ANALISIS AKUNTANSI DIFERENSIAL DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN MEMBELI ATAU MEMBUAT SENDIRI BAHAN BAKU MIE PADA USAHA MIE BAKSO BANDI Nama : Nella Yunia NPM : 26213377 Jurusan : Akuntansi
PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah Persaingan sektor industri sejenis0+ di Indonesia Peranan manajemen suatu perusahaan Jenis informasi yang dibutuhkan oleh manajemen sebagai dasar perencanaan dan pengambilan keputusan Dalam informasi akuntansi diferensial, manajemen menghadapi empat macam pengambilan keputusan dalam jangka pendek Peranan informasi akuntansi diferensial bagi Kedai Mie Bakso Bandi
Batasan Masalah Pembahasan dibatasi pada pendeketan informasi akuntansi diferensial sebagai dasar dalam pengambilan keputusan pada Kedai Mie Bakso Bandi bulan Mei 2016 dengan asumsi biaya rata-rata per bulan lebih besar/kecil/sekurangkurangnya sama. Tujuan Penelitian Untuk mengetahui proses pengambilan keputusan Manajemen Kedai Mie Bakso Bandi dalam menentukan alternatif antara membeli atau membuat sendiri mie.
Metode Penelitian Objek Penelitian : Kedai Mie Bakso Bandi terletak di Jalan Sukabakti V, No.58 RT04/RW015, kelurahan Sukasari, Tangerang. Data atau Variabel : Data Primer yaitu data-data yang diperoleh secara langsung dari perusahaan berupa data-data proses produksi Metode Pengumpulan Data : Observasi dan Wawancara Alat analisis : Alat analisis kuantitatif yaitu informasi akuntansi diferensial. Laba diferensial = Pendapatan diferensial Biaya diferensial
PEMBAHASAN Data Penelitian Pada bulan Mei 2016 memproduksi mie sebanyak 217kg untuk kurang lebih 8.680 porsi Harga per porsi mie bakso adalah Rp 12.000 Harga beli mie diluar Rp 17.000/kg Produksi Mie periode Mei 2016 adalah 217 kg x Rp 17.000 = Rp 3.689.000 Pendapatan Bersih adalah 40porsi x Rp 12.000 x 31 = Rp 14.880.000
Biaya Produksi Mie Periode Mei 2016 Biaya Keterangan Kuantitas Harga Jumlah Biaya 1. BBB 1. Tepung terigu 2. Telur ayam 8 bal 10 kg Rp 165.000 Rp 22.000 Rp 1.320.000 Rp 220.000 Rp 1.540.000 2. BTKL 2 orang Rp 900.000 Rp 1.800.000 3. BOP Variabel : 1. Garam 2. Pewarna makanan 3. Minyak kacang 3 pak 4 botol 1 kaleng Rp 2.000 Rp 2.500 Rp 250.000 Rp 6.000 Rp 10.000 Rp 250.000 Tetap : 1. Biaya listrik dan air 2. Biaya depresiasi mesin adonan, press, dan pemotong mie Rp 600.000 Rp 10.000 Rp 266.000 Rp 610.000 Total Biaya Produksi Rp 4.216.000
Hasil Penelitian Ditinjau dari Biaya Diferensial Perbandingan Pengeluaran Biaya Mie Membeli atau Membuat Sendiri Periode Mei 2016 Keterangan Membuat Sendiri Membeli dari luar BBB Rp 1.540.000 BTKL Rp 1.800.000 BOP Variabel Rp 266.000 Harga Beli Rp 3.689.000* BOP Tetap Rp 610.000 Rp 610.000 Total Biaya Diferensial Rp 4.216.000 Rp 4.299.000 Penghemat Biaya Rp 83.000
Hasil Penelitian Ditinjau dari Laba Diferensial Laporan Laba/Rugi Membeli atau Membuat Sendiri Mie Periode Mei 2016 Keterangan Membuat Sendiri Membeli dari Luar Pendapatan Bersih Rp 14.880.000 Rp 14.880.000 BBB BOP Variabel BTKL Rp 1.540.000 Rp 266.000 Rp 1.800.000 Harga Beli Rp 3.689.000* BOP Tetap Rp 610.000 Rp 610.000 Total Biaya Diferensial Rp 4.216.000 Rp 4.299.000 Penjualan-Biaya Diferensial Rp 10.664.000 Laba Diferensial Rp 83.000 Rp 10.581.000
Kesimpulan PENUTUP Berdasarkan analisis diatas, maka dapat diambil kesimpulan yang merupakan jawaban dari tujuan penulis yaitu sebagai berikut : Penggunaan informasi akuntansi diferensial sangat bermanfaat terhadap manajemen Kedai Mie Bakso Bandi dalam memperoleh informasi yang dibutuhkan untuk dapat membandingkan keputusan manakah yang lebih menguntungkan diantara membeli atau membuat sendiri Mie. Perbandingan penghitungan biayabiaya yang dikeluarkan oleh kedua alternatif menunjukkan bahwa: 1. Keseluruhan biaya produksi mie yang harus dikeluarkan perusahaan selama periode 31 Mei 2016 adalah sebesar Rp 4.216.000. 2. Apabila Mie Bakso Bandi membeli dari pihak luar sebesar Rp 4.299.000, sedangkan toal biaya apabila membuat sendiri adalah sebesar Rp 4.216.000. Jadi perusahaan Kedai Mie Bakso Bandi bisa menghemat biaya sebesar Rp 83.000. 3. Pada saat Mie Bakso Bandi membeli mie dari pihak luar, mendapatkan laba bersih sebesar Rp 10.581.000. Apabila membuat sendiri akan mendapatkan tambahan laba bersih sebesar Rp 83.000 sehingga menjadi Rp 10.664.000.
Dengan demikian diketahui bahwa biaya yang dikeluarkan jika perusahaan membeli dari pihak luar besar dibandingkan jika perusahaan membuat sendiri. Dengan menggunakan informasi akuntansi diferensial telah diketahui bahwa alternatif membuat sendiri dapat menghemat biaya pembuatan Mie, maka keputusan yang diambil oleh Manajemen Mie Bakso Bandi adalah membuat sendiri.
Saran Adapun saran yang dapat penulis berikan sebagai bahan pertimbangan perusahaan adalah sebaiknya manajemen Mie Bakso Bandi menerapkan informasi akuntansi diferensial apabila dihadapkan pada pengambilan keputusan membeli atau membuat sendiri suatu produk dan penulis menyarankan kepada Kedai Mie Bakso Bandi untuk membuat sendiri mie mengingat biaya yang dikeluarkan lebih rendah dari pada membeli dari luar karena dapat melakukan penghematan biaya dan juga lebih menguntungkan. Keuntungan lainnya adalah Kedai Mie Bakso Bandi bisa lebih menjamin kualitas mie dan bebas dari bahan pengawas.