(Indonesian) DM-RBFD001-01 Panduan Dealer JALANAN MTB Trekking Keliling Kota/ Sepeda Nyaman URBAN SPORT E-BIKE Pemindah gigi (derailleur) depan SORA FD-R3000 FD-R3030 CLARIS FD-R2000 FD-R2030
DAFTAR ISI PENGUMUMAN PENTING... 3 UNTUK MENJAGA KESELAMATAN... 4 DAFTAR ALAT YANG AKAN DIGUNAKAN... 7 PEMASANGAN... 9 Memasang pelat cadangan...11 PENYETELAN... 13 Menyetel rute kabel (FD-R3000/FD-R2000)...13 Penyetelan SIS...18 PERAWATAN... 27 Lumasi...27 Mengganti pelat skid...28 2
PENGUMUMAN PENTING PENGUMUMAN PENTING Panduan dealer ini terutama dimaksudkan untuk digunakan oleh mekanik sepeda profesional. Pengguna yang tidak terlatih secara profesional untuk perakitan sepeda tidak boleh mencoba untuk memasang komponen sendiri dengan menggunakan panduan dealer. Jika ada bagian informasi pada panduan ini yang tidak jelas bagi Anda, jangan teruskan pemasangan. Melainkan, hubungi tempat Anda membeli atau dealer sepeda setempat untuk minta bantuan mereka. Pastikan membaca semua panduan instruksi yang disertakan bersama produk. Jangan membongkar atau memodifikasi produk selain dari yang dinyatakan dalam informasi yang dimuat dalam panduan dealer ini. Semua panduan dealer dan panduan instruksi dapat dilihat secara online di situs web kami (http://si.shimano.com). Harap perhatikan peraturan dan regulasi yang sesuai di setiap negara, provinsi, atau daerah tempat Anda menjalankan usaha sebagai dealer. Untuk keselamatan, pastikan membaca panduan dealer ini secara menyeluruh sebelum menggunakan, dan ikuti untuk penggunaan yang benar. Instruksi berikut harus selalu diperhatikan untuk mencegah cedera pada orang dan kerusakan fisik pada peralatan dan lingkungan sekitar. Instruksi dikelompokkan sesuai dengan tingkat bahaya atau kerusakan yang mungkin terjadi jika produk digunakan secara tidak benar. BAHAYA Tidak mengikuti instruksi ini akan mengakibatkan kematian atau cedera serius. PERINGATAN Tidak mengikuti instruksi ini bisa mengakibatkan kematian atau cedera serius. WASPADA Tidak mengikuti instruksi ini bisa mengakibatkan cedera pada orang atau kerusakan fisik pada peralatan dan lingkungan sekitar. 3
UNTUK MENJAGA KESELAMATAN UNTUK MENJAGA KESELAMATAN PERINGATAN Pastikan mengikuti instruksi yang disediakan dalam panduan saat memasang produk. Disarankan agar hanya menggunakan komponen Shimano asli. Jika komponen seperti baut dan mur sudah longgar atau rusak, sepeda bisa tiba-tiba terjungkal, sehingga menyebabkan cedera serius. Selain itu, jika penyetelan tidak dilakukan dengan benar, maka bisa terjadi masalah, dan sepeda bisa tiba-tiba terjungkal, sehingga menyebabkan cedera serius. Pastikan mengenakan kacamata pengaman atau kacamata pelindung untuk melindungi mata Anda saat melakukan tugas perawatan seperti mengganti komponen. Setelah membaca panduan dealer secara menyeluruh, simpanlah di tempat yang aman untuk referensi nanti. Pastikan juga memberi tahu pengguna mengenai hal-hal berikut: Berhati-hatilah jangan sampai ujung baju Anda terjepit di rantai saat bersepeda. Jika tidak, Anda bisa jatuh dari sepeda. CATATAN Pastikan juga memberi tahu pengguna mengenai hal-hal berikut: Jika operasi perpindahan roda gigi tidak terasa mulus, cucilah pemindah gigi dan lumasi semua komponen bergerak. Bila rantai dalam salah satu posisi yang diperlihatkan dalam ilustrasi, rantai tersebut bisa mengenai cincin rantai depan atau pemindah gigi (derailleur) depan dan menimbulkan bunyi berisik. Jika bunyi tersebut merupakan masalah, pindahkan rantai ke atas sproket terbesar berikutnya atau setelahnya. Ganda Triple Cincin rantai depan Sproket belakang 4
UNTUK MENJAGA KESELAMATAN Untuk Pemasangan pada Sepeda dan Perawatan: Pemindah gigi depan tripel tidak bisa dipakai dengan engkol ganda karena titik perpindahan gigi tidak cocok. Demikian pula, pemindah gigi (derailleur) depan ganda tidak bisa digunakan dengan set engkol triple. Ganda: FD-R3000/FD-R2000 Triple: FD-R3030/FD-R2030 Untuk spesifikasi detail, rujuklah spesifikasi pada situs web kami untuk panduan dealer. Untuk rangka dengan suspensi, sudut penahan rantai akan berbeda-beda, bergantung pada apakah sepeda sedang dinaiki atau tidak. Bila sepeda sedang tidak dinaiki dan rantai diposisikan pada cincin rantai terbesar dan pada sproket terkecil, pelat luar pemandu rantai pada pemindah gigi depan mungkin menyentuh rantai. Gunakan kabel OT-SP dan pemandu kabel agar pengoperasian berjalan mulus. Jika kekendoran di mata rantai sangat besar maka penyetelan itu tidak mungkin dilakukan, jadi Anda harus mengganti pemindah gigi. Kabel pemindah gigi menggunakan gemuk khusus. Jangan gunakan gemuk premium atau tipe gemuk lain, karena bisa menyebabkan berkurangnya performa perpindahan gigi. Beri gemuk pada kabel dalam dan sisi dalam selubung luar sebelum menggunakan untuk memastikannya bergeser dengan benar. Pengoperasian tuas yang berkaitan dengan perpindahan gigi hanya boleh dilakukan saat roda rantai depan sedang berputar. Produk ini tidak dilindungi garansi terhadap aus dan keropos alami akibat penggunaan normal dan lama pemakaian. Produk sesungguhnya mungkin berbeda dari ilustrasi karena panduan ini terutama dimaksudkan untuk menjelaskan prosedur penggunaan produk. 5
DAFTAR ALAT YANG AKAN DIGUNAKAN
DAFTAR ALAT YANG AKAN DIGUNAKAN DAFTAR ALAT YANG AKAN DIGUNAKAN Alat berikut diperlukan untuk tujuan pemasangan, penyetelan, dan perawatan. Alat Alat Kunci heksagon 2 mm Obeng[#2] Kunci heksagon 5 mm 7
PEMASANGAN
PEMASANGAN PEMASANGAN CATATAN Saat memasang komponen ke rangka karbon (setang), ada risiko timbulnya kerusakan pada rangka (setang) atau kekuatan pengencang tidak memadai, bahkan dengan torsi pengencang yang disarankan. Tanyakan kepada produsen sepeda atau rangka (setang) nilai torsi yang sesuai untuk digunakan. Saat menggunakan adaptor, pasanglah di posisi yang diperlihatkan dalam ilustrasi, dengan berpatokan pada band depan atau band belakang. Sejajarkan Adaptor Band depan/band belakang CATATAN Pastikan menggunakan adaptor logam untuk band depan yang memiliki bentuk tidak rata. Bentuk rata Bentuk tidak rata 1 Band depan Adaptor logam Setel agar ada jarak bebas 1-3 mm antara pelat luar chain guide dan cincin rantai terbesar. Setelah mengeratkan sementara baut jepit, sejajarkan bagian datar pelat luar chain guide dengan permukaan datar cincin rantai terbesar. Pelat luar chain guide Cincin rantai terbesar 1-3 mm 2 Bersambung ke halaman berikutnya 9
PEMASANGAN Bila penyetelan selesai, eratkan baut jepit. Kunci heksagon 5 mm Torsi pengencang 5-7 N m 3 10
PEMASANGAN Memasang pelat cadangan Memasang pelat cadangan Jika memasang pemindah gigi (derailleur) depan pada rangka tipe brazed-on, pelat cadangan harus dipasang ke tabung kursi. Pastikan pelat cadangan dipasang untuk mencegah kerusakan pada rangka akibat tekanan baut penopang pemindah gigi (derailleur) depan. Periksa posisi persentuhan langsung antara baut penopang dan rangka bila baut penopang pemindah gigi (derailleur) depan disetel, dan pasang pelat cadangan di posisi itu. Selain itu, hindari memosisikan tape yang merekatkan pelat cadangan ke tabung kursi di lokasi baut penopang bersentuhan langsung dengan rangka. Pelat cadangan Tape (C) Baut penopang (D) Kunci heksagon 2 mm TIPS-TIPS TEKNOLOGI * Bila menggunakan adaptor band pemasangan (SM-AD90/79/67), baut penopang tidak diperlukan. Adaptor band (D) (C) Ada pelat cadangan dengan permukaan penempelan cekung dan pelat cadangan dengan permukaan penempelan datar, sebagaimana diperlihatkan dalam ilustrasi, gunakan tipe yang cocok dengan bentuk rangka. Tape 11
PENYETELAN
PENYETELAN Menyetel rute kabel (FD-R3000/FD-R2000) PENYETELAN Menyetel rute kabel (FD-R3000/FD-R2000) Jarak perpindahan pemindah gigi (derailleur) depan berbeda-beda sesuai dengan titik akhir chain guide atau posisi lubang di rangka yang akan dilewati kabel. Setel jarak perpindahan dengan memutar konverter ke ON/OFF. (y) Titik akhir pemandu kabel Lubang di rangka tempat melewatkan kabel 1 (y) Gunakan alat penilai konverter (TL-FDR30) untuk menentukan orientasi yang cocok untuk konverter. TIPS-TIPS TEKNOLOGI Sebelum menggunakan alat penilai konverter, sejajarkan pelat luar chain guide dengan permukaan cincin rantai terbesar. Chain guide 1-3 mm 2 Cincin rantai terbesar 13
PENYETELAN Menyetel rute kabel (FD-R3000/FD-R2000) Menggunakan alat penilai konverter 1 (C) (D) Longgarkan baut pemasangan kabel untuk membentuk celah antara pelat dan tautan luar. Bentuk celah Pelat Kunci heksagon 5 mm (C) Baut pemasangan kabel (D) Tautan luar Lipat bagian lipatan pada alat penilai konverter. Bagian lipatan 2 3 (C) (D) Pasang alat penilai konverter dengan menggesernya ke dalam celah antara pelat dan tautan luar. Pada saat ini, masukkan bagian lipatan pada alat ke dalam lubang di tautan luar. Setelah memasang alat, eratkan baut pemasangan kabel untuk sementara. Masukkan bagian lipatan pada alat ke dalam lubang di tautan luar Alat penilai konverter (TL-FDR30) Pelat (C) Baut pemasangan kabel (D) Tautan luar (E) Bagian lipatan (F) Kunci heksagon 5 mm (F) (E) Bersambung ke halaman berikutnya 14
PENYETELAN Menyetel rute kabel (FD-R3000/FD-R2000) (C) (y) Sejajarkan kabel dengan tempat kabel pada alat, kemudian tarik. Periksa apakah kabel melewati sisi ON Konverter atau sisi OFF Konverter dari garis tengah. Atur ON/OFF konverter menurut indikasi yang diberikan oleh alat. Tempat kabel Kabel (C) Garis tengah 4 (y) Sisi ON konverter Sisi OFF konverter 15
PENYETELAN Menyetel rute kabel (FD-R3000/FD-R2000) Membuat konverter jadi ON/OFF Tonjolan keluar pada konverter dan lekukan di sampingnya berfungsi sebagai pemandu. Tonjolan keluar pada sisi luar sepeda: OFF Tonjolan keluar pada sisi dalam sepeda: ON (ON maupun OFF dapat dipilih jika kabel berada di garis tengah.) (y) Konverter: OFF Konverter: ON Konverter (y) 1 (D) (C) Longgarkan baut pemasangan kabel. Paparkan konverter dengan memutar pelat ke bawah. Putar pelat ke bawah. Konverter Baut pemasangan kabel (C) Pelat (D) Kunci heksagon 5 mm Masukkan kunci heksagon 2 mm ke dalam sisi balik konverter dan dorong keluar. Putar konverter 180 derajat berlawanan arah jarum jam. Konverter Kunci heksagon 2 mm 2 Bersambung ke halaman berikutnya 16
PENYETELAN Menyetel rute kabel (FD-R3000/FD-R2000) Dorong pin konverter dengan jari. Konverter 3 17
PENYETELAN Penyetelan SIS Penyetelan SIS Ganda: FD-R3000/FD-R2000 Penyetelan bawah Posisi rantai Setel agar jarak bebas antara pelat dalam chain guide dan rantai adalah 0-0,5 mm. Sproket terbesar Cincin rantai terkecil (C) Pelat dalam chain guide Rantai (C) Obeng[#2] (D) Baut setelan bawah (D) Menyambung dan mengeratkan kabel dalam Saat menarik kabel dalam, eratkan baut pengencang dengan kunci heksagon 5 mm untuk menahan kabel. (y) Konverter: OFF Konverter: ON Baut pemasangan kabel 1 (y) Torsi pengencang 5-7 N m Bersambung ke halaman berikutnya 18
PENYETELAN Penyetelan SIS 2 Setelah menaikkan kekendoran awal di kabel, eratkan kembali pada pemindah gigi (derailleur) depan sebagaimana diperlihatkan dalam ilustrasi. Tarik Penyetelan tegangan kabel Posisi rantai Atur rantai ke sproket terbesar di belakang, dan di depan, pindahkan rantai ke cincin rantai terkecil, kemudian kembali ke cincin rantai terbesar. Sproket terbesar Cincin rantai terbesar 1 Cara memindahkan cincin rantai depan (y) Dari cincin rantai terbesar ke cincin rantai terkecil Dari cincin rantai terkecil ke cincin rantai terbesar Tuas [a] Tuas [b] (y) Bersambung ke halaman berikutnya 19
PENYETELAN Penyetelan SIS Lakukan perapian (mekanisme pencegah berisik). Pelan-pelan tekan tuas [b]. (Suara klik akan terdengar.) CATATAN Lakukan perapian (mekanisme pencegah berisik). Ada dua posisi pemindah gigi (derailleur) depan ketika memindahkan ke cincin rantai terbesar. Pastikan pemindah gigi berada di posisi yang lebih dalam dari kedua posisi. * Pindah gigi dari cincin rantai terkecil [L] ke cincin rantai terbesar [T], kemudian pelan-pelan tekan tuas [b] sampai terdengar bunyi klik. [L] [T] 2 Titik setelan TIPS-TIPS TEKNOLOGI Gerakkan tuas [b] sedikit sambil memutar engkol, dan periksa apakah pemindah gigi (derailleur) depan bergerak sedikit ke arah cincin rantai terkecil. Pada saat ini, jika pemindah gigi (derailleur) depan banyak bergerak dan membuat rantai menggunakan cincin rantai terkecil, putar baut setelan atas sebanyak 1/8 putaran berlawanan arah dengan jarum jam. Kemudian, setelah mengembalikan rantai ke posisi semula, setel dan periksa mekanisme perapian. Posisi rantai Setelah perapian, gunakan barel setelan kabel untuk menyetel jarak bebas antara rantai dan pelat dalam chain guide ke 0-0,5 mm. Sproket terbesar Cincin rantai terbesar Jarak bebas: 0-0,5 mm 3 Barel setelan kabel Pelat dalam chain guide (C) Rantai TIPS-TIPS TEKNOLOGI Penyetelan dimungkinkan menggunakan tuas kontrol ganda (dengan penyetel kabel). Untuk metode penyetelan, rujuklah bagian tuas kontrol ganda. (C) 20
PENYETELAN Penyetelan SIS Penyetelan atas Posisi rantai Setel agar jarak bebas antara pelat luar chain guide dan rantai adalah 0-0,5 mm. Sproket terkecil Cincin rantai terbesar (C) Pelat luar chain guide Rantai (C) Obeng[#2] (D) Baut setelan atas (D) Memeriksa perpindahan gigi dan setelan kecil Setelah menyelesaikan penyetelan bawah, menyambung dan mengeratkan kabel dalam, penyetelan tegangan kabel, dan penyetelan atas, periksa perpindahan gigi dengan mengoperasikan tuas pemindah. (Ini juga berlaku jika perpindahan menjadi sulit selama digunakan.) * Putar baut sebanyak 1/8 putaran untuk setiap setelan. Jika rantai jatuh ke sisi engkol Jika perpindahan sulit dari cincin rantai terkecil ke cincin rantai terbesar Jika perpindahan sulit dari cincin rantai terbesar ke cincin rantai terkecil Jika rantai jatuh ke sisi braket bawah Jika perpindahan gigi ke cincin rantai terkecil kaku dan sulit dilakukan setelah perapian Putar baut setelan atas searah jarum jam. Putar baut setelan atas berlawanan arah jarum jam. Jika hal ini tidak memperbaiki kondisinya, setel ulang tegangan kabel. Putar baut setelan bawah berlawanan arah jarum jam. Putar baut setelan bawah searah jarum jam. Putar barel setelan kabel searah jarum jam sampai perpindahan gigi ke cincin rantai terkecil menjadi mulus. * Perhatikan, memutar barel setelan kabel secara berlebihan sekaligus dapat mengakibatkan performa perpindahan gigi ke cincin rantai terbesar menjadi lebih buruk. 21
PENYETELAN Penyetelan SIS Triple: FD-R3030/FD-R2030 Penyetelan bawah Posisi rantai Setel agar jarak bebas antara pelat dalam chain guide dan rantai adalah 0-0,5 mm. Sproket terbesar Cincin rantai terkecil (C) Pelat dalam chain guide Rantai (C) Obeng[#2] (D) Baut setelan bawah (D) Menyambung dan mengeratkan kabel dalam 1 Saat menarik kabel dalam, eratkan baut pengencang dengan kunci heksagon 5 mm untuk menahan kabel. Baut pemasangan kabel Torsi pengencang 5-7 N m Bersambung ke halaman berikutnya 22
PENYETELAN Penyetelan SIS 2 Setelah menaikkan kekendoran awal di kabel, eratkan kembali pada pemindah gigi (derailleur) depan sebagaimana diperlihatkan dalam ilustrasi. Tarik Penyetelan atas Posisi rantai Setel agar jarak bebas antara pelat luar chain guide dan rantai adalah 0-0,5 mm. Sproket terkecil Cincin rantai terbesar (C) Pelat luar chain guide Rantai (C) Obeng[#2] (D) Baut setelan atas (D) 23
PENYETELAN Penyetelan SIS Penyetelan di cincin rantai tengah 1 Saat penyetelan, atur rantai ke sproket terbesar, dan di depan, atur rantai ke cincin rantai tengah. CATATAN Ada dua cara untuk memindahkan ke cincin rantai tengah: memindahkan dari cincin rantai terbesar ke cincin rantai tengah, metode [A], dan memindahkan dari cincin rantai terkecil ke cincin rantai tengah, metode [B]; gunakan metode [A]. Karena posisi pemindah gigi (derailleur) depan berbeda. Cincin rantai terkecil [B] Cincin rantai tengah Cincin rantai terbesar Titik setelan [A] Posisi rantai Setel barel setelan kabel agar jarak bebas antara pelat dalam chain guide dan rantai adalah 0-0,5 mm. Sproket terbesar Cincin rantai tengah 2 Barel setelan kabel Pelat dalam chain guide (C) Rantai TIPS-TIPS TEKNOLOGI Penyetelan dimungkinkan menggunakan tuas kontrol ganda (dengan penyetel kabel). Untuk metode penyetelan, rujuklah bagian tuas kontrol ganda. (C) 24
PENYETELAN Penyetelan SIS Memeriksa perpindahan gigi dan setelan kecil Setelah menyelesaikan penyetelan bawah, menyambung dan mengeratkan kabel dalam, penyetelan atas, dan setelan di cincin rantai tengah, periksa perpindahan gigi dengan mengoperasikan tuas pemindah. (Ini juga berlaku jika perpindahan menjadi sulit selama digunakan.) * Putar baut sebanyak 1/8 putaran untuk setiap setelan. Jika rantai jatuh ke sisi engkol Jika perpindahan sulit dari cincin rantai tengah ke cincin rantai terbesar Jika perpindahan sulit dari cincin rantai tengah ke cincin rantai terkecil Jika ada interferensi antara rantai dan pelat luar pemindah gigi (derailleur) depan ketika rantai berada di cincin rantai terbesar Jika cincin rantai tengah dilompati saat berpindah dari cincin rantai terbesar Jika ada interferensi antara rantai dan pelat dalam pemindah gigi (derailleur) depan saat rantai dipindahkan ke sproket terbesar ketika berada di cincin rantai tengah Jika rantai jatuh ke sisi braket bawah Jika ada interferensi antara rantai dan pelat dalam pemindah gigi (derailleur) depan saat rantai dipindahkan ke sproket terbesar ketika berada di cincin rantai terkecil Putar baut setelan atas searah jarum jam. Putar baut setelan atas berlawanan arah jarum jam. Putar baut setelan bawah berlawanan arah jarum jam. Putar baut setelan atas berlawanan arah jarum jam. Putar barel setelan kabel berlawanan arah jarum jam. Putar barel setelan kabel searah jarum jam. Putar baut setelan bawah searah jarum jam. Putar baut setelan bawah berlawanan arah jarum jam. 25
PERAWATAN
PERAWATAN Lumasi PERAWATAN Lumasi Lumasi komponen bergerak (tautan) yang ditunjukkan dalam ilustrasi. (y) Tautan Bagian pemasangan Tipe F Tipe B TIPS-TIPS TEKNOLOGI (y) (y) Jika operasi perpindahan roda gigi tidak terasa mulus, cucilah pemindah gigi dan lumasi semua komponen bergerak. 27
PERAWATAN Mengganti pelat skid Mengganti pelat skid Melepas pelat skid Buat celah di pelat skid pada posisi yang diilustrasikan menggunakan tang, kemudian lepaskan pelat skid. CATATAN Pelat skid yang dipasang di pelat luar tidak bisa diganti. Memasang pelat skid Masukkan pelat skid ke dalam lubang pemasangan. Lubang pemasangan Setelah memasukkan, periksa apakah cakar pelat skid tersambung dengan benar pada sisi belakang. 28
Perhatikan: spesifikasi dapat berubah untuk peningkatan, tanpa pengumuman. (Indonesian)