BAB IV ANALISIS HASIL 4.1 Karakteristik Umum Bangunan Hotel Pullman Gadog ini tepatnya di wilayah Ciawi Bogor. Hotel ini terdiri dari beberapa fungsi bangunan utama yaitu Main Building, Conference area, Guest Wing dan Villa. Gambar tata letak untuk area-area tersebut sebagai berikut : Gambar 4.1 Tata Letak Bangunan dan Gambar Potongan tampak Hotel Pullman Gadog Ciawi 37
Tabel 4.1 Luasan Bangunan No Bangunan Luas (m2) 1 Bangunan Utama (Main Building) 11.853 - Bangunan Utama - Restautant - Spa 2 Hotel 22.446 - Kamar (202 Kamar) - Balkon - Area Publik, Sirkulasi, Lift dan Tangga - Boh & ME 3 Conference Area 19.691 - Ballroom dan Meeting Room - Sirkulasi area, Lift dan Tangga - Boh - Ruang ME - Parkir Basemen 4 Villa 3.002 - Villa 1 Kamar (9 Unit) - Villa 2 Kamar (5 Unit) - Villa 3 Kamar (6 Unit) - Presiden Villa (1 Unit) Total Luasan (m2) 56.991 38
Gambar 4.2 Site Plan Guest Wing Timur Gambar 4.3 Site Plan Guest Wing Barat 39
Guest Wing adalah bangunan untuk Hotel yang terdiri dari 9 (sembilan) wing. Yang masing-masing mempunyai jumlah kamar dan luas area seperti pada tabel dibawah ini : Tabel 4.2 Jumlah kamar dan luasan per masing-masing wing Lokasi Tipe Kamar Jumlah Kamar (Unit) Luas Area (m2) WING A WING B Family Room Bed Room 4 19,34 Living Room 4 32,66 Superior 28 32,14 Fresh air (Pre-cooling) 4 276,98 Electric 1 15,96 House Keeping 1 13,35 Family Room Bed Room 4 19,34 Living Room 4 32,66 Superior 16 32,14 Fresh air (Pre-cooling) 4 180,56 Electric 4 15,96 House Keeping 1 21,73 WING C Deluxe Room 20 29,75 Fresh air (Pre-cooling) 4 148,75 WING D Deluxe Room 16 29,75 Family Room Bed Room 4 32,14 Living Room 4 32,14 Fresh air (Pre-cooling) 4 119,00 House Keeping 4 46,37 WING E Family Room Bed Room 4 19,36 Living Room 4 32,66 Deluxe Room 16 29,75 Fresh air (Pre-cooling) 4 171,00 40
Lokasi WING G Tipe Kamar Jumlah Kamar (Unit) Luas Area (m²) Executive Bed Room 4 19,03 Living Room 4 27,94 Superior 16 32,14 Fresh air (Pre-cooling) 4 175,53 WING H Superior 24 19,36 Fresh air (Pre-cooling) 4 192,84 House Keeping 4 46,41 WING J Superior 28 32,14 Executive Bed Room 4 19,03 Living Room 4 27,94 Fresh air (Pre-cooling) 4 271,95 Gambar Rencana Interior untuk kamar Hotel Pullman Tipe Deluxe, Family dan Stadard seperti dibawah ini : 41
Gambar 4.4 Kamar Hotel Pullman Gadog 42
Gambar 4.5 Deluxe Room Gambar 4.6 Family Room 4.2 Parameter Beban pendinginan Temperatur/ suhu sebagai acuan perencanaan masing-masing area mengacu pada parameter beban pendinginan Tata Udara. Hasil ratio (Btuh/m2) adalah dari konversi ton refrigerasi dibandingkan dengan parameter temperatur yang ingin dicapai pada suatu area dengan formula : 43
Ratio (Buth/m2) = 1 ton refrigerasi (TR) / suhu yang ingin dicapai ( C) = 1 TR / 20 ( C) = 12.000 Btuh / 20 ( C) = 600 btuh/ m2 Perhitungan untuk ratio area lain ada pada tabel dibawah ini Tabel 4.3 Parameter ratio beban pendinginan tata udara No. Room AC / MV Temperatur ( C) db Ratio (Btuh/m2) 1 Guest rooms and suite AC 21 C ± 1 C 545-600 2 Guest room bathrooms & toilet AC / MV 23 C ± 1 C 500 545 3 Corridors AC 23 C ± 1 C 500-545 4 Small meeting rooms AC 21 C ± 1 C 545-600 (< 25 people) 5 Large meeting rooms AC 22 C ± 1 C 522-571 6 Public areas such as reception hall, reception, restaurant, bars AC 22 C ± 1 C 522-571 AC / 7 Linen room MV 24 C ± 1 C 480-522 Public sanitary facility & public AC / 8 toilet MV 23 C ± 1 C 500 545 9 Administration and offices AC 23 C ± 1 C 500 545 10 Sport & fitness room AC 21 C ± 1 C 545 600 11 Switch, computer room AC 26 C ± 1 C 444 480 12 Luggage room AC 25 C ± 1 C 462 500 13 Kitchen AC / MV 26 C ± 1 C 444 480 14 Dinning room AC 24 C ± 1 C 480 522 Function hall, ballroom, 15 conference AC 22 C ± 1 C 522-571 4.3 Analisis Perhitungan Beban Pendinginan Berdasarkan data luasan dan parameter-parameter yang diperhitungkan diatas total kapasitas (Btu/h) diperoleh dari luasan area (m 2 ) dikalikan besarnya ratio (Btuh/ m 2 ) kebutuhan pendinginan. Dengan contoh perhitungan untuk Area Wing A Bed Room (4 unit kamar) yaitu : 44
Total kapasitas (Btu/h) = Luas area (m 2 ) x Ratio (btuh/ m 2 ) = (4 unit kamar x Luas Area (m 2 )) x Ratio (btuh/ m 2 ) = 4 x 19,34 m 2 x 500 btuh/ m 2 = 38.680 Btu/h Formula tersebut diatas berlaku untuk area-area yang lain dan masing-masing sebagai berikut seperti dalam Tabel 4.4 Tabel 4.4 Analisis Kapasitas Beban Pendingin Gedung Tipe Kamar Jumlah Kamar (Unit) Luas Area (m 2 ) ratio btuh/m2 Kapasitas (Btu/h) (Total Kapasitas (Btu/h) WING A WING B Family Room Bed Room 4 19,34 500,00 9.670 38.680 Living Room 4 32,66 500,00 16.330 65.320 Superior 28 32,14 400,00 12.856 359.968 Fresh air (Pre-cooling) 4 276,98 50,00 13.849 55.396 Electric 1 15,96 300,00 4.788 4.788 House Keeping 1 13,35 300,00 4.005 4.005 Sub total : 528.157 Family Room Bed Room 4 19,34 500,00 9.670 38.680 Living Room 4 32,66 500,00 16.330 65.320 Superior 16 32,14 400,00 12.856 205.696 Fresh air (Pre-cooling) 4 180,56 50,00 9.028 36.112 Electric 4 15,96 300,00 4.788 19.152 House Keeping 1 21,73 300,00 6.519 6.519 Sub total : 371.479 WING C Deluxe Room 20 29,75 500,00 14.875 297.500 Fresh air (Pre-cooling) 4 148,75 50,00 7.438 29.750 Sub total : 327.250 WING D Deluxe Room 16 29,75 500,00 14.875 238.000 Family Room Bed Room 4 32,14 500,00 16.070 64.280 Living Room 4 32,14 500,00 16.070 64.280 Fresh air (Pre-cooling) 4 119,00 50,00 5.950 23.800 House Keeping 4 46,37 300,00 13.911 55.644 Sub total : 446.004 45
Gedung WING E Tipe Kamar Jumlah Kamar (Unit) Luas Area (m²) ratio btuh/m2 Kapasitas (btu/h) Total Kapasitas (btu/h) Family Room Bed Room 4 19,36 500,00 9.680 38.720 Living Room 4 32,66 500,00 16.33 65.320 Deluxe Room 16 29,75 500,00 14.875 238.000 Fresh air (Pre-cooling) 4 171,00 50,00 8.550 34.200 Sub total : 376.240 WING F Deluxe Room 12 29,75 500,00 14.875 178.500 Superior 8 32,14 500,00 16.070 128.560 Fresh air (Pre-cooling) 4 153,53 50,00 7.677 30.706 House Keeping 4 46,41 300,00 13.923 55.692 Mens Pool Toilet 1 32,14 300,00 9.642 9.642 Womens Pool Toilet 1 32,14 300,00 9.642 9.642 Kids Club 2 65,70 300,00 19.710 39.420 Sub total : 452.162 WING G Executive Bed Room 4 19,03 500,00 9.515 38.060 Living Room 4 27,94 500,00 13.970 55.880 Superior 16 32,14 400,00 12.856 205.696 Fresh air (Pre-cooling) 4 175,53 50,00 8.777 35.106 Sub total : 334.742 WING H Superior 24 19,36 500,00 9.680 232.320 Fresh air (Pre-cooling) 4 192,84 50,00 9.642 38.568 House Keeping 4 46,41 300,00 13.923 55.692 Sub total : 326.580 WING J Superior 28 32,14 500,00 16.070 449.960 Executive Bed Room 4 19,03 500,00 9.515 38.060 Living Room 4 27,94 500,00 13.970 55.880 Fresh air (Pre-cooling) 4 271,95 50,00 13.598 54.390 Sub total : 598.290 46
Tabel 4.5 Rekapitulasi Kapasitas Beban Pendingingan Hotel Wing Btu/h TR A 528.157 44,0 B 371.479 31,0 C 327.250 27,3 D 446.004 37,2 E 376.240 31,4 F 452.162 37,7 G 334.742 27,9 H 326.580 27,2 J 598.290 49,9 TOTAL 3.760.904 313,4 Dari hasil analisis didapatkan nilai kapasitas pendinginan Hotel Wing A, B, C, D, E, F, G, H, J adalah sebesar 3.760.904 Btu/h, dimana 1 TR = 12.000 Btuh, jadi total kapasitas pendinginan dalam satuan ton refrigerasi (TR) : Total (TR) = 3.760.904 / 12.000 = 313,4 TR 4.4 Analisis Perhitungan Biaya Pembangunan Perhitungan biaya investasi dan biaya konsumsi energi listrik diambil dari data sekunder/ salah satu vendor dan tarif dasar PLN diambil dari tariff yang berlaku tahun 2017. 4.4.1 Sistem Air Conditioning Split Wall Biaya investasi untuk Air Conditioning tipe Split Wall dengan kapasitas sebesar 3.760.904 btuh atau 313.4 TR adalah dengan komponen-komponen yang diperhitungkan dalam biaya investasi yaitu pengadaan dan pemasangan sistem Air Conditioning Split : Unit AC Split, Pengkabelan daya dan kontrol, pipa refrigerant, pipa drain dan Panel. Biaya investasi Pengadaan dan Pemasangan Sistem AC Split sebagai berikut : Tabel 4.6 Biaya Investasi Sistem AC Split No Item Pekerjaan Jumlah (Rupiah) 1. Pengadaan dan pemasangan AC split tipe wall (Indoor/ outdoor unit) : Wing A (44,0 TR) : Rp. 208.780.000 Rp. 1.488.032.000 47
No Item Pekerjaan Jumlah (Rupiah) Wing B (31,0 TR) : Rp. 147.095.000 Wing C (27,3 TR) : Rp. 129.538.500 Wing D (37,2 TR) : Rp. 176.514.000 Wing E (31,4 TR) : Rp. 148.993.000 Wing F (37,7 TR) : Rp. 178.886.500 Wing G (27,9 TR) : Rp. 132.385.500 Wing H (27,2 TR) : Rp. 129.064.000 Wing J (49,9 TR) : Rp. 236.775.500 2. Pengadaan dan pemasangan pipa refrigerant (liquid/ gas) dari bahan tembaga lengkap dengan isolasi termasuk pipa drain : Rp. 724.102.400 3. Wing A (44,0 TR) : Rp. 101.596.000 Wing B (31,0 TR) : Rp. 71.579.000 Wing C (27,3 TR) : Rp. 63.035.700 Wing D (37,2 TR) : Rp. 85.894.800 Wing E (31,4 TR) : Rp. 72.502.600 Wing F (37,7 TR) : Rp. 87.049.300 Wing G (27,9 TR) : Rp. 64.421.100 Wing H (27,2 TR) : Rp. 62.804.800 Wing J (49,9 TR) : Rp. 115.219.100 Pengadaan dan pemasangan kabel power dan kabel kontrol : Rp. 245.181.000 Wing A (44,0 TR) : Rp. 34.422.348 Wing B (31,0 TR) : Rp. 24.252.109 Wing C (27,3 TR) : Rp. 21.357.503 Wing D (37,2 TR) : Rp. 29.102.531 Wing E (31,4 TR) : Rp. 24.565.040 Wing F (37,7 TR) : Rp. 29.493.694 Wing G (27,9 TR) : Rp. 21.826.898 Wing H (27,2 TR) : Rp. 21.279.270 Wing J (49,9 TR) : Rp. 39.038.072 4. Pengadaan dan pemasangan Panel Rp. 375.000.000 Wing A (44,0 TR) : Rp. 52.648.373 Wing B (31,0 TR) : Rp. 37.093.172 Wing C (27,3 TR) : Rp. 32.665.922 Wing D (37,2 TR) : Rp. 44.511.806 Wing E (31,4 TR) : Rp. 37.571.793 48
No Item Pekerjaan Jumlah (Rupiah) Wing F (37,7 TR) : Rp. 45.110.083 Wing G (27,9 TR) : Rp. 33.383.854 Wing H (27,2 TR) : Rp. 32.546.267 Wing J (49,9 TR) : Rp. 59.708.041 Sub total Rp. 2.832.315.400 PPN 10% Rp. 283.231.540 TOTAL Rp. 3.115.546.940 Harga ratio (rupiah) / TR = Total biaya investasi (Rupiah) / kapasitas (TR) = Rp. 3.115.546.940 / 313,4 TR = Rp. 9.941.119 / TR 4.4.2 Sistem Air Conditioning VRV Biaya investasi untuk Air Conditioning tipe VRV dengan kapasitas sebesar 3.760.904 btuh atau 313.4 TR adalah dengan komponen-komponen yang diperhitungkan dalam biaya investasi yaitu pengadaan dan pemasangan sistem Air Conditioning : Unit AC VRV, Pengkabelan daya dan kontrol, pipa refrigerant, pipa drain dan Panel. Biaya investasi Pengadaan dan Pemasangan Sistem AC Variable Refrigerant Volume (VRV) sebagai berikut : Tabel 4.7 Biaya Investasi Sistem AC Variable Refrigerant Volume (VRV) No Item Pekerjaan Jumlah (Rupiah) 1. Pengadaan dan pemasangan AC tipe VRV (Indoor/ outdoor unit) : Rp. 3.800.899.530 Wing A (44,0 TR) : Rp. 533.629.800 Wing B (31,0 TR) : Rp. 375.966.450 Wing C (27,3 TR) : Rp. 331.093.035 Wing D (37,2 TR) : Rp. 451.159.740 Wing E (31,4 TR) : Rp. 380.817.630 Wing F (37,7 TR) : Rp. 457.223.715 Wing G (27,9 TR) : Rp. 338.369.805 Wing H (27,2 TR) : Rp. 329.880.240 Wing J (49,9 TR) : Rp. 605.184.705 49
No Item Pekerjaan Jumlah (Rupiah) 2. Pengadaan dan pemasangan pipa refrigerant, rifnet dari bahan tembaga lengkap dengan isolasi termasuk kabel kontrol drain : Rp. 2.960.000.320 Wing A (44,0 TR) : Rp. 415.571.200 Wing B (31,0 TR) : Rp. 292.788.800 Wing C (27,3 TR) : Rp. 257.843.040 Wing D (37,2 TR) : Rp. 351.346.560 Wing E (31,4 TR) : Rp. 296.566.720 Wing F (37,7 TR) : Rp. 356.068.960 Wing G (27,9 TR) : Rp. 263.509.920 Wing H (27,2 TR) : Rp. 256.898.560 Wing J (49,9 TR) : Rp. 471.295.520 3. Pengadaan dan pemasangan Panel Rp. 420.000.000 Wing A (44,0 TR) : Rp. 58.966.177 Wing B (31,0 TR) : Rp. 41.544.352 Wing C (27,3 TR) : Rp. 36.585.833 Wing D (37,2 TR) : Rp. 49.853.223 Wing E (31,4 TR) : Rp. 42.080.408 Wing F (37,7 TR) : Rp. 50.523.293 Wing G (27,9 TR) : Rp. 37.389.917 Wing H (27,2 TR) : Rp. 36.451.819 Wing J (49,9 TR) : Rp. 66.873.006 Sub total Rp. 7.180.899.850 PPN 10% Rp. 718.089.985 TOTAL Rp. 7.898.989.835 Harga ratio (rupiah) / TR = Total biaya investasi (Rupiah) / kapasitas (TR) = Rp. 7.898.989.835 / 313,4 TR = Rp. 25.204.179 / TR 4.5.3 Sistem Water Cooled Chiller Biaya investasi untuk Air Conditioning Water Cooled Chiller dengan kapasitas sebesar 3.760.904 btuh atau 313.4 TR adalah dengan komponenkomponen yang diperhitungkan dalam biaya investasi yaitu pengadaan dan pemasangan sistem Air Conditioning : Water Cooled Chiller, AHU/ FCU, 50
Pompa, Cooling Tower, Katup-katup (valve-valve), pemipaan, ducting, Panel dan kabel. Nilai Estimasi biaya investasi Pengadaan dan Pemasangan Sistem Water Cooled Chiller sebagai berikut : Tabel 4.8 Biaya Investasi Sistem Water Cooled Chiller No Item Pekerjaan Jumlah (Rupiah) 1. Pengadaan dan pemasangan Water Cooled Rp. 1.175.000.000 Chiller, kapasitas 313,4 TR 2. Pengadaan dan pemasangan Air Handling Rp. 715.000.000 Unit (AHU)/ Fan Coil Unit (FCU) kapasitas total 313,4 TR 3. Pengadaan dan pemasangan Pompa chiller Rp. 225.000.000 water 4. Pengadaan dan pemasangan Cooling Tower Rp. 280.000.000 lengkap dengan pompa condesor 5. Pengadaan dan pemasangan pemipaan Rp. 580.000.000 chiller bahan pipa BS kelas medium lengkap dengan isolasi pipa dan aksesories 6. Pengadaan dan pemasangan ducting/ Rp. 700.000.000 cerobong AC bahan BJLS atau PU lengkap dengan diffuser, griller dan damper 7. Pengadaan dan pemasangan katup-katup Rp. 525.000.000 (valve) (Butterfly valve, strainer, 2 way valve, pressure gauge, thermometer dan aksesories 8. Pengadaan dan pemasangan Panel dan Rp. 115.000.000 kabel power/ kabel kontrol Sub total Rp. 4.315.000.000 PPN 10% Rp. 431.500.000 TOTAL Rp. 4.746.500.000 51
Harga ratio (rupiah) / TR = Total biaya investasi (Rupiah) / kapasitas (TR) = Rp. 4.746.500.000 / 313,4 TR = Rp. 15.145.181 / TR 4.5 Analisis Perhitungan Biaya Pemakaian Energi Listrik Coefficient of Performance (COP) merupakan nilai efisiensi dari mesin pendingin (Air Conditioning) yang besarnya diperoleh dari perbandingan kapasitas pendinginan (kw cooling) dengan kw listrik. Formula untuk menentukan kw listrik adalah sebagai berikut : COP = Qo (kapasitas pendinginan (kw Cooling) W (kw listrik) Jadi besaran daya listrik W (kw listrik) adalah sebagai berikut : Dimana, Qo = kapasitas pendinginan (kw cooling) W = kapasitas daya listrik (kw listrik) = 3.760.904 (hasil perhitungan diatas total kapasitas btuh) 1 TR = 12.000 btuh = 3.513 kw = 3513,7 watt Qo = (total kw cooling/ 12.000 btuh) x 3,513 kw = (3.760.904 / 12.000) x 3,513 kw = 1.101 kw Jadi total kapasitas pendinginan (kw cooling) = 1.101 kw Besaran Coefficient of Performance (COP) bedasarkan SNI untuk AC split, AC VRV dan Chiller adalah sebagai berikut : a. COP untuk Air Conditioning Split minimum = 2,6 (SNI kapasitas < 65.000 btuh) b. COP untuk Air Conditioning VRV = 4,0 dan c. COP untuk Chiller = 5,2 (SNI kapasitas > 300TR) 52
4.6.1 Sistem AC Split Perhitungan total kapasitas daya listrik untuk AC split (W) adalah dengan formula seperti dijelaskan diatas sebagai berikut : W = Qo / COP = 1.101 kw / 2,6 = 423,46 kw Biaya pemakaian energi listrik dalam 1 (satu) hari diasumsi 100% beban pemakaian dan waktu operasi 20 jam sehari. - Biaya pemakaian 1 hari = 20 jam x W x Rp. 1.035,78 = 20 jam x 423,46kW x Rp. 1.035,78 = Rp. 8.772.227 / hari - Biaya pemakaian 1 bulan = Rp. 8.772.227 x 30 hari = Rp. 263.166.810 (1 bulan) - Biaya pemakaian 1 tahun = Rp. 263.166.810 x 12 bulan = Rp. 3.158.001.720 (1 tahun) - Biaya pemakaian 5 tahun = Rp. 3.158.001.720 x 5 tahun = Rp. 15.790.008.600 (5 tahun) - Biaya pemakaian 10 tahun = Rp. 3.158.001.720 x 10 tahun = Rp. 31.580.017.200 (10 tahun) - Biaya pemakaian 15 tahun = Rp. 3.158.001.720 x 15 tahun = Rp. 47.370.025.800 (15 tahun) - Biaya pemakaian 20 tahun = Rp. 3.158.001.720 x 20 tahun = Rp. 63.160.034.400 (20 tahun) 4.5.2 Sistem AC VRV Perhitungan total kapasitas daya listrik untuk AC VRV (W) adalah dengan formula seperti dijelaskan diatas sebagai berikut : W = Qo / COP = 1.101 kw / 4 = 275,25 kw 53
Biaya pemakaian energi listrik dalam 1 (satu) hari diasumsi 100% beban pemakaian dan waktu operasi 20 jam sehari. - Biaya pemakaian 1 hari = 20 jam x W x Rp. 1.035,78 = 20 jam x 275,25kW x Rp. 1.035,78 = Rp. 5.701.968/ hari - Biaya pemakaian 1 bulan = Rp. 5.701.968 x 30 hari = Rp. 171.059.040 (1 bulan) - Biaya pemakaian 1 tahun = Rp. 171.059.040 x 12 bulan = Rp. 2.052.708.480 (1 tahun) - Biaya pemakaian 5 tahun = Rp. 2.052.708.480 x 5 tahun = Rp. 10.263.542.400 (5 tahun) - Biaya pemakaian 10 tahun = Rp. 2.052.708.480 x 10 tahun = Rp. 20.527.084.800 (10 tahun) - Biaya pemakaian 15 tahun = Rp. 2.052.708.480 x 15 tahun = Rp. 30.790.627.200 (15 tahun) - Biaya pemakaian 20 tahun = Rp. 2.052.708.480 x 20 tahun = Rp. 41.054.169.600 (20 tahun) 4.5.3 Sistem AC Water Cooled Chiller Perhitungan total kapasitas daya listrik untuk AC Water Cooled Chiller (W) adalah dengan formula seperti dijelaskan diatas sebagai berikut : W = Qo / COP = 1.101 kw / 5,2 = 211,73 kw Biaya pemakaian energi listrik dalam 1 (satu) hari diasumsi 100% beban pemakaian dan waktu operasi 20 jam sehari. - Biaya pemakaian 1 hari = 20 jam x W x Rp. 1.035,78 = 20 jam x 211,73kW x Rp. 1.035,78 = Rp. 4.386.113/ hari - Biaya pemakaian 1 bulan = Rp. 4.386.113 x 30 hari = Rp. 131.583.390 (1 bulan) 54
- Biaya pemakaian 1 tahun = Rp. 131.583.390 x 12 bulan = Rp. 1.579.000.680 (1 tahun) - Biaya pemakaian 5 tahun = Rp. 1.579.000.680 x 5 tahun = Rp. 7.895.003.400 (5 tahun) - Biaya pemakaian 10 tahun = Rp. 1.579.000.680 x 10 tahun = Rp. 15.790.006.800 (10 tahun) - Biaya pemakaian 15 tahun = Rp. 1.579.000.680 x 15 tahun = Rp. 23.685.010.200 (15 tahun) - Biaya pemakaian 20 tahun = Rp. 1.579.000.680 x 20 tahun = Rp. 31.580.013.600 (20 tahun) Tabel 4.9 Perbandingan biaya investasi dan konsumsi energi listrik Item AC Tipe Split Wall AC Tipe VRV AC Tipe Water Cooled Chiller Total daya Listrik (kw) 423,46 275,25 211,73 Biaya Investasi Rp3.115.546.940 Rp7.898.989.835 Rp4.746.500.000 Biaya konsumsi Energi Listrik : periode - 1 tahun Rp3.158.001.720 Rp2.052.708.480 Rp1.579.000.680 periode - 2 tahun Rp6.316.003.440 Rp4.105.416.960 Rp3.158.001.360 periode - 3 tahun Rp9.474.005.160 Rp6.158.125.440 Rp4.737.002.040 periode - 4 tahun Rp12.632.006.880 Rp8.210.833.920 Rp6.316.002.720 periode - 5 tahun Rp15.790.008.600 Rp10.263.542.400 Rp7.895.003.400 periode - 10 tahun Rp31.580.017.200 Rp20.527.084.800 Rp15.790.006.800 periode - 15 tahun Rp47.370.025.800 Rp30.790.627.200 Rp23.685.010.200 periode - 20 tahun Rp63.160.034.400 Rp41.054.169.600 Rp31.580.013.600 Dari tabel 4.9 dapat dibandingkan biaya investasi dan biaya konsumsi energi listrik dari ketiga sistem mesin pendingin. Mesin pendingin sistem Variable Refrigerant Volume membutuhkan biaya investasi paling besar, yaitu sebesar Rp 7.898.989.835,00. Sedangkan, mesin pendingin sistem Split Wall 55
membutuhkan biaya investasi paling kecil, yaitu Rp 3.115.546.940,00. Namun, konsumsi energi listrik dari mesin pendingin sistem Split Wall merupakan yang terbesar dibandingkan sistem VRV dan Water Cooled Chiller, yaitu sebesar 423,46 kw. Sehingga, mesin pendingin sistem Split Wall membutuhkan biaya konsumsi energi listrik sebesar, Rp 3.158.001.720,00. Sedangkan, mesin pendingin sistem VRV dan Water Cooled Chiller, masing-masing membutuhkan biaya konsumsi energi listrik sebesar Rp 2.052.708.480,00 dan Rp 1.579.000.680,00. Tabel 4.10 Perbandingan biaya total (investasi dan konsumsi energi listrik) Item AC Tipe Split Wall AC Tipe VRV AC Tipe Water Cooled Chiller periode - 0 tahun Rp3.115.546.940 Rp7.898.989.835 Rp4.746.500.000 periode - 1 tahun Rp6,273,548,660 Rp9,951,698,315 Rp6,325,500,680 periode - 2 tahun Rp9,431,550,380 Rp12,004,406,795 Rp7,904,501,360 periode - 3 tahun Rp12,589,552,100 Rp14,057,115,275 Rp9,483,502,040 periode - 4 tahun Rp15,747,553,820 Rp16,109,823,755 Rp11,062,502,720 periode - 5 tahun Rp18,905,555,540 Rp18,162,532,235 Rp12,641,503,400 periode - 10 tahun Rp34,695,564,140 Rp28,426,074,635 Rp20,536,506,800 periode - 15 tahun Rp50,485,572,740 Rp38,689,617,035 Rp28,431,510,200 periode - 20 tahun Rp66,275,581,340 Rp48,953,159,435 Rp36,326,513,600 Setelah dibandingkan dalam periode 20 Tahun berdasarkan biaya total atau biaya investasi ditambakan dengan biaya konsumsi energi listrik pada periode tersebut. Dari waktu pengadaan hingga pemakaian periode 1 tahun, mesin pendingin tipe Split Wall membutuhkan biaya paling kecil, yaitu sebesar Rp 6.273.548.660,00. Sedangkan, mesin pendingin tipe VRV membutuhkan biaya paling besar, yaitu sebesar Rp 9.951.698.315,00. Pada periode 2 tahun, mesin pendingin tipe Water Cooled Chiller menjadi mesin pendingin yang membutuhkan biaya paling kecil, yaitu sebesar Rp 7.904.501.360,00. Sedangkan, mesin pendingin tipe VRV masih menjadi mesin pendingin yang membutuhkan biaya paling besar, yaitu sebesar Rp16.109.823.755,00. Mesin pendingin tipe Split Wall merupakan mesin pendingin dengan biaya investasi yang paling kecil, tetapi membutuhkan biaya operasi atau konsumsi 56
energi listrik yang paling besar. Sehingga, pada periode 5 tahun, biaya total yang dibutuhkan oleh mesin pendingin tipe Split Wall adalah yang paling besar, yaitu Rp 18.905.555.540,00. Pada periode 20 tahun, mesin pendingin tipe Split Wall membutuhkan biaya sebesar Rp 66.275.581.340,00. Sedangkan, mesin pendingin tipe VRV dan Water Cooled Chiller memerlukan biaya yang jauh lebih kecil dibandingkan tipe Split Wall, yaitu masing-masing sebesar Rp 48.953.159.435,00 dan Rp 36.326.513.600,00 Perbandingan biaya total investasi dan operasional mesin pendingin Split Wall, tipe VRV, dan tipe Water Cooled Chiller dapat dilihat pada gambar 4.7. Billions Rp70.0 Rp60.0 Rp50.0 Biaya Total Rp66.276 Rp48.953 Biaya Rp40.0 Rp36.327 Rp30.0 Rp18.906 Rp20.0 Rp7.899 Rp12.004 Rp9.432 Rp18.163 Rp10.0 Rp4.747 Rp12.642 Rp7.905 Rp.0 Rp3.116 0 1 2 3 4 5 10 15 20 tahun AC Tipe Split Wall AC Tipe VRV AC Tipe Water Cooled Chiller Gambar 4.7 Diagram Perbandingan Biaya Total (Investasi dan Konsumsi Energi Listrik) 57