAHAT 46.5% 50.00% 53.33% 56.25% 58.82% Rerata Nilai UN SD/SDLB Nilai ratarata UASBN Ratarata Ujian Nasional SD/MI/Paket A KEMENDIKBUD Disdik Prov SumSel Disdik Kab.LAHAT Rerata Nilai UN SMP/SMPLB Nilai ratarata UN SMP/MTs Ratarata Ujian Nasional SMP/MTs/Paket B KEMENDIKBUD RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 53
55 Rerata Nasional Nilai UN SMA/SMLB Disdik Prov SumSel Disdik Kab.LAHAT Ratarata Nilai UN SMA/SMK/MA Ratarata Ujian Nasional SMA/SMK/MA/Paket C KEMENDIKBUD Disdik Prov SumSel Disdik Kab.LAHAT Angka lulus SD/MI Persentase Angka Kelulusan SD/MI/Paket A KEMENDIKBUD Disdik Prov SumSel 00% 00% 00% Disdik Kab.LAHAT 00% 00% 00% 00% 00% ANGKA KELULUSAN SMP Angka lulus SMP/MTs Persentase Angka Kelulusan SMP/MTs/Paket B KEMENDIKBUD 96.40% 97.00% Disdik Prov SumSel 94.8% 94.64% 95.00% Disdik Kab.LAHAT 00% 00% 00% 00% 00% Angka lulus SMA/SMK/MA Persentase Angka Kelulusan SMA/SMK/MA/Paket C KEMENDIKBUD Disdik Prov SumSel 95.00% 97.00% 98.00% Disdik Kab.LAHAT 00% 00% 00% 00% 00% Persentase Guru SD/SDLB Berkualifikasi S/D4 PERSENTASE GURU SMP/SMPLB BERKUALIFIKASI AKADEMIK Prosentase pendidik SD/SDLB Persentase guru berkualifikasi S/D4 SD KEMENDIKBUD 74.90% 88.00% Disdik Prov SumSel 36.50% 40.50% 45.00% Disdik Kab.LAHAT Prosentase pendidik SMP/SMPLB Persentase guru berkualifikasi S/D4 SMP KEMENDIKBUD 92.30% 98.00% Disdik Prov SumSel 7.50% 9.25% 2.00% 22.75% 30.00% RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 54
56 S/D % 82.00% 85.00% Disdik Kab.LAHAT PERSENTASE GURU SMA/SMLB BERKUALIFIKASI AKADEMIK S/D4 PERSENTASE GURU SD/SDLB BERSERTIFIKAT PENDIDIK PERSENTASE GURU SMP/SMPLB BERSERTIFIKAT PENDIDIK PERSENTASE GURU SMA/SMLB BERSERTIFIKAT PENDIDIK PERSENTASE SD YANG MEMILIKI FASILITAS INTERNET Prosentase pendidik SMA/SMALB dan SMK Persentase guru berkualifikasi S/D4 SMA/SMK 78.00% 80.50% 83.00% 85.50% 88.00% KEMENDIKBUD 97.30% 98.00% Disdik Prov SumSel 90.50% 9.75% 93.00% Disdik Kab.LAHAT 94.00% 94.20% 94.40% 94.60% 94.80% Prosentase pendidik SD/SDLB. Persentase guru bersertifikat pendidik SD KEMENDIKBUD 67.59% 80.00% Disdik Prov SumSel 30.00% 37.50% 45.00% Disdik Kab.LAHAT 40.24% 47.6% 54.99% 62.37% 69.75% Prosentase pendidik SMP/SMPLB Persentase guru bersertifikat pendidik SMP KEMENDIKBUD 79.00% 90.00% Disdik Prov SumSel 57.00% 76.00% 94.00% Disdik Kab.LAHAT Prosentase pendidik SMA/SMALB dan SMK Persentase guru bersertifikat pendidik SMA/SMK Persentase Sekolah yang memiliki fasilitas Internet 39.0% 44.99% 50.88% 56.78% 62.67% KEMENDIKBUD 80.00% 90.00% Disdik Prov SumSel 6.00% 79.00% 95.00% Disdik Kab.LAHAT 50.59% 54.55% 58.50% 62.45% 66.40% KEMENDIKBUD 25.00% 30.00% Disdik Prov SumSel Disdik Kab.LAHAT 9.00% 23.00% 30.00% 37.00% 42.00% RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 55
57 3.5. Penentuan IsuIsu Strategis Isuisu strategis yang menjadi acuan atau dasar dalam perumusan visimisi, tujuan dan sasaran program dan kegiatan yang diprioritaskan selama lima tahun ke depan, adalah sebagai berikut:. Ketersediaan pelayanan PAUD yang berkualitas masih terbatas Tingkat capaian pelayanan PAUD baru mencapai 28,03% pada tahun 2009 dengan disparitas dan kualitas yang bervariasi antardaerah. Belum optimalnya pelaksanaan PAUD nonformal dan informal terutama dalam memberikan layanan pengembangan anak usia 0 6 tahun serta masih kurangnya Kebudayaan orang tua dalam hal pengasuhan anak (parenting education), dan masih rendahnya peran orang tua serta masyarakat dalam pengembangan program Taman Kanakkanak (TK) usia 4 6 tahun, taman penitipan anak, kelompok bermain, dan satuan PAUD sejenis (SPS) antara lain yaitu Pos PAUD, SPS Taman Kebudayaan Alquran (TPA), SPS Taman Asuh Anak Muslim (TAAM) 2. Kepastian memperoleh layanan Kebudayaan dasar bermutu belum sepenuhnya dapat diwujudkan Berbagai keberhasilan telah dicapai sampai dengan tahun 2009, terutama dalam dalam hal akses Kebudayaan dasar menunjukkan kemajuan penting. Namun kepastian penduduk usia sekolah untuk memperoleh layanan Kebudayaan dasar yang bermutu dan merata masih merupakan permasalahan penting yang dihadapi dalam pembangunan Kebudayaan tahun Ketersediaan, keterjangkauan, kualitas, dan relevansi Pendidikan dan Kebudayaan jenjang menengah masih belum memadai APK jenjang Kebudayaan menengah terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2009, APK jenjang Kebudayaan menengah telah mencapai 69,60%. Namun, Peningkatan kualitas Kebudayaan menengah masih terkendala oleh penyediaan sarana dan prasarana Kebudayaan yang memadai. Dari sisi tenaga ke Kebudayaan, kualifikasi guru belum seluruhnya RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 56
58 berkualifikasi Kebudayaan S/D4 dan sekitar 88% guru yang mengajar sesuai dengan bidang keahliannya 4. Kebudayaan karakter dan akhlak mulia belum optimal dalam mendukung terwujudnya peradaban bangsa yang unggul dan mulia Meningkatnya partisipasi Kebudayaan belum sepenuhnya diikuti dengan Kebudayaan karakter dan akhlak mulia yang mampu membangun karakter bangsa yang kokoh. Kebudayaan karakter mempunyai peranan penting dalam upaya pembangunan karakter dalam arti luas yang melibatkan kementerian/lembaga terkait, masyarakat, sekolah dan orang tua guna mendukung terwujudnya paradaban bangsa yang unggul dan mulia. 5. Pelaksanaan sistem tata kelola dalam menjamin terselenggaranya layanan prima Kebudayaan masih belum mantap Berdasarkan UndangUndang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Kebudayaan Nasional, bahwa salah satu aspek penting dalam undangundang tersebut adalah pengelolaan dan penyelenggaraan Kebudayaan. Namun koordinasi antar kementerian dan lembaga yang mengelola dan menyelenggarakan Kebudayaan, serta antara pemerintah pusat dengan pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dan pemerintah kota belum sepenuhnya tertata dengan baik. Demikian pula peran serta masyarakat dalam pengelolaan dan penyelenggaraan Kebudayaan belum dikelola dengan maksimal. RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 57
59 BAB IV VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN Berangkat dari kondisi faktual dan hasil analisis lingkungan strategis, baik menyangkut potensi, kemampuan, keterbatasan dan isuisu strategis yang masih harus diselesaikan Pemerintah Kabupaten Lahat, maka untuk menyelenggarakan pelayanan, pemerintahan dan pembangunan harus di rencanakan dan disusun berdasarkan pemahaman, penghayatan, dan kesepakatan semua pihak yang terkait (stakeholders). Hal tersebut berada dalam sebuah bingkai citacita yang ingin diwujudkan secara objektif, realistis, dan dengan pencapaian yang dapat diindikasikan berdasarkan ukuranukuran tertentu 4.. Visi dan Misi Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat. Visi Dalam rangka mendukung Visi Pemerintah Kabupaten Lahat Mewujudkan Kabupaten Lahat BANGKIT (Berdikari, Aman, Nyaman, Gotong Royong, Kreatif, Inovatif, Terdepan) 208, maka ditetapkan visi yang ingin diwujudkan oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat adalah Lahat Cerdas Tahun 208. Yang dimaksud dengan cerdas adalah yang cerdas komprehensif, yaitu cerdas spiritual, cerdas emosional, cerdas sosial, cerdas intelektual, dan cerdas kinestetis. Cerdas spiritual Beraktualisasi diri melalui olah hati/kalbu untuk menumbuhkan dan memperkuat keimanan, ketakwaan dan akhlak mulia termasuk budi pekerti luhur dan kepribadian unggul. Cerdas emosional dan sosial Beraktualisasi diri melalui olah rasa untuk meningkatkan sensitivitas dan apresiativitas akan kehalusan dan keindahan seni, nilainilai budaya, serta kompetensi untuk mengekspresikannya. RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 58
60 Cerdas intelektual Cerdas kinestetis Beraktualisasi diri melalui interaksi sosial yang membina dan memupuk hubungan timbal balik; (b) demokratis; (c) empatik dan simpatik; (d) menjunjung tinggi hak asasi manusia; (eceria dan percaya diri; (d) menghargai kebhinekaan dalam bermasyarakat dan bernegara; (e) berwawasan kebangsaan dengan kesadaran akan hak dan kewajiban warga negara. Beraktualisasi diri melalui olah pikir untuk memperoleh kompetensi dan kemandirian dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Aktualisasi insan intelektual yang kritis, kreatif, inovatif, dan imajinatif. Beraktualisasi diri melalui olah raga untuk mewujudkan insan yang sehat, bugar, berdaya tahan, sigap dan terampil. Usaha untuk mencapai Visi 208 tersebut, maka visi Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat adalah : Terselenggaranya Layanan Prima Pendidikan untuk Membentuk Insan yang Cerdas 208 Yang dimaksud dengan layanan prima Kebudayaan adalah layanan yang : tersedia secara merata di seluruh pelosok daerah; terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat; berkualitas/bermutu dan relevan dengan kebutuhan kehidupan bermasyarakat, dunia usaha, dan dunia industri; setara bagi warga negara Indonesia dalam memperoleh Kebudayaan berkualitas dengan RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 59
61 memperhatikan keberagaman latar belakang sosialbudaya, ekonomi, geografi, dan gender; menjamin kepastian bagi warga negara Indonesia untuk dapat mengenyam Kebudayaan dan menyesuaikan diri dengan tuntutan masyarakat, dunia usaha, dan dunia industri. 2. Misi Dalam rangka mengantisipasi kondisi dan permasalahan yang dihadapi serta memperhatikan tantangan kedepan dengan memperhitungkan peluang yang dimiliki, maka untuk mencapai Visi Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat , dirumuskan Misi, Tujuan, Sasaran, Strategi, dan Arah Kebijakan sebagai berikut: Visi, Misi, Tujuan, Sasaran, Strategi, dan Arah Kebijakan Renstra Tahun Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat VISI : Terselenggaranya Layanan Prima Kebudayaan untuk Membentuk Insan yang Cerdas 208 MISI I : Meningkatnya ketersediaan dan keterjangkauan layanan Kebudayaan Tujuan Sasaran Strategi Arah kebijakan.. Tersedia dan terjangkaunya layanan Kebudayaan formal, informal dan nonformal di setiap kecamatan... Tuntasnya wajib belajar 2 tahun... Penyediaan Sarana Prasarana Kebudayaan dan Pemerataan Akses Kebudayaan..2. Penyediaan subsidi dan bantuan Kebudayaan melalui Kebudayaan gratis untuk meningkatkan keterjangkauan layanan Kebudayaan dan kelembagaan bagi sekolah/madrasah MISI II : Meningkatnya kualitas pendidik dan tenaga ke Kebudayaan... Penyediaan dan peningkatan sarana prasaran SD dan SMP yang lebih bermutu, merata dan memadai..2. Penyediaan dukungan yang nyata kepada SD/SDLB dan SMP untuk tetap berkomitmen menyelenggarakan Kebudayaan dasar yang bermutu dan bebas pungutan bagi semua siswa Tujuan Sasaran Strategi Arah kebijakan 2.. Meningkatnya kualitas pendidik dan tenaga ke Kebudayaan 2... Tersedianya pendidik dan tenaga ke Kebudayaan yang professional 2... Peningkatan kualitas tenaga pendidik dan ke Pendidikan dan Kebudayaan 2... Penyediaan dukungan yang nyata kepada pendidik dan tenaga ke Kebudayaan PAUD baik PNS maupun Non PNS untuk meningkatkan\ kompetensi, kualifikasi dan kesejahteraannya RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 60
62 2..2. Peningkatan kualitas manajerial bagi pendidik dan tenaga ke Kebudayaan Penyediaan dukungan yang nyata kepada pendidik dan tenaga ke Kebudayaan SD/SDLB dan SMP baik PNS maupun Non PNS untuk meningkatkan kompetensi, kualifikasi dan kesejahteraannya Penyediaan dukungan yang nyata kepada pendidik dan tenaga ke Kebudayaan pada jenjang SMA/SMK baik PNS maupun Non PNS untuk meningkatkan kompetensi, kualifikasi dan kesejahteraannya MISI III : Mewujudkan tata kelola, sistem pengendalian manajemen internal yang efektif, efisien dan akuntabel Tujuan Sasaran Strategi Arah kebijakan 3.. Tersedianya sistem tata kelola yang baik dalam menjamin terselenggaranya layanan Kebudayaan 3... Terciptanya manajemen penyelenggaraan Kebudayaan yang efektif, efisien dan akuntabel 3... Peningkatan kualitas SDM aparatur Kebudayaan untuk mewujudkan tata kelola dan tata nilai dalam rangka menyelenggarakan Kebudayaan prima bagi masyarakat Kabupaten Lahat 3... Penguatan tata kelola sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan dalam rangka meningkatkan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah Penyajian ringkas komponen perencanaan strategis Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat Kabupaten Lahat dapat dilihat padatabel berikut. RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 6
63 Tabel 4.. Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Pelayanan Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat NO TUJUAN SASARAN INDIKATOR SASARAN TARGET KINERJA SASARAN TAHUN Tersedia dan Tercapainya wajib belajar 2 Persentase Angka Partisipasi Kasar Anak Usia Dini 74.07% 75.55% 77.04% 78.52% 80.00% terjangkaunya tahun Persentase Angka Melek Huruf 96.40% 96.59% 96.78% 96.97% 97,20% layanan Pendidikan Persentase Buta Aksara > 5 Tahun 3.60% 3.4% 3.22% 3.03% 2.80% dan Kebudayaan Persentase Angka Partisipasi Kasar (APK) SD/MI/Paket A 00% 00% 00% 00% 00% formal, informal dan nonformal Persentase Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP/MTs/Paket B 90.5% 93.32% 96.49% 99.66% 00% Persentase Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/SMK/MA/Paket C 8.70% 87.40% 93.0% 98.80% 00% Persentase Angka Partisipasi Murni (APM) SD/MI/Paket A 95.23% 96.42% 97.6% 98.80% 00% Persentase Angka Partisipasi Murni (APM) SMP/MTs/Paket B 74.09% 76.82% 79.55% 82.28% 85.0% Persentase Angka Partisipasi Murni (APM) SMA/SMK/MA/Paket C 52.39% 55.8% 57.97% 60.76% 63.55% Persentase Angka Putus Sekolah (APS) SD/MI 0.38% 0.36% 0.34% 0.32% 0.30% Persentase Angka Putus Sekolah (APS) SMP/MTs 0.34% 0.29% 0.24% 0.9% 0.4% Persentase Angka Putus Sekolah (APS) SMA/SMK/MA 0.09% 0.08% 0.07% 0.06% 0.05% Persentase Angka Partisipasi Sekolah (APS) SD/MI 99.27% 99.46% 99.64% 99.82% 00% Persentase Angka Partisipasi Sekolah (APS) SMP/MTs 9.45% 92.54% 93.63% 94.72% 95.8% Persentase Angka Partisipasi Sekolah (APS) SMA/SMK/MA 70.34% 74.04% 77.74% 8.44% 85.4% Persentase Angka Melanjutkan (AM) SD/MI ke SMP/MTs 95.20% 96.5% 97.0% 98.05% 99.00% Persentase Angka Melanjutkan (AM) SMP/MTs ke SMA/SMK/MA 97.24% 97.93% 98.62% 99.3% 00.00% Angka Ratarata lama sekolah (tahun) 7,82 7,99 8,6 8,33 8,5 Ratarata Ujian Nasional SD/MI/Paket A Ratarata Ujian Nasional SMP/MTs/Paket B Ratarata Ujian Nasional SMA/SMK/MA/Paket C Persentase Angka Kelulusan SD/MI/Paket A 00% 00% 00% 00% 00% Persentase Angka Kelulusan SMP/MTs/Paket B 00% 00% 00% 00% 00% Persentase Angka Kelulusan SMA/SMK/MA/Paket C 00% 00% 00% 00% 00% 2 Meningkatnya Tersedianya pendidik dan Persentase Guru Mengikuti Peningkatan Kompetensi Dan Profesionalisme 36.78% 49.04% 53.95% 63.76% 73.57% kualitas pendidik tenaga ke Persentase guru berkualifikasi S/D4 SD 7.50% 9.25% 2.00% 22.75% 30.00% dan tenaga ke Kebudayaan yang Persentase guru berkualifikasi S/D4 SMP 78.00% 80.50% 83.00% 85.50% 88.00% professional Persentase guru berkualifikasi S/D4 SMA/SMK 94.00% 94.20% 94.40% 94.60% 94.80% RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 62
64 Kebudayaan Persentase guru bersertifikat pendidik SD 40.24% 47.6% 54.99% 62.37% 69.75% Persentase guru bersertifikat pendidik SMP 39.0% 44.99% 50.88% 56.78% 62.67% Persentase guru bersertifikat pendidik SMA/SMK 50.59% 54.55% 58.50% 62.45% 66.40% 3 Tersedianya sistem tata kelola yang baik dalam menjamin terselenggaranya layanan Pendidikan dan Kebudayaan Terciptanya manajemen penyelenggaraan Kebudayaan yang efektif, efisien dan akuntabel Persentase Penerima Kebudayaan Gratis Bagi Siswa Kurang Mampu pada Sekolah Lanjutan Tingkat Atas 00% 00% 00% 00% 00% Jumlah Sekolah PAUD/TK Jumlah Sekolah SD Jumlah Sekolah SMP Jumlah Sekolah SMA Jumlah Sekolah SMK Jumlah Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Jumlah Ruang Kelas SD Jumlah Ruang Kelas SMP Jumlah Ruang Kelas SMA Jumlah Ruang Kelas SMK Rasio Ruang Kelas dengan Siswa SD :4 :8 :24 :29 :32 Rasio Ruang Kelas dengan Siswa SMP :22 :25 :28 :3 :36 Rasio Ruang Kelas dengan Siswa SMA :30 :32 :34 :36 :40 Rasio Ruang Kelas dengan Siswa SMK :40 :40 :40 :40 :40 Persentase SD memiliki Laboratorium IPA dan Komputer 2.6% 2.70% 3.24% 4.32% 4.86% Persentase SMP memiliki Laboratorium Bahasa, IPA dan Komputer 25.00% 28.00% 30.00% 32.00% 34.00% Persentase SD memiliki perpustakaan 36.00% 47.00% 58.00% 69.00% 80% Persentase SMP memiliki perpustakaan 90.00% 92.00% 96.00% 98.00% 00% Persentase SMA/SMK memiliki Perpustakaan 69.23% 7.43% 73.33% 75.00% 76.47% Persentase SMA/SMK memiliki Laboratorium 46.5% 50.00% 53.33% 56.25% 58.82% Persentase Sekolah yang memiliki fasilitas Internet 9% 23% 30% 37% 42% Jumlah Layanan Informasi Persentase SMA/SMK Yang Mempunyai Website 29.00% 30.00% 3.00% 32.00% 33.00% Jumlah Lembaga Paket A Jumlah Lembaga Paket B Jumlah Lembaga Paket C Indikator Kinerja Utama (IKU) Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat disajikan seperti pada tabel berikut ini : RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 63
65 No Sasaran Indikator Kinerja Satuan Formula Penanggung Jawab Sumber Data Deskripsi Meningkatnya Pemerataan Angka Partrisipasi Kasar (APK) SD/MI/Paket A Kebudayaan Jumlah Siswa SD / MI / Pk. A Persen (%) Jumlah Penduduk Usia 7 2 X Tahun 00 Bidang Dikdas Laporan Bulanan Angka Partisipasi Kasar (APK) SD/MI/Paket A adalah perbandingan jumlah siswa pada tingkat Pendidikan dan Kebudayaan SD/MI/Paket A dibagi dengan jumlah penduduk berusia 7 hingga 2 tahun. 2 Angka Partrisipasi Kasar (APK) SMP/MTs/Paket B Persen (%) Bidang Dikdas Laporan Bulanan Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP/MTs/Paket B adalah perbandingan jumlah siswa pada tingkat Pendidikan dan Kebudayaan SMP/MTs/Paket B dibagi dengan jumlah penduduk berusia 3 hingga 5 tahun. 3 Angka Partrisipasi Kasar (APK) SMA/MA/SMK/Paket C Persen (%) Bidang Dikmen Laporan Bulanan Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/MA/SMK/Paket C adalah perbandingan jumlah siswa pada tingkat Kebudayaan SMA/MA/SMK/Paket C dibagi dengan jumlah penduduk berusia 6 hingga 8 tahun. 4 Angka Partrisipasi Murni (APM) SD/MI/Paket A 5 Angka Partrisipasi Murni (APM) SMP/MTs/Paket B Persen (%) Persen (%) Bidang Dikdas Bidang Dikdas Laporan Bulanan Laporan Bulanan Angka partisipasi murni (APM) SD/MI/Paket A adalah perbandingan penduduk usia antara 7 hingga 2 tahun yang terdaftar sekolah pada tingkat Kebudayaan SD/MI/Paket A dibagi dengan jumlah penduduk berusia 7 hingga 2 tahun Angka partisipasi murni (APM) SMP/MTs/Paket B adalah perbandingan penduduk usia antara 3 hingga 5 tahun yang terdaftar sekolah pada tingkat Kebudayaan SMP/MTs/Paket B dibagi dengan jumlah penduduk berusia 3 hingga 5 tahun. RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 64
66 6 Angka Partrisipasi Murni (APM) SMA/MA/SMK/Paket C Persen (%) Bidang Dikmen Laporan Bulanan Angka partisipasi murni (APM) SMA/MA/SMK/Paket C adalah perbandingan penduduk usia antara 3 hingga 5 tahun yang terdaftar sekolah pada tingkat Kebudayaan SMA/MA/SMK/Paket C dibagi dengan jumlah penduduk berusia 5 hingga 8 tahun. 7 Angka Melek Huruf Latin Persen (%) Bidang Program Laporan Tahunan Angka melek huruf latin adalah proporsi penduduk berusia 5 tahun ke atas yang dapat membaca dan menulis dalam huruf latin atau lainnya 2 Meningkatnya Mutu Kebudayaan Angka Kelulusan SD/MI Persen (%) Bidang Dikdas Laporan Kelulusan Angka kelulusan SD/MI/Paket A adalah perbandingan jumlah lulus pada jenjang SD/MI/Paket A dibagi dengan jumlah siswa tingkat tertinggi pada jenjang SD/MI/Paket A tahun ajaran sebelumnya 2 Angka Kelulusan SMP/MTs Persen (%) Bidang Dikdas Laporan Kelulusan Angka kelulusan SMP/MTs/Paket B adalah perbandingan jumlah lulus pada jenjang SMP/MTs/Paket B dibagi dengan jumlah siswa tingkat tertinggi pada jenjang SMP/MTs/Paket B tahun ajaran sebelumnya 3 Angka Kelulusan SMA/MA/SMK Persen (%) Bidang Dikmen Laporan Kelulusan Angka kelulusan SMA/MA/Paket C adalah perbandingan jumlah lulus pada jenjang SMA/MA/Paket C dibagi dengan jumlah siswa tingkat tertinggi pada jenjang SMA/MA/Paket C tahun ajaran sebelumnya RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 65
67 4 Angka melanjutkan (AM) SD/MI ke SMP/MTs Persen (%) Bidang Dikdas dan Bidang Dikmen Laporan Tahunan Angka melanjutkan (AM) SMP/MTs adalah perbandingan antara siswa baru tinkat I pada jenjang SMP/MTs dibagi jumlah lulusan pada jenjangn SMP/MI pada tahun ajaran sebelumnya. 5 Angka melanjutkan (AM) SMP/MTs ke SMA/MA Persen (%) Bidang Dikmen Laporan Tahunan Angka melanjutkan (AM) SMA/MA adalah perbandingan antara siswa baru tinkat I pada jenjang SMP/MTs dibagi jumlah lulusan pada jenjangn SMA/MA pada tahun ajaran sebelumnya. 6 Guru yang memenuhi kualifikasi S. / D. IV Persen (%) Bidang Dikdas dan Bidang Dikmen Laporan Tahunan Guru yang memenuhi kualifikasi S. / D.IV adalah perbandingan jumlah guru yang ada dibagi jumlah guru yang bersitifikasi S./D.IV RENSTRA Dinas Kebudayaan Kab. Lahat (207) 66
68 4.2. Strategi dan Indikator Kinerja Dalam rangka untuk mencapai tujuan dan sasaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat Tahun , maka di tetapkan strategi dan Indikator Kinerja sebagai berikut: NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA. Meningkatnya Angka Partisipasi 2. Meningkatnya ratarata nilai ujian akhir sekolah 3. Menurunnya angka putus sekolah penduduk dalam usia sekolah 4. Meningkatnya angka melek huruf latin penduduk berusia 5 tahun keatas 5. Meningkatnyakualitas dan kuantitas sumber daya manusia pendidik 6. Meningkatnya angka melanjutkan sekolah 7. Meningkatnya kuantitas sarana prasarana penunjang KBM 8. Meningkatnya ratarata lama sekolah penduduk Angka Partisipasi Kasar (APK) SD/MI/Paket A Angka Partisipasi Murni (APM) SD/MI/Paket A Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP/MTs/Paket B Angka Partisipasi Murni (APM) SMP/MTs/Paket B Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/SMK/MA/ Paket C Angka Partisipasi Murni (APM) SMA/SMK/MA/ Paket C Angka kelulusan (AL) SD/MI Angka kelulusan (AL) SMP/MTs Angka kelulusan (AL) SMA/SMK/MA Angka Putus Sekolah (APS) SD/MI Angka Putus Sekolah (APS) SMP/MTs Angka Putus Sekolah (APS) SMA/SMK /MA Angka Melek Huruf Latin Angka Guru yang Memenuhi Kualifikasi S./D.IV Rasio guru terhadap murid AngkaMelanjutkan (AM) dari SD/MI ke SMP/MTs AngkaMelanjutkan (AM) dari SMP/MTs ke SMA/MA Angka Kebudayaan Anak Usia Dini (PAUD) Rasio Siswa dengan Buku Tingkat pelayanan manajemen Kebudayaan Persentase Ruang Kelas Baik Persentase Fasilitas Sekolah Angka RataRata Lama Sekolah Rencana Strategis (RENSTRA) Dinas Pendidikan Kab. Lahat (Revisi)
69 BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA, KELOMPOK SASARAN DAN PENDANAAN INDIKATIF Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat Tahun adalah salah satu Satuan Kerja Perangkat Daerah Pemerintah Kabupaten Lahatyang mempunyai tugas pokok dan fungsi bidang pelayanan Kebudayaan, maka dalam menetapkan program kegiatan harus mendukung Visi, Misi, Tujuan, Sasaran dan Program Pemerintah Kabupaten Lahat yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten LahatTahun Program Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat terdiri dari (sebelas) program kegiatan, yaitu :. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 3. Program peningkatan disiplin aparatur 4. Program Fasilitasi Pindah / Purna Tugas PNS 5. Program peningkatan kapasitas sumber daya aparatur 6. Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 7. Program Kebudayaan Anak Usia Dini 8. Program Wajib Belajar Dikdas 9 tahun 9. Program Kebudayaan Menengah 0. Program Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Ke Kebudayaan. Program Manajemen Pelayanan Kebudayaan 5. Pendanaan Indikatif Pendanaan indikatif rencana program dan kegiatan Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat selama 5 tahun dari APBD Kabupaten Lahat Tahun Rencana Strategis (RENSTRA) Dinas Pendidikan Kab. Lahat (Revisi)
70 Untuk lebih jelasnya rencana, program, kegiatan, indikator kinerja kelompok sasaran dan pendanaan indikatif dapat dilihat pada tabel 5.. Rencana Strategis (RENSTRA) Dinas Pendidikan Kab. Lahat (Revisi)
71 Tabel 5. Rencana Program Kegiatan, Indikator Kinerja, Kelompok Sasaran, Dan Pendanaan Indikatif Dinas Kebudayaan KabupatenLahat Tujuan.. Tersedia dan terjangk aunya layanan Pendidik an dan Kebuday aan formal, informal dan nonform al Sasara n... Tercapa inya wajib belajar 2 tahun Indikator Sasaran a. Meningkatnya Persentase Angka Partisipasi Kasar Anak Usia Dini Meningkatnya Persentase Angka Melek Huruf Persentase Buta Aksara > 5 Tahun b. Meningkatnya Angka Partisipasi : Persentase Angka Partisipasi Kasar (APK) SD/MI/Paket A Persentase Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP/MTs/Paket B Persentase Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/SMK/MA/Pak et C Persentase Angka Partisipasi Murni (APM) SD/MI/Paket Kode Program dan Kegiatan Program Kebudayaan Anak Usia Dini 0 Pembangunan gedung sekolah 03 Penambahan ruang kelas sekolah 07 Pembangunan sarana dan prasarana bermain Indikator Kinerja Program (outcome) dan Kegiatan (output) Outcom e Input : Tersedianya Layanan Kebudayaan Anak Usia Dini bermutu dan berkesetaraan diseluruh kecamatan : Dana Output : Gedung PAUD yang selesai dibangun Outcome : Terbangunnya unit gedung PAUD Input : Dana Output Outcome Input : Ruang kelas yang selesai dibangun : Meningkatkan daya tampung : Dana Output : Alat peraga Kebudayaan yang Data Capaian Tahun 203 Targ et unit 2 unit 2 unit 4 2 Target Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan Tahun 204 Tahun 205 Tahun 206 Tahun 207 Tahun 208 Rp Tar get Rp Tar get Rp Tar get Rp Tar get Rp Kondisi pada akhir periode Renstra SKPD Tar Rp. get Bidang Penanggun g Jawab Paudni Paudni Paudni L o k a si Rencana Strategis (RENSTRA) Dinas Pendidikan Kab. Lahat (Revisi)
72 A diadakan Persentase Angka Partisipasi Murni (APM) SMP/MTs/Paket B Persentase Angka Partisipasi Murni (APM) SMA/SMK/MA/Pak et C Persentase Angka Partisipasi Sekolah (APS) SD/MI Persentase Angka Partisipasi Sekolah (APS) SMP/MTs Persentase Angka Partisipasi Sekolah (APS) SMA/SMK/MA Rehabilitasi sedang/berat bangunan sekolah 57 Pelatihan kompetensi tenaga pendidik Outcome : Meningkatnya ketersediaan alat peraga Input Output : Dana : Bangunan sekolah yang selesai direhab Outcome : Berkurangnya bangunan yang rusak Input : Dana Output : Guru peserta pelatihan komtensi sek olah gur u Paudni Dikmas c. Menurunnya Angka Putus Sekolah : Persentase Angka Putus Sekolah (APS) SD/MI Persentase Angka Putus Sekolah (APS) SMP/MTs Persentase Angka Putus Sekolah (APS) SMA/SMK/MA d. Meningkatnya Angka Melanjutkan Sekolah : Persentase Angka Melanjutkan (AM) SD/MI ke SMP/MTs Penyelenggaraan Kebudayaan anak usia dini 65 Publikasi dan sosialisasi Kebudayaan anak usia dini Outcome Input Output Outcome Input : Meningkatnya jml guru yg memiliki kompetensi : Dana : Program PAUD yg telah dilaksanakan : Terlaksananya program satu desa satu PAUD : Dana Output : Program PAUD yang dipublikasikan Outcome : Meningkatnya penyelenggaraan PAUD sek olah sek olah Dikmas Paudni Rencana Strategis (RENSTRA) Dinas Pendidikan Kab. Lahat (Revisi)
73 Persentase Angka Melanjutkan (AM) SMP/MTs ke SMA/SMK/MA Angka Ratarata lama sekolah (tahun) Ratarata Ujian Nasional SD/MI/Paket A Ratarata Ujian Nasional SMP/MTs/Paket B Ratarata Ujian Nasional SMA/SMK/MA/Pak et C e. Meningkatnya Angka Kelulusan : Persentase Angka Kelulusan SD/MI/Paket A Persentase Angka Kelulusan SMP/MTs/Paket B Persentase Angka Kelulusan SMA/SMK/MA/Pak et C Persentase Penerima Kebudayaan Gratis Bagi Siswa Kurang Mampu pada Sekolah Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan Program Wajib Belajar Kebudayaan Dasar Sembilan Tahun 0 Pembangunan gedung sekolah 03 Penambahan ruang kelas sekolah 09 Pembangunan taman, lapangan upacara dan fasilitas parkir Input Output Outcome Outcom e Input Output Outcome Input Output Outcome Input Output Outcome : Dana : Meningkatnya kinerja Sekolah dan Kepsek : Terlaksananya kinerja sekolah yang lebih baik : Tersedia dan Terjangkaunya layanan Kebudayaan dasar 9 tahun : Dana : Gedung SD yang selesai dibangun : Bertambahnya unit gedung SDN : Dana : Ruang kelas yang selesai dibangun : Meningkatkan daya tampung : Dana : Taman, lapangan upacara dan fasilitas parkir selesai dibangun : Terciptanya kenyamanan dan keamanan di sekolah keg 2 2 sek olah keg sek olah Dikmas Dikdas Dikdas Dikdas Rencana Strategis (RENSTRA) Dinas Pendidikan Kab. Lahat (Revisi)
74 Lanjutan Tingkat Atas Jumlah Sekolah PAUD/TK Jumlah Sekolah SD Jumlah Sekolah SMP Jumlah Sekolah SMA Jumlah Sekolah SMK Jumlah Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Jumlah Ruang Kelas SD Pembangunan jaringan instalasi listrik sekolah dan perlengkapannya 4 Pembangunan sarana air bersih dan sanitary 9 Pengadaan mebeluer sekolah Input Output Outcome Input Output Outcome Input : Dana : Berkurangnya sekolah yang belum mempunyai jaringan listrik : Kegiatan belajar mengajar di sekolah lebih maksimal : Dana : Terciptanya kebersihan lingkungan sekolah : Suasana belajar mengajar lebih nyaman : Dana sek olah sek olah Dikdas Dikdas Jumlah Ruang Kelas SMP Jumlah Ruang Kelas SMA Jumlah Ruang Kelas SMK Rasio Ruang Kelas dengan Siswa SD Rasio Ruang Kelas dengan Siswa SMP Rasio Ruang Kelas dengan Siswa SMA Rasio Ruang Kelas dengan Siswa SMK Pengadaan perlengkapan sekolah Pemeliharaan rutin/berkala rumah dinas kepala sekolah, guru, penjaga sekolah Output : Mebeler sekolah yang selesai diadakan Outcome : Meningkatnya ketersediaan mebeler sekolah Input : Dana Output : Buku laporan Kebudayaan yang diadakan Outcome : Tersedianya buku laporan Pendidikan dan Kebudayaan sekolah Input : Dana Output : Rumah dinas yang selesai direhab unit 500 eks unit Dikdas Dikdas Dikdas Rencana Strategis (RENSTRA) Dinas Pendidikan Kab. Lahat (Revisi)
75 Persentase SD memiliki Laboratorium IPA dan Komputer Persentase SMP memiliki Laboratorium Bahasa, IPA dan Komputer Persentase SD memiliki perpustakaan Persentase SMP memiliki perpustakaan Persentase SMA/SMK memiliki Perpustakaan Persentase SMA/SMK memiliki Laboratorium Jumlah Lembaga Paket A Jumlah Lembaga Paket B Jumlah Lembaga Paket C Pemeliharaan rutin/berkala jaringan instalasi listrik sekolah dan perlengkapannya 44 Rehabilitasi sedang/berat ruang kelas sekolah 45 Rehabilitasi sedang/berat ruang guru sekolah 50 Rehabilitasi sedang/berat ruang serba guna/aula Outcome Input Output Outcome Input Output : Berkurangnya rumah dinas yang rusak : Dana : Berkurangnya sekolah yang belum mempunyai jaringan listrik : Kegiatan belajar mengajar di sekolah lebih maksimal : Dana : Bangunan sekolah yang selesai direhab Outcome : Berkurangnya bangunan yang rusak Input : Dana Output : Bangunan ruang guru yang selesai direhab Outcome : Berkurangnya bangunan ruang guru yang rusak Input : Dana Output : Bangunan aula yang selesai direhab sek olah keg rua ng rua ng Dikdas Dikdas Dikdas Dikdas Pelatihan kompetensi tenaga pendidik Outcome : Berkurangnya bangunan aula yang rusak Input : Dana Output : Guru peserta pelatihan komtensi gur u Dikdas Rencana Strategis (RENSTRA) Dinas Pendidikan Kab. Lahat (Revisi)
76 Pelatihan kompetensi siswa berprestasi Outcome Input : Meningkatnya jml guru yg memiliki kompetensi : Dana Output : Siswa peserta pelatihan kompetensi Outcome : Meningkatkan prestasi siswa sisw a Dikdas Penyediaan bantuan operasional sekolah (BOS) jenjang SD/MI/SDLB dan SMP/MTS serta pesantren Salafiyah dan satuan Kebudayaan NonIslam setara SD dan SMP 67 Penyelenggraan paket A setara SD Input Output Outcome Input : Dana : Tersedianya Dana BOS SD dan SMP : Terjaminnya operasional KBM di sekolah : Dana sisw a Dikdas Output : Prog.Paket A yang selesai dilaksanakan Penyelenggraan paket B setara SMP Outcome : Menngkatkan angka melek huruf latin Input : Dana Output : Prog.Paket B yang selesai dilaksanakan sisw a Dikdas Outcome : Meningkatkan APK SMP/MTs Pembinaan kelembagaan sekolah dan Input : Dana Rencana Strategis (RENSTRA) Dinas Pendidikan Kab. Lahat (Revisi)
77 manajemen sekolah dengan penerapan manajemen berbasis sekolah (MBS) di satuan Kebudayaan dasar Output Outcome : Terciptanya penerapan MBS di satuan Pendidikan dan Kebudayaan dasar : Penerapan MBS terlaksana keg Dikdas Pembinaan minat, bakat dan kreativitas siswa Input Output : Dana : Siswa yang selesai dibina keg Dikdas Penyebarluasan dan sosialisasi berbagai informasi Kebudayaan dasar 75 Penyediaan beasiswa transisi Outcome : Meningkatnya siswa yang selesai dibina Input : Dana Output Outcome Input : Terlaksananya Penyebarluasan dan sosialisasi berbagai informasi Kebudayaan dasar : Sekolah menerima informasi Kebudayaan dengan cepat, tepat dan akurat : Dana keg Dikdas Output : Tersedianya beasiswa transisi sisw a Dikdas Outcome : Siswa dapat meanjutkan Rencana Strategis (RENSTRA) Dinas Pendidikan Kab. Lahat (Revisi)
78 Kebudayaan Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan 79 Penyelenggaraan Ujian SD Input Output Outcome Input : Dana : Meningkatnya kinerja Sekolah dan Kepsek : Terlaksananya kinerja sekolah yang lebih baik : Dana sek olah Dikdas Output : Terlenganggaranya Ujian SD sek olah Dikdas Penyelenggaraan Ujian SMP/MTs Outcome Input : Siswa dapat mengikuti ujian dengan baik : Dana Output : Terlenganggaranya Ujian SMP sek olah Dikdas Penerimaan Siswa Baru SD Outcome Input : Siswa dapat mengikuti ujian dengan baik : Dana Output Outcome : Terlaksanaya kegiatan penerimaan siswa baru SD : penerimaan siswa baru meningkat sek olah Dikdas Penerimaan Siswa Baru SMP Input : Dana Output Outcome : Terlaksanaya kegiatan penerimaan siswa baru SMP : penerimaan siswa baru meningkat sek olah Dikdas 0 7 Program Kebudayaan Outcom e : Tersedia dan Terjangkaunya layanan Rencana Strategis (RENSTRA) Dinas Pendidikan Kab. Lahat (Revisi)
79 0 7 Menengah 0 Pembangunan gedung sekolah Input Kebudayaan menengah yang bermutu, relevan dan berkesetaraan disetiap kecamatan : Dana Penambahan ruang kelas sekolah Output Outcome Input Output Outcome : Bertambahnya gedung sekolah : Gedung SMA/SMK yang selesai dibangun : Dana : Bertambahnya unit gedung SMA/SMK : Ruang kelas yang selesai dibangun keg keg Dikmen Dikmen Pembangunan taman, lapangan upacara dan fasilitas parkir Input Output : Dana : Meningkatkan daya tampung unit Dikmen Outcome : Halaman sekolah yang selesai direhab 0 7 Pembangunan ruang ibadah Input : Dana Output : Meningkatkan sekolah yg memiliki rumah ibadah yang layak Outcome : Ruang ibadah selesai dibangun unit Dikmen Pengadaaan alat praktik dan peraga siswa Input Output : Dana : Kegiatan keagamaan dan rohis dapat terselenggara dengan baik sek olah Dikmen Rencana Strategis (RENSTRA) Dinas Pendidikan Kab. Lahat (Revisi)
80 0 7 9 Pengadaan mebeluer sekolah Outcome : Alat peraga Kebudayaan yang diadakan Input : Dana Pelatihan kompetensi tenaga pendidik 58 Pelatihan penyusunan kurikulum 62 Penyediaan beasiswa bagi keluarga tidak mampu Output : Meningkatnya ketersediaan mebeler sekolah Outcome : Mebeler sekolah yang selesai diadakan Input : Dana Output : Guru yang berkompetensi meningkat Outcome : Guru yang mengikuti diuji kompetensi Input : Dana Output : Guru yang mampu menyusun krklm meningkat Outcome : Guru peserta pelatihan penyusunan krklm Input : Dana Output Outcome : Tersedia bea siswa keluarga tidak mampu : Siswa yang dibantu melalui bea siswa unit keg 4 keg 2 2 sisw a Dikmen Dikmen Dikmen Dikmen Penyelenggraan paket C setara SMU Input Output : Dana : jumlah siswa putus sekolah berkurang keg Dikmen Pembinaan kelembagaan sekolah dan Outcome Input : Prog. Pkt C yang selesai diselenggarakan : Dana Rencana Strategis (RENSTRA) Dinas Pendidikan Kab. Lahat (Revisi)
81 manajemen sekolah dengan penerapan manajemen berbasis sekolah (MBS) 67 Penyebarluasan dan sosialisasi berbagai informasi Kebudayaan menengah 69 Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan 70 Lomba Antar Sekolah Menengah Output : Meningkatkan APM/APK SMA/K Outcome Input Output Outcome Input Output Outcome Input Output Outcome : Terciptanya penerapan MBS di satuan Pendidikan dan Kebudayaan dasar : Dana : Sekolah menerima informasi Kebudayaan dengan cepat, tepat dan akurat : Terlaksananya Penyebarluasan dan sosialisasi berbagai informasi Kebudayaan menengah : Dana : Meningkatnya kinerja Sekolah dan Kepsek : Terlaksananya kinerja sekolah yang lebih baik : Dana : sekolah bernuansa asri dan berwawasan wiyata mandala meningkat : Terciptanya sekolah yang asri keg keg sek olah keg Dikmen Dikmen Dikmen Dikmen Rencana Strategis (RENSTRA) Dinas Pendidikan Kab. Lahat (Revisi)
82 Penyelenggaraan Ujian Sekolah/Ujian Nasional Input Output Outcome : Dana : Sekolah yang melaksanakan Ujian Sekolah/Ujian Nasional : Meningkatnya APK / APM SMA/SMK keg Dikmen Penerimaan Siswa Baru SMA/SMK Input Output : Dana : Sekolah yang melaksanakan PSB keg Dikmen.2. Meningk atnya kualitas pendidik dan tenaga ke Pendidik an dan Kebuday aan... Tersedi anya pendidik dan tenaga ke Pendidi kan dan Kebuda yaan yang professi onal a) Persentase Guru Mengikuti Peningkatan Kompetensi Dan Profesionalisme b) Persentase guru berkualifikasi S/D4 SD c) Persentase guru berkualifikasi S/D4 SMP d) Persentase guru berkualifikasi S/D4 SMA/SMK e) Persentase guru bersertifikat pendidik SD f) Persentase guru bersertifikat pendidik SMP g) Persentase guru bersertifikat pendidik SMA/SMK Program Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Ke Kebudayaan 0 Pelaksanaan sertifikasi pendidik 02 Pelaksanaan uji kompetensi pendidik dan tenaga ke Kebudayaan 03 Pelatihan bagi pendidik untuk memenuhi standar kompetensi Outcome Outcom e Input Output : Siswa dapat diterima sesuai dengan kompetensi : Tersedianya tenaga pendidik yang berkompeten disetiap kecamatan : Dana : Guru yang selesai disertifikasi Outcome : Jumlah guru bersertifikat meningkat Input : Dana Output : Pegawai /Guru yang diuji kompetensi Outcome : Guru yang berkompetensi meningkat Input : Dana gur u gur u Dikdas/Dikm en Dikdas/Dikm en Rencana Strategis (RENSTRA) Dinas Pendidikan Kab. Lahat (Revisi)
83 .3. Tersedia nya sistem tata kelola yang baik dalam menjami n terselen ggarany a layanan Pendidik an dan Kebuday aan.3.. Tercipta nya manaje men penyele nggaraa n Pendidi kan dan Kebuda yaan yang efektif, efisien dan akuntab el a) Persentase Sekolah yang memiliki fasilitas Internet b) Jumlah Layanan Informasi c) Persentase SMA/SMK Yang Mempunyai Website d) Tingkat Pelayanan Manajemen Kebudayaan Pengembangan sistem pendataan dan pemetaan pendidik dan tenaga ke Kebudayaan 2 Monitoring, evaluasi dan pelaporan Program Manajemen Pelayanan Kebudayaan 0 Pelaksanaan evaluasi hasil kinerja bidang Kebudayaan 02 Pelaksanaan kerjasama secara kelembagaan di bidang Kebudayaan Output Outcome Input Output Outcome Input : Pendidik yang dididik untuk standar kualifikasi : Guru yang berkualifikasi meningkat : Dana : Guru / pegawai yang mengikuti pelatihan : Guru / pegawai yang bermutu meningkat : Dana Output : Kepala SD,SMP,SM yang dimonev Outcome : Meningkatkan kinerja kepala sekolah Outcom : Tersedianya e layanan prima Kebudayaan Input Output Outcome Input : Dana : Meningkatnya evaluasi hasil kinerja : Laporan hasil pendataan Kebudayaan : Dana keg keg keg keg Dikdas/Dikm en Dikdas/Dikm en Dikdas/Dikm en Perencanaa n Rencana Strategis (RENSTRA) Dinas Pendidikan Kab. Lahat (Revisi)
84 Output Outcome : Mhsw/Guru yang diberikan bantuan biasiswa : Meningkatkan kualitas SDM keg Perencanaa n Pembinaan dewan Kebudayaan 07 Penerapan sistem dan informasi manajemen Kebudayaan Input Output Outcome Input Output Outcome : Dana : Dewan Pendidikan dan Kebudayaan yang dibina : Dewan Pendidikan dan Kebudayaan yang operasional : Dana : Layanan internet terkoneksi dengan lancar : Terlaksananya revitalisasi jaringan internet keg keg Perencanaa n Perencanaa n Rencana Strategis (RENSTRA) Dinas Pendidikan Kab. Lahat (Revisi)
85 Rencana Program, Kegiatan, Indikator Kinerja, Kelompok Sasaran, dan Pendanaan Indikatif Rutin No. URAIAN vol. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran RENCANA ANGGARAN PER TAHUN ANGGARAN Penyediaan Jasa Surat Menyurat 2 bln Biaya Langganan Telepon 2 bln Penyediaan Jasa Peralatan dan Perlengkapan Kantor 2 bln Penyediaan Jasa Perlengkapan Kantor 2 bln Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor 2 bln Penyediaan Alat Tulis Kantor 2 bln Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan 2 bln Penyediaan Komponen Instalasi Listrik / Penerangan Bangunan Kantor 2 bln Penyediaan Peralatan Rumah Tangga 2 bln Penyediaan Bahan Bacaan dan Peraturan Perundangan keg Penyediaan Makanan dan Minuman Pegawai 2 bln Rapatrapat Koordinasi dan Konsultasi ke Luar Daerah 2 bln Rapatrapat Koordinasi dan Konsultasi Dalam Daerah Disdik Kab. Lahat 2 bln Penyediaan Jasa Non PNS Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur Pembangunan/Rehab Gedung Kantor keg Pengadaan Meubeler (Kantor. SD, SMP dan SMA) paket Pengadaan kendaraan Dinas/Operasional Pengadaan Perlengkapan Gedung Kantor Keg Pemeliharaan rutin / berkala kendaraan dinas / operasional 2 Bulan Pemeliharaan rutin / berkala perlengkapan gedung kantor 2 Bulan Rencana Strategis (RENSTRA) Dinas Pendidikan Kab. Lahat (Revisi)
86 Pemeliharaan rutin / berkala peralatan gedung kantor 3. Program peningkatan disiplin aparatur 2 Bulan Pengadaan mesin/kartu absensi keg Pengadaan Pakaian Dinas beserta perlengkapannya Keg Pengadaan Pakaian khusus harihari tertentu / olah raga Keg Pengadaan pakaian kerja lapangan / satpam / PSR eselon Keg Program fasilitasi pindah/purna tugas PNS Pemindahan tugas PNS keg , Program peningkatan kapasitas sumber daya aparatur Kebudayaan dan Pelatihan Formal Keg Sosialisasi peraturan perudangundangan Keg Bimbingan Teknis implementasi peraturan perundang undangan Keg Workshop / seminar Keg Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan Penyusunan Pelaporan Keuangan Semesteran Keg Penyusunan Pelaporan Prognosis realisasi Anggaran Keg Rencana Strategis (RENSTRA) Dinas Pendidikan Kab. Lahat (Revisi)
87 BAB VI INDIKATOR KINERJA DINAS DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN LAHAT YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN SASARAN RPJMD Indikator kinerja merupakan alat untuk mengukur tingkat keberhasilan dalam mencapai tujuan dan sasaran SKPD.Indikator kinerja menggambarkan tentang keberhasilan program kegiatan dan sasaran sesuai dengan yang direncanakan. Indikator kinerja digunakan dalam menyusun laporan pertangungjawaban dan merupakan komponen yang sangat krusial pada saat merencanakan kinerja. Dengan adanya indikator kinerja pada tahap perencanaan maka targettarget yang ingin dicapai setelah pelaksanaan rencana akan tergambar secara jelas dan terukur. Penetapan indikator kinerja pada saat merencanakan kinerja akan lebih meningkatkan kualitas perencanaan dengan menghindari penetapanpenetapan sasaran yang sulit untuk diukur dan dibuktikan secara objektif keberhasilannya. Sesuai dengan komponen perencanaan strategis dalam RPJMD Kabupaten Lahat Tahun telah ditetapkan indicator kinerja yang dibebankan kepada Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat yang terdiri dari 63 (enam puluh tiga) indikator yakni :. APK Anak Usia Dini 2. Persentase Angka Melek Huruf 3. Persentase Buta Aksara > 5 Tahun 4. Persentase Angka Partisipasi Kasar (APK) SD/MI/Paket A 5. Persentase Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP/MTs/Paket B 6. Persentase Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/SMK/MA/Paket C 7. Persentase Angka Partisipasi Murni (APM) SD/MI/Paket A 8. Persentase Angka Partisipasi Murni (APM) SMP/MTs/Paket B 9. Persentase Angka Partisipasi Murni (APM) SMA/SMK/MA/Paket C 0. Persentase Angka Putus Sekolah (APS) SD/MI Rencana Strategis (RENSTRA) Dinas Pendidikan Kab. Lahat (Revisi)
88 . Persentase Angka Putus Sekolah (APS) SMP/MTs 2. Persentase Angka Putus Sekolah (APS) SMA/SMK/MA 3. Persentase Angka Partisipasi Sekolah (APS) SD/MI 4. Persentase Angka Partisipasi Sekolah (APS) SMP/MTs 5. Persentase Angka Partisipasi Sekolah (APS) SMA/SMK/MA 6. Persentase Angka Melanjutkan (AM) SD/MI ke SMP/MTs 7. Persentase Angka Melanjutkan (AM) SMP/MTs ke SMA/SMK/MA 8. Angka Ratarata lama sekolah (tahun) 9. Jumlah Lembaga Paket A 20. Jumlah Lembaga Paket B 2. Jumlah Lembaga Paket C 22. Persentase Penerima Kebudayaan Gratis Bagi Siswa Kurang Mampu pada Sekolah Lanjutan Tingkat Atas 23. Jumlah Sekolah PAUD 24. Jumlah Sekolah TK 25. Jumlah Sekolah RA 26. Jumlah Sekolah SD 27. Jumlah Sekolah MI 28. Jumlah Sekolah SMP 29. Jumlah Sekolah MTs 30. Jumlah Sekolah SMA 3. Jumlah Sekolah MA 32. Jumlah Sekolah SMK 33. Jumlah Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) 34. Jumlah Ruang Kelas SD 35. Jumlah Ruang Kelas SMP 36. Jumlah Ruang Kelas SMA 37. Jumlah Ruang Kelas SMK 38. Rasio Ruang Kelas dengan Siswa SD 39. Rasio Ruang Kelas dengan Siswa SMP 40. Rasio Ruang Kelas dengan Siswa SMA 4. Rasio Ruang Kelas dengan Siswa SMK 42. Persentase SD memiliki Laboratorium IPA dan Komputer 43. Persentase SMP memiliki Laboratorium Bahasa, IPA dan Komputer 44. Persentase SMA/SMK memiliki Laboratorium Rencana Strategis (RENSTRA) Dinas Pendidikan Kab. Lahat (Revisi)
89 45. Persentase SD memiliki perpustakaan 46. Persentase SMP memiliki perpustakaan 47. Persentase SMA/SMK memiliki Perpustakaan 48. Persentase Guru Mengikuti Peningkatan Kompetensi Dan Profesionalisme 49. Ratarata Ujian Nasional SD/MI/Paket A 50. Ratarata Ujian Nasional SMP/MTs/Paket B 5. Ratarata Ujian Nasional SMA/SMK/MA/Paket C 52. Persentase Angka Kelulusan SD/MI/Paket A 53. Persentase Angka Kelulusan SMP/MTs/Paket B 54. Persentase Angka Kelulusan SMA/SMK/MA/Paket C 55. Persentase guru berkualifikasi S/D4 SD 56. Persentase guru berkualifikasi S/D4 SMP 57. Persentase guru berkualifikasi S/D4 SMA/SMK 58. Persentase guru bersertifikat pendidik SD 59. Persentase guru bersertifikat pendidik SMP 60. Persentase guru bersertifikat pendidik SMA/SMK 6. Persentase Sekolah yang memiliki fasilitas Internet 62. Jumlah Layanan Informasi 63. Persentase SMA/SMK Yang Mempunyai Website Untuk lebih detil mengenai indikator kinerja yang telah disebutkan diatas, dapat dilihat pada tabel 7 berikut. Secara rinci Indikator kinerja Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat Tahun yang mengacu pada tujuan dan sasaran RPJMD Kabupaten Lahat sebagaimana tersebut pada tabel 6.. Rencana Strategis (RENSTRA) Dinas Pendidikan Kab. Lahat (Revisi)
90 Indikator Kinerja SKPD yang Mengacu pada Tujuan dan Sasaran RPJMD No Uraian Indikator Kinerja Meningkatkan mutu Kebudayaan Masyarakat Dinas Kebudayaan KabupatenLahat Kondisi Kinerja pada awal periode RPJMD Realisasi Tahun 203 Target Capaian Setiap Tahun Kondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD Angka Partisipasi Kasar (APK) SD/MI/Paket A 00,54 00,33 00,2 00,59 00,39 00,00 00,00 2 Angka Partisipasi Murni (APM) SD/MI/Paket A 3 Angka Putus Sekolah (APS) SD/MI/Paket A 4 Angka Kelulusan (AL) SD/MI/Paket A 5 Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP/MTs/Paket B 6 Angka Partisipasi Murni (APM) SMP/MTs/Paket B 7 Angka Putus Sekolah (APS) SMP/MTs/Paket B 8 Angka Keluilusan (AL) SMP/MTs/Paket B 9 Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/MA/SMK Paket C 0 Angka Partisipasi Murni (APM) SMA/MA/SMK/Paket C Angka Putus Sekolah (APS) SMA/MA/Paket C 2 Angka Kelulusan (AL) SMA/MA/SMK/Paket C 3 Angka Melek Huruf Latin 90,80 90,63 92,09 92,24 96,77 97,20 97,20 0,20 0,7 0,0 0,08 0,05 0,03 0, ,27 97,39 97,83 98,26 98,70 99,3 99,50 63,20 63,67 64,68 65,85 67,63 69,05 70,00,25 0,90 0,80 0,60 0,50 0,40 0,20 99,93 99, ,0 63,00 93,6 98,93 99,47 99,74 00,00 00,00 63,7 64,7 66,49 68,78 7,05 7,05,00 0,59 0,32 0,6 0,0 0,03 0,00 99, ,89 98,89 98,96 99,0 99,07 99,2 99,40 2 Meningkatkan jumlah guru yang memenuhi kualifikasi S. / D.IV 3 Meningkatkan kualitas Olah Raga 4 Guru yang memenuhi 73,20 77,60 8,08 90,57 99,63 00,00 00,00 kualifikasi S. / D. IV 5 Tingkat Pelayanan Manajemen Kebudayaan Angka Prestasi Atlet POPDA 60,00 62,00 64,50 65,00 65,00 65,50 65,50 Rencana Strategis (RENSTRA) Dinas Pendidikan Kab. Lahat (Revisi)
91 BAB VII PENUTUP Renstra Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat Tahun merupakan dokumen perencanaan jangka menengah sebagai pedoman dalam penyusunan Rencana Tahunan atau rencana kerja Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat. Pencapaian visi Terselenggaranya Layanan Prima Kebudayaan untuk Membentuk Insan yang Cerdas 208 guna menuju Visi Lahat Cerdas Tahun 2025 tidak akan tercapai tanpa dukungan seluruh aparatur Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat. Keberhasilan dalam pelaksanaan Renstra sangat ditentukan oleh kinerja dari seluruh staf dalam melaksanakan tugas pokok, fungsi dan peran masingmasing secara optimal. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan petunjuk bagi seluruh lapisan masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Lahat dalam melaksanakan pembangunan daerah di Kabupaten Lahat. Rencana Strategis (RENSTRA) Dinas Pendidikan Kab. Lahat (Revisi)
92 KATA PENGANTAR Penyusunan Rencana Strategis (RENSTRA) yang telah dilakukan revisi ini guna peningkatan kinerja Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat periode Tahun Keberhasilan pelaksanaannya sangat tergantung pada kemampuan melakukan kerjasama dan koordinasi dengan berbagai pihak terkait (stakeholders) terutama keikutsertaan masyarakat secara aktif didalamnya. Renstra yang telah direvisi ini tentu masih banyak kelemahan / kekurangan, sehingga masih memerlukan koreksi dan masukan dari semua pihak. Oleh karena itu, maka didalam penyusunan perencanaan pembangunan ke depan diperlukan dukungan dan masukan dari semua pihak, baik internal maupun eksternal, untuk lebih menyempurnakan penyusunannya, baik substansi maupun sistematikanya. Lahat, Pebruari 205 Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Lahat Drs. Sutoko, M.Si Pembina Tk I NIP Rencana Strategis (RENSTRA) Dinas Pendidikan Kab. Lahat (Revisi)
ALTERNATIF STRUKTUR, TUGAS, DAN FUNGSI DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI
ALTERNATIF STRUKTUR, TUGAS, DAN FUNGSI DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI ALTERNATIF STRUKTUR ORGANISASI DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI TIPE A KEPALA DINAS SEKRETARIAT SUBBAGIAN SUBBAGIAN
SALINAN. Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 114, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5887);
SALINAN BUPATI BULUNGAN PROPINSI KALIMANTAN UTARA PERATURAN BUPATI BULUNGAN NOMOR 36 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, RINCIAN TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang
SALINAN LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 47 TAHUN 2016 TENTANG PEDOMAN ORGANISASI PERANGKAT DAERAH BIDANG PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN A. Latar Belakang BAB I
BUPATI PURBALINGGA PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI PURBALINGGA NOMOR 78 TAHUN 2016
SALINAN Menimbang BUPATI PURBALINGGA PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI PURBALINGGA NOMOR 78 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS PENDIDIKAN DAN
BUPATI BURU PROVINSI MALUKU PERATURAN BUPATI BURU NOMOR 68 TAHUN 2016 TENTANG
BUPATI BURU PROVINSI MALUKU PERATURAN BUPATI BURU NOMOR 68 TAHUN 2016 TENTANG PEMBENTUKAN SUSUNAN ORGANISASI DAN TATA KERJA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN BURU DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA
PERATURAN BUPATI MUSI RAWAS NOMOR 48 TAHUN 2016 TENTANG SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN MUSI RAWAS
PERATURAN BUPATI MUSI RAWAS NOMOR 48 TAHUN 2016 TENTANG SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN MUSI RAWAS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, BUPATI MUSI RAWAS, Mengingat : bahwa
LEMBARAN DAERAH KABUPATEN LEBAK NOMOR 7 TAHUN 2013 PERATURAN DAERAH KABUPATEN LEBAK NOMOR 7 TAHUN 2013 TENTANG
LEMBARAN DAERAH KABUPATEN LEBAK NOMOR 7 TAHUN 2013 PERATURAN DAERAH KABUPATEN LEBAK NOMOR 7 TAHUN 2013 TENTANG PEMBENTUKAN DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN LEBAK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA
BUPATI PULANG PISAU PROVINSI KALIMANTAN TENGAH PERATURAN BUPATI PULANG PISAU NOMOR 34 TAHUN 2016 TENTANG
SALINAN BUPATI PULANG PISAU PROVINSI KALIMANTAN TENGAH PERATURAN BUPATI PULANG PISAU NOMOR 34 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN
BUPATI KEBUMEN PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI KEBUMEN NOMOR 66 TAHUN 2016 TENTANG
SALINAN BUPATI KEBUMEN PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI KEBUMEN NOMOR 66 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI, SERTA TATA KERJA DINAS PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG
BUPATI BARITO UTARA PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
BUPATI BARITO UTARA PROVINSI KALIMANTAN TENGAH PERATURAN BUPATI BARITO UTARA NOMOR 12 TAHUN 2017 TENTANG TUGAS DAN URAIAN TUGAS JABATAN PADA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BARITO UTARA DENGAN RAHMAT TUHAN
BUPATI KAPUAS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH PERATURAN BUPATI KAPUAS NOMOR 42 TAHUN 2016 TENTANG
1 SALINAN BUPATI KAPUAS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH PERATURAN BUPATI KAPUAS NOMOR 42 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN KAPUAS
MEMUTUSKAN : : PERATURAN BUPATI TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS PENDIDIKAN. BAB I KETENTUAN UMUM
BUPATI BANJAR PROVINSI KALIMANTAN SELATAN PERATURAN BUPATI BANJAR NOMOR 55 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI,TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA
-1- GUBERNUR ACEH PERATURAN GUBERNUR ACEH NOMOR 106 TAHUN 2016 TENTANG
-1- GUBERNUR ACEH PERATURAN GUBERNUR ACEH NOMOR 106 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA DINAS PENDIDIKAN ACEH DENGAN RAHMAT ALLAH YANG MAHA KUASA GUBERNUR ACEH,
TUGAS DAN FUNGSI DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
LAMPIRAN IIa : PERATURAN GUBERNUR NUSA TENGGARA BARAT NOMOR TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS-DINAS DAERAH PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT TUGAS DAN
BUPATI KEPULAUAN MERANTI PROVINSI RIAU PERATURAN BUPATI KEPULAUAN MERANTI NOMOR 32 TAHUN 2016 TENTANG
\ BUPATI KEPULAUAN MERANTI PROVINSI RIAU PERATURAN BUPATI KEPULAUAN MERANTI NOMOR 32 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS POKOK DAN FUNGSI, SERTA TATA KERJA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH (RPJMD) SEKTOR PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH (RPJMD) SEKTOR PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN Visi dan Misi Rencana Strategis (RENSTRA) merupakan suatu proses yang berorientasi pada hasil yang ingin di capai selama
BUPATI LAHAT PROVINSI SUMATERA SELATAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN LAHAT NOMOR 04 TAHUN 2016 TENTANG
BUPATI LAHAT PROVINSI SUMATERA SELATAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN LAHAT NOMOR 04 TAHUN 2016 TENTANG PEMBENTUKAN DAN SUSUNAN PERANGKAT DAERAH KABUPATEN LAHAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI LAHAT,
BERITA DAERAH KABUPATEN GUNUNGKIDUL ( Berita Resmi Pemerintah Kabupaten Gunungkidul ) Nomor : 58 Tahun : 2016
BERITA DAERAH KABUPATEN GUNUNGKIDUL ( Berita Resmi Pemerintah Kabupaten Gunungkidul ) Nomor : 58 Tahun : 2016 PERATURAN BUPATI GUNUNGKIDUL NOMOR 58 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS,
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI KLATEN,
BUPATI KLATEN PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI KLATEN NOMOR 44 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN SUSUNAN ORGANISASI TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN KLATEN DENGAN RAHMAT TUHAN
WALIKOTA SINGKAWANG PROVINSI KALIMANTAN BARAT
WALIKOTA SINGKAWANG PROVINSI KALIMANTAN BARAT PERATURAN WALIKOTA SINGKAWANG NOMOR 56 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
BAB I PENDAHULUAN. 1. Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Perencanaan adalah suatu proses untuk menentukan tindakan masa depan yang tepat, melalui urutan pilihan, dengan memperhitungkan sumber daya yang tersedia. Perencanaan
BUPATI PURWOREJO PERATURAN BUPATI PURWOREJO NOMOR 83 TAHUN 2013 TENTANG
BUPATI PURWOREJO PERATURAN BUPATI PURWOREJO NOMOR 83 TAHUN 2013 TENTANG PENJABARAN TUGAS POKOK, FUNGSI DAN TATA KERJA DINAS PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, PEMUDA DAN OLAHRAGA KABUPATEN PURWOREJO DENGAN RAHMAT
Banyuwangi Tahun telah ditetapkan melalui surat. : 421/ 159/ /2014 tanggal 23 September Berdasarkan
KATA PENGANTAR Rencana Strategis (Renstra) Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi Tahun 2010-2015 telah ditetapkan melalui surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi Nomor : 421/ 159/429.101/2014
Bandar Lampung, Desember 2015 KEPALA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI LAMPUNG,
Rencana Strategis (Renstra) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung 2015-2019 ini disusun melalui beberapa tahapan dengan mengacu kepada visi RPJMD Provinsi Lampung tahun 2015-2019, yaitu Lampung
BUPATI PURWOREJO PERATURAN BUPATI PURWOREJO NOMOR : 30.E TAHUN 2008
BUPATI PURWOREJO PERATURAN BUPATI PURWOREJO NOMOR : 30.E TAHUN 2008 TENTANG PENJABARAN TUGAS POKOK, FUNGSI DAN TATA KERJA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN PURWOREJO BUPATI PURWOREJO, Menimbang
BAB II GAMBARAN PELAYANAN DINAS PENDIDIKAN KOTA PONTIANAK
BAB II GAMBARAN PELAYANAN DINAS PENDIDIKAN KOTA PONTIANAK 2.1. Tugas Pokok, Fungsi dan Struktur Organisasi SKPD Dinas Pendidikan Kota Pontianak merupakan unsur pelaksana bidang pendidikan dipimpin oleh
DAFTAR ISI. Halaman Judul Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan
DAFTAR ISI Halaman Judul Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN 1 A. LATAR BELAKANG 1 B. LANDASAN HUKUM 4 C. MAKSUD DAN TUJUAN 6 D. SISTEMATIKA PENULISAN 6 BAB II GAMBARAN
DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN PERIZINAN TERPADU KABUPATEN BOYOLALI
KATA PENGANTAR Puji syukur kami sampaikan kehadirat Allah S.W.T yang telah melimpahkan berkah dan rahmat-nya sehingga kami dapat menyelesaikan penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Dinas Penanaman Modal
BUPATI MADIUN SALINAN PERATURAN BUPATI MADIUN NOMOR 28 TAHUN 2008 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS PENDIDIKAN BUPATI MADIUN,
BUPATI MADIUN SALINAN PERATURAN BUPATI MADIUN NOMOR 28 TAHUN 2008 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS PENDIDIKAN BUPATI MADIUN, Menimbang : a. bahwa dalam rangka pelaksanaan ketentuan Pasal 71 Peraturan
PEMERINTAH KOTA TANGERANG
RINGKASAN RENSTRA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KOTA TANGERANG PERIODE TAHUN 2014-2018 Penyusunan Rencana Strategis Dinas Pendidikan dan Kebudayaan periode 2014-2019 merupakan amanat perundang-undangan
BUPATI BANJAR PROVINSI KALIMANTAN SELATAN PERATURAN BUPATI BANJAR NOMOR 66 TAHUN 2016 TENTANG
BUPATI BANJAR PROVINSI KALIMANTAN SELATAN PERATURAN BUPATI BANJAR NOMOR 66 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS PERHUBUNGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG
BERITA DAERAH KABUPATEN BEKASI
BERITA DAERAH KABUPATEN BEKASI NOMOR : 2009 PERATURAN BUPATI BEKASI NOMOR : 22 TAHUN 2009 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA DINAS PENDIDIKAN BUPATI BEKASI Menimbang : a. bahwa dengan telah diundangkannya
WALIKOTA YOGYAKARTA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
WALIKOTA YOGYAKARTA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN WALIKOTA YOGYAKARTA NOMOR 78 TAHUN 2016 TENTANG SUSUNAN ORGANISASI, KEDUDUKAN, TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA DINAS PENDIDIKAN KOTA YOGYAKARTA DENGAN
INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU) & INDIKATOR KINERJA INDIVIDU (IKI)
INDIKATOR (IKU) & INDIKATOR KINERJA INDIVIDU (IKI) PEMERINTAH KABUPATEN NGAWI DINAS PENDIDIKAN Jalan Ahmad Yani No. 05 Ngawi Kode Pos : 63202, Tromol Pos 09 Tlp. (0351) 79198 Fax. (0351) 79078 Email :
BUPATI MALANG PROVINSI JAWA TIMUR
BUPATI MALANG PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN BUPATI MALANG NOMOR 48 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI, SERTA TATA KERJA DINAS PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
IMPLEMENTASI KEWENANGAN PENGELOLAAN DATA PENDIDIKAN KELOMPOK IV
IMPLEMENTASI KEWENANGAN PENGELOLAAN DATA PENDIDIKAN KELOMPOK IV Dasar Hukum Undang-Undang No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah PP No. 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah Perpres No. 14 Tahun
BAB III AKUNTABILITAS KINERJA
BAB III AKUNTABILITAS KINERJA Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) Dinas Pendidikan Kota Probolinggo Tahun 2016 ini disusun untuk mengukur tingkat keberhasilan atau kegagalan dalam
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Berdasarkan UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, serta Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional telah mengamanatkan
GUBERNUR BALI GUBERNUR BALI,
GUBERNUR BALI PERATURAN GUBERNUR BALI NOMOR 80 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI, SERTA TATA KERJA DINAS KEBUDAYAAN PROVINSI BALI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR
BUPATI CILACAP TENTANG KABUPATEN CILACAP BUPATI CILACAP,
BUPATI CILACAP PERATURAN BUPATI CILACAP NOMOR 39 TAHUN 2011 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI SERTA URAIAN TUGAS DINAS DAERAH KABUPATEN CILACAP DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI CILACAP, Menimbang
BUPATI CIAMIS PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN BUPATI CIAMIS NOMOR 52 TAHUN 2016 TENTANG
BUPATI CIAMIS PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN BUPATI CIAMIS NOMOR 52 TAHUN 2016 TENTANG TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA UNSUR ORGANISASI DINAS KEBUDAYAAN, KEPEMUDAAN DAN OLAHRAGA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA
Rencana Strategis Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar Periode
Rencana Strategis Dinas upaten Periode 2016-2021 1 KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT karena dengan berkat, rahmat, dan karunianya, sehingga kami dapat menyelesaikan penyusunan
BUPATI LOMBOK BARAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI LOMBOK BARAT,
BUPATI LOMBOK BARAT PERATURAN BUPATI LOMBOK BARAT NOMOR 22 TAHUN 2011 TENTANG RINCIAN TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN LOMBOK BARAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
BAB I PENDAHULUAN. Disdikbud ProvKaltara 1
BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Rencana Strategis Perangkat Daerah (Renstra Dinas Pendidikan dan Kebudayaan) adalah merupakan dokumen perencanaan yang memiliki tujuan dan fungsi untuk mengarahkan
Bab I Pendahuluan A. LATAR BELAKANG
Bab I Pendahuluan A. LATAR BELAKANG Penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan yang tepat, jelas, terukur dan akuntabel merupakan sebuah keharusan yang perlu dilaksanakan dalam usaha mewujudkan
- 1 - BUPATI BANYUWANGI
- 1 - BUPATI BANYUWANGI PERATURAN BUPATI BANYUWANGI NOMOR 41 TAHUN 2011 TENTANG RINCIAN TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BANYUWANGI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BANYUWANGI,
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Timur KATA PENGANTAR
KATA PENGANTAR Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat dan perkenan-nya maka Rencana Strategis (Renstra) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Timur Tahun
WALIKOTA PEKANBARU PROVINSI RIAU
WALIKOTA PEKANBARU PROVINSI RIAU PERATURAN WALIKOTA PEKANBARU NOMOR 104 TAHUN 2016 T E N T A N G KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL
PERATURAN BUPATI PANDEGLANG NOMOR 40 TAHUN 2016 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI PANDEGLANG,
PROVINSI BANTEN PERATURAN BUPATI PANDEGLANG NOMOR 40 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, RINCIAN TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG
-1- GUBERNUR ACEH PERATURAN GUBERNUR ACEH NOMOR 123 TAHUN 2016 TENTANG
-1- GUBERNUR ACEH PERATURAN GUBERNUR ACEH NOMOR 123 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA ACEH DENGAN RAHMAT ALLAH YANG MAHA KUASA
BUPATI SUKAMARA PERATURAN BUPATI SUKAMARA NOMOR 15 TAHUN 2008 TENTANG
BUPATI SUKAMARA PERATURAN BUPATI SUKAMARA NOMOR 15 TAHUN 2008 TENTANG RINCIAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS PENDIDIKAN, PEMUDA DAN OLAH RAGA KABUPATEN SUKAMARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI SUKAMARA
BUPATI GRESIK PROVINSI JAWA TIMUR
p BUPATI GRESIK PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN BUPATI GRESIK NOMOR 46 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN GRESIK DENGAN RAHMAT TUHAN
BERITA DAERAH KABUPATEN GUNUNGKIDUL
BERITA DAERAH KABUPATEN GUNUNGKIDUL ( Berita Resmi Pemerintah Kabupaten Gunungkidul ) Nomor : 13 Tahun : 2011 Seri : D PERATURAN BUPATI GUNUNGKIDUL NOMOR 68 TAHUN 2011 TENTANG URAIAN TUGAS DINAS KEBUDAYAAN
PEMERINTAH KABUPATEN MUARO JAMBI
PEMERINTAH KABUPATEN MUARO JAMBI PERATURAN DAERAH KABUPATEN MUARO JAMBI NOMOR 16 TAHUN 2003 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN MUARO JAMBI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI
BUPATI KOTAWARINGIN BARAT PERATURAN BUPATI KOTAWARINGIN BARAT NOMOR 14 TAHUN 2009 T E N T A N G
BUPATI KOTAWARINGIN BARAT PERATURAN BUPATI KOTAWARINGIN BARAT NOMOR 14 TAHUN 2009 T E N T A N G TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG
Bab I Pendahuluan A. LATAR BELAKANG
Bab I Pendahuluan A. LATAR BELAKANG Penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan yang tepat, jelas, terukur dan akuntabel merupakan sebuah keharusan yang perlu dilaksanakan dalam usaha mewujudkan
GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH
GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH PERATURAN GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH NOMOR 31 TAHUN 2008 T E N T A N G TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA PROVINSI KALIMANTAN TENGAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG
RENCANA STRATEGIS DINAS PENDIDIKAN PROVINSI DKI JAKARTA
RENCANA STRATEGIS DINAS PENDIDIKAN PROVINSI DKI JAKARTA 2013-2017 DINAS PENDIDIKAN PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA Jalan Jend.Gatot Subroto Kav. 40 41 Jakarta Selatan 2013 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1
RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) DINAS PENDIDIKAN PERIODE
RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) DINAS PENDIDIKAN PERIODE 2013-2018 PEMERINTAH KABUPATEN BOGOR Jalan Nyaman Nomor 01 Kelurahan Tengah Kecamatan Cibinong Tahun 2014 RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) DINAS PENDIDIKAN
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BANYUWANGI,
BUPATI BANYUWANGI PROVINSI JAWA TIMUR SALINAN PERATURAN BUPATI BANYUWANGI NOMOR 4 TAHUN 2018 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BANYUWANGI
1.2 Maksud dan Tujuan 1.3 Kelembagaan Struktur Organisasi
BAB I PENDAHULUAN Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga dibentuk berdasarkan Peraturan Kabupaten Sumbawa Barat (Dikbudpora KSB) dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Sumbawa Barat Nomor
BUPATI KULON PROGO DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN BUPATI KULON PROGO NOMOR 52 TAHUN 2016 TENTANG
SALINAN BUPATI KULON PROGO DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN BUPATI KULON PROGO NOMOR 52 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, FUNGSI DAN TUGAS SERTA TATA KERJA PADA DINAS PENDIDIKAN PEMUDA
KEPUTUSAN KEPALA BAPPEDA KABUPATEN BLORA NOMOR /2033 TAHUN 2011
KEPUTUSAN KEPALA BAPPEDA KABUPATEN BLORA NOMOR 050.07/2033 TAHUN 2011 TENTANG RENCANA STRATEGIS SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BLORA TAHUN 2010-2015 Bappeda
KATA PENGANTAR. Soreang, Desember 2011 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANDUNG Kepala,
KATA PENGANTAR BAPPEDA Kabupaten sebagai salah satu Lembaga Teknis Daerah di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten memiliki kewajiban untuk menyusun Rencana Strategis Bapeda Kabupaten Tahun 2010 2015 sebagai
LKIP (LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH THN 2016)
LKIP (LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH THN ) D I NAS P E NDIDIKAN PEMUDA D A N OLAHRAGA KOTA BIMA 1 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah KATA PENGANTAR Syukur Alhamdulillah, Laporan Kinerja Instansi
BUPATI BLORA PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI BLORA NOMOR 55 TAHUN 2016 TENTANG
BUPATI BLORA PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI BLORA NOMOR 55 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS KEPEMUDAAN, OLAHRAGA, KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA
WALIKOTA YOGYAKARTA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
WALIKOTA YOGYAKARTA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN WALIKOTA YOGYAKARTA NOMOR 61 TAHUN 2016 TENTANG SUSUNAN ORGANISASI, KEDUDUKAN, TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA DINAS KEBUDAYAAN KOTA YOGYAKARTA DENGAN
BUPATI BANYUMAS PERATURAN BUPATI BANYUMAS NOMOR 13 TAHUN 2010 TENTANG PENJABARAN TUGAS DAN FUNGSI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BANYUMAS
BUPATI BANYUMAS PERATURAN BUPATI BANYUMAS NOMOR 13 TAHUN 2010 TENTANG PENJABARAN TUGAS DAN FUNGSI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BANYUMAS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, BUPATI BANYUMAS, Menimbang : bahwa
Renstra 2014 H a l a m a n 1 BAB I PENDAHULUAN
BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Pembangunan daerah merupakan satu kesatuan dengan pembangunan nasional, yang pelaksanaannya tetap dan senantiasa memperhatikan kondisi, potensi dan sumber daya daerah
WALIKOTA TANGERANG SELATAN
WALIKOTA TANGERANG SELATAN PROVINSI BANTEN PERATURAN WALIKOTA TANGERANG SELATAN NOMOR 6 TAHUN 2015 TENTANG PEMBENTUKAN DAN SUSUNAN ORGANISASI UNIT PELAKSANA TEKNIS PADA DINAS PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN
BUPATI WONOSOBO PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI WONOSOBO NOMOR 46 TAHUN 2014 TENTANG
SALINAN BUPATI WONOSOBO PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI WONOSOBO NOMOR 46 TAHUN 2014 TENTANG TUGAS POKOK, FUNGSI, RINCIAN TUGAS DAN TATA KERJA DINAS PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, PEMUDA DAN OLAH RAGA KABUPATEN
PERATURAN BUPATI SRAGEN NOMOR 103 TAHUN 2016 TENTANG TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN SRAGEN
SALINAN PERATURAN BUPATI SRAGEN NOMOR 103 TAHUN 2016 TENTANG TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN SRAGEN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI SRAGEN, Menimbang
GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH
GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH PERATURAN GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH NOMOR 21 TAHUN 2008 T E N T A N G TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA PROVINSI KALIMANTAN TENGAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA
BERITA DAERAH KOTA BOGOR TAHUN 2008 NOMOR 10 SERI D PERATURAN WALIKOTA BOGOR NOMOR 32 TAHUN 2008
BERITA DAERAH KOTA BOGOR TAHUN 2008 NOMOR 10 SERI D PERATURAN WALIKOTA BOGOR NOMOR 32 TAHUN 2008 TENTANG TUGAS POKOK, FUNGSI, TATA KERJA DAN URAIAN TUGAS JABATAN STRUKTURAL DI LINGKUNGAN DINAS PENDIDIKAN,
BAB VI INDIKATOR KINERJA SKPD YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN SASARAN RPJMD
BAB VI INDIKATOR KINERJA SKPD YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN SASARAN RPJMD Indikator Kinerja Dinas Pendidikan Kota Pontianak yang mendukung visi, misi, tujuan dan sasaran Rencana Pembangunan Jangka Menengah
BUPATI BLITAR PERATURAN BUPATI BLITAR NOMOR 36 TAHUN 2011 TENTANG PENJABARAN TUGAS DAN FUNGSI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BLITAR BUPATI BLITAR,
BUPATI BLITAR PERATURAN BUPATI BLITAR NOMOR 36 TAHUN 2011 TENTANG PENJABARAN TUGAS DAN FUNGSI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BLITAR BUPATI BLITAR, Menimbang : a. bahwa untuk pelaksanaan lebih lanjut Peraturan
WALIKOTA PROBOLINGGO PROVINSI JAWA TIMUR
WALIKOTA PROBOLINGGO PROVINSI JAWA TIMUR SALINAN PERATURAN WALIKOTA PROBOLINGGO NOMOR 86 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, URAIAN TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS PENDIDIKAN, PEMUDA
RENCANA STRATEGIS DINAS PENDIDIKAN TAHUN
RENCANA STRATEGIS DINAS PENDIDIKAN TAHUN 2016 2021 DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN KENDAL TAHUN 2016 Rencana Strategis Dinas Kab. Kendal Tahun 2016-2021 KATA PENGANTAR Rencana Strategis Dinas Kabupaten Kendal
BUPATI JEPARA PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI JEPARA NOMOR 51 TAHUN 2016 TENTANG
SALINAN BUPATI JEPARA PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI JEPARA NOMOR 51 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS PERUMAHAN RAKYAT DAN KAWASAN PERMUKIMAN
PERATURAN BUPATI TOLITOLI NOMOR 15 TAHUN
SALINAN BUPATI TOLITOLI PERATURAN BUPATI TOLITOLI NOMOR 15 TAHUN 2015 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN TOLITOLI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI TOLITOLI,
PEMERINTAH KABUPATEN LAMONGAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN LAMONGAN NOMOR 08 TAHUN 2008 TENTANG
SALINAN PEMERINTAH KABUPATEN LAMONGAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN LAMONGAN NOMOR 08 TAHUN 2008 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KECAMATAN DAN KELURAHAN KABUPATEN LAMONGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA
PERATURAN BUPATI ACEH TIMUR NOMOR 30 TAHUN 2013 TENTANG
PERATURAN BUPATI ACEH TIMUR NOMOR 30 TAHUN 2013 TENTANG RINCIAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI PEMANGKU JABATAN STRUKTURAL PADA DINAS KEBUDAYAAN, PARIWISATA, PEMUDA DAN OLAHRAGA KABUPATEN ACEH TIMUR ATAS RAHMAT
BAB II GAMBARAN PELAYANAN SKPD
BAB II GAMBARAN PELAYANAN SKPD 2.1. Kedudukan, Tugas Pokok dan Fungsi Sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2008 tentang Pembentukan Organisasi Kabupaten Barru, pendidikan adalah unsur pelaksana
PEMERINTAH KOTA TANJUNGPINANG PERATURAN DAERAH KOTA TANJUNGPINANG NOMOR TAHUN 2009
PEMERINTAH KOTA TANJUNGPINANG PERATURAN DAERAH KOTA TANJUNGPINANG NOMOR TAHUN 2009 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KECAMATAN DAN KELURAHAN KOTA TANJUNGPINANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA
PERATURAN BUPATI SUBANG NOMOR : TAHUN 2008 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS KEBUDAYAAN, PARIWISATA, PEMUDA DAN OLAH RAGA KABUPATEN SUBANG
PERATURAN BUPATI SUBANG NOMOR : TAHUN 2008 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS KEBUDAYAAN, PARIWISATA, PEMUDA DAN OLAH RAGA KABUPATEN SUBANG BUPATI SUBANG, Menimbang : a. bahwa Dinas Kebudayaan, Pariwisata,
PERATURAN DAERAH KABUPATEN SUMBAWA NOMOR 11 TAHUN 2005 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KECAMATAN DAN KELURAHAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
PERATURAN DAERAH KABUPATEN SUMBAWA NOMOR 11 TAHUN 2005 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KECAMATAN DAN KELURAHAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI SUMBAWA, Menimbang : a. bahwa proses penataan perangkat
RENCANA STRATEGIS (renstra) DINAS PENDIDIKAN, PEMUDA DAN OLAHRAGA
RENCANA STRATEGIS (renstra) DINAS PENDIDIKAN, PEMUDA DAN OLAHRAGA KABUPATEN KEPULAUAN ANAMBAS PERIODE 2016-2021 KATA PENGANTAR Segala puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas berkat
GUBERNUR JAWA TENGAH
GUBERNUR JAWA TENGAH PERATURAN GUBERNUR JAWA TENGAH NOMOR 67 TAHUN 2008 TENTANG PENJABARAN TUGAS POKOK, FUNGSI DAN TATA KERJA DINAS KOPERASI DAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH PROVINSI JAWA TENGAH DENGAN
BAB II GAMBARAN PELAYANAN KANTOR LINGKUNGAN HIDUP KOTA MADIUN
BAB II GAMBARAN PELAYANAN KANTOR LINGKUNGAN HIDUP KOTA MADIUN II.1. TUGAS, FUNGSI DAN STRUKTUR ORGANISASI KANTOR LINGKUNGAN HIDUP DASAR HUKUM PEMBENTUKAN KANTOR LINGKUNGAN HIDUP Kantor Lingkungan Hidup
BUPATI PURWOREJO PERATURAN BUPATI PURWOREJO. NOMOR : 30,z TAHUN 2008 TENTANG
BUPATI PURWOREJO PERATURAN BUPATI PURWOREJO NOMOR : 30,z TAHUN 2008 TENTANG PENJABARAN TUGAS POKOK, FUNGSI DAN TATA KERJA KECAMATAN Dl LINGKUNGAN KABUPATEN PURWOREJO BUPATI PURWOREJO, Menimbang : bahwa
BUPATI MAGETAN PERATURAN BUPATI MAGETAN NOMOR 58 TAHUN 2008 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN MAGETAN BUPATI MAGETAN,
BUPATI MAGETAN PERATURAN BUPATI MAGETAN NOMOR 58 TAHUN 2008 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN MAGETAN BUPATI MAGETAN, Menimbang : a. bahwa dalam rangka melaksanakan ketentuan Pasal
LEMBARAN DAERAH KABUPATEN LEBAK NOMOR 5 TAHUN 2013 PERATURAN DAERAH KABUPATEN LEBAK NOMOR 5 TAHUN 2013 TENTANG
LEMBARAN DAERAH KABUPATEN LEBAK NOMOR 5 TAHUN 2013 PERATURAN DAERAH KABUPATEN LEBAK NOMOR 5 TAHUN 2013 TENTANG PEMBENTUKAN BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PEMERINTAHAN DESA KABUPATEN LEBAK DENGAN RAHMAT
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI LANDAK,
PERATURAN BUPATI LANDAK NOMOR 26 TAHUN 2008 TENTANG TUGAS POKOK, FUNGSI, STRUKTUR ORGANISASI DAN TATA KERJA BADAN KEPEGAWAIAN, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KABUPATEN LANDAK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG
BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Rencana Strategis Satuan Kerja Bagian Umum dan Protokol Setda Kota Semarang Tahun 2010-2015 adalah Dokumen Perencanaan yang substansinya memuat visi, misi dan arah kebijakan
GUBERNUR JAMBI PERATURAN GUBERNUR JAMBI NOMOR 30 TAHUN 2008 TENTANG URAIAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS DAERAH PROVINSI JAMBI
GUBERNUR JAMBI PERATURAN GUBERNUR JAMBI NOMOR 30 TAHUN 2008 TENTANG URAIAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS DAERAH PROVINSI JAMBI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR JAMBI Menimbang : 1. bahwa dengan
BUPATI BLORA PERATURAN BUPATI BLORA NOMOR 14 TAHUN 2015 TENTANG PENILAIAN KINERJA KEPALA SEKOLAH DI KABUPATEN BLORA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
BUPATI BLORA PERATURAN BUPATI BLORA NOMOR 14 TAHUN 2015 TENTANG PENILAIAN KINERJA KEPALA SEKOLAH DI KABUPATEN BLORA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BLORA, Menimbang : a. bahwa dalam rangka meningkatkan
