INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI AL-KAMAL

dokumen-dokumen yang mirip
INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI AL-KAMAL

INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI AL-KAMAL

INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI AL-KAMAL

INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI AL-KAMAL No. Dok: LPM.23 No. Rev : 0 Berlaku: Januari 2018 Hal : 2/ 10 BAB I VISI dan MISI A. Visi ISTA Visi Institut Sai

INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI AL-KAMAL

INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI AL-KAMAL

INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI AL-KAMAL

INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI AL-KAMAL

INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI AL-KAMAL

INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI AL-KAMAL

INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI AL-KAMAL

INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI AL-KAMAL

INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI AL-KAMAL

INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI AL-KAMAL

INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI AL-KAMAL

INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI AL-KAMAL

INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI AL-KAMAL

INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI AL-KAMAL

INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI AL-KAMAL

INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI AL-KAMAL

STANDAR 3 STANDAR PROSES PEMBELAJARAN

STANDAR PROSES PEMBELAJARAN

STANDAR PROSES PEMBELAJARAN

UNIVERSITAS INTERNASIONAL BATAM

Visi Visi Universitas Dhyana Pura adalah Perguruan Tinggi Teladan dan Unggulan.

INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI AL-KAMAL

STANDAR PROSES PEMBELAJARAN STIKES HARAPAN IBU JAMBI

STANDAR PENILAIAN PEMBELAJARAN UNIVERSITAS ISLAM MADURA

PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS TRILOGI

PERATURAN MENTERI RISTEK DAN DIKTI NO 44 TAHUN 2015

PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR MONITORING PELAKSANAAN PERKULIAHAAN DAN PRAKTIKUM

STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN TINGGI Oleh : Nisa Muktiana/ Nisamuktiana.blogs.uny.ac.id

PROSEDUR PROSES PERKULIAHAN SPMI - UBD

STANDAR PROSES PEMBELAJARAN

Standar Nasional Pendidikan Tinggi

STANDAR PROSES PEMBELAJARAN

STANDAR PROSES PEMBELAJARAN

Standar Nasional Pendidikan Tinggi

Standar Nasional Pendidikan Tinggi

PROSEDUR PROSES MONITORING PERKULIAHAN SPMI - UBD

Universitas Respati Yogyakarta. Jln. Laksda Adi Sucipto KM 6.3 Depok Sleman Yogyakarta B A D A N P E N J A M I N A N M U T U

Standar Kompetensi Lulusan Acuan Standar Lain

PERATURAN MENTERI RISTEK DAN DIKTI NO 44 TAHUN 2015

MANUAL MUTU INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI AL-KAMAL. Hal : 1/ 30. No. Dok: LPM.02. No. Rev : 0 Berlaku: Januari 2018

Prof. Dr. Ir. Suprapto, DEA Koordinator Kopertis Wilayah VII

CAPAIAN PEMBELAJARAN LULUSAN S1 TEKNIK ELEKTRO

SOSIALISASI PANDUAN AKADEMIK PROGRAM STUDI AKUNTANSI FE - UST TAHUN AKADEMIK 2015/2016

STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN DAN KEBIJAKAN AKADEMIK OLEH: SYAHNUR SAID

PEDOMAN Monitoring dan Evaluasi Proses Pembelajaran FOR/SPMI-UIB/PED

UNIVERSITAS ISLAM MALANG. Standard Operating Procedure (SOP) MONITORING DAN EVALUASI PERKULIAHAN

SOSIALISASI AKADEMIK PRODI MANAJEMEN FE-UST

KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

BUKU PEDOMAN PERWALIAN PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN

SOSIALISASI VISI-MISI & AKADEMIK PRODI MANAJEMEN FE-UST

PROSEDUR PEMBIMBINGAN AKADEMIK SPMI - UBD

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR SEMESTER PENDEK (SP)

UNIVERSITAS ISLAM MALANG

UNIVERSITAS ISLAM MALANG

STANDAR PENILAIAN PEMBELAJARAN

STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN TINGGI Berdasarkan Permendikbud no. 49/2014

Matriks Perubahan Pasal-Pasal dalam Permendikbud No. 49 Tahun 2014 Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi

B A D A N P E N J A M I N A N M U T U

Visi Visi Universitas Dhyana Pura adalah Perguruan Tinggi Teladan dan Unggulan.

STANDAR PROSES PEMBELAJARAN

MANUAL MUTU PELAKSANAAN

DAFTAR ISI. Standar SPMI

STANDAR PENGELOLAAN PEMBELAJARAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

PROSEDUR PENGISIAN KRS SPMI - UBD

STANDAR ISI PEMBELAJARAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

STANDAR PENILAIAN PEMBELAJARAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PEMBIMBINGAN AKADEMIK

BUKU PEMBIMBINGAN AKADEMIK

STANDAR ISI PEMBELAJARAN

PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN SARJANA FARMASI & PROFESI APOTEKER

Standar Nasional Pendidikan Tinggi

PEDOMAN PEMBELAJARAN & MONITORING EVALUASI PEMBELAJARAN

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PRAKTIKUM

PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR SEMESTER PENDEK(SEMESTER PENDEK)

KODE/NOMOR STANDAR OPERATIONAL PROSEDUR (SOP)

KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR

CAPAIANPEMBELAJARAN LULUSAN S1 MANAJEMEN

Menimbang: Mengingat:

PERATURAN NOMOR : /IT2/HK PP/2013. Tentang PEDOMAN PENYUSUNAN KURIKULUM INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER TAHUN

STANDAR MUTU UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH RIAU

STANDAR PENGELOLAAN PEMBELAJARAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL UNIVERSITAS ISLAM MADURA

BUKU STANDAR MUTU SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL

STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL UNIVERSITAS DIPONEGORO SPMI-UNDIP SM

JENJANG JABATAN, PANGKAT, GOLONGAN DAN JUMLAH ANGKA KREDIT YANG HARUS DIPENUHI

STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS DIPONEGORO

STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL

PERATURAN MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 55 TAHUN 2017 TENTANG STANDAR PENDIDIKAN GURU

STANDARD OPERATING PROCEDURE PEMBIMBINGAN AKADEMIK

No Pertanyaan Skor Catatan Auditor ED AI

BAB III STANDAR PROSES

KANTOR PENJAMINAN MUTU INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER

STANDAR MUTU PROGRAM STUDI TEKNIK MESIN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

BAB II SISTEM PENDIDIKAN

STANDAR ISI PEMBELAJARAN STIKES HARAPAN IBU JAMBI

STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN TINGGI (Permendikbud no 49/2014) Hotel Harris, Bandung, 18 Agustus 2014

Lamp 1. PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 41 TAHUN 2007 TENTANG STANDAR PROSES UNTUK SATUAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

Transkripsi:

No. Dok: LPM.05 No. Rev : 0 Berlaku: Januari 2018 Hal : 1/ 14 INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI AL-KAMAL

No. Dok: LPM.05 No. Rev : 0 Berlaku: Januari 2018 Hal : 2/ 14 BAB I VISI dan MISI A. Visi ISTA Visi Institut Sains dan Teknologi Al-Kamal adalah pada tahun 2020 menjadi perguruan tinggi yang unggul dalam rumpun ilmu pengetahuan, teknologi dan seni (IPTEKS) yang dilandasi keimanan dan ketaqwaan (IMTAQ) kepada Tuhan Yang Maha Esa pada jenjang Sarjana (S1) di Provinsi DKI Jakarta. B. Misi ISTA 1. Menyelenggarakan pendidikan sarjana yang bermutu dengan sistem manajemen pendidikan tinggi yang profesional berbasis transparansi dan akuntabilitas. 2. Mengembangkan pendidikan sarjana yang adaptif dan sejalan dengan perkembangan keilmuan, perubahan sosial dan dinamika pembangunan yang berlandaskan keimanan dan ketakwaan di Provinsi DKI Jakarta. 3. Menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi dan pemangku kepentingan lainnya di tingkat nasional dalam penyelenggaraan pendidikan. 4. Mengembangkan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat guna menopang pendidikan dan kemajuan ilmu pengetahuan bagi para pemangku kepentingan. 5. Melaksanakan manajemen pendidikan dengan menerapkan prinsip penjamin mutu (quality assurance).

No. Dok: LPM.05 No. Rev : 0 Berlaku: Januari 2018 Hal : 3/ 14 BAB II Rasional Standar SPMI Perencanaan proses pembelajaran diperlukan agar proses pembelajaran dapat dilakukan secara sistematis dan berkualitas. Untuk itulah perlu tersedia standar perencanaan proses pembelajaran, meliputi: 1) Standar Penyusunan Jadwal, 2) Standar Pemberian Tugas Mengajar pada Dosen, 3) Standar Kontrak Mengajar, 4) Standar Penyusunan RPS, dan 5) Standar Kontrol Aktivitas Proses Belajar Mengajar.

No. Dok: LPM.05 No. Rev : 0 Berlaku: Januari 2018 Hal : 4/ 14 BAB III Pihak yang bertanggung jawab untuk mencapai Standar SPMI 1. Rektor 2. Wakil Rektor 3. Dekan Fakultas 4. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 5. Lembaga Penjaminan Mutu dan Kepatuhan 6. Ketua Program Studi 7. Biro Layanan Teknologi Informasi 8. Biro Akademik dan Kemahasiswaan 9. Biro Keuangan, Ketenagaan dan Asset 10. Dosen dan Tenaga Pendidik

No. Dok: LPM.05 No. Rev : 0 Berlaku: Januari 2018 Hal : 5/ 14 BAB IV Definisi Istilah 1. Proses pembelajaran adalah kegiatan belajar mengajar yang sedang berjalan secara berkelanjutan, diselenggarakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreatifitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat minat dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik; pendidik memberikan keteladanan; setiap satuan pendidikan melakukan perencanaan proses pembelajaran, pelaksanaan proses pembelajaran, penilaian hasil pembelajaran, dan pengawasan proses pembelajaran untuk terlaksananya proses pembelajaran secara efektif dan efisien. 2. Perencanaan proses pembelajaran itu meliputi silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran yang sekurang-kurangnya memuat tujuan pembelajaran, materi ajar, metode pengajaran, sumber belajar, dan penilaian hasil belajar. 3. Jadwal Kuliah adalah daftar yang berisi informasi tentang hari, waktu perkuliahan, mata kuliah, kode mata kuliah, ruang kuliah, dan dosen pengampunya. 4. Pelaksanaan pembelajaran itu harus memperhatikan jumlah maksimal peserta didik per kelas dan beban mengajar maksimal per pendidik, rasio maksimal buku teks pelajaran setiap peserta didik dan rasio maksimal jumlah peserta didik setiap pendidik, dan rasio maksimal jumlah peserta didik setiap pendidik. 5. Pembimbingan akademik adalah pembimbingan yang dilakukan oleh dosen pembimbing akademik kepada mahasiswa berkaitan dengan permasalahan akademik dan nonakademik.

No. Dok: LPM.05 No. Rev : 0 Berlaku: Januari 2018 Hal : 6/ 14 Bab V Pernyataan Isi Standar SPMI 1. Jadwal dibuat oleh Prodi paling lambat 2 minggu sebelum perkuliahan dimulai dan telah dibicarakan dalam rapat Prodi. 2. Surat keputusan mengajar dibuat oleh bagian akademik 2 minggu sebelum perkuliahan dimulai dan ditanda-tangani oleh dekan. 3. Rencana Pembelajaran Semester (RPS) disusun oleh dosen atau Tim Dosen Prodi dan diserahkan ke Prodi 1 minggu sebelum perkuliahan dimulai. 4. Dosen menyiapkan bahan ajar dan bahan praktek dan siap pakai paling lambat 2 minggu sebelum perkuliahan dimulai. 5. Akademik menyediakan daftar hadir mengajar paling lambat 1 minggu sebelum perkuliahan dimulai. 6. Dosen tetap wajib memenuhi beban mengajar dosen tetap per semester antara 12 16 SKS. 7. Dosen dan Mahasiswa wajib memenuhi jumlah pertemuan perkuliahan per semester antara 16 kali tatap muka termasuk pelaksanaan UTS dan UAS. 8. Setiap mahasiswa dapat mengambil maksimal 24 SKS per semester pada saat pengisian Formulir Rencana Studi (FRS) dengan syarat IPK diatas 3,5. 9. Mahasiswa wajib menyelesaikan perkuliahan dalam masa studi dan beban belajar mahasiswa paling sedikit 144 (seratus empat puluh empat) sks dan paling lama 7 tahun. 10. Biro Akademik menyediakan Semester Pendek (SP) yang dilakukan 8 minggu dengan 16 kali pertemuan dan beban sks maksimum 9 sks per mahasiswa serta pelaksanaannya dikelola akademik. 11. Dosen harus menjalankan proses pembelajaran dalam satuan sks, meliputi kuliah, responsi, atau tutorial, ketentuan 1 sks terdiri atas: a. kegiatan tatap muka 50 (lima puluh) menit per minggu per semester; b. kegiatan penugasan terstruktur 60 (enam puluh) menit per minggu per semester; dan c. kegiatan mandiri 60 (enam puluh) menit per minggu per semester.

No. Dok: LPM.05 No. Rev : 0 Berlaku: Januari 2018 Hal : 7/ 14 12. Setiap dosen harus menjalankan proses pembelajaran 1 (satu) sks berupa praktikum, praktik studio, praktik bengkel, praktik lapangan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan/atau proses pembelajaran lain yang sejenis, 170 (seratus tujuh puluh) menit per minggu per semester. 13. Perpustakaan Lembaga/Program studi harus memiliki minimal 1 referensi untuk 1 mata kuliah pada tahun 2018. 14. Pembimbing akademik melaksanakan proses pembimbingan akademik minimal 3 kali dalam satu semester. 15. Mahasiswa wajib melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang mengacu kepada Standar Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat ISTA. 16. Setiap mahasiswa wajib melaksanakan Kerja Praktek (KP) atau magang dilakukan selama 1-3 bulan dan Tugas Akhir (TA) 6 bulan. 17. Dekan membuat SK Pembimbing KP atau TA diberikan kepada dosen pembimbing paling lambat 1 minggu sebelum kegiatan KP atau TA dilaksanakan. 18. Pembimbing KP atau TA melaksanakan proses pembimbingan minimal 2 minggu sekali terutama untuk membantu mahasiswa dalam menyelesaikan Laporan KP atau TA.

No. Dok: LPM.05 No. Rev : 0 Berlaku: Januari 2018 Hal : 8/ 14 Bab VI Strategi Pelaksanaan Standar SPMI 1. Dekan berkoordinasi dengan Ketua Prodi dan pihak-pihak yang terkait. 2. Ketua Prodi mendiskusikan berbagai hal berkaitan dengan perencanaan Proses Belajar Mengajar pada setiap semester. 3. Ketua Prodi menugaskan pihak-pihak terkait untuk melaksanakan tugas seperti tertulis dalam pernyataan standar. 4. Ketua Program Studi memberikan pengarahan tentang berbagai hal berkaitan dengan pelaksanaan PBM pada pihak-pihak terkait. 5. Ketua Program Studi menugasi pada pihak-pihak terkait untuk melaksanakan tugas seperti tertulis dalam pernyataan standar.

No. Dok: LPM.05 No. Rev : 0 Berlaku: Januari 2018 Hal : 9/ 14 Bab VII Indikator Ketercapaian Standar SPMI No Pernyataan Isi Standar Indikator Capaian 1 Jadwal dibuat oleh Prodi paling lambat 2 minggu sebelum perkuliahan dimulai dan telah dibicarakan dalam rapat Prodi. 2 Surat keputusan mengajar dibuat oleh bagian akademik 2 minggu sebelum perkuliahan dimulai dan ditanda-tangani oleh dekan. 3 Rencana Pembelajaran Semester (RPS) disusun oleh dosen atau Tim Dosen Prodi dan diserahkan ke Prodi 1 minggu sebelum perkuliahan dimulai. 4 Bahan ajar dan bahan praktek tersedia dan siap pakai paling lambat 2 minggu sebelum perkuliahan dimulai. 5 Adanya daftar hadir mengajar paling lambat 1 minggu sebelum perkuliahan dimulai. 6 Dosen tetap wajib memenuhi beban mengajar dosen tetap per semester antara 12 16 SKS Jadwal sudah diumumkan paling lambat 2 (dua) minggu sebelum perkuliahan dimulai Surat keputusan mengajar sudah keluar 1 (satu) minggu sebelum perkuliahan dimulai. RPS sudah tersusun 1 (satu) minggu sebelum perkuliahan dimulai. Bahan ajar dan bahan praktek tersedia dan siap pakai paling lambat 2 (dua) minggu sebelum perkuliahan dimulai. Setiap dosen telah disedikan tempat untuk mengambil daftar hadir. Terlapor pada isian BKD per semester mulai tahun 2017.

No. Dok: LPM.05 No. Rev : 0 Berlaku: Januari 2018 Hal : 10/ 14 7 Dosen dan Mahasiswa wajib memenuhi jumlah pertemuan perkuliahan per semester antara 16 kali tatap muka termasuk pelaksanaan UTS dan UAS.. 8 Setiap mahasiswa dapat mengambil maksimal 24 SKS per semester pada saat pengisian Formulir Rencana Studi (FRS). 9 Mahasiswa wajib menyelesaikan perkuliahan dalam masa studi dan beban belajar mahasiswa paling sedikit 144 (seratus empat puluh empat) sks dan paling lama 7 tahun. 10 Biro Akademik menyediakan Semester Pendek (SP) yang dilakukan 8 minggu dengan 16 kali pertemuan dan beban sks maksimum 9 sks per mahasiswa serta pelaksanaannya dikelola akademik 11 Dosen harus menjalankan proses pembelajaran dalam satuan sks, meliputi kuliah, responsi, atau tutorial, ketentuan 1 sks terdiri atas: a. kegiatan tatap muka 50 (lima puluh) menit per minggu per semester; b. kegiatan penugasan Jumlah pertemuan perkuliahan per semester yang wajib dipenuhi dosen adalah 14 minggu diluar UTS dan UAS. Formulir Rencana Studi Mahasiswa setiap awal semester maximal 24 sks. Pengisian FRS berdasarkan IPS semester sebelumnya. Mahasiswa terdaftar di PD Dikti Tersedia jadwal akademik semester pendek per tahun akademik. Tersedianya RPS yang sesuai dengan isi standar Tertulis dalam absensi perkuliahan

No. Dok: LPM.05 No. Rev : 0 Berlaku: Januari 2018 Hal : 11/ 14 terstruktur 60 (enam puluh) menit per minggu per semester; dan c. kegiatan mandiri 60 (enam puluh) menit per minggu per semester. 12 Setiap dosen harus menjalankan proses pembelajaran 1 (satu) sks berupa praktikum, praktik studio, praktik bengkel, praktik lapangan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan/atau proses pembelajaran lain yang sejenis, 170 (seratus tujuh puluh) menit per minggu per semester. 13 Perpustakaan Lembaga/Program studi harus memiliki minimal 1 referensi untuk 1 mata kuliah pada tahun 2018. 14 Pembimbing akademik (PA) melaksanakan proses pembimbingan akademik minimal 3 kali dalam satu semester 15 Mahasiswa wajib melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang mengacu kepada Standar Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat ISTA mulai tahun 2018. Tersedianya RPS yang sesuai dengan isi standar Tertulis dalam absensi perkuliahan Tersedia satu (1) judul matakuliah 1 referensi di perpustakaan atau program studi Tersedia SK sebagai dosen PA dan bukti bimbingan akademik. penelitian (KP dan TA) dan pengabdian Mahasiswa sesuia dengan rencana induk penelitian dan pengabdian masyarakat yang di buat LPPM.

No. Dok: LPM.05 No. Rev : 0 Berlaku: Januari 2018 Hal : 12/ 14 16 Setiap mahasiswa wajib melaksanakan Kerja Praktek (KP) atau magang dilakukan selama 1-3 bulan dan Tugas Akhir (TA) 6 bulan. 17 Dekan membuat SK Pembimbing KP atau TA diberikan kepada dosen pembimbing paling lambat 1 minggu sebelum kegiatan KP atau TA dilaksanakan. Surat Keterangan KP dan TA dari instansi atau perusahaan tempat magang. Tersedia SK dosen setiap membimbing KP atau TA.

No. Dok: LPM.05 No. Rev : 0 Berlaku: Januari 2018 Hal : 13/ 14 Bab VIII Dokumen terkait Pelaksanaan Standar SPMI 1. Pengumuman Jadwal 2. SK Pembebanan Mengajar kepada Dosen 3. Formulir RPS 4. Formulir Kontrak Perkuliahan 5. Formulir Kontrol Aktivitas PBM 6. Formulir Daftar Hadir Mahasiswa dan Pemantauan Materi Kuliah dengan RPS 7. Buku/Kartu Pembimbingan Mahasiswa 8. SK pembimbing KP dan TA.

No. Dok: LPM.05 No. Rev : 0 Berlaku: Januari 2018 Hal : 14/ 14 Bab IX Referensi 1. UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional 2. UU No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi 3. PP No 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan 4. PP No. 66 tahun 2010 tentang Perubahan PP No. 17 tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi 5. PP No. 17 tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi. 6. PP No. 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi 7. Permenristekdikti Nomor 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi