BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN
|
|
|
- Harjanti Hermawan
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Implementasi CSR pada Bank Syariah di Indonesia Bank syariah yang menjadi sampel penelitian ini menghimpun dana untuk aktivitas CSR yang bersumber dari dua dana, yaitu dana kebajikan dan dana zakat. Dana kebajikan berasal dari denda, pendapatan non halal, dan dana sosial lainnya, yang dimana semua dana tersebut tidak boleh dimasukkan ke dalam pendapatan operasional bank syariah. Jenis kegiatan yang mendapat penyaluran dari dana kebajikan yaitu meliputi santunan anak yatim, pembangunan/renovasi masjid dan sekolah-sekolah, bantuan korban bencana alam, partisipasi kemanusiaan, donor darah, memajukan ekonomi masyarakat melalui usaha mikro dengan prinsip syariah dan kegiatan sosial yang diselenggarakan untuk kepentingan masyarakat dan lingkungan. Sedangkan dana zakat berasal dari zakat perusahaan sebesar 2,5% dari laba tahunan perusahaan, dana zakat karyawan, dana zakat nasabah dari tabungan dan deposito, serta infaq dan sedekah karyawan dan nasabah. Penyaluran dana zakat ini biasanya bersinergi dengan lembaga amil zakat yang berbeda pada tiap bank-bank syariah dan penyalurannya dilakukan melalui program yang berdaya guna dan bermanfaat kepada orang-orang yang berhak (mustahiq). 46
2 Pada Bank Muamalat Indonesia dan Bank Syariah Mandiri jumlah anggaran untuk aktivitas CSR diungkapkan secara rinci dari total sumber dana CSR dan per alokasi penyaluran dana, sedangkan pada Bank Mega Syariah, Bank Syariah Bukopin, dan Bank BRI Syariah tidak dijelaskan secara rinci jumlah anggaran dari sumber dana aktivitas CSR, tetapi hanya diungkapkan beberapa anggaran per alokasi penyaluran dana. Pelaporan CSR kelima Bank Umum Syariah tersebut pengungkapannya menjadi satu bagian pada laporan tahunan perusahaan, tidak terpisah menjadi satu laporan tersendiri. Pelaksanaan aktivitas CSR di masing-masing bank syariah dilihat dalam tabel 4.1. Kriteria Sumber dana CSR Badan Amil Zakat Tabel 4.1 Pelaksanaan Aktivitas CSR pada Bank Syariah Bank Bank Bank Bank Mega Muamalat Syariah Syariah Syariah Indonesia Mandiri Bukopin Dana Dana Dana Dana kebajikan kebajikan kebajikan kebajikan dan dana dan dana dan dana dan dana zakat - Yayasan perusahaan - Badan amil zakat pemerintah zakat - Badan amil zakat swasta nasional zakat - Langsung oleh perusahaan zakat - Badan amil zakat swasta nasional - Langsung oleh perusahaan Bank BRI Syariah Dana kebajikan dan dana zakat - Badan amil zakat swasta nasional Sifat Wajib Wajib Wajib Wajib Wajib Pelaporan Keluasan Laporan Sangat bervariasi Sangat bervariasi Cukup bervariasi Cukup bervariasi Sangat terbatas Divisi Khusus CSR Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada Sumber: Data diolah
3 Tabel 4.1 memperlihatkan bahwa masing-masing bank syariah mempunyai kebijakan yang berbeda-beda dalam mengimplementasikan konsep tanggung jawab sosial. Hal itu sesuai dengan penelitian terdahulu oleh Soraya Fitria dan Dwi Hartanti (2010), bahwa pola pelaksanaan CSR di lembaga syariah dipengaruhi oleh kebijakan pimpinan perusahaan tersebut. B. Perbandingan Tingkat Pengungkapan CSR pada Bank Umum Konvensional dan Bank Umum Syariah Berdasarkan Indeks GRI Hasil skoring pengungkapan CSR pada perusahaan sampel berdasarkan indeks GRI dapat dilihat pada tabel
4 Tabel 4.2 Skor Indeks GRI No Bank Tahun Skor Indeks GRI Indeks GRI 1 Danamon , , ,61 4 Mandiri , , ,51 7 Mega , , ,46 10 Bukopin , , ,42 13 DKI , , ,60 16 Muamalat Indonesia , , ,57 19 Syariah Mandiri , , ,54 22 Mega Syariah , , ,23 25 Syariah Bukopin , , ,22 28 BRI Syariah , , ,23 Sumber: Data diolah 2013 Rata-rata 1,49 1,46 1,45 1,42 1,53 1,52 1,47 1,15 1,20 1,17 49
5 Dari tabel skor indeks GRI tersebut, diperoleh rata-rata nilai tertinggi indeks GRI yaitu pada Bank Umum Konvensional, Bank DKI sebesar 1,53. Nilai ini sudah mendekati angka sempurna yaitu 148 (jumlah keseluruhan indikator 74 dikali skor maksimum pada tiap indikator yaitu 2) atau rata-rata indeks GRI yang sempurna yaitu 2,00. Sedangkan nilai terendah diperoleh Bank Umum Syariah yaitu Bank Mega Syariah sebesar 1,15. Penyebab rendahnya nilai tersebut terletak pada minimnya pengungkapan pada hal prosedur dewan direksi untuk mengawasi kinerja ekonomi, sosial dan lingkungan, total jumlah jam untuk kebijakan dan prosedur pelatihan, serta praktik yang terkait dengan kepuasan konsumen. Keseluruhan nilai ini menunjukkan bahwa pengungkapan pada kesepuluh bank yang menjadi sampel penelitian sudah cukup baik. Bahkan, terdapat selisih 0,01 untuk nilai tertinggi pada hasil pengungkapan Bank Umum Konvensional dengan Bank Umum Syariah, yaitu Bank DKI sebesar 1,53 dan Bank Muamalat Indonesia sebesar 1,52. Hasil perbandingan pada kedua bank umum ini memperlihatkan bahwa tidak ada perbedaan yang cukup signifikan, tetapi jika kita hanya melihat nilai terbesar dan terkecil, maka Bank Umum Konvensional lebih baik dibandingkan Bank Umum Syariah. Untuk mempertajam analisa yang ada, dilakukan perbandingan untuk tiap kelompok indikator yang disajikan pada tabel
6 Tabel 4.3 Perbandingan Tiap Indikator Berdasarkan Indeks GRI Indikator Profil dan Strategi Organisasi - Strategi dan Analisa - Profil - Parameter Laporan - Tata Kelola, Komitmen, dan Keterlibatan Stakeholder Skor Bank Umum Bank Umum Konvensional Syariah Strategi dan Analisa 1,93 1,73 Profil 1,97 1,97 Profil Laporan 1,69 1,67 Jangkauan dan Batas Laporan 1,40 1,35 GRI Content Index 0,53 0,07 Tata Kelola Organisasi 1,54 1,29 Komitmen Untuk Inisiatif Eksternal 1,97 1,60 Keterlibatan Pemegang Saham 1,60 1,38 Lingkup Ekonomi Kinerja Ekonomi 1,48 1,35 Keadaan Pasar 0,00 0,00 Implikasi Keadaan Ekonomi Secara Tidak 1,97 1,67 Langsung Lingkup Lingkungan Kinerja Lingkungan 1,80 1,40 Lingkup Sosial - Praktik Tenaga Kerja Tenaga Kerja 0,92 0,80 Hubungan Manajemen dan Tenaga Kerja 1,80 1,73 Keselamatan dan Keamanan Kerja 2,00 2,00 Pelatihan dan Pendidikan 1,38 1,27 Keberagaman dan Kesamaan 0,90 0,57 Kesempatan - Hak Asasi Manusia Prosedur Investasi dan Pengawasan 1,47 1,40 Non-Diskriminasi 2,00 0,93 Hak Asasi Manusia Murni 1,00 0,40 - Kemasyarakatan Komunitas 1,53 1,60 Korupsi 0,10 0,13 Kebijakan Publik 0,00 0,00 Kepatuhan 1,07 0,67 51
7 - Kewajiban Produk Pelabelan Produk dan Jasa 1,60 0,80 Rahasia Konsumen 1,07 0,20 Sektor Pelayanan Jasa Keuangan: Pengungkapan Khusus 1,57 1,57 pada Pendekatan Manajemen Sektor Pelayanan Jasa Keuangan: Indikator Dampak Produk dan Jasa 1,33 1,15 Sumber: Data diolah 2013 Kelompok Profil dan Strategi Organisasi Untuk kelompok profil dan strategi organisasi secara umum seluruh bank, baik Bank Umum Konvensional maupun Bank Umum Syariah, menunjukkan telah melakukan pengungkapan yang cukup baik walaupun belum maksimal. Hasil skor kedua bank umum ini tidak terpaut jauh, Bank Umum Syariah memiliki nilai yang sama dengan Bank Umum Konvensional pada indikator profil yaitu sebesar 1,97. Pengungkapan indikator strategi dan analisa, profil laporan, jangkauan batas laporan, tata kelola organisasi, komitmen untuk inisiatif eksternal, dan keterlibatan pemegang saham diungguli oleh Bank Umum Konvensional. Berbeda dengan penelitian sebelumnya, pada penelitian ini indikator GRI Content Index diungkapkan oleh kedua bank umum walaupun hasilnya masih sederhana, 0,53 untuk Bank Umum Konvensional dan 0,07 untuk Bank Umum Syariah. 52
8 Kelompok Lingkup Ekonomi Pengungkapan pada indikator lingkup ekonomi sudah cukup baik walaupun skor item tiap bank bukanlah skor maksimal. Indikator keadaan pasar adalah indikator yang tidak diungkapkan sama sekali oleh kedua bank umum, hal ini berkaitan dengan perbandingan antara gaji perusahaan dengan standar gaji minimum pada lokasi usaha yang sama, dimana indikator ini sebenarnya berkaitan erat dengan konsep tanggung jawab sosial perusahaan. Pengungkapan yang lebih baik dalam kelompok ini dilakukan oleh Bank Umum Konvensional. Kelompok Lingkup Lingkungan Pengungkapan pada kelompok lingkup lingkungan berkaitan dengan keseluruhan pengeluaran sebagai perlindungan terhadap lingkungan, dimana merupakan keberlanjutan perusahaan yang berdampak pada ekosistem sekitar. Indikator ini diungkapkan secara lebih baik oleh Bank Umum Konvensional yang memiliki nilai 1,80 dibandingkan Bank Umum Syariah yang hanya bernilai 1,40. 53
9 Kelompok Lingkup Sosial Pada hakekatnya kelompok lingkup sosial merupakan indikator yang berkaitan erat dengan pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan. Dilihat dari hasil perhitungan berdasarkan indeks GRI ini kedua bank umum melakukan pengungkapan yang cukup baik walaupun ada beberapa indikator yang tidak diungkapkan sama sekali, tetapi ada indikator yang diungkapkan secara maksimal. Pada indikator praktik tenaga kerja terdapat beberapa item yang masih minim pengungkapannya, seperti item tenaga kerja khususnya mengenai total tenaga kerja berdasarkan jenisnya dan keuntungan bagi tenaga kerja full-time yang tidak diberikan kepada pekerja kontrak dan paruh waktu, serta pada item keberagaman dan kesamaan kesempatan mengenai rasio dari gaji awal untuk pria dan wanita berdasarkan kategori tenaga kerja. Tetapi item keselamatan dan keamanan kerja diungkapkan secara maksimal sebesar 2,00 pada kedua bank umum. Untuk indikator Hak Asasi Manusia terdapat pengungkapan yang dilakukan secara maksimal dan ada pula yang masih sangat terbatas. Pengungkapan maksimal dilakukan oleh Bank Umum Konvensional pada item non-diskriminasi, dan item Hak Asasi Manusia murni diungkapkan oleh Bank Umum Syariah secara terbatas. 54
10 Kedua bank umum melakukan pengungkapan yang sangat minim terhadap tiga item indikator kemasyarakatan, yaitu pada item korupsi, kebijakan publik, dan kepatuhan. Pada item kebijakan publik tidak dilakukan pengungkapan karena tidak ada praktik distribusi finansial dan kontribusi kepada partai politik. Bank Umum Syariah unggul dalam melakukan pengungkapan terhadap indikator komunitas dan korupsi yaitu sebesar 1,60 dan 0,13. Indikator terakhir yang termasuk dalam indikator sosial yaitu mengenai kewajiban produk. Semua item pada indikator ini diungkapkan terkait dengan kepuasan konsumen dan total keluhan nasabah, walaupun hal tersebut bisa saja merusak image bank di mata stakeholder. Dalam indikator sosial terdapat indikator tambahan untuk sektor jasa keuangan yaitu mengenai pendekatan khusus pada pendekatan manajemen serta dampak produk dan jasa. Kedua bank umum memiliki nilai yang sama yaitu sebesar 1,57 untuk pengungkapan mengenai pendekatan manajemen. Perbandingan tiap indikator pengungkapan tanggung jawab sosial pada kedua bank umum menunjukkan bahwa skor Bank Umum Konvensional lebih banyak unggul dalam melakukan pengungkapan berdasarkan indeks GRI. Dapat dilihat bahwa Bank Umum Syariah unggul dalam melakukan pengungkapan yang lebih baik atau yang bernilai sama dengan pengungkapan pada Bank Umum Konvensional yaitu pada indikator berikut: 55
11 - Profil. - Keselamatan dan Keamanan Kerja. - Komunitas. - Korupsi. - Sektor Pelayanan Jasa Keuangan: Pengungkapan Khusus pada Pendekatan Manajemen. Menurut Fitria dan Hartanti (2010) perbedaan hasil yang terjadi ini disebabkan karena masih belum umumnya penerapan indikator GRI bagi perusahaanperusahaan di Indonesia, hal ini bertolak belakang dengan landasan teori yang ada. Penyebab lainnya bisa terletak pada masih sempitnya pemahaman mengenai konsep CSR itu sendiri di kalangan perusahaan Indonesia, seperti pada Bank Umum Konvensional definisi praktik CSR erat dikaitkan berupa donasi, begitu pula pada Bank Umum Syariah praktik CSR dikaitkan dalam bentuk alokasi zakat. Dimana seharusnya konsep dan praktik CSR lebih luas dari hal-hal seperti itu. 56
12 C. Perbandingan Tingkat Pengungkapan CSR di Bank Umum Syariah Berdasarkan Indeks GRI dan Indeks ISR Hasil skor perbandingan indeks ISR dan indeks GRI pada Bank Umum Syariah dapat dilihat pada tabel 4.4. Tabel 4.4 Perbandingan Skor Indeks GRI dan Indeks ISR No Bank Tahun Indeks Indeks Rata-rata GRI ISR 1 Muamalat Indonesia ,49 0, ,49 1,52 0, ,57 0,81 2 Syariah Mandiri ,40 0, ,46 1,47 0, ,54 0,81 3 Mega Syariah ,12 0, ,11 1,15 0, ,23 0,69 4 Syariah Bukopin ,19 0, ,19 1,20 0, ,22 0,58 5 BRI Syariah ,08 0, ,20 1,17 0, ,23 0,60 Sumber: Data diolah 2013 Rata-rata 0,78 0,80 0,63 0,59 0,57 Dari hasil tersebut terlihat bahwa pengungkapan CSR pada Bank Umum Syariah berdasarkan indeks ISR lebih rendah dibandingkan indeks GRI. Hal ini disebabkan karena belum berkembangnya konsep ISR di Indonesia. 57
13 Melihat hasil skoring indeks ISR pada kelima Bank Umum Syariah, indikatorindikator yang telah diungkapkan dengan baik yaitu terdapat pada indikator masyarakat, produk dan jasa dengan nasabah, dan tata kelola perusahaan, hampir seluruh indikator tersebut mendapat nilai maksimal yaitu 1,00. Sebaliknya indikator-indikator yang masih minim pengungkapannya adalah indikator-indikator yang terkait dengan pendanaan dan investasi serta indikator mengenai karyawan. Bisa dikatakan indikator yang terkait dengan pemenuhan tanggung jawab terhadap stakeholder masih minim terpenuhi. Hal ini masih memperkuat analisa pada penelitian sebelumnya bahwa tekanan dari stakeholder yang minim pada Bank Umum Syariah membuat perusahaan tidak terlalu perlu mengungkapkan banyak hal. Terdapat kesamaan praktik dengan hasil penelitian sebelumnya khususnya dalam hal pengungkapan atas aktivitas yang bersifat sensitive. Dari hasil skoring penulis, pada beberapa Bank Umum Syariah yang menjadi penelitian terdapat pengungkapan terhadap aktivitas-aktivitas bank yang dapat mengundang kritik, tetapi hanya terbatas pada pengungkapan ada tidaknya jumlah denda yang kemudian dijadikan sebagai sumber bagi dana kebajikan. Hal ini menunjukkan bahwa secara umum Bank Umum Syariah telah cukup baik melakukan pengungkapan terkait item denda walaupun hal tersebut dapat merusak image bank sendiri. 58
14 D. Hasil Uji Independent Samples t-test Analisis hasil output Independent Samples t-test dilakukan secara bertahap. Hasil output pertama yang akan dibahas yaitu t-test, hasil output akan disajikan dibawah ini. Tabel 4.5 Group Statistics Indeks_GRI Indeks_ISR Perbankan N Mean Std. Deviation Std. Error Mean Bank Umum Konvensional 15 1,4680,08265,02134 Bank Umum Syariah 15 1,3013,17020,04395 Bank Umum Konvensional 15,7100,11129,02874 Bank Umum Syariah 15,6753,10616,02741 Sumber: Data diolah 2013 Jumlah sampel tiap-tiap Bank Umum Konvensional dan Bank Umum Syariah yaitu 15. Rata-rata Bank Umum Konvensional untuk indeks GRI adalah 1,4680 dan 1,3013 untuk Bank Umum Syariah, sedangkan pada rata-rata Bank Umum Konvensional pada indeks ISR adalah 0,71 dan 0,6753 untuk Bank Umum Syariah. Dengan demikian, indeks GRI dan Bank Umum Konvensional lebih unggul dibandingkan indeks ISR dan Bank Umum Syariah. Hasil output selanjutnya akan dibahas menjadi dua tahap yaitu hasil Levene s Test dan t-test dengan asumsi Equal variance assumed. Output akan disajikan dibawah ini. 59
15 Indeks_GRI Indeks_ISR Equal variances assumed Equal variances not assumed Equal variances assumed Equal variances not assumed Sumber: Data diolah 2013 Tabel 4.6 Independent Samples Test Levene s Test for Equality of Variances t-test for Equality of Means 95% Confidence Sig. (2- Mean Std. Error Interval of the Difference F Sig. t Df tailed) Difference Difference Lower Upper 17,785,000 3,412 28,002,16667,04885,06659, ,412 20,255,003,16667,04885,06484,26849,061,806,873 28,390,03467, ,04668,873 27,938,390, ,3971 -,04669 Dapat dilihat dari hasil Levene s Test bahwa F hitung untuk indeks GRI dengan Equal variances assumed adalah 17,785 dengan P value 0, dimana P value 0 < 0,05 (α) yang artinya variansi indeks GRI pada Bank Umum Konvensional tidak sama (lebih unggul) dibanding variansi indeks GRI pada Bank Umum Syariah. Sementara F hitung untuk indeks ISR dengan Equal variances assumed adalah 0,061 dengan P value 0,806, dimana P value 0,806 > 0,05 (α) yang artinya variansi indeks ISR pada Bank Umum Konvensional sama (hampir sebanding) dengan variansi indeks ISR pada Bank Umum Syariah. Pada analisis t-test dengan asumsi Equal variances assumed dilakukan dengan melihat t hitung atau P value. Untuk indeks GRI hasil t hitung menunjukkan 3,412 dengan P value 0,002, dimana P value 0,002 < 0,005 (α) yang artinya rata-rata Bank Umum Konvensional tidak sama dengan rata-rata Bank Umum Syariah. 60,11601,11602
16 Sementara hasil t hitung untuk indeks ISR menunjukkan 0,873 dengan P value 0,390, dimana P value 0,390 > 0,005 (α) yang artinya rata-rata Bank Umum Konvensional hampir sama dengan rata-rata Bank Umum Syariah. Terlihat dari keseluruhan hasil uji Independent Samples t-test ini bahwa indeks GRI lebih unggul dibandingkan dengan indeks ISR dalam memperoleh nilai pengungkapan CSR pada kedua bank umum tersebut. Dan dapat dilihat pada Bank Umum Konvensional yang mengungguli dalam hal pelaporan CSR di laporan tahunannya sehingga memperoleh hasil yang lebih tinggi dibandingkan dengan Bank Umum Syariah. 61
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Hasil Analisis Statistik Deskriptif Berdasarkan data yang diinput dari Laporan keuangan triwulan periode tahun 2009-2011 maka dapat dihitung rasio-rasio keuangan
BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN
BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN 4.1. Gambaran Objek Penelitian Tempaan krisis moneter tahun 1997 membuktikan ketangguhan sistem perbankan syariah. Prinsip Syariah dengan 3 (tiga) pilarnya yaitu adil,
LAMPIRAN. Uji Perbedaan. Group Statistics. Independent Samples Test
Lampiran 1 LAMPIRAN Uji Perbedaan Group Statistics Perusahaan N Mean Std. Deviation Std. Error Mean ROA AQUA 3 7,9500,56000,32332 INDF 3 3,6967 1,28442,74156 Independent Samples Test Levene's Test for
HASIL PENELITIAN. Analisis Deskriptif
HASIL PENELITIAN Analisis Deskriptif Berdasarkan data item yang valid yang ada, maka selanjutnya akan dibuat kategorisasi untuk menentukan tinggi rendahnya harga diri dalam penelitian ini akan dibuat 5
IV. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Perhitungan Tingkat Pengembalian (Return) Reksa Dana Dan
IV. HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Perhitungan Dan Pembahasan 4.1.1 Hasil Perhitungan Tingkat Pengembalian (Return) Reksa Dana Dan Independent T-test return. Perhitungan tingkat pengembalian reksa dana
Total Aktiva Perusahaan Perbankan (dalam rupiah) NAMA PERUSAHAAAN Rata-rata
Lampiran 1 Total Aktiva Perusahaan Perbankan 2009-2013 (dalam rupiah) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 316,547,02 9 225,541,32 8 404,285,60 2 469,899,284 551,336,790
BAB III METODE PENELITIAN. antara kedua atau lebih objek yang diteliti. keuangannya dimulai dari tahun
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian Penelitian yang dilakukan bersifat komparatif (perbandingan) yaitu bersifat menguraikan sifat-sifat dan keadaan sebenarnya dari dua atau lebih objek penelitian,
BAB IV LAPORAN HASIL PENELITIAN
88 BAB IV LAPORAN HASIL PENELITIAN 1. Penyajian dan Analisis Data A. Penyajian data tentang hasil evaluasi siswa ketika menggunakan media flash dan evaluasi secara tulis. Table 4.1 Hasil nilai siswa saat
SURAT PERSETUJUAN MENJADI SAMPEL PENELITIAN
Lampiran 1 : SURAT PERSETUJUAN MENJADI SAMPEL PENELITIAN Saya yang bertanda tangan dibawah ini : Nama : Jenis kelamin : Umur : Pekerjaan : Alamat : No. telepon : Dengan ini menyatakan bahwa saya telah
FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO
Lampiran 1 FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO KUESIONER PENELITIAN Perbedaaan Stres Kerja Pegawai Dinas Luar Berdasarkan Gender Pada AJB 1912 Bumiputera Cabang Ponorogo Bersama kuesioner
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Karakteristik Pasien Tabel 4.1 Distribusi Frekuensi Karakteristik Pasien Jaminan Kesehatan Nasional No Karakteristik Responden 1. Jenis Kelamin a.
BAB IV HASIL PENELITIAN. hanya pada ranah kognitif. Tes hasil belajar sebelum diperlakukan diberi
63 BAB IV HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Data Hasil Penelitian Data hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol diukur dengan instrumen berupa tes soal pilihan ganda, untuk mengetahui seberapa
Uji perbedaan yang dilakukan adalah menguji rata-rata N-Gain hasil belajar ranah
56 Uji perbedaan yang dilakukan adalah menguji rata-rata N-Gain hasil belajar ranah kognitif masing-masing kelas yang telah dilakukan pembelajaran dengan media pembelajaran berbasis TIK Bahasa Indonesia
DAFTAR KUISIONER Komoditi: Kelapa sawit
Lampiran 1. Kuisioner Penelitian DAFTAR KUISIONER Komoditi: Kelapa sawit A. KARAKTERISTIK PETANI 1. Nama :... 2. Umur :... Tahun 3. Alamat :... 4. Pendidikan Terakhir :... 5. Pelatihan yang telah diikuti
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. kemampuan pemahaman matematik siswa dan data hasil skala sikap.
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil dan Temuan Penelitian Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah data nilai tes kemampuan pemahaman matematik siswa dan data hasil skala sikap. Selanjutnya,
Perbedaan Tingkat Pengungkapan Islamic Social Reporting Perbankan Syariah di Indonesia dan Malaysia
1 Perbedaan Tingkat Pengungkapan Islamic Social Reporting Perbankan Syariah di Indonesia dan Malaysia (The Differences of Level Islamic Social Reporting Disclosure Islamic Banking in Indonesia and Malaysia)
Comparisons and Differences of Level Islamic Social Reporting Disclosure Islamic Banking in Indonesia and Malaysia
Comparisons and Differences of Level Islamic Social Reporting Disclosure Islamic Banking in Indonesia and Malaysia Abstract Siti Maria Wardayati 1) dan Sisca Ayu Wulandari 2) 1 Fakultas Ekonomi, Universitas
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah data nilai tes kemampuan
6162 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah data nilai tes kemampuan komunikasi matematis siswa dan data hasil skala sikap. Selanjutnya,
ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN BANK UMUM SYARIAH DAN BANK UMUM KONVENSIONAL
ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN BANK UMUM SYARIAH DAN BANK UMUM KONVENSIONAL (Studi kasus pada Bank Umum Syariah dan Bank Umum Konvensional di Indonesia, periode 2010-2012) ABSTRAK Megawati Naipulu
SURAT PERSETUJUAN MENJADI SAMPLE PENELITIAN
LAMPIRAN - LAMPIRAN Lampiran 1 SURAT PERSETUJUAN MENJADI SAMPLE PENELITIAN Saya yang bertanda tangan dibawah ini Nama : Jenis kelamin : Umur : Alamat : Dengan ini menyatakan bahwa saya telah diberikan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Subjek Penelitian Pada penelitian ini yang menjadi subjek penelitian adalah siswa kelas 4 SDN Harjosari I dan SDN Harjosari II tahun pelajaran 2011/2012.
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Deskripsi Hasil Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization) Deskripsi dari pelaksanaan pembelajaran menggunakan model
BAB IV PELAKSANAAN, HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV PELAKSANAAN, HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4. 1. Gambaran Umum Subjek Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SD pararel yaitu SD N 01 Maduretno semester II Kecamatan Kalikajar Kabupaten Wonosobo
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
27 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Subjek Penelitian Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 02 Tengaran sebagai SMP Regular dan SMP Terbuka Tengaran yang
Validitas & Reliabilitas (Sert)
Validitas & Reliabilitas (Sert) Case Processing Summary N % Cases Valid 40 100.0 Excluded a 0.0 Total 40 100.0 a. Listwise deletion based on all variables in the procedure. Reliability Statistics Cronbach's
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum Tempat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan pada dua SD Negeri yang terletak di Desa Balesari dan Desa Campuranom, Kecamatan Bansari Kabupaten
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Hasil dan Temuan Penelitian Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah data nilai tes kemampuan pemahaman matematis siswa dan data hasil skala sikap.
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Gambaran Umum Subyek Penelitian Penelitian ini diadakan di SD Negeri Gedong 02 kecamatan Banyubiru dan SD Negeri Gedong 03 kecamatan Banyubiru kabupaten Semarang.
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisa Tingkat Kesehatan Bank Dengan Metode CAMEL 1. Capital (Permodalan) Resiko yang digunakan dalam perhitungan permodalan adalah Capital Adequecy Ratio (CAR)
BAB IV HASIL PENELITIAN
BAB IV HASIL PENELITIAN A. Penyajian Data Tujuan dari dilaksanakanya penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh dan seberapa besar pengaruh penerapan model pembelajaran tutor sebaya berbantuan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Subyek Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Bergas Kecamatan Bergas Kabupaten Semarang yang berlokasi di Desa Karangjati. Kelas
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Persiapan dan Pelaksanaan Penelitian Penelitian ini dilakukan melalui empat tahap prosedur penelitian, yaitu tahap persiapan penelitian, tahap
BAB IV HASIL PENELITIAN
36 BAB IV HASIL PENELITIAN 4. 3. Gambaran Umum Subyek Penelitian Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas IV semester I di SDN Kawengen 02 sebagai kelas eksperimen dan SD Mujil 02 sebagai kelas kontrol.
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Gambaran Subjek Penelitian Penilitian ini diadakan di SD Negeri Mangunsari 03 yang terletak di Kelurahan Mangunsari Kecamatan Sidomukti Kota Madya Salatiga Jawa
LEMBAR PENJELASAN KEPADA CALON SUBJEK PENELITIAN
Lampiran 1 LEMBAR PENJELASAN KEPADA CALON SUBJEK PENELITIAN Selamat pagi, Saya Kelvin Gohan mahasiswa yang sedang menjalani pendidikan dokter gigi di Fakultas kedokteran Gigi. Saya akan mengadakan penelitian
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. 1 SDN Mangunsari 07 Salatiga Eksperimen % 2 SDN 03 Karangrejo Kontrol
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Gambaran Umum Subyek Penelitian Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas III SDN Mangunsari 07 Salatiga, yang dijadikan sebagai kelompok eksperimen dan siswa
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Subjek Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SMA Kristen 1 Salatiga. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Kristen 1 Salatiga Tahun Ajaran
LAMPIRAN. Daftar perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Kriteria No Kode Nama Perusahaan 1 2 3
LAMPIRAN Lampiran 1 Daftar perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia populasi Kriteria No Kode Nama Perusahaan 1 2 3 Sampel 1 AGRO Bank Agroniaga Tbk x - 2 ANKB Bank Arta Niaga Kencana
BAB IV ANALISIS DATA PENELITIAN. 1) Analisis atau Uji Asumsi Dasar (Uji Normalitas). Uji asumsi dasar digunakan untuk memberikan pre test, atau uji
BAB IV ANALISIS DATA PENELITIAN 1) Analisis atau Uji Asumsi Dasar (Uji Normalitas). Uji asumsi dasar digunakan untuk memberikan pre test, atau uji prasyarat awal terhadap suatu perangkat atau instrumen
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
67 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Deskripsi Subjek Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Tuntang, Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang yang beralamat
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Dalam Bab IV ini berisi tentang analisis instrumen penelitian, uji keseimbangan pretest dan uji beda rerata posttest, deskripsi data amatan, normalitas data amatan,
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Subjek Penelitian Penelitian ini dilakukan di SMP Kristen Satya Wacana Salatiga yang berada di Jl. Diponegoro 52-60 Salatiga, dan penelitian dilaksanakan
LAMPIRAN 1. Angket Motivasi Berolahraga Berdasarkan Olahraga Kompetisi Dan Olahraga Rekreasi. Angket Penelitian
47 LAMPIRAN 1 Angket Motivasi Berolahraga Berdasarkan Olahraga Kompetisi Dan Olahraga Rekreasi Angket Penelitian A. Identitas Responden Nama :.. Jenis kelamin :. B. Petunjuk Pengisian Angket Angket ini
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Gambaran Umum Tempat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SD Kristen Satya Wacana yang terletak di Jl. Yos Sudarso 1 Salatiga. Sekolah ini mempunyai luas
Lampiran 1 : Kuesioner Penelitian SEKOLAH PASCA SARJANA IPB MAYOR ILMU MANAJEMEN
Lampiran 1 : Kuesioner Penelitian SEKOLAH PASCA SARJANA IPB MAYOR ILMU MANAJEMEN Responden yang terhormat, Saya, Rima Handayani, Mahasiswa Program Master Science Sekolah Pasca Sarjana IPB dengan Mayor
BAB IV HASIL PENELITIAN. yang berkaitan dengan variabel-variabel penelitiam. Variabel-variabel yang
BAB IV HASIL PENELITIAN A. Penyajian Data 1. Deskripsi Data Data yang disajikan dalam penelitian ini merupakan data-data yang yang berkaitan dengan variabel-variabel penelitiam. Variabel-variabel yang
Skenario Payoff Magnitude terhadap Kecenderungan Pengambilan Risiko. Skenario Pengambilan Keputusan Investasi (Baird et al., 2008)
LAMPIRAN Skenario Payoff Magnitude terhadap Kecenderungan Pengambilan Risiko Data Responden NIM : Jenis Kelamin : L / P Usia : Skenario Pengambilan Keputusan Investasi (Baird et al., 2008) Bayangkan anda
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Deskripsi Obyek dan Subyek Penelitian
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Hasil Penelitian 4.1.1. Deskripsi Data 4.1.1.1. Deskripsi Obyek dan Subyek Penelitian Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas 8A dan 8C SMP Stella Matutina
KUESIONER PENELITIAN
74 Lampiran Kuesioner: KUESIONER PENELITIAN Daftar pertanyaan berikut ini terdiri dari tipe isian dan tipe pilihan. Pada tipe isian, isilah pada tempat yang telah disediakan dengan singkat dan jelas. Sedangkan
LAMPIRAN 1. Indikator - Indikator Pengungkapan CSR Berdasarkan GRI Versi 3.0
95 LAMPIRAN 1 Indikator - Indikator Pengungkapan CSR Berdasarkan GRI Versi 3.0 EC1 EC2 EC3 EC4 EC5 EC6 EC7 EC8 EC9 EN1 EN2 EN3 EN4 EN5 EN6 EN7 EN8 EN9 EN10 EN11 EN12 EN13 EN14 EN15 EN16 EN17 INDIKATOR
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Kec. Kedungwaru Tulungagung tahun ajaran 2014/2015. Penelitian ini berlokasi
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Penyajian Data Hasil Penelitian Tujuan dari dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidak pengaruh pendekatan matematika realistik berbasis
INPUTING DATA Sel Jenis Kelamin Umur Kubus X1 X2 X3 X4 KK Financial_Rendah Laki-laki Financial_Rendah Perempuan
LAMPIRAN INPUTING DATA Sel Jenis Kelamin Umur Kubus X1 X2 X3 X4 KK Financial_Rendah Laki-laki 18 5 7.0 7.0 7.0 7.0 7.0 Financial_Rendah Perempuan 18 6 6.0 5.0 6.0 6.0 5.75 Financial_Rendah Perempuan 18
Proporsi pneumonia yang terpajan periodontal 41 OR = = = 0,21 Proporsi tidak pneumonia yang terpajan periodontal 193
Perhitungan Besar Sampel n = [ Z 1-α/2 2P(1-P) + Z β P 1 (1-P 1 ) +P 2 (1-P 2 ) ] 2 (P 1 -P 2 ) 2 Keterangan rumus: n: jumlah sampel α: tingkat kemaknaan yang ditetapkan peneliti. Dalam penelitian ini,
BAB 1 PENDAHULUAN. mengalami stres kerja, namun demikian gejala stres kerja tidak muncul dalam
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Ada beberapa macam gejala yang ditunjukkan ketika seseorang mengalami stres kerja, namun demikian gejala stres kerja tidak muncul dalam waktu yang bersamaan. Kadang-kadang
BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN
BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Subjek dan Tempat Penelitian 4.1.1 Deskripsi Subjek Penelitian Subjek penelitian adalah siswa kelas III SDN Jambangan 3 dan SDN Jambangan 4. Jumlah subjek penelitiannya
KUESIONER PENELITIAN
KUESIONER PENELITIAN A. KARAKTERISTIK RESPONDEN A1. A2. A3. A4. A5. PETUNJUK PENGISIAN : BERILAH TANDA SILANG (X) JAWABAN YANG SESUAI DENGAN PILIHAN ANDA PADA PERTANYAAN YANG MENYEDIAKAN BEBERAPA PILIHAN
Hasil Uji Validitas Skala CPRS (Conduct Problem Risk Screen)
80 Lampiran 1 Hasil Uji Validitas Skala CPRS (Conduct Problem Risk Screen) Case Processing Summary N % Cases Valid 30 100,0 Excluded a 0,0 Total 30 100,0 a. Listwise deletion based on all variables in
SURAT PERSETUJUAN MENJADI SAMPEL PENELITIAN
FORM A SURAT PERSETUJUAN MENJADI SAMPEL PENELITIAN Saya yang bertanda tangan dibawah ini : Nama : Umur : Alamat : Dengan ini menyatakan bahwa saya telah diberikan penjelesan oleh peneliti tentang tujuan
LAMPIRAN A: HASIL PENGUJIAN ALAT UKUR A.1. Hasil Uji Coba Inventori Kepuasan kerja. Reliabilitas Kepuasan Kerja. Reliability Statistics.
64 LAMPIRAN A: HASIL PENGUJIAN ALAT UKUR A.1. Hasil Uji Coba Inventori Kepuasan kerja Reliabilitas Kepuasan Kerja Reliability Statistics Alpha N of Items.907 20 Item-Total Statistics Scale if Scale Variance
BAB IV HASIL PENELITIAN
BAB IV HASIL PENELITIAN A. Penyajian Statistik Deskripsi Hasil Penelitian 1. Kemampuan Awal Siswa Dalam penelitian ini seperti telah dijelaskan pada bab III, analisis tentang data kemampuan awal digunakan
BAB IV LAPORAN HASIL PENELITIAN. observasi digunakan oleh peneliti untuk mengamati kondisi sekolah meliputi
BAB IV LAPORAN HASIL PENELITIAN A. Penyajian Data Hasil Penelitian Data dalam penelitian ini diperoleh peneliti melalui beberapa metode, yaitu metode interview, metode tes, dan metode dokumentasi. Metode
Nama :... Jenis Kelamin :...
Nama :... Jenis Kelamin :... 1. Bacalah dan pahamilah tiap pernyataan dan jawablah sesuai dengan keadaan diri Anda, dengan cara centang ( ) kotak-kotak sesuai huruf yang dipilih, yaitu : SS : Sangat Setuju
KEPERCAYAAN DIRI. Corrected Item-Total Correlation
LAMPIRAN 61 KEPERCAYAAN DIRI PUTARAN 1 N % Cases Valid 60 100.0 Excluded( a) 0.0 Total 60 100.0 a Listwise deletion based on all variables in the procedure. Reliability Statistics Alpha N of Items.756
BAB III ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. dengan analisis data statistik setelah data-data yang peneliti kumpulkan lengkap.
BAB III ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN Dalam bab ini peneliti mengadakan analisis kuantitatif atau sering disebut dengan analisis data statistik setelah data-data yang peneliti kumpulkan lengkap. Hasil penelitian
EVALUASI KINERJA KEUANGAN BANK DALAM KERANGKA ARSITEKTUR PERBANKAN INDONESIA PERIODE : PERBANDINGAN CAR, NPL, LDR, EATAR, BOPO, dan ROA
EVALUASI KINERJA KEUANGAN BANK DALAM KERANGKA ARSITEKTUR PERBANKAN INDONESIA PERIODE 2004-2008 : PERBANDINGAN CAR, NPL, LDR, EATAR, BOPO, dan ROA Nita Puspita Sari Fakultas Ekonomi, Universitas Gunadarma
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. corporate social responsibility. Size (ukuran) perusahaan, likuiditas, dan
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif menjelaskan informasi karakteristik variabelvariabel dan data penelitian. Data yang digunakan pada tabel statistik deskriptif
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Data Hasil Belajar Pretest Kelas Van Hiele dan Bruner
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 41. Deskripsi Data Deskripsi data dalam hasil penelitian dan pembahasan akan dibahas mengenai data hasil belajar pretes kelas yang akan menggunakan teori Van Hiele
Formulir Isian Pembinaan UMK (Usaha Mikro dan Kecil)
Lampiran 1 Formulir Isian Pembinaan UMK (Usaha Mikro dan Kecil) I. Identitas Responden 1. Nama 2. Umur : Tahun 3. Jenis Kelamin : a. Laki-Laki b. Wanita 4. Pendidikan Terakhir 5. Jabatan dalam Perusahaan
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Analisis statistik deskriptif merupakan suatu metode dimana datadata yang dikumpulkan dan dikelompokkan kemudian dianalisis dan diinterprestasikan
BAB VII KESIMPULAN DAN SARAN. sikap dan perilaku terkait HIV AIDS di SMA PGRI 1 Kota Bogor Tahun 2008 dapat
BAB VII KESIMPULAN DAN SARAN 7.1. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai gambaran pengetahuan, sikap dan perilaku terkait HIV AIDS di SMA PGRI 1 Kota Bogor Tahun 2008 dapat disimpulkan
BAB IV HASIL PENELITIAN
BAB IV HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Data Penelitian ini dilaksanakan di SMK SORE Tulungagung. Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Orientasi Kancah Penelitian Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 7 Salatiga, SMP Negeri 7 adalah salah satu Sekolah Menengah Pertama di Kota Salatiga yang terletak dijalan
Lainnya 5. Pekerjaan : Pelajar/mahasiswa TNI/POLRI Pegawai Swasta
LAMPIRAN 1 KUESIONER PENELITIAN Saya mahasiswa Universitas Muhammadiyah Ponorogo sedang mengerjakan penyusunan skripsi yang berjudul, analisis perbedaan kualitas pelayanan dan kepuasan konsumen pada pengguna
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Sampel Penelitian Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Kristen Satya Wacana Salatiga tahun ajaran 2013/2014 yang terbagi atas tiga
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum Subjek Penelitian Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas V semester II SD Negeri Klero 01. Kelas V dibagi menjadi dua kelas paralel yaitu
Kelompok Tes Ketegori Rata-rata Simpangan Baku Pretes 5,38 1,44 Kelompok Postes 7,69 1,25 Eksperimen Hasil Latihan 2,31 0,19 Kelompok Kontrol
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian dan Pengolahan Data Statistika (Manual) Setelah dilakukan penelitian di lapangan maka langkah yang dilakukan peneliti selanjutnya yaitu melakukan
LAMPIRAN 1 UJI KOLMOGOROV-SMIRNOV EVA (Economic Value Added) Uji Kolmogorov Smirnov EVA (Economic Value Added)
LAMPIRAN 1 UJI KOLMOGOROV-SMIRNOV EVA (Economic Value Added) Uji Kolmogorov Smirnov EVA (Economic Value Added) One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test EVA N 15 Normal Parameters a Mean 1.12E12 Std. Deviation
Uji Perbandingan Rata-Rata
Uji Perbandingan Rata-Rata Pengujian hipotesis perbandingan rata-rata dilakukan untuk melihat kesesuaian dugaan peneliti terhadap suatu objek yang diteliti dengan kenyataannya. Misalnya seorang peniliti
LAMPIRAN. Lampiran 1 : Waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan Jhonson Pascal Test sebelum dan sesudah diberi teh hitam.
43 LAMPIRAN Lampiran 1 : Waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan Jhonson Pascal Test sebelum dan sesudah diberi teh hitam No. Sebelum (detik) Sesudah (detik) No. Sebelum Sesudah (detik) (detik) No. Sebelum
BAB IV ANALISIS DATA. Kebajikan Anak-Anak Yatim Kuching, Sarawak, Malaysia. sampel berpasangan. Prosedur Paired Samples Uji T digunakan untuk
85 BAB IV ANALISIS DATA Analisis data hasil penelitian dimaksudkan untuk mengetahui kebenaran hipotesis-hipotesis penelitian yang telah dirumuskan dalam BAB I yaitu pengaruh atau tidaknya Bimbingan Dan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Hasil Penelitian 4.1.1. Gambaran Subyek Penelitian Penelitian adalah jenis penelitian quasi eksperimen atau eksperimen semu dimana ada dua kelompok yang dijadikan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Pra Penelitian a. Sampel Penelitian Penelitian terkait dengan perbedaan hasil belajar matematika siswa dengan menggunakan model pembelajaran
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum Subjek Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 01 Bringin yang beralamatkan Jalan Diponegoro 116 Bringin, Kecamatan Bringin, Kabupaten
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum Subjek Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Sidorejo Lor 2 dan SD Negeri Sidorejo Lor 6. Kelas yang digunakan untuk penelitian yaitu
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Deskripsi Data Penelitian ini dilaksanakan pada siswa XI IPS 2 dan XI IPS 3 SMA Negeri I Pabelan semester 1. SMA Negeri I Pabelan merupakan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. 1. Hasil Penilaian Kemampuan Berbicara Siswa Kelas Eksperimen
79 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penilaian Kemampuan Berbicara Siswa 1. Hasil Penilaian Kemampuan Berbicara Siswa Kelas Eksperimen Sebelum dan Sesudah Tindakan Data hasil pretes terhadap
Lampiran 1. Nama Kelompok Nelayan penangkap Ikan dan Kelompok Nelayan Pengolah Ikan, Jumlah Anggota Kelompok Nelayan Tahun 2009
Lampiran 1. Nama Kelompok Nelayan penangkap Ikan dan Kelompok Nelayan Pengolah Ikan, Jumlah Anggota Kelompok Nelayan Tahun 2009 a. Kelompok Nelayan Penangkap Ikan No Nama Kelompok Nelayan Jumlah Anggota
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Deskripsi Subyek Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di Gugus Setdjonegoro yang merupakan gugus yang terdapat di Kecamatan Selomerto Kabupaten Wonosobo. Adapun
