RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) Farmakognosi FAF 252 ( 3 SKS) Semester IV Pengampu matakuliah Prof. Dr. Amri Bakhtiar MS. Apt Prof. Dr. Deddi Prima Putra, Apt Dr. Elida Hanum Husni. MSi.Apt Suryati, SSi, MSi, Apt Program Studi Sarjana Farmasi Fakultas Farmasi Universitas Andalas Padang, Tahun 2017
A. LATARBELAKANG Mata kuliah ini merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa program studi S1 Ilmu Farmasi yang memberi pengetahuan tentang sumber bahan alami (tumbuhan, hewan, mineral) yang digunakan sebagai obat, bahan alami dalam pengobatan, obat gubal (crude drugs): Bidang kajian ini terkait dengan kompetensi mahasiswa dalam memanfaatkan dan mengembangkan bahan alam sebagai bahan baku obat. B. PERENCANAANPEMBELAJARAN 1. Deskripsi Singkat Matakuliah Pada mata kuliah ini mahasiswa belajar tentang sumber bahan alami (tumbuhan, hewan, mineral) yang digunakan sebagai obat, bahan alami dalam pengobatan, obat gubal/simplisia (crude drugs), ekstrak serta senyawa murni, produksi obat gubal (simplisia), standardisasi dan pengawasan mutu simplisia dan ekstrak serta bagaimana cara memproduksi obat tradisional yang baik.. 2. Tujuan Pembelajaran Setelah mengikuti mata kuliah ini diharapkan mahasiswa mampu : 1. Mampu menjelaskan definisi dan sejarah perkembangan farmakognosi, 2. Mampu menjelaskan prinsip yang terkait dengan produksi bahan obat, kualitas dan standardisasi bahan obat. 3. Mampu menjelaskan cara Pembuatan Obat Tradisional Yang Baik (CPOTB); persyaratan dan ketentuan pembuatan obat tradisional 4. Mampu menjelaskan cara penapisan/skrining aktifitas biologis 5. Mampu menjelaskan tentang Suplemen makanan : herbal; vitamin; mineral 6. Mampu menjelaskan tentang Pengobatan Alternatif dan Komplementer 3. Capaian Pembelajaran (Learning Outcomes) dan Kemampuan Akhir yang Diharapkan a. Sikap : Menggunakan dan mengembangkan kreativitas dan inovasi secara saintifik dalam memecahkan masalah kefarmasian. b. Keterampilan Umum ; Merencanakan, mengembangkan, menyediakan dan mengendalikan mutu sediaan farmasi serta memahami manfaat klinisnya c. Keterampilan Khusus : Memanfaatkan dan mengembangkan bahan alam sebagai bahan baku obat.. a. Pengetahuan : Menguasai Teori, Konsep terkait budidaya, produksi bahan obat, kualitas dan standardisasi bahan obat
4. (Materi Ajar) dan Daftar Referensi 1. Konsep simplisia, ekstrak dan senyawa murni bahan alam b. Fitoterapi dan Farmakognosi : Pentingnya tumbuhan dalam farmasi dan pengobatan modern ; sejarah singkat perkembangan Farmakognosi c. Pengantar budidaya tanaman obat d. Prinsip yang terkait dengan produksi bahan obat, kualitas dan standardisasi bahan obat - Perdagangan simplisia, ekstrak - Produksi bahan obat gubal (simplisia, ekstrak) - Zat pengatur tumbuh tanaman - Sel tumbuhan dan kultur jaringan - Perubahan biologi pada perbanyakan secara klon - Variasi fitokimia pada suatu spesies tanaman - Penurunan kualitas obat yang disimpan - Pengawasan mutu - Cara Penyiapan Simplisia dan Ekstrak - Standardisasi simplisia, ekstrak dan kontrol kualitas Parameter non spesifik : susut pengeringan; kadar air, kadar abu total; kadar abu tidak larut asam ; sisa pelarut; cemaran mikroba dan aflatoksin; cemaran logam berat ;cemaran pestisida; cemaran radioaktif Parameter spesifik : identitas; organoleptik; identifikasi makroskopik dan mikroskopik; kadar sari larut air/etanol; kandungan kimia Morfologi dan mikroskopik dari simplisia ; pendahuluan; deskripsi tumbuhan, morfologi, anatomi, perbedaan sel, bahan ergastik sel, teknik mikroskopik e. Cara Pembuatan Obat Tradisional Yang Baik (CPOTB); persyaratan dan ketentuan pembuatan obat tradisional f. Pengenalan aktifitas biologis tumbuhan obat. 2. Suplemen makanan : herbal; vitamin; mineral 3. Pengobatan Alternatif dan Komplementer a. Pengenalan tumbuhan dalam sistem pengobatan komplementer dan tradisional b. Homeopathic, Ayurverda, Traditional Chinese Medicine (TCM) c. Pengobatan komplementer Indonesia (Jamu, OHT, Fitofarmaka) untuk penyakit tropis (malaria, dengue, diare, panu, kurap, infeksi saluran cerna, infeksi saluran pernafasan) d. Interaksi dan guna salah obat komplementer
Daftar Referensi Referensi Utama 1. Evans, W.C (2009). Trease and Evans Pharmacognosy (16 th Edition). Elsevier. Churchill Livingstone 2. Heinrich, M, Barnes, J., Gibbons, S., Williamson, E.M. (2012). Fundamental of Pharmacognosy and Phytotherapy (2 nd Edition). Elsevier. Churchill Livingstone 3. Anonim, Materia Medika, semua jilid, Departemen Kesehatan RI Referensi Pendukung 1. Gunawan, D., dan Mulyani, S.,2002,Ilmu Obat Alami (Farmakognosi) 1, PT. Penebar Swadaya, Jakarta 2. Samuelsson, G., 1999, Drugs of Natural Origin, A Textbook of Pharmacognosy, 4th revised edition, Apotekarsocieteten, Swedish Pharmaceutical Press, Stockholm, Sweden 5. Metode Pembelajaran dan Alokasi Waktu Pembelajaran dilakukan dengan metoda Collaborative Learning, Cooperative Learning, serta Praktikum ; atau metode lainnya yang termasuk pendekatan Student Centered Learning (SCL). 6. Pengalaman Belajar Mahasisiwa Dalam mata kuliah ini mahasiswa akan mendapatkan pengalaman mencari informasi baik secara on-line dari artikel ilmiah atau buku-buku di perpustakaan Disamping itu kemampuan soft-skill berdiskusi dan memberikan pendapat dalam kelompok serta keberanian dalam memimpin dan mempresentasikan informasi baik secara baik didalam kelompok ataupun di depan kelas. 7. Kriteria () Penilaian Indikaor penilaian meliputi; resume diskusi, kedisiplinan mengumpulkan tugas, keaktifan dalam diskusi, presentasi, Kuiz, Tugas, Ujian Tengah Semester, Ujian Akhir Semester, Ujian Praktikum 8. Bobot Penilaian Kriteria penilaian terdiri atas penilaian hasil dan proses sesuai dengan capaian pembelajaran, dapat dihat pada Tabel 1. Tabel 1. Kriteria (indikator) dan bobot penilain No. Komponen Penilaian Bobot(%) 1. Penilaian hasil a. UTS 15 b. UAS 25 c. Ujian Praktikum 10
2. Penilaian proses 1. Dimensi intrapersonal skill 15 2. Atribut interpersonal skill 15 3. Dimensi sikap dan tata nilai 20 Total 100 9. Norma Akademik Norma akademik yang diberlakukan dalam perkuliahan dapat berupa : (1) Kehadiran mahasiswa dalam pembelajaran minimal 75% dari total pertemuan kuliah yang terlaksana, (2) Kegiatan pembelajaran sesuai jadwal resmi dan jika terjadi perubahan ditetapkan bersama antara dosen dan mahasiswa, (3) Toleransi keterlambatan 15menit, (4) Selama proses pembelajaran berlangsung hp dimatikan kecuali pada saat diskusi kelompok (5) Pengumpulan tugas ditetapkan sesuai jadwal, (6) Yang berhalangan hadir karena sakit (harus ada keterangan sakit/surat pemberitahuan sakit) dan halangan lainnya harus menghubungi dosen sebelum perkuliahan (7) Berpakaian sopan dan bersepatu dalam perkuliahan, (8) Kecurangan dalam ujian, nilai mata kuliah yang bersangkutan nol. 10. Rancangan Tugas Mahasiswa Tugas yang diberikan kepada mahasiswa berupa tugas untuk topic tertentu seperti : 1. Produksi bahan obat, kualitas dan standardisasi bahan obat 2. Aspek aspek cara pembuatan obat tradid=sional yang baik 3. Penapisan/skrining bioaktifitas tumbuhan
RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) PROGRAM STUDI : SARJANA FARMASI FAKULTAS /PPs: FARMASI UNIVERSITAS ANDALAS MATA KULIAH KODE Rumpun MK BOBOT (sks) SEMESTER Tgl Penyusunan Farmakognosi FAF 252 Matakuliah Keahlian 3 (2,1) 18-1-2017 OTORISASI Dosen Pengembang RPS Koordinator Rumpun MK Ka Program Studi Suryati, SSi, MSi, Apt Dr. Elida Hanum Husni. MSi.Apt Prof. Dr. Amri Bakhtiar MS. Apt Prof. Dr. Deddi Prima Putra, Apt Dr. Fatma Sri Wahyuni, Apt Capaian Pembelajaran (CP) Catatan : S : Sikat P : Pengetahuan KU : Keterampilan Umum KK : Keterampilan Khusus CP Program Studi S6 Menggunakan dan mengembangkan kreativitas dan inovasi secara saintifik dalam memecahkan masalah kefarmasian. KU 1 Merencanakan, mengembangkan, menyediakan dan mengendalikan mutu sediaan farmasi serta memahami manfaat klinisnya KK1 Memanfaatkan dan mengembangkan bahan alam sebagai bahan baku obat. CP Mata Kuliah 1 Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip yang terkait dengan konsep simplisia, ekstrak dan senyawa murni (KU1) 2 Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip terkait produksi bahan obat dan kualitasnya (KU1) 3 Mahasiswa mampu menyiapkan dan mengidentifikasi simplisia dan ekstrak tanaman (KU1, KK1, S6) 4 Mahasiswa mampu melakukan standardisasi simplisia dan ekstrak tanaman (KU 1, KK1, S6) 5 Mahasiswa mampu menjelaskan Cara Pembuatan Obat Tradisional Yang Baik (CPOBTB) (KU1, KK1) 6 Mahasiswa mampu menjelaskan metoda untuk penentuan aktivitas biologis tumbuhan (KU1, KK1) 7 Mahasiswa mampu menjelaskan pemanfaatan tumbuhan dalam pengobatan alternatif dan komplementer (KU1, KK1)
Deskripsi Singkat Mata Kuliah Materi Pembelajaran/ Pokok Bahasan Pada mata kuliah ini mahasiswa belajar tentang sumber bahan alami (tumbuhan, hewan, mineral) yang digunakan sebagai obat, bahan alami dalam pengobatan, obat gubal/simplisia (crude drugs), ekstrak serta senyawa murni, produksi obat gubal (simplisia), standardisasi dan pengawasan mutu simplisia dan ekstrak serta bagaimana cara memproduksi obat tradisional yang baik. 4. Konsep simplisia, ekstrak dan senyawa murni bahan alam g. Fitoterapi dan Farmakognosi : Pentingnya tumbuhan dalam farmasi dan pengobatan modern ; sejarah singkat perkembangan Farmakognosi h. Pengantar budidaya tanaman obat i. Prinsip yang terkait dengan produksi bahan obat, kualitas dan standardisasi bahan obat - Perdagangan simplisia, ekstrak - Produksi bahan obat gubal (simplisia, ekstrak) - Zat pengatur tumbuh tanaman - Sel tumbuhan dan kultur jaringan - Perubahan biologi pada perbanyakan secara klon - Variasi fitokimia pada suatu spesies tanaman - Penurunan kualitas obat yang disimpan - Pengawasan mutu - Cara Penyiapan Simplisia dan Ekstrak - Standardisasi simplisia, ekstrak dan kontrol kualitas Parameter non spesifik : susut pengeringan; kadar air, kadar abu total; kadar abu tidak larut asam ; sisa pelarut; cemaran mikroba dan aflatoksin; cemaran logam berat ;cemaran pestisida; cemaran radioaktif Parameter spesifik : identitas; organoleptik; identifikasi makroskopik dan mikroskopik; kadar sari larut air/etanol; kandungan kimia Morfologi dan mikroskopik dari simplisia ; pendahuluan; deskripsi tumbuhan, morfologi, anatomi, perbedaan sel, bahan ergastik sel, teknik mikroskopik j. Cara Pembuatan Obat Tradisional Yang Baik (CPOTB); persyaratan dan ketentuan pembuatan obat tradisional k. Pengenalan aktifitas biologis tumbuhan obat. 5. Suplemen makanan : herbal; vitamin; mineral
6. Pengobatan Alternatif dan Komplementer e. Pengenalan tumbuhan dalam sistem pengobatan komplementer dan tradisional f. Homeopathic, Ayurverda, Traditional Chinese Medicine (TCM) g. Pengobatan komplementer Indonesia (Jamu, OHT, Fitofarmaka) untuk penyakit tropis (malaria, dengue, diare, panu, kurap, infeksi saluran cerna, infeksi saluran pernafasan) h. Interaksi dan guna salah obat komplementer Pustaka Utama : 3. Evans, W.C (2009). Trease and Evans Pharmacognosy (16 th Edition). Elsevier. Churchill Livingstone 4. Heinrich, M, Barnes, J., Gibbons, S., Williamson, E.M. (2012). Fundamental of Pharmacognosy and Phytotherapy (2 nd Edition). Elsevier. Churchill Livingstone 5. Anonim, Materia Medika, semua jilid, Departemen Kesehatan RI Pendukung : 6. Gunawan, D., dan Mulyani, S.,2002,Ilmu Obat Alami (Farmakognosi) 1, PT. Penebar Swadaya, Jakarta 7. Samuelsson, G., 1999, Drugs of Natural Origin, A Textbook of Pharmacognosy, 4th revised edition, Apotekarsocieteten, Swedish Pharmaceutical Press, Stockholm, Sweden Media Pembelajaran Perangkat lunak : Perangkat keras : - LCD & Projector Team Teaching 1. Prof. Dr. Amri Bakhtiar MS. Apt 2. Prof. Dr. Deddi Prima Putra, Apt 3. Dr. Elida Hanum Husni. MSi.Apt 4. Suryati, SSi, MSi, Apt
Assessment Kuiz, Tugas, Ujian Tengah Semester, Ujian Akhir Semester, Ujian Praktikum Matakuliah Syarat -
Pelaksanaan Perkuliahan 2 SKS Mg Kemampuan akhir yg Ke- diharapkan (Materi Ajar) Dan Referensi Metode Pembelajaran dan Alokasi Waktu Pengalaman Belajar Mahasiswa Kreteria () Penilaian (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) Konsep simplisia, ekstrak dan senyawa murni bahan alam Bobot Penilan (%) 1,2 Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip yang terkait dengan konsep simplisia, ekstrak dan senyawa murni Fitoterapi dan Farmakognosi : Pentingnya tumbuhan dalam farmasi dan pengobatan modern Sejarah singkat perkembangan Farmakognosi Pengantar budidaya tanaman obat Kuliah dan diskusi Mendengar, mencari informasi Melaksanakan diskusi, Ketepatan menjelaskan tentang perbedaan simplisia, ekstrak dan senyawa murni Partisipasi dalam kelompok Bentuk non-test; Resume diskusi 5 Referensi 1,2 3-5 Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip terkait produksi bahan dan kualitasnya (KU1) Prinsip yang terkait dengan produksi bahan obat, kualitas dan standardisasi Kuliah, diskusi dan tugas Mendengar Melihat Melaksanakan diskusi Ketepatan menjelaskan prinsip terkait produksi 7
Mg Ke- Kemampuan akhir yg diharapkan (Materi Ajar) Dan Referensi bahan obat - Perdagangan simplisia, ekstrak - Produksi bahan obat mentah (simplisia, ekstrak) - Zat pengatur tumbuh tanaman - Sel tumbuhan dan kultur jaringan - Perubahan biologi pada perbanyakan secara klon - Variasi fitokimia pada suatu spesies tanaman - Penurunan kualitas obat yang disimpan - Pengawasan mutu - Referensi 1,2 - Metode Pembelajaran dan Alokasi Waktu Pengalaman Belajar Mahasiswa Kreteria () Penilaian bahan dan kualitasnya Kedisiplinan mengumpulkan tugas Bentuk non-test; Tugas Bobot Penilan (%) 6-7 Mahasiswa mampu menyiapkan dan mengidentifikasi Cara Penyiapan Simplisia dan Ekstrak - Sortasi basah Kuliah, diskusi Mendengar Melaksanakan diskusi, Ketepatan menjelaskan 5
Mg Ke- Kemampuan akhir yg diharapkan simplisia dan ekstrak tanaman (KU1, KK1, S6) (Materi Ajar) Dan Referensi - Pencucian - Perajangan - Pengeringan - Pengepakan - Penyimpanan - Maserasi - Perkolasi - Sokletasi - Distilasi - Fermentasi Metode Pembelajaran dan Alokasi Waktu Pengalaman Belajar Mahasiswa Kreteria () Penilaian tentang cara penyiapan simplisia dan ekstrak Partisipasi dalam kelompok Bentuk non-test; Kuiz Bobot Penilan (%) Referensi 1,2,3 8 UJIAN TENGAH SEMESTER 9-11 Mahasiswa mampu melakukan standardisasi simplisia dan ekstrak tanaman (KU 1, KK1, S6) Standardisasi simplisia, ekstrak dan kontrol kualitas Parameter non spesifik : susut pengeringan; kadar air, kadar abu total; kadar abu tidak larut asam ; sisa pelarut; cemaran mikroba dan aflatoksin; cemaran logam berat ;cemaran pestisida; cemaran Kuliah dan diskusi, tugas Mendengar Melaksanakan diskusi, Ketepatan menjelaskan tentang parameter spesifik dan non-spesifik Kedisiplinan mengumpulkan tugas Bentuk non-test; Tugas 15 7
Mg Ke- Kemampuan akhir yg diharapkan (Materi Ajar) Dan Referensi radioaktif Metode Pembelajaran dan Alokasi Waktu Pengalaman Belajar Mahasiswa Kreteria () Penilaian Bobot Penilan (%) Parameter spesifik : identitas; organoleptik; identifikasi makroskopik dan mikroskopik; kadar sari larut air/etanol; kandungan kimia Morfologi dan mikroskopik dari simplisia ; pendahuluan; deskripsi tumbuhan, morfologi, anatomi, perbedaan sel, bahan ergastik sel, teknik mikroskopik Referensi 1,2,3 12 Mahasiswa mampu menjelaskan Cara Pembuatan Obat Tradisional Yang Baik (CPOBTB) (KU1) Cara Pembuatan Obat Tradisional Yang Baik (CPOTB); persyaratan dan ketentuan pembuatan obat tradisional Diskusi kelas (metode Cooperative dan collaborative learning) Mencari informasi, Melaksanakan diskusi, Mempresentasikan Ketepatan menjelaskan Cara Pembuatan Obat Tradisional Yang Baik (CPOBTB) Partisipasi dalam diskusi 7
Mg Ke- Kemampuan akhir yg diharapkan (Materi Ajar) Dan Referensi Referensi Metode Pembelajaran dan Alokasi Waktu Pengalaman Belajar Mahasiswa Kreteria () Penilaian Kemampuan membuat resume Bobot Penilan (%) 13 Mahasiswa mampu menjelaskan metoda untuk penentuan aktivitas biologis tumbuhan (KU1, KK1) Pengenalan aktifitas biologis tumbuhan obat. Kuliah, diskusi dan tugas Mendengar Melihat Melaksanakan diskusi Bentuk non-test; Presentasi Ketepatan menjelaskan prinsip terkait produksi bahan dan kualitasnya Kedisiplinan mengumpulkan tugas 6 14-15 Mahasiswa mampu menjelaskan pemanfaatan tumbuhan dalam pengobatan alternatif dan komplementer (KU1, KK1) Pengenalan tumbuhan dalam sistem pengobatan komplementer dan tradisional Homeopathic, Ayurverda, Traditional Chinese Medicine (TCM) Pengobatan komplementer Indonesia (Jamu, OHT, Fitofarmaka) untuk Cooperative learning (Jigsaw classroom) Mencari informasi, Melaksanakan diskusi, Mempresentasikan Bentuk non-test; Tugas Ketepatan menjelaskan pemanfaatan tumbuhan dalam pengobatan alternatif dan komplementer Kedisiplinan mengumpulkan tugas Keaktifan dalam diskusi Bentuk non-test; Presentasi 6
Mg Ke- Kemampuan akhir yg diharapkan (Materi Ajar) Dan Referensi penyakit tropis (malaria, dengue, diare, panu, kurap, infeksi saluran cerna, infeksi saluran pernafasan) Metode Pembelajaran dan Alokasi Waktu Pengalaman Belajar Mahasiswa Kreteria () Penilaian Bobot Penilan (%) Interaksi dan guna salah obat komplementer Suplemen makanan : herbal; vitamin; mineral Referensi 1,2 16 Ujian Akhir Semester 25 Pelaksanaan Praktikum 1 SKS Mg Ke- Kemampuan akhir yg diharapkan (Materi Ajar) Dan Referensi Praktikum Metode Pembelajaran dan Alokasi Waktu Pengalaman Belajar Mahasiswa Kreteria Penilaian dan (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) Mikroskopis Beberapa 3 Mampu mengidentifikasi Folia, Amilum, Rhizoma Melaksanakan, Ketepatan berbagai simplisia dan 1-6 Praktek, Diskusi, Test mengamati, mengidentifikasi ekstrak Mikroskopis Beberapa mendiskusikan karakter spesifik dari Radix, semen, Fruktus berbagai simplisia dan Bobot Penilan (%)
Mg Ke- Kemampuan akhir yg diharapkan (Materi Ajar) Dan Referensi Praktikum Metode Pembelajaran dan Alokasi Waktu Pengalaman Belajar Mahasiswa Kreteria Penilaian dan ekstrak Bobot Penilan (%) Mikroskopis Beberapa Cortex, Lignum Mikroskopis Beberapa Flos dan herba Bentuk Non-test: Laporan praktikum Penyiapan amilum manihot. 2 7-9 Mampu menyiapkan simplisia sesuai dengan panduan dalam buku rujukan (Materia medika, Formularium Herbal Indonesia) Penyiapan orthosphonis folium Pembuatan Minyak atsiri. Praktikum, Diskusi, Test Melaksanakan, mengamati, mendiskusikan Kemampuan untuk mendeskripsikan tahapan tahapan dalan penyiapan simplisia Bentuk Non-test: Laporan praktikum 10-12 Mampu melakukan tahapan tahapan standardisasi terhadap simplisia dan ekstrak. Standardisasi amilum manihot. Standardisasi orthosphonis folium Standardisasi Minyak atsiri Praktikum, Diskusi, Test Melaksanakan, mengamati, mendiskusikan Kemampuan mengidentifikasi parameter spesifik dan non-spesifik dari simplisia dan ekstrak. Bentuk Non-test: 2
Mg Ke- Kemampuan akhir yg diharapkan (Materi Ajar) Dan Referensi Praktikum Metode Pembelajaran dan Alokasi Waktu Pengalaman Belajar Mahasiswa Kreteria Penilaian dan Laporan praktikum Bobot Penilan (%) 13 UJIAN PRAKTIKUM 10