BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Tinjauan Organisasi BPJS Ketenagakerjaan (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan) merupakan program publik yang memberikan perlindungan bagi tenaga kerja untuk mengatasi risiko sosial ekonomi tertentu dan penyelenggaraan nya menggunakan mekanisme asuransi sosial. Sebagai Lembaga Negara yang bergerak dalam bidang asuransi sosial BPJS Ketenagakerjaan yang dahulu bernama PT Jamsostek (Persero) merupakan pelaksana undang-undang jaminan sosial tenaga kerja. BPJS Ketenagakerjaan sebelumnya bernama Jamsostek (jaminan sosial tenaga kerja), yang dikelola oleh PT. Jamsostek (Persero), namun sesuai UU No. 24 Tahun 2011 tentang BPJS, PT. Jamsostek berubah menjadi BPJS Ketenagakerjaan sejak tanggal 1 Januari 2014. BPJS Kesehatan dahulu bernama Askes bersama BPJS Ketenagakerjaan merupakan program pemerintah dalam kesatuan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diresmikan pada tanggal 31 Desember 2013. Untuk BPJS Kesehatan mulai beroperasi sejak tanggal 1 Januari 2014, sedangkan BPJS Ketenagakerjaan mulai beroperasi sejak 1 Juli 2015. 3.2 Sejarah Perusahaan Penyelenggaraan program jaminan sosial merupakan salah satu tanggung jawab dan kewajiban Negara - untuk memberikan perlindungan sosial ekonomi kepada masyarakat. Sesuai dengan kondisi kemampuan keuangan Negara. Indonesia seperti halnya negara berkembang lainnya, mengembangkan program jaminan sosial berdasarkan funded social security, yaitu jaminan sosial yang didanai oleh peserta dan masih terbatas pada masyarakat pekerja di sektor formal. Sejarah terbentuknya PT Jamsostek (Persero) mengalami proses yang panjang, dimulai dari UU No.33/1947 menjadi UU No.2/1951 tentang kecelakaan kerja, Peraturan Menteri Perburuhan (PMP) No.48/1952 menjadi PMP No.8/1956 tentang pengaturan bantuan untuk usaha penyelenggaraan kesehatan buruh, PMP 22
23 No.15/1957 tentang pembentukan Yayasan Sosial Buruh, PMP No.5/1964 tentang pembentukan Yayasan Dana Jaminan Sosial (YDJS), diberlakukannya UU No.14/1969 tentang Pokok-pokok Tenaga Kerja. Secara kronologis proses lahirnya asuransi sosial tenaga kerja semakin transparan. Setelah mengalami kemajuan dan perkembangan, baik menyangkut landasan hukum, bentuk perlindungan maupun cara penyelenggaraan, pada tahun 1977 diperoleh suatu tonggak sejarah penting dengan dikeluarkannya Peraturan Pemerintah (PP) No.33 tahun 1977 tentang pelaksanaan program asuransi sosial tenaga kerja (ASTEK), yang mewajibkan setiap pemberi kerja/pengusaha swasta dan BUMN untuk mengikuti program ASTEK. Terbit pula PP No.34/1977 tentang pembentukan wadah penyelenggara ASTEK yaitu Perum Astek. Tonggak penting berikutnya adalah lahirnya UU No.3 tahun 1992 tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja (JAMSOSTEK). Dan melalui PP No.36/1995 ditetapkannya PT Jamsostek sebagai badan penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga Kerja. Program Jamsostek memberikan perlindungan dasar untuk memenuhi kebutuhan minimal bagi tenaga kerja dan keluarganya, dengan memberikan kepastian berlangsungnya arus penerimaan penghasilan keluarga sebagai pengganti sebagian atau seluruhnya penghasilan yang hilang, akibat risiko sosial. Selanjutnya pada akhir tahun 2004, Pemerintah juga menerbitkan UU Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional. Undang-undang itu berhubungan dengan Amandemen UUD 1945 tentang perubahan pasal 34 ayat 2, yang kini berbunyi: "Negara mengembangkan sistem jaminan sosial bagi seluruh rakyat dan memberdayakan masyarakat yang lemah dan tidak mampu sesuai dengan martabat kemanusiaan". Manfaat perlindungan tersebut dapat memberikan rasa aman kepada pekerja sehingga dapat lebih berkonsentrasi dalam meningkatkan motivasi maupun produktivitas kerja. Kiprah Perusahaan PT Jamsostek (Persero) yang mengedepankan kepentingan dan hak normatif Tenaga Kerja di Indonesia dengan memberikan perlindungan 4 (empat) program, yang mencakup Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan
24 Pemeliharaan Kesehatan (JPK) bagi seluruh tenaga kerja dan keluarganya terus berlanjutnya hingga berlakunya UU No 24 Tahun 2011. Tahun 2011, ditetapkanlah UU No 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. Sesuai dengan amanat undang-undang, tanggal 1 Januari 2014 PT Jamsostek akan berubah menjadi Badan Hukum Publik. PT Jamsostek (Persero) yang bertransformasi menjadi BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Ketenagakerjaan tetap dipercaya untuk menyelenggarakan program jaminan sosial tenaga kerja, yang meliputi JKK, JKM, JHT dengan penambahan Jaminan Pensiun mulai 1 Juli 2015. Menyadari besar dan mulianya tanggung jawab tersebut, BPJS Ketenagakerjaan pun terus meningkatkan kompetensi di seluruh lini pelayanan sambil mengembangkan berbagai program dan manfaat yang langsung dapat dinikmati oleh pekerja dan keluarganya. Kini dengan sistem penyelenggaraan yang semakin maju, program BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya memberikan manfaat kepada pekerja dan pengusaha saja, tetapi juga memberikan kontribusi penting bagi peningkatan pertumbuhan ekonomi bangsa dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. 3.3 Visi dan Misi Perusahaan Visi : Menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kebanggaan Bangsa, yang Amanah, Bertata kelola Baik serta Unggul dalam Operasional dan Pelayanan. Misi : Melalui Program Jaminan Sosial berkomitmen Untuk: Ketenagakerjaan, BPJS Ketenagakerjaan 1. Melindungi dan Menyejahterakan seluruh pekerja dan keluarganya 2. Meningkatkan produktivitas dan daya saing pekerja 3. Mendukung pembangunan dan kemandirian perekonomian nasional
25 3.4 Struktur Organisasi Struktur organisasi adalah susunan fungsi-fungsi, departemen atau posisi-posisi organisasi yang digambarkan dalam kotak-kotak dimana dihubungkan satu dengan yang lain dengan garis yang menunjukan rantai perintah dan jalur komunikasi formal. Berikut struktur organisasi dalam proses pelayanan SPO. Kepala Cabang Keuangan Pelayanan Admin Gambar 3.1 Struktur Organisasi Proses pelayanan SPO Berikut ini uraian tentang tugas dan fungsi masing-masing bagian pada proses Pelayanan SPO pada BPJSTK Cabang Batuceper : 1. Kepala Cabang Kepala Cabang memiliki kewenangan dan tanggung jawab penuh atas kantor cabang BPJSTK yang dipimpin. 2. Bagian Keuangan Bertugas memperoleh laporan SPO dan menyimpan laporan tersebut. 3. Bagian Pelayanan Bertugas sebagai frontliner yang berinteraksi dengan pelanggan BPJSTK. 4. Admin Ditunjuk admin yang bertugas untuk melakukan manajemen user, cabang dan master SPO.
26 3.5 Flowmap Berikut rich pic alur bisnis SPO BPJSTK dari mulai anggota hingga menuju BPJSTK : Bank SPO Anggota BPJSTK Pembayaran BPJSTK Bagian Keuangan & Pelayanan Data Pembayaran / Klaim JHT Gambar 3.2 Rich pic Alur bisnis SPO BPJSTK Dari gambar diatas berikut flowmap nya : Proses Bisnis SPO BPJSTK Anggota Bank SPO BPJSTK Keuangan BPJSTK Pelayanan Mulai Pembayaran via SPO Daftar Pembayaran SPO Laporan Pembayaran Pembayaran via SPO Data Pembayaran Arsip Pembayaran Klaim JHT Basis Data Daftar Pembayaran SPO Laporan Pembayaran Laporan Klaim JHT Laporan Klaim JHT Selesai Phase Gambar 3.3 Flowmap Alur bisnis SPO BPJSTK
27 3.6 Uraian Prosedur Analisa sistem berjalan yaitu menganalisa proses-proses yang terjadi pada proses SPO, berikut prosedur proses nya : 1. Bagian Keuangan mendapatkan data dari bank SPO mengenai status laporan pembayaran kemudian melakukan upload data. 2. Bagian pelayanan dapat melihat data pelaporan yang retur atau sukses terbayar 3. Jika ada status yang retur dan tenaga kerja yang klaim sudah datang kembali ke kantor BPJSTK untuk melakukan pelaporan konfirmasi ulang, maka bagian pelayanan melaporkan ulang ke bagian keuangan. 4. Bagian Keuangan akan melakukan update pembayaran ulang sehingga status menjadi sukses terbayar. 3.6.1 Analisa Masalah Berikut analisa permasalahan berdasarkan flowmap : 1. Sulitnya mengkompilasi data keuangan. 2. Tidak terdokumentasinya sistem laporan SPO. 3. Semua orang bisa membuka bahkan merubah data-data yang ada di komputer karena tidak adanya hak akses. 3.6.2 Analisa Kebutuhan Berikut analisa kebutuhan berdasarkan analisa masalah : 1. Dibuatkan hak akses untuk dapat melakukan pencarian data yang sudah tersimpan di database yang sebelumnya diinput oleh bagian keuangan. 2. Dibuatkan monitoring atas proses yang dapat merekam dan melihat data setiap bulan dan setiap tahun.
28 3.6.3 Use Case Berjalan Mendapatkan Laporan SPO Menyimpan Laporan SPO secara manual Meminta Data SPO Keuangan Pelayanan Melakukan Follow Up Data SPO Mengklasifikasi Data SPO Gambar 3.4 Use Case Berjalan SPO Tabel 3.1 Use Case Mendapatkan Laporan SPO Nama Use Case Mendapatkan Laporan SPO Keuangan Keuangan mendapatkan file laporan SPO via email dari mitra bank yang sudah bekerja sama dengan BPJSTK Pra-kondisi - Tindakan Keuangan mendapat file SPO Post-Kondisi Menyimpan Laporan SPO secara manual. Tabel 3.2 Use Case Menyimpan Laporan SPO secara manual Nama Use Case Menyimpan Laporan SPO secara manual Keuangan Keuangan menyimpan file laporan SPO di komputer staff keuangan Pra-kondisi Mendapatkan Laporan SPO Tindakan Keuangan menyimpan file SPO Post-Kondisi File SPO tersimpan
29 Tabel 3.3 Use Case Meminta Data SPO Nama Use Case Meminta Data SPO Pelayanan Pelayanan meminta data SPO sesuai dengan kebutuhan kepada bagian keuangan Pra-kondisi - Tindakan Post-Kondisi Pelayanan menentukan data SPO yang dibutuhkan Melakukan follow up data SPO Tabel 3.4 Use Case Melakukan follow up data SPO Nama Use Case Melakukan follow up data SPO Pelayanan Pelayanan melakukan konfirmasi dan follow up kepada bagian keuangan apakah data SPO ada atau tidak Pra-kondisi Meminta Data SPO Tindakan Post-Kondisi Pelayanan melakukan konfirmasi ke keuangan Mendapatkan hasil SPO Tabel 3.5 Use Case Mengklasifikasi Data SPO Nama Use Case Mengklasifikasi Data SPO Pelayanan Pelayanan melakukan pencarian data SPO berdasarkan klasifikasi yang dibutuhkan Pra-kondisi Melakukan follow up data SPO Tindakan Post-Kondisi Pelayanan mengisi klasifikasi kebutuhan data SPO Memperoleh data sesuai klasifikasi
30 3.7 Analisa Sistem Usulan 3.7.1 Use Case Usulan Melakukan Log In Melakukan Upload Pembayaran SPO Keuangan Menklaim JHT SPO Mencari Data Pembayaran SPO Pelayanan Melakukan Manajemen SPO Melakukan Manajemen User Admin Melakukan Manajemen Cabang Nama Use Case Gambar 3.5 Use Case Usulan Tabel 3.6 Use Case Log In Melakukan Log In Keuangan, Pelayanan, Admin Pra-kondisi Tindakan Post-Kondisi Sistem harus bisa mengenali user yang akan mengakses data dan melakukan aktivitas Memiliki username dan password yang sudah terdaftar di sistem Memasukan username dan password Dapat mengakses sistem Tabel 3.7 Use Case Melakukan Upload Pembayaran SPO Nama Use Case Melakukan Upload Pembayaran SPO Keuangan
31 Pra-kondisi Tindakan Post-Kondisi Sistem mengolah file yang diupload oleh keuangan kemudian menyimpan laporan tersebut sesuai dengan SPO yang dipilih Login Keuangan memasukan file untuk diupload ke sistem Dapat berhasil diupload dan disimpan. Tabel 3.8 Use Case Menklaim JHT SPO Nama Use Case Pra-kondisi Tindakan Post-Kondisi Menklaim JHT SPO Pelayanan Sistem harus bisa menampilkan data klaim JHT yang ada di laporan SPO Melakukan Upload Pembayaran SPO Memasukan nama SPO dan memilih periode klaim Menampilkan data klaim JHT SPO Tabel 3.9 Use Case Mencari Data Pembayaran SPO Nama Use Case Mencari Data Pembayaran SPO Pelayanan Sistem harus bisa menampilkan data pembayaran SPO sesuai dengan klasifikasi kriteria yang dimasukan oleh pelayanan Pra-kondisi Melakukan Upload Pembayaran SPO Tindakan Post-Kondisi Mengisi kriteria yang di inginkan dalam proses pencarian Menampilkan data pembayaran sesuai klasifikasi yang dimasukan Tabel 3.10 Melakukan Manajemen SPO Nama Use Case Melakukan Manajemen SPO
32 Pra-kondisi Tindakan Post-Kondisi Admin Sistem menyimpan hasil penambahan baru, edit dan hapus SPO oleh admin Login Admin menambahkan baru, edit dan hapus SPO Data berhasil diubah Tabel 3.11 Melakukan Manajemen User Nama Use Case Melakukan Manajemen User Admin Pra-kondisi Tindakan Post-Kondisi Sistem menyimpan hasil penambahan baru, edit dan hapus User oleh admin Login Admin menambahkan baru, edit dan hapus User Data berhasil diubah Tabel 3.12 Melakukan Manajemen Cabang Nama Use Case Melakukan Manajemen Cabang Admin Pra-kondisi Tindakan Post-Kondisi Sistem menyimpan hasil penambahan baru, edit dan hapus Kantor Cabang oleh admin Login Admin menambahkan baru, edit dan hapus Kantor Cabang Data berhasil diubah 3.7.2 Activity Melakukan Login Activity Diagram melakukan Log In dilakukan setiap user (Admin,Pelayanan, Keuangan), user harus memasukan username dan password mereka untuk masuk ke dalam sistem. Berikut Activity Diagram melakukan login :
33 Melakukan Login Admin/Keuangan/Pelayanan Sistem Memilih halaman login Menampilakan halaman login Memasukan Username dan Password Tidak Sesuai Iya Menampilkan halaman utama Phase Gambar 3.6 Activity Diagram Melakukan Login Tabel 3.13 Activity Diagram Melakukan Login Nama Activity Melakukan Login Admin, Keuangan, Pelayanan 1. Admin/Keuangan/Pelayanan memilih halaman login 2. Sistem menampilkan halaman login 3. Admin/Keuangan/Pelayanan memasukan username dan password 4. Sistem melakukan validasi, Jika benar maka menampilkan halaman utama 5. Jika salah, Admin/Keuangan/Pelayanan memasukan username dan password lagi.
34 3.7.3 Activity Melakukan Upload Pembayaran SPO Activity Diagram melakukan upload pembayaran SPO dilakukan oleh Pelayanan. Bagian Keuangan memasukan file dan memilih SPO. Berikut Activity Diagram melakukan upload pembayaran SPO : Melakukan Upload Pembayaran SPO Keuangan Sistem Memilih halaman Upload Menampilkan halaman Upload Memasukan file pembayaran dan memilih SPO Cek Status Pending di database Ada Tidak Iya Update data pending Menyimpan data Pembayaran sesuai SPO Phase Gambar 3.7 Activity Diagram Melakukan Upload Pembayaran SPO Tabel 3.14 Activity Diagram Melakukan Upload Pembayaran SPO Nama Activity Melakukan Login Keuangan 1. Keuangan memilih halaman upload 2. Sistem menampilkan halaman upload 3. Keuangan memasukan file pembayaran dan memilih SPO 3.7.4 Activity Mencari Data Pembayaran SPO Activity Diagram melakukan menklaim JHT dilakukan oleh Pelayanan. Bagian Pelayanan memasukan kriteria klasifikasi data pembayaran SPO. Berikut Activity Diagram melakukan manajemen cabang :
35 Mencari Data Pembayaran SPO Pelayanan Sistem Memilih halaman Pencarian Menampilkan halaman Pencarian Memasukkan detail nama, nomor kartu, nik, bank SPO, cabang dan nomor rekening Menampilkan data sesuai masukan Cetak pencarian dalam bentuk excel atau pdf Phase Gambar 3.8 Activity Diagram Mencari Data Pembayaran SPO Tabel 3.15 Activity Diagram Mencari data pembayaran SPO Nama Activity Mencari data pembayaran SPO Pelayanan 1. Pelayanan memilih halaman pencarian 2. Sistem menampilkan halaman pencarian 3. Pelayanan memasukan detail nama, nomor kartu, nik, bank SPO, cabang dan nomor rekening 4. Sistem menampilkan data sesuai masukan 5. Sistem cetak pencarian dalam bentuk excel atau pdf
36 3.7.5 Activity Menklaim JHT Activity Diagram melakukan menklaim JHT dilakukan oleh Pelayanan. Bagian Pelayanan memasukan detail cabang SPO dan periode tanggal JHT. Berikut Activity Diagram melakukan klaim JHT : Menklaim JHT Pelayanan Sistem Memilih halaman klaim JHT sesuai SPO Menampilkan halaman Klaim JHT Memasukkan detail cabang SPO, tanggal mulai dan tanggal berakhir Menampilkan data sesuai masukan Cetak laporan dalam bentuk excel atau pdf Phase Gambar 3.9 Activity Diagram Menklaim JHT Tabel 3.16 Activity Diagram Menklaim JHT Nama Activity Menklaim JHT Pelayanan 1. Pelayanan memilih halaman klaim JHT sesuai SPO 2. Sistem menampilkan halaman klaim JHT 3. Pelayanan memasukan detail cabang SPO, tanggal mulai dan tanggal berakhir 4. Sistem menampilkan data sesuai masukan 5. Sistem cetak laporan dalam bentuk excel atau pdf
37 3.7.6 Activity Melakukan Manajemen Cabang Activity Diagram melakukan manajemen cabang dilakukan oleh Admin. Berikut Activity Diagram melakukan manajemen cabang : Melakukan Manajemen Cabang Admin Sistem Memilih halaman Master Cabang Menampilkan halaman Master Cabang Tambah Cabang Pilih Cabang Edit Cabang Hapus Cabang Simpan Data Menyimpan data ke database Phase Gambar 3.10 Activity Diagram Melakukan Manajemen Cabang Tabel 3.17 Activity Diagram Melakukan Manajemen Cabang Nama Activity Melakukan Manajemen Cabang Admin 1. Admin memilih halaman master cabang 2. Sistem menampilkan halaman master cabang 3. Admin memilih fungsi tambah, edit atau hapus cabang 4. Admin memilih simpan data 5. Sistem simpan data ke basis data
38 3.7.7 Activity Melakukan Manajemen SPO Activity Diagram melakukan manajemen user dilakukan oleh Admin. Berikut Activity Diagram melakukan manajemen user : Melakukan Manajemen SPO Admin Sistem Memilih halaman Master SPO Menampilkan halaman Master SPO Tambah SPO Pilih SPO Ada Edit SPO Hapus SPO Transaksi? Tidak ada Simpan Data Menyimpan data ke database Phase Gambar 3.11 Activity Diagram Melakukan Manajemen SPO Tabel 3.18 Activity Diagram Melakukan Manajemen SPO Nama Activity Melakukan Manajemen SPO Admin 1. Admin memilih halaman master SPO 2. Sistem menampilkan halaman master SPO 3. Admin memilih fungsi tambah, edit atau hapus SPO 4. Admin memilih simpan data 5. Sistem simpan data ke basis data
39 3.7.8 Activity Melakukan Manajemen User Activity Diagram melakukan manajemen user dilakukan oleh Admin, tipe user antara lain Admin, Pelayanan, Keuangan. Berikut Activity Diagram melakukan manajemen user: Melakukan Manajemen User/Pengguna Admin Sistem Memilih halaman Master User Menampilkan halaman Master User Tambah user Pilih user Edit user Hapus user Simpan Data Menyimpan data ke database Phase Gambar 3.12 Activity Diagram Melakukan Manajemen User Tabel 3.19 Activity Diagram Melakukan Manajemen User Nama Activity Melakukan Manajemen User Admin 1. Admin memilih halaman master User 2. Sistem menampilkan halaman master User 3. Admin memilih fungsi tambah, edit atau hapus User 4. Admin memilih simpan data 5. Sistem simpan data ke basis data
40 3.7.9 Sequence Melakukan Login Setiap User harus melakukan log in dulu sebelum masuk ke halaman utama aplikasi. User memasukan username dan password di halaman login kemudian dilakukan validasi data ke database, jika benar akan masuk ke halaman utama, tapi jika salah akan dikembalikan ke halaman login dengan pesan kesalahan. : Halaman Login : Form Login : Halaman Utama Admin Pelayanan Keuangan 1: Tampilkan halaman login 1.2: Pilih menu login 2: btnlogin() 2.1: get data db 2.1: Koneksi db 3: Masuk Halaman utama Gambar 3.13 Sequence Melakukan Login Tabel 3.20 Sequence Diagram Melakukan Login Nama Sequence Melakukan Login Admin/Pelayanan/Keuangan Admin/Pelayanan/Keuangan menampilkan halaman login dan mengisi form login selanjutnya data di validasi ke database, jika benar maka masuk ke halaman utama
41 3.7.10 Sequence Melakukan Upload Pembayaran SPO Keuangan melakukan upload pembayaran melalui menu upload. Keuangan memasukan file dan memilih SPO kemudian file akan diolah dan disimpan ke tb_transaksi. : Halaman Utama : Halaman Upload : Form Upload :tbl_transaksi Keuangan 1: Tampilkan halaman utama 1.1 Pilih menu upload 1.2: Masukkan File Upload, SPO 2: btnupload() 2.1: koneksi DB 4: Review() 3: Insert file upload Gambar 3.14 Sequence Melakukan Upload Pembayaran SPO Tabel 3.21 Sequence Diagram Melakukan Login Nama Sequence Melakukan Upload Pembayaran SPO Keuangan Keuangan menampilkan halaman utama dan memilih halaman upload kemudian memasukan file SPO lewat form upload selanjutnya disimpan ke tbl_transaksi
42 3.7.11 Sequence Mencari Data Pembayaran SPO Pelayanan melakukan pencarian data pembayaran SPO melalui menu pencarian. Pelayanan memasukan kriteria klasifikasi dan akan menampilkan data dari tb_transaksi sesuai dengan kriteria yang dimasukan. : Halaman Utama : Halaman Search : tb_transaksi :Halaman Detail Pencarian Pelayanan 1: Tampilkan halaman utama 1.1 Pilih menu search 2: btnsearch() 3: Tampilkan Data 2.1: koneksi DB 4: Tampilkan detail hasil pencarian transaksi Gambar 3.15 Sequence Mencari Data Pembayaran SPO Tabel 3.22 Sequence Diagram Mencari Data Pembayaran SPO Nama Sequence Mencari Data Pembayaran SPO Pelayanan Pelayanan menampilkan halaman utama dan memilih halaman search, kemudian mengisi klasifikasi pencarian selanjutnya sistem akan menampilkan data dari tb_transaksi ke halaman detail pencarian
43 3.7.12 Sequence Menklaim JHT Pelayanan melakukan penarikan data klaim JHT melalui menu klaim JHT. Pelayanan measukan kriteria dan akan menampilkan data dari tb_transaksi sesuai dengan kriteria yang dimasukan. : Halaman Utama : Halaman Klaim JHT : tb_transaksi :Halaman Detail Klaim JHT Pelayanan 1: Tampilkan halaman utama 1.1 Pilih menu klaim 2: btnklaim() 3: Tampilkan Data 2.1: koneksi DB 4: Tampilkan detail klaim JHT Gambar 3.16 Sequence Menklaim JHT Tabel 3.23 Sequence Diagram Menklaim JHT Nama Sequence Menklaim JHT Pelayanan Pelayanan menampilkan halaman utama dan memilih halaman klaim JHT, kemudian mengisi data JHT selanjutnya sistem akan menampilkan data dari tb_transaksi ke halaman detail klaim JHT
44 3.7.13 Sequence Melakukan Manajemen Cabang Admin melakukan manajemen data Cabang melalui menu data. Admin dapat melihat, merubah dan menambah data data jika diperlukan, kemudian data akan masuk ke tbl_cabang. : Halaman Utama : Halaman Cabang : Form Informasi Cabang :tbl_cabang Admin 1: Tampilkan halaman utama 1.1 Pilih menu cabang 1.2: Preview 1.3: Form informasi cabang 2: btnsave() 2.1: koneksi DB 4: Review() 3: Insert data cabang Gambar 3.17 Sequence Melakukan Manajemen Cabang Tabel 3.24 Sequence Diagram Manajemen Cabang Nama Sequence Manajemen Cabang Admin Admin menampilkan halaman utama dan memilih menu cabang selanjutnya memilih fungsi yang diinginkan kemudian menampilkan informasi cabang pada form cabang, selanjut nya melakukan proses simpan ke tbl_cabang
45 3.7.14 Sequence Melakukan Manajemen SPO Admin melakukan manajemen data SPO melalui menu SPO. Admin dapat melihat, merubah dan menambah data SPO jika diperlukan, kemudian data akan masuk ke tbl_spo. : Halaman Utama : Halaman SPO : Form Informasi SPO :tbl_spo Admin 1: Tampilkan halaman SPO 1.1 Pilih menu SPO 1.2: Preview 1.3: Form informasi SPO 2: btnsave() 2.1: koneksi DB 4: Review() 3: Insert data SPO Gambar 3.18 Sequence Melakukan Manajemen SPO Tabel 3.25 Sequence Diagram Manajemen SPO Nama Sequence Manajemen SPO Admin Admin menampilkan halaman utama dan memilih menu SPO selanjutnya memilih fungsi yang diinginkan kemudian menampilkan informasi SPO pada form SPO, selanjut nya melakukan proses simpan ke tbl_spo
46 3.7.15 Sequence Melakukan Manajemen User Admin melakukan manajemen data user melalui menu user. Admin dapat melihat, merubah dan menambah data user jika diperlukan, kemudian data akan masuk ke tbl_user. : Halaman Utama : Halaman User : Form Informasi User :tbl_user Admin 1: Tampilkan halaman utama 1.1 Pilih menu user 1.2: Preview 1.3: Form informasi user 2: btnsave() 2.1: koneksi DB 4: Review() 3: Insert data user Gambar 3.19 Sequence Melakukan Manajemen User Tabel 3.26 Sequence Diagram Manajemen User Nama Sequence Manajemen User Admin Admin menampilkan halaman utama dan memilih menu User selanjutnya memilih fungsi yang diinginkan kemudian menampilkan informasi User pada form User, selanjut nya melakukan proses simpan ke tbl_user
47 3.7.16 Class Diagram Untuk mendukung tampilan data yang ada pada aplikasi, maka disusunlah class diagram. Class diagram menggambarkan class-class yang saling berelasi sehingga dapat memberikan informasi sesuai kebutuhan. Berikut class diagram pada aplikasi ini : Cabang -kode_cabang* -nama_cabang -alamat_cabang -no_telpon_cabang -manager_cabang -no_telpon_manager -email -status_kcp Create() Read() Update() Delete() 1 SPO 0...* -kode_spo* -nama_spo -alamat_spo -no_telpon_spo -manager_spo -no_telpon_manager -email -kode_cabang -status_spo Create() Read() Update() Delete() 1 1 User -userlogin* -passwd -nama_karyawan -nik -role_karyawan 0...* -kode_cabang -status_karyawan Create() Read() Update() Delete() 1 0...* TransHdr 0...* -idtrans_hdr* -tanggal_upload -userlogin -kode_spo -status Create() Read() Update() Delete() 1 1...* TransDtl -idtrans_dtl* -idtrans_hdr -nama_tk -no_kpj -tanggal_pengajuan -tanggal_status -tanggal_dokumen -status_dokumen -no_agenda -no_penetapan -nominal_bersih -no_rekening_debet -no_rekening_tujuan -tanggal_pencarian -kode_cabang -nama_cabang -kantor_cabang -status -created_user Create() Read() Update() Delete() Gambar 3.20 Class Diagram Usulan 3.7.17 Perancangan Struktur Basis Data Setelah perancangan sistem dilakukan, selanjutnya adalah perancangan basis data. Berikut ini adalah rancangan basis data yang akan dibangun : Nama Tabel Isi : tbcabang : Data master cabang Primary Key : kode_cabang
48 Tabel 3.27 Field dan keterangan tbcabang Field Tipe Data (Panjang) Nullable Keterangan kode_cabang varchar(20) NO Kode cabang BPJSTK nama_cabang varchar(50) YES Nama cabang BPJSTK alamat_cabang varchar(70) YES Alamat cabang no_telpon_cabang varchar(15) YES Nomor telepon cabang yang bisa dihubungi manager_cabang varchar(20) NO Manager penanggung jawab cabang no_telpon_manager varchar(15) YES Nomor telepon manager email varchar(30) NO Email cabang atau email manager status_kcp char(1) NO Status aktif cabang Nama Tabel Isi : tbspo : Data master SPO Primary Key : kode_spo Tabel 3.28 Field dan keterangan tbspo Field Tipe Data Nullable Keterangan (Panjang) kode_spo varchar(20) NO Kode SPO nama_spo varchar(50) YES Nama bank SPO alamat_spo varchar(70) YES Alamat pusat bank SPO no_telpon_spo varchar(15) YES Nomor telepon bank SPO manager_spo varchar(20) NO Manager penanggung jawab dari pihak bank no_telpon_manager varchar(15) YES Nomor telepon manager email varchar(30) NO Email dari bank atau manager SPO kode_cabang varchar(20) NO Kode cabang BPJSTK status_spo char(1) NO Status aktif SPO
49 Nama Tabel Isi : tbuser : Data master user karyawan Primary Key : userlogin Tabel 3.29 Field dan keterangan tbuser Field Tipe Data (Panjang) Nullable Keterangan userlogin varchar(20) NO Username untuk login karyawan passwd char(32) NO Password login nama_karyawan varchar(50) YES Nama karyawan nik varchar(20) YES Nomor induk karyawan role_karyawan varchar(9) NO Jabatan divisi karyawan kode_cabang varchar(20) NO Kode cabang BPJSTK status_karyawan char(1) NO Status aktif karyawan Nama Tabel Isi : tbtrans_hdr : Data header dari pembayaran SPO Primary Key : idtrans_hdr Tabel 3.30 Field dan keterangan tbtrans_hdr Field Tipe Data Nullable Key (Panjang) idtrans_hdr varchar(12) NO ID transaksi upload SPO tanggal_upload datetime NO Tanggal waktu upload SPO userlogin varchar(20) NO Username yang melakukan upload SPO kode_spo varchar(20) NO Kode bank SPO status char(1) NO Status aktif upload SPO
50 Nama Tabel Isi : tbtrans_dtl : Data detail dari pembayaran SPO Primary Key : idtrans_dtl Tabel 3.31 Field dan keterangan tbtrans_dtl Field Tipe Data Nullable Key (Panjang) idtrans_dtl int(11) NO ID detail data upload SPO idtrans_hdr varchar(20) NO ID transaksi upload SPO nama_tk varchar(100) NO Nama tenaga kerja no_kpj varchar(50) NO Nomor BPJSTK tanggal_pengajuan datetime NO Tanggal pengajuan tenaga kerja tanggal_status datetime NO Tanggal status terakhir tanggal_dokumen date NO Tanggal diterbitkan dokumen status_dokumen varchar(50) NO Status dokumen BPJSTK no_agenda varchar(50) NO Nomor agenda no_penetapan varchar(50) YES Nomor penetapan nominal_bersih decimal(16,2) YES Nominal bersih no_rekening_debet varchar(25) YES Nomor rekening BPJSTK yang didebet no_rekening_tujuan varchar(25) YES Nomor rekening tujuan atau nomor rekening tenaga kerja tanggal_pencarian date YES Tanggal pencarian kode_cabang varchar(5) NO Kode cabang bank SPO nama_cabang varchar(20) NO Nama cabang bank SPO kantor_cabang varchar(20) NO Kantor cabang bank SPO status varchar(50) NO Status data created_user varchar(20) NO User pembuat data SPO
51 3.7.18 Rancangan Layar Gambar 3.21 Rancangan Layar Login Gambar 3.22 Rancangan Layar Menu Utama
52 Gambar 3.23 Rancangan Layar Menu JHT Gambar 3.24 Rancangan Layar Proses Klaim JHT
53 Gambar 3.25 Rancangan Layar Upload file SPO Gambar 3.26 Rancangan Layar Pencarian Data SPO
54 Gambar 3.27 Rancangan Layar Hasil Pencarian Gambar 3.28 Rancangan Layar Menu Setting