MAKALAH IKATAN KRISTAL

dokumen-dokumen yang mirip
Bab 1 ZAT PADAT IKATAN ATOMIK DALAM KRISTAL

Yang akan dibahas: 1. Kristal dan Ikatan pada zat Padat 2. Teori Pita Zat Padat

BENDA WUJUD, SIFAT DAN KEGUNAANNYA

IKATAN KIMIA. Tim Dosen Kimia Dasar FTP

BAB 3 IKATAN KRISTAL. 3.1 Macam-Macam Ikatan Kristal

MOLEKUL, ZAT PADAT DAN PITA ENERGI MOLEKUL ZAT PADAT PITA ENERGI

IKATAN KIMIA DALAM BAHAN

U = Energi potensial. R = Jarak antara atom

Bab V Ikatan Kimia. B. Struktur Lewis Antar unsur saling berinteraksi dengan menerima dan melepaskan elektron di kulit terluarnya. Gambaran terjadinya

IKATAN KIMIA MAKALAH KIMIA DASAR

BAB II A. KONSEP ATOM

A. KESTABILAN ATOM B. STRUKTUR LEWIS C. IKATAN ION D. IKATAN KOVALEN E. IKATAN KOVALEN POLAR DAN NONPOLAR F. KATAN KOVALEN KOORDINASI G

LAMPIRAN C CCT pada Materi Ikatan Ion

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA BAHAN AJAR KIMIA DASAR BAB VI IKATAN KIMIA

Peranan elektron dalam pembentukan ikatan kimia

1. Aturan Aufbau. Konfigurasi Elektron. 1s, 2s, 2p, 3s, 3p, 4s, 3d, 4p, 5s, 4d, 5p, 6s, 4f, 5d, 6p, 7s, 5f, 6d, 7p,

IKATAN KIMIA. Tabel 3.1 Konfigurasi elektron unsur unsur gas mulia. Unsur Nomor Atom

IKATAN KIMIA BY. V_CVA MAN RETA 2010/2011

IKATAN KIMIA ORGANIK dalam bidang ilmu FARMASI

Menguasai pengetahuan dan menerapkan teknik, ketrampilan dan tools dalam bidang industri. Memiliki kemampuan untuk mengaplikasikan pengetahuan yang

IKATAN KIMIA ORGANIK dalam bidang ilmu FARMASI

BAB 2. Pada bab struktur atom dan sistem periodik unsur, Anda sudah mempelajari bahwa. Ikatan Kimia. Kata Kunci. Pengantar

IKATAN KIMIA BAB 3. Pada pelajaran bab tiga ini akan dipelajari tentang ikatan ion, ikatan kovalen, dan ikatan logam.

Ikatan Kimia dan Struktur Molekul. Sulistyani, M.Si.

IKATAN KIMIA Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator Susunan Elektron Gas Mulia Ikatan Ion Ikatan Kovalen

BAB III IKATAN KRISTAL

Struktur dan Ikatan Kimia dalam senyawa Organik

LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS) IKATAN KOVALEN. 1. Menjelaskan proses terbentuknya ikatan kovalen tunggal, rangkap dua, dan rangkap tiga.

IKATAN KIMIA Isana SYL

LATIHAN SOAL IKATAN KIMIA

3. Manfaat BAB I PENDAHULUAN. 1. Latar Belakang. 2. Tujuan

MODUL KIMIA KELAS X MIA

K13 Revisi Antiremed Kelas 10 KIMIA

II. KEGIATAN BELAJAR 2 STRUKTUR KRISTAL BAHAN PADAT. Struktur kristal bahan padat dapat dijelaskan dengan benar

LATIHAN SOAL IKATAN KIMIA

BAB IV TEMUAN DAN PEMBAHASAN. Dalam pengembangan strategi pembelajaran intertekstualitas pada materi

MATERI IKATAN KIMIA. 1.Kondisi Stabil Atom Unsur

kimia Kelas X REVIEW I K-13 A. Hakikat Ilmu Kimia

Soal 3 Diantara unsur unsur di bawah ini yang paling stabil adalah... A. 8 P B. 9 Q C. 10 R D. 12 S E. 20 T

STRUKTUR KIMIA DAN SIFAT FISIKA

~ gaya tarik antar atom yang pemutusan atau pembentukannya dapat menyebabkan terjadinya perubahan kimia.

Ikatan Kimia & Larutan

1. Ikatan Kimia. Struktur Molekul. 1.1 Pengertian. 1.2 Macam-Macam. ~ gaya tarik antar atom

IKATAN KIMIA DAN GEOMETRI MOLEKUL

01 : STRUKTUR MIKRO. perilaku gugus-gugus atom tersebut (mungkin mempunyai struktur kristalin yang teratur);

IKATAN KIMIA. RATNAWATI, S.Pd

SKL 1. Ringkasan Materi

LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS)

BAB - III IKATAN KRISTAL

MATERI IKATAN KIMIA. 1.Kondisi Stabil Atom Unsur

KIMIA. Sesi KIMIA UNSUR (BAGIAN IV) A. UNSUR-UNSUR PERIODE KETIGA. a. Sifat Umum

,

IKATAN KOVALEN. berikutnya adalah membentuk elektron persekutuan. Dalam kerja sama ini, atom-atom

III. Ikatan Kimia. Diharapkan Anda mampu memahami pembentukan jenis-jenis ikatan kimia beserta sifat-sifat fisisnya setelah mempelajari bab ini.

Ikatan Kimia. Ikatan kimia adalah gaya tarik antar atom yang pemutusan atau pembentukannya menyebabkan terjadinya perubahan kimia.

BAB II KAJIAN PUSTAKA. Pembelajaran merupakan proses komunikasi dua arah antara guru sebagai

Ikatan Kimia. Linda Windia Sundarti

Ikatan kimia. 1. Peranan Elektron dalam Pembentukan Ikatan Kimia. Ikatan kimia

kimia KONFIGURASI ELEKTRON

KIMIA FISIKA KESETIMBANGAN CAIR-UAP & PADAT-UAP. Prof. Heru Setyawan Jurusan Teknik Kimia FTI ITS

Aris Arianto. Guru Kimia di SMAN Madani Palu. STUDENT S BOOk

TEORI ATOM. Ramadoni Syahputra

Gaya Antarmolekul dan Cairan dan Padatan

SUSUNAN ATOM DALAM. 1. Irfa Hambali 2. Rezki Al Khairi. 4. Junedi Ramdoner 5. Priselort D. 7. Venti Nuryati

Bentuk-Bentuk Molekul

DAFTAR PUSTAKA. 1. Dra. Sukmriah M & Dra. Kamianti A, Kimia Kedokteran, edisi 2, Penerbit Binarupa Aksara, 1990

Chemical Chemic al Bonding Bonding

IKATAN KIMIA. Tabel 3.1 Konfigurasi elektron unsur unsur gas mulia. Unsur Nomor Konfigurasi Elektron

! " "! # $ % & ' % &

MATERI DAN PERUBAHANNYA. Kimia Kesehatan Kelas X semester 1

Ikatan yang terjadi antara atom O dengan O membentuk molekul O 2

BENTUK MOLEKUL. Rumus VSEPR AX 2 AX 3 AX 4 AX 3 E AX 3 E 2 AX 5 AX 6 AX 4 E 2

KIMIA DASAR TEKNIK INDUSTRI UPNVYK C H R I S N A O C V A T I K A ( ) R I N I T H E R E S I A ( )

MAKALAH KIMIA ORGANIK IKATAN KIMIA DAN STRUKTUR MOLEKUL

Sifat-Sifat Umum Unsur Dra. Sri Wardhani, M.Si. Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Brawijaya

Handout Materi Ikatan Kimia

SOAL-SOAL LATIHAN BAB II

Soal dan jawaban tentang Kimia Unsur

BAB.8 FISIKA MODERN - P.SINAGA

SISTEM PERIODIK UNSUR

Kumpulan contoh soal ujian nasional kimia UN tahun , 2012 dan 2013, 2014 tentang ikatan kimia.

LEMBARAN SOAL 6. Mata Pelajaran : KIMIA Sat. Pendidikan : SMA Kelas / Program : XI IPA ( SEBELAS IPA )

TITIK LELEH DAN TITIK DIDIH. I. TUJUAN PERCOBAAN : Menentukan titik leleh beberapa zat Menentukan titik didih beberapa zat II.

SOAL DAN KUNCI JAWABAN LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT

Ikatan dan Isomeri. Prof. Dr. Jumina Robby Noor Cahyono, S.Si., M.Sc.

MAKALAH HUKUM 1 TERMODINAMIKA

BAB 3 IKATAN DAN STRUKTUR MOLEKUL

LARUTAN ELEKTROLIT DAN NONELEKTROLIT (Diskusi Informasi) INFORMASI Larutan adalah campuran yang homogen antara zat terlarut dan zat pelarut.

MODUL KIMIA SMA IPA Kelas 10

TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS

Ikatan Kimia. 2 Klasifikasi Ikatan Kimia :

SOAL KIMIA 2 KELAS : XI IPA

ATOM DAN SISTEM PERIODIK UNSUR

SIFAT-SIFAT SENYAWA KOVALEN

SIFAT SIFAT ATOM DAN TABEL BERKALA

SIFAT FISIS DAN SIFAT KIMIA UNSUR-UNSUR

MENGELOMPOKKAN SIFAT-SIFAT MATERI

LEMBARAN SOAL 5. Pilih satu jawaban yang benar!

KIMIA. Sesi POLIMER. A. LOGAM ALKALI a. Keberadaan dan Kelimpahan Logam Alkali. b. Sifat-Sifat Umum Logam Alkali. c. Sifat Keperiodikan Logam Alkali

10 Soal dan Pembahasan Ikatan Kimia

Transkripsi:

Pendahuluan Fisika Zat Padat MAKALAH IKATAN KRISTAL KELOMPOK I Nama Mahasiswa 1. NURHIDAYAH 2. ELYNA WAHYUNITA 3. AMIN RAIS 4. ANDI SRI WAHYUNI 5. ARMITA CAHYANI Kelas : FISIKA A JURUSAN PENDIDIKAN FISIKA FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) ALAUDDIN MAKASSAR 2016

KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT, karena telah memberikan rahmat serta hidayah-nya kepada kami sehingga dapat menyelesaikan Makalah Fisika Zat Padat tepat pada waktunya. Tujuan makalahini ialah agar dapat menambah pengetahuan para mahasiswa.selain itu juga harapan kamisetelah membuat makalahini agar mahasiswa lebih mengetahui dan memahami lebih dalam tentang macam-macam materi Ikatan Kristal Tak Ada Gading yang Tak Retak, begitu juga dalam pembuatan makalahini masih jauh dari kesempurnaan.oleh karena itu kami menerima kritik serta saran yang bersifat membangun untuk kebaikan dan kesempurnaan makalah seperti ini di masa mendatang. Akhirnya kami berharap semoga tugas yang kami buat ini dapat bermanfaat bagi para pembaca, khususnya Mahasiswa Jurusan Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar. Samata, Mei 2016 Penyusun

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Berkembangnya ilmu pengetahuan diera modern yang sangat pesat ini, dan dengan perkembangan zaman yang semakin pesat, kebutuhan akan efektifitas dan efisiensi sangat diutamakan dalam bidang. Hal tersebut telah mendorong manusia untuk berkreasi dan berinovasi dalam bidang ilmu pengetahuan untuk menciptakan suatu ilmu pengetahun yang lebih efektif dan efisien yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.semakin banyak munculnya berbagai macam ilmu pengetahuan yang dapat membantu kehidupan manusia.menambah masuk hampir disegala bidang kehidupan, sebagai contohnya adalah dibidang ilmu pengetahuan Fisika Zat Padat. Berdasarkan latar belakang diatas, penulis tertarik untuk melakukan pembahasan tentang salah satu dalam bidang ilmu pegetahuan dibidang Fisika Zat Padat. Yang akan membahas tentang ikatan kristal diantaranyaadalah kekristalan zat padat dan macam-macam Ikatan Atom dalam Kristal yaituikatan Ionik, Ikatan Kovalen, Ikatan Logam, Ikatan Van Der Waals dan Ikatan Hidrogen. B. Rumusan Masalah Rumusan masalah yang diambil dalam pembuatan makalah ini : 1. Bagaimana kekristalan zat padat? 2. Bagaimana macam-macam ikatan atom dalam kristal? C. Tujuan Setelah mempelajari fisika zat padat tersebut mahasiswa dapat : 1. Mahasiswa dapat memahami kekristalan zat padat. 2. Mahasiswa mampu mempelajari dan mengetahui tentang macam-macam ikatan atom didalam Kristal.

BAB II PEMBAHASAN A. Pembahasan Kekristalan Zat Padat Zat padat dapat dibedakan menjadi: 1. Kristal yaitu bila atom atau molekul penyusun tersusun dalam bentuk pengulangan kontinu untuk rentang yang panjang, terbentuk dari larutan, lelehan, uap, atau gabungan dari ketiganya. Kristal dapat terbentuk dalam; - Kristal tunggal - Polikristal - Mikrokristal - Nanokristal 2. Amorf yaitu zat padat yang tidak memiliki bentuk pengulangan keteraturan, jangkauan keteraturan atom biasanya sampai tetangga kedua. B. Macam-macam Ikatan Atom Dalam Kristal Macam-macam ikatan dalam kristal adalah sebagai berikut : 1. Ikatan Ionik Ikatan Ionik adalah Ikatan yang dibentuk oleh-oleh ion, Terjadi karena gaya tarik elektrostatik (Coulomb) antara ion positif dan ion negatif. dan Ikatan ionik dapat terbentuk antar atom yang memiliki energy ionisasi rendah, sehingga mudah terjadi pelepasan elektronnya. Dalam hal ini, atom yang satu memberikan electronnya pada atom yang lain, sehingga terbentuk ion positif dan ion negatif yang saling mengikat. Pada kristal ionik, tiap ion dikelilingi oleh ion-ion yang lain. Ikatan ionik yang sempurna dapat terbentuk pada suatu molekul bilamana atom-atom yang terlibat dapat membentukion-ion yang Elektropositif dan elektronegatif kuat.

2. Ikatan Kovalen Ikatan Kovalen adalah ikatan yang terjadi karena adanya pemakaian bersama elektron-elektron dari atom-atom yang bersangkutan, dan ikatan kovalen juga disebut juga ikatan homopolar. Ikatan kovalen terjadi karena adanya pemakaian sebuah elektron secara bersama-sama oleh kedua atom yang berikatan satu sama lain, misalnya ikatan antara dua buah atom hidrogen. Dalam pembentukan ikatan kovalen tidak berlaku pemindahan elektron. Adapun karakteristik dari ikatan kovalen adalah sebagai berikut : 1. Memiliki energi ikat yang besarsehingga sangat keras dan tembus cahaya 2. Titik leleh tinggi 3. Tidak larut dalam zat cair biasadan dalam hampir semua pelarut 4. Energi kohesif 16 sampai 12 ev Contoh ikatan kovalen adalah atom Hidrogen (H), Karbon, Intan, dan Diamond. 3. Ikatan Logam Ikatan Logam adalah disebut golongan I karena bervalensi I, Pada Kristal logam atom-atom nya membentuk suatu ikatan yang dikenal dengan nama ikatan logam, misaln nya padan Na, Fe, Cu, dan sebagainya. Terjadi bila tarikan antara ion logam positif dan gas elektron melebihi saling tolak-menolak antara elektron dalam gas itu; ini berarti jika reduksi dalam energi potensial elektron melebihi pertambahan energi kinetik yang bersangkutan. Ikatannya jauh dari kejenuahan sehingga mengakibatkan kemampuan elektron valensi untuk mengembara secara bebas dari suatu atom ke atom yang lain. Contoh : Natriun Adapun karakteristik dari ikatan logam sebagai berikut : 1. Gaya tarik menarik elektrostatik antara ion positif logam dengan awan elektron 2. sejumlah besar atom bergabung dengan berbagi elektron masing-masing

3. Berkilauan menghantarkan kalor dan listrik dengan baik Sifat-sifat kristal logam adalah : a. Tidak tembus cahaya. b. Permukaannya tampak mengkilap. c. Memiliki konduktivitas yang baik. d. Dapat dilarutkan dan dicampurkan dengan logam lain sehingga membentuk senyawa baru. Setiap logam mempunyai elektron valensi (elektron terluar) yang sangat mudah bergerak.elektron-elektron valensi dilukiskan sebagai lautan awan/gas elektron yamg membungkus ion-ion positif.ikatan antara gas elektron ini disebut ikatan logam. 4. Ikatan Hidrogen Ikatan Hidrogen terjadi pada molekul tertentu yang mengandung atom hidrogen.molekul air cenderung secara khas untuk membentuk ikatan hidrogen karena ke empat pasangan elektron yang mengelilingi atom O dalam H2O tidak terdistribusi secara simetris, tetapi berpeluang besar untuk didapati dalam daerah berkerapatan berpeluang besar. Sifat-sifat ikatan hidrogen antara lain : 1. Wujud cair, ikatan hidrogen antara satu molekul H2O dengan molekul H2O yang lain mudah putus, akibat gerak termal atom-atom H dan O. Namun dapat tersambung dengan molekul H2O yang letaknya relatif lebih jauh. 2. Wujud padat, ikatan hidrogennya lebih stabil karena energi termalnya lebih rendah dari energi ikat hidrogen (kristal es suhunya lebih rendah) 3. Titik lebur dan titik didih bahan molekul bertambah 4. Keterlarutan dalam air lebih mudah apabila dalam sesuatu molekul itu terdapat ikatan hidrogen 5. Berlaku pemasangan molekul 6. Bentuk molekul protein menjadi lebih tegar dan sangat stabil.

5. Ikatan Van Der Waals Ikatan Van Der Waals terjadinya interaksi antara momen dipole listrik dari atom bertetangga. Terjadi tidak saja antara molekul, tapi juga antara setiap atom, termasuk gas jarang yang hampir tidak berinteraksi, jika tidak demikian gas tidak terkondensasi manjadi zat cair atau zat padat. Kristal molekular memiliki titik leleh dan titik didih yang rendah dan kekuatan mekanis yang kecil. Kristal pada golongan VIII A (gas mulia) yakni Ne, Ar, Kr, Xe, Rn. Atom-atom gas inert dapat mengalami distorsi yang sangat kecil pada distribusi elektronnya dalam orbital kulit penuh yang berbentuk simetri bola. Penyimpanan ini cukup mengubah atom-atom menjadi dipol-dipol listrik. Interaksi antar dipol inilah yang menghasilkan gaya tarik-menarik yang disebut gaya Van der Waals

BAB III PENUTUP A.Kesimpulan Kesimpulan yang dapat disampaikan dalam makalah ini adalah sebagai berikut : 1. Zat padat dapat dibedakan menjadi dua yaitu kristal dan amorf. 2. Jenis Ikatan pada zat padat ada 5 yaitu: a. Ikatan Ionik terjadi akibat ikatan ionik antara ion-ion dalam zat padat.ikatan ionik terjadi karena gaya tarik elektrostatik antara ion positif dan ion negatif..contoh : kristal NaCl, ion Na + dikelilingi oleh 6 ion Cl -. b. Ikatan Kovalen adalah patungan elektron valensi dari kedua atom.contoh : Atom hidrogen (H) c.ikatan Hidrogen terjadi pada molekul tertentu yang mengandung atom hidrogen. d. Ikatan Van Deer Wals terjadi tidak saja antara molekul, tapi juga antara setiap atom, termasuk gas jarang yang hampir tidak berinteraksi, jika tidak demikian gas tidak terkondensasi manjadi zat cair atau zat padat. e. Ikatan Logam terjadi bila tarikan antara ion logam positif dan gas elektron melebihi saling tolak-menolak antara elektron dalam gas itu; ini berarti jika reduksi dalam energi potensial elektron melebihi pertambahan energi kinetik yang bersangkutan.contoh : Natriun

DAFTAR PUSTAKA www.fsika zat padat.com www.ikatan Ionik dalam kristal.com www.ikatan Kovalen dalam kristal.com www.ikatan Logam dalam kristal.com www.ikatan Van Der Waals dalam Kristal.com www.ikatan Hidrogen dalam Kristal.com