Dunamis Program Overview: Identifying HIgh POtential Talent 27 Oktober 2016
Siapakah yang disebut dengan TALENT dalam Organisasi Anda? Talent consists of those individuals who can make a difference to organisational performance, either through their immediate contribution or in the longer term by demonstrating the highest levels of potential. (CIPD, 2006, Talent Management Understanding the Dimensions)
54.55% responden menyatakan para pimpinan dalam organisasi memiliki komitmen dalam upaya mengembangkan talent. 80.56% responden menyatakan hanya sebagian Manager dalam organisasi mengetahui cara untuk mengembangkan Talent yang bekerja di bawahnya. QUICK SURVEY 41.3% responden menyatakan tidak setuju bahwa organisasi mereka melakukan proses identifikasi talent secara sistematis dan berkesinambungan Dunamis Program Overview 2015
QUICK SURVEY Masalah dalam mempertahankan Talent dalam Organisasi 10% Talent berencana tidak akan bekerja di suatu tempat lebih dari 12 bulan. 10% Talent memiliki tata nilai yang berbeda dengan organisasi 37.5% Talent merasa tujuan karirnya tidak sejalan dengan organisasi 42.5% Talent merasa tidak dihargai dan bernilai untuk perusahaannya
Tantangan Melakukan Talent Management Berdasarkan Dunamis Talent Management Survey 2014 ì 23% Menyatakan sulit untuk menentukan persyaratan yang jelas dan tepat. 52% Responden menyatakan kesulitan mendapatkan Talent yang tepat. 57% Responden menyatakan Talent mengharapkan Compensation & Benefits yang lebih baik dan organisasi kesulitan untuk memenuhinya.
Talent Management yang Terintegrasi ì Talent Identification Talent Development Talent Retention
Talent Identification ì Terdapat rangkaian proses : Penentuan kriteria yang tepat untuk talent Proses rekrutmen Assessment kompetensi Evaluasi kinerja Pemetaan talent Tujuan Utama: Menemukan talent yang tepat sesuai dengan kriteria yang ditentukan sesuai dengan KOMPETENSI dan ASPIRASI
Tantangan Mengidentifikasi Talent Berdasarkan Dunamis Talent Management Survey 2014 ì 25% 20% 15% Parameters/criteria for identifying Talent The availability of Talent The company's commitment in the Talent implementation Strategy business changes 10% Others Talent war 5% High turnover of Talent 0% Company budgets
Karakteristik yang Digunakan untuk Mengidentifikasi Talent Berdasarkan Dunamis Talent Management Survey 2014 ì 100% 96% 90% 80% 70% 60% 50% 40% 61% 48% 39% 37% 30% 20% 10% 4% 4% 2% 0% Performance Leadership Innova?on & crea?vity SoD skill Technical skill Willingness to grow Learning agility Culture
ì ì Dalam proses pengelolaan talent, proses assessment memegang peranan yang penting. Proses dan metode assessment harus mampu membantu memetakan : Bagaimana kompetensi dan potensi seseorang terkait tuntutan dalam organisasi. Bagaimana mempercepat kesiapan para talent untuk menerima tanggung jawab baru yang lebih besar.
Dalam proses talent identification, sebuah hasil assessment yang baik, mampu memberikan informasi tentang : Gambaran aspirasi karir individu, khususnya para talent. Umpan balik atas unjuk kerjanya sekarang Rencana pengembangan individual dalam kaitan mempercepat kesiapan para talent menerima tanggung jawab baru yang lebih besar. INGAT tujuan utama : Tujuan Utama: Menemukan talent yang tepat sesuai dengan kriteria yang ditentukan sesuai dengan KOMPETENSI dan ASPIRASI
Pendekatan Talent Identification ì Dunamis Organiza=onal Alignment
Pendidikan Pengalaman Kesehatan R R R ELIGIBILITY SUITABILITY Traits Suitability R R KRITERIA TALENT Pengetahuan Ketrampilan Prestasi R R R COMPETENCY CHARACTER Integrity Maturity R R
Individual Suitability Assessment Competency Assessment Smart Questionnaire Based on set criteria Multiple Simulations Based on set competencies Tools Measurement Tools Measurement Tahapan Assessment Dunamis Mencakup pengukuran 2 aspek penting : Suitability Assessment dengan pendekatan kepribadian. Pengukuran Kompetensi dengan Multiple simulation
Pengukuran Kompetensi dengan Multiple Simulations Assessing Individual Potential Skill Multiple Simulation Multiple Assessor Based on set criteria Sistem yang terintegrasi dari sekumpulan teknik pengumpulan data mengenai perilaku (simulasi, wawancara, test, dan lain-lain) yang dirancang untuk mengukur critical skills, knowledge, & ability yang dibutuhkan untuk keberhasilan seseorang dalam pekerjaan tertentu. (George C. Thornton III, Ph.D., The Basic Concepts of Assessment Center, Colorado State University)
Knowle dge Skill Ability KOMPETENSI Di Assess dengan: S I M U L A T I O N T E S T Tes Tertulis Critical Incident Questionnaire/ Inventory Leaderless Group Discussion Analisa Kasus Presentasi Wawancara Kompetensi In Tray Exercise
Suitability Assessment dengan Pendekatan Kepribadian Mengapa aspek personality relevan dengan dunia kerja? Personality melekat dalam diri tiap individu. Personality mempengaruhi pendekatan yang digunakan dalam bekerja dan interaksi dengan rekan kerja. Mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang perbedaan antarindividu sehingga memudahkan proses kerja sama dalam pekerjaan. Meningkatkan kinerja individu, tim, dan organisasi. People who enjoy at least 75% of their work are four times more likely to succeed. (Enjoyment Performance Theory)
Pola/kecenderungan bagaimana seseorang berpikir, merasa, dan bertindak. Mempengaruhi ASPIRASINYA Bagaimana Personality Diukur?
20 ì ì ì ì Facet 5 digunakan untuk melihat sikap, pendapat, dan preferensi seseorang khususnya saat bekerja. Aspek-aspek yang diukur merupakan sesuatu yang relatif stabil dan konsisten. Berdasar pada teori psikologi populer Five Building Blocks of Personality, Facet 5 berusaha memetakan seseorang dari 5 aspek (Facet) utama yang dapat menyusun kepribadian seseorang. Facet tersebut adalah Will, Energy, Affection, Control, dan Emotionality. Facet Emotionality memiliki kekhasan, karena keberadaannya menentukan kestabilan dari keempat Facet lainnya. Setiap posisi dalam pekerjaan di tiap organisasi, menuntut gambaran kepribadian orang yang berbeda-beda untuk dapat sukses menjalankannya. Dalam assessment ini, Facet5 digunakan selain untuk melihat dinamika kepribadian seseorang, juga dimanfaatkan untuk melihat kecocokan seseorang untuk menduduki suatu posisi jika dibandingkan dengan gambaran kepribadian ideal yang ditentukan sebelumnya.
ì ì ì ì ì Will ì Determination : dorongan internal untuk komit pada ide pribadi. ì Confrontation : dorongan untuk menghadapi masalah yang muncul. ì Independence : kecenderungan untuk bertindak dengan cara sendiri. Energy ì Vitality : antusiasme dan energi yang ditampakan khususnya dalam merespon perubahan/hal baru. ì Sociability : kecenderungan untuk senang berada di antara orang. ì Adaptability : kecenderungan untuk melibatkan pemikiran orang lain dalam bekerja. Affection ì Altruism : dorongan untuk mengutamakan minat orang lain terlebih dahulu. ì Support : dorongan untuk selalu membantu orang lain. ì Trust : kecenderungan untuk mempercayai orang lain. Control ì Discipline : kecenderungan untuk menjadi individu yang terorganisir dan terencana. ì Responsibility : kesediaan untuk mengambil tanggung jawab secara pribadi. Emotionality (biasa digunakan untuk melihat kestabilan emosi) ì Tension : reaksi umum terhadap ketegangan atau stress. ì Apprehension : kecenderungan untuk berhati-hati dan bersikap tidak terlalu optimis.
WILL Determination 3. PENGAMBILAN Confrontation KEPUTUSAN DAN Independence PENENTUAN GOAL CONTROL 2. EVALUASI Discipline HASIL RANCANGAN Responsibility ENERGY EMOTIONA LITY AFFECTION Vitality 4. Sociability IMPLEMENTASI Adaptability Altruism 1. Support IDE Trust PENGUMPULAN Dalam Proses Kerja MERESPON EMOTIONALITY TEKANAN Tension/Apprehension DAN IDENTIFIKASI RESIKO
Tersedia dalam berbagai bahasa, termasuk Bahasa Indonesia. 106 Item pasang pernyataan
Profiling - Facet 5 Mengetahui sikap dasar, opini, dan pilihan- pilihan seseorang berdasarkan 5 facet dan sub-facet nya. 17 famili yang menjelaskan secara singkat bagaimana seseorang berkontribusi dalam organisasi Sebuah ulasan menyeluruh dari kompetensi yang bisa Anda harapkan muncul dari seseorang dalam organisasi, sekaligus beberapa perilaku yang perlu menjadi perhatian khusus. Definisi dari gaya management yang dapat mengeluarkan sisi terbaik dari seseorang. Hal-hal yang memotivasi dan mempengaruhi kerja seseorang termasuk jenis pekerjaan yang paling baik dapat dilakukannya dan hal-hal yang dapat mendemotivasinya.
Architect Explorer Supporter Controller Promoter Facilitator Coach Producer Entrepreneur Advocate Developer Tradi=onalist
Presenter Idealist Generalist Specialist Chamaleon
Facet5 mengumpulkan informasi tentang seseorang Mengolahnya Dan membantu Anda menggunakannya untuk : Seleksi (Suitability Assessment) Audition Profiling Facet 5 Integrasi dan Pengembangan Tim TeamScape Pengembangan Individu Spotlight
Seleksi - Audition 1 Membuat Template Kriteria Talent 2 Mencocokan Template dengan Profil Kandidat 3 Merancang Pertanyaan Wawancara
Seleksi Audition (Suitability Assessment)
Integrasi dan Pengembangan Tim TeamScape Overlay Snapshot Reaching Agreement and Resolving Disputes Will Decision Making (Will) Energy Affection Control Implementation (Energy) Generating Ideas (Affection) Evaluation (Control)
Pengembangan Individu SpotLight ì Memberikan informasi yang komprehensif terkait pola individu dalam 5 domain proses bekerja: Making Decisions and Setting Goals Strength Risk Engaging and Consulting with Others Responding to Stress and Identifying Risks Managing Your Works and Commitm ents Challenge Frustration Focussing on People and Tasks
Individual Suitability Assessment Competency Assessment Smart Questionnaire Based on set criteria Multiple Simulations Based on set competencies Tools Measurement Tools Measurement Tahapan Assessment Dunamis Mencakup pengukuran 2 aspek penting : Suitability Assessment dengan pendekatan kepribadian. Pengukuran Kompetensi dengan Multiple simulation
Talent Identification Talent Development Talent Retention
DUNAMIS ORGANIZATION SERVICES Jl. Bendungan Jatiluhur No. 56 Bendungan Hilir, Jakarta 10210, Indonesia Tel (62-21) 572 0761Fax (62-21) 572 0762 Email: info@dunamis.co.id