BELAJAR SPSS. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah dengan cara menginstal terlebih dahulu software SPSS

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "BELAJAR SPSS. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah dengan cara menginstal terlebih dahulu software SPSS"

Transkripsi

1 BELAJAR SPSS SPSS merupakan software statistik yang paling populer, fasilitasnya sangat lengkap dibandingkan dengan software lainnya, penggunaannya pun cukup mudah. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah dengan cara menginstal terlebih dahulu software SPSS yang akan digunakan. Pada pembelajaran kali ini menggunakan Software SPSS 12. Saat ini software SPSS telah mengalami berbagai penambahan fasilitas, versi terkini yaitu SPSS 17. Cara mempelajarinya tidak jauh berbeda dengan SPSS versi lainnya. Setelah dilakukan instalasi, maka langkah berikutnya adalah masuk ke dalam program SPSS, tampilannya mirip dengan Excel milik Microsoft Corporation. Hal pertama yang harus dilakukan adalah : Cari shortcut SPSS pada layar dekstop, atau masuk lewat tombol start, lalu pilih All Programs, kemudian pilih SPSS for Windows 12.0, tampak seperti pada gambar di bawah ini. Kemudian akan muncul gambar seperti di bawah ini. Lalu klik saja cancel pada kotak dialog yang ada untuk memasukkan data baru.

2 Maka kotak dialog tersebut akan hilang, sehingga kita bisa melanjutkan pengentrian data.

3 Perhatikan pada sudut kiri bawah, ada 2 sheet (seperti Excel), yaitu Data View dan Variabel View. Untuk memasukkan data, terlebih dahulu tentukan variabelnya yang kemudian diinput pada Variabel View, seperti Nama, Berat Badan, Tinggi Badan, Tekanan Darah, Tanggal Lahir, dan sebagainya. Name Type Width Decimal Label Value Missing Align Measure : diisi nama variabel, misalnya Nama : diisi tipe data, misalnya numeric (untuk data angka) atau string untuk data teks. : diisi jumlah karakter maksimal yang akan diinput dalam Data View. : diisi jumlah karakter maksimal yang akan diinput dalam Data View. : diisi keterangan untuk variabel (boleh dikosongkan). : untuk memberi kodefikasi, misalnya Laki laki=1, Perempuan=2. : untuk perlakuan data terhadap Missing Value (abaikan sesuai default). : untuk pengaturan tampilan perataan dalam Data View, seperti left, centre, right. : secara default akan terpilih Nominal jika variabel bertipe string, dan akan terpilih Scale jika data bertipe Numeric. Setelah ditentukan variabelnya, sekarang tinggal mengisi data di sheet Data View. Untuk lebih mudahnya maka kita akan menampilkan contoh data yang akan diiput. Ini adalah data nilai mata kuliah 10 orang mahasiswa : Entomologi (X) : 90, 67, 78, 85, 75, 60, 87, 87, 90, 60 Biostatistik (Y) : 87, 75, 67, 80, 70, 56, 76, 54, 87, 65 Sekarang kita mulai menginput data sesuai contoh di atas 1. Klik start > All program > SPSS for windows 2. Menu yang akan muncul berupa sheet (excel) yaitu Data View (tempat memasukkan data), Variabel View (tempat mendefinisikan variabel) 3. Klik Variabel View. a. kolom Name = X (nama variabel tidak boleh ditandai dengan spasi) b. kolom Type = Numeric c. Kolom Width = 8 (banyaknya karakter) d. Kolom Decimal = 0 (banyaknya angka di belakang koma) e. Kolom Label = ENTOMOLOGI (label variabel) f. Kolom Value = None (diisi jika data kualitatif: misalkan L = 1, P = 2) g. Kolom Missing = None (selisih antara variabel )

4 h. Kolom Columns = 8 (lebar kolom disesuaikan ) i. Kolom Align = Right (rata tulisan) j. Kolom Measure = Scala (jenis data) 4. Lanjutkan dengan mendefinikan variabel Y. 5. Klik Data View, input semua data variabel Entomologi di kolom X, input semua data variabel Biostatistik di kolom Y. 6. Selesai (Proses penginputan data selesai), menu SPSS jangan ditutup,

5 Kemudian kita lanjutkan dengan analisis deskriptif ANALISIS DESKRIPTIF Adalah analisis yang bertujuan untuk menggambarkan keadaan data. Analisis deskriptif berupa ukuran gejala pusat berupa mean, median, dan modus. Ukuran penyebaran berupa kuartil, desil dan persentil. Ukuran penyebaran berupa rentang data (range), simpangan (simpangan baku dan varians). Ukuran kemiringan berupa model populasi, koefisien kemiringan (kurtosis), dan koefisien kecembungan (skweness).

6 Langkah langkahnya: 1. Klik Analyze > klik Descriptive Statistic > klik Frequencies.

7 2. Klik Entomologi (X) > klik tanda (>) (untuk memasukkan variabel X ke kolom variables(s) 3. Klik Biostatistik (Y) > klik tanda (>) (untuk memasukkan variabel Y ke kolom variables(s) atau sorot semua variabel X dan Y kemudian klik tanda (>)

8 4. Beri tanda centang (V) display Frequency Tables. 5. Klik Statistics, beri centang (v) Quartil, Percentil (isi 25, klik Add, ulangi untuk 50, dan 75) Std. deviation, Varians, Range, Minimum, Maximum, S.E. mean, Mean, Median, Mode, Sum, Skewness, Kurtosis. 6. Klik Continue

9 7. Klik Chart (beri centang pada pilihan) Histogram centang with normal curve > klik continue

10 8. Klik format (untuk mengatur tampilan data) 9. Klik Continue, kemudian OK

11 Sekarang kita dapat melihat outputnya: Frequencies Notes Output Created 30-AUG :18:07 Comments Input Filter <none> Weight <none> Split File <none> N of Rows in Working Data File 10 Missing Value Definition of User-defined missing values are Handling Missing treated as missing. Cases Used Statistics are based on all cases with valid data. Syntax FREQUENCIES VARIABLES=X Y /NTILES= 4 /PERCENTILES= /STATISTICS=STDDEV VARIANCE RANGE MINIMUM MAXIMUM SEMEAN MEAN MEDIAN MODE SUM SKEWNESS SESKEW KURTOSIS SEKURT /HISTOGRAM NORMAL /ORDER= ANALYSIS. Resources Elapsed Time 0:00:01.39 Total Values Allowed

12 Statistics ENTOMOL OGI BIOSTATISTIK N Valid Missing 0 0 Mean Std. Error of Mean Median Mode 60(a) 87 Std. Deviation Variance Skewness Std. Error of Skewness Kurtosis Std. Error of Kurtosis Range Minimum Maximum Sum Percentiles a Multiple modes exist. The smallest value is shown Frequency Table ENTOMOLOGI Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid Total

13 ENTOMOLOGI 5 4 Frequency ENTOMOLOGI Mean = 77.9 Std. Dev. = N = 10 BIOSTATISTIK Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid Total

14 BIOSTATISTIK Frequency BIOSTATISTIK Mean = 71.7 Std. Dev. = N = 10 Kita bisa melihat histogram dari masing-masinmg variabelnya, bagaimana kecenderungannya?

SPSS FOR WINDOWS BASIC. By : Syafrizal

SPSS FOR WINDOWS BASIC. By : Syafrizal SPSS FOR WINDOWS BASIC By : Syafrizal SPSS merupakan software statistik yang paling populer, fasilitasnya sangat lengkap dibandingkan dengan software lainnya, penggunaannya pun cukup mudah Langkah pertama

Lebih terperinci

Memulai SPSS dan Mengelola File

Memulai SPSS dan Mengelola File MODUL 1 Memulai SPSS dan Mengelola File A. MEMULAI SPSS Untuk memulai SPSS for Windows langkah yang harus dilakukan adalah: Klik menu Start Programs SPSS for Windows SPSS for Windows. Kemudian akan ditampilkan

Lebih terperinci

LAMPIRAN III. Output SPSS

LAMPIRAN III. Output SPSS LAMPIRAN III Output SPSS 1. Output Uji Normalitas Reksa Dana Campuran dan Reksa Dana Saham Frequencies Notes Output Created 09-JUL-2014 12:58:37 Comments Input Active Dataset DataSet3 Filter Weight Split

Lebih terperinci

STATISTIK DESKRIPTIF

STATISTIK DESKRIPTIF PERTEMUAN KE-3 STATISTIK DESKRIPTIF Ringkasan Materi: Pengukuran Deskriptif Pengukuran deskriptif pada dasarnya memaparkan secara numerik ukuran tendensi sentral, dispersi dan distribusi suatu data. Tendensi

Lebih terperinci

STATISTIKA DESKRIPTIF

STATISTIKA DESKRIPTIF STATISTIKA DESKRIPTIF 1 Statistika deskriptif berkaitan dengan penerapan metode statistika untuk mengumpulkan, mengolah, menyajikan dan menganalisis data kuantitatif secara deskriptif. Statistika inferensia

Lebih terperinci

ANALISIS DATA EKSPLORATIF MODUL 2 ORGANISASI DAN MENGGUNAKAN DATA DALAM SPSS

ANALISIS DATA EKSPLORATIF MODUL 2 ORGANISASI DAN MENGGUNAKAN DATA DALAM SPSS ANALISIS DATA EKSPLORATIF KELAS C2 MODUL 2 ORGANISASI DAN MENGGUNAKAN DATA DALAM SPSS Nama Nomor Tanggal Tanda tangan Praktikan Mahasiswa Kumpul Praktikan Laboran Sri Siska Wirdaniyati 12611125 31 Oktober

Lebih terperinci

BAB 14 UJI DESKRIPTIF, VALIDITAS DAN NORMALITAS DATA

BAB 14 UJI DESKRIPTIF, VALIDITAS DAN NORMALITAS DATA BAB 14 UJI DESKRIPTIF, VALIDITAS DAN NORMALITAS DATA SPSS menyediakan fasilitas untuk melakukan analisis deskriptif data seperti uji deskriptif, validitas dan normalitas data. Uji deskriptif yang dilakukan

Lebih terperinci

BAB I. Introduction to SPSS for Windows

BAB I. Introduction to SPSS for Windows BAB I Introduction to SPSS for Windows Sekilas tentang SPSS Menjalankan SPSS for Windows Membaca Data Memperbaiki (edit) Data Entri Data dan Statistik Deskriptif Interpretasi Output Sekilas tentang SPSS

Lebih terperinci

Lampiran 1. Langkah Penelitian. Air Limbah dengan kadar phosphate tinggi. Pengukuran Suhu dan ph sebelum perlakuan

Lampiran 1. Langkah Penelitian. Air Limbah dengan kadar phosphate tinggi. Pengukuran Suhu dan ph sebelum perlakuan Lampiran 1. Langkah Penelitian Air Limbah dengan kadar phosphate tinggi Pengukuran Suhu dan ph sebelum perlakuan Masukkan dalam wadah sebanyak 1 liter Masukkan Poly Aluminium Chloride (PAC). Proses Koagulasi

Lebih terperinci

Pengantar Pengolahan Data Statistik Menggunakan SPSS 22. Isram Rasal ST, MMSI, MSc

Pengantar Pengolahan Data Statistik Menggunakan SPSS 22. Isram Rasal ST, MMSI, MSc Pengantar Pengolahan Data Statistik Menggunakan SPSS 22 Isram Rasal ST, MMSI, MSc Statistika Statistika Statistika adalah ilmu yang mempelajari bagaimana merencanakan, mengumpulkan, menganalisis, menginterpretasi,

Lebih terperinci

II. MENDESKRIPSIKAN DATA 13 Desember 2005

II. MENDESKRIPSIKAN DATA 13 Desember 2005 II. MENDESKRIPSIKAN DATA 13 Desember 2005 1 Analisis Deskriptif Tujuan dari analisis deskritif adalah memberikan gambaran ringkas tentang suatu data. Data bisa berupa data categorical atau data non-categorical.

Lebih terperinci

POLITEKNIK KESEHATAN SURAKARTA TAHUN

POLITEKNIK KESEHATAN SURAKARTA TAHUN MODUL PRAKTIKUM SPSS Oleh: Ig. Dodiet Aditya Setyawan, SKM. POLITEKNIK KESEHATAN SURAKARTA TAHUN 2013 LATIHAN 1: ENTRY DATA KASUS 1 Misalnya didapatkan data seperti di bawah ini dan akan memasukkannya

Lebih terperinci

1.1 Memulai SPSS SPSS Data Editor PENGENALAN SPSS. Margaretha Ohyver 1, Anita Rahayu 1, Rokhana Dwi Bekti 2

1.1 Memulai SPSS SPSS Data Editor PENGENALAN SPSS. Margaretha Ohyver 1, Anita Rahayu 1, Rokhana Dwi Bekti 2 PENGENALAN SPSS Margaretha Ohyver 1, Anita Rahayu 1, Rokhana Dwi Bekti 2 Statistical Product and Service Solution (SPSS) merupakan salah satu dari beberapa program aplikasi komputer untuk menganalisis

Lebih terperinci

LATIHAN SPSS I. A. Entri Data

LATIHAN SPSS I. A. Entri Data A. Entri Data LATIHAN SPSS I Variabel Name Label Type Nama Nama Mahasiswa String NIM Nomor Induk Mahasiswa String JK Numeris 1. 2. TglLahir Tanggal Lahir Date da Daerah Asal Numeris 1. Perkotaan 2. Pinggiran

Lebih terperinci

( ) = ( ) = ( ) = ( ) = 19 5 5 ( ) = 2,8 Lampiran 4. Statistik Penelitian Lari 50 meter Reliability [DataSet1] Scale: ALL VARIABLES

Lebih terperinci

12/8/2012 MODUL -10. Apa itu SPSS? Apa yang bisa dilakukan SPSS? Apa kesamaan SPSS dengan Microsoft Office Excel?

12/8/2012 MODUL -10. Apa itu SPSS? Apa yang bisa dilakukan SPSS? Apa kesamaan SPSS dengan Microsoft Office Excel? MODUL -10?? Apa itu SPSS? Apa yang bisa dilakukan SPSS? Apa kesamaan SPSS dengan Microsoft Office Excel? 1 SPSS is a software package used for conducting statistical analyses, manipulating data, and generating

Lebih terperinci

MEMBANGUN DATA. 4. Membuka program SPSS Cara 1: Klik start > all program > IBM SPSS Statistic > IBM SPSS Statistic 21

MEMBANGUN DATA. 4. Membuka program SPSS Cara 1: Klik start > all program > IBM SPSS Statistic > IBM SPSS Statistic 21 PERTEMUAN KE-2 MEMBANGUN DATA Ringkasan Materi : SPSS (Statistical Product And Service Solution) merupakan program yang digunakan untuk melakukan perhitungan statistik menggunakan komputer. Kelebihan program

Lebih terperinci

Pengenalan SPSS 15.0

Pengenalan SPSS 15.0 Pengenalan SPSS 15.0 1.1 Pengantar SPSS SPSS atau kepanjangan dari Statistical Product and Service Solution merupakan salah satu dari sekian banyak software statistika yang banyak digunakan oleh berbagai

Lebih terperinci

/SCALE('ALL VARIABLES') ALL /MODEL=ALPHA /SUMMARY=TOTAL.

/SCALE('ALL VARIABLES') ALL /MODEL=ALPHA /SUMMARY=TOTAL. RELIABILITY /VARIABLES=@1 @2 @3 @4 @5 @6 @7 @8 @9 @10 @11 @12 @13 @14 /SCALE('ALL VARIABLES') ALL /MODEL=ALPHA Reliability X1 Notes Output Created 04-Oct-2010 05:45:07 Comments Input Active Dataset DataSet3

Lebih terperinci

PENGENALAN APLIKASI STATISTICAL PRODUCT AND SERVICE SOLUTIONS (SPSS)

PENGENALAN APLIKASI STATISTICAL PRODUCT AND SERVICE SOLUTIONS (SPSS) MODUL 8 PENGENALAN APLIKASI STATISTICAL PRODUCT AND SERVICE SOLUTIONS (SPSS) Tujuan Praktikum : Mahasiswa mengenal aplikasi pengolah data statistik yaitu SPSS Mahasiswa dapat menggunakan aplikasi SPSS

Lebih terperinci

MODUL V REGRESI, KORELASI, ANALISIS VARIAN, VALIDITAS DAN RELIABILITAS

MODUL V REGRESI, KORELASI, ANALISIS VARIAN, VALIDITAS DAN RELIABILITAS REGRESI, KORELASI, ANALISIS VARIAN, VALIDITAS DAN RELIABILITAS A. TUJUAN PRAKTIKUM Dengan adanya Praktikum Statistika Industri Modul V tentang Regresi, Korelasi, Analisis Varian, Validitas dan Reliabilitas

Lebih terperinci

BAB I STATISTIK DESKRIPTIF

BAB I STATISTIK DESKRIPTIF ANALISIS DATA PENELITIAN (Menggunakan Program SPSS) BAB I STATISTIK DESKRIPTIF Analisis deskripsi merupakan analisis yang paling mendasar untuk menggambarkan keadaan data secara umum. Analisis deskripsi

Lebih terperinci

Lampiran Statistik Deskrifptif Frekuensi PCC

Lampiran Statistik Deskrifptif Frekuensi PCC Lampiran Statistik Deskrifptif Frekuensi PCC Frequencies Notes Output Created 04-AUG-2016 12:45:00 Comments Input Data C:\Users\RED_JOHN\Documents\SITI KUMAIROH\DATA PCC.sav Active Dataset DataSet1 Filter

Lebih terperinci

BAB 8 ANALISIS STUDI DESKRIPTIF DAN DATA DASAR. Bab ini menjelaskan secara lebih mendalam jenis studi deskriptif

BAB 8 ANALISIS STUDI DESKRIPTIF DAN DATA DASAR. Bab ini menjelaskan secara lebih mendalam jenis studi deskriptif BAB 8 ANALISIS STUDI DESKRIPTIF DAN DATA DASAR Bab ini menjelaskan secara lebih mendalam jenis studi deskriptif maupun teknik mendekripsikan data secara grafis maupun secara angka. Sebagai ilustrasi aplikasi

Lebih terperinci

PRAKTIKUM 1 PENGENALAN SPSS

PRAKTIKUM 1 PENGENALAN SPSS 1. MEMULAI SPSS PRAKTIKUM 1 PENGENALAN SPSS Jika anda akan memulai SPSS 10.0 for Windows, langkah yang harus anda lakukan adalah : a. Klik menu START, kemudian pilih All Programs. Gambar 1. Menu memulai

Lebih terperinci

UJI NORMALITAS DATA DAN VARIANS. UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE Parepare, 2009

UJI NORMALITAS DATA DAN VARIANS. UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE Parepare, 2009 Dengan Materi: UJI NORMALITAS DATA DAN VARIANS Presented by: Andi Rusdi, S.Pd. UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE Parepare, 2009 UJI NORMALITAS DATA DAN VARIANS Uji Prasyarat Infrensial (Statistik induktif)

Lebih terperinci

Tempat/tgl lahir : Sungai Penuh, 16 Maret Alamat : Komplek Perumahan Dosen USU, Jl. Prof. Dzulkarnaen No.7, Medan

Tempat/tgl lahir : Sungai Penuh, 16 Maret Alamat : Komplek Perumahan Dosen USU, Jl. Prof. Dzulkarnaen No.7, Medan Lampiran 1 DAFTAR RIWAYAT HIDUP DATA PRIBADI Nama Lengkap : Lindia Fitri Jenis Kelamin : Perempuan Tempat/tgl lahir : Sungai Penuh, 16 Maret 1994 Umur : 20 Tahun Alamat : Komplek Perumahan Dosen USU, Jl.

Lebih terperinci

statistik deskriptif

statistik deskriptif Statistik Deskriptif Pada bab terdahulu telah dibahas penggunaan fasilitas OLAP dari SPSS. Dengan OLAP, sejumlah variabel dengan mudah dapat dikaitkan untuk memperoleh sejumlah informasi. Untuk penyajian

Lebih terperinci

KUESIONER PENELITIAN HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN, PENGETAHUAN GIZI DAN UMUR IBU DENGAN PEMBERIAN MAKAN PRELAKTEAL PADA BAYI USIA 0-6

KUESIONER PENELITIAN HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN, PENGETAHUAN GIZI DAN UMUR IBU DENGAN PEMBERIAN MAKAN PRELAKTEAL PADA BAYI USIA 0-6 KUESIONER PENELITIAN HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN, PENGETAHUAN GIZI DAN UMUR IBU DENGAN PEMBERIAN MAKAN PRELAKTEAL PADA BAYI USIA 0-6 BULAN DI PUSKESMAS PERIUK JAYA KOTA TANGERANG A. Identitas responden

Lebih terperinci

Aplikasi di Bidang Politik

Aplikasi di Bidang Politik Aplikasi di Bidang Politik Pembahasan yang terangkum di dalam bab ini adalah: Aplikasi SPSS 15.0 di bidang Politik dengan menentukan statistika deskriptif menggunakan Explore. Aplikasi SPSS 15.0 di bidang

Lebih terperinci

Nomor Case Penunjuk Sel Heading Variable Kotak-kotak Variabel

Nomor Case Penunjuk Sel Heading Variable Kotak-kotak Variabel 1 MODUL 1. MEMULAI PASW DAN MENGELOLA FILE Tujuan : 1. Mengoperasikan PASW dan menjalankan menu-menu utama dalam PASW 2. Mengatur data editor yang meliputi menyimpan data, mengganti nilai data, menghapus,

Lebih terperinci

LAMPIRAN - LAMPIRAN Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

LAMPIRAN - LAMPIRAN Universitas Bhayangkara Jakarta Raya 41 LAMPIRAN - LAMPIRAN 42 LAMPIRAN IDENTITAS RESPONDEN Isilah data berikut ini pada kolom yang telah tersedia. I. DATA PRIBADI Usia (dalam tahun) : Jenis kelamin : Departemen : Pendidikan terakhir : II.

Lebih terperinci

DAFTAR PUSTAKA. Asri, M Manajemen Pemasaran. Jakarta : Erlangga. Assael, H Marketing Management. Jakarta : Salemba Empat.

DAFTAR PUSTAKA. Asri, M Manajemen Pemasaran. Jakarta : Erlangga. Assael, H Marketing Management. Jakarta : Salemba Empat. 51 DAFTAR PUSTAKA Asri, M 1986Manajemen Pemasaran Jakarta : Erlangga Assael, H 1984Marketing Management Jakarta : Salemba Empat Assauri, S 1990Manajemen Pemasaran Jakarta : Erlangga Djarwanto PS, dan Pangestu

Lebih terperinci

Distribusi Frekuensi dan Statistik Deskriptif Lainnya

Distribusi Frekuensi dan Statistik Deskriptif Lainnya BAB 2 Distribusi Frekuensi dan Statistik Deskriptif Lainnya Misalnya seorang penjaga gudang mencatat berapa sak gandum keluar dari gudang selama 15 hari kerja, maka diperoleh distribusi data seperti berikut.

Lebih terperinci

LAMPIRAN 1 LAMPIRAN KUESIONER

LAMPIRAN 1 LAMPIRAN KUESIONER LAMPIRAN 1 LAMPIRAN KUESIONER IDENTITAS RESPONDEN Nama :... L/P Umur :... Alamat :... No.hp :... Jenis Produk Smartfren Yang di Gunakan :... PETUNJUK PENGISIAN ANGKET 1. Baca sejumlah pertanyaan dibawah

Lebih terperinci

KUESIONER PENELITIAN PENDAHULUAN

KUESIONER PENELITIAN PENDAHULUAN KUESIONER PENELITIAN PENDAHULUAN Responden yang terhormat, Dalam rangka penelitian untuk LAPORAN TUGAS AKHIR mengenai Perancangan Interior Bagian Pengemudi SUV, saya sebagai mahasiswa : Nama : Garry Hart

Lebih terperinci

TUGAS 1 SPSS STUDI KASUS STATISTIK PROFESI LULUSAN UNIKOM KELAS SISTEM INFORMASI 8 MENGGUNAKAN SPSS V.22

TUGAS 1 SPSS STUDI KASUS STATISTIK PROFESI LULUSAN UNIKOM KELAS SISTEM INFORMASI 8 MENGGUNAKAN SPSS V.22 TUGAS 1 SPSS STUDI KASUS STATISTIK PROFESI LULUSAN UNIKOM KELAS SISTEM INFORMASI 8 MENGGUNAKAN SPSS V.22 Mata Kuliah : Lab Statistika Dosen : Sita Dewi Prahastini S.Kom, M.T, M.Kom Oleh : NAMA : ANDRIAN

Lebih terperinci

Saya yang bernama Elisnawati Ambarita/ adalah mahasiswi. Ilmu Keperawatan USU. Saat ini saya sedang melakukan penelitian tentang

Saya yang bernama Elisnawati Ambarita/ adalah mahasiswi. Ilmu Keperawatan USU. Saat ini saya sedang melakukan penelitian tentang 62 Lampiran 1 LEMBAR PERSETUJUAN MENJADI RESPONDEN PENELITIAN EFEKTIVITAS MINUM AIR PUTIH SETIAP PAGI YANG MENGALAMI KONSTIPASI PADA PASIEN STROKE DI RA4 RUMAH SAKIT UMUM HAJI ADAM MALIK MEDAN Saya yang

Lebih terperinci

MODUL PRAKTIKA KOMPUTER UNTUK RISET PASAR DAN PENJUALAN Semester Ganjil 2015/2016

MODUL PRAKTIKA KOMPUTER UNTUK RISET PASAR DAN PENJUALAN Semester Ganjil 2015/2016 MODUL PRAKTIKA KOMPUTER UNTUK RISET PASAR DAN PENJUALAN Semester Ganjil 2015/2016 Disusun Oleh: 1. Ganjar Mohammad Disastra, SH., MM 2. Widya Sastika, ST., MM NAMA : NPM : KELAS : D3 MANAJEMEN PEMASARAN

Lebih terperinci

Statistik Deskriptif untuk Data Nominal dan Ordinal

Statistik Deskriptif untuk Data Nominal dan Ordinal Statistik Deskriptif untuk Data Nominal dan Ordinal Salah satu ciri utama sehingga sebuah data harus diproses dengan metode nonparametrik adalah jika tipe data tersebut semuanya adalah data nominal atau

Lebih terperinci

Langkah-Langkah Perhitungan Berikut diberikan data penjualan mobil Bima selama tahun 2000:

Langkah-Langkah Perhitungan Berikut diberikan data penjualan mobil Bima selama tahun 2000: BAB 1 STATISTIK DESKRIPTIF Statistik deskriptif lebih berhubungan dengan pengumpulan dan peringkatan data, serta penyajian hasil peringkasan tersebut. Data statistik yang bisa diperoleh dari hasil sensus,

Lebih terperinci

STATISTIK DESKRIPTIF

STATISTIK DESKRIPTIF BAB 5 STATISTIK DESKRIPTIF Salah satu statistik yang secara sadar maupun tidak, sering digunakan dalam berbagai bidang adalah statistik deskriptif. Pada bagian ini akan dipelajari beberapa contoh kasus

Lebih terperinci

LAMPIRAN 1 KUESIONER

LAMPIRAN 1 KUESIONER LAMPIRAN 1 KUESIONER Lampiran 1 : Kuesioner Diisi oleh peneliti KUESIONER PENGARUH DAYA TARIK DAN KREDIBILITAS SELEBRITI ENDORSER PADA IKLAN DI TELEVISI TERHADAP CITRA MEREK PRODUK MIE SEDAAP CUP. (STUDI

Lebih terperinci

Lampiran 1 LEMBAR ANGKET (KUESIONER)

Lampiran 1 LEMBAR ANGKET (KUESIONER) Lampiran 1 LEMBAR ANGKET (KUESIONER) Nomor Responden : Bagian 1 Identitas Pribadi Responden Isi dan beri tanda ( ) pada jawaban-jawaban yang sesuai dengan Bapak/Ibu/Saudara. 1. Nama : 2. Alamat : 3. Usia

Lebih terperinci

Tahap pertama yang paling penting dalam mengoperasikan SPSS adalah

Tahap pertama yang paling penting dalam mengoperasikan SPSS adalah Tips for SPSS Cara Memasukkan Data, Analisis Statistik secara Deskriptif dan Transforming Data Oleh: Freddy Rangkuti Tahap pertama yang paling penting dalam mengoperasikan SPSS adalah memasukkan data dan

Lebih terperinci

Contoh Analisis Data Korelasi Kecerdasan Emosi terhadap Stress Kerja 1. Sebaran Data Kecerdasan Emosi Hasil Skoring Kuesioner

Contoh Analisis Data Korelasi Kecerdasan Emosi terhadap Stress Kerja 1. Sebaran Data Kecerdasan Emosi Hasil Skoring Kuesioner Contoh Analisis Data Korelasi Kecerdasan Emosi terhadap Stress Kerja 1. Sebaran Data Kecerdasan Emosi Hasil Skoring Kuesioner 1. Sebaran Data Stress Kerja Hasil Skoring Kuesioner 2. Jumlah Skor Setiap

Lebih terperinci

LAMPIRAN. Universitas Sumatera Utara

LAMPIRAN. Universitas Sumatera Utara 84 LAMPIRAN MAGISTER TEKNIK ARSITEKTUR FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SUMATERA UTARA Jalan Perpustakaan Gedung J7 Fakultas Teknik Kampus USU Medan 20155 Damoz Hutagalung - 127020001 Bapak/Ibu yang saya hormati,

Lebih terperinci

L A M P I R A N. Universitas Sumatera Utara

L A M P I R A N. Universitas Sumatera Utara L A M P I R A N 1. Alat dan Bahan Alat Botol Ukuran 250 ml Mikroskop Cahaya Aerator Bohlam 5 Watt Haemocytometer Akuarium Mini Termometer ph Meter Corong Tisu Pipet Tetes Jarum Suntik Kertas Label Spidol

Lebih terperinci

PANDUAN PRAKTIKUM STATISTIKA. Disusun oleh: Dr. Ir. Sofyan, M.Agric Zulkarnain, S.Si Nova Ernida, S.Si Rahmadiansyah, S.Si

PANDUAN PRAKTIKUM STATISTIKA. Disusun oleh: Dr. Ir. Sofyan, M.Agric Zulkarnain, S.Si Nova Ernida, S.Si Rahmadiansyah, S.Si PANDUAN PRAKTIKUM STATISTIKA Disusun oleh: Dr. Ir. Sofyan, M.Agric Zulkarnain, S.Si Nova Ernida, S.Si Rahmadiansyah, S.Si FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA 2014 KATA PENGANTAR Panduan praktikum

Lebih terperinci

KUESIONER ANALISIS PERILAKU KONSUMEN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SEPATU MEREK CONVERSE DIKOTA MALANG

KUESIONER ANALISIS PERILAKU KONSUMEN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SEPATU MEREK CONVERSE DIKOTA MALANG KUESIONER ANALISIS PERILAKU KONSUMEN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SEPATU MEREK CONVERSE DIKOTA MALANG Dengan hormat, Dalam kesempatan ini saya mohon bantuan dari Bapak/Ibu/Saudara untuk meluangkan waktu

Lebih terperinci

PENGENALAN SPSS & PEMBUATAN FILE DATA

PENGENALAN SPSS & PEMBUATAN FILE DATA Materi I PENGENALAN SPSS & PEMBUATAN FILE DATA STMIK KAPUTAMA BINJAI W A H Y U S. I. S O E P A R N O, S E., M. S I SPSS merupakan software pengolah data statistik dengan cara penggunaan yang mudah dipahami.

Lebih terperinci

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE Parepare, 2009

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE Parepare, 2009 Dengan Materi: STATISTIKA DESKRIPTIF Presented by: Andi Rusdi, S.Pd. UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE Parepare, 2009 STATISTIK DESKRIPTIF Metode statistik adalah prosedur-prosedur yang yang digunakan

Lebih terperinci

Perhitungan Uji Keseragaman & Keseragaman Data Menggunakan Excel Nama. Dicatat Oleh: Waktu Penyelesaian (detik)

Perhitungan Uji Keseragaman & Keseragaman Data Menggunakan Excel Nama. Dicatat Oleh: Waktu Penyelesaian (detik) Perhitungan Uji Keseragaman & Keseragaman Data Menggunakan Excel Tanggal 06/Mei/2013 Waktu 07.00-14.00 Nama WIB Proses: Operator Pak. Septian Kebisingan 70-80 db Dicatat Oleh: Jumlah Waktu Penyelesaian

Lebih terperinci

Lampiran 1 PERHITUNGAN DOSIS. Dosis mencit: 1,4x0,14(konversi dari tikus ke mencit 20 g)= 0,196 mg BB rata-rata Mencit : 26 gram

Lampiran 1 PERHITUNGAN DOSIS. Dosis mencit: 1,4x0,14(konversi dari tikus ke mencit 20 g)= 0,196 mg BB rata-rata Mencit : 26 gram Lampiran 1 PERHITUNGAN DOSIS sisplatin Dosis untuk tikus= 7mg/kg Dosis absolute pada tikus : 7x0,2=1.4 mg Dosis mencit: 1,4x0,14(konversi dari tikus ke mencit 20 g)= 0,196 mg BB rata-rata Mencit : 26 gram

Lebih terperinci

Notes. Output Created 13-May :13:44 Comments Input Data E:\olahdata 2011\andreas\data2.sav. N of Rows in Working Data

Notes. Output Created 13-May :13:44 Comments Input Data E:\olahdata 2011\andreas\data2.sav. N of Rows in Working Data REGRESSION /DESCRIPTIVES MEAN STDDEV CORR SIG N /MISSING LISTWISE /STATISTICS COEFF OUTS R ANOVA COLLIN TOL /CRITERIA=PIN(.05) POUT(.10) /NOORIGIN /DEPENDENT Emotional /METHOD=ENTER Sense Feel Act /RESIDUALS

Lebih terperinci

Modul Pembelajaran SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) dan Harvard Graphic

Modul Pembelajaran SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) dan Harvard Graphic Modul Pembelajaran SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) dan Harvard Graphic Pusat Data dan Statistik Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia 2014 Kata Pengantar

Lebih terperinci

Mendesain Tabel Statistik Secara Profesional

Mendesain Tabel Statistik Secara Profesional Mendesain Tabel Statistik Secara Profesional Tabel adalah salah satu output statistik deskriptif yang sering digunakan dalam praktik. Selain karena praktis, tampilan tabel juga mempunyai keunggulan jika

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN III-1 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1. PENDEKATAN PENELITIAN Pendekatan penelitian ini menitikberatkan pada pengupayaan pemanfaatan moda transportasi darat alternatif selain transportasi jalan raya guna

Lebih terperinci

contoh output regresi linier berganda

contoh output regresi linier berganda contoh output regresi linier berganda SAVE OUTFILE='C:\Users\wid\Google Drive\2016 /COMPRESSED. DATASET ACTIVATE DataSet1. DATASET CLOSE DataSet6. DATASET ACTIVATE DataSet7. DESCRIPTIVES VARIABLES=X1.1

Lebih terperinci

MODUL 2. TABULASI DATA. TABULASI DATA Pembuatan Tabel Frekwensi. Perintah Statistik

MODUL 2. TABULASI DATA. TABULASI DATA Pembuatan Tabel Frekwensi. Perintah Statistik MODUL 2. Tujuan : 1. Membuat tabel frekwensi dan memahami perintah statistik, chart, dan format. 2. Memahami penyajian data secara numerik berupa analisis statistik deskriptif, yang menyajikan ukuran-ukuran

Lebih terperinci

Entry data merupakan salah satu tahap yang penting dalam mengolah data. Ketepatan, ketelitian dalam memasukkan data adalah kunci pokok membuat data

Entry data merupakan salah satu tahap yang penting dalam mengolah data. Ketepatan, ketelitian dalam memasukkan data adalah kunci pokok membuat data Entry data merupakan salah satu tahap yang penting dalam mengolah data. Ketepatan, ketelitian dalam memasukkan data adalah kunci pokok membuat data yang baik. Manfaat entry data dan database adalah memudahkan

Lebih terperinci

ISSN : Uji Chi-Square pada Statistika dan SPSS Ari Wibowo 5)

ISSN : Uji Chi-Square pada Statistika dan SPSS Ari Wibowo 5) ISSN : 1693 1173 Uji Chi-Square pada Statistika dan SPSS Ari Wibowo 5) Abstrak Uji Chi-Square digunakan untuk pengujian hipotesa terhadap beda dua proporsi atau lebih. Hasil pengujian akan menyimpulkan

Lebih terperinci

STATISTIK DESKRIPTIF. Statistics. Strategi Membaca

STATISTIK DESKRIPTIF. Statistics. Strategi Membaca 2 Lampiran 8 Statistics N Mean Median Mode Std. Deviation Variance Range Minimum Maximum Sum Valid Missing STATISTIK DESKRIPTIF Statistics Strategi Membaca Variables Penguasaan Kosakata Kemampuan Memahami

Lebih terperinci

HASIL PENGOLAHAN DATA DENGAN PERANGKAT SPSS

HASIL PENGOLAHAN DATA DENGAN PERANGKAT SPSS HASIL PENGOLAHAN DATA DENGAN PERANGKAT SPSS 1. KARAKTERISTIK DATA PENELITIAN Statistics WAKTU WAKTU WAKTU TINGGAL BAK TINGGAL BAK WAKTU TINGGAL BAK KUALITAS DEBIT LIMBAH SEDIMEN AWAL ANAEROB TINGGAL BAK

Lebih terperinci

MEMBACA HASIL ANALISIS DENGAN SPSS

MEMBACA HASIL ANALISIS DENGAN SPSS MEMBACA HASIL ANALISIS DENGAN SPSS Oleh : Teguh Wahyono, S.Kom Staff Pengajar Teknik Informatika UKSW 1. ANALISA TABEL FREKUENSI Berikut adalah contoh data hasil penelitian tentang tinggi badan 20 orang

Lebih terperinci

Kuesioner penelitian

Kuesioner penelitian Kuesioner penelitian HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU BALITA TERHADAP KUNJUNGAN KE POSYANDU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TANJUNG REJO PERCUT SEI TUAN KABUPATEN DELI SERDANG TAHUN 2014 Nama Responden :

Lebih terperinci

Crosstab dan Chi-Square: Analisis Hubungan Antarvariabel Kategorikal

Crosstab dan Chi-Square: Analisis Hubungan Antarvariabel Kategorikal Crosstab dan Chi-Square: Analisis Hubungan Antarvariabel Kategorikal Sebelum masuk ke pembahasan crosstab (tabel silang) dan perhitungan statistik chi-square, akan dijelaskan dahulu kaitan dua perhitungan

Lebih terperinci

BAB 10 ANALISIS REGRESI LINIER SEDERHANA

BAB 10 ANALISIS REGRESI LINIER SEDERHANA BAB 10 ANALISIS REGRESI LINIER SEDERHANA Analisis regresi linier merupakan salah satu jenis metode regresi yang paling banyak digunakan. Regresi linier sederhana terdiri atas satu variabel terikat (dependent)

Lebih terperinci

Lampiran 1. Standar Kepala Sekolah/Madrasah

Lampiran 1. Standar Kepala Sekolah/Madrasah Lampiran 1 Standar Kepala Sekolah/Madrasah 82 83 Lampiran 2 Surat Kesediaan Menjadi Dosen Pembimbing 84 Lampiran 3 Surat Izin Penelitian dari Fakultas Teknik 85 Lampiran 4 Surat Izin Penelitian dari SMKN

Lebih terperinci

SPSS (STATISTICAL PRODUCT AND SERVICE SOLUTIONS)

SPSS (STATISTICAL PRODUCT AND SERVICE SOLUTIONS) SPSS SLIDE SPSS (STATISTICAL PRODUCT AND SERVICE SOLUTIONS) Adalah Program Aplikasi yang memiliki kemampuan analitik statistik cukup tinggi, memproses data statistik secara cepat dan tepat, mengeluarkan

Lebih terperinci

Statistik Deskriptif dengan Microsoft Office Excel

Statistik Deskriptif dengan Microsoft Office Excel Statistik Deskriptif dengan Microsoft Office Excel Junaidi, Junaidi I. Prosedur Statistik Deskriptif pada Excel Statistik deskriptif adalah statistik yang bertujuan untuk mendeskripsikan atau menggambarkan

Lebih terperinci

SKALA PENELITIAN. Jenis kelamin : Laki- laki /Perempuan (*Coret yang tidak perlu)

SKALA PENELITIAN. Jenis kelamin : Laki- laki /Perempuan (*Coret yang tidak perlu) SKALA PENELITIAN Nama : Jenis kelamin : Laki- laki /Perempuan (*Coret yang tidak perlu) Usia :...(tahun) Kelas : Jawablah dengan jujur sesuai dengan kondisi yang Anda alami dan rasakan saat ini. Saya mohon,

Lebih terperinci

ANGKET CFSS-DS CHILDREN FEAR SURVEY SCHEDULE DENTAL SUBSCALE. Mark ( ) only 1 answer from each number below. All answers are correct.

ANGKET CFSS-DS CHILDREN FEAR SURVEY SCHEDULE DENTAL SUBSCALE. Mark ( ) only 1 answer from each number below. All answers are correct. LAMPIRAN LAMPIRAN 1 ANGKET CFSS-DS Name : Gender : Date of Birth/Age : Have you ever visited a dentist? (Yes / No) CHILDREN FEAR SURVEY SCHEDULE DENTAL SUBSCALE Mark ( ) only 1 answer from each number

Lebih terperinci

STATISTIK DESKRIPTIF. Abdul Rohman, S.E

STATISTIK DESKRIPTIF. Abdul Rohman, S.E LOGO STATISTIK DESKRIPTIF Konsep Statistika STATISTIKA : Kegiatan untuk : mengumpulkan data menyajikan data menganalisis data dengan metode tertentu menginterpretasikan hasil analisis KEGUNAAN? Melalui

Lebih terperinci

MODUL PELATIHAN SPSS

MODUL PELATIHAN SPSS MODUL PELATIHAN SPSS (Disajikan pada hari Sabtu, 6 Maret 2010 pada Acara Pelatihan SPSS Untuk Mahasiswa Jurusan Pendidikan Kimia FPMIPA UPI) Oleh : Dewi Rachmatin, S.Si., M.Si. JURUSAN PENDIDIKAN KIMIA

Lebih terperinci

Explore. Notes. Output Created 30-MAY :36:44 Comments. Input

Explore. Notes. Output Created 30-MAY :36:44 Comments. Input EXAMINE VARIABLES=EFEKTIFITAS BY AKDRNONAKDR /PLOT BOXPLOT STEMLEAF HISTOGRAM NPPLOT SPREADLEVEL /COMPARE GROUPS /STATISTICS DESCRIPTIVES /CINTERVAL 95 /MISSING LISTWISE /NOTOTAL. Explore Notes Output

Lebih terperinci

Lampiran 1 Analisis Regresi Model 1 dengan SPSS 20.

Lampiran 1 Analisis Regresi Model 1 dengan SPSS 20. 88 Lampiran 1 Analisis Regresi Model 1 dengan SPSS 20. Output Created 27-Jun-2014 11:20:05 Comments Input Active Dataset DataSet0 Filter Missing Value Handling Syntax Weight Split File N of Rows

Lebih terperinci

Mengolah Data Bidang Industri

Mengolah Data Bidang Industri Mengolah Data Bidang Industri Pengolahan data dalam bidang industri menggunakan aplikasi SPSS 20 mempunyai fungsi sebagai alat bantu untuk memberikan gambaran dalam hal prediksi penjualan atau omzet perusahaan,

Lebih terperinci

LAMPIRAN 1: KUESIONER PENELITIAN. Kepada Yth : Bapak/Ibu Karyawan/ti PT. Alfa Scorpii Di Medan. Dengan hormat,

LAMPIRAN 1: KUESIONER PENELITIAN. Kepada Yth : Bapak/Ibu Karyawan/ti PT. Alfa Scorpii Di Medan. Dengan hormat, 67 LAMPIRAN 1: KUESIONER PENELITIAN Kepada Yth : Bapak/Ibu Karyawan/ti PT. Alfa Scorpii Di Medan Dengan hormat, Dengan tidak mengurangi rasa hormat saya, kepada Bapak/Ibu Konsumen PT. Alfa Scorpii Medan,

Lebih terperinci

STMIK STIKOM BALIKPAPAN 1 CHI SQUARE

STMIK STIKOM BALIKPAPAN 1 CHI SQUARE STMIK STIKOM BALIKPAPAN 1 CHI SQUARE Uji Chi Square untuk satu atau dua sampel digunakan untuk menguji apakah data sebuah sampel yang diambil menunjang hipotesis yang menyatakan bahwa populasi asal sampel

Lebih terperinci

SPSS 10: Transformasi Data. Transformasi Data

SPSS 10: Transformasi Data. Transformasi Data SPSS 0: Transformasi Data Transformasi Data Transformasi data adalah suatu proses dalam merubah bentuk data. Misalnya merubah data numerik menjadi data kategorik atau merubah dari beberapa variabel yang

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Bab ini merupakan kesimpulan dan saran dari hasil penelitian yang telah dilakukan, terutama untuk persentase karakteristik responden, Uji Cochran, dan Analisis s 51 Kesimpulan

Lebih terperinci

BelajarSPSS. Grendi Hendrastomo Pend. Sosiologi FISE UNY

BelajarSPSS. Grendi Hendrastomo Pend. Sosiologi FISE UNY BelajarSPSS step by step Grendi Hendrastomo Pend. Sosiologi FISE UNY Email: ghendrastomo@yahoo.com MengenalSPSS Software pengolah data statistik dengn tampilan yang user friendly dengan cara penggunaan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. suatu penelitian. Dilihat dari bentuknya, metode penelitian pendidikan dibedakan

BAB III METODE PENELITIAN. suatu penelitian. Dilihat dari bentuknya, metode penelitian pendidikan dibedakan BAB III METODE PENELITIAN Metode penelitian adalah cara atau jalan yang ditempuh untuk melakukan suatu penelitian. Dilihat dari bentuknya, metode penelitian pendidikan dibedakan dalam 3 kategori yaitu,

Lebih terperinci

KUESIONER PENELITIAN

KUESIONER PENELITIAN KUESIONER PENELITIAN PENGARUH KESEJAHTERAAN, LINGKUNGAN KERJA, DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI (STUDI PADA LEMBAGA KURSUS DAN PELATIHAN NISSAN FORTUNA KUDUS, PATI, JEPARA) IDENTITAS RESPONDEN

Lebih terperinci

BAB 11 ANALISIS REGRESI LINIER BERGANDA

BAB 11 ANALISIS REGRESI LINIER BERGANDA BAB 11 ANALISIS REGRESI LINIER BERGANDA Selain regresi linier sederhana, metode regresi yang juga banyak digunakan adalah regresi linier berganda. Regresi linier berganda digunakan untuk penelitian yang

Lebih terperinci

Skala pengukuran dan Ukuran Pemusatan. Ukuran Pemusatan

Skala pengukuran dan Ukuran Pemusatan. Ukuran Pemusatan Skala Pengukuran Nominal (dapat dikelompokkan, tidak punya urutan) Ordinal (dapat dikelompokkan, dapat diurutkan, jarak antar nilai tidak tetap sehingga tidak dapat dijumlahkan) Interval (dapat dikelompokkan,

Lebih terperinci

LAMPIRAN 1 HASIL DETERMINASI DAUN ANGSANA

LAMPIRAN 1 HASIL DETERMINASI DAUN ANGSANA LAMPIRAN 1 HASIL DETERMINASI DAUN ANGSANA 86 LAMPIRAN 2 HASIL PERHITUNGAN Hasil Perhitungan Randemen Ekstrak = berat cawan+ekstrak kental berat cawan kosong x 100% berat ekstrak cair 572,8 + 57,3 572,8

Lebih terperinci

ANALISIS REGRESI Oleh : Andi Rusdi

ANALISIS REGRESI Oleh : Andi Rusdi ANALISIS REGRESI Oleh : Andi Rusdi A. Sekilas Mengenai Regresi Regresi diperkenalkan oleh Francis Galton dalam makalah (Family in Stature, Processing of Royal Society, London, vol.4, 1886), yang mengemukakan

Lebih terperinci

DAFTAR PUSTAKA. Assauri, S Manajemen Pemasaran. (Edisi Ketiga). Yogyakarta : BPFE.

DAFTAR PUSTAKA. Assauri, S Manajemen Pemasaran. (Edisi Ketiga). Yogyakarta : BPFE. 65 DAFTAR PUSTAKA Assauri, S 1981 Manajemen Pemasaran (Edisi Ketiga) Yogyakarta : BPFE Indriantoro, Nur dan Bambang Supomo 2002 Metodologi Penelitian Yogyakarta: BPFE Kotler, P 2000 Manajemen Pemasaran

Lebih terperinci

LAMPIRAN 1. No Responden :... Karakteristik Individu Perawat

LAMPIRAN 1. No Responden :... Karakteristik Individu Perawat LAMPIRAN 1 KUESIONER PENELITIAN PENGARUH PELATIHAN, GAYA KEPEMIMPINAN DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KEPERAWATAN DI RUMAH SAKIT HORAS INSANI KOTA PEMATANGSIANTAR TAHUN 2015 No Responden :... Karakteristik

Lebih terperinci

UJI PERSYARATAN ANALISIS DATA

UJI PERSYARATAN ANALISIS DATA PERTEMUAN KE-6 Materi : UJI PERSYARATAN ANALISIS DATA Uji nonparametrik digunakan apabila asumsi-asumsi pada uji parametrik tidak dipenuhi. Asumsi yang paling lazim pada uji parametrik adalah sampel acak

Lebih terperinci

Pokok Bahasan Membuat dan Menempatkan Tabel Menempatkan Footnotes Menempatkan Komentar (Comment) Mencetak Dokumen

Pokok Bahasan Membuat dan Menempatkan Tabel Menempatkan Footnotes Menempatkan Komentar (Comment) Mencetak Dokumen Membuat Tabel, Footnote, Komentar dan Mencetak pada Word 2007 Pokok Bahasan Membuat dan Menempatkan Tabel Menempatkan Footnotes Menempatkan Komentar (Comment) Mencetak Dokumen 36 JBK Microsoft Office 2007

Lebih terperinci

Indikator Emperik Supervisi

Indikator Emperik Supervisi Lampiran I Indikator Emperik Supervisi Konsep : Supervisi adalah usaha yang dilakukan oleh supervisor (kepala sekolah) dalam memimpin, memotivasi, atau membantu guru untuk memperbaiki pengajaran sesuai

Lebih terperinci

Lampiran 1. Langkah perhitungan Uji Validitas di SPSS.

Lampiran 1. Langkah perhitungan Uji Validitas di SPSS. 121 Lampiran 1. Langkah perhitungan Uji Validitas di SPSS. 1. Pilih program SPSS for Windows pada komputer anda. Setelah itu, pilih Cancel. 2. Pada variable view, ketik: Nomor1 (Nomor2, Nomor3,, Nomor20)

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Definisi operasional yang dimaksud yaitu untuk menghindari kesalahan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Definisi operasional yang dimaksud yaitu untuk menghindari kesalahan BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Definisi Operasional Definisi operasional yang dimaksud yaitu untuk menghindari kesalahan pemahaman dan perbedaan penafsiran yang berkaitan dengan istilah-istilah dalam

Lebih terperinci

Entri dan Modifikasi Sel

Entri dan Modifikasi Sel BAB Entri dan Modifikasi Sel 6 Pada Bab ini anda akan mempelajari cara: Memasukkan teks dan angka pada spreadsheet secara manual Menyimpan file spreadsheet Menggunakan fasilitas cepat Fill Series Memotong,

Lebih terperinci

CONTOH KASUS PENGOLAHAN DATA MENGGUNAKAN SPSS

CONTOH KASUS PENGOLAHAN DATA MENGGUNAKAN SPSS CONTOH KASUS PENGOLAHAN DATA MENGGUNAKAN SPSS 3.1 Permasalahan dan Data Penelitian Seorang peneliti muda bermaksud mengadakan penelitian tentang pelaksanaan perkuliahan program Tahun Pertama Bersama (TPB)

Lebih terperinci

PENGOLAHAN DATA DENGAN SPSS

PENGOLAHAN DATA DENGAN SPSS PENGOLAHAN DATA DENGAN SPSS Untuk melakukan analisa data dengan menggunakan program SPSS, langkah awal yang harus dilakukan adalah memasukkan data dalam sheet SPSS. Ada dua jenis sheet dalam SPSS, yaitu

Lebih terperinci

MODUL 1 UJI DATA ( 1 ) ANALISIS MISSING VALUE & OUTLIER

MODUL 1 UJI DATA ( 1 ) ANALISIS MISSING VALUE & OUTLIER MODUL 1 UJI DATA ( 1 ) ANALISIS MISSING VALUE & OUTLIER Tujuan dari praktikum modul 1 ini, agar mahasiswa mampu : 1. Mengenali karakteristik missing value.. Memberikan perlakuan atau solusi pemecahan terhadap

Lebih terperinci