Enterprise Asset Management

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Enterprise Asset Management"

Transkripsi

1

2 Enterprise Asset Management [Menyusul]: [Menyusul] [Menyusul] Note: [Menyusul]. 2

3 Proses 1: Work Order Unschedule Dalam Proses ini kita akan mencoba beberapa proses yang berhubungan dengan Work Order Unschedule. Setiap adanya event breakdown, maka pihak Plant harus menerbitkan work order sebagai record data Breakdown dan perhitungan Equipment Performance. Work Order juga sebagai dasar untuk penerbitan permintaan Part ke Warehouse Task 1 Pembuatan Work Order Unschedule Pit Control Laporan kerusakan unit yang dilaporka operator akan dicatat oleh Pit Control untuk kemudian dibuatkan Work Order Unschedule nya. 1. Masuk ke menu Maintenance Prevention (MP) Work Shop Work Order Unschedule. 2. Buat Work Order Unschedule. Field Deskripsi Cara Isi Client Nama perusahaan Default Organization Nama organisasi (cabang perusahaan) Default Document Type Tipe dokumen Default Work Order (OT) No dokumen WO, terisi sesuai dengan urutan dan Otomatis format penomoran dokumen Equipment No Unit No yang rusak Pilih SMU Hours Hour Meter dari unit yang rusak Isi Breakdown Date Tanggal dan jam unit dilaporkan rusak Isi Job Location Lokasi dari unit yang rusak Isi 3

4 Description of Trouble Laporan kerusakan Isi 3. Catat nomor Work Order lalu laporkan ke Plant 4. Tutup menu. Task 2 Update Work Order Plant User Setelah dikoordinasikan dengan mekanik, ternyata perbaikan memerlukan beberapa part. Plant user akan melakukan update terhadap work order yang sudah dibuat sebelumnya untuk mencatat kebutuhan penggunaan part-part tersebut. 1. Masuk ke menu Maintenance Prevention (MP) Work Shop Work Order. 2. Lakukan pencarian untuk nomor Work Order yang dilaporkan Pit Control. 3. Lakukan update terhadap work order, jika diperlukan. Field Deskripsi Cara Isi Component Komponen yang mengalami kerusakan Pilih Component Posisi dari komponenyang rusak Pilih Position Job Progress Ktereangan progress dari aktivitas yang dikerjakan Isi 4. Klik tab Breakdown Activity untuk mencatat aktifitas Waiting Part dari part yang diperlukan. 4

5 Field Deskripsi Cara Isi Start Date Tanggal dan Jam aktivitas dimulai Isi Breakdown Type Tipe breakdown Pilih Status Status aktivitas Pilih 5. Tutup menu. Task 3 Print WO 1. Masuk ke menu Maintenance Prevention (MP) Work Shop Work Order (OT). 2. Buka WO. 3. Klik tombol Print 5

6 4. Tutup menu. Note: Jika status dokumen WO belum Complete, hasil print nya akan mempunyai watermark Continue. Jika sudah Complete watermarknya Ready for Use. Task 4 Pengecekan Part Availibility Plant User Jika diperlukan, Plant user dapat mengecek ketersedian part yang dibutuhkan di warehouse termasuk part subtitusinya jika part awalnya tidak tersedia. Tujuan nya adalah supaya bisa diantisipasi dari awal jika memang part utama yang diminta tidak ada dan masih bisa digantikan oleh part subtitusinya maka waktu pembuatan SRO part yang digunakan adalah part subtitusinya. 1. Di Home, klik View Product Info 2. Lakukan pencarian untuk part yang diperlukan. 6

7 Field Search Key Name Available Quantity On Hand Quantity Reserved Quantity Ordered Quantity Deskripsi Part No Nama part Quatity yang tersedia Quantity yang ada di warehouse, termasuk yang sudah di reserverd Quantity yang sudah di reserved, tidak termasuk dalam hitungan Available Quantity Quantity yang sedang dalam proses pembelian 3. Jika part yang dicari tidak tersedia (kolom Available Quantity = 0), klik tab Subtitute untuk mengecek part penggantinya 4. Tutup menu. Note: Untuk kasus quantity part yang dipesan lebih besar dari yang tersedia di warehouse, hasilnya kolom Available Quantity akan menjadi negatif. Hasil ini sudah sesuai dan menjadi kontrol untuk MM User untuk segera membuat Material Requisition SRO yang akan dibahas di bagian berikutnya. Proses 2: Pembuatan Service Request Order Untuk melakukan pemesanan pengambilan part dari warehouse (biasa disebut Material Requirement Planning), Plant User harus membuat dokumen Service Request Order (SRO) terlebih dahulu. Task 1 Pembuatan SRO Plant User 1. Masuk ke menu Maintenance Prevention (MP) Work Shop Service Request Order. 2. Buat SRO. 7

8 Field Deskripsi Cara Isi Client Nama perusahaan Default Organization Nama organisasi (cabang perusahaan) Default Document No No dokumen, terisi sesuai dengan urutan dan Otomatis format penomoran dokumen Target Document Tipe dokumen Default Type User Contact PIC dari SRO Pilih Work Order Referensi no work order Pilih Equipment No Unit No, terisi dari pilihan WO Pilih SMU Hour meter dari WO, terisi dari pilihan WO Otomatis Model Model dari unit, terisi dari pilihan WO Otomatis 3. Klik tab Order Line untuk memasukan informasi part yang akan dipesan. 8

9 Field Deskripsi Cara Isi Product Nama part, masukkan part no atau nama part nya Pilih Last SRO No dokumen SRO terakhir dari unit no untuk part no Otomatis yang sama Last SRO Date Tanggal SRO terakhir dari unit no untuk part no Default yang sama Description Terisi dari deskripsi part yang dipilih Otomatis Quantity Jumlah part yang dipesan Isi UOM Satuan barang dari part yang dipilih Otomatis Fully Supply Flag bahwa part yang dipesan harus di supply secara full atau bisa sebagian Checkbox Klik tombol New untuk menambahkan part yang lainnya. 4. Jika ternyata quantity yang dipesan lebih besar dari yang tersedia di warehouse, warning di bawah akan muncul Klik tombol OK untuk melanjutkan. 5. Klik tombol Parent Record untuk kembali ke tab header, klik tombol Document Action, lalu pilih Complete untuk melakukan submit dokumen SRO. 6. Status dokumen akan berubah menjadi In Progress dan notifikasi untuk persetujuan akan terkirim ke Head of Plant. 7. Tutup menu. 9

10 Note: Kolom Last SRO dan Last SRO Date digunakan sebagai kontrol apakah pemesanan part yang dibuat sesuai dengan kewajaran life time dari part yang dipesan. Task 2 Approval SRO Head of Plant Dept Workflow dari approval SRO adalah sebagai berikut: Drafted In Progress Approval by Head of Plant Completed Notifikasi Plant User & MM User 1. Head of Plant akan menerima notifikasi untuk approval SRO seperti di bawah: 2. Untuk melakukan approval, masuk ke Home lalu di tombol Workflow Activities akan muncul jumlah approval yang masih pending. 3. Selanjutnya pilih record yang akan diapprove. 10

11 Klik tombol Record Info untuk melihat detil dokumen SRO nya. 4. Untuk melakukan approval ubah pilihan kolom Answer menjadi Yes lalu klik tombol OK. 5. Baris Workflow Activities yang sudah diapprove akan hilang. 6. Status dokumen akan berubah dari in Progress menjadi Complete. 7. Setelah approval selesai dilakukan maka akan ada dua notifikasi: Untuk Plant User bahwa dokumen SRO nya sudah mendapat approval. Untuk MM User bahwa ada dokumen SRO yang baru untuk dipersiapkan part yang dipesan. 11

12 8. Dokumen SRO akan berubah statusnya dari In Progress menjadi Complete. 9. Tutup menu. Task 3 Print SRO 1. Masuk ke menu Maintenance Prevention (MP) Work Shop Service Request Order. 2. Buka SRO. 3. Klik tombol Print 12

13 4. Tutup menu. Note: Jika status dokumen SRO belum Complete, hasil print nya akan mempunyai watermark DRAFT. Task 4 Pengecekan Part Reservation Plant User Setelah status dokumen SRO nya Complete, Plant User bisa memastikan bahwa quantity part yang dipesan status availibility di view Product Info nya akan berubah menjadi Rerserved Quantity. 1. Di Home, klik View Product Info 2. Lakukan pencarian untuk part yang sudah dipesan, maka status availibility nya sudah reserved. 13

14 3. Tutup menu. 14

15 Material Management [Menyusul]: [Menyusul] [Menyusul] Note: [Menyusul]. 15

16 Proses 1: Pembuatan Issued Slip Setelah dokumen SRO status nya Complete, maka status part yang dipesan adalah reserved. Selanjutnya bagian plant akan mengambil part tersebut untuk kemudian dipergunakan dalam proses maintenance dari WO yang dijadikan dasar pembuatan SRO. Proses pengeluaran barang dari warehouse ini akan menggunakan dokumen Issued Slip. Task 1 Pembuatan Issued Slip MM User 1. Masuk ke menu Material Management Material Requisition Issued Slip. 2. Buat Issued Slip. Field Deskripsi Cara Isi Client Nama perusahaan Default Organization Nama organisasi (cabang perusahaan) Default Document Type Tipe dokumen Default Issued No SRO No dokumen, terisi sesuai dengan urutan dan format penomoran dokumen No dokumen SRO yang menjadi dasar pengambilan par Otomatis SRO Date Tanggal SRO, terisi sesuai dengan pilihan SRO Otomatis User SRO PIC SRO, terisi sesuai dengan pilihan SRO Otomatis Unit No Unit No dari WO, terisi sesuai dengan pilihan SRO Otomatis Model Cost Center Model Unit No dari WO, terisi sesuai dengan pilihan SRO Cost center Unit No dari WO, terisi sesuai dengan pilihan SRO Pilih Otomatis Otomatis Activity Activity dari WO, terisi sesuai dengan pilihan SRO Otomatis 16

17 3. Selanjutnya klik tab Shipment Line, untuk mencatat detil part yang diambil. Field Deskripsi Cara Isi Client Nama perusahaan Default Organization Nama organisasi (cabang perusahaan) Default Issued Slip No dokumen Issued Slip Default Document No No dokumen, terisi sesuai dengan urutan dan Otomatis format penomoran dokumen SRO Line SRO Line dari yang akan dibuatkan line Issued Slip Pilih nya. SRO Line yang muncul akan sesuai dengan SRO yang dipilih sebelumnya dan yang belum pernah dibuatkan Issued Slip Line sebelumnya. Product Part No, terisi dari pilihan SRO Line Otomatis Full Supply Flag Full Supply, terisi dari pilihan SRO Line Otomatis Quantity Quantity part yang dipesan, terisi dari pilihan SRO Line. Edit nilai quantity yang akan dikeluarkan jika Otomatis, Edit jika diperlukan berbeda dengan quantity yang dipesan dalam SRO nya. UOM Satuan part, terisi dari pilihan SRO Line Otomatis Klik tombol New untuk menambahkan line selanjutnya. 4. Jika semua data sudah terinput, klik tombol Parent Record untuk kembali ke tab header, kemudian klik tombol Document Action lalu pilih Complete untuk melakukan submit dokumen. 5. Tutup menu. Task 2 Pengecekan Part Reservation Plant User & MM User 17

18 Setelah status dokumen Issued Slip nya Complete, Plant User & MM User bisa memastikan bahwa quantity part yang sudah di ambil statusnya sudah tidak reserved lagi and Quantity on Hand nya berkurang sebanyak quantity part yang diambil. Untuk Plant User juga bisa memastikan di SRO Line kolom Delivered Quantity nya akan terupdate sesuai dengan quantity part yang diambil. 1. Di Home, klik View Product Info 2. Lakukan pencarian untuk part yang sudah dipesan, maka status availibility nya sudah reserved. SRO sebelum SRO sesudah Product Info sebelum Product Info sesudah 18

19 3. Tutup menu. Financial Issued Slip Berikut adalah efek financial dari proses Issued Slip. 1. Hasil posting GL dari Issued Slip Db Expense Maintenance Cr Asset Sparepart Cost Center Unit No dari WO Activity Jenis aktivitas dari WO 2. Hasil Trial Balance nya 19

20 3. Hasil Income Statement nya 4. Tutup menu. 20

21 Proses 2: Pembuatan Material Requisition - SRO Jika ternyata part yang dipesan oleh dokumen SRO tidak tersedia di warehouse dan harus melakukan proses pembelian terlebih dahulu, maka Warehouse User akan membuatkan dulu dokumen Material Requisition SRO (MR SRO) sebagai dokumen purchase requisition (PR) nya. Task 1 Pembuatan Material Requisition SRO MM User 1. Masuk ke menu Material Management Material Requisition Material Requisition - SRO. 2. Buat MR SRO. Field Deskripsi Cara Isi Client Nama perusahaan Default Organization Nama organisasi (cabang perusahaan) Default Document Type Tipe dokumen Default MR No No dokumen MR - SRO, terisi sesuai dengan urutan Otomatis dan format penomoran dokumen SRO No dokumen SRO yang menjadi dasar pembuatan Pilih MR - SRO SRO Status Status SRO, terisi dari pilihan SRO Otomatis User/Contact PIC dari MR SRO Pilih Note Note Isi Supply Status Status supply Pilih Order Date Tanggal pembuatan dokumen, default hari ini Default Estimation Date Tanggal diharapkan part diterima di warehouse Isi 3. Klik tab Requisition Line untuk memasukkan part yang dipesan 21

22 Field Deskripsi Cara Isi Client Nama perusahaan Default Organization Nama organisasi (cabang perusahaan) Default MR No No dokumen MR SRO Default SRO Line SRO Line dari yang akan dibuatkan line MR - SRO Pilih nya. SRO Line yang muncul akan sesuai dengan SRO yang dipilih sebelumnya dan yang belum pernah dibuatkan MR - SRO Line sebelumnya. Line No Nomor urut line Otomatis Product Part No, terisi dari pilihan SRO Line Otomatis Quantity Quantity part yang dipesan, terisi dari pilihan SRO Line. Edit nilai quantity yang akan dikeluarkan jika Otomatis, Edit jika diperlukan berbeda dengan quantity yang dipesan dalam SRO nya. UOM Satuan part, terisi dari pilihan product SRO Line Otomatis Remark Deskripsi part, terisi dari pilihan product SRO Line Otomatis Klik tombol New untuk menambahkan line selanjutnya. 4. Klik tombol Parent Record untuk kembali ke tab header, kemudian klik tombol Document Action lalu pilih Complete untuk melakukan submit dokumen SRO. 5. Status dokumen akan berubah menjadi In Progress dan notifikasi untuk persetujuan akan terkirim ke Head of MM. 6. Tutup menu. Task 2 Approval Material Requisition - SRO Head of MM Head of Project Workflow dari approval MR - SRO adalah sebagai berikut: 22

23 Drafted In Progress Approval by Head of MM Approval by Head of Project Completed Notifikasi MM User & Buyer 1. Head of MM akan menerima notifikasi untuk approval MR - SRO seperti di bawah: 2. Untuk melakukan approval, masuk ke Home lalu di tombol Workflow Activities akan muncul jumlah approval yang masih pending. 3. Selanjutnya pilih record yang akan diapprove. 23

24 Klik tombol Record Info untuk melihat detil dokumen MR - SRO nya. 4. Untuk melakukan approval ubah pilihan kolom Answer menjadi Yes lalu klik tombol OK. 5. Baris Workflow Activities yang sudah diapprove akan hilang. 6. Selanjutnya Head of Project akan menerima notifikasi approval seperti berikut: 7. Lakukan seperti Langkah 2 Langkah 4 untuk melakukan approval. 8. Setelah approval selesai dilakukan maka akan ada dua notifikasi: Untuk MM User bahwa dokumen MR - SRO nya sudah mendapat approval. 24

25 Untuk Buyer User bahwa ada dokumen MR - SRO yang baru untuk dipersiapkan dokumen purchase order (PO) nya. 9. Dokumen MR - SRO akan berubah statusnya dari In Progress menjadi Complete. 10. Tutup menu. Task 3 Print Material Requisition SRO MM User 1. Masuk ke menu Material Management Material Requisition Material Requisition - SRO. 2. Buka MR - SRO. 3. Klik tombol Print 25

26 4. Tutup menu. Note: Jika status dokumen MR - SRO belum Complete, hasil print nya akan mempunyai watermark DRAFT. Proses 3: Material Receipt Material receipt adalah proses penerimaan barang dan jasa dari vendor di warehouse berdasarkan dokumen purchase order yang sudah diterbitkan sebelumnya oleh bagian Procurement. Task 1 Pembuatan Material Receipt - Standard MM User 1. Masuk ke menu Requisition-to-Invoice Material Receipt. 2. Buat Material Receipt. 26

27 Field Deskripsi Cara Isi Client Nama perusahaan Default Organization Nama organisasi (cabang perusahaan) Default Receipt No No dokumen receipt, terisi sesuai dengan urutan Otomatis dan format penomoran dokumen Order Reference Dapat diisi dengan nomor manifest pengantaran Isi barang dari Vendor Receipt Routing Receipt routing yang digunakan. Kosongkan jika Pilih receipt dilakukan secara regular. Description Deskripsi receipt Isi Document Type Tipe dokumen Default Receipt Date Tanggal receipt Isi Business Partner Nama Vendor Pilih Partner Location Lokasi dari Vendor yang dipilih Default Transportir Nama transportir Isi Warehouse Warehouse yang melakukan receipt Default Priority Prioritas dari receipt Pilih Receiver/Fuelman User yang melakukan receipt Pilih Note: Untuk pilihan Receipt Routing akan dibahas di Proses berikutnya. 3. Klik tombol Create lines from untuk memilih PO atas nama Vendor yang dipilih yang akan dilakukan proses receipt barang dan jasa 27

28 Field Deskripsi Cara Isi Business Partner Nama Vendor sesuai dengan yang dipilih pada Default waktu pembuatan receipt header sebelumnya Purchase Order Daftar PO atas nama Vendor yang belum pernah Pilih atau belum seluruhnya di receipt Quantity Edit sesuai quantity barang yang di receipt Default Select Flag receipt, centang jika line tersebut termasuk yang di receipt Pilih Note: Setelah PO dipilih otomatis PO Line yang belum atau baru sebagian di receipt akan digenerate. 4. Klik tombol Parent Record untuk kembali ke tab header, kemudian klik tombol Document Action lalu pilih Complete untuk melakukan submit dokumen SRO. 5. Tutup menu. Task 2 Pembuatan Material Receipt Receipt Routing MM User Ada kalanya Vendor tidak bisa mengantarkan barangnya sampai ke warehouse tujuan, tapi hanya sampai ke warehouse terdekat saja. Untuk itu diperlukan receipt routing, yaitu proses receipt yang melibatkan routing beberapa warehouse sampai ke warehouse tujuan. Tujuannya supaya barang yang di receipt benar dilakukan oleh warehouse yang melakukan pemesanan barang karena dia lah yang paling tahu spesifikasi barang yang dia pesan. 28

29 Pada dasarnya cara material receipt menggunakan receipt routing dengan yang standard hampir sama. Yang membedakan adalah isi pilihan Receipt Journal nya. Bedanya adalah sebagai berikut: Receipt Routing 2 Pada waktu dokumen Material Receipt disubmit, proses selanjutnya adalah konfirmasi dari dua warehouse sebelum akhirnya status material receipt nya menjadi Complete. Receipt Routing 3 Pada waktu dokumen Material Receipt disubmit, proses selanjutnya adalah konfirmasi dari tiga warehouse sebelum akhirnya status material receipt nya menjadi Complete. 1. Lakukan Langkah 1 4 seperti di Material receipt Standard sebelumnya. 2. Status dokumen akan berubah menjadi In Progress dan notifikasi untuk konfirmasi akan terkirim ke MM2 User. 3. Tutup menu. Task 3 Konfirmasi Receipt Routing MM2 User MM3 User Workflow dari approval Receipt Routing adalah sebagai berikut: Receipt Routing 2 Drafted In Progress Konfirmasi MM2 User Completed Receipt Routing 3 Drafted In Progress Konfirmasi MM2 User Konfirmasi MM3 User Completed 1. MM2 User akan menerima notifikasi untuk konfirmasi seperti di bawah: 29

30 2. Untuk melakukan approval, masuk ke Home lalu di tombol Workflow Activities akan muncul jumlah approval yang masih pending. 3. Selanjutnya pilih record yang akan dikonfirmasi. 30

31 4. Untuk melakukan konfirmasi klik tombol Receipt MM2 untuk membuka window Material Receipt. 5. Selanjutnya lakukan konfirmasi, seperti misalnya: Merubah quantity barang yang diterima jika ternyata berbeda dengan tercatat Menghapus receipt line nya jika ternyata barang yang diterima tidak sesuai dengan spesifikasi yang dipesan untuk kemudian barangnya dikembalikan. 6. Selanjutnya kembali lagi ke halaman konfirmasi dan klik tombol OK. 7. Untuk Receipt Routing 2 prosesnya sudah selesai dan status dokumen sudah berubah dari In Progress menjadi Complete. Untuk Receipt Routing 3 masih ada satu konfirmasi lagi untuk MM3 User. Lakukan langkah 2 6 untuk melakukan konfirmasi 8. Tutup menu. Task 4 Pengecekan On Hand Quantity MM User Untuk barang yang sifatnya Stock, proses material receipt akan menambah On Hand Quantity barang tersebut sebesar quantity yang di receipt dan secara financial akan menambah nilai inventory. Note: Untuk Jasa mapupun barang yang sifatnya Non Stock setelah proses material receipt tidak akan merubah On Hand Quantity. 1. Di Home, klik View Product Info 2. Lakukan pencarian untuk part yang sudah dipesan, maka status availibility nya sudah reserved. Product Info sebelum material receipt On Hand Quantity

32 Ordered Quantity Product Info sesudah material receipt On Hand Quantity 204 Ordered Quantity 1 Financial Material Receipt PO Line yang di receipt adalah sebagai berikut: Line Price Tipe Tax Tax Amount Total _Bolt Barang PPn 10% W1502_Penerbangan Dalam Negeri Jasa PPh % (12.000) Total setelah PPn Total setelah dipotong PPh Berikut adalah efek financial dari proses Material Receipt. 1. Hasil posting GL dari window Material Receipt 32

33 Db Inventory Sparepart Cr GRNI Hasil Trial Balance nya 3. Hasil Balance Sheet nya: 33

34 4. Tutup menu. Note: Pada proses material receipt, yang diperhitungkan secara finance baru untuk barang yang sifatnya stock karena langsung menambah nilai inventory. Sedangkan untuk jasa dan barang non stock baru akan timbul pada waktu matching invoice Note: Proses selanjutnya adalah proses Account Payable di modul Finance 34

35 Procurement [Menyusul]: [Menyusul] [Menyusul] Note: [Menyusul]. 35

36 Proses 1: Pembuatan Purchase Order [Deskripsi Proses]. Task 1 Pembuatan Purchase Order dari Material Requisition Buyer [Deskripsi task 1]. 1. Masuk ke menu Requisition-to-Invoice Create PO from Requisition. 2. Pilih MR yang akan dibuatkan PO nya. Kilk tombol OK. 3. Hasilnya adalah konfirmasi bahwa PO berhasil dibuat. 4. Klik no PO yang dihasilkan untuk membuka dokumen PO nya, lalu edit isian yang perlu disesuaikan. 36

37 Field Deskripsi Cara Isi Client Nama perusahaan Default Organization Nama organisasi (cabang perusahaan) Default PO No No dokumen PO, terisi sesuai dengan urutan dan Otomatis format penomoran dokumen Order Reference Bisa diisi dengan nomor quotation dari Vendor Isi MR No No dokumen MR yang menjadi dasar pembuatan Otomatis PO Note Catatan Isi Target Document Tipe dokumen Default Type Order Date Tanggal dokumen PO dibuat Default Estimation Date Tanggal part diharapkan tiba di warehouse Isi Business Partner Nama vendor Pilih Partner Location Lokasi dari vendor yang dipilih Default Warehouse Warehouse yang akan menerima barang Default Priority Prioritas dari PO Pilih Currency Currency sesuai dengan quotation dari Vendor Pilih Purchaser Nama buyer pilih Payment Rule Metode pembayaran Pilih Payment Term Jangka waktu pembayaran Pilih Total Lines Nilai total PO sebelum PPn Otomatis Grand Total Nilai total PO setelah PPn Otomatis 5. Klik tab PO Line untuk melengkapi informasi part yang dipesan. 37

38 Field Deskripsi Cara Isi Client Nama perusahaan Default Organization Nama organisasi (cabang perusahaan) Default Purchase Order No PO Default Line No No urut PO Line Otomatis Product Nama produk berupa barang Pilih Tax Charge Nama produk berupa jasa Pilih Description Deskripsi produk Isi Quantity Quantity produk, jika produk berupa jasa isikan 1 Isi UoM Satuan produk, terisi berdasarkan product yang Otomatis dipilih Price Harga sesuai dengan quotation dari vendor Isi List Price Patokan harga dari budget Isi Tax Pilihan apakah kena PPn atau tidak Pilih Jika diperlukan klik tombol New untuk menambahkan line selanjutnya. 6. Klik tombol Document Action, lalu pilih Complete untuk melakukan submit dokumen SRO. 7. Status dokumen akan berubah menjadi In Progress dan notifikasi untuk persetujuan akan terkirim ke Head of Purchasing. 8. Tutup menu. Note: Untuk PPh akan diperhitungkan berdasarkan pilihan Tax Charge (Jasa) yang digunakan. Perhitungannya akan dilakukan pada waktu penerimaan Invoice Vendor dan potongan pajak nya diaplikasikan pada waktu pembayaran invoice. 38

39 Task 2 Approval Purchase Order Head of Purchasing Head of Project - Director Workflow dari approval Purchase Order adalah sebagai berikut: Drafted In Progress Approval by Head of Purchasing Approval by Head of Project Approval by Director Completed Notifikasi Buyer User 1. Head of Purchasing akan menerima notifikasi untuk approval MR - SRO seperti di bawah: 2. Untuk melakukan approval, masuk ke Home lalu di tombol Workflow Activities akan muncul jumlah approval yang masih pending. 3. Selanjutnya pilih record yang akan diapprove. 39

40 Klik tombol Record Info untuk melihat detil dokumen MR - SRO nya. 4. Untuk melakukan approval ubah pilihan kolom Answer menjadi Yes lalu klik tombol OK. 5. Baris Workflow Activities yang sudah diapprove akan hilang. 6. Selanjutnya Head of Project akan menerima notifikasi approval seperti berikut: 7. Lakukan seperti Langkah 2 Langkah 4 untuk melakukan approval. 8. Selanjutnya Director akan menerima notifikasi approval seperti berikut: 40

41 9. Lakukan seperti Langkah 2 Langkah 4 untuk melakukan approval. 10. Setelah approval selesai dilakukan maka akan ada notifikasi ke Buyer bahwa purchase order sudah mendapat approval. 11. Dokumen PO akan berubah statusnya dari In Progress menjadi Complete. 12. Tutup menu. Task 3 Print Purchase Order Buyer User 1. Masuk ke menu Requisition-to-Invoice Create PO from Requisition. 2. Buka PO. 3. Klik tombol Print 41

42 4. Tutup menu. Note: Jika status dokumen PO belum Complete, hasil print nya akan mempunyai watermark DRAFT Note: Setelah pembuatan purchase order, proses selanjutnya adalah Material Receipt di modul Material Management. 42

43 Finance Account Payable [Menyusul]: [Menyusul] [Menyusul] Note: [Menyusul]. 43

44 Proses 1: Matching Invoice Vendor [Deskripsi Proses]. Task 1 Penerimaan Invoice Vendor AP User [Deskripsi task 1]. 1. Masuk ke menu Requisition-to-Invoice Invoice (Vendor). 2. Buat Invoice Vendor. Field Deskripsi Cara Isi Client Nama perusahaan Default Organization Nama organisasi (cabang perusahaan) Default Purchase Order No dokumen PO, terisi setelah proses three-way Otomatis matching Date Ordered Tanggal dokumen PO, terisi setelah proses threeway Otomatis matching Document No No dokumen Invoice (Vendor), terisi sesuai dengan Otomatis urutan dan format penomoran dokumen Order Reference Referensi dokumen Isi Description Deskripsi dokumen Isi Document Type Tipe dokumen Default Date Invoiced Tanggal penerimaan invoice Default Account Date Tanggal accounting Default Business Partner Nama Vendor Pilih Partner Location Lokasi vendor, terisi dari Vendor yang dipilih Default 3. Kemudian klik tombol Create lines from untuk melakukan proses Three-way matching 44

45 Field Deskripsi Cara Isi Business Partner Nama Vendor sesuai dengan yang dipilih pada Default waktu pembuatan matching invoice header sebelumnya Purchase Order Daftar PO atas nama Vendor yang belum pernah Pilih atau belum seluruhnya di matching invoice Receipt Daftar material receipt atas nama Vendor yang Pilih belum pernah atau belum seluruhnya di matching invoice Select Flag receipt, centang jika line tersebut termasuk yang di matching invoice Pilih 4. Setelah proses matching selesai dilakukan maka di tab Invoice Line akan ter-generate record sesuai dengan hasil matchingnya. 5. Di tab header Invoice juga akan terbentuk nilai total dari invoice yang dterima sebagai berikut: 45

46 Line Price Tipe Tax Tax Amount Grand Total Bolt W1502_Penerbangan Dalam Negeri Barang PPn 10% Jasa NA Total Note: Proses perhitungan PPh belum dilakukan pada proses penerimaan invoice. Verifikasi perhitungannya akan dilakukan oleh bagian Tax untuk memastikan tarif pajak nya sudah sesuai. Untuk perhitungan PPn sudah langsung dilakukan ke line yang tipe nya barang. 6. Klik tombol Generate Withholding untuk men-generate perhitungan PPh. Selanjutnya muncul konfirmasi, klik tombol OK. Hasilnya di tab Withholding akan terbentuk hasil perhitungan PPh nya. 7. Klik tombol Document Action lalu pilih Complete untuk melakukan submit dokumen Invoice (Vendor). 8. Status dokumen akan berubah menjadi In Progress dan notifikasi untuk konfirmasi pajak akan terkirim ke Tax User. 9. Tutup menu. 46

47 Task 2 Konfirmasi Tax Tax User Workflow dari approval konfirmasi tax adalah sebagai berikut: Drafted In Progress Konfirmasi Tax User Completed 1. Tax User akan menerima notifikasi untuk konfirmasi seperti di bawah: 2. Untuk melakukan approval, masuk ke Home lalu di tombol Workflow Activities akan muncul jumlah approval yang masih pending. 3. Selanjutnya pilih record yang akan dikonfirmasi. 47

48 Untuk melakukan konfirmasi klik tombol Konfirmasi Tax untuk membuka window Invoice (Vendor). 4. Lakukan verifikasi apakah tarif pajak nya sudah sesuai atau belum. Jika ada yang belum sesuai untuk merubahnya adalah dengan merubah pilihan di isian Tax Charge nya. 5. Selanjutnya kembali lagi ke halaman konfirmasi dan klik tombol OK. 6. Dokumen Invoice (Vendor) akan berubah statusnya dari In Progress menjadi Complete. 7. Tutup menu. Task 3 Matched Invoice AP User Proses matching di Task 1 juga akan menghasilkan record matched invoice. Record ini tujuannya untuk membentuk hubungan antara Invoice Line dengan Material Receipt Line. Jika ternyata ada perbedaan harga antara Invoice Line dengan PO Line maka di hasil posting window Matched Invoice akan disertakan juga selisih harganya. 1. Masuk ke menu Requisition-to-Invoice Matched Invoices Tutup menu. 48

49 Task 4 Open Items AP User Setelah status Invoice menjadi Complete, maka hasilnya adalah timbulnya liabilitas terhadap vendor (Open Items). 1. Dari halaman Home klik view Business Partner Info. 2. Lakukan pencarian berikut Lalu klik tombol ReQuery 3. Hasilnya adalah 4. Tutup menu. Financial Matching Invoice Berikut adalah efek financial dari proses matching invoice. 1. Hasil posting GL dari window Invoice (Vendor) 49

50 Db PPn Masukan Db Inventory clearing Db Expense Cr AP Hasil posting GL dari window Matched Invoice Db GRNI Cr Inventory clearing Hasil net off nya bersama dengan proses material receipt adalah Material Receipt Db Inventory Sparepart Cr GRNI Invoice (Vendor) Db PPn Masukan Db Inventory clearing Db Expense Cr AP Matched Invoice Db GRNI Cr Inventory clearing Hasilnya akhirnya adalah Db Inventory Sparepart Db PPn Masukan

51 Db Expense Cr AP Note: Sampai tahap ini account PPh memang belum terposting karena pemotongan PPh baru akan dilakukan pada waktu proses Payment 4. Hasil Trial Balance nya 5. Hasil Income Statement nya 6. Hasil Balance Sheet nya 51

52 Proses 2: Payment 52

53 [Deskripsi Proses]. Task 1 Pembuatan AP Payment AP User [Deskripsi task 1]. 1. Masuk ke menu Open Items Payment. 2. Buat AP Payment Field Deskripsi Cara Isi Client Nama perusahaan Default Organization Nama organisasi (cabang perusahaan) Default Document No No dokumen AP payment, terisi sesuai dengan Otomatis urutan dan format penomoran dokumen Bank Account Akun bank yang digunakan untuk melakukan Pilih pembayaran Document Type Tipe dokumen Default Transaction Date Tanggal pembayaran Isi Account Date Tanggal accounting Isi Description Deskripsi dokumen Isi Business Partner Nama Vendor Pilih Invoice Invoice dari vendor yang akan dibayar Pilih 3. Pada waktu pemilihan invoice, di window Invoice Info akan ditampilkan daftar invoice dari vendor yang masih outstanding pembayarannya. 4. Setelah invoice dipilih maka isian di panel Amounts akan otomatis terisi 53

54 Field Deskripsi Cara Isi Payment Amount Nilai dari payment, termasuk PPn jika ada Otomatis Currency Currency dari invoice yang dipilih Otomatis Write-off Amount Nilai potongan PPh Otomatis 5. Klik tombol Document Action lalu pilih Complete untuk melakukan submit dokumen AP payment. 6. Tutup menu. Task 2 Payment Allocation Setelah dokumen AP Payment statusnya Complete, secara otomatis dokumen Payment Allocation akan terbentuk. Dokumen Payment Allocation ini menunjukkan relasi antara dokumen payment AP dengan Invoice Vendor yang sudah dialokasikan pembayarannya. 1. Masuk ke menu Open Items View Allocation. 2. Lalu klik tab Allocation Line. 54

55 3. Tutup menu. Task 3 Bank Statement [Deskripsi task 1]. 1. Masuk ke menu Open Items Bank/Cash Statement. 2. Buat Bank Statement. Field Deskripsi Cara Isi Client Nama perusahaan Default Organization Nama organisasi (cabang perusahaan) Default Bank Account Akun bank yang digunakan untuk pembayaran Pilih Name Nama bank statement Isi Statement Date Tanggal bank statement Isi Account Date Tanggal accounting Isi Description Deskripsi bank statement Isi 55

56 Beginning Saldo awal Default Balance Statement Jumlah total nilai pembayaran Otomatis Difference Ending Balance Saldo akhir Otomatis 3. Klik tombol Create lines from maka akan muncul list transaksi atas akun bank yang dipilih sebelumnya yang status nya masih in trasit dan belum pernah dibuatkan bank statement nya. 4. Pilih transaksi yang akan dibuatkan bank statement nya lalu klik tombol OK. 5. Hasilnya isian Statement difference dan Ending balance akan terisi sesuai jumlah transaksi yang dipilih. Dan tab Statement Line akan tergenerate berdasarkan transaksi yang dipilih. 56

57 6. Klik tombol Document Action lalu pilih Complete untuk melakukan submit dokumen bank statement. 7. Tutup menu. Task 4 Open Items setelah Payment AP User Setelah status Invoice menjadi Complete, maka hasilnya adalah timbulnya liabilitas terhadap vendor (Open Items). 1. Dari halaman Home klik view Business Partner Info. 2. Lakukan pencarian berikut Lalu klik tombol ReQuery 57

58 3. Hasilnya adalah Sebelum payment Sesudah payment 5. Tutup menu. Financial AP Payment Berikut adalah efek financial dari proses matching invoice. 1. Hasil posting GL dari window Payment Db Payment Selection Cr Bank In Transit Hasil posting GL dari window View Allocation 58

59 Db AP Cr Payment Selection Cr PPh Hasil posting GL dari window Bank/Cash Statement Db Bank In Transit Cr Bank Hasil net off nya Payment Db Payment Selection Cr Bank In Transit View Allocation Db AP Cr Payment Selection Cr PPh Bank/Cash Db Bank In Transit Statement Cr Bank Hasilnya akhirnya adalah Db AP Cr PPh Cr Bank Hasil Trial Balance nya 59

60 6. Hasil Balance Sheet nya 60

61 61

62 Finance Account Receivable [Menyusul]: [Menyusul] [Menyusul] Note: [Menyusul]. 62

63 Proses 1: Invoice Customer [Deskripsi Proses]. Task 1 Pembuatan Invoice Customer AR User [Deskripsi task 1]. 1. Masuk ke menu Quote-to-Invoice Sales Invoices Invoice (Customer). 2. Buat Invoice Customer. Field Deskripsi Cara Isi Client Nama perusahaan Default Organization Nama organisasi (cabang perusahaan) Default Document No No dokumen invoice customer, terisi sesuai dengan Otomatis urutan dan format penomoran dokumen Order Reference Referensi dokumen Target Document Tipe dokumen Default Type Date Invoiced Tanggal invoice Isi Account Date Tanggal accounting Isi Business Partner Nama customer Pilih Partner Location Lokasi customer yang dipilih Default Price List Price list Pilih 63

64 Currency Mata uang yang digunakan, terisi dari price list yang Otomatis dipilih Sales PIC invoice Pilih Representative Payment Rule Metode pembayaran Pilih Payment Term Jangka waktu pembayaran Pilih 3. Klik tab Invoice Line untuk memasukan line invoice Field Deskripsi Cara Isi Client Nama perusahaan Default Organization Nama organisasi (cabang perusahaan) Default Invoice No invoice Default Line No No urut line Otomatis Product Nama barang atau jasa yang ditagihkan Pilih Description Deskripsi line Quantity Quantity yang ditagihkan Isi Price Harga sesuai dengan quotation dari vendor Isi List Price Patokan harga dari budget Isi Tax Pilihan apakah kena PPn atau tidak Pilih 4. Klik tombol Document Action, lalu pilih Complete untuk melakukan submit dokumen invoice customer. 5. Tutup menu. Task 2 Open Items AR User 64

65 Setelah status Invoice menjadi Complete, maka hasilnya adalah timbulnya piutang terhadap customer (Open Items). 1. Dari halaman Home klik view Business Partner Info. 2. Lakukan pencarian berikut Lalu klik tombol ReQuery 3. Hasilnya adalah 6. Tutup menu. Proses 2: AR Payment [Deskripsi Proses]. Task 1 Pembuatan AR Payment AR User [Deskripsi task 1]. 65

66 1. Masuk ke menu Open Items Payment. 2. Buat AR Payment Field Deskripsi Cara Isi Client Nama perusahaan Default Organization Nama organisasi (cabang perusahaan) Default Document No No dokumen AR payment, terisi sesuai dengan Otomatis urutan dan format penomoran dokumen Bank Account Akun bank yang digunakan untuk menerima Pilih pembayaran Document Type Tipe dokumen Default Transaction Date Tanggal pembayaran Isi Account Date Tanggal accounting Isi Description Deskripsi dokumen Isi Business Partner Nama Customer Pilih Invoice Invoice dari customer yang ditagihkan Pilih 3. Pada waktu pemilihan invoice, di window Invoice Info akan ditampilkan daftar invoice dari vendor yang masih outstanding 4. Setelah invoice dipilih maka isian di panel Amounts akan otomatis terisi Field Deskripsi Cara Isi 66

67 Payment Amount Nilai payment, termasuk PPn jika ada Otomatis Currency Currency dari invoice yang dipilih Otomatis 5. Tab Withholding akan otomatis ter-generate hasil perhitungan PPh nya 6. Klik tombol Document Action lalu pilih Complete untuk melakukan submit dokumen payment. 7. Tutup menu. Task 2 Payment Allocation Setelah dokumen AR Payment statusnya Complete, secara otomatis dokumen Payment Allocation akan terbentuk. Dokumen Payment Allocation ini menunjukkan relasi antara dokumen payment AR dengan Invoice Customer yang menjadi tagihannya. 1. Masuk ke menu Open Items View Allocation. 2. Lalu klik tab Allocation Line. 67

68 3. Tutup menu. Task 3 Bank Statement [Deskripsi task 1]. 1. Masuk ke menu Open Items Bank/Cash Statement. 2. Buat Bank Statement. Field Deskripsi Cara Isi Client Nama perusahaan Default Organization Nama organisasi (cabang perusahaan) Default Bank Account Akun bank yang digunakan untuk menerima Pilih pembayaran Name Nama bank statement Isi Statement Date Tanggal bank statement Isi Account Date Tanggal accounting Isi 68

69 Description Deskripsi bank statement Isi Beginning Saldo awal Default Balance Statement Jumlah total nilai pembayaran Otomatis Difference Ending Balance Saldo akhir Otomatis 3. Klik tombol Create lines from maka akan muncul list transaksi atas akun bank yang dipilih sebelumnya yang status nya masih in trasit dan belum pernah dibuatkan bank statement nya. 4. Pilih transaksi yang akan dibuatkan bank statement nya lalu klik tombol OK. 5. Hasilnya isian Statement difference dan Ending balance akan terisi sesuai jumlah transaksi yang dipilih. Dan tab Statement Line akan tergenerate berdasarkan transaksi yang dipilih. 69

70 6. Klik tombol Document Action lalu pilih Complete untuk melakukan submit dokumen bank statement. 7. Tutup menu. Task 4 Pengecekan saldo bank setelah bank statement AR User 1. Masuk ke menu System Admin Organization Rules Bank / Cash. 2. Pilih record bank yang akan dicek. 3. Klik tab Account. Saldo dapat dilihat di kolom Current Balance. 70

71 4. Tutup menu. Financial AR Payment Berikut adalah efek financial dari proses matching invoice. 1. Hasil posting GL dari window Invoice (Customer) Db AR Cr Revenue Cr Hutang Pajak PPn Hasil posting GL dari window AR Payment 71

72 Db Bank in transit Cr Unallocated Payment Hasil posting GL dari window View Allocation Db Unallocated Payment Cr AR Hasil posting GL dari window Bank Statement Db Bank Cr Bank in transit

73 5. Hasil net off nya Invoice Db AR (Customer) Cr Revenue Cr Hutang Pajak PPn Payment Db Bank in transit Cr Unallocated Payment View Allocation Db Unallocated Payment Cr AR Bank Statement Db Bank Cr Bank in transit Hasilnya akhirnya adalah Cr Revenue Cr Hutang Pajak PPn Db Bank Hasil Trial Balance nya 73

74 7. dssd 74

75 Sales [Menyusul]: [Menyusul] [Menyusul] Note: [Menyusul]. 75

76 Proses 1: Sales Order [Deskripsi Proses]. Task 1 Pembuatan Sales Order Sales User [Deskripsi task 1]. 1. Masuk ke menu Quote-to-Invoice Sales Orders Sales Order. 2. Buat Sales Order. Field Deskripsi Cara Isi Client Nama perusahaan Default Organization Nama organisasi (cabang perusahaan) Default Document No No dokumen sales order, terisi sesuai dengan urutan Otomatis dan format penomoran dokumen Order Reference Referensi dokumen Isi Target Document Tipe dokumen Default Type Date Ordered Tanggal pemesanan Isi Business Partner Nama customer Pilih Partner Location Lokasi customer, terisi sesuai dengan pilihan customer Default 76

77 Invoice Partner Nama customer untuk penagihan invoice, terisi Default sesuai dengan pilihan customer Invoice Location Lokasi custome untuk penagihan invoicer, terisi Default sesuai dengan pilihan customer User/Contact PIC dari dokumen sales order Pilih Invoice Contact PIC customer untuk penagihan invoice Pilih Warehouse Warehouse untuk pengiriman part Pilih Invoice Rule Metode invoice Pilih Price List Price list yang digunakan Pilih Currency Mata uang yang digunakan Pilih Sales Nama sales Pilih Representative Payment Rule Metode pembayaran Pilih Payment Term Jangka waktu pembayaran Pilih 3. Klik tab Order Line untuk memasukkan detil part yang dipesan. Field Deskripsi Cara Isi Client Nama perusahaan Default Organization Nama organisasi (cabang perusahaan) Default Order No sales order Default Date Promised Tanggal barang dijanjikan sampai ke lokasi customer Isi Date Ordered Tanggal pemesanan Default Line No No urut SO Line Otomatis Product Part yang dipesan Pilih Description Deskripsi produk Isi Quantity Quantity part yang dipesan Isi 77

78 UoM Satuan produk, terisi berdasarkan product yang Otomatis dipilih Price Harga part yang ditawarkan Isi List Price Patokan harga dari budget Isi Tax Pilihan apakah kena PPn atau tidak Pilih Discount Rate diskon yang ditawarkan Isi Jika diperlukan klik tombol New untuk menambahkan line selanjutnya. 4. Klik tombol Parent Record untuk kembali ke tab header. 5. Isian Total Lines dan Grand Total akan terisi nilai total part yang dipesan sebelum dan sesudah PPn. 6. Klik tombol Document Action, lalu pilih Complete untuk melakukan submit dokumen SO. 7. Status dokumen akan berubah menjadi In Progress dan notifikasi untuk persetujuan akan terkirim ke Head of Sales. 8. Tutup menu. Task 2 Approval Sales Order Head of Sales Workflow dari approval Sales Order adalah sebagai berikut: Drafted In Progress Approval by Head of Sales Completed Notifikasi Sales User 1. Head of Sales akan menerima notifikasi untuk approval SO seperti di bawah: 78

79 2. Untuk melakukan approval, masuk ke Home lalu di tombol Workflow Activities akan muncul jumlah approval yang masih pending. 3. Selanjutnya pilih record yang akan diapprove. Klik tombol Record Info untuk melihat detil dokumen SO nya. 4. Untuk melakukan approval ubah pilihan kolom Answer menjadi Yes lalu klik tombol OK. 5. Baris Workflow Activities yang sudah diapprove akan hilang. 79

80 6. Setelah approval selesai dilakukan maka akan ada notifikasi ke Sales User bahwa SO sudah mendapat approval. 7. Dokumen SO akan berubah statusnya dari In Progress menjadi Complete. 8. Tutup menu. Task 3 Print Delivery Note Sales User 1. Masuk ke menu Quote-to-Invoice Sales Orders Sales Order. 2. Buka SO. 3. Klik tombol Print 4. Tutup menu. Note: Jika status dokumen SO belum Complete, hasil print nya akan mempunyai watermark DRAFT Proses 2: Shipment Setelah dokumen SO status nya Complete, secara otomatis dokumen shipment nya terbentuk dan statusnya sudah Complete. 80

81 Task 1 Inquiry Shipment (Customer) Warehouse 1. Masuk ke menu Quote-to-Invoice Shipments Shipment. 2. Lakukan pencarian sesuai dengan no dokumen SO nya. 3. Buka dokumen Shipment (Customer) nya Field Deskripsi Cara Isi Client Nama perusahaan Default Organization Nama organisasi (cabang perusahaan) Default Order No dokumen SO Default Date Ordered Tanggal pemesanan Default Document No No dokumen shipment, terisi sesuai dengan urutan Otomatis dan format penomoran dokumen Order Reference Referensi dokumen Pilih Description Deskripsi dokumen Isi Document Type Tipe dokumen Default Movement Date Tanggal pengiriman Default 81

82 Account Date Tanggal pencatatan accounting Default Business Partner Nama customer Default Partner Location Lokasi customer Default Warehouse Warehouse pengiriman part Default Delivery Rule Metode delivery Default 4. Klik tab Shipment Line untuk melihat detil part yang dikirim. Field Deskripsi Cara Isi Client Nama perusahaan Default Organization Nama organisasi (cabang perusahaan) Default Shipment/Receipt No dokumen shipment Default Sales Order Line Line dari sales order yang dikirim Default Line No No urut Shipment Line Otomatis Product Part yang dikirm, terisi berdasarkan Sales Order Line Otomatis yang terpilih Description Deskripsi part yang dikirim Otomatis Quantity Quantity part yang dikirim, terisi berdasarkan Sales Otomatis Order Line yang terpilih UoM Stauan part yang dikirim, terisi berdasarkan product yang terpilih Otomatis 5. Tutup menu. 82

83 Financial Shipment (Customer) Berikut adalah efek financial dari proses shipment ke customer. 1. Hasil posting GL dari window Invoice (Customer) Db COGS ,00 Cr inventory Part ,00 Db COGS ,00 Cr inventory Part ,00 Db COGS ,42 Cr inventory Part ,42 83

84 Finance Sales Account Receivable [Menyusul]: [Menyusul] [Menyusul] Note: [Menyusul]. 84

85 Proses 1: Invoice Customer [Deskripsi Proses]. Task 1 Pembuatan Invoice Customer AR User [Deskripsi task 1]. 1. Masuk ke menu Quote-to-Invoice Sales Invoices Invoice (Customer). 2. Buat Invoice Customer. Field Deskripsi Cara Isi Client Nama perusahaan Default Organization Nama organisasi (cabang perusahaan) Default Document No No dokumen invoice customer, terisi sesuai dengan Otomatis urutan dan format penomoran dokumen Order Reference Referensi dokumen Target Document Tipe dokumen Default Type Date Invoiced Tanggal invoice Isi Account Date Tanggal accounting Isi Business Partner Nama customer Pilih Partner Location Lokasi customer yang dipilih Default Price List Price list Pilih Currency Mata uang yang digunakan, terisi dari price list yang Otomatis dipilih Sales Representative PIC invoice Pilih 85

86 Payment Rule Metode pembayaran Pilih Payment Term Jangka waktu pembayaran Pilih 3. Klik tombol Create lines from 4. Selanjutnya akan muncul window Invoices Create lines from Pilih dokumen SO atau shipment yang akan ditagihkan, lalu klik tombol Select All untuk memilih seluruh lines nya, kemudian klik tombol OK. 5. Selanjutnya tab Invoice Line akan tergenarte otomatis sesuai dengan line yang dipilih sebelumnya. 86

87 Field Deskripsi Cara Isi Client Nama perusahaan Default Organization Nama organisasi (cabang perusahaan) Default Invoice No invoice Default Line No No urut line Otomatis Product Nama barang atau jasa yang ditagihkan Otomatis Description Deskripsi line Quantity Quantity yang ditagihkan Otomatis Price Harga sesuai dengan quotation dari vendor Otomatis List Price Patokan harga dari budget Otomatis Tax Pilihan apakah kena PPn atau tidak Otomatis 6. Klik tombol Parent Record untuk kembali ke tab header. 7. Isian Total Lines dan Grand Total akan terisi nilai total part yang dipesan sebelum dan sesudah PPn. 8. Klik tombol Document Action, lalu pilih Complete untuk melakukan submit dokumen invoice customer. 9. Tutup menu. Task 2 Print Invoice & Sales Order AR User 1. Masuk ke menu Quote-to-Invoice Sales Invoices Invoice (Customer).. 2. Buka Invoice Customer. 3. Klik tombol Print 87

88 4. Tutup menu. Note: Jika status dokumen SO belum Complete, hasil print nya akan mempunyai watermark DRAFT Task 3 Open Items AR User Setelah status Invoice menjadi Complete, maka hasilnya adalah timbulnya piutang terhadap customer (Open Items). 1. Dari halaman Home klik view Business Partner Info. 2. Lakukan pencarian berikut 88

89 Lalu klik tombol ReQuery 3. Hasilnya adalah Sebelum Sesudah 7. Tutup menu. Proses 2: AR Payment [Deskripsi Proses]. Task 1 Pembuatan AR Payment AR User [Deskripsi task 1]. 1. Masuk ke menu Open Items Payment. 2. Buat AR Payment 89

90 Field Deskripsi Cara Isi Client Nama perusahaan Default Organization Nama organisasi (cabang perusahaan) Default Document No No dokumen AR payment, terisi sesuai dengan Otomatis urutan dan format penomoran dokumen Bank Account Akun bank yang digunakan untuk menerima Pilih pembayaran Document Type Tipe dokumen Default Transaction Date Tanggal pembayaran Isi Account Date Tanggal accounting Isi Description Deskripsi dokumen Isi Business Partner Nama Customer Pilih Invoice Invoice dari customer yang ditagihkan Pilih 3. Pada waktu pemilihan invoice, di window Invoice Info akan ditampilkan daftar invoice dari vendor yang masih outstanding 4. Setelah invoice dipilih maka isian di panel Amounts akan otomatis terisi Field Deskripsi Cara Isi 90

91 Payment Amount Nilai payment, termasuk PPn jika ada Otomatis Currency Currency dari invoice yang dipilih Otomatis 5. Klik tombol Document Action lalu pilih Complete untuk melakukan submit dokumen payment. 6. Tutup menu. Task 2 Payment Allocation AR User Setelah dokumen AR Payment statusnya Complete, secara otomatis dokumen Payment Allocation akan terbentuk. Dokumen Payment Allocation ini menunjukkan relasi antara dokumen payment AR dengan Invoice Customer yang menjadi tagihannya. 1. Masuk ke menu Open Items View Allocation. 2. Lalu klik tab Allocation Line. 3. Tutup menu. 91

92 Task 3 Bank Statement AR User [Deskripsi task 1]. 1. Masuk ke menu Open Items Bank/Cash Statement. 2. Buat Bank Statement. Field Deskripsi Cara Isi Client Nama perusahaan Default Organization Nama organisasi (cabang perusahaan) Default Bank Account Akun bank yang digunakan untuk menerima Pilih pembayaran Name Nama bank statement Isi Statement Date Tanggal bank statement Isi Account Date Tanggal accounting Isi Description Deskripsi bank statement Isi Beginning Saldo awal Default Balance Statement Jumlah total nilai pembayaran Otomatis Difference Ending Balance Saldo akhir Otomatis 3. Klik tombol Create lines from maka akan muncul list transaksi atas akun bank yang dipilih sebelumnya yang status nya masih in trasit dan belum pernah dibuatkan bank statement nya. 92

93 4. Pilih transaksi yang akan dibuatkan bank statement nya lalu klik tombol OK. 5. Hasilnya isian Statement difference dan Ending balance akan terisi sesuai jumlah transaksi yang dipilih. Dan tab Statement Line akan tergenerate berdasarkan transaksi yang dipilih. 6. Klik tombol Document Action lalu pilih Complete untuk melakukan submit dokumen bank statement. 7. Tutup menu. 93

94 Task 4 Pengecekan saldo bank setelah bank statement AR User 1. Masuk ke menu System Admin Organization Rules Bank / Cash. 2. Pilih record bank yang akan dicek. 3. Klik tab Account. Saldo dapat dilihat di kolom Current Balance. 4. Tutup menu. 94

95 Task 5 Open Items setelah Paymnet AR User Setelah status Invoice menjadi Complete, maka hasilnya adalah timbulnya piutang terhadap customer (Open Items). 1. Dari halaman Home klik view Business Partner Info. 2. Lakukan pencarian berikut Lalu klik tombol ReQuery 3. Hasilnya adalah Sebelum Sesudah 95

96 8. Tutup menu. Financial Sales AR Payment Berikut adalah efek financial dari proses AR Payment dari transaksi sales. 1. Hasil posting GL dari window Invoice (Customer) Db AR ,00 Cr Revenue ,00 Cr Revenue ,00 Cr Revenue ,00 Cr Hutang Pajak PPn ,00 2. Hasil posting GL dari window AR Payment 96

97 Db Bank in transit ,00 Cr Unallocated Payment ,00 3. Hasil posting GL dari window View Allocation Db Unallocated Payment ,00 Cr AR ,00 4. Hasil posting GL dari window Bank Statement Db Bank ,00 Cr Bank in transit ,00 97

98 5. Hasil net off nya Invoice (Customer) Db AR ,00 Cr Revenue ,00 Cr Revenue ,00 Cr Revenue ,00 Cr Hutang Pajak PPn ,00 Payment Db Bank in transit ,00 Cr Unallocated Payment ,00 View Allocation Db Unallocated Payment ,00 Cr AR ,00 Bank Statement Db Bank ,00 Cr Bank in transit ,00 Hasilnya akhirnya adalah Cr Revenue ,00 Cr Revenue ,00 Cr Revenue ,00 Cr Hutang Pajak PPn ,00 Db Bank ,00 6. Hasil Trial Balance nya 98

99 99

100 AstinaERP AstinaERP adalah solusi manajemen bisnis yang terintegrasi dan flexible yang akan mengoptimalkan proses Financial, Supply Chain, Inventory, dan Asset Management perusahaan. Solusi ini akan memudahkan anda untuk dapat mengambil keputusan perusahaan dengan lebih cepat dan akurat. T F E

Prosedur Menjalankan Program

Prosedur Menjalankan Program Prosedur Menjalankan Program Gambar 4. 55 Login Page : Taowi ERP Login page merupakan halaman awal saat memasuki web Taowi ERP dimana halaman ini digunakan oleh user ketika mereka ingin menggunakan sistem.

Lebih terperinci

Modul Penjualan. Menu penjualan dapat diakses dari menu utama Data Entry [Daftar Transaksi] Sales [Penjualan] atau langsung dari menu Navigator.

Modul Penjualan. Menu penjualan dapat diakses dari menu utama Data Entry [Daftar Transaksi] Sales [Penjualan] atau langsung dari menu Navigator. Modul Penjualan Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang modul penjualan. Menu penjualan dapat diakses dari menu utama Data Entry [Daftar Transaksi] Sales [Penjualan] atau langsung dari menu

Lebih terperinci

PERKIRAAN PENGHUBUNG (ACCOUNT INTERFACE)

PERKIRAAN PENGHUBUNG (ACCOUNT INTERFACE) Materi 2 PERKIRAAN PENGHUBUNG (ACCOUNT INTERFACE) Account Interface adalah perkiraan yang menghubungkan modul luar (Receivable Ledger, Payable Ledger, Cash Management, Purchasing, Billing, Inventory Control)

Lebih terperinci

UNIVERSITAS DARWAN ALI FAKULTAS ILMU KOMPUTER. Copyright Saidah

UNIVERSITAS DARWAN ALI FAKULTAS ILMU KOMPUTER. Copyright Saidah UNIVERSITAS DARWAN ALI FAKULTAS ILMU KOMPUTER Buka program MYOB Data Baru Perusahaan Klik tombol Create new company file Kemudian klik Next Setelah itu, masukkan data-data perusahaan Klik Next Berikutnya

Lebih terperinci

15 Maret 2017 E-INVOICE USER GUIDE. Untuk :

15 Maret 2017 E-INVOICE USER GUIDE. Untuk : 15 Maret 2017 E-INVOICE USER GUIDE Untuk : Daftar isi Daftar Isi... 2 1. Flow E-... 3 2. Petunjuk Penggunaan... 4 2.1 User Vendor... 4 2.1.1 Flow E- untuk Vendor... 4 2.1.2 Masuk E- Sebagai Vendor... 5

Lebih terperinci

PENGGUNAAN APLIKASI INVOICE VENDOR PORTAL

PENGGUNAAN APLIKASI INVOICE VENDOR PORTAL 1 dari 18 Invoice Vendor Portal merupakan aplikasi berbasis web yang digunakan oleh Vendor untuk melakukan konfirmasi atas kesesuaian quantity dan amount yang sudah diterima (received) oleh PIC Store atau

Lebih terperinci

Modul Pembelian. Menu Utama. Menu Navigator. Sekarang saatnya kita masuk ke modul pembelian.

Modul Pembelian. Menu Utama. Menu Navigator. Sekarang saatnya kita masuk ke modul pembelian. Modul Pembelian Sekarang saatnya kita masuk ke modul pembelian. Menu pembelian dapat diakses dari menu utama Data Entry [Aktifitas] Purchase [Pembelian] atau langsung dari menu Navigator [Navigasi]. Menu

Lebih terperinci

dengan nama "tdreqquo". Kemudian engine akan melanjutkan parsing terhadap

dengan nama tdreqquo. Kemudian engine akan melanjutkan parsing terhadap 192 diinginkan. Tag untuk parsing Recommended Quotation ini direpresentasikan dengan nama "tdreqquo". Kemudian engine akan melanjutkan parsing terhadap Selected Quotation. Selected Quotation akan memiliki

Lebih terperinci

2. Masukan detail barang secara lengkap lalu tekan tombol add ujung kiri bawah.

2. Masukan detail barang secara lengkap lalu tekan tombol add ujung kiri bawah. 1 SAP Business Process Berikut ini merupakan gambaran mengenai proses bisnis yang ada di Purchasing 1.1 Create Item Master Data Inventory Item Master Data pilih tombol add. 2. Masukan detail barang secara

Lebih terperinci

Journal Voucher & Bank Module

Journal Voucher & Bank Module Journal Voucher & Bank Module Pada kesempatan kali ini, kita akan menjelajahi modul Journal Voucher & Bank. Kedua modul ini sangat penting karena hanya dengan menguasai modul ini pada dasarnya Anda sudah

Lebih terperinci

LANGKAH PERTAMA MEMBUAT FILE / DATA PERUSAHAAN BARU a. Klik Create

LANGKAH PERTAMA MEMBUAT FILE / DATA PERUSAHAAN BARU a. Klik Create LANGKAH PERTAMA MEMBUAT FILE / DATA PERUSAHAAN BARU a. Klik Create b. Klik Next c. Isikan Informasi Umum Data Perusahaan d. Setelah diisikan semua informasi, Klik Next. 1) Current Financial Year = Tahun

Lebih terperinci

MODUL 4 Account Receivable

MODUL 4 Account Receivable MODUL 4 Account Receivable Daftar Isi 1. Sales Order (Pesanan Penjualan)... 3 1.1 Formulir Sales Order... 3 1.2 Contoh Kasus Sales Order... 7 1.2.1 Kasus 1 : SO dengan Mata Uang Local disertai dengan pembayaran

Lebih terperinci

6.1. Master Data Penjualan Membuat Customer baru Membuat Definisi Salesman Membuat Definisi Mata Uang 6-3

6.1. Master Data Penjualan Membuat Customer baru Membuat Definisi Salesman Membuat Definisi Mata Uang 6-3 6-1 Daftar Isi 6. Penjualan dan Piutang 6.1. Master Data Penjualan 6-3 6.1.1. Membuat Customer baru 6-3 6.1.2. Membuat Definisi Salesman 6-3 6.1.3. Membuat Definisi Mata Uang 6-3 6.1.4. Setting Saldo Awal

Lebih terperinci

SALES QUOTATION PENAWARAN PENJUALAN

SALES QUOTATION PENAWARAN PENJUALAN Pada bab ini akan dibahas Modul penjualan yang kaitannya sangat erat dengan Piutang Dagang atau Pelanggan, mulai dari terjadinya Penawaran sampai dengan Pembayaran Piutang ataupun Retur atas pembatalan

Lebih terperinci

ABSTRACT. Universitas Kristen Maranatha

ABSTRACT. Universitas Kristen Maranatha ABSTRACT PD. Sumur Sari is a company specialized in manufacturing. Today, PD. Sumur Sari uses a system to manage all data in the company which is called MYOB and MS Access. Nevertheless, there are some

Lebih terperinci

SOAL QUIZ SAP PRA UTS BAGIAN A

SOAL QUIZ SAP PRA UTS BAGIAN A SOAL QUIZ SAP PRA UTS BAGIAN A 1. Salah satu bagian dari modul Logistik yang membantu meningkatkan efisiensi kegiatan operasional berkaitan dengan proses pengelolaan customer order adalah... A. SD B. https://discord.gg/8ehjwnerp

Lebih terperinci

LAMPIRAN 1 SKENARIO PENGGUNAAN APLIKASI CORE ERP 2 LAMPIRAN

LAMPIRAN 1 SKENARIO PENGGUNAAN APLIKASI CORE ERP 2 LAMPIRAN LAMPIRAN 1 SKENARIO PENGGUNAAN APLIKASI CORE ERP 2 LAMPIRAN 1. Login Page Gambar diatas merupakan tampilan awal pada saat Anda membuka aplikasi Core ERP 2, dimana user diminta untuk memasukan username

Lebih terperinci

Menu Utama (Menu File)

Menu Utama (Menu File) Menu Utama (Home) Gambar diatas merupakan rancangan menu utama dari aplikasi, dimana terdiri dari menu File, menu Master, menu Transaksi, dan Menu Daftar dan Laporan, Journal, master, Transaction, Report.

Lebih terperinci

Gambar 4.63 Login Form

Gambar 4.63 Login Form Storyboard Pada awalnya, sebelum memulai program, user harus melakukan login terlebih dahulu. Login dari user akan sangat berpengaruh terhadapt hak akses yang akan dia dapatkan. Jika user adalah bagian

Lebih terperinci

Daftar Isi. 5. Pembelian dan Hutang. SIMAK Accounting Pembelian dan Hutang

Daftar Isi. 5. Pembelian dan Hutang. SIMAK Accounting Pembelian dan Hutang 5-1 Daftar Isi 5. Pembelian dan Hutang 5.1. Pembelian dengan PO 5-2 5.2. Pembelian 5-3 5.3. Master Data Pembelian 5-4 5.3.1. Definisi Supplier 5-4 5.3.2. Definisi Termin Pembayaran 5-4 5.3.3. Definisi

Lebih terperinci

2.1 Supply Chain Management

2.1 Supply Chain Management 2.1 Supply Chain Management Supply Chain Management adalah aplikasi yang digunakan oleh perusahaan untuk melakukan pemesanan produk-produk Pertamina serta sekaligus menjalankan pembayaran kepada Pertamina

Lebih terperinci

- Tampil jendela Company Information. Kemudian isi data seperti dibawah ini:

- Tampil jendela Company Information. Kemudian isi data seperti dibawah ini: Membuat Perusahaan Baru Menggunakan MYOB Premier 12 Membuat perusahaan baru Menggunakan MYOB Premier 12 dengan cara: - Klik>> Menu Create. - Kemudian akan tampil jendela Selamat datang di MYOB. - Klik

Lebih terperinci

BAB III PENYELESAIAN

BAB III PENYELESAIAN BAB III PENYELESAIAN Membuat Perusahaan baru dengan menggunakan myob premier 12: Klik Create pada tampilan menu utama. Setelah itu akan tampil tampilan seperti dibawah ini klik Next untuk melanjutkan.

Lebih terperinci

1. Pendahuluan. 1.1 Kemudahan Layanan mandiri internet bisnis

1. Pendahuluan. 1.1 Kemudahan Layanan mandiri internet bisnis 1. Pendahuluan Terima kasih atas kepercayaan Anda dalam menggunakan layanan mandiri internet bisnis, dapatkan kemudahan lebih bagi Anda pelaku bisnis dalam melakukan transaksi perbankan bersama Bank Mandiri.

Lebih terperinci

KAWAN LAMA GROUP INVOICE VENDOR PORTAL & DROPBOX

KAWAN LAMA GROUP INVOICE VENDOR PORTAL & DROPBOX Page 1 of 20 Kawan Lama Group (KLG) Invoice Vendor Portal merupakan aplikasi berbasis web yang digunakan oleh Vendor untuk melakukan konfirmasi atas kesesuaian quantity dan amount yang sudah diterima (received)

Lebih terperinci

1 P a g e w w w. m a u b o y. c o m

1 P a g e w w w. m a u b o y. c o m 1 P a g e w w w. m a u b o y. c o m Sebelum melakukan transaksi Penjualan jasa, maka hal yang pertama yang harus dilakukan adalah melakukan CREATE ITEM jasa yang akan dijual, seperti preview di bawah ini

Lebih terperinci

Gambar 1.1. Tampilan awal MYOB Premier V. 12

Gambar 1.1. Tampilan awal MYOB Premier V. 12 1.1 Pengertian MYOB MYOB Premier adalah sebuah aplikasi akuntansi yang diperuntukkan bagi usaha kecil menengah (UKM) yang dibuat secara terpadu (integrated software). A. Pengenalan Tampilan awal MYOB Premier

Lebih terperinci

LAMPIRAN. Berikut ini merupakan user interface pada aplikasi OpenERP secara umum :

LAMPIRAN. Berikut ini merupakan user interface pada aplikasi OpenERP secara umum : LAMPIRAN Berikut ini merupakan user interface pada aplikasi OpenERP secara umum : Halaman awal menu customer Pada halaman ini akan ditampilkan seluruh data customer yang telah dibuat dan disimpan ke dalam

Lebih terperinci

Ringkasan Penggunaan Program SIMAK.

Ringkasan Penggunaan Program SIMAK. SIMAK Accounting Pembelian dan Hutang 15-1 Ringkasan Penggunaan Program SIMAK. Membuat Saldo Awal Hutang, Piutang, Stock. Tetapi kebanyakan sistim pencatatan pembukuan mengunakan software SIMAK terpikirkan

Lebih terperinci

PT. INFODATA SOLUSI CIPTA. Product Info ISC ERP

PT. INFODATA SOLUSI CIPTA. Product Info ISC ERP PT. INFODATA SOLUSI CIPTA Product Info ISC ERP 1 ISC ERP merupakan sebuah produk aplikasi ERP dari PT. Infodata Solusi Cipta. ISC ERP menawarkan kebebasan memilih, integrasi, kinerja tinggi dan kehandalan

Lebih terperinci

SOAL PRAKTIK Waktu: 4 jam

SOAL PRAKTIK Waktu: 4 jam SOAL PRAKTIK Waktu: 4 jam Petunjuk : Soal ini dibagi menjadi 2 bagian : setup awal dan transaksi. Anda diminta untuk mengerjakan kedua bagian tersebut dengan memperhatikan petunjuk yang diberikan. Bila

Lebih terperinci

Warehouse & Inventory

Warehouse & Inventory 11 Warehouse & Inventory Warehouse [Gudang] Menu Create Warehouse akan aktif jika anda mengaktifkan Feature (Multi Warehouse) di menu Setup Preference-nya. Saat membuat data gudang Accurate sudah pasti

Lebih terperinci

siantarmaju Documentation Release latest

siantarmaju Documentation Release latest siantarmaju Documentation Release latest Sep 14, 2017 User Documentation 1 Mulai menggunakan Google Photos 3 1.1 1.Download aplikasi, kemudian ambilah sebuah foto.......................... 3 1.2 2.Menemukan

Lebih terperinci

(BPPK) JAKARTA SELATAN Jl. Camat Gabun II, Lenteng Agung Tlp

(BPPK) JAKARTA SELATAN Jl. Camat Gabun II, Lenteng Agung Tlp BALAI PELATIHAN DAN PENDIDIKAN KEJURUAN (BPPK) JAKARTA SELATAN Jl. Camat Gabun II, Lenteng Agung Tlp. 021-78893561 J A K A R T A Data Baru Perusahaan 1. Buka program MYOB 2. Klik tombol Create new company

Lebih terperinci

Irsan Lubis, SE.Ak,BKP

Irsan Lubis, SE.Ak,BKP Irsan Lubis, SE.Ak,BKP 0818 06375490 TUJUAN Menyelesaikan kasus praktik akuntansi dengan menggunakan Accurate Accounting Software MK. Praktik Kerja Akuntansi MK. Praktik Komputer Akuntansi Tahap Pekerjaaan

Lebih terperinci

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. sistem aplikasi basis data pada CV. Lumbung Rejeki yaitu : Monitor : SVGA 17. : Optical Mouse.

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. sistem aplikasi basis data pada CV. Lumbung Rejeki yaitu : Monitor : SVGA 17. : Optical Mouse. BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Implementasi 4.1.1 Spesifikasi Perangkat Keras Spesifikasi perangkat keras yang direkomendasikan untuk menerapkan sistem aplikasi basis data pada CV. Lumbung Rejeki

Lebih terperinci

MENGATUR LINK PAJAK. Gambar 1.29 Menu List Tax codes

MENGATUR LINK PAJAK. Gambar 1.29 Menu List Tax codes MENGATUR LINK PAJAK Salah satu jenis pajak yang sangat populer di kalangan dunia usaha di Indonesia adalah Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Istilah PPN di negara-negara barat seperti Eropa, Amerika dinamakan

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. 1.2 Rumusan Masalah Batasan Masalah Tujuan Penelitian Manfaat Penelitian... 5

DAFTAR ISI. 1.2 Rumusan Masalah Batasan Masalah Tujuan Penelitian Manfaat Penelitian... 5 xi DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL... i PERNYATAAN KEASLIAN... ii LEMBAR PENGESAHAN DOSEN PEMBIMBING... iv LEMBAR PENGESAHAN PENGUJI... v HALAMAN PERSEMBAHAN... vi HALAMAN MOTTO... vii KATA PENGANTAR... viii

Lebih terperinci

3. Setelah ada notifikasi sukses, sistem kami akan mengirimkan aktivasi ke alamat yang Anda gunakan pada saat registrasi. Buka terse

3. Setelah ada notifikasi sukses, sistem kami akan mengirimkan  aktivasi ke alamat  yang Anda gunakan pada saat registrasi. Buka  terse Tutorial Media Owner Registrasi Media Owner 1. Klik tombol REGISTER di bagian kanan atas halaman web. 2. Masukkan informasi username, password dan email untuk membuat akun. Pilih peran Anda sebagai Media

Lebih terperinci

Gambar L1. Halaman Login Admin dan Manajer Marketing

Gambar L1. Halaman Login Admin dan Manajer Marketing L26 C. TAMPILAN APLIKASI Gambar L1. Halaman Login Admin dan Manajer Marketing 1. TAMPILAN HALAMAN ADMIN Gambar L2. Tampilan Halaman Admin Apabila user melakukan login sebagai admin maka hak akses yang

Lebih terperinci

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN BAB IV AALISA DA PEMBAHASA 4.1 Proses yang sedang berjalan 4.1.1 Gambaran umum proses yang sedang berjalan Untuk merancang sistem baru yang lebih baik, perlu dilakukan anlisa proses-proses yang sudah berjalan.

Lebih terperinci

diinginkan yaitu cash maupun transfer. Gambar 4.42 Tampilan Shopping Cart Pemilihan Jenis Pembayaran

diinginkan yaitu cash maupun transfer. Gambar 4.42 Tampilan Shopping Cart Pemilihan Jenis Pembayaran 123 Halaman Shopping Cart Pemilihan Jenis Pembayaran ini menampilkan daftar belanjaan pelanggan yang ingin dibeli. Kemudian pelanggan dapat memilih jenis pembayaran yang diinginkan yaitu cash maupun transfer.

Lebih terperinci

1. Menggunakan Template Jurnal

1. Menggunakan Template Jurnal Impor Data Penjualan November 10, 2016 Untuk mengimpor data penjualan, Anda dapat: 1. Menggunakan Template Jurnal, atau 2. Menggunakan Template Sendiri. Data penjualan yang dapat diimpor mencakup, faktur

Lebih terperinci

Kali ini kita akan membahas tentang cara menggunakan modul persediaan di FINA.

Kali ini kita akan membahas tentang cara menggunakan modul persediaan di FINA. Modul Persediaan Kali ini kita akan membahas tentang cara menggunakan modul persediaan di FINA. INVENTORY [PERSEDIAAN] Ada 5 form yang berkaitan dengan inventory yaitu : 1. Selling price adjustment [Set

Lebih terperinci

CDS PLATINUM 4.12 GENERAL LEDGER Master Perkiraan GALAXYSOFT INDONESIA BUKU TRAINING

CDS PLATINUM 4.12 GENERAL LEDGER Master Perkiraan GALAXYSOFT INDONESIA BUKU TRAINING 4.12 GENERAL LEDGER 4.12.1 Master Perkiraan Master perkiraan pada sistem dibagi menjadi 9 golongan perkiraan, yaitu Harta, Kewajiban, Modal, Pendapatan, Pembelian, Biaya-biaya, Pendapatan Lain, Biaya Lain,

Lebih terperinci

Lampiran Dokumen Delivery Order Sementara 1 transaksi. Lampiran Dokumen Sales Order 1 transaksi

Lampiran Dokumen Delivery Order Sementara 1 transaksi. Lampiran Dokumen Sales Order 1 transaksi Lampiran Dokumen Delivery Order Sementara 1 transaksi Lampiran Dokumen Sales Order 1 transaksi Lampiran Dokumen Permintaan Barang Urgent 1 transaksi Lampiran Dokumen Delivery Order Resmi 1 transaksi Lampiran

Lebih terperinci

eoffice : Payment Application v Login e-office 2. Menu Folder & Special Folder

eoffice : Payment Application v Login e-office 2. Menu Folder & Special Folder 1. Login e-office Gambar 1 : Logo Gambar 2 : Login Untuk menggunakan e-office system anda harus login terlebih dahulu dengan mengisi Global ID (CUIS ID) dan Password. Jika anda belum mempunyai Global ID

Lebih terperinci

HELPDESK (IT) Isi: - New Ticket: - New Ticket - My Open Ticket - My Closed Ticket - Open Tickets - Tickets To Do - Closed Tickets

HELPDESK (IT) Isi: - New Ticket: - New Ticket - My Open Ticket - My Closed Ticket - Open Tickets - Tickets To Do - Closed Tickets HELPDESK (IT) Isi: - New Ticket - My Open Ticket - My Closed Ticket - Open Tickets - Tickets To Do - Closed Tickets - New Ticket: Langkah-langkah: 1. Field dengan tanda bintang (*) merupakan field yang

Lebih terperinci

LAMPIRAN. Gambar L.1 Halaman Login. Pada layar ini user diminta untuk memasukkan UserID dan Password. Layar ini

LAMPIRAN. Gambar L.1 Halaman Login. Pada layar ini user diminta untuk memasukkan UserID dan Password. Layar ini L1 LAMPIRAN Petunjuk Pemakaian Aplikasi - Halaman Login Gambar L.1 Halaman Login Pada layar ini user diminta untuk memasukkan UserID dan Password. Layar ini berfungsi untuk membatasi hak akses user ke

Lebih terperinci

Page 1

Page 1 Gambaran Kasus 1. Pada tanggal 01/02/2014, Pelanggan umum melakukan pemesanan Pembelian SO (SO-001) dengan Nomor PO (PO-001), yaitu Paket Biji Bakso Isi 25 Butir 4 Bks @Rp.65.000 & Paket Biji Bakso Isi

Lebih terperinci

GALAXYSOFT INDONESIA BUKU TRAINING BAB 4 INTI TRAINING 4.1 ALUR PEMBELIAN. Diagram Alur Transaksi Pembelian 4.1.1

GALAXYSOFT INDONESIA BUKU TRAINING BAB 4 INTI TRAINING 4.1 ALUR PEMBELIAN. Diagram Alur Transaksi Pembelian 4.1.1 GALAXYSOFT INDONESIA BUKU TRAINING BAB 4 INTI TRAINING 4.1 ALUR PEMBELIAN Diagram Alur Transaksi Pembelian 4.1.1 GALAXYSOFT INDONESIA BUKU TRAINING 4.1.1 Analisa PR Menu analisa PR ini digunakan untuk

Lebih terperinci

MANUAL E-VOUCHER. Jika login sukses maka akan muncul data nama pribadi pada halaman selanjutnya,

MANUAL E-VOUCHER. Jika login sukses maka akan muncul data nama pribadi pada halaman selanjutnya, MANUAL E-VOUCHER Program evoucher merupakan program berbasis web yang digunakan untuk membuat voucher pemasukan dan pengeluaran untuk semua departemen. Program ini bisa diakses melalui alamat http://mka.apol.co.id.

Lebih terperinci

ENTERPRISE RESOURCE PLANNING (ERP) SYSTEM BERBASIS OPEN SOURCE MENGGUNAKAN ADEMPIERE UNTUK UKM DAN INDUSTRI KECIL

ENTERPRISE RESOURCE PLANNING (ERP) SYSTEM BERBASIS OPEN SOURCE MENGGUNAKAN ADEMPIERE UNTUK UKM DAN INDUSTRI KECIL 1 ENTERPRISE RESOURCE PLANNING (ERP) SYSTEM BERBASIS OPEN SOURCE MENGGUNAKAN ADEMPIERE UNTUK UKM DAN INDUSTRI KECIL Trio Pambudi, Muhammad Ilyas Sikki, Sri Marini Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN. bidang peralatan kantor dan sarana pendidikan. Perusahaan ini didirikan di

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN. bidang peralatan kantor dan sarana pendidikan. Perusahaan ini didirikan di BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN 3.1 Sejarah Singkat Perusahaan PT Arori Jaya Business Machines merupakan perusahaan yang bergerak di bidang peralatan kantor dan sarana pendidikan. Perusahaan ini didirikan

Lebih terperinci

APLIKASI MANAJEMEN PERKANTORAN E */**

APLIKASI MANAJEMEN PERKANTORAN E */** APLIKASI MANAJEMEN PERKANTORAN E */** Pertemuan 5 Compiere PENGENALAN COMPIERE Compiere mempunyai arti untuk melengkapi, menyelesaikan, mengerjakan (dalam bahasa Italia) Solusi bisnis ERP dan CRM yang

Lebih terperinci

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN Pada bab ini akan dibahas mengenai hasil evaluasi antara requirement dari PT. Panfila Indosari dengan aplikasi MOBIZ ERP System yang dilakukan dengan menggunakan metode Fit /

Lebih terperinci

Corporate User User Guide

Corporate User User Guide Corporate User User Guide Mandiri Cash Management Account Information Page 1 of 14 TAHAP LOGIN: A. Pengguna MCM membuka website Mandiri Cash Management pada browser, yaitu: https://mcm.bankmandiri.co.id/corp

Lebih terperinci

Iotasoft Enterprise Hotel Logistic Refference Manual

Iotasoft Enterprise Hotel Logistic Refference Manual Iotasoft Enterprise Hotel Logistic Refference Manual PT. Iotasoft Website : https://www.euklida.come-mail:[email protected]: Grand Surapati Core C8Jalan PH. H Mustopha No. 39 Bandung, Jawa-Barat,

Lebih terperinci

ENTRI BUKTI TRANSAKSI

ENTRI BUKTI TRANSAKSI BUKU KOMPUTER AKUNTANSI : BAGIAN 3 ENTRI BUKTI TRANSAKSI A. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mempelajari, diharapkan anda dapat menguasai kompetensi sebagai berikut : 1. Mengentri transaksi pembelian tunai

Lebih terperinci

MENGELOLA KARTU PIUTANG

MENGELOLA KARTU PIUTANG MENGELOLA KARTU PIUTANG Kartu piutang harus dikelola dengan baik,agar dapat diketahui nama costumer (pelanggan) dan jumlah piutang pada akhir bulan, umur utang, tanggal jatuh temponya serta jumlah penjualannya.

Lebih terperinci

LAMPIRAN. Lampiran 1 Tampilan Umum Aplikasi PT.Triteguh Manunggal Sejati. Aplikasi yang digunakan pada PT.Triteguh Manunggal Sejati (PT.

LAMPIRAN. Lampiran 1 Tampilan Umum Aplikasi PT.Triteguh Manunggal Sejati. Aplikasi yang digunakan pada PT.Triteguh Manunggal Sejati (PT. L1 LAMPIRAN Lampiran 1 Tampilan Umum Aplikasi PT.Triteguh Manunggal Sejati Aplikasi yang digunakan pada PT.Triteguh Manunggal Sejati (PT.TRMS) adalah ACCPAC International 5.3. Layar tampilan ini merupakan

Lebih terperinci

Menangani Transaksi Akuntansi dengan Program Aplikasi MYOB ver. 12

Menangani Transaksi Akuntansi dengan Program Aplikasi MYOB ver. 12 Menangani Transaksi Akuntansi dengan Program Aplikasi MYOB ver. 12 1.1. Membuat Data Perusahaan pada MYOB Langkah langkah yang harus dilakukan : 1. Klik tombol start 2. Pilih all program> Myob Accounting

Lebih terperinci

SAP FUNDAMENTALS LOGISTICS PART I

SAP FUNDAMENTALS LOGISTICS PART I LOGISTICS PART I Logistics Logistik adalah seluruh proses yang melibatkan barang / jasa yang diproduksi kemudian dijual oleh perusahaan tersebut Mulai dari persiapan sebelum produksi, proses produksi itu

Lebih terperinci

Prosedur Pemesanan dan Pembelian Persediaan Barang PT. Bondor Indonesia (bagian 1) Diagram Alir Aktivitas

Prosedur Pemesanan dan Pembelian Persediaan Barang PT. Bondor Indonesia (bagian 1) Diagram Alir Aktivitas Prosedur Pemesanan dan Pembelian Persediaan Barang PT. Bondor Indonesia (bagian 1) Diagram Alir Aktivitas Penanggung Requestor membuat purchase request untuk material yang diperlukan, kemudian diserahkan

Lebih terperinci

24. Form IW32 [Service Advisor] OPL : Buat PR, kegunaannya untuk membuat. rincian OPL (Order Pekerjaan Luar) yang akan menghasilkan PR (Purchase

24. Form IW32 [Service Advisor] OPL : Buat PR, kegunaannya untuk membuat. rincian OPL (Order Pekerjaan Luar) yang akan menghasilkan PR (Purchase L41 24. Form IW32 [Service Advisor] OPL : Buat PR, kegunaannya untuk membuat rincian OPL (Order Pekerjaan Luar) yang akan menghasilkan PR (Purchase requisition). Gambar 22 : Tampilan User Interface [Service

Lebih terperinci

Maker merupakan suatu fungsi atau role dimana user melakukan input atau membuat transaksi yang akan dijalankan.

Maker merupakan suatu fungsi atau role dimana user melakukan input atau membuat transaksi yang akan dijalankan. III. PAYROLL Payroll adalah menu dalam MCM yang digunakan untuk melakukan pembayaran gaji, baik Payroll In House (payroll ke sesama rekening Bank Mandiri) maupun Payroll Mixed (payroll ke sesama rekening

Lebih terperinci

Step by Step Zahir Accounting Studi Kasus PT GADING KENCANA / PT GAYAKSI

Step by Step Zahir Accounting Studi Kasus PT GADING KENCANA / PT GAYAKSI Step by Step Zahir Accounting Studi Kasus PT GADING KENCANA / PT GAYAKSI 1. MEMBUAT DATABASE 1. Pada monitor klik Start di kiri bawah Zahir System Standar Edisi Pendidikan atau bisa langsung double klik

Lebih terperinci

PROSES PEMBAYARAN HUTANG AKTIVA TETAP DI PT HEXINDO ADIPERKASA TBK

PROSES PEMBAYARAN HUTANG AKTIVA TETAP DI PT HEXINDO ADIPERKASA TBK PROSES PEMBAYARAN HUTANG AKTIVA TETAP DI PT HEXINDO ADIPERKASA TBK Nama :Novieta Hardiyant NPM :56213552 Program Studi :Manajemen Keuangan Pembimbing :Dr. Lies Handrijaningsih, SE., MM Latar Belakang BAB

Lebih terperinci

1.1 MAKER RECEIVABLE MANAGEMENT Auto Debit

1.1 MAKER RECEIVABLE MANAGEMENT Auto Debit 1.1 MAKER RECEIVABLE MANAGEMENT Receivable Management berisi menu-menu untuk melakukan auto debit dari collection account, selain itu user juga dapat melihat saldo pada collection account secara real time.

Lebih terperinci

1. Menggunakan Template Jurnal

1. Menggunakan Template Jurnal Impor Data Pembelian December 06, 2016 Untuk mengimpor data pembelian, Anda dapat: 1. Menggunakan Template Jurnal, atau 2. Menggunakan Template Sendiri. Data penjualan yang dapat diimpor mencakup, faktur

Lebih terperinci

BAB IV ANALISA HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISA HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISA HASIL DAN PEMBAHASAN A. Sistem Informasi Akuntansi Pembelian Pada PT Arwana Citramulia, Tbk Untuk mengetahui tentang prosedur pembelian pada PT Arwana Citramulia, Tbk, maka penerapan prosedur

Lebih terperinci

Fixed Assets [Aktiva Tetap]

Fixed Assets [Aktiva Tetap] 9 Fixed Assets [Aktiva Tetap] Sebagian aktifitas dan transaksi yang berhubungan dengan Aktiva Tetap sudah dibahas pada bab 04 (Opening Balance Manual). Yang dibahas pada bab tersebut berupa bagaimana cara

Lebih terperinci

Corporate User User Guide

Corporate User User Guide Corporate User User Guide Mandiri Cash Management Information Management Page 1 of 11 8. INFORMATION MANAGEMENT Menu Information Management adalah menu informasi bagi pengguna MCM dari informasi bagaimana

Lebih terperinci

Almond Accounting Software

Almond Accounting Software Almond Accounting Software ABOUT THIS PRODUCT Sebuah Software Akuntansi yang mengakomodasi proses transaksi retail / distribusi barang dagangan perusahaan yang saling terintegrasi antar modul. Sehingga

Lebih terperinci

ENTERPRISE RESOURCE PLANNING (ERP) SYSTEM BERBASIS OPEN SOURCE MENGGUNAKAN ADEMPIERE UNTUK UKM DAN INDUSTRI KECIL

ENTERPRISE RESOURCE PLANNING (ERP) SYSTEM BERBASIS OPEN SOURCE MENGGUNAKAN ADEMPIERE UNTUK UKM DAN INDUSTRI KECIL 45 ENTERPRISE RESOURCE PLANNING (ERP) SYSTEM BERBASIS OPEN SOURCE MENGGUNAKAN ADEMPIERE UNTUK UKM DAN INDUSTRI KECIL Trio Pambudi, Muhammad Ilyas Sikki, Sri Marini Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik

Lebih terperinci

e-accounting.id Telp : Aktifitas Pembelian

e-accounting.id   Telp : Aktifitas Pembelian Aktifitas Pembelian Dengan mencatat segala Aktifitas Pembelian maka sistem akan bisa menunjukkan kemana saja uang perusahaan digunakan. Berikut ini adalah penjelasan tentang Aktifitas Pembelian: A. Transaksi

Lebih terperinci

Praktek STMIK AMIK Parna Raya Manado 1/26

Praktek STMIK AMIK Parna Raya Manado 1/26 Praktek STMIK AMIK Parna Raya Manado 1/26 PANDUAN PRAKTEK KOMPUTER AKUNTANSI PROGRAM MYOB Vs 13 1. Merubah Mata Uang Sebelum memulai penggunaan program MYOB, perlu dipastikan bahwa penggunaan mata uang

Lebih terperinci

Gambar Halaman View RFC section B tab Change Category (Change Manager)

Gambar Halaman View RFC section B tab Change Category (Change Manager) 342 Gambar 4.114 Halaman View RFC section B tab Change Category (Change Manager) Gambar 4.115 Halaman View RFC section B tab Initial Approval (Change Manager) Gambar 4.116 Halaman Fill RFC section C tab

Lebih terperinci

MYOB 18 Ed PT ADI JAYA (UKK2013) Abdul Rahman, S.Pd. [2014] PEMBAHASAN STUDI KASUS PT ADI JAYA (UKK PAKET 3 - AVERAGE)

MYOB 18 Ed PT ADI JAYA (UKK2013) Abdul Rahman, S.Pd. [2014] PEMBAHASAN STUDI KASUS PT ADI JAYA (UKK PAKET 3 - AVERAGE) PEMBAHASAN STUDI KASUS PT ADI JAYA (UKK 2013-2014 PAKET 3 - AVERAGE) A. Persiapan Company File 1. Membuat data perusahaan (create company file) (1) Menu awal pilih CREATE (2) Setelah klik CREATE, lalu

Lebih terperinci

PERANCANGAN SISTEM ENTERPRISE RESOURCE PLANNING MODUL SALES PADA DISTRIBUTOR BERAS UD MANIS

PERANCANGAN SISTEM ENTERPRISE RESOURCE PLANNING MODUL SALES PADA DISTRIBUTOR BERAS UD MANIS PERANCANGAN SISTEM ENTERPRISE RESOURCE PLANNING MODUL SALES PADA DISTRIBUTOR BERAS UD MANIS DANA MARSETIYA UTAMA*, DAN FERRY YULIANTO Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah

Lebih terperinci

SOAL QUIZ SIB-SAP PILIHLAH JAWABAN A,B,C,D,E YANG PALING BENAR DIBAWAH INI.

SOAL QUIZ SIB-SAP PILIHLAH JAWABAN A,B,C,D,E YANG PALING BENAR DIBAWAH INI. SOAL QUIZ SIB-SAP PILIHLAH JAWABAN A,B,C,D,E YANG PALING BENAR DIBAWAH INI. Pilihan Ganda Bagian I (No. 1 sampai 70): 1. Apa nama gambar diatas? a. Title Bar b. Application Toolbar c. Menu Bar d. Standard

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. repository.unisba.ac.id

DAFTAR ISI. repository.unisba.ac.id DAFTAR ISI ABSTRAK... i ABSTRACT... ii PERUNTUKAN... iii AYAT AL-QURAN... iv PEDOMAN PENGGUNAAN TUGAS AKHIR... vi KATA PENGANTAR... vii DAFTAR ISI... x DAFTAR TABEL... xiii DAFTAR GAMBAR... xv BAB I PENDAHULUAN...

Lebih terperinci

e-accounting.id Telp : Aktifitas Penjualan

e-accounting.id   Telp : Aktifitas Penjualan Aktifitas Penjualan Aktifitas Penjualan digunakan untuk mencatat semua transaksi yang berhubungan dengan customer atau pelanggan. Dari kegiatan di Aktifitas Penjualan maka perusahaan akan dapat mengetahui

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 195 BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Implementasi Pada bagian ini akan dijelaskan mengenai kebutuhan perangkat keras dan perangkat lunak serta sumber daya manusia yanng diperlukan agar aplikasi penyewaan

Lebih terperinci

BAB IV MODUL STOK. Parameter Stok. Item Stok Reguler. Item Jasa

BAB IV MODUL STOK. Parameter Stok. Item Stok Reguler. Item Jasa BAB IV MODUL STOK Pada modul ini, disediakan menu untuk melakukan transaksi Pesanan Pembelian, Nota Pengiriman, Item Stok Reguler yang terdiri dari Penerimaan dari Supplier, Kembali ke Supplier, Kembali

Lebih terperinci

Sales [Penjualan] Form Template Sales. Accurate Ver 3.0

Sales [Penjualan] Form Template Sales. Accurate Ver 3.0 7 Sales [Penjualan] Bab ini akan membahas beberapa transaksi yang berhubungan dengan Piutang Dagang (Pelanggan), dari mulai terjadinya Pesanan Penjualan sampai dengan pembayaran Piutang baik dengan potongan

Lebih terperinci

User Guidance Aplikasi SIMASRE FINANCE

User Guidance Aplikasi SIMASRE FINANCE Update : Maret 2015 User Guidance Aplikasi SIMASRE FINANCE IT Department Daftar isi BAB I... 3 LOGIN SIMASRE FINANCE APPS... 3 TAMPILAN PEMBUKA... 4 BAB II... 5 MENU/MODUL APLIKASI... 5 2.1 ACCOUNT RECEIVABLE

Lebih terperinci

User guide Integrasi Oktopus Jurnal. Ver 2.6

User guide Integrasi Oktopus Jurnal. Ver 2.6 User guide Integrasi Oktopus Jurnal Ver 2.6 Office Perumahan Teras Ayung Blok B31 Jalan Gatot Subroto Denpasar, Bali, Indonesia +62 85 100 362 338 [email protected] Daftar Isi I. FINANCE...1 1. COA

Lebih terperinci

DAH2F3. Perencanaan Sumber Daya Perusahaan. Minggu ke-2: Proses Bisnis dan Area Fungsional

DAH2F3. Perencanaan Sumber Daya Perusahaan. Minggu ke-2: Proses Bisnis dan Area Fungsional DAH2F3 Perencanaan Sumber Daya Perusahaan Minggu ke-2: Proses Bisnis dan Area Fungsional P r o d i D 3 K o m p u t e r i s a s i A k u n t a n s i F I T, U n i v e r s i t a s T e l k o m Area Fungsional

Lebih terperinci

USER MANUAL PERMEN. Permata Payment. For User

USER MANUAL PERMEN. Permata Payment. For User USER MANUAL PERMEN Permata Payment For User 1 table of contents entries found. 2 1. Penjelasan Umum Perment (Permata Payement) adalah portal pembayaran PT Permata Graha Nusantara berbasis Online, selanjutnya

Lebih terperinci

GALAXYSOFT INDONESIA BUKU TRAINING 4.3 ALUR PENJUALAN Alur Penjualan Regular. Diagram Alur Transaksi Penjualan Reguler CDS PLATINUM 4.3.

GALAXYSOFT INDONESIA BUKU TRAINING 4.3 ALUR PENJUALAN Alur Penjualan Regular. Diagram Alur Transaksi Penjualan Reguler CDS PLATINUM 4.3. 4. 4. 2 3 ALUR ALUR PENJUALAN PENJUALAN 4.3 ALUR PENJUALAN 4.3.1 Alur Penjualan Regular Diagram Alur Transaksi Penjualan Reguler 4.3.1 4.3.1.1 Barang Prioritas Menu yang digunakan untuk menginput barang

Lebih terperinci

Gambar Halaman Account Receivable Insert Sales Return Detail Tampilan halaman edit sama dengan tampilan halaman insert, tetapi ID tidak dapat

Gambar Halaman Account Receivable Insert Sales Return Detail Tampilan halaman edit sama dengan tampilan halaman insert, tetapi ID tidak dapat 454 Gambar 5.75 - Halaman Account Receivable Insert Sales Return Detail Tampilan halaman edit sama dengan tampilan halaman insert, tetapi ID tidak dapat diedit. Tombol view detail untuk melihat isi lengkap

Lebih terperinci

BAB 4 PERANCANGAN SISTEM. Pengeluaran Kas diawali dengan system definition dan rich picture. System definition

BAB 4 PERANCANGAN SISTEM. Pengeluaran Kas diawali dengan system definition dan rich picture. System definition BAB 4 PERANCANGAN SISTEM 4.1 Analysis Document 4.1.1 The Task Perancangan Sistem Informasi Akuntansi Pembelian, Utang Usaha, dan Pengeluaran Kas diawali dengan system definition dan rich picture. System

Lebih terperinci

PAYABLE MANAGEMENT A. IN HOUSE TRANSFER

PAYABLE MANAGEMENT A. IN HOUSE TRANSFER PAYABLE MANAGEMENT A. IN HOUSE TRANSFER Fungsi In House Transfer Fungsi ini digunakan nasabah untuk melakukan transfer ke sesama Rekening Bank Mandiri di seluruh Indonesia. In House Transfer terdiri dari

Lebih terperinci

A. REGISTRASI SELLER DI PESANDULU.COM

A. REGISTRASI SELLER DI PESANDULU.COM A. REGISTRASI SELLER DI PESANDULU.COM Untuk menjadi seller di pesandulu.com, setiap seller harus melakukan registrasi terlebih dahulu. Berikut ini adalah langkah- langkah untuk melakukan registrasi di

Lebih terperinci

SIKLUS AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG DENGAN MYOB V PENGANTAR MYOB VERSI 17 (INTRODUCTION) Waktu : 1 Jam

SIKLUS AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG DENGAN MYOB V PENGANTAR MYOB VERSI 17 (INTRODUCTION) Waktu : 1 Jam PENGANTAR MYOB VERSI 17 (INTRODUCTION) Waktu : 1 Jam TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mempelajari JOB ini, diharapkan: 1. Dapat menjelaskan pengertian MYOB 2. Dapat menjelaskan langkah-langkah memulai program

Lebih terperinci

Batch In House Transfer adalah menu dalam MCM yang digunakan untuk melakukan transaksi ke beberapa rekening, antar sesama rekening Bank Mandiri.

Batch In House Transfer adalah menu dalam MCM yang digunakan untuk melakukan transaksi ke beberapa rekening, antar sesama rekening Bank Mandiri. I. Batch In House Transfer Batch In House Transfer adalah menu dalam MCM yang digunakan untuk melakukan transaksi ke beberapa rekening, antar sesama rekening Bank Mandiri. I.1 Maker Maker merupakan suatu

Lebih terperinci

MENGELOLA KARTU PERSEDIAAN

MENGELOLA KARTU PERSEDIAAN MENGELOLA KARTU PERSEDIAAN Prosedur untuk mencatat sebuah Item persediaan adalah sebagai berikut : 1. Aktifkan Command Centre Inventory + klik tombol Item List. Gambar 1.44 Jendela Item List (All Item)

Lebih terperinci