Leadership and The One Minute Manager.indd 3

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Leadership and The One Minute Manager.indd 3"

Transkripsi

1 Leadership and the ne Minute Manager Meningkatkan Efektivitas Melalui Kepemimpinan Situasional II Ken Blanchard #1 New York Times Bestselling Coauthor of The One Minute Manager Patricia Zigarmi Drea Zigarmi Penerbit PT Elex Media Komputindo Leadership and The One Minute Manager.indd 3

2 LEADERSHIP AND THE ONE MINUTE MANAGER Increasing Effectiveness Through Situational Leadership II by Kenneth Blanchard, Patricia Zigarmi, Drea Zigarmi Published by William Morrow, an Imprint of HarperCollins Publishers, New York Copyright 1985, 2013 by Blanchard Management Corporation ISBN All rights reserved LEADERSHIP AND THE ONE MINUTE MANAGER Meningkatkan Efektivitas Melalui Kepemimpinan Situasional II Ditulis oleh Kenneth Blanchard, Patricia Zigarmi, Drea Zigarmi Alih Bahasa: Irene Christin 2014 Blanchard Management Corporation Hak Cipta dilindungi oleh Undang-Undang Diterbitkan pertama kali oleh Penerbit PT Elex Media Komputindo Kelompok Gramedia Jakarta Anggota IKAPI, Jakarta ISBN: Self-Improvement Dilarang mengutip, memperbanyak, dan menerjemahkan sebagian atau seluruh isi buku ini tanpa izin tertulis dari Penerbit. Dicetak oleh PT Gramedia, Jakarta Isi di luar tanggung jawab percetakan Leadership and The One Minute Manager.indd 4

3 Simbol Simbol The One Minute Manager bacaan satu menit dari jam digital ditujukan untuk mengingatkan masing-masing kita agar mengambil satu menit dari hari kita untuk melihat wajah-wajah orang yang kita pimpin. Dan untuk menyadari bahwa mereka adalah sumber daya kita yang paling penting. Leadership and The One Minute Manager.indd 5

4 Pendahuluan PAUL Hersey dan saya mulai mengembangkan Kepemimpinan Situasional di Ohio University pada akhir tahun 1960-an dan kemudian menulis tentang topik tersebut secara mendalam dalam buku teks kami, Management of Organizational Behavior: Utilizing Human Resources, yang sekarang berada dalam edisi kesepuluhnya dari Prentice-Hall. Pada awal 1980-an, rekan penulis saya, Pat dan Drea Zigarmi, dan saya, bersama dengan rekan pendiri The Ken Blanchard Companies lainnya, membuat sejumlah perubahan dalam model tersebut. Perubahanperubahan tersebut mencerminkan pengalaman kami sendiri, ide-ide yang manajer lain bagikan kepada kami, dan penemuan-penemuan dari berbagai penelitian yang telah kami lakukan. Hasilnya adalah generasi baru pemikiran Kepemimpinan Situasional, yang kami sebut dengan Kepemimpinan Situasional II. Pendekatan Kepemimpinan Situasional II yang praktis, mudah dipahami dan diterapkan untuk memimpin dan mengembangkan manusia telah diajarkan selama lebih dari tiga puluh tahun terakhir ini kepada para pemimpin dari berbagai level di sebagian besar perusahaan Fortune 1000, juga kepada para pemimpin dalam organisasi kewirausahaan yang bertumbuh cepat di seluruh dunia. Edisi baru yang telah diperbarui dari Leadership and the One Minute Manager ini mencerminkan pemikiran terbaru kami tentang Kepemimpinan Situasional II. Leadership and The One Minute Manager.indd 6

5 Ditulis sebagai perumpamaan, buku ini menceritakan kisah tentang seorang pengusaha yang belajar dari One Minute Manager bagaimana mengeluarkan yang terbaik dari tim yang beragam dengan menjadi pemimpin yang situasional. Pat, Drea, dan saya berharap ini akan menjadi buku yang Anda baca dan baca kembali sampai kepemimpinan situasional secara alami menjadi bagian dari kepribadian Anda dalam peran kepemimpinan Anda di tempat kerja, di rumah Anda, dan dalam masyarakat. Ken Blanchard, coauthor The One Minute Manager dan Leading at a Higher Level Leadership and The One Minute Manager.indd 7

6 Mengenang teman dan kolega kami Paul Hersey atas kecerdasan dan kreativitasnya dalam pengembangan Kepemimpinan Situasional semula Leadership and The One Minute Manager.indd 8

7 Isi Kunjungan dari Seorang Pengusaha 1 Menjadi Sukses 3 Berpikir secara Berbeda tentang Kepemimpinan 8 Gaya yang Berbeda untuk Orang yang Berbeda 12 Gaya Kepemimpinan: Persepsi Orang Lain 15 Tiga Keterampilan Pemimpin Situasional 23 Mengatur Kinerja atau Performa Orang Lain 25 Penetapan Tujuan 29 Mendiagnosis Level Perkembangan 35 Fleksibilitas Gaya Kepemimpinan 51 Empat Gaya Kepemimpinan Dasar 54 Menyesuaikan Gaya Kepemimpinan dengan Level Perkembangan 62 Berpikir Sebelum Bertindak 72 Gaya yang Berbeda untuk Orang yang Sama 77 Mengembangkan Kompetensi dan Komitmen 84 Memutarbalikkan Masalah Kinerja 97 Membagikan Apa yang Anda Lakukan 100 Memahami Enam Percakapan 106 Asumsi Positif terhadap Orang Lain 125 Menjadi Pemimpin Situasional 129 Ucapan Terima Kasih 135 Tentang Pengarang 137 Leadership and The One Minute Manager.indd 9

8 Leadership and The One Minute Manager.indd 10

9 Kunjungan dari Seorang Pengusaha / 1 SUATU hari the One Minute Manager mendapat telepon dari seorang wanita yang mengatakan bahwa dirinya adalah seorang pengusaha. Ia senang mendapat telepon dari wanita pengusaha itu, karena ia selalu menikmati berbincang-bincang dengan orang yang memiliki keberanian untuk memulai bisnis mereka. Si pengusaha menjelaskan bahwa ia mengalami kesulitan menemukan orang yang bersedia bekerja keras seperti dirinya. Saya merasa seolah saya harus melakukan segalanya sendiri. Saya tidak bisa mengandalkan orang lain untuk mengambil alih sebagian dari hal-hal yang harus dikerjakan, kata si pengusaha. Leadership and The One Minute Manager.indd 1

10 2 / Kunjungan dari Seorang Pengusaha Apa yang harus Anda lakukan, ujar the One Minute Manager, adalah belajar mendelegasikan pekerjaan. Tapi orang-orang saya belum siap, jawab si pengusaha. Kalau begitu Anda perlu melatih mereka, ujar the One Minute Manager. Tapi saya tak punya waktu, jawab si pengusaha. Kalau begitu, the One Minute Manager berkata sambil tersenyum lebar, Anda memang punya masalah. Bagaimana kalau Anda datang siang ini dan kita berbincang-bincang. Leadership and The One Minute Manager.indd 2

11 Menjadi Sukses / 3 SAAT si pengusaha tiba di kantor the One Minute Manager siang itu, ia melihatnya sedang berbicara dengan asistennya di meja asistennya. Saya menghargai kesediaan Anda untuk bertemu dengan saya, ucap si pengusaha saat ia bergabung dengan the One Minute Manager di kantornya. Dengan senang hati, kata the One Minute Manager. Saya dengar Anda sudah sangat sukses dalam sejumlah usaha. Apa yang menurut Anda diperlukan untuk menjadi sukses? Leadership and The One Minute Manager.indd 3

12 4 / Menjadi Sukses Cukup mudah, jawab si pengusaha sambil tersenyum. Yang perlu Anda lakukan adalah bekerja setengah hari. Anda dapat bekerja entah di dua belas jam pertama atau dua belas jam terakhir. Setelah tertawa, the One Minute Manager berkata, Meskipun saya berpikir bahwa jumlah waktu dan upaya yang Anda berikan pada pekerjaan memang penting, saya khawatir terlalu banyak orang mengira bahwa jumlah pekerjaan yang mereka lakukan berhubungan langsung dengan kesuksesan mereka semakin banyak waktu yang mereka berikan, maka akan semakin sukses mereka. Saya tahu Anda akan mengatakan itu, ujar si pengusaha. Bahkan, saya tahu salah satu kutipan favorit Anda adalah: Leadership and The One Minute Manager.indd 4

13 * Jangan Bekerja Lebih Keras Bekerjalah Lebih Cerdas * Leadership and The One Minute Manager.indd 5

14 6 / Menjadi Sukses Tentu saja, ucap the One Minute Manager. Tapi sebelum bicara tentang pemikiran saya tentang bekerja lebih cerdas, izinkan saya menanyakan satu pertanyaan lagi. Silakan, jawab si pengusaha. Anda menyebut diri Anda pengusaha, lanjut the One Minute Manager. Apa artinya hal itu bagi Anda? Si pengusaha tersenyum dan berkata, Seorang teman menjabarkan dengan indah apa artinya menjadi seorang pengusaha. Ia mengatakan kepada saya bahwa suatu kali ia membawa senior vice president-nya ke puncak bukit dengan pemandangan kota di bawahnya. Sungguh pemandangan yang indah. Ia berkata kepada vice president-nya, Anda lihat punggung bukit di bawah sana? Bukankah itu tempat yang sangat baik untuk membangun rumah? Tentu saja, jawab si vice president. Dapatkah Anda membayangkan sebuah kolam renang di sebelah kanannya? Bukankah itu akan menjadi sesuatu yang cantik? lanjut teman saya. Luar biasa, jawab vice president. Bagaimana jika ada lapangan tenis di sebelah kirinya? kata teman saya. Mengagumkan, ujar si vice president. Leadership and The One Minute Manager.indd 6

15 Menjadi Sukses / 7 Mari saya beri tahu satu hal, ujar teman saya. Jika Anda terus bekerja sekeras ini dan mencapai semua tujuan yang telah kita buat, saya jamin bahwa suatu hari suatu hari, semua itu akan menjadi milik saya. Lucu sekali, kata the One Minute Manager dengan senyum lebar di wajahnya. Namun kurasa kisah itu menggambarkan sebagian dari masalah Anda dalam mengatur dan memotivasi anak buah Anda. Apa maksud Anda? tanya si pengusaha. Leadership and The One Minute Manager.indd 7

16 8 / Berpikir secara Berbeda tentang Kepemimpinan MARI saya jelaskan begini, ujar the One Minute Manager. Saya akan membayangkan organisasi Anda seperti sebuah piramida dengan Anda, sebagai CEO, berada di puncak dan semua kontributor individual Anda berada di tingkat paling bawah. Di antaranya adalah beberapa level manajemen. Memang seperti itu organisasi perusahaan saya, si pengusaha berkata. Apakah ada yang salah dengan struktur organisasi seperti itu? Tidak, jawab the One Minute Manager. Tak ada yang salah dengan hal itu sebagai bagan organisasi. Masalahnya datang saat Anda berpikir dan bekerja dengan filosofi kuno atas-bawah. Sepertinya saya tidak paham maksud Anda, ujar si pengusaha. Saat Anda berpikir dengan filosofi piramida atasbawah, the One Minute Manager berkata, asumsi yang ada adalah bahwa semua orang bekerja untuk orang di atas mereka dalam tangga organisasi. Akibatnya, manajer dianggap bertanggung jawab untuk merencanakan, mengorganisasi, dan mengevaluasi semua yang terjadi dalam perusahaan, sementara bawahan mereka diharuskan untuk menjadi responsif terhadap perintah manajemen. Oleh karena itulah orang-orang seperti Anda akhirnya berpikir bahwa para manajerlah yang melakukan segalanya. Lalu, seharusnya bagaimana? tanya si pengusaha. Leadership and The One Minute Manager.indd 8

17 Berpikir secara Berbeda tentang Kepemimpinan / 9 Saya lebih suka membalikkan piramida tersebut, sehingga top manajer berada di posisi paling bawah, ujar the One Minute Manager. Ketika hal itu terjadi, ada puntiran halus namun kuat dalam hal siapa yang bertanggung jawab dan siapa yang harus responsif terhadap siapa. Dengan kata lain, Anda mengatakan bahwa para manajer harus bekerja untuk bawahan mereka, dan bukan sebaliknya. Tepat sekali, jawab the One Minute Manager. Dalam hal implementasi, jika Anda berpikir bawahan Anda bertanggung jawab dan bahwa tugas Anda adalah untuk menjadi responsif terhadap mereka, Anda bekerja sangat keras untuk menyediakan sumber-sumber yang mereka perlukan untuk meraih tujuan-tujuan yang sudah Anda sepakati. Anda menyadari tugas Anda bukanlah melakukan semua pekerjaan itu sendiri atau duduk diam dan menunggu untuk mencari-cari kesalahan mereka, namun untuk menyingsingkan lengan baju dan membantu mereka meraih tujuan-tujuan mereka. Jika Anda melakukan hal itu, baik Anda maupun bawahan Anda akan sukses. Tapi seperti yang telah saya katakan kepada Anda sebelumnya, ujar si pengusaha, saya tidak punya waktu untuk menjadi responsif terhadap kebutuhan orang-orang saya. Leadership and The One Minute Manager.indd 9

18 10 / Berpikir secara Berbeda tentang Kepemimpinan Anda tidak perlu bekerja secara berdampingan dengan semua anak buah Anda, kata the One Minute Manager, hanya mereka yang perlu bimbingan dan dukungan Anda untuk mengembangkan kompetensi dan komitmen mereka. Maksud Anda, Anda memperlakukan orang dengan cara yang berbeda-beda? si pengusaha bertanya. Tentu, jawab the One Minute Manager. Ada pepatah yang kami gunakan di sini yang menjelaskan semuanya: Leadership and The One Minute Manager.indd 10

KISSING THE MAID OF HONOR

KISSING THE MAID OF HONOR KISSING THE MAID OF HONOR KISSING THE MAID OF HONOR Robin Bielman PENERBIT PT ELEX MEDIA KOMPUTINDO Kissing the Maid of Honor by Robin Bielman Published in 2013 by Entangled Publishing, LLC. All rights

Lebih terperinci

MSDM Handout 10. Seminar Manajemen Sumber Daya Manusia

MSDM Handout 10. Seminar Manajemen Sumber Daya Manusia MSDM Handout 10 Seminar Manajemen Sumber Daya Manusia Latar belakang Organisasional dan Gaya individual Dalam sessi ini akan disampaikan hal-hal yang terjadi dan berlaku dalam suatu organisasi yang melatar

Lebih terperinci

SUPERVISORY DEVELOPMENT PROGRAM EFFECTIVE TEAM LEADERSHIP PPM MANAJEMEN BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN RI 12/22/2016 1

SUPERVISORY DEVELOPMENT PROGRAM EFFECTIVE TEAM LEADERSHIP PPM MANAJEMEN BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN RI 12/22/2016 1 SUPERVISORY DEVELOPMENT PROGRAM EFFECTIVE TEAM LEADERSHIP BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN RI 12/22/2016 1 SASARAN PELATIHAN Setelah mengikuti pelatihan ini peserta diharapkan dapat : 1.Mengembangkan gaya

Lebih terperinci

Diana Palmer THE WINTER SOLDIER SANG PRAJURIT MUSIM DINGIN

Diana Palmer THE WINTER SOLDIER SANG PRAJURIT MUSIM DINGIN Diana Palmer THE WINTER SOLDIER SANG PRAJURIT MUSIM DINGIN SANG PRAJURIT MUSIM DINGIN Undang-undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2002 Tentang Hak Cipta Lingkup Hak Cipta Pasal 2: 1. Hak Cipta merupakan

Lebih terperinci

Bergairah (Kerja) Lagi

Bergairah (Kerja) Lagi Bergairah (Kerja) Lagi VitalSmarts Skills Talking Points DUNAMIS NEWSLETTER Apakah kantor Anda sedang kehilangan pesona? Para karyawan menghindari kantor, membalas email Anda dengan ringkas, atau bahkan

Lebih terperinci

MANAJEMEN KEWIRAUSAHAAN

MANAJEMEN KEWIRAUSAHAAN MANAJEMEN KEWIRAUSAHAAN 1 MANAJEMEN Adalah proses penentuan dan pencapaian tujuan-tujuan melalui pelaksanaan fungsifungsi dasar (planning, organizing, staffing, directing and controlling) dalam penggunaan

Lebih terperinci

Intel Teach Program Assessing Projects

Intel Teach Program Assessing Projects Kiasan dalam Kelas Senior Bahasa Inggris Senior sekolah menengah atas dalam kelas Bahasa Inggris Cleo Barnes akan memulai unit 3-minggu pada kiasan, menjawab Pertanyaan Penting, Mengapa orang tidak langsung

Lebih terperinci

LEADERSHIP DI SUSUN OLEH : HARRY SATRIA PUTRA ERPEN JUANDA

LEADERSHIP DI SUSUN OLEH : HARRY SATRIA PUTRA ERPEN JUANDA LEADERSHIP DI SUSUN OLEH : HARRY SATRIA PUTRA 112.6211.060 ERPEN JUANDA 112.6211.068 Manajer Vs Pemimpin Manajer Ditunjuk untuk posisinya. Dapat mempengaruhi didasarkan pada wewenang formal yang melekat

Lebih terperinci

(3) Setiap Orang yang dengan tanpa hak dan/atau tanpa izin Pencipta. Secara Komer sial di pidana dengan pidana penjara

(3) Setiap Orang yang dengan tanpa hak dan/atau tanpa izin Pencipta. Secara Komer sial di pidana dengan pidana penjara Sanksi Pelanggaran Pasal 113 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta (1) Setiap Orang yang dengan tanpa hak melakukan pelanggaran hak eko nomi sebagai mana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) huruf

Lebih terperinci

BAB 19 SUSUNAN STAF. Orang yang tepat untuk tugas yang tepat

BAB 19 SUSUNAN STAF. Orang yang tepat untuk tugas yang tepat BAB 19 SUSUNAN STAF Orang yang tepat untuk tugas yang tepat 19.1. PENDAHULUAN Susunan staf adalah memilih orang yang tepat untuk pekerjaan yang tepat. Bab ini akan sangat berguna bagi Anda yang harus memilih

Lebih terperinci

Mendesain 3 Dimensi Secara Cepat dengan AutoCAD 2008

Mendesain 3 Dimensi Secara Cepat dengan AutoCAD 2008 Mendesain 3 Dimensi Secara Cepat dengan AutoCAD 2008 Sanksi Pelanggaran Pasal 72 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2002 Tentang HAK CIPTA 1. Barangsiapa dengan sengaja dan tanpa hak melakukan perbuatan sebagaimana

Lebih terperinci

ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha

ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha ABSTRAK Penelitian ini berjudul Studi deskriptif mengenai tingkat kematangan bawahan pada pramugara PT X Bandung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran mengenai tingkat kematangan

Lebih terperinci

SERI GENERASI EMAS GOAL UN SD 2018 JEBOL SEKOLAH FAVORIT TIM GURU MAHARDIKA. Penerbit PT. Elex Media Komputindo

SERI GENERASI EMAS GOAL UN SD 2018 JEBOL SEKOLAH FAVORIT TIM GURU MAHARDIKA. Penerbit PT. Elex Media Komputindo SERI GENERASI EMAS GOAL UN SD 2018 JEBOL SEKOLAH FAVORIT TIM GURU MAHARDIKA Penerbit PT. Elex Media Komputindo Goal UN SD 2018: Jebol Sekolah Favorit Ditulis oleh Tim Guru Mahardika 2017 Tim Guru Mahardika

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Manajemen Sumber Daya Manusia 2.1.1 Definisi manajemen SDM Manajemen sumber daya manusia merupakan ilmu yang mengatur unsur manusia dalam suatu organisasi agar terwujud suatu

Lebih terperinci

LAMPIRAN. Universitas Kristen Maranatha

LAMPIRAN. Universitas Kristen Maranatha LAMPIRAN KATA PENGANTAR Saya adalah mahasiswa Psikologi. Saat ini saya sedang melakukan suatu penelitian untuk tugas akhir saya (skripsi) mengenai kecerdasan dari Pemimpin Kelompok Kecil (PKK) Persekutuan

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. Halaman KATA PENGANTAR... i DAFTAR ISI... iii DAFTAR TABEL... v DAFTAR GAMBAR... vii DAFTAR LAMPIRAN... viii

DAFTAR ISI. Halaman KATA PENGANTAR... i DAFTAR ISI... iii DAFTAR TABEL... v DAFTAR GAMBAR... vii DAFTAR LAMPIRAN... viii DAFTAR ISI Halaman KATA PENGANTAR... i DAFTAR ISI... iii DAFTAR TABEL... v DAFTAR GAMBAR... vii DAFTAR LAMPIRAN... viii I. PENDAHULUAN... 1 1.1. Latar Belakang... 1 1.2. Rumusan Masalah... 4 1.3. Tujuan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Setiap organisasi memerlukan suatu pembagian tugas atau. pembagian kerja yang jelas. Masing-masing bagian yang membangun

BAB I PENDAHULUAN. Setiap organisasi memerlukan suatu pembagian tugas atau. pembagian kerja yang jelas. Masing-masing bagian yang membangun BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Setiap organisasi memerlukan suatu pembagian tugas atau pembagian kerja yang jelas. Masing-masing bagian yang membangun organisasi tersebut, di dalam melaksanakan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. perannya sebagai subyek pelaksana kebijakan dan kegiatan operasional

BAB I PENDAHULUAN. perannya sebagai subyek pelaksana kebijakan dan kegiatan operasional 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Sumber daya manusia merupakan aset terpenting perusahaan karena perannya sebagai subyek pelaksana kebijakan dan kegiatan operasional perusahaan. Agar perusahaan

Lebih terperinci

1. KOMUNIKASI DALAM MANAJEMEN

1. KOMUNIKASI DALAM MANAJEMEN Dok. Irsyadi Siradjuddin MK. DASAR DASAR MANAJEMEN 1. KOMUNIKASI DALAM MANAJEMEN IRSYADI SIRADJUDDIN TOPIK PERTEMUAN 1. Perkenalan 2. Kontrak 3. Pengertian Komunikasi 4. Tujuan Komunikasi 5. Komunikasi

Lebih terperinci

MANUSIA MILITAN. Programming Your Mind for Success

MANUSIA MILITAN. Programming Your Mind for Success MANUSIA MILITAN Programming Your Mind for Success Sanksi Pelanggaran Pasal 113 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta (1) Setiap Orang yang dengan tanpa hak melakukan pelanggaran hak ekonomi

Lebih terperinci

Ketrampilan Memfasilitasi dan Mendengarkan

Ketrampilan Memfasilitasi dan Mendengarkan . Sesi Kedua Ketrampilan Memfasilitasi dan Mendengarkan Handout Akatiftas 1 : MENDENGARKAN dan BERBICARA: SANDIWARA (1 jam) Topik Yang Mungkin: Bercerita tentang pengalaman memancing yang paling berkesan

Lebih terperinci

MEMBUDAYAKAN COACHING DI TEMPAT KERJA OLEH: SEGER, Widyaiswara Madya pada Pusdiklat PSDM

MEMBUDAYAKAN COACHING DI TEMPAT KERJA OLEH: SEGER, Widyaiswara Madya pada Pusdiklat PSDM MEMBUDAYAKAN COACHING DI TEMPAT KERJA OLEH: SEGER, Widyaiswara Madya pada Pusdiklat PSDM Coaching sebuah kata yang akhir-akhir ini telah menjadi sebuah istilah yang sering kita dengar dalam lingkungan

Lebih terperinci

GAYA KEPEMIMPINAN SITUASIONAL PADA CV. SUMBER MAKMUR

GAYA KEPEMIMPINAN SITUASIONAL PADA CV. SUMBER MAKMUR 27 GAYA KEPEMIMPINAN SITUASIONAL PADA CV. SUMBER MAKMUR Florensia Limantara dan Roy Setiawan Program Manajemen Bisnis, Program Studi Manajemen, Universitas Kristen Petra Jl. Siwalankerto 121-131, Surabaya

Lebih terperinci

Intel Teach Program Assessing Projects

Intel Teach Program Assessing Projects Pelajaran tentang Katak di Kelas Dua Siswa kelas dua Mr. Grant sedang memulai sebuah unit dalam siklus kehidupan katak. Ia menginginkan siswanya untuk memahami siklus alam dan habitat hewan. Ia juga menginginkan

Lebih terperinci

benaya DAN DARA hal dep.indd 1 10/03/ :00:39

benaya DAN DARA hal dep.indd 1 10/03/ :00:39 benaya DAN DARA benaya DAN DARA novel Inge Shafa Penerbit PT Elex Media Komputindo benaya DAN DARA Copyright 2017 Inge Shafa Editor: Pradita Seti Rahayu Hak cipta dilindungi oleh Undang-Undang Diterbitkan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. pemimpin. Setiap pemimpin perlu memiliki aspek-aspek kepribadian yang dapat

BAB I PENDAHULUAN. pemimpin. Setiap pemimpin perlu memiliki aspek-aspek kepribadian yang dapat BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Kepemimpinan yang efektif sangat dipengaruhi oleh kepribadian pemimpin. Setiap pemimpin perlu memiliki aspek-aspek kepribadian yang dapat menunjang usahanya

Lebih terperinci

KEPEMIMPINAN. Kepemimpinan Kemampuan untuk mempengaruhi kelompok menuju pencapaian sasaran.

KEPEMIMPINAN. Kepemimpinan Kemampuan untuk mempengaruhi kelompok menuju pencapaian sasaran. BAB VI KEPEMIMPINAN 11 0 Apa itu Kepemimpinan? Kepemimpinan Kemampuan untuk mempengaruhi kelompok menuju pencapaian sasaran. Manajemen Menggunakan wewenang inhern dalam peringkat formal terencana untuk

Lebih terperinci

Transkrip Video Modul 2.2. Kursus Membaca Cepat Online

Transkrip Video Modul 2.2. Kursus Membaca Cepat Online Transkrip Video Modul 2.2. Kursus Membaca Cepat Online http://www.membacacepat.com Modul 2 Bagian 2 Membaca Aktif dan Kritis Terima kasih Anda telah bergabung kembali bersama saya, Muhammad Noer dalam

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pada era globalisasi ini, persaingan antar perusahaan tidak dapat dihindari sehingga setiap perusahaan dituntut memiliki keunggulan dibanding perusahaan yang

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. perusahaan tidak akan dapat bekerja tanpa adanya ide dan kreatifitas dari para

BAB I PENDAHULUAN. perusahaan tidak akan dapat bekerja tanpa adanya ide dan kreatifitas dari para BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Keberhasilan sebuah perusahaan bukan hanya tergantung dari permodalan secara riil yaitu berbentuk uang, namun salah satu hal yang juga berpengaruh adalah sumber

Lebih terperinci

Cinta Kedua. Majalah Parents Desember Sepenggal kisah tentang kekuatiran untuk jatuh cinta lagi.

Cinta Kedua. Majalah Parents Desember Sepenggal kisah tentang kekuatiran untuk jatuh cinta lagi. Cinta Kedua. Majalah Parents Desember 2011 Sepenggal kisah tentang kekuatiran untuk jatuh cinta lagi. Artikel ini dimuat di majalah Parents edisi Desember 2011. Bisa dikatakan saya beruntung. Majalah ini

Lebih terperinci

SINOPSIS MENGGAPAI CINTA PANDANGAN PERTAMA

SINOPSIS MENGGAPAI CINTA PANDANGAN PERTAMA SINOPSIS MENGGAPAI CINTA PANDANGAN PERTAMA Seorang mahasiswa bernama Wawan yang kehidupannya merasa sepi dan hampa. Setiap harinya dia pergi berangkat kuliah naik bus umum. Namun pada suatu hari hatinya

Lebih terperinci

EKSISTENSI SEKOLAHRUMAH (HOMESCHOOLING) DALAM KHASANAH PENDIDIKAN. Oleh: Wahyudi 1

EKSISTENSI SEKOLAHRUMAH (HOMESCHOOLING) DALAM KHASANAH PENDIDIKAN. Oleh: Wahyudi 1 Jurnal Visi Ilmu Pendidikan halaman 32 EKSISTENSI SEKOLAHRUMAH (HOMESCHOOLING) DALAM KHASANAH PENDIDIKAN Oleh: Wahyudi 1 Abstrak: Keberadaan pendidikan formal dan nonformal yang ada sekarang ini dirasa

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Organisasi yang berhasil mewujudkan perubahan memiliki ciri-ciri mampu

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Organisasi yang berhasil mewujudkan perubahan memiliki ciri-ciri mampu BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Organisasi yang berhasil mewujudkan perubahan memiliki ciri-ciri mampu bergerak lebih cepat, sadar tentang pentingnya komitmen pada peningkatan mutu produk,

Lebih terperinci

P e r a n g. Kata-kata

P e r a n g. Kata-kata P e r a n g dengan Kata-kata mengenali inti pergumulan dalam komunikasi anda Paul David Tripp Penerbit Momentum 2004 Perang dengan Kata-kata: Mengenali Inti Pergumulan dalam Komunikasi Anda (War of Words:

Lebih terperinci

SERI GENERASI EMAS GOAL UN SMP 2018 JEBOL SEKOLAH FAVORIT TIM GURU MAHARDIKA. Penerbit PT. Elex Media Komputindo

SERI GENERASI EMAS GOAL UN SMP 2018 JEBOL SEKOLAH FAVORIT TIM GURU MAHARDIKA. Penerbit PT. Elex Media Komputindo SERI GENERASI EMAS GOAL UN SMP 2018 JEBOL SEKOLAH FAVORIT TIM GURU MAHARDIKA ` Penerbit PT. Elex Media Komputindo Goal UN SMP 2018: Jebol Sekolah Favorit Ditulis oleh Tim Guru Mahardika 2017 Tim Guru Mahardika

Lebih terperinci

Biografi. Jadwal Penilaian

Biografi. Jadwal Penilaian Biografi Ringkasan Unit Setelah mendengarkan dan membaca beberapa biografi, keduanya dalam bentuk buku-buku dan majalah, para murid sekolah dasar mengungkapkan pendapat tentang apa yang menyebabkan sebuah

Lebih terperinci

PENGANTAR MANAJEMEN UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA TAHUN Adman, S.Pd, M.Pd

PENGANTAR MANAJEMEN UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA TAHUN Adman, S.Pd, M.Pd PENGANTAR MANAJEMEN Adman, S.Pd, M.Pd Email: fuad_adm@yahoo.com UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA TAHUN 2012 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MANAJEMEN PERKANTORAN TUJUAN Mata kuliah ini bertujuan untuk memberikan

Lebih terperinci

Pendahuluan. Bab I. GBHN menyatakan bahwa sasaran utama pembangunan jangka panjang

Pendahuluan. Bab I. GBHN menyatakan bahwa sasaran utama pembangunan jangka panjang Pendahuluan Bab I 1.1 Latar Belakang Penelitian GBHN menyatakan bahwa sasaran utama pembangunan jangka panjang adalah terciptanya landasan yang kuat bagi Bangsa Indonesia untuk tumbuh dan berkembang atas

Lebih terperinci

SELEBARAN INFORMASI SELEBARAN INFORMASI untuk Aktivitas 3: Tipe negosiator apakah anda?

SELEBARAN INFORMASI SELEBARAN INFORMASI untuk Aktivitas 3: Tipe negosiator apakah anda? SELEBARAN INFORMASI SELEBARAN INFORMASI untuk Aktivitas 3: Tipe negosiator apakah anda? Pilih antara pernyataan yang berlawanan (dari kolom sebelah kiri dan kolom sebelah kanan) yang paling sesuai menjelaskan

Lebih terperinci

Bab 5 Simpulan, Diskusi, Saran

Bab 5 Simpulan, Diskusi, Saran Bab 5 Simpulan, Diskusi, Saran 5.1 Simpulan Berdasarkan hasil uji korelasi spearman menunjukan bahwa adanya hubungan antara tipe gaya kepemimpinan situasional terhadap stres kerja pada karyawan di Jakarta

Lebih terperinci

DIPA TRI WISTAPA MEMBILAS PILU. Diterbitkan secara mandiri. melalui Nulisbuku.com

DIPA TRI WISTAPA MEMBILAS PILU. Diterbitkan secara mandiri. melalui Nulisbuku.com DIPA TRI WISTAPA MEMBILAS PILU Diterbitkan secara mandiri melalui Nulisbuku.com MEMBILAS PILU Oleh: Dipa Tri Wistapa Copyright 2014 by Dipa Tri Wistapa Penerbit Dipa Tri Wistapa Website dipoptikitiw@gmail.com

Lebih terperinci

MODUL KELIMA KEPEMIMPINAN. Di Susun Oleh: Erna Multahada, M.Si

MODUL KELIMA KEPEMIMPINAN. Di Susun Oleh: Erna Multahada, M.Si MODUL KELIMA KEPEMIMPINAN Di Susun Oleh: Erna Multahada, M.Si UNIVERSITAS MERCU BUANA FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI JURUSAN TEKNIK INDUSTRI 2011 1 MODUL KELIMA KEPEMIMPINAN 1. Tujuan Instruksional Umum Dengan

Lebih terperinci

ekonomi Kelas X MANAJEMEN K-13 A. Pengertian Manajemen Tujuan Pembelajaran

ekonomi Kelas X MANAJEMEN K-13 A. Pengertian Manajemen Tujuan Pembelajaran K-13 Kelas X ekonomi MANAJEMEN Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari materi ini, kamu diharapkan mempunyai kemampuan sebagai berikut. 1. Memahami konsep dasar manajemen. 2. Memahami fungsi-fungsi manajemen.

Lebih terperinci

Muda Berinvestasi Tua Menikmati Mati Masuk Surga

Muda Berinvestasi Tua Menikmati Mati Masuk Surga x Muda Berinvestasi Tua Menikmati Mati Masuk Surga Bertanggung Jawab Terhadap Berkat Tuhan Bagaimana Seorang Rohaniawan dan Umatnya Mempersiapkan Masa Depannya i Sanksi Pelanggaran Pasal 72 Undang-Undang

Lebih terperinci

Belajar Memahami Drama

Belajar Memahami Drama 8 Belajar Memahami Drama Menonton drama adalah kegiatan yang menyenangkan. Selain mendapat hiburan, kamu akan mendapat banyak pelajaran yang berharga. Untuk memahami sebuah drama, kamu dapat memulainya

Lebih terperinci

Fakultas; penyelenggaran kegiatan akademik Institut Pertanian Bogor dalam dan/atau satu disiplin ilmu tertentu.

Fakultas; penyelenggaran kegiatan akademik Institut Pertanian Bogor dalam dan/atau satu disiplin ilmu tertentu. 1. TUJUAN 1.1. Pegawai mengetahui peran dan tanggung jawab masing-masing dalam pengadaan sosialisasi/pelatihan 1.2. Sebagai bahan acuan dalam pengadaan sosialisasi/pelatihan 1.3. Kegiatan sosialisasi/pelatihan

Lebih terperinci

KUMPULAN CERITA DARI NEGERI BUKU

KUMPULAN CERITA DARI NEGERI BUKU KUMPULAN CERITA DARI NEGERI BUKU Disusun oleh: Heru Kurniawan x + 74 ISBN: 978-602-98476-9-7 2013 Pustaka Anak Jl. Ruko Jambusari No. 7A Yogyakarta 55283 Telp. 0274-889836; 0274-889398 Fax. 0274-889057

Lebih terperinci

Relasi. Kekusutan yang Layak Dihadapi. Tim Lane dan Paul Tripp

Relasi. Kekusutan yang Layak Dihadapi. Tim Lane dan Paul Tripp Relasi Kekusutan yang Layak Dihadapi Tim Lane dan Paul Tripp PENERBIT MOMENTUM 2011 Relasi: Kekusutan yang Layak Dihadapi Oleh: Tim Lane dan Paul David Tripp Penerjemah: Junedy Lee Editor: Peni Simangunsong

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. A. Semangat Kerja. Mathis (2002) mengatakan masalah semangat kerja di dalam suatu

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. A. Semangat Kerja. Mathis (2002) mengatakan masalah semangat kerja di dalam suatu 9 BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Semangat Kerja 1. Pengertian Semangat Kerja Mathis (2002) mengatakan masalah semangat kerja di dalam suatu perusahaan selalu menjadi masalah yang perlu mendapat perhatian.

Lebih terperinci

Organizing (Pengorganisasian) I M A Y U D H A P E R W I R A

Organizing (Pengorganisasian) I M A Y U D H A P E R W I R A Organizing (Pengorganisasian) I M A Y U D H A P E R W I R A Pengorganisasian adalah merupakan fungsi kedua dalam Manajemen dan pengorganisasian didefinisikan sebagai proses kegiatan penyusunan struktur

Lebih terperinci

BAB IV KESESUAIAN ANTARA KEMATANGAN KARYAWAN DENGAN GAYA KEPEMIMPINAN PADA SUB DIREKTORAT SDM PT X KANTOR PUSAT JAKARTA

BAB IV KESESUAIAN ANTARA KEMATANGAN KARYAWAN DENGAN GAYA KEPEMIMPINAN PADA SUB DIREKTORAT SDM PT X KANTOR PUSAT JAKARTA BAB IV KESESUAIAN ANTARA KEMATANGAN KARYAWAN DENGAN GAYA KEPEMIMPINAN PADA SUB DIREKTORAT SDM PT X KANTOR PUSAT JAKARTA Setelah melakukan penyebaran kuesioner kepada 52 orang responden karyawan tetap pada

Lebih terperinci

in 5 Apa itu? Kami adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang Social Network Marketing

in 5 Apa itu? Kami adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang Social Network Marketing in 5 Halo! Selamat datang di HDI in 5, sebuah panduan singkat untuk menjawab pertanyaan Anda mengenai bisnis HDI. Kami juga akan memberikan Anda ide mengenai bagaimana Enterpriser lainnya memulai bisnis

Lebih terperinci

BAB I Pendahuluan. Organisasi atau perusahan dewasa ini menghadapi kompetisi yang semakin

BAB I Pendahuluan. Organisasi atau perusahan dewasa ini menghadapi kompetisi yang semakin 1 BAB I Pendahuluan 1.1. Latar Belakang Masalah Organisasi atau perusahan dewasa ini menghadapi kompetisi yang semakin meningkat dan perlu usaha kuat untuk dapat menyesuaikan diri dengan perubahan. Perubahan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. upaya para pelaku yang terdapat dalam setiap instansi. Pada sebuah organisasi

BAB I PENDAHULUAN. upaya para pelaku yang terdapat dalam setiap instansi. Pada sebuah organisasi BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Suatu instansi didirikan karena mempunyai tujuan yang ingin dicapai. Dalam mencapai tujuannya setiap instansi dipengaruhi oleh perilaku dan sikap orang- orang yang terdapat

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. berurusan dengan catat-mencatat, pembukuan, surat-menyurat, pembuatan agenda,

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. berurusan dengan catat-mencatat, pembukuan, surat-menyurat, pembuatan agenda, BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Administrasi Negara 1. Pengertian Administrasi Istilah administrasi sering kita dengar terlebih dalam bidang yang berurusan dengan catat-mencatat, pembukuan, surat-menyurat,

Lebih terperinci

JURNAL STIE SEMARANG, VOL 5, NO 1, Edisi Februari 2013 (ISSN : ) EMPAT DISIPLIN MENJADI ORGANISASI YANG SEHAT

JURNAL STIE SEMARANG, VOL 5, NO 1, Edisi Februari 2013 (ISSN : ) EMPAT DISIPLIN MENJADI ORGANISASI YANG SEHAT EMPAT DISIPLIN MENJADI ORGANISASI YANG SEHAT Sri Wiranti Setiyanti Dosen Tetap Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Semarang Abstraksi Terdapat dua kualitas yang dimiliki oleh organisasi atau perusahaan yang sukses,

Lebih terperinci

Mr Knight, tadi Mr. Boyd menelepon untuk membuat janji temu di hari Jumat jam 2 siang. Apakah saya ada janji di hari itu?

Mr Knight, tadi Mr. Boyd menelepon untuk membuat janji temu di hari Jumat jam 2 siang. Apakah saya ada janji di hari itu? 1 Mr Knight, tadi Mr. Boyd menelepon untuk membuat janji temu di hari Jumat jam 2 siang. Apakah saya ada janji di hari itu? Bapak ada janji makan siang dengan Mrs. Knight jam 11.30 siang. Baiklah. Susun

Lebih terperinci

Etika Membangun Sikap Profesionalisme Sarjana Oleh: Srijanti Purwanto S.K Primi Artiningrum Edisi Pertama Cetakan Pertama, 2006 Edisi Kedua Cetakan Pertama, 2007 Hak Cipta 2006, 2007 pada penulis, Hak

Lebih terperinci

Oleh: Windra Yuniarsih

Oleh: Windra Yuniarsih Puncak Kebahagiaan Oleh: Windra Yuniarsih Perempuan adalah makhluk yang istimewa. Aku merasa beruntung dilahirkan sebagai perempuan. Meskipun dari keluarga sederhana tetapi kakiku dapat membawaku ke tempat

Lebih terperinci

Patricia Dhiana Paramita *)

Patricia Dhiana Paramita *) GAYA KEPEMIMPINAN (STYLE OF LEADERSHIP) YANG EFEKTIF DALAM SUATU ORGANISASI Patricia Dhiana Paramita *) Abstraksi Gaya (style of leadership) ternyata merupakan ringkasan dari bagaimana seorang pemimpin

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. seseorang yang memimpin, yang tergantung dari macam-macam faktor, baik

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. seseorang yang memimpin, yang tergantung dari macam-macam faktor, baik BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Uraian Teoritis 2.1.1 Kepemimpinan Kepemimpinan merupakan suatu kemampuan yang melekat pada diri seseorang yang memimpin, yang tergantung dari macam-macam faktor, baik faktor-faktor

Lebih terperinci

Faktor Keberhasilan untuk Keterlibatan Pengguna Akhir Office 365

Faktor Keberhasilan untuk Keterlibatan Pengguna Akhir Office 365 Faktor Keberhasilan untuk Keterlibatan Pengguna Akhir Office 365 Faktor keberhasilan penting yang mempengaruhi penerapan Office 365 serta cara agar berhasil menggunakannya dalam rollout Office 365 akan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Moeheriono, Pengukuran Kinerja Berbasis Kompetesnsi, PT RajaGrafindo Persada, Jakarta, 2012, hal. 381

BAB I PENDAHULUAN. Moeheriono, Pengukuran Kinerja Berbasis Kompetesnsi, PT RajaGrafindo Persada, Jakarta, 2012, hal. 381 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kesuksesan sebuah perusahaan ditentukan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah faktor sumber daya manusia. Kunci keberhasilan untuk memenangkan persaingan terletak

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI. dengan referensi pada sejumlah standar seperti biaya-biaya masa lalu atau yang

BAB II LANDASAN TEORI. dengan referensi pada sejumlah standar seperti biaya-biaya masa lalu atau yang BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Kinerja Kinerja menurut Soetjipto (1997) merupakan suatu istilah secara umum yang digunakan untuk sebagian atau seluruh tindakan atau aktivitas dari suatu organisasi pada suatu

Lebih terperinci

IDENTITAS RESPONDEN. Nama : ( Boleh tidak diisi ) Mohon Bapak/ Ibu periksa kembali semua jawaban agar jangan sampai ada

IDENTITAS RESPONDEN. Nama : ( Boleh tidak diisi ) Mohon Bapak/ Ibu periksa kembali semua jawaban agar jangan sampai ada IDENTITAS RESPONDEN Nama : ( Boleh tidak diisi ) Umur : tahun Jenis Kelamin : P / L Pendidikan Terakhir : Jabatan di Perusahaan : Departemen/ Bagian/ Fungsi : Lama kerja di perusahaan : tahun Lama menjabat

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Manajemen Sumber Daya Manusia 2.1.1 Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia Manajemen sumber daya manusia mulai dikenal sejak abad 20, terutama setelah terjadi revolusi industri,

Lebih terperinci

dan/atau huruf g untuk Peng gunaan Secara Komer sial di pidana dengan

dan/atau huruf g untuk Peng gunaan Secara Komer sial di pidana dengan Sanksi Pelanggaran Pasal 113 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta (1) Setiap Orang yang dengan tanpa hak melakukan pelanggaran hak eko nomi sebagai mana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) huruf

Lebih terperinci

I PENDAHULUAN. Pemimpin merupakan orang yang mempunyai kemampuan untuk. mempengaruhi sekelompok orang dalam usaha mencapai tujuan organisasi dan

I PENDAHULUAN. Pemimpin merupakan orang yang mempunyai kemampuan untuk. mempengaruhi sekelompok orang dalam usaha mencapai tujuan organisasi dan 1 I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian Pemimpin merupakan orang yang mempunyai kemampuan untuk mempengaruhi sekelompok orang dalam usaha mencapai tujuan organisasi dan mengarahkan para pegawai

Lebih terperinci

MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA Untuk Keunggulan Bersaing Organisasi

MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA Untuk Keunggulan Bersaing Organisasi MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA Untuk Keunggulan Bersaing Organisasi Oleh: Kaswan Edisi Pertama Cetakan Pertama, 2012 Hak Cipta 2012 pada penulis, Hak Cipta dilindungi undang-undang. Dilarang memperbanyak

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. dan paling dominan dalam sebuah organisasi. Manajemen sumber daya

BAB I PENDAHULUAN. dan paling dominan dalam sebuah organisasi. Manajemen sumber daya BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Aspek sumber daya manusia memegang peranan yang sangat penting dan paling dominan dalam sebuah organisasi. Manajemen sumber daya manusia merupakan bagian yang

Lebih terperinci

PANGGILAN MISI MENEMUKAN TEMPAT ANDA DALAM RANCANGAN ALLAH BAGI DUNIA INI M. DAVID SILLS

PANGGILAN MISI MENEMUKAN TEMPAT ANDA DALAM RANCANGAN ALLAH BAGI DUNIA INI M. DAVID SILLS PANGGILAN MISI MENEMUKAN TEMPAT ANDA DALAM RANCANGAN ALLAH BAGI DUNIA INI M. DAVID SILLS PENERBIT MOMENTUM 2011 Panggilan Misi: Menemukan Tempat Anda dalam Rancangan Allah bagi Dunia Ini Oleh: M. David

Lebih terperinci

163021(VI-SK) PERTEMUAN II

163021(VI-SK) PERTEMUAN II TOPIK KHUSUS 163021(VI-SK) PERTEMUAN II Sabtu, 13.00-18.00 (C) Ruang, E-302 Dosen Lie Jasa TOPIK BAHASAN Profesi TIK Prof. Richardus Eko Indrajit indrajit@post.harvard.edu 1 Profesi TIK Menurut Janco inc.

Lebih terperinci

Manajemen. Pengantar. Manajemen. dan Organisasi. Bab. edisi kesepuluh. Penerbit Erlangga

Manajemen. Pengantar. Manajemen. dan Organisasi. Bab. edisi kesepuluh. Penerbit Erlangga Manajemen edisi kesepuluh Stephen P. Robbins Mary Coulter Bab 1 Pengantar Manajemen dan Organisasi Penerbit Erlangga 1 Kerangka Pembelajaran Ikuti Kerangka Pembelajaran ini ketika membaca dan mempelajari

Lebih terperinci

KEPEMIMPINAN 360-DERAJAT (360-Degree Leadership) Petunjuk Praktek

KEPEMIMPINAN 360-DERAJAT (360-Degree Leadership) Petunjuk Praktek KEPEMIMPINAN 360-DERAJAT (360-Degree Leadership) Petunjuk Praktek Contents Kata Pengantar... 1 Apa itu Kepemimpinan 360-Derajat?... 2 Prinsip-prinsip Memimpin Ke Atas... 4 Prinsip-prinsip Memimpin Ke Samping...

Lebih terperinci

Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Supardjo MODEL Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) MATEMATIKA Gemar Berhitung untuk Kelas I SD dan MI Semester 1 1A Berdasarkan Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi dan Permendiknas

Lebih terperinci

KEBAIKAN RAHASIA (Perbuatan-perbuatan Tersembunyi), 10 November 2012

KEBAIKAN RAHASIA (Perbuatan-perbuatan Tersembunyi), 10 November 2012 Pelajaran 6 KEBAIKAN RAHASIA (Perbuatan-perbuatan Tersembunyi), 10 November 2012 KEBAIKAN RAHASIA Perbuatan-perbuatan Tersembunyi 10 November 2012 1. Persiapan A. Sumber Matius 6:2-4 Mazmur 139:1-3 Ibrani

Lebih terperinci

yang berbentuk datar bagian atasnya dengan sebuah ukiran kepala singa. Mereka yang berada di ruangan sudah berdiri di atas shinéga sejak dari tadi.

yang berbentuk datar bagian atasnya dengan sebuah ukiran kepala singa. Mereka yang berada di ruangan sudah berdiri di atas shinéga sejak dari tadi. Prolog Orion mempercepat langkah kakinya, baju perang yang dikenakannya membuat langkah kakinya menjadi berat, suaranya menggema di lorong gua, bergema dengan cepat seiring dengan langkah kaki yang dia

Lebih terperinci

Adobe. ne Iukis Digital dengan. ' ' -*ihan dalam folll~dt. Slamet Riyanto. Membuat Teras Rumah. Menlbual Poho~~ Pepaya. CD berisi contot.

Adobe. ne Iukis Digital dengan. ' ' -*ihan dalam folll~dt. Slamet Riyanto. Membuat Teras Rumah. Menlbual Poho~~ Pepaya. CD berisi contot. ne Iukis Digital dengan Adobe i dan Informasi Ilrniah - LIP i Menlbual Poho~~ Pepaya Membuat Teras Rumah - fflembuat h to Model CD berisi contot ' ' -*ihan dalam folll~dt -file file PSD Slamet Riyanto

Lebih terperinci

Bab 6 Kep e em e im i pin i a n n

Bab 6 Kep e em e im i pin i a n n Bab 6 Kepemimpinan Tujuan Pembelajaran Menjelaskan pentingnya kepemimpinan bagi seorang wirausaha Menjelaskan perbedaan manager dan pemimpin Menjelaskan teori kepemimpinan awal Menjelaskan teori kepemimpinan

Lebih terperinci

IMPLEMENTASI SEPULUH HUKUM KEPEMIMPINAN DALAM ORGANISASI

IMPLEMENTASI SEPULUH HUKUM KEPEMIMPINAN DALAM ORGANISASI IMPLEMENTASI SEPULUH HUKUM KEPEMIMPINAN DALAM ORGANISASI Oleh Drs. Samsul Hidayat, M.Ed (Widyaiswara Madya BKD & Diklat Provinsi NTB) ABSTRAK Banyak pemimpin besar meraih keberhasilan dalam pekerjaan dan

Lebih terperinci

note AQUARIUS note THE SMARTEST MONEY BOOK YOU LL EVER READ Learn More in Less Time

note AQUARIUS note THE SMARTEST MONEY BOOK YOU LL EVER READ Learn More in Less Time Learn More in Less Time THE SMARTEST MONEY BOOK YOU LL EVER READ EVERYTHING YOU NEED TO KNOW ABOUT GROWING, SPENDING AND ENJOYING YOUR MONEY OLEH : DANIEL R. SOLIN PENGUIN BOOKS 281 HALAMAN ISBN-13 : 978-0399537219

Lebih terperinci

Roller Coaster Juang Haldep_Roller Coaster Juang.indd 1 10/18/2017 9:54:57 AM

Roller Coaster Juang Haldep_Roller Coaster Juang.indd 1 10/18/2017 9:54:57 AM Roller Coaster Juang Roller Coaster Juang Para Pemburu Beasiswa Sholahudin Al-Fatih, dkk. 2017, PT Elex Media Komputindo, Jakarta Hak cipta dilindungi undangundang Diterbitkan pertama kali oleh Penerbit

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. untuk berupaya menjadi yang terbaik dan terdepan. Salah satunya adalah PT

BAB I PENDAHULUAN. untuk berupaya menjadi yang terbaik dan terdepan. Salah satunya adalah PT BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Dalam menghadapi era pasar bebas yang penuh tantangan yang ketat, para pelaku ekonomi baik di dunia industri maupun dunia usaha terdorong untuk berupaya menjadi yang

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. manajemen, hal ini dikarenakan kepemimpinan merupakan motor

BAB I PENDAHULUAN. manajemen, hal ini dikarenakan kepemimpinan merupakan motor BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Suatu organisasi atau unit usaha baik itu formal ataupun informal, membutuhkan seorang pribadi pemimpin yang dapat memberikan semangat kepada bawahannya untuk

Lebih terperinci

BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN HIPOTESIS PENELITIAN. Kinerja merupakan salah satu alat ukur kerja karyawan dalam sebuah

BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN HIPOTESIS PENELITIAN. Kinerja merupakan salah satu alat ukur kerja karyawan dalam sebuah BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN HIPOTESIS PENELITIAN 2.1 Kinerja 2.1.1 Pengertian Kinerja Kinerja merupakan salah satu alat ukur kerja karyawan dalam sebuah perusahaan. Ketika kinerja dari karyawan meningkat

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Zaman semakin berkembang seiring dengan berjalannya waktu.

BAB I PENDAHULUAN. Zaman semakin berkembang seiring dengan berjalannya waktu. BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Zaman semakin berkembang seiring dengan berjalannya waktu. Pertumbuhan di berbagai aspek pun ikut terjadi seperti kemajuan teknologi, pendidikan, kesehatan,

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pendidik merupakan tenaga professional sesuai dengan bidangnya, hal ini sejalan dengan Pasal 39 ayat (2) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan

Lebih terperinci

KEPEMIMPINAN WIRAUSAHA PERTEMUAN 8 KEWIRAUSAHAAN MUHAMMAD WADUD

KEPEMIMPINAN WIRAUSAHA PERTEMUAN 8 KEWIRAUSAHAAN MUHAMMAD WADUD KEPEMIMPINAN WIRAUSAHA PERTEMUAN 8 KEWIRAUSAHAAN MUHAMMAD WADUD POKOK PEMBAHASAN MENJELASKAN PENTINGNYA KEPEMIMPINAN BAGI SEORANG WIRAUSAHA MENJELASKAN PERBEDAAN MANAGER DAN PEMIMPIN MENJELASKAN TEORI

Lebih terperinci

ANALISIS GAYA KEPEMIMPINAN SITUASIONAL KEPALA BIDANG PADA SELURUH UNIT KERJA KANTOR REGIONAL V BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA JAKARTA

ANALISIS GAYA KEPEMIMPINAN SITUASIONAL KEPALA BIDANG PADA SELURUH UNIT KERJA KANTOR REGIONAL V BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA JAKARTA ANALISIS GAYA KEPEMIMPINAN SITUASIONAL KEPALA BIDANG PADA SELURUH UNIT KERJA KANTOR REGIONAL V BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA JAKARTA Nama Penulis: Valendo Batara Dosen Pembimbing: Afiati Indri Wardani Program

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Menghadapi era globalisasi saat ini, banyak tantangan yang harus dihadapi oleh

BAB I PENDAHULUAN. Menghadapi era globalisasi saat ini, banyak tantangan yang harus dihadapi oleh BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Menghadapi era globalisasi saat ini, banyak tantangan yang harus dihadapi oleh perusahaan dalam rangka memenangkan persaingan. Perusahaan kecil, menengah

Lebih terperinci

PROGRAM BLITZ 6 MINGGU

PROGRAM BLITZ 6 MINGGU Jika Anda menginginkan sesuatu yang belum pernah Anda miliki, Anda harus bersedia melakukan sesuatu yang belum pernah Anda lakukan! 1. TENTUKAN VISI Apa Visi Anda untuk enam bulan ke depan, dst? Apakah

Lebih terperinci

RENCANA ALLAH. Utz ANDA J. I. PACKER. Copyright momentum.or.id PENERBIT MOMENTUM 2004

RENCANA ALLAH. Utz ANDA J. I. PACKER. Copyright momentum.or.id PENERBIT MOMENTUM 2004 RENCANA ALLAH Utz ANDA J. I. PACKER PENERBIT MOMENTUM 2004 Rencana Allah bagi Anda (God s Plans for You) Oleh: J.I. Packer Penerjemah: Ina Elia Editor: Hendry Ongkowidjojo Tata Letak: Djeffry Desain Sampul:

Lebih terperinci

Strategi Belajar CERDAS Pada Pendidikan Jarak Jauh. Tri Darmayanti UNIVERSITAS TERBUKA

Strategi Belajar CERDAS Pada Pendidikan Jarak Jauh. Tri Darmayanti UNIVERSITAS TERBUKA Strategi Belajar CERDAS Pada Pendidikan Jarak Jauh Tri Darmayanti UNIVERSITAS TERBUKA 2 0 0 4 DAFTAR ISI Halaman Judul... i Daftar Isi... ii Tahukah Anda?... 1 Strategi Belajar CERDAS... 2 1 Huruf C untuk

Lebih terperinci

Delegasi Wewenang. diakses 15 Juni 2012 pk wib.

Delegasi Wewenang.  diakses 15 Juni 2012 pk wib. Thursday, February 3, 2011 Delegasi Wewenang http://oaththinking.blogspot.com/2011/02/delegasi-wewenang.html diakses 15 Juni 2012 pk 21.00 wib. 1. Pengertian dan tujuan delegasi wewenang Delegasi wewenang

Lebih terperinci

Cinta, bukan satu hal yang patut untuk diperjuangkan. Tapi perjuangan untuk mendapatkan cinta, itulah makna kehidupan. Ya, lalu mengapa...

Cinta, bukan satu hal yang patut untuk diperjuangkan. Tapi perjuangan untuk mendapatkan cinta, itulah makna kehidupan. Ya, lalu mengapa... 6 Cinta, bukan satu hal yang patut untuk diperjuangkan. Tapi perjuangan untuk mendapatkan cinta, itulah makna kehidupan. Ya, lalu mengapa... OooOooOooO "Hye..." "Hhmmm..." "Aku mencintaimu..." "Nado. Aku

Lebih terperinci

II. TINJAUAN PUSTAKA Kepemimpinan

II. TINJAUAN PUSTAKA Kepemimpinan 5 II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Kepemimpinan Pemimpin adalah seseorang dengan wewenang kepemimpinannya mengarahkan bawahannya untuk mengerjakan sebagian dari pekerjaannya dalam mencapai tujuan (Hasibuan, 2008).

Lebih terperinci

Tips Menangani Pertanyaan Peserta Diklat. Oleh: Wakhyudi. Widyaiswara Madya Pusdiklatwas BPKP. Abstrak

Tips Menangani Pertanyaan Peserta Diklat. Oleh: Wakhyudi. Widyaiswara Madya Pusdiklatwas BPKP. Abstrak Tips Menangani Pertanyaan Peserta Diklat Oleh: Wakhyudi Widyaiswara Madya Pusdiklatwas BPKP Abstrak Dalam proses belajar mengajar, terdapat berbagai dinamika yang dialami, baik oleh widyaiswara maupun

Lebih terperinci

Esensial Tip Memotret Foto dengan Tablet

Esensial Tip Memotret Foto dengan Tablet 1 Esensial Tip Memotret Foto dengan Tablet Salah satu keunggulan yang membuat tablet menjadi sebuah perangkat yang sempurna untuk fotografi adalah kamera yang tersedia pada tablet Anda. Dengan semakin

Lebih terperinci

Strategi Belajar CERDAS Pada Pendidikan Jarak Jauh

Strategi Belajar CERDAS Pada Pendidikan Jarak Jauh Pada Pendidikan Jarak Jauh UNIVERSITAS TERBUKA 2 0 13 DAFTAR ISI Halaman Judul... i Daftar Isi... ii Tahukah Anda?... 1 Strategi Belajar CERDAS... 2 1 Huruf C untuk CERDIK... 4 2 Huruf E untuk EFEKTIF...

Lebih terperinci