BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian Penelitian yang penulis pilih dalam penelitian ini adalah perusahaan Kedaton Golf & Country Club yang beralamat di Jl. Raya Otonomi, Pasar Kemis, Tangerang. Karena merupakan salah satu perusahaan penyewaan lapangan golf terbesar di Tangerang dengan berbagai fasilitasnya yang sangat lengakap. 3.1.1 Sejarah Perusahaan Kedaton Golf & Country Club mulai pertama kali dibangun pada tahun 1993. Yang dirancang oleh seorang yang terkenal dalam bidangnya yang berhasil menggabungkan keindahan alam dalam nuansa yang tenang dan nyaman, ditambah dengan fasilitas peristirahatan yang sangat nyaman. Rick Robins dari Robins & Associate Internasional Inc. yang secara pribadi sangat terlibat dalam desain Kedaton Golf & Country Club. RAI merupakan perusahaan bergengsi yang telah merancang berbagai klub golf di seluruh dunia dan beberapa desain mereka termasuk The Doral Country Club of Miami, Florida, dan Wood Land, Texas. Dalam beberapa tahun terakhir, Kedaton Golf & Country Club telah menyelenggarakan berbagai macam kompetisi golf baik skala lokal 28
maupun nasional. Kedaton Golf adalah venue PON (Pekan Olahraga Nasional) dan Indonesian Men Amateur Golf Championship, dan itu merupakan pengakuan dari kalangan nasional mengenai kualitas perusahaan Kedaton Golf. 3.1.2 Fasilitas Perusahaan Kedaton Golf & Country Club juga mengajak anda untuk mengambil bagian dalam permainan dan kejuaraan yang sudah sangat sering diselenggarakan, dengan tujuh belas lapisan air dari delapan belas hole dan juga tempat kursus berukuran 7000 meter, sebuah permainan dengan mengutamakan akurasi yang baik. Sebagai pegolf professional dan pemula atau tamu akan dapat memainkan golf dengan 18 hole penuh dan suasana yang tidak akan pernah membosankan dengan menawarkan berbagai keindahanya seperti lapangan hijau dan subur, suasana hutan tropis yang sejuk, beraneka ragam bunga warna warni, dan danau yang terbentang biru akan menciptakan potensi yang ideal bagi para pemain golf. Kedaton juga menyediakan ruang ganti yang nyaman dan juga ruang VIP untuk kenyamanan anda dengan berbagai fasilitas yang sangat lengkap. Selain itu terdapat pula Restoran dengan udara yang sejuk ditambah dengan motif arsitektur tradisional Sunda dan perabotan rotan yang terkesan unik, restoran juga menyediakan berbagai macam menu special disajikan dengan cara kreatif khas Indonesia, Cina, Jepang, Korea 29
dan masakan Eropa. Suasana Restoran yang dikelilingi oleh kolam dengan pemandangan hijau dan indah, teras luar ruangan adalah tempat yang sempurna bagi para pegolf maupun tamu untuk beristirahat atau berbincang dengan kerabat, berbisnis, dan kolega sambil bersantai menikmati cemilan lezat atau hidangan penutup khas Indonesia. Disamping itu fasilitas lain yang ada adalah ruang perjamuan yang dapat menampung 50 sampai 300 tamu untuk pertemuan, seminar, acara penghargaan, dan presentasi yang dilengkapi dengan panggung dan standar audio visual. Dan yang terakhir terdapat juga Pro - Shop yang menyediakan berbagai peralatan olahraga dari semua merk yang terkenal di seluruh dunia, Pro Shop juga menawarkan sewa stick golf satu set lengkap dengan kualitas standar internasional. 3.2 Desain Penelitian Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian deskriptif, yaitu menganalisis, mengidentifikasi, dan mendeskripsikan tingkat pengoptimalan kapasitas dalam memaksimalkan keuntungan pada perusahaan Kedaton Golf & Country Club. Menurut Sugiyono (2007) dalam bukunya Metode Penelitian Administrasi, penelitian deskriptif adalah penelitian yang dilakukan untuk mengetahui nilai variable mandiri, baik satu variable atau lebih (independent) tanpa membuat perbandingan atau menghubungkan antara satu variable dengan variable lain. 30
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan pendekatan kualitatif, karena data yang didapat berbentuk angka dan selanjutnya akan di Tabulasi dan dibuat table untuk dianalisis bagaimana biaya untuk pengoperasian lapangan menemui titik impas sehingga dapat mengoptimalkan keuntungan perusahaan dan menggunakan data kualitatif yang diangkakan (scoring) serta data yang didapatkan berbentuk kalimat atau uraian untuk menganalisis angka angka yang didapat dari kuantitatif. Sehingga metode penelitian ini menggunakan analisis deskriptrif kuantitatif dan kualitatif, yaitu penilaian untuk menyaatakan bobot serta uraian dari tingkat fasilitas yang akan diteliti serta pengoptimalan kapasitas penyewaan lapangan golf riset ini sangat membutuhkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif yang dianggap mewakili keseluruhan populasi. Menurut Sugiyono (2007) analisa data deskriptif bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai objek penelitian berdasarkan data dan variable yang diperoleh dan kelompok subjek yang diteliti. 31
3.3 Kerangka Pemikiran Gambar 3.1 Kerangka Pemikiran Penelitian Fasilitas Issue Green Fee Weekdays Green Fee Weekends Cart Fee 18 Holes Cart Fee 9 Holes Ladies, Junior & Senior Weekends Twilight Golf Package Lokasi kurang strategis infrastruktur Fungsi Kendala SDM Kurangnya fasilitas promosi Biaya operasional lapangan Optimalisasi BEP Maksimalisasi keuntungan Kedaton Golf & Country Club 32
3.4 Definisi Operasional Variabel Definisi operasional variabel adalah merupakan konsep konsep yang berupa kerangka yang menggambarkan prilaku atau gejala yang diamati dan dapat diuji kebenaranya oleh orang lain. Berdasarkan pemikiran diatas, maka operasional variabel yang akan diteliti dalam penelitian ini adalah: a. Perencanaan Kapasitas Perencanaan kapasitas adalah proses untuk memutuskan kebutuhan kapasitas produksi oleh perusahaan untuk mempertemukan perubahan permintaan setiap produk. (http://en.wikipedia.org/wiki/capacity_planning) Dalam penelitian ini maka penulis akan merencanakan perhitungan kapasitas untuk mengetahui pengaruh terhadap waktu produksi dan mencari titik impas agar dapat menutupi biaya operasional lapangan. Beberapa fasilitas yang akan ditawarkan perusahaan adalah Green Fee Weekdays, Green Fee Weekends, Cart Fee 18 Holes, Cart Fee 9 Holes, (Ladies, Senior & Junior), Weekends Twilight Golf Package. Jadi dalam penelitian ini adalah menghitung berapa banyak konsumen yang menggunakan fasilitas agar dapat menutupi biaya operasional lapangan dan mencari rasio antara biaya operasional lapangan dan keuntungan yang didapat oleh perusahaan. 33
b. Maksimalisasi Keuntungan Keuntungan merupakan tujuan utama suatu pengusaha dalam menjalankan usahanya. Proses produksi dilaksanakan seefisien mungkin dengan tujuan untuk meningkatkan keuntungan. Menurut Sunaryo keuntungan (laba) adalah selisih antaratotal pendapatan dengan total biaya, yang merupakan insentif bagi produsen untuk melakukan produksi. Keuntungan inilah yang mengarahkan produsen untuk mengalokasikan sumber daya ke proses produksi tertentu. Keuntungan total merupakan penerimaan total (TR) dikurangi dengan biaya total (TC), Keuntungan total akan mencapai maksimum apabila selisih positif antara TR dengan TC mencapai angka terbesar. Secara sistematis laba dapat dirumuskan π=tr-tc, perusahaan dapat dikatakan memperoleh keuntungan apabila selisihnya bernilai positif (π>0) dimana TR harus lebih besar dari pada TC (TR-TC) 34
3.5 Variabel dan Skala Pengukuran Tabel 3.1 Variabel dan Skala Pengukuran Variabel Dimensi Indikator Skala - Green Fee Weekdays - Green Fee Weekends - Cart Fee 18 Holes Rasio Perencanaan Kapasitas Jumlah Holes Fixed Cost - Cart Fee 9 Holes - Ladies, Senior & Junior - Weekends Twilight Package - Maintenace - Biaya perawatan lapangan - Pestisida / pupuk Optimalisasi Kapasitas - Perawatan mesin (BEP) Rasio Variabel Cost - Upah - Gaji Karyawan - Maksimalisasi penyewaan (fasilitas) Maksimalisasi - - Maksimalisasi jumlah tenaga Rasio Keuntungan kerja 35
3.6 Metode Pengumpulan Data Metode yang penulis gunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah: 1. Riset Lapangan (Field Research) a. Wawancara (interview) Cara mendapatkan data dan informasi dengan jalan mengadakan Tanya jawab langsung dengan club manager perusahaan yang mengetahui lebih rinci tentang pengelolaan lapangan dan data yang penulis kumpulkan berupa: 1) Data Primer Merupakan data mentah yang diperoleh dari wawancara yang berhubungan dengan objek penelitian yaitu berupa: a) Biaya tetap perusahaan b) Biaya variabel perusahaan c) Target perusahaan d) Data biaya operasional 2) Data Sekunder Merupakan data, informasi dan penjelasan yang diperoleh dari perusahaan berupa sejarah perusahaan dan fasilitas perusahaan. Untuk memperoleh data tersebut penulis mengunjungi kantor perusahaan atau mencari informasi melalui media internet guna mendapatkan literature perusahaan. 36
b. Observasi Adalah pengamatan secara langsung untuk mengetahui objek penelitian untuk mengetahui keadaan yang sebenarnya. c. Dokumentasi Adalah cara memperoleh data yang didapat dari catatan catatan, arsip, laporan laporan dan dokumentasi perusahaan tersebut. 2. Riset Kepustakaan (Analisis Research) Merupakan suatu metode penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data melalui buku buku dan literatur literatur lainya yang mempunyai kaita erat dengan permasalahan penelitian. 3.7 Metode Analisis Data Penulis menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif, dimana metode ini berusaha menganalisa suatu pokok permasalahan yang nantinya akan memberikan suatu gambaran dan sesuai dengan tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui batas volume penyewaan, minimal yang harus dicapai agar perusahaan tidak rugi dan memperoleh keuntungan yang maksimal. Metode analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini melewati tahap tahap sebagai berikut: a. Menentukan titik impas dengan analisis break event point (BEP) yang dapat dicari dengan rumus: = FC WC 37
WC = [(1- ) W i ] Dimana: FC = Biaya tetap P = Harga jual per unit S = Volume penjualan W = Presentase setiap produk dari total penjualan dalam dolar i = Masing masing produk b. Menentukan penjualan yang memaksimalkan keuntungan Untuk dapat menentukan tingkat penjualan yang memaksimalkan keuntungan dapat menggunakan rumus: ( ) = ( h = FC + Keuntungan i Vc s Fc + Keuntungan P Vc 38