15-1. Chapter 15 DECISION 2
|
|
|
- Shinta Johan
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 15-1 Chapter 15 CAPITAL STRUCTURE DECISION 2
2 MODAL Debt STRUKTUR MODAL Weight, W d 15-2 Cost, cd Preference Mix weight, W p Cost, cp Common Weight, W s Cost, cs
3 15-3 PENDAHULUAN Tujuan manajemen keuangan: Meningkatkan nilai perusahaan, V: V = CF coc Fungsi keuangan keputusan keputusan keuangan meliputi: Financing struktur modal Investing penganggaran modal Operating peramalan modal kerja Dividend policy struktur modal
4 15-4 PENDAHULUAN Building blocks keuangan meliputi: Nilai waktu uang, risiko dan return, dan model penilaian saham dan obligasi coc Bab ini meliputi: Model MM dan Miller Persamaan Hamada Tekanan Finansial dan biaya agensi Model Trade-off Teori informasi Asimetri
5 Modigliani and Miller (MM) 15-5 Keduanya mempublikasikan paper teoretis yang tlh mengubah cara orang berfikir tentang financial leverage. Keduanya memenangi Nobel prizes in economics dari teori yang dibangunnya. Paper MM dipublikasi pd tahun 1958 dan Miller memiliki paper lain pd tahun 1977, yang berbeda dlm asumsinya tentang pajak dibanding paper MM.
6 15-6 assumptions underlie the MM and Miller models Persh adl homogen berdasarkan risiko bisnis. Ekspektasi Investor identik tentang laba mendatang perusahaan. Tidak ada biaya transaksi. Semua utang bebas risiko (riskless), dan individual/perusahaan dpt meminjam jumlah dana tak terbatas pd tingkat bebas risiko. Semua aruskas permanen (perpetuities). Hal ini mengimplikasikan utang jk panjang (perpetual debt) diterbitkan, pertumbuhan perusahaan nol, dan EBIT harapan konstan dalam jk panjang. Tak ada pajak (dalam paper pertama MM (1958), tetapi paper berikutnya menambahkan asumsi ada pajak). Tidak ada biaya agensi atau biaya tekanan keuangan (agency or financial distress costs). Asumsi ini diperlukan MM untuk membuktikan proposisi mereka atas dasar arbitrase investor.
7 MM with Zero Taxes (1958) 15-7 MM membuktikan, dg beberapa asumsi, bhw nilai perusahaan adalah tak terpengaruh oleh gabungan pendanaan, maka struktur modal irelevan: nilai dg leverage=nilai tanpa leverage Proposisi I: VL = VU. Adanya peningkatan dlm ROE yg diakibatkan oleh financial leverage pd akhirnya diimbangi oleh peningkatan risiko (i.e., r s ), maka WACC konstan. Proposisi II: r sl = r su + (r su - r d )(D/S).
8 15-8 VALUE of Firms U and L Dengan data berikut hitung V, S, r s, dan WACC unt perusahaan U dan L. Tingkat risiko persh U dan L sama. EBIT U,L = $500,000. Persh U tidak memiliki utang; r su = 14%. Utang Persh L $1,000,000 dg r d = 8%. Asumsi MM tetap digunakan. Tidak ada pajak korporasi atau perseorangan.
9 15-9 VALUE of Firms U and L V U = EBIT = $500,000 = $3,571,429. r su 0.14 V L = V U = $3,571,429.
10 15-10 VALUE of Firms U and L Menghitung nilai pasar utang dan ekuitas persh L. V L = D + S = $3,571,429 $3,571,429 = $1,000,000 + S S = $2,571,429.
11 15-11 VALUE of Firms U and L Menghitung rsl. r sl = r su + (r su - r d )(D/S) $1,000,000 = 14.0% + (14.0% - 8.0%)( ) $2,571,429 = 14.0% % = 16.33%.
12 15-12 VALUE of Firms U and L 4. Proposisi I mengimplikasikan WACC = r su. Memverifikasi persh L dg menggunakan rumus WACC. WACC= w d r d + w ce r s = (D/V)r d + (S/V)r s = ( $1,000,000)(8.0%) + ( $2,571,429)(16.33%) $3,571,429 $3,571,429 = 2.24% % = 14.00%.
13 15-13 MM relationships between capital costs and leverage as measured by D/V. Cost of Capital (%) Without taxes r s WACC r d Debt/Value Ratio (%)
14 15-14 Semakin banyak utang ditambahkan dlm struktur modal, semakin berisiko ekuitasnya dan semakin tinggi biaya modalnya. Walaupun r d tetap konstan, r s meningkat seiring meningkatnya leverage. Peningkatan r s dapat mempertahankan konstannya WACC.
15 15-15 Graph value versus leverage. Value of Firm, V (%) V U 4 3 Firm value ($3.6 million) 2 V L Debt (millions of $) Jika pajak nol, MM berargumen bhw nilai tak terpengaruh oleh leverage.
16 15-16 Find V, S, r s, and WACC for Firms U and L assuming a 40% corporate tax rate. Dg tambahan pajak korporasi, proposisi MM menjadi: Proposition I: Proposition II: V L = V U + TD. r sl = r su + (r su - r d )(1 - T)(D/S).
17 15-17 Notes About the New Propositions 1. Ketika pajak korporasi ditambahkan, V L V U. V L meningkat seiring utang yg ditambahkan pd struktur modal, dan semakin besar penggunaan utang, maka semakin tinggi nilai perusahaan. 2. r sl meningkat dg meningkatnya leverage pd tingkat lbh lambat ketika pajak korporasi digunakan.
18 Find V U and V L. EBIT(1 - T) $500,000(0.6) r su 0.14 V U = = = $2,142,857. Note: Represents a 40% decline from the no taxes situation. V L = V U + TD = $2,142, ($1,000,000) = $2,142,857 + $400,000 = $2,542,857.
19 2. Find market value of Firm L s debt and equity V L = D + S = $2,542,857 $2,542,857 = $1,000,000 + S S = $1,542,857.
20 3. Find r sl r sl = r su + (r su - r d )(1 - T)(D/S) $1,000,000 = 14.0% + (14.0% - 8.0%)(0.6)( ) $1,542,857 = 14.0% % = 16.33%.
21 4. Find Firm L s WACC WACC L = (D/V)r d (1 - T) + (S/V)r s ( $1,000,000 ) = $2,542,857)(8.0%)(0.6) +( $1,542,857 $2,542,857)(16.33%) = 1.89% % = 11.80%. Ketika pajak korporasi digunakan, WACC lbh rendah untuk L daripada untuk U.
22 Cost of Capital (%) MM relationship between capital costs and leverage when corporate taxes are considered WACC r d (1 - T) Debt/Value Ratio (%) r s
23 Value of Firm, V (%) MM relationship between value and debt when corporate taxes are considered TD V L V U Debt (Millions of $) Di bawah MM dg pajak korporasi, semakin besar utang digunakan maka nilai perusahaan semakin meningkat scr kontinyu.
24 15-24 Assume investors have the following tax rates: T d = 30% and T s = 12%. What is the gain from leverage according to the Miller model? Miller s Proposition I: V L = V U + [1 - (1 - T c )(1 - T s ) (1 - T d ) ]D. T c = tingkat pajak korporasi (corporate tax). T d = tingkat pajak personal atas pendapatan utang (tax rate on debt). T s = tgkt pajak atas pendapatan saham (tax rate on stock income).
25 T c = 40%, T d = 30%, and T s = 12% (1-0.40)(1-0.12) V L = V U + [1 - (1-0.30) ]D = V U + (1-0.75)D = V U D. Nilai meningkat sesuai peningkatan utang; tiap peningkatan $100 dlm utang akan meningkatkan nilai L sebesar $25.
26 15-26 How does this gain compare to the gain in the MM model with corporate taxes? jika hanya pajak korporasi, maka V L = V U + T c D = V U D. Setiap utang $100 meningkatkan nilai sebesar $40. dg demikian, pajak personal menurunkan keuntungan dr leverage, tetapi efek netonya tergantung pd tingkat pajak. (More...)
27 15-27 Jk T s menurun, sedangkan T c dan T d tetap konstan, koefisien slope (yg menunjukkan manfaat utang) adl menurun. Suatu perusahaan dg tgkt pembayaran dividen (payout ratio ) rendah mendapatkan manfaat lbh rendah di bawah model Miller daripada perusahaan dg rasio pembayaran dividen tinggi, sebab rendahnya tingkat pembayaran dividen menurunkan T s.
28 15-28 Value of Equity and Debt: personal taxes Ketika Miller memasukkan pajak personal, maka peningkat nilai dari utang adl lebih rendah. Mengapa? 1. Aturan pajak korporasi lbh menguntungkan utang (corporate tax laws favor debt) melebihi pendanaan ekuitas sebab biaya bungan bisa dikurangkan pd pajak sedangkan dividen tidak demikian. 2. Namun, aturan pjk personal lbh menguntungkan ekuitas (personal tax laws favor equity) melebihi utang sebab saham memberikan pengunduran pajak maupun tingkat pajak keuntungan modal lbh rendah (tax deferral and a lower capital gains tax rate). 3. Biaya modal ekutias yg relatif lbh rendah tsb (lowers the relative cost of equity) pada model MM dg tdk ada pajak personal, akan menurunkan jarak (decreases the spread) antara biaya utang dan ekuitas. 4. Dg demikian, beberapa keuntulngan dr pendanaan utang hilang, sehingga pendanaan utang kurang bernilai bagi pershn.
29 15-29 What does capital structure theory prescribe for corporate managers? 1. MM, No Taxes: struktur modal adl irrelevant tdk ada dampak pd nilai pershn atau WACC. 2. MM, Corporate Taxes: nilai meningkat, sehingga pershn sebaiknya menggunakan (hampir) 100% pendaanya dg utang. 3. Miller, Personal Taxes: nilai meningkat, tetapi lbh kecil daripada di bawah MM, sehingga lagilagi pershn sebaiknya menggunakan (hampir) 100% pendanaannya dg utang.
30 15-30 Do firms follow the recommendations of capital structure theory? 1. Perhn jangan mengikuti MM/ Miller untuk penggunaan 100% utang. Rasio utang rata-rata sekitar 40%. 2. Namun, rasio utang benar-benar meningkat setelah MM. Banyak pihak berfikir rasio utang adl terlalu rendah, dan MM menyebabkan perubahan dlm kebijakan finansial.
31 15-31 How is all of this analysis different if firms U and L are growing? Di bawah MM (dg pajak dan tanpa pertumbuhan) V L = V U + TD Model ini mengasumsikan tax shield didiskonto pd tingkat biaya modal utang (cost of debt). Asumsikan bhw tingkat pertumbuhan sbesar 7% The debt tax shield akan lbh besar jika pershn tumbuh:
32 % growth, TS discount rate of r TS Nilai tax shield (yg bertumbuh) = V TS = r d TD/(r TS g) Maka nilai perhn dg leverage (levered firm)= V L = V U + r d TD/(r TS g)
33 15-33 What should r TS be? Semakin kecil r TS, maka semakin besar nilai tax shield. Jk r TS < r su, maka dg pertumbuhan cepat tax shield menjadi besar scr tdk realistik r TS harus sama dengan r U unt memberikan hasil yg wajar ketika ada pertumbuhan. Sehingga kita berasumsi r TS = r su.
34 15-34 Levered cost of equity Dlm hal ini, biaya modal ekuitas dg leverage adl r sl = r su + (r su r d )(D/S) Hasil ini tampak seperti model MM tanpa pajak, walaupun kita memasukkan pajak dan memasukkan pertumbuhan dlm model. Alasannya adl jika r TS = r su, maka nilai yg lebih besar dari tax shield tdk mengubah risiko ekuitas.
35 15-35 Levered beta Jk ada pertumbuhan dan r TS = r su maka persamaanya adlh ekuivalen dg persamaan Hamada β L = β U + (β U - β D )(D/S) Catatan: rumus ini tampak seperti rumus Hamada tanpa pajak. Hal ini disebabkan bhw dlm kasus ini, tax shield tdk mengubah risiko ekuitas.
36 Relevant information for valuation EBIT = $500,000 T = 40% r U = 14% = r TS r d = 8% Reinvestasi yg disyaratkan dlm aset operasi neto = 10% dr EBIT = $50,000. Debt = $1,000,000
37 15-37 Calculating V U NOPAT = EBIT(1-T) = $500,000 (.60) = $300,000 Investasi dlm aset operasi neto = EBIT (0.10) = $50,000 FCF = NOPAT Inv. in net op. assets = $300,000 - $50,000 = $250,000 (mrp FCF ekspektasian tahun depan)
38 15-38 Value of unlevered firm, V U Nilai persh tanpa leverage (unlevered firm) = V U = FCF/(r su g) = $250,000/( ) = $3,571,429
39 15-39 Value of tax shield, V TS and V L V TS = r d TD/(r su g) = 0.08(0.40)$1,000,000/( ) = $457,143 V L = V U + V TS = $3,571,429 + $457,143 = $4,028,571
40 15-40 Cost of equity and WACC Tampak seperti MM dg pajak, biaya modal ekuitas (cost of equity) meningkat sebesar D/V, dan WACC menurun. Akan tetapi selama r sl tdk memiliki faktor (1-T) di dalamnya, untuk D/V tertentu, r sl adl lebih besar daripada yang diprediksi MM, dan WACC adl lebih besar dp yang diprediksi MM.
41 15-41 Costs of capital for MM and Extension Cost of Capital 40.00% 35.00% 30.00% 25.00% 20.00% 15.00% 10.00% 5.00% 0.00% 0% 20% 40% 60% 80% 100% D/V MM rsl MM WACC Extension rsl Extension WACC
42 15-42 What if L's debt is risky? Jk utang L adl berisiko maka, per definisi, manajemen akan mengalami kesulitan (default on it). Keputusan unt membuat pembayaran pd utang atau mengalami kegaglan (to default) tampak jauh lbih mirip keputusan apakan menunaikan (exercise) opsi membeli. Sehingga ekuitas tampak seperti suatu opsi.
43 15-43 Equity as an option Anggap pershn memiliki utang dg nilai pari $2 million, 1-year zero coupon, dan nilai sekarang perusahaan (utang ditambah ekuitas) sebesar $4 million. Jk pershn membayar utang ketika jatuh tempo, pemegang ekuitas mempertahankan kepemilikannya. Jk tidak, mereka tak dapat apapun sebab pemegang utang mendepaknya (foreclose).
44 15-44 Equity as an option Posisi pemegang ekuitas tampak seperti suatu call option dg P = underlying value of firm = $4 million X = exercise price = $2 million t = time to maturity = 1 year Anggap r RF = 6% σ = volatility of debt + equity = 0.60
45 15-45 Use Black-Scholes to price this option V = P[N(d 1 )] - Xe -r RFt [N(d 2 )]. ln(p/x) + [r RF + (σ 2 /2)]t d 1 =. σ t d 2 = d 1 - σ t.
46 15-46 Black-Scholes Solution V = $4[N(d 1 )] - $2e -(0.06)(1.0) [N(d 2 )]. d 1 = ln($4/$2) + [( /2)](1.0) (0.60)(1.0) = d 2 = d 1 - (0.60)(1.0) = d = =
47 15-47 N(d 1 ) = N(1.5552) = N(d 2 ) = N(0.9552) = Catatan: Nilai diperoleh dari Excel dg menggunakan fungsi NORMSDIST. V = $4(0.9401) - $2e (0.8303) = $ $2(0.9418)(0.8303) = $2.196 Million = Value of Equity
48 15-48 Value of Debt Nilai utang hrs sama dg sisi kiri (must be what is left over): Value of debt = Total Value Equity = $4 million million = $1.804 million
49 This value of debt gives us a yield Debt yield for 1-year zero coupon debt = (face value / price) 1 = ($2 million/ million) 1 = 10.9%
50 15-50 How does σ affect an option's value? Semakin tinggi volatility σ berarti semakin tinggi nilai opsi.
51 15-51 Managerial Incentives Ketika seorang investor membeli opsi saham, tgkt risiko saham (σ) tlh ditentukan. Tetapi seorang manajer dpt mengubah risiko pershn (firm's σ) dg mengubah aset yg diinvestasikan dlm pershn. Hal ini berarti bhw mengubah σ dpt mengubah nilai ekuitas, bahkan jika risiko (if it) tdk mengubah arus kas ekspektasian:
52 15-52 Managerial Incentives Mengubah σ dpt mentransfer kemakmuran dari pemegang utang ke pemegang saham dg membuat nilai opsi dr nilai saham lbh besar, yg membuat apa yg tercantum di sisi kiri (what is left), nilai utang, nilai semakin kecil (worth less).
53 15-53 Values of Debt and Equity for Different Volatilities Value (millions) Volatility (sigma) Equity Debt
54 15-54 Bait and Switch Manajer yg tahu hal tsb mgkin akan mengatakan kpd pemegang utang bhw mereka pasti akan menginvestasikan dlm satu jenis aset, dan, dlm hal ini inves dlam aset yg lbh berisiko. Hal ini disebut bait and switch dan pemegang obligasi akan mensyaratkan tgkt bunga lbh tinggi pd pershn yg melakukan hal tsb, atau menolak berbisnis dg mereka.
55 If the debt is risky coupon debt Jk utang berisiko memiliki kupon, maka dg tiap pembayaran kupon manajemen memiliki suatu opsi jk manajemen membuat pembayaran bunga kemudian ia membeli hak untuk membuat pengunduran (to later make) pembayaran pokok dan mempertahankan pershn Hal ini disebut a compound option.
TEORI STRUKTUR MODAL. Muniya Alteza
TEORI STRUKTUR MODAL Muniya Alteza Teori Struktur Modal Awal Pertama kali dikembangkan oleh David Duran tahun 1952. Asumsi yang dipakai pajak perusahaan =0. Nilai perusahaan dapat dilihat dengan tiga pendekatan:
CHAPTER 16. Distributions to Shareholders: Dividends and Repurchases. 9/29/2011 Magsi UNS 1
CHAPTER 16 Distributions to Shareholders: Dividends and Repurchases 9/29/2011 Magsi UNS 1 Pendahuluan Tujuan manajemen keuangan: meningkatkan nilai perusahaan Keputusan keuangan yg dapat dibuat oleh manajer
MATERI 1 PENDAHULUAN (PENGERTIAN TEORI) 10/8/2010. Bandi,
MATERI 1 PENDAHULUAN (PENGERTIAN TEORI) Bandi, 2010 1 Pengertian Teori Suwardjono (2006) Sesuatu yang abstrak Sesuatu yang ideal (peraturan/standar/norma) Lawan/pasangan sesuatu yang nyata/praktis Penjelasan
METODE PENELITIAN. 3.1 Kerangka Pemikiran
III. METODE PENELITIAN 3.1 Kerangka Pemikiran Tahapan awal yang dilakukan untuk menganalisis optimasi struktur modal pada PT Pusri adalah dengan menganalisis laporan keuangan. Selain itu melihat rencana
STRUKTUR MODAL. Rona Tumiur Mauli Caroline Simorangkir, SE.,MM. Modul ke: Fakultas EKONOMI & BISNIS. Program Studi AKUNTANSI.
STRUKTUR MODAL Modul ke: Fakultas EKONOMI & BISNIS Rona Tumiur Mauli Caroline Simorangkir, SE.,MM. Program Studi AKUNTANSI www.mercubuana.ac.id PENGERTIAN STRUKTUR MODAL dan STRUKTUR KEUANGAN Struktur
Manajemen Keuangan. Penilaian Saham dan Obligasi. Basharat Ahmad. Modul ke: Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Program Studi Manajemen
Manajemen Keuangan Modul ke: Penilaian Saham dan Obligasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Basharat Ahmad Program Studi Manajemen www.mercubuana.ac.id Materi Pembelajaran Penilaian Obligasi Penilaian Saham
Manajemen Keuangan. Struktur Modal Perusahaan. Basharat Ahmad, SE, MM. Modul ke: Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Program Studi Manajemen
Manajemen Keuangan Modul ke: Struktur Modal Perusahaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Basharat Ahmad, SE, MM Program Studi Manajemen www.mercubuana.ac.id Keuangan Perusahaan dan Manajer Keuangan Materi Pembelajaran
Manajemen Keuangan. Idik Sodikin,SE,MBA,MM STRUKTUR PERMODALAN YANG BAIK BAGI PERUSAHAAN. Modul ke: 09Fakultas EKONOMI DAN BISNIS
Modul ke: 09Fakultas EKONOMI DAN BISNIS STRUKTUR PERMODALAN YANG BAIK BAGI PERUSAHAAN Program Studi Akuntansi Idik Sodikin,SE,MBA,MM Pengertian Struktur Modal Kriteria struktur modal Struktur modal merupakan
BAB I PENDAHULUAN. dan akhirnya menjadi besar. Proses dari berkembang untuk menjadi besar apalagi
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Perusahaan, sebagaimana manusia, pada mulanya adalah kecil, berkembang dan akhirnya menjadi besar. Proses dari berkembang untuk menjadi besar apalagi sukses
BAB II LANDASAN TEORI. tertentu untuk mencapai suatu tingkat pengembalian (rate of return) yang. dan dampaknya terhadap harga surat berharga tersebut.
BAB II LANDASAN TEORI II.1 Valuasi II.1.1 Konsep Investasi merupakan suatu komitmen penempatan dana pada periode waktu tertentu untuk mencapai suatu tingkat pengembalian (rate of return) yang diinginkan.
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Landasan teori 1. Variabel Fundamental Menurut Jogiyanto (2009), analisis fundamental atau analisis perusahaan merupakan analisis untuk menghitung nilai intrinsik dengan menggunakan
BAB II KAJIAN PUSTAKA
6 BAB II KAJIAN PUSTAKA 2.1. Landasan Teori 2.1.1. Nilai Perusahaan Nilai perusahaan merupakan persepsi investor terhadap perusahaan, semakin baik investor menilai sebuah perusahaan maka investor tidak
CORPORATE VALUE AND VALUE-BASED MANAGEMENT
Chapter 10 (Brigham and Davis, 2004) CORPORATE VALUE AND VALUE-BASED MANAGEMENT Bandi, 2007 1 Kerangkakerja Model neraca Current Asset Net working capital Current Liabilities Fixed Asset 1. Tangible fixed
BAB I PENDAHULUAN. Tujuan utama dari setiap perusahaan adalah meningkatkan nilai perusahaannya
BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Tujuan utama dari setiap perusahaan adalah meningkatkan nilai perusahaannya dengan meningkatkan kemakmuran pemegang saham atau pemiliknya. Diperlukan tujuan dan strategi
STRUKTUR MODAL. Weight, W d
Chapter 14 CAPITAL STRUCTURE DECISION 1 MODAL Debt STRUKTUR MODAL Weight, W d Cost, cd Preference Mix weight, W p Cost, cp Common Weight, W s Cost, cs PENDAHULUAN Risiko : Chapter 2: hal. 21-54 Chapter
MANAJEMEN KEUANGAN (Analisis Struktur Modal)
MANAJEMEN KEUANGAN (Analisis Struktur Modal) www.febriyanto79.wordpress.com LOGO Manajemen Keuangan Pengertian Struktur Modal Struktur modal (Capital Structure) adalah perbandingan atau imbangan pendanaan
manajemen? PROSES AKUNTANSI NERACA Bk Jurnal Bukti Bk Besar Utang Aset BB Pembantu MODAL + pendapatan - biaya ANALIS? ivestor?
PROSES AKUNTANSI manajemen? Bukti Bk Jurnal Bk Besar NERACA BB Pembantu Aset Utang MODAL + pendapatan - biaya ANALIS? ivestor? Bandi, 2007 1 Fungsi Keuangan Perusahaan pasar NERACA kreditor 3 kas a utang
TINJAUAN PUSTAKA. 2.1 Struktur Modal
II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Struktur Modal Modal menurut Munawir dalam Prabanasari dan Kusuma (2005) adalah hak atau bagian yang dimiliki oleh pemilik perusahaan yang ditujukan dalam pos modal (modal saham),
ANDRI HELMI M, SE., MM ANALISIS INVESTASI DAN PORTOFOLIO ANALISIS PERUSAHAAN
ANDRI HELMI M, SE., MM ANALISIS INVESTASI DAN PORTOFOLIO ANALISIS PERUSAHAAN CAKUPAN PEMBAHASAN Overview analisis perusahaan EPS dan laporan keuangan perusahaan Price Earning Ratio Estimasi nilai intrinsik
TUJUAN PENILAIAN SAHAM :
PENILAIAN SAHAM TUJUAN PENILAIAN SAHAM : Saham merupakan aset finansial yang dapat dijadikan investasi Penilaian saham dilakukan utk menentukan apakah saham yg akan dibeli atau dijual akan memberikan tingkat
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Dewasa ini dunia usaha sangat tergantung sekali dengan masalah pendanaan,
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Dewasa ini dunia usaha sangat tergantung sekali dengan masalah pendanaan, beberapa pakar sepakat bahwa untuk keluar dari krisis ekonomi ini sektor riil harus digerakkan
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN Untuk melakukan penilaian atas nilai wajar dari suatu saham, terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan. Beberapa cara yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan analisis
PENILAIAN SAHAM ENDANG DWI WAHYUNI
PENILAIAN SAHAM ENDANG DWI WAHYUNI Tujuan penilaian saham Saham adl aset finansial yg dpt dijadikan investasi Penilaian saham dilakukan utk menentukan apakah saham yg akan dibeli/ jual akan memberikan
BAB I. Pendahuluan. perusahaan Indonesia mulai menunjukkan perbaikan dilihat dari nilai indek
BAB I Pendahuluan 1.1. Latar belakang masalah Krisis yang terjadi di Indonesia tahun 1999 dan 2008 memberikan dampak langsung terhadap kinerja perusahaan. Perusahaan Indonesia mengalami kerugian dan kekurangan
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Economic Value Added (EVA) Economic Value Added (EVA) merupakan sebuah metode pengukuran nilai tambah ekonomis yang diciptakan perusahaan dari kegiatannya selama periode tertentu.
Chapter 9 DETERMINING THE COST OF CAPITAL (CC)
Chapter 9 DETERMINING THE COST OF CAPITAL (CC) 1/28/2011 Bandi, 2007 1 PERUSAHAAN: Financing & Investing NERACA manajemen Pasar Modal/Uang investor Kas Akt Lain utang modal???? Inv 1 Inv-3 Inv2 coc < ror
RETURN. Sukses DANA. Tumbuh RISIKO. Bangkrut KEUANGAN. Ga gal. Re si ko BERDIRI. Bandi, 2007 Manajemen Keuangan
FIRM INVESTOR RETURN BERDIRI Sukses 1 DANA 1 KEUANGAN Tumbuh Re si ko Ga gal RISIKO Bangkrut 1 MANAJEMEN RISIKO IDENTIFIKASI MENGUKUR EFEK TEKNIK MENENTUKAN PENANGANAN a b c d e f 2 Chapter 23 DERIVATIVES
BAB IV METODE PENELITIAN
BAB IV METODE PENELITIAN 4.1. Desain Penelitian Berdasarkan jenisnya, data yang disajikan dalam penelitian ini adalah data aplikatif kuantitatif. Seperti disampaikan oleh peneliti dimuka bahwa penelitian
BAB II KAJIAN TEORI. 1. Pengertian Modal dan Strukur Modal
BAB II KAJIAN TEORI A. Landasan Teori 1. Pengertian Modal dan Strukur Modal a. Pengertian Modal Menurut Munawir (2001) dalam Prabansari dan Kusuma (2005), modal adalah hak atau bagian yang dimiliki perusahaan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Landasan Teori 1. Struktur Modal Struktur modal adalah perimbangan antara total utang dan modal sendiri. Menurut Sartono (2001) yang dimaksud dengan struktur modal merupakan
Definisi. Modal ( Capital ): dana yg digunakan untuk membiayai pengadaan asset dan operasional suatu perusahaan
STRUKTUR MODAL Definisi Modal ( Capital ): dana yg digunakan untuk membiayai pengadaan asset dan operasional suatu perusahaan Modal dapat dilihat di neraca sisi kanan (staffel) : hutang, saham biasa, saham
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. memaksimumkan harga saham perusahaan (Brigham dan Houston, 2010: 45).
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Struktur Modal Struktur modal adalah kombinasi dari hutang dan ekuitas yang memaksimumkan harga saham perusahaan (Brigham dan Houston, 2010: 45). Dimana kunci dalam pendanaan
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Perusahaan yang dibangun oleh pemilik modal bertujuan untuk menjalankan bisnis yang dapat memberikan return tertentu bagi pemilik modal. Dalam menjalankan bisnisnya,
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Modal (Munawir, 2001) adalah hak atau bagian yang dimiliki oleh pemilik
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Landasan Teori 2.1.1 Modal dan struktur modal perusahaan Modal (Munawir, 2001) adalah hak atau bagian yang dimiliki oleh pemilik perusahaan dalam pos modal (modal saham), surplus
Unlevered firm Perusahaan yang hanya menggunakan ekuitas. Levered firm Perusahaan yang menggunakan bauran ekuitas dan berbagai macam.
Struktur Modal : Merupakan pilihan pendanaan antara hutang dan ekuitas. Bauran modal yang optimal dapat menekan biaya modal, yang dapat meningkatkan kembalian ekonomi neto dan meningkatkan nilai perusahaan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Landasan Teoritis 1. Pertumbuhan Perusahaan Tingkat pertumbuhan perusahaan akan menunjukkan sampai seberapa besar perusahaan akan menggunakan hutang sebagai sumber pembiayaannya.
KEPUTUSAN STRUKTUR MODAL
KEPUTUSAN STRUKTUR MODAL Konsep Risiko: Risiko Bisnis dan Finansial Hamada Equation Analisis Leverage Pendekatan EBIT-EPS Pendekatan Biaya Modal Muniya Alteza Risiko Bisnis & Finansial Risiko bisnis: ketidakpastian
Manajemen Keuangan. Dosen : D. Rizal Riyadi SE,.ME
Manajemen Keuangan Dosen : D. Rizal Riyadi SE,.ME Silabus Dasar-dasar Manajemen Keuangan, J Fred Weston & EF Brigham, Penerbit Erlangga Manajemen Keuangan Pengertian Manajemen dana baik yang berkaitan
BAB II URAIAN TEORITIS
BAB II URAIAN TEORITIS A. Penelitian Terdahulu Kasenda (2005) menggunakan kepemilikan institusional, aktiva berwujud, ukuran perusahaan dan profitabilitas sebagai variabel independen dalam penelitiannya
BAB II KAJIAN PUSTAKA
BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Landasan Teori 1. Pasar Modal Pasar modal merupakan kegiatan yang berhubungan dengan penawaran umum dan perdagangan efek, perusahaan publik yang berkaitan dengan efek yang diterbitkannya,
APA ITU COST OF CAPITAL?
1 APA ITU COST OF CAPITAL? Merupakan batas tingkat hasil minimum yang harus dapat dicapai oleh suatu investasi supaya dapat menaikkan nilai perusahaan. Returnyang diharapkan investor atas investasi dalam
BAB II KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS
BAB II KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS A. Kajian Pustaka 1. Signalling Theory Teori ini pertama kali dikemukakan oleh Michael Spense di dalam artikelnya tahun 1973. Teori tersebut menyatakan
THE COST OF CAPITAL 1. AN OVERVIEW OF THE COST OF CAPITAL
THE COST OF CAPITAL 1. AN OVERVIEW OF THE COST OF CAPITAL The cost of capital merupakan konsep keuangan yang sangat penting, yang menghubungkan antara pengambilan keputusan investasi jangka panjang suatu
TEORI STRUKTUR MODAL. A. Pengertian Modal dan Struktur Modal
TEORI STRUKTUR MODAL A. Pengertian Modal dan Struktur Modal Modal adalah hak atau bagian yang dimiliki oleh pemilik perusahaan dalam pos modal (modal saham), keuntungan atau laba yang ditahan atau kelebihan
Chapter 4 BOND VALUATION. Brigham & Daves (2004) Bandi,
Chapter 4 Brigham & Daves (2004) BOND VALUATION Bandi, 2010 1 Bandi, 2010 2 FIRM financing sekuritas dana market NERACA mahal HARGA? Aset Ut obligasi Nilai? wajar HARGA? M Saham Nilai? murah mahal wajar
MATERI 10 ANALISIS PERUSAHAAN
MATERI 10 ANALISIS PERUSAHAAN Prof. DR. H. DEDEN MULYANA, SE., M.Si. OVERVIEW Analisis sekuritas berdasarkan analisis fundamental. Analisis perusahaan merupakan tahap ketiga dari analisis fundamental,
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. memecahkan masalah penelitian serta perumusan hipotesis.
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Landasan Teori Landasan teori ini menjabarkan teori-teori yang mendukung hipotesis serta sangat berguna dalam analisis hasil penelitian. Landasan teori berisi pemaparan teori
BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 5.1. Analisa Kinerja Operasi PT. Acset Indonusa Tbk Depresiasi dari Rupiah telah menyebabkan memburuknya defisit neraca berjalan. Bank Indonesia memprediksi defisit
BAB I PENDAHULUAN. Dalam melaksanakan tugas sehari-hari perusahaan, seorang manajer harus
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Dalam melaksanakan tugas sehari-hari perusahaan, seorang manajer harus membuat keputusan. Setiap keputusan, yang diambil mempunyai dampak terhadap posisi
Chapter 5 STOCK VALUATION. Brigham & Daves (2004) Bandi,
Chapter 5 Brigham & Daves (2004) STOCK VALUATION 1 ANALISIS SEKURITAS Over valued Fundamental (rasional) Nilai saham Beli/jual HARGA Teknikal Under valued 2 PROSES AKUNTANSI NERACA Utang Bukti Bk Jurnal
RASIO LAPORAN KEUANGAN
RASIO LAPORAN KEUANGAN NERACA (BALANCED SHEET) Terdiri dari elemen pokok : Asset, Hutang, dan Modal. Pengukuran terhadap elemen-elemen Neraca biasanya menggunakan historical cost LAPORAN RUGI-LABA (INCOME
BAB I PENDAHULUAN. perusahaan. Pengelolaan fungsi keuangan ini terkait pengelolaan modal. Modal kerja
BAB I PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Fungsi keuangan merupakan salah satu fungsi penting dalam menjalankan perusahaan. Pengelolaan fungsi keuangan ini terkait pengelolaan modal. Modal kerja merupakan investasi
PENILAIAN SURAT BERHARGA
PENILAIAN SURAT BERHARGA PENILAIAN Ada beberapa konsep nilai: 1. Nilai Likuidasi : jumlah yang dapat direalisasi jika seluruh/sekelompok aktiva dijual secara terpisah dari organisasi yang menggunakannya
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. 1. Penelitian yang dilakukan oleh Sri Yuliati (2010) tentang Pengujian
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Penelitian Terdahulu Beberapa penelitian terdahulu yang mendasari dilakukannya penelitian ini antara lain : 1. Penelitian yang dilakukan oleh Sri Yuliati (2010) tentang Pengujian
COST OF CAPITAL THE LOGIC OF THE WEIGHTED AVERAGE COST OF CAPITAL
COST OF CAPITAL THE LOGIC OF THE WEIGHTED AVERAGE COST OF CAPITAL Masalah Cost of Capital selalu berhubungan dengan: Capital budgeting Leases Vs Purchase decision Bond refunding decision Use of debt Vs
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Saham dan Pasar Modal Saham adalah bukti penyertaan modal pada sebuah perusahaan. untuk digunakan pihak manajemen dalam membiayai kegiatan operasional. Imbal hasil investasi yang
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Landasan Teori 2.1.1 Nilai Perusahaan Nilai perusahaan diciptakan oleh perusahaan melalui kegiatan perusahaan dari waktu ke waktu agar mencapai nilai perusahaan yang maksimum
Kata Pengantar Segala puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT atas rahmat-nya yang dilimpahkan, sehingga buku ini dapat diselesaikan dan sampai ke tangan pembaca. Buku Manajemen Keuangan Perusahaan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. dari suatu perusahaan secara proporsional sesuai dengan jumlah lembar
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Tinjauan Teoritis 2.1.1 Pengertian Kebijakan Dividen Dividen merupakan pembagian pendapatan kepada pemegang saham dari suatu perusahaan secara proporsional sesuai dengan jumlah
CAKUPAN PEMBAHASAN 1/23
http://www.deden08m.wordpress.com Estimasi nilai intrinsik saham Price Earning Ratio EPS dan laporan keuangan perusahaan Overview analisis perusahaan CAKUPAN PEMBAHASAN 1/23 Analisis perusahaan dengan
Magister Manajemen Univ. Muhammadiyah Yogyakarta
XX. TEORI STRUKTUR MODAL 1. Pendekatan Tradisional Pendekatan tradisional berpendapat adanya struktur modal yang optimal. Struktur modal yang optimal adalah struktur modal yang dapat meminimumkan average
SATUAN ACARA PERKULIAHAN
Pertemuan ke - : 1 : The Role and Environment of Managerial Finance. Indikator Uraian Materi Perkuliahan Metode dan Media Buku The Role and Environment 1. dapat menjelaskan 1. Finance and Business a,b,e,g,h
BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN HIPOTESIS
BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN HIPOTESIS A. Tinjauan Penelitian Terdahulu Penelitian terdahulu dilakukan oleh Ayu (2011), pada perusahaan makanan dan minuman yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan data
LEVERAGE AND CAPITAL STRUCTURE
LEVERAGE AND CAPITAL STRUCTURE 1. Leverage Leverage tercipta karena penggunaan fixed-cost assets dapat memperbesar return pemilik perusahaan. Peningkatan leverage mengakibatkan peningkatan risiko dan tingkat
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Tinjauan Teori Teori Modigliani Miller (MM) Teori struktur modal modern dimulai pada tahun 1958, ketika Profesor Franco Modigliani dan Merton Miller (MM) menerbitkan apa yang
MATERI 10 ANALISIS PERUSAHAAN. Prof. DR. DEDEN MULYANA, SE., M.Si. CAKUPAN PEMBAHASAN
MATERI 10 ANALISIS PERUSAHAAN Prof. DR. DEDEN MULYANA, SE., M.Si. CAKUPAN PEMBAHASAN Overview analisis perusahaan EPS dan laporan keuangan perusahaan Price Earning Ratio Estimasi nilai intrinsik saham
MATERI 10 ANALISIS PERUSAHAAN. Prof. DR. DEDEN MULYANA, SE., M.Si.
MATERI 10 ANALISIS PERUSAHAAN Prof. DR. DEDEN MULYANA, SE., M.Si. CAKUPAN PEMBAHASAN Overview analisis perusahaan EPS dan laporan keuangan perusahaan Price Earning Ratio Estimasi nilai intrinsik saham
Economic Consequences. Positive Accounting Theory
Chapter 8 Economic Consequences And Positive Accounting Theory ORGANISASI BUKU Bab 8 Opsi shm Karyawan Hip renc bonus Versi Opportunistik PAT Konsep konsekuensi ekonomik PAT Hip perj Utang Riset Empiris
THEORY OF THE FIRM: MANAGERIAL BEHAVIOR, AGENCY COSTS AND OWNERSHIP STRUCTURE
THEORY OF THE FIRM: MANAGERIAL BEHAVIOR, AGENCY COSTS AND OWNERSHIP STRUCTURE MICHAEL C. JENSEN AND WILLIAM H. MECKLING (1976) Prepared by : Endah Tri Wahyuningtyas - 041042042 POINT OF VIEW 1. Ringkasan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Penelitian ini pada dasarnya mengacu pada penelitian yang dilakukan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Penelitian Terdahulu Penelitian ini pada dasarnya mengacu pada penelitian yang dilakukan oleh Januarino Aditya (2006) dengan judul Studi Empiris Faktor-faktor yang Mempengaruhi
1/45 OVERVIEW
http://www.deden08m.wordpress.com 1/45 Nilai intrinsik dan nilai pasar saham. Berbagai pendekatan yang digunakan dalam penilaian saham. Menentukan tingkat return yang disyaratkan. Menentukan tingkat pertumbuhan.
Surat Berharga Jangka Panjang ( Long term securities) Manajemen Keuangan Maret 2015
Surat Berharga Jangka Panjang ( Long term securities) Manajemen Keuangan Maret 2015 Pembiayaan Jangka Panjang Sekuritas jangka panjang: - Obligasi ( bond ) - Saham biasa dan preferen ( common stock and
MEET 05 FOR E LEARNING ANALISA RASIO
MEET 05 FOR E LEARNING ANALISA RASIO PENGERTIAN Rasio dapat dihitung berdasarkan financial statement yang telah tersedia yang terdiri dari : Balance sheet atau neraca, yang menunjukkan posisi finansial
Modul ke: MANAJEMEN KEUANGAN. Fakultas EKONOMI VENY, SE.MM. Program Studi AKUNTANSI.
Modul ke: MANAJEMEN KEUANGAN Fakultas EKONOMI VENY, SE.MM Program Studi AKUNTANSI www.mercubuana.ac.id Bagian Isi Modul Nilai perusahaan dan Nilai Saham Struktur Modal dan Biaya Permodalan Dasar-dasar
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. keuntungan yang diperolehnya. Menurut Ross et al. (2003:606) dividen adalah
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Landasan Teori 2.1.1 Pengertian Kebijakan Dividen Dividen adalah pembayaran dari perusahaan kepada pemegang saham atas keuntungan yang diperolehnya. Menurut Ross et al. (2003:606)
BAB 2 TINJAUAN TEORETIS DAN PERUMUSAN HIPOTESIS. Myes dan Majluf Disebut sebagai pecking order theory karena teori ini
BAB 2 TINJAUAN TEORETIS DAN PERUMUSAN HIPOTESIS 2.1 Tinjauan Teoretis 2.1.1 Pecking Order Theory Pecking order theory adalah teori struktur modal yang di rumuskan oleh Myes dan Majluf 1984. Disebut sebagai
NILAI INTRINSIK DAN NILAI PASAR
OVERVIEW 1/45 Nilai intrinsik dan nilai pasar saham. Berbagai pendekatan yang digunakan dalam penilaian saham. Menentukan tingkat return yang disyaratkan. Menentukan tingkat pertumbuhan. NILAI INTRINSIK
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar belakang Pasar modal merupakan sarana untuk memobilisasi dana yang bersumber dari masyarakat ke berbagai sektor yang melaksanakan investasi. Syarat utama yang diinginkan oleh
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Menurut Riyanto (2002:209), sumber modal (pendanaan) dapat berasal dari
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1.Landasan Teori 2.1.1. Sumber-sumber Pendanaan Menurut Riyanto (2002:209), sumber modal (pendanaan) dapat berasal dari internal perusahaan (pendanaan dari dalam perusahaan) dan
BAB II URAIAN TEORITIS. Struktur Modal dengan Economic Value Added (EVA) Guna Menilai Kinerja
BAB II URAIAN TEORITIS A. Penelitian Terdahulu Suwito (2002) melakukan penelitian yang berjudul Analisis Hubungan Struktur Modal dengan Economic Value Added (EVA) Guna Menilai Kinerja Perusahaan (Studi
BAB I PENDAHULUAN. Meningkatnya persaingan dalam era globalisasi saat ini menuntut setiap
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Meningkatnya persaingan dalam era globalisasi saat ini menuntut setiap perusahaan untuk mampu menyesuaikan dengan keadaan yang terjadi dan menuntut setiap perusahaan
Saham. Bukti kepemilikan Tidak ada waktu jatuh tempo Ada dua macam: Saham biasa Saham preferen
Saham Saham Bukti kepemilikan Tidak ada waktu jatuh tempo Ada dua macam: Saham biasa Saham preferen Analisis Fundamental Pendekatan present value Mengkapitalisasi pendapatan yang diharapkan Nilai intrinsik
BAB II LANDASAN TEORI
8 BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Budget Budget adalah ungkapan kuantitatif dari rencana yang ditujukan oleh manajemen selama periode tertentu dan membantu mengkoordinasikan apa yang dibutuhkan untuk diselesaikan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Nilai Untuk bisa mengambil keputusan-keputusan keuangan yang benar, manajer keuangan mempunyai tujuan yang harus dicapai. Keputusan yang benar adalah keptusan yang akan membantu
Operating leverage: hubungan sales revenue dengan EBIT
Kelompok 4: Billy Saputra - 1401108332 Erwin -1401102335 Ignatius Fritz - 1401111743 Mario Krisna Kunawan - 1401108080 Suwandy Kartono - 1401076513 Class 07 PAZ Ringkasan Chapter 6 Long Term Financial
