Pengaruh Sudut Roll Terhadap Perubahan Sudut Pitch Pada Sensor Accelerometer

dokumen-dokumen yang mirip
Kolaborasi Kalman Filter dengan Complementary Filter untuk Mengoptimasi Hasil Sensor Gyroscope dan Accelerometer

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

DAFTAR ISI HALAMAN PENGESAHAN LEMBAR PERNYATAAN HALAMAN PERSEMBAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR. Abstract. viii BAB I PENDAHULUAN 1

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB IV HASIL DAN ANALISA

Rancang Bangun Inertial Measurement Unit Untuk Unmanned Aerial Vehicles Quadrotor

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang dan Permasalahan

BAB I PENDAHULUAN. pengendalian. Perkembangan teknologi MEMS (Micro Electro Mechanical System)

BAB IV PENGUJIAN ALAT DAN PEMBAHASAN

Rancang Bangun Inertial Measurement Unit Untuk Unmanned Aerial Vehicles Quadrotor

terhadap gravitasi, sehingga vektor gravitasi dapat diestimasi dan didapatkan dari pengukuran. Hasil akselerasi lalu diintregasikan untuk mendapatkan

BAB II DASAR TEORI. Gambar 2.1. Letak CoM dan poros putar robot pada sumbu kartesian.

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISIS

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISIS

BAB I PENDAHULUAN. 1 Universitas Internasional Batam

BAB III PERANCANGAN ALAT

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB III PERANCANGAN SISTEM

Sudut VS Waktu Sampling (a=0.95)

IMPLEMENTASI KONTROL PID PADA PERGERAKAN LARAS MORTIR 81MM SESUAI DENGAN HASIL PERHITUNGAN KOREKSI TEMBAKAN

METODE KALIBRASI SENSOR RATE-GYROSCOPE UNTUK IMU ROKET [CALIBRATION METHOD OF RATE-GYROSCOPE SENSOR FOR IMU ROCKET]

Kurdianto Peneliti Bidang Teknologi Kendali dan Telemetri, Pusat Teknologi Roket, LAPAN ABSTRACT

SISTEM KENDALI GERAK SEGWAY BERBASIS MIKROKONTROLER

Bab I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang

PERANCANGAN STABILISASI SUDUT ORIENTASI PITCH PADA REMOTELY OPERATED VEHICLE (ROV) DENGAN METODE KONTROL PROPORSIONAL INTEGRAL DERIVATIF

metode pengontrolan konvensional yaitu suatu metode yang dapat melakukan penalaan secara mandiri (Pogram, 2014). 1.2 Rumusan Masalah Dari latar

SELF-STABILIZING 2-AXIS MENGGUNAKAN ACCELEROMETER ADXL345 BERBASIS MIKROKONTROLER ATmega8

APLIKASI ATMEGA 8535 DALAM PEMBUATAN ALAT UKUR BESAR SUDUT (DERAJAT)

Rancang Bangun Alat Ukur Unting-unting Digital dan Waterpass Digital dengan Accelero Sensor Berbasis Mikrokontroler ATmega8

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

SISTEM KENDALI DAN MUATAN QUADCOPTER SEBAGAI SISTEM PENDUKUNG EVAKUASI BENCANA

BAB IV PENGUJIAN SISTEM DAN ANALISIS

Pendeteksi Sikap pada Model Wahana Terbang menggunakan Inertial Measurement Unit

3. Perancangan Alat Perancangan alat yaitu mendesain konsep yang sudah dibuat, meliputi perancangan mekanis robot, elektronis robot dan pemrograman

BAB III PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN ALAT

BAB III PERANCANGAN ALAT

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pesawat tanpa awak atau pesawat nirawak (Unmanned Aerial Vehicle atau disingkat UAV), adalah sebuah mesin

IDENTIFIKASI MODEL PADA QUADROTOR DENGAN METODE ESTIMASI PARAMETER RELS

BAB I PENDAHULUAN. Kegiatan videografi saat ini sangat dituntut untuk dapat menghasilkan

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

III. METODE PENELITIAN. Elektronika Dasar Jurusan Fisika Fakultas MIPA Universitas Lampung.

PERANCANGAN SISTEM KENDALI PERGERAKAN ARM MANIPULATOR BERBASIS SENSOR INERTIAL MEASUREMENT UNIT (IMU) DAN SENSOR FLEX

TUGAS AKHIR RANCANG BANGUN SISTEM KENDALI QUADROTOR DENGAN DIGITAL MOTION PROCESSOR DAN BAROMETER SEBAGAI KESEIMBANGAN POSISI BERBASIS MIKROKONTROLER

BAB II SISTEM KENDALI GERAK SEGWAY

BAB 3 PERANCANGAN KONTROL DENGAN PID TUNING

Hasil Uji Kalibrasi Sensor Accelerometer ADXL335

Studi Analisis Perbaikan Stabilitas Tegangan Melalui Penjadwalan Ulang Generator

Sistem Kendali PID pada Modus Transisi Terbang Tiltrotor

Osilator Wien Bridge Pembangkit Gelombang Sinus Dengan Frekuensi Ultrasonik

III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2015 sampai dengan Agustus 2015.

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

IMPLEMENTASI SISTEM KENDALI LEPAS LANDAS QUADROTOR MENGGUNAKAN PENGENDALI PROPORSIONAL-INTEGRAL-DERIVATIF (PID)

BAB III METODE PERANCANGAN DAN PEMBUATAN. Blok diagram penelitian yang dilakukan dapat dilihat pada gambar berikut.

DESAIN SISTEM KENDALI GERAK SURGE DAN ROLL PADA SISTEM AUTONOMOUS UNDERWATER VEHICLE DENGAN METODE SLIDING MODE CONTROL (SMC)

PERANCANGAN PERANGKAT LUNAK PENDETEKSI SUDUT DAN POSISI MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER ATMEGA 32

PERANCANGAN DAN REALISASI LENGAN ROBOT TIGA DERAJAT KEBEBASAN MENGGUNAKAN SENSOR AKSELEROMETER ADXL345 DAN ARDUINO ABSTRAK

PERANCANGAN PERANGKAT LUNAK PENDETEKSI SUDUT DAN POSISI MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER ATMEGA 32

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. Dimensi : 30 x 22 x 9CM, Bobot 2.4 Kg. Display : layar LCD 16 x 2 karakter, 71.2 x 25.2 mm, 6.

Penerapan Sistem Kendali PID untuk KestabilanTwin- Tiltrotor dengan Metode DCM

Rancang Bangun Sistem Takeoff Unmanned Aerial Vehicle Quadrotor Berbasis Sensor Jarak Inframerah

Rancang Bangun Sistem Penstabil Kamera Untuk Foto Udara Berbasis Wahana Udara Quadcopter

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI KONTROL PID UNTUK KESEIMBANGAN SEPEDA. Design and Implementation of PID Control for Bicycle s Stability

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Aplikasi Sensor Accelerometer Pada Deteksi Posisi

BAB 2 LANDASAN TEORI

ADLN - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA BAB III METODE PENELITIAN

Skema Kendali Ball-Balancing Robot Secara Nirkabel

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI KONTROLER PID UNTUK AUTONOMOUS MOVING FORWARD MANUEVER PADA QUADCOPTER

III. METODE PENELITIAN. Perancangan sistem dilakukan dari bulan Juli sampai Desember 2012, bertempat di

EKO TRI WASISTO Dosen Pembimbing 1 Dosen Pembimbing 2

KONTROL OTOMATIS AIR CONDITIONER SHELTER BTS BERBASIS MICROCONTROLLER JOURNAL

Implementasi Complementary Filter Menggunakan Sensor Accelerometer dan Gyroscope pada Keseimbangan Gerak Robot Humanoid

Rekayasa Elektrika. Hidayat Nur Isnianto dan Ali Ridho

BAB V TINJAUAN MENGENAI DATA AIRBORNE LIDAR

Anton Talok Program Studi Sistem Komputer, Universitas Bina Nusantara,

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. (secara hardware).hasil implementasi akan dievaluasi untuk mengetahui apakah

SISTEM PENGENDALIAN BALL-BALANCING ROBOT SECARA NIRKABEL. Oleh Edwin Constantin Mone NIM:

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. 2.1PHOTODIODA Dioda foto adalah jenis dioda yang berfungsi mendeteksi cahaya. Berbeda dengan

Perancangan dan Implementasi Alat Bantu Sistem Navigasi Menggunakan Modul Navigasi Berbasiskan Sistem Operasi Android

BAB III PERANCANGAN ALAT

PENGENDALI LAJU KECEPATAN DAN SUDUT STEERING PADA MOBILE ROBOT DENGAN MENGGUNAKAN ACCELEROMETER PADA SMARTPHONE ANDROID

Diterima 18 Maret 2015, Direvisi 17 April 2015, Disetujui 21 April 2015 ABSTRACT

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

SISTEM STABILISATOR SHOOTING POINT KAMERA PADA GIMBAL 3 AXIS DENGAN METODE FUZZY

BAB III PERANCANGAN ALAT

Desain Dan Realisasi Robot Meja Dengan Kemampuan Rekonfigurasi Permukaan (Self-Reconfigurable Table-1)

INVERTED PENDULUM PADA PROTOTIPE MOBIL DENGAN METODE KENDALI PROPORSIONAL INTREGATIF DERIVATIF

DAFTAR ISI. HALAMAN PENGESAHAN... i. PERNYATAAN... ii. HALAMAN PERSEMBAHAN... iii. KATA PENGANTAR...iv. DAFTAR ISI...vi. DAFTAR TABEL...

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN ALAT

Pemanfaatan 3 axis Gyroscope L3G4200D untuk pengukuran Sudut Muatan Roket

BAB III METODE PENELITIAN. Pengumpulan Informasi. Analisis Informasi. Pembuatan Desain Alat. Perancangan & Pembuatan Alat.

Perancangan Sensor Gyroscope dan Accelerometer Untuk Menentukan Sudut dan Jarak

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang

Estimasi Attitude Quadcopter menggunakan Algoritma Complementary Filter

Transkripsi:

Pengaruh Sudut Roll Terhadap Perubahan Sudut Pitch Pada Sensor Accelerometer Abdurrahman Nurhakim 1, Hendri Maja Saputra 2, Nanang Ismail 3 1,3 Jurusan Teknik Elektro Fakultas Sains dan Teknologi UIN SGD Bandung Jl. A.H Nasution 105 Cibiru Bandung ² Pusat Penelitian Tenaga Listrik dan Mekatronik LIPI Bandung Komplek LIPI, Jl. Cisitu No.21/154D, Bandung 40135, abdurrahmannurhakim@gmail.com 1, hendri.maja@gmail.com², nanang.is@uinsgd.ac.id 3 Abstrak Makalah ini membahas mengenai pengaruh sudut roll terhadap nilai sudut pitch pada sensor accelerometer. Penelitian dilakukan untuk melihat seberapa besar keterkaitan kedua sudut (roll dan pitch) karena menggunakan rumus yang mengandung vektor dari dua sumbu. Sudut roll di posisikan pada nilai tertentu, kemudian sudut pitch digeser dari 0 s/d 90º untuk mengetahui besar perubahan sudut roll. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sudut roll mengalami pengurangan secara signifikan ketika sudut pitch dinaikan nilainya. Pengurangan nilai roll terbesar berada pada sudut 90º, yang mana sudut roll mengalami pengurangan dengan nilai yang hampir sama dengan nilai kenaikan sudut pitch. Kata kunci: accelerometer, pitch, roll. 1. Pendahuluan Penelitian terkait accelerometer sudah banyak dilakukan, salah satunya penelitian yang dilakukan oleh Sergiusz Łuczak, dkk [1]. Łuczak melakukan penelitian berupa pengukuran sudut kemiringan pada accelerometer dengan membandingkan sumbu-z dengan sumbu-x dan sumbu- Y. Proses kalibrasi sensor accelerometer juga perlu dilakukan sebelum melakukan pengukuran terhadap sudut pitch dan roll. Penelitian terkait kalibrasi sensor accelerometer telah dilakukan oleh Alex Vogel, dkk [2]. Penelitian Vogel, melakukan kalibrasi dengan merubah nilai kemiringan sudut accelerometer sebesar 0º, 6º, 14.5º, 19.5º, dan 30º. Penelitian oleh Siti Yuliana dan Hendri Maja Saputra[3], tentang optimasi nilai konstanta complementary filter orde 2 pada sensor IMU. Sensor accelerometer dikombinasikan dengan sensor gyroscope dan sensor magnetometer untuk mendapatkan nilai pitch, roll, dan yaw. Siti juga mengkombinasaikan kalman filter dengan complementary filter pada makalahnya[4], untuk mendapatkan nilai roll, pitch, dan yaw yang lebih optimal. Sudut pitch dan roll dapat dijadikan sebagai pendeteksi kemiringan quadrotor seperti pada penelitian Oka Danil Saputra, dkk [5]. Quadrotor membutuhkan feedback berupa sudut roll, pitch, dan yaw agar sistem kendali PID dapat diterapkan. Penelitian oleh Saputra [6], accelerometer dikombinasikan dengan sensor gyroscope dan magnetometer untuk pengukuran posisi dan orientasi pada kendaraan. Pemodelan sensor digunakan sebagai data masukan sistem kendali pergerakan kendaraan secara mekanik. Penelitian terkait aplikasi sensor accelerometer juga dilakukan oleh H. Eric Tseng, dkk [7]. Eric melakukan penelitian berupa pengukuran kemiringan sudut pitch dan roll pada kendaraan roda empat. Pengaruh sudut roll terhadap nilai sudut pitch pada sensor accelerometer yang diteliti, dipaparkan diterangkan secara lugas pada paper ini. Penelitian dilakukan untuk melihat seberapa besar keterkaitan kedua sudut (roll dan pitch) karena menggunakan rumus yang mengandung vektor dari dua sumbu. SENTER 2017, 15-16 Desember 2017, pp. 20~25 20

21 2. Metode Penelitian Metode yang digunakan pada penelitian ini dengan melakukan studi literatur, pembuatan microcontroller, pembuatan program, pengujian, pengambilan data, dan analisis. Pembuatan mikrocontroller dilakukan untuk membaca data accelerometer melalui komunikasi I2c dan sebagai komunikasi serial untuk menampilkan data accelerometer di LCD. Mikrocontroller digunakan sebagai sistem minimum pada penelitian ini. Mikrocontroller yang digunakan adalah atmega 328p dengan clock speed 16 Mhz, sebagaimana ditunjukan Gambar 1. Gambar 1. Microcontroller Atmega 328p. Microcontroller atmega 328p menggunakan IDE Arduino. Pembuatan program menggunakan IDE Arduino, berupa pembacaan data accelerometer dengan menggunakan komunikasi I2c kemudian ditampilkan ke layar LCD. Data accelerometer dikonversi terlebih dahulu, kemudian difilter menggunakan low pass filter. Data yang telah difilter dirubah ke dalam bentuk pitch dan roll. Ilustrasi sudut pitch dan sudut roll diperlihatkan oleh Gambar 2. Gambar 2. Ilustrasi sudut pitch, roll, dan yaw Gambar 2 merupakan ilustrasi dari sudut sudut pitch, roll, dan yaw dari sensor. Sensor yang digunakan dalam penelitian ini adalah sensor IMU gy-88 10DOF yang berisikan sensor accelerometer, gyroscope, dan megnetometer. Sudut roll merupakan sudut rotasi yang mengelilingi sumbu-x, sudut pitch merupakan sudut rotasi yang mengelilingi sumbu-y, sedangkan sudut yaw merupakan sudut rotasi yang mengelilingi sumbu-z. Adapun tahapan pembuatan program dimulai dengan inisialisasi data menggunakan komunikasi I2c, kemudian data accelerometer yang telah dibaca dikonversi ke dalam percepatan gravitasi. Accelerometer yang terkena derau memerlukan adanya filter. Low pass filter digunakan untuk mengurangi derau. Keluaran low pass filter ke-i (y i) dapat dicari dengan persamaan berikut [8], y i = ax i + (1 a) y i 1, (1) dimana x i merupakan nilai accelerometer sumbu-x atau sumbu-y atau sumbu-z dan a merupakan smoothing factor dengan range 0 < a < 1. Nilai a bisa didapat dengan persamaan berikut,

22 a = 2π ΔT f c, (2) 2π ΔT f c +1 dimana ΔT merupakan periode sampling dan f c merupakan frekuensi cut-off. Nilai accelerometer yang telah difilter menggunakan low pass filter dikonversi ke dalam bentuk sudut pitch dan roll. Nilai sudut pitch dan roll didapat menggunakan persamaan berikut, θ = tan 1 (a y a 2 x + a2 z ), (3) φ = tan 1 (a x a 2 y + a2 z ), (4) dimana a x merupakan nilai accelerometer pada sumbu-x, a y merupakan nilai accelerometer pada sumbu-y, dan a z merupakan nilai accelerometer sumbu-z. Gambar 3. Diagram Algoritma Gambar 3 merupakan diagram algoritma dalam bentuk flow chart dari penelitian ini. Data accelerometer dibaca melalui komunikasi I2c, kemudian data dikonversi ke dalam satuan percepatan gravitasi. Data yang telah dikonversi difilter menggunakan low pass filter untuk mengurangi derau, kemudian data dirubah ke dalam bentuk sudut pitch dan roll. Kedua data sudut inilah yang dijadikan sebagai data pengujian. Pengujian dilakukan terhadap accelerometer dengan menentukan nilai sudut pitch dan roll. Sudut roll diposisikan terhadap nilai tertentu, kemudian sudut pitch digeser dari 0 s/d 90 derajat. Pengukuran sudut pitch dan roll pada accelerometer, dimiringkan dengan sudut kemiringan yang sesuai dengan besar sudut pada busur. Data input sensor kemudian dibaca oleh mikrocontroller menggunakan komunikasi I2c. Keluaran dari microcontroller ditampilkan ke serial monitor menggunakan USB to TTL. Berikut skema sistem pengujian.

23 Gambar 4. Skema Sistem Pengujian Gambar 4 memaparkan sensor accelerometer yang dimiringkan terhadap sumbu-x atau berada pada rotasi roll. Besar sudut roll disesuaikan dengan besar sudut busur, kemudian sudut pitch mulai dimiringkan sesuai dengan besar sudut busur. Data pitch dan roll dari accelerometer dibaca oleh microcontroller atmega328p menggunakan komunikasi I2c, kemudian ditampilkan ke serial monitor menggunakan komunikasi serial. Sudut roll dimiringkan dengan variasi nilai sudut kemiringan: 0º, 15º, 30º, 45º, 60º, dan 90º. Sudut pitch kemudian dimiringan dengan variasi kemiringan: : 0º, 15º, 30º, 45º, 60º, dan 90º pada setiap perubahan kemiringan sudut roll. Hasil pengujian kemudian dicatat dan dianalisa untuk memperoleh kesimpulan dari penelitian ini. Analisis dilakukan terhadap data hasil pengukuran yang berbentuk tabel dan grafik. Analisis hasil pengukuran pada tebel dilakukan dengan melihat besar perubahan nilai yang terjadi, sedangkan analisis hasil pada grafik, dilakukan dengan melihat besar kemiringan data pada. 3. Hasil dan Pembahasan Terdapat tujuh variasi sudut roll dengan interval 15 derajat. Sudut pitch juga diubah nilainya sebanyak tujuh variasi pada setiap perubahan kemiringan dari sudut roll. Hasil pengujian pengaruh sudut roll terhadap kemiringan sudut pitch dapat dilihat pada Tabel 1. Tabel 1. Pengaruh sudut roll terhadap nilai sudut pitch Roll Pitch 0º 15º 30º 45º 60º 75º 90º 0 0,58 0,56 0,42 0,36 0,33 0,27 0,15 15 15,39 14,24 12,52 10,19 7,12 3,05 0,65 30 30,09 29,23 26,20 21,51 15,26 8,28 0,32 45 45,07 43,83 38,22 30,87 22,42 12,48 0,42 60 60,43 57,50 49,25 39,76 27,05 14,25 0,20 75 75,06 69,19 57,59 43,42 29,03 14,74 0,12 90 89,38 74,66 59,78 44,84 29,89 14,94 0,18

24 Berdasarkan pada Tabel 1, sudut roll saat berada di kemiringan sudut pitch 0º hampir tidak memiliki perubahan. Perbedaan nilai terjadi karena adanya derau yang ada pada accelerometer. Semakin besar kemiringan sudut pitch, semakin besar pengurangan yang terjadi pada sudut roll. Gambar 5. Grafik Pengaruh Sudut Roll terhadap Perubahan Sudut Pitch Berdasarkan pada Gambar 5, sudut roll dimiringkan dengan variasi kemiringan: 0º, 15º, 30º, 45º, 60º, dan 90º, kemudian sudut pitch dimiringkan hingga sebesar 90º. Sudut roll mengalami penurunan terbesar pada sudut pitch 90º, sedangkan sudut roll tidak mengalami penurunan pada 0º. Kenaikan sudut pitch mempengaruhi sudut roll, yang mengalami pengurangan. Perubahan nilai sudut terjadi karena vektor sudut roll yang berada pada sumbu-y mengalami sedikit perubahan ke arah sumbu-x. Arah vektor berperan penting dalam proses pembacaan nilai percepatan gravitasi, sehingga percepatan gravitasi yang ditangkap oleh accelerometer sumbu-y mengalami pengurangan yang cukup besar ketika sumbu-x juga ikut dimiringkan. 4. Kesimpulan Berdasarkan pengujian pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa semakin besar perubahan nilai pitch, maka sudut roll juga semakin berkurang. Pengurangan nilai terbesar dari sudut roll terdapat pada sudut 90, sedangkan pengurangan nilai sudut roll terkecil berada pada 0. Perubahan nilai sudut roll terhadap sudut pitch terjadi karena vektor dari sumbu-y terhadap sumbu-x berubah sehingga pembacaan percepatan gravitasi juga ikut berkurang karena arah vektornya berubah. Daftar Pustaka [1] S. Łuczak, W. Oleksiuk, and M. Bodnicki, Sensing tilt with MEMS accelerometers, IEEE Sens. J., vol. 6, no. 6, pp. 1669 1675, 2006. [2] A. Vogel, S. N. Sani, B. J. Roscoe, Z. M. Alamgir, X. Cai, and C. J. Robinson, Calibrating translating 3-axix accelerometers, Proc. IEEE Annu. Northeast Bioeng. Conf. NEBEC, pp. 180 181, 2013. [3] S. Yuliani and H. M. Saputra, Optimasi Nilai Konstanta Complementary Filter Orde 2 pada Sensor IMU, no. 1, pp. 2 5. [4] S. Yuliani and M. Saputra, Kolaborasi Kalman Filter dengan Complementary Filter untuk Mengoptimasi Hasil Sensor Gyroscope dan Accelerometer, no. 1, pp. 1 6. [5] O. D. Saputra, A. Triwiyatno, and B. Setiyonp, Pemodelan dan Simulasi Roll, Pitch, dan Yaw Pada Quadrotor, Transmisi, p. 105, 2012. [6] H. M. Saputra, Z. Abidin, and E. Rijanto, IMU Application in Measurement of Vehicle

25 Position and Orientation for Controlling a Pan-Tilt Mechanism, J. Mechatronics, Electr. Power, Veh. Technol., vol. 4, no. 1, p. 41, 2013. [7] H. E. Tseng, L. Xu, and D. Hrovat, Estimation of land vehicle roll and pitch angles, User Model. User-adapt. Interact., vol. 45, no. 5, pp. 433 443, 2007. [8] Wikipedia, Low-pass filter, 2017. [Online]. Available: https://en.wikipedia.org/wiki/low-pass_filter.