BAB IV HASIL DAN ANALISIS SISTEM

dokumen-dokumen yang mirip
BAB IV HASIL DAN ANALISIS. penelitian ini adalah dengan menggunakan metode. pada usaha Roti Tutik dapat dilakukan secara cepat dan memudahkan pemilik

BAB IV HASIL DAN ANALISIS

BAB IV HASIL DAN ANALISIS. yang dirancang dan dikembangkan ini nantinya bisa disesuaikan dengan. Percetakan Panca Wahana. Tahapan-tahapannya adalah :

BAB IV HASIL DAN ANALISIS. penelitian ini adalah menggunakan metode Rapid Application Development (RAD).

BAB IV HASIL DAN ANALISIS PENELITIAN. menggunakan metode Rapid Applicaion Development (RAD). Metode. metode Rapid Application Development (RAD):

HASIL DAN ANALISIS. data yang ada pada Konveksi Denny Sport untuk pembuatan sistem baru.

BAB IV HASIL DAN ANALISIS. ini menggunakan metode Rapid Application Development (RAD). Dengan

BAB 4 HASIL DAN ANALISIS

BAB VI HASIL DAN ANALISIS

BAB IV HASIL DAN ANALISA. Model Driver Development (MDD). Metode ini digunakan peneliti dalam mendesain

BAB IV HASIL DAN ANALISIS. menggunakan metode Rapid Application Development (RAD). Seperti yang

membuat angka tidak akurat.

Skripsi. Perancangan Sistem Informasi Akuntansi Berbasis Teknologi Informasi Dengan Metode Rapid Application Development (RAD) Pada Toko Dapur Hias

BAB IV HASIL DAN ANALISIS. digunakan adalah metode Rapid Application Development (RAD). Pengembangan

BAB IV HASIL DAN ANALISIS

BAB IV HASIL DAN ANALISIS

Bab IV. Hasil Analisis Sistem

BAB IV HASIL DAN ANALISIS. satu dari metode strategi pengembangan yaitu Rapid Application Development

BAB IV HASIL DAN ANALISIS. slip khususnya pada unit Simpan Pinjam.

BAB IV HASIL DAN ANALISA. Metode Rapid Application Development (RAD) dipilih penulis sebagai

BAB IV HASIL DAN ANALISA

BAB IV HASIL DAN ANALISIS

BAB IV HASIL DAN ANALISIS

BAB IV HASIL DAN ANALISIS

BAB IV HASIL DAN ANALISIS MASALAH. kegiatan operasional bisnis perusahaan. Didalam investigasi ini, penulis

BAB IV HASIL DAN ANALISIS

BAB IV HASIL DAN ANALISIS

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK. identifikasi masalah. Adapun penjelasannya sebagai berikut: beberapa cara yang telah dilakukan, antara lain:

BAB IV HASIL ANALISIS. Rapid Application Development) pada PT.PALM. Metode ini adalah strategi pengembangan

BAB IV PERANCANGAN SISTEM

No Output Informasi. 1 Neraca Aktiva dan Pasiva. 2 Laporan Laba-Rugi Laba/Rugi Kotor, Total HPP, Total

BAB IV HASIL DAN ANALISIS. akuntansi Rapid Application Development. Penulis memilih metode RAD karena metode ini

BAB IV HASIL DAN ANALISIS

Skripsi. Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Akuntansi Pada Usaha Roti Tutik Dengan Pendekatan Metode Rapid Application Development (RAD)

PROGRAM APOTEK. Masukan User name dan password untuk bisa masuk ke Menu Utama Program (default) Username : admin Password : admin

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. mempelajari serta memberikan solusi bagi masalah yang timbul. Permasalahan yang ada pada PT Istana Keramik Indah

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. kosong. Hal ini dapat digunakan untuk menentukan berapa jumlah limit yang

BAB IV PERANCANGAN. dengan proses yang ditentukan, berikut ini adalah tahapan tahapan dari proses. 1. Rancangan Bagan Alir Document ( Flow Map )

BAB IV HASIL ANALISIS DATA. diperoleh asumsi-asumsi untuk menjawab masalah-masalah yang terjadi pada

: Untuk mencatat semua transaksi yang terjadi. : nama_barang, warna, ukuran, harga, jumlah. 3. Nama Dokumen : Laporan Barang Masuk

BAB IV HASIL PRAKTEK KERJA DAN ANALISIS

BAB IV HASIL DAN ANALISIS. Perancangan sistem informasi akuntansi yang digunakan penulis dengan

BAB III PEMBAHASAN. Analisis merupakan suatu tahap untuk memperoleh kesimpulan persoalan

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV METODE PENELITIAN. ditemukan solusi yang tepat sesuai dengan harapan pihak perusahaan.

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. data, selanjutnya melakukan tahapan sebagai berikut: menyajikan suatu rancangan langkah kerja dari sistem yang baru.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. untuk tahap berikutnya. Adapun metode penelitian yang dilakukan untuk

BAB IV PERANCANGAN SISTEM

BAB 1V HASIL DAN ANALISISI

BAB III ANALISIS DAN IMPLEMENTASI

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. sistem penghitungan yang berjalan di Tata Cell masih menggunakan alat hitung

Bab IV. Analisa dan Perancangan

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTIK

BAB III PERANCANGAN SISTEM

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. perusahaan. Data dan informasi tersebut diperoleh dari sumber terkait untuk

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK

BAB IV HASIL DAN ANALISIS

BAB IV HASIL DAN ANALISIS

BAB IV Hasil dan Analisis

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. kegiatan perusahaan menjadi terganggu dalam pemenuhan permintaan barang

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. Berdasarkan hasil survey, wawancara dan pengamatan yang dilakukan di

Tahapan Desain Fisik a. Perancangan Database

BAB III HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PRAKTEK KERJA DAN ANALISIS

perusahaan dalam menjalankan usahanya. Hal ini membuat banyak perusahaan

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. telah dibuat pada tahap tiga. Adapun kebutuhan software (perangkat lunak) dan

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN. diberikan dari kerja praktek ini adalah proses entry data alat tulis kantor yang

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. berupa kertas, sehingga sering terjadi redudansi data dan adanya

BAB IV ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. Pada bab ini dibahas tentang identifikasi permasalahan, analisis

BAB IV 4. DESKRIPSI PEKERJAAN. yang dikembangkan dengan tampilan yang mudah untuk dijalankan. Aplikasi

BAB IV HASIL DAN ANALISIS. oleh penulis dalam penelitian ini adalah metode Rapid Application Development.

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. diterapkan berdasarkan kebutuhan. Selain itu aplikasi ini akan dibuat sedemikian

BAB IV PERANCANGAN SISTEM

PROSEDUR MENJALANKAN PROGRAM

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. sistem penjualan dan stok barang. Dengan menganalisis prosedur sistem yang

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. Analisis sistem merupakan penguraian dari suatu sistem informasi yang

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. manual dan belum mengandung proses akuntansi. Terdapat dua jenis data yang akan digunakan, yaitu :

BAB IV PERANCANGAN SISTEM

BAB IV PERANCANGAN SISTEM. Spesifikasi sistem yang ada pada Rancang Bangun Sistem Informasi Pengadaan

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. sistem yang sedang berjalan tentang pembelian dan penjualan barang secara tunai

BAB IV PERANCANGAN SISTEM

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. Kegiatan yang dilakukan dalam pengumpulan data tersebut, antara lain:

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. mempersiapkan kebutuhan system (baik hardware maupun software), persiapan

BAB III PERANCANGAN SISTEM. Berikut permasalahan yang kerap terjadi pada unit usaha ini:

BAB IV ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

Transkripsi:

BAB IV HASIL DAN ANALISIS SISTEM 4.1 Tahap Investigasi Awal Merupakan tahapan paling awal yaitu melakukan identifikasi masalah masalah yang terjadi pada obyek penelitian. Selain itu, dapat juga digunakan untuk menjelaskan kelemahan yag terjadi pada saat menggunakan sistem manual jika dibandingkan dengan sistem yang sudah terkomputerisasi. Penulis melakukan wawancara terhadap Asisten Toko Dapur Hias, observasi dan dokumentasi di Toko Dapur Hias untuk melihat dan mengetahui bagaimana proses berjalannya sistem operasional yang ada, serta hambatan yang muncul dalam sistem tersebut. Peneliti menemukan beberapa masalah dari hasil wawancara dan observasi, yang dapat diketahui telah menjadi hambatan proses berjalannya sistem operasional pada Toko Dapur Hias. 4.2 Tahap Analisis Kelemahan Sistem 34

Berdasarkan temuan masalah yang ada, berikut adalah uraian hambatan yang terjadi pada sistem Toko Dapur Hias saat ini. Penulis melihat bahwa mulai timbul masalah dalam sistem informasi yang dikarenakan Toko Dapur Hias belum memiliki sistem akuntansi yang baik. Dokumen dokumen transaksi seperti nota pembelian, penjualan dan pencatatan keuangan, tidak dicatat atau dibukukan, sehingga belum dapat disajikan informasi informasi keuangan yang diperlukan perusahaan untuk mengelola usahanya secara lebih baik. Seiring dengan meningkatnya volume transaksi yang terjadi, penggunaan sistem manual, menimbulkan kelemahan kelemahan, diantaranya pencatatan keuangan yang tidak tersistem dan teratur. Tidak disusunnya laporan pengeluaran dan pendapatan. Tidak ada pengontrolan persediaan barang yang ada di dalam toko. Tidak adanya perhitungan harga pokok produksi untuk menetukan harga jual dari pemesanan roti. Demikian juga informasi yang berkaitan dengan pemakaian bahan dalam satu produksi tidak dapat diketahui secara pasti, dan kemungkinan terjadinya human eror sangat besar. Uraian temuan masalah dan usulan perbaikan yang akan diterapkan pada Toko Dapur Hias adalah sebagai berikut : No Temuan Akar Masalah Usulan Perbaikan 35

1 Pencatatan keuangan yang tidak tersistem dan teratur. 2 Tidak disusunnya laporan pengeluaran dan pendapatan. 3 Tidak ada pengontrolan persediaan barang yang ada di dalam toko. 4 Tidak adanya perhitungan harga pokok produksi untuk menentukan harga jual dari pemesanan roti. Pencatatan keuangan baik penjualan, pembelian, pemakaian bahan, dimasukkan dalam satu pembukuan yang dilakukan dengan sistem manual. Tidak adanya laporan pengeluaran dan pendapatan yang disusun secara rapi. Selama ini tidak ada pengontrolan persediaan barang yang ada di dalam toko maupun gudang, sehingga tidak diketahui stock persediaan yang masih ada atau sudah habis. Pada Toko Roti Dapur Hias untuk menentukan harga jual dari pemesanan roti masih menggunakan sistem manual, harga dipatok dari harga pasaran bukan dari perhitungan harga pokok produksi. Dengan menggunakan sistem yang baru dan sudah terkomputerisasi, akan memudahkan proses pencatatan sampai pelaporan, sehingga hasil pencatatan dan pelaporan keuangan akan tersistem dan teratur. Dengan adanya sistem yang terkomputerisasi, maka laporan pengeluaran dan pendapatan dapat disusun dengan rapi, sehingga memudahkan pengguna untuk mengecek laba yang di dapatkan. Sistem yang sudah terkomputerisasi dapat memudahkan pengontrolan persediaan barang yang ada di dalam toko maupun gudang, sehingga asisten toko dapat dengan mudah mengetahui persediaan barang yang masih ada maupun yang sudah habis. Perhitungan harga pokok produksi dapat dilakukan dan akan menghasilkan harga jual dari pemesanan roti dan dapat juga disimpan pada sistem terkomputerisasi yang baru. 36

5 Informasi yang berkaitan dengan pemakaian bahan dalam satu produksi tidak dapat diketahui secara pasti. Tidak adanya informasi yang berkaitan dengan pemakaian bahan dalam satu produksi, sehingga persediaan barang yang masih dan sudah habis tidak terkontrol dengan baik. Sistem terkomputerisasi yang dikembangan akan meliputi sistem pemakaian barang, sehingga pemakaian barang persediaan akan terkontrol dengan baik. Tabel 4.1 Analisis Temuan Masalah 4.3 Tahap Analisis Kebutuhan Sistem 4.3.1 Identifikasi Kebutuhan Informasi Pada tahap ini akan mengidentifikasi laporan laporan yang diperoleh kemudian menentukan input data, dan bagaimana proses serta output yang dihasilkan. Input merupakan masukan data data yang sudah diperoleh kemudian di proses pada sistem yang terkomputerisasi. Sedangkan output merupakan keluaran hasil dari sistem yang sudah terkomputerisasi. Laporan tersebut dapat disajikan sebagai berikut : No Laporan atau Informasi Data 1 Laporan Pembelian Tanggal pembelian, nama pembeli, nama barang, harga beli, jumlah barang, total. 2 Laporan Pemesanan Tanggal pemesanan, nama pelanggan, nomor hp, alamat pelanggan, menu pesanan, jumlah yang dipesan, harga jual. 3 Laporan Persediaan Kode barang dan bahan, nama barang dan bahan, jenis, harga pokok, stock awal, nilai awal, stock ahir, nilai akhir, periode. 4 Laporan Laba Rugi Total penjualan, Harga pokok produksi, laba kotor, biaya - biaya, laba bersih, periode. 37

5 Laporan Neraca aktiva, hutang, modal, periode. Tabel 4.2 Laporan Informasi dan Data 4.3.2 Identifikasi Kebutuhan Sistem yang Diusulkan Tahapan untuk memenuhi kebutuhan dengan sistem yang baru : 1. Identifikasi Perangkat Keras (Hardware) Kebutuhan perangkat keras (hardware) yang digunakan pada Toko Dapur Hias yaitu satu set komputer. 2. Identifikasi Perangkat Lunak (Software) Kebutuhan perangkat lunak (software) yang digunakan untuk memperbaiki sistem operasional sehari hari di Toko Dapur Hias adalah aplikasi software dengan bahasa pemrograman Visual Basic dan database menggunakan MySQL. 3. Identifikasi Kebutuhan Sumber Daya Manusia (Human Resources). Agar sistem informasi akuntansi dengan berbasis komputer ini dapat berjalan dengan baik, maka diperlukan adanya user (pemakai sistem) yang dapat mengoperasikan sistem tersebut. Asisten dan Pengelola Toko merupakan user yang ada pada Toko Dapur Hias, yang akan menginput data data dan mengoperasikan sistem tersebut sehari harinya. Untuk melakukan pengecekan laporan, akan dilakukan oleh Pemilik Toko Dapur Hias itu sendiri. 4.4 Tahap Pembuatan Database dan Prototype 4.4.1 DFD (Data Flow Diagram) 38

4.4.1.1 Diagram Konteks Gambar 4.1 Diagram Konteks 4.4.1.2 DFD (Data Flow Diagram) Level 0 39

Gambar 4.2 DFD Level 0 4.4.1.3 ERD (Entity Relationship Diagram) 40

Gambar 4.3 ERD 4.4.2 Perancangan Database 4.4.2.1 Tabel Database Accounting Field Type Field Size Keterangan id_account Interger 80 PK id_tagihan Interger 10 Tanggal Date Keterangan Varchar 255 Debet Kredit Nobukti Varchar 255 Account Varchar 255 Idtransaksi Interger 20 Urutan Varchar 100 Saldo Bulan Varchar 50 Tahun Jenis Varchar 255 rek1 Varchar 2 rek2 Varchar 2 41

Rek Varchar 2 rek4 Varchar 2 rek5 Varchar 4 Uraian Varchar 255 id_supplier Interger 10 Supplier Varchar 255 parent1 Varchar 255 parent2 Varchar 255 parent3 Varchar 255 parent4 Varchar 255 id_hutang Interger 10 id_piutang Interger 10 Departemen Varchar 255 Kode Varchar 255 Jurnal Varchar 255 id_anggota Interger 10 id_account1 Interger 10 Cek Varchar 50 tgljatuhtempo Date Hutang Varchar 250 id_perencanaan Interger 10 id_produk Interger 10 id_barang Interger 10 id_hasil Interger 10 Aruskas Varchar 10 Tabel 4.3 Database Accounting 4.4.2.2 Tabel Database Arus Kas Field Type Field Size Keterangan id_aruskas Interger 10 PK Keterangan Varchar 250 Uraian Varchar 250 Nominal nominal2 Sub Varchar 50 Tabel 4.4 Database Arus Kas 4.4.2.3 Tabel Database Biaya Overhead Manufaktur 42

Field Type Field Size Keterangan id_bom Interger 10 PK Barcode Varchar 200 Namabarang Varchar 255 Satuan Varchar 100 Harga Jumlah Total Jenis Varchar 255 id_barang Interger 10 id_produk Interger 10 Produk Varchar 255 Kodeproduk Varchar 200 Qtyunit Tabel 4.5 Database Biaya Overhead Manufaktur 4.4.2.4 Tabel Database Ending Gudang Field Type Field Size Keterangan id_balance Interger 10 PK Barcode Varchar 20 namabarang Varchar 250 Beginning In Out Ending Harga Total Jenis Varchar 255 Satuan Varchar 50 id_barang Interger 10 Tabel 4.6 Database Ending Gudang 4.4.2.5 Tabel Database Hasil Produk 43

Field Type Field Size Keterangan id_hasil Interger 10 PK Joborder Varchar 255 id_perencanaan Interger 10 id_produk Interger 10 Produk Varchar 255 Kode Varchar 255 Qtyjadi Tanggal Date id_pegawai Interger 10 Pegawai Varchar 255 Nominal Bayar Nomernota Varchar 255 Qtyjual Nobukti Varchar 255 Tabel 4.7 Database Hasil Produk 4.4.2.6 Tabel Database Harga Pokok Produksi Field Type Field Size Keterangan id_hpp Interger 20 PK id_barang Interger 20 Idtransaksi Interger 20 Harga Hpp Hppbaru Jumlahin Stok Tabel 4.8 Database Harga Pokok Produksi 4.4.2.7 Tabel Database HPP Jual Field Type Field Size Keterangan id_hpp Interger 20 PK id_hasil Interger 20 id_produk Interger 10 Harga Hpp 44

Hppbaru Jumlahin Stok Joborder Varchar 255 Tabel 4.9 Database HPP Jual 4.4.2.8 Tabel Database Inventaris Field Type Field Size Keterangan id_inventaris Interger 10 PK Tanggal Date no_inventaris Varchar 250 Namabarang Varchar 250 Spesifikasi Varchar 250 Keterangan Varchar 250 Harga Qty Penyusutan Tabel 4.10 Database Inventaris 4.4.2.9 Tabel Database Jenis Field Type Field Size Keterangan id_jenis Interger 10 PK Jenis Varchar 100 rek1 Varchar 10 rek2 Varchar 10 rek3 Varchar 10 rek4 Varchar 10 rek5 Varchar 10 Uraian Varchar 255 id_akun Interger 10 Tabel 4.11 Database Jenis 4.4.2.10 Tabel Database Kode Akun 45

Field Type Field Size Keterangan id_akun Interger 10 PK rek1 Varchar 50 rek2 Varchar 50 rek3 Varchar 50 rek4 Varchar 50 rek5 Varchar 50 Uraian Varchar 255 Tabel 4.12 Database Kode Akun 4.4.2.11 Tabel Database Laba Rugi Toko Field Type Field Size Keterangan id_labarugi Interger 10 PK Uraian Varchar 255 Nominal Keterangan Varchar 255 Sub Varchar 100 Tabel 4.13 Database Laba Rugi Toko 4.4.2.12 Tabel Database Material Planning Field Type Field Size Keterangan id_materialplanning Interger 10 PK Jenis Varchar 255 Joborder Varchar 255 Barcode Varchar 255 Namabarang Varchar 255 Satuan Varchar 255 Harga Jumlah Total Realisasi totalrealisasi Hargarata id_perencanaan Interger 10 id_barang Interger 10 id_produk Interger 10 Kode Varchar 255 46

Produk Varchar 255 Qtyproduk Selesai Varchar 10 Qtyunit Tabel 4.14 Database Material Planning 4.4.2.13 Tabel Database Nama Barang Field Type Field Size Keterangan id_barang Interger 10 PK Barcode Varchar 20 Namabarang Varchar 255 StokMinimum Satuan Varchar 20 Jenis Varchar 100 Merk Varchar 200 Spesifikasi Varchar 255 HargaBeli Hargarata HargaJual Foto Varchar 255 Diskon Supplier Varchar 255 Tabel 4.15 Database Nama Barang 4.4.2.14 Tabel Database Pegawai Field Type Field Size Keterangan id_pegawai Interger 10 PK nama_pegawai Varchar 255 Alamat Varchar 255 tgl_lahir Date tgl_masukkerja Date no_telp Varchar 255 Bagian Varchar 255 Jabatan Varchar 255 gaji_pokok Tunjangan pot_bpjskesehatan 47

pot_bpjstenaga pot_pph21 Keluar Varchar 20 Tabel 4.16 Database Pegawai 4.4.2.15 Tabel Database Pelanggan Field Type Field Size Keterangan id_pelanggan Interger 15 PK namapelanggan Varchar 100 Alamat Varchar 155 Notelp1 Varchar 25 Notelp2 Varchar 25 NoFax Varchar 25 Email Varchar 50 ContactPerson Varchar 150 Foto Longblob Tabel 4.17 Database Pelanggan 4.4.2.16 Tabel Database Perencanaan Field Type Field Size Keterangan id_perencanaan Interger 10 PK Joborder Varchar 255 Pelanggan Varchar 255 Alamat Varchar 255 Barcode Varchar 255 Produk Varchar 255 Satuan Varchar 255 id_pelanggan Interger 10 id_barang Interger 10 Selesai Varchar 255 Qtyorder Harga Hpp tglpengiriman Date Tanggal Date Qtyjadi Hargarata 48

Wip Tabel 4.18 Database Perencanaan 4.4.2.17 Tabel Database Supplier Field Type Field Size Keterangan id_supplier Interger 15 PK NamaSupplier Varchar 100 Alamat Varchar 155 NoTelp1 Varchar 25 NoTelp2 Varchar 25 NoFax Varchar 25 Email Varchar 50 ContactPerson Varchar 150 Foto Longblob Tabel 4.19 Database Supplier 4.4.2.18 Tabel Database Transaksi Field Type Field Size Keterangan idtransaksi interger 20 PK Barcode varchar 20 NamaBarang varchar 255 Satuan varchar 20 HargaBeli HargaJual NomerNota varchar 50 Tanggal Date NotaPemebelian varchar 255 Diskon JumlahIn JumlahOut Qtyset Operator varchar 255 HargaTotalJumlahIn HargaTotalJumlahOu t id_barang interger 10 Nomer interger 10 49

id_produk interger 10 Produk varchar 255 StokMinimum Jenis varchar 100 id_anggota interger 10 namaanggota varchar 255 Alamat varchar 255 Spesifikasi varchar 100 Sales varchar 250 Joborder varchar 250 Untung Laba Supplier varchar 255 Keterangan varchar 50 Jurnal varchar 255 Titip id_hasil interger 19 Tabel 4.20 Database Transaksi 4.4.2.19 Tabel Database Persediaan Dalam Proses Field Type Field Size Keterangan id_hpp interger 20 PK id_barang interger 20 Idtransaksi interger 20 Harga double Hpp double Hppbaru double Jumlahin double Stok double id_produk interger 10 Joborder varchar 255 Tabel 4.21 Database Persediaan Dalam Proses 50

4.4.3 Perhitungan dalam Harga pokok Produksi 4.4.3.1 Perhitungan Biaya Bahan Baku (BBB) Perhitungan biaya bahan baku yang ada pada harga pokok produksi dapat diketahui dari biaya bahan baku langsung. 1. Nama Produk : Cookies Hias Bahan Baku Langsung Jumlah (Satuan) Harga per Satuan Total Harga Gula 0.008 kg 18000 144 Maizena 0.001 kg 6000 6 Mentega 0.015 kg 12000 180 Susu Bubuk 0.0005 kg 22000 11 Telur 0.0745 kg 17000 1.267 Tepung 0.0325 kg 8500 276 Vanila Bubuk 0.00675 kg 50000 338 Jumlah Biaya Bahan Baku (BBB) 2.221 Tabel 4.22 Perhitungan BBB Cookies Hias 2. Nama Produk : Cup Cake Coklat Bahan Baku Langsung Jumlah (Satuan) Harga per Satuan Total Harga Coklat Bubuk 0.000625 kg 110000 69 Dark Coklat 0.002083 kg 60000 125 Gula 0.00625 kg 18000 113 Mentega 0.0025 kg 12000 30 Susu Kental Manis 0.003125 kg 18000 56 Telur 0.03916 kg 17000 666 Tepung 0.00416 kg 8500 35 Jumlah Biaya Bahan Baku (BBB) 1094 Tabel 4.23 Perhitungan BBB Cup Cake Coklat 51

3. Nama Produk : Ginger Cookies Bahan Baku Langsung Jumlah (Satuan) Harga per Satuan Total Harga Bubuk Jahe 0.00176 kg 35000 62 Bubuk Kayu Manis 0.0008 kg 50000 40 Gula 0.007 kg 18000 126 Madu 0.008 kg 40000 20 Mentega 0.004 kg 12000 48 Soda Kue 0.0004 kg 30000 12 Telur 0.006 kg 17000 102 Tepung 0.014 kg 8500 119 Jumlah Biaya Bahan Baku (BBB) 829 Tabel 4.24 Perhitungan BBB Ginger Cookies 4. Nama Produk : Mandarin Cake Bahan Baku Langsung Jumlah (Satuan) Harga per Satuan Total Harga Gula 0.05 kg 18000 900 Mentega 0.03 kg 12000 360 Susu Bubuk 0.0066 kg 22000 145 Susu Kental Manis 0.0066 kg 18000 119 Telur 0.55 kg 17000 9,350 Tepung 0.03 kg 8500 255 Vanila Bubuk 0.009 kg 50000 450 Jumlah Biaya Bahan Baku (BBB) 11579 Tabel 4.25 Perhitungan BBB Mandarin Cake 5. Nama Produk : Orange Cake Bahan Baku Langsung Jumlah (Satuan) Harga per Satuan Total Harga Gula 0.06 kg 18000 1,080 Mentega 0.01 kg 12000 120 Pewarna Makanan 0.2 kg 3000 600 Susu Kental Manis 0.03 kg 18000 540 52

Telur 0.223 kg 17000 3,791 Tepung 0.045 kg 8500 383 Jumlah Biaya Bahan Baku (BBB) 6,514 Tabel 4.26 Perhitungan BBB Orange Cake 6. Nama Produk : Oreo Chesse Cake Bahan Baku Langsung Jumlah (Satuan) Harga per Satuan Total Harga Air Lemon 0.13 kg 50000 6500 Bubuk Oreo 0.1 kg 35000 3500 Cream Chesse 0.3 kg 120000 36000 Gula 0.05 kg 18000 900 Madu 0.025 kg 40000 1000 Mentega 0.025 kg 12000 300 Telur 0.335 kg 17000 5,692 Yogurt 0.05 kg 60000 3000 Jumlah Biaya Bahan Baku (BBB) 56892 Tabel 4.27 Perhitungan BBB Oreo Chesse Cake 7. Nama Produk : Rainbow Cake Bahan Baku Langsung Jumlah (Satuan) Harga per Satuan Total Harga Gula 0.03 kg 18000 540 Maizena 0.0033 kg 6000 20 Mentega 0.02 kg 12000 240 Susu Bubuk 0.01 kg 22000 220 Telur 0.223 kg 17000 3,791 Tepung 0.03 kg 8500 255 Vanila Bubuk 0.0033 kg 50000 165 Jumlah Biaya Bahan Baku (BBB) 5231 Tabel 4.28 Perhitungan BBB Rainbow Cake 8. Nama Produk : Sponge Cake Bahan Baku Langsung Jumlah (Satuan) Harga per Satuan Total Harga Gula 0.025 kg 18000 450 Maizena 0.0025 kg 6000 15 53

Mentega 0.0 kg 12000 360 Susu Bubuk 0.0075 kg 22000 165 Telur 0.075 kg 17000 1,275 Tepung 0.025 kg 8500 213 Vanila Bubuk 0.00675 kg 50000 338 Jumlah Biaya Bahan Baku (BBB) 2815 Tabel 4.29 Perhitungan BBB Sponge Cake 4.4.3.2 Perhitungan Biaya Tenaga Kerja Langsung (BTKL) Pada Toko Dapur Hias ini terdapat satu orang di bagian produksi yang berkerja selama 8jam setiap harinya. Dalam sebulan ada 26 hari kerja. Perhitungan biaya tenaga kerja langsung pada Toko Dapur Hias dapat dibebankan sebagai berikut : Jenis Produk Rata - Rata Produksi Cookies Hias 200 Cup Cake Coklat 240 Ginger Cookies 150 Mandarin Cake 30 Orange Cake 20 Rainbow Cake 40 Oreo Chesse Cake 20 Sponge Cake 40 Total 740 Tabel 4.30 Tabel Rata Rata Produksi BTKL Sebulan Jadi, untuk tarif BTKL tiap jenis produk adalah 1.000.000 / 740 = 1.351 4.4.3.3 Perhitungan Biaya Overhead Pabrik Dibebankan (BOPb) Pada Toko Dapur Hias, BOP yang dimasukan adalah listrik, air dan gas. Berikut ini adalah perhitungan BOP untuk tiap tiap produksi : 54

Jenis Produk Rata - Rata Produksi Cookies Hias 200 Cup Cake Coklat 240 Ginger Cookies 150 Mandarin Cake 30 Orange Cake 20 Rainbow Cake 40 Oreo Chesse Cake 20 Sponge Cake 40 Total 740 Tabel 4.31 Tabel Rata Rata Produksi BOPb Sebulan Jadi, untuk tarif tiap tiap BOPb dapat diketahui sebagai berikut : 1. Listrik : 780.000 / 740 = 1.054 2. Air : 520.000 / 740 = 702 3. Gas : 290.000 / 740 = 391 4. Depresiasi Oven : 215.820 / 740 = 291 5. Depresiasi Mixer : 7.969 / 740 = 10 6. Depresiasi Kompor : 1.511 / 740 = 2 4.4.4 Desain Interface 4.4.4.1 Desain Form Login Form login ini dapat dijumpai pada tampilan awal sistem yang baru. Tidak semua orang dapat masuk ke dalam sistem ini, karena bagi penggunanya akan diharuskan untuk memasukan data berupa username dan password pada sistem form login yang tersedia pada sistem yang baru. Langkah : 1. Pengguna masuk dengan mengisi nama pengguna pada kolom username yang sudah disediakan oleh sistem. 2. Kemudian pengguna mengisi kata sandi pada kolom password yang ada pada sistem tersebut. 55

3. Setelah itu klik tombol LOGIN yang ada pada form login, maka akan muncul form menu. 4. Jika pengguna salah memasukan data pada username maupun password, maka akan muncul peringatan bahwa username atau password yang dimasukan salah. Form login ini berfungsi untuk menjaga keamanan data perusahaan. Dengan adanya form login maka hanya orang orang tertentu yang mengetahui username dan password perusahaan yang dapat mengakses sistem tersebut. 4.4.4.2 Desain Form Menu Pada form menu ini pengguna akan menjumpai tampilan menu menu yang akan digunakan untuk memudahkan pengguna saat melakukan input data dan dapat juga melihat hasil outputnya. Gambar 4.4 Desain Form Menu Langkah yang dilakukan pada form menu adalah klik menu untuk masuk ke form yang diinginkan, setelah itu pengguna dapat melakukan input data pada sistem tersebut. 56

Form ini dibuat untuk memudahkan pengguna pada saat menginput data perusahaan. 4.4.4.3 Form Master Kode Akun Form master kode akun ini merupakan form utama yang berada paling ujung kiri dalam menu sistem informasi akuntansi ini. Form ini digunakan untuk memasukan nama nama akun, kode akun dan tipe akun yang akan dipakai dalam siklus akuntansi. Gambar 4.5 Form Kode Akun Langkah : 1. Masukan kode akun pada field kode akun yang telah disediakan pada sistem tersebut. 2. Kemudian ketik nama akun yang sesuai dengan kode akun tersebut. 3. Klik simpan bila sudah selesai mengisi field kode akun. 4. Lalu klik refresh untuk mengupdate data terbaru. 5. Klik hapus bila ada data yang ingin di hapus. 57

Form kode akun berfungsi untuk mengelompokkan akun akun yang ada pada perusahaan. 4.4.4.4 Form Master Jenis Barang Form master jenis barang merupakan form yang digunakan untuk mengelompokkan jenis barang yang ada pada perusahaan. Pada Toko Dapur Hias terdapat enam kelompok jenis yaitu Produk Jadi, Bahan Baku, Bahan Penolong, Tenaga Kerja, Overhead dan Barang Dagang. Gambar 4.6 Form Master Jenis Barang Langkah : 1. Masukan nama jenis barang pada field yang sudah disediakan pada sistem ini. 2. Untuk menyimpan data tersebut klik masukan data. 3. Jika ingin mengganti nama jenis barang maka klik edit. 4. Klik hapus jika ada data yang ingin di hapus. Dengan adanya form jenis barang ini maka dapat memudahkan pengguna untuk mengelompokkan data data sesuai jenisnya. 58

4.4.4.5 Form Master Data Produk dan Bahan Baku Pada form master data produk dan bahan baku dapat dilakukan input data nama barang sesuai dengan pengelompokkan jenisnya. Gambar 4.7 Form Nama Barang Langkah : 1. Pilih jenis barang. 2. Masukan produk id (kode barcode), nama barang,satuan dan harga beli. 3. Setelah semua data diisi klik masukan data untuk menyimpan. 4. Jika ingin mengedit data klik edit dan jika ingin menghapus data klik tombol hapus. Kemudian data yang sudah tersimpan akan muncul pada kolom di sebelah kanan. Form ini sangat berguna bagi pengguna untuk mengelompokkan nama nama barang sesuai dengan jenis barangnya. 4.4.4.6 Form Bill of Material 59

Form bill of material adalah form yang digunakan untuk menghitung berapa banyak penggunaan barang untuk tiap produksi. Dengan form ini dapat pula digunakan untuk menghitung harga pokok produksi. Gambar 4.8 Form Bill of Material Langkah : 1. Pilih nama barang. 2. Lalu pilih jenis barang dan nama barang. 3. Klik nama barang, kemudian masukan data pemakaian bahan produk pada field yang sudah disediakan di sistem. setelah semua data terisi maka secara otomatis pengguna dapat mengetahui harga pokok produksi untuk setiap produk. 4. Untuk menyimpan data klik masukan data maka data akan terinput dalam sistem, lakukan hal yang sama untuk produk yang lainnya. 5. Klik edit untuk mengedit data, dan klik hapus untuk menghapus data. 60

Form bill of material sangat efektif pada sistem ini, karena dengan hanya memasukan data nama barang, pemakaian bahan, maka dengan otomatis akan menentukan harga pokok produksi. 4.4.4.7 Form Master Supplier Form master supplier adalah form untuk memasukan data supplier. Data yang akan dihasilkan merupakan data supplier perusahaan. Gambar 4.9 Form Master Supplier Langkah : 1. Input data supplier dengan mengisi field yang sudah disediakan berupa nama supplier, alamat supplier, no telp, no fax, email, contact person, dan foto. 2. Untuk menyimpan data yang sudah diinput klik masukan data. Lakukan hal yang sama untuk supplier perusahaan lainnya. 3. Klik edit untuk mengedit data dan klik hapus untuk menghapus data. 61

Form master supplier berguna untuk mendata supplier yang sudah memasok barang di perusahaan. 4.4.4.8 Form Master Pelanggan Form master pelanggan merupakan data pelanggan yang ada pada Toko Dapur Hias. Gambar 4.10 Form Master Pelanggan Langkah : 1. Input data pelanggan dengan mengisi field berupa nama pelanggan, alamat pelanggan, no telp, no fax, email, contact person, dan foto. 2. Klik masukan data untuk menyimpan data setelah selesai menginput. 3. Klik edit jika ada data pelanggan yang ingin diedit. 4. Klik hapus jika ada data pelanggan yang ingin di hapus. 62

Dengan adanya form master pelanggan pengguna dapat mengetahui data data pelanggan pada Toko Dapur Hias. 4.4.4.9 Form Master Data Pegawai Form master data pegawai merupakan form untuk mengisi data pegawai pada Toko Dapur Hias. Gambar 4.11 Form Data Pegawai Langkah : 1. Masukkan data nama pegawai, alamat pegawai, nomer telepon, tanggal lahir, tanggal masuk, bagian, jabatan, gaji pokok, dan lainnya pada field yang sudah disediakan sistem. 2. Jika semua data sudah terisi, simpan dengan cara mengklik masukan data. Lakukan hal yang sama untuk mengisi data pegawai lainnya. 3. Jika ingin mengedit data, klik edit. 4. Jika ingin menghapus data, klik hapus. Form master data pegawai berfungsi untuk melihat data data pegawai yang berkerja pada Toko Dapur Hias. 63

4.4.4.10 Form Saldo Awal Produk Jadi Form saldo awal produk jadi digunakan pengguna untuk memasukan data awal dari produk jadi yang masih dimiliki oleh perusahaan. Dengan adanya form saldo awal produk jadi akan memudahkan perusahaan untuk mengetahui produk jadi yang belum terjual. Gambar 4.12 Form Saldo Awal Produk Jadi Langkah : 1. Klik menu saldo awal produk jadi yang ada pada form menu awal produksi. 2. Kemudian isi field tanggal, kode barcode, nama barang, satuan, spesifikasi, harga jual dan jumlah stock. 3. Setelah semua di isi, klik masukan data untuk menyimpan data. 4. Klik edit untuk mengedit data. 5. Klik hapus untuk menghapus data. 4.4.4.11 Form Saldo Awal Bahan Baku 64

Form saldo awal bahan baku digunakan pengguna untuk memasukan data awal dari bahan bahan baku yang dimiliki oleh perusahaan. Dengan adanya form saldo awal bahan baku akan memudahkan pengguna untuk melakukan pendataan awal. Gambar 4.13 Form Saldo Awal Bahan Baku Langkah : 6. Masukan data bahan baku pada field yang telah disediakan sistem yang berupa jenis barang, nama barang, satuan unit, spesifikasi, harga jual, serta jumlah stok. 7. Setelah semua di isi, klik masukan data untuk menyimpan data. 8. Klik edit untuk mengedit data. 9. Klik hapus untuk menghapus data. 65

4.4.4.12 Form Saldo Awal Neraca Form saldo awal neraca biasanya digunakan untuk memasukan data awal neraca perusahaan seperti saldo awal, aset aset yang dimiliki dan perlengkapan yang ada. Dengan adanya sistem informasi yang sudah terkomputerisasi, dapat memudahkan pengguna untuk memasukan pendataan awal. Gambar 4.14 Form Saldo Awal Neraca Langkah : 1. Klik akun yang akan diinput, lalu masukan nominal dari akun tersebut. 2. Untuk menyimpan klik masukan data dan lakukan hal yang sama untuk akun akun yang lain. 3. Jika akan mengedit klik edit dan jika ingin menghapus klik hapus. 4. Klik print untuk melihat laporan saldo awal neraca. 66

4.4.4.13 Form Saldo Awal Hutang Form saldo awal hutang digunakan oleh perusahaan untuk mencatat hutang yang masih dimiliki perusahaan kepada pihak eksternal, misalnya hutang kepada supplier. Gambar 4.15 Form Saldo Awal Hutang Langkah : 1. Klik menu saldo awal hutang yang ada pada sistem. 2. Klik nama supplier, lalu lihat pada field data hutang, masukan tanggal transaksi, nomor bukti, keterangan dan nominal. 3. Setelah selesai klik masukan dat untuk menyimpan data. 4. Jika ada kesalahan dan ingin mengedit klik edit dan jika ngin menghapus klik hapus. 4.4.4.14 Form Pemakaian Bahan Form pemakaian bahan berfungsi untuk memasukan data job order dari tiap pelanggan. Selain itu juga digunakan perusahaan 67

untuk merancang rencana bahan bahan baku yang digunakan untuk membuat pesanan tiap job order. Gambar 4.16 Form Perencanaan Pemakaian Bahan 4.4.4.15 Form Pembelian Tunai Pada form ini, pengguna dapat mengecek stok setiap bahan baku, bahan penolong maupun barang dagang. Dapat pula di gunakan untuk menginput barang yang akan dibeli oleh perusahaan secara tunai. Gambar 4.17 Form Pembelian Tunai 68

Langkah : 1. Klik menu pembelian tunai, kemudian pilih barang yang akan dibeli. 2. Masukan tanggal, supplier, job order dan jumlah dari barang yang akan dibeli. 3. Setelah itu klik masukan data untuk menyimpan data. Lakukan hal yang sama untuk barang lain yang akan dibeli. 4. Klik edit untuk mengedit dan klik hapus untuk menghapus. 4.4.4.16 Form Pembelian Kredit Form pembelian kredit digunakan oleh perusahaan untuk membeli barang dengan cara kredit. Gambar 4.18 Form Pembelian Kredit Langkah : 1. Klik menu pembelian kredit. 2. Klik nama barang yang akan dibeli, kemudian isi data yang ada di kolom tengah berupa tanggal transaksi, supplier, job order dan jumlah barang yang akan di beli. 69

3. Jika sudah terisi semua klik masukan data untuk menyimpan. 4. Jika ingin mngedit klik edit dan untuk menghapus klik hapus. 4.4.4.17 Form Pemakaian Bahan Form pemakaian bahan digunakan perusahaan untuk memasukan data bahan bahan apa saja yang dipakai saat proses produksi. Gambar 4.19 Form Pemakaian Bahan Langkah : 1. Klik menu pemakaian bahan yang ada pada sistem. 2. Masukan data yang ada pada kolom di tengah, masukan tanggal, pilih job order, klik produk, dan jumlah pesanan. 3. Setelah selesai klik masukan data untuk menyimpan. 4. Klik edit untuk mengedit dan klik hapus untuk menghapus. 4.4.4.18 Form Hasil Produksi Form hasil produksi berguna untuk menginput data dari hasil produksi yang dihasilkan selama proses produksi. 70

Gambar 4.20 Form Hasil Produksi Langkah : 1. Masuk pada menu hasil produksi. 2. Isi field yang berupa tanggal, job order, produk dan qty jadi. 3. Setelah semua terisi, klik masukan data untuk menyimpan data. 4. Jika ingin mengedit klik edit dan untuk menghapus data klik hapus. 4.4.4.19 Form Penjualan Tunai Form penjualan tunai digunakan perusahaan untuk menginput data jumlah penjualan. 71

Gambar 4.21 Form Penjualan Tunai Langkah : 1. Masukan data pada field yang sudah disediakan oleh sistem, berupa tanggal, lalu pilih job order yang sudah ada pada kolom sisi kiri, setelah itu masukan jumlah pesanan. 2. Setelah itu klik masukan data untuk menyimpan data. 3. Jika ingin mengedit data klik edit dan untuk menghapus klik hapus. 4.4.4.20 Form Penjualan Tunai Bahan Baku Form ini digunakan oleh pengguna untuk memasukan data penjualan yang berhubungan dengan bahan baku maupun barang dagang yang ada pada Toko Dapur Hias. 72

Gambar 4.22 Form Penjualan Tunai Bahan Baku Langkah : 1. Masuk pada menu penjualan tunai bahan baku. 2. Kemudian masukan tanggal transaksi. 3. Pilih barang yang dibeli oleh pelanggan, kemudian masukan jumlah barang yang dibeli. 4. Klik masukan data untuk menyimpan, lakukan hal yang sama untuk barang lainnya. 5. Jika ingin mengedit data klik edit dan untuk menghapus klik hapus. 4.4.4.21 Form Pembayaran Hutang Pada form ini berfungsi untuk memasukan data perusahaan yang akan membayar hutang, misalnya membayar hutang kepada supplier. 73

Gambar 4.23 Form Pembayaran Hutang Langkah : 1. Masuk pada menu pembayaran hutang. 2. Klik nama supplier, kemudian masukan data hutang, berupa tanggal, nomer bukti, keterangan dan nominal hutang. 3. Setelah selesai klik masukan data untuk menyimpan. 4. Klik edit untuk mengedit dan klik hapus untuk menghapus. 4.4.4.22 Form Jurnal Pengeluaran Kas Form jurnal pengeluaran kas digunakan oleh perusahaan untuk menginput pengeluaran pengeluaran yang dilakukan oleh perusahaan. Pengeluaran kas biasanya pengeluaran kas yang diinput biasanya berupa beban beban yang ada di perusahaan. 74

Gambar 4.24 Form Jurnal Pengeluaran Kas Langkah : 1. Masuk pada menu jurnal pengeluaran kas yang ada di sistem. 2. Masukan tanggal sesuai transaksi yang dilakukan. 3. Pilih dari kolom kiri rekening yang di debet dan di kredit, kemudian masukan data no bukti, keterangan dan nominal sesuai dengan transaksi pengeluaran kas. 4. Setelah selesai klik masukan data untuk menyimpan. Lakukan hal yang sama untuk pengeluaran kas lainnya. 5. Klik edit untuk mengedit data. 6. Klik hapus untuk menghapus data. 4.4.4.23 Form Jurnal Umum Pada form jurnal umum, digunakan oleh pengguna untuk memasukan data yang berhubungan dengan jurnal umum yang ada di perusahaan. Laporan jurnal umum yang sudah dicatat akan muncul pada laporan jurnal yang sudah disediakan oleh sistem. 75

Gambar 4.25 Form Jurnal Umum Langkah : 1. Masuk pada menu jurnal umum. 2. Kemudian masukan tanggal sesuai transaksi, pilih rekening debet dan kredit yang sesuai, lalu masukan nomor bukti, keterangan dan nominal. 3. Klik masukan data setelah data selesai diinput untuk menyimpan data pada sistem. 4. Klik edit untuk mengedit data. Klik hapus untuk menghapus data. 4.4.5 Desain Output 4.4.5.1 Laporan Data Pendukung 1. Master Pegawai 76

2. Master Pelanggan Gambar 4.26 Laporan Master Pegawai 3. Master Supplier Gambar 4.27 Laporan Master Pelanggan Gambar 4.28 Laporan Master Supplier 4.4.5.2 Laporan Aktivitas Operasional 1. Daftar Hutang Gambar 4.29 Laporan Hutang ke Supplier 77

2. Laporan Penjualan Gambar 4.30 Laporan Penjualan 3. Laporan Pembelian 78

Gambar 4.31 Laporan Pembelian 4. Laporan Persediaan Produk Jadi 79

Gambar 4.32 Laporan Persediaan Produk Jadi 5. Laporan Persediaan Bahan Baku 80

Gambar 4.33 Laporan Persediaan Bahan Baku 4.4.5.3 Laporan Keuangan 1. Laporan Posisi Keuangan 81

Gambar 4.34 Laporan Posisi Keuangan 2. Laporan Laba Rugi Komprehensif Gambar 4.35 Laba Rugi Komprehensif 3. Laporan Perubahan Modal 82

Gambar 4.36 Laporan Perubahan Modal 4. Laporan Arus Kas Gambar 4.37 Laporan Arus Kas 83