Oleh : Rahmat Rizal ( ) Tio Ernity Manurung ( )
|
|
|
- Doddy Jayadi
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 Oleh : Rahmat Rizal ( ) Tio Ernity Manurung ( )
2 PROMBLEM 1 Tujuan Menentukan medan magnet bumi melalui percobaan medan magnet di sekitar kawat berarus melalui grafik kuat arus (i) terhadap tan θ.
3 Dasar teori Dasar Teori Mulanya gejala kelistrikan dan kemagnetan dianggap sebagai 2 hal yang terpisah, hingga pada abad ke 19 H. C. Oersted menemukan bahwa jarum kompas bila didekatkan kawat yang dialiri arus listrik arahnya akan berubah. Hal tersebut menunjukan bahwa disekitar kawat berarus terdapat medan listrik dengan garis gaya magnet melingkar dan berpusat pada kawat tersebut. Garis gaya magnet tersebut menghasilkan medan magnet disekitar kawat. Besar medan magnet yang dihasilkan oleh kawat berarus tersebut adalah B µ 0 i = (1) 2 π r Dengan µ0 = 4 x 10-7 Wb/Am, r adalah jarak titik tertentu dari kawat lurus berarus (m), dan i adalah kuat arus yang mengalir pada kawat (A). William Gilbert menemukan bahwa bumi merupakan magnet alami yang besar dengan kutub utara magnet berada di kutub selatan geografis dan kutub selatan magnet berada di kutub selatan geografis. Jika kawat berarus tersebut diletakan pada arah utara magnet bumi, maka besar induksi magnet yang ditunjukan oleh magnetometer pada suatu titik berjarak r merupakan resultan dari magnet yang dihasilkan kawat dengan medan magnet bumi.
4 Berikut gambar vektor medan magnet resultan Bk BR θ Bb Berdasarkan gambar vektor di atas dapat kita tentukan bahwa Bk tan θ = (2) Bb Bila persamaan (1) disubstitusi pad Persamaan (2) maka diperoleh hubungan µ i µ i sehingga Bb 2π rbb 2π r tanθ 0 0 tan θ =, = (3)
5 EKSPLORASI Alat dan Bahan Penjepit pendek Statip Kawat lurus Kompas Power Supply DC Kabel penghantar Rheostat Amperemeter 2 buah 2 buah 1 buah 1 buah 1 buah secukupnya 1 buah 1 buah
6 Prosedur percobaan: 1. Rangkailah alat-alat seperti pada gambar dibawah dengan posisi kawat lurus berarus sejajar dengan arah utara selatan magnet bumi. A Gambar rangkaian percobaan 1
7 2. Ukur dan catat jarak kompas terhadap kawat. 3. On-kan power supply, pilih jenis arus DC. Gunakan kuat arus sebesar 5 Ampere pada power supply. Atur kuat arus yang mengalir pada rangkaian dengan menggeser rheostat hingga menunjukan angka kuat arus yang dinginkan pada amperemeter. 5. Catat kuat arus dan penyimpangan jarum kompas yang terukur.
8 6. Lakukan prosedur 3-5 dengan menggunakan kuat arus yang berbedabeda, sebanyak 5 kali. Masukan semua data kedalam tabel dibawah ini. No. I (A) Θ ( ) tan θ
9 Prediksi Berdasarkan pemahaman, Perkirakan grafik hubungan medan magnet bumi terhadap medan magnet di sekitar kawat lurus berarus? Perkirakan pula grafik hubungan antara kuat arus (I) terhadap tan θ?
10 Grafik hubungan medan magnet bumi (BB) terhadap medan magnet disekitar kawat lurus berarus (Bk). Bb Bk Grafik hubungan antara kuat arus (I) terhadap tan θ i Tan θ
11 Pengukuran hari/tanggal/jam : kamis/ / Data Laboratorium : Data pengamatan r = 1,1 cm Sebelum eksperimen Setelah Eksperimen T ( 0 C) 26,5 +/- 0,025 26,5 +/- 0,025 P (cmhg) 68,5+/- 0,05 68,5+/- 0,05 No I (A) ± θ ( 0 ) Tan θ 1 0,5 16 0, ,47 3 1,5 33 0,65 4 2,1 39 0,81 5 2,6 43 0,93
12 GRAFIK Grafik hubungan antara kuat arus (i) terhadap tan θ
13 Berdasarkan grafik I=f(tan θ) tersebut dapat ditemukan persamaan Besar induksi magnet bumi adalah Sehingga i tan α = (4) tanθ B µ 0 b = tan α (5) 2π r Dari grafik i = f (tan θ) dapat diperoleh nilai 1, 65 1, 25 tan α 1 = = 2, 86 0, 70 0, 56 2, 05 1, 70 tan α 2 = = 2, 92 0, 80 0, 68 0, 25 2, 00 tan α 3 = = 2, 50 0, 94 0, 84 tan α = tan α = B b tan α = 0,21 = µ i 0 2π r tanθ tan α tan α + tan α tan α ,86 2,92 + 2,86 2,50 2
14 Besar induksi medan magnet bumi r = 1,1 x 10-2 m, = 4π x 10-7 Wb/Am B B B b b b = = µ 0 µ 0 t a n α 2 π r 4 π x 1 0 π (1, 1 x 1 0 ) = 5, 2 x T 2, 8 6 Dengan Ketidakpastian µ tan α 2π r 7 4π x1 0 π 0 B b = B b = B b = -2 2 (1,1x 1 0 ) 0, 3 8 x1 0 5 T 0, 2 1
15 ANALISIS GRAFIK Grafik I=f(Tan θ ) membentuk suatu garis lurus yang menunjukan adanya kesebandingan antara besar arus yang mengalir pada rangkaian dengan simpangan sudut jarum kompas. Garis lurus tersebut memotong tiga titik dari 5 titik hasil pengolahan data. Perpanjangan garis terhadap sumbu I tidak tepat memotong titik (0,0). Kekurangtepatan ini dapat dipengaruhi oleh kurang baiknya data hasil eksperimen yang disebabkan oleh beberpa faktor, diantaranya: 1. Kesalahan paralaks dalam mengukur sudut simpangan jarum kompas dan kuat arus yang mengalir pada rangkaian akibat seringnya jarum penunjuk amperemeter yang bergoyang serta. 2. Alat eksperimen yang kurang baik, diantaranya bentuk kawat yang tidak lagi benar-benar lurus
16 KESIMPULAN Dengan menggunakan prosedur eksperimen yang telah kami susun, ternyata besar induksi magnet bumi dapat ditentukan, dengan memperoleh hasil pengolahan data sebesar 5,2 x 10-5 T dan besar ketidakpastian sebesar 0,38 x 10-5 T. Literatur yang diperoleh menunjukan bahwa besar induksi magnet bumi adalah sebesar 5,7 x 10-5 T. Bila dibandingkan dengan literatur yang ada ternyata hasil eksperimen ini menunjukan adanya perbedaan. Ketidaktepatan ini dipengaruhi oleh data yang kurang baik sehingga menghasilkan bentuk grafik yang kurang tepat, dan mennyebabkan hasil pengolahan data yang tidak tepat. Besarnya presisi kesalahan dalam pengukuran adalah B/B x 100% = 0,38 x 10-5/5,2 x 10-5 (100%) = 7,3 % Besarnya akurasi dalam pengukuran adalah 100%-presisi = 100% - 7,3 % = 9,7 % Dengan besarnya akurasi dalam pengukuran dapat dinyatakan bahwa hasil pengukuran dalam eksperimen ini adalah mendekati benar
17 PROBLEM 2 Tujuan Menentukan jumlah lilitan (N) pada percobaan medan magnet di sekitar kawat Melingkar melaui grafik tan θ terhadap i
18 DASAR TEORI Sebuah kawat yang dialiri arus listrik akan menimbulkan medan magnet di sekitar kawat tersebut, begitu pula halnya dengan kawat melingkar yang dialiri arus listrik. Daerah di sekitar kawat melingkar tersebut baik di dalam kawat melingkar maupuan di luar kawat melingkar menimbulkan medan magnet yang besarnya tertentu. Besar medan magnet yang dihasilkan pada pusat kawat melingkar sebanding dengan µι 0 Β k = (6) 2 R Dengan Dengan Bk adalah medan magnet yang ditimbulkan oleh kawat melingkar, µ0 = 4 x 10-7 Wb/Am, R adalah jari-jari kawat melingakar (m), dan i adalah kuat arus yang mengalir pada kawat melingkar (A). Besar medan magnet yang dihasilkan oleh kawat melingkar berarus dengab sejumlah N lilitan, maka µι 0 N Β k = (7) 2R
19 Persamaan (2) menyatakan bahwa tan θ = Bk Bb Bila persamaan (7) disubstitusi terhadap persamaan 2, maka diperoleh µ 0iN Tan θ = 2RB b 2RB b sehingga N= tan θ (8) µ i 0
20 Alat dan Bahan : Power supply 1 buah Amperemeter 1 buah Rheostat 1 buah Kawat melingkar 1 buah Jarum kompas 1 buah Magnetometer 1 buah Kabel penghantar Secukupnya
21 Prosedur percobaan 1. Rangkailah alat-alat sesuai gambar dibawah dengan posisi diameter kawat melingkar searah utara selatan magnet bumi. A Gambar rangkaian percoabaan 2
22 2. Ukur dan catat panjang jari-jari kawat melingkar 3. On-kan power supply dan pilih jenis arus DC, Gunakan kuat arus sebesar 5 Ampere pada power supply. Atur kuat arus yang mengalir pada rangkaian dengan menggeser rheostat hingga menunjukan angka kuat arus yang dinginkan pada amperemeter. 5. Catat kuat arus dan penyimpangan jarum kompas yang terukur.
23 6. Lakukan prosedur 3-5 dengan menggunakan kuat arus yang berbeda-beda, sebanyak 5 kali. Masukan semua data kedalam tabel dibawah ini. No. I (A) Θ ( ) tan θ
24 PREDIKSI : Berdasarkan pemahaman, perkirakan grafik hubungan medan magnet bumi terhadap medan magnet di sekitar kawat Melingkar? Perkirakan pula grafik Hubungan antara tan θ Terhadapkuat arus (I)?
25 Grafik hubungan medan magnet bumi (BB) terhadap medan magnet disekitar kawat lurus berarus (Bl). Bb Bk Grafik hubungan antara kuat arus (I) terhadap tan θ Tan θ i
26 Pengukuran hari/tanggal/jam : kamis/ / Data Laboratorium : Data pengamatan r = 15,1 cm Sebelum eksperimen Setelah Eksperimen T ( 0 C) 26,5 +/- 0,025 26,0 +/- 0,025 P (cmhg) 68,5+/- 0,05 68,5+/- 0,05 No I (A) ± θ ( 0 ) Tan θ 1 0,5 15 0, ,51 3 1,5 38 0,78 4 2,0 45 1,00 5 2,5 51 1,23
27 GRAFIK DATA EKSPERIMEN Grafik tan θ = f (i)
28 Berdasarkan grafik tan θ =f(i) dapat ditemukan persamaan tanθ tan α = (9) i Sedangkan persamaan (8) menyatakan bahwa banyaknya lilitan adalah 2 RBb 2RBb N = tan θ sehingga N = tan α (10) µ i µ 0 0 Dari grafik tan θ =f(i) dapat diperoleh nilai 0, 60 0, 39 tan θ1 = = 4, 94 0,1175 0, 075 0, 38 0, 24 tan θ 2 = = 5,1 0, 075 0, 05 1, 08 0, 86 tan θ 3 = = 4, 4 0, 225 0,175 tan θ = tan θ = tan θ = 0,35 tan θ tan θ + tan θ tan θ ,94 4,40 + 4,94 5,10 2
29 Jumlah lilitan kawat melingkar yang digunakan dalam eksperimen dapat dihitung melalui persamaan N = Dengan µ0 = 4 x 10-7 Wb/Am, R = 15,1 x 10-2 m, dan Bb = 5,2 x 10-5 T, sehingga (5, 2 x 10 )(15,1 x 10 ) 2 R B N= 4, µ x 10 N=61,75 atau 62 lilitan (pembulatan) Dengan ketidakpastian pengukuran: N 2RB = b tan α µ N = 0 µ (5, 2 x 10 )(15,1 x 10 ) -7 0,35 4 µ x 10 N = 4, 375 atau 4 lilitan(pembulatan) 0 b t a n α
30 ANALISIS GRAFIK Grafik tan θ = f(i) pada percobaan ke dua ini membentuk suatu garis lurus dengan memotong 4 buah titik dari lima buah titik yang terbrntuk dari data hasil pengamatan. Garis lurus ini menunjukan kesebandingan antara arus yang mengalir pada rangkaian terhadap besar simpangnan sudut yamg terbentuk pada jarum kompas, sehingga akan memenuhi persamaan linear. Perpanjangan garis lurus terhadap sumbu tan θ tidak memotong titik (0,0). Hasil pengolahan data ini kurang sessuai dengan prediksi semula, yang memperhitungkan bahwa grafik akan memotong titik (0,0). Ketidaksesuaian ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya pengukuran yang kurang baik, karena kesalahan paralaks baik dalam mengukkur sushu yang mengalir pada rangkaian, menentukan jari-jari kawat melingkar, maupun dalam menetukan besaranya simpamngan sudut yang terbentuk oleh jarum kompas.
31 KESIMPULAN Berdasarkan pengolahan data hasil pengukuran pada eksperimen ke-2, dapat ditemukan bahwa banyaknya lilitan yang digunakan pada eksperimen adalah sebanyak 62 lilitan dengan ketidak pastian hasil pengukuran sebesar +/- 4 lilitan. Dengan presisi 4/63 (100%)=6,4 %. Dan akurasina adalah sebesra 100%-6,4%=93,6 %. Artinya hasil pengukuran yang dilakukan memiliki cukup akurat. Kawat melingkar yang digunakan pada eksperimen ini merupakan sebuah solenoida karena kawat melingkar ini tersusun atas sederetan kawat melingka berdampingan secralurus lurus sejajar dengan sumbu pusat kawat melingkar.
32 TERIMA KASIH
MAGNETAN MENENTUKAN MEDAN MAGNET BUMI PADA PERCOBAAN MEDAN MAGNET DI SEKITAR KAWAT BERARUS
4 KEMAGNET MAGNETAN AN PROBLEM 1. MENENTUKAN MEDAN MAGNET BUMI PADA PERCOBAAN MEDAN MAGNET DI SEKITAR KAWAT BERARUS Mulanya gejala kelistrikan dan kemagnetan dianggap sebagai dua hal yang terpisah hingga
KEMAGNETAN. Eksperimen Fisika Dasar 2. Tujuan. Alat dan bahan. Dasar teori. Prosedur. Data pengamatan. Pengolahan data. Analisa data.
Assalamu Alaikum Wr.Wb Eksperimen Fisika Dasar 2 Jurusan Pendidikan Fisika FPMIPA Universitas Pendidikan Indonesia Tujuan Alat dan bahan Dasar teori Prosedur Data pengamatan Pengolahan data KEMAGNETAN
PROBLEM SOLVING EKSPERIMEN FISIKA DASAR II MAGNET
4 MAGNET Kemampuan yang dikembangkan: - Mampu membuat rangkaian listrik. - Mampu merancang rangkaian untuk eksperimen medan magnet di sekitar kawat lurus berarus. - Mampu merancang rangkaian untuk eksperimen
Gaya Lorentz. 1. Menerapkan konsep kelistrikan dan kemagnetan dalam berbagai penyelesaian masalah dan produk teknologi
ruang / daerah di sekitar magnet dimana benda-benda magnetik yang diletakkan di daerah ini masih dipengaruhi oleh magnet tersebut medan magnetik di sekitar kawat lurus berarus listrik medan magnetik di
Kemampuan yang dibangun:
Inquiry Kemagnetan Kemampuan yang dibangun: Mampu mendefinisikan apa itu magnet Mampu menjelaskan munculnya interaksi magnetik Mampu menjelaskan pengaruh jarak pada interaksi magnetik Mampu membedakan
LABORATORIUM INQUIRY: KEMAGNETAN (Panduan bagi dosen)
LABORATORIUM INQUIRY: KEMAGNETAN (Panduan bagi dosen) Kemampuan yang dibangun: 1. Mampu mendefinisikan apa itu magnet 2. Mampu menjelaskan munculnya interaksi magnetik 3. Mampu menjelaskan pengaruh jarak
MEDAN MAGNETIK DISEKITAR KAWAT BERARUS
MEDAN MAGNETIK DISEKITAR KAWAT BERARUS I. TUJUAN PERCOBAAN a. Menentukan arah simpangan kompas di sekitar kawat berarus b. Menemukan hubungan medan magnetik dengan kuat arus II. III. RUMUSAN MASALAH a.
SOAL LATIHAN ULANGAN UB-1 KELAS XII
SOAL LATIHAN ULANGAN UB-1 KELAS XII 2013-2014 Nama:...................... Kelas:....................... Kerjakan Soal-Soal Berikut Dengan benar! 1. Sebuah kompas yang diletakkan di dekat kawat listrik
Gambar (a) Arah medan magnet, (b) Garis-garis medan magnet
Pada pelajaran listrik telah dikaji bahwa jika sebuah muatan diletakkan dalam medan listrik, ia mengalami gaya listrik dan energi listriknya dapat dipakai sebagai tenaga gerak untuk berpindah tempat. Hal
LAPORAN PRAKTIKUM EKSPERIMEN FISIKA. Gaya Magnetik antar kawat berarus. Nama :
LAPORAN PRAKTIKUM EKSPERIMEN FISIKA Gaya Magnetik antar kawat berarus Nama : Sujiyani Kassiavera Rizki Prabawati Septian Efendi Prisma Gita Azwar Dosen Pembimbing : (A1E010010) (A1E010022) (A1E010023)
INDUKTANSI DIRI KELOMPOK : ASEP SAEPUDIN (060347) DEDI HERMAWAN ( ) DENI MOH BUDIMAN (054115)
INDUKTANSI DIRI KELOMPOK : ASEP SAEPUDIN (060347) DEDI HERMAWAN (0605673) DENI MOH BUDIMAN (054115) LELIAN E MATITAMOLE (054082) NAWAL UBAID SALIM (060235) NIA NURHAYATI (0605671) SUDARMAN (0605653) YOGA
LEMBAR PENILAIAN (Pertemuan Pertama)
LEMBAR PENILAIAN (Pertemuan Pertama) A. Penilaian No. Jenis Bentuk Penilaian Instrumen 1. Tes 1. Tes tertulis dalam bentuk tes uraian Terlampir atau kognitif. 2. Non-tes 1. Lembar penilaian aspek afektif
LEMBAR KERJA SISWA (LKS) /TUGAS TERSTRUKTUR - - MEDAN MAGNET - MEDAN MAGNET
LEMBAR KERJA SISWA (LKS) /TUGAS TERSTRUKTUR Diberikan Tanggal :. Dikumpulkan Tanggal : Nama : Kelas/No : / Medan Magnet - - MEDAN MAGNET - MEDAN MAGNET A. Medan Magnet 1. Medan Magnet oleh arus listrik
Magnet adalah suatu benda yang memiliki gejala dan sifat dapat mempengaruhi bahan-bahan tertentu yang berada di sekitarnya.
Medan Magnetik Muqoyyanah 1 KEMAGNETAN (MAGNETOSTATIKA) Magnet adalah suatu benda yang memiliki gejala dan sifat dapat mempengaruhi bahan-bahan tertentu yang berada di sekitarnya. Cara membuat magnet;
LEMBAR DISKUSI SISWA MATER : INDUKSI ELEKTROMAGNETIK IPA TERPADU KELAS 9 SEMESTER 2
Halaman 1 LEMBAR DISKUSI SISWA MATER : INDUKSI ELEKTROMAGNETIK IPA TERPADU KELAS 9 SEMESTER 2 SMP NEGERI 55 JAKARTA A. GGL INDUKSI Sebelumnya telah diketahui bahwa kelistrikan dapat menghasilkan kemagnetan.
MEDAN IMBAS MAGNET I. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM
MEDAN IMBAS MAGNET I. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM Setelah mengikuti praktikum ini, mahasiswa akan mampu memahami bahwa arus listrik dapat menimbulkan medan magnet II. TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS 1. Menyelidiki
BAB 20. KEMAGNETAN Magnet dan Medan Magnet Hubungan Arus Listrik dan Medan Magnet
DAFTAR ISI DAFTAR ISI...1 BAB 20. KEMAGNETAN...2 20.1 Magnet dan Medan Magnet...2 20.2 Hubungan Arus Listrik dan Medan Magnet...2 20.3 Gaya Magnet...4 20.4 Hukum Ampere...9 20.5 Efek Hall...13 20.6 Quis
KETENTUAN MENGIKUTI PELAJARAN FISIKA : ^_^
1 KETENTUAN MENGIKUTI PELAJARAN FISIKA : ^_^ 1. ADA BUKU CATATAN & BUKU LATIHAN/PR 2. BUKU DISAMPUL DENGAN KERTAS EMAS / ASTURO / KARTON WARNA UNGU 3. PENAMPILAN COVER DEPAN BUKU SEPERTI GAMBAR BERIKUT
INDUKSI MAGNET B A B B A B
nduksi Magnet 77 A A 5 NDUKS MAGNET Sumber: indnetwrk-c.id Di SMP kalian telah dikenalkan dengan magnet batang. Apakah ada sumber lain yang dapat menghasilkan medan magnet selain batang magnet? Jawabnya
MEDAN MAGNET SUGIYO,S.SI.M.KOM
MEDAN MAGNET SUGIYO,S.SI.M.KOM PENDAHULUAN Magnet dalam teknologi terapan KEMAGNETAN Macam macam bentuk magnet Magnet batang, U bulat jarum 6.2 HUKUM COLUMB 6.3 PENGERTIAN MEDAN MAGNET Ruangan disekitar
Induksi Elektromagnet
Induksi Elektromagnet Fluks magnet Sebagaimana fluks listrik, fluks magnet juga dapat diilustrasikan sebagai banyaknya garis medan yang menembus suatu permukaan. n Fluks listrik yang dihasilkan oleh medan
PERCOBAAN e/m ELEKTRON
PERCOBAAN e/m ELEKTRON A. TUJUAN 1. Mempelajari sifat medan magnet yang ditimbulkan oleh kumparan Helmholtz.. Menetukan nilai e/m dengan medan magnet. B. PERALATAN 1. Seperangkat peralatan e/m. Sumber
BAHAN AJAR 4. Medan Magnet MATERI FISIKA SMA KELAS XII
BAHAN AJAR 4 Medan Magnet MATERI FISIKA SMA KELAS XII GAYA LORENTZ Pada percobaan oersted telah dibuktikan pengaruh arus listrik terhadap kutub magnet, bagaimana pengaruh kutub magnet terhadap arus listrik
HUKUM OHM. 1. STANDAR KOMPETENSI. Memahami konsep kelistrikan dan penerapannya dalam kehidupan seharihari.
HUKUM OHM 1. STANDAR KOMPETENSI. Memahami konsep kelistrikan dan penerapannya dalam kehidupan seharihari. 2. KOMPETENSI DASAR. Menganalisis percobaan listrik dinamis dalam suatu rangkaian serta penerapannya
1. Dalam suatu ruang terdapat dua buah benda bermuatan listrik yang sama besar seperti ditunjukkan pada gambar...
Kumpulan Soal Latihan UN UNIT LISTRIK & MAGNET Gaya Coulomb, Energi & Potensial Listrik 1. Dalam suatu ruang terdapat dua buah benda bermuatan listrik yang sama besar seperti ditunjukkan pada gambar....
BAB I PENDAHULUAN. Manusia memiliki kemampuan berpikir yang terus berkembang. Seiring
BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Manusia memiliki kemampuan berpikir yang terus berkembang. Seiring dengan berjalannya waktu, manusia terus berpikir dan berusaha untuk membuat suatu alat bantu yang
PENGERTIAN. Kata magnet (magnit) berasal dari bahasa Yunani magnítis líthos yang berarti batu Magnesian. Apakah magnet itu?
KEMAGNETAN PENGERTIAN Apakah magnet itu? Kata magnet (magnit) berasal dari bahasa Yunani magnítis líthos yang berarti batu Magnesian Magnet adalah benda-benda yang dapat menarik besi atau baja yang berada
LISTRIK STATIS. Listrik statis adalah energi yang dikandung oleh benda yang bermuatan listrik.
KELISTRIKAN DAN KEMAGNETAN SITI MAESYAROH STKIP INVADA 2015 LISTRIK adalah adalah sesuatu yang memiliki muatan positif (proton) dan muatan negatif (elektron) yang mengalir melalui penghantar (konduktor)
Kelas XII Semester 1
MEDAN MAGNET Kelas XII Semester 1 MEDAN MAGNET Standart Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator Materi STANDART KOMPETENSI Kelas XII 2 Semester 1 Menerapkan konsep kelistrikan dan kemagnetan dalam berbagai
Gaya Lorentz. Disusun Oleh : 1. Deri Febrianto (A1E011053) 2. Esra Lenni Waty (A1E011057) 3. Faiza Maizora (A1E011073)
Gaya Lorentz Disusun Oleh : 1. Deri Febrianto (A1E011053) 2. Esra Lenni Waty (A1E011057) 3. Faiza Maizora (A1E011073) Dosen Pembimbing : Sutarno,S.si M.si Asisten Dosen : 1. Jessika Dwi Rodesi (A1E009070)
MAGNET - Materi Ipa Fisika SMP Magnet magnítis líthos Magnet Elementer teori magnet elementer.
MAGNET - Materi Ipa Fisika SMP Magnet merupakan suatu benda yang dapat menimbulkan gejala berupa gaya, baik gaya tarik maupun gaya tolak terhadap jenis logam tertentu), misalnya : besi dan baja. Istilah
MAKALAH FISIKA. Tentang KEMAGNETAN/INDUKSI ELEKTROMAGNETIK
MAKALAH FISIKA Tentang KEMAGNETAN/INDUKSI ELEKTROMAGNETIK DISUSUN OLEH : KELOMPOK 3 ANGGOTA : 1. AMMASE.S 2. ALIYATARRAFI AH 3. ANNISWATI NURUL ISLAMI 4. ASRIANI JURUSAN PENDIDIKAN FISIKA FAKULTAS TARBIYAH
Sumber medan magnet. Dede Djuhana Departemen Fisika FMIPA-UI 0-0
Sumber medan magnet Dede Djuhana E-mail:[email protected] Departemen Fisika FMIPA-UI 0-0 Sumber medan magnet Sumber medan magnet paling awal adalah medan magnet permanen yaitu berasal dari batuan mengandung
Sumber-Sumber Medan Magnetik
TOPIK 9 Sumber-Sumber Medan Magnetik Fisika Dasar II TIP, TP, UGM 2009 Ikhsan Setiawan, M.Si. [email protected] Hukum Biot-Savart Pada 1819, Oersted menemukan bahwa arah arum kompas menyimpang ketika
BAB 5 KEMAGNETAN. A. SIFAT MAGNET 1. Garis Gaya Magnet
BAB 5 KEMAGNETAN STANDAR KOMPETENSI Menerapkan konsep magnet dan elektromagnet KOMPETENSI DASAR Menguasai konsep kemagnetan Menguasai hukum magnet dan elektromagnet Menggunakan magnet Menggunakan elektromagnet
Medan Magnet oleh Arus Listrik
Medan Magnet oleh Arus Listrik Agus Suroso Fisika Teoretik Energi Tinggi dan Instrumentasi, Institut Teknologi Bandung Agus Suroso (FTETI-ITB) Medan Magnet oleh Arus Listrik 1 / 24 Materi 1 Hukum Biot-Savart
i : kuat arus listrik (A) a : jarak dari kawat berarus (m)
INDUKSI MAGNETIK Hans Christian Oersted pada tahun 18 menemukan bahwa arus listrik dalam sebuah kawat penghantar dapat menghasilkan efek magnetik. Efek magnetik yang ditimbulkan oleh arus tersebut dapat
Medan Magnet 1 MEDAN MAGNET
Medan Magnet 1 MEDAN MAGNET KEMAGNETAN ( MAGNETOSTATKA ) Benda yang dapat menarik besi disebut MAGNET. Macam-macam bentuk magnet, antara lain : magnet batang magnet ladam magnet jarum Magnet dapat diperoleh
BAB II MOTOR ARUS SEARAH. searah menjadi energi mekanis yang berupa putaran. Pada prinsip
BAB II MOTOR ARUS SEARAH 2.1. Umum Motor arus searah (DC) adalah mesin yang mengubah energi listrik arus searah menjadi energi mekanis yang berupa putaran. Pada prinsip pengoperasiannya, motor arus searah
KUMPULAN SOAL SOAL PERSIAPAN UJIAN NASIONAL 2011/2012 SEKOLAH MENENGAH ATAS
By: DR. Ibnu Mas ud KUMPULAN SOAL SOAL PERSIAPAN UJIAN NASIONAL 2011/2012 SEKOLAH MENENGAH ATAS A. OPTIKA FISIS 1. Jarak antara garis terang ke dua ke pusat pada percobaan Young adalah 4 mm. Jarak antara
Review. Adakah Metode alternatif untuk menentukan kuat medan magnet di sekitar arus listrik???
Review Hukum Biot-avart merupakan hukum yang umum yang digunakanuntukmenghitungkuatmedanmagnet yang dihasilkan oleh arus listrik. Apapun bentuk konduktoryang dialiriarus, danberapapun arusyang mengalir,
Gerak Gaya Listrik (GGL) Electromotive Force (EMF)
FISIKA II Gerak Gaya Listrik (GGL) Electromotive Force (EMF) Jika suatu kawat penghantar digerakkan memotong arah suatu medan magnetic, maka akan timbul suatu gaya gerak listrik pada kawat penghantar tersebut.
LEMBAR KERJA SISWA (LKS) /TUGAS TERSTRUKTUR - - INDUKSI ELEKTROMAGNET - INDUKSI FARADAY DAN ARUS
LEMBAR KERJA SISWA (LKS) /TUGAS TERSTRUKTUR Diberikan Tanggal :. Dikumpulkan Tanggal : Induksi Elektromagnet Nama : Kelas/No : / - - INDUKSI ELEKTROMAGNET - INDUKSI FARADAY DAN ARUS BOLAK-BALIK Induksi
Perkuliahan ke - 6 INQUIRY 3 K E M A G N E T A N. Oleh : Setiya Utari
Perkuliahan ke - 6 INQUIRY 3 K E M A G N E T A N Oleh : Setiya Utari Eksp. 1 Medan magnet Apa yang anda ketahui tentang medan Magnet? Jika ada sebuah magnet batang seperti pada gambar, Coba prediksikan
LAPORAN PRAKTIKUM LISTRIK MAGNET Praktikum Ke 1 KUMPARAN INDUKSI
1 LAPORAN PRAKTIKUM LISTRIK MAGNET Praktikum Ke 1 KUMPARAN INDUKSI A. TUJUAN 1. Mempelajari watak kumparan jika dialiri arus listrik searah (DC).. Mempelajari watak kumparan jika dialiri arus listrik bolak-balik
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) : 4 Pertemuan (8 jp x 45 menit)
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Identitas Sekolah Identitas Mata Pelajaran Kelas/ Semester Materi Pokok Alokasi Waktu : SMA : Fisika : XII/ Semester I : Medan Magnetik : 4 Pertemuan (8 jp x 45 menit)
MAKALAH FISIKA LANJUT. Medan Magnet yang Ditimbulkan Arus Listrik Gaya Gerak Listrik Induksi
MAKALAH FISIKA LANJUT Medan Magnet yang Ditimbulkan Arus Listrik Gaya Gerak Listrik Induksi Dosen Pengampuh : Kamaluddin, S.Pd., M.Pd Disusunoleh: Kelompok 6 1. Ainul Yaqin ( 14612109 ) 2. Ahmad Tohari
KEMAGNETAN. Magnet. Dapat dibedakan menjadi. Cara membuat bentuk Cara membuat
KEMAGNETAN PETA KONSEP Magnet Dapat dibedakan menjadi Magnet Tetap Magnet Sementara Cara membuat bentuk Cara membuat Besi/ baja digosok dengan magnet Aliran arus listrik Induksi Magnetik Batang Silinder
FISIKA LAPORAN PENGAMATAN INDUKSI ELEKTROMAGNETIK (LILITAN & TRANSFORMATOR) Oleh: Wisnu Pramadhitya Ramadhan/36/XII-MIPA 6
FISIKA LAPORAN PENGAMATAN INDUKSI ELEKTROMAGNETIK (LILITAN & TRANSFORMATOR) Oleh: Wisnu Pramadhitya Ramadhan/36/XII-MIPA 6 SMA NEGERI 2 BOGOR Jl. Keranji Ujung No.1 Budi Agung, Bogor 16165; No Telp: (0251)
K13 Antiremed Kelas 9 Fisika
K13 Antiremed Kelas 9 Fisika Kemagnetan - Soal Doc Name: K13AR09FIS0401 Version : 2017-01 halaman 1 01. Diantara bahan berikut ini yang dapat dipakai untuk membuat sebuah jarum kompas navigasi adalah.
Medan Magnet di Sekitar Kawat Berarus
Medan Magnet di Sekitar Kawat Berarus Laporan Pengamatan (Fisika) Kelompok Ario Bimo W (0) Aysh Nugroho (0) Reza Adi S (6) Triyuli Syaftunia R (30) Kelas XII IPA 5 SMA NEGERI CIREBON Jl. DR. Cipto Mangunkusumo.
Detektor Medan Magnet Tiga-Sumbu
Detektor Medan Magnet Tiga-Sumbu Octavianus P. Hulu, Agus Purwanto dan Sumarna Laboratorium Getaran dan Gelombang, Jurdik Fisika, FMIPA, UNY ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk sensor
MEDAN MAGNET OLEH: ANDI SULIANA (15B08050) Program Studi Pendidikan Fisika Program Pascasarjana UNM 2016
MEDAN MAGNET OLEH: ANDI SULIANA (15B08050) Program Studi Pendidikan Fisika Program Pascasarjana UNM 2016 Magnet dapat Menarik Benda-benda dari Bahan tertentu Asal-usul Kemagnetan Kata magnet berasal dari
GAYA LORENTZ Gaya Lorentz pada Penghantar Berarus di dalam Medan Magnet
GAYA LORENTZ A. Tujuan Percobaan 1 Mengamati adanya gaya Lorentz penghantar kawat lurus disekitar medan magnet 2 Menentukan arah gaya Lorentz dengan kaidah tangan kanan 3 Menghitung besarnya gaya Lorentz
19/11/2016. MAGNET Benda yang memiliki sifat dapat menarik besi atau baja Penggolongan bahan secara makroskopik. Sifat-sifat magnet.
MAGNET Benda yang memiliki sifat dapat menarik besi atau baja Penggolongan bahan secara makroskopik Magnetik Non Magnetik KEMAGNETAN Penggolongan bahan secara mikroskopik Bila ditinjau secara mikroskopik
MAGNET. Benda yang memiliki sifat dapat menarik besi atau baja Penggolongan bahan secara makroskopik
MAGNET Benda yang memiliki sifat dapat menarik besi atau baja Penggolongan bahan secara makroskopik Magnetik Non Magnetik Penggolongan bahan secara mikroskopik Bila ditinjau secara mikroskopik ( atom )
MODUL MATA PELAJARAN IPA
KERJASAMA DINAS PENDIDIKAN KOTA SURABAYA DENGAN FAKULTAS MIPA UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA MODUL MATA PELAJARAN IPA Konsep kemagnetan dan induksi elektromagnetik untuk kegiatan PELATIHAN PENINGKATAN MUTU
TOPIK 9 ELEKTROMAGNETIK
TOPIK 9 ELEKTROMAGNETIK HUKUM FARADAY DAN INDUKSI ELEKTROMAGNETIK Hukum Faraday Setelah dalam tahun 1820 Oersted memperlihatkan bahwa arus listrik dapat mempengaruhi jarum kompas, Faraday mempunyai kepercayaan
MEDAN MAGNET KEMAGNETAN ( MAGNETOSTATIKA )
MEDAN MAGNET KEMAGNETAN ( MAGNETOSTATIKA ) Benda yang dapat menarik besi disebut MAGNET. Macam-macam bentuk magnet, antara lain : magnet batang magnet ladam magnet jarum Magnet dapat diperoleh dengan cara
KELOMPOK 4 JEMBATAN DC
KELOMPOK 4 JEMBATAN DC Latar Belakang Masalah Dalam umumnya Jembatan Wheatstone dipergunakan untuk memperoleh ketelitian dalam melaksanakan pengukuran terhadap suatu tahanan yang nilainya relative kecil
MEDAN MAGNET DAN ELEKTROMAGNET
BAB II MEDAN MAGNET DAN ELEKTROMAGNET Kompetensi dasar : Mengenal gejala kemagnetan Indikator Oersted : - Konsep medan magnet oleh arus listrik didapatkan dari percobaan - Konsep magnet dan medan magnet
MAKALAH INDUKSI ELEKTROMAGNETIK
MAKALAH INDUKSI ELEKTROMAGNETIK Mata Kuliah Fisika II ME091204 Disusun oleh: Aldrin Dewabrata 4210100042 Rambo T Silaban 4210100081 Renaldi 4210100096 JURUSAN T. SISTEM PERKAPALAN FAKULTAS TEKNOLOGI KELAUTAN
MAGNET JARUM. saklar. Besi lunak. Sumber arus Oleh : DRS. BRATA,M.Pd. SMAN1 KRA. kumparan. lampu. kumparan
MAGNET JARUM Besi lunak saklar kumparan kumparan lampu Sumber arus Oleh : DRS. BRATA,M.Pd. SMAN1 KRA Jika arus listrik dapat menimbulkan medan magnet, apakah medan magnet juga dapat menimbulkan arus listrik?
TUGAS XIII LISTRIK DAN MAGNET
TUGAS XIII LISTRIK DAN MAGNET 1. Sebuah kapasitor keping sejajar yang tebalnya d mempunyai kapasitas C o. Ke dalam kapasitor ini dimasukkan dua bahan dielektrik yang masing-masing tebalnya d/2 dengan konstanta
MEMPERSEMBAHKAN. Kelompok. Achmad Ferdiyan R Anne Farida R U ( ) ( )
MEMPERSEMBAHKAN Kelompok Achmad Ferdiyan R Anne Farida R U (0602421) (0605860) Problem 1 : Pengisian kapasitor Problem 2 : Kapasitor disusun seri dan paralel Problem 3 : Pengaruh hambatan terhadap waktu
Bab II Teori Dasar. Gambar 2.1 Fluks medan magnet dari partikel yang bergerak.
Bab II Teori Dasar Salah satu hal utama dalam penelitian tugas akhir ini adalah magnet induksi yang digunakan sebagai aktuator pada sistem steel ball magnetic levitation. Dalam bab ini akan dibahas mengenai
II. TINJAUAN PUSTAKA. Kata media berasal dari bahasa latin medium yang secara harfiah berarti
II. TINJAUAN PUSTAKA A. Media Pendidikan Kata media berasal dari bahasa latin medium yang secara harfiah berarti perantara atau pengantar. Banyak batasan yang diberikan orang tentang media. Menurut Sadiman,
IR. STEVANUS ARIANTO 1
8/7/17 OLEH : STEVANUS ARIANTO DEFINISI DAN MACAM MAGNET KUTU MAGNET GARIS GAYA MAGNET RAPAT GARIS GAYA DAN KUAT MEDAN DIAMAGNETIK DAN PARAMAGNETIK MEDAN MAGNETIK DISEKITAR ARUS LISTRIK POLA GARIS GAYA
e. muatan listrik menghasilkan medan listrik dari... a. Faraday d. Lenz b. Maxwell e. Hertz c. Biot-Savart
1. Hipotesis tentang gejala kelistrikan dan ke-magnetan yang disusun Maxwell ialah... a. perubahan medan listrik akan menghasilkan medan magnet b. di sekitar muatan listrik terdapatat medan listrik c.
SUMBER BELAJAR PENUNJANG PLPG
SUMBER BELAJAR PENUNJANG PLPG 2016 MATA PELAJARAN/PAKET KEAHLIAN FISIKA BAB XII LISTRIK MAGNET Prof. Dr. Susilo, M.S KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN
IV. ANALISIS DAN PEMBAHASAN. terbuat dari tembaga. Plat dengan tebal 0,5 mm dibentuk lingkaran dengan
34 IV. ANALISIS DAN PEMBAHASAN A. Alat Ukur Tegangan dan Arus Induksi Alat ukur tegangan induksi dibuat dengan menggunakan dua buah plat yang terbuat dari tembaga. Plat dengan tebal 0,5 mm dibentuk lingkaran
Medan Magnetik Surya Darma, M.Sc Departemen Fisika Universitas Indonesia
Surya Darma, M.Sc Departemen Fisika Universitas Indonesia Medan Magnetik Sejarah Studi magnetisme berkembang dari pengamatan bahwa batubatu tertentu (magnetit) dapat menarik potongan besi kecilkecil. Fenomena
Massa m Muatan q (±) Menghasilkan: Merasakan: Tinjau juga Dipol p. Menghasilkan: Merasakan:
KEMAGNETAN Menu hari ini (2 minggu): Medan dan Gaya Magnet Medan Gravitasi Listrik Massa m Muatan q (±) Menghasilkan: Merasakan: Tinjau juga Dipol p Menghasilkan: Merasakan: Magnet Batang Kutub sejenis
Sistem Telekomunikasi
Sistem Telekomunikasi Pertemuan ke,6 Gelombang Elektromagnetik Taufal hidayat MT. email :[email protected] ; blog : catatansangpendidik.wordpress.com 1 10/21/2015 Outline I Pengertian gelombang
III. METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini akan dilakukan di bawah konduktor Gardu Induk Teluk Betung
26 III. METODOLOGI PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini akan dilakukan di bawah konduktor Gardu Induk Teluk Betung Bandar Lampung. Dengan mengambil beberapa titik penelitian diantara
Lab Elektronika Industri Fisika 2 BAB 5 MAGNET
BAB 5 MAGNET 1. MAGNET DAN MEDAN MAGNET Efek magnet telah diketahui dan dimanfaatkan manusia jauh sebelum mengenal listrik. Magnet mempunyai dua kutub yaitu kutub utara (U) dan selatan (S) atau NORTH dan
MAGNETISME (2) Medan Magnet Menghasilkan Listrik
MGNETIME (2) Medan Magnet Menghasilkan Listrik 7 Fisika Dasar II 117 1. GY PD MTN DLM PENGRH MEDN MGNET : GY LORENTZ eperti dalam kasus elektrostatik (kelistrikan), gejala magnetisme (kemagnetan) dari
SOAL SOAL TERPILIH 1 SOAL SOAL TERPILIH 2
SOAL SOAL TERPILIH 1 1. Sebuah kumparan mempunyai 50 lilitan dalam waktu 0,02 s kumparan dimasuki fluks 310 mwb, yang kemudian turun hingga 100 mwb. Berapakah GGL induksi rata rata yang dibangkitkan oleh
TOPIK 5 PENGUKURAN BESARAN LISTRIK
TOPIK 5 PENGUKURAN BESARAN LISTRIK Pengukuran sering dilakukan dalam melakukan analisis rangkaian. Pengukuran dilakukan untuk mendapatkan nilai besaran listrik, seperti : nilai arus yang melalui suatu
BAB II MOTOR ARUS SEARAH. tersebut berupa putaran rotor. Proses pengkonversian energi listrik menjadi energi
BAB II MOTOR ARUS SEARAH II.1 Umum Motor arus searah ialah suatu mesin listrik yang berfungsi mengubah energi listrik arus searah (listrik DC) menjadi energi gerak atau energi mekanik, dimana energi gerak
Bahan Ajar BAB II. Teori umum alat ukur analog Tatap muka : Minggu 3, Minggu 4, Minggu 5
Bahan Ajar BAB II. Teori umum alat ukur analog Tatap muka : Minggu 3, Minggu 4, Minggu 5 1 MINGGU 3,4 & 5 TEORI UMUM ALAT UKUR ANALOG Prinsip dasar pengukuran. Pengukuran menunjukkan kuantitas besaran
VII. Kemagnetan. Kemagnetan 153
VII Kemagnetan Kompas adalah alat penunjuk arah yang menggunakan magnet sebagai bahan utamanya. Mengapa jarum kompas selalu menunjuk arah utara dan selatan? Sekarang, banyak sekali alat yang diciptakan
PRINSIP KERJA ALAT UKUR
PRINSIP KERJA ALAT UKUR PRINSIP KERJA kwh dan kvarh meter : sistem induksi kw / kva max meter Volt meter Amper meter : sistem elektrodinamis : sistem elektro magnit, kumparan putar, besi putar : sistem
TUGAS FISIKA DASAR 2
TUGAS FISIKA DASAR 2 RANGKUMAN MAGNET Dosen Pengampu: Bachrun Sutrisno Ir. M.Sc. Oleh: Nama : RIFQI ARIGHI FAHMI NIM : 13522121 Kelas : B UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA A. Pengertian Magnet Magnet atau magnit
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
21 L A M P I R A N Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mata Pelajaran : Fisika Topik : Induksi Elektromagnetik Kelas : XII IPA Hari, Tanggal : Selasa, 13 Desember 2011 Waktu : 07.30-09.00 wib Tempat : SMA
PRINSIP KERJA MOTOR. Motor Listrik
Nama : Gede Teguh Pradnyana Yoga NIM : 1504405031 No Absen/ Kelas : 15 / B MK : Teknik Tenaga Listrik PRINSIP KERJA MOTOR A. Pengertian Motor Listrik Motor listrik merupakan sebuah perangkat elektromagnetis
M A G N E T I S M E 1. BESI MAGNET
M A G N E T I S M E 1. BESI MAGNET Besi magnet banyak dipakai dalam teknik listrik dan elektronika misalnya motor listrik, pengeras suara, alat ukur dan sebagainya. Besi magnet yang banyak digunakan adalah
Lely Etika Sari ( ) Dosen Pembimbing : Ir. J. Lubi
STUDI EKSPERIMENTAL PENGARUH VARIASI MASSA BANDUL TERHADAP POLA GERAK BANDUL DAN VOLTASE BANGKITAN GENERATOR PADA SIMULATOR PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA GELOMBAN LAUT SISTEM BANDUL KONIS Lely Etika Sari (2107100088)
Kumpulan Soal Fisika Dasar II. Universitas Pertamina ( , 2 jam)
Kumpulan Soal Fisika Dasar II Universitas Pertamina (16-04-2017, 2 jam) Materi Hukum Biot-Savart Hukum Ampere GGL imbas Rangkaian AC 16-04-2017 Tutorial FiDas II [Agus Suroso] 2 Hukum Biot-Savart Hukum
ULANGAN AKHIR SEMESTER GANJIL 2015 KELAS XII. Medan Magnet
ULANGAN AKHIR SEMESTER GANJIL 2015 KELAS XII gaya F. Jika panjang kawat diperpendek setengah kali semula dan kuat arus diperbesar dua kali semula, maka besar gaya yang dialami kawat adalah. Medan Magnet
Fisika Dasar II Listrik, Magnet, Gelombang dan Fisika Modern
Fisika Dasar II Listrik, Magnet, Gelombang dan Fisika Modern Pokok ahasan Medan Magnetik Abdul Waris Rizal Kurniadi Noitrian Sparisoma Viridi Topik Pengantar Gaya Magnetik Gaya Lorentz ubble Chamber Velocity
Induksi Elektromagnetik
Induksi Elektromagnetik Induksi elektromagnetik adalah gejala munculnya ggl induksi dan arus listrik induksi pada suatu penghantar akibat perubahan jumlah garis gaya magnet yang memotong kumparan Apa yang
Soal-Jawab Fisika Teori OSN 2013 Bandung, 4 September 2013
Soal-Jawab Fisika Teori OSN 0 andung, 4 September 0. (7 poin) Dua manik-manik masing-masing bermassa m dan dianggap benda titik terletak di atas lingkaran kawat licin bermassa M dan berjari-jari. Kawat
Perkuliahan Fisika Dasar II FI-331. Oleh Endi Suhendi 1
Perkuliahan Fisika Dasar II FI-331 Oleh Endi Suhendi 1 Menu hari ini (2 minggu): Medan dan Gaya Magnet Oleh Endi Suhendi 2 Medan Gravitasi Listrik Massa m Muatan q (±) Menghasilkan: Merasakan: Tinjau juga
Strukturisasi Materi Medan Magnet
SMA Kelas XII Strukturisasi Materi Medan Magnet 1 Komputerisasi P e m b e l a j a r a n F i s i k a [ 0 1 6 ] ANDI SULIANA 15B08050 PENDIDIKAN FISIKA KELAS C Mata Pelajaran : Fisika Satuan Pendidikan :
BAB II. 1. Motor arus searah penguatan terpisah, bila arus penguat medan rotor. dan medan stator diperoleh dari luar motor.
BAB II MOTOR ARUS SEARAH II.1. Umum (8,9) Motor arus searah adalah suatu mesin yang berfungsi mengubah energi listrik menjadi energi mekanik, dimana energi gerak tersebut berupa putaran dari motor. Ditinjau
SMP kelas 9 - FISIKA BAB 3. KEMAGNETAN DAN INDUKSI ELEKTROMAGNETLatihan Soal 3.2
SMP kelas 9 - FISIKA BAB 3. KEMAGNETAN DAN INDUKSI ELEKTROMAGNETLatihan Soal 3.2 1. Agar medan magnet yang dihasilkan menjadi lebih besar, maka kawat kumparan yang digunakan adalah kawat yang diameternya
Konsep Dasar Kemagnetan
Konsep Dasar Kemagnetan Intro Gejala kemagnetan merupakan cikal bakal berkembangnya pengetahuan tentang kelistrikan. Ditemukan sejak 2000 tahun yang lalu di Yunani pada sejenis batuan yang dinamakan magnetit
KEMAGNETAN. Setelah mempelajari topik ini Anda dapat :
KEMAGNETAN a. Tujuan kegiatan pembelajaran Setelah mempelajari topik ini Anda dapat : Menjelaskan medan magnet yang mengelilingi sebuah magnet. Menjelaskan bagaimana sebuah batang besi dibuat magnet dengan
BAB II MOTOR ARUS SEARAH. searah menjadi energi mekanis yang berupa putaran. Pada prinsip
BAB II MOTOR ARUS SEARAH 2.1. Umum Motor arus searah (DC) adalah mesin yang mengubah energi listrik arus searah menjadi energi mekanis yang berupa putaran. Pada prinsip pengoperasiannya, motor arus searah
