PREDIKSI NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP US DOLLAR MENGGUNAKAN METODE GENETIC PROGRAMMING
|
|
|
- Ivan Kartawijaya
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) pissn: Vol. 3, No., Desember 2016, hlm eissn: PREDIKSI NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP US DOLLAR MENGGUNAKAN METODE GENETIC PROGRAMMING Daneswara Jauhari 1, Anang Hanafi 2, M. Fahrul Alam Y. 3, Arrofi Reza Satria, Luqman Hakim H. 5, Imam Cholissodin 6 1,2,3,,5,6 Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya 1 [email protected], 2 [email protected], 3 [email protected], [email protected], 5 [email protected], 6 [email protected] (Naskah masuk: 1 Oktober 2016, diterima untuk diterbitkan: 26 Desember 2016) Abstrak Nilai tukar mata uang mempunyai pengaruh yang sangat luas dalam perekonomian suatu negara, baik dalam negeri ataupun internasional. Pentingnya mengetahui pola nilai tukar IDR terhadap USD bisa membantu pertumbuhan ekonomi dikarenakan perdagangan luar negeri menggunakan mata uang negara yang berbeda. Maka dari itu, diperlukan suatu aplikasi yang dapat memprediksi nilai tukar Rupiah terhadap US Dollar di masa yang akan datang. Pada penelitian ini penulis menggunakan metode genetic programming(gp), yang dapat menghasilkan solusi (chromosome) optimum, yang didapat dari evaluasi nilai tukar yang lalu, sehingga solusi ini digunakan sebagai pendekatan atau prediksi terhadap kurs nilai tukar mata uang Rupiah di masa yang akan datang. Solusi ini dibentuk dari kombinasi dari himpunan terminal (set of terminals) dan himpunan fungsi (set of function) yang dibangkitkan secara random. Setelah dilakukan pengujian dengan jumlah popsize dan iterasi yang berbeda, didapatkan bahwa Algoritma GP dapat melakukan prediksi nilai tukar Rupiah terhadap mata uang US Dollar dengan sangat baik, dilihat dari nilai Mean Absolute Percentage Error (MAPE) yang dihasilkan sebesar 0,08%. Penelitian ini bisa dikembangkan lebih baik dengan menambahkan parameter terminal dan parameter operasi sehingga bisa menambah variasi hasil perhitungannya. Kata kunci: prediksi, nilai tukar mata uang, genetic programming, MAPE. Abstract Exchange currency rate has a wide influence in the economy of a country, both domestically or internationally. The importance of knowing the pattern of exchange rate against the IDR to USD could help the economic growth due to foreign trade involves the use of currencies of different countries. Therefore, we need an application that can predict the value of IDR against the USD in the future. In this research, the authors use genetic programming (GP) method which produces solutions (chromosome) that obtained from the evaluation of exchange rate and then this solution used as an approximation or prediction of currency exchange rate in the future. These solutions formed from the combination of the set terminal and the set of function that generated randomly. After testing by the number popsize and different iterations, it was found that the GP algorithm can predict the value of the rupiah against the US Dollar with a very good, judging from the value of Mean Absolute Percentage Error (MAPE) generated by 0.08%. This research can be developed even better by adding terminal parameters and operating parameters so they can add variation calculation results. Keywords: prediction, exchange currency rate, genetic programming, MAPE. 1. PENDAHULUAN Dua tahun yang lalu nilai tukar Rupiah terhadap US Dollar tidak stabil. Sebabsebab yang mempengaruhi tidak stabil nya nilai tukar uang yaitu, tingkat inflasi pada negara, suku bunga pada negara, neraca perdagangan antar negara, jumlah permintaan barang ekspor, jumlah impor barang, hutang publik negara, kestabilan politik dan ekonomi negara (Anonymouse, 2015). Ketidakstabilan nilai tukar uang, dapat membuat investor mengurungkan keinginannya untuk melakukan investasi, hal ini akan 285 menyebabkan kemunduran pembangunan di Indonesia karena selama ini peran dari investor asing sangat besar dalam pertumbuhan ekonomi (Cecilya dkk., 2009). Hal ini akan semakin membuat nilai tukar US Dollar terhadap Rupiah semakin tinggi, karena sebagian besar transaksi internasional di Indonesia menggunakan US Dollar. Sementara itu nilai tukar rupiah akan menentukan indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Jakarta (Kho dkk., 2011). Oleh karena itu perlu adanya suatu aplikasi yang dapat memprediksi nilai tukar Rupiah terhadap US Dollar di masa yang akan datang.
2 286 Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK), Vol. 3, No., Desember 2016, hlm Data historis akan dipelajari polanya untuk membuat sebuah prediksi. Metode yang dapat digunakan untuk melakukan prediksi ada banyak, seiring perkembangan teknologi dan informasi, metode untuk melakukan prediksi juga akan semakin berkembang. Untuk mendapatkan hasil yang akurat dan stabil diperlukan sebuah metode yang tepat. Metode yang ada pada Artifical Neural Networks, dapat digunakan untuk mempelajari pola dari data historis yang didapatkan, Artifical Neural Networks meniru proses pembelajaran manusia, sehingga tepat untuk digunakan pada kasus sistem nonlinear. Penelitian mengenai prediksi dengan menggunakan metode yang ada pada Artifical Neural Networks pernah dilakukan oleh Jauhari (2016). Dalam penelitian ini di gunakan metode Backpropagation Artifical Neural Networks, penelitian tersebut bertujuan untuk memprediksi distribusi air PDAM Kota Malang, dan didapatkan hasil akurasi terbaik sebesar 97,99%. Akan tetapi data nilai tukar uang merupakan data nonlinear dengan banyak noise. Hal ini akan mempersulit pengenalan pola yang dilakukan metode yang ada di Artifical Neural Networks (Kho dkk., 2011). Peneliti belum menemukan penelitian lain yang menggunakan metode Genetic Programming. Metode Genetic Programming merupakan satu metode secara matematis dan otomatis mengevolusi program komputer, berdasarkan sebuah permasalahan yang diberikan, metode ini dapat direpresentasikan dalam bentuk struktur pohon/tree (Mahmudy, 2016). Genetic Programming telah diaplikasikan dalam berbagai bidang, Genetic Programming juga pernah digunakan juga untuk melakukan prediksi pada respon time sebuah layanan website, penelitian tersebut dilakukan oleh Fanjiang (2016), dan didapatkan hasil yang tidak kalah dengan algoritma pada Artifical Neural Networks yang biasa digunakan untuk memprediksi. Pada penelitian tersebut hasil yang didapatkan memiliki nilai ratarata terbaik dibandingkan metode lain, artinya metode Genetic Programming dalam memprediksi mendapatkan hasil prediksi yang baik dan stabil. Oleh karena itu untuk memprediksi nilai tukar Rupiah terhadap US Dollar pada penelitian ini diusulkan menggunakan metode Genetic Programming, yang diharapkan mendapatkan hasil prediksi yang baik dan stabil. 2. DASAR TEORI 2.1 Penjelasan Dataset Data yang digunakan dalam penelitian adalah data nilai tukar mata uang Rupiah terhadap Dollar dari website fixer.io dari tahun 2000 sampai 2017 dengan mengambilnya melalui api server fixer.io dengan JSON. Dataset ini terdapat 5 kolom dengan variabel parameter X1, X2, X3, X dan Y. Tabel 2.1 ini berisi penjelasan tiap variabel pada dataset. Dan sampel dari dataset digambarkan pada Tabel 2.2, yang merupakan dataset yang diambil pada tanggal 29/12/2016 dengan jumlah 5. Tabel 2.1 Keterangan Variabel No Kode Atribut Keterangan x3 x H H3 H2 H1 5 y Nilai aktual pada hari H Tabel 2.2 Dataset dari Fixer.io x3 x y Nilai Tukar Nilai tukar atau kurs merupakan suatu perbandingan antara nilai mata uang suatu negara dengan negara lain (Ardra, 2016). Selain itu, nilai Tukar adalah pertukaran antara dua mata uang yang berbeda, yaitu merupakan perbandingan nilai antara kedua mata uang tersebut (Triyono, 2008). 2.3 Genetic Programming Genetic programming (GP) merupakan model dari pemrograman yang menggunakan ideide (dan beberapa terminologi) dari evolusi biologis untuk menangani masalah yang kompleks. Dari sejumlah program yang mungkin (biasanya fungsi program kecil dalam aplikasi yang lebih besar), program yang paling efektif akan bertahan dan bersaing atau crossbreed dengan program lain untuk terus lebih dekat dengan pendekatan solusi yang dibutuhkan. GP merupakan suatu model pendekatan yang terlihat paling sesuai dengan masalahmasalah yang memiliki variablevariable difluktuasi dalam jumlah besar. Berbeda dengan Genetic Algorithm, Genetic Programming menghasilkan program komputer yang direpresentasikan dalam struktur pohon (tree). (Mahmudy dkk., 2016)
3 Jauhari, dkk, Prediksi Nilai Tukar Rupiah 287 GP bisa menggunakan proses rekombinasi dan mutasi dengan probabilitas tertentu, tapi tidak dapat keduanya. Rekombinasi dilakukan dengan cara saling menukar ranting (sub tree), sedangkan mutasi dilakukan dengan mungubah pohon secara acak. Sebuah bagian yang sulit dari penggunaan GP adalah menentukan fungsi fitness, sejauh mana program membantu untuk sampai ke tujuan yang diinginkan. Berbeda dengan pendekatan yang ada, pendekatan lain menggunakan teknik peramalan time series yang konvensional yang terbilang kurang akurat jika dibandingakan dengan GP. Dua parameter yang merepresentasikan solusi dari Genetic Programming sebagai berikut: Penentuan himpunan terminal (set of terminals) Penentuan himpunan fungsi (set of functions) (Mahmudy dkk., 2016) Representasi Kromosom Setiap kromosom yang mewakili calon solusi untuk memecahkan masalah merupakan struktur pohon yang cocok untuk operasi GP. Jika digunakan untuk menemukan program yang valid, maka setiap kromosom berevolusi dan dioperasikan oleh GP yang akan menjadi perwakilan program dalam bentuk pohon (tree). Perhatikan representasi kromosom pada Gambar 2.1. x3 = x3 * Gambar 2.1 Representasi Kromosom Inisialisasi dan Evaluasi Sebelum menjalankan GP, operator harus menentukan elemenelemen apa yang seharusnya ada dalam fungsi dan terminal set. Setelah itu GP mengambil beberapa sample atau parents secara random untuk diinisialisasi dan dievaluasi dengan menghitung nilai fitness dari individu tersebut. Evaluasi individu dijalankan dengan menyusun fungsi nonlinear dari binary tree. Sedangkan nilai fitness dihitung dari total selisih antara output fungsi nonlinear dengan nilai y pada tabel Crossover Operator menukar satu bagian (gen) dari satu induk kromosom dengan induk lainnya yang akan dicrossover. Setelah dua operasi seleksi selesai, kedua induk akan menghasilkan 2 childs yang akan dipilih dengan syarat memiliki kemampuan bertahan hidup yang relative lebih baik (bisa kita lihat dari nilai fitnessnya) dan akan diproses/digunakan untuk generasi berikutnya. Perhatikan proses crossover pada Gambar 2.2. P1 P2 C1 Gambar 2.2 Proses Crossover 2.3. Mutasi Secara acak GP melakukan perubahan node dari sebuah kromosom menjadi node yang berbeda. Mutasi bisa meningkatkan keragaman evolusi pada suatu populasi dan meningkatkan eksplorasi GP dari ruang pencarian. Dimana, probabilitas mutasi biasanya ditetapkan jauh lebih rendah dari probabilitas crossover. Perhatikan proses mutasi pada Gambar 2.3. P1 C2 Gambar 2.3 Proses Mutasi Seleksi Operator melakukan seleksi dengan mengambil kromosom dengan nilai fitness yang tertinggi, sehingga bisa bertahan hidup di generasi berikutnya. Proses dalam seleksi pada GP ini sama dengan GAs Node dibuang x3 Node pengganti x3 x3 x3 / x3 X2 x3 X2 Node diganti Node pengganti
4 288 Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK), Vol. 3, No., Desember 2016, hlm yang biasanya menggunakan binary tournament dan roulettewheel. Kromosom dengan fitness yang tertinggi, memiliki kesempatan yang besar untuk menjadi parent pada generasi berikutnya. Pada penelitian ini digunakan jenis seleksi elitism yang mengambil kromosom terbaik dari populasi. 2. Perhitungan Nilai Evaluasi Untuk melakukan perhitungan evaluasi pada penelitian ini menggunakan persamaan Mean Absolute Percentage Error (MAPE) yang dihitung menggunakan kesalahan absolut pada tiap periode dibagi nilai observasi yang nyata. Setelah itu, dihitung ratarata kesalahan persentase absolut. Pendekatan ini berguna ketika ukuran atau besar variabel ramalan itu penting dalam mengevaluasi ketepatan ramalan. MAPE mencerminkan seberapa besar kesalahan dalam memprediksi yang dibandingkan dengan nilai nyata (Jauhari dkk., 2016). Rumus yang digunakan untuk menghitung MAPE terdapat pada persamaan 2.1 : MAPE = 1 n y i yp i n i=1 100% (2.1) y i 3. PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI Proses dari prediksi nilai tukar uang dengan menggunakan metode GP melalui beberapa tahapan. Tahapan yang pertama yaitu melakukan proses inisialisasi dan evaluasi pada kromosom, kemudian tahap dua yaitu melakukan pelatihan dengan metode GP, pelatihan ini akan melewati beberapa proses yaitu: 1. Crossover 2. Mutasi 3. Seleksi dengan metode elitism. Mendapatkan individu terbaik Setelah dilakukan pelatihan, akan didapatkan individu terbaik, individu terbaik ini pada tahap ketiga digunakan untuk proses pengujian, tahap yang terakhir yaitu tahap merupakan tahap prediksi nilai tukar uang. Tahapantahapan yang dilalui dapat digambarkan pada Gambar 3.1. Mulai Data latih, data uji, popsize, pc, pm, iterasi Proses Inisialisasi dan Evaluasi Kromosom Proses Pelatihan dengan GP Proses Pengujian Proses Prediksi Hasil Prediksi Nilai Tukar Uang, dan nilai MAPE Kembali Gambar 3.1. Flowchart proses prediksi nilai tukar uang Implementasi Antarmuka halaman utama, pada Gambar 3.2 merupakan tampilan halaman utama yang berisi input data, pelatihan, pengujian, dan prediksi. Gambar 3.2. Antarmuka Halaman Utama
5 Jauhari, dkk, Prediksi Nilai Tukar Rupiah 289 Implementasi Proses Postfix ini merupakan proses yang digunakan untuk membuat kromosom baru dengan cara random. Diawali dengan menentukan terminal dan operasi. Kemudian melakukan random sesuai dengan syarat postfix. Keseluruhan proses tersebut ditunjukkan dari potongan Kode Program public static String randompostfix() { String hasil = ""; Random rand = new Random(); // inisialisasi operator String[] operator = {"", "", "*", "/"; // inisialisasi terminal String[] terminal = new String[5]; String[] tampungan = {"", "", "x3", "x", "0"; tampungan[tampungan.length 1] = String.valueOf(rand.nextInt(100) 1); ArrayList<Integer> random = new ArrayList<Integer>(); for (int r = 0; r < tampungan.length; r) { random.add(new Integer(r)); Collections.shuffle(random); for (int j = 0; j < tampungan.length; j) { terminal[j] = tampungan[(int) random.get(j)]; // buat postfix random int A = 0; int O = 0; for (int i = 0; i < ((operator.length terminal.length)); i) { if (i < 2) { hasil = terminal[a] " "; A; else if (i == (operator.length terminal.length) 1) { hasil = operator[rand.nextint()]; else { if (A >= terminal.length) { hasil = operator[rand.nextint()] " "; O; else if (A == (O 1)) { hasil = terminal[a] " "; A; else { if ((rand.nextint(2) 1) % 2 == 1) { hasil = operator[rand.nextint()] " "; O; else { hasil = terminal[a] " "; A; return hasil; Kode Program 3.1. Proses Random Postfix Penjelasan dari Kode Program 3.1: 1. Baris 212 merupakan proses inisialisasi operator, terminal, dll. 2. Baris 132 merupakan proses pembentukan random untuk terminal. 3. Baris 2728 merupakan proses inisialisasi angka dan operator.. Baris 2930 melakukan perulangan sampai jumlah operator jumlah terminal 5. Baris 3133 jika jumlah i masih kurang dari 2 maka isi dengan angka 6. Baris 337 jika jumlah i merupakan urutan terakhir 7. Baris 381 jika jumlah A lebih besar dari panjang terminal maka isi dengan operator 8. Baris 2 jika jumlah O = A 1 maka isi dengan terminal 9. Baris 58 jika nilai random ganjil maka isi operator 10. Baris 951 jika nilai random genap maka isi terminal 11. Baris 55 kembalikan nilai hasil. PENGUJIAN DAN ANALISIS.1 Pengujian Jumlah Popsize Pengujian popsize digunakan untuk menentukan popsize yang optimal untuk mendapatkan nilai MAPE yang minimum. Parameter yang digunakan pada pengujian ini adalah jumlah data latih 50, jumlah data uji 10, jumlah popsize pada range 550, nilai pc 0,2, nilai pm, 0.1, dan jumlah iterasi 100. Pengujian jumlah popsize ini dilakukan sebanyak 10 kali. Hasil pengujian dapat dilihat pada Tabel.1 berikut ini: Jumlah Pop Size Tabel.1 Pengujian Jumlah Popsize MAPE (%) Nilai Percobaan Kei Rerata MAPE (%) 5 0,1 0,32 0,1 0,1 0,51 0,16 0,1 0,1 0,3 0,3 0, ,17 0,08 0,08 0,17 0,1 0,08 0,2 0,26 0,08 0,1 0,1 15 0,1 0,13 0,1 0,08 0,08 0,1 0,08 0,08 0,08 0,08 0, ,08 0,08 0,08 0,1 0,08 0,08 0,08 0,08 0,1 0,08 0, ,08 0,1 0,1 0,08 0,08 0,08 0,1 0,08 0,08 0,08 0, ,08 0,08 0,08 0,1 0,08 0,08 0,08 0,1 0,08 0,1 0, ,09 0,08 0,08 0,08 0,08 0,1 0,08 0,08 0,1 0,08 0, ,08 0,08 0,08 0,08 0,08 0,08 0,08 0,08 0,22 0,08 0,09 5 0,08 0,08 0,08 0,08 0,08 0,08 0,08 0,08 0,08 0,08 0, ,13 0,08 0,08 0,08 0,08 0,08 0,13 0,08 0,08 0,08 0,09 Berdasarkan grafik hasil pengujian pada Gambar.1, ratarata nilai MAPE terkecil didapatkan pada popsize 5 dengan nilai 0.08, yang artinya semakin banyak jumlah popsize, maka akan didapatkan nilai MAPE yang minimum.
6 290 Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK), Vol. 3, No., Desember 2016, hlm Gambar.1. Hasil Pengujian Jumlah Popsize.2 Pengujian Jumlah Maksimum Iterasi Pengujian jumlah maksimum iterasi digunakan untuk menentukan jumlah maksimum iterasi yang optimal untuk mendapatkan nilai MAPE yang minimum. Tentunya dengan menggunakan jumlah popsize yang optimal pada pengujian sebelumnya. Parameter yang digunakan pada pengujian ini adalah jumlah data latih 50, jumlah data uji 10, jumlah popsize 5, nilai pc 0,2, nilai pm, 0.1, dan jumlah iterasi pada range Pengujian jumlah maksimum iterasi ini dilakukan sebanyak 10 kali. Hasil pengujian dapat dilihat pada Tabel.2 berikut ini: Tabel.1 Pengujian Jumlah Popsize Jumlah Maksimum Iterasi MAPE (%) Nilai Percobaan Kei Rerata MAPE (%) 20 0,08 0,1 0,08 0,08 0,08 0,08 0,1 0,08 0,09 0,08 0, ,08 0,08 0,1 0,08 0,08 0,08 0,08 0,08 0,09 0,1 0, ,08 0,08 0,08 0,08 0,08 0,08 0,1 0,08 0,08 0,08 0, ,08 0,08 0,08 0,08 0,08 0,08 0,08 0,08 0,08 0,08 0, ,08 0,08 0,08 0,08 0,08 0,08 0,08 0,08 0,08 0,08 0, ,08 0,08 0,08 0,08 0,08 0,08 0,08 0,08 0,1 0,08 0, ,08 0,13 0,1 0,08 0,08 0,08 0,08 0,08 0,08 0,08 0, ,08 0,08 0,08 0,08 0,08 0,08 0,08 0,09 0,08 0,08 0, ,08 0,08 0,08 0,09 0,08 0,08 0,08 0,08 0,08 0,08 0, ,08 0,08 0,08 0,08 0,08 0,08 0,08 0,1 0,08 0,08 0,086 Berdasarkan grafik hasil pengujian pada Gambar.2, ratarata nilai MAPE terkecil didapatkan pada jumlah maksimum iterasi sebesar 80 dan 100 dengan nilai MAPE 0,08. Ketika jumlah maksimum iterasi 80 dan 100 sudah didapatkan jumlah maksimum iterasi yang optimal, hal ini dapat simpulkan karena nilai MAPE tidak ada yang lebih kecil lagi di jumlah maksimum iterasi setelahnya. Gambar.2. Hasil Pengujian Jumlah Maksimum Iterasi 5. KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil uji coba parameter algoritma Genetic Programming untuk melakukan prediksi nilai tukar Rupiah terhadap US Dollar. Didapatkan bahwa Algoritma GP dapat melakukan prediksi nilai tukar Rupiah terhadap US Dollar dengan sangat baik, dengan parameter algoritma GP yang digunakan terdapat operasi yakni,, *, /,, dan juga 5 terminal yakni,, x3, x, x, yang merupakan data nilai tukar uang Rupiah terhadap US Dollar. Untuk mengukur solusi dari permasalahan prediksi nilai tukar Rupiah terhadap US Dollar, pada penelitian ini menggunakan perhitungan nilai MAPE. Penghitungan menggunakan parameter terbaik dapat menghasil nilai MAPE sebesar 0,08%. Parameter terbaik dengan ratarata nilai MAPE terendah adalah sebagai berikut : a. Jumlah data latih : 50 b. Jumlah data uji : 10 c. Jumlah popsize : 5 d. Nilai PC : 0.2 e. Nilai PM : 0.1 f. Jumlah Iterasi : 80 atau 100 Penelitian ini dapat dikembangkan dengan menambahkan jumlah parameter terminal, dan juga menambah variasi dari parameter operasi. Penggunaan nilai terminal yang lebih banyak akan mempengaruhi hasil variasi dari perhitungannya, penambahan variasi dari operasi juga akan mengatasi permasalahan ketika kromosom terdapat operasi pembagian. Selain itu bisa dicoba untuk menerapkan algoritma pengembangan dari GP yang telah ada saat ini, sehingga dapat mendapatkan hasil yang lebih baik. 6. DAFTAR PUSTAKA ANONYMOUSE, Mengapa Mata Uang Dunia dan Nilai Kurs Negara Bedabeda. Tersedia di: [Diakses 05 Desember 2016].
7 Jauhari, dkk, Prediksi Nilai Tukar Rupiah 291 ARDRA Pengertian Nilai Tukar. Tersedia di: [Diakses 29 Desember 2016]. CECILYA, ARANTIKA. dkk., Prediksi Nilai Tukar US Dollar Terhadap Rupiah Menggunakan Algoritma Genetika Dan Elman Recurrent Neural Network, Universitas Telkom. MAHMUDY, F.M Modul Algoritma Evolusi Semester Ganjil , Universitas Brawijaya. FANJIANG, YONGYI. dkk Search based approach to forecasting QoS attributes of web services using genetic programming. Information and Software Technology 80 (2016) JAUHARI, DANESWARA. dkk Prediksi Distribusi Air PDAM Menggunakan Metode Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation di PDAM Kota Malang. Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK), 3(2), KHO, DICKY KHOSMAN. dkk Prediksi Nilai Tukar IDR / USD Menggunakan Artificial Neural Networks Dengan Metode Pembelajaran Ant Colony Optimization, Universitas Telkom. TRIYONO Analisis Perubahan Kurs Rupiah Terhadap Dollar Amerika. Jurnal Ekonomi Pembangunan. Vol.9 No. 2, Desember 2008: Universitas Muhammadiyah Surakarta.
BAB 1 PENDAHULUAN. Pada masa sekarang ini, banyak jenis-jenis usaha dan bisnis yang mulai
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pada masa sekarang ini, banyak jenis-jenis usaha dan bisnis yang mulai dikembangkan oleh banyak orang terutama dalam hal bisnis investasi. Salah satu bisnis
Algoritma Evolusi Real-Coded GA (RCGA)
Algoritma Evolusi Real-Coded GA (RCGA) Imam Cholissodin [email protected] Pokok Bahasan 1. Siklus RCGA 2. Alternatif Operator Reproduksi pada Pengkodean Real 3. Alternatif Operator Seleksi 4.
Prediksi Jumlah Pengangguran Terbuka di Indonesia menggunakan Metode Genetic-Based Backpropagation
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer e-issn: 2548-964X Vol. 1, No. 4, April 2017, hlm. 341-351 http://j-ptiik.ub.ac.id Prediksi Jumlah Pengangguran Terbuka di Indonesia menggunakan
Lingkup Metode Optimasi
Algoritma Genetika Lingkup Metode Optimasi Analitik Linier Non Linier Single Variabel Multi Variabel Dgn Kendala Tanpa Kendala Numerik Fibonacci Evolusi Complex Combinasi Intelijen/ Evolusi Fuzzy Logic
BAB III ALGORITMA MEMETIKA DALAM MEMPREDIKSI KURS VALUTA ASING. Untuk memberikan penjelasan mengenai prediksi valuta asing
BAB III ALGORITMA MEMETIKA DALAM MEMPREDIKSI KURS VALUTA ASING Untuk memberikan penjelasan mengenai prediksi valuta asing menggunakan algoritma memetika, akan diberikan contoh sebagai berikut. Contoh Misalkan
BAB III PEMBAHASAN. harga minyak mentah di Indonesia dari bulan Januari 2007 sampai Juni 2017.
BAB III PEMBAHASAN Data yang digunakan dalam bab ini diasumsikan sebagai data perkiraan harga minyak mentah di Indonesia dari bulan Januari 2007 sampai Juni 2017. Dengan demikian dapat disusun model Fuzzy
ABSTRAK. Kata Kunci : Artificial Neural Network(ANN), Backpropagation(BP), Levenberg Marquardt (LM), harga emas, Mean Squared Error(MSE), prediksi.
ABSTRAK Prediksi harga emas merupakan masalah yang sangat penting dalam menentukan pengambilan keputusan perdagangan dalam pertambangan. Prediksi yang akurat untuk pertambangan dapat memberikan keuntungan
PENERAPAN ALGORITMA GENETIKA UNTUK PENENTUAN BATASAN FUNGSI KENGGOTAAN FUZZY TSUKAMOTO PADA KASUS PERAMALAN PERMINTAAN BARANG
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) Vol. 3, No. 3, September 2016, hlm. 169-173 PENERAPAN ALGORITMA GENETIKA UNTUK PENENTUAN BATASAN FUNGSI KENGGOTAAN FUZZY TSUKAMOTO PADA KASUS PERAMALAN
PREDIKSI TIME SERIES TINGKAT INFLASI INDONESIA MENGGUNAKAN EVOLUTION STRATEGIES
PREDIKSI TIME SERIES TINGKAT INFLASI INDONESIA MENGGUNAKAN EVOLUTION STRATEGIES Universitas Telkom Jl.Telekomunikasi No. 1, Terusan Buah Batu, Bandung [email protected] Abstrak Prediksi tingkat
IMPLEMENTASI JARINGAN SYARAF TIRUAN MULTI LAYER FEEDFORWARD DENGAN ALGORITMA BACKPROPAGATION SEBAGAI ESTIMASI NILAI KURS JUAL SGD-IDR
Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Multimedia 205 STMIK AMIKOM Yogyakarta, 6-8 Februari 205 IMPLEMENTASI JARINGAN SYARAF TIRUAN MULTI LAYER FEEDFORWARD DENGAN ALGORITMA BACKPROPAGATION SEBAGAI ESTIMASI
Peramalan Kebutuhan Beban Sistem Tenaga Listrik Menggunakan Algoritma Genetika
Peramalan Kebutuhan Beban Sistem Tenaga Listrik Menggunakan Algoritma Genetika M. Syafrizal, Luh Kesuma Wardhani, M. Irsyad Jurusan Teknik Informatika - Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
PREDIKSI TINGKAT INFLASI DI INDONESIA BERBASIS JARINGAN SYARAF TIRUAN DAN ALGORITMA GENETIKA. Rita Rismala 1, Said Al Faraby 2
PREDIKSI TINGKAT INFLASI DI INDONESIA BERBASIS JARINGAN SYARAF TIRUAN DAN ALGORITMA GENETIKA Rita Rismala 1, Said Al Faraby 2 1,2 Prodi S1 Informatika, Fakultas Informatika, Universitas Telkom 1 [email protected],
Algoritma Evolusi Dasar-Dasar Algoritma Genetika
Algoritma Evolusi Dasar-Dasar Algoritma Genetika Imam Cholissodin [email protected] Pokok Bahasan 1. Pengantar 2. Struktur Algoritma Genetika 3. Studi Kasus: Maksimasi Fungsi Sederhana 4. Studi
Rancang Bangun Aplikasi Prediksi Jumlah Penumpang Kereta Api Menggunakan Algoritma Genetika
1 Rancang Bangun Aplikasi Prediksi Jumlah Penumpang Kereta Api Menggunakan Algoritma Genetika Annisti Nurul Fajriyah Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya
ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK Dalam beberapa tahun terakhir ini, peranan algoritma genetika terutama untuk masalah optimisasi, berkembang dengan pesat. Masalah optimisasi ini beraneka ragam tergantung dari bidangnya. Dalam
PELATIHAN FEED FORWARD NEURAL NETWORK MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA DENGAN METODE SELEKSI TURNAMEN UNTUK DATA TIME SERIES
JURNAL GAUSSIAN, Volume 1, Nomor 1, Tahun 2012, Halaman 65-72 Online di: http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/gaussian PELATIHAN FEED FORWARD NEURAL NETWORK MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA DENGAN METODE
BAB II LANDASAN TEORI
27 BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Penelitian Terkait Penelitian terkait yang menggunakan algoritma genetika untuk menemukan solusi dalam menyelesaikan permasalahan penjadwalan kuliah telah banyak dilakukan.
PENERAPAN ALGORITMA GENETIKA UNTUK TRAVELING SALESMAN PROBLEM DENGAN MENGGUNAKAN METODE ORDER CROSSOVER DAN INSERTION MUTATION
PENERAPAN ALGORITMA GENETIKA UNTUK TRAVELING SALESMAN PROBLEM DENGAN MENGGUNAKAN METODE ORDER CROSSOVER DAN INSERTION MUTATION Samuel Lukas 1, Toni Anwar 1, Willi Yuliani 2 1) Dosen Teknik Informatika,
Pelatihan Multi-Layer Neural Network Menggunakan Algoritma Genetika untuk Memprediksi Harga Saham Esok Hari (T+1)
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer e-issn: 58-96X Vol., No. 6, Juni 08, hlm. 30-308 http://j-ptiik.ub.ac.id Pelatihan Multi-Layer Neural Network Menggunakan Algoritma Genetika untuk
BAB III PERANCANGAN. Gambar 3.1 di bawah ini mengilustrasikan jalur pada TSP kurva terbuka jika jumlah node ada 10:
BAB III PERANCANGAN Pada bagian perancangan ini akan dipaparkan mengenai bagaimana mencari solusi pada persoalan pencarian rute terpendek dari n buah node dengan menggunakan algoritma genetika (AG). Dari
Prediksi Harga Emas Batang Menggunakan Feed Forward Neural Network Dengan Algoritme Genetika
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer e-issn: 2548-964X Vol. 2, No. 8, Agustus 2018, hlm. 2317-2322 http://j-ptiik.ub.ac.id Prediksi Harga Emas Batang Menggunakan Feed Forward Neural
Aplikasi Algoritma Genetika Untuk Menyelesaikan Travelling Salesman Problem (TSP)
JTRISTE, Vol.1, No.2, Oktober 2014, pp. 50~57 ISSN: 2355-3677 Aplikasi Algoritma Genetika Untuk Menyelesaikan Travelling Salesman Problem (TSP) STMIK Handayani Makassar [email protected] Abstrak
SISTEM CERDAS PENDUKUNG KEPUTUSAN PREDIKSI NILAI TUKAR VALUTA ASING MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN DAN ALGORITMA GENETIKA TUGAS AKHIR
SISTEM CERDAS PENDUKUNG KEPUTUSAN PREDIKSI NILAI TUKAR VALUTA ASING MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN DAN ALGORITMA GENETIKA TUGAS AKHIR Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Mencapai Derajat Sarjana S-1
Optimasi Pembagian Barang Alat Tulis Kantor Menggunakan Algoritme Genetika
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer e-issn: -X Vol., No., Maret, hlm. - http://j-ptiik.ub.ac.id Optimasi Pembagian Barang Alat Tulis Kantor Menggunakan Algoritme Genetika Ardiansyah
ERWIEN TJIPTA WIJAYA, ST.,M.KOM
ERWIEN TJIPTA WIJAYA, ST.,M.KOM DEFINISI ALGEN adalah algoritma yang memanfaatkan proses seleksi alamiah yang dikenal dengan evolusi Dalam evolusi, individu terus menerus mengalami perubahan gen untuk
Optimasi Pemilihan Pekerja Bangunan Proyek Pada PT. Citra Anggun Pratama Menggunakan Algoritma Genetika
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer e-issn: 2548-964X Vol. 1, No. 2, Februari 2017, hlm. 80-84 http://j-ptiik.ub.ac.id Optimasi Pemilihan Pekerja Bangunan Proyek Pada PT. Citra Anggun
1. Pendahuluan. 1.1 Latar Belakang
1. Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Pasar valuta asing telah mengalami perkembangan yang tak terduga selama beberapa dekade terakhir, dunia bergerak ke konsep "desa global" dan telah menjadi salah satu pasar
1. Pendahuluan 1.1 Latar belakang masalah
1. Pendahuluan 1.1 Latar belakang masalah Emas adalah unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki simbol Au (bahasa Latin: 'aurum') dan nomor atom 79. Emas digunakan sebagai standar keuangan di banyak
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Fuzzy Local Binary Pattern (FLBP) Fuzzifikasi pada pendekatan LBP meliputi transformasi variabel input menjadi variabel fuzzy, berdasarkan pada sekumpulan fuzzy rule. Dalam
Genetic Algorithme. Perbedaan GA
Genetic Algorithme Algoritma ini bekerja dengan sebuah populasi yang terdiri atas individu-individu (kromosom). Individu dilambangkan dengan sebuah nilai kebugaran (fitness) yang akan digunakan untuk mencari
PENCOCOKAN KATA SECARA ACAK DENGAN METODE ALGORITMA GENETIKA MENGGUNAKAN PROGRAM PASCAL
Jurnal Matematika UNAND Vol. 2 No. 2 Hal. 1 9 ISSN : 2303 2910 c Jurusan Matematika FMIPA UNAND PENCOCOKAN KATA SECARA ACAK DENGAN METODE ALGORITMA GENETIKA MENGGUNAKAN PROGRAM PASCAL MULIA AFRIANI KARTIKA
Pemodelan Jaringan Syaraf Tiruan dengan Algoritma One Step Secant Backpropagation dalam Return Kurs Rupiah Terhadap Dolar Amerika Serikat
Pemodelan Jaringan Syaraf Tiruan dengan Algoritma One Step Secant Backpropagation dalam Return Kurs Rupiah Terhadap Dolar Amerika Serikat SKRIPSI Disusun oleh: MAULIDA NAJWA 24010212130028 DEPARTEMEN STATISTIKA
Penjadwalan Dinas Pegawai Menggunakan Algoritma Genetika Pada PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 7 Stasiun Besar Kediri
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer e-issn: 2548-964X Vol. 2, No. 11, November 2018, hlm. 4371-4376 http://j-ptiik.ub.ac.id Penjadwalan Dinas Pegawai Menggunakan Algoritma Genetika
PREDIKSI PERMINTAAN KREDIT MENGGUNAKAN METODE ADAPTIVE NEURO FUZZY INFERENCE SYSTEM (ANFIS) SKRIPSI SAMUEL ANTHONIUS MADUWU
PREDIKSI PERMINTAAN KREDIT MENGGUNAKAN METODE ADAPTIVE NEURO FUZZY INFERENCE SYSTEM (ANFIS) SKRIPSI SAMUEL ANTHONIUS MADUWU 091402118 PROGRAM STUDI TEKNOLOGI INFORMASI FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN TEKNOLOGI
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Travelling Salesman Problem (TSP) Travelling Salesmen Problem (TSP) termasuk ke dalam kelas NP hard yang pada umumnya menggunakan pendekatan heuristik untuk mencari solusinya.
Algoritma Evolusi Genetic Programming (GP) Dan Evolutionary Programming (EP)
Algoritma Evolusi Genetic Programming (GP) Dan Evolutionary Programming (EP) Imam Cholissodin [email protected] Pokok Bahasan 1. Genetic Programming (GP) 2. Siklus Genetic Programming 3. Evolutionary
Optimasi Penjadwalan Ujian Menggunakan Algoritma Genetika
Optimasi Penjadwalan Ujian Menggunakan Algoritma Genetika Nia Kurnia Mawaddah Wayan Firdaus Mahmudy, ([email protected]) Jurusan Matematika, FMIPA Universitas Brawijaya, Malang 65145 Abstrak Penjadwalan
BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN APLIKASI
27 BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN APLIKASI 3.1 Analisis Pada subbab ini akan diuraikan tentang analisis kebutuhan untuk menyelesaikan masalah jalur terpendek yang dirancang dengan menggunakan algoritma
PERAMALAN CADANGAN DEVISA INDONESIA MENGGUNAKAN METODE GRUP VARIASI FUZZY
PERAMALAN CADANGAN DEVISA INDONESIA MENGGUNAKAN METODE GRUP VARIASI FUZZY oleh MARISA RAMDHAYANTI M0110054 SKRIPSI ditulis dan diajukan untuk memenuhi sebagian persyaratan memperoleh gelar Sarjana Sains
APLIKASI ALGORITMA GENETIKA UNTUK PENENTUAN TATA LETAK MESIN
APLIKASI ALGORITMA GENETIKA UNTUK PENENTUAN TATA LETAK MESIN Hari Purnomo, Sri Kusumadewi Teknik Industri, Teknik Informatika Universitas Islam Indonesia Jl. Kaliurang Km 4,5 Yogyakarta [email protected],
8. Evaluasi Solusi dan Kriteria Berhenti Perumusan Masalah METODE PENELITIAN Studi Pustaka Pembentukan Data
Gambar 4 Proses Swap Mutation. 8. Evaluasi Solusi dan Kriteria Berhenti Proses evaluasi solusi ini akan mengevaluasi setiap populasi dengan menghitung nilai fitness setiap kromosom sampai terpenuhi kriteria
PERAMALAN HARGA EMAS MENGGUNAKAN ALGORTIMA MEMETIKA DENGAN PENCARIAN LOCAL TABU SEARCH. Iqbal Dwihanandrio
ISSN : 2355-9365 e-proceeding of Engineering : Vol.2, No.2 Agustus 2015 Page 6447 PERAMALAN HARGA EMAS MENGGUNAKAN ALGORTIMA MEMETIKA DENGAN PENCARIAN LOCAL TABU SEARCH Iqbal Dwihanandrio S1 Teknik Informatika
Implementasi Algoritma Genetika dalam Pembuatan Jadwal Kuliah
Implementasi Algoritma Genetika dalam Pembuatan Jadwal Kuliah Leonard Tambunan AMIK Mitra Gama Jl. Kayangan No. 99, Duri-Riau e-mail : [email protected] Abstrak Pada saat ini proses penjadwalan kuliah
OPTIMASI PERSEDIAAN BAJU MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA
OPTIMASI PERSEDIAAN BAJU MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA andra Aditya 1), Wayan Firdaus Mahmudy 2) 1) Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer Malang Jl. Veteran, Malang 65145, Indonesia
ABSTRAK PERAMALAN KURS RUPIAH TERHADAP US DOLLAR MENGGUNAKAN METODE HIBRID
ABSTRAK PERAMALAN KURS RUPIAH TERHADAP US DOLLAR MENGGUNAKAN METODE HIBRID Peramalan adalah bagian integral dari kegiatan pengambilan keputusan manajemen. Ramalan yang dilakukan umumnya berdasarkan pada
Optimasi Multiple Travelling Salesman Problem Pada Pendistribusian Air Minum Menggunakan Algoritme Genetika (Studi Kasus: UD.
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer e-issn: 2548-964X Vol. 1, No. 9, Juni 2017, hlm. 849-858 http://j-ptiik.ub.ac.id Optimasi Multiple Travelling Salesman Problem Pada Pendistribusian
Implementasi Algoritme Average Time Based Fuzzy Time Series Untuk Peramalan Tingkat Inflasi Berdasarkan Kelompok Pengeluaran
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer e-issn: 2548-964X Vol. 2, No. 10, Oktober 2018, hlm. 3533-3537 http://j-ptiik.ub.ac.id Implementasi Algoritme Average Time Based Fuzzy Time Series
PERANCANGAN PARAMETER TERBAIK UNTUK PREDIKSI PRODUKSI BAN GT3 MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN RESILIENT PROPAGATION
PERANCANGAN PARAMETER TERBAIK UNTUK PREDIKSI PRODUKSI BAN GT3 MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN RESILIENT PROPAGATION Fitrisia, Adiwijaya, dan Andrian Rakhmatsyah Program Studi S1 Teknik Informatika,
Pengantar Kecerdasan Buatan (AK045218) Algoritma Genetika
Algoritma Genetika Pendahuluan Struktur Umum Komponen Utama Seleksi Rekombinasi Mutasi Algoritma Genetika Sederhana Referensi Sri Kusumadewi bab 9 Luger & Subblefield bab 12.8 Algoritma Genetika 1/35 Pendahuluan
PENERAPAN ALGORITMA GENETIKA DALAM PENYELESAIAN TRAVELLING SALESMAN PROBLEM WITH PRECEDENCE CONSTRAINTS (TSPPC)
PENERAPAN ALGORITMA GENETIKA DALAM PENYELESAIAN TRAVELLING SALESMAN PROBLEM WITH PRECEDENCE CONSTRAINTS (TSPPC) Yayun Hardianti 1, Purwanto 2 Universitas Negeri Malang E-mail: [email protected] ABSTRAK:
PENJADWALAN KAPAL PENYEBERANGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) Vol. 3, No. 1, Maret 2016, hlm. 48-55 PENJADWALAN KAPAL PENYEBERANGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA Ria Febriyana 1, Wayan Firdaus Mahmudy 2 Program
PENENTUAN MATCHING MAKSIMUM PADA GRAPH BIPARTISI BERBOBOT DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA
PENENTUAN MATCHING MAKSIMUM PADA GRAPH BIPARTISI BERBOBOT DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA,, Universitas Negeri Malang E-mail: [email protected] ABSTRAK: Matching berguna untuk menyelesaikan
MEMBANGUN TOOLBOX ALGORITMA EVOLUSI FUZZY UNTUK MATLAB
MEMBANGUN TOOLBOX ALGORITMA EVOLUSI FUZZY UNTUK MATLAB Syafiul Muzid 1, Sri Kusumadewi 2 1 Sekolah Pascasarjana Magister Ilmu Komputer, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta e-mail: [email protected] 2 Jurusan
BAB III PEMBAHASAN. menggunakan model Fuzzy Mean Absolute Deviation (FMAD) dan penyelesaian
BAB III PEMBAHASAN Dalam bab ini akan dibahas mengenai pembentukan portofolio optimum menggunakan model Fuzzy Mean Absolute Deviation (FMAD) dan penyelesaian model Fuzzy Mean Absolute Deviation (FMAD)
IMPLEMENTASI JARINGAN SYARAF TIRUAN METODE BACKPROPAGATION UNTUK MEMPREDIKSI HARGA SAHAM
IMPLEMENTASI JARINGAN SYARAF TIRUAN METODE BACKPROPAGATION UNTUK MEMPREDIKSI HARGA SAHAM Ayu Trimulya 1, Syaifurrahman 2, Fatma Agus Setyaningsih 3 1,3 Jurusan Sistem Komputer, Fakultas MIPA Universitas
DAFTAR ISI. Tim Redaksi... i Kata Pengantar... ii Daftar Isi... iii
DAFTAR ISI Tim Redaksi... i Kata Pengantar... ii Daftar Isi... iii Faiz Rafdh Ch SISTEM INFORMASI ZAKAT BERBASIS WEB MENGGUNAKAN PHP DAN MYSQL PADA RUMAH ZAKATINDONESIA 1-7 Abdul Jamil Syamsul Bachtiar
PENYELESAIAN KNAPSACK PROBLEM MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA
PENYELESAIAN KNAPSACK PROBLEM MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA Kartina Diah KW1), Mardhiah Fadhli2), Charly Sutanto3) 1,2) Jurusan Teknik Komputer Politeknik Caltex Riau Pekanbaru Jl. Umban Sari No.1 Rumbai-Pekanbaru-Riau
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian dilakukan dilingkungan Jurusan Ilmu Komputer Fakultas Matematika
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian dilakukan dilingkungan Jurusan Ilmu Komputer Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Lampung. Waktu penelitian dilaksanakan
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Algoritma Genetika Algoritma genetika merupakan algoritma pencarian heuristik ysng didasarkan atas mekanisme seleksi alami dan genetika alami (Suyanto, 2014). Adapun konsep dasar
Pencarian Rute Terpendek untuk Pengoptimalan Ditribusi Sales Rokok Gudang Garam di kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember Menggunakan Algoritma Genetika
Pencarian Rute Terpendek untuk Pengoptimalan Ditribusi Sales Rokok Gudang Garam di kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember Menggunakan Algoritma Genetika Priza Pandunata, Rachmad Agung Bagaskoro, Agung Ilham
3.2.3 Resiko, Keuntungan dan Kerugian Forex Metode Prediksi dalam Forex MetaTrader 4 sebagai Platform Trading dalam Forex...
DAFTAR ISI HALAMAN PENGESAHAN... iii PERNYATAAN... iv HALAMAN MOTTO DAN PERSEMBAHAN... v PRAKATA... vi DAFTAR ISI... viii DAFTAR GAMBAR... xi DAFTAR TABEL... xiv DAFTAR PERSAMAAN... xv DAFTAR LAMPIRAN...
ANALISIS DAN IMPLEMENTASI GABUNGAN ALGORITMA GENETIKA DAN JARINGAN SYARAF TIRUAN BACKPROPAGATION (STUDY KASUS PERAMALAN SAHAM)
ANALISIS DAN IMPLEMENTASI GABUNGAN ALGORITMA GENETIKA DAN JARINGAN SYARAF TIRUAN BACKPROPAGATION (STUDY KASUS PERAMALAN SAHAM) Hanura Ian Pratowo¹, Retno Novi Dayawati², Agung Toto Wibowo³ ¹Teknik Informatika,,
PERBANDINGAN ALGORITMA EXHAUSTIVE, ALGORITMA GENETIKA DAN ALGORITMA JARINGAN SYARAF TIRUAN HOPFIELD UNTUK PENCARIAN RUTE TERPENDEK
PERBANDINGAN ALGORITMA EXHAUSTIVE, ALGORITMA GENETIKA DAN ALGORITMA JARINGAN SYARAF TIRUAN HOPFIELD UNTUK PENCARIAN RUTE TERPENDEK Rudy Adipranata 1) Felicia Soedjianto 2) Wahyudi Tjondro Teknik Informatika,
Generator Jadwal Perkuliahan Menggunakan Algoritma Genetika
Generator Jadwal Perkuliahan Menggunakan Algoritma Genetika Zainal Akbar 1), Muh. Fajri Raharjo 2), Eddy Tungadi 3) CAIR, Politeknik Negeri Ujung Pandang Jl. Perintis Kemerdekaan km. 10, Tamalanrea Makassar,
Jaringan Syaraf Tiruan dengan Pembelajaran Algoritma Genetika dan Diversitas untuk Deteksi Kelas Penyakit
Jaringan Syaraf Tiruan dengan Pembelajaran Algoritma Genetika dan Diversitas untuk Deteksi Kelas Penyakit Abidatul Izzah 1), Ratih Kartika Dewi 2) 1)2) Jurusan Teknik Informatika ITS Surabaya Jl. Teknik
PENENTUAN JARAK TERPENDEK PADA JALUR DISTRIBUSI BARANG DI PULAU JAWA DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA. Abstraksi
PENENTUAN JARAK TERPENDEK PADA JALUR DISTRIBUSI BARANG DI PULAU JAWA DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA I Dewa Made Adi Baskara Joni 1, Vivine Nurcahyawati 2 1 STMIK STIKOM Indonesia, 2 STMIK STIKOM
JURNAL SAINS DAN SENI ITS Vol. 4, No.2, (2015) ( X Print) A-31
JURNAL SAINS DAN SENI ITS Vol 4, No2, (2015) 2337-3520 (2301-928X Print) A-31 Perbandingan Performansi Metode Peramalan Fuzzy Time Series yang Dimodifikasi dan Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation (Studi
Perancangan Sistem Penjadwalan Asisten Dosen Menggunakan Algoritma Genetika (Studi Kasus: STIKOM Bali)
Konferensi Nasional Sistem & Informatika 2017 STMIK STIKOM Bali, 10 Agustus 2017 Perancangan Sistem Penjadwalan Asisten Dosen Menggunakan Algoritma Genetika (Studi Kasus: STIKOM Bali) I Made Budi Adnyana
Prediksi Pergerakan Harga Harian Nilai Tukar Rupiah (IDR) Terhadap Dollar Amerika (USD) Menggunakan Metode Jaringan Saraf Tiruan Backpropagation
1 Prediksi Pergerakan Harga Harian Nilai Tukar Rupiah (IDR) Terhadap Dollar Amerika (USD) Menggunakan Metode Jaringan Saraf Tiruan Backpropagation Reza Subintara Teknik Informatika, Ilmu Komputer, Universitas
Prediksi Data Time Series Tingkat Inflasi di Indonesia dengan Menggunakan Differential Evolution
Data Time Series Tingkat Inflasi di Indonesia dengan Menggunakan Differential Evolution Rita Rismala, S.T. 1, Suyanto, S.T., M.Sc., Retno Novi Dayawati, S.Si., M.T. 1,, Institut Teknologi Telkom 1 [email protected],
Penentuan Portofolio Saham Optimal Menggunakan Algoritma Genetika
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer e-issn: 2548-964X Vol. 1, No. 1, Januari 2017, hlm. 63-68 http://j-ptiik.ub.ac.id Penentuan Portofolio Saham Optimal Menggunakan Algoritma Genetika
BAB I PENDAHULUAN. perubahan perdagangan dan investasi internasional. melemahnya kurs rupiah terhadap mata uang asing khususnya dolar AS,
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Nilai tukar merupakan perbandingan nilai mata uang suatu negara dibandingkan dengan negara lain. Nilai tukar mata uang suatu negara memiliki peranan yang sangat penting
PERAMALAN NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP DOLAR AMERIKA MENGGUNAKAN MODEL RUNTUN WAKTU FUZZY -RANTAI MARKOV
PERAMALAN NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP DOLAR AMERIKA MENGGUNAKAN MODEL RUNTUN WAKTU FUZZY -RANTAI MARKOV oleh ERIKHA AJENG CHISWARI NIM. M0111028 SKRIPSI ditulis dan diajukan untuk memenuhi sebagian persyaratan
Optimasi Penjadwalan Mata Pelajaran Pada Kurikulum 2013 Dengan Algoritme Genetika (Studi Kasus: SMA Negeri 3 Surakarta)
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer e-issn: 2548-964X Vol. 1, No. 12, Desember 2017, hlm. 1535-1542 http://j-ptiik.ub.ac.id Optimasi Penjadwalan Mata Pelajaran Pada Kurikulum 2013
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Tinjauan Pustaka (Samuel, Toni & Willi 2005) dalam penelitian yang berjudul Penerapan Algoritma Genetika untuk Traveling Salesman Problem Dengan Menggunakan Metode Order Crossover
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI Pada bab ini akan membahas landasan atas teori-teori yang bersifat ilmiah untuk mendukung penulisan skripsi ini. Teori-teori yang dibahas mengenai optimisasi, pengertian penjadwalan,
Penjadwalan Job Shop pada Empat Mesin Identik dengan Menggunakan Metode Shortest Processing Time dan Genetic Algorithm
Jurnal Telematika, vol.9 no.1, Institut Teknologi Harapan Bangsa, Bandung ISSN: 1858-251 Penjadwalan Job Shop pada Empat Mesin Identik dengan Menggunakan Metode Shortest Processing Time dan Genetic Algorithm
PREDIKSI DISTRIBUSI AIR PDAM MENGGUNAKAN METODE JARINGAN SYARAF TIRUAN BACKPROPAGATION DI PDAM KOTA MALANG
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) Vol. 3, No. 2, Juni 2016, hlm. 83-87 PREDIKSI DISTRIBUSI AIR PDAM MENGGUNAKAN METODE JARINGAN SYARAF TIRUAN BACKPROPAGATION DI PDAM KOTA MALANG Daneswara
OPTIMASI PENJADWALAN KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR DENGAN ALGORITMA GENETIK
OPTIMASI PENJADWALAN KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR DENGAN ALGORITMA GENETIK Usulan Skripsi S-1 Jurusan Matematika Diajukan oleh 1. Novandry Widyastuti M0105013 2. Astika Ratnawati M0105025 3. Rahma Nur Cahyani
PENERAPAN ALGORITMA GENETIKA PADA PENYELESAIAN TRAVELLING SALESMAN PROBLEM (TSP)
PENERAPAN ALGORITMA GENETIKA PADA PENYELESAIAN TRAVELLING SALESMAN PROBLEM (TSP) Mohamad Subchan STMIK Muhammadiyah Banten e-mail: [email protected] ABSTRAK: Permasalahan pencarian rute terpendek dapat
BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Semua negara mempunyai mata uang sebagai alat tukar. Pertukaran uang dengan barang yang terjadi disetiap negara tidak akan menimbulkan masalah mengingat nilai uang
Implementasi Algoritma Genetika Untuk Pencarian Rute Berdasarkan Waktu Tercepat Objek Wisata Di Kabupaten Ngawi. Makalah
Implementasi Algoritma Genetika Untuk Pencarian Rute Berdasarkan Waktu Tercepat Objek Wisata Di Kabupaten Ngawi Makalah Disusun sebagai salah satu syarat menyelesaikan Program Studi Strata I pada Jurusan
Optimasi Penjadwalan Mata Pelajaran Menggunakan Algoritme Genetika (Studi Kasus: SMK Negeri 2 Kediri)
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer e-issn: 2548-964X Vol. 1, No. 10, Oktober 2017, hlm. 1066-1072 http://j-ptiik.ub.ac.id Optimasi Penjadwalan Mata Pelajaran Menggunakan Algoritme
Perbandingan Algoritma Exhaustive, Algoritma Genetika Dan Algoritma Jaringan Syaraf Tiruan Hopfield Untuk Pencarian Rute Terpendek
Perbandingan Algoritma Exhaustive, Algoritma Genetika Dan Algoritma Jaringan Syaraf Tiruan Hopfield Untuk Pencarian Rute Terpendek Rudy Adipranata 1, Felicia Soedjianto 2, Wahyudi Tjondro Teknik Informatika,
APLIKASI UNTUK PREDIKSI JUMLAH MAHASISWA PENGAMBIL MATAKULIAH DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA, STUDI KASUS DI JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA ITS
APLIKASI UNTUK PREDIKSI JUMLAH MAHASISWA PENGAMBIL MATAKULIAH DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA, STUDI KASUS DI JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA ITS Hafid Hazaki 1, Joko Lianto Buliali 2, Anny Yuniarti 2
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Emas dahulu merupakan alat pembayaran transaksi ekonomi yang digunakan di suatu negara dengan negara lainnya. Sebagai alat tukar, emas dahulu memegang pengaruh yang
Adapun rumus matematis dari analisa regresi linier yaitu : y = A 0 + B 0 X + ε Dimana : y = Variable dependent ( variable yang akan diprediksi ) A 0 =
PREDIKSI NILAI SAHAM MENGGUNAKAN PEMROGRAMAN GENETIK DAN PEMROGRAMAN EKSPRESI GEN Aris Sularno Jurusan Informatika, Fakultas Teknologi Industri Universitas Gunadarma Depok, Indonesia Abstrak Prediksi harga
Penerapan Metode Fuzzy Tsukamoto Untuk Prediksi Nilai Tukar Rupiah
ISSN: 2089-3787 609 Penerapan Metode Fuzzy Tsukamoto Untuk Prediksi Nilai Tukar Rupiah Adani Dharmawati, Hugo Aprilianto STMIK Banjarbaru Jl. A. Yani Km. 33,3 Banjarbaru [email protected], [email protected]
oleh WAHYUNI PUTRANTO NIM. M SKRIPSI ditulis dan diajukan untuk memenuhi sebagian persyaratan memperoleh gelar Sarjana Sains Matematika
PERBANDINGAN METODE GRADIENT DESCENT DAN GRADIENT DESCENT DENGAN MOMENTUM PADA JARINGAN SYARAF TIRUAN BACKPROPAGATION DALAM PERAMALAN KURS TENGAH RUPIAH TERHADAP DOLAR AMERIKA oleh WAHYUNI PUTRANTO NIM.
SIMULASI PENGENDALIAN KECEPATAN MOBIL OTOMATIS MENGGUNAKAN LOGIKA FUZZY DAN ALGORITMA GENETIKA
SIMULASI PENGENDALIAN KECEPATAN MOBIL OTOMATIS MENGGUNAKAN LOGIKA FUZZY DAN ALGORITMA GENETIKA Helmy Thendean, M.Kom 1) Albert, S.Kom 2) Dra.Chairisni Lubis, M.Kom 3) 1) Program Studi Teknik Informatika,Universitas
BAB II KAJIAN PUSTAKA. Pada bab kajian pustaka berikut ini akan dibahas beberapa materi yang meliputi
BAB II KAJIAN PUSTAKA Pada bab kajian pustaka berikut ini akan dibahas beberapa materi yang meliputi graf, permasalahan optimasi, model matematika dari objek wisata di Yogyakarta, dan algoritma genetika
BAB 2 LANDASAN TEORI
7 BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Penjadwalan Perkuliahan Penjadwalan memiliki pengertian durasi dari waktu kerja yang dibutuhkan untuk melakukan serangkaian untuk melakukan aktivitas kerja[10]. Penjadwalan juga
STUDI ANALISA PELATIHAN JARINGAN SYARAF TIRUAN DENGAN DAN TANPA ALGORITMA GENETIKA
STUDI ANALISA PELATIHAN JARINGAN SYARAF TIRUAN DENGAN DAN TANPA ALGORITMA GENETIKA (Agustinus N., et al. STUDI ANALISA PELATIHAN JARINGAN SYARAF TIRUAN DENGAN DAN TANPA ALGORITMA GENETIKA Agustinus Noertjahyana
ANALISIS SUPPORT VECTOR REGRESSION
ANALISIS SUPPORT VECTOR REGRESSION (SVR) DALAM MEMPREDIKSI KURS RUPIAH TERHADAP DOLLAR AMERIKA SERIKAT SKRIPSI Oleh : RISKY AMANDA NIM. 24010210141027 JURUSAN STATISTIKA FAKULTAS SAINS DAN MATEMATIKA UNIVERSITAS
