Algoritma Evolusi Genetic Programming (GP) Dan Evolutionary Programming (EP)
|
|
|
- Shinta Farida Sugiarto
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 Algoritma Evolusi Genetic Programming (GP) Dan Evolutionary Programming (EP) Imam Cholissodin
2 Pokok Bahasan 1. Genetic Programming (GP) 2. Siklus Genetic Programming 3. Evolutionary Programming (EP) 4. Studi Kasus 1: Pohon Keputusan 5. Tugas
3 Genetic Programming GP merupakan satu metode untuk secara sistematis mengevolusi program komputer. Ide dasarnya adalah bagaimana komputer dapat secara otomatis menghasilkan program komputer berdasarkan sebuah permasalahan yang diberikan. Perbedaan dengan solusi GAs yang berupa nilai numeris berdasarkan fungsi obyektif yang digunakan, GP menghasilkan rangkaian program komputer yang bisa direpresentasikan dalam bentuk struktur pohon (tree). GP telah diaplikasikan dalam berbagai bidang, misalnya untuk mendesain analog circuit pada skala industry secara otomatis (Koza et al. 2004), mendesain quantum computing circuits (Spector 2004), dan membantu manajer untuk mendesain organisasi yang optimal pada sebuah proyek (Khosraviani, Levitt & Koza 2004).
4 Genetic Programming GP juga cukup efektif dikombinasikan/dihibridisasi dengan algoritma lain seperti ant colony optimization untuk memperbaiki desain geometris pada reflector light-emitting diode (LED). Perbaikan ini akan berpengaruh secara signifikan terhadap intensitas cahaya yang dipancarkan oleh LED (Hsu 2011). Pada bidang data mining, hybrid GP dan simulated annealing telah sukses diaplikasikan untuk membentuk pohon keputusan pada klasifikasi data (Folino, Pizzuti & Spezzano 2000). Contoh permasalahan sederhana berdasarkan tabel berikut : x 1 x 2 y Buatlah sebuah fungsi dengan variabel bebas x 1 dan x 2 yang menghasilkan variabel tak bebas y! Note : Nilai-nilai pada tabel di atas sebenarnya dihasilkan dari sebuah fungsi non-linear dengan persamaan berikut: y f 2 x x 3x x x 2x 8 1,
5 Genetic Programming Contoh permasalahan sederhana berdasarkan tabel berikut : x 1 x 2 y Buatlah sebuah fungsi dengan variabel bebas x 1 dan x 2 yang menghasilkan variabel tak bebas y! Note : Nilai-nilai pada tabel di atas sebenarnya dihasilkan dari sebuah fungsi non-linear dengan persamaan berikut: y f 2 x x 3x x x 2x 8 1, Binary tree fungsi non-linear di atas : Node menunjukkan instruksi yang harus dilaksanakan (misal * dan +). Link merujuk ke argumen dari tiap instruksi (misal x 1 dan x 2 ).
6 Genetic Programming 2 Binary tree fungsi non-linear y f x1, x2 3x1x2 x1 2x2 8 : Node menunjukkan instruksi yang harus dilaksanakan (misal * dan +). Link merujuk ke argumen dari tiap instruksi (misal x 1 dan x 2 ). Arithmetic Exp. : (3x 1 x 2 -x 12 )+(2x 2-8) Preorder : +-**3x 1 x 2 *x 1 x 1 -*2x 2 8 Inorder : 3*x 1 *x 2 -x 1 *x 1 +2*x 2-8 Postorder : 3x 1 *x 2 *x 1 x 1 *-2x 2 *8-+ Masalahnya, bagaimana merancang GP untuk menghasilkan binary tree di atas (yang fungsinya belum diketahui sebelumnya). Secara umum, siklus GP mirip dengan GAs. Dua hal yang harus ditambahkan pada representasi solusi GP adalah: o Penentuan himpunan terminal (set of terminals) o Penentuan himpunan fungsi (set of functions)
7 Siklus Genetic Programming Untuk kasus penentuan fungsi non-liner bisa didefinisikan himpunan terminal dan fungsi sebagai berikut: o Himpunan terminal : T = { x 1, x 2, x R }, dimana R adalah real_number o Himpunan fungsi : F = { +,, *, / } 1. Representasi Chromosome o Setiap chromosome berupa sebuah binary tree. Bagaimana sebuah binary tree disimpan/ditangani oleh program komputer, silahkan membuka ulang materi mata kuliah struktur data. Arithmetic Exp. : (6*(x 1 +x 1 ))+(x 2 *4) Preorder : +*6+x 1 x 1 *x 2 4 Inorder :6*x 1 +x 1 +x 2 *4 Postorder : 6x 1 x 1 +*x 2 4*+
8 Siklus Genetic Programming 2. Inisialisasi dan Evaluasi o Chromosome dari dua individu (P 1 dan P 2 ) yang dibangkitkan secara acak diberikan sebagai berikut: individu 1 (P 1 ) individu 2 (P 2 ) Arithmetic Exp. : (6*(x 1 +x 1 ))+(x 2 *4) Preorder : +*6+x 1 x 1 *x 2 4 Inorder :6*x 1 +x 1 +x 2 *4 Postorder : 6x 1 x 1 +*x 2 4*+ Arithmetic Exp. : ((x 1 +x 2 )-(2*x 1 ))*(x 2 +5) Preorder :*-+x 1 x 2 *2x 1 +x 2 5 Inorder :x 1 +x 2-2x 1 *x 2 +5 Postorder :x 1 x 2 +2x 1 *-x 2 5+*
9 Siklus Genetic Programming 2. Inisialisasi dan Evaluasi o Menghitung nilai fitness dari individu (P 1 dan P 2 ) : x1 x2 y P 1 yp 1 = 6(x 1 +x 1 )+4x 2 P 2 yp 2 = ((x 1 +x 2 )-2x 1 )(x 2 +5) yp 1 y-yp 1 yp 2 y-yp Total Fitness 1/(1+371)=0, /(1+596)=0, Arithmetic Exp. : (6*(x 1 +x 1 ))+(x 2 *4) Preorder : +*6+x 1 x 1 *x 2 4 Inorder :6*x 1 +x 1 +x 2 *4 Postorder : 6x 1 x 1 +*x 2 4*+ Arithmetic Exp. : ((x 1 +x 2 )-(2*x 1 ))*(x 2 +5) Preorder :*-+x 1 x 2 *2x 1 +x 2 5 Inorder :x 1 +x 2-2x 1 *x 2 +5 Postorder :x 1 x 2 +2x 1 *-x 2 5+*
10 Siklus Genetic Programming 3. Crossover o Crossover antara dua induk P 1 dan P 2 dilakukan dengan memilih satu node secara acak dari P 1. o Sub-tree yang dimulai dari node ini dihapus dan digantikan dengan subtree yang dipilh secara acak dari P 2. + node dibuang node pengganti * P P * * x * x 2 5 x 1 x 1 x 1 x 2 2 x 1 Offspring C + * * x 1 x 1 x 1 x 2 2 x 1
11 Siklus Genetic Programming 4. Mutasi o Mutasi terhadap induk P dilakukan dengan memilih satu node secara acak. Sub-tree yang dimulai dari node ini digantikan dengan sub-tree yang dibangkitkan secara acak seperti pada proses inisialisasi. P + node dibuang + Offspring C * * * x * x 1 x 1 x 1 x 1 x 1 x 2 x 1 5. Seleksi o Metode seleksi pada GP sama dengan yang digunakan pada GAs.
12 Evolutionary Programming (EP) EP juga bisa untuk menghasilkan rangkaian program komputer tapi prinsip kerjanya seperti ES. Finite State Machines (FSM) biasanya digunakan untuk merepresentasikan program komputer. Contoh EP untuk mencari komposisi campuran minuman terbaik berdasarkan penilaian tester. Bahan campuran : sugar water, ginger flavoring, strawberry nectar, salt water, pineapple juice, tea, raspberry juice, peach nectar, milk, grapefruit juice, cranberry juice, coffee, apple juice, grape juice, dan chocolate. Banyak percobaan membuktikan kekuatan EP dalam pencarian solusi (Bell & Alexande 207). Pada bidang kesehatan, EP digunakan untuk melatih ANN untuk mendeteksi penyakit kanker (Fogel et al. 1998). EP untuk penjadwalan, misal pada short-term hydrothermal scheduling (Hota, et. al. 1999) dan penjadwalan proyek (Sebt & Alipouri 2013), serta efektif untuk dihibridisasi dengan algoritma lain seperti PSO untuk penjadwalan perbaikan (maintenance) pada pembangkit tenaga listrik (Samuel & Rajan 2013).
13 Studi Kasus 1: Pohon Keputusan Perhatikan data historis keputusan kredit usaha yang diajukan oleh perusahaan pada sebuah bank sebagai berikut: No Aset (A) Kinerja (Ki) Jaminan (J) Keputusan (Ke) Data historis ini berdasarkan penilaian ahli perkreditan bank tersebut. Keputusan untuk menerima (1) atau menolak (0) pengajuan kredit didasarkan atas tiga variabel yaitu: nilai aset (A) yang dipunyai perusahaan, nilai kinerja (Ki) perusahaan setahun terakhir, dan ketersediaan jaminan (J). Bank memutuskan untuk membangun sistem yang bisa secara otomatis memberikan keputusan penerimaan. Sistem ini bisa memberikan output Ke jika misalkan diberikan input A=1.2, Ki=5, dan J=6.
14 Studi Kasus 1: Pohon Keputusan Perhatikan data historis keputusan kredit usaha : No Aset (A) Kinerja (Ki) Jaminan (J) Keputusan (Ke) Solusi GP berupa pohon keputusan (decision tree). Gambar tersebut menunjukkan alur penerimaan/penolakan pengajuan kredit berdasarkan input A, Ki, dan J. Pengecekan dimulai dari node paling atas (root). Masalahnya adalah bagaimana menghasilkan pohon keputusan seperti ini berdasarkan data historis keputusan kredit usaha.
15 Studi Kasus 1: Pohon Keputusan 1. Representasi Chromosome o Karena solusi yang diinginkan berupa pohon keputusan maka setiap chromosome berupa sebuah binary tree. 2. Inisialisasi dan Evaluasi o Chromosome dari dua individu yang dibangkitkan secara acak diberikan sebagai berikut: individu 2 (P 2 ) individu 1 (P 1 )
16 Studi Kasus 1: Pohon Keputusan 2. Inisialisasi dan Evaluasi o Evaluasi, jika ada kesesuaian nilai keputusan (Ke) maka diberi skor 1. Karena ada 6 data historis maka fitness-nya berada pada range [0,6]. individu 2 (P 2 ) individu 1 (P 1 ) No Aset Kinerja Jaminan Keputusan P 1 P 2 Keputusan Keputusan (A) (Ki) (J) (Ke) Skor Skor Prediksi Prediksi Fitness 3 3
17 Studi Kasus 1: Pohon Keputusan 3. Crossover, Mutasi, dan Seleksi o Operator reproduksi dan seleksi sama seperti yang digunakan pada slide-slide sebelumnya. o Khusus untuk mutasi, karena pada link terdapat angka yang menunjukkan batasan sebuah variabel maka harus ditambahkan mekanisme mutasi yang digunakan hanya untuk mengubah angka ini seperti berikut:
18 Tugas Kelompok 1. Jelaskan apakah output dari GP? 2. Apakah komponen utama pada representasi solusi dari GP? 3. Untuk kasus pada tabel dari slide ke-14, hitunglah fitness untuk chromosome P berikut: 4. Selesaikan studi kasus pada Slide ke-7. Siklus Genetic Programming sampai 2 generasi dengan menggunakan GP! 5. Selesaikan studi kasus pada tabel dari slide ke-14. Studi Kasus: Pohon Keputusan sampai 2 generasi dengan menggunakan GP!
19 Tugas Kelompok 6. Dengan menggunakan EP, susun binary tree untuk data pada tabel berikut! x1 x2 y
20 Terimakasih Imam Cholissodin
Algoritma Evolusi Evolution Strategies (ES)
Algoritma Evolusi Evolution Strategies (ES) Imam Cholissodin [email protected] Pokok Bahasan 1. Struktur Dasar Evolution Strategies (ES) 2. Siklus ES (µ, λ) 3. Siklus ES (µ/r + λ) 4. Studi Kasus
Algoritma Evolusi Real-Coded GA (RCGA)
Algoritma Evolusi Real-Coded GA (RCGA) Imam Cholissodin [email protected] Pokok Bahasan 1. Siklus RCGA 2. Alternatif Operator Reproduksi pada Pengkodean Real 3. Alternatif Operator Seleksi 4.
Algoritma Evolusi Dasar-Dasar Algoritma Genetika
Algoritma Evolusi Dasar-Dasar Algoritma Genetika Imam Cholissodin [email protected] Pokok Bahasan 1. Pengantar 2. Struktur Algoritma Genetika 3. Studi Kasus: Maksimasi Fungsi Sederhana 4. Studi
PENERAPAN ALGORITMA GENETIKA UNTUK TRAVELING SALESMAN PROBLEM DENGAN MENGGUNAKAN METODE ORDER CROSSOVER DAN INSERTION MUTATION
PENERAPAN ALGORITMA GENETIKA UNTUK TRAVELING SALESMAN PROBLEM DENGAN MENGGUNAKAN METODE ORDER CROSSOVER DAN INSERTION MUTATION Samuel Lukas 1, Toni Anwar 1, Willi Yuliani 2 1) Dosen Teknik Informatika,
Aplikasi Algoritma Genetika Untuk Menyelesaikan Travelling Salesman Problem (TSP)
JTRISTE, Vol.1, No.2, Oktober 2014, pp. 50~57 ISSN: 2355-3677 Aplikasi Algoritma Genetika Untuk Menyelesaikan Travelling Salesman Problem (TSP) STMIK Handayani Makassar [email protected] Abstrak
Modul Matakuliah Algoritma Evolusi oleh
Modul Matakuliah Algoritma Evolusi oleh Wayan Firdaus Mahmudy Program Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (PTIIK) Universitas Brawijaya September 2013 Kata Pengantar Buku ini disusun untuk mengisi kelangkaan
PREDIKSI NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP US DOLLAR MENGGUNAKAN METODE GENETIC PROGRAMMING
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) pissn: 23557699 Vol. 3, No., Desember 2016, hlm. 285291 eissn: 25286579 PREDIKSI NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP US DOLLAR MENGGUNAKAN METODE GENETIC PROGRAMMING
Lingkup Metode Optimasi
Algoritma Genetika Lingkup Metode Optimasi Analitik Linier Non Linier Single Variabel Multi Variabel Dgn Kendala Tanpa Kendala Numerik Fibonacci Evolusi Complex Combinasi Intelijen/ Evolusi Fuzzy Logic
Genetic Algorithme. Perbedaan GA
Genetic Algorithme Algoritma ini bekerja dengan sebuah populasi yang terdiri atas individu-individu (kromosom). Individu dilambangkan dengan sebuah nilai kebugaran (fitness) yang akan digunakan untuk mencari
Algoritma Evolusi Topik Lanjut Pada GA
Algoritma Evolusi Topik Lanjut Pada GA Imam Cholissodin [email protected] Pokok Bahasan 1. Hybrid Genetic Algorithms (HGAs) 2. Parallel Genetic Algorithms (PGAs) 3. Nilai Parameter Adaptif 4.
BAB 2 LANDASAN TEORI
7 BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Penjadwalan Perkuliahan Penjadwalan memiliki pengertian durasi dari waktu kerja yang dibutuhkan untuk melakukan serangkaian untuk melakukan aktivitas kerja[10]. Penjadwalan juga
Bab II Konsep Algoritma Genetik
Bab II Konsep Algoritma Genetik II. Algoritma Genetik Metoda algoritma genetik adalah salah satu teknik optimasi global yang diinspirasikan oleh proses seleksi alam untuk menghasilkan individu atau solusi
BAB 2 LANDASAN TEORI. 2.1 Algoritma Genetika
6 BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Algoritma Genetika Algoritma genetika merupakan metode pencarian yang disesuaikan dengan proses genetika dari organisme-organisme biologi yang berdasarkan pada teori evolusi
DAFTAR ISI. Tim Redaksi... i Kata Pengantar... ii Daftar Isi... iii
DAFTAR ISI Tim Redaksi... i Kata Pengantar... ii Daftar Isi... iii Faiz Rafdh Ch SISTEM INFORMASI ZAKAT BERBASIS WEB MENGGUNAKAN PHP DAN MYSQL PADA RUMAH ZAKATINDONESIA 1-7 Abdul Jamil Syamsul Bachtiar
TREE STRUCTURE (Struktur Pohon)
TREE STRUCTURE (Struktur Pohon) Dalam ilmu komputer, tree adalah sebuah struktur data yang secara bentuk menyerupai sebuah pohon, yang terdiri dari serangkaian node (simpul) yang saling berhubungan. Node-node
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Travelling Salesman Problem (TSP) Travelling Salesmen Problem (TSP) termasuk ke dalam kelas NP hard yang pada umumnya menggunakan pendekatan heuristik untuk mencari solusinya.
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Lintasan Terpendek Multi Objektif Lintasan terpendek multi objektif (LTMO) merupakan perencanaan yang bertujuan untuk menemukan lintasan yang efisien dari titik awal ke titik
BAB II LANDASAN TEORI. Evolutionary Algorithm merupakan terminologi umum yang menjadi payung
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Algoritma Genetika Evolutionary Algorithm merupakan terminologi umum yang menjadi payung bagi empat istilah : algoritma genetika (genetic algorithm), pemrograman genetika (genetic
BAB III IMPLEMENTASIALGORITMA GENETIK DAN ACS PADA PERMASALAHAN TRAVELLING SALESMAN PROBLEM
BAB III IMPLEMENTASIALGORITMA GENETIK DAN ACS PADA PERMASALAHAN TRAVELLING SALESMAN PROBLEM 3.1 TRAVELLING SALESMAN PROBLEM Sebelum membahas pencarian solusi Travelling Salesman Problem menggunakan algoritma
DASAR-DASAR Algoritma Evolusi
Modul Kuliah Semester Ganjil 2015-2016 DASAR-DASAR Algoritma Evolusi Wayan Firdaus Mahmudy Program Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (PTIIK) Universitas Brawijaya Kata Pengantar Algoritma evolusi
MODEL PENYELESAIAN JOB SHOP SCHEDULING PROBLEM MENGGUNAKAN METODE LOCAL SEARCH ALGORITHM DENGAN CROSS OVER
MODEL PENYELESAIAN JOB SHOP SCHEDULING PROBLEM MENGGUNAKAN METODE LOCAL SEARCH ALGORITHM DENGAN CROSS OVER Amiluddin Zahri Dosen Universtas Bina Darma Jalan Ahmad Yani No.3 Palembang Sur-el: [email protected]
Pohon dan Pohon Biner
Pertemuan 14 Pohon dan Pohon Biner P r a j a n t o W a h y u A d i [email protected] +6285 641 73 00 22 Rencana Kegiatan Perkuliahan Semester # Pokok Bahasan 1 Pengenalan Struktur Data 2 ADT Stack
BAB I PENDAHULUAN. hampir di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Alat transportasi ini memiliki
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kereta api merupakan alat transportasi darat utama yang digunakan hampir di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Alat transportasi ini memiliki multi keunggulan komparatif,
Zbigniew M., Genetic Alg. + Data Structures = Evolution Program, Springler-verlag.
Zbigniew M., Genetic Alg. + Data Structures = Evolution Program, Springler-verlag. 12/11/2009 1 Ditemukan oleh Holland pada tahun 1975. Didasari oleh fenomena evolusi darwin. 4 kondisi yg mempengaruhi
APLIKASI ALGORITMA GENETIKA UNTUK PENENTUAN TATA LETAK MESIN
APLIKASI ALGORITMA GENETIKA UNTUK PENENTUAN TATA LETAK MESIN Hari Purnomo, Sri Kusumadewi Teknik Industri, Teknik Informatika Universitas Islam Indonesia Jl. Kaliurang Km 4,5 Yogyakarta [email protected],
TEKNIK PENJADWALAN KULIAH MENGGUNAKAN METODE ALGORITMA GENETIKA. Oleh Dian Sari Reski 1, Asrul Sani 2, Norma Muhtar 3 ABSTRACT
TEKNIK PENJADWALAN KULIAH MENGGUNAKAN METODE ALGORITMA GENETIKA Oleh Dian Sari Reski, Asrul Sani 2, Norma Muhtar 3 ABSTRACT Scheduling problem is one type of allocating resources problem that exist to
PENERAPAN ALGORITMA GENETIKA UNTUK MENYELESAIKAN PERMASALAHAN PENJADWALAN DOSEN DENGAN FUZZY
PENERAPAN ALGORITMA GENETIKA UNTUK MENYELESAIKAN PERMASALAHAN PENJADWALAN DOSEN DENGAN FUZZY Arief Kelik Nugroho Fakultas Teknik, Universitas PGR Yogyakarta e-mail : [email protected] Abstrak
Ringkasan mengenai Tree (Dari beberapa referensi lain) Nina Valentika
Ringkasan mengenai Tree (Dari beberapa referensi lain) Nina Valentika December 31, 2015 0.1 Pendahuluan Figure 1: Contoh Tree. Tree/pohon merupakan struktur data yang tidak linear/non linear yang digunakan
Optimasi Penjadwalan Ujian Menggunakan Algoritma Genetika
Optimasi Penjadwalan Ujian Menggunakan Algoritma Genetika Nia Kurnia Mawaddah Wayan Firdaus Mahmudy, ([email protected]) Jurusan Matematika, FMIPA Universitas Brawijaya, Malang 65145 Abstrak Penjadwalan
BAB I PENDAHULUAN. jumlah ketersediaan yang semakin menipis dan semakin mahal, membuat biaya
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pembangkit Listrik di Indonesia pada umumnya merupakan pembangkit listrik thermal. Kebutuhan pembangkit thermal terhadap bahan bakar fosil dengan jumlah ketersediaan
KONSEP ALGORITMA GENETIK BINER UNTUK OPTIMASI PERENCANAAN JADWAL KEGIATAN PERKULIAHAN
Jurnal Teknik dan Ilmu Komputer KONSEP ALGORITMA GENETIK BINER UNTUK OPTIMASI PERENCANAAN JADWAL KEGIATAN PERKULIAHAN (Binary Genetic Algorithm Concept to Optimize Course Timetabling) Iwan Aang Soenandi
BAB 2 DASAR TEORI. 2.1 Teka-Teki Silang
BAB 2 DASAR TEORI 2.1 Teka-Teki Silang Teka-teki silang atau disingkat TTS adalah suatu permainan yang mengharuskan penggunanya untuk mengisi ruang-ruang kosong dengan huruf-huruf yang membentuk sebuah
BAB I PENDAHULUAN. adalah dengan menyatakan objek dinyatakan dengan sebuah titik (vertex),
BAB I PENDAHULUAN 1. 1 Latar Belakang Masalah Teori graf merupakan salah satu bidang matematika, yang diperkenalkan pertama kali oleh ahli matematika asal Swiss, Leonardo Euler pada tahun 1736. Teori graf
BAB II KAJIAN PUSTAKA. Pada bab kajian pustaka berikut ini akan dibahas beberapa materi yang meliputi
BAB II KAJIAN PUSTAKA Pada bab kajian pustaka berikut ini akan dibahas beberapa materi yang meliputi graf, permasalahan optimasi, model matematika dari objek wisata di Yogyakarta, dan algoritma genetika
Algoritma dan Struktur Data. Linear & Binary Search Tree
Algoritma dan Struktur Data Linear & Binary Search Tree Linear Search (1) (2) (3) (4) (5) (6) struct { int key; int data; } table[100]; int n; int search(int key) { int i; i=0; while (i < n){ if(table[i].key==key)
BAB III. Solusi Optimal Permasalahan Penjadwalan Perkuliahan Menggunakan Algoritma Fuzzy Evolusi
BAB III Solusi Optimal Permasalahan Penjadwalan Perkuliahan Menggunakan Algoritma Fuzzy Evolusi Pada bab ini dijelaskan mengenai penerapan dari algoritma fuzzy evolusi pada permasalahan penjadwalan perkuliahan.
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Penjadwalan Penjadwalan kegiatan belajar mengajar pada suatu lembaga pendidikan biasanya merupakan salah satu pekerjaan yang tidak mudah dan menyita waktu. Pada lembaga pendidikan
Optimasi Pemilihan Pekerja Bangunan Proyek Pada PT. Citra Anggun Pratama Menggunakan Algoritma Genetika
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer e-issn: 2548-964X Vol. 1, No. 2, Februari 2017, hlm. 80-84 http://j-ptiik.ub.ac.id Optimasi Pemilihan Pekerja Bangunan Proyek Pada PT. Citra Anggun
APLIKASI UNTUK PREDIKSI JUMLAH MAHASISWA PENGAMBIL MATAKULIAH DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA, STUDI KASUS DI JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA ITS
APLIKASI UNTUK PREDIKSI JUMLAH MAHASISWA PENGAMBIL MATAKULIAH DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA, STUDI KASUS DI JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA ITS Hafid Hazaki 1, Joko Lianto Buliali 2, Anny Yuniarti 2
PENERAPAN ALGORITMA GENETIKA PADA PENYELESAIAN TRAVELLING SALESMAN PROBLEM (TSP)
PENERAPAN ALGORITMA GENETIKA PADA PENYELESAIAN TRAVELLING SALESMAN PROBLEM (TSP) Mohamad Subchan STMIK Muhammadiyah Banten e-mail: [email protected] ABSTRAK: Permasalahan pencarian rute terpendek dapat
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Algoritma Genetika Algoritma genetika merupakan algoritma pencarian heuristik ysng didasarkan atas mekanisme seleksi alami dan genetika alami (Suyanto, 2014). Adapun konsep dasar
B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T. Tinaliah, S.Kom POHON BINER
A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z POHON BINER Tinaliah, S.Kom DEFINISI Pohon (dalam struktur data) struktur berisi sekumpulan elemen dimana salah satu elemen adalah akar (root) dan elemen-elemen
PEMBENTUKAN DECISION TREE DATA LAMA STUDI MAHASISWA MENGGUNAKAN ALGORITMA NBTREE DAN C4.5
PEMBENTUKAN DECISION TREE DATA LAMA STUDI MAHASISWA MENGGUNAKAN ALGORITMA NBTREE DAN C4.5 Syam Gunawan 1, Pritasari Palupiningsih 2 1,2 Jurusan Sistem Informasi, STMIK Indonesia 1 [email protected],
Penjadwalan Mata Kuliah Menggunakan Metode Hybrid Algoritma Genetika Dan Algoritma Koloni Semut
ISSN : 2355-9365 e-proceeding of Engineering : Vol.3, No.2 Agustus 2016 Page 3711 OPEN ACCESS ISSN XXXX-XXXX IND. SYMPOSIUM ON COMPUTING VOL. XX, NO. XX, SEPT 2016 SOCJ.TELKOMUNIVERSITY.AC.ID/INDOSC Penjadwalan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI
BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI 2.1 Konsep Umum Optimasi Optimasi merupakan suatu cara untuk menghasilkan suatu bentuk struktur yang aman dalam segi perencanaan dan menghasilkan struktur yang
1. BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1. BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Secara umum sistem tenaga listrik terdiri dari pusat pembangkit, saluran transmisi dan pusat beban. Perkembangan beban sistem saat ini sudah tidak sesuai dengan
BAB II KAJIAN TEORI. genetika, dan algoritma memetika yang akan digunakan sebagai landasan dalam
BAB II KAJIAN TEORI Pada bab II ini dijelaskan mengenai beberapa teori tentang penjadwalan, penjadwalan kuliah, metode penyelesaian penyusunan jadwal kuliah, algoritma genetika, dan algoritma memetika
ALGORITMA GENETIKA; Teori dan Aplikasi Edisi 2, oleh Dr. Eng. Admi Syarif Hak Cipta 2014 pada penulis GRAHA ILMU Ruko Jambusari 7A Yogyakarta 55283 Telp: 0274-889398; Fax: 0274-889057; E-mail: [email protected]
IT234 Algoritma dan Struktur Data. Tree
IT234 Algoritma dan Struktur Data Tree Fakultas Teknologi Informasi Universitas Kristen Satya Wacana @2008 Tree Kumpulan node yang saling terhubung satu sama lain dalam suatu kesatuan yang membentuk layakya
Keywords Algoritma, Genetika, Penjadwalan I. PENDAHULUAN
Optimasi Penjadwalan Mata Kuliah Dengan Algoritma Genetika Andysah Putera Utama Siahaan Universitas Pembangunan Pancabudi Jl. Gatot Subroto Km. 4,5, Medan, Sumatra Utara, Indonesia [email protected]
BAB III. Metode Penelitian
BAB III Metode Penelitian 3.1 Diagram Alir Penelitian Secara umum diagram alir algoritma genetika dalam penelitian ini terlihat pada Gambar 3.1. pada Algoritma genetik memberikan suatu pilihan bagi penentuan
Denny Hermawanto
Algoritma Genetika dan Contoh Aplikasinya Denny Hermawanto [email protected] http://dennyhermawanto.webhop.org Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan
Optimasi Multi Travelling Salesman Problem (M-TSP) Menggunakan Algoritma Genetika
Optimasi Multi Travelling Salesman Problem (M-TSP) Menggunakan Algoritma Genetika Wayan Firdaus Mahmudy ([email protected]) Program Studi Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya, Malang, Indonesia Abstrak.
ABSTRAK. Kata kunci: Optimasi Penjadwalan, Algoritma Genetik
ABSTRAK Fakultas Informasi Teknologi Universitas Kristen Maranatha saat ini masih melakukan penjadwalan penggunaan ruangan laboratorium secara manual. Penjadwalan penggunaan ruangan laboratorium memiliki
Perancangan Dan Pembuatan Aplikasi Rekomendasi Jadwal Perkuliahan Pada Institut Informatika Indonesia Memanfaatkan Algoritma Genetika
Perancangan Dan Pembuatan Aplikasi Rekomendasi Jadwal Perkuliahan Pada Institut Informatika Indonesia Memanfaatkan Algoritma Genetika Hermawan Andika, S.Kom., M.Kom. Jurusan Teknik Informatika Institut
Penerapan algoritma evolution strategies untuk optimasi distribusi barang dua tahap
Penerapan algoritma evolution strategies untuk optimasi distribusi barang dua tahap Candra Bella Vista 1, Wayan Firdaus Mahmudy 2 Program Studi Informatika / Ilmu Komputer Fakultas Ilmu Komputer Universitas
BAB II LANDASAN TEORI
27 BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Penelitian Terkait Penelitian terkait yang menggunakan algoritma genetika untuk menemukan solusi dalam menyelesaikan permasalahan penjadwalan kuliah telah banyak dilakukan.
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada awal diciptakan, komputer hanya difungsikan sebagai alat hitung saja. Namun seiring dengan perkembangan zaman, maka peran komputer semakin mendominasi kehidupan.
PENJADWALAN OPERASIONAL PEMBANGKIT BERBASIS ALGORITMA GENETIK PADA SISTEM PEMBANGKIT SUMATERA BAGIAN TENGAH
Penjadwalan Operasional Pembangkit Berbasis Algoritma Genetik (Dwi Ana dkk) PENJADWALAN OPERASIONAL PEMBANGKIT BERBASIS ALGORITMA GENETIK PADA SISTEM PEMBANGKIT SUMATERA BAGIAN TENGAH Rahmanul Ikhsan 1,
Tree (Struktur Data) Nisa ul Hafidhoh, MT
Tree (Struktur Data) Nisa ul Hafidhoh, MT Struktur Data Linier 1 5 8 9 2 ARRAY 0 1 2 3 n Head Tail QUEUE O U T 1 2 3 4 STACK 4 3 2 1 I N 10 8 14 LINKED LIST Struktur Tree Struktur Tree adalah struktur
Pemanfaatan Algoritma Hybrid Ant Colony Optimization dalam Menyelesaikan Permasalahan Capacitated Minimum Spanning Tree. Tamam Asrori ( )
Pemanfaatan Algoritma Hybrid Ant Colony Optimization dalam Menyelesaikan Permasalahan Capacitated Minimum Spanning Tree Tamam Asrori (5104 100 146) Pendahuluan Latar Belakang Tujuan Dan Manfaat Rumusan
PEMAMPATAN MATRIKS JARANG DENGAN METODE ALGORITMA GENETIKA MENGGUNAKAN PROGRAM PASCAL
Jurnal Matematika UNAND Vol. 3 No. 1 Hal. 98 106 ISSN : 2303 2910 c Jurusan Matematika FMIPA UNAND PEMAMPATAN MATRIKS JARANG DENGAN METODE ALGORITMA GENETIKA MENGGUNAKAN PROGRAM PASCAL YOSI PUTRI, NARWEN
2 TINJAUAN PUSTAKA. 2.1 Peringkasan Teks
4 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Peringkasan Teks Peringkasan teks adalah proses pemampatan teks sumber ke dalam versi lebih pendek namun tetap mempertahankan informasi yang terkandung didalamnya (Barzilay & Elhadad
OPTIMASI PENJADWALAN CERDAS MENGGUNAKAN ALGORITMA MEMETIKA
OPTIMASI PENJADWALAN CERDAS MENGGUNAKAN ALGORITMA MEMETIKA Muhammad Arief Nugroho 1, Galih Hermawan, S.Kom., M.T. 2 1, 2 Universitas Komputer Indonesia Jl. Dipatiukur No. 112-116, Bandung 40132 E-mail
Implementasi Sistem Penjadwalan Akademik Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura Menggunakan Metode Algoritma Genetika
Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi (JUSTIN) Vol. 1, No. 2, (2017) 28 Implementasi Sistem Penjadwalan Akademik Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura Menggunakan Metode Algoritma Genetika Andreas Christian
OPTIMALISASI SOLUSI TERBAIK DENGAN PENERAPAN NON-DOMINATED SORTING II ALGORITHM
OPTIMALISASI SOLUSI TERBAIK DENGAN PENERAPAN NON-DOMINATED SORTING II ALGORITHM Poetri Lestari Lokapitasari Belluano [email protected] Universitas Muslim Indonesia Abstrak Non Dominated Sorting pada
Buku Ajar Struktur Data
B a g i a n 5 Tujuan Instruksional Khusus Pokok Bahasan Mahasiswa mampu menjelaskan struktur data nonlinier Tree. Mahasiswa mampu memahami operasi pada struktur data Tree Struktur data Tree secara umum.
Peramalan Kebutuhan Beban Sistem Tenaga Listrik Menggunakan Algoritma Genetika
Peramalan Kebutuhan Beban Sistem Tenaga Listrik Menggunakan Algoritma Genetika M. Syafrizal, Luh Kesuma Wardhani, M. Irsyad Jurusan Teknik Informatika - Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI Pada bab ini akan membahas landasan atas teori-teori yang bersifat ilmiah untuk mendukung penulisan skripsi ini. Teori-teori yang dibahas mengenai optimisasi, pengertian penjadwalan,
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Tinjauan Pustaka (Samuel, Toni & Willi 2005) dalam penelitian yang berjudul Penerapan Algoritma Genetika untuk Traveling Salesman Problem Dengan Menggunakan Metode Order Crossover
OPTIMASI GENETIC ALGORITHM DENGAN SIMULATED ANNEALING UNTUK MULTIPLE DEPOT CAPACITATED VEHICLE ROUTING PROBLEM
OPTIMASI GENETIC ALGORITHM DENGAN SIMULATED ANNEALING UNTUK MULTIPLE DEPOT CAPACITATED VEHICLE ROUTING PROBLEM Aditya Permana 1, Mahmud Dwi Sulistiyo 2, Gia Septiana Wulandari 3 1,2,3 Prodi S1 Teknik Informatika,
M. Ainul Yaqin 1,Totok Lisbiantoro 2, Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
OPTIMASI PENJADWALAN PERKULIAHAN JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA DENGAN METODE SELEKSI RANK M. Ainul Yaqin 1,Totok Lisbiantoro
Implementasi Algoritma Genetika dalam Pembuatan Jadwal Kuliah
Implementasi Algoritma Genetika dalam Pembuatan Jadwal Kuliah Leonard Tambunan AMIK Mitra Gama Jl. Kayangan No. 99, Duri-Riau e-mail : [email protected] Abstrak Pada saat ini proses penjadwalan kuliah
IMPLEMENTASI ALGORITMA GENETIKA DALAM OPTIMASI JALUR PENDISTRIBUSIAN KERAMIK PADA PT. CHANG JUI FANG
IMPLEMENTASI ALGORITMA GENETIKA DALAM OPTIMASI JALUR PENDISTRIBUSIAN KERAMIK PADA PT. CHANG JUI FANG Adnan Buyung Nasution 1 1,2 Sistem Infomasi, Tehnik dan Ilmu Komputer, Universitas Potensi Utama 3 Universitas
Sistem Penjadwalan Outsourcing Menggunakan Algoritma Genetika (Studi Kasus : PT. Syarikatama)
Sistem Penjadwalan Outsourcing Menggunakan Algoritma Genetika (Studi Kasus : PT. Syarikatama) Ari Janata 1, Elin Haerani 2 1,2 Teknik Informatika, UIN Sultan Syarif Kasim Riau Jl. H.R. Soebrantas no. 155
BAB I PENDAHULUAN. sejumlah aktivitas kuliah dan batasan mata kuliah ke dalam slot ruang dan waktu
18 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Penjadwalan merupakan kegiatan administrasi utama di berbagai institusi. Masalah penjadwalan merupakan masalah penugasan sejumlah kegiatan dalam periode
Penjadwalan Dinas Pegawai Menggunakan Algoritma Genetika Pada PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 7 Stasiun Besar Kediri
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer e-issn: 2548-964X Vol. 2, No. 11, November 2018, hlm. 4371-4376 http://j-ptiik.ub.ac.id Penjadwalan Dinas Pegawai Menggunakan Algoritma Genetika
TAKARIR. algorithm algoritma/ kumpulan perintah untuk menyelesaikan suatu masalah. kesalahan program
TAKARIR advanced tingkat lanjut algorithm algoritma/ kumpulan perintah untuk menyelesaikan suatu masalah alleles nilai suatu gen. bug kesalahan program chromosome kromosom crossover penyilangan kromosom
Penjadwalan Job Shop pada Empat Mesin Identik dengan Menggunakan Metode Shortest Processing Time dan Genetic Algorithm
Jurnal Telematika, vol.9 no.1, Institut Teknologi Harapan Bangsa, Bandung ISSN: 1858-251 Penjadwalan Job Shop pada Empat Mesin Identik dengan Menggunakan Metode Shortest Processing Time dan Genetic Algorithm
Rancang Bangun Aplikasi Prediksi Jumlah Penumpang Kereta Api Menggunakan Algoritma Genetika
1 Rancang Bangun Aplikasi Prediksi Jumlah Penumpang Kereta Api Menggunakan Algoritma Genetika Annisti Nurul Fajriyah Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya
PERFORMANCE ALGORITMA GENETIKA (GA) PADA PENJADWALAN MATA PELAJARAN
PERFORMANCE ALGORITMA GENETIKA (GA) PADA PENJADWALAN MATA PELAJARAN Eva Desiana, M.Kom Pascasarjana Teknik Informatika Universitas Sumatera Utara, SMP Negeri 5 Pematangsianta Jl. Universitas Medan, Jl.
PENENTUAN JARAK TERPENDEK PADA JALUR DISTRIBUSI BARANG DI PULAU JAWA DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA. Abstraksi
PENENTUAN JARAK TERPENDEK PADA JALUR DISTRIBUSI BARANG DI PULAU JAWA DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA I Dewa Made Adi Baskara Joni 1, Vivine Nurcahyawati 2 1 STMIK STIKOM Indonesia, 2 STMIK STIKOM
Optimasi Penjadwalan Mata Pelajaran Pada Kurikulum 2013 Dengan Algoritme Genetika (Studi Kasus: SMA Negeri 3 Surakarta)
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer e-issn: 2548-964X Vol. 1, No. 12, Desember 2017, hlm. 1535-1542 http://j-ptiik.ub.ac.id Optimasi Penjadwalan Mata Pelajaran Pada Kurikulum 2013
BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI
BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI 2.1 Tinjauan Pustaka. Penelitian serupa mengenai penjadwalan matakuliah pernah dilakukan oleh penelliti yang sebelumnya dengan metode yang berbeda-neda. Berikut
ALGORITMA GENETIK SEBAGAI FUNGSI PRUNING ALGORITMA MINIMAX PADA PERMAINAN TRIPLE TRIAD CARD.
ALGORITMA GENETIK SEBAGAI FUNGSI PRUNING ALGORITMA MINIMAX PADA PERMAINAN TRIPLE TRIAD CARD. Nico Saputro [1] dan Erico Darmawan Handoyo [2] Jurusan Ilmu Komputer Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan
Penentuan Portofolio Saham Optimal Menggunakan Algoritma Genetika
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer e-issn: 2548-964X Vol. 1, No. 1, Januari 2017, hlm. 63-68 http://j-ptiik.ub.ac.id Penentuan Portofolio Saham Optimal Menggunakan Algoritma Genetika
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
12 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah penjadwalan secara umum adalah aktifitas penugasan yang berhubungan dengan sejumlah kendala, sejumlah kejadian yang dapat terjadi pada suatu periode waktu
BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN
BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN 3.1. Analisis Sistem Berjalan 3.1.1. Penyusunan Menu Makanan Dalam penyusunan menu makanan banyak hal yang perlu diperhatikan, terutama jika menu makanan yang disusun untuk
PENERAPAN EVOLUTIONARY ALGORITHM PADA PENJADWALAN PRODUKSI (Studi Kasus di PT Brother Silver Product Indonesia)
PENERAPAN EVOLUTIONARY ALGORITHM PADA PENJADWALAN PRODUKSI (Studi Kasus di PT Brother Silver Product Indonesia) I Gede Agus Widyadana Dosen Fakultas Teknologi Industri, Jurusan Teknik Industri Universitas
ANALISIS PERBANDINGAN ALGORITMA GENETIKA DAN ALGORITMA FUZZY EVOLUSI DALAM PENYELESAIAN TRAVELING SALESMAN PROBLEM
ANALISIS PERBANDINGAN ALGORITMA GENETIKA DAN ALGORITMA FUZZY EVOLUSI DALAM PENYELESAIAN TRAVELING SALESMAN PROBLEM Tedi Sefuro, Slamet Sudaryanto N., ST, M. Kom Teknik Informatika, Ilmu Komputer, Universitas
BAB III KONSEP DAN PERANCANGAN APLIKASI
BAB III KONSEP DAN PERANCANGAN APLIKASI 3.1 Konsep Pada bab ini penulis akan membahas konsep mengenai perangkat lunak yang digunakan serta akan dibahas mengenai tujuan, kegunaan dan untuk siapa aplikasi
RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)
RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) CIG4C3 EVOLUTIONARY COMPUTATION Disusun oleh: Untari Novia Wisesty Syahrul Mubarok PROGRAM STUDI S1 TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS INFORMATIKA TELKOM UNIVERSITY LEMBAR
BAB IV POHON. Diktat Algoritma dan Struktur Data 2
iktat lgoritma dan Struktur ata 2 V POON efinisi Pohon Struktur pohon merupakan kumpulan elemen yang salah satu elemennya disebut akar dan sisa elemennya terpecah menjadi sejumlah himpunan yang saling
DIKTAT KULIAH ALGORITMA dan STRUKTUR DATA II
Pertemuan 13 Waktu : 135 menit Tujuan Pembelajaran : Mahasiswa mampu menjelaskan teknik pemrograman menggunakan Tree. Substansi Materi : Tree Tabulasi Kegiatan Perkuliahan No Tahap Kegiatan Kegiatan Pengajar
APLIKASI ALGORITMA GENETIKA DALAM MENENTUKAN SPESIFIKASI PC BERDASARKAN KEMAMPUAN FINANSIAL KONSUMEN
APLIKASI ALGORITMA GENETIKA DALAM MENENTUKAN SPESIFIKASI PC BERDASARKAN KEMAMPUAN FINANSIAL KONSUMEN Eva Haryanty, S.Kom. ABSTRAK Komputer adalah salah satu peralatan yang pada saat ini banyak pula digunakan
