Bab 3. Metode Penelitian
|
|
|
- Hartanti Irawan
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 Bab 3 Metode Penelitian 3. 1 Variabel Penelitian & Hipotesis Variabel Penelitian & Definisi Operasional Variabel 1 : Persepsi Stres Definisi Operasional : Tinggi rendahnya persepsi terhadap stres berdasarkan skor yang diperoleh dari hasil kuesioner Perceived Stress Scale. Variabel 2 : Agresivitas Definisi Operasional : Tinggi rendahnya agresivitas berdasarkan skor dari empat dimensi yaitu Physical Aggression,Verbal Aggression, Anger dan Hostillity yang diperoleh dari hasil The Aggression Questionnaire Hipotesa Hipotesa menurut Kumar (2005) dapat memperjelas pertanyaan penelitian, membuat lebih spesifik dan memberikan fokus pada satu pertanyaan penelitian, tetapi bukanlah sebuah hal yang sensial. Berikut adalah hipotesa dalam penelitian Hubungan antara stres dengan agresivitas pada anggota kepolisian reserse kriminal (Reskrim) di Jakarta. H 0 : Tidak ada hubungan yang signifikan antara persepsi stres dengan agresivitas pada anggota kepolisian reskrim di Jakarta. H a : Ada hubungan yang signifikan antara persepsi stres dengan agresivitas pada anggota kepolisian reskrim di Jakarta.
2 1.2 Subjek Penelitian & Teknik Sampling Karakteristik Subjek Penelitian Dalam penelitian ini, peneliti mengambil subjek sebanyak 200 orang dengan populasi yang dimiliki 568 orang dari total lima Polres di Jakarta dengan kriteria: - Anggota di Kepolisian Reserse Kriminal (Reskrim) yang bertugas di Polres Jakarta. Serta penelitian ini dilakukan di Jakarta untuk memudahkan dalam memperoleh data. - Pria atau Wanita. Anggota kepolisian reskrim tidak hanya pria, maka penelitian ini juga diperuntukkan pada wanita dan perbedaan gender tidak menjadi fokus dalam penelitian ini. - Bekerja menjadi anggota kepolisian Reserse minimal selama 1 tahun. Peneliti menganggap bahwa masa kerja satu tahun sudah dapat beradaptasi dengan pekerjaannya dan sudah mengerti mengenai pekerjaan yang dijalani sehingga dapat merasakan ada atau tidaknya tekanan yang dirasakan dalam bekerja. - Posisi jabatan yang peneliti ambil ialah staf hingga Kepala Satuan (Kasat) Reskrim. Mengambil subjek dari staf hingga Kepala Satuan (Kasat) Reskrim, karena dalam menangani kasus semua anggota kepolisian reskrim ikut bekerja sama dan merasakan langsung tekanan dalam menjalani tugas untuk menegakkan hukum Teknik Sampling Dengan adanya kriteria subjek dalam penelitian ini, maka peneliti menggunakan teknik sampling Non Probability dengan keterangan semua orang tidak memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi sampel. Dalam teknik sampilng non probability ada beberapa macam tipe namun penelitian ini memilih Purposive dengan keterangan bahwa mencari sampel sesuai dengan kriteria spesifik yang sesuai dengan penelitian (Myers & Hansen, 2011). Kriteria yang spesifik yang dimaksud adalah mengambil sampel yang tidak umum, melainkan ada kriteria-kriteria yang sesuai untuk dijadikan sampel dalam penelitian dan hanya orang-orang terpilih yang dapat menjadi sampel.
3 3. 3 Desain Penelitian Dalam hal pendekatan/informasi peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif. Pendekatan kuantitatif digunakan untuk mempelajari sebuah fenomena yang kontekstual, yang berarti fenomena ini tidak dapat dipahami tanpa ada konteks dimanapun fenomena ini muncul (Myers & Hansen, 2011). Desain penelitian ini merupakan desain Non Eksperimen. Metode non eksperimen digunakan untuk mempelajari sebuah perilaku didalam situasi yang berjalan dengan apa adanya (natural) untuk menggali kejadian yang unik, atau digunakan sebagai sampel data pribadi (Myers & Hansen, 2011). Berdasarkan tujuan yang ada peneliti menggunakan korelasional. Korelasional itu sendiri adalah salah satu desain penelitian untuk mengetahui hubungan antara dua sifat, peristiwa atau perilaku (Myers & Hansen, 2011). 3.4 Alat Ukur Penelitian Alat Ukur Dalam penelitian ini peneliti membahas mengenai persepsi stress dan agresivitas. Untuk itu penelitian ini akan menggunakan alat ukur Perceieved Stress Scale (PSS) dari Sheldon Cohen yang telah diadaptasi ke dalam Bahasa Indonesia. Perceieved Stress Scale (PSS) mengukur sejauh mana situasi dalam kehidupan seseorang yang dinilai sebagai tekanan khususnya, alat ukur ini menilai frekuensi yang responden temukan saat hidup mereka tidak dapat dikontrol, tidak terduga dan belebihan selama beberapa bulan terakhir. Dalam alat ukur ini terdiri dari 10 item. Ada empat item yang memiliki nilai positif yaitu item 4,5,7 & 8 dengan skala yang digunakan adalah 0-4 dengan keterangan 0 tidak pernah, 1 hampir tidak pernah, 2 kadang-kadang, 3 hampir sering dan 4 sangat sering (Cohen, Kamarck, & Mermelstein, 1983). Sedangkan untuk agresivitas peneliti juga telah mengadaptasi alat ukur The Aggression Questionnaire dari Buss & Perry. Terdiri dari 29 item dengan skala likert 1-5 dengan keterangan 1 (sangat tidak menggambarkan diri saya) dan 5(sangat menggambarkan diri saya) (Buss & Perry, 1992).
4 Tabel 3.1 The Aggression Questionnaire Dimensi Physical Agression (PA) Merupakan dimensi pertama dari agresivitas yang terlihat. Kecenderungan untuk melukai orang lain secara fisik sebagai bentuk kemarahan seperti memukul, mencubit, menendang, mendorong dan lain-lain. Item Item 1-9 dengan keterangan item 7 merupakan item positif. Verbal Agression (VA) Dimensi kedua yang dapat dilihat. Jenis ini memiliki kecenderungan untuk memberikan stimulus yang bertujuan menyakiti orang lain secara verbal berbentuk perkataan kasar, ancaman, cacian, dan sebagainya. Item Anger (A) Dimensi ketiga dalam agresivitas. Anger merupakan perasaan marah, kesal dan bagaimana cara mengontrol hal itu. Didalamnya terdapat irritability yaitu kecendrungan untuk cepat marah, mengenai Item dengan keterangan item 15 merupakan item positif.
5 temperamental dan kesulitan untuk mengendalikan amarah. Hostility (H) Dimensi terakhir dalam agresi, merupakan golongan perilaku yang tidak terlihat. Hostillity terdiri dari dua bagian yaitu resenment dan suspicion. Resenment adalah perasaan cemburu atau iri dengan orang lain dan Suspicion adalah ketidak percayaan, kekhawatir dan proyeksi dari rasa bermusuhan dengan orang lain. Item Validitas dan Reliabilitas Alat Ukur Koefisien alpha reliabilitas dalam alat ukur Perceieved Stress Scale (PSS) adalah 0,84 ; 0,85 dan 0,86 dari tiga sampel yaitu sampel pertama 332 mahasiswa, sampel kedua 114 mahasiswa psikologi dan sampel ketiga 64 mahasiswa dalam program berhenti merokok, semua sampel tersebut merupakan mahasiswa University of Oregon. Test-restest harusnya memiliki nilai yang lebih tinggi dari retest dengan interval yang pendek. 82 mahasiswa mengikuti retest dalam waktu 2 hari dan 6 minggu korelasinya adalah 0,85 sedangkan korelasinya 0,55 dari 64 untuk subjek 64 mahasiswa program berhenti merokok yang mengikuti retest setelah 6 minggu (Cohen, Kamarack and Mermelstein, 1983). Namun dalam penelitian ini peneliti telah melakukan pilot test, sehingga diperoleh hasil realibilitas sebesar 0,695 dengan keterangan pilot test ini diikuti oleh 37 orang dengan total item 10. Dari hasil tersebut terdapat 2 item yang tidak valid sehingga
6 item tersebut diperbaharui yang berguna untuk field study. Dalam field study peneliti memberikan alat ukur tersebut kepada 200 orang subjek serta mendapatkan hasil reliabilitas sebesar 0,677. Alat ukur selanjutnya adalah The Aggression Questionnaire untuk satu sampel dari 372 subjek sebuah grup besar merupakan mahasiswa psikologi yang diteliti sebanyak dua kali dengan interval selama 9 minggu mengasilkan reliabilitas yang sesuai dengan empat dimensi yang dimiliki The Aggression Questionnairemenghasilkan Physical Aggression = 0,80 ; Verbal Aggression = 0,76; Anger = 0,72 dan Hostillity = 0,72 dengan jumlah nilai 80 (Buss & Perry, 1992). Hal yang sama dilakukan oleh peneliti untuk alat ukur ini, dimana peneliti melakukan pilot test untuk 37 subjek dengan jumlah item 10 mendapatkan hasil reliabilitas sebesar Physical Aggression = 0,489, ; Verbal Aggression = -0,28; Anger = 0,693 dan Hostillity = -0,127. Untuk field study, reliabilitas dari 200 subjek didapatkan hasil sebesar Physical Aggression = 0,473 ; Verbal Aggression = 0,694; Anger = 0,630 dan Hostillity = 0, Prosedur Persiapan Penelitian Dalam persiapan, awalnya peneliti mencari fenomena yang ada dilingkungan kepolisian. Pada akhirnya peneliti menemukan fenomena penembakan yang dilakukan oleh anggota kepolisian. Setelah mengumpulkan informasi-informasi, peneliti mencari variable psikologi yang sesuai dengan fenomena tersebut dan terpilihlah variabel persepsi stres dan variabel agresivitas. Varibel yang sesuai telah ditemukan, maka selanjutnya peneliti mencari teori yang sesuai dengan variabel tersebut yaitu teori persepsi stress dari Cohen, Kamarck &Mermelstein (1983) dan teori agresivitas dari Buss & Perry (1992). Setelah peneliti menemukan teori yang sesuai, peneliti mulai berlanjut untuk mencari alat ukur. Alat ukur yang digunakan adalah Perceieved Stress Scale (PSS) dari Sheldon Cohen dan The Aggression Questionnaire dari Buss & Perry. Alat ukur yang digunakan telah diadaptasi kedalam Bahasa Indonesia oleh Ibu Rani Agias Fitri, S.Psi., M.Psi. dalam penelitiannya
7 yang berjudul gambaran stres, agresivitas, distorsi kognitif dan trait pada orang dewasa di Jakarta. Selanjutnya peneliti melakukan face validity ke tiga orang subjek, face validity ini berguna untuk mengetahui apakah sampel memahami pertanyan-pertanyaan di dalam alat ukur yang telah ditetapkan tersebut. Hasil dari face validity tersebut didapat bahwa ketiga orang subjek ketiganya memahami alat ukur tersebut Pelaksanaan Penelitian Langkah lanjutan dalam penelitian ini adalah melakukan Pilot Test, dimana Pilot Test ini berguna untuk menemukan validitas dan reliabilitas. Pilot Test dilakukan pada tanggal 9 Juni 2014, sehubungan dengan subjek yang akan diambil adalah anggota kepolisian maka peneliti memberikan Pilot Test di Polres Jakarta Barat berjumlah 40 orang subjek. Selanjutnya peneliti memasukkan data hasil dari Pilot Test kedalam Microsoft Excel, namun ditemukan ada 3 orang subjek yang menjawab salah satu item dengan ragu, maka peneliti hanya mendapatkan 37 orang subjek. Kemudian peneliti melakukan analisa item menggunakan SPSS. Alat ukur The Aggression Questionnaire yang terdiri dari empat dimensi terdapat beberapa item yang tidak valid, dengan keterangan dimensi Physical Aggression item 2, 3, 5, 8 dan 9 tidak valid, dimensi Verbal Aggression item 11, 12 dan 13 yang tidak valid, dimensi Anger item 15, 17 dan 19 yang tidak valid, serta dimensi Hostillity item 22, 24 dan 26 yang tidak valid, berjumlah 14 item. Sedangkan alat ukur Perceieved Stress Scale (PSS) ada 2 item yang tidak valid yaitu item 1 dan 2. Oleh karena itu peneliti memutuskan mengganti item-item tersebut yang berguna untuk saat pengambilan data selanjutnya Teknik Pengolahan Data Peneliti akan menggunakan teknik perhitungan data denganperangkat lunak SPSS. Hasil data yang diperoleh diolah melalui beberapa tahap, tahap pertama adalah uji normalitas yaitu melihat apakah data tersebut parametric atau non-parametric. Bila data tersebut parametric maka langkah selanjutnya adalah mencari korelasi menggunakan Pearson, namun apabila data tersebut non-parametric maka mencari korelasi data tersebut menggunakan Spearman (Priyanto, 2013).
8
BAB 3 METODE PENELITIAN
BAB 3 METODE PENELITIAN Pada bagian ini akan di jabarkan mengenai variabel penelitian, definisi operasional, hipotesis, subjek penelitian, teknik sampling, desain penelitian, alat ukur penelitian, prosedur
METODOLOGI PENELITIAN. Sampel penelitian adalah sebagian dari populasi yang ingin diteliti, yang ciriciri
METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Sampel, dan Teknik Pengambilan Sampel 3.1.1 Sampel Penelitian Sampel penelitian adalah sebagian dari populasi yang ingin diteliti, yang ciriciri dan keberadaannya diharapkan mampu
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Pendekatan kuantitatif adalah pendekatan yang digunakan untuk meneliti sampel
BAB III METODE PENELITIAN. Definisi operasional adalah definisi yang menjadikan variabel-variabel yang
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Variabel Penelitian & Hipotesis 3.1.1 Variabel Penelitian & Definisi Operasional Definisi operasional adalah definisi yang menjadikan variabel-variabel yang sedang diteliti
BAB III METODE PENELITIAN. eksperimen yang digunakan adalah desain eksperimen semu (quasi experimental
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen. Jenis penelitian eksperimen yang digunakan adalah desain eksperimen semu (quasi experimental design). Desain
BAB 3 METODE. Hubungan kesepian dan..., Nuzuly tara Sharaswati, FPsi Universitas Indonesia
29 BAB 3 METODE 3.1 Permasalahan Penelitian Permasalahan yang akan dipertanyakan dalam penelitian ini adalah: Apakah terdapat hubungan antara kesepian dan agresi pada remaja yang sedang berpacaran? 3.2
BAB III METODE PENELITIAN. A. Identifikasi Variabel Penelitian
BAB III METODE PENELITIAN A. Identifikasi Variabel Penelitian Identifikasi variabel yang terdapat dalam sebuah penelitian berfungsi untuk menentukan alat pengumpulan data dan teknik analisis yang akan
BAB III METODE PENELITIAN. A. Desain Penelitian. mengetahui ada tidaknya hubungan Kontrol diri (variabel bebas) dan Perilaku
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik korelasional. Penelitian dengan teknik korelasional merupakan penelitian untuk mengetahui
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN Variabel Penelitian & Definisi Operasional
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Variabel Penelitian 3.1.1 Variabel Penelitian & Definisi Operasional Agresivitas adalah perilaku yang ditujukan/diarahkan dengan cara melukai, menyakiti, menyerang secara
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA. menyakiti, mengancam atau membahayakan individu-individu atau objek-objek
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Agresi 2.1.1 Definisi Agresivitas adalah segala bentuk perilaku yang dimaksudkan untuk menyakiti orang lain baik secara fisik maupun mental (Aziz & Mangestuti, 2006). Perilaku
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN. Dalam penelitian ini beberapa variabel yang akan dikaji adalah :
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Variabel Penelitian & Hipotesis Dalam penelitian ini beberapa variabel yang akan dikaji adalah : 1. Variabel ( X ) : Kesepian (loneliness) 2. Variabel ( Y ) : Kesehjateraan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional. Menurut Arikunto (2010), penelitian korelasional merupakan penelitian untuk mengetahui ada atau tidak
BAB 3 METODE PENELITIAN Variabel Penelitian, Definisi Operasional, dan Hipotesis
BAB 3 METODE PENELITIAN 3. 1. Variabel Penelitian, Definisi Operasional, dan Hipotesis 3. 1. 1. Variabel Penelitian Variabel penelitian merupakan semua hal dalan suatu penelitian yang datanya ingin diperoleh
BAB III METODE PENELITIAN. Variabel adalah konstruk-konstruk atau sifat-sifat yang sedang
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Variabel Penelitian, Definisi Operasional dan Hipotesis 3.1.1 Variabel Penelitian dan Definisi Operasional Variabel adalah konstruk-konstruk atau sifat-sifat yang sedang dipelajari
BAB III METODE PENELITIAN. metode pendekatan kuantitatif. Menurut Arikunto (2002) bahwa penelitian
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian Rancangan penelitian dalam suatu penelitian ilmiah digunakan sebagai pedoman bagi peneliti untuk melakukan penelitian. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan
BAB III METODE PENELITIAN. tidak adanya hubungan antara dua variabel atau lebih. Dengan teknik korelasional
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Jenis Penelitian Penelitian ini termasuk jenis penelitian korelasional. Menurut Arikunto (1998), penelitian korelasional merupakan penelitian untuk mengetahui ada atau tidak
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Pendekatan dan Jenis Penelitian Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Hal tersebut dikarenakan penelitian ini sesuai dengan karakteristik pendekatan kuantitatif
BAB 3 METODE PENELITIAN Variabel Penelitian dan Definisi Operasional. Peneliti menggunakan dua variabel dalam penelitian ini, yaitu:
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Variabel Penelitian dan Hipotesis 3.1.1 Variabel Penelitian dan Definisi Operasional Peneliti menggunakan dua variabel dalam penelitian ini, yaitu: A. Variabel X: academic locus
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN III. 1. Masalah Penelitian Berdasarkan latar belakang permasalahan yang telah dijelaskan pada bab pendahuluan, maka permasalahan yang akan diteliti dalam penelitian ini adalah:
Bab 3 Metode Penelitian. 3.1 Variabel Penelitian dan Hipotesa Variabel Penelitian dan Devinisi Operasional
Bab 3 Metode Penelitian 3.1 Variabel Penelitian dan Hipotesa 3.1.1 Variabel Penelitian dan Devinisi Operasional Variabel 1 (V1) dalam penelitian ini adalah motivasi kerja.definisi operasional dari motivasi
BAB 3 METODE PENELITIAN. Pada Sub-bab ini, akan dipaparkan mengenai Variable penelitian yang
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Variabel Penelitian dan Hipotesis Pada Sub-bab ini, akan dipaparkan mengenai Variable penelitian yang dijadikan sebagai alat ukur dan hipotesis yang digunakan peneliti sebagai
Agresivitas. Persahabatan. Kesepian. Penolakan
HUBUNGAN ANTARA KESEPIAN DENGAN AGRESIVITAS PADA REMAJA MADYA DI SMA X BOGOR LATAR BELAKANG MASALAH Agresivitas Persahabatan Kesepian Penolakan AGRESIVITAS Perilaku merugikan atau menimbulkan korban pihak
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Lokasi dan Subjek Penelitian 3.1.1 Lokasi Penelitian Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 29 Bandung yang bertempat di Jl. Geger Arum No.11 A, Telp. 022-2012579 Bandung 40154.
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Pada bab ini peneliti akan membahas mengenai metode penelitian yang terdiri dari subjek penelitian, metode dan desain penelitian. Selain itu, akan dijelaskan pula mengenai definisi
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif eksperimen dengan rancangan eksperimen one group pretest posttest design
BAB 3 METODE PENELITIAN. Pada bab ini peneliti akan memaparkan tentang metode penelitian yang
BAB 3 METODE PENELITIAN Pada bab ini peneliti akan memaparkan tentang metode penelitian yang digunakan. Akan dipaparkan secara singkat variabel penelitian, definisi operasional dari variabel, karakterisitik
BAB 3 METODE PENELITIAN
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1. Variabel Penelitian & Hipotesis 3.1.1. Variabel Penelitian & Definisi Operasional Dalam penelitian ini, variabel-variabel yang akan diuji adalah: 1. Variable (X): Materialisme
BAB 3 Metode Penelitian
BAB 3 Metode Penelitian 3.1 Variabel Penelitian dan Hipotesis 3.1.1 Variabel penelitian dan definisi operasional a. Perceived social support Perceived social support biasanya didefinisikan sebagai persepsi
BAB 3 METODE PENELITIAN. Dalam metode penelitian ini akan diuraikan mengenai identifikasi variable
BAB 3 METODE PENELITIAN Dalam metode penelitian ini akan diuraikan mengenai identifikasi variable penelitian, definisi operasional variable penelitian, populasi dan sampel, metode pengambilan sampel, desain
BAB 3 METODE PENELITIAN Variabel Penelitian dan Definisi Operasional. Variabel) dan Variabel Terikat (Dependent Variabel). Variabel bebas dalam
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Variabel Penelitian dan Hipotesis 3.1.1 Variabel Penelitian dan Definisi Operasional Penelitian ini melibatkan dua variabel yaitu Variabel bebas (Independent Variabel) dan Variabel
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini termasuk dalam penelitian korelasional. Penelitian korelasional dimaksudkan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara dua atau beberapa
BAB III METODE PENELITIAN. Penilitian ini adalah penelitian kuantitatif. Berdasarkan pada Variabel yang
27 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Penilitian ini adalah penelitian kuantitatif. Berdasarkan pada Variabel yang diteliti, masalah yang dirumuskan dan hipotesis yang diajukan, maka penelitian
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Agresivitas 2.1.1 Definisi Agresivitas Agresi adalah pengiriman stimulus tidak menyenangkan dari satu orang ke orang lain, dengan maksud untuk menyakiti dan dengan harapan menyebabkan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian (research methods) adalah cara-cara yang digunakan oleh peneliti dalam merancang, melaksanakan, pengolah data, dan menarik kesimpulan
BAB IV PERSIAPAN DAN PELAKSANAAN PENELITIAN
BAB IV PERSIAPAN DAN PELAKSANAAN PENELITIAN A. Orientasi Kancah Penelitian Subyek yang diteliti pada penelitian ini adalah istri (wanita) pada pasangan suami istri yang terikat dalam perkawinan. Istri
BAB 5 SIMPULAN, DISKUSI DAN SARAN. Sampel peneliti terbagi dalam 2 kelompok yaitu gamers DotA dan gamers
BAB 5 SIMPULAN, DISKUSI DAN SARAN 5.1 Simpulan Sampel peneliti terbagi dalam 2 kelompok yaitu gamers DotA dan gamers Ragnarok Online. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat perbedaan tingkat
BAB 3 METODE PENELITIAN
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Variabel Penelitian & Hipotesis 3.1.1 Variabel Penelitian & Definisi Operasional Dalam penelitian ini terdapat dua variabel yang akan digunakan. Pertama adalah variabel persepsi
Bab 3 Desain Penelitian
Bab 3 Desain Penelitian Bab ini akan menjabarkan variabel penelitian (definisi operasional dan hipotesis), responden penelitian, desain penelitian, alat ukur penelitian, dan prosedur penelitian. 3.1 Variabel
BAB I II METODE PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan pendekatan dominant-less dominant.
BAB I II METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan dominant-less dominant. Pendekatan dominant-less dominant merupakan pendekatan yang berasal dari paradigm yang dominant
BAB III METODE PENELITIAN. Lingkungan Keluarga dengan Perilaku Empati siswa kelas X SMA Negeri 1 Tibawa
BAB III METODE PENELITIAN Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasional, yaitu suatu metode yang menggambarkan secara sistematis dan obyektif tentang Hubungan Lingkungan Keluarga
BAB III METODE PENELITIAN. A. Desain Penelitian. melakukan kajian expost factor yang bertujuan untuk melihat hubungan antara
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitafif korelasional dengan melakukan kajian expost factor yang bertujuan untuk melihat hubungan antara satu atau
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. mendefinikan pendekatan kuantitatif yaitu: pendekatan ini akan lebih baik jika dilengkapi dengan tabel, grafik, bagan,
A. Desain Penelitian BAB III METODOLOGI PENELITIAN Pendekatan yang digunakan dalam penelitian yang berjudul Hubungan Antara Self Esteem dengan Tingkah Laku Agresi pada Remaja Awal ini adalah pendekatan
BAB III METODE PENELITIAN. Menurut Ghony rancangan penelitian adalah strategi suatu penelitian,
BAB III METODE PENELITIAN A. Rancangan Penelitian Menurut Ghony rancangan penelitian adalah strategi suatu penelitian, yaitu merupakan upaya yang menggambarkan keseluruhan pemikiran atau program penelitian
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian yang Digunakan Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Metode penelitian kuantitatif menurut Azwar (2013,
BAB III METODE PENELITIAN. dimanipulasi atau diubah ubah. Dengan teknik regresi linier sederhana, peneliti
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian regresi. Menurut Sugiyono (2007) regresi adalah suatu penelitian yang dilakukan dengan cara mengumpulkan
BAB 3 Metode Penelitian
BAB 3 Metode Penelitian 3.1 Variabel Penelitian & Hipotesis 3.1.1 Variabel Penelitian & Definisi Operasional Variabel yang diukur dalam penelitian ini terdiri dari dua yaitu dimensi humor styles dan kepuasan
BAB 3 METEDOLOGI PENELITIAN Variabel Penelitian, Definisi Operasional, dan Hipotesis. Variabel 2 = Intensitas penggunaan facebook
BAB 3 METEDOLOGI PENELITIAN 3. 1. Variabel Penelitian, Definisi Operasional, dan Hipotesis 3. 1. 1. Variabel Penelitian Variabel 1 = Self-Control Variabel 2 = Intensitas penggunaan facebook 3. 1. 2. Definisi
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. pada data-data numerikal (angka) yang diolah dengan metode statistika
46 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Jenis dan Metode Penelitian Sejalan dengan tujuan yang ingin diperoleh dalam penelitian ini, maka jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menekankan
BAB 3 METODE PENELITIAN. metode statistika (Azwar, 2010). Variabel penelit ian yang digunakan dalam
BAB 3 METODE PENELITIAN A. Variabel dan Definisi Operasional 1. Variabel penelitian Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menekankan analisinya pada data-data numerikal (angka) tentang
BAB III METODE PENELITIAN
58 BAB III METODE PENELITIAN A. Variabel dan Definisi Operasional 1. Identifikasi Variabel Penelitian Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mencari hubungan antar variabel.
BAB 3 METODE PENELITIAN. 3.1 Variabel Penelitian, Definisi Operasional dan Hipotesis
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Variabel Penelitian, Definisi Operasional dan Hipotesis 3.1.1 Variabel Penelitian Di dalam penelitian ini terdapat dua variabel, namun dikarenakan penelitian ini bukan bertujuan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. penelitian berupa angka-angka dan analisis menggunakan statistik. 1 Sedangkan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimental. Pendekatan kuantitatif adalah metode yang digunakan untuk menyajikan hasil penelitian
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Dimana ciri- ciri penelitian ini adalah menggunakan perhitungan statistik, memiliki subjek yang banyak,
BAB III METODE PENELITIAN
40 BAB III METODE PENELITIAN Metode penelitian merupakan usaha yang harus ditempuh dalam suatu penelitian untuk menemukan, mengembangkan dan menguji suatu kebenaran pengetahuan. Metode yang digunakan harus
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN Dalam bab metodologi penelitian, akan dibahas mengenai variabel penelitian, masalah penelitian, subjek penelitian, metode pengambilan data, alat ukur yang digunakan, prosedur
Lokasi penelitian dilakukan pada Perpustakaan SMP Negeri 15 Bandung yang terletak di Jalan Dr. Setiabudhi Nomor 89.
BAB III METODE PENELITIAN Penelitian hubungan ketersediaan fasilitas perpustakaan dengan minat kunjung siswa ke perpustakaan ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN. penelitian kuantitatif menurut Sugiyono (2009), adalah metode berlandaskan pada
18 BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Metode penelitian yang dipakai pada penelitian ini adalah kuantitatif. Metode penelitian kuantitatif menurut Sugiyono (2009), adalah metode berlandaskan
BAB III Metode Penelitian
BAB III Metode Penelitian 3.1. Variabel Penelitian & Hipotesis 1.1.1. Definisi operasional kecerdasan emosional Kecerdasan emosional adalah kemampuan untuk mengenal perasaan, mengontrol perasaan, dan memotivasi
BAB III METODOLOGI PENELITIAN Variabel Penelitian dan Definisi Operasional
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Variabel Penelitian dan Hipotesis 3.1.1 Variabel Penelitian dan Definisi Operasional Variabel penelitian adalah segala sesuatu yang berbentuk apa saja yang ditetapkan
BAB IV METODE PENELITIAN. serta penampilan dari hasilnya (Arikunto, 2002, p. 12)
BAB IV METODE PENELITIAN A. Rancangan Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dalam usaha menguji hipotesis yang telah disusun. Penelitian kuantitatif banyak dituntut menggunakan angka,
BAB III METODE PENELITIAN. yaitu variabel independen (bebas) dan variabel dependent (terikat). ini adalah perilaku kerja kontraproduktif.
41 BAB III METODE PENELITIAN A. Variabel dan Devisi Operasional 1. Variabel Dalam penelitian ini variabel yang digunakan dua jenis variabel yaitu variabel independen (bebas) dan variabel dependent (terikat).
BAB III METODE PENELITIAN. interpretasi data dan kesimpulan berdasarkan angka-angka yang
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif yang mempunyai tata cara, yaitu pengambilan keputusan, interpretasi data dan kesimpulan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. yaitu sebuah metode yang datanya dinyatakan dalam bentuk nilai atau angka (Sugiyono, 2009). Desain ini sangat
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN. Problematic internet use merupakan salah satu variabel (x) yang diteliti dalam
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Variabel Penelitian dan Hipotesis 3.1.1 Definisi Operasional Problematic Internet Use Problematic internet use merupakan salah satu variabel (x) yang diteliti dalam penelitian
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Variabel adalah gejala yang dipersoalkan (Purwanto, 2010). Gejala bersifat
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Variabel Penelitian & Hipotesis 3.1.1 Variabel Penelitian & Definisi Operasional Variabel adalah gejala yang dipersoalkan (Purwanto, 2010). Gejala bersifat membedakan
BAB III METODE PENELITIAN. serta teknik pengujian instrumen. Terakhir akan dibahas mengenai prosedur
BAB III METODE PENELITIAN Pada bab ini akan diuraikan pembahasan mengenai desain penelitian, variabel penelitian dan subyek penelitian. Setelah itu, akan dilanjutkan dengan pembahasan mengenai metode pengumpulan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. penelitian yang telah ditetapkan dan berperan sebagai pedoman atau penuntun pada
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Rancangan penelitian merupakan suatu strategi untuk mencapai tujuan penelitian yang telah ditetapkan dan berperan sebagai pedoman atau penuntun pada
BAB III METODE PENELITIAN. A. Desain Penelitian. menggunakan statistik untuk menjawab pertanyaan atau hipotesis penelitian yang
1 BAB III METODE PEELITIA A. Desain Penelitian Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif yang merupakan penelitian yang bekerja dengan angka, yang datanya berujud bilangan
BAB III METODE PENELITIAN. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasional. Metode korelasional yaitu suatu cara untuk menemukan hubungan antara variabel-variabel
BAB 3 METODE PENELITIAN. Subyek penelitian yang dipakai adalah para mahasiswa Binus yang bekerja di. Center) di Binus University
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Subyek Penelitian Subyek penelitian yang dipakai adalah para mahasiswa Binus yang bekerja di Binus University dengan kriteria: 1. Bekerja sebagai asisten laboratorium SLC (Software
BAB III METODE PENELITIAN. menekankan analisanya pada data-data numerical (angka) yang di olah dengan
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tipe penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Pendekatan pendekatan kuantitatif menekankan
BAB III METODE PENELITIAN
27 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian adalah suatu cara yang harus di tempuh peneliti untuk mencapai suatu tujuan yang diinginkan. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.7 Desain Penelitian Pada penelitian ini, peneliti menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode survei dengan cara menyebarkan kuesioner sebagai alat pengumpulan data
BAB 3 METODE PENELITIAN. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel kecemasan trait dan variabel
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Variabel Penelitian & Hipotesis 3.1.1 Variabel Penelitian & Definisi Operasional Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel kecemasan trait dan variabel acceptance
BAB 3 Metode Penelitian
BAB 3 Metode Penelitian 3.1. Variabel Penelitian dan Hipotesis 3.1.1. Variabel Penelitian dan Definisi Operasional Terdapat enam variabel dalam penelitian ini, yaitu faktor kepribadian yang terdiri dari
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Rancangan Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dalam usaha menguji hipotesis yang disusun. Penelitian kuantitatif adalah penelitian yang menekankan
BAB III METODE PENELITIAN. Populasi pada penelitian ini adalah wanita dewasa madya di RT 02 RW 06
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi Dan Sampel Penelitian Populasi pada penelitian ini adalah wanita dewasa madya di RT 02 RW 06 Kelurahan Isola yang berjumlah 61 orang. Peneliti menggunakan teknik sampling
BAB III METODE PENELITIAN
40 BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi, Subjek Populasi dan Sampel Penelitian 1. Lokasi Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 21 Bandung bertempat di Jl. Rancasawo Ciwastra Bandung 40286
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. sebagaimana adanya secara sistematis, akurat, aktual dan kemudian ditentukan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis Penelitian Berdasarkan masalah dan tujuan yang telah dikemukakan sebelumnya, maka jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif korelasional yang bertujuan untuk
BAB II ORIENTASI TUJUAN DAN NILAI TUGAS
DAFTAR ISI SURAT PERNYATAAN... i KATA PENGANTAR... ii UCAPAN TERIMA KASIH... iii ABSTRAK... v ABSTRACT... vi DAFTAR ISI... vii DAFTAR TABEL... ix DAFTAR GAMBAR... x DAFTAR LAMPIRAN... xi BAB 1 PENDAHULUAN
