KECAMATAN KELAPA LIMA DALAM ANGKA 2005/2006

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "KECAMATAN KELAPA LIMA DALAM ANGKA 2005/2006"

Transkripsi

1 Katalog BPS : KECAMATAN KELAPA LIMA DALAM ANGKA 2005/2006 Pantai Lasiana BADAN PUSAT STATISTIK KOTA KUPANG

2

3 KECAMATAN KELAPA LIMA DALAM ANGKA 2005/2006 No. Publikasi : Katalog BPS : Ukuran Buku : 15 cm x 21 cm Jumlah Halaman : 77 Halaman Naskah : Charles Damaleru Gambar Kulit : Seksi Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik Keterangan Gambar Kulit : Kantor Camat Kelapa Lima Jl. Perintis Kemerdekaan Kelurahan Kelapa Lima Diterbitkan Oleh : BPS Kota Kupang, Kupang Indonesia Dicetak Oleh : Percetakan Sylvia Kupang Boleh dikutip dengan menyebutkan sumbernya ii

4 Drs. AGUS RIRIMASSE, MSi CAMAT KELAPA LIMA

5 KATA SAMBUTAN CAMAT KELAPA LIMA Data yang terhimpun dalam publikasi Kecamatan Kelapa Lima Dalam Angka 2005/2006 banyak membantu Pemerintah, oleh sebab itu saya sambut dengan gembira. Pemerintah akan melihat secara rinci seberapa jauh pembangunan yang sudah di laksanakan dan juga dalam rumusan dan kebijaksanaan pembangunan sesuai dengan pola dasar pembangunan Daerah pada umumnya dan khususnya di Kecamatan Kelapa Lima. Untuk itu saya mengharapkan kerja sama yang baik dari instansi Pemerintah dan Swasta dalam memberikan informasi/data yang di miliki sehingga data dalam publikasi ini adalah data yang akurat, relevan, lengkap dan tepat waktu. Saya mengharapkan Koordinator Statistik Kecamatan Kelapa Lima untuk dapat meningkatkan penyajian data Statistik baik dari segi kuantitas maupun kualitasnya. Semoga usaha dan jerih paya yang tertulis dalam publikasi ini dapat bermanfaat bagi pengguna data Statistik. KIRANYA TUHAN SELALU MENYERTAI KITA Kupang, Juli 2006 Camat Kelapa lima Drs. Agus Ririmasse, MSi NIP ii

6 KATA PENGANTAR Publikasi Kecamatan Kelapa Lima Dalam Angka 2005/2006 merupakan terbitan berkala yang dibuat oleh Koordinator Statistik Kecamatan Kelapa Lima sejak Karena publikasi ini adalah publikasi tahunan maka data yang tersaji adalah tahun sebelumnya (2005) dan diterbitkan tahun Penyajian data dalam publikasi ini adalah pengumpulan data dari berbagai bidang, dengan maksud untuk memberikan gambaran keadaan Kecamatan Kelapa Lima, baik mengenai Geografi, Sosial, maupun Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan pada umumnya. Kepada semua pihak yang telah membantu dalam penerbitan Kecamatan Kelapa Lima Dalam Angka 2005/2006, kami sampaikan terima kasih yang sebesarbesarnya. Kiranya publikasi ini dapat bermanfaat bagi konsumen data dalam bidang Pemerintahan dan Swasta sebagai bahan pertimbangan untuk mengambil kebijaksanaan. Kami menyadari bahwa publikasi ini masih terdapat banyak kekurangan dan kelemahan, oleh karena itu kami sangat mengharapkan saran dan perbaikan demi kesempurnaan Publikasi ini pada tahun-tahun mendatang. KIRANYA TUHAN SELALU MENYERTAI KITA Kupang, Juli 2006 Koordinator Statistik Kecamatan Kelapa Lima Charles Damaleru NIP iii

7 DAFTAR ISI FOTO CAMAT KELAPA LIMA... KATA SAMBUTAN CAMAT KELAPA LIMA... KATA PENGANTAR.. DAFTAR ISI. DAFTAR TABEL.. i ii iii iv v I. GEOGRAFIS II. PEMERINTAHAN III. IV. PENDUDUK DAN TENAGA KERJA III.1.1. PENDUDUK III.1.2. TENAGA KERJA SOSIAL IV.1. PENDIDIKAN IV.2. KESEHATAN IV.3. AGAMA IV.4. SOSIAL LAINNYA V. PERTANIAN V.1. PERIKANAN V.2. PETERNAKAN VI. SUMBER PENERANGAN VII. LAPANGAN USAHA, HOTEL/LOSMEN VII.1. LAPANGAN USAHA VII.2. HOTEL/LOSMEN VIII. HARGA HARGA IX. PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO IX.1. PERANAN KECAMATAN KELAPA LIMA DALAM PEREKONOMIAN KOTA KUPANG iv

8 DAFTAR TABEL I. GEOGRAFIS I.1. LETAK GEOGRAFIS DAERAH KECAMATAN KELAPA LIMA... 2 I.2. RATA-RATA CURAH HUJAN DAN HARI HUJAN DI KOTA KUPANG DIRINCI PER BULAN II. PEMERINTAHAN II.1. LEMBAGA PEMERINTAHAN KECAMATAN KELAPA LIMA II.2. BANYAKNYA KEPALA LINGKUNGAN, RUKUN WARGA DAN RUKUN TETANGGA DI KELURAHAN DIRINCI PER KELURAHAN II.3. NAMA IBUKOTA KELURAHAN, JARAK KE IBU KOTA KECAMATAN DAN KOTA DIRINCI PER KELURAHAN II.4. BANYAKNYA KELURAHAN MENURUT PERKEMBANGAN ADMINISTRASI DIRINCI PER KELURAHAN II.5. LUAS KELURAHAN DI KECAMATAN KELAPA LIMA DIRINCI PER KELURAHAN III. PENDUDUK DAN TENAGA KERJA III.1. PENDUDUK III.1.1. BANYAKNYA PENDUDUK,LUAS WILAYAH DAN RATA- RATA KEPADATAN PENDUDUK KECAMATAN KELAPA LIMA DIRINCI PER KELURAHAN III.1.2. TINGKAT KEPADATAN PENDUDUK KECAMATAN KELAPA LIMA MENURUT RW DAN RT DIRINCI PER KELURAHAN III.1.3. PENDUDUK DI KECAMATAN KELAPA LIMA MENURUT JENIS KELAMIN DIRINCI PER KELURAHAN III.1.4. BANYAKNYA KELUARGA MENURUT KEWARGANEGARAAN DI KECAMATAN KELAPA LIMA DIRINCI PER KELURAHAN III.1.5. BANYAKNYA PENDUDUK MENURUT KEWARGANEGARAAN DI KECAMATAN KELAPA LIMA DIRINCI PER KELURAHAN III.1.6. BANYAKNYA KELAHIRAN DAN KEMATIAN DI KECAMATAN KELAPA LIMA MENURUT JENIS KELAMIN DIRINCI PER KELURAHAN III.1.7. BANYAKNYA PENDUDUK YANG PINDAH MASUK DAN PINDAH KELUAR DI KECAMATAN KELAPA LIMA KECAMATAN KELAPA MENURUT LIMA JENIS DALAM KELAMIN ANGKA DIRINCI 2005 PER KELURAHAN v

9 IV. III.1.8. III.1.9. III.1.10 III.1.11 III.2. III.2.1. III.2.2. SOSIAL IV.1. IV.1.1. IV.1.2. IV.1.3. IV.1.4. IV.2. IV.2.1. IV.2.2. BANYAKNYA PENDUDUK WARGA NEGARA INDONESIA KETURUNAN CINA DI KECAMATAN KELAPA LIMA MENURUT JENIS KELAMIN DIRINCI PER KELURAHAN PERSENTASE PENDUDUK DAN SEX RATIO DI KECAMATAN KELAPA LIMA DIRINCI PER KELURAHAN BANYAKNYA PENDUDUK, LUAS WILAYAH DAN KEPADATAN PENDUDUK DI KECAMATAN KELAPA LIMA DIRINCI PER KELURAHAN KEPADATAN PENDUDUK DI KECAMATAN KELAPA LIMA DIRINCI PER KELURAHAN TENAGA KERJA BANYAKNYA PEGAWAI NEGERI SIPIL MENURUT JENIS KELAMIN DI KECAMATAN KELAPA LIMA BANYAKNYA PEGAWAI NEGERI SIPIL MENURUT GOLONGAN DI KECAMATAN KELAPA LIMA PENDIDIKAN BANYAKNYA TAMAN KANAK-KANAK DI KECAMATAN KELAPA LIMA DIRINCI PER KELURAHAN BANYAKNYA SEKOLAH DASAR NEGERI/INPRES, SWASTA DI KECAMATAN KELAPA LIMA DIRINCI PER KELURAHAN BANYAKNYA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI DAN SWASTA DI KECAMATAN KELAPA LIMA DIRINCI PER KELURAHAN BANYAKNYA SEKOLAH MENENGAH UMUM NEGERI, SWASTA DAN KEJURUAN DI KECAMATAN KELAPA LIMA DIRINCI PER KELURAHAN KESEHATAN JUMLAH PUSKESMAS DAN PUSKESMAS PEMBANTU DI KECAMATAN KELAPA LIMA DIRINCI PER KELURAHAN BANYAKNYA TENAGA KESEHATAN DI KECAMATAN KELAPA LIMA DIRINCI PER PUSKESMAS vi

10 IV. III.1.6. III.1.7. III.1.8. III.1.9. III.2. III.2.1. III.2.2. SOSIAL IV.1. IV.1.1. IV.1.2. IV.1.3. IV.2. IV.2.1. IV.2.2. BANYAKNYA PENDUDUK WARGA NEGARA INDONESIA KETURUNAN CINA DI KECAMATAN KELAPA LIMA MENURUT JENIS KELAMIN DIRINCI PER KELURAHAN TAHUN PERSENTASE PENDUDUK MENURUT JENIS KELAMIN DAN SEX RATIO DI KECAMATAN KELAPA LIMA DIRINCI PER KELURAHAN TAHUN BANYAKNYA PENDUDUK, LUAS WILAYAH DAN KEPADATAN PENDUDUK DI KECAMATAN KELAPA LIMA DIRINCI PER KELURAHAN TAHUN KEPADATAN PENDUDUK DI KECAMATAN KELAPA LIMA DIRINCI PER KELURAHAN TAHUN TENAGA KERJA BANYAKNYA PEGAWAI NEGERI SIPIL MENURUT JENIS KELAMIN DI KECAMATAN KELAPA LIMA TAHUN BANYAKNYA PEGAWAI NEGERI SIPIL MENURUT GOLONGAN DI KECAMATAN KELAPA LIMA TAHUN PENDIDIKAN BANYAKNYA SEKOLAH DASAR NEGERI/INPRES, SWASTA DI KECAMATAN KELAPA LIMA DIRINCI PER KELURAHAN TAHUN BANYAKNYA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI DAN SWASTA DI KECAMATAN KELAPA LIMA DIRINCI PER KELURAHAN TAHUN BANYAKNYA SEKOLAH MENENGAH UMUM NEGERI, SWASTA DAN KEJURUAN DI KECAMATAN KELAPA LIMA DIRINCI PER KELURAHAN THN KESEHATAN JUMLAH PUSKESMAS DAN PUSKESMAS PEMBANTU DI KECAMATAN KELAPA LIMA DIRINCI PER KELURAHAN TAHUN BANYAKNYA TENAGA KESEHATAN DI KECAMATAN KELAPA LIMA DIRINCI PER PUSKESMAS TAHUN vii

11 IV.2.3. BANYAKNYA SARANA KESEHATAN MENURUT JENIS NYA DI KECAMATAN KELAPA LIMA DIRINCI PER KELURAHAN IV.3. AGAMA IV.3.1. BANYAKNYA PENDUDUK MENURUT AGAMA DAN KEPERCAYAAN DI KECAMATAN KELAPA LIMA DIRINCI PER KELURAHAN IV.3.2. BANYAKNYA RUMAH IBADAH MENURUT JENISNYA DI KECAMATAN KELAPA LIMA DIRINCI PER KELURAHAN IV.4. SOSIAL LAINNYA IV.4.1. BANYAKNYA TEMPAT WISATA MENURUT JENISNYA DI KECAMATAN KELAPA LIMA DIRINCI PER KELURAHAN V. PERTANIAN V.1. PERIKANAN V.1.1. BANYAKNYA KAPAL/PERAHU PENANGKAP IKAN DAN ALAT PENANGKAP IKAN V.2. PETERNAKAN V.2.1. POPULASI TERNAK MENURUT JENIS TERNAK DI KECAMATAN KELAPA LIMA V.2.2. BANYAKNYA TERNAK YANG DIPOTONG DI RPH MENURUT JENIS TERNAK DI KECAMATAN KELAPA LIMA VI. VII. SUMBER PENERANGAN VI.1. BANYAKNYA KELUARGA YANG MENGGUNAKAN LISTRIK PLN/NON PLN DI KECAMATAN KELAPA LIMA DIRINCI PER KELURAHAN LAPANGAN USAHA, HOTEL/LOSMEN VII.1. LAPANGAN USAHA VII.1.1 PENDUDUK MENURUT MATA PENCARIAN DI KECAMATAN KELAPA LIMA DIRINCI PER KELURAHAN VII.2. HOTEL/LOSMEN VII.2.1 BANYAKNYA HOTEL/LOSMEN DI KECAMATAN KELAPA LIMA DIRINCI PER KELURAHAN viii

12 VIII. IX. HARGA HARGA VIII.1. HARGA ECERAN SEMBAKO DAN BAHAN STRATEGIS LAINNYA DI KOTA KUPANG VIII.2. INFLASI KOTA KUPANG MENURUT KELOMPOK TAHUN PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO IX.1.1. STRUKTUR DAN PERTUMBUHAN EKONOMI SERTA PENDAPATAN PERKAPITA KELAPA LIMA IX.1.2. PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO ATAS DASAR HARGA BERLAKU MENURUT LAPANGAN USAHA TAHUN IX.1.3. PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO ATAS DASAR HARGA KONSTAN 2000 MENURUT LAPANGAN USAHA TAHUN IX.1.4. PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO ATAS DASAR HARGA BERLAKU MENURUT LAPANGAN USAHA TAHUN IX.1.5. PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO ATAS DASAR HARGA KONSTAN 2000 MENURUT LAPANGAN USAHA TAHUN IX.1.6. DISTRIBUSI PERSENTASE PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO ATAS DASAR HATGA BERLAKU MENURUT LAPANGAN USAHA TAHUN IX.1.7. DISTRIBUSI PERSENTASE PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO ATAS DASAR HATGA KONSTAN 2000 MENURUT LAPANGAN USAHA TAHUN IX.1.8. INDEKS BERANTAI PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO ATAS DASAR HARGA BERLAKU MENURUT LAPANGAN USAHA TAHUN IX.1.9. INDEKS BERANTAI PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO ATAS DASAR HARGA KONSATAN 2000 MENURUT LAPANGAN USAHA TAHUN IX INDEKS IMPLISIT PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO MENURUT LAPANGAN USAHA TH IX.1.11 PENDAPATAN REGIONAL DAN ANGKA PERKAPITA TAHUN ix

13 GEOGRAFIS 1

14 TABEL I.1. LETAK GEOGRAFIS DAERAH KECAMATAN KELAPA LIMA LETAK GEOGRAFIS I. GEONOLOGIS : 1. Sebelah Utara berbatasan dengan Teluk Kupang 2. Sebelah Selatan berbatasan dengan Kecamatan Oebobo 3. Sebelah Timur berbatasan dengan Kecamatan Tarus 4. Sebelah Barat berbatasan dengan Kecamatan Alak. II. TOPOGRAFI III. FLORA : Permukaan terdiri dari Batu-batuan karang dan tidak rata serta tana berwarna merah dan putih. : Pohon Lontar, Nyiur, Jati, dan sebagainya. IV. FAUNA : Terdiri dari : - Ternak besar : Sapi, Kerbau, Kuda. - Ternak Kecil : Babi, Kambing, Domba - Unggas : Ayam, Itik. V. KETINGGIAN DARI PERMUKAAN LAUT : 50 Meter VI. SUHU UDARA : Max 35 0 C VII. IKLIM : Tropis. Sumber : Kantor Kecamatan Kelapa Lima. 2

15 TABEL I.2. RATA RATA CURAH HUJAN DAN HARI HUJAN DI KOTA KUPANG DIRINCI PER BULAN 2005 BULAN CURAH HUJAN HARI HUJAN (1) (2) (3) JANUARI 112,5 21 FEBRUARI 229,5 25 MARET 128,4 18 APRIL 25,5 2 MEI 2,1 2 JUNI TTU 1 JULI - - AGUSTUS - - SEPTEMBER - - OKTOBER 20,6 4 NOVEMBER 113,4 15 DESEMBER 297,9 26 RATA - RATA 77,48 10 Ket. TTU = Tidak Terukur Sumber : BMG klas II Eltari Kupang. 3

16 PEMERINTAHAN 4

17 TABEL. II.1. LEMBAGA PEMERINTAHAN KECAMATAN KELAPA LIMA 2005 URAIAN BANYAKNYA (1) (2) 01. PERWAKILAN KECAMATAN KELURAHAN DESA LINGKUNGAN RUKUN WARGA RUKUN TETANGGA RUMAH TANGGA PENDUDUK LUAS WILAYAH 18,24 km² Sumber: - Registrasi Penduduk Akhir Tahun. - Kantor Kecamatan Kelapa Lima. 5

18 TABEL II.2. BANYAKNYA KEPALA LINGKUNGAN, RUKUN WARGA DAN RUKUN TETANGGA DI KELURAHAN DIRINCI PER KELURAHAN 2005 KELURAHAN JUMLAH KEPALA LINGKU- NGAN RUKUN WILAYAH RUKUN TETANGGA (1) (2) (3) (4) 01. AIRMATA L L B K BONIPOI MERDEKA SOLOR TODE KISAR OEBA FATUBESI NEFONAEK PASIR PANJANG KELAPA LIMA OESAPA LASIANA JUMLAH Sumber : Kantor Kecamatan Kelapa Lima. 6

19 TABEL II.3. NAMA IBU KOTA KELURAHAN, JARAK KE IBU KOTA KECAMATAN DAN KOTA DIRINCI PER KELURAHAN 2005 KELURAHAN NAMA IBU KOTA KELURAHAN JARAK IBU KOTA KEL. KE KEC. KOTA (1) (2) (3) (4) 01. AIRMATA AIRMATA 6,0 6,2 02. L L B K L L B K 5,0 5,2 03. BONIPOI BONIPOI 4,0 4,2 04. MERDEKA MERDEKA 3,0 3,2 05. SOLOR SOLOR 4,5 4,7 06. TODE KISAR TODE KISAR 5,0 5,2 07. OEBA OEBA 3,0 3,2 08. FATUBESI FATUBESI 2,0 2,2 09. NEFONAEK NEFONAEK 1,0 1,2 10. PASIR PANJANG PASIR PANJANG 1,8 2,0 11. KELAPA LIMA KELAPA LIMA 0,0 0,2 12. OESAPA OESAPA 3,0 3,2 13. LASIANA LASIANA 8,0 8,2 Sumber : PODES 05 7

20 TABEL II.4. BANYAKNYA KELURAHAN MENURUT PERKEMBANGAN ADMINISTRASI DIRINCI PER KELURAHAN 2005 KELURAHAN SWA- DAYA SWA- KARYA SWASEM- BADA JUMLAH (1) (2) (3) (4) (5) 01. AIRMATA L L B K BONIPOI MERDEKA SOLOR TODE KISAR OEBA FATUBESI NEFONAEK PASIR PANJANG KELAPA LIMA OESAPA LASIANA JUMLAH Sumber : PODES 05 8

21 TABEL II.5. LUAS KELURAHAN DI KECAMATAN KELAPA LIMA DIRINCI PER KELURAHAN 2005 KELURAHAN LUAS WILAYAH (km²) PRESENTASE (1) (2) (3) 01. AIRMATA 0,31 1, L L B K 0,20 1, BONIPOI 0,09 0, MERDEKA 0,25 1, SOLOR 0,14 0, TODE KISAR 0,17 0, OEBA 0,60 3, FATUBESI 0,24 1, NEFONAEK 0,34 1, PASIR PANJANG 0,88 4, KELAPA LIMA 2,57 14, OESAPA 7,22 39, LASIANA 5,23 28,67 JUMLAH 18,24 100,00 Sumber : Hasil Planimeter Kantor Pertanahan Kota Kupang. 9

22 PENDUDUK 10

23 TABEL III.1.1. BANYAKNYA PENDUDUK DAN LUAS WILAYAH KECAMATAN KELAPA LIMA DIRINCI PER KELURAHAN 2005 KELURAHAN JUMLAH PENDUDUK LUAS WILAYAH (Km²) (1) (2) (3) 01. AIRMATA , L L B K 999 0, BONIPOI , MERDEKA , SOLOR , TODE KISAR , OEBA , FATUBESI , NEFONAEK , PASIR PANJANG , KELAPA LIMA , OESAPA , LASIANA ,23 JUMLAH ,24 Sumber : Registrasi Penduduk Akhir Tahun

24 TABEL III.1.2. TINGKAT KEPADATAN PENDUDUK KECAMATAN KELAPA LIMA MENURUT RW DAN RT DIRINCI PER KELURAHAN 2005 KEPADATAN KELURAHAN RW RT (1) (2) (3) 01. AIRMATA L L B K BONIPOI MERDEKA SOLOR TODE KISAR OEBA FATUBESI NEFONAEK PASIR PANJANG KELAPA LIMA OESAPA LASIANA JUMLAH

25 TABEL III.1.3. PENDUDUK DI KECAMATAN KELAPA LIMA MENURUT JENIS KELAMIN DIRINCI PER KELURAHAN 2005 KELURAHAN LAKI-LAKI PEREMPUAN JUMLAH (1) (2) (3) (4) 01. AIRMATA L L B K BONIPOI MERDEKA SOLOR TODE KISAR OEBA FATUBESI NEFONAEK PASIR PANJANG KELAPA LIMA OESAPA LASIANA JUMLAH Sumber : Registrasi Penduduk Akhir Tahun

26 TABEL III.1.4. BANYAKNYA KELUARGA MENURUT KEWARGANEGARAAN DI KECAMATAN KELAPA LIMA DIRINCI PER KELURAHAN 2005 KELURAHAN K E L U A R G A WNI WNA JUMLAH (1) (2) (3) (4) 01. AIRMATA L L B K BONIPOI MERDEKA SOLOR TODE KISAR OEBA FATUBESI NEFONAEK PASIR PANJANG KELAPA LIMA OESAPA LASIANA JUMLAH Sumber : Registrasi Penduduk Akhir Tahun

27 TABEL III.1.5. BANYAKNYA PENDUDUK MENURUT KEWARGANEGARAAN DI KECAMATAN KELAPA LIMA DIRINCI PER KELURAHAN 2005 KELURAHAN P E N D U D U K WNI WNA JUMLAH (1) (2) (3) (4) 01. AIRMATA L L B K BONIPOI MERDEKA SOLOR TODE KISAR OEBA FATUBESI NEFONAEK PASIR PANJANG KELAPA LIMA OESAPA LASIANA JUMLAH Sumber : Registrasi Penduduk Akhir Tahun

28 TABEL III.1.6. BANYAKNYA KELAHIRAN DAN KEMATIAN DI KECAMATAN KELAPA LIMA MENURUT JENIS KELAMIN DIRINCI PER KELURAHAN 2005 KELAHIRAN KEMATIAN KELURAHAN LAKI- LAKI PEREM- PUAN LAKI- LAKI PEREM- PUAN (1) (2) (3) (4) (5) 01. AIRMATA L L B K BONIPOI MERDEKA SOLOR TODE KISAR OEBA FATUBESI NEFONAEK PASIR PANJANG KELAPA LIMA OESAPA LASIANA JUMLAH Sumber : Registrasi Penduduk Akhir Tahun

29 TABEL III.1.7. BANYAKNYA PENDUDUK YANG PINDAH MASUK DAN PINDAH KELUAR DI KECAMATAN KELAPA LIMA MENURUT JENIS KELAMIN DIRINCI PER KELURAHAN 2005 PINDAH MASUK PINDAH KELUAR KELURAHAN LAKI- LAKI PEREM- PUAN LAKI- LAKI PEREM- PUAN (1) (2) (3) (4) (5) 01. AIRMATA L L B K BONIPOI MERDEKA SOLOR TODE KISAR OEBA FATUBESI NEFONAEK PASIR PANJANG KELAPA LIMA OESAPA LASIANA JUMLAH Sumber : Registrasi Penduduk Akhir Tahun

30 TABEL III.1.8. BANYAKNYA PENDUDUK WNI KETURUNAN CINA DI KECAMATAN KELAPA LIMA MENURUT JENIS KELAMIN DIRINCI PER KELURAHAN 2005 KELURAHAN LAKI- LAKI PEREM- PUAN JUMLAH (1) (2) (3) (4) 01. AIRMATA L L B K BONIPOI MERDEKA SOLOR TODE KISAR OEBA FATUBESI NEFONAEK PASIR PANJANG KELAPA LIMA OESAPA LASIANA 1-1 JUMLAH Sumber : Registrasi Penduduk Akhir Tahun

31 TABEL III.1.9. PERSENTASE PENDUDUK DAN SEX RATIO DI KECAMATAN KELAPA LIMA DIRINCI PER KELURAHAN 2005 KELURAHAN % SEX RATIO (1) (2) (3) 01. AIRMATA 3, L L B K 1, BONIPOI 2, MERDEKA 2, SOLOR 3, TODE KISAR 1, OEBA 6, FATUBESI 5, NEFONAEK 4, PASIR PANJANG 8, KELAPA LIMA 14, OESAPA 36, LASIANA 9, JUMLAH 100,00 96 Sumber : Registrasi Penduduk Akhir Tahun

32 TABEL III BANYAKNYA PENDUDUK, LUAS WILAYAH DAN KEPADATAN PENDUDUK DI KECAMATAN KELAPA LIMA DIRINCI PER KELURAHAN 2005 KELURAHAN JUMLAH PENDU- DUK LUAS DAERAH (KM²) KEPADATAN PER (KM²) (1) (2) (3) (4) 01. AIRMATA , L L B K 999 0, BONIPOI , MERDEKA , SOLOR , TODE KISAR , OEBA , FATUBESI , NEFONAEK , PASIR PANJANG , KELAPA LIMA , OESAPA , LASIANA , JUMLAH , Sumber : Registrasi Penduduk Akhir Tahun

33 TABEL III KEPADATAN PENDUDUK DI KECAMATAN KELAPA LIMA DIRINCI PER KELURAHAN 2005 KELURAHAN JUMLAH KELUARGA PENDUDUK RATA-RATA PER KELUARGA (JIWA) (1) (2) (3) (4) 01. AIRMATA L L B K BONIPOI MERDEKA SOLOR TODE KISAR OEBA FATUBESI NEFONAEK PASIR PANJANG KELAPA LIMA OESAPA LASIANA JUMLAH Sumber : Registrasi Penduduk Akhir Tahun

34 TENAGA KERJA 22

35 TABEL III.2.1. BANYAKNYA PEGAWAI NEGERI SIPIL MENURUT JENIS KELAMIN DI KECAMATAN KELAPA LIMA 2005 INSTANSI LAKI-LAKI PEREMPUAN JUMLAH (1) (2) (3) (7) 01. SEKRETARIAT KECAMATAN STATISTIK 1-1 JUMLAH Sumber : Kantor Kecamatan Kelapa Lima. 23

36 TABEL III.2.2. BANYAKNYA PEGAWAI NEGERI SIPIL MENURUT GOLONGAN DI KANTOR CAMAT KELAPA LIMA 2005 INSTANSI I II III IV JUMLAH (1) (2) (3) (4) (5) (6) 01. SEKRETARIAT KECAMATAN STATISTIK JUMLAH Sumber : Kantor Kecamatan Kelapa Lima. 24

37 PENDIDIKAN 25

38 TABEL IV.1.1. BANYAKNYA TAMAN KANAK-KANAK DI KECAMATAN KELAPA LIMA DIRINCI PER KELURAHAN 2005 KELURAHAN TAMAN KANAK-KANAK (1) (2) 01. AIRMATA L L B K BONIPOI MERDEKA SOLOR TODE KISAR OEBA FATUBESI NEFONAEK PASIR PANJANG KELAPA LIMA OESAPA LASIANA 3 JUMLAH 23 Sumber : Laporan Tahunan Kecamatan. 26

39 TABEL IV.1.2. BANYAKNYA SEKOLAH DASAR NEGERI/INPRES, SWASTA DI KECAMATAN KELAPA LIMA DIRINCI PER KELURAHAN 2005 KELURAHAN SD NEGERI/INPRES SD SWASTA (1) (2) (3) 01. AIRMATA L L B K BONIPOI MERDEKA SOLOR TODE KISAR OEBA FATUBESI NEFONAEK PASIR PANJANG KELAPA LIMA OESAPA LASIANA 1 - JUMLAH Sumber : Laporan Tahunan Kecamatan. 27

40 TABEL IV.1.3. BANYAKNYA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI DAN SWASTA DI KECAMATAN KELAPA LIMA DIRINCI PER KELURAHAN 2005 KELURAHAN SLTP NEGERI SLTP SWASTA (1) (2) (3) 01. AIRMATA L L B K BONIPOI MERDEKA SOLOR TODE KISAR OEBA FATUBESI NEFONAEK PASIR PANJANG KELAPA LIMA OESAPA LASIANA 1 - JUMLAH 5 5 Sumber : Laporan Tahunan Kecamatan. 28

41 TABEL IV.1.4. BANYAKNYA SEKOLAH MENENGAH UMUM NEGERI, SWASTA DAN KEJURUAN DI KECAMATAN KELAPA LIMA DIRINCI PER KELURAHAN 2005 KELURAHAN SMU NEGERI SMU SWASTA SM KEJURUAN (1) (2) (3) (4) 01. AIRMATA L L B K BONIPOI MERDEKA SOLOR TODE KISAR OEBA FATUBESI NEFONAEK PASIR PANJANG KELAPA LIMA OESAPA LASIANA JUMLAH Sumber : Laporan Tahunan Kecamatan. 29

42 KESEHATAN 30

43 TABEL IV.2.1. JUMLAH PUSKESMAS DAN PUSKESMAS PEMBANTU DI KECAMATAN KELAPA LIMA DIRINCI PER KELURAHAN 2005 KELURAHAN PUSKESMAS PUSKESMAS PEMBANTU JUMLAH (1) (2) (3) (4) 01. AIRMATA L L B K BONIPOI MERDEKA SOLOR TODE KISAR OEBA FATUBESI NEFONAEK PASIR PANJANG KELAPA LIMA OESAPA LASIANA JUMLAH Sumber : Dinas Kesehatan Kota Kupang. 31

44 TABEL IV.2.2. BANYAKNYA TENAGA KESEHATAN DI KECAMATAN KELAPA LIMA DIRINCI PER PUSKESMAS 2005 TENAGA KESEHATAN PUSKESMAS PASIR PANJANG PUSKESMAS KUPANG KOTA (1) (2) (3) 01. DOKTER UMUM DOKTER GIGI APOTEKER / ASISTEN BIDAN PERAWAT AHLI / SEMI AHLI GIZI TENAGA SANITARIAN PEKARYA KESEHATAN TENAGA LABORATORIUM PERAWAT GIGI LAINNYA 2 5 JUMLAH Sumber : Puskesmas se Kecamatan Kelapa Lima. 32

45 TABEL IV.2.3. BANYAKNYA SARANA KESEHATAN MENURUT JENISNYA DI KECAMATAN KELAPA LIMA DIRINCI PER KELURAHAN 2005 KELURAHAN POSYANDU POLIKLINIK (1) (2) (3) 01. AIRMATA L L B K BONIPOI MERDEKA SOLOR TODE KISAR OEBA FATUBESI NEFONAEK PASIR PANJANG KELAPA LIMA OESAPA LASIANA 5 - JUMLAH 48 2 Sumber : Puskesmas se Kecamatan Kelapa Lima. 33

46 AGAMA 34

47 TABEL IV.3.1. BANYAKNYA PENDUDUK MENURUT AGAMA DAN KEPERCAYAAN DI KECAMATAN KELAPA LIMA DIRINCI PER KELURAHAN TAHUN 2005 KELURAHAN PROTES TAN KATHO LIK ISLAM HIN DU BU DHA LAIN NYA (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) 01. AIRMATA L L B K BONIPOI MERDEKA SOLOR TODE KISAR OEBA FATUBESI NEFONAEK PASIR PANJANG KELAPA LIMA OESAPA LASIANA JUMLAH Sumber : Laporan Tahunan Kecamatan. 35

48 TABEL IV.3.2. BANYAKNYA RUMAH IBADAH MENURUT JENISNYA DI KECAMATAN KELAPA LIMA DIRINCI PER KELURAHAN 2005 KELURAHAN GEREJ A PROTE S-TAN GER EJA KAT HO- LIK MAS- JID PURA HINDU KLENTEN G (1) (3) (5) (7) (9) (11) 01. AIRMATA L L B K BONIPOI MERDEKA SOLOR TODE KISAR OEBA FATUBESI NEFONAEK PASIR PANJANG KELAPA LIMA OESAPA LASIANA JUMLAH Sumber : Laporan Tahunan Kecamatan 36

49 SOSIAL LAINNYA 37

50 TABEL IV.4.1. BANYAKNYA TEMPAT WISATA MENURUT JENISNYA DI KECAMATAN KELAPA LIMA DIRINCI PER KELURAHAN 2005 KELURAHAN PANTAI GUA ALAM (1) (3) (5) 01. AIRMATA L L B K BONIPOI MERDEKA SOLOR TODE KISAR OEBA FATUBESI NEFONAEK PASIR PANJANG KELAPA LIMA OESAPA LASIANA 1 - JUMLAH

51 PERIKANAN 39

52 TABEL V.1.1. BANYAKNYA KAPAL/PERAHU PENANGKAP IKAN DAN ALAT PENANGKAP IKAN DI MENURUT JENISNYA 2005 JENIS BANYAKNYA (1) (3) 01. KAPAL/PERAHU - SAMPAN KAPAL MOTOR 45 - PERAHU MOTOR TEMPEL ALAT PENANGKAP IKAN - BAGAN TANCAP 91 - BAGAN PERAHU 19 - JARING INSANG HANYUT 89 - LAMPARA 20 - PANCING TEGAK RAWAI TETAP BESAR 25 - PANCING LAINNYA 3 - ALAT TANGKAP LAINNYA 11 Sumber : Dinas Pertanian Sub Dinas Perikanan Kota Kupang. 40

53 PETERNAKAN 41

54 TABEL V.2.1. POPULASI TERNAK MENURUT JENIS TERNAK DI KECAMATAN KELAPA LIMA 2005 J E N I S BANYAKNYA (1) (2) 01. SAPI KAMBING DOMBA BABI KUDA AYAM RAS AYAM KAMPUNG ITIK 0 JUMLAH Sumber : Dinas Pertanian Sub Dinas Peternakan Kota Kupang. 42

55 TABEL V.2.2. BANYAKNYA TERNAK YANG DIPOTONG DI RPH MENURUT JENIS TERNAK DI KECAMATAN KELAPA LIMA 2005 J E N I S BANYAKNYA (1) (2) 01. SAPI KAMBING BABI JUMLAH Sumber : Dinas Pertanian Sub Dinas Peternakan Kota Kupang. 43

56 SUMBER PENERANGAN 44

57 TABEL VI.1. BANYAKNYA PELANGGAN LISTRIK, PEMAKAIAN DAN NILAINYA PADA PT. PLN CABANG KUPANG MENURUT JENIS PELANGGAN 2005 KELURAHAN LISTRIK PLN NON PLN (1) (2) (3) 01. AIRMATA L L B K BONIPOI MERDEKA SOLOR TODE KISAR OEBA FATUBESI NEFONAEK PASIR PANJANG KELAPA LIMA OESAPA LASIANA JUMLAH Sumber : PODES 05 45

58 LAPANGAN USAHA + 46

59 TABEL VII.1.1. PENDUDUK MENURUT MATA PENCARIAN DI KECAMATAN KELAPA LIMA DIRINCI PER KELURAHAN 2005 KELURAHAN PNS TNI/POLRI GURU DOSEN (1) (2) (3) (4) (5) 01. AIRMATA L L B K BONIPOI MERDEKA SOLOR TODE KISAR OEBA FATUBESI NEFONAEK PASIR PANJANG KELAPA LIMA OESAPA LASIANA JUMLAH bersambung 47

60 sambungan DOK- PEDA- PEN- NELA- LAIN- KELURAHAN TER GANG SIUN YAN NYA (1) (6) (7) (8) (9) (10) 01. AIRMATA L L B K BONIPOI MERDEKA SOLOR TODE KISAR OEBA FATUBESI NEFONAEK PASIR PANJANG KELAPA LIMA OESAPA LASIANA JUMLAH Sumber : Laporan Tahunan Kecamatan. 48

61 HOTEL / LOSMEN 49

62 TABEL VII.2.1. BANYAKNYA HOTEL/LOSMEN DI KECAMATAN KELAPA LIMA DIRINCI PER KELURAHAN 2005 KELURAHAN BANYAKNYA HOTEL/LOSMEN (1) (3) (5) 01. L L B K 1 INSANA 02. MERDEKA 6 KELIMUTU LAGUNA MARINA MUSTIKA FATULEU ORCHID GARDEN KOMODO 03. BONIPOI 4 ANDIKA NIRWANA SALUNGA SETIA 04. SOLOR 2 FLORES INDAH RAHMAT 05. TODE KISAR 4 PANTAI TIMOR SUSI MALIANA MAYA 06. PASIR PANJANG 2 CRISTAL TAMAN RIA 07. KELAPA LIMA 4 INA BO I SASANDO KELAPA LIMA INDAH CITRA 08. OESAPA 2 SURYA BOUGENVILLE INDAH 09. LASIANA 1 SANJOLA JUMLAH 26 50

63 HARGA-HARGA 51

64 TABEL VIII.1. HARGA ECERAN SEMBAKO DAN BAHAN STRATEGIS LAINNYA DI KOTA KUPANG 2005 KELOMPOK SATUAN RATA-RATA HARGA (1) (2) (3) 01. BERAS KG IKAN ASIN KG MINYAK GORENG BOTOL GULA PASIR KG GARAM KG MINYAK TANAH LITER SABUN CUCI BATANG TEKSTIL HELAI BATIK HELAI TEPUNG TERIGU KG SEMEN ZAK EMAS 22 KARAT GRAM Sumber : BPS Propinsi NTT. 52

65 TABEL VIII.2. INFLASI KOTA KUPANG MENURUT KELOMPOK (persentase) TAHUN BAHAN MAKANAN MAKANAN JADI, MINUMAN, ROKOK & TEMBAKAU PERUMAHAN SANDANG (1) (2) (3) (4) (5) ,04 11,77 17,79 6, ,97 12,07 17,74 5, ,50 10,32 9,45 7, ,48 5,47 10,30 4, ,96 7,57 12,60 3,79 bersambung 53

66 TAHUN KESEHA- TAN PENDIDIKAN, REKREASI & OLAH RAGA TRANSPORTASI & KOMUNIKASI sambungan (persentase) KOTA KUPANG (1) (6) (7) (8) (9) ,08 9,27 27,21 12, ,30 13,39 5,15 9, ,67 16,75 0,75 0, ,12 6,93 4,41 8, ,28-0,66 64,45 15,16 Sumber : BPS Propinsi NTT. 54

67 PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO 55

68 IX.1. PERANAN KECAMATAN KELAPA LIMA DALAM PEREKONOMIAN KOTA KUPANG. Kinerja perekonomian Kecamatan Kelapa Lima masih mewarnai Kota Kupang dengan sandaran utama sektor jasa-jasa (33,97%) disusul oleh perdagangan, restoran dan hotel (31,15%) terhadap PDRB Kelapa Lima. Sektor jasa-jasa didominasi sub sektor pemerintahan umum (27,62%). Sedangkan sektor perdagangan, restoran dan hotel masih juga didominasi sub sektor perdagangan besar dan eceran (28,97%). Sektor lainnya yang tidak kalah peranannya dalam pembentukan PDRB Kelapa Lima adalah sektor pengangkutan dan komunikasi (11,49%) dengan andalannya adalah sub sektor angkutan (7,52%). Selain itu sektor pertanian memiliki kontribusi sebesar 4,55 persen dengan pendukung utamanya sub sektor peternakan dan perikanan masing-masing sebesar 2,04 persen dan 1,48 persen. Peranan Kelapa Lima dalam perekonomian Kota Kupang pada tahun 2003 adalah sebesar 30,92 persen dan mengalami peningkatan pada tahun 2004 menjadi 32,76 persen. Kelapa Lima menjadi Kecamatan penyumbang terbesar ke dua dalam perekonomian Kota Kupang dibawah Kecamatan Oebobo. 56

Tabel-Tabel Pokok TABEL-TABEL POKOK. Analisis Pertumbuhan Ekonomi Kab. Lamandau Tahun 2013 / 2014 81

Tabel-Tabel Pokok TABEL-TABEL POKOK. Analisis Pertumbuhan Ekonomi Kab. Lamandau Tahun 2013 / 2014 81 TABEL-TABEL POKOK Analisis Pertumbuhan Ekonomi Kab. Lamandau Tahun 2013 / 2014 81 Tabel 1. Tabel-Tabel Pokok Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Lamandau Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan

Lebih terperinci

STATISTIK DAERAH KECAMATAN BUNGURAN UTARA 2015 STATISTIK DAERAH KECAMATAN BUNGURAN UTARA 2015 ISSN : - Katalog BPS : 1101002.2103.041 Ukuran Buku : 17,6 cm x 25 cm Jumlah Halaman : 10 halaman Naskah :

Lebih terperinci

BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR. Katalog BPS :

BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR. Katalog BPS : BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Katalog BPS : 9302008.53 KINERJA PEREKONOMIAN NUSA TENGGARA TIMUR 2013 KINERJA PEREKONOMIAN NUSA TENGGARA TIMUR 2013 Anggota Tim Penyusun : Pengarah :

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI KABUPATEN TAPANULI UTARA DARI SISI PDRB SEKTORAL TAHUN 2013

PERTUMBUHAN EKONOMI KABUPATEN TAPANULI UTARA DARI SISI PDRB SEKTORAL TAHUN 2013 BPS KABUPATEN TAPANULI UTARA No. 08/07/1205/Th. VI, 06 Oktober 2014 PERTUMBUHAN EKONOMI KABUPATEN TAPANULI UTARA DARI SISI PDRB SEKTORAL TAHUN 2013 Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Tapanuli Utara yang diukur

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI PADANG LAWAS TAHUN 2011

PERTUMBUHAN EKONOMI PADANG LAWAS TAHUN 2011 BPS KABUPATEN PADANG LAWAS PERTUMBUHAN EKONOMI PADANG LAWAS TAHUN 2011 No. 01/06/1221/Th. IV, 30 Juli 2012 Pertumbuhan ekonomi Padang Lawas tahun 2011 yang diukur berdasarkan kenaikan laju pertumbuhan

Lebih terperinci

Tabel PDRB Atas Dasar Harga Berlaku dan Atas Dasar Harga Konstan 2000 di Kecamatan Ngadirejo Tahun (Juta Rupiah)

Tabel PDRB Atas Dasar Harga Berlaku dan Atas Dasar Harga Konstan 2000 di Kecamatan Ngadirejo Tahun (Juta Rupiah) 3.14. KECAMATAN NGADIREJO 3.14.1. PDRB Kecamatan Ngadirejo Besarnya Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kecamatan Ngadirejo selama lima tahun terakhir dapat dilihat pada tabel berikut : Tabel 3.14.1

Lebih terperinci

PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB) KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW TAHUN

PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB) KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW TAHUN PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB) KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW TAHUN 2002-2010 Katalog BPS : 9302008.7101 ISSN 0215 6432 Ukuran Buku : 16,5 Cm X 21,5 Cm Jumlah Halaman : ix + 115 Halaman Naskah : Badan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI ASAHAN TAHUN 2013

PERTUMBUHAN EKONOMI ASAHAN TAHUN 2013 BPS KABUPATEN ASAHAN No. 01/05/1208/Th. XVII, 26 Mei 2014 PERTUMBUHAN EKONOMI ASAHAN TAHUN 2013 Pertumbuhan Ekonomi Asahan Tahun 2013 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Atas

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI KABUPATEN DELI SERDANG TAHUN 2012

PERTUMBUHAN EKONOMI KABUPATEN DELI SERDANG TAHUN 2012 BPS KABUPATEN DELI SERDANG No. 01/07/1212/Th. XIV, 8 Juli 2013 PERTUMBUHAN EKONOMI KABUPATEN DELI SERDANG TAHUN 2012 Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Deli Serdang tahun 2012 yang diukur berdasarkan kenaikan

Lebih terperinci

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Provinsi Lampung terletak di ujung tenggara Pulau Sumatera. Luas wilayah

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Provinsi Lampung terletak di ujung tenggara Pulau Sumatera. Luas wilayah 35 IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN A. Keadaan Umum Provinsi Lampung Provinsi Lampung terletak di ujung tenggara Pulau Sumatera. Luas wilayah Provinsi Lampung adalah 3,46 juta km 2 (1,81 persen dari

Lebih terperinci

BAB V GAMBARAN UMUM PROPINSI JAWA BARAT. Lintang Selatan dan 104 o 48 '- 108 o 48 ' Bujur Timur, dengan luas wilayah

BAB V GAMBARAN UMUM PROPINSI JAWA BARAT. Lintang Selatan dan 104 o 48 '- 108 o 48 ' Bujur Timur, dengan luas wilayah 5.1. Kondisi Geografis BAB V GAMBARAN UMUM PROPINSI JAWA BARAT Propinsi Jawa Barat secara geografis terletak di antara 5 o 50 ' - 7 o 50 ' Lintang Selatan dan 104 o 48 '- 108 o 48 ' Bujur Timur, dengan

Lebih terperinci

STATISTIK DAERAH KECAMATAN SIMBORO 2015

STATISTIK DAERAH KECAMATAN SIMBORO 2015 s. bp uk ab. am uj m :// ht tp go.id STATISTIK DAERAH KECAMATAN SIMBORO 2015 BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN MAMUJU STATISTIK DAERAH KECAMATAN SIMBORO 2015 ISSN : No. Publikasi : 7604.15.02 Katalog BPS

Lebih terperinci

STATISTIK DAERAH KECAMATAN SABANGAU 2013

STATISTIK DAERAH KECAMATAN SABANGAU 2013 Katalog BPS : 1101002.6271011 STATISTIK DAERAH KECAMATAN SABANGAU 2013 BADAN PUSAT STATISTIK KOTA PALANGKA RAYA STATISTIK DAERAH KECAMATAN SABANGAU 2013 STATISTIK DAERAH KECAMATAN SABANGAU 2013 ISSN :

Lebih terperinci

STATISTIK DAERAH KECAMATAN KOTA MUKOMUKO

STATISTIK DAERAH KECAMATAN KOTA MUKOMUKO STATISTIK DAERAH KECAMATAN KOTA MUKOMUKO 2014 STATISTIK DAERAH KECAMATAN KOTA MUKOMUKO 2014 STATISTIK DAERAH KECAMATAN KOTA MUKOMUKO 2014 Nomor ISSN : Nomor Publikasi : 1706.1416 Katalog BPS : 4102004.1706040

Lebih terperinci

PROFIL KECAMATAN. 1. Nama : KECAMATAN KARERA 2. Ibu Kota Kecamatan : NGGONGI 3. Tahun Berdiri : 4. Batas Wilayah : a) Adminitrasi Pemerintahan :

PROFIL KECAMATAN. 1. Nama : KECAMATAN KARERA 2. Ibu Kota Kecamatan : NGGONGI 3. Tahun Berdiri : 4. Batas Wilayah : a) Adminitrasi Pemerintahan : PROFIL KECAMATAN 1. Nama : KECAMATAN KARERA 2. Ibu Kota Kecamatan : NGGONGI 3. Tahun Berdiri : 4. Batas Wilayah : a) Adminitrasi Pemerintahan : Nama Kecamatan : Karera Jumlah Desa / Kelurahan : 70 Desa

Lebih terperinci

M E T A D A T A. INFORMASI DASAR 1 Nama Data : Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) 2 Penyelenggara Statistik

M E T A D A T A. INFORMASI DASAR 1 Nama Data : Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) 2 Penyelenggara Statistik M E T A D A T A INFORMASI DASAR 1 Nama Data : Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) 2 Penyelenggara Statistik : Departemen Statistik Ekonomi dan Moneter, Bank Indonesia 3 Alamat : Jl. M.H. Thamrin No.

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2008

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2008 BPS PROVINSI DKI JAKARTA No. 41/11/31/Th. X, 17 November 2008 PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2008 Perekonomian DKI Jakarta pada triwulan III tahun 2008 yang diukur berdasarkan PDRB

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAMBI TAHUN 2009

PERTUMBUHAN EKONOMI JAMBI TAHUN 2009 No. 09/02/15/Th. IV, 10 Februari 2010 PERTUMBUHAN EKONOMI JAMBI TAHUN Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Jambi pada tahun meningkat sebesar 6,4 persen dibanding tahun 2008. Peningkatan

Lebih terperinci

BPS KABUPATEN TAPANULI TENGAH PERTUMBUHAN EKONOMI KABUPATEN TAPANULI TENGAH TAHUN 2013

BPS KABUPATEN TAPANULI TENGAH PERTUMBUHAN EKONOMI KABUPATEN TAPANULI TENGAH TAHUN 2013 BPS KABUPATEN TAPANULI TENGAH No. 1/8/124/Th. XIII, 25 Agustus 214 PERTUMBUHAN EKONOMI KABUPATEN TAPANULI TENGAH TAHUN 213 Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tapanuli Tengah tahun 213 sebesar 6,85 persen mengalami

Lebih terperinci

Kecamatan Kepulauan Joronga Dalam Angka 2011

Kecamatan Kepulauan Joronga Dalam Angka 2011 Kecamatan Kepulauan Joronga Dalam Angka 2011 Katalog BPS : 1102001.8204083 Ukuran Buku Jumlah Halaman Naskah Penyunting Gambar Kulit Diterbitkan oleh : 15 cm 21 cm : xi + 50 Halaman : BPS Kabupaten Halmahera

Lebih terperinci

II. RUANG LINGKUP DAN METODE PENGHITUNGAN. 2.1 Ruang Lingkup Penghitungan Pendapatan Regional

II. RUANG LINGKUP DAN METODE PENGHITUNGAN. 2.1 Ruang Lingkup Penghitungan Pendapatan Regional II. RUANG LINGKUP DAN METODE PENGHITUNGAN 2.1 Ruang Lingkup Penghitungan Pendapatan Regional Dalam penerbitan buku Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Tegal Tahun 2012 ruang lingkup penghitungan meliputi

Lebih terperinci

STATISTIK DAERAH KECAMATAN BATAM KOTA

STATISTIK DAERAH KECAMATAN BATAM KOTA STATISTIK DAERAH KECAMATAN BATAM KOTA 2015 Statistik Daerah Kecamatan Batam Kota Kota Batam 2014 STATISTIK DAERAH KECAMATAN BATAM KOTA 2015 No Publikasi : 2171.14.26 Katalog BPS : 1102001.2171.051 Ukuran

Lebih terperinci

STATISTIK DAERAH KECAMATAN BUNGURAN TIMUR LAUT 2015 STATISTIK DAERAH KECAMATAN BUNGURAN TIMUR LAUT 2015 ISSN : - Katalog BPS : 1101002.2103.051 Ukuran Buku : 17,6 cm x 25 cm Jumlah Halaman : 10 halaman

Lebih terperinci

M E T A D A T A INFORMASI DASAR. 1 Nama Data : Produk Domestik Bruto (PDB) 2 Penyelenggara. Departemen Statistik Ekonomi dan Moneter, : Statistik

M E T A D A T A INFORMASI DASAR. 1 Nama Data : Produk Domestik Bruto (PDB) 2 Penyelenggara. Departemen Statistik Ekonomi dan Moneter, : Statistik M E T A D A T A INFORMASI DASAR 1 Nama Data : Produk Domestik Bruto (PDB) 2 Penyelenggara Departemen Statistik Ekonomi dan Moneter, : Statistik Bank Indonesia 3 Alamat : Jl. M.H. Thamrin No. 2 Jakarta

Lebih terperinci

PROFIL KECAMATAN DALAM PENGEMBANGAN

PROFIL KECAMATAN DALAM PENGEMBANGAN PROFIL KECAMATAN DALAM PENGEMBANGAN 1. Nama : KECAMATAN PAHUNGA LODU 2. Ibu Kota Kecamatan : TANDENING 3. Tahun Berdiri : 4. Batas Wilayah : UTARA=KEC, RINDI, SELATAN=KEC, WULA WAIJELU,TIMUR=LAUT SABU,BARAT

Lebih terperinci

BERITA RESMI STATISTIK

BERITA RESMI STATISTIK BERITA RESMI STATISTIK No. 07/08/53/TH.XV, 6 Agustus 2012 PERTUMBUHAN EKONOMI NUSA TENGGARA TIMUR 4,76 Y on Y 4,54 Q to Q Pertumbuhan Ekonomi NTT Triwulan II 2012 Tumbuh sebesar 4,76% (Y on Y) dan 4,54%

Lebih terperinci

BAB III KONDISI UMUM. 3.1. Geografis. Kondisi Umum 14. Orientasi Pra Rekonstruksi Kawasan Hutan di Pulau Bintan dan Kabupaten Lingga

BAB III KONDISI UMUM. 3.1. Geografis. Kondisi Umum 14. Orientasi Pra Rekonstruksi Kawasan Hutan di Pulau Bintan dan Kabupaten Lingga Orientasi Pra Rekonstruksi Kawasan Hutan di Pulau dan Kabupaten Lingga BAB III KONDISI UMUM 3.1. Geografis Wilayah Kepulauan Riau telah dikenal beberapa abad silam tidak hanya di nusantara tetapi juga

Lebih terperinci

Profil Kabupaten Aceh Tamiang

Profil Kabupaten Aceh Tamiang Profil Kabupaten Aceh Tamiang Ibukota : Karang Baru Batas Daerah : Sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Aceh Timur, Kota langsa dan Selat Malaka Sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Langkat

Lebih terperinci

III. METODE PENELITIAN. kota Bandar Lampung. Kecamatan kemiling merupakan kecamatan hasil

III. METODE PENELITIAN. kota Bandar Lampung. Kecamatan kemiling merupakan kecamatan hasil III. METODE PENELITIAN A. Gambaran Umum Kecamatan Kemiling. Kondisi Wilayah Kecamatan kemiling merupakan bagian dari salah satu kecamatan dalam wilayah kota Bandar Lampung. Kecamatan kemiling merupakan

Lebih terperinci

S T A T I S T I K D A E R A H K E C A M A T A N S E N D A N G 2012

S T A T I S T I K D A E R A H K E C A M A T A N S E N D A N G 2012 S T A T I S T I K D A E R A H K E C A M A T A N S E N D A N G 2012 Katalog BPS : 1101002.3504190 No. Publikasi : 35040.1242 Ukuran Buku : B5 (17,6 cm x 25 cm) Jumlah Halaman : iv + 15 Halaman Naskah :

Lebih terperinci

PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO KABUPATEN MINAHASA UTARA MENURUT LAPANGAN USAHA

PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO KABUPATEN MINAHASA UTARA MENURUT LAPANGAN USAHA PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO KABUPATEN MINAHASA UTARA MENURUT LAPANGAN USAHA 2000-2008 ISSN : - No Publikasi : 71060.0802 Katalog BPS : 1403.7106 Ukuran Buku Jumlah Halaman : 21 cm X 28 cm : vi + 40

Lebih terperinci

S T A T I S T I K D A E R A H K E C A M A T A N P A G E R W O J O 2012

S T A T I S T I K D A E R A H K E C A M A T A N P A G E R W O J O 2012 S T A T I S T I K D A E R A H K E C A M A T A N P A G E R W O J O 2012 Katalog BPS : 1101002.3504180 No. Publikasi : 35040.1241 Ukuran Buku : B5 (17,6 cm x 25 cm) Jumlah Halaman : iv + 15 Halaman Naskah

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN LKPJ GUBERNUR JAWA BARAT ATA 2014 I - 1

BAB I PENDAHULUAN LKPJ GUBERNUR JAWA BARAT ATA 2014 I - 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penyampaian laporan keterangan pertanggungjawaban Kepala Daerah kepada DPRD merupakan amanah Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan

Lebih terperinci

B U P A T I T E M A N G G U N G S A M B U T A N

B U P A T I T E M A N G G U N G S A M B U T A N B U P A T I T E M A N G G U N G S A M B U T A N Assalamu alaikum Wr. Wb. Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, saya menyambut gembira atas terbitnya buku Produk Domestik Regional

Lebih terperinci

pekanbarukota.bps.go.id

pekanbarukota.bps.go.id Katalog BPS : 1101002.1471.010 2014 Statistik Daerah Kecamatan Tampan Tahun 2014 i STATISTIK DAERAH KECAMATAN TAMPAN TAHUN 2014 STATISTIK DAERAH KECAMATAN TAMPAN TAHUN 2014 Katalog BPS : 1101002.1471.1

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA BARAT TAHUN 2014

PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA BARAT TAHUN 2014 BPS KOTA ADMINISTRASI JAKARTA BARAT No.01/10/3174/Th.VIII, 1 Oktober 2015 PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA BARAT TAHUN 2014 EKONOMI JAKARTA BARAT TAHUN 2014 TUMBUH 5,85 PERSEN Trend laju pertumbuhan ekonomi

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2012

PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2012 No.11/02/63/Th XVII, 5 Februari 2012 PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2012 Perekonomian Kalimantan Selatan tahun 2012 tumbuh sebesar 5,73 persen, dengan pertumbuhan tertinggi di sektor konstruksi

Lebih terperinci

BAB II KERANGKA EKONOMI MAKRO DAERAH. 2.1 Perkembangan indikator ekonomi makro daerah pada tahun sebelumnya;

BAB II KERANGKA EKONOMI MAKRO DAERAH. 2.1 Perkembangan indikator ekonomi makro daerah pada tahun sebelumnya; BAB II KERANGKA EKONOMI MAKRO DAERAH 2.1 Perkembangan indikator ekonomi makro daerah pada tahun sebelumnya; A. Pertumbuhan Ekonomi Pertumbuhan ekonomi (economic growth) merupakan salah satu indikator yang

Lebih terperinci

STATISTIK DAERAH SUNGAI PENUH TAHUN 2014 STATISTIK DAERAH SUNGAI PENUH 2014 ISBN : 978-602-71243-8-7 No. Publikasi : 15720.1413 Katalog BPS : 1101002.1572030 Ukuran Buku Jumlah Halaman : 18,2 x 25,7 cm

Lebih terperinci

PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO KABUPATEN MINAHASA UTARA MENURUT LAPANGAN USAHA

PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO KABUPATEN MINAHASA UTARA MENURUT LAPANGAN USAHA PDRB PDRB PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO KABUPATEN MINAHASA UTARA MENURUT LAPANGAN USAHA 2000-2006 ISSN : - No Publikasi : 71020.0702 Katalog BPS : 9203.7102 Ukuran Buku Jumlah Halaman : 21 cm X 28 cm

Lebih terperinci

KECAMATAN KENOHAN DALAM ANGKA 2015

KECAMATAN KENOHAN DALAM ANGKA 2015 KECAMATAN KENOHAN DALAM ANGKA 2015 Nomor Publikasi : 6403.92860.15.17 Katalog BPS : 1102001.6403160 Ukuran Buku: 14,8 cm x 21,0 cm Jumlah Halaman: xiii + 106 Naskah: Seksi Integrasi Pengolahan dan Diseminasi

Lebih terperinci

STATISTIK DAERAH KECAMATAN RAKUMPIT 2013

STATISTIK DAERAH KECAMATAN RAKUMPIT 2013 Katalog BPS : 1101002.6271021 STATISTIK DAERAH KECAMATAN RAKUMPIT 2013 BADAN PUSAT STATISTIK KOTA PALANGKA RAYA STATISTIK DAERAH KECAMATAN RAKUMPIT 2013 STATISTIK DAERAH KECAMATAN RAKUMPIT 2013 ISSN :

Lebih terperinci

BAB VIII KERANGKA EKONOMI MAKRO DAN PEMBIAYAAN PEMBANGUNAN

BAB VIII KERANGKA EKONOMI MAKRO DAN PEMBIAYAAN PEMBANGUNAN BAB VIII KERANGKA EKONOMI MAKRO DAN PEMBIAYAAN PEMBANGUNAN Kerangka ekonomi makro dan pembiayaan pembangunan Kabupaten Sleman memuat tentang hasil-hasil analisis dan prediksi melalui metode analisis ekonomi

Lebih terperinci

STATISTIK DAERAH KECAMATAN TERAS TERUNJAM 2014

STATISTIK DAERAH KECAMATAN TERAS TERUNJAM 2014 STATISTIK DAERAH KECAMATAN TERAS TERUNJAM 2014 Statistik Daerah Kecamatan Teras Terunjam 2014 Halaman i STATISTIK DAERAH KECAMATAN TERAS TERUNJAM 2014 STATISTIK DAERAH KECAMATAN TERAS TERUNJAM 2014 Nomor

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI KABUPATEN LABUHANBATU TAHUN 2013

PERTUMBUHAN EKONOMI KABUPATEN LABUHANBATU TAHUN 2013 BPS KABUPATEN LABUHANBATU No. 01/07/1207/Th. VII, 18 Juli 2014 PERTUMBUHAN EKONOMI KABUPATEN LABUHANBATU TAHUN 2013 Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Labuhanbatu tahun 2013 mengalami perlambatan jika dibandingkan

Lebih terperinci

III. METODOLOGI PENELITIAN. tujuan penelitian. Wilayah yang akan dibandingkan dalam penelitian ini

III. METODOLOGI PENELITIAN. tujuan penelitian. Wilayah yang akan dibandingkan dalam penelitian ini III. METODOLOGI PENELITIAN A. Konsep Dasar dan Definisi Operasional Konsep dasar dan definisi operasional dalam penelitian ini mencakup semua pengertian yang digunakan dalam memperoleh dan menganalisis

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA

PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA No. 52/ V / 15 Nopember 2002 PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA INDONESIA TRIWULAN III TAHUN 2002 TUMBUH 2,39 PERSEN Indonesia pada triwulan III tahun 2002 meningkat sebesar 2,39 persen terhadap triwulan II

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN PDRB TAHUN 2013 MENCAPAI 6,2 %

PERTUMBUHAN PDRB TAHUN 2013 MENCAPAI 6,2 % No, 11/02/13/Th.XVII, 5 Februari 2014 PERTUMBUHAN PDRB TAHUN 2013 MENCAPAI 6,2 % Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tahun 2013 meningkat sebesar 6,2 persen terhadap 2012, terjadi pada semua

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH No. 06/08/72/Th. XIV, 5 Agustus 2011 PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah yang diukur berdasarkan kenaikan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI KOTA TANJUNGBALAI TAHUN 2015

PERTUMBUHAN EKONOMI KOTA TANJUNGBALAI TAHUN 2015 BPS KOTA TANJUNGBALAI No. 01/10/1272/Th.XVI, 10 Oktober 2016 PERTUMBUHAN EKONOMI KOTA TANJUNGBALAI TAHUN 2015 Pertumbuhan Ekonomi Kota Tanjungbalai Tahun 2015 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional

Lebih terperinci

Katalog BPS : 1101002.3523160 d BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN TUBAN Jl. Manunggal No.8 Palang (0356)321974 Tuban d d STATISTIK DAERAH KECAMATAN KEREK TAHUN 2015 No. Publikasi : 35230.1541 Katalog BPS

Lebih terperinci

Gambar 4. Kerangka Habitat Equivalency Analysis V. GAMBARAN UMUM WILAYAH. Wilayah penelitian pada masyarakat Kecamatan Rumpin secara

Gambar 4. Kerangka Habitat Equivalency Analysis V. GAMBARAN UMUM WILAYAH. Wilayah penelitian pada masyarakat Kecamatan Rumpin secara Sumber: Chapman, D. J (2004) Gambar 4. Kerangka Habitat Equivalency Analysis V. GAMBARAN UMUM WILAYAH 5.1 Kondisi Geografis dan Administratif Wilayah penelitian pada masyarakat Kecamatan Rumpin secara

Lebih terperinci

BAB II URAIAN SEKTORAL. definisi dari masing-masing sektor dan sub sektor, sumber data, dan cara

BAB II URAIAN SEKTORAL. definisi dari masing-masing sektor dan sub sektor, sumber data, dan cara BAB II URAIAN SEKTORAL Uraian sektoral yang disajikan pada bab ini mencakup ruang lingkup dan definisi dari masing-masing sektor dan sub sektor, sumber data, dan cara penghitungan nilai tambah bruto atas

Lebih terperinci

Katalog BPS :

Katalog BPS : Katalog BPS : 1101002.3510071 STATISTIK DAERAH KECAMATANTEGALSARI 2015 Katalog BPS : 1101002.3510071 Ukuran Buku : 18,2 cm x 25,7 cm Jumlah Halaman : vi + 16 Halaman Pembuat Naskah : Koordinator Statistik

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/LAJU INFLASI KOTA SALATIGA

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/LAJU INFLASI KOTA SALATIGA No. 15/3373/4/08/13/Th.V, 02 Agustus 2013 PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/LAJU INFLASI KOTA SALATIGA BULAN JULI 2013 INFLASI 3,55 PERSEN Perkembangan harga kebutuhan secara umum di Kota Salatiga pada

Lebih terperinci

BERITA RESMI STATISTIK BPS KABUPATEN PEMALANG

BERITA RESMI STATISTIK BPS KABUPATEN PEMALANG BERITA RESMI STATISTIK BPS KABUPATEN PEMALANG No.02/07/3327/2015. 5 Juli 2015 PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI DI KABUPATEN PEMALANG Bulan Juni 2015 Inflasi 0,62 persen Pada, Kabupaten Pemalang

Lebih terperinci

TABEL 1 LAJU PERTUMBUHAN PDRB MENURUT LAPANGAN USAHA (Persentase) Triw I 2011 Triw II Semester I 2011 LAPANGAN USAHA

TABEL 1 LAJU PERTUMBUHAN PDRB MENURUT LAPANGAN USAHA (Persentase) Triw I 2011 Triw II Semester I 2011 LAPANGAN USAHA No. 01/08/53/TH.XIV, 5 AGUSTUS PERTUMBUHAN EKONOMI NTT TRIWULAN II TUMBUH 5,21 PERSEN Pertumbuhan ekonomi NTT yang diukur berdasarkan kenaikan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) pada triwulan II tahun

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI PAKPAK BHARAT TAHUN 2013

PERTUMBUHAN EKONOMI PAKPAK BHARAT TAHUN 2013 BPS KABUPATEN PAKPAK BHARAT No. 22/09/1216/Th. IX, 22 September 2014 PERTUMBUHAN EKONOMI PAKPAK BHARAT TAHUN 2013 Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pakpak Bharat pada tahun 2013 yaitu sebesar 5,86 persen dimana

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI BPS PROVINSI SULAWESI BARAT a No. 23/05/76/Th. VIII, 2 Mei 2014 PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI APRIL 2014 MAMUJU INFLASI 0,10 PERSEN Berdasarkan hasil Survei Harga Konsumen 82 kota di Indonesia

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN I TAHUN 2014

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN I TAHUN 2014 No. 28/05/72/Thn XVII, 05 Mei 2014 PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN I TAHUN 2014 Perekonomian Sulawesi Tengah triwulan I-2014 mengalami kontraksi 4,57 persen jika dibandingkan dengan triwulan

Lebih terperinci

Pemerintah Kabupaten Bantul. Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Akhir TA 2007 Kabupaten Bantul

Pemerintah Kabupaten Bantul. Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Akhir TA 2007 Kabupaten Bantul Sumber: BPS Kabupaten Bantul. 5,93% 6,67% 18,53% 13,28% PDRB Tahun 2003 Kabupaten Bantul 8,16% 0,77% 25,15% 20,33% 1,18% 1. Pertanian 2. Pertambangan dan Penggalian 3. Industri Pengolahan 4. Listrik,

Lebih terperinci

INDIKATOR EKONOMI PROVINSI JAMBI TAHUN

INDIKATOR EKONOMI PROVINSI JAMBI TAHUN 1.1. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN Salah satu sasaran rencana pembangunan nasional adalah pembangunan disegala bidang dan mencakup seluruh sektor ekonomi. Pertumbuhan ekonomi yang diikuti dengan peningkatan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN III/2012

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN III/2012 No. 61/11/72/Th. XV, 05 November 2012 PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN III/2012 Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah yang diukur berdasarkan kenaikan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI No. 01/07/72/Th. XII, 01 Juli 2009 PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI Pada bulan Juni 2009 di Kota Palu terjadi inflasi sebesar 0,15 persen, dengan indeks dari 115,86 pada Mei 2009 menjadi 116,03

Lebih terperinci

BERITA RESMI STATISTIK BPS KABUPATEN PEMALANG

BERITA RESMI STATISTIK BPS KABUPATEN PEMALANG BERITA RESMI STATISTIK BPS KABUPATEN PEMALANG No.02/08/3327/2015. 5 Agustus 2015 PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI DI KABUPATEN PEMALANG Bulan Juli 2015 Inflasi 0,93 persen Pada, Kabupaten Pemalang

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Semarang, BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KOTA SEMARANG K e p a l a, BADAN PUSAT STATISTIK KOTA SEMARANG.

KATA PENGANTAR. Semarang, BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KOTA SEMARANG K e p a l a, BADAN PUSAT STATISTIK KOTA SEMARANG. KATA PENGANTAR Perubahan data Indeks Harga Konsumen (IHK) merupakan indikator ekonomi makro yang penting untuk memberikan gambaran tentang pola konsumsi masyarakat serta dapat menunjukkan keseimbangan

Lebih terperinci

4 GAMBARAN UMUM KOTA BOGOR

4 GAMBARAN UMUM KOTA BOGOR 44 Keterbatasan Kajian Penelitian PKL di suatu perkotaan sangat kompleks karena melibatkan banyak stakeholder, membutuhkan banyak biaya, waktu dan tenaga. Dengan demikian, penelitian ini memiliki beberapa

Lebih terperinci

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT No. 54/11/61/Th. XIII, 5 November PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN III TAHUN Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kalimantan Barat triwulan III- meningkat sebesar

Lebih terperinci

Sumber : Tabel I-O Kota Tarakan Updating 2007, Data diolah

Sumber : Tabel I-O Kota Tarakan Updating 2007, Data diolah 48 V. DUKUNGAN ANGGARAN DALAM OPTIMALISASI KINERJA PEMBANGUNAN BERBASIS SEKTOR UNGGULAN 5.1. Unggulan Kota Tarakan 5.1.1. Struktur Total Output Output merupakan nilai produksi barang maupun jasa yang dihasilkan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Pulau Karimunjawa). Jarak dari Barat ke Timur adalah 263 km dan dari Utara ke

BAB I PENDAHULUAN. Pulau Karimunjawa). Jarak dari Barat ke Timur adalah 263 km dan dari Utara ke BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Provinsi Jawa Tengah diapit oleh dua provinsi besar, yaitu Jawa Barat dan Jawa Timur, letaknya antara 5 40 dan 8 30 dan 111 30 bujur timur (termasuk Pulau Karimunjawa).

Lebih terperinci

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT No. 09/02/61/Th. XIII, 10 Februari 2010 PEREKONOMIAN KALIMANTAN BARAT TAHUN 2009 Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tahun 2009 meningkat 4,76 persen dibandingkan

Lebih terperinci

Katalog BPS : Kerjasama : BAPPEDA Kabupaten Kudus Badan Pusat Statistik Kabupaten Kudus

Katalog BPS : Kerjasama : BAPPEDA Kabupaten Kudus Badan Pusat Statistik Kabupaten Kudus Katalog BPS : 9205.3319 Kerjasama : BAPPEDA Kabupaten Kudus Badan Pusat Statistik Kabupaten Kudus PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB) KABUPATEN KUDUS TAHUN 2011 GDRP of Kudus 2011 No. Publikasi : 33195.0901

Lebih terperinci

BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN

BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN 4.1. Kesimpulan Berdasarkaan uraian sebelumnya, maka kesimpulan yang diperoleh adalah sebagai berikut: 1. Topografinya, Kabupaten Subang dapat dibagi ke dalam 3 (tiga) zona/klasifikasi

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS ISU-ISU STRATEGIS

BAB IV ANALISIS ISU-ISU STRATEGIS BAB IV ANALISIS ISU-ISU STRATEGIS IIV.1 Permasalahan Pembangunan Permasalahan yang dihadapi Pemerintah Kabupaten Ngawi saat ini dan permasalahan yang diperkirakan terjadi lima tahun ke depan perlu mendapat

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKONOMI RIAU

PERKEMBANGAN EKONOMI RIAU No. 21/05/14/Th.XII, 5 Mei PERKEMBANGAN EKONOMI RIAU Ekonomi Riau Tanpa Migas Triwulan I Tahun mencapai 7,51 persen Ekonomi Riau termasuk migas pada triwulan I tahun, yang diukur dari kenaikan Produk Domestik

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TAHUN 2014

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TAHUN 2014 PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TAHUN 2014 EKONOMI JAWA TENGAH TAHUN 2014 TUMBUH 5,4 PERSEN MENGUAT SETELAH MENGALAMI PERLAMBATAN SEJAK EMPAT TAHUN SEBELUMNYA No. 13/02/33/Th.IX, 5 Februari 2015 Release

Lebih terperinci

BAB. III. URAIAN SEKTORAL

BAB. III. URAIAN SEKTORAL BAB. III. URAIAN SEKTORAL Salah satu cara untuk memahami publikasi Produk Domestik Regional Bruto adalah mengetahui masalah konsep dan definisi serta ruang lingkupnya yang memuat data dan informasi statistik.

Lebih terperinci

BAB IV GAMBARAN UMUM WILAYAH

BAB IV GAMBARAN UMUM WILAYAH 51 BAB IV GAMBARAN UMUM WILAYAH 4.1 Kondisi Geografis Kota Bogor 4.1.1 Letak dan Batas Wilayah Kota Bogor terletak diantara 106 derajat 43 30 BT dan 30 30 LS 6 derajat 41 00 LS serta mempunyai ketinggian

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI No. 22/05/36.73/Th.VI, 1 PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI MEI KOTA SERANG INFLASI 0,88 PERSEN Memasuki bulan, harga barang-barang/jasa kebutuhan pokok masyarakat di Kota Serang secara umum mengalami

Lebih terperinci

PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO

PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO TINJAUAN PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO KABUPATEN SEMARANG TAHUN 2015 MENURUT LAPANGAN USAHA Tinjauan Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Semarang Tahun 2015 i SAMBUTAN KEPALA BAPPEDA Puji syukur

Lebih terperinci

SAMBUTAN KEPALA WILAYAH KECAMATAN TOBELO TIMUR

SAMBUTAN KEPALA WILAYAH KECAMATAN TOBELO TIMUR SAMBUTAN KEPALA WILAYAH KECAMATAN TOBELO TIMUR Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat, taufik, hidayah serta bimbingan-nya maka buku publikasi Kecamatan Tobelo

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKONOMI RIAU

PERKEMBANGAN EKONOMI RIAU No. 10/02/14/Th.XV, 5 Februari 2014 PERKEMBANGAN EKONOMI RIAU Ekonomi Riau Tanpa Migas Tahun 2013 mencapai 6,13 persen Ekonomi Riau termasuk migas pada triwulan IV tahun 2013, yang diukur dari Produk Domestik

Lebih terperinci

Nilai Tukar Petani Kabupaten Magelang Tahun 2013

Nilai Tukar Petani Kabupaten Magelang Tahun 2013 Judul Buku : Nilai Tukar Petani Kabupaten Magelang Tahun 2013 Nomor Publikasi : Ukuran Buku : Kwarto (21 x 28 cm) Jumlah Halaman : v + 44 hal Naskah : Badan Pusat Statistik Kabupaten Magelang Gambar Kulit

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI No. 14/03/36/Th.IX, 2 Maret PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI FEBRUARI BANTEN DEFLASI -0,58 PERSEN Memasuki bulan harga barang-barang/jasa kebutuhan pokok masyarakat di Banten secara umum kembali

Lebih terperinci

Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Berau selama dua tahun ini seiring dan. sejalan dengan perkembangan ekonomi nasional yaitu mengalami pertumbuhan yang

Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Berau selama dua tahun ini seiring dan. sejalan dengan perkembangan ekonomi nasional yaitu mengalami pertumbuhan yang BAB III TINJAUAN EKONOMI KABUPATEN BERAU 3.1. Tinjauan Umum Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Berau selama dua tahun ini seiring dan sejalan dengan perkembangan ekonomi nasional yaitu mengalami pertumbuhan

Lebih terperinci

BAB III PERKEMBANGAN PEREKONOMIAN KABUPATEN MURUNG RAYA MENURUT LAPANGAN USAHA

BAB III PERKEMBANGAN PEREKONOMIAN KABUPATEN MURUNG RAYA MENURUT LAPANGAN USAHA BAB III PERKEMBANGAN PEREKONOMIAN KABUPATEN MURUNG RAYA MENURUT LAPANGAN USAHA Perkembangan perekonomian suatu wilayah, umumnya digambarkan melalui indikator Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Pendekatan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 20

PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 20 No. 10/02/63/Th XIV, 7 Februari 2011 PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 20 010 Perekonomian Kalimantan Selatan tahun 2010 tumbuh sebesar 5,58 persen, dengan n pertumbuhan tertinggi di sektor

Lebih terperinci

BERITA RESMI STATISTIK

BERITA RESMI STATISTIK BERITA RESMI STATISTIK BPS PROVINSI JAWA TIMUR No. 54/08/35/Th. XI, 2 Agustus 2013 PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TIMUR Pertumbuhan Ekonomi Jawa Timur Triwulan II Tahun 2013 (y-on-y) mencapai 6,97 persen Pertumbuhan

Lebih terperinci

KATALOG : 403. 35 020 KECAMATAN WONGSOREJO DALAM ANGKA TAHUN 2009 BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN BANYUWANGI KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah S.W.T yang telah memberikan taufik, rahmat, serta

Lebih terperinci

BERITA RESMI STATISTIK

BERITA RESMI STATISTIK BERITA RESMI STATISTIK BPS PROVINSI JAWA TIMUR No. 53/08/35/Th. X, 6 Agustus 2012 PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TIMUR Pertumbuhan Ekonomi Jawa Timur Semester I Tahun 2012 mencapai 7,20 persen Pertumbuhan ekonomi

Lebih terperinci

BPS PROVINSI SULAWESI SELATAN

BPS PROVINSI SULAWESI SELATAN BPS PROVINSI SULAWESI SELATAN No. 11/02/73/Th. VIII, 5 Februari 2014 EKONOMI SULAWESI SELATAN TRIWULAN IV 2013 BERKONTRAKSI SEBESAR 3,99 PERSEN Kinerja perekonomian Sulawesi Selatan pada triwulan IV tahun

Lebih terperinci

BPS PROVINSI D.I. YOGYAKARTA

BPS PROVINSI D.I. YOGYAKARTA BPS PROVINSI D.I. YOGYAKARTA No. 11/02/34/Th.XVI, 5 Februari 2014 PERTUMBUHAN EKONOMI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TAHUN SEBESAR 5,40 PERSEN Kinerja perekonomian Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) selama tahun

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI APRIL 2015

PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI APRIL 2015 BPS PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI APRIL 2015 NILAI TUKAR PETANI (NTP) APRIL 2015 SEBESAR 100,54 No. 02/05/53/Th. XVIII, 04 MEI 2015 Nilai Tukar Petani (NTP) bulan April 2015

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI KOTA BLORA DESEMBER 2015 INFLASI 0,90 PERSEN

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI KOTA BLORA DESEMBER 2015 INFLASI 0,90 PERSEN PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI KOTA BLORA DESEMBER 2015 INFLASI 0,90 PERSEN No. 01/01/33/16/Th.VIII, 10 Januari 2016 Pada bulan Desember 2015 Kota Blora terjadi inflasi 0,90 persen dengan Indeks

Lebih terperinci

ESI TENGAH. sedangkan PDRB triliun. konstruksi minus. dan. relatif kecil yaitu. konsumsi rumah modal tetap. minus 5,62 persen.

ESI TENGAH. sedangkan PDRB triliun. konstruksi minus. dan. relatif kecil yaitu. konsumsi rumah modal tetap. minus 5,62 persen. No. N 28/05/72/Th. XVI, 6 Mei 2013 PERTUMBUHAN EKONOMI SULAW ESI TENGAH TRIWULAN I TAHUN 2013 Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah yang diukur dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN I TAHUN 2007

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN I TAHUN 2007 BPS PROVINSI D.K.I. JAKARTA PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN I TAHUN 2007 No. 17/05/31/Th.IX, 15 MEI 2007 Perekonomian DKI Jakarta pada triwulan I tahun 2007 yang diukur berdasarkan PDRB atas dasar

Lebih terperinci

INVENTORY SUMBERDAYA WILAYAH PESISIR KELURAHAN NUNBAUN SABU KEC. ALAK KOTA KUPANG - NUSA TENGGARA TIMUR

INVENTORY SUMBERDAYA WILAYAH PESISIR KELURAHAN NUNBAUN SABU KEC. ALAK KOTA KUPANG - NUSA TENGGARA TIMUR INVENTORY SUMBERDAYA WILAYAH PESISIR KELURAHAN NUNBAUN SABU KEC. ALAK KOTA KUPANG - NUSA TENGGARA TIMUR I. PENDAHULUAN 1.1. Gambaran Umum Dari sisi geografis Kota Kupang memiliki luas 260,127 km² atau

Lebih terperinci

KEADAAN UMUM KOTA YOGYAKARTA. satu-satunya daerah tingkat II yang berstatus kota di samping 4 daerah tingkat II

KEADAAN UMUM KOTA YOGYAKARTA. satu-satunya daerah tingkat II yang berstatus kota di samping 4 daerah tingkat II IV. KEADAAN UMUM KOTA YOGYAKARTA A. Keadaan Alam 1. Batas wilayah Kota Yogyakarta berkedudukan sebagai ibukota Propinsi DIY dan merupakan satu-satunya daerah tingkat II yang berstatus kota di samping 4

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Pengertian Pendapatan Asli Daerah berdasarkan Undang-undang Nomor

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Pengertian Pendapatan Asli Daerah berdasarkan Undang-undang Nomor BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pengertian Pendapatan Asli Daerah berdasarkan Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pusat dan Daerah pasal 1 angka

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI No. 20/03/36.73/Th.VI, 1 April PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI MARET KOTA SERANG INFLASI 0,29 PERSEN Memasuki bulan, harga barang-barang/jasa kebutuhan pokok masyarakat di Kota Serang secara

Lebih terperinci