ILMU EKONOMI PERTANIAN

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "ILMU EKONOMI PERTANIAN"

Transkripsi

1 Meraih masa depan berkualitas bersama Sekolah Pascasarjana IPB ILMU EKONOMI PERTANIAN Ketua Program Studi/Koordinator Mayor: Dr.Ir. Sri Hartoyo, MS Staf Pengajar: Dr.Ir. Anny Ratnawati, MS Dr.Ir. Anna Fariyanti, MS Dr.Ir. Arief Daryanto, MEc Prof.Dr.Ir., MA Dr.Ir., M.Ec Dr.Ir. Dominicus Savio Priyarsono, MS Prof.Dr.Ir. Endriatmo Sutarto, MA Dr.Ir. Harianto, MS Dr.Ir. Heny Kuswanti S.Daryanto, MEc Prof.Dr.Ir. Hermanto Siregar, MEc Dr.Ir. Joyo Winoto, MS Prof.Dr.Ir. Kuntjoro Dr. Lukytawati Anggraeni, SP, MSi Dr.Ir. Manuntun Parulian Hutagaol, MS Prof.Dr.Ir. Mangara Tambunan, MSc Dr. Muhammad Firdaus, SP, MSi Dr.Ir. Noer Azam Achsani, MS Dr.Ir. Nunung Kusnadi, MS Dr.Ir. Nunung Nuryartono, MS Dr.Ir. Ratna Winandi Asmarantaka, MS Prof.Dr.Ir. Rina Oktaviani, MS Dr.Ir Rita Nurmalina, MS Dr.Ir. Sri Hartoyo, MS Prof.Dr.Ir. Sri Utami Kuntjoro, MS Dr.Ir. Suharno, MSc Dr.Ir. Yusman Syaukat, MEc Tujuan Pendidikan: Menghasilkan lulusan bergelar Magister Sains maupun Doktor yang : 1. Memiliki kemampuan yang tinggi dalam: (a) penguasaan teori ekonomi dan pembangunan, (b) pemecahan masalah ekonomi pertanian dan pembangunan nasional, dan (c) pengembangan ilmu melalui penelitian, penulisan dan penyajian ilmiah dalam forum nasional dan internasional. 2. Memiliki kemandirian dalam melaksanakan kegiatan penelitian, pendidikan, perencanaan dan perumusan kebijakan di berbagai lembaga pemerintah maupun swasta. Kompetensi Lulusan: Kompetensi lulusan yang bergelar Magister Sains maupun Doktor adalah : 1. Bidang ilmu ekonomi pertanian dengan konsentrasi : (a) pembiayaan dan ekonomi usaha pertanian, (b) pemasaran dan perdagangan pertanian, atau (c) pembangunan pertanian. 2. Memiliki kemampuan analisis dan perumusan kebijakan di bidang ekonomi pertanian. Katalog

2 Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor KURIKULUM Program Magister Sains Kode Mata Kuliah sks Semester Mata Kuliah Wajib SPs (6 sks) PPS 500 Bahasa Inggris untuk Penelitian* 3(3-0) Ganjil EKO 500 Matematika Ekonomi 3(3-0) Ganjil Mata Kuliah Wajib Mayor (26 sks) EKO 501 Teori Mikroekonomi 3(3-0) Ganjil EKO 503 Teori Makroekonomi 3(3-0) Ganjil EKO 507 Ekonometrika 3(3-0) Genap ESL 511 Ekonomi Produksi 3(3-0) Ganjil ESL 512 Kebijakan Pertanian 3(3-0) Genap ESL 617 Metodologi Penelitian Ekonomi Pertanian 3(3-0) Ganjil ESL 601 Kolokium 1 Ganjil/Genap PPS 690 Seminar 1 Ganjil/Genap PPS 699 Penelitian dan Tesis 6 Ganjil/Genap Mata Kuliah Konsentrasi (9 sks)** 1. Pembiayaan dan Ekonomi Usaha Pertanian ESL 513 Ekonomi Usaha Pertanian 3(3-0) Genap ESL 611 Pembiayaan Pertanian 3(3-0) Ganjil Pilihan*** 3(3-0) Ganjil/Genap 2. Pemasaran dan Perdagangan Pertanian ESL 515 Pemasaran Pertanian 3(3-0) Genap ESL 612 Perdagangan Pertanian 3(3-0) Ganjil 3. Pembangunan Pertanian Pilihan*** 3(3-0) Ganjil/Genap ESL 518 Pembangunan Pertanian 3(3-0) Genap ESL 613 Pembangunan dan Perencanaan Pertanian 3(3-0) Ganjil Pilihan*** 3(3-0) Ganjil/Genap Total sks minimum 41 * Tidak diwajibkan bagi mahasiswa yang dapat menunjukkan bukti TOEFL internasional atau institusional dengan nilai minimal 450 untuk Program Magister dan 475 untuk Program Doktor ** Dapat diambil sebagai mata kuliah Minor atau mata kuliah Penunjang dengan masing-masing mata kuliah prasyaratnya bagi mahasiswa dari luar Mayor Ilmu Ekonomi Pertanian *** Mata kuliah pilihan dapat diambil dari dalam atau luar Mayor Ilmu Ekonomi Pertanian Katalog 2012

3 Meraih masa depan berkualitas bersama Sekolah Pascasarjana IPB Program Doktor Kode Mata Kuliah sks Semester Mata Kuliah Wajib SPs (2 sks) PPS 500 Bahasa Inggris untuk Penelitian* 0 Ganjil PPS 702 Pengantar Falsafah Sains 2 Genap Mata Kuliah Wajib Mayor (32 sks) EKO 701 Teori Mikroekonomi Lanjut 3 (3-0) Ganjil EKO 702 Teori Makroekonomi Lanjut 3 (3-0) Genap EKO 703 Ekonometrika Lanjut 3 (3-0) Genap ESL 617 Metodologi Penelitian Ekonomi Pertanian* 0 Ganjil ESL 710 Ekonomi Kesejahteraan 3 (3-0) Ganjil ESL 711 Ekonomi Produksi Lanjut 3 (3-0) Genap ESL 712 Kebijakan Pertanian Lanjut 3 (3-0) Ganjil ESL 701 Kolokium 1 Ganjil/Genap PPS 790 Seminar 1 Ganjil/Genap PPS 799 Penelitian dan Disertasi 12 Ganjil/Genap Mata Kuliah Konsentrasi (9 sks)** 1. Pembiayaan dan Ekonomi Usaha Pertanian ESL 713 Pembiayaan dan Ekonomi Usaha Pertanian 3(3-0) Ganjil ESL 741 Ekonomi Rumahtangga Pertanian 3(3-0) Genap Pilihan*** 3(3-0) Ganjil/Genap 2. Pemasaran dan Perdagangan Pertanian ESL 715 Pemasaran Pertanian Lanjut 3(3-0) Ganjil ESL 742 Perdagangan Pertanian Lanjut 3(3-0) Genap 3. Pembangunan Pertanian Pilihan*** 3(3-0) Ganjil/Genap ESL 718 Pembangunan Pertanian Lanjut 3(3-0) Ganjil ESL 743 Ekonomi dan Kebijakan Agraria 3(3-0) Genap Pilihan*** 3(3-0) Ganjil/Genap Total sks minimum 43 * Bagi mahasiswa yang belum mengambil pada program Magister ** Dapat diambil sebagai mata kuliah Minor atau mata kuliah Penunjang dengan masing-masing mata kuliah prasyaratnya bagi mahasiswa dari luar Mayor Ilmu Ekonomi Pertanian *** Mata kuliah pilihan dapat diambil dari dalam atau luar Mayor Ilmu Ekonomi Pertanian Katalog

4 Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor Kode Mata Kuliah Kode Mata Kuliah Semester Ganjil Mata Kuliah Wajib Mayor MATA KULIAH WAJIB DAN PILIHAN Semester Genap Mata Kuliah Wajib Mayor EKO 500 Matematika Ekonomi (3) EKO 507 Ekonometrika (3) EKO 501 Teori Mikroekonomi (3) ESL 512 Kebijakan Pertanian (3) EKO 503 Teori Makroekonomi (3) EKO 702 Teori Makroekonomi Lanjut (3) ESL 511 Ekonomi Produksi (3) EKO 703 Ekonometrika Lanjut (3) ESL 617 Metodologi Penelitian Ekonomi Pertanian (3) ESL 711 Ekonomi Produksi Lanjut (3) EKO 701 Teori Mikroekonomi Lanjut (3) ESL 710 Ekonomi Kesejahteraan (3) ESL 712 Kebijakan Pertanian Lanjut (3) Mata Kuliah Pilihan Mata Kuliah Pilihan ESL 510 Riset Operasi (3) ESL 513 Ekonomi Usaha Pertanian (3) ESL 514 Teori Harga Pertanian (3) ESL 515 Pemasaran Pertanian (3) ESL 611 Pembiayaan Pertanian (3) ESL 516 Ekonomi Konsumsi (3) ESL 612 Perdagangan Pertanian (3) ESL 518 Pembangunan Pertanian (3) ESL 613 Pembangunan dan Perencanaan Pertanian (3) ESL 649 Topik Khusus (3) ESL 615 Analisis Biaya Manfaat Proyek (3) ESL 714 Teori Harga Pertanian Lanjut (3) ESL 649 Topik Khusus (3) ESL 741 Ekonomi Rumahtangga ESL 713 Pembiayaan dan Ekonomi Usaha Pertanian (3) ESL 742 ESL 715 Pemasaran Pertanian Lanjut (3) ESL 743 Pertanian (3) Perdagangan Pertanian Lanjut (3) Ekonomi dan Kebijakan Agraria (3) ESL 716 Ekonomi Konsumsi Lanjut (3) ESL 749 Topik Khusus (3) ESL 717 Kebijakan Harga Pertanian Lanjut (3) ESL 718 Pembangunan Pertanian Lanjut (3) ESL 740 Riset Operasi Lanjut (3) ESL 749 Topik Khusus (3) Catatan: 1. Mahasiswa Mayor Ilmu Ekonomi Pertanian (EPN) dapat mengambil mata kuliah yang relevan dari Mayor lainnya (diluar Mayor EPN) dengan seijin Koordinator Mayor (jika belum mempunyai komisi Pembimbing) atau Ketua Komisi Pembimbing (jika sudah memiliki komisi pembimbing); 2. Mata Kuliah Prasyarat harus dipenuhi, kecuali atas ijin dosen mata kuliah dan Koordinator Mayor; dan 3. Jumlah sks minimum untuk masing-masing Program Magister adalah 41 sks dan Program Doktor adalah 43 sks Katalog 2012

5 Meraih masa depan berkualitas bersama Sekolah Pascasarjana IPB SILABUS MATA KULIAH EKO 500 Matematika Ekonomi 3(3-0) 1 Memberikan landasan kuantitatif untuk memahami teori ekonomi dan metode kuantitatif. Materi mencakup: fungsi bervariabel tunggal dan jamak, aljabar linier, (analisis vektor dan matriks), kalkulus turunan dan integral, pengoptimuman tanpa dan dengan kendala, dan aplikasinya dalam ekonomi. Dominicus Savio Priyarsono Yusman Syaukat EKO 501 Teori Mikroekonomi 3(3-0) 1 Kelangkaan dan tingkah laku ekonomi: optimasi, pilihan, efisiensi ekonomi dan pasar. Teori konsumsi dan permintaan. Teori produksi, biaya dan penawaran. Konsep surplus konsumen dan produsen. Penetapan harga pada berbagai struktur pasar. Pasar faktor produksi dan pengantar teori keseimbangan umum. Sri Hartoyo Nunung Nuryartono EKO 503 Teori Makroekonomi 3(3-0) 1 Konsep pendapatan nasional. Permintaan Agregat: teori konsumsi, investasi, pengeluaran pemerintah, neraca perdagangan, penawaran dan permintaan uang. Penawaran Agregat: produksi, penawaran dan permintaan tenaga kerja. Inflasi dan pengangguran, neraca pembayaran dan pertumbuhan ekonomi. Membandingkan teori Klasik, Keynes, Moneteris, Neo-Klasik, Neo-Keynes dalam bidang stabilisasi, teori dan kebijakan fiskal dan moneter. Hermanto Siregar Muhammad Firdaus Rina Oktaviani EKO 507 Ekonometrika 3(3-0) 2 Pendekatan ekonometrika: model, data dan metode. Metodologi penelitian ekonometrika: perumusan masalah, spesifikasi, pendugaan, evaluasi dan aplikasi model. Model regresi sederhana dan regresi berganda: asumsi dan pelanggaran, masalah pendugaan, pengujian hipotesis dan inferensi. Beberapa model ekonometrika: linear dan nonlinear, statik dan dinamik, peubah kualitatif, binary dan dummy, distributed lags, seemingly unrelated dan recursive. Model time series: pengujian dan pendugaan. Model persamaan tunggal dan persamaan simultan: metoda pendugaan dan aplikasi model empirik dalam analisis ekonomimikro dan ekonomimakro. Analisis struktural, peramalan dan evaluasi kebijakan: validasi dan simulasi model. Prasyarat : EKO 501, EKO 503 Lukytawati Anggraeni Muhammad Firdaus Katalog

6 Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor EKO 701 Teori Mikroekonomi Lanjut 3(3-0) 1 Teori dan konsep global dan lokal optimum. Maksimisasi utilitas, pilihan, permintaan, dan ketidakpastian. Teknologi, fungsi keuntungan, maksimisasi keuntungan, minimisasi biaya, dualitas, dan produksi. Struktur pasar dan game theory. Perdagangan: keseimbangan Walrasian, the first theorem of welfare economics, dan the second welfare theorem. Analisis keseimbangan: the core of an exchange economy, general equilibrium dynamics, proses-proses Tatonement dan Nontatonement. Rina Oktaviani Sri Hartoyo Harianto EKO 702 Teori Makroekonomi Lanjut 3(3-0) 2 Mempelajari lebih lanjut teori pertumbuhan setelah Solow, teori overlapping generation, teori pertumbuhan endogenous, ekspektasi rasional, real business cycle, konsumsi, investasi, inflasi, penganguran dan kebijakan stabilisasi fiskal dan moneter. Prasyarat: EKO 503 Hermanto Siregar Rina Oktaviani Noer Azam Achsani EKO 703 Ekonometrika Lanjut 3(3-0) 2 Pembahasan lebih lanjut pendekatan dan metodologi penelitian ekonometrika. Model time series, cross section dan pool data. Model sistem persamaan: spesifikasi, identifikasi, pendugaan, evaluasi, peramalan dan simulasi model. Metode pendugaan: teknik persamaan tunggal dan teknik sistem persamaan, dasar pemilhan metode pendugaan. Konstruksi dan aplikasi model ekonometrika: model produksi, konsumsi dan pasar domestik, model usahatani dan rumahtangga, model komoditi, perdagangan, industri, sektoral, regional dan agregrasi nasional. Prasyarat: EKO 507 Hermanto Siregar Noer Azam Achsani ESL 510 Riset Operasi 3(3-0) 1 Pendekatan riset operasi: model, data dan metode. Metodologi penelitian riset operasi: pembatasan masalah, formulasi model, input data, solusi, evaluasi dan aplikasi model. Solusi model primal dan dual: metode grafik, simpleks dan khusus. Analisis sensitivitas, pasca optimal dan penurunan permintaan dan Katalog 2012

7 Meraih masa depan berkualitas bersama Sekolah Pascasarjana IPB penawaran normatif. Beberapa model riset operasi: linier dan kuadratik, tujuan ganda, transportasi, penugasan dan transipmen, jaringan kerja, integer, inventori, antrian dan dinamik. Nunung Kusnadi Yusman Syaukat ESL 511 Ekonomi Produksi 3(3-0) 1 Ruang lingkup ekonomi produksi. Fungsi produksi dan fungsi biaya. Fungsi produksi untuk dua atau lebih output. Berbagai bentuk fungsi produksi dan masalah-masalah dalam pendugaan fungsi produksi. Skala usaha ekonomis dan implikasinya untuk usahatani. Faktor waktu dalam proses produksi. Penyesuaian usahatani dalam perekonomian yang sedang berubah. Heny Kuswanti Suwarsinah Daryanto Sri Hartoyo Yusman Syaukat ESL 512 Kebijakan Pertanian 3(3-0) 2 Kemerdekaan individu dan pengertian serta lingkup pemerintah. Kegagalan pasar dan masalah campur tangan pemerintah dalam perekonomian. Karakteristik pertanian di negara sedang berkembang dan alasan perlunya intervensi pemerintah. Kerangka kebijakan, tujuan, kendala, dan instrumen kebijakan. Analisis berbagai kebijakan harga, teknologi, sumberdaya (tanah, manusia, dan modal), maupun kelembagaan. Harianto Manuntun Parulian Hutagaol Mangara Tambunan Suharno ESL 513 Ekonomi Usaha Pertanian 3(3-0) 2 Mata kuliah ini membahas aspek ekonomi usaha pertanian (tanaman, ternak, ikan), organisasi usahatani rumahtangga, organisasi usaha pertanian komersial, faktor-faktor produksi usaha pertanian (lahan, tenaga kerja, modal), pembiayaan usaha pertanian, analisis ekonomi usahatani, rumahtangga, analisis ekonomi usaha pertanian komersial, perencanaan usaha pertanian. Nunung Kusnadi Sri Utami Kuntjoro Anna Fariyanti ESL 514 Teori Harga Pertanian 3(3-0) 1 Harga sebagai variabel utama alokasi sumberdaya pertanian, beserta faktorfaktor yang mempengaruhinya. Peranan harga bagi konsumen dalam menentukan permintaan produk. Peranan harga bagi produsen pertanian dalam keputusan Katalog

8 Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor penggunaan faktor produksi dan jumlah produk. Keputusan penetapan harga oleh produsen pertanian pada berbagai kondisi struktur pasar. Prinsip-prinsip penetapan harga multi-produk dan harga transfer. Prinsip-prinsip perbedaan harga antar tempat, waktu dan bentuk. Perbedaan harga di setiap tahapan saluran pemasaran serta kelembagaan harga. Heny Kuswanti Suwarsinah Daryanto ESL 515 Pemasaran Pertanian 3(3-0) 2 Ruang lingkup pemasaran pertanian, pasar dan kelembagaan, harga dan biaya pemasaran, isu-isu terkini tentang aspek fungsional dan organisasi pemasaran pertanian, pemerintah dan pemasaran pertanian; dan analisis pemasaran komoditas pertanian. Ratna Winandi Asmarantaka Heny Kuswanti Suwarsinah Daryanto ESL 516 Ekonomi Konsumsi 3(3-0) 2 Teori perilaku konsumen dan relevansinya terhadap analisis permintaan. Teori statis preferensi konsumen, separabilitas, homogenitas dan agregasi. Maksimisasi utilitas, minimalisasi biaya, fungsi biaya, dan dualitas dalam teori permintaan. Properti fungsi permintaan dan teori revealed preference. Aplikasi teori dalam bentuk persamaan permintaan tunggal dan sistem persamaan permintaan Harianto Suharno ESL 518 Pembangunan Pertanian 3(3-0) 2 Kegagalan pembangunan pertanian merupakan fenomena umum di negaranegara berkembang, padahal pembangunan pertanian merupakan kunci untuk meningkatkan kesempatan kerja, pemberantasan kemiskinan dan peningkatan pendapatan masyarakatnya. Tantangan dan hambatan dalam menggerakan pembangunan pertanian di negara-negara berkembang, utamanya Indonesia akan dikaji dengan pendekatan interdisipliner yang melibatkan teori-teori ekonomi pembangunan, teori ekonomi makro, teori perdagangan internasional, teori sosiologi dan teori ekonomi kelembagaan. Pembahasan juga akan mencakup masalah perubahan struktural, kebijakan pertanian dan kerjasama internasional., EKO 503 Manuntun Parulian Hutagaol Arief Daryanto Suharno Katalog 2012

9 Meraih masa depan berkualitas bersama Sekolah Pascasarjana IPB ESL 611 Pembiayaan Pertanian 3(3-0) 1 Konsep pembiayaan untuk memahami masalah pembiayaan di perusahaan dan sektor pertanian. Lembaga keuangan formal dan informal di perdesaan dan perkotaan. Analisis resiko sebagai hal yang tidak terpisahkan dari sektor keuangan dan pembiayaan dibahas secara lebih detail. Teori mendasar mengenai assymetric information dan agent theory di pasar finansial sebagai dasar membahas pembiayaan pertanian. Identifikasi, analisis dan alternatif penyelesaian masalah sektor finansial: credit rationing. Pendekatan dan model yang digunakan antara lain: Heckman model dan switching regression. Nunung Nuryartono Anna Fariyanti Lukytawati Anggraeni ESL 612 Perdagangan Pertanian 3(3-0) 1 Mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan pengetahuan secara menyeluruh tentang teori dasar perdagangan, sistem kelembagaan, kebijakan perdagangan intra dan internasional, aplikasi dan dampaknya pada perdagangan komoditas pertanian. Pendekatan yang dilakukan adalah perkuliahan terstruktur dengan diskusi jurnal-jurnal yang berhubungan dengan perdagangan sektor pertanian., EKO 503 Rina Oktaviani ESL 613 Pembangunan dan Perencanaan Pertanian 3(3-0) 1 Mengkaji proses pembangunan ekonomi dengan penekanan pada sektor pertanian dan wilayah pedesaan. Topik-topik yang dipelajari termasuk faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan transformasi pembangunan ekonomi di pedesaan, peranan pertanian dalam pembangunan ekonomi nasional, kebijakan pemerintah yang mendukung terjadinya pembangunan pertanian yang berkelanjutan, keterkaitan antara sektor pertanian, sektor industri dan sumberdaya alam dan beberapa model perencanaan dan analisis sektor pertanian untuk menentukan kebijakan yang lebih baik., EKO 503 Arief Daryanto Dominicus Savio Priyarsono Nunung Nuryartono ESL 615 Analisis Biaya Manfaat Proyek 3(3-0) 1 Pengertian dan konsep dasar ekonomi dan kriteria investasi proyek. Metode evaluasi dan identifikasi biaya dan manfaat berdasarkan nilai harga pasar dan harga bayangan. Analisis dan kriteria keunggulan kompetitif dan komparatif. Katalog

10 Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor Perhatian utama yang diberikan hal-hal di atas pada praktek analisis biaya manfaat: nilai uang menurut waktu, penentuan harga bayangan, consumer's dan produser's surplus, penilaian terhadap barang-barang yang tidak ada nilai pasarnya, ekternalitas dan barang-barang publik, analisis network planning: metoda lintasan kritis dari penyelenggaraan suatu proyek. Rita Nurmalina Kuntjoro Anna Fariyanti ESL 617 Metodologi Penelitian Ekonomi Pertanian 3(3-0) 1 Pengenalan penelitian ekonomi pertanian, dasar berpikir dan pendekatan ilmiah. Peranan, jenis dan metode penelitian ekonomi. Proses penelitian dan tahap/langkah penelitian: perencanaan, pelaksanaan dan penyajian hasil penelitian. Perumusan masalah, kerangka dan konsep teoritis, tinjauan empiris dan hipotesis. Rancangan penelitian: teknik sampling, instrumen penelitian, pengumpulan data, pengolahan dan analisis data, laporan penelitian. Penyiapan rencana/usulan penelitian: presentasi dan diskusi. Kuntjoro ESL 649 Topik Khusus 3(3-0) 1,2 Topik-topik permasalahan ekonomi yang relevan dengan ilmu ekonomi pertanian dan pembangunan untuk memberikan wawasan pemikiran yang lebih luas. Staf ESL 710 Ekonomi Kesejahteraan 3(3-0) 1 Kontroversi dalam ekonomi kesejahteraan, antara positif dan normatif ekonomi. Kondisi optimal dan prinsip kompensasi. Ukuran kesejahteraan produsen, konsumen dan pemilik sumberdaya berdasarkan konsep surplus dan willingness to pay. Agregasi dan analisis dinamika kesejahteraan masyarakat beserta aplikasinya dalam analisis kebijakan. Harianto Arief Daryanto ESL 711 Ekonomi Produksi Lanjut 3(3-0) 2 Perkembangan usahatani dan ekonomi produksi. Pendekatan ekonomi produksi: fungsi produksi klasik dan frontier, pendekatan primal dan dual. Produktivitas dan efisiensi. Masalah pengukuran input dan output pertanian. Teori biaya. Ukuran dan skala usaha ekonomis. Prinsip pergantian asset. Perubahan Katalog 2012

11 teknologi. Diversifikasi pertanian dan kebijakan pangan. Prasyarat: ESL 511 Meraih masa depan berkualitas bersama Sekolah Pascasarjana IPB Sri Hartoyo Yusman Syaukat Heny Kuswanti Suwarsinah Daryanto ESL 712 Kebijakan Pertanian Lanjut 3(3-0) 1 Intervensi pemerintah dan berbagai permasalahannya. Masalah conflict of interest, rent seeking behavior, free-rider, dan akuntabilitas publik dalam perumusan kebijakan pertanian. Implikasi struktural sosial-politik, dan struktur pertanian dalam perumusan kebijakan pertanian. Kerangka dan prinsip-prinsip kebijakan pertanian. Ekonomi normatif dari intervensi pemerintah. Topik-topik khusus dalam kebijakan pertanian. Prasyarat: ESL 512 Manuntun Parulian Hutagaol Harianto ESL 713 Pembiayaan dan Ekonomi Usaha Pertanian 3(3-0) 1 Mata kuliah ini membahas lebih lanjut ekonomi usaha pertanian meliputi usaha pertanian sebagai suatu sistem integrasi horizontal dan integrasi vertikal, resiko dan asuransi pertanian, pengembangan kelembagaan usaha pertanian. Pembiayaan pertanian sebagai salah satu titik penting yang selama ini menjadi kendala dalam pengembangan dan pembangunan pertanian menjadi bahasan utama dalam perkuliahan ini. Diawali dengan teori microbanking yang menjadi dasar analisis, dilanjutkan dengan berbagai kajian empiris dari berbagai negara yang akan memperkaya pemahaman, analisis terhadap aspek pembiayaan dan keuangan. Prasyarat: ESL 513 Nunung Kusnadi Nunung Nuryartono Anna Fariyanti ESL 714 Teori Harga Pertanian Lanjut 3(3-0) 2 Berbagai fungsi ekonomi yang penting sangat tergantung pada harga pasar. Koreksi harga terhadap inflasi, serta analisis pergerakan harga antar waktu karena faktor trend, siklus, maupun musim. Penawaran dan permintaan beserta faktorfaktor ceteris faribusnya, serta hubungan keduanya dalam menentukan harga estimasi penawaran dan permintaan. Marjin pemasaran dan peranan berbagai struktur pasar dalam mempengaruhi harga. Prasyarat: ESL 514 Heny Kuswanti Suwarsinah Daryanto Idqan Fahmi Dominicus Savio Priyarsono Katalog

12 Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor ESL 715 Pemasaran Pertanian Lanjut 3(3-0) 1 Telaah kritis terhadap terhadap teori ekonomi dan metode-metode kuantitatif yang diterapkan pada persoalan-persoalan pemasaran pertanian. Kuliah ini menekankan pada penggunaan konsep-konsep secara lebih baik dalam mengidentifikasi persoalan-persoalan pemasaran pertanian, menempatkannya dalam kerangka konseptual dengan hipotesis yang siap diuji secara empirik dan mengaplikasikan hasil-hasil uji hipotesis tersebut untuk menarik kesimpulan. Isuisu pokok terkini yang ditelaah dalam pemasaran pertanian termasuk strukturperilaku-kinerja pasar, resiko, efisiensi, promosi komoditas, standar kualitas, pasar berjangka dan lindung nilai, peramalan harga, kebijakan dan regulasi pemerintah. Prasyarat: ESL 515 Heny Kuswanti Suwarsinah Daryanto Ratna Winandi Asmarantaka ESL 716 Ekonomi Konsumsi Lanjut 3(3-0) 1 Peranan teori konsumen dan analisis permintaan dalam perumusan kebijakan. Model dasar dan pengembangannya. Estimasi berbagai persamaan tunggal dan berbagai model sistem persamaan permintaan. Penghitungan elastisitas permintaan dan fleksibilitas permintaan serta pengaruh ukuran rumahtangga dan kualitas produk terhadap permintaan. Kesejahteraan dan perilaku konsumen, penawaran tenaga kerja, fungsi konsumsi dan pilihan antar waktu, permintaan barang tahan lama, pilihan konsumen dalam kondisi ketidakpastian, dan teori produksi rumahtangga. Prasyarat: ESL 516 Suharno Harianto ESL 717 Kebijakan Harga Pertanian Lanjut 3(3-0) 1 Resiko dan ketidakpastian harga produk pertanian di pasar domestik dan global. Konteks dan pendekatan kebijakan harga pertanian beserta lingkungan internasional yang mempengaruhinya. Prinsip penetapan harga dan intervensi publik terhadap pasar domestik. Kebijakan fiskal dan kebijakan sektoral yang mempengaruhi harga-harga pertanian. Pengaruh regim perdagangan, nilai tukar, dan struktur insentif terhadap pertanian. Pengukuran koefisien proteksi dan keunggulan komparatif. Kebijakan harga pertanian untuk mempercepat proses pertumbuhan. Pengukuran dampak kebijakan harga. Harianto Mangara Tambunan Nunung Nuryartono Katalog 2012

13 Meraih masa depan berkualitas bersama Sekolah Pascasarjana IPB ESL 718 Pembangunan Pertanian Lanjut 3(3-0) 1 Pembahasan akan difokuskan pada pendalaman berbagai isu strategis yang terkait dengan pembangunan pertanian di Indonesia, seperti masalah kebijakan dan strategi ketahanan pangan, masalah konsekuensi program swasembada beras pada perekonomian desa dan petani, masalah pengembangan akses petani pada pasar kredit, masalah pengembangan petani pada pasar produk-produk pertanian dan masalah kerusakan sumberdaya alam dan lingkungan. Kaji ulang pembangunan pertanian dengan pendekatan agribisnis akan menjadi topik khusus dalam perkuliahan. Prasyarat: ESL 518 Manuntun Parulian Hutagaol Hermanto Siregar Arief Daryanto ESL 740 Riset Operasi Lanjut 3(3-0) 1 Pembahasan lebih lanjut pendekatan, dan metodologi penelitian riset operasi. Model riset operasi: linear dan nonlinear, statik dan dinamik, integer dan noninteger, tujuan tunggal dan ganda, deterministik dan probabilistik. Konstruksi dan aplikasi model riset operasi dalam kajian masalah dan kebijakan ekonomimikro dan ekonomimakro. Prasyarat: ESL 501 Yusman Syaukat Nunung Kusnadi ESL 741 Ekonomi Rumahtangga Pertanian 3(3-0) 2 Mata kuliah ini membahas ekonomi rumahtangga pertanian (ERP) yang meliputi pendekatan ekonomi dalam analisis perilaku manusia: teori, model dan metodologi. Analisis ekonomi rumahtangga: faktor internal dan eksternal. Keterkaitan perilaku dan keputusan ekonomi keluarga: penggunaan dan curahan kerja, produksi dan pendapatan, pengeluaran konsumsi dan investasi rumahtangga. Teori keseimbangan subjektif rumahtangga pertanian dan faktorfaktor yang mempengaruhinya. Model ERP dengan dan tanpa pasar tenaga kerja dalam struktur pasar persaingan sempurna dan tidak sempurna. Review metodologi penelitian dan perkembangan terkini model-model ekonomi rumahtangga pertanian. Pembahasan dan pendalaman beberapa studi kasus ekonomi rumahtangga pertanian. Nunung Kusnadi Ratna Winandi Asmarantaka Anna Fariyanti Katalog

14 Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor ESL 742 Perdagangan Pertanian Lanjut 3(3-0) 2 Mata kuliah ini merupakan kelanjutan dari mata kuliah perdagangan pertanian yang menekankan pada perdagangan internasional, kebijakan dan dampak perjanjian perdagangan bebas bilateral, multilateral maupun regional terutama untuk negara berkembang dan komoditas pertanian. Dipelajari juga model-model ekonomi (partial dan general equilibrium model) dan aplikasinya untuk menganalisis dampak perubahan kebijakan perdagangan pertanian dan internasional. Pendekatan yang dilakukan adalah perkuliahan terstruktur dan diskusi jurnal-jurnal yang berhubungan dengan perdagangan sektor pertanian. Prasyarat: ESL 612 Rina Oktaviani ESL 743 Ekonomi dan Kebijakan Agraria 3(3-0) 2 Penguasaan sumberdaya agraria krusial bagi masyarakat yang sumber utama pendapatannya adalah kegiatan pertanian yang berbasis lahan. Tekanan pertumbuhan penduduk pada sumberdaya agraria yang relatif terbatas dan komersialisasi pertanian melahirkan permasalahan agraria yang kompleks. Perkuliahan akan menelaah berbagai teori dan isu yang terkait dengan permasalahan agraria. Topik-topik bahasan meliputi: (a) mekanisme operasi dari agricultural land markets, (b) teori sewa lahan (land rent theories), (c) eksistensi berbagai institusi pertanahan, rasionalitas serta implikasinya terhadap efisiensi dan distribusi pendapatan, (d) konservasi dan pengembangan terhadap efisiensi dan distribusi pendapatan, (d) konservasi dan pengembangan sumberdaya lahan, (e) interlinking maket of land, labor and credit, (f) tekanan penduduk terhadap lahan, revolusi hijau serta implikasinya terhadap distribusi akses terhadap lahan dan distribusi pendapatan dan (g) ekonomi politik dari konflik pertanahan dan reformasi agraria di Indonesia. Manuntun Parulian Hutagaol Yusman Syaukat Joyo Winoto Endriatmo Sutarto ESL 749 Topik Khusus 3(3-0) 1,2 Topik-topik ekonomi dan pembangunan yang mutakhir yang relevan dengan perkembangan teori dan metoda dalam bidang ekonomi pertanian. Staf Katalog 2012

EKONOMI SUMBERDAYA KELAUTAN TROPIKA

EKONOMI SUMBERDAYA KELAUTAN TROPIKA Meraih masa depan berkualitas bersama Sekolah Pascasarjana IPB EKONOMI SUMBERDAYA KELAUTAN TROPIKA Ketua Program Studi/Koordinator Mayor: Staf Pengajar: Aceng Hidayat Eka Intan Kumala Putri Rina Oktaviani

Lebih terperinci

ILMU EKONOMI. Prof.Dr.Ir. Bonar Marulitua Sinaga, MA Dr.Ir. Joyo Winoto, MS *

ILMU EKONOMI. Prof.Dr.Ir. Bonar Marulitua Sinaga, MA Dr.Ir. Joyo Winoto, MS * Meraih masa depan berkualitas bersama Sekolah Pascasarjana IPB ILMU EKONOMI Ketua Program Studi/Koordinator Mayor: Dr.Ir. Nunung Nuryartono, M.Si Staf Pengajar: Prof.Dr.Ir. Bambang Juanda, MS Dr.Ir. Iman

Lebih terperinci

ILMU MANAJEMEN. Ketua Program Studi/Koordinator Mayor: Abdul Kohar Irwanto

ILMU MANAJEMEN. Ketua Program Studi/Koordinator Mayor: Abdul Kohar Irwanto ILMU MANAJEMEN Ketua Program Studi/Koordinator Mayor: Abdul Kohar Irwanto Staf Pengajar: Abdul Basith Heti Mulyati Pramono D. Fewidarto Abdul Kohar Irwanto Jono Mintarto Munandar R. Dikky Indrawan Aida

Lebih terperinci

AGRIBISNIS. Prof. Dr. Ir. Achmad Suryana, MS* Dr. Ir. Dominicus S. Priyarsono, MS

AGRIBISNIS. Prof. Dr. Ir. Achmad Suryana, MS* Dr. Ir. Dominicus S. Priyarsono, MS Meraih masa depan berkualitas bersama Sekolah Pascasarjana IPB AGRIBISNIS Ketua Program Studi/Koordinator Mayor: Dr.Ir. Rita Nurmalina,MS Staf Pengajar: Prof. Dr. Ir. Achmad Suryana, MS* Dr. Ir. Dominicus

Lebih terperinci

ILMU KELUARGA DAN PERKEMBANGAN ANAK

ILMU KELUARGA DAN PERKEMBANGAN ANAK Meraih masa depan berkualitas bersama Sekolah Pascasarjana IPB ILMU KELUARGA DAN PERKEMBANGAN ANAK Ketua Program Studi/Koordinator Mayor: Dr. Ir. Herien Puspitawati, M.Sc., M.Sc Staf Pengajar: Prof. Dr.

Lebih terperinci

TEKNIK SIPIL DAN LINGKUNGAN

TEKNIK SIPIL DAN LINGKUNGAN Meraih masa depan berkualitas bersama Sekolah Pascasarjana IPB TEKNIK SIPIL DAN LINGKUNGAN Ketua Program Studi/Koordinator Mayor: Staf Pengajar:, Prof, Dr, MS, Ir, Dr, MSc, Ir Budi Indra Setiawan, Prof,

Lebih terperinci

DAMPAK KEBIJAKAN MONETER TERHADAP KINERJA SEKTOR RIIL DI INDONESIA

DAMPAK KEBIJAKAN MONETER TERHADAP KINERJA SEKTOR RIIL DI INDONESIA DAMPAK KEBIJAKAN MONETER TERHADAP KINERJA SEKTOR RIIL DI INDONESIA LIRA MAI LENA SEKOLAH PASCASARJANA INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2 0 0 7 ABSTRAK Lira Mai Lena. Dampak Kebijakan Moneter terhadap Kinerja Sektor

Lebih terperinci

DAMPAK KEBIJAKAN MONETER TERHADAP KINERJA SEKTOR RIIL DI INDONESIA

DAMPAK KEBIJAKAN MONETER TERHADAP KINERJA SEKTOR RIIL DI INDONESIA DAMPAK KEBIJAKAN MONETER TERHADAP KINERJA SEKTOR RIIL DI INDONESIA LIRA MAI LENA SEKOLAH PASCASARJANA INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2 0 0 7 ABSTRAK Lira Mai Lena. Dampak Kebijakan Moneter terhadap Kinerja Sektor

Lebih terperinci

SILABUS. : Perdagangan Pertanian Nomor Kode/SKS : ESL 314 / 3(3-0)2

SILABUS. : Perdagangan Pertanian Nomor Kode/SKS : ESL 314 / 3(3-0)2 SILABUS Matakuliah : Pertanian Nomor Kode/SKS : ESL 314 / 3(3-0)2 Semester : 6 (enam) Deskripsi Singkat : Mata kuliah ini membahas konsep, teori, kebijakan dan kajian empiris perdagangan pertanian dan

Lebih terperinci

ILMU GIZI MASYARAKAT

ILMU GIZI MASYARAKAT ILMU GIZI MASYARAKAT Ketua Program Studi/Koordinator Mayor: Hadi Riyadi Staf Pengajar: Ahmad Sulaiman Hadi Riyadi Rimbawan Ali Khomsan Hardinsyah Siti Madanijah Amini Nasoetion * Hidayat Syarief Soekirman

Lebih terperinci

TEKNOLOGI PASCAPANEN

TEKNOLOGI PASCAPANEN Meraih masa depan berkualitas bersama Sekolah Pascasarjana IPB TEKNOLOGI PASCAPANEN Ketua Program Studi/Koordinator Mayor : Staf Pengajar: Prof.Dr.Ir. Armansyah Halomoan Tambunan Prof.Dr.Ir. Dedi Muchtadi

Lebih terperinci

DAMPAK KEBIJAKAN HARGA DASAR PEMBELIAN PEMERINTAH TERHADAP PENAWARAN DAN PERMINTAAN BERAS DI INDONESIA RIA KUSUMANINGRUM

DAMPAK KEBIJAKAN HARGA DASAR PEMBELIAN PEMERINTAH TERHADAP PENAWARAN DAN PERMINTAAN BERAS DI INDONESIA RIA KUSUMANINGRUM DAMPAK KEBIJAKAN HARGA DASAR PEMBELIAN PEMERINTAH TERHADAP PENAWARAN DAN PERMINTAAN BERAS DI INDONESIA RIA KUSUMANINGRUM SEKOLAH PASCASARJANA INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2008 SURAT PERNYATAAN Saya menyatakan

Lebih terperinci

Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran Program Studi Magister Ekonomi Terapan

Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran Program Studi Magister Ekonomi Terapan Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran Program Studi Magister Ekonomi Terapan Pengelola Program Ketua Program Studi : Prof Dr Tati S Joesron, SE MS Sekretaris Bidang Akademik dan Kerjasama : Dr Budiono,

Lebih terperinci

METODE ANALISIS HARGA PANGAN 1

METODE ANALISIS HARGA PANGAN 1 METODE ANALISIS HARGA PANGAN 1 Handewi P.S. Rachman Pusat Analisis Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian Jl. A. Yani No. 70 Bogor 16161 Abstrak Harga dan kaitannya dengan peningkatan pendapatan dan kesejahteraan

Lebih terperinci

Teknik Riset Operasional Semester Genap Tahun Akademik 2015/2016 Teknik Informatiaka UIGM

Teknik Riset Operasional Semester Genap Tahun Akademik 2015/2016 Teknik Informatiaka UIGM Teknik Riset Operasional Semester Genap Tahun Akademik 2015/2016 Teknik Informatiaka UIGM Dosen: Didin Astriani Prassetyowati, M.Stat Silabus MATAKULIAH TI214 TEKNIK RISET OPERASI (2 SKS) TUJUAN Agar mahasiswa

Lebih terperinci

S2-Ek.Per Unlam BAGIAN 1 PENGANTAR EKONOMI. 1. Lingkup dan Metode dari Ilmu Ekonomi. 2. Masalah Ekonomi: Kelangkaan dan Pilihan

S2-Ek.Per Unlam BAGIAN 1 PENGANTAR EKONOMI. 1. Lingkup dan Metode dari Ilmu Ekonomi. 2. Masalah Ekonomi: Kelangkaan dan Pilihan BAGIAN 1 PENGANTAR EKONOMI 1. 2. Masalah Ekonomi: Kelangkaan dan Pilihan 3. Permintaan, Penawaran, dan Ekuilibrium Pasar 4. Penerapan dari Permintaan dan Penawaran 5. Elastisitas BAGIAN 1 Pengantar Ekonomi

Lebih terperinci

III. KERANGKA PEMIKIRAN

III. KERANGKA PEMIKIRAN 23 III. KERANGKA PEMIKIRAN 3.1. Kerangka Teoritis Becker (1965), mengembangkan teori yang mempelajari tentang perilaku rumahtangga (household behavior). Teori tersebut memandang rumahtangga sebagai pengambil

Lebih terperinci

Kompetensi Lulusan, Learning Outcomes dan Kurikulum Program Studi Magister Teknologi Pangan Berdasarkan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia

Kompetensi Lulusan, Learning Outcomes dan Kurikulum Program Studi Magister Teknologi Pangan Berdasarkan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia Kompetensi Lulusan, Learning Outcomes dan Kurikulum Program Studi Magister Teknologi Pangan Berdasarkan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan Fakultas Teknologi Pertanian

Lebih terperinci

MITIGASI BENCANA KERUSAKAN LAHAN

MITIGASI BENCANA KERUSAKAN LAHAN Meraih masa depan berkualitas bersama Sekolah Pascasarjana IPB MITIGASI BENCANA KERUSAKAN LAHAN Ketua Program Studi / Koordinator Mayor: Baba Barus, Dr Staf Pengajar : Atang Sutandi, Dr Baba Barus, Dr

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. terpadu dan melanggar kaidah pelestarian lahan dan lingkungan. Eksploitasi lahan

I. PENDAHULUAN. terpadu dan melanggar kaidah pelestarian lahan dan lingkungan. Eksploitasi lahan I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Laju peningkatan produktivitas tanaman padi di Indonesia akhir-akhir ini cenderung melandai, ditandai salah satunya dengan menurunnya produksi padi sekitar 0.06 persen

Lebih terperinci

ANALISIS STRUKTUR, PERILAKU DAN KINERJA INDUSTRI PAKAN TERNAK AYAM DI PROPINSI LAMPUNG DAN JAWA BARAT ANNA FITRIANI

ANALISIS STRUKTUR, PERILAKU DAN KINERJA INDUSTRI PAKAN TERNAK AYAM DI PROPINSI LAMPUNG DAN JAWA BARAT ANNA FITRIANI ANALISIS STRUKTUR, PERILAKU DAN KINERJA INDUSTRI PAKAN TERNAK AYAM DI PROPINSI LAMPUNG DAN JAWA BARAT ANNA FITRIANI SEKOLAH PASCASARJANA INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2006 SURAT PERNYATAAN Saya menyatakan dengan

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. membentuk sumberdaya manusia (SDM) Indonesia yang berkualitas. Menurut

I. PENDAHULUAN. membentuk sumberdaya manusia (SDM) Indonesia yang berkualitas. Menurut I. PENDAHULUAN 1.I. Latar Belakang Salah satu output yang diharapkan dalam pembangunan nasional adalah membentuk sumberdaya manusia (SDM) Indonesia yang berkualitas. Menurut Menteri Kesehatan (2000), SDM

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Sektor keuangan memegang peranan yang sangat signifikan dalam memacu pertumbuhan ekonomi suatu negara. Sektor keuangan menjadi lokomotif pertumbuhan sektor riil melalui

Lebih terperinci

PERANAN PRODUKSI USAHATANI DAN GENDER DALAM EKONOMI RUMAHTANGGA PETANI LAHAN SAWAH: STUDI KASUS DI KABUPATEN BOGOR SOEPRIATI

PERANAN PRODUKSI USAHATANI DAN GENDER DALAM EKONOMI RUMAHTANGGA PETANI LAHAN SAWAH: STUDI KASUS DI KABUPATEN BOGOR SOEPRIATI PERANAN PRODUKSI USAHATANI DAN GENDER DALAM EKONOMI RUMAHTANGGA PETANI LAHAN SAWAH: STUDI KASUS DI KABUPATEN BOGOR SOEPRIATI SEKOLAH PASCASARJANA INSTITUT PERTANIAN BOGOR BOGOR 2006 SURAT PERNYATAAN Saya

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA, LANDASAN TEORI, KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS PENELITIAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA, LANDASAN TEORI, KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS PENELITIAN BAB II TINJAUAN PUSTAKA, LANDASAN TEORI, KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS PENELITIAN 2.1 Tinjauan Pustaka Lestari (2009) mendefinisikan alih fungsi lahan atau lazimnya disebut sebagai konversi lahan adalah

Lebih terperinci

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN SILABUS MATA KULIAH

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN SILABUS MATA KULIAH SILABUS MATA KULIAH Nama Mata Kuliah : Mikroekonomi I Kode Mata Kuliah : EKO 502 Kredit : 3(3-0) Semester : 1 Deskripsi : Kuliah ini membahas perilaku konsumen memaksimumkan kepuasan dan produsen mamaksimumkan

Lebih terperinci

Kompetensi dan Learning Outcomes Program Studi Manajemen dan Bisnis Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor

Kompetensi dan Learning Outcomes Program Studi Manajemen dan Bisnis Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor Kompetensi dan Learning Outcomes Program Studi dan Bisnis Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor Program Magister Pernyataan kompetensi : Setelah menyelesaikan program studi ini, lulusan mampu :

Lebih terperinci

Maximize or Minimize Z = f (x,y) Subject to: g (x,y) = c

Maximize or Minimize Z = f (x,y) Subject to: g (x,y) = c Maximize or Minimize Z = f (x,y) Subject to: g (x,y) = c PROGRAM MAGISTER AGRIBISNIS UNIVERSITAS JAMBI Prof. Dr. Ir. ZULKIFLI ALAMSYAH, M.Sc. & Ir. R. Sihotang, MS. Mata Kuliah Kode / SKS Mata Kuliah :

Lebih terperinci

BAB VI KESIMPULAN DAN IMPLIKASI. 6.1 Kesimpulan. sektor kehutanan yang relatif besar. Simulasi model menunjukkan bahwa perubahan

BAB VI KESIMPULAN DAN IMPLIKASI. 6.1 Kesimpulan. sektor kehutanan yang relatif besar. Simulasi model menunjukkan bahwa perubahan BAB VI KESIMPULAN DAN IMPLIKASI 6.1 Kesimpulan Perubahan iklim diperkirakan memberikan dampak pada perekonomian dan sektor kehutanan yang relatif besar. Simulasi model menunjukkan bahwa perubahan iklim

Lebih terperinci

RANCANGAN PEMBELAJARAN SEMESTER

RANCANGAN PEMBELAJARAN SEMESTER RANCANGAN SEMESTER Nama Mata Kuliah SKS Program Studi Fakultas Penanggungjawab : Pengantar Ekonomi Pertanian : 3 (tiga) : Agribisnis dan Agroekoteknologi : Pertanian : Rudi Wibowo PENJELASAN UMUM MATA

Lebih terperinci

Learning Outcomes Program Master (S2) PS Entomologi, Departemen Proteksi Tanaman, Faperta, IPB

Learning Outcomes Program Master (S2) PS Entomologi, Departemen Proteksi Tanaman, Faperta, IPB Learning Outcomes Program Master (S2) PS Entomologi, Departemen Proteksi Tanaman, Faperta, IPB Kompetensi PS Entomologi S2: Setelah menyelesaikan program studi Entomologi, lulusan mampu mengembangkan bidang

Lebih terperinci

GARIS BESAR POKOK PENGAJARAN (GBPP)

GARIS BESAR POKOK PENGAJARAN (GBPP) FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS GUNADARMA GARIS BESAR POKOK PENGAJARAN (GBPP) I. UMUM Mata kuliah : Teori Ekonomi Makro (3 SKS) Dosen : Semester : Genap ATA 2012/2013 Kelas/Jenjang Jurusan : Manajemen Akuntansi

Lebih terperinci

ILMU DAN TEKNOLOGI BENIH

ILMU DAN TEKNOLOGI BENIH ILMU DAN TEKNOLOGI BENIH Koordinator Mayor : Staf Pengajar : Eny Widajati Asep Setiawan Faiza Chaerani Suwarno Sjamsoe'oed Sadjad* Baran Wirawan Maryati Sari Tatiek Kartika Suharsi Endah Retno Palupi M.

Lebih terperinci

ANALISIS KETERKAITAN KREDIT DAN KONSUMSI RUMAH TANGGA DALAM PEMBANGUNAN EKONOMI REGIONAL PROVINSI JAWA BARAT DHONA YULIANTI

ANALISIS KETERKAITAN KREDIT DAN KONSUMSI RUMAH TANGGA DALAM PEMBANGUNAN EKONOMI REGIONAL PROVINSI JAWA BARAT DHONA YULIANTI ANALISIS KETERKAITAN KREDIT DAN KONSUMSI RUMAH TANGGA DALAM PEMBANGUNAN EKONOMI REGIONAL PROVINSI JAWA BARAT DHONA YULIANTI SEKOLAH PASCASARJANA INSTITUT PERTANIAN BOGOR BOGOR 2007 PERNYATAAN MENGENAI

Lebih terperinci

Daftar Isi. Daftar Isi... i Daftar Tabel... iii Daftar Gambar... vii 1. PENDAHULUAN...1

Daftar Isi. Daftar Isi... i Daftar Tabel... iii Daftar Gambar... vii 1. PENDAHULUAN...1 Daftar Isi Daftar Isi... i Daftar Tabel... iii Daftar Gambar... vii 1. PENDAHULUAN...1 1.1 Latar Belakang... 1 1.1.1 Isu-isu Pokok Pembangunan Ekonomi Daerah... 2 1.1.2 Tujuan... 5 1.1.3 Keluaran... 5

Lebih terperinci

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP) MATA KULIAH EKONOMI UMUM (EKO 160) Pengajar : TIM DOSEN

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP) MATA KULIAH EKONOMI UMUM (EKO 160) Pengajar : TIM DOSEN GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP) MATA KULIAH EKONOMI UMUM (EKO 160) Pengajar : TIM DOSEN DEPARTEMEN ILMU EKONOMI FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2005 GARIS-GARIS BESAR

Lebih terperinci

Kebijakan dan Peraturan Bidang Pertanian

Kebijakan dan Peraturan Bidang Pertanian Kebijakan dan Peraturan Bidang Pertanian Kebijakan Yang Mempengaruhi Insentif Bagi Produsen : Kebijakan Harga_1 Julian Adam Ridjal, SP., MP. PS Agribisnis UNEJ website : adamjulian.net Kebijakan Yang Mempengaruhi

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Beras merupakan bahan pangan pokok bagi sebagian besar penduduk

BAB I PENDAHULUAN. Beras merupakan bahan pangan pokok bagi sebagian besar penduduk BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Beras merupakan bahan pangan pokok bagi sebagian besar penduduk Indonesia yang memberikan energi dan zat gizi yang tinggi. Beras sebagai komoditas pangan pokok dikonsumsi

Lebih terperinci

GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP) JURUSAN AKUNTANSI - PROGRAM STUDI S1 AKUNTANSI FAKUTAS EKONOMI UNIVERSITAS GUNADARMA

GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP) JURUSAN AKUNTANSI - PROGRAM STUDI S1 AKUNTANSI FAKUTAS EKONOMI UNIVERSITAS GUNADARMA GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP) JURUSAN AKUNTANSI - PROGRAM STUDI S1 AKUNTANSI FAKUTAS EKONOMI UNIVERSITAS GUNADARMA Nama Mata Kuliah / Kode Mata Kuliah : TEORI EKONOMI 2 / IT-022255 SKS : 2 Semester

Lebih terperinci

LABORATORIUM EKONOMI PERTANIAN

LABORATORIUM EKONOMI PERTANIAN LABORATORIUM EKONOMI PERTANIAN Outline 1. Visi, Misi dan Tujuan 2. Program Akademik 3. Kompetensi 4. Program Kerja 5. Struktur Organisasi 6. Rumpun Penelitian Visi Sebagai pusat layanan dan pengembangan

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. Kopi merupakan salah satu komoditas ekspor unggulan subsektor perkebunan

I. PENDAHULUAN. Kopi merupakan salah satu komoditas ekspor unggulan subsektor perkebunan 1 I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kopi merupakan salah satu komoditas ekspor unggulan subsektor perkebunan yang memegang peranan penting dalam perdagangan dan perekonomian negara. Kopi berkontribusi cukup

Lebih terperinci

KEBIJAKAN HARGA. Kebijakan Yang Mempengaruhi Insentif Bagi Produsen : Kebijakan Harga_2. Julian Adam Ridjal, SP., MP.

KEBIJAKAN HARGA. Kebijakan Yang Mempengaruhi Insentif Bagi Produsen : Kebijakan Harga_2. Julian Adam Ridjal, SP., MP. KEBIJAKAN HARGA Kebijakan Yang Mempengaruhi Insentif Bagi Produsen : Kebijakan Harga_2 Julian Adam Ridjal, SP., MP. Disampaikan pada Kuliah Kebijakan dan Peraturan Bidang Pertanian EMPAT KOMPONEN KERANGKA

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. Distribusi Persentase PDRB Kota Bogor Menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Konstan 2000 Tahun

I. PENDAHULUAN. Distribusi Persentase PDRB Kota Bogor Menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Konstan 2000 Tahun I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Kota Bogor merupakan sebuah kota yang berada di Provinsi Jawa Barat. Kedudukan Kota Bogor yang terletak di antara wilayah Kabupaten Bogor dan dekat dengan Ibukota Negara

Lebih terperinci

GANJIL/ GENAP SEMEST ER

GANJIL/ GENAP SEMEST ER PENYESUAIAN MATAKULIAH ANTARA KURIKULUM 2008 DAN KURIKULUM 2017 UNTUK MAHASISWA PRODI AGRIBISNIS SEMESTER V KE ATAS MK KURIKULUM 2008 SEBARAN MATA KULIAH PRODI AGRIBISNIS KURIKULUM 2017 MENURUT SEMESTER

Lebih terperinci

PARASITOLOGI DAN ENTOMOLOGI KESEHATAN

PARASITOLOGI DAN ENTOMOLOGI KESEHATAN PARASITOLOGI DAN ENTOMOLOGI KESEHATAN Ketua Program studi/koordinator Mayor: drh., MS., Ph.D. Pengajar: DR.drh. Ahmad Arif Amin DR.drh., MSi DR.drh. Elok Budi Retnani, MSi drh. Fadjar Satrija, MSc., Ph.D.

Lebih terperinci

ID No EQUIS Input Proses Output Predecessors. Membuat Visi. 3 N/A Membuat Misi 2

ID No EQUIS Input Proses Output Predecessors. Membuat Visi. 3 N/A Membuat Misi 2 ID No EQUIS Input Proses Output Predecessors 1 N/A Perencanaan Visi, Misi, Nilai 2 1.d.2 Daftar pemegang kepentingan, deskripsi organisasi induk, situasi industri tenaga kerja, dokumen hasil evaluasi visi

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. fiskal maupun moneter. Pada skala mikro, rumah tangga/masyarakat misalnya,

BAB I PENDAHULUAN. fiskal maupun moneter. Pada skala mikro, rumah tangga/masyarakat misalnya, BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Secara umum angka inflasi yang menggambarkan kecenderungan umum tentang perkembangan harga dan perubahan nilai dapat dipakai sebagai informasi dasar dalam pengambilan

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. membangun infrastruktur dan fasilitas pelayanan umum. pasar yang tidak sempurna, serta eksternalitas dari kegiatan ekonomi.

I. PENDAHULUAN. membangun infrastruktur dan fasilitas pelayanan umum. pasar yang tidak sempurna, serta eksternalitas dari kegiatan ekonomi. I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pembangunan yang dilakukan oleh setiap pemerintahan terutama ditujukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, pemerataan distribusi pendapatan, membuka kesempatan kerja,

Lebih terperinci

Rib,, PERMINTAAN DAN PENAWARAN KOMODITI PAD1. Oleh : JONATARULI P SIDABALOK L A280167

Rib,, PERMINTAAN DAN PENAWARAN KOMODITI PAD1. Oleh : JONATARULI P SIDABALOK L A280167 Rib,, ti p., : ANALISIS ENGARUHI PERMINTAAN DAN PENAWARAN KOMODITI PAD1 SERTAKECENDE RSI LAHAN SAWM Oleh : JONATARULI P SIDABALOK L A280167 JURUSAN ILMU-ILMU SOSIAL EKONOlMI PERTANIAN FAKULTAS PERTANIAN

Lebih terperinci

Rib,, PERMINTAAN DAN PENAWARAN KOMODITI PAD1. Oleh : JONATARULI P SIDABALOK L A280167

Rib,, PERMINTAAN DAN PENAWARAN KOMODITI PAD1. Oleh : JONATARULI P SIDABALOK L A280167 Rib,, ti p., : ANALISIS ENGARUHI PERMINTAAN DAN PENAWARAN KOMODITI PAD1 SERTAKECENDE RSI LAHAN SAWM Oleh : JONATARULI P SIDABALOK L A280167 JURUSAN ILMU-ILMU SOSIAL EKONOlMI PERTANIAN FAKULTAS PERTANIAN

Lebih terperinci

III. KERANGKA PEMIKIRAN. fungsi permintaan, persamaan simultan, elastisitas, dan surplus produsen.

III. KERANGKA PEMIKIRAN. fungsi permintaan, persamaan simultan, elastisitas, dan surplus produsen. III. KERANGKA PEMIKIRAN 3.1. Kerangka Pemikiran Teoritis Komponen utama pasar beras mencakup kegiatan produksi dan konsumsi. Penelitian ini menggunakan persamaan simultan karena memiliki lebih dari satu

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Laporan Hasil Kajian Penyusunan Model Perencanaan Lintas Wilayah dan Lintas Sektor

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Laporan Hasil Kajian Penyusunan Model Perencanaan Lintas Wilayah dan Lintas Sektor B A B BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Saat ini bangsa Indonesia menghadapi situasi yang selalu berubah dengan cepat, tidak terduga dan saling terkait satu sama lainnya. Perubahan yang terjadi di dalam

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. nasional yang diarahkan pada pengembangan dan peningkatan laju pertumbuhan

I. PENDAHULUAN. nasional yang diarahkan pada pengembangan dan peningkatan laju pertumbuhan I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pembangunan daerah merupakan bagian integral dari pembangunan nasional yang diarahkan pada pengembangan dan peningkatan laju pertumbuhan antar daerah. Pelaksanaan pembangunan

Lebih terperinci

VIII. KESIMPULAN, IMPLIKASI KEBIJAKAN, DAN SARAN UNTUK PENELITIAN LANJUTAN

VIII. KESIMPULAN, IMPLIKASI KEBIJAKAN, DAN SARAN UNTUK PENELITIAN LANJUTAN VIII. KESIMPULAN, IMPLIKASI KEBIJAKAN, DAN SARAN UNTUK PENELITIAN LANJUTAN 8.1. Kesimpulan Iuran irigasi berbasis komoditas dapat dirumuskan dengan memanfaatkan harga bayangan air irigasi. Dalam penelitian

Lebih terperinci

ANALISIS PENGARUH UANG TERHADAP BUSINESS CYCLE INDONESIA OLEH SITI MASYITHO H

ANALISIS PENGARUH UANG TERHADAP BUSINESS CYCLE INDONESIA OLEH SITI MASYITHO H ANALISIS PENGARUH UANG TERHADAP BUSINESS CYCLE INDONESIA OLEH SITI MASYITHO H14102062 DEPARTEMEN ILMU EKONOMI FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2006 RINGKASAN SITI MASYITHO. H14102062.

Lebih terperinci

LABORATORIUM EKONOMI PERTANIAN.

LABORATORIUM EKONOMI PERTANIAN. LABORATORIUM EKONOMI PERTANIAN http://ekonomi.fp.ub.ac.id Outline available at website: http://ekonomi.fp.ub.ac.id 1. Visi, Misi dan Tujuan 2. Program Akademik 3. Kompetensi 4. Program Kerja 5. Struktur

Lebih terperinci

PERILAKU EKONOMI RUMAHTANGGA PETANI DALAM PASAR PERSAINGAN TIDAK SEMPURNA DI BEBERAPA PROVINSI DI INDONESIA. Oleh: NUNUNG KUSNADI

PERILAKU EKONOMI RUMAHTANGGA PETANI DALAM PASAR PERSAINGAN TIDAK SEMPURNA DI BEBERAPA PROVINSI DI INDONESIA. Oleh: NUNUNG KUSNADI 1 PERILAKU EKONOMI RUMAHTANGGA PETANI DALAM PASAR PERSAINGAN TIDAK SEMPURNA DI BEBERAPA PROVINSI DI INDONESIA Oleh: NUNUNG KUSNADI SEKOLAH PASCASARJANA INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2005 2 ABSTRAK NUNUNG KUSNADI.

Lebih terperinci

SILABUS MATAKULIAH. Mahasiswa dapat mengetahui aturan main dalam perkuliahan serta moneter dan peranan bank sentral

SILABUS MATAKULIAH. Mahasiswa dapat mengetahui aturan main dalam perkuliahan serta moneter dan peranan bank sentral GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN SILABUS MATAKULIAH Judul Mata Kuliah Ekonomi Moneter Nomor Kode EKO 611 Kredit 3 Semester 2 Deskripsi Tujuan umum perkuliahan Mata kuliah ini didisain untuk membangun

Lebih terperinci

Riset Operasi Bobot: 3 SKS

Riset Operasi Bobot: 3 SKS Riset Operasi Bobot: 3 SKS Tujuan Perkuliahan Setelah mahasiswa mengikuti kuliah ini selama satu semester, mahasiswa diharapkan dapat mengaplikasikan metode-metode kuantitatif dalam pengambilan keputusan

Lebih terperinci

ANALISIS INPUT-OUTPUT PERANAN INDUSTRI MINYAK GORENG DALAM PEREKONOMIAN INDONESIA OLEH: NURLAELA WIJAYANTI H

ANALISIS INPUT-OUTPUT PERANAN INDUSTRI MINYAK GORENG DALAM PEREKONOMIAN INDONESIA OLEH: NURLAELA WIJAYANTI H ANALISIS INPUT-OUTPUT PERANAN INDUSTRI MINYAK GORENG DALAM PEREKONOMIAN INDONESIA OLEH: NURLAELA WIJAYANTI H14101038 DEPARTEMEN ILMU EKONOMI FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2006

Lebih terperinci

TEKNOLOGI HASIL PERAIRAN

TEKNOLOGI HASIL PERAIRAN Meraih masa depan berkualitas bersama Sekolah Pascasarjana IPB TEKNOLOGI HASIL PERAIRAN Ketua Program Studi/Koordinator Mayor: Dr. Tati Nurhayati, SPi, MSi Staf Pengajar: Dr. Ir. Agoes M. Jacoeb, Dipl-Biol.

Lebih terperinci

KOMUNIKASI PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN PEDESAAN

KOMUNIKASI PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN PEDESAAN Meraih masa depan berkualitas bersama Sekolah Pascasarjana IPB KOMUNIKASI PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN PEDESAAN Ketua Program Studi/Koordinator Mayor: Dr.Ir. Djuara P. Lubis, MS Staf Pengajar: Aida Vitayala

Lebih terperinci

ANALISIS TOTAL FAKTOR PRODUKTIVITAS PADA INDUSTRI TANAMAN PANGAN DI INDONESIA PERIODE OLEH: DIYAH KUSUMASTUTI H

ANALISIS TOTAL FAKTOR PRODUKTIVITAS PADA INDUSTRI TANAMAN PANGAN DI INDONESIA PERIODE OLEH: DIYAH KUSUMASTUTI H ANALISIS TOTAL FAKTOR PRODUKTIVITAS PADA INDUSTRI TANAMAN PANGAN DI INDONESIA PERIODE 1985 2004 OLEH: DIYAH KUSUMASTUTI H14101088 DEPARTEMEN ILMU EKONOMI FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN

Lebih terperinci

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN PROGRAM STUDI: S1 SISTEM INFORMASI Semester : 4

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN PROGRAM STUDI: S1 SISTEM INFORMASI Semester : 4 GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN PROGRAM STUDI: S1 SISTEM INFORMASI Semester : 4 Berlaku mulai: Genap/2010 MATA KULIAH : RISET OPERASIONAL KODE MATA KULIAH/SKS : 410102053 / 3 SKS MATA KULIAH PRASYARAT

Lebih terperinci

III. KERANGKA PEMIKIRAN

III. KERANGKA PEMIKIRAN 23 III. KERANGKA PEMIKIRAN 3.1 Kerangka Pemikiran Teoritis 3.1.1 Teori Dasar Perdagangan Internasional Teori perdagangan internasional adalah teori yang menganalisis dasardasar terjadinya perdagangan internasional

Lebih terperinci

LAPORAN AKHIR PENELITIAN TA 2008 KONSORSIUM PENELITIAN: KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOMI PETANI PADA BERBAGAI AGROEKOSISTEM

LAPORAN AKHIR PENELITIAN TA 2008 KONSORSIUM PENELITIAN: KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOMI PETANI PADA BERBAGAI AGROEKOSISTEM LAPORAN AKHIR PENELITIAN TA 2008 KONSORSIUM PENELITIAN: KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOMI PETANI PADA BERBAGAI AGROEKOSISTEM BESARAN KARAKTERISTIK MARKETABLE SURPLUS BERAS Oleh : Nunung Kusnadi Rita Nurmalina

Lebih terperinci

PENJABARAN MATA KULIAH (COURSE OUTLINE)

PENJABARAN MATA KULIAH (COURSE OUTLINE) UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA FM-UII-AA-FKA-05/RO Versi : 1 Tanggal Revisi : 25 Juli 2011 Revisi : 1 Tanggal Berlaku : 1 September 2011 PENJABARAN MATA KULIAH (COURSE OUTLINE) A. IDENTITAS MATA KULIAH Nama

Lebih terperinci

GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP) JURUSAN AKUNTANSI - PROGRAM STUDI S1 AKUNTANSI FAKUTAS EKONOMI UNIVERSITAS GUNADARMA

GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP) JURUSAN AKUNTANSI - PROGRAM STUDI S1 AKUNTANSI FAKUTAS EKONOMI UNIVERSITAS GUNADARMA GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP) JURUSAN AKUNTANSI - PROGRAM STUDI S1 AKUNTANSI FAKUTAS EKONOMI UNIVERSITAS GUNADARMA Nama Mata Kuliah / Kode Mata Kuliah : TEORI EKONOMI 1 / IT-022254 SKS : 3 Semester

Lebih terperinci

Kompetensi Lulusan dan Learning Outcomes Program Studi Magister Ilmu Pangan Berdasarkan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia

Kompetensi Lulusan dan Learning Outcomes Program Studi Magister Ilmu Pangan Berdasarkan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia Kompetensi Lulusan dan Learning Outcomes Program Studi Magister Ilmu Pangan Berdasarkan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan Fakultas Teknologi Pertanian Institut

Lebih terperinci

Pengantar Riset Operasi. Riset Operasi Minggu 1 (pertemuan 1) ARDANESWARI D.P.C., STP, MP

Pengantar Riset Operasi. Riset Operasi Minggu 1 (pertemuan 1) ARDANESWARI D.P.C., STP, MP Pengantar Riset Operasi Riset Operasi Minggu 1 (pertemuan 1) ARDANESWARI D.P.C., STP, MP 1 Kontrak Perkuliahan Keterlambatan 15 menit Mengoperasikan HP dan sejenisnya : di luar kelas Mengerjakan laporan/tugas

Lebih terperinci

III KERANGKA PEMIKIRAN

III KERANGKA PEMIKIRAN III KERANGKA PEMIKIRAN 3.1 Kerangka Pemikiran Teoritis 3.1.1 Kombinasi Produk Optimum Penentuan kombinasi produksi dilakukan untuk memperoleh lebih dari satu output dengan menggunakan satu input. Hal ini

Lebih terperinci

TEKNIK MESIN PERTANIAN DAN PANGAN

TEKNIK MESIN PERTANIAN DAN PANGAN Meraih masa depan berkualitas bersama Sekolah Pascasarjana IPB TEKNIK MESIN PERTANIAN DAN PANGAN Ketua Program Studi/Koordinator Mayor : Dr.Ir. Setyo Pertiwi, M.Agr Staf Pengajar: Prof.Dr.Ir. Armansyah

Lebih terperinci

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI VOLUME IMPOR KEDELAI INDONESIA

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI VOLUME IMPOR KEDELAI INDONESIA 1 ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI VOLUME IMPOR KEDELAI INDONESIA OLEH POPY ANGGASARI H14104040 DEPARTEMEN ILMU EKONOMI FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2008 2 RINGKASAN

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pembangunan ekonomi pada dasarnya untuk memenuhi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat (social welfare) tidak bisa sepenuhnya

Lebih terperinci

INSTITUT KEUANGAN PERBANKAN DAN INFORMATIKA ASIA (ASIAN BANKING FINANCE INFORMATICS AND INSTITUTE) PERBANAS JAKARTA SATUAN ACARA PERKULIAHAN

INSTITUT KEUANGAN PERBANKAN DAN INFORMATIKA ASIA (ASIAN BANKING FINANCE INFORMATICS AND INSTITUTE) PERBANAS JAKARTA SATUAN ACARA PERKULIAHAN INSTITUT KEUANGAN PERBANKAN DAN INFORMATIKA ASIA (ASIAN BANKING FINANCE INFORMATICS AND INSTITUTE) PERBANAS JAKARTA SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH: KODE MATA KULIAH: SM 40-110 PROGRAM STUDI : BOBOT:

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. Dalam konteks ekonomi pembangunan, perluasan terhadap ekspor. merupakan faktor penentu kunci pertumbuhan ekonomi di negara berkembang.

I. PENDAHULUAN. Dalam konteks ekonomi pembangunan, perluasan terhadap ekspor. merupakan faktor penentu kunci pertumbuhan ekonomi di negara berkembang. I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Dalam konteks ekonomi pembangunan, perluasan terhadap ekspor merupakan faktor penentu kunci pertumbuhan ekonomi di negara berkembang. Gouws (2005) menyatakan perluasan

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. khususnya bagi sektor pertanian dan perekonomian nasional pada umumnya. Pada

I. PENDAHULUAN. khususnya bagi sektor pertanian dan perekonomian nasional pada umumnya. Pada I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Subsektor peternakan merupakan salah satu sumber pertumbuhan baru khususnya bagi sektor pertanian dan perekonomian nasional pada umumnya. Pada tahun 2006 Badan Pusat

Lebih terperinci

PERAMALAN PRODUKSI DAN KONSUMSI KEDELAI NASIONAL SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP STRATEGI PENCAPAIAN SWASEMBADA KEDELAI NASIONAL.

PERAMALAN PRODUKSI DAN KONSUMSI KEDELAI NASIONAL SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP STRATEGI PENCAPAIAN SWASEMBADA KEDELAI NASIONAL. PERAMALAN PRODUKSI DAN KONSUMSI KEDELAI NASIONAL SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP STRATEGI PENCAPAIAN SWASEMBADA KEDELAI NASIONAL Oleh : DEDY MARETHA A14104530 PROGRAM SARJANA EKSTENSI MANAJEMEN AGRIBISNIS

Lebih terperinci

INDONESIA PADA GUBERNUR BANK PANITIA ANGGARAN SEMESTER

INDONESIA PADA GUBERNUR BANK PANITIA ANGGARAN SEMESTER PANDANGAN GUBERNUR BANK INDONESIA PADA RAPAT KERJA PANITIA ANGGARAN DPR RI MENGENAI LAPORAN SEMESTER I DAN PROGNOSIS SEMESTER II APBN TA 2006 2006 Anggota Dewan yang terhormat, 1. Pertama-tama perkenankanlah

Lebih terperinci

ANALISIS DAMPAK KEBIJAKAN SUBSIDI PUPUK TERHADAP KINERJA MAKROEKONOMI DAN DISTRIBUSI PENDAPATAN

ANALISIS DAMPAK KEBIJAKAN SUBSIDI PUPUK TERHADAP KINERJA MAKROEKONOMI DAN DISTRIBUSI PENDAPATAN P r o s i d i n g 24 ANALISIS DAMPAK KEBIJAKAN SUBSIDI PUPUK TERHADAP KINERJA MAKROEKONOMI DAN DISTRIBUSI PENDAPATAN M. Rizal Taufikurahman (1) (1) Program Studi Agribisnis Universitas Trilogi Jakarta

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Salah satu kunci penting dalam mencapai pertumbuhan ekonomi yang sehat adalah sinergi antara sektor moneter, fiskal dan riil. Bila ketiganya dapat disinergikan

Lebih terperinci

6. ANALISIS DAN IMPLIKASI KEBIJAKAN Kebijakan di dalam pengembangan UKM

6. ANALISIS DAN IMPLIKASI KEBIJAKAN Kebijakan di dalam pengembangan UKM 48 6. ANALISIS DAN IMPLIKASI KEBIJAKAN 6.1. Kebijakan di dalam pengembangan UKM Hasil analisis SWOT dan AHP di dalam penelitian ini menunjukan bahwa Pemerintah Daerah mempunyai peranan yang paling utama

Lebih terperinci

Departemen Ilmu Ekonomi

Departemen Ilmu Ekonomi Departemen Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Kurikulum Prodi S1 Ilmu Ekonomi Akademik Kurikulum Kurikulum 144 SKS Mata Kuliah (MK) Wajib Universitas dan MK Fakultas MK Wajib Program Studi

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN Industri Pengolahan

I. PENDAHULUAN Industri Pengolahan I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pertanian merupakan sektor utama perekonomian di Indonesia. Konsekuensinya adalah bahwa kebijakan pembangunan pertanian di negaranegara tersebut sangat berpengaruh terhadap

Lebih terperinci

Kompetensi Lulusan, Learning Outcomes dan Kurikulum Program Studi Doktor Ilmu Pangan Berdasarkan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia

Kompetensi Lulusan, Learning Outcomes dan Kurikulum Program Studi Doktor Ilmu Pangan Berdasarkan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia Kompetensi Lulusan, Learning Outcomes dan Kurikulum Program Studi Doktor Ilmu Pangan Berdasarkan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan Fakultas Teknologi Pertanian

Lebih terperinci

III. KERANGKA PEMIKIRAN TEORITIS

III. KERANGKA PEMIKIRAN TEORITIS 27 III. KERANGKA PEMIKIRAN TEORITIS 3.1. Kerangka Pemikiran Kebutuhan untuk menggunakan I-O Regional dalam Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi NTT semakin terasa penting jika dikaitkan dengan pelaksanaan

Lebih terperinci

ANALISIS RESPONS PENAWARAN PADI DAN PERMINTAAN INPUT PADI DI INDONESIA PERIODE OLEH RENNY FITRIA SARI H

ANALISIS RESPONS PENAWARAN PADI DAN PERMINTAAN INPUT PADI DI INDONESIA PERIODE OLEH RENNY FITRIA SARI H ANALISIS RESPONS PENAWARAN PADI DAN PERMINTAAN INPUT PADI DI INDONESIA PERIODE 1969-2006 OLEH RENNY FITRIA SARI H14051387 DEPARTEMEN ILMU EKONOMI FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR

Lebih terperinci

DAMPAK PEMBANGUNAN JARINGAN IRIGASI TERHADAP PRODUKSI, PENDAPATAN, DAN DISTRIBUSI PENDAPATAN

DAMPAK PEMBANGUNAN JARINGAN IRIGASI TERHADAP PRODUKSI, PENDAPATAN, DAN DISTRIBUSI PENDAPATAN 2004 Dwi Haryono Makalah Falsafah Sains (PPs-702) Sekolah Pascasarjana / S3 Institut Pertanian Bogor Nopember 2004 Dosen: Prof. Dr. Ir. Rudy C. Tarumingkeng (Penanggung Jawab) Prof. Dr. Ir. Zahrial Coto

Lebih terperinci

PENGANTAR EKONOMI PERTANIAN

PENGANTAR EKONOMI PERTANIAN Modul Bahan Ajar UB DistanceLearning PENGANTAR EKONOMI PERTANIAN Tim Dosen Pengampu Matakuliah Homepage :(http://agribisnis.fp.ub.ac.id) Email : [email protected] PROGRAM STUDI AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN

Lebih terperinci

II. TINJAUAN PUSTAKA

II. TINJAUAN PUSTAKA II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Tinjauan Pustaka Proses alih fungsi lahan dapat dipandang sebagai suatu bentuk konsekuensi logis dari adanya pertumbuhan dan transformasi serta perubahan struktur sosial ekonomi

Lebih terperinci

Program Studi Magister Akuntansi (Penyelenggara Fakultas Ekonomi)

Program Studi Magister Akuntansi (Penyelenggara Fakultas Ekonomi) Program Studi Magister Akuntansi (Penyelenggara Fakultas Ekonomi) Pengelola Program Magister Akuntansi Ketua Program Studi : Dr. Sumarno Zain, MBA.,Ak. Sekretaris Bidang Akademik: Dr. Ilya Avianti, SE.,MSi.,Ak

Lebih terperinci

ANALISIS PERBANDINGAN IKLIM INVESTASI: INDONESIA VERSUS BEBERAPA NEGARA LAIN OLEH: SUSI SANTI SIMAMORA H

ANALISIS PERBANDINGAN IKLIM INVESTASI: INDONESIA VERSUS BEBERAPA NEGARA LAIN OLEH: SUSI SANTI SIMAMORA H ANALISIS PERBANDINGAN IKLIM INVESTASI: INDONESIA VERSUS BEBERAPA NEGARA LAIN OLEH: SUSI SANTI SIMAMORA H14102059 DEPARTEMEN ILMU EKONOMI FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2006 RINGKASAN

Lebih terperinci

MENINGKATKAN PERAN SEKTOR PERTANIAN DALAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN 1

MENINGKATKAN PERAN SEKTOR PERTANIAN DALAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN 1 MENINGKATKAN PERAN SEKTOR PERTANIAN DALAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN 1 A. KONDISI KEMISKINAN 1. Asia telah mencapai kemajuan pesat dalam pengurangan kemiskinan dan kelaparan pada dua dekade yang lalu, namun

Lebih terperinci

KATALOG PROGRAM STUDI PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH (PLS)

KATALOG PROGRAM STUDI PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH (PLS) KATALOG PROGRAM STUDI PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH (PLS) RASIONAL PROGRAM Layanan program PLS tumbuh subur dan tersebar luas di tengah masyarakat, baik program-program yang bersifat institusional, informasional,

Lebih terperinci