The President Post THE SPIRIT OF INDONESIA. Jusuf Kalla Minta Investor Tak Perlu Risau

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "The President Post THE SPIRIT OF INDONESIA. Jusuf Kalla Minta Investor Tak Perlu Risau"

Transkripsi

1 LIPUTAN KHUSUS / OKTOBER 2014 / MINGGU #2 The President Post THE SPIRIT OF INDONESIA Jusuf Kalla Minta Investor Tak Perlu Risau Wakil Presiden terpilih Jusuf Kalla (JK) bertemu dengan puluhan investor di Jakarta Kamis (9/10/2014) malam untuk menjelaskan kondisi politik saat ini. Inti dari pesannya adalah para pelaku tak perlu risau karena dalam politik tidak ada yang permanen. Mungkin Anda risau karena di parlemen koalisi kita hanya 35%. Saya bilang tidak perlu khawatir, di politik itu tidak ada yang permanen, kata JK dalam pertemuan Kebijakan Ekonomi di Bawah Pemerintahan Jokowi-JK di Hotel Intercontinental, Mid Plaza. Dalam pertemuan yang dihadiri 70 investor, JK mengatakan sekarang memang banyak partai di parlemen yang berseberangan dengan pemerintah. Namun kondisi ini bisa berubah dalam 5 tahun mendatang. Yang sekarang koalisi kita cuma 35%, bisa saja bulan ini jadi 45%. Nanti 3 bulan lagi mungkin sudah 65%. Itu sangat mungkin, karena tidak ada yang permanen dalam politik, yang permanen itu kepentingan. Jadi yang kita satukan itu kepentingannya, papar JK. Dia mengatakan, bersama Jokowi akan mengelola kepentingan-kepentingan politik dengan baik, sehingga pemerintah dan parlemen bisa berjalan beriringan. Dalam pertemuan tersebut JK menceritakan pengalaman Tiongkok dan Vietnam yang sukses menarik banyak investasi. Pengalaman tersebut bisa diterapkan di Indonesia. "Kita bisa belajar dari Tiongkok. Tiongkok mengubah struktur negaranya jadi open market, kemudian dia membangun infrastruktur, merubah postur kebijakannya, menyediakan lahan dan sebagainya," katanya. Sementara itu Vietnam menarik para investor dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusianya seperti menguasai berbagai bahasa. Hasilnya, Vietnam bisa memproduksi juta ipad dan Samsung per tahun. Menurut JK, Indonesia punya peluang investasi lainnya yang bisa dikembangkan terutama sektor otomotif. Indonesia sudah rutin mengekspor mobil ke berbagai negara seperti Timur Tengah hingga ke Afrika Utara. "Memberikan insentifnya gampang. Tergantung bagaimana willingness-nya kita saja. Misalnya dulu ada keluhan untuk ekspor kita sulit karena kita nggak punya pelabuhan yang cukup untuk angkut mobil," katanya. Oleh karena itu dia mendorong pembangunan pelabuhan mobil untuk keperluan ekspor di Tanjung Priok sehingga ekspor mobil Indonesia terus naik. "Saya perintahkan bangun infrastruktur untuk mempermudah masukkan mobil ke pelabuhan. Akhirnya, dengan Rp 180 miliar itu jadi. Hasilnya apa? Tahun depannya ekspornya langsung naik," katanya. Sejumlah pengusaha yang menghadiri pertemuan tersebut memberi pujian kepada pasangan Jokowi-JK. Chief Executive Officer (CEO) RHB OSK Securities, Chan Kong Ming optimis pasangan Jokowi-JK bisa membawa perubahan bagi Indonesia. "Jokowi dikenal sebagai pimpinan yang mau bekerja, mau turun ketemu rakyat, dan bisa menyelesaikan konflik dengan pendekatan humanis. Pak JK dikenal bisa menyelesaikan permasalahan ekonomi. Pengalaman beliau bahkan dikenal bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di Asia dan seluruh dunia," ujarnya. Menurut Chan, Jokowi-JK akan menjadi dua kekuatan yang membangun Indonesia. "Peran Jusuf Kalla sebagai wapres diharap banyak membantu terutama dalam hal kebijakan ekonomi di Indonesia. Untuk inilah kami mengundang Bapak JK untuk memberi pandangan perihal ekonomi Indonesia secara langsung kepada investor. Agar para investor dari segala bidang bisa mendengar, saya bilang first hand information," jelasnya. (*) Proses Impeachment Sulit Proses Pemakzulan Presiden Proses pemakzulan presiden di Indonesia sangat sulit. Dalam system presidensial murni seperti di Indonesia proses pemakzulan melalui dua tahap. Pertama di Mahkamah Konstitusi (MK) dan kedua proses di MPR. MPR Dalam UUD disebutkan untuk melakukan impeachment sekurangkurangnya harus dihadiri 3/4 jumlah anggota MPR dan disetujui 2/3 anggota dari 3/4 anggota yang hadir. Mahkamah Konstitusi MK harus memastikan apakah presiden melakukan korupsi atau tindak pidana lainnya. Kalau MK menyatakan tidak bersalah, tidak bisa dibawa ke MPR.

2 hal.2 LIPUTAN KHUSUS / OKTOBER 2014 / MINGGU #2 Koalisi Merah Putih Dominasi DPR Pusat dan Daerah Koalisi Merah Putih (KMP) menunjukkan kelihaiannya. Mereka memenangi pertarungan dalam merebut kursi pimpinan DPR dan MPR. Dengan menguasai 52% kursi DPR Pusat dan mayoritas DPRD, KMP bisa menjadi batu sandungan Joko Widodo dalam menjalankan program-programnya. ACEH KOALISI INDONESIA HEBAT KURSI (RASIO) KOALISI MERAH PUTIH KURSI (RASIO) SWING VOTE KURSI (RASIO) 29 (36%) 43 (53%) 9 (11%) (sumber: katadata.com) SUMUT 34 (34%) 49 (49%) 17 (17%) SUMBAR 16 (25%) 40 (62%) 9 (14%) BENGKULU 17 (38%) 21 (57%) 7 (16%) JAMBI 19 (35%) 26 (47%) 10 (18%) JABAR RIAU 14 (24%) 35 (35%) 53 (53%) 12 (12%) 36 (61%) 9 (15%) BANTEN 33 (39%) 44 (52%) 8 (9%) KEPRI 19 (42%) 19 (42%) 7 (16%) SUMSEL 29 (39%) 33 (44%) 13 (17%) LAMPUNG 34 (40%) 41 (48%) 10 (12%) BABEL 16 (36%) 25 (56%) 4 (9%) 49 (46%) 47 (44%) 10 (9%) JAKARTA JATENG 44 (44%) 47 (47%) 9 (9%) KALBAR 25 (38%) 28 (43%) 12 (18%) YOGYAKARTA 22 (40%) 31 (56%) 2 (4%) KALSEL Pendukung Koalisi Merah Putih Koalisi Merah Putih (KMP) didukung oleh Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Persatuan Pembangunan dan Partai Amanat Nasional. Kuasai 28 Provinsi 19 (35%) 32 (58%) 4 (7%) Koalisi Merah Putih menguasai 28 DPRD. Koalisi Indonesia Hebat hanya menguasi empat DPRD yaitu Bali, NTT, Kalteng dan Jawa Timur. Di Provinsi Papua dan Kepulauan Riau seimbang. KALTIM JATIM 20 (36%) 30 (55%) 5 (9%) KALTENG 20 (44%) 19 (42%) 6 (13%) 45 (45%) 42 (42%) 13 (13%) BALI 27 (49%) 19 (35%) 9 (16%) KALUT 12 (34%) 10 (22%) 24 (53%) 11 (24%) SULBAR 18 (28%) 36 (55%) 11 (17%) NTB 15 (33%) 22 (48%) 9 (20%) 15 (43%) 8 (23%) SULSEL 22 (26%) 51 (59%) 13 (15%) NTT 28 (43%) 26 (40%) 11 (17%) 12 (27%) 29 (64%) 4 (9%) GORONTALO SULTENG SULTRA 12 (27%) 27 (60%) 6 (13%) 16 (37%) 19 (44%) 8 (19%) SULUT 11 (37%) 13 (43%) 6 (20%) MALUKU UTARA 18 (40%) 19 (42%) 8 (18%) MALUKU 15 (26%) 21 (36%) 15 26%) 22 (38%) PAPUA BARAT PAPUA 19 (28%) 19 (28%) 31 (45%) Didukung Oleh: LEMBAGA KAJIAN NUSANTARA Riset dan Sumber Daya Manusia Bekerja Sama Dengan: PRESIDENT UNIVERSITY Editorial Staff Editor In Chief: Rachmat Wirasena Suryo Penasihat: Samsul Hadi Kunto Hernansaputro Ali Basyah Suryo Sekretaris Redaksi: Nourul Ulfah Reporter: Heros Barasakti Desainer Grafis: Nike Andriana Redaktur: Inggit Agustina Joko Harismoyo Marketing dan Event: Putri Kenanga Ronni Ferdy Edward Dondy Account Executive: Achmad Iqbal Ike Mayasari Sirkulasi dan Distribusi: Maman Panjilesmana Rifki Amiroedin Penanggung Jawab Website: Reza Partakusuma Irawan Bambang Sugeng Sosial Media: Arief Victor N Alamat Redaksi dan Sirkulasi: Menara Batavia 2nd Floor Jl. K. H. Mas Mansyur Kav. 126 Jakarta Ph. (021) Fax (021) Redaksi: Diterbitkan oleh PT. Media Prima Nusa

3 LIPUTAN KHUSUS / OKTOBER 2014 / MINGGU #2 hal.3 NASIONAL HIGHLIGHT Inilah Cara Jokowi Membangun Pasar Tradisional Salah satu agenda pembangunan infrastruktur pemerintahan Jokowi-JK adalah membangun pasar tradisional serta modernisasi pasar yang lama. Untuk mencapai target tersebut, Jokowi harus menggandeng swasta dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Swasta (Public Private Partnership/PPP) yang sudah dimodifikasi. Hotel di Bogor Capai Titik Jenuht Pengusaha hotel di Bogor meminta Pemkot Bogor meninjau ulang pengajuan izin hotel di kota itu sebagai upaya memperkecil persaingan usaha. Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Bogor Adhy Satrianto mengatakan pihaknya mengkhawatirkan pada 2016 keberadaan hotel di Bogor sudah mengalami titik jenuh. Pada 2012 jumlah hotel di Kota Bogor sekitar 56 dan pada 2013 mencapai 66. Tingkat okupansi hotel rerata di Bogor pada 2013 sudah mencapai 65%. Adhy mengkhawatirkan ke depan jumlah hunian tersebut akan semakin berkurang hingga mencapai 55%. (*) Tanpa melibatkan swasta, pemerintah bakal kesulitan mencapai target tersebut mengingat keterbatasan dana yang ada pada APBN atau APBD. Jangankan membangun pasar baru, untuk memodernisasi saja akan kewalahan. Jumlah pasar tradisional banyak. Semua perlu direnovasi dengan cepat, kata Hartono Wignjopranoto, Direktur Utama Pasar Komoditi Nasional (Paskomnas). Selama ini, lanjut Hartono, untuk membangun pasar baru membutuhkan proses dan waktu lama serta biaya besar. Pemerintah daerah harus mengajukan proposal ke pemerintah pusat untuk kemudian mendapat persetujuan Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Pemerintah pun harus menanggung biaya pembangunan 100%, lanjutnya. Untuk mempercepat proses pembangunan, Hartono mengusulkan agar proposal pembangunan pasar diberi batas waktu yang jelas dan berjenjang. Misalnya, persetujuan di tingkat pemda hanya memerlukan waktu maksimal dua bulan. Harus ada pembatasan waktu. Penyusunan proposal di kabupaten maksimal 2 bulan. Penelitian dan eksekusi terhadap proposal di provinsi maksimal 2 bulan, dan di pusat maksimal 3 bulan, tambah Hartono. Dalam menyusun rencana pembangunan, pemerintah diharapkan melibatkan ahli pasar. Sementara itu untuk meringankan biaya pembangunan, pemerintah diminta melibatkan swasta. Perlu modifikasi pola PPP agar biaya pemerintah tidak masuk ke bangunan fisik, tetapi masuk ke fasilitasi terhadap UMKM, jelasnya. Bangunan fisik sebaiknya dibebankan kepada investor sehingga perlu dipikirkan skema yang bisa memikat investor. Investor pembangunan pasar sebaiknya perusahaan di provinsi terkait. Menurut Hartono dengan membebani swasta seluruh biaya pembangunan pasar maka investor akan berhatihati dalam membangun. Mereka akan membangun sesuai dengan potensi yang ada. Tidak mungkin membangun 500 kios jika potensi yang ada saat itu hanya 300 lapak. Pola pemikiran seperti ini jarang terpikirkan oleh pemda sehingga sering ditemui beberapa pasar yang kiosnya kosong karena tidak ada penyewa. Pengembalian modal investor dilakukan melalui proses pengelolaan pasar yang dipungut harian dari UMKM pasar berdasarkan kemampuannya. Selain soal pembangunan, Hartono juga menyoroti manajemen pasar tradisonal. Selama ini manajemen pasar kurang professional. Tidak memperhatikan kebersihan dan keamanan sehingga pengunjung kurang nyaman. Masyarakat butuh pasar yang bersih, aman dan nyaman, jelas alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) itu. Manajemen seperti ini tidak akan terjadi jika pasar dikelola oleh swasta yang mengharapkan pengunjung pasar terus bertambah. Dengan kerjasama seperti ini di mana swasta menanggung biaya pembangunan dan pengelolaan pasar, maka tugas pemerintah adalah membangun infrastruktur pendukung untuk menumbuhkan pasar tersebut. Misalnya, menyediakan pinjaman dengan suku bunga rendah dan jangka waktu lebih lama untuk pedagang di pasar tersebut. Jika perlu, pemerintah memberikan subsidi bunga agar iklim usaha UMKM di pasar tersebut dapat berkembang dengan baik. Jangan sampai pedagang terjerat hutang kepada rentenir. Untuk kemajuan pedagang pasar, dibentuk koperasi pedagang untuk memupuk dan menyalurkan modal bagi anggota. Pemerintah harus pula menjamin keamanan investor. Dalam arti, pungutan-pungutan illegal yang biasa terdapat di pasar tradisonal harus dihilangkan. Pedagang tidak boleh terbebani pungutan liar yang menggerus profit mereka. Maklum, retribusi pasar yang dikelola swasta tentu lebih besar dibanding dengan retribusi yang berlaku selama ini. Hartono yakin melalui pola PPP yang sudah dimodifikasi ini, pemerintah mampu membangun pasar tradisonal dalam setahun sehingga dalam lima tahun kepemimpinannya bisa menciptakan pasar. Hal ini bisa terwujud karena pemerintah tak perlu mengeluarkan modal, hanya membuat kebijakan yang berpihak kepada rakyat dan investor. (jok) Investasi Manufaktur dan Otomotif Tumbuh Pesat Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Mahendra Siregar mengatakan, pertumbuhan investasi di Indonesia dalam lima tahun terakhir ( ) sangat pesat. Investasi manufaktur dan otomotif tumbuh paling besar, mencapai 7 kali lipat. Tujuh tahun lalu 55% dari total investasi berada di sektor pertambangan dan perkebunan, ujar Mahendra, Kamis (9/10/2014) di Jakarta. Mahendra optimistis investasi yang akan masuk ke Indonesia di masa yang akan datang makin besar. Meskipun memang masih banyak hambatan yang harus diselesaikan pemerintah, terutama pemerintah terpilih nanti. (*) PGN akan Perkuat Infrastruktur di Tangerang PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk. area Tangerang akan memperkuat infrastruktur jaringan dan pemasaran untuk mendongkrak pemasaran gas alam di wilayah tersebut. Pasalnya, dari ribuan unit industri besar dan menengah yang beroperasi di Tangerang raya, hanya 245 unit yang menggunakan gas alam dari pihaknya. Lebinner Sinaga, Manager Area Tangerang PT PGN Tbk. mengatakan belum munculnya kesadaran pelaku industri menggunakan alternatif energi dari listrik dan bahan bakar minyak, menghambat pemasaran gas alam di wilayah ini. Selain konsumen dari industri, PGN Tangerang juga menyalurkan gas alam kepada rumah tangga, 116 pelanggan komersil seperti perhotelan, dan empat unit industri jasa komersil seperti restoran dan sejenisnya. (*)

4 hal.4 LIPUTAN KHUSUS / OKTOBER 2014 / MINGGU #2 Kris Manuel Manggolo: Merancang Drone Amfibi NASIONAL adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang manajemen situasi darurat dan tidak darurat dengan membuat laporan massal melalui teknologi yang cepat dan efesien. Situasi darurat bisa dalam hal serangan teroris atau bencana alam. Drone bisa dibatasi untuk area tertentu, ujar Kris Manuel Manggolo, Direktur PT. Trimitra Berkah Utama, perusahaan yang bergerak dalam bidang drone. Menurutnya, sistem informasi yang digunakan oleh TechRadium adalah immediate response information system (IRIS) atau sistem respon dan informasi seketika. Sistem ini menggabungkan lima sistem yaitu pesan suara telepon, , pesan teks elektronik, video dan gambar, jelasnya. Hanya melalui satu kali tekan, ribuan pesan serentak terkirim. Sementara kejadian dan peristiwa sedang berlangsung, alat ini bisa mengabarkan perkembangan yang ada ke seluruh pelanggan. Pesawat Udara Nirawak (PUNA) alias drone menjadi perbincangan publik setelah presiden terpilih Joko Jokowi Widodo dalam sebuah debat menjelang pemilihan presiden menegaskan bahwa Indonesia membutuhkan drone untuk menjaga kekayaan alam dan kedaulatan negara. Menurut catatan, banyak kekayaan alam yang dicuri orang-orang yang tidak bertanggung jawab demi memperkaya diri-sendiri. Sekretaris Jenderal Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan Abdul Halim mengatakan terjadi pencurian ikan rata-rata oleh 100 kapal asing setiap tahun. Akibat kasus pencurian ikan tersebut, menurut FAO, Indonesia mengalami kerugian Rp 300 triliun setiap tahunnya. Jika ditambah dengan nilai pajak, kerugian mencapai Rp 50 triliun per tahun. Pencurian kekayaan alam juga terjadi di hutan. Kasus penebangan liar terus saja terjadi. Bukan hanya merugikan negara karena potensi pendapatan yang hilang, pembalakan liar juga berakibat buruk bagi iklim di Indonesia. Beberapa daerah hilir tergenang banjir akibat penggundulan hutan. Untuk menjaga kekayaan alam dan juga kedaulatan bangsa, Jokowi mengusulkan agar pemerintah mengoperasikan drone. Fungsi pesawat tanpa awak ini diantaranya adalah sebagai alat mata-mata (pengintai), sebagai pengganti manusia di tempat-tempat berbahaya, sebagai pemantau ketika terjadi bencana, sebagai pembantu media untuk melakukan peliputan atau pemotretan, sebagai alat perang, serta sebagai sarana pengangkut barang. Mengingat pentingnya fungsi drone bagi Indonesia, TechRadium Inc tengah merancang drone amfibi yaitu pesawat tanpa awak yang berbasis di laut. Drone seperti ini cocok dengan situasi dan kondisi Indonesia di mana sebagian besar wilayahnya terdiri dari lautan dengan pulau sebanyak buah dan panjang pantai mencapai km. TechRadium Hebatnya, jelas lelaki berkepala pelontos ini, sistem komunikasi melalui IRIS memungkinkan setiap pesawat atau kapal untuk berkomunikasi secara langsung tanpa melalui pusat kontrol. Ini membuat penanganan masalah bisa dipercepat. Kris menambahkan, untuk kondisi Indonesia saat ini, jumlah drone yang diperlukan sekitar 10 buah. Tiga untuk Sumatra, tiga Jawa dan empat untuk Indonesia Timur, ujarnya kepada The President Post di Jakarta, akhir Agustus Drone bisa beroperasi selama dua tahun non stop. Melalui drone, negara bisa menekan dan mengurangi jumlah pencurian ikan atau pembalakan liar yang terjadi di Indonesia sehingga bisa meningkatkan pendapatan dari sektor perikanan dan kehutanan. Harga diri bangsa juga terangkat. Tidak ada kapal atau pesawat asing yang masuk ke wilayah kita, tambah Kris. Menurut Kris, drone memiliki kemampuan memotret obyek kecil sampai detail. Bahkan, wajah orang pun akan terlihat jelas melalui drone tersebut. Harga drone, tambah Kris, masih di bawah 200 juta US$. Harga yang menurutnya sesuai untuk fungsi dan tugas sebuah pesawat tanpa awak. (jok) PATA Hub City Forum Diselenggarakan di Kuala Lumpur Untuk meningkatkan kesadaran akan Masyarakat Ekonomi Asean (Asean Economic Community/AEC), yang akan diimplementasikan 1 Januari 2015, Pacific Asia Travel Association Malaysia Chapter, bekerja sama dengan kantor pusat PATA, dan didukung oleh Kementerian Pariwisata dan Budaya Malaysia (MOTAC) dan Tourism Malaysia, akan menyelenggarakan PATA Hub City Forum pada 15 Oktober 2014 di The Royale Chulan, Kuala Lumpur. Dengan tema Where Is Tourism Heading? (Kemana Pariwisata Mengarah?), forum ini bertujuan untuk mendidik para pemangku kepentingan yang terkait dengan sektor pariwisata dan perhotelan serta membuka mata akan potensi, peluang dan tantangan untuk bisnis mereka. untuk berbagi wawasan, ide dan pengalaman mereka. Acara ini akan dibuka secara resmi oleh Menteri Pariwisata dan Kebudayaan Malaysia. PATA adalah sebuah asosiasi dengan keanggotaan internasional dan organisasai dunia yang menguasai pariwisata di AsiaPacifik. Didirikan di Hawaii pada tahun 1951, PATA berkantor pusat di Bangkok, Thailand. Organisasi ini memiliki keanggotaan hampir organisasi termasuk pemerintah dan tempat wisata, perusahaan penerbangan dan jalur pelayaran, hotel, turoperator, agen perjalanan dan perusahaan pariwisata terkait lainnya dan perusahaan, lembaga pendidikan, jasa keuangan, konsultasiserta media. Para ahli dan pembicara terkemuka dari tingkat internasional dan lokal, termasuk perwakilan dari Uni Eropa, diundang

5 LIPUTAN KHUSUS / OKTOBER 2014 / MINGGU #2 hal.5 Sandy Arkossand: Mencegah Illegal Fishing dengan Teknologi Sonar Pencurian ikan antara Januari sampai Agustus 2014, menurut catatan Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (Kiara), telah merugikan negara Rp. 101 triliun. Volume ikan yang dicuri hingga Agustus 2014 mencapai 1,6 juta ton atau setara 182 ton sehari. Peningkatan pencurian ikan terjadi karena masih lemah pengawasan dan penindakan kepada nelayan dan kapal ikan asing itu. NASIONAL Melalui teknolgi sonar dari BlueView, kita bisa mengetahui aktifitas kapal yang melewati Zone Ekonomi Ekslusif (ZEE) Indonesia. Jika ada pencurian ikan, kita bisa memberikan buktinya, ujar Sandy Arkossand, Direktur Utama PT. Ark Geo Marin, kepada The President Post di Jakarta, Rabu (24/9/2014). Menurutnya, selama ini kita mengetahui telah terjadi pencurian ikan di laut tetapi kita tidak bisa memberikan alat bukti yang bisa menyeret pelaku ke pengadilan. Teknologi sonar BlueView mempunyai ketajaman yang menakjubkan sehingga foto atau video yang dihasilkan sangat akurat dan memiliki resolusi tinggi. Bahkan, lanjutnya, alat tersebut bisa mendeteksi obyek sebesar empat sentimeter dari jarak hingga 150 meter. Bandingkan dengan kamera yang hanya mampu melihat dari jarak 5-7 meter, jelas Sandy. Untuk melihat apa yang terjadi di dalam laut, alat tersebut juga bisa diandalkan. Dapat melihat sampai kedalaman meter. Dengan menerapkan teknologi sonar ini, pemerintah mendapatkan keuntungan ganda. Pertama, alat tersebut dapat digunakan untuk memberikan bukti jika terjadi pencurian ikan sehingga bisa mencegah atau mengurangi illegal fishing. Keuntungan kedua adalah alat ini bisa digunakan untuk melakukan search and rescue jika terjadi kecelakaan di laut. Alat tersebut tentunya juga bisa dipakai untuk melakukan survey di bawah permukaan air laut. Negara mengalami kerugian triliunan rupiah akibat pencurian ikan di laut. Illegal fishing terus terjadi dan sulit ditangkap karena kapal pencuri jauh lebih canggih daripada kapal milik Indonesia. Kehadiran BlueView Technologies yang menawarkan teknologi sonar bisa menjadi solusi untuk mencegah maraknya pencurian ikan. Dalam ujicoba BlueView di Pantai Marina, Ancol, Jakarta alat tersebut bisa melihat obyek di dalam air meski kondisi air laut hitam pekat. BlueView yang berada di bawah kapal bisa digerakkan 360 derajat untuk melihat obyek yang berada di sekitar kapal. Hasil rekaman BlueView bisa dilihat secara real time di monitor yang berada di dalam kapal atau pusat komando untuk kemudian diteruskan kepada pihak terkait, baik melalui SMS maupun . Walau BlueView bisa melihat semua obyek yang ada di bawah permukaan air laut, namun alat ini tidak bisa membedakan jenis-jenis obyek yang terlihat, apakah itu ikan, tumbuhan, atau benda lainnya. Untuk itu tenaga operator BlueView harus diberikan latihan khusus untuk melihat dan membedakan jenis-jenis obyek yang ada di bawah air laut. BlueView ada yang menggunakan teknologi dua dimensi dan tiga dimensi (3D underwater scanning). Teknologi tiga dimensi merupakan terobosan baru dalam pemetaan biometri bawah air. Melalui teknologi 3D ini, gambar yang dihasilkan lebih detail termasuk titik koordinatnya. BlueView 3D tidak terpengaruh oleh keberadaan cahaya dan dapat digunakan dalam kondisi ekstrem sekali pun. Hasilnya lebih teliti, jelas Sandy. Sandy menjelaskan, satu paket sistem BlueView terdiri dari scanner, kamera, software untuk menganalisa, monitoring system, serta encryption software untuk pusat komando (pengendali). (jok) Design by Nick Faldo RESERVATION RIRIS:

6 hal.6 BISNIS LIPUTAN KHUSUS / OKTOBER 2014 / MINGGU #2 Pemerintah Bakal Terapkan SNI Rumput Laut Penerapan Standard Nasional Indonesia (SNI) terhadap rumput laut masih menunggu masukan dari berbagai pihak terkait agar saat SNI diberlakukan, kalangan industri rumput laut sudah siap mengimplementasikannya. SNI rumput laut diperlukan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing rumput laut menghadapi pasar bebas Asean Saut P. Hutagalung, Dirjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) KKP, mengatakan keberadaan SNI juga dipersiapkan sebagai acuan bagi pelaku usaha rumput laut dalam menghasilkan produk yang berkualitas dan terjamin dari sisi keamanan. Secara umum diharapkan agar bisa meningkatkan kualitas dan daya saing rumput laut. Apalagi dalam menghadapi persaingan di tingkat global maupun MEA 2015, kata Saut di Makassar, Kamis (9/10/2014). Penerapan SNI secara efektif oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) masih menunggu masukan dari pelaku industri rumput laut. Hal tersebut dimaksudkan agar saat SNI diberlakukan, kalangan industri rumput laut telah siap untuk mengimplementasikannya. Kami masih menunggu masukan dari pelaku usaha, agar penerapannya nanti betul-betul mampu mendorong industri rumput laut tanah air, katanya. Berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan, nilai ekspor rumput laut tahun 2014 mencapai ton dengan volume sebanyak US $ 209,5 juta. (jok) HIGHLIGHT OJK Akan Keluarkan Master Plan Jasa Keuangan pada November 2014 Tarif Baru Tol Jakarta-Cikampek Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum mengumumkan penyesuaian tarif untuk ruas tol Jakarta-Cikampek. Kepala Bidang Pemantauan dan Pengawasan, Sekretariat BPJT, Kementerian PU, C. Kornel Sihaloho menyatakan bahwa penyesuaian tarif ini ditetapkan melalui keputusan Menteri Pekerjaan Umum No.539/KPTS/M/2014 tanggal 8 Oktober "Berdasarkan keputusan Menteri PU, penyesuaian tarif tol pada jalan tol Jakarta-Cikampek berlaku efektif mulai Kamis, 16 Oktober 2014, Pukul WIB," kata Kornel. Kenaikan tarif tol setelah pembulatan untuk golongan I - golongan V berkisar antara 0,00% hingga 50%. Otoritas Jasa Keuangan(OJK) akan merilis Master Plan Jasa Keuangan Indonesia (MPJKI) pada November MPJKI akan mengatur semua sektor industri keuangan yang berasa di bawah pengawasan OJK seperti perbankan, pasar modal, dan asuransi. Kementan Diminta Fokus ke Mutu Hasil Pertanian Kementerian Pertanian (Kementan) mengakui selama ini belum berhasil meningkatkan mutu dan kualitas produk pertanian. Padahal dengan datangnya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) tahun depan produk pertanian harus dapat berkompetisi dengan negara tetangga. Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan mengusulkan, ke depan fokus Kementan tidak hanya mengejar produksi pertanian dengan menghasilkan volume sebesar-besarnya demi mencapai swasembada. Di sisi lain, produk yang bermutu dan berkualitas juga harus menjadi perhatian lebih pemerintah. (*) Progresnya jalan terus, nanti bukan hanya perbankan atau bank syariah tetapi juga pasar modal dan asuransi. Master plan itu akan keluar bertepatan dengan ulang tahun OJK pada November nanti, ujar Deputi Komisioner Pengawas Bank 1 OJK Mulya E Siregar di Jakarta, Rabu (8/10/2014) Sejak mengambil alih tugas pengaturan dan pengawasan bank, lembaga keuangan, dan pasar modal, OJK diberi kewenangan untuk mengintegrasikan penyelenggaraan sistem keuangan dan pengawasan terhadap semua kegiatan di sektor jasa keuangan. Untuk perbankan, OJK melakukan beberapa perubahan dalam Master Plan Perbankan Indonesia (MP2I) sehingga sedikit berbeda dengan Arsitektur Perbankan Indonesia (API) yang dikeluarkan Bank Indonesia. Beberapa modifikasi yang dilakukan ialah mengkonversi lima pilar sebagai strategi memperkuat perbankan. Dengan kata lain kelima pilar berubah menjadi strategi perbankan. Lima pilar yang termuat dalam master plan perbankan ialah struktur perbankan untuk mendukung pembangunan ekonomi, ketahanan perbankan untuk mendukung daya saing, pengaturan pengawasan terintegrasi, kolaborasi makro dan mikro prudential untuk stabilitas keuangan, dan meningkatkan akses masyarakat kepada perbankan dan pelindungan konsumen. (*)

7 LIPUTAN KHUSUS / OKTOBER 2014 / MINGGU #2 hal.7 PTPP Siapkan Rp100 M Bangun 2 Hotel Baru BISNIS Direktur Utama PTPP Bambang Triwibowo mengatakan bahwa rendahnya investasi yang akan ditanam di pembangunan kedua hotel tersebut, disebabkan tanah yang akan dipakai sudah menjadi hak milik perseroan. Perseroan memiliki tanah di Bengkulu dan Surabaya. Setelah hotel di Cawang terbukti bagus, kami berencana membangun hotel di sana. Jadi kami tidak akan pernah beli tanah untuk bangun hotel, kata Bambang di Jakarta Rabu (8/10). Setelah sukses dengan pembangunan Park Hotel Cawang, Jakarta, PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk. bersiap untuk membangun dua hotel baru di Bengkulu dan Surabaya dengan investasi Rp80 Rp100 miliar. Ia menambahkan tadinya PTPP tertarik untuk membangun hotel di Yogyakarta, namun diurungkan karena sejumlah hal diantaranya puluhan orang telah mendapatkan ijin membangun hotel di sana. (ing) HIGHLIGHT Harga Properti Naik 10%-15% Jika BBM Naik Harga properti diperkirakan akan naik 10%-15% dari harga rata-rata saat ini jika harga BBM bersubsidi naik Rp3.000 per liter. Kenaikan harga ini akan mendorong naik laju inflasi sebesar 1.5%. Demikian disampaikan oleh Komisaris PT Prioritas Land Indonesia (PLI) Victor Irawan. KIJA dan PLIN Garap Proyek Bersama 2015 PT. Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) dan PT. Plaza Indonesia Tbk (PLIN) akan menggarap proyek mixed-use development pada paruh kedua Proyek seluas 16 hektar ini terdiri dari dua hotel bintang lima, mal, apartemen, dan kondominium. Pembangunan tahap pertama seluas 12 hektar diprediksi rampung dalam 3-4 tahun. Pengembangan kawasan terpadu yang terletak di Cikarang, Jawa Barat itu semula akan dimulai akhir 2014, namun mengalami perubahan. Proyek kerja sama dengan Plaza Indonesia untuk mixed-use rencananya akan dimulai tahun depan di semester kedua, ujar Corporate Secretary Kawasan Industri Jababeka (KIJA) Muljadi Suganda, Rabu (8/10/2014). Dalam proyek senilai US $ 1 miliar itu, KIJA dan Plaza Indonesia (PLIN) membentuk dua perusahaan patungan yang dananya berasal dari kas internal dan pinjaman perbankan. Untuk tahap pertama, pembangunan mengambil lahan seluas 12 hektar dan diperkirakan rampung dalam 3 tahun-4 tahun. Adapun pengembangan tahap kedua dilakukan di atas lahan 4 hektare. Proyek ini mencakup dua hotel bintang lima, mal, apartemen, dan kondominium. (jok) Harga Jual Emas Batangan Antam Naik Rp1.000/gram Antam hari Kamis (9/10) menaikkan harga emas batangan (logam mulia) sebesar Rp1.000/gram. Harga emas batangan (logam mulia) untuk pecahan 1 gram ditawarkan dengan harga Rp /gram dari sebelumnya Rp /gram. Untuk harga beli dari konsumen menjadi Rp /gram dari sebelumnya Rp /gram. 35 Perusahaan Ditargetkan IPO Tahun 2015 PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan 35 perusahaan untuk go public tahun depan (2015) melalui mekanisme Penawaran Umum Perdana Saham (Initial Public Offering/IPO). "Tahun ini targetnya 30 perusahaan, tahun depan 35 yang IPO. Kita optimis dapat tercapai," kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Hoesen, di Jakarta, Kamis (9/10).

8 hal.8 LIPUTAN KHUSUS / OKTOBER 2014 / MINGGU #2 China Impor Terapis Spa Asal Bali DAERAH Permintaan China terhadap terapis Spa asal Bali terus meningkat, meski masih kalah dibanding pengiriman ke Eropa. Setiap bulan, China mendatangkan 150 terapis Spa asal Bali. Kenaikan tersebut cukup signifikan karena sebelumnya permintaan China terhadap terapis Spa asal Bali sangat sedikit. Penasehat Asosiasi Pelaksana, Penempatan dan Perlindungan Tenaga Spa Indonesia (AP3TSI) Wayan Wiratha menuturkan setiap bulan mengirimkan 150 orang ke China. Masih kalah kalau dibandingkan dengan pengiriman ke Turki, tetapi jumlah itu signifikan naiknya, karena sebelumnya sedikit sekali ke China, ujarnya, Rabu (8/10/2014). Menurutnya, pasar China mulai menggeliat sejak dua tahun terakhir. Tumbuhnya industri pariwisata dan perekonomian di negara itu yang mendorong permintaan naik. Selain itu, semakin dikenalnya terapis spa Bali mendorong pengusaha di China memanfaatkan tenaga kerja dari Bali. Negara tujuan pengiriman terapis spa Bali adalah Turki, Maladewa, Rusia dan Timur Tengah. Adapun pasar terbesar adalah Turki yang mencapai 50% dari total pengiriman tenaga. Di negara tersebut, tenaga spa Bali dipekerjakan di hotel bintang lima dan toko penjualan produkproduk spa. (*) Jateng Jadi Tujuan Relokasi Industri Jabar Industri padat karya di wilayah Jawa Barat seperti Bogor, Bekasi dan Karawang banyak yang merelokasi usahanya ke Jawa Tengah menyusul keterbukaan pemerintah provinsi Jateng soal investasi serta penyiapan tata ruang yang sudah matang untuk menerima investor. Padahal, wilayah timur Jabar seperti Majalengka, Cirebon, Kuningan, dan Indramayu telah disiapkan untuk kawasan relokasi padat karya karena upahnya tergolong murah di kisaran Rp1 juta. Namun, belum siapnya pemerintah menyiapkan tata ruang serta penyediaan tenaga kerja memicu investor memilih Jateng sebagai kawasan relokasi. Untuk pengembangan industri dan relokasi ke kawasan industri Aerocity Majalengka misalnya, masih sebatas wacana, ujar Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jabar Ari Hendarmin, Rabu (8/10/2014). Dia menjelaskan kurang matangnya pemprov Jabar yang belum memiliki kepastian skema tata ruang dikhawatirkan memicu kesalahan investor untuk mendirikan industri sehingga terjadi gesekan antara investor dengan masyarakat. Jangan sampai areal industri yang digunakan menggunakan areal pesawahan paling produktif, ujarnya. (*) Investor Jepang Tertarik Bangun Galangan Kapal di Sulsel Investor Jepang Tsuneishi Shipbuilding Co Ltd. dikabarkan tertarik untuk membangun galangan kapal di Indonesia, terutama Sulawesi Selatan (Sulsel). Karena itu perusahaan tersebut mengundang perwakilan dari Kalla Group dan Pemerintah Kabupaten Pinrang untuk berkunjung ke perusahaan tersebut di Jepang. Kalla Group dan Pemerintah Kabupaten Pinrang mendapatkan undangan berkunjung ke Tsuneishi, Fukuyama, Hiroshima, akhir September lalu. Tsuneishi Shipbuilding Co Ltd merupakan anak perusahaan dari Tsuneishi Holdings Corporation yang bergerak pada bisnis pembuatan dan perbaikan kapal. Tsuneishi Holdings Corporation terdiri atas 30 jenis perusahaan yang bergerak pada 5 sektor usaha yakni shipbuilding, shipping, environment and energy business, service, dan other business (CSR) dengan karyawan. Kabarnya Bupati Pinrang Aslam Patonangi, Fatimah Kalla, dan rombongan diterima langsung oleh Chairman & President Tsuneishi Holdings Corporation, Yasuharu Fushimi dan keluarga. Fushimi dibertakan sangat senang atas kehadiran Kalla Group dan Pemkab Pinrang di kantor pusat dan pabrik Tsuneishi. Dalam rilis yang dikeluarkan oleh Pemkab Kabupaten Pinrang, keinginan Fushimi berinvestasi di Indonesia khususnya di Sulsel sudah ada sejak 30 tahun yang lalu. Sementara itu, Fatimah Kalla juga menyampaikan terima kasih kepada Tsuneishi atas undangannya ke Jepang dan siap menjadi rekan bisnis di Indonesia. Pada kesempatan tersebut, Bupati Pinrang mengharapkan Tsuneishi dapat berinvestasi di Kabupaten Pinrang dengan mempersiapkan kemudahan dan insentif daerah serta harapan Tsuneishi dapat investasi pada sektor agroindustri. Rombongan selanjutnya melakukan kunjungan ke Tsuneishi Factory untuk melihat proses pembuatan dan perbaikan kapal. Kunjungan pabrik dipandu oleh President Tsuneishi Shipbuilding Co.,Ltd, Takao Kawamoto dan Vice President Tsuneishi Holdings Corporation, Hirotatsu Kambara. (*)

9 LIPUTAN KHUSUS / OKTOBER 2014 / MINGGU #2 hal.9 Sulbar Ekspor Minyak Goreng ke China dan Filipina DAERAH Industri pengolahan sawit di Sulawesi Barat mulai melakukan ekspor minyak goreng ke China dan Filipina. Untuk tahap awal, hasil yang diekspor berupa minyak goreng sebanyak metrik ton. Pengusaha Yogyakarta Diminta Genjot Ekspor ke UEA Pengusaha Indonesia, khususnya Yogyakarta, diminta menggenjot ekspor ke Uni Emirat Arab (UEA) terutama di Dubai. Bisnis di Dubai sangat beragam mulai dari sektor perdagangan, jasa, dan perhubungan. Menurut Dubes Indonesia untuk UEA Salman Al Farisi, nilai ekspor ke Dubai dari Indonesia masih terbilang kecil. Selain minyak goreng, industri tersebut juga mengekspor olein (bahan baku minyak goreng 75 persen), stearin (bahan baku mentega 20 persen) dan pfad (bahan baku utk sabun colek, biodisel 5 persen) ke negara-negara lain. Humas Grup Astra Mochammad Husni kepada wartawan, Jumat (3/10/2014) mengatakan PT. Tanjung Sarana Lestari, anak usaha Grup Astra, mulai mengoperasikan pabrik minyak goreng baru dengan kapasitas produksi metrik ton per hari. Hasil pengolahan juga diekspor ke China dan Filipina. Menurut Gubernur Sulawesi Barat Anwar Adnan Saleh, pembangunan pabrik yang diresmikan hari ini adalah kebijakan pemerintah pusat dan bekerja sama dengan sejumlah perusahaan perkebunan kelapa sawit untuk memasok kebutuhan minyak goreng lokal untuk pasar lokal maupun ekspor. Kami berharap akan banyak investor lain yang tertarik untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Sulbar dan membuka lapangan kerja yang luas bagi warga. Hanya saja kami menegaskan agar semua perusahan bisa menjaga kelestarian lingkungan, ujarnya. Sementara itu, Bupati Mamuju Utara, Agus Djiwa mengatakan, kehadiran pabrik minyak goreng ini diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi rakyat Mamuju Utara. Dia mengingatkan agar investor bisa menjaga hubungan baik dengan masyarakat, terutama petani sawit supaya tidak ada pergesekan. Kami berharap industri sawait yang sednag dikembangkan di Mamuju utara juga bisa memberi nilai tambah bagi masyarakat lokal minimal mengurangi pengagguran dnegan mengangkat tenaga kerja lokal yang lebih banyak, kata Agus. (jok) Salman mengatakan UEA belum banyak dilirik pengusaha Indonesia. Ia pun berharap dengan kedatangannya di Yogyakarta mampu membukakan pintu bagi pengusaha-pengusaha asal Yogyakarta yang ingin melebarkan pasarnya ke UEA. Persoalannya kita kurang mengenalkan diri. Masih kalah dengan Malaysia dan Thailand yang aktif merancang visi perdagangan ke UEA, kata Salman di Business Networking Peningkatan Ekspor Pengusaha Yogyakarta Ke UEA dan Rusia di Eastparc Hotel Yogyakarta, Selasa (7/10/2014). Pasar UEA memiliki potensi yang sangat besar. Tahun ini ada peningkatan turis dari UEA yang datang ke Indonesia sebanyak 53%. Sedangkan kedatangan turis Timur Tengah meningkat tajam sebesar 70%. Peluang ini tentunya harus dimanfaatkan oleh para pengusaha lokal termasuk pengusaha di Yogyakarta untuk memasarkan produk mereka kepada para wisatawan. (*) Jabar Kembangkan Sapi Asli Sunda Guna meningkatkan populasi sapi asli Jawa Barat atau sapi rancah, Dinas Peternakan (Disnak) Jabar berupaya mengembangkan plasma nutfah untuk mengembalikan gen sapi asli Sunda tersebut. Populasi sapi rancah yang asli terus menurun akibat perkawinan silang dengan sapi lokal milik masyarakat setempat. Kepala Disnak Jabar Dody Firman Nugraha mengatakan populasi sapi rancah pada 2014 tercatat ekor yang tersebar di beberapa kabupaten yakni Ciamis sebanyak 535 ekor, Pangandaran ekor, Tasikmalaya ekor, Cianjur ekor, Sukabumi ekor, Garut ekor, Purwakarta ekor, Kuningan ekor, dan Majalengka ekor. Yang terdapat di hutan-hutan seperti Sancang Garut atau Ujungkulon populasinya masih banyak, ujar Dody seperti dikutip Bisnis, Jumat (3/10/2014). Namun, sebagian besar sudah dilakukan perkawinan silang dengan jenis sapi lokal milik masyarakat sekitar. Kini Disnak Jabar berupaya mengembalikan gen asli sapi rancah yang lebih kekar dan berisi. Menurutnya, sapi rancah dengan gen asli terdapat di kawasan hutan Sancang Garut, dan Ujung Kulon Banten serta di Kebun Binatang Bandung. Sifatnya tidak liar, mudah beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Kita kembangkan pengembalian gen asli sapi rancah dengan pola pengawinan dengan gen sapi rancah yang asli serta dengan pola pengambilan sperma katanya. Menurut Dody, sapi rancah mirip sapi bali tetapi ukurannya lebih kecil. Beratnya kg dengan kandungan lemak yang tidak banyak. Ciri khas sapi rancah yang menonjol, warna kulitnya coklat sedikit merah, bentuk badannya lebih kecil, kulit bawah kaki sapi berwarna putih atau seperti memakai kaos kaki. Daging sapi rancah memiliki potensi pasar yang cukup tinggi karena kualitasnya baik. Namun, karena ketersediaan yang terbatas maka harga pasar yang ditawarkan juga lebih tinggi. Secara kualitas, sapi rancah memiliki berat yang tidak terlalu besar yaitu sekitar 300 kg-350 kg dengan kandungan lemak yang tidak terlalu banyak. Selain itu, Rochadi mengatakan daya tahan sapi rancah dapat lebih terjaga, karena cocok dengan iklim di Jabar. (jok)

10 hal.10 LIPUTAN KHUSUS / OKTOBER 2014 / MINGGU #2 HIGHLIGHT Ekspor ke 32 Negara, Polytron Ingin Perluas Pasar BISNIS Pirelli-Astra Siap Produksi 1,5 Juta Ban PT Evoluzione Tyres, pabrik ban di bawah kepemilikan Pirelli International dan PT Astra Otoparts Tbk siap mengoperasikan pabrik barunya di Subang, Jawa Barat, mulai Mei Produksi perdana sampai akhir tahun diperkirakan 1,5 juta unit," jelas Tierri Corte, Direktur Pirelli Tyre Company Limited di Jakarta, Kamis (9/10). Kapasitas maksimum pabrik ini adalah 7 juta unit ban per tahun. Toyota Kuasai 70% Pasar Mobil Van Toyota mengaku menguasai 70% pangsa pasar segmen kendaraan komersial van pada periode Januari-Agustus Andalan Toyota di segmen ini adalah Hiace yang mampu terjual 681 unit, naik 5,3% dibanding periode sama tahun lalu yang mencapai 645 unit. Meski sudah mengekspor produknya ke 32 negara, PT Hartono Istana Teknologi, produsen elektronik bermerek Polytron berharap terus memperluas pasar internasional. Santo Kadarusman, Public Relations dan Marketing Event Manager, mengatakan produk Polytron sudah diekspor ke negara Filipina, Thailand, India, Pakistan, Srilangka, Bahrain, Myanmar, Republic Dominica, Uni Emirat Arab, juga Vietnam dan negara lainnya. Pengalokasiannya, 10% 15% produk-nya telah di-ekspor ke 32 negara, ujarnya dalam keterangan pers, Rabu (8/10/2014). Dia berharap pasar ekspor dan jaringan bisnis Polytron semakin luas, salah satunya melalui keikutsertaan dalam pameran. Sebagai informasi, Polytron sedang berpartisipasi dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) pada 8 Oktober hingga 12 Oktober Beberapa produk kelas ekspor Polytron turut dihadirkan seperti Big Band, Home Theater, LED TV layar besar hingga layar kecil. Pameran juga mengusung produk lain pada lini Home Appliances, yaitu mesin cuci, lemari pendingin dan lain sebagainya. Dalam menggenjot penjualan pada audio, Big Band terbaru Big Band BB 5510 di usung di pameran ini. Perangkat audionya handal dan kuat dengan 3-Way Floorstanding Speaker. Pada lini Home Appliances, primadona lemari pendingin milik Polytron juga dibawa menawarkan pintu dan rak kaca tempered yang kuat 5 kali lebih tahan banting dari kaca biasa. Rak-nya mampu menopang beban hingga 160 kg. SUGI Jual Gas Alam 2,5-5 BBTUD ke PLN Trade Expo Indonesia (TEI) Menarik Pengunjung Pameran bertaraf internasional dengan konsep business to business (B2B), Trade Expo Indonesia (TEI) 2014 yang diselenggarakan 8-12 Oktober 2014 telah menarik pengunjung dari 100 negara. Pameran yang diselenggarakn oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag) ini merupakan ajang untuk mencari rekanan dan memperluas pasar. Kemendag juga memfasilitasi one-on-one meeting. Iklan Layanan Masyarakat Korban Rokok Menteri Kesehatan RI Nafsiah Mboi meluncurkan iklan layanan masyarakat korban rokok yang berjudul "Berhenti Menikmati Rokok Sebelum Rokok Menikmatimu", di salah satu bioskop kawasan Jakarta Selatan, Jumat.Penayangan iklan layanan masyarakat yang digagas oleh Kemenkes dan "World Lung Foundation" ini diselaraskan dengan gerakan nasional #30Hari- TanpaRokok. PT Sugih Energy Tbk (SUGI) memperoleh kontrak penjualan gas bumi dari PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk lima tahun ke depan. Volume penjualan yang disepakati adalah 2,5-5 billion british thermal unit per day (BBTUD). Fachmi Zarkasi, Direktur dan Sekretaris Perusahaan SUGI mengatakan, volume penjualan yang disepakati sebesar 2,5-5 billion british thermal unit per day (BBTUD). Gas bumi SUGI berasal dari produksi anak usaha perseroan, Petroselat Ltd. Produksi gas bumi yang dijual diambil dari Selat Panjang dan akan digunakan untuk pembangkit listrik di Kabupaten Siak, Riau. Perseroan berharap penghasilan yang diperoleh dari penjualan gas bumi kepada PLN ikut menyumbang tambahan penghasilan perseroan, ujar Fachmi dalam keterangan resminya, Selasa (7/10). Petroselat adalah anak usaha SUGI yang berdomisili di British Virgin Island yang merupakan operator wilayah kerja Selat Panjang. (jok)

11 LIPUTAN KHUSUS / OKTOBER 2014 / MINGGU #2 hal.11 BISNIS Kebutuhan Rumah Sederhana 15 Juta Unit Jumlah rumah sederhana yang dibutuhkan penduduk Indonesia saat ini mencapai 15 juta unit. Pemenuhan kebutuhan ini tidak saja menjadi tanggung jawab pemerintah, tapi juga pengembang swasta dan perbankan sebagai penyedia kredit kepemilikan rumah. Pemerintah akan Bangun 22 Rusunawa pada 2015 Menurut Tri Buwono Tunggal, Dewan Pengawas Pusat Pembiayaan Perumahan Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera), pembangunan rumah sederhana diarahkan ke kawasan di luar kota mengingat selain daerah perkotaan sudah terlalu padat, harga tanah juga terlalu tinggi. Untuk Jawa Tengah misalnya, pembangunan rumah sederhana akan diarahkan di Ungaran dan Kendal. Harga tanah di kawasan tersebut tidak terlalu tinggi, begitu juga di daerah penyangga lainnya, katanya. Pemerintah telah menyediakan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) agar masyarakat berpenghasilan rendah bisa memiliki rumah. Beberapa syarat di antaranya bunga flat 7,2%, bebas PPN, bebas premi asuransi, bahkan ada yang bebas uang muka. Direktur Utama Pusat Pembiayaan Rumah FLPP Kemenpera Budi Hartono mengatakan Kemenpera telah menyalurkan subsidi untuk lebih dari rumah sederhana dengan nilai mencapai Rp19,5 triliun. Java Mal Semarang menyelenggarakan pameran rumah sederhana yang akan berlangsung hingga 14 Oktober. Budi mengatakan sedikitnya unit rumah diharapkan akan terjual dengan nilai transaksi mencapai Rp100 miliar. Bank Sulut akan IPO Pertengahan 2015 Pemerintah akan membangun 22 twin block (TB) rumah susun sederhana sewa (rusunawa) pada tahun TB itu tersebar di seluruh wilayah Indonesia dengan jumlah kamar diperkirakan mencapai unit. Pembangunan tersebut dimaksudkan untuk menciptakan hunian yang layak bagi masyarakat. Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Imam S. Ernawi mengatakan TB yang dibangun adalah hunian vertikal setinggi enam hingga delapan lantai dengan jumlah 192 unit per TB. Dengan demikian, diperkirakan bakal ada unit kamar dari 22 TB yang dibangun. Untuk satu TB yang dibangun memakan anggaran Rp 15 miliar, ujarnya, Senin (6/10/2014). Rencana pembangunan rusunawa tahun depan ini lebih kecil ketimbang tahun 2014 ini yang mencapai 25 TB. Beberapa wilayah yang akan dibangun adalah kawasan metropolitas seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya yang memiliki kepadatan penduduk dengan tingkah pemukiman kumuh cukup tinggi. (jok) Selain itu, mereka akan melakukan penawaran umum saham perdana (initial public offering/ipo) pada pertengahan tahun depan Direktur Operasional Bank Sulut Judy Koagow mengatakan, hal itu dilakukan sebagai salah satu langkah perseroan untuk naik tingkat dari bank umum kegiatan usaha (BUKU) 1 menjadi BUKU 2 pada 2015 mendatang. Kami targetkan tahun depan modal disetor bisa Rp. 1 triliun sehingga bisa naik tingkat ke BUKU 2, katanya, Minggu (5/10/2014). Berdasarkan laporan keuangan per Juni 2014, modal disetor pemegang saham Bank Sulut baru Rp. 408,07 miliar dari modal dasar Rp. 1 triliun. Dengan demikian, modal yang belum disetor pemegang saham mencapai Rp. 591,92 miliar. Per akhir Agustus 2014, modal disetor pemegang saham naik menjadi Rp. 508 miliar. Artinya, penamba- Guna menambah modal hingga Rp. 1 triliun dan mewujudkan program BPD Regional Champion (BRC), pemegang saham PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara (Bank Sulut) berkomitmen untuk menambah modal paling sedikit Rp. 150 miliar hingga akhir tahun ini. han modal telah dilakukan pemegang saham sebesar Rp.100 miliar dalam kurun 2 bulan. Sebagai informasi, saham Bank Sulut dimiliki mayoritas oleh Pemprov Sulut dan Gorontalo sebesar 36,97%, Pemkab/Pemkot di Sulut 15,20%, Pemkab/Pemkot di Gorontalo 17,30%, Koperasi Karyawan 5,54%, dan PT Mega Corpora 24,99%. Dia optimistis modal disetor pemegang saham bisa mencapai Rp. 550 miliar hingga Rp. 600 miliar pada akhir tahun ini. Dengan demikian, perseroan akan mencari tambahan modal lagi dari hasil penerbitan obligasi yang sedang dilakukan. Perseroan berencana melakukan penawaran umum saham perdana (initial public offering/ipo) pada pertengahan tahun depan. Untuk saat ini, kami targetkan dana Rp. 300 miliar-rp. 400 miliar dari IPO. Namun, perkembangannya bisa saja berubah sesuai dengan kebutuhan nanti, katanya. (*)

12 hal.12 LIPUTAN KHUSUS / OKTOBER 2014 / MINGGU #2 Ikut dan Meriahkan Tanjung Lesung Fun Triathlon! Kawasan wisata Tanjung Lesung, Pandeglang, Provinsi Banten mengadakan lomba triathlon yang akan dilaksanakan pada Minggu, 26 Oktober Dengan mengikuti lomba ini, Anda bukan sekedar berolahraga tetapi sekaligus berwisata melihat indahnya pemandangan di pantai tersebut. Rute triathlon dimulai dari Beach Club Tanjung Lesung Tanjung Lesung Main Road Kalicaa Village dan berakhir di Tanjung Lesung Beach Hotel. Seperti diketahui triathlon adalah olah raga yang menggabungkan tiga jenis aktivitas yakni berenang, bersepeda dan lari yang dilakukan secara berkesinambungan dalam satu kesatuan waktu. Triatlon adalah kompetisi kecepatan waktu di mana peserta harus dapat membagi tenaga dalam setiap tahapnya. Triathlon pertama kali diciptakan oleh Scott Tinley dan dilombakan di Perancis tahun 1920-an. Triatlon pada awalnya diadakan sebagai bagian dari latihan bagi para olahragawan lari. Lomba triatlon modern pertama diadakan di Pelabuhan Mission San Diego pada tahun Berbeda dengan lomba triathlon pada umumnya, Tanjung Lesung Fun Triathlon digelar dengan tujuan utama wisata. Di sana Anda bisa melihat keindahan pantai dan bawah laut di sepanjang perairan tersebut. PT. Banten West Java Tourism Development (BWJ), anak usaha PT. Jababeka Tbk., terus mengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata ini menjadi tempat yang menyenangkan. Untuk informasi pendaftaran silahkan menghubungi nomor telepon (office) atau (Agung). Bisa pula Anda membuka website Tanjung Lesung di (jok) Perayaan Ultah ke-72 Hadi Rahardja Perayaan ulang tahun ke-72 Hadi Rahardja, Pendiri dan Komisaris PT Jababeka Tbk., diselenggarakan pada Senin (6/10) di President Lounge, Menara Batavia, Jakarta. Acara tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran direksi PT. Jababeka, keluarga, kolega, rekan, dan segenap karyawan Jababeka. Sebenarnya, ulang tahun Hadi jatuh pada tanggal 4 Oktober. Namun karena tanggal tersebut bertepatan dengan hari Sabtu di mana kantor tengah libur, maka perayaan diadakan pada hari Senin. CEO PT. Jababeka Tbk. Setyono Djuandi Darmono dalam sambutannya mengatakan dia sudah mengenal Hadi Rahardja sejak tahun Bahkan, semangat Hadi yang menginsipirasi Darmono untuk membangun Morotai, Maluku Utara dan Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten menjadi tempat wisata internasional.

13 LIPUTAN KHUSUS / OKTOBER 2014 / MINGGU #2 hal.13 Bio-Oil Masuki Pasar Indonesia GAYA HIDUP Produk perawatan kulit (skin care) asal Afrika Selatan Bio-Oil secara resmi masuk pasar Indonesia dengan acara peluncuran yang dilakukan di Jakarta Sabtu (4/10). Produk yang diciptakan pertama kali tahun 1987 ini telah beredar di 84 negara. Di Indonesia, sejumlah masyarakat juga telah mengenalnya, seperti model dan artis Endhita yang pertama kali mencoba Bio-Oil yang diberikan seorang teman sebagai oleh-oleh. Waktu itu saya sedang hamil dan Bio-Oil sangat membantu mengatasi stretch marks. Menurut Tiara Dwijayanti Lestari, Corporate Spokeperson dari PT Radiant Sentral Nutrindo, pasar Indonesia menunjukkan minat yang terus meningkat yang ditunjukkan oleh testimoni-testimoni yang dihimpun oleh Bio-Oil. Karena itu Bio-Oil masuk secara resmi di Indonesia dengan kampanye Hello, Happy Skin! Tujuannya untuk mendorong pria dan wanita Indonesia membuat kulitnya bahagia dengan menjaga kesehatan dan kecantikannya. Keunggulan Bio-Oil, kata Nurhayatini, Product Manager PT Radiant Sentral Nutrindo, terletak pada bahan aktif PurCellin Oil yang membuat kandungan minyak terasa lebih ringan dan mudah meresap. Karena itu Bio-Oil juga disebut sebagai dry oil. Dipadukan dengan minyak esensial dari Lavender, Kalendula, Rosemary dan Kamomil, produk ini juga efektif untuk menghilangkan permasalahan kulit lainnya seperti bekas luka baik lama maupun baru, penuaan dini, dehidrasi, dan kulit tidak merata. Bio-Oil yang diformulasikan oleh Dieter Beier kini diproduksi oleh Union Swiss dan mendapatkan 191 penghargaan internasional. Menurut penelitian yang dilakukan proderm (2010), 92% responden merasakan adanya perubahan pada tampilan scars dan 100% partisipan merasakan perbaikan pada stretch marks setelah pemakaian dalam waktu 8 minggu. Waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan manfaat Bio-Oil menurut dr. Novita Sari Mujahid, SpAk., sangat bervariasi tergantung terutama pada tipe kulit dan faktor eksternal seperti seperti keturunan, gaya hidup, lingkungan, asupan makanan dan gizi, yang dapat mempengaruhi proses perbaikan. Setelah peluncuran di Jakarta, Bio-Oil akan melakukan roadshow, talkshow dan exhibition di sejumlah mall di Jakarta, Surabaya dan Bandung pada bulan Oktober sampai Desember Untuk saat ini Bio-Oil hanya dapat diperoleh di Guardian dengan harga Rp120,000 per botol 60 ml. (ing) BMW Jual 218 Unit di IIMS 2014 Penggunaan Gas Alam Lebih Hemat Dibanding LPG BMW Indonesia berhasil menjual 218 unit pada Indonesia International Motor Show (IIMS) ke-22 yang berakhir 28 September Mobil paling laris adalah BMW Seri 3, disusul Seri 5 dan X3 terbaru. Model baru seperti All-New X4, X5, dan 4 Series mendapatkan respons positif dari pengunjung IIMS BMW kembali meraih hasil yang memuaskan di ajang IIMS, dan menunjukkan kepemimpinannya dalam hal teknologi, desain dan keberlanjutan di segmen kendaraan premium, kata Karen Lim, President Director BMW Group Indonesia melalui siaran pers, Senin (6/10/2014). BMW Pavilion dengan luas m2 di area outdoor IIMS 2014 juga mendapatkan penghargaan sebagai booth favorit pilihan pengunjung untuk kategori ukuran m2. Mobil sport canggih BMW i8 juga mendapatkan perhatian pengunjung IIMS 2014 dan mendapatkan penghargaan WOW Product-Automotive IIMS 2014 sebagai kendaraan terbaik kategori Eco Car. Keberhasilan BMW Indonesia di ajang IIMS 2014 juga didukung oleh kehadiran Product Genius. Mereka adalah generasi muda yang diseleksi secara ketat, mendapatkan beragam pelatihan seputar BMW, memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik, dan memiliki ketertarikan terhadap merek BMW. Product Genius hadir untuk memberikan penjelasan seputar mobil BMW, mulai dari teknologi, desain, hingga varian, dan warna yang tersedia. Menurut Karen, tujuan BMW menghadirkan Product Genius untuk menjawab semua pertanyaan konsumen mengenai BMW. Product Genius selain memberikan pelayanan terbaik bagi konsumen, juga merupakan bentuk dukungan nyata BMW Indonesia untuk mengembangkan kemampuan generasi muda Indonesia, jelasnya. (jok) Penggunaan gas alam terbukti lebih hemat dibanding pemakaian LPG (liquefied petroleum gas). Oleh karena itu, Perusahaan Gas Negara (PGN) terus memperluas penggunaan gas alam melalui program City Gas dengan membangun jaringan distribusi gas alam tersebut. Masyarakat yang menggunakan gas alam bisa menghemat sekitar Rp Rp per bulan. Hal ini dikarenakan jika dalam sebulan warga menghabiskan 3 tabung gas LPG 3 kg dengan total harga Rp maka dengan berlangganan gas alam masyarakat hanya mengeluarkan biaya Rp per bulan. Dalam setiap tabung gas LPG, 60% bagiannya adalah impor, maka dengan menggunakan gas alam akan mengurangi subsidi LPG 3 kg dan ketergantungan impor, ujar Direktur Pengusahaan PGN Jobi Trianda, Selasa (7/10/2014). Salah satu upaya perluasan penggunaan gas PGN dilakukan melalui program City Gas, yakni pembangunan jaringan distribusi gas kota di beberapa wilayah yang memiliki pertumbuhan permintaan energi khususnya gas bumi yang cukup besar yang belum dapat terlayani. Segmen pelanggan yang akan dituju meliputi sektor industri kecil dan menengah, komersial, transportasi dan rumah tangga. (jok)

14 hal.14 LIPUTAN KHUSUS / OKTOBER 2014 / MINGGU #2 Bali akan Bangun Sirkuit F1 di Jembrana Olahragawan dan masyarakat Bali berharap rencana pembangunan Stadion Internasional di Kuta Selatan dan Sirkuit Formula Satu (F1) di Kabupaten Jembrana dapat segera terwujud. Fasilitas olahraga berskala internasional sangat dibutuhkan untuk mendongkrak prestasi atlet Bali ke level internasional. GAYA HIDUP Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali Ketut Suwandi menegaskan keberadaan fasilitas olahraga berskala internasional sangat dibutuhkan. Secepatnya kalau bisa direalisasikan. Masa prestasi atletnya sudah bagus-bagus, tetapi belum punya fasilitas internasional, ujarnya, Rabu (8/10/2014). KONI Bali sangat mendukung rencana pembangunan kedua fasilitas olahraga tersebut, karena fasilitas yang ada saat ini kurang layak. Dengan memiliki fasilitas bertaraf internasional, akan sangat mudah bagi Bali mengundang atlet internasional datang ke Bali. Dia yakin fasilitas yang lebih baik akan meningkatkan prestasi atlet. Dengan fasilitas seperti sekarang saja, prestasi atlet Bali seperti Maria Natalia Londa berhasil meraih emas dalam Asian Games 2014 di Incheon Korea Selatan. Sebelumnya, Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta mengungkapkan rencana Pemprov Bali membangun stadion internasional berkapasitas sekitar penonton di Kuta Selatan di lahan seluas 40 hektar di kawasan Pecatu dan saat ini proses DED sedang disusun. Sementara pembangunan Sirkuit F1 di Jembrana belum jelas lokasinya meskipun dikabarkan sudah ada investor nasional yang berminat. (jok) Sultan Sepuh Ingin FSBP jadi ajang Perkenalkan Kota Cirebon antaranya seni pertunjukan, kuliner, kerajinan seperti batik dan rotan, barang seni seperti lukisan kaca, dan arsitektural heritage keraton, tuturnya. Festival ini diisi beragam kegiatan meliputi seminar, gelar seni dan budaya, hingga pameran. Selain itu, seminar pada 8 Oktober akan digelar pula pemutaran film Sunan Gunung Jati di Alun-alun Kasepuhan Cirebon. Kota Cirebon ditunjuk oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) sebagai tuan rumah Festival Seni dan Budaya Pesisiran (FSBP). FSBP digelar di Alun- alun Keraton Kasepuhan Cirebon selama empat hari (7-10 Oktober 2014). FSBP ini merupakan yang pertama kali digelar di kota udang tersebut. Pembukaan festival tersebut dihadiri oleh Sultan Sepuh XIV Arief Natadiningrat, Walikota Cirebon Ano Sutrisno, Dirjen Ekonomi Kreatif Berbasis Seni dan Budaya Kemenparekraf Ahman Sya, President Pacific Asia Travel Association (PATA) Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetjo serta Kepala BKPP Provinsi Jawa Barat. Dalam sambutannya Sultan Sepuh XIV Arief Natadiningrat mengatakan festival ini menambah kreatifitas masyarakat dan insan pariwisata di Kota Cirebon. Selain itu, Sultan menambahkan festival ini mengangkat perekonomian. dan tentunya ini (FSBP) akan mengangkat ekonomi kreatif, budaya dan pariwisata Kota Cirebon,sehingga dapat dikenal di wilayah nusantara dan mancanegara harapnya. Pada kesempatan ini juga, Sultan juga menceritakan sejarah Keraton Kesepuhan Cirebon. Keraton Kesepuhan yang dulunya merupakan cikal bakal kesultanan Cirebon yang usianya sudah hampir 600 tahun dan sampai saat ini masih bisa kita nikmati bangunan Cagar Budayanya, paparnya. Sultan juga ingin melestarikan peninggalan- peninggalan sejarah Keraton Kasepuhan Cirebon. Sementara itu, Dirjen Ekonomi Kreatif Berbasis Seni dan Budaya Kemenparekraf Ahman Sya mengemukakan, Cirebon salah satu daerah dengan potensi ekonomi kreatif seni dan budaya yang beragam. Di Sebanyak Lima provinsi mengikuti festival tersebut. Kelima provinsi itu masing-masing Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Keraton Kasepuhan dipilih karena secara umum keraton dianggap sebagai pusat penyebaran seni budaya. Pemutaran film itu karena penyelenggaraan festival ini bersamaan dengan adat tradisi keraton Haul (peringatan wafat) Sunan Gunung Jati. Menurut Sultan Sepuh XIV Pangeran Raja Adipati Arief Natadiningrat, Keraton Kasepuhan merupakan highlight destinasi persinggahan kapal-kapal pesiar. Selain itu, diadakan pula beragam lomba seperti lomba foto, lomba azan pitu, lomba mewarnai, juga lomba permainan tradisional alimpiado. Alimpiado merupakan jenis olahraga tradisional yang menampilkan delapan cabang permainan secara estafet, yakni egrang, lari kelom batok, tarik pelepah, lari sinerji, perepet jengkol, lari putar gasing, lomba beban tarik pelepah, engklek tembak batu sorodot gaplok, dan menembak dengan sumpit. Sementara, pameran produk kreatif dan kuliner pesisir juga akan dilangsungkan di halaman keraton yang diikuti perwakilan kelima provinsi selama festival digelar.

15 LIPUTAN KHUSUS / OKTOBER 2014 / MINGGU #2 hal.15 Jokowi Harus Kembangkan Pendidikan Karakter untuk Bangun Patriotisme RKIH - REVOLUSI MENTAL kebajikan itu tumbuh kuat dan subur dan buahnya membawa berkah bagi orang yang bersangkutan dan bagi masyarakat luas. Sementara itu, pembicara lain budayawan Mohhamad Sobary menegaskan, persoalan bangsa Indonesia bukan karena kurangnya motivasi. Lahirnya motivator dan gegap gempitanya bisnis motivasi, yang diikuti masyarakat dengan sikap cintabuta, tidak menjawab persoalan bangsa. Motivator dan bisnis motivasi mungkin mengubah sebagian orang, secara individual, tapi tak pernah mengubah sebuah birokrasi, sebuah kelompok, sebuah etnis, apalagi sebuah bangsa. Masyarakat Indonesia membutuhkan pendidikan karakter untuk membangun jiwa patriotisme sekaligus menghilangkan mental orang terjajah yang merasa rendah diri dan menyerah pada keadaan. Pendidikan karakter akan menumbuhkan sifat jujur, optimis, semangat belajar serta gigih. Di tengah-tengah masyarakat yang masih dibelit korupsi, hidup jujur memerlukan keberanian dan komitmen yang kuat, ujar Gede Raka, guru besar Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam seminar Revolusi Mental yang diselenggarakan oleh Lembaga Kajian Nusantara Rumah Kreasi Indonesia Hebat (RKIH) bekerja sama dengan The President Post di President Lounge, Jakarta, Kamis (2/10/2014). Melalui pendidikan karakter masyarakat akan menghadapi kesulitan dan tantangan dengan sikap sulit, tetapi bisa, bukan sikap bisa tetapi sulit, terbuka terhadap kemungkinan baru, kreatif, serta pantang menyerah. Menurut Gede, proses pendidikan karakter bisa dimulai dari dalam ke luar (inside-out) maupun dari luar ke dalam (outside-in). Apapun prosesnya, pendidikan karakter harus menumbuhkan dan memupuk bibit-bibit kebajikan yang ada pada seseorang agar Mengenai reformasi birokrasi, Hairuman Pria Perdana, Kepala Sub Bidang PK & KP Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jakarta mengatakan Pemprov DKI Jakarta terus-menerus melakukan reformasi birokrasi guna menciptakan pemerintahan yang bersih, efektif, dan efesien. Perubahan yang dilakukan adalah meliputi bidang organisasi, bidang tata laksana, peraturan perundangan, sumber daya aparatur, pengawasan, akuntabilitas kinerja serta pelayanan public. Dalam penerimaan pegawai, pengiriman lamaran melalui website atau kotak pos, ujar Hairuman. Di bidang lain, misalnya tender atau pengurusan surat izin, dilakukan melalui e-government sehingga mengurangi intensitas pertemuan antara birokrat dengan publik. Hal ini dilakukan untuk menekan terjadinya korupsi dan suap dalam pengurusan izin atau tender pekerjaan. (jok) REGIONAL DEVELOPMENT PLANNING AGENCY (BAPPEDA) AND PALU CITY INVESTMENT BOARD Jalan Veteran No. 52 Palu Ph. (0451) Fax. (0451) BADAN PROMOSI dan INVESTASI PALU Rukan Crown Palace Blok A-16 Jl. Prof Soepomo No. 231 Tebet, Jakarta Selatan Ph. (021) Fax. (021) GET ALL THE DETAILS ABOUT PALU ON

RISALAH PAPARAN PUBLIK 2013 PT JABABEKA TBK PRESIDENT LOUNGE, MENARA BATAVIA 21 JUNI 2013

RISALAH PAPARAN PUBLIK 2013 PT JABABEKA TBK PRESIDENT LOUNGE, MENARA BATAVIA 21 JUNI 2013 RISALAH PAPARAN PUBLIK 2013 PT JABABEKA TBK PRESIDENT LOUNGE, MENARA BATAVIA 21 JUNI 2013 Public Expose atau Paparan Publik PT Jababeka Tbk ( Perseroan ) diselenggarakan sebagai berikut: Hari/ Tanggal

Lebih terperinci

INDEKS TENDENSI BISNIS DAN INDEKS TENDENSI KONSUMEN TRIWULAN I-2013

INDEKS TENDENSI BISNIS DAN INDEKS TENDENSI KONSUMEN TRIWULAN I-2013 BADAN PUSAT STATISTIK No. 34/05/Th. XVI, 6 Mei 2013 INDEKS TENDENSI BISNIS DAN INDEKS TENDENSI KONSUMEN TRIWULAN I-2013 KONDISI BISNIS DAN EKONOMI KONSUMEN MENINGKAT A. INDEKS TENDENSI BISNIS A. Penjelasan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang. Penanaman modal atau investasi merupakan langkah awal kegiatan

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang. Penanaman modal atau investasi merupakan langkah awal kegiatan BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penanaman modal atau investasi merupakan langkah awal kegiatan produksi. Pada posisi semacam ini investasi pada hakekatnya juga merupakan langkah awal kegiatan pembangunan

Lebih terperinci

ANALISIS STRUKTUR, PERILAKU, KINERJA DAN DAYA SAING INDUSTRI ELEKTRONIKA DI INDONESIA JOHANNA SARI LUMBAN TOBING H

ANALISIS STRUKTUR, PERILAKU, KINERJA DAN DAYA SAING INDUSTRI ELEKTRONIKA DI INDONESIA JOHANNA SARI LUMBAN TOBING H ANALISIS STRUKTUR, PERILAKU, KINERJA DAN DAYA SAING INDUSTRI ELEKTRONIKA DI INDONESIA JOHANNA SARI LUMBAN TOBING H14104016 DEPARTEMEN ILMU EKONOMI FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR

Lebih terperinci

INDEKS TENDENSI BISNIS DAN INDEKS TENDENSI KONSUMEN TRIWULAN I-2015

INDEKS TENDENSI BISNIS DAN INDEKS TENDENSI KONSUMEN TRIWULAN I-2015 BADAN PUSAT STATISTIK No. 46/05/Th. XVIII, 5 Mei 2015 INDEKS TENDENSI BISNIS DAN INDEKS TENDENSI KONSUMEN TRIWULAN I-2015 KONDISI BISNIS MENURUN NAMUN KONDISI EKONOMI KONSUMEN SEDIKIT MENINGKAT A. INDEKS

Lebih terperinci

Paket Kebijakan Ekonomi Jilid II dan III

Paket Kebijakan Ekonomi Jilid II dan III Paket Kebijakan Ekonomi Jilid II dan III Pemerintah kembali meluncurkan paket kebijakan ekonomi jilid II dan III, Rabu (7/10/2015). Dalam paket tersebut, berbagai kebijakan yang dikeluarkan untuk memberikan

Lebih terperinci

PEMASARAN PRODUK INDUSTRI KONSTRUKSI PRACETAK PRATEGANG

PEMASARAN PRODUK INDUSTRI KONSTRUKSI PRACETAK PRATEGANG PEMASARAN PRODUK INDUSTRI KONSTRUKSI PRACETAK PRATEGANG Dibawakan oleh Bp. Ir. Wilfred I. A. singkali *) PENGERTIAN PASAR : Pasar Produk Industri Pracetak dan Prategang : Adalah pasar konstruksi yang menggunakan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Seiring waktu berlalu, kondisi dunia bisnis yang kian kompetitif membuat banyak perusahaan harus mengatasi beratnya kondisi tersebut dengan membuat strategi

Lebih terperinci

TABEL 1 LAJU PERTUMBUHAN PDRB MENURUT LAPANGAN USAHA (Persentase) Triw I 2011 Triw II Semester I 2011 LAPANGAN USAHA

TABEL 1 LAJU PERTUMBUHAN PDRB MENURUT LAPANGAN USAHA (Persentase) Triw I 2011 Triw II Semester I 2011 LAPANGAN USAHA No. 01/08/53/TH.XIV, 5 AGUSTUS PERTUMBUHAN EKONOMI NTT TRIWULAN II TUMBUH 5,21 PERSEN Pertumbuhan ekonomi NTT yang diukur berdasarkan kenaikan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) pada triwulan II tahun

Lebih terperinci

Asuransi Yakin Penuhi Wajib SBN Tahun Ini

Asuransi Yakin Penuhi Wajib SBN Tahun Ini EX-CC-AAJI-06-001 Senin, 13 Juni 2016 / 11:30 WIB Asuransi Yakin Penuhi Wajib SBN Tahun Ini http://keuangan.kontan.co.id/news/asuransi-yakin-penuhi-wajib-sbn-tahun-ini Rencana Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Lebih terperinci

AKSELERASI INDUSTRIALISASI TAHUN Disampaikan oleh : Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian

AKSELERASI INDUSTRIALISASI TAHUN Disampaikan oleh : Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian AKSELERASI INDUSTRIALISASI TAHUN 2012-2014 Disampaikan oleh : Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Jakarta, 1 Februari 2012 Daftar Isi I. LATAR BELAKANG II. ISU STRATEGIS DI SEKTOR INDUSTRI III.

Lebih terperinci

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT No. 28/ 05/ 61/ Th,XVI, 6 Mei 2013 INDEKS TENDENSI KONSUMEN KALIMANTAN BARAT TRIWULAN I- 2013 A. Kondisi Ekonomi Konsumen Triwulan I-2013 Indeks Tendensi Konsumen (ITK) Kalimantan

Lebih terperinci

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. Lainnya: Keterbukaan Informasi - Press Release PGN Memenuhi Kebutuhan Gas Untuk Industri di Jawa Timur

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. Lainnya: Keterbukaan Informasi - Press Release PGN Memenuhi Kebutuhan Gas Untuk Industri di Jawa Timur No Surat/Pengumuman Nama Perusahaan Kode Emiten Lampiran 2 018100.S/HM.05/SPER/2012 PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk PGAS Tanggal dan Jam 18 Jun 2012 18:21:14 Perihal Keterbukaan Informasi Yang Perlu

Lebih terperinci

SOSIALISASI FORUM PRA MUSRENBANGNAS TAHUN 2015

SOSIALISASI FORUM PRA MUSRENBANGNAS TAHUN 2015 KEMENTERIAN PERENCANAN PEMBANGUNAN NASIONAL/ BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL SOSIALISASI FORUM PRA MUSRENBANGNAS TAHUN 2015 Direktur Kawasan Khusus dan Daerah Tertinggal Jakarta, 10 April 2015 AGENDA

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI DAN HARGA PRODUSEN GABAH

PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI DAN HARGA PRODUSEN GABAH No. 11/02/51/Th. IX, 2 Februari 2015 PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI DAN HARGA PRODUSEN GABAH A. JANUARI 2015, NTP BALI TURUN SEBESAR 0,01 PERSEN Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Bali pada bulan Januari

Lebih terperinci

KEBIJAKAN PENYEDIAAN TENAGA LISTRIK

KEBIJAKAN PENYEDIAAN TENAGA LISTRIK KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL DIREKTORAT JENDERAL KETENAGALISTRIKAN KEBIJAKAN PENYEDIAAN TENAGA LISTRIK Insider Forum Series Indonesia Energy Roadmap 2017 2025 Jakarta, 25 Januari 2017 I Kondisi

Lebih terperinci

Menteri Perindustrian Republik Indonesia PAPARAN PADA ACARA SHARING SESSIONS DAN BUKA PUASA BERSAMA. Jakarta, 13 Juli 2015

Menteri Perindustrian Republik Indonesia PAPARAN PADA ACARA SHARING SESSIONS DAN BUKA PUASA BERSAMA. Jakarta, 13 Juli 2015 Menteri Perindustrian Republik Indonesia PAPARAN PADA ACARA SHARING SESSIONS DAN BUKA PUASA BERSAMA Jakarta, 13 Juli 2015 Yth. : 1. Bapak Setyono Djuandi Darmono 2. Jajaran Direksi PT. Jababeka;Tbk 3.

Lebih terperinci

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 2.1 Sejarah Singkat Perusahaan PT. Samudera Indonesia Tbk PT. Samudera Indonesia Tbk. Adalah sebuah perusahaan nasional yang bergerak di dalam bidang transportasi kargo

Lebih terperinci

BERITA PERS. Pendapatan Saratoga Tumbuh 55% Menjadi Rp 3,7 Triliun Pada 2013

BERITA PERS. Pendapatan Saratoga Tumbuh 55% Menjadi Rp 3,7 Triliun Pada 2013 BERITA PERS Dapat Diterbitkan Segera Pendapatan Saratoga Tumbuh 55% Menjadi Rp 3,7 Triliun Pada 2013 Saratoga menargetkan investasi baru sebesar US$ 100 150 juta di tahun 2014 untuk perkuat portofolio

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI DAN HARGA PRODUSEN GABAH

PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI DAN HARGA PRODUSEN GABAH No. 05/01/51/Th. IX, 2 Januari 2015 PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI DAN HARGA PRODUSEN GABAH A. DESEMBER 2014, NTP BALI TURUN SEBESAR 2,04 PERSEN Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Bali pada bulan Desember

Lebih terperinci

KEBIJAKAN DAN STRATEGI PEMBERDAYAAN KOPERASI, USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH

KEBIJAKAN DAN STRATEGI PEMBERDAYAAN KOPERASI, USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH KEBIJAKAN DAN STRATEGI PEMBERDAYAAN KOPERASI, USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH Oleh: DR. Syarief Hasan, MM. MBA. Menteri Negara Koperasi dan UKM Pada Rapimnas Kadin Yogyakarta, 3 4 Oktober 2012 UMKM DALAM

Lebih terperinci

KREDIT KEPEMILIKAN RUMAH DENGAN DUKUNGAN FASILITAS LIKUIDITAS PEMBIAYAAN PERUMAHAN (KPR-FLPP) PUSAT PEMBIAYAAN PERUMAHAN

KREDIT KEPEMILIKAN RUMAH DENGAN DUKUNGAN FASILITAS LIKUIDITAS PEMBIAYAAN PERUMAHAN (KPR-FLPP) PUSAT PEMBIAYAAN PERUMAHAN KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA KREDIT KEPEMILIKAN RUMAH DENGAN DUKUNGAN FASILITAS LIKUIDITAS PEMBIAYAAN PERUMAHAN (KPR-FLPP) PUSAT PEMBIAYAAN PERUMAHAN JAKARTA, 26 Maret 2014 2 Agenda

Lebih terperinci

Investor Indonesia Sangat Mendukung Dinaikkannya Usia Pensiun Resmi dari 55 Tahun Survei Manulife

Investor Indonesia Sangat Mendukung Dinaikkannya Usia Pensiun Resmi dari 55 Tahun Survei Manulife TSX/NYSE/PSE: MFC SEHK:945 Untuk disiarkan segera Investor Indonesia Sangat Mendukung Dinaikkannya Usia Pensiun Resmi dari 55 Tahun Survei Manulife Hampir tiga perempat investor mendukung dinaikkannya

Lebih terperinci

INDEKS TENDENSI KONSUMEN

INDEKS TENDENSI KONSUMEN No. 10/02/91 Th. VI, 6 Februari 2012 INDEKS TENDENSI KONSUMEN A. Penjelasan Umum Indeks Tendensi Konsumen (ITK) adalah indikator perkembangan ekonomi terkini yang dihasilkan Badan Pusat Statistik melalui

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN PERDAGANGAN INDONESIA- SAUDI ARABIA BULAN : JUNI 2015

PERKEMBANGAN PERDAGANGAN INDONESIA- SAUDI ARABIA BULAN : JUNI 2015 PERKEMBANGAN PERDAGANGAN INDONESIA- SAUDI ARABIA BULAN : JUNI 2015 A. Perkembangan Perekonomian Saudi Arabia. 1. Dana Moneter Internasional (IMF) menyatakan pertumbuhan ekonomi di Saudi Arabia diatur melambat

Lebih terperinci

KREDIT KEPEMILIKAN RUMAH DENGAN DUKUNGAN FASILITAS LIKUIDITAS PEMBIAYAAN PERUMAHAN (KPR-FLPP) PUSAT PEMBIAYAAN PERUMAHAN

KREDIT KEPEMILIKAN RUMAH DENGAN DUKUNGAN FASILITAS LIKUIDITAS PEMBIAYAAN PERUMAHAN (KPR-FLPP) PUSAT PEMBIAYAAN PERUMAHAN KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA KREDIT KEPEMILIKAN RUMAH DENGAN DUKUNGAN FASILITAS LIKUIDITAS PEMBIAYAAN PERUMAHAN (KPR-FLPP) PUSAT PEMBIAYAAN PERUMAHAN JAKARTA, 26 Maret 2014 2 Agenda

Lebih terperinci

BADAN KOORDINASI PENANAMAN MODAL

BADAN KOORDINASI PENANAMAN MODAL BADAN KOORDINASI PENANAMAN MODAL Siaran Pers Lampaui Target, Realisasi Investasi 2015 Rp 545,4 T Jakarta, 21 Januari 2016 Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyampaikan hasil capaian realisasi investasi

Lebih terperinci

DIREKTORAT JENDERAL KETENAGALISTRIKAN KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL

DIREKTORAT JENDERAL KETENAGALISTRIKAN KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL PROGRAM LISTRIK PERDESAAN DI INDONESIA: KEBIJAKAN, RENCANA DAN PENDANAAN Jakarta, 20 Juni 2013 DIREKTORAT JENDERAL KETENAGALISTRIKAN KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL KONDISI SAAT INI Kondisi

Lebih terperinci

III. METODE PENELITIAN

III. METODE PENELITIAN 38 III. METODE PENELITIAN 3.1. Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan dengan memilih lokasi Kota Cirebon. Hal tersebut karena Kota Cirebon merupakan salah satu kota tujuan wisata di Jawa

Lebih terperinci

1 PENDAHULUAN Latar Belakang

1 PENDAHULUAN Latar Belakang 1 1 PENDAHULUAN Latar Belakang Indonesia memiliki program pembangunan yang mendukung infrastruktur nasional melalui Master Plan Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) untuk jangka waktu 2011-2025

Lebih terperinci

BERITA PERS. MPMX Bukukan Kenaikan Laba Bersih 41% dan Pendapatan 29% di Tahun 2013

BERITA PERS. MPMX Bukukan Kenaikan Laba Bersih 41% dan Pendapatan 29% di Tahun 2013 BERITA PERS Dapat Diterbitkan Segera MPMX Bukukan Kenaikan Laba Bersih 41% dan Pendapatan 29% di Tahun 2013 Targetkan Kenaikan Pendapatan 20% 25% di 2014 JAKARTA, 16 Maret 2014 PT Mitra Pinasthika Mustika

Lebih terperinci

KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA

KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA PENGANTAR MENKO KESRA PADA Seminar dalam rangka Munas REI XIV Tahun 2013 Sub tema KRISIS ATAU DARURAT PERUMAHAN DAN TANGGUNG JAWAB

Lebih terperinci

SUBSIDI BBM DALAM ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA

SUBSIDI BBM DALAM ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA SUBSIDI BBM DALAM ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA I. PENDAHULUAN Bahan Bakar Minyak (BBM) merupakan salah satu input di dalam meningkatkan ekonomi masyarakat dan pada gilirannya akan mempengaruhi

Lebih terperinci

KEBIJAKAN STRATEGIS PNPM MANDIRI KE DEPAN

KEBIJAKAN STRATEGIS PNPM MANDIRI KE DEPAN SEKRETARIAT WAKIL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA KEBIJAKAN STRATEGIS PNPM MANDIRI KE DEPAN DEPUTI SESWAPRES BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT DAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN SELAKU SEKRETARIS EKSEKUTIF TIM NASIONAL

Lebih terperinci

TANYA-JAWAB SEPUTAR KUR

TANYA-JAWAB SEPUTAR KUR TANYA-JAWAB SEPUTAR KUR [ Senin, 25 Februari 2013 09:41:20 Oleh : Administrasi] TANYA JAWAB TENTANG KUR 1. Apakah Kredit Usaha Rakyat itu? Kredit Usaha Rakyat (KUR) adalah kredit/pembiayaan Modal Kerja

Lebih terperinci

Perluas ke Asuransi Mikro, Prudential Luncurkan PRUaman

Perluas ke Asuransi Mikro, Prudential Luncurkan PRUaman BERITA PERS Jakarta, 17 April, 2013 Perluas ke Asuransi Mikro, Prudential Luncurkan PRUaman PRUaman Menyediakan Asuransi Jiwa yang terjangkau, Mudah Diakses; Membuka Pintu ke Masa Depan Keuangan Yang Sehat

Lebih terperinci

VI. SIMPULAN DAN SARAN

VI. SIMPULAN DAN SARAN VI. SIMPULAN DAN SARAN 6.1 Simpulan Berdasarkan pembahasan sebelumnya maka dapat diambil beberapa kesimpulan antara lain: 1. Selama tahun 1999-2008, rata-rata tahunan harga minyak telah mengalami peningkatan

Lebih terperinci

KEBIJAKAN PENGEMBANGAN INDUSTRI AGRO DAN KIMIA

KEBIJAKAN PENGEMBANGAN INDUSTRI AGRO DAN KIMIA KELOMPOK I KEBIJAKAN PENGEMBANGAN INDUSTRI AGRO DAN KIMIA TOPIK : PENINGKATAN DAYA SAING INDUSTRI AGRO DAN KIMIA MELALUI PENDEKATAN KLASTER KELOMPOK INDUSTRI HASIL HUTAN DAN PERKEBUNAN, KIMIA HULU DAN

Lebih terperinci

1 PENDAHULUAN Latar Belakang

1 PENDAHULUAN Latar Belakang 1 1 PENDAHULUAN Latar Belakang Pertumbuhan ekonomi Indonesia terus menunjukkan tren yang positif. Menurut data Badan Pusat Statistik (2012), angka Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada tahun 2012

Lebih terperinci

KAJIAN PENGARUH KEBIJAKAN IMPOR SAPI TERHADAP PERKEMBANGAN USAHA TERNAK SAPI DI NTB

KAJIAN PENGARUH KEBIJAKAN IMPOR SAPI TERHADAP PERKEMBANGAN USAHA TERNAK SAPI DI NTB KAJIAN PENGARUH KEBIJAKAN IMPOR SAPI TERHADAP PERKEMBANGAN USAHA TERNAK SAPI DI NTB INSENTIF PENINGKATAN KEMAMPUAN PENELITI DAN PEREKAYASA PENELITI UTAMA: I PUTU CAKRA PUTRA A. SP., MMA. BALAI PENGKAJIAN

Lebih terperinci

INDIKATOR AKTIVITAS EKONOMI

INDIKATOR AKTIVITAS EKONOMI Juli 2007 INDIKATOR AKTIVITAS EKONOMI Pada Juli 2007, secara tahunan, pertumbuhan tertinggi terjadi pada produksi kendaraan non niaga, sedangkan kontraksi tertinggi terjadi pada penjualan minyak diesel.

Lebih terperinci

Tantangan dan Peluang UKM Jelang MEA 2015

Tantangan dan Peluang UKM Jelang MEA 2015 Tantangan dan Peluang UKM Jelang MEA 2015 Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015 segera dimulai. Tinggal setahun lagi bagi MEA mempersiapkan hal ini. I Wayan Dipta, Deputi Bidang Pengkajian Sumberdaya UKMK,

Lebih terperinci

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. Tanggal dan Jam 30 Nop :28:04 Laporan Hasil Public Expose

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. Tanggal dan Jam 30 Nop :28:04 Laporan Hasil Public Expose No Surat/Pengumuman Nama Perusahaan Kode Emiten Lampiran 4 042100.S/HI.01/SPER/2012 PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk PGAS Tanggal dan Jam 30 Nop 2012 21:28:04 Perihal Laporan Hasil Public Expose

Lebih terperinci

Menteri KKP Salurkan Bantuan untuk Penyuluh Indramayu

Menteri KKP Salurkan Bantuan untuk Penyuluh Indramayu http://www.jurnas.com Menteri KKP Salurkan Bantuan untuk Penyuluh Indramayu Jurnas.com KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) terus berusaha untuk mendukung segala upaya pengembangan industri kelautan

Lebih terperinci

MENGENAI AAJI. Kompas, 11/2, hal 2, [Foto] CEO Meeting dan HUT Ke 14 Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia

MENGENAI AAJI. Kompas, 11/2, hal 2, [Foto] CEO Meeting dan HUT Ke 14 Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia MENGENAI AAJI Kompas, 11/2, hal 2, [Foto] CEO Meeting dan HUT Ke 14 Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia Wartaekonomi.co.id, 9/2, AAJI Rayakan Ulang Tahun Ke-14 http://m.wartaekonomi.co.id/berita89799/aaji-rayakan-ulang-tahun-ke14.html

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. Pembangunan pertanian merupakan suatu tindakan untuk mengubah kondisi

I. PENDAHULUAN. Pembangunan pertanian merupakan suatu tindakan untuk mengubah kondisi 1 I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pembangunan pertanian merupakan suatu tindakan untuk mengubah kondisi pertanian dari kondisi yang kurang menguntungkan menjadi kondisi yang lebih menguntungkan (long

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN PERDAGANGAN INDONESIA - THAILAND PERIODE : JANUARI JULI 2014

PERKEMBANGAN PERDAGANGAN INDONESIA - THAILAND PERIODE : JANUARI JULI 2014 PERKEMBANGAN PERDAGANGAN INDONESIA - THAILAND PERIODE : JANUARI JULI 2014 A. Perkembangan perekonomian dan perdagangan Thailand 1. Selama periode Januari-Juli 2014, neraca perdagangan Thailand dengan Dunia

Lebih terperinci

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 191 TAHUN 2014 TENTANG PENYEDIAAN, PENDISTRIBUSIAN DAN HARGA JUAL ECERAN BAHAN BAKAR MINYAK

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 191 TAHUN 2014 TENTANG PENYEDIAAN, PENDISTRIBUSIAN DAN HARGA JUAL ECERAN BAHAN BAKAR MINYAK PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 191 TAHUN 2014 TENTANG PENYEDIAAN, PENDISTRIBUSIAN DAN HARGA JUAL ECERAN BAHAN BAKAR MINYAK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Laporan Perkembangan Deregulasi 2015

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Laporan Perkembangan Deregulasi 2015 Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Laporan Perkembangan Deregulasi 2015 Jakarta, 22 September 2015 A. RPP Tempat Penimbunan Berikat, (D1) B. RPP Perubahan PP Nomor 23 Tahun 2010, (F3) C. RPerpres

Lebih terperinci

SUBSIDI BBM : PROBLEMATIKA DAN ALTERNATIF KEBIJAKAN

SUBSIDI BBM : PROBLEMATIKA DAN ALTERNATIF KEBIJAKAN SUBSIDI BBM : PROBLEMATIKA DAN ALTERNATIF KEBIJAKAN Abstrak Dalam kurun waktu tahun 2009-2014, rata-rata alokasi belanja non mandatory spending terhadap total belanja negara sebesar 43,7% dan dari alokasi

Lebih terperinci

PEMBIAYAAN UMKM DALAM PAKET KEBIJAKAN EKONOMI SEPTEMBER 2015

PEMBIAYAAN UMKM DALAM PAKET KEBIJAKAN EKONOMI SEPTEMBER 2015 Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia PEMBIAYAAN UMKM DALAM PAKET KEBIJAKAN EKONOMI SEPTEMBER 2015 JAKARTA, 15 OKTOBER 2015 OUTLINE PEMBIAYAAN UMKM DALAM PAKET KEBIJAKAN PEMERINTAH

Lebih terperinci

KEBIJAKAN DAN ALOKASI ANGGARAN SUBSIDI BAHAN BAKAR MINYAK TAHUN 2013

KEBIJAKAN DAN ALOKASI ANGGARAN SUBSIDI BAHAN BAKAR MINYAK TAHUN 2013 KEBIJAKAN DAN ALOKASI ANGGARAN SUBSIDI BAHAN BAKAR MINYAK TAHUN 2013 I. SUBSIDI BBM TAHUN 2013 a. Subsidi BBM Dalam Undang-undang No.19 Tahun tentang APBN 2013, anggaran subsidi BBM dialokasikan sebesar

Lebih terperinci

MENATA ULANG INDONESIA Menuju Negara Sejahtera

MENATA ULANG INDONESIA Menuju Negara Sejahtera MENATA ULANG INDONESIA Menuju Negara Sejahtera Ironi Sebuah Negara Kaya & Tumbuh Perekonomiannya, namun Kesejahteraan Rakyatnya masih Rendah KONFEDERASI SERIKAT PEKERJA INDONESIA Jl Condet Raya no 9, Al

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI DAN HARGA PRODUSEN GABAH BULAN JANUARI 2017

PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI DAN HARGA PRODUSEN GABAH BULAN JANUARI 2017 PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI DAN HARGA PRODUSEN GABAH BULAN JANUARI 2017 A. PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI NILAI TUKAR PETANI (NTP) BULAN JANUARI 2017 NAIK 0,40 PERSEN No. 08/02/63/Th.XXI, 1 Februari

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. arah yang positif. Hal itu didukung dengan pertumbuhan industri. dalam suatu kesempatan di pameran Internationale Torismus Börse di

BAB I PENDAHULUAN. arah yang positif. Hal itu didukung dengan pertumbuhan industri. dalam suatu kesempatan di pameran Internationale Torismus Börse di BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG Perkembangan industri perhotelan di Indonesia terus menuju ke arah yang positif. Hal itu didukung dengan pertumbuhan industri pariwisata Indonesia di tahun 2014 maju

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Sektor pariwisata di berbagai penjuru dunia semakin berkembang dan menjadi salah satu pemasukan bagi negara. Menurut Bappenas (2010) pada awalnya pariwisata hanya dinikmati

Lebih terperinci

Metodologi Pemeringkatan Perusahaan Kelapa Sawit

Metodologi Pemeringkatan Perusahaan Kelapa Sawit Fitur Pemeringkatan ICRA Indonesia April 2015 Metodologi Pemeringkatan Perusahaan Kelapa Sawit Pendahuluan Sektor perkebunan terutama kelapa sawit memiliki peran penting bagi perekonomian Indonesia karena

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Sektor pariwisata merupakan usaha yang pada umumnya sangat

BAB I PENDAHULUAN. Sektor pariwisata merupakan usaha yang pada umumnya sangat BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Sektor pariwisata merupakan usaha yang pada umumnya sangat menjanjikan dalam meraih devisa negara. Salah satu komponen industri pariwisata yang besar peranannya

Lebih terperinci

SIARAN PERS. PT INTERNATIONAL NICKEL INDONESIA Tbk MENGUMUMKAN LABA TRIWULAN KETIGA 2008

SIARAN PERS. PT INTERNATIONAL NICKEL INDONESIA Tbk MENGUMUMKAN LABA TRIWULAN KETIGA 2008 SIARAN PERS MENGUMUMKAN LABA TRIWULAN KETIGA 2008 MENGUMUMKAN LABA TRIWULAN KETIGA 2008 JAKARTA, 27 Oktober 2008 --- PT International Nickel Indonesia Tbk ( PT Inco, atau Perseroan, IDX: INCO) hari ini

Lebih terperinci

REALISASI PENANAMAN MODAL PMDN PMA TRIWULAN I TAHUN 2014

REALISASI PENANAMAN MODAL PMDN PMA TRIWULAN I TAHUN 2014 Invest in remarkable indonesia indonesia Invest in remarkable indonesia Invest in remarkable indonesia Invest in remarkable indonesia indonesia remarkable indonesia invest in Invest in indonesia Invest

Lebih terperinci

Boks 1. DAMPAK PENGEMBANGAN KELAPA SAWIT DI JAMBI: PENDEKATAN INPUT-OUTPUT

Boks 1. DAMPAK PENGEMBANGAN KELAPA SAWIT DI JAMBI: PENDEKATAN INPUT-OUTPUT Boks 1. DAMPAK PENGEMBANGAN KELAPA SAWIT DI JAMBI: PENDEKATAN INPUT-OUTPUT Sektor pertanian merupakan salah satu sektor penting di Indonesia yang berperan sebagai sumber utama pangan dan pertumbuhan ekonomi.

Lebih terperinci

Dr. Ir. Kemas Danial, MM Direktur Utama

Dr. Ir. Kemas Danial, MM Direktur Utama Dr. Ir. Kemas Danial, MM Direktur Utama KONDISI KOPERASI 1. Total Koperasi : 209.488 Unit 2. Koperasi Aktif : 147.249 Unit (NIK) dan didalamnya telah RAT sebanyak 80.000 Unit 3. Koperasi Tidak Aktif :

Lebih terperinci

BAB III PEMBAHASAN DAN ANALISIS. pengelola real estat terpadu dalam bidang ritel, komersial dan pemukiman real

BAB III PEMBAHASAN DAN ANALISIS. pengelola real estat terpadu dalam bidang ritel, komersial dan pemukiman real BAB III PEMBAHASAN DAN ANALISIS A. GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN PT Agung Podomoro Land Tbk. (APLN) adalah pemilik, pengembang dan pengelola real estat terpadu dalam bidang ritel, komersial dan pemukiman real

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR INDONESIA APRIL 2015

PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR INDONESIA APRIL 2015 BADAN PUSAT STATISTIK No. 48/05/Th. XVIII, 15 Mei PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR INDONESIA APRIL A. PERKEMBANGAN EKSPOR EKSPOR APRIL MENCAPAI US$13,08 MILIAR Nilai ekspor Indonesia April mencapai US$13,08

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. terakhir, produksi kaca lembaran di seluruh dunia meningkat tajam. Berdasarkan hasil

BAB I PENDAHULUAN. terakhir, produksi kaca lembaran di seluruh dunia meningkat tajam. Berdasarkan hasil BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Kaca lembaran merupakan salah satu produk hasil kimia yang banyak digunakan diseluruh dunia untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Selama beberapa tahun terakhir,

Lebih terperinci

SATU DATA PEMBANGUNAN JAWA BARAT PUSAT DATA DAN ANALISA PEMBANGUNAN (PUSDALISBANG) DAFTAR ISI DAFTAR ISI

SATU DATA PEMBANGUNAN JAWA BARAT PUSAT DATA DAN ANALISA PEMBANGUNAN (PUSDALISBANG) DAFTAR ISI DAFTAR ISI DAFTAR ISI DAFTAR ISI...... i 1. GEOGRAFI Tabel : 1.01 Luas Wilayah Provinsi Jawa Barat Dan Kabupaten/Kota... 1 Tabel : 1.02 Jumlah Kecamatan Dan Desa Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2011... 2 2. KETENAGAKERJAAN

Lebih terperinci

PENGERTIAN EKONOMI POLITIK

PENGERTIAN EKONOMI POLITIK PENGERTIAN EKONOMI POLITIK CAPORASO DAN LEVINE, 1992 :31 INTERELASI DIANTARA ASPEK, PROSES DAN INSTITUSI POLITIK DENGAN KEGIATAN EKONOMI (PRODUKSI, INVESTASI, PENCIPTAAN HARGA, PERDAGANGAN, KONSUMSI DAN

Lebih terperinci

Laksono Trisnantoro Ketua Departemen Kebijakan dan Manajemen Kesehatan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Laksono Trisnantoro Ketua Departemen Kebijakan dan Manajemen Kesehatan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Laksono Trisnantoro Ketua Departemen Kebijakan dan Manajemen Kesehatan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada 1 Pembahasan 1. Makna Ekonomi Politik 2. Makna Pemerataan 3. Makna Mutu 4. Implikasi terhadap

Lebih terperinci

Mempertahankan arah, menjadi lebih kuat.

Mempertahankan arah, menjadi lebih kuat. Bank Danamon Laporan Tahunan 2006 18 Laporan Direktur Utama Mempertahankan arah, menjadi lebih kuat. Di tahun 2006 Bank Danamon memperingati ulang tahunnya yang ke-50 dan menjadi lebih kuat pada akhir

Lebih terperinci

JAKARTA INVESTOR DAILY (18/11/2014) : Pemerintah dalam lima t

JAKARTA INVESTOR DAILY (18/11/2014) : Pemerintah dalam lima t JAKARTA INVESTOR DAILY (18/11/2014) : Pemerintah dalam lima t ahun mendatang (2015-2019) mencanangkan pembangunan jalan tol sepanjang 1.000 km, jalan baru 2.650 km, dan pemeliharaan jalan 46.770 km. Pembangunan

Lebih terperinci

KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN SIARAN PERS. 1 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK: Paket Kebijakan Ekonomi, Bangkitkan Kepercayaan Pasar

KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN SIARAN PERS. 1 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK: Paket Kebijakan Ekonomi, Bangkitkan Kepercayaan Pasar KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN SIARAN PERS 1 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK: Paket Kebijakan Ekonomi, Bangkitkan Kepercayaan Pasar Jakarta, 21 Oktober 2015 Sebagai kementerian non teknis yang

Lebih terperinci

Tahun ini ada 5 tantangan industri asuransi jiwa

Tahun ini ada 5 tantangan industri asuransi jiwa MENGENAI AAJI Kontan.co.id, 12/1, Tahun ini ada 5 tantangan industry asuransi jiwa http://m.kontan.co.id/news/tahun-ini-ada-5-tantangan-industri-asuransi-jiwa BISNIS ASURANSI JIWA Tahun ini ada 5 tantangan

Lebih terperinci

REKOMENDASI RAKERNAS APPSI TAHUN 2015 Ambon, Pebruari 2015

REKOMENDASI RAKERNAS APPSI TAHUN 2015 Ambon, Pebruari 2015 REKOMENDASI RAKERNAS APPSI TAHUN 2015 Ambon, 26 28 Pebruari 2015 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang diundangkan pada tanggal 2 Oktober 2014 telah menghadirkan pengaturan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Penelitian

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Penelitian 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian Pertumbuhan penduduk Indonesia dari tahun ke tahun terus meningkat, dan Indonesia masih tetap menduduki urutan ke empat terbanyak di dunia setelah Cina,

Lebih terperinci

Siaran Pers Satu Tahun BCA Life Hadir di Tengah Indonesia Perkuat Struktur Permodalan, Operasi dan Infrastruktur

Siaran Pers Satu Tahun BCA Life Hadir di Tengah Indonesia Perkuat Struktur Permodalan, Operasi dan Infrastruktur Siaran Pers Satu Tahun BCA Life Hadir di Tengah Indonesia Perkuat Struktur Permodalan, Operasi dan Infrastruktur Untuk disiarkan segera Jakarta, 5 Agustus 2015 PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) merayakan

Lebih terperinci

Denpasar, Juli 2012

Denpasar, Juli 2012 Denpasar, 12-14 Juli 2012 1. Latar Belakang 2. Tujuan dan Sasaran 3. Perkembangan Kegiatan 4. Hasil Yang Diharapkan LATAR BELAKANG MP3EI antara lain menetapkan bahwa koridor ekonomi Bali Nusa Tenggara

Lebih terperinci

UNTUK DITERBITKAN SEGERA. 24 September 2014

UNTUK DITERBITKAN SEGERA. 24 September 2014 UNTUK DITERBITKAN SEGERA Corporate Communications Division Public Relations & Investor Relations Office 1-1-1 Shibaura, Minato-ku, Tokyo 105-8001, Japan URL : http://www.toshiba.co.jp/about/press/index.htm

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. meningkatnya daya beli masyarakat. Tabel 1.1 Tren Penjualan Industri Komponen Otomotif

BAB I PENDAHULUAN. meningkatnya daya beli masyarakat. Tabel 1.1 Tren Penjualan Industri Komponen Otomotif 1.1. Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN Perkembangan pasar komponen otomotif di Indonesia selama ini cukup baik, terutama pasar komponen untuk purna jual.pasar komponen otomotif untuk purna jual

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Indonesia bukanlah negara pengekspor besar untuk minyak bumi. Cadangan dan produksi minyak bumi Indonesia tidak besar, apalagi bila dibagi dengan jumlah penduduk. Rasio

Lebih terperinci

Indonesia Property Market Overview 4 th Quarter 2015

Indonesia Property Market Overview 4 th Quarter 2015 Indonesia Property Market Overview 4 th Quarter 2015 Coldwell Banker Commercial Kawasan Bisnis Granadha, 12 th B Floor Jl. Jenderal Sudirman Kav. 50 Jakarta 12930 Indonesia Phone : +62 21 255 39 388 Fax

Lebih terperinci

BUSINESS PLAN RUMAH PRODUKSI RAJUNGAN

BUSINESS PLAN RUMAH PRODUKSI RAJUNGAN BUSINESS PLAN RUMAH PRODUKSI RAJUNGAN PIU KABUPATEN KUBU RAYA TAHUN 2014 BUSINESS PLAN INFRASTRUKTUR KOMPONEN 2 RUMAH PRODUKSI RAJUNGAN A. LATAR BELAKANG Business Plan akan menjadi dasar atau pijakan bagi

Lebih terperinci

BAB I SHARPEN YOUR POINT OF VIEW. Pelaksanaan PA6 ini dimulai dari tema besar arsitektur muka air, Riverfront

BAB I SHARPEN YOUR POINT OF VIEW. Pelaksanaan PA6 ini dimulai dari tema besar arsitektur muka air, Riverfront BAB I SHARPEN YOUR POINT OF VIEW Proses Perancangan Arsitektur 6 (PA6) merupakan obyek riset skripsi untuk pendidikan sarjana strata satu (S1) bagi mahasiswa peserta skripsi alur profesi. Pelaksanaan PA6

Lebih terperinci

NILAI TUKAR PETANI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA BULAN JULI 2016 SEBESAR 104,57

NILAI TUKAR PETANI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA BULAN JULI 2016 SEBESAR 104,57 No. 42/08/34/Th.XVIII, 1 Agustus 2016 NILAI TUKAR PETANI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA BULAN JULI 2016 SEBESAR 104,57 A. PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI 1. Nilai Tukar Petani (NTP) Pada Juli 2016, NTP Daerah

Lebih terperinci

1 PENDAHULUAN Latar Belakang

1 PENDAHULUAN Latar Belakang 1 1 PENDAHULUAN Latar Belakang Perekonomian Indonesia dipengaruhi oleh beberapa sektor usaha, dimana masing-masing sektor memberikan kontribusinya terhadap pembentukan Produk Domestik Bruto (PDB) dengan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Usaha pariwisata ini menjadi sektor unggulan dalam pembangunan ekonomi di

BAB I PENDAHULUAN. Usaha pariwisata ini menjadi sektor unggulan dalam pembangunan ekonomi di BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pariwisata dianggap sebagai salah satu sektor yang berkembang relative pesat pada saat ini, bahkan pariwisata telah menjadi industri terbesar di dunia. Usaha

Lebih terperinci

SAMBUTAN MENTERI PERDAGANGAN PADA ACARA PEMBUKAAN TRADE EXPO INDONESIA YANG KE-25 JAKARTA, 13 OKTOBER 2010

SAMBUTAN MENTERI PERDAGANGAN PADA ACARA PEMBUKAAN TRADE EXPO INDONESIA YANG KE-25 JAKARTA, 13 OKTOBER 2010 SAMBUTAN MENTERI PERDAGANGAN PADA ACARA PEMBUKAAN TRADE EXPO INDONESIA YANG KE-25 JAKARTA, 13 OKTOBER 2010 Yth. Wakil Presiden RI Bapak Budiono beserta Ibu Herawati Budiono, Yth. pimpinan dan anggota lembaga

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. sampai besar seperti cafe, rumah makan maupun restoran. Jawa Barat

BAB I PENDAHULUAN. sampai besar seperti cafe, rumah makan maupun restoran. Jawa Barat BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan bisnis sekarang ini telah berkembang sangat pesat dan mengalami metamorfosis yang berkesinambungan menjadikan daya tarik bisnis itu tersendiri.

Lebih terperinci

Pemerintah Umumkan Paket Kebijakan Ekonomi Ke-empat Jumat, 16 Oktober 2015

Pemerintah Umumkan Paket Kebijakan Ekonomi Ke-empat Jumat, 16 Oktober 2015 Pemerintah Umumkan Paket Kebijakan Ekonomi Ke-empat Jumat, 16 Oktober 2015 Pemerintah mengeluarkan Paket Kebijakan Ekonomi Ke-empat pada Kamis, 15 Oktober 2015. Paket ke-empat ini berkaitan dengan sistem

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan. drg. Oscar Primadi, MPH NIP

KATA PENGANTAR. Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan. drg. Oscar Primadi, MPH NIP KATA PENGANTAR Keberhasilan pembangunan kesehatan membutuhkan perencanaan yang baik yang didasarkan pada data dan informasi kesehatan yang tepat dan akurat serta berkualitas, sehingga dapat menggambarkan

Lebih terperinci

Buku Indikator Kesehatan

Buku Indikator Kesehatan Buku Indikator Kesehatan www.dinkes.sulbarprov.go.id Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat Jalan Kurungan Bassi no 19 Mamuju Telpon 0426-21037 Fax : 0426 22579 BUKU INDIKATOR KESEHATAN PROVINSI SULAWESI

Lebih terperinci

LAPORAN QUICK COUNT PEMILU LEGISLATIF

LAPORAN QUICK COUNT PEMILU LEGISLATIF LAPORAN QUICK COUNT PEMILU LEGISLATIF 9 APRIL 2009 Jl Terusan Lembang, D57, Menteng, Jakarta Pusat Telp. (021) 3919582, Fax (021) 3919528 Website: www.lsi.or.id, Email: info@lsi.or.id METODOLOGI Quick

Lebih terperinci

KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL REPUBLIK INDONESIA

KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL REPUBLIK INDONESIA KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL REPUBLIK INDONESIA BAHAN SOSIALISASI PERMEN ESDM NOMOR 38 TAHUN 206 TENTANG PERCEPATAN ELEKTRIFIKASI DI PERDESAAN BELUM BERKEMBANG, TERPENCIL, PERBATASAN DAN

Lebih terperinci

INDEKS TENDENSI KONSUMEN (ITK) PROVINSI BENGKULU TRIWULAN I TAHUN 2016 SEBESAR 100,57

INDEKS TENDENSI KONSUMEN (ITK) PROVINSI BENGKULU TRIWULAN I TAHUN 2016 SEBESAR 100,57 No. 28/05/17/VI, 4 Mei 2016 INDEKS TENDENSI KONSUMEN (ITK) PROVINSI BENGKULU TRIWULAN I TAHUN 2016 SEBESAR 100,57 A. Kondisi Ekonomi Konsumen Triwulan I-2016 Indeks Tendensi Konsumen (ITK) triwulan I-2016

Lebih terperinci

Analisis Asumsi Makro Ekonomi RAPBN Nomor. 01/ A/B.AN/VI/2007 BIRO ANALISA ANGGARAN DAN PELAKSANAAN APBN SETJEN DPR RI

Analisis Asumsi Makro Ekonomi RAPBN Nomor. 01/ A/B.AN/VI/2007 BIRO ANALISA ANGGARAN DAN PELAKSANAAN APBN SETJEN DPR RI Analisis Asumsi Makro Ekonomi RAPBN 2008 Nomor. 01/ A/B.AN/VI/2007 Asumsi Dasar dan Kebijakan Fiskal 2008 Sesuai dengan ketentuan UU Nomor 17 Tahun 2003, Pemerintah Pusat diwajibkan untuk menyampaikan

Lebih terperinci

PT INTERNATIONAL NICKEL INDONESIA

PT INTERNATIONAL NICKEL INDONESIA SIARAN PERS MENGUMUMKAN LABA TRIWULAN PERTAMA 2009 SEBESAR AS$17,2 JUTA Page 1 of 8 MENGUMUMKAN LABA TRIWULAN PERTAMA 2009 SEBESAR AS$17,2 JUTA JAKARTA, 7 Mei 2009 --- PT International Nickel Indonesia

Lebih terperinci

Disampaikan pada acara : Rapat Koordinasi Nasional Pemberdayaan KUMKM Tahun 2014

Disampaikan pada acara : Rapat Koordinasi Nasional Pemberdayaan KUMKM Tahun 2014 Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Disampaikan pada acara : Rapat Koordinasi Nasional Pemberdayaan KUMKM Tahun 2014 Deputi Menteri Bidang Produksi Jakarta, Desember 2014

Lebih terperinci

BUSINESS PLAN RUMAH PRODUKSI KEPITING SOKA

BUSINESS PLAN RUMAH PRODUKSI KEPITING SOKA BUSINESS PLAN RUMAH PRODUKSI KEPITING SOKA PIU KABUPATEN KUBU RAYA TAHUN 2014 BUSINESS PLAN INFRASTRUKTUR KOMPONEN 2 RUMAH PRODUKSI KEPITING SOKA A. LATAR BELAKANG Business Plan (Rencana Bisnis) adalah

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN A. DASAR HUKUM A. Gambaran Umum Daerah 1. Kondisi Geografis Daerah 2. Kondisi Demografi

BAB I PENDAHULUAN A. DASAR HUKUM A. Gambaran Umum Daerah 1. Kondisi Geografis Daerah 2. Kondisi Demografi BAB I PENDAHULUAN A. DASAR HUKUM Perkembangan Sejarah menunjukkan bahwa Provinsi Jawa Barat merupakan Provinsi yang pertama dibentuk di wilayah Indonesia (staatblad Nomor : 378). Provinsi Jawa Barat dibentuk

Lebih terperinci