GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) UNIVERSITAS DIPONEGORO
|
|
|
- Erlin Kurniawan
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) UNIVERSITAS DIPONEGORO SPMI- UNDIP GBPP Revisi ke 0 Tanggal 1 Oktober 2013 Dikaji Ulang Oleh Ketua Program Studi Biologi Dikendalikan Oleh GPM BIOLOGI Disetujui Oleh Dekan FSM UNIVERSITAS DIPONEGORO UNDIP/GBPP/ /204 Disetujui Oleh Revisi ke Tanggal Garis Besar Program Dekan FSM Pembelajaran 0 1 Oktober
2 Garis Garis Besar Program Pengajaran (GBPP) Judul Mata Kuliah : Sistem Ekologi (Team Teaching: 14 x pertemuan) Kode Mata Kuliah : PAB 524 Deskripsi singkat : Mata kuliah Sistem Ekologi membahas pokok-pokok bahasan yang meliputi pengantar Sistem Energi, Ekosistem dan Hirarki Energi, Simpanan dan Aliran, Simulasi Dengan Mikrokomputer, Simulasi Dengan Komputer Analog, Sistem Logic dan Bahasa-bahasa lain, Energi, Interseksi, Modul-modul Otokatalitik, Loops, Seri, Elemen-elemen Paralel, Jaring-jaring, Kualitas Energi dan Energi Tergabung, Spektrum Distribusi Energi dan Pemulsaan, Suhu, Kompleksitas, Informasi, dan Ordo, Distribusi dan Diversitas Spasial, Produser, Konsumer, Ekosistem, Suksesi, Bangsa dan Sistem-sistem Ekonomi, Ekosistem Dengan Manusia, Kota dan Wilayah, Pola-pola Dunia, Ringkasan : Kesatuan Sistem-sistem. STANDART KOMPETENSI: Pada akhir perkuliahan Sistem Ekologi, diharapkan mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan konsep-konsep dasar pengantar Sistem Energi, Ekosistem dan Hirarki Energi, Simpanan dan Aliran, Simulasi Dengan Mikrokomputer, Simulasi Dengan Komputer Analog, Sistem Logic dan Bahasa-bahasa lain, Energi, Interseksi, Modul-modul Otokatalitik, Loops, Seri, Elemen-elemen Paralel, Jaringjaring, Kualitas Energi dan Energi Tergabung, Spektrum Distribusi Energi dan Pemulsaan, Suhu, Kompleksitas, Informasi, dan Ordo, Distribusi dan Diversitas Spasial, Produser, Konsumer, Ekosistem, Suksesi, Bangsa dan Sistem-sistem Ekonomi, Ekosistem Dengan Manusia, Kota dan Wilayah, Pola-pola Dunia, Ringkasan : Kesatuan Sistem-sistem. 7
3 No Kompetensi Dasar (KD) 1 Setelah mengikuti minimal 80% Sistem Energi 2 Setelah mengikuti minimal 80% konsep tentang ekosistem dan hirarki energi 3. Setelah mengikuti simulasi dengan mikrokomputer Pokok Bahasan Pendahuluan dan Sistem Energi Ekosistem dan hirarki energi serta Simpanan dan Aliran Simulasi dengan mikrokom puter Sub Pokok Bahasan 1. Manusia dan Modelnya 2. Teori-teori umum 3. Bahasa Sistem 4. Energy, Usaha, dan Daya 5. Simbol-simbol Bahasa Sirkuit Energi 1. Konsep rantai kualitas energi 2. Sistem lingkungan dan sub sistem 3. Model dasar produsen konsumen 4. Membaca diagram 5. Alur simpanan dan titik balik 6. Persamaan diferensial untuk simpanan 7. Sirkuit ekivalen listrik pasif bagi simpanan 8. Perubahan kondisi diskontinue 9. Alur simpanan lain dan domain frekuensi 1. Prinsip interaksi digital 2. Simulasi memakai tangan 3. Bagan alir 4. Program dan komputer 5. Program basic Metoda Pembelajaran Soft skill Pusta ka 1 5, 4, dan 1 5, 4 dan 3 8
4 4. Setelah mengikuti simulasi dengan computer analog Simulasi dengan komputer analog 1. Komponenkomponen utama 2. Simulasi analog suatu unit simpanan 3. Komponenkomponen lain 3 5. Setelah mengikuti system logic dan bahasa-bahasa lain 6. Setelah mengikuti energy, interseksi, modul-modul otokatalitik, loops, seri 7. Setelah mengikuti Elemen-elemen paralel Sistem logic dan bahasabahasa lain Energi, interseksi, modulmodul otokataliti k, loops, seri. Elemenelemen paralel 4. Sirkuit-sirkuit analog penting 1. Sistem logik 2. Bahasa-bahasa alur 3. Hidrologi dan bahasa energi 4. Aljabar matrik 5. Bahasa jaringan simbolik 1. Panas dan energi 2. Sumber energi potensial 3. Hukum pertama termodinamika 4. Hukum kedua termodinamika 5. Prinsip tenaga maksimum 6. Panas dan entropi 7. Hokum ketiga termodinamika 8. Simpanan energi 9. Aliran-aliran energi 10. Termodinamik a non-reversibel 1. Kompetisi 2. Struktur paralel dalam fungsi yang menyatu 3. Pemakaian paralel satu sumber
5 8. Setelah mengikuti Jaring-jaring 9. Setelah mengikuti kualitas energi dan energi tergabung dan suhu Jaringjaring Kualitas energi dan energi tergabung dan suhu 4. Spesialisis untuk pertumbuhan dan spesialis kondisi seimbang dinamis 5. Model struktur bertahan 1. Rantai konvergen dan divergen tanpa lup 2. Signature energi dan biotop serta niche 3. Perbandingan model dengan dua sumber 4. Identitas dari fungsi produksi yang teragregasi dan terpisah 5. Modeling, spasial dan temporal 6. Jaring-jaring dari alur dua arah yang menghubungkan simpanan 7. Membandingkan konsep yang terlibat dalam matriks interaksi 1. Energi tergabung 2. Ekuivalensi ruang dari waktu dalam mengkonsentrasik an energi ke kualitas yang lebih tinggi 3. Ekuivalensi energi aktual dan energi tergabung dalam jaringjaring serta organisasi diri dari jaring-jaring energi 4. Terminologi dan 5,4 dan
6 10. Setelah mengikuti Spektrum distribusi energi dan pemulsaan Spektrum distribusi energi dan pemulsaan rasio yang berguna dan estimasi tenaga maksimum dari signature energi 5. Perbandingan konsep-konsep energi tergabung 6. Suhu, panas, radiasi, model bujet suhu 7. Pengaruh suhu pada proses lain dan model overview suhu dalam sistem 8. Model regulasi untuk menyesuaikan pengaruh suhu 1. Teori eksponensial dari hirarki energi 2. Hirarki dalam sistem terbuka dan tertutup 3. Distribusi normal dan sifat-sifat energyi 4. Hirarki eksponensial dengan pembagian suksesif 5. Energi di atas ambang kualitas 6. Hirarki kimiawi, biologis 7. Teori pemulsaan dan pengontrolan kualitas tinggi 8. Persamaan matematik untuk spectrum hirarki 6 11
7 11. Setelah mengikuti Komplektisitas, informasi dan ordo 12. Setelah mengikuti distribusi dan diversitas spasial Komplekti sitas, informasi dan ordo Distribusi dan diversitas spasial 1. Kompleksitas unit, pengaturan dan hubungan serta teori informasi 2. Basis energi untuk komplesitas dan informasi 3. Informasi dan kompleksitas molekuler entropi 4. Pergeseran dari keseimbangan, depresiasi, prinsip entropi maksimum, aliran energi untuk mempertahankan informasi 5. Model energi dan informasi 6. Informasi dan kualitas energi 1. Hirarki spasial, distribusi yang terkontrol oleh bentuk sumber energi 2. Karakteristik temporal dari sumber-sumber 3. Model-model control yang mempengaruhi oleh jarak, serta model pengelompokkan spasial berdasarkan seleksi tenaga maksimum 4. Distribusi spasial normal, distribusi spasial acak 5. Grafik keumuman dan kejarangan
8 13. Setelah mengikuti Poduser, konsumer, ekosistem, dan suksesi Poduser, konsumer, ekosistem, dan suksesi 6. Model-model teoritis untuk menjelaskan keumuman dan kejarangan 7. Hirarki energi, diversitas, manifestasi spasial dari pertumbuhan, pola spasial dari difusi. 1. Mini model produksi, produksi sistem ekonomi, produksi fotosintetik, karakteristik produksi sebagai suatu rantai 2. Respon terhadap cahaya, pengukuran produksi, foto respirasi, ekosistem foto elektrik algal mat biru hijau 3. Cahaya dan kedalaman pada ekosistem, adaptasi fisiologis khusus 4. Produsen aquatik, produsen terestrial, produser dan konsumer pada satu siklus hidup 5. Mini model dan pola-pola dasar konsumen 6. Konsumer puncak sebagai indikator, recruitment individu yang baru, mortalitas, kelompok-kelompok umur, siklus kehidupan yang 4 13
9 kompleks serta hubungan simbiotik, serangga sosial 7. Sistem genetik dan dispersal, konsumsi, sistem intelegen, ekosistem kontrol konsumer 8. Tanda-tanda ekosistem, mini model ekosistem, pola diurnal, pola musiman 9. Osilasi dalam model plankton, ekosistem dengan metabolisme maksimum 10. Danau, arus, ekosistem laut, ekosistem terestrial 11. Model-model ekosistem komplek 12. Suksesi, klimaks, dan retrogresi 13. Prinsip suksesional dan mini model 14. Pola-pola osilasi, biomassa maksimum, tenaga maksimum dan suksesi 15. Spesies dan diversitas, suksesi longitudinal, suksesi yang arrested, suksesi dalam mikrokosmos aquatik 16. Peran evolusi biologi, suksesi plankton 17. Model-model ekosistem terestrial 14
10 14. Setelah mengikuti Bangsa dan sistemsistem ekonomi 15. Setelah mengikuti Ekosistem dengan manusia Bangsa dan sistemsistem ekonomi Ekosistem dengan manusia dan tanah 1. Sirkulasi uang, hubungan energi terhadap uang, permintaan dan harga 2. Hukum-hukum lebih yang berkurang, pengaruh marginal, sumber, produksi dan pertumbuhan, spectrum dan jaring-jaring ekonomi serta distribusi pendapatan 3. Mini model nasional, kompetesi ekonomi, analisis energ atas alternatif ekonomi 4. Matriks output input produk nasional bruto, maksimisasi keuntungan, citra dan permintaan manusia, vitalitas ekonomi dan energi 1. Pola manusia dalam ekosistem 2. Evolusi budaya dari sistem energi yang meningkat 3. Agro ekosistem, masa-masa energi tinggi, hasil dan pemanfaatannya, serta oktimasi Interface dengan 15
11 16. Setelah mengikuti Kota dan wilayah, pola-pola dunia, dan ringkasan : kesatuan sistem-sistem Kota dan wilayah, pola-pola dunia, dan ringkasan : kesatuan sistemsistem teknologi 1. Iktisar model kota dan region, hirarki sistem landscape, hirarki lahan doxiadis kinetik 2. Pusat-pusat dan area pendukung 3. Model perkembangan ekonomi yang dibatasi lingkungan, pola pertumbuhan, model untuk suatu keadaan, simulasi model kota, dan model regional 4. Model biosfer, fase atmosfer bumi, evolusi bumi, siklus biogeokimiawi, sistem agregasi dunia dalam kemanusiaan 5. Pola-pola umum 6. Catatan ringkas tentang modeling 5 BUKU ACUAN: Buku acuan yang digunakan adalah: 1. Hoffman, E. J. (1977). The Concept of Energy, Ann Arbor Science. Ann Arbor, MI. 2. Innis, G. S. (1978). Grassland Simulation Model, Ecological Studies, No. 26, Springer Verlag, New York. 3. Krebs, C J Ecological Methodology. Harper Collins Publishers, New York 4. Odum, E. P Dasar Dasar Ekologi. Gadjah Mada Univ. Press. Yogyakarta 5. Odum, H. T Ekologi Sistem. John Willey & Sons, Inc, 605 Third Avenue, New York, N. Y , USA 6. Pielou, E. C. (1975). Ecological Diversity, Willey, New York. 16
12 ANALISIS PEMBELAJARAN MATA KULIAH SISTEM EKOLOGI SK n Sistem Ekologi, diharapkan mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan konsep-konsep dasar pengantar Sistem Energi, Ekosistem dan Hirarki Energi, Simpanan dan Aliran, Simulasi Dengan Mikrokomputer, Simulasi Dengan Komputer Analog, Sistem Logic dan Bahasa-bahasa lain, Energi, Interseksi, Modul-modul Otokatalitik, Loops, Seri, Elemen-elemen Paralel, Jaring-jaring, Kualitas Energi dan Energi Tergabung, Spektrum Distribusi Energi dan Pemulsaan, Suhu, Kompleksitas, Informasi, dan Ordo, Distribusi dan Diversitas Spasial, Produser, Konsumer, Ekosistem, Suksesi, Bangsa dan Sistem-sistem Ekonomi, Ekosistem Dengan Manusia, Kota dan Wilayah, Pola-pola Dunia, Ringkasan : Kesatuan Sistem-sistem. 14. BANGSA DAN SISTEM- SISTEM EKONOMI 15. EKOSISTEM DENGAN MANUSIA 13. PRODUSER, KONSUMER, EKOSISTEM DAN SUKSESI 11,12. KOMPLEKSITAS DISTRIBUSI, DIVERSITAS PARSIAL 6. SISTEM LOGIC DAN BAHASA LAIN 7. ENERGI, MODUL OTOKATALITIK, LOOPS 8. ELEMEN PARALEL 9,10. JARING- JARING DAN KUALITAS ENERGI, SPEKTRUM DISTRIBUS ENERGI 3. EKOSISTEM DAN HIRARKI ENERGI 4. SIMULASI DENGAN MIKROKOMPUTER 5. SIMULASI DENGAN KOMPUTER ANALOG 1,2. SISTEM DAN ALIRAN ENERGI 17
KONTRAK PEMBELAJARAN (KP)
KONTRAK PEMBELAJARAN (KP) MATA KULIAH SISTEM EKOLOGI KODE MK: PAB 524 Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro Pengajar Dr. Dra. Nanik Heru Suprapti, MSi Semester gasal
GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) UNIVERSITAS DIPONEGORO
GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) UNIVERSITAS DIPONEGORO SPMI- UNDIP GBPP 10.09.02 Revisi ke 0 Tanggal 28 Nopember 2013 Dikaji Ulang Oleh Dikendalikan Oleh Disetujui Oleh Ketua Program Studi Jurusan
RANCANGAN PROGRAM KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
RANCANGAN PROGRAM KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS) Mata Kuliah : Ekologi Tanah dan Tanaman Semester : Ganjil Kode : PAE 226 SKS : 3 PS : Agroekoteknologi Dosen : Jurusan Agroekoteknologi Fak. Pertanian
GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) UNIVERSITAS DIPONEGORO
1 GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) UNIVERSITAS DIPONEGORO SPMI- UNDIP GBPP 10.04.03 209 Revisi ke Tanggal Dikaji Ulang Oleh Dikendalikan Oleh Disetujui Oleh Ketua Program Magister Biologi GPM Program
GARIS GARIS BERAS PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP)
GARIS GARIS BERAS PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) Judul Mata Kuliah : Ekologi Perairan(Team Teaching: 12 x pertemuan) Kode Mata Kuliah : PAB317 Deskripsi singkat : Mata kuliah Ekologi Perairan membahas pokokpokok
Pengertian, Ruang Lingkup Ekologi, dan Ekosistem Energi dalam Ekosistem Siklus Biogeokimiawi
ix M Tinjauan Mata Kuliah ata kuliah Ekologi memberikan dasar pengetahuan tentang ekologi melalui pembahasan antara lain: pengertian dan ruang lingkup ekologi, pengertian dan konsep ekosistem, penyusun
GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) UNIVERSITAS DIPONEGORO
GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) UNIVERSITAS DIPONEGORO SPMI- UNDIP GBPP xx.xx.xx xx Revisi ke Tanggal 28 September 2013 Dikaji Ulang Oleh Ketua Magister Biologi Dikendalikan Oleh GPM Jurusan Biologi
EKOSISTEM PERTANIAN SEBAGAI OLEH SUHARA JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOI FPMIPA UPI
EKOSISTEM PERTANIAN SEBAGAI UNIT PENGELOLAAN OLEH SUHARA JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOI FPMIPA UPI Masalah hama merupakan fenomena biologis. Hama pertanian merupakan organisme yang memenuhi ruang hidup, makan
GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) UNIVERSITAS DIPONEGORO
GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) UNIVERSITAS DIPONEGORO SPMI- UNDIP GBPP 10.09.04 PAF220 Revisi ke - Tanggal 13 September 2013 Dikaji Ulang Oleh Ketua Program Studi Fisika Dikendalikan Oleh GPM
Kuliah ke-2. R. Soedradjad Lektor Kepala bidang Pengelolaan Sumberdaya Alam
Kuliah ke-2 R. Soedradjad Lektor Kepala bidang Pengelolaan Sumberdaya Alam Spektrum Biologi: KOMPONEN BIOTIK GEN SEL ORGAN ORGANISME POPULASI KOMUNITAS berinteraksi dengan KOMPONEN ABIOTIK menghasilkan
GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) UNIVERSITAS DIPONEGORO
GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) UNIVERSITAS DIPONEGORO SPMI-UNDIP GBPP 10.05.03 048 Revisi Ke 2 Tanggal 1 September 2014 Dikaji Ulang Oleh Ketua Program Studi Ilmu Gizi Dikendalikan Oleh GPM Disetujui
GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) UNIVERSITAS DIPONEGORO
GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) UNIVERSITAS DIPONEGORO SPMI- UNDIP GBPP 10.09.04 PAF226 Revisi ke - Tanggal 13 September 2013 Dikaji Ulang Oleh Ketua Program Studi Fisika Dikendalikan Oleh GPM
GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) UNIVERSITAS DIPONEGORO
GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) UNIVERSITAS DIPONEGORO SPMI-UNDIP GBPP 10.05.03 022 Revisi Ke 2 Tanggal 1 September 2014 Dikaji Ulang Oleh Ketua Program Studi Ilmu Gizi Dikendalikan Oleh GPM Disetujui
Modul 1 : Ruang Lingkup dan Perkembangan Ekologi Laut Modul 2 : Lautan sebagai Habitat Organisme Laut Modul 3 : Faktor Fisika dan Kimia Lautan
ix M Tinjauan Mata Kuliah ata kuliah ini merupakan cabang dari ekologi dan Anda telah mempelajarinya. Pengetahuan Anda yang mendalam tentang ekologi sangat membantu karena ekologi laut adalah perluasan
GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) UNIVERSITAS DIPONEGORO
GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) UNIVERSITAS DIPONEGORO SPMI- UNDIP GBPP 10.09.04 PAF 219 Revisi ke - Tanggal 13 September 2013 Dikaji Ulang Oleh Ketua Program Studi Fisika Dikendalikan Oleh GPM
LAMPIRAN 2. GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP)
LAMPIRAN 2. JUDUL MATAKULIAH KODE/SKS DESKRIPSI SINGKAT GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP) : EKOLOGI TUMBUHAN : POB 364 /3 SKS : Matakuliah ini akan membahas ekologi tumbuhan yang meliputi : sejarah
EKOSISTEM. Yuni wibowo
EKOSISTEM Yuni wibowo EKOSISTEM Hubungan Trofik dalam Ekosistem Hubungan trofik menentukan lintasan aliran energi dan siklus kimia suatu ekosistem Produsen primer meliputi tumbuhan, alga, dan banyak spesies
PANDUAN PRAKTIKUM EKOLOGI TUMBUHAN OLEH I GEDE SUDIRGAYASA
PANDUAN PRAKTIKUM EKOLOGI TUMBUHAN OLEH I GEDE SUDIRGAYASA 2014 PRODI PENDIDIKAN BIOLOGI FP MIPA IKIP SARASWATI TABANAN KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan ke Hadirat Tuhan, atas limpahan rakhmat
GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) UNIVERSITAS DIPONEGORO
GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) UNIVERSITAS DIPONEGORO SPMI- UNDIP GBPP 0.09.02 2 Revisi ke 0 Tanggal 28 Juni 203 Dikaji Ulang Oleh Ketua PS Magister Biologi Dikendalikan Oleh GPM Magister Biologi
2.2. Parameter Fisika dan Kimia Tempat Hidup Kualitas air terdiri dari keseluruhan faktor fisika, kimia, dan biologi yang mempengaruhi pemanfaatan
4 2. TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Chironomida Organisme akuatik yang seringkali mendominasi dan banyak ditemukan di lingkungan perairan adalah larva serangga air. Salah satu larva serangga air yang dapat ditemukan
GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) UNIVERSITAS DIPONEGORO
GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) UNIVERSITAS DIPONEGORO SPMI- UNDIP GBPP xx.xx.xx xx Revisi ke Tanggal Dikaji Ulang Oleh Dikendalikan Oleh Disetujui Oleh Ketua Program Studi GPM Dekan Fakultas.
GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) UNIVERSITAS DIPONEGORO
GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) UNIVERSITAS DIPONEGORO SPMI- UNDIP GBPP xx.xx.xx xx Revisi ke Tanggal Dikaji Ulang Oleh Dikendalikan Oleh Disetujui Oleh Ketua Program Studi GPM DekanFakultas. UNIVERSITAS
GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) UNIVERSITAS DIPONEGORO
1 GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) UNIVERSITAS DIPONEGORO SPMI- UNDIP GBPP 10.04.03 209 Revisi ke : 0 Tanggal : Dikaji Ulang Oleh : Ketua Program Magister Biologi Dikendalikan Oleh : GPM Program
EKOLOGI & AZAS-AZAS LINGKUNGAN. Oleh : Amalia, S.T., M.T.
EKOLOGI & AZAS-AZAS LINGKUNGAN Oleh : Amalia, S.T., M.T. DEFINISI EKOLOGI EKOLOGI (Yunani) Oikos = lingkungan tempat tinggal Logos = Pengetahuan / ilmu yang dipelajari EKOLOGI yaitu hubungan antara organisme
GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) UNIVERSITAS DIPONEGORO
GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) UNIVERSITAS DIPONEGORO SPMI-UNDIP GBPP 10.05.03 034 Revisi Ke 2 Tanggal 1 September 2014 Dikaji Ulang Oleh Ketua Program Studi Ilmu Gizi Dikendalikan Oleh GPM Disetujui
Ekologi ilmu tentang rumah atau tempat tinggal organisme atau rumah tangga mahluk hidup.
Istilah ekologi pertama kali dekenalkan oleh ahli biologi Jerman, yaitu Ernst Haeckel (1834-1919). Ekologi berasal dari bahasa Yunani; oikos, artinya rumah atau tempat tinggal dan logos, artinya ilmu.
RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER DAN BAHAN AJAR FISIKA HAYATI. Oleh : Tri Sudyastuti
RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER DAN BAHAN AJAR FISIKA HAYATI Oleh : Tri Sudyastuti Jurusan Teknik Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada 2003/2004 RPKPS RENCANA
ARUS ENERGI DALAM EKOSISTEM
ARUS ENERGI DALAM EKOSISTEM Transformasi Energi dan Materi dalam Ekosistem KONSEP ENERGI Energi : kemampuan untuk melakukan usaha Hukum Thermodinamika 1 : Energi dapat diubah bentuknya ke bentuk lain,
GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) UNIVERSITAS DIPONEGORO SPMI-UNDIP GBPP
GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) UNIVERSITAS DIPONEGORO SPMI-UNDIP GBPP 10.05.03 047 Revisi Ke 2 Tanggal 1 September 2014 Dikaji Ulang Oleh Ketua Program Studi Magister Ilmu Dikendalikan Oleh GPM
PRODUKTIVITAS DAN KESUBURAN PERAIRAN
PRODUKTIVITAS DAN KESUBURAN PERAIRAN SAHABUDDIN PenelitiPada Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau Dan Penyuluhan Perikanan Dipresentasikan pada Kuliah umum Praktik Lapang Terpadu mahasiswa Jurusan
` SATUAN ACARA PERKULIAHAN
Nama Mata Kuliah : Ekologi Umum Nomor Kode : BI 308 Sifat Mata Kuliah : M K Wajib Program Studi : Pendidikan Biologi dan Biologi Jumlah SKS : 3 sks Semester : 6 MK Prasyarat : Biologi Umum Dosen : Drs.
KONSEP-KONSEP DASAR EKOLOGI MANUSIA (Kuliah II)
KONSEP-KONSEP DASAR EKOLOGI MANUSIA (Kuliah II) Tim Pengajar MK Ekologi Manusia 2010 Struktur Penyajian Kuliah 1. Memahami konsep lingkungan [environment] 2. Memahami konsep carrying capacity 3. Memahami
SATUAN ACARA PERKULIAHAN
SATUAN ACARA PERKULIAHAN Nama Mata Kuliah : Ekologi Umum Nomor Kode : BI 308 Sifat Mata Kuliah : M K Wajib Program Studi : Pendidikan Biologi dan Biologi Jumlah SKS : 3 sks Semester : 6 MK Prasyarat :
Komponen rantai makanan menurut nicia/jabatan meliputi produsen, konsumen, dan pengurai. Rantai makanan dimulai dari organisme autotrof dengan
Rantai Makanan Rantai makanan adalah perpindahan materi dan energi dari suatu mahluk hidup ke mahluk hidup lain dalam proses makan dan dimakan dengan satu arah. Tiap tingkatan dari rantai makanan disebut
BAB 50. Pengantar Ekologi dan Biosfer. Suhu Suhu lingkungan. dalam pesebaran. membeku pada suhu dibawah 0 0 C,dan protein.
BAB 50 Pengantar Ekologi dan Biosfer Faktor abiotik dalam Biosfer Iklim dan faktor abotik lainnya adalah penentu penting persebaran organisme dalam biosfer lingkungan merupakan faktor penting dalam pesebaran
Pokok Bahasan : Konsep Ekologi 2 Sub Pokok Bahasan : a. Lingkungan alamiah dan buatan b. Ekologi kota c. Ekologi kota sebagai lingkungan terbangun
MINGGU 4 Pokok Bahasan : Konsep Ekologi 2 Sub Pokok Bahasan : a. Lingkungan alamiah dan buatan b. Ekologi kota c. Ekologi kota sebagai lingkungan terbangun Lingkungan Alamiah Dan Buatan Manusia Para dipahami
BUKU AJAR DASAR-DASAR EKOLOGI
BUKU AJAR DASAR-DASAR EKOLOGI Oleh Sri Muhartini FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS GADJAH MADA YOGYAKARTA 2003 Prakata Segala puji dan syukur saya panjatkan kehadirat Alloh SWT yang telah memberikan rahmat
BIODIVERSITAS 3/31/2014. Keanekaragaman Hayati (Biodiversity) "Ragam spesies yang berbeda (species diversity),
BIODIVERSITAS (Biodiversity) Biodiversity: "variasi kehidupan di semua tingkat organisasi biologis" Biodiversity (yang digunakan oleh ahli ekologi): "totalitas gen, spesies, dan ekosistem suatu daerah".
TINJAUAN PUSTAKA Keanekaragaman Hayati
TINJAUAN PUSTAKA Keanekaragaman Hayati Keanekaragaman merupakan sebuah konsep yang merujuk pada variasi dan perbedaan dari berbagai individu dalam sebuah komunitas (WCMC 1992), dimana mereka berinteraksi
FISIKA SEKOLAH I I. DESKRIPSI
FISIKA SEKOLAH I I. DESKRIPSI Matakuliah ini adalah salah satu Matakuliah akhlian Program Studi (MKKPS) yang berorientasi pada penguasaan fisika di sekolah menengah. Setelah selesai mengikuti perkuliahan
2. TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Oksigen Terlarut Sumber oksigen terlarut dalam perairan
4 2. TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Oksigen Terlarut Oksigen terlarut dibutuhkan oleh semua jasad hidup untuk pernapasan, proses metabolisme, atau pertukaran zat yang kemudian menghasilkan energi untuk pertumbuhan
3. ARUS ENERGI DAN DAUR MATERI DALAM EKOSISTEM
3. ARUS ENERGI DAN DAUR MATERI DALAM EKOSISTEM 3.1. PENGERTIAN ARUS ENERGI DAN DAUR MATERI Semua organisme memerlukan energi untuk tumbuh, berkembang biak, bergerak dan melaksanakan fungsi-fungsi tubuhnya.
SISTEM KERJA ALAM TEMPAT KITA TINGGAL
SISTEM KERJA ALAM TEMPAT KITA TINGGAL Planet Bumi 1 SISTEM KERJA BUMI Planet Bumi 2 Keseimbangan Energi di Bumi Fungsi: Untuk memproyeksikan permukaan bumi agar menjadi suatu informasi bagi manusia. Jenis-jenis:
BAB III LANDASAN TEORI. lingkungan. Apapun macam teknologi pengolahan air limbah domestik maupun
BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Waste Water Treatment Teknologi pengolahan air limbah adalah kunci dalam memelihara kelestarian lingkungan. Apapun macam teknologi pengolahan air limbah domestik maupun industri
KONSEP ENERGI DAN PRODUKTIVITAS DALAM PENGELOLAAN SISTEM PERIKANAN
EKOLOGI PERIKANAN LANJUTAN (751 L261 3) KONSEP ENERGI DAN PRODUKTIVITAS DALAM PENGELOLAAN SISTEM PERIKANAN Prof. Dr. Ir. Ambo Tuwo, DEA. Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan - Universitas Hasanuddin Makassar
GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) UNIVERSITAS DIPONEGORO
GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) UNIVERSITAS DIPONEGORO SPMI-UNDIP GBPP 10.05.03 011 Revisi Ke 2 Tanggal 1 September 2014 Dikaji Ulang Oleh Ketua Program Studi Ilmu Gizi Dikendalikan Oleh GPM Disetujui
GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) UNIVERSITAS DIPONEGORO
GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) UNIVERSITAS DIPONEGORO SPMI-UNDIP GBPP 10.05.03 033 Revisi Ke 2 Tanggal 1 September 2014 Dikaji Ulang Oleh Ketua Program Studi Ilmu Gizi Dikendalikan Oleh GPM Disetujui
AZAS AZAS DAN KONSEP KONSEP MENGENAI ENERGI DI DALAM EKOSISTEM
AZAS AZAS DAN KONSEP KONSEP MENGENAI ENERGI DI DALAM EKOSISTEM Energi adalah kemampuan melakukan pekerjaan. Hukum yang menjelaskan tingkah laku energi 1. Hukum termodinamika pertama atau Hukum Conservasi
GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) UNIVERSITAS DIPONEGORO
GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) UNIVERSITAS DIPONEGORO SPMI-UNDIP GBPP 10.05.03 054 Revisi Ke 1 Tanggal 1 September 2014 Dikaji Ulang Oleh Ketua Program Studi Ilmu Gizi Dikendalikan Oleh GPM Disetujui
ANALISIS DAMPAK PERUBAHAN TUTUPAN LAHAN HUTAN TERHADAP IKLIM DI PULAU KALIMANTAN MENGGUNAKAN MODEL IKLIM REGIONAL (REMO) SOFYAN AGUS SALIM G
ANALISIS DAMPAK PERUBAHAN TUTUPAN LAHAN HUTAN TERHADAP IKLIM DI PULAU KALIMANTAN MENGGUNAKAN MODEL IKLIM REGIONAL (REMO) SOFYAN AGUS SALIM G02400013 DEPARTEMEN GEOFISIKA DAN METEOROLOGI FAKULTAS MATEMATIKA
Lampiran 3. Rubrik Penilaian Jawaban Esai Ekologi
106 Lampiran 3. Rubrik Penilaian Jawaban Esai Ekologi 1. Secara sederhana dapat dijelaskan bahwa energi matahari akan diserap oleh tumbuhan sebagai produsen melalui klorofil untuk kemudian diolah menjadi
STRATEGI PERKEMBANGAN EKOSISTEM. Perkembangan eksosistem atau yang dikenal dengan suksesi ekologi dapat digambarkan dengan tiga parameter berikut :
Nini Rahmawati STRATEGI PERKEMBANGAN EKOSISTEM Perkembangan eksosistem atau yang dikenal dengan suksesi ekologi dapat digambarkan dengan tiga parameter berikut : Merupakan proses perkembangan komunitas
GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP)
Revisi ke: Tanggal: GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) SPMI-UNDIP/GBPP/xx.xx.xx/xxx Disetujui oleh Dekan Fak Mata Kuliah : Fisika Matematika II Kode/ Bobot : PAF 215/4 sks Deskripsi singkat : Mata
KARAKTERISTIK FISIKA KIMIA PERAIRAN DAN KAITANNYA DENGAN DISTRIBUSI SERTA KELIMPAHAN LARVA IKAN DI TELUK PALABUHAN RATU NURMILA ANWAR
KARAKTERISTIK FISIKA KIMIA PERAIRAN DAN KAITANNYA DENGAN DISTRIBUSI SERTA KELIMPAHAN LARVA IKAN DI TELUK PALABUHAN RATU NURMILA ANWAR SEKOLAH PASCASARJANA INSTITUT PERTANIAN BOGOR BOGOR 2008 0 I. PENDAHULUAN
GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP) JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FT.UNDIP
GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP) JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FT.UNDIP Judul Mata Kuliah : Rangkaian Listrik II Nomor Kode / SKS : TKE... / 2 Diskripsi Singkat : Pengembangan pemakaian energi listrik
KONTRAK PERKULIAHAN GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN SATUAN ACARA PEMBELAJARAN
KONTRAK PERKULIAHAN GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN SATUAN ACARA PEMBELAJARAN Dosen Pengampu : Karyadi Baskoro, MSi Semester : 8 JURUSAN BIOLOGI FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS
PIL (Penyajian Informasi Lingkungan)
PIL (Penyajian Informasi Lingkungan) PIL adalah suatu telaah secara garis besar tentang rencana kegiatan yang akan dilakukan atau diusulkan yang kemungkinan menimbulkan dampak lingkungan dari kegiatan
STANDAR KOMPETENSI DANKOMPETENSI DASAR SERTA KISI-KISI SOAL OLIMPIADE GEOGRAFI 2011 UNTUK GURU/SEDERAJAT. Perkembangan Geografi
STANDAR KOMPETENSI DANKOMPETENSI DASAR SERTA KISI-KISI SOAL OLIMPIADE GEOGRAFI 2011 UNTUK GURU/SEDERAJAT No Mata kuliah Standar Kompetensi dasar Kisi-kisi soal kompetensi 1 2 Pengantar Memahami dan Perkembangan
KATA PENGANTAR. Bandung, Februari Penyusun. Janulis P.Purba. iii
KATA PENGANTAR Sajian materi Rangkaian Listrik 1 atau Rangkaian Elektrik 1 ini diharapkan dapat membantu dan melengkapi perkuliahan Rangkaian Elektrik 1, di samping dapat digunakan oleh mahasiswa untuk
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Keadaan Umum Pulau Biawak Pulau Biawak terletak di sebelah utara pantai Indramayu secara geografis berada pada posisi 05 0 56 002 LS dan 108 0 22 015 BT. Luas pulau ± 120 Ha,
EKOLOGI (EKOSISTEM) SMA REGINA PACIS JAKARTA
1 EKOLOGI (EKOSISTEM) SMA REGINA PACIS JAKARTA Ms. Evy Anggraeny Istilah dalam Ekologi 2 1. Habitat 2. Niche/nisia/relung ekologi a. Produsen b. Konsumen c. Dekomposer d. Detritivor Tingkat Organisasi
DASAR-DASAR EKOLOGI LAODE ASRUL
DASAR-DASAR EKOLOGI LAODE ASRUL I. PENDAHULUAN Latar Belakang Pembangunan : kegiatan yg dilaksanakan dalam suatu ekosistem Konsep ekologi : ada hub. Timbal balik dan saling mempengaruhi manusia dan lingkungan
BAB I PENDAHULUAN. I.1. Latar belakang.
BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar belakang. Alam menyediakan sumber daya untuk keperluan kehidupan manusia, manusia modern membutuhkan sumber daya alam tersebut untuk menunjang kemajuan tehnologi, dengan tehnologi
Sistem Populasi Hama. Sistem Kehidupan (Life System)
Sistem Populasi Hama Dr. Akhmad Rizali Materi: http://rizali.staff.ub.ac.id Sistem Kehidupan (Life System) Populasi hama berinteraksi dengan ekosistem disekitarnya Konsep sistem kehidupan (Clark et al.
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah Kehidupan bergantung kepada air dalam berbagai bentuk. Air merupakan
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Kehidupan bergantung kepada air dalam berbagai bentuk. Air merupakan zat yang sangat penting bagi kehidupan semua makhluk hidup yang ada di bumi. Hampir 71%
GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN ( G B P P ) (versi Selasa 1 Pebruari 2005)
JUDUL MATAKULIAH : BIOLOGI KODE MATAKULIAH/SKS : BIO 1/3(2-3) DESKRIPSI MATAKULIAH GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN ( G B P P ) (versi Selasa 1 Pebruari 05) : Mata kiah Biologi mengajarkan mahasiswa
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Sejak tahun 1980-an para peneliti meteorologi meyakini bahwa akan terjadi beberapa penyimpangan iklim global, baik secara spasial maupun temporal. Kenaikan temperatur
SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP) UNIVERSITAS DIPONEGORO
UNIVERSITAS DIPONEGORO SPMI- UNDIP SAP.4.3 9 Revisi ke Tanggal 6 September 12 Dikaji Ulang Oleh Ketua Program Magister Biologi Dikendalikan Oleh GPM Program Magister Biologi Disetujui Oleh Fakultas Sains
PEMILIHAN RUTE PERJALANAN
Jurusan Teknik Sipil dan Lingkungan, Universitas Gadjah Mada Pertemuan Ke 9 dan 10 PEMILIHAN RUTE PERJALANAN Mata Kuliah: Pengantar Perencanaan Transportasi Dr.Eng. Muhammad Zudhy Irawan, S.T., M.T. PENDAHULUAN
Prosedur Pelaksanaan ANDAL
Prosedur Pelaksanaan ANDAL Canter (1977) membagi langkah-langkah dalam melakukan pelaksanaan ANDAL; o Dasar (Basic) o Rona Lingkungan (Description of Environmental Setting) o Pendugaan Dampak (Impact assesment)
Siklus energi, siklus materi, siklus biogeokimia, daur biogeokimia,dan nitrifikasi. (Pertemuan 4)
Siklus energi, siklus materi, siklus biogeokimia, daur biogeokimia,dan nitrifikasi (Pertemuan 4) Siklus energi, siklus materi, siklus biogeokimia, daur biogeokimia,dan nitrifikasi Siklus Energi Lebih ditekankan
Spesies dalam Lingkungan Kompleks
Spesies dalam Lingkungan Kompleks A. Spesies sebagai unit ekologi Pakar ekologi tumbuh-tumbuhan ingin menggunakan spesies sebagai alat alternatif untuk memahami ekosistem. Bilamana kebutuhan spesies dapat
SATUAN ACARA PERKULIAHAN PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI
Kode Mata : IT 081303 Media : Kertas Kerja, Infocus, Mata : Matematika 1 Perangkat Siaran Jumlah SKS : 3 Evaluasi : Kehadiran, Penilaian terhadap tugas/praktek Proses Belajar Mengajar : Dosen : Menjelaskan,
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Ekosistem Sungai Air merupakan salah satu sumber daya alam dan kebutuhan hidup yang penting dan merupakan sadar bagi kehidupan di bumi. Tanpa air, berbagai proses kehidupan
Analisis Operator Crossover pada Permasalahan Permainan Puzzle
Analisis Operator Crossover pada Permasalahan Permainan Puzzle Kun Siwi Trilestari [1], Ade Andri Hendriadi [2] Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Singaperbanga Karawang
BAB II LANDASAN TEORI. saling mempengaruhi dalam melakukan kegiatan bersama untuk mencapai. Adapun pegertian sistem menurut Jogiyanto :
BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Pengertian Sistem Sistem adalah sekumpulan unsur / elemen yang saling berkaitan dan saling mempengaruhi dalam melakukan kegiatan bersama untuk mencapai suatu tujuan. Adapun pegertian
Tim Dosen Biologi FTP Universitas Brawijaya
Tim Dosen Biologi FTP Universitas Brawijaya 1. Faktor Genetik : Faktor dalam yang sifatnya turun temurun + 2. Faktor lingkungan: - Tanah - Air - Lingkungan - udara (iklim) Iklim-------- sifat/peradaban
5/4/2015. Tim Dosen Biologi FTP Universitas Brawijaya
Tim Dosen Biologi FTP Universitas Brawijaya 1. Faktor Genetik : Faktor dalam yang sifatnya turun temurun + 2. Faktor lingkungan: - Tanah - Air - Lingkungan - udara (iklim) Iklim-------- sifat/peradaban
BAB II LANDASAN TEORI. Arsip berasal dari bahasa asing, orang Yunani mengatakan Arcivum
1 BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Pengertian Arsip Arsip berasal dari bahasa asing, orang Yunani mengatakan Arcivum yang artinya tempat untuk menyimpan.sering pula kata tersebut ditulis Archeon yang berarti
GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) UNIVERSITAS DIPONEGORO SPMI-UNDIP GBPP
GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) UNIVERSITAS DIPONEGORO SPMI-UNDIP GBPP 10.05.03 026 Revisi Ke 2 Tanggal 1 September 2014 Dikaji Ulang Oleh Ketua Studi Ilmu Gizi Dikendalikan Oleh GPM Disetujui
UNIVERSITAS JEMBER FAKULTAS TEKNIK PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRO
UNIVERSITAS JEMBER FAKULTAS TEKNIK PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRO RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) MATA KULIAH KODE Rumpun MK BOBOT (sks) SEMESTER Tgl Penyusunan Rangkaian Listrik TKE1251-4 2 Dosen Pengembang
SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH TEKNIK RANGKAIAN LISTRIK DAN SISTEM LINIER KODE : IT014230/D3 TK
Perte muan ke 1 02-03-2009 Pokok Bahasan dan Pendahuluaan Mengetahui dan memahami secara umum tentang satuan dasar dan turunannya Mengetahui dan memahami secara umum tentang penulisan beasran berpangkat
Aplikasi Metode Reduksi Graf pada Model Pertumbuhan Populasi Kutu Daun (Pea Afid)
Aplikasi Metode Reduksi Graf pada Model Pertumbuhan Populasi Kutu Daun (Pea Afid) Efendi, Ika Nurhayati 2,2) Jurusan Matematika, Universitas Andalas, Padang, Indonesia ) [email protected] Abstrak
1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pulau Semak Daun merupakan salah satu pulau yang berada di Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara. Pulau ini memiliki daratan seluas 0,5 ha yang dikelilingi
GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) UNIVERSITAS DIPONEGORO
GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) UNIVERSITAS DIPONEGORO SPMI- UNDIP GBPP 10.04.01 xxx Revisi ke 0 Tanggal Dikaji Ulang Oleh Dikendalikan Oleh Disetujui Oleh Ketua JurusanFisika GPM Fakultas Sains
DAFTAR ISI Sunariyo, 2012 Efektivitas Penggunaan Pendidikan Teknologi Dasar Pada Pembelajaran Listrik Dinamis Melalui Modeling Instruction
DAFTAR ISI PERNYATAAN iii ABSTRAK. iv KATA PENGANTAR v DAFTAR ISI.. viii DAFTAR TABEL.. x DAFTAR GAMBAR. xi DAFTAR LAMPIRAN.. xii BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang. 1 B. Rumusan Masalah 7 C. Tujuan Penelitian.
GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) UNIVERSITAS DIPONEGORO
GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) UNIVERSITAS DIPONEGORO SPMI-UNDIP GBPP 10.05.03 012 Revisi Ke 2 Tanggal 1 September 2014 Dikaji Ulang Oleh Ketua Program Studi Ilmu Gizi Dikendalikan Oleh GPM Disetujui
Komponen Ekosistem Komponen ekosistem ada dua macam, yaitu abiotik dan biotik. hujan, temperatur, sinar matahari, dan penyediaan nutrisi.
MINGGU 3 Pokok Bahasan : Konsep Ekologi 1 Sub Pokok Bahasan : a. Pengertian ekosistem b. Karakteristik ekosistem c. Klasifikasi ekosistem Pengertian Ekosistem Istilah ekosistem merupakan kependekan dari
SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP) UNIVERSITAS DIPONEGORO
SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP) UNIVERSITAS DIPONEGORO SPMI- UNDIP SAP xx.xx.xx xxx Revisi ke : Tanggal : Dikaji Ulang Oleh : Ketua Jurusan Dikendalikan Oleh : GPM Fak Disetujui Oleh : Fakultas UNIVERSITAS
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Analisis Perubahan Rasio Hutan Sebelum membahas hasil simulasi model REMO, dilakukan analisis perubahan rasio hutan pada masing-masing simulasi yang dibuat. Dalam model
SATUAN ACARA PERKULIAHAN
Topik/Pokok Bahasan 1 1 Konsep materi Konsep partikel Perubahan fisika benda Topik/Pokok Bahasan 2 2 Konsep materi Pemisahan materi secara kimia Penggabungan materi secara kimia SATUAN ACARA PERKULIAHAN
I. PENDAHULUAN. Zooplankton adalah hewan berukuran mikro yang dapat bergerak lebih bebas di
I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Plankton adalah organisme mikroskopis yang hidup melayang bebas di perairan. Plankton dibagi menjadi fitoplankton dan zooplankton. Fitoplankton adalah organisme berklorofil
EKOLOGI FAKTOR PEMBATAS TEMA 4. Program Studi Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Jember
EKOLOGI TEMA 4 FAKTOR PEMBATAS Program Studi Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Jember Hukum minimum Liebig (1840): Pertumbuhan suatu tumbuhan ditentukan oleh
GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) UNIVERSITAS DIPONEGORO SPMI-UNDIP GBPP
GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) UNIVERSITAS DIPONEGORO SPMI-UNDIP GBPP 10.05.03 007 Revisi Ke 2 Tanggal 1 September 2014 Dikaji Ulang Oleh Ketua Program Studi Ilmu Gizi Dikendalikan Oleh GPM Disetujui
PRINSIP-PRINSIP EKOLOGI EKOSISTEM. Pengertian Ekologi TIM IAD UNIVERSITAS AIRLANGGA
Pengertian Ekologi PRINSIP-PRINSIP EKOLOGI TIM IAD UNIVERSITAS AIRLANGGA Nov-12 1 Ekologi merupakan cabang ilmu biologi yang mempelajari hubungan timbal balik antara makluk hidup dan lingkungannya. Kata
EKOLOGI TANAMAN. Pokok Bahasan II KONSEP EKOLOGI (1)
EKOLOGI TANAMAN Pokok Bahasan II KONSEP EKOLOGI (1) Pokok Bahasan II KONSEP EKOLOGI 2.1. Ekosistem 2.2. Proses Produksi dan Dekomposisi 2.3. Konsep Homeostatis 2.4. Energi dalam Ekosistem 2.4.1. Rantai
