KEPEMIMPINAN (LEADERSHIP)
|
|
|
- Sugiarto Rachman
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 KEPEMIMPINAN (LEADERSHIP) N A HIYA H J A IDI FA R A Z [email protected]
2 APA ITU KEPEMIMPINAN? Kemampuan untuk mempengaruhi perilaku orang lain atau kelompok ke arah pencapaian tujuan organisasi.(paul Hershey in The Situasional Leader) Kemampuan untuk memutuskan apa yg harus dilakukan dan mengajak orang lain agar mau melakukannya.(dwight D Elsenhower)
3 PERILAKU KEPEMIMPINAN Mengatakan : 1. Pemimpin memastiakn masalah menyelidiki, mengkaji, dan menjelaskan fakta. Setelah itu mempertimbangkan pemecahan masalah alternatif dan memilih satu cara pemecahan yang dinilai paling tepat. 2. Anggota diberitahu apa yang harus dilakukan. Pendapatan anggota dimungkinkan untuk tidak dipertimbangkan. Menghimbau 1. Pemimpin membuat keputusan 2. Ada himbauan agar anggota menerima keputusan itu. 3. Ada penjelasan atas manfaat dari keputusan itu.
4 PERILAKU KEPEMIMPINAN Konsultasi 1. Pimpinan memberitahu permasalahan kepada anggota dan minta saran pemecahan masalah. 2. Saran anggota dapat menjadi cara pemecahan masalah sementara. 3. Pemimpin setelah mempertimbangkan saran memutuskan cara yang terbaik Bergabung 1. Pemimpin membicarakan masalah dan menerima keputusan anggota. 2. Pemimpin memberikan batasan yang kemudian menggiring pada keputusan akhir Memberi Pemimpin menyerahkan pembicaran dan pemecahan masalah yang memuaskan dan diinginkan oleh anggota. Pemimpin mendukung keputusan asal wajar dan ada dalam batas-batas yang ditetapkan sebelumnya.
5 PRINSIP KEPEMIMPINAN 1. Tentukan sasaran dan tujuan bersama anggota kelompok. 2. Bantu anggota untuk mencapai tujuan/sasaran kelompok. 3. Koordinasi kegiatan kerja. 4. Bantu anggota agar dapat menyesuaikan diri dengan kelompok. 5. Tunjukkkan bahwa orientasi kita adalah kelompok, bukan perorangan. 6. Tunjukkan perhatian manusiawi.
6 CIRI UMUM PEMIMPIN YANG BERHASIL 1. Kelancaran berbicara Perbendaharaan kata yang luas Kemampuan berkomunikasi baik (= dalam bahasa anggotanya) 2. Kemampuan untuk memecahkan masalah Masalah = persoalan anggota 3. Kesadaran akan kebutuhan anggota Kebutuhan anggota sering dinyatakan atau tidak. Memberi suasana sehingga anggota percaya pada pemimpin.
7 CIRI UMUM PEMIMPIN YANG BERHASIL 4. Keluwesan Fleksibel-mudah menyesuaikan diri. Mampu memecahkan akibat perubahan dengan cara kreatif. 5. Kesediaan menerima tanggung jawab Mampu menyelesaiakan tugas dan menyerahkan hasil kepada anggota. 6. Ketrampilan sosial Menghadapi orang lain/pendapatatnya. 7. Kesadaran akan diri dan lingkungannya. Mengenal diri dengan baik; Asertif; Peka terhadap lingkungan.
8 TANTANGAN BESAR KEPEMIMPINAN 1.Visi organisasi yang lemah. 2.Perilaku kepemimpinan yang inkonsisten 3.Kurang nya kader pemimpin. 4.Kompetensi manajemen yang usang. 5.Buruknya keterkaitan antara unit-unit kerja dengan tujuan organisasi. 6.Kurangnya kesatuan dan kerja sama. 7.Ketidakmampuan untuk mengelola konflik secara efektif.
9 KARAKTERISTIK UTAMA PEMIMPIN Jujur. Visioner. Kompeten/Cerdas. Inspiring. Adil. Supportive (Kouzen & Posner,1995).
10 KUALITAS KEPEMIMPINAN(1) Self-confidence. Vision. Intellegence,Wisdom. Learning. Coalition building. Moral building/motivation. Stamina,energy. Courage.
11 KUALITAS KEPEMIMPINAN (2) Enthusiasm. Character, integrity. Risk-taking. Communications. Understading & use of power/authority. Goal & achievement orientation. Problem-solving. Sense of humor.
12 PEMIMPIN EFEKTIF 1.Pemimpin yang mempunyai pengikut. 2.Pemimpin yang dicintai dan dikagumi,ia adalah orang yang menggugah pengikutnya untuk melakukan hal-hal yang besar, tujuannya bukanlah mencapai popularitas tetapi menghasilkan sesuatu. 3.Pemimpin itu nyata,mereka adalah orang-orang yang memberi teladan. 4.Kepemimpinan bukanlah jabatan,hak istimewa,gelar atau uang.kepemimpinan adalah tanggung jawab.
13 TREN: KEPEMIMPINAN POPULIS? Pemimpin Populis tidak memimpin dengan karakter,melainkan kekuasaan,uang,keserakahan politik dan perilaku-perilaku populis.ia mengambil tindakan-tindakan populis yang disukai publik,terlepas baik atau buruk efek yang ditimbulkannya.yang penting bagi mereka adalah disukai orang banyak, bukan dihormati karena karakternya.
14 MENGAPA DIPERLUKAN MUTUAL TRUST DAN RESPECT Budaya kerja baru menuntut beberapa hal sbb: 1.Kerja yang mengacu pada visi,misi,dan nilainilai yang dianut organisasi. 2.Orientasi kerja berfokus pada proses dan hasil. 3.erja berdasarkan tim. 4.Kerjasama antar tim.
15 DIMENSI KEPERCAYAAN(TRUST) Integritas : Kejujuran, kesatuan kata & perbuatan Kompetensi: pengetahuan,ketrampilan tenis daninterpersonal. Konsistensi : Reliabilitas,predictability,dan judgment yang baik dalam menangani berbagai situasi. Kesetiaan : Kemauan untuk melindungi & menjaga nama baik seseorang. Keterbukaan:Kemauan untuk berbagi gagasan & informasi secara bebas/terbuka.
16 KEMAMPUAN APA YANG PERLU DIKEMBANGKAN DALAM BUDAYA KERJA BARU? Bekerja dalam tim. Motivasi dan keyakinan akan kemampuan diri. Berfikir kreatif. Saling percaya dan saling menghargai.
17 BEBERAPA SIKAP YG MENDUKUNG TRUST DAN RESPECT Suka berbagi apa yang dimilikinya. Melihat orang lain sbg bag kebahagiaan hi dupnya,melihat sisi positif pd orang lain,memberi kepercayaan. Ber-empati. Memiliki kemampuan komunikasi transformasional. Bersifat melayani. Apresiatif,menghargai perbedaan,tidak menganggap dirinya paling berjasa.
18 KEUNTUNGAN YANG DIPEROLEH Kesaling tergantungan(yg lebih tinggi nilainya dibandingkan kemandirian). Keseimbangan dalam menjalankan organisasi,efektifitas organisasi. Kebahagiaan hidup (pribadi)
19 PERBEDAAN PEMIMPIN DAN MANAGER Kenneth Leithwood dan Daniel Duke (1999) menyimpulkan bahwa: Tidak ada orang yang mengatakan bahwa mengelola dan memimpin adalah sama, namun tingkat tumpang tindih merupakan titik yang menimbulkan ketidakcocokan
20 PERBEDAAN PEMIMPIN DAN MANAGER Pemimpin a. Doing the right things (mengerjakan sesuatu yang benar). b. Berorientasi pada inovasi. c. Berorientasi pada orang d. Develops. e. Menumbuhkankepercaya an a. Long range view b. Ask what and why c. Eye in the horizon Manajer a. Doing things right (mengerjakan sesuatu dengan benar). b. Berorientasi pada stabilitas c. Berorientasi pada system dan struktur. d. Maintains e. Mengandalkan pd pengawasan f. Short range view g. Ask how and when h. Eye on the bottom line
21 Pendekatan dalam Kepemimpinan Kepemimpinan telah dipelajari dengan beberapa cara, tergantung preferensi metodologi dan konsep kepemimpinan yang digunakan oleh peneliti. Trait Approach, Behavior Approach, Power- Influence Approach, Situational Approach, Integrative Approach. (Yukl,2006:31), Bass (1990) mengklasifikasi tiga teori dasar yang dapat dipertimbangkan dalam memahami kepemimpinan secara lebih dalam dan luas yaitu Trait Theori, Behavior Theori, serta Transformational
22 TRAIT APPROACH Penelitian tentang Sifat / Ciri Merupakan teori kepemimpinan yang paling tua, pusat perhatiannya dititikberatkan pada sifat yg hrs dimiliki oleh seorang pemimpin agar menjadi pemimpin yg berhasil. Asumsinya, dgn mempelajari sifat seseorang maka orang tsb akan dapat dikategorikan apakah ia dapat atau tidak menjadi pemimpin yg sukses.
23 TRAIT APPROACH Pendekatan sifat menggunakan asumsi bahwa sejumlah orang merupakan pemimpin alamiah yang dianugerahi dengan beberapa sifat yang tidak dimiliki orang lain. Stogdil (sisk & Shallcross, 1986) seorang ilmuan yang banyak meneliti masalah kepemimpinan, meninjau kembali 124 penelitian tentang faktorfaktor pribadi yang dapat dikaitkan dengan kepemimpinan.
24 TRAIT APPROACH Menurut Stogdil, kepemimpinan merupakan proses aktif dan bukan semata-mata pemilikan sifat-sifat tertentu. Ada keterkaitan kerja antara anggota kelompok dengan pimpinannya. Kritik lain terhadap pendekatan sifat datang dari Robbins (1996) yang mengemukakan empat alasan : mengabaikan kebutuhan dari pengikut, gagal memperjelas beberapa sifat, tidak memisahkan sebab dari akibat (misalnya apakah pemimpin itu percaya diri, atau keberhasilannya sebagai pemimpin membina rasa percaya dirinya) dan juga mengabaikan faktor-faktor situasional lainnya.
25 BEHAVIOR APPROACH Pendekatan perilaku dikembangkan oleh para peneliti yang tidak puas dengan pendekatan sifat. Penelitian mengenai perilaku dibagi ke dalam dua sub kategori umum. Sub-kategori pertama adalah penelitian mengenai sifat dari pekerjaan manajerial, menguji bagaimana pemimpin memanfaatkan waktu mereka,mencoba menjelaskan isi dari kegiatan dengan menggunakan kategori mengenai isi yang disebut sebagai peran, fungsi, serta tanggung jawab manajerial.
26 BEHAVIOR APPROACH Sub-kategori lainnya adalah penelitian yang membandingkan perilaku dari para pemimpin yang efektif dan tidak efektif. Dalam penerapannya, perbedaan antara pendekatan sifat dan pendekatan perilaku, terletak dalam hal pengandaiannya. Seandainya teori sifat itu sahih, maka kepemimpinan secara dasar dibawa lahir. Di pihak lain, seandainaya ada perilaku spesifik yang menunjukkan pemimpin, kepemimpinan itu dapat diajarkan.
27 BEHAVIOR APPROACH Pendekatan perilaku agaknya tidak mempertimbangkan perubahan situasi, sehingga kurang berhasil mengidentifikasi hubungan yang konsisten antara perilaku kepemimpinan dan kinerja kelompok.
28 STYLE APPROACH TEORI x dan y dari DOUGLAS Teori pendekatan perilaku; Teori X dan Y dari Douglas McGregor.McGregor mengemukakan bahwa strategi kepemimpinan dipengaruhi anggapan seorang pemimpin tentang sifat dasar manusia.
29 STYLE APPROACH TEORI x dan y dari DOUGLAS Pertama, anggapan-anggapan yang kemudian disebut sebagai teori X meliputi: 1. Rata-rata pembawaan manusia malas atau tidak menyukai pekerjaan. 2. Orang harus dipaksa, diawasi, diarahkan atau diancam dengan hukuman. 3. Rata-rata manusia lebih menyukai diarahkan, ingin menghindari tanggung awab.
30 STYLE APPROACH TEORI x dan y dari DOUGLAS Kedua anggapan yangdisebut sebagai teori Y meliputi: 1. Penggunaan usaha fisik dan mental dalam bekerja adalah kodrat manusia. 2. Pengawasan dan ancaman hukuman eksternal bukanlah tujuan organisasi. 3. Keterikatan pada tujuan merupakan fungsi dari penghargaan yang berhubungan dengan pretasi mereka.
31 STYLE APPROACH TEORI x dan y dari DOUGLAS Kedua anggapan yangdisebut sebagai teori Y meliputi: 4. Rata-rata manusia, dalam kondisi yang layak, belajar tidak hanya untuk menerima tetapi mencari tanggung jawab. 5. Ada kapasitas besar untuk mencari imajinasi. 6. Potensi intelektual rata-rata manusia hanya digunakan sebagian saja dalam kondisi kehidupan industri modern.
32 STYLE APPROACH STUDI MICHIGAN Oleh Rensis Likert Likert menyusun kategorti model kepemimpinan dan memilih mana model kepemimpinan yang efektif terdiri empat tingkat. 1. Manajer membuat semua keputusan yang berhubungan dengan kerja dan memerintah para bawahan untuk melaksanakannya. 2. Manajer tetap menentukan perintah-perintah, tetapi memberi bawahan kebebasan untuk memberikan komentar terhadap perintah-perintah tersebut.
33 STYLE APPROACH STUDI MICHIGAN Oleh Rensis Likert 3.Manajer tetap menentukan menetapkan tujuantujuan dan memberikan perintah-perintah setelah hal-hal itu didiskusikan terlebih dahulu dengan bawahan. 4. Sistem yang paling ideal adalah tujuan ditetapkan dan keputusan kerja dibuat oleh kelompok.
34 STYLE APPROACH KISI-KISI MANAJERIAL dari Blake dan Muoton 1.Apa yang disebut sebagai manajemen Blake dan Mouton sebagai manajemen jatuh miskin, menggambarkan seorang manajer yang turun tahta. 2. Apa yang disebut manajemen santai, dimana manjer menggunakan manajemen santai serba mengizinkan, dengan tekanan kepada pemeliharaan keuangan dan kepuasan karyawan.
35 STYLE APPROACH KISI-KISI MANAJERIAL dari Blake dan Muoton 3. Manajemen manusia organisasi, manajer memperhatikan baik pada karyawan maupun tugas. 4. Manajer tugas, manajer digambarkan sebagai pemegang tugas yang keras dengan berbagai karakteristik tertutup. 5. Manajemen Tim, manajer percaya saling memahami dan menyetujui tentang tujuan-tujuan organisasi dan cara-cara pencapaiannya.
36 SITUATIONAL APPROACH Paul Hersey dan Kenneth H. Blanchar 1. Telling. Ini merupakan gaya kepemimpinan dengan ciri-ciri: a. Tinggi tugas dan rendah hubungan b. Pemimpin mmemberikan perintah khusus c. Pengawasan dilakukan secara ketat d. Pemimpin menerangkan kepada bawahan apa yang harus dikerjakan, bagaimana cara mengerjakan, kapan harus dilaksanakan dan dimana harus dilakukan. Gaya Kepemimpinan ini disebut dengan gaya 1 atau G1
37 SITUATIONAL APPROACH Pendekatan yang mempelajari kemampuan memimpin dalam situasi-situasi spesifik. Dalam pendekatan situasional, faktor-faktor kontekstual seperti sifat pekerjaan yang dilaksanakan oleh unit pemimpin, sifat lingkungan eksternal (termasuk kulturnya) dan karakteristik para pengikut diberi perhatian.
38 SITUATIONAL APPROACH Beberapa pembahasan teori dan model yang menekankan pentingnya faktor situasional dalam kepemimpinan oleh Robbins (1996) disebut: model Fiedler, teori situasional Hersey dan Blanchard, teori pertukaran pemimpin-anggota (leader-member exchange=lmx), teori jalurtujuan (path-goal theory) serta model partisipasi-pemimpin (leader participation model).
39 SITUATIONAL APPROACH Paul Hersey dan Kenneth H. Blanchard. 2.Selling a. Tinggi tugas dan tinggi hubungan b. Pemimpin menerangkan keputusan. c. Pemimpin memberikan kesempatan untuk penjelasan d. Pemimpin masih banyak melakukan pengarahan. e. Pemimpin mulai melakukan komunikasi dua arah Gaya ini disebut dengan gaya 2 atau G2
40 SITUATIONAL APPROACH Paul Hersey dan Kenneth H. Blanchard. 3. Participating a. Tinggi hubungan dan rendah tugas b. Pemimpin dan bawahan saling memberikan gagasan. c. Pemimpin dan bawahan bersama-sama membuat keputusan Gaya ini disebut dengan gaya 3 atau G3
41 SITUATIONAL APPROACH Paul Hersey dan Kenneth H. Blanchard. 4. Delegating a. Rendah hubungan dan rendah tugas b. Pemimpin melimpahkan pembuatan keputusan dan pelaksanaan kepada bawahan Gaya ini disebut gaya 4 atau G4
42 DAFTAR BACAAN Bass, B.M &Avolio,B.J.(1994) Improving Organizational Effectiveness, Through Transformational Leadership. SAGE Publications, International Education and Professional. Publisher Thousan Oaks London New Delhi Bass, B.M & Riggio,R.E.(2006).Transformational leadership. New Jersey: LEA. Publlisers Marwah Northouse, P.G.(2007).Leadership: Theory and practice. London: SAGE Publications, International Education and Professional. Publisher Thousan Oaks Yukl, Gary. (2006). Leadership in organizational. Fifth Edition. New Jersey: Prentice Hall. Upper Saddle River,
MAKALAH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL
MAKALAH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL Oleh: Dr. Nahiyah Jaidi Faraz, M.Pd FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2013 Kepemimpinan Transformasional Nahiyah Jaidi Faraz [email protected] A. Pendekatan
HP : Bisa diunduh di: teguhfp.wordpress.com
e-mail : [email protected] HP : 081-1286833 Bisa diunduh di: teguhfp.wordpress.com Kepemimpinan pada dasarnya, dapat dikemukakan 4 hal penting, yaitu : 1)Melibatkan orang lain 2)Melibatkan distribusi
BAB 8 KEPEMIMPINAN (LEADERSHIP)
BAB 8 KEPEMIMPINAN (LEADERSHIP) KEPEMIMPINAN Pokok-pokok bahasan: Definisi kepemimpinan Kepemimpinan dan kekuasaan (power) Pendekatan studi kepemimpinan Pendekatan Sifat (Trait Approach) Pendekatan Perilaku
LEADERSHIP DI SUSUN OLEH : HARRY SATRIA PUTRA ERPEN JUANDA
LEADERSHIP DI SUSUN OLEH : HARRY SATRIA PUTRA 112.6211.060 ERPEN JUANDA 112.6211.068 Manajer Vs Pemimpin Manajer Ditunjuk untuk posisinya. Dapat mempengaruhi didasarkan pada wewenang formal yang melekat
Teori Kepemimpinan Fiedler
TEORI SITUASIONAL Model Fiedler Tiga aspek situasi yang menentukan efektivitas kepemimpinan 1. Hubungan pemimpin anggota. (baik atau buruk) Baik, bila pemimpin memiliki dukungan dan kesetiaan bawahan
RAHMAD GURUSINGA, Ns., M.Kep.-
KEPEMIMPINAN RAHMAD GURUSINGA, Ns., M.Kep.- We have been trying to push BEM UNNAR from the top. But to move BEM faster, we also need to push from the base, and we require management motivate and organization
MSDM Handout 10. Seminar Manajemen Sumber Daya Manusia
MSDM Handout 10 Seminar Manajemen Sumber Daya Manusia Latar belakang Organisasional dan Gaya individual Dalam sessi ini akan disampaikan hal-hal yang terjadi dan berlaku dalam suatu organisasi yang melatar
PENDEKATAN DALAM STUDI KEPEMIMPINAN IKA RUHANA
PENDEKATAN DALAM STUDI KEPEMIMPINAN IKA RUHANA Pendekatan Untuk Mempelajari Kepemimpinan 1. Pendekatan Ciri. Pendekatan ini menekankan pada atribut / sifat yang ada pada pemimpin. 2. Pendekatan berdasarkan
BAB II LANDASAN TEORI. dengan referensi pada sejumlah standar seperti biaya-biaya masa lalu atau yang
BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Kinerja Kinerja menurut Soetjipto (1997) merupakan suatu istilah secara umum yang digunakan untuk sebagian atau seluruh tindakan atau aktivitas dari suatu organisasi pada suatu
Kepemimpinan Dalam Perilaku Organisasi
Manajer & Pemimpin Kepemimpinan Dalam Perilaku Organisasi Oleh : Rino A Nugroho [email protected] Ver 1.0 Updated 240406 Manajemen berkaitan dengan penanganan kerumitan dalam organisasi, menghasilkan
School of Communication Inspiring Creative Innovation. Pengembangan Kepemimpinan Pertemuan 3 SM III
Penempatan School of Communication Pegawai & Business Inspiring Creative Innovation Pengembangan Kepemimpinan Pertemuan 3 SM III 2017-2018 1 BEBERAPA PENDEKATAN KEPEMIMPINAN, Mahasiswa mampu mengetahui
PENDEKATAN STUDI KEPEMIMPINAN
PENDEKATAN STUDI KEPEMIMPINAN PENDEKATAN UNTUK MEMPELAJARI KEPEMIMPINAN Fred E. Fiedler dan Martin M. Chamars, dalam kata pengantar bukunya yang berjudul Leadership in Effectives Management mengemukakan
We have been trying to push BEM UNNAR from the top.
KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI We have been trying to push BEM UNNAR from the top. But to move BEM faster, we also need to push from the base, and we require management motivate and organization KEPEMIMPINAN
Pengembangan Kepemimpinan
Penempatan Pegawai School of Communication & Business Inspiring Creative Innovation Pengembangan Kepemimpinan KEPEMIMPINAN SITUASIONAL Mahasiswa dapat mengetahui tentang kepemimpinan situasional Pertemuan
Aspek Kepemimpinan dalam Manajemen Proyek
Aspek Kepemimpinan dalam Manajemen Proyek APAKAH LEADERSHIP? Bennis, 1959 : Proses seseorang mempengaruhi bawahan untuk berperilaku sesuai yang diinginkan Fiedler, 1967 : Mengarahkan & mengkordinasikan
BAB I PENDAHULUAN. upaya para pelaku yang terdapat dalam setiap instansi. Pada sebuah organisasi
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Suatu instansi didirikan karena mempunyai tujuan yang ingin dicapai. Dalam mencapai tujuannya setiap instansi dipengaruhi oleh perilaku dan sikap orang- orang yang terdapat
MODUL KELIMA KEPEMIMPINAN. Di Susun Oleh: Erna Multahada, M.Si
MODUL KELIMA KEPEMIMPINAN Di Susun Oleh: Erna Multahada, M.Si UNIVERSITAS MERCU BUANA FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI JURUSAN TEKNIK INDUSTRI 2011 1 MODUL KELIMA KEPEMIMPINAN 1. Tujuan Instruksional Umum Dengan
Bab 2 Tinjauan Pustaka
Bab 2 Tinjauan Pustaka Dalam bab ini akan berisikan teori-teori mengenai variable-variable, teori subjek penelitian yang akan diteliti dan juga kerangka berfikir. Teori variable akan terdiri dari teori
KEPEMIMPINAN. Kepemimpinan Kemampuan untuk mempengaruhi kelompok menuju pencapaian sasaran.
BAB VI KEPEMIMPINAN 11 0 Apa itu Kepemimpinan? Kepemimpinan Kemampuan untuk mempengaruhi kelompok menuju pencapaian sasaran. Manajemen Menggunakan wewenang inhern dalam peringkat formal terencana untuk
Leadership Karakteristik, Kompetensi, Perilaku
Leadership Karakteristik, Kompetensi, Perilaku Teori Kepemimpinan Awal Teori kepemimpinan Awal berfokus pd pemimpin (Teori Ciri) & cara pemimpin berinteraksi dg anggota kelompok (teori perilaku) 6 ciri
BAB IV KESESUAIAN ANTARA KEMATANGAN KARYAWAN DENGAN GAYA KEPEMIMPINAN PADA SUB DIREKTORAT SDM PT X KANTOR PUSAT JAKARTA
BAB IV KESESUAIAN ANTARA KEMATANGAN KARYAWAN DENGAN GAYA KEPEMIMPINAN PADA SUB DIREKTORAT SDM PT X KANTOR PUSAT JAKARTA Setelah melakukan penyebaran kuesioner kepada 52 orang responden karyawan tetap pada
PERTEMUAN 13 dan 14: KEPEMIMPINAN. DIKTAT KULIAH: TEORI ORGANISASI UMUM 1 Dosen: Ati Harmoni 1
Dosen: Ati Harmoni 1 PERTEMUAN 13 dan 14: KEPEMIMPINAN TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah memelajari Bab ini mahasiswa dapat memahami tentang teori dan tipe kepemimpinan SASARAN BELAJAR: Setelah memelajari Bab
PENGANTAR MANAJEMEN UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA TAHUN Adman, S.Pd, M.Pd
PENGANTAR MANAJEMEN Adman, S.Pd, M.Pd Email: [email protected] UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA TAHUN 2012 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MANAJEMEN PERKANTORAN TUJUAN Mata kuliah ini bertujuan untuk memberikan
II. TINJAUAN PUSTAKA Kepemimpinan
5 II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Kepemimpinan Pemimpin adalah seseorang dengan wewenang kepemimpinannya mengarahkan bawahannya untuk mengerjakan sebagian dari pekerjaannya dalam mencapai tujuan (Hasibuan, 2008).
III. METODE PENELITIAN
III. METODE PENELITIAN 3.1. Kerangka Pemikiran Dalam rangka menghadapi tantangan persaingan yang semakin tinggi dan meningkat, setiap perusahaan berusaha untuk tetap bertahan dengan cara meningkatkan produktivitas
ANALISA KEPEMIMPINAN SITUASIONAL PADA PT RAJAWALI INTI PROBOLINGGO
ANALISA KEPEMIMPINAN SITUASIONAL PADA PT RAJAWALI INTI PROBOLINGGO Sinta Luciana Rio Margadinata Program Manajemen Bisnis, Program Studi Manajemen, Universitas Kristen Petra Jl. Siwalankerto 121-131, Surabaya
Motivasi penting dikarenakan :
Motivasi Bagaimana caranya mengarahkan daya dan potensi bawahan, agar mau bekerja sama secara produktif berhasil mencapai dan mewujudkan tujuan yang telah ditentukan Pemberian daya penggerak yg menciptakan
Harap hubungkan Speaker/Headset ke PC anda sebelum memulai Presentasi Modul ini
Modul Versi Pengembang : Komunikasi Organisasi : 0314a : Dr. Nur Kholisoh, M.Si Harap hubungkan Speaker/Headset ke PC anda sebelum memulai Presentasi Modul ini Paket Modul Standar ini hanya digunakan untuk
KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN
PENGERTIAN KEPEMIMPINAN Seorang yang mempunyai kemampuan untuk memengaruhi perilaku orang lain di dalam kerjanya dengan menggunakan kekuasaan KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN Seni memengaruhi dan mengarahkan orang
Kepemimpinan PRESENTED BY: M ANANG FIRMANSYAH
Kepemimpinan PRESENTED BY: M ANANG FIRMANSYAH Arti kepemimpinan Kepemimpinan adalah kemampuan untuk mempengaruhi sekelompok anggota agar bekerja mencapai tujuan dan sasaran Teori Kepemimpinan Teori Sifat
KEPEMIMPINAN DALAM KEPERAWATAN
1 KEPEMIMPINAN DALAM KEPERAWATAN Elfrida Nainggolan, SKM Tujuan Pembelajaran 2 Menjelaskan konsep dasar kepemimpinan dalam keperawatan Menjelaskan teori kepemimpinan Strategi peningkatan peran kepemimpinan
Interpersonal Communication Skill
Modul ke: 10 Interpersonal Communication Skill Leadership Dra. Tri Diah Cahyowati, Msi. Fakultas FIKOM Program Studi Marcomm & Advertising LEADERSHIP DEFINISI KEPEMIMPINAN Kepemimpinan (leadership) merupakan
GAYA KEPEMIMPINAN SITUASIONAL PADA CV. SUMBER MAKMUR
27 GAYA KEPEMIMPINAN SITUASIONAL PADA CV. SUMBER MAKMUR Florensia Limantara dan Roy Setiawan Program Manajemen Bisnis, Program Studi Manajemen, Universitas Kristen Petra Jl. Siwalankerto 121-131, Surabaya
LEADERSHIP IN A DYNAMIC ENVIRONMENT
LEADERSHIP IN A DYNAMIC ENVIRONMENT ABOUT ME PARTONO, Arif 1967, May S1 1991 Unpar S2 1994 Unpad S3 2016 (in progress) Legal, Retail, Franchise, HR, OB, KM, Telco 1991 Store Spv 1994 - Training Coord 1999
Bab 5 Simpulan, Diskusi, Saran
Bab 5 Simpulan, Diskusi, Saran 5.1 Simpulan Berdasarkan hasil uji korelasi spearman menunjukan bahwa adanya hubungan antara tipe gaya kepemimpinan situasional terhadap stres kerja pada karyawan di Jakarta
ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK Penelitian ini berjudul Studi deskriptif mengenai tingkat kematangan bawahan pada pramugara PT X Bandung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran mengenai tingkat kematangan
Disusun Oleh Lista Kuspriatni. Universitas Gunadarma 2014
Disusun Oleh Lista Kuspriatni Universitas Gunadarma 2014 Manajer mempunyai kegiatan yang lebih luas daripada pemimpin. Manajer melakukan assesment, melaksanakan kewenangan dan tanggung jawab untuk menggunakan
II.TINJAUAN PUSTAKA Konsep Kepemimpinan
II.TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Konsep Kepemimpinan 2.1.1 Definisi Kepemimpinan Kepemimpinan adalah kemampuan untuk mempengaruhi suatu kelompok menuju tercapainya tujuan-tujuan (Robbins dan Coulter, 1999). Hal
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN SITUASIONAL TERHADAP KINERJA KARYAWAN
Konferensi Nasional Ilmu Sosial & Teknologi (KNiST) Maret 2015, pp. 188~192 PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN SITUASIONAL TERHADAP KINERJA KARYAWAN 188 Isah Aisyah 1, Srie Wijaya Kesuma Dewi 2 1 Universitas BSI
BAB II LANDASAN TEORI DAN KERANGKA PEMIKIRAN. Hoyt (2005:P6) Kepemimpinan adalah kegiatan atau seni
BAB II LANDASAN TEORI DAN KERANGKA PEMIKIRAN 2.1 Kepemimpinan Menurut Hoyt (2005:P6) Kepemimpinan adalah kegiatan atau seni memengaruhi orang lain agar mau bekerjasama yang didasarkan pada kemampuan orang
Pengantar Manajemen KEPEMIMPINAN. Amelia Christyani Dirtaniawan SE.,MBA. Modul ke: Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Program Studi Manajemen
Modul ke: Pengantar Manajemen KEPEMIMPINAN Fakultas Ekonomi dan Bisnis Amelia Christyani Dirtaniawan SE.,MBA. Program Studi Manajemen www.mercubuana.ac.id 1. Pengertian Kepemimpinan proses dalam mengarahkan
SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP) TATAP MUKA KE : 1 s.d 7
SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP) TATAP MUKA KE : 1 s.d 7 1. Jurusan : Manajemen 2. Mata Kuliah : Perilaku Keorganisasian 3. Kode Mata Kuliah : MJN 4. Jumlah SKS : 3 SKS 5. Jumlah Tatap Muka : 7 kali 6. Standar
BAB I PENDAHULUAN. dengan prosedur yang telah ditetapkan yaitu pimpinan dapat memberikan. melakukan kinerja didalam suatu perusahaan.
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Keberhasilan suatu perusahaan dalam melakukan aktivitasnya selalu didukung dengan adanya manajemen kerja yang efektif dan hal tersebut merupakan kunci keberhasilan
BAB I PENDAHULUAN. Dalam kenyataannya, keberhasilan suatu organisasi ditentukan oleh
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Sumber daya manusia sebagai salah satu unsur pengendali, merupakan faktor paling penting dan utama didalam segala bentuk organisasi. Sumber daya Manusia disini
Interpersonal Communication Skill
Modul ke: Interpersonal Communication Skill Perkenalan Mata Kuliah, Kontrak Belajar dan Pemahaman Soft Skill November 2016 Fakultas Ilmu Komunikasi Gadis Octory, S.Ikom, M.Ikom Program Studi Periklanan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Terhadap Kinerja Pegawai pada kantor Departemen Agama Kabupaten
BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Penelitian Terdahulu Baedawi (2004) dengan judul Pengaruh gaya kepemimpinan Terhadap Kinerja Pegawai pada kantor Departemen Agama Kabupaten Bantaeng. Penelitian ini bertujuan
ABSTRAK ABSTRACT KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI Halaman ABSTRAK i ABSTRACT ii KATA PENGANTAR v DAFTAR ISI ix DAFTAR TABEL DAN GAMBAR xiii BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian 1 1.2. Rumusan Masalah 3 1.3. Maksud dan Tujuan Penelitian
BAB II URAIAN TEORETIS. Penelitian yang dilakukan oleh Arafah (2007) dengan judul Pengaruh
BAB II URAIAN TEORETIS A. Penelitian Terdahulu Penelitian yang dilakukan oleh Arafah (2007) dengan judul Pengaruh Kepemimpinan Manajer Operasi terhadap Prestasi Karyawan PT. Bank Muammalat Medan. Hasil
STUDI DESKRIPTIF TENTANG GAYA KEPEMIMPINAN MANAGER OPERASIONAL PT. BANK X CABANG PAMANUKAN. Lisa Widawati, Wilma Wirachmaria Sari
STUDI DESKRIPTIF TENTANG GAYA KEPEMIMPINAN MANAGER OPERASIONAL PT. BANK X CABANG PAMANUKAN Lisa Widawati, Wilma Wirachmaria Sari [email protected] Abstrak Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan gaya
KEPEMIMPINAN KEPERCAYAAN
KEPEMIMPINAN KEPERCAYAAN LEADERSHIP Kemampuan mendorong/ mempengaruhi suatu kelompok/ anggota group dalam upaya pencapaian/ mewujudkan tujuan organisasi Suatu organisasi membutuhkan : PEMIMPIN untuk :
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Landasan Teori 1. Teori Kontingensi Teori kontingensi dalam kepemimpinan pemerintah adalah salah satu teori yang berdasarkan pada tiga hal yakni hubungan atasan dengan bawahan,
KEPEMIMPINAN. Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Komputer Indonesia Bandung
KEPEMIMPINAN Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Komputer Indonesia Bandung 2010 1-1 Tujuan Pengajaran Definisi Leadership Traits theories Behavioral theories Contingency
Teori-teori dalam studi Kepemimpinan
TEORI KEPEMIMPINAN. Teori-teori dalam studi Kepemimpinan Pengertian Teori Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI ) a. Pendapat yg didasarkan pada penelitian dan penemuan yang didukung oleh data dan argumentasi;
SUPERVISORY DEVELOPMENT PROGRAM EFFECTIVE TEAM LEADERSHIP PPM MANAJEMEN BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN RI 12/22/2016 1
SUPERVISORY DEVELOPMENT PROGRAM EFFECTIVE TEAM LEADERSHIP BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN RI 12/22/2016 1 SASARAN PELATIHAN Setelah mengikuti pelatihan ini peserta diharapkan dapat : 1.Mengembangkan gaya
KEPEMIMPINAN EFEKTIF. Riza Aryanto [email protected] [email protected] @riza_ary. PPM School of Management
KEPEMIMPINAN EFEKTIF Riza Aryanto [email protected] [email protected] @riza_ary PPM School of Management Tantangan di Organisasi Mengelola keragaman anggota organisasi Meningkatkan kualitas dan produktivitas
Teori Kepemimpinan. Teori x, y. Z Teori TRAIT (Bakat) Teori Perilaku Teori Situasional
KEPEMIMPINAN Pengertian Kepemimpinan menurut Farland adalah proses interpersonal yang mempengaruhi kegiatan orang lain dalam memilih dan mencapai tujuan. Menurut Sullivan dan Decker kepemimpinan adalah
MENJADI PEMIMPIN BISNIS
MENJADI PEMIMPIN BISNIS ? ANDA PASTI BISA MENJADI PEMIMPIN BISNIS ANDA BISA MENJADI MOTIVATOR GUNAKAN SISI MANUSIA ANDA GUNAKAN TEKNIK MENAMBAH SEMANGAT TIM FOKUS PADA SISI TUGAS TIM MENGELOLA KONFLIK
BAB I PENDAHULUAN. perusahaan tidak akan dapat bekerja tanpa adanya ide dan kreatifitas dari para
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Keberhasilan sebuah perusahaan bukan hanya tergantung dari permodalan secara riil yaitu berbentuk uang, namun salah satu hal yang juga berpengaruh adalah sumber
KEPEMIMPINAN KEPEMIMPINAN SITUASI. Dr. Alimatus Sahrah, M.Si. MM
KEPEMIMPINAN KEPEMIMPINAN SITUASI Dr. Alimatus Sahrah, M.Si. MM Kerangka Teori-Teori Kepemimpinan Great Man Theory & Trait Theory Teori Perilaku & Teori Kepemimpinan Partisipasi Teori Situasi Teori Kontigensi
TEORI MANAJEMEN SUMBERDAYA MANUSIA MEMBANTU PEMIMPIN TRANSAKSIONAL MEMIMPIN SUMBERDAYA MANUSIA MELALUI PROSES PERTUKARAN
TEORI MANAJEMEN SUMBERDAYA MANUSIA MEMBANTU PEMIMPIN TRANSAKSIONAL MEMIMPIN SUMBERDAYA MANUSIA MELALUI PROSES PERTUKARAN Oleh : Drs. Arrizal, M.Si Dosen Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas
KEPEMIMPINAN TRANSFORMASI : GAYA KEPEMIMPINAN MASA DEPAN. Oleh: Maryanto*
KEPEMIMPINAN TRANSFORMASI : GAYA KEPEMIMPINAN MASA DEPAN Oleh: Maryanto* Abstrak Kepemimpinan transformasi merupakan gaya kepemimpinan yang menginspirasi dan memberdayakan individu, kelompok dan organisasi
KEPEMIMPINAN KEPEMIMPINAN PARTISIPATIF. Oleh Kelompok 9 : Gilar Cahyo Pambudi ( ) Deden Ismet ( )
KEPEMIMPINAN KEPEMIMPINAN PARTISIPATIF Oleh Kelompok 9 : Gilar Cahyo Pambudi (125030401111017) Deden Ismet (125030407111010) Fernaldi Anggadha (125030407111013) Ardhi Abdillah (125030400111002) PROGRAM
BAB 1 PENDAHULUAN. Hubungan gaya kepemimpinan..., Eka Prasetiawati, FISIP 1 UI, 2009 Universitas Indonesia
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dalam upaya menjalankan usaha, setiap perusahaan baik perusahaan yang bergerak dalam sektor jasa maupun industri pasti memiliki tujuan yang harus dicapai dan
School of Communication & Business Inspiring Creative Innovation. Perilaku Organisasi (Organizational Behavior)
School of Communication & Business Inspiring Creative Innovation Perilaku Organisasi (Organizational Behavior) LEADERSHIP Kemampuan mendorong/ mempengaruhi suatu kelompok/ anggota group dalam upaya pencapaian/
BAB 1 PENDAHULUAN. organisasi, agar individu dapat memuaskan kebutuhannya sendiri walaupun
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Pembicaraan mengenai MSDM (manajemen sumberdaya manusia) dewasa ini semakin mendapat perhatian. Pada hakekatnya MSDM merupakan suatu upaya pengintegrasian
Aplikasi Psi Sosial. Bidang Organisasi 1. Kepuasan kerja 2. Perilaku prososial di tempat kerja (OCB) 3. kepemimpinan
Aplikasi Psi Sosial Bidang Organisasi 1. Kepuasan kerja 2. Perilaku prososial di tempat kerja (OCB) 3. kepemimpinan 1. Kepuasan Kerja Kepuasan kerja sikap pekerja (karyawan) terhadap pekerjaannya sikap
HP : Bisa diunduh di: teguhfp.wordpress.com
e-mail : [email protected] HP : 081-1286833 Bisa diunduh di: teguhfp.wordpress.com A. Pendahuluan Mengapa Pemimpin Dibutuhkan? Karena banyak orang memerlukan figur pemimpin. Dalam beberapa situasi
BAB I PENDAHULUAN. Seperti yang kita ketahui bahwa pada saat ini persaingan antar perusahaan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Seperti yang kita ketahui bahwa pada saat ini persaingan antar perusahaan semakin ketat. Di satu pihak peralatan kerja semakin modern dan efisien, dan di lain
BAB I PENDAHULUAN. sumber daya manusia (human resources) secara unggul. Sumber daya manusia yang
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Bangsa Indonesia sebagai bagian dari masyarakat global, perlu mempersiapkan sumber daya manusia (human resources) secara unggul. Sumber daya manusia yang unggul diperlukan,
BAB II URAIAN TEORITIS. berpengaruh positif dan signifikan terhadap iklim komunikasi organisasi. 57,7% dipengaruhi oleh faktor lain.
BAB II URAIAN TEORITIS A. Penelitian Terdahulu 1. Wheny Margaretta (2006), berjudul: Pengaruh Gaya Kepemimpinan terhadap Iklim Komunikasi Organisasi dalam Ray White Real Estate Di Surabaya. Dengan hasil
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Gaya Kepemimpinan 2.1.1 Pengertian Gaya Kepemimpinan Gaya kepemimpinan pada dasarnya sebagai suatu perwujudan tingkah laku dari seorang pemimpin yang menyangkut kemampuannya
KEPEMIMPINAN. Bab 12
KEPEMIMPINAN Bab 12 Kepemimpinan Swansburg (1995), menyatakan bahwa kepemimpinan adalah suatu proses yang mempengaruhi aktifitas suatu kelompok yang terorganisasi dalam usahanya mencapai penetapan dan
BAB I PENDAHULUAN. Organisasi senantiasa memanfaatkan sumber daya manusia yang
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Organisasi senantiasa memanfaatkan sumber daya manusia yang dimilikinya dengan sumber daya lainnya seperti mesin, sarana dan prasarana untuk dioptimalkan dalam mendukung
ANALISIS HUBUNGAN ANTARA GAYA KEPEMIMPINAN DIREKTUR DAN TINGKATAN PEKERJAAN KARYAWAN CV. HANANTA
ANALISIS HUBUNGAN ANTARA GAYA KEPEMIMPINAN DIREKTUR DAN TINGKATAN PEKERJAAN KARYAWAN CV. HANANTA Anthony Kusuma dan Dr. Drs. Ec. Eddy Madiono Sutanto, M.Sc. Program Manajemen Bisnis, Program Studi Manajemen,
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
17 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Setiap organisasi baik organisasi nirlaba atau yang berorientasi laba, berkepentingan untuk memajukan organisasi terutama dalam era globalisasi saat ini dimana persaingan
BAB I PENDAHULUAN. tersebut, maka segala upaya terus dilakukan untuk menciptakan sumber daya
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam kehidupan yang serba modern ini setiap perusahaan dituntut untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar dapat mengatasi persaingan yang semakin ketat
Materi 10 Organizing/Pengorganisasian: Manajemen Team
Materi 10 Organizing/Pengorganisasian: Manajemen Team Anda mungkin memiliki banyak pengalaman bekerja dalam kelompok, seperti halnya tugas kelompok, tim olahraga dan lain sebagainya. Kelompok kerja merupakan
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Dengan semakin ketatnya persaingan dan perubahan lingkungan eksternal
17 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dengan semakin ketatnya persaingan dan perubahan lingkungan eksternal organisasi, banyak organisasi melakukan penyesuaian dalam struktur maupun pengelolaannya
BAB I PENDAHULUAN. Kepemimpinan merupakan salah satu isu dalam manajemen yang masih cukup menarik
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kepemimpinan merupakan salah satu isu dalam manajemen yang masih cukup menarik untuk diperbincangkan hingga saat ini. Media massa, baik elektronik maupun cetak, seringkali
BAB X KEPEMIMPINAN TRANFORMASIONAL DAN TRANSAKSIONAL
BAB X KEPEMIMPINAN TRANFORMASIONAL DAN TRANSAKSIONAL Salah satu teori yang menekankan suatu perubahan dan yang paling komprehensif berkaitan dengan kepemimpinan adalah teori kepemimpinan transformasional,..
BAB I PENDAHULUAN. Suatu organisasi dibentuk untuk mencapai tujuan bersama, namun untuk
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Suatu organisasi dibentuk untuk mencapai tujuan bersama, namun untuk mencapai tujuan secara efektif diperlukan manajemen yang baik dan benar. Manajemen merupakan
DAFTAR ISI. Abstrak... i. Kata Pengantar... ii. Daftar Isi... iv. Daftar Lampiran... iv
ABSTRAK Dalam penulisan skripsi ini, penulis memilih topik mengenai pengaruh gaya kepemimpinan terhadap motivasi pada anggota organisasi X (Gereja Mawar Sharon Tentara Tuhan). Gaya kepemimpinan diartikan
Pendetakan tradisional
teori dasar KEPEMIMPINAN BISNIS TEORI CIRI Pendetakan tradisional fisik: tinggi, besar, daya tarik, ketahanan tubuh, dll. sosiologis: ketegasan, kebijaksanaan, status, kepercayaan pada orang, dll. kepribadian:
Modul ke: PSIKOLOGI SOSIAL 2. Kepemimpinan. Fakultas PSIKOLOGI. Filino Firmansyah M. Psi. Program Studi Psikologi.
Modul ke: PSIKOLOGI SOSIAL 2 Kepemimpinan Fakultas PSIKOLOGI Filino Firmansyah M. Psi Program Studi Psikologi www.mercubuana.ac.id Topik Bahasan Pengertian Kepemimpinan Berbagai Perspektif tentang Kepemimpinan
Bab 2 MANAJEMEN DAN MANAJER
Bab 2 MANAJEMEN DAN MANAJER Siapa Manajer? Orang yang melakukan kegiatan manajemen atau proses manajemen. Manajemen menginginkan tujuan tercapai dengan efektif dan effisien Efektif & Efisien Efektif :
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Landasan Teori 2.1.1 Perilaku Organisasi Menurut Stephen Robbins (2007:9), perilaku organisasi adalah suatu bidang studi yang menyelidiki dampak perorangan, kelompok dan struktur
BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN HIPOTESIS PENELITIAN
BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN HIPOTESIS PENELITIAN 2.1 Landasan Teori dan Konsep 2.1.1 Teori jalur-tujuan (path-goal) Teori jalur-tujuan (path-goal) adalah teori kepemimpinan yang dikembangkan oleh Robert
ORGANIZATION THEORY AND DESIGN
ORGANIZATION THEORY AND DESIGN Modul ke: Fakultas Pasca Sarjana Definisi efktivitas organisasi Ukuran-ukuran efektivitas organisasi Pentingnya efektivitas organisasi Efektivitas organisasi dan pemuasan
Pertemuan ke- 11 kepemimpinan. Pengertian Kepemimpinan Gaya gaya Kepemimpinan
Pertemuan ke- 11 kepemimpinan i Pengertian Kepemimpinan Gaya gaya Kepemimpinan i KEPEMIMPINAN Pengertian Kepemimpinan : Kepemimpinan adalah kemampuan untuk mempengaruhi suatu kelompok ke arah tercapainya
BAB II TELAAH LITERATUR DAN PENGEMBANGAN HIPOTESIS. Path-goal theory menjelaskan dampak gaya kepemimpinan pada motivasi
BAB II TELAAH LITERATUR DAN PENGEMBANGAN HIPOTESIS 2.1 Pengertian Path Goal Theory Path-goal theory menjelaskan dampak gaya kepemimpinan pada motivasi bawahan, kepuasan dan kinerjanya (Luthans, 2006) dan
KEPEMIMPINAN. OLEH: Drs. Yunyun Yudiana, M.Pd
KEPEMIMPINAN OLEH: Drs. Yunyun Yudiana, M.Pd Apa itu Kepemimpinan? Suatu kemampuan untuk berproses dari seseorang untuk dapat membawakan tujuan dari kelompok yang dipimpinnya. Profil Pemimpin Tanggung
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Dalam bab ini, akan dibahas mengenai tinjauan pustaka yang digunakan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA Dalam bab ini, akan dibahas mengenai tinjauan pustaka yang digunakan peneliti terkait dengan penelitian yang dilakukan, yang nantinya dapat menjadi landasan teoritis dalam mendukung
BAB I PENDAHULUAN. Di era globalisasi seperti saat ini, persaingan antar organisasi yang
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Di era globalisasi seperti saat ini, persaingan antar organisasi yang bergerak pada industri yang sejenis semakin meningkat. Hal ini salah satunya disebabkan oleh konsumen
BAB I PENDAHULUAN. Di era globalisasi dewasa ini, sebuah perusahaan bertaraf nasional maupun
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Di era globalisasi dewasa ini, sebuah perusahaan bertaraf nasional maupun internasional harus bekerja secara kompetitif dengan meningkatkan efektifitas dan efisiensi
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. A. Semangat Kerja. Mathis (2002) mengatakan masalah semangat kerja di dalam suatu
9 BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Semangat Kerja 1. Pengertian Semangat Kerja Mathis (2002) mengatakan masalah semangat kerja di dalam suatu perusahaan selalu menjadi masalah yang perlu mendapat perhatian.
