2.1 Data Perusahaan BAB II PENGENALAN PERUSAHAAN 2.1.1 Identitas Perusahaan Desain Grafis Indonesia (DGI) adalah sebuah situs kolaborasi yang memfokuskan diri kepada Sejarah Desain Grafis Indonesia sebagai bagian integral dari warisan kolektif desain grafis internasional. Konsep pemahaman diharapkan terwujud melalui penerbitan bagian per bagian sejarah desain grafis Indonesia yang saat ini dilakukan secara online, supaya generasi muda desainer grafis Indonesia memiliki rujukan mengenai perjalanan desain grafis Indonesia dari waktu ke waktu, dan memahami kesalingterhubungannya dengan segala sesuatu yang telah dilakukan oleh angkatan-angkatan pendahulunya. Saat ini, dengan memanfaatkan teknologi virtual, Desain Grafis Indonesia mengumpulkan dan mempublikasikan informasi mengenai desain grafis Indonesia secara berkesinambungan ke seluruh Indonesia dan juga dunia. Selain sebagai portal atau media informasi, Desain Grafis Indonesia juga berfungsi sebagai pusat data dan kajian desain grafis di Indonesia, terbagi atas data visual dan data verbal. 5
2.1.2 Sejarah Singkat Perusahaan Desain Grafis Indonesia didirikan pada 13 Maret 2007 oleh salah seorang desainer grafis senior Indonesia, Hanny Kardinata. Situs ini didirikan sebagai forum maya untuk memupuk saling pengertian di antara desainer grafis Indonesia. DGI Press lahir tahun 2013 sebagai divisi penerbitan DGI (Desain Grafis Indonesia). Berpedoman pada visi Desain Grafis Indonesia, DGI - Press berkomitmen menerbitkan publikasi-publikasi bermutu karangan desainer grafis Indonesia (dan lintasannya) yang mampu mendorong pemberdayaan industri kreatif di Indonesia secara inspiratif dan diskursif. 2.1.3 Visi dan Misi Perusahaan Visi DGI adalah membimbing pemahaman di antara desainer grafis Indonesia dan persimpangannya dalam seni, desain, kebudayaan, dan masyarakat. Sebagai langkah mewujudkan visinya, Desain Grafis Indonesia sampai saat ini telah menginisiasi beberapa program, antara lain: - IGDA (Indonesian Graphic Design Award) Wujud penghargaan bermartabat bagi insan Desain Grafis Indonesia atas pencapaian kualitas karyanya. - TUAI Pameran buah karya terbaik mahasiswa lulusan Desain Komunikasi Visual atau Desain Grafis seluruh Indonesia. 6
- DGI Design Camp Ruang refleksi, diskusi, eksplorasi, eksperimentasi, serta kolaborasi antar pelaku desain lintas generasi. Biasa berbentuk lokakarya. 2.1.4 Kebijakan Manajemen Perusahaan Kebijakan dari perusahaan ini dalam membuat sebuah produk diawali dari DGI - Online yang merupakan forum maya untuk memupuk saling pengertian antara desainer grafis Indonesia. Setelah itu, baru bagian penerbitan (DGI-Press) dan juga DGI-Store yang meneruskan misi tersebut hingga menjadi produk yang diinginkan oleh konsumen. 2.2Cakupan Bidang Usaha Ada beberapa cakupan bidang usaha yang dilakukan oleh Desain Grafis Indonesia antara lain : DGI - Press Dalam desain grafis, rancangan sampul kadang segalanya. Berbeda dengan DGI Press, divisi penerbitan DGI, walau juga mementingkan sampul, namun isinya mengejutkan, harum menghanyutkan, dengan rasa yang memabukkan. DGI Press lahir tahun 2013 sebagai divisi penerbitan DGI (Desain Grafis Indonesia). Berpedoman pada visi DGI, DGI Press berkomitmen 7
menerbitkan publikasi-publikasi bermutu karangan desainer grafis Indonesia (dan lintasannya) yang mampu mendorong pemberdayaan industri kreatif di Indonesia secara inspiratif dan diskursif. DGI - Store DGI Store mendistribusikan karya seniman, desainer, dan penulis seni budaya Indonesia melalui jaringan situs Desain Grafis Indonesia (DGI) ke seluruh indonesia, dan semoga kelak juga ke berbagai negara. Karya dapat berupa karya grafis, seni, buku, produk, kriya, busana, perhiasan, furnitur, merchandise, dll). 8
2.2 Struktur Perusahaan 9
Founder : Pendiri Desain Grafis Indonesia yang didirikan pada 13 Maret 2007 Advisory Board : Merupakan tim penasehat untuk ketua dan anggota Desain Grafis Indonesia. Bureau Chief : Pemimpin perusahaan bertanggung jawab terhadap nama perusahaan dan anggota. Superintendent : Memberikan pengarahan dan pembinaan kepada staf dibawahnya agar proses dan kontrol terlaksana dengan baik. Managing Editor : Bertanggung jawab terhadap aktifitas editorial dan desain. Online Editor : Berperan sebagai pengelola dan mengontrol website DGI. Content and Commerce : Berperan sebagai pengelola produk-produk yang dihasilkan di DGI. Program Board : Berperan Sebagai mengatur program acara yang dilaksanakan DGI. Development : Berperan sebagai pengembang dan inovasi dari produk yang telah ada. Research : Melakukan penelitian untuk mnegetahui keinginan pasar dan kebutuhan perusahaan guna meningkatkan kinerja perusahaan. Creative Board : Mengarahkan fungsi kreatif sehingga lingkungan, tim, alat, proses dapat mendukung tujuan strategis. International Affairs : Dewan kepengurusan Internasional berperan sebagai support kepengurusan humas internasional. 10