BAB IV ANALISA DAN PENGUJIAN ALAT

dokumen-dokumen yang mirip
TUGAS AKHIR PERANCANGAN PROTOTYPE RADAR ULTRASONIC MENGGUNAKAN SMARTPHONE SEBAGAI SERIAL MONITOR DAN PROCESSING SEBAGAI RADAR SCREEN BERBASIS ARDUINO

BAB III PERANCANGAN ALAT. Pada konsep dan design perancangan di sini yang dimaksud, meliputi

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA ALAT

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA

Teknik Telekomunikasi Vol.2, No.2, 2014 Politeknik Elektronika Negeri Surabaya

BAB IV IMPLEMENTASI DAN ANALISIS. pengukuran bahan bakar minyak pada tangki SPBU ini terbagi dalam dua

BAB IV PENGUJIAN. 4.1 Prosedur persiapan prototipe dispenser beras

Tugas akhir BAB III METODE PENELETIAN. alat destilasi tersebut banyak atau sedikit, maka diujilah dengan penyerap

BAB III PERANCANGAN ALAT

BAB IV PENGUJIAN ALAT DAN ANALISA

BAB IV ANALISA DAN PENGUJIAN ALAT

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

RANCANG BANGUN SENSOR PARKIR MOBIL PADA GARASI BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO MEGA 2560

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN. yang berbentuk pasti memiliki ukuran, baik itu panjang, tinggi, berat, volume,

BAB IV HASIL PERANCANGAN DAN PEMBAHASAN

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. Pada Bab IV ini menjelaskan tentang spesifikasi sistem, rancang bangun

1. Apabila cahaya dipancarkan ke dalam botol bening yang tertutup cahaya tersebut akan... a. dipantulkan botol

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB IV ANALISIS DATA HASIL PERCOBAAN

BAB IV ANALISIS DATA PENGUKURAN JARAK MENGGUNAKAN INFRA MERAH DAN ULTRASONIK

LAJU FOTOSINTESIS PADA BERBAGAI PANJANG GELOMBANG CAHAYA. Tujuan : Mempelajari peranan jenis cahaya dalam proses fotosintesis.

Bardiju Making Paper & Paper Craft

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. implementasi dan evaluasi yang dilakukan terhadap perangkat keras dan

BAB IV PENGUJIAN ALAT

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA ALAT

RANCANG BANGUN SISTEM KEAMANAN RUANGAN DENGAN KAMERA PEMANTAU DAN NOTIFIKASI SMS BERBASIS MIKROKONTROLER (ARDUINO UNO)

Sifat gelombang elektromagnetik. Pantulan (Refleksi) Pembiasan (Refraksi) Pembelokan (Difraksi) Hamburan (Scattering) P o l a r i s a s i

BAB III PERANCANGAN ALAT

BAB V IMPLEMENTASI SISTEM DAN HASIL PENELITIAN

BAB 2 VOLUME DAN LUAS PERMUKAAN BANGUN RUANG SISI LENGKUNG

PENGEMBANGAN APLIKASI USER INTERFACE ANDROID UNTUK PENGUKUR JARAK BERBASIS ARDUINO DAN BLUETOOTH

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang dan Permasalahan

Untuk terang ke 3 maka Maka diperoleh : adalah

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB III PERANCANGAN ALAT

PROTOTIPE RADAR SEBAGAI PENDETEKSI OBJEK

BAB III PERANCANGAN SISTEM

PERANGKAT LUNAK PEMBENTUKAN BAYANGAN PADA CERMIN DAN LENSA. Nirsal Dosen tetap yayasan Universitas Cokroaminoto Palopo

BAB IV ANALISA DAN PENGUJIAN RADAR

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN RANGKAIAN

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

ROBOT PENJEJAK RUANGAN DENGAN SENSOR ULTRASONIK DAN KENDALI GANDA MELALUI BLUETOOTH

BAB IV HASIL PENGUJIAN DAN PENGAMATAN. lunak (software) aplikasi Android dan perangkat keras (hardware) meliputi

Menentukan Nilai Sin Cos Tangen (+/-) Di Berbagai Kuadran

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA DATA

IMPLEMENTASI BLUETOOTH HC-05 UNTUK MENGURANGI TINGKAT KECELAKAAN PADA PENGENDARA SEPEDA MOTOR

BAB IV HASIL PENGUJIAN DAN PENGAMATAN. pengujian perangkat lunak (software) dan kinerja keseluruhan sistem, serta analisa

BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang

ALAT UKUR SENSOR JARAK MEMANFAATKAN SENSOR ULTRASONIK SRF-05 BERBASIS MIKROKONTROLER PADA DINDING PARKIR

BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN APLIKASI

Doc Name: SIMAKUI2010FIS999 Doc. Version :

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

BAB VII KESIMPULAN DAN SARAN

A. LEMBAR IDENTITAS 1. Nama : 2. Nim : 3. Kelas : Geotermal IIA 4. Jurusan/Prodi : Fisika Geotermal 5. Kelompok : 1 6. Judul Percobaan : Indeks Bias

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA ALAT

ALAT UKUR JARAK PADA MOBIL BERBASIS SISTEM ULTRASONIK

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

LEMBARAN SOAL. Mata Pelajaran : FISIKA Sat. Pendidikan : SMA/MA Kelas / Program : XII ( DUA BELAS )

BAB III PERANCANGAN SISTEM

BAB I PENDAHULUAN. diindustri pariwisata. Pemanfaatan teknologi diindustri pariwisata sangat

BAB III PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

BAB IV ANALISA. TERSEBUT DIAPLIKASIKAN UNTUK PENDETEKSIAN CACAT DALAM PADA MATERIAL BAJA. DENGAN

PERANCANGAN ALAT PENGENDALI LAMPU MENGGUNAKAN SUARA BERBASIS ANDROID. :Arnold Sanurda NPM : Dosen Pembimbing :Dr. Debyo Saptono, ST., MT.

ALAMAN JUDUL JUDUL TUGAS AKHIR PENGAJUAN TEMA TUGAS AKHIR. Disusun oleh : Nama :... NIM :...

Antiremed Kelas 08 Fisika

BAB IV ANALISA. tersebut diaplikasikan untuk pendeteksian cacat dalam pada material baja. Dengan

Dibuat Oleh : Sinta Suciana Rahayu P / Dosen Pembimbing : Ir. Fitri Sjafrina, MM

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA

Gambar 4.1 Diagram Percobaan

BAB 7 KESIMPULAN DAN SARAN

III. METODE PENELITIAN

BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA ALAT

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISIS. Sebelum melakukan pengujian pada sistem Bottle Filler secara keseluruhan, dilakukan beberapa tahapan antara lain :

LEMBAR KERJA SISWA (LKS) /TUGAS TERSTRUKTUR - - GELOMBANG ELEKTROMAGNET - G ELO MB ANG ELEK TRO M AG NETIK

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN. Tabel 5.1 Analisis Gradasi Butiran sampel 1. Persentase Kumulatif (%) Jumlah Massa Tertahan No.

Fisika Optis & Gelombang

BAB IV ANALISA DAN PENGUJIAN ALAT. 4.1 Pengujian Articifial Horizon dan Heading Indicator

PANDUAN PENGEMASAN KEMASAN TEPAT UNTUK PENGEMASAN YANG TEPAT UNTUK BARANG-BARANG BESAR & MENGGUNAKAN PALET. DHL Express Excellence. Simply delivered.

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV PERANCANGAN ALAT

BAB IV PENGUJIAN DAN PENGUKURAN ALAT

BAB III METODE PENELITIAN

Kendaraan Otonom Berbasis Kendali Teaching And Playback Dengan Kemampuan Menghindari Halangan

BAB II TINJAUAN UMUM HUKUM-HUKUM OPTIK

II. METODOLOGI PERANCANGAN

IMPLEMENTASI SISTEM PENDETEKSI AIR KERUH MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER DENGAN SENSOR LIGHT DEPENDENT RESISTOR ( LDR)

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang

1. Jika periode gelombang 2 sekon maka persamaan gelombangnya adalah

Perancangan Sensor Kebakaran (Asap) Menggunakan Serat Optik Plastik

A. SIFAT-SIFAT CAHAYA

Lampiran 3 LEMBAR KERJA SISWA

RANGKUMAN MATERI GETARAN DAN GELOMBANG MATA PELAJARAN IPA TERPADU KELAS 8 SMP NEGERI 55 JAKARTA

Transkripsi:

BAB IV ANALISA DAN PENGUJIAN ALAT 4.1. Pengujian Radar Setelah semua komponen terpasang dan program selesai disusun, maka langkah berikutnya adalah melakukan pengujian Radar. Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui keberhasilan peralatan yang digunakan dan juga mengetahui fungsi dari Sketch yang telah dibuat untuk arduino maupun Processing. Data-data dan foto-foto dari hasil pengujian akan dicatat dan disimpan untuk bukti bahwa alat tersebut telah bekerja dengan baik. Kemudian hasilnya akan dijadikan bahan untuk analisa dan kesimpulan. Semua bagian dirangkai sesuai dengan perancangan desain yang telah di gambarkan dalam bab 3. Sebelum memasuki tahap percobaan, Check kembali peralatan dan perlengkapan yang akan kita uji. Setelah semua peralatan sudah pada posisinya, selanjutnya buka program Processing dan isi sketch yang terlampir setelah BAB 5 ini untuk menampilkan radar screen. Kemudian setelah itu nyalakan bluetooth pada smartphone dan sinkronkan dengan bluetooth pada Arduino. 58

59 Setelah sketch terisi dengan benar maka pengujian siap dilakukan. Disini penulis melakukan 6 kali percobaan dengan objek yang berbeda-beda, dari setiap percobaan dilakukan 3 kali pengukuran agar di dapat hasil yang valid. Berikut beberapa percobaan yang telah dilakukan : 4.1.1 Percobaan Pertama Object Kardus Percobaan Pertama pengukuran sudut dan jarak radar terhadap object yang terdeteksi dengan object kardus dengan tinggi 17,5 cm panjang 10,5 cm dan lebar 7 cm Gambar 4.1. Pengukuran 1 percobaan 1 dengan objek kardus pada radar screen Pada gambar 4.1 menunjukan radar mendeteksi objek berjarak 4-5cm pada radius 80⁰ 145⁰

60 Gambar 4.2. Pengukuran 1 percobaan 1 dengan objek kardus pada smartphone Sehingga dari pengukuran 1 pada percobaan 1 diatas, dapat dilihat pada radar screen dan Smartphone. Keduannya mendeteksi objek yangg sama yang berjarak 4 6 cm pada sudut 80⁰ 145⁰ dan terlihat pada lingkaran biru menunjukan kesamaan hasil antara smart phone dan radar screen. Gambar 4.3. Pengukuran 2 percobaan 1 dengan objek kardus pada radar screen

61 Pada gambar 4.3 menunjukan radar mendeteksi objek berjarak 14-17cm pada radius 40⁰ 80⁰. Gambar 4.4. Pengukuran 2 percobaan 1 dengan objek kardus pada smartphone Dari pengukuran 2 percobaan 1 diatas, dapat dilihat pada radar screan dan smartphone. Keduannya mendeteksi objek yang sama yang berjarak 14 17 cm pada sudut 40⁰ 80⁰ dan terlihat pada lingkaran biru menunjukan kesamaan hasil antara smart phone dan radar screen. Gambar 4.5. Pengukuran 3 percobaan 1 dengan objek kardus pada radar screen

62 Pada gambar 4.5 menunjukan radar mendeteksi objek berjarak 28-30 cm pada radius 80⁰ 100⁰. Gambar 4.6. Pengukuran 3 percobaan 1 dengan objek kardus pada smartphone Dari pengukuran 3 pada percobaan 1 diatas, dengan peletakan posisi objek yang berbeda dari setiap pengukuran, dapat dilihat pada radar screan dan smartphone. Bahwa keduannya menunjukan hasil yang sama dan tidak jauh berbeda antara hasil pengukuran jarak dan sudut yang di tampilkan pada smartpon dan Radar screan. Dan dari hasil percobaan itu pula membuktikan bahwa objek kardus bisa di deteksi oleh radar, dan terlihat pula pada lingkaran biru menunjukan kesamaan hasil jarak dan sudut antara smart phone dan radar screen.

63 4.1.2 Percobaan Kedua Object Plastik Percobaan Kedua pengukuran sudut dan jarak radar terhadap object yang terdeteksi dengan object plastik dengan tinggi object 14 cm dan diameter 4 cm Gambar 4.7. Pengukuran 1 percobaan 2 dengan objek plastik pada radar screen Pada gambar 4.7 menunjukan radar mendeteksi objek berjarak 18-20 cm pada radius 70⁰ 85⁰. Gambar 4.8. Pengukuran 1 percobaan 2 dengan objek plastik pada smartphone

64 Dari pengukuran 1 pada percobaan 2 diatas, dapat dilihat pada radar screan dan smartphone. Keduannya mendeteksi objek yang sama yang berjarak 18 20 cm pada pada radius 70⁰ 85⁰ dan terlihat pula pada lingkaran biru menunjukan kesamaan hasil jarak dan sudut antara smart phone dan radar screen.. Gambar 4.9. Pengukuran 2 percobaan 2 dengan objek plastik pada radar screen Pada gambar 4.9 menunjukan radar mendeteksi objek berjarak 7-10 cm pada radius 160⁰ 180⁰. Gambar 4.10. Pengukuran 2 percobaan 2 dengan objek plastik pada smartphone

65 Dari pengukuran 2 pada percobaan 2 diatas, dapat dilihat pada radar screan dan smartphone. Keduanya mendeteksi sebuah objek berjarak 7 9 cm pada radius 160⁰ 180⁰ dan terlihat pada lingkaran biru menunjukan kesamaan hasil antara smart phone dan radar screen. Gambar 4.11. Pengukuran 3 percobaan 2 dengan objek plastik pada radar screen Pada gambar 4.11 menunjukan radar mendeteksi objek berjarak 75-80 cm pada radius 160⁰ 180⁰ Gambar 4.12. Pengukuran 3 percobaan 2 dengan objek plastik pada smartphone

66 Dari pengukuran 3 pada percobaan 2 diatas, dengan peletakan posisi objek yang berbeda dari setiap pengukuran, dapat dilihat pada radar screan dan smartphone. Bahwa keduannya menunjukan hasil yang sama dan tidak jauh berbeda antara hasil pengukuran jarak dan sudut pada smartphon dan Radar screan. Dan dari hasil percobaan itu pula membuktikan bahwa objek plastik bisa di deteksi oleh radar 4.1.3 Percobaan Ketiga Object Busa Percobaan Ketiga pengukuran sudut dan jarak radar terhadap object yang terdeteksi. Dengan object busa dengan tinggi 22 cm, panjang 9,5 cm, lebar 4 cm. Gambar 4.13. Pengukuran 1 percobaan 3 dengan objek busa pada radar screen

67 Gambar 4.14. Pengukuran 1 percobaan 3 dengan objek busa pada smartphone Dari pengukuran 1 pada percobaan 3 dapat dilihat hasil pengukuran pada radar screan dan smartphone. Bahwa radar tidak biasa mendeteksi objek busa di depannya. Gambar 4.15. Pengukuran 2 percobaan 3 dengan objek busa pada radar screen Pada gambar 4.15 Juga masih menunjukan radar tidak bisa mendeteksi objek busa meskipun objek sudah di pindahkan

68 Gambar 4.16. Pengukuran 2 percobaan 3 dengan objek busa pada smartphone Pada gambar 4.16 menunjukan radar mendeteksi objek berjarak 7-10 cm pada radius 160⁰ 180⁰. Gambar 4.17. Pengukuran 3 percobaan 3 dengan objek busa pada radar screen Pada gambar 4.17 Juga masih sama radar masih tidak bisa mendeteksi objek busa meskipun objek sudah di pindahkan dari yang sebelumnya

69 Gambar 4.18. Pengukuran 3 percobaan 3 dengan objek busa pada smartphone Dari pengukuran 3 pada percobaan 3 dengan peletakan posisi objek yang berbeda dengan pengukuran 1 & 2, memastikan bahwa radar tidak bisa mendeteksi objek busa. Dikarenakan objek busa yang tidak bisa memantulkan gelombang ultrasonic sehingga gelombang ultrasonic diserap oleh busa. 4.1.4 Percobaan Keempat Object Styrofoam Percobaan Keempat pengukuran sudut dan jarak radar terhadap object yang terdeteksi. Dengan object Styrofoam dengan tinggi 12 cm lebar 0,5 cm, panjang 11

70 Gambar 4.19. Pengukuran 1 percobaan 4 dengan objek Styrofoam pada radar screen Pada gambar 4.19 menunjukan radar mendeteksi objek berjarak 28-30 cm pada radius 100⁰ 120⁰. Gambar 4.20. Pengukuran 1 percobaan 4 dengan objek Styrofoam pada smartphone Dari pengukuran 1 percobaan 4 diatas dapat dilihat pada radar screan dan smartphone. Bahwa radar mendeteksi sebuah objek berbentuk Styrofoam yang berjarak 28 30 cm pada sudut 100⁰ 120⁰ dan terlihat pada lingkaran biru menunjukan kesamaan hasil antara smart phone dan radar screen.

71 Gambar 4.21. Pengukuran 2 percobaan 4 dengan objek Styrofoam pada radar Screen Pada gambar 4.21 menunjukan radar mendeteksi objek berjarak 18-20 cm pada radius 110⁰ 130⁰. Gambar 4.22. Pengukuran 2 percobaan 4 dengan objek Styrofoam pada smartphone Dari pengukuran 2 percobaan 4 diatas dapat dilihat pada radar screan dan smartphone. Bahwa radar mendeteksi sebuah objek berbentuk Styrofoam yang

72 berjarak 18 20 cm pada sudut 110⁰ 130⁰ dan terlihat pada lingkaran biru menunjukan kesamaan hasil antara smart phone dan radar screen. Gambar 4.23. Pengukuran 3 percobaan 4 dengan objek Styrofoam pada radar screen Pada gambar 4.23 menunjukan radar mendeteksi objek berjarak 37-39 cm pada radius 34⁰ 60⁰. Gambar 4.24. Pengukuran 3 percobaan 4 dengan objek Styrofoam pada smartphone Dari hasil pengukuran 3 pada percobaan 4 diatas, dengan peletakan posisi objek yang berbeda dengan pengukuran 1 & 2, dapat dilihat pada radar screan dan

73 smartphone. Bahwa radar mendeteksi sebuah objek berjarak 37 39 cm pada sudut 34⁰ 60⁰. Dari hasil percobaan 4 diatas sudah bisa membuktikan bahwa objek styrofoam bisa di deteksi oleh radar bahkan pada jarak maksimum radar 39 cm bisa terdeteksi, yang merupakan jarak maksimum radar. 4.1.5 Percobaan Kelima Object Gelas Kaca Percobaan Kelima pengukuran sudut dan jarak radar terhadap object. dengan object gelas kaca dengan tinggi 12,5 cm diameter 9 cm. Gambar 4.25. Pengukuran 1 percobaan 5 dengan objek gelas kaca pada radar screen Pada gambar 4.25 menunjukan radar mendeteksi objek gelas kaca pada jarak 24 26 cm pada radius 100⁰ 120⁰ dan terlihat pada lingkaran biru menunjukan kesamaan hasil antara smart phone dan radar screen.

74 Gambar 4.26. Pengukuran 1 percobaan 5 dengan objek gelas kaca pada smartphone Dari pengukuran 1 percobaan 5 diatas dapat dilihat pada radar screan dan smartphone. Bahwa radar mendeteksi sebuah objek yang berjarak 24 26 cm pada sudut 100⁰ 120⁰ dan terlihat pada lingkaran biru menunjukan kesamaan hasil antara smart phone dan radar screen. Gambar 4.27. Pengukuran 2 percobaan 5 dengan objek gelas kaca pada radar screen

75 Gambar 4.28. Pengukuran 2 percobaan 5 dengan objek gelas kaca pada smartphone Dari pengukuran 2 percobaan 5 diatas dapat dilihat pada radar screan dan smartphone. Bahwa Radar mendeteksi sebuah objek yang berjarak 32 34 cm pada sudut 1⁰ 20⁰ dan terlihat pada lingkaran biru menunjukan kesamaan hasil antara smart phone dan radar screen. Gambar 4. 29. Pengukuran 3 percobaan 5 dengan objek gelas kaca pada radar screen Pada gambar 4.28 menunjukan radar mendeteksi objek gelas kaca pada jarak 34 37 cm pada radius 160⁰ 170⁰

76 Gambar 4. 30. Pengukuran 3 percobaan 5 dengan objek gelas kaca pada smartphone Dari pengukuran 3 percobaan 5 diatas dapat dilihat pada radar screan dan smartphone. Bahwa Radar mendeteksi sebuah objek yang berjarak 34 37 cm pada sudut 160⁰ 170⁰. Dan membuktikan gelas kaca bisa memantulkan gelombang ultrasonic 4.1.6 Percobaan Keenam Object tekstil Percobaan Keenam pengukuran sudut dan jarak radar terhadap object tekstil dengan tinggi objek 17 cm.

77 Gambar 4. 31. Pengukuran 1 percobaan 6 dengan objek tekstil pada radar screen Pada gambar 4.31 menunjukan radar bisa mendeteksi objek tekstil Gambar 4.32. Pengukuran 1 percobaan 6 dengan objektekstil pada smartphone Dari pengukuran 1 pada percobaan 6 dapat dilihat pada radar screan dan smartphone. Bahwa Radar tidak bisa mendeteksi objek tekstil di depannya.

78 Gambar 4. 33. Pengukuran 2 percobaan 6 dengan objek tekstil pada radar screen Pada gambar 4.33 menunjukan radar bisa mendeteksi objek tekstil Gambar 4. 34. Pengukuran 2 percobaan 6 dengan objek tekstil pada smartphone Dari pengukuran 2 pada percobaan 3 dengan peletakan posisi objek yang berbeda dengan pengukuran 1 & 2, membuktikan bahwa radar tidak bias mendeteksi objek tekstil

79 Gambar 4. 35. Pengukuran 3 percobaan 6 dengan objek tekstil pada radar screen Pada gambar 4.35 menunjukan radar bisa mendeteksi objek tekstil Gambar 4. 36. Pengukuran 3 percobaan 6 dengan objek tekstil pada smartphone Dari pengukuran 3 pada percobaan 6 dengan peletakan posisi objek yang berbeda dengan pengukuran 1 & 2, membuktikan bahwa objek tekstil tidak bisa di

80 deteksi oleh radar. Dikarenakan objek tekstil yang sama seperti busa yaitu menyerap gelombang ultrasonic. Dari beberapa percobaan dan pengukuran yang telah dilakukan terdapat beberapa objek yang tidak terdeteksi oleh radar. Berikut hasil dari percobaan dan pengukuran yang di rangkum dalam Tabel 4.1

81 4.1. Tabel hasil percobaan dan pengukuran pada Smartphone dan Processing Percobaan Pengukuran Objek 1 2 3 4 5 6 Tinggi objek (cm) Panjang (cm) Lebar (cm) Diameter (cm) Terdeteksi (Jarak cm ) Terdeteksi (Sudut ⁰ ) 1 4-6 80-130 2 Kardus 17.5 10,5 7 14-17 40-80 3 28-30 80-100 1 18-20 70-85 Botol 2 14 4 7-9 160-180 Plastik 3 18-20 85-90 1 - - 2 Busa 22 9,5 4 - - 3 - - 1 28-30 100-120 2 Styrofoam 12 11 0,5 18-20 110-130 3 37-39 34-60 1 24-26 100-120 2 Gelas Kaca 12,5 9 32-34 1-20 3 34-37 160-170 1 - - 2 Tekstil 17 - - 3 - - Buzzer Bunyi Bunyi Tidak Bunyi Bunyi Bunyi Tidak Bunyi Note : (-) Tidak terdeteksi oleh radar