KEBUGARAN JASMANI BAGI ATLET

dokumen-dokumen yang mirip
PROSES DLM TUBUH AIR

BAB I PENDAHULUAN. Permainan sepak bola merupakan salah satu olahraga endurance beregu

KEBUTUHAN DAN PENGATURAN MAKAN SELAMA LATIHAN, PERTANDINGAN, DAN PEMULIHAN Dr.dr.BM.Wara Kushartanti, MS FIK-UNY

Kesinambungan Energi dan Aktifitas Olahraga. (Nurkadri)

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

12 PESAN DASAR NUTRISI SEIMBANG

DEPARTEMEN GIZI MASYARAKAT FAKULTAS EKOLOGI MANUSIA INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2011

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB V PEMBAHASAN. jam yang dilakukan sebanyak 2 kali yaitu pada hari latihan dan hari tidak

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah

GIZI. Pentingnya makanan bagi kesehatan Makanan bergizi Syarat dan Nilai makanan sehat Zat makanan yang mengganggu kesehatan

BAB I PENDAHULUAN. sama lain. Elektrolit terdiri dari kation dan anion. Muatan positif merupakan hasil pembentukan dari kation dalam larutan.

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Prestasi olahraga yang menurun bahkan di tingkat ASEAN menjadi suatu

PELATIHAN PROGRAM KEBUGARAN BAGI INSTRUKTUR FITNESS SE-KABUPATEN MAGELANG

ROLE OF NUTRITION TO WIN A MATCH

MODUL 9 KEBUTUHAN ZAT GIZI DAN JUMLAH KALORI YANG DIPERLUKAN OLEH ATLET

4/11/2015. Nugroho Agung S.

Hari - 1: Kurangi Kalori bukan Makanan Kalori di sini adalah perkiraan

HUBUNGAN TINGKAT KONSUMSI KARBOHIDRAT, PROTEIN DAN LEMAK DENGAN KESEGARAN JASMANI ANAK SEKOLAH DASAR DI SD N KARTASURA I SKRIPSI

Masa nifas adalah masa dimulai beberapa jam sesudah lahirnya plasenta sampai 6 minggu setelah melahirkan (Pusdiknakes, 2003:003). Masa nifas dimulai


Kehamilan akan meningkatkan metabolisme energi karena itu kebutuhan energi dan zat gizi lainnya juga mengalami peningkatan selama masa kehamilan.

MODUL 10 PEDOMAN MAKANAN BAGI OLAHRAGAWAN

EMPAT PILAR GIZI SEIMBANG

Nutrisi untuk Mendukung Tenaga Kerja yang Sehat dan Produktif. dr. Yulia Megawati

Pemanfaatan Energi dalam Olahraga

Dr.Or. Mansur, M.S. Dr.Or. Mansur, M.S

GIZI SEIMBANG PADA USIA DEWASA

PENGARUH PEMBERIAN PISANG (MUSA PARADISIACA) TERHADAP KELELAHAN OTOT (AEROB DAN ANAEROB) PADA ATLET SEPAK TAKRAW

Milik MPKT B dan hanya untuk dipergunakan di lingkungan akademik Universitas Indonesia

MAKALAH MATA KULIAH PANGAN DAN GIZI HASIL TERNAK. Oleh : Titian Rahmad S. H

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. interval-interval yang berupa masa-masa istirahat. Interval training dapat

PENDAHULUAN. Masalah pangan: ketersediaan pangan; kerawanan konsumsi pangan oleh pengaruh kemiskinan, pendidikan rendah & pantangan terhadap makanan

BAB 1 PENDAHULUAN. gizi olahraga yang benar dan professional (Depkes RI, 2002).

BAB I PENDAHULUAN. A. LatarBelakang Masalah. Lari jarak pendek (sprint) adalah lari yang menempuh jarak antara 100

BAB I PENDAHULUAN. wanita atau laki-laki sampai anak-anak, dewasa, dan orangtua bahwa dengan

19/02/2016. Siti Sulastri, SST

8 Cara Menurunkan Kadar Gula Secara Alami

REKOMENDASI GIZI UNTUK ANAK SEKOLAH. YETTI WIRA CITERAWATI SY, S.Gz, M.Pd

EMPAT PILAR GIZI SEIMBANG

Pola hidup sehat untuk penderita diabetes

DISLIPIDEM IA. Gangguan Metabolisme Lemak (Kolesterol, Trigliserid)

DIET PASIEN HEMODIALISA (CUCI DARAH)

b. Sebagai bahan bakar dimana panas yang terjadi diubah menjadi tenaga.

SISTEM ENERGI DAN ZAT GIZI YANG DIPERLUKAN PADA OLAHRAGA AEROBIK DAN ANAEROBIK. dr. Laurentia Mihardja, MS *

BAB I PENDAHULUAN. lain. Elektrolit terdiri dari kation dan anion. Kation ekstraseluler utama adalah natrium (Na + ), sedangkan kation

Pola Makan Sehat. Oleh: Rika Hardani, S.P.

BAB I PENDAHULUAN. statis artinya normalnya fungsi alat-alat tubuh pada waktu istirahat dan sehat

HUBUNGAN PERSEPSI BODY IMAGE DAN KEBIASAAN MAKAN DENGAN STATUS GIZI ATLET SENAM DAN ATLET RENANG DI SEKOLAH ATLET RAGUNAN JAKARTA

MEMBANGUN PRESTASI OLAHRAGA BERDASAR ILMU OLAHRAGA

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. landasan awal dalam pencapaian prestasi (M. Sajoto, 1988)

GIZI WANITA HAMIL SEMESTER VI - 6 DAN 7

Specific Dynamic Action

BAB II Pembahasan Kajian teoritis

BAB I PENDAHULUAN. remaja akhir dan dewasa awal berdasarkan tahap perkembangannya, yaitu

SISTEM PENCERNAAN PADA MANUSIA. Drs. Refli., MSc

Gizi Olahraga. Badraningsih L./UNY

Penyakit Diabetes Bisa Disembuhkan Seutuhnya..?

PERAN NUTRISI BAGI OLAHRAGAWAN V

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

TI T PS K ESEHATA T N 1

ENERGI IPA UNTUK KELAS 7 SMP.

ASUPAN BAHAN MAKANAN DAN GIZI BAGI ATLET RENANG. Sabar Surbakti*

METODE PEMBINAAN KEBUGARAN ATLIT *) Oleh: Eka Swasta Budayati (FIK UNY)

GIZI DAUR HIDUP. Rizqie Auliana, M.Kes

MAKANAN SEHAT DAN MAKANAN TIDAK SEHAT BAHAN AJAR MATA KULIAH KESEHATAN DAN GIZI I

Oleh Cerika Rismayanthi, M.Or. Ahmad Nasrulloh, M.Or. Fatkhurahman Arjuna, M.Or. (TIM PENGAMPU)

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

HEALTH SECRET. Q & S Dept Travira Air

Mendesain Pangan untuk Atlit Berdasarkan Indek Glikemik. Oleh : Arif Hartoyo HP :

NARASI KEGIATAN PENGABDIAN MASYARAKAT PENYULUHAN PENENTUAN STATUS GIZI DAN PERENCANAAN DIET. Oleh : dr. Novita Intan Arovah, MPH

BAB I PENDAHULUAN. melekat kecintaanya terhadap cabang olahraga ini. Sepuluh tahun terakhir ini

GIZI SEIMBANG BALITA OLEH : RINA HASNIYATI, SKM, M.Kes

SMP kelas 9 - BIOLOGI BAB 16. SISTEM PENCERNAANLatihan Soal 16.1

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Irman Rediansyah, 2015

KEBUTUHAN NUTRISI PADA ANAK. ANITA APRILIAWATI, Ns., Sp.Kep An Pediatric Nursing Department Faculty of Nursing University of Muhammadiyah Jakarta

First things first, the FACTS! 1. Karbohidrat

BAB I PENDAHULUAN. anaerobik adalah lari cepat jarak pendek, interval training, lari seratus. yard, renang sprint, serta bersepeda cepat.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. pengalaman langsung maupun dari pengalaman orang lain (Notoatmodjo, 2005, hal. 3

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

PMS semakin berat setelah melahirkan beberapa anak, terutama bila pernah mengalami kehamilan dengan komplikasi seperti toksima.

PERAN NUTRISI BAGI OLAHRAGAWAN. Oleh: Sigit Nugroho

Semua karbohidrat berasal dari tumbuhtumbuhan

GIZI KESEHATAN MASYARAKAT. Dr. TRI NISWATI UTAMI, M.Kes

NUTRISI PADA ATLET dr. Ermita I.Ilyas, MS

WARNING!! SUPLEMEN BUKAN OBAT DAN TIDAK ADA HASIL INSTAN DARI SEMUA INI, SUPLEMEN ADALAH PRODUK PENAMBAH NUTRISI TUBUH ANDA.

Seimbangkan Kadar Gula Darah Anda Sekarang

Pakan ternak. Dibutuhkan oleh ternak untuk : 1. Hidup pokok 2. Pertumbuhan 3. Produksi 4. Mengganti sel yang rusak pada jaringan

OBAT-OBATAN DALAM OLAHRAGA (Zat Ergogenik) Oleh: Dr.dr.BM.Wara Kushartanti, MS Klinik Terapi Fisik FIK-UNY

KARBOHIDRAT. M. Anwari Irawan. Sports Science Brief

BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN KERANGKA TEORI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

PENATALAKSANAAN DIIT PADA HIV/AIDS. Susilowati, SKM, MKM.

BAB I PENDAHULUAN. dapat mengkonsumsi berbagai jenis pangan sehingga keanekaragaman pola

BAB I PENDAHULUAN. masyarakat. Fenomena ini disambut baik sebagai wujud kemajuan. pembangunan dan perkembangan teknologi. Namun, di sisi lain

MAKANAN FORMULA WHO. dr. Benny Soegianto, MPH KONSUMEN DARI MAKANAN FORMULA WHO. Anak Gizi Buruk

TINJAUAN PUSTAKA Olahraga endurance Strength training Klasifikasi Olahraga

Transkripsi:

KEBUGARAN JASMANI BAGI ATLET Danardono Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Yogyakarta

3 FAKTOR yang mempengaruhi Derajat Kesehatan & Kebugaran : Makan Keseimbangan MIO & Soul Istirahat Latihan 12

2 Cukup Energi Cukup Vitamin Cukup Mineral Cukup Air Cukup Kualitas & Kuantitasnya Higienis & Proporsional

SEBERAPA BANYAK MAKANAN YG DIPERLUKAN ATLET? JENIS MAKANAN APA SAJA YG DIPERLUKAN ATLET? KAPAN MAKANAN DIKONSUMSI? MAKANAN APA YG TDK BOLEH DIKONSUMSI ATLET? 3

4.. Tidak ada makanan Khusus untuk meningkatkan prestasi, namun makanan yang salah dapat mengganggu, bahkan akan menyirnakan prestasi..

MAKANAN OLAHRAGAWAN Pada dasarnya tidak berbeda dengan makanan bukan olahragawan kecuali jumlah karbohidrat yang lebih besar Peran utama mendukung tercapainya dan terpertahankannya kondisi yg diperoleh dari latihan Menyediakan energi baik sewaktu latihan maupun bertanding Perlu dipertimbangkan: anthropometri, faal-metabolisme tubuh, cita-rasa, kebiasaan, kepercayaan, selera, dan daya cerna 5

KARBOHIDRAT 6 Polisakarida (tak berasa), disakarida (manis), monosakarida (manis), dibagi juga berdasar indeks glikemik. Usus hanya bisa menyerap monosakarida Disimpan di tubuh dalam jumlah terbatas. Bentuk simpanan: Glikogen di otot dan hati, serta glukosa di darah (1% massa otot, 8-10% massa hati) Kelebihan Kh disimpan sebagai lemak Latihan akan menambah kapasitas glikogen Ada usaha glikogen loading Bisa dimetabolisir secara aerob dan anaerob

KARBOHIDRAT : Orang dewasa perlu KH: 8-12 Gr/Kg BB/hari Kebutuhan minimal 50-100 Gr/ hari cegah Ketosis (gejala: banyak urine,mual, lelah, pening) Atlet Perlu KH : 9-10 gr/kg BB/ Hari. 60-65 % dari kebutuhan energi total/hari Diutamakan karbohidrat kompleks. 1 Gr KH= 4 cal. 7 KARBOHIDRAT KOMPLEKS Tepung, mie, bihun, pasta, roti, beras/nasi, kentang, talas, ubi, jagung, sagu, buah-buahan KARBOHID. SEDERHANA Gula, sirup, madu, makanan bergula

LEMAK Sumber energi paling efisien Semakin terlatih akan lebih banyak memanfaatkan lemak sehingga menghemat glikogen (konsumsi 20-25%total energi) Hanya bisa dimetabolisir secara aerobik karena miskin Oksigen Sblm digunakan trigliserid dipecah jadi gliserol dan asam lemak Disamping di sel otot, ada sel lemak yg khusus untuk menyimpan kelebihan lemak 8

LEMAK Orang dewasa perlu LMK: 0.5-1,0 Gr/Kg BB/hari Sumber Lemak : Hewani : Mentega, susu, Keju, KuningTelur, daging, ikan, kerang. Nabati : biji, zaitun, kelapa, jagung. Lemak tak jenuh (Jagung, zaitun, mente) Lemak Jenuh (Daging sapi, biri-biri, kelapa, kelapa sawit, kuning telur) Lemak jenuh (ciri:keruh) Radikal bebas & Hiperkolesterolemia. Kebutuhan maksimal 20-25 % dari kebutuhan energi total/hari 1 Gr LMK = 9 cal. 9

PROTEIN Peran utama utk pemulihan jaringan & pembentukan otot sbg hasil latihan, hormon, enzim dll Sebagai sumber energi kalau terpaksa, sehingga pada olahraga kebutuhannya relatif tdk meningkat, kecuali sesudahnya Kebutuhan 1,2 1,5 gram/kg BB, lebih dari 2 gr tdk dianjurkan krn membebani ginjal, dan SDA nya tinggi Banyak mitos terkait protein 10

PROTEIN : Orang dewasa perlu PRT : 0.8-1,0 Gr/Kg BB/hari Atlet cabor kekuatan& kecepatan perlu PRT 1.2 1.7 Gr/Kg BB/hari Atlet cabor endurance perlu PRT 1.2 1.4 Gr/Kg BB/hari Sumber Protein : Hewani ( first Class Protein) : mengandung asam amino esensial lebih banyak, misal : Daging, telur. Nabati ( Scond Class Protein): tempe, kacang-kacangan. Protein Hewani biasanya juga mengandung lemak Konsumsi Protein Hewani : Nabati sebaiknya 1:1. Kebutuhan maksimum 15-20 % dari kebutuhan energi total/ hari Konsusmsi protein berlebihan merugikan 1 Gr PRT = 4 cal. 11

ENERGI/ HARI ( Calori) % PROTEIN 2.500 15 % 3.000 4.000 13 14 % 4.500 5.000 10-12 % Akibat terlalu banyak konsumsi protein antara lain: 12 Kelebihan Protein disimpan tubuh dalam bentuk lemak Memperberat kerja hati dan ginjal, untuk membuang nitrogen pada metabolisme asam amino (deaminasi). Produksi urine berlebihan dapat menganggu penampilan Mineral-mineral penting seperti potasium, kalium, magnesium akan terbuang bersama urine dehidrasi. Protein bukan energi yang siap pakai, proses metabolisme memerlukan waktu yang lama. Protein merupakan sumber energi yang kurang efisien oleh karena SDA (specific Dynamic Action ) cukup besar yakni 30-40 % padahal SDA karbohidrat hanya 6-7 % dan SDA Lemak 4-14 %.

VITAMIN FungsiVitamin : terutama sbg zat pengatur, dalam penyediaan energi, vit. berperan sbg biokatalisator (memperlancar proses metabolisme energi) dan sbg zat anti oksidan : Vit. A, C, dan E. Kebutuhan vitamin relatif sedikit, Makin besar jumlah penggunaan energi, makin besar kebutuhan vitamin Dengan makanan sehat gizi berimbang dan kebiasaan minum jus buah kebutuhan vitamin akan tercukupi, tak perlu obat/suplemen. Multivitamin diperlukan apabila atlet kesulitan sumber alami (Program penurunan BB, setelah sakit, cedera/kasus kesehatan lain) Pada saat berolahraga, konsumsi vitamin tak menaikkan performa KelebihanVitamin ( Hipervitaminose) B & C ( larut air) KebthnVit C < 500 mg/hr, bila berlebihan akan dibuang lewat urine & membebani ginjal A D E K ( larut Lemak ) Toksik 13

MINERAL Fungsi mineral : Unsur penting terutama sbg zat pengatur, memelihara fungsi saraf dlm penghantaran; membantu dlm kontraksi otot jantung dan otot rangka, serta sebagai Zat Anti Oksidan : Selenium (sea food, daging, beras) Mineral penting: natrium, kalium, calcium, fosfor, zat besi, dan selenium Semakin terlatih keringat encer, hemat mineral Empat sehat lima sempurna cukup mengand. mineral, tak perlu tablet garam Perhatikan alarm tubuh 14

15 AIR Fungsi cairan tubuh : media transportasi pembuangan sisa metabolik, menjaga temperatur tubuh, menjaga keseimbangan volume darah. Kebutuhan mutlak dng jumlah lebih besarorang dewasa rata 2500 ml/hari, atlet perlu air mencapai 4000 ml/hari Saat bertanding hanya mampu menyerap 800 1000 ml/jam atau segelas air/15 menit Minum sekaligus banyak : membebani lambung, menurunkan kadar garam dlm jaringan, keringat berlebih Kelebihan : dibuang, kurang : ada rasa haus Bersama mineral dan glukosa diserap lebih cepat

DAMPAK KEKURANGAN CAIRAN Kekurangan cairan Akibat 1% dari Berat Tubuh Prestasi menurun 3-5 % dari Berat Tubuh Fungsi sirkulasi terganggu 25 % dari Berat Tubuh Kematian 16

KESEIMBANGAN CAIRAN Minum : 1200 Ml Urine : 1500 Ml Makanan : 1000 ml Keringat : 600 ml Sisa metab : 350 Ml 2550 Ml Paru : 350 Ml Feces : 100 ml 2550 Ml 17

Sport? Gerak Badan Sukan Sport 18

Kegiatannya : Semua Jenis Permainan dalam OR (Sepak Bola, Voli, Basket, Hockey, Sofball/Baseball Tujuan : Rekreatif Menyenangkan Menyehatkan Menghibur Melestarikan Nilai-Nilai : Budaya, Tradisi, Adat Istiadat. dll Semua Jenis Olahraga Kebugaran, Kesenangan dan yang berhubungan dengan Budaya, Tradisi dan Adat Istiadat (Mendaki Gunung, Rafting, Caving, Surfing, Hiking, Climbing, dll) Permainan Budaya (Jamuran, Lompat Tali, Gobak Sodor, Perang, Tarik Tambang, dll 19

Kegiatannya : 20 Tujuan : Membentuk Manusia Indonesia Seutuhnya melalui Olahraga Rekreatif, Prestatif Menyenangkan Menyehatkan Menghibur Melestarikan Nilai-Nilai : Nasionalisme, Budaya, Tradisi, Adat Istiadat. dll Semua hal yang berhubungan dengan pengembangan diri mlalui keterampilan fisik, (olah fisik, olah fikir dan olah rasa) Semua Jenis Olahraga (Sepak Bola, Voli, Basket, Hockey, Sofball/Baseball, dll) Semua Jenis Olahraga yg berhubungan dgn peningakatan Kebugaran jasmani Siswa, pengembagan Kesenangan/hobby dan tidak meninggalkan nilai Budaya Daerah/nasional

Kegiatannya : Semua hal yang berhubungan dengan pengembangan diri (olah fisik, fikir dan olah rasa) Tujuan : Membentuk Manusia Indonesia Seutuhnya melalui Olahraga Prestatif Dapat melestarikan Nilai-Nilai : Olahraga (Sportifitas, Respect and Responsible), Nasionalisme, Budaya, Tradisi, Adat Istiadat. dll 21 Semua Jenis Olahraga Prestasi (Aeromodeling, Anggar, Angkat Besi dan Ang. Berat, Atletik, Balap Motor dan Sepeda, Basket, Berkuda, Dayung, Gulat, Hockey, Judo, Karate, Kempo, Menembak, Panahan, Panjat Tebing, Renang, Senam, Sepak Bola, Sepak Takraw, Tae Kwon Do, Tenis Lapangan dan T. Meja, Voli, Sofball/Baseball, Ski, dll

KEBUGARAN (FITNESS) Kemampuan fisik seseorang dalam melakukan kegiatan atau kerja seharihari secara efisien tanpa timbul suatu kelelahan yang berarti. 22

FITNESS Press Ups (LATIHAN KEBUGARAN) Sit Ups Suatu proses yang sistematis dengan menggunakan rangsang gerak yang bertujuan untuk meningkatkan atau mempertahankan kualitas fungsional tubuh, dalam hal ini meliputi : a. kualitas daya tahan jantung-paru (cardio- respirasi), b. kekeuatan dan daya tahan otot (muscle strength and muscle endurance), c. kelentukan (flexibility), dan d. komposisi tubuh. Bench Press 23

PRINSIP/KONSEP DASAR LATIHAN FITNESS 1. Pilih latihan yang efektif dan aman 2. Kombinasikan latihan dengan pola hidup 3. Latihan harus punya sasaran yang jelas 4. Pembebanan harus overload dan progress 5. Latihan bersifat spesific (khusus) dan individual 6. Latihan bersifat reversible (kembali asal) 7. Latihan harus terus dan berkelanjutan (continuitas) 8. Lakukan dengan urutan/tahapan yang benar 9. Latihan berkonsep : frekuensi intensity time 24

LATIHAN KEBUGARAN Konsep dasar : 1. Energi Output = Energi Input 2. Pilih latihan yang efektif dan aman 3. Kombinasikan latihan dengan pola hidup (diet dan istirahat) 4. Sasaran latihan : kebugaran dan daya tahan otot jantung-paru 5. Latihan meningakat secara bertahap, terus-menerus dan berkelanjutan 6. Lakukan dengan urutan/tahapan yang benar : pemanasan, latihan inti dan penenangan 7. Hindari cara (latihan) yang salah dan merugikan 25

Latihan untuk Meningkatkan Kebugaran 1. Karakter Gerak Latihan : Areobik, melibatkan hampir seluruh otot tubuh (besar dan kecil), kontinyu, ritmik/berirama 2. Tujuan/Sasaran Latihan : a. Utama : Kebugaran dan daya tahan otot jantung-paru b. Pelengkap : Pengencangan otot (muscle toning) dan pembentukan (shaping) 3.Jenis Latihan : a. Utama : Jogging, bersepeda, senam aerobik, renang b. Pelengkap : Latihan beban (weigth training) 26

Program Latihan Kebugaran Jenis Latihan Takaran Latihan Keterangan 27 Latihan Utama : jogging, bersepeda, senam aerobik, renang Latihan Pelengkap: Latihan Beban / Weigth Training Frekuensi : 3 5 x/week Intensitas : 65 85 % MHR Durasi : 20 60 minuts Frekuensi : 3 4 x/week Intensitas : < 70 % RM Repetis Set : 12 20 x : 2 3 set Recovery : 30 60 / sesi 2 5 / set Tingkatkan latihan secara bertahap Latih sluruh otot Jml pos : 12-20 Irama : lancar Metode : circuit t, set system,super n compound set

28 29

PENINGKATAN PERSENTASE HASIL LATIHAN APABILA DILATIH SECARA EKSKLUSIF : KECEPATAN 10 % KELENTUKAN 3 29 0 KEKUATAN 300 % DAYA TAHAN 700 %

Thankyouforyourattentions Terima kasih dan Matur nuwun Arigato Gozaimasu 30

Latihan untuk Menurunkan Berat Badan 31 Konsep dasar : 1. Energi Output > Energi Input 2. Pilih latihan yang efektif dan aman 3. Kombinasikan latihan dengan pola hidup (diet dan istirahat) 4. Sasaran latihan : pembakaran lemak dan daya tahan otot jantungparu 5. Latihan meningakat secara bertahap, terus-menerus dan berkelanjutan 6. Lakukan dengan urutan/tahapan yang benar : pemanasan, latihan inti dan penenangan 7. Turunkan BB secara bertahap, yang aman : 0,5-1 kg /week 8. Hindari cara yang salah dan merugikan (menggunakan obat-obatan, sauna dll) 9. Perhatikan program dasar (aerobic foundation and theraphy) 10. Ingat! Kegagalan program mungkin karena kemalasan latihan

LATIHAN untuk MENURUNKAN BERAT BADAN 1. Karakter Gerak Latihan : Areobik, melibatkan hampir seluruh otot tubuh (besar dan Kecil), kontinyu, ritmik/berirama 2. Tujuan/Sasaran Latihan : a. Utama : Pembakaran lemak dan daya tahan otot jantung-paru b. Pelengkap : pengencangan otot (muscle toning) dan pembentukan (shaping) 3. Jenis Latihan : a. Utama : jogging, bersepeda, senam aerobik, renang b. Pelengkap : latihan beban (weigth training) 32

Program Latihan Penurunan BB Jenis Latihan Takaran Latihan Keterangan 33 Latihan Utama : jogging, bersepeda, senam aerobik, renang Latihan Pelengkap: Latihan Beban / Weigth Training Frekuensi : 3 5 x/week Intensitas : 65 85 % MHR Durasi : 20 60 minuts Frekuensi : 3 4 x/week Intensitas : < 70 % RM Repetis : 15 20 x Set : 2 3 set Recovery : 30 60 / sesi 2 5 / set Tingkatkan latihan secara bertahap Latih sluruh otot Jml pos : 12-16 Irama : lancar Metode : circuit t, Intensts : sedang Durasi : lama

LATIHAN untuk MENAMBAH BERAT BADAN Konsep dasar : 1. Energi Input > Energi Output 2. Pilih latihan yang efektif dan aman 3. Kombinasikan latihan dengan pola hidup (diet dan istirahat) 4. Sasaran latihan : pembesaran massa dan pembentukan otot 5. Latihan meningakat secara bertahap, terus-menerus dan berkelanjutan 6. Lakukan dengan urutan/tahapan yang benar : pemanasan, latihan inti dan penenangan 7. Naikan BB secara bertahap, yang aman 0,5-1 kg /week 8. Hindari cara yang salah dan merugikan (menggunakan obat-obatan, steroid, dll) 9. Perhatikan program dasar (aerobic and muscle strength foundation) 10. Ingat! Kegagalan program mungkin karena kemalasan latihan 34

Latihan untuk Menambah Berat Badan 1. Karakter Gerak Latihan : intensitas medium sub maksimal, melibatkan hampir seluruh otot tubuh (besar dan Kecil) 2. Tujuan/Sasaran Latihan : a. Utama : pembesaran massa otot b. Pelengkap: pembentukan (shaping) 3. Jenis Latihan : a. Utama : latihan beban (weigth training) b. Pelengkap: jogging, bersepeda, senam aerobik, renang 35

Program Latihan Penambahan BB Jenis Latihan Takaran Latihan Keterangan 36 Latihan Utama : Latihan Beban / Weigth Training Latihan Pelengkap: - Aerobik intensitas sedang - anaerobik Frekuensi : 3 4 x/week Intensitas : 70 80 % RM Repetis : 8 12 x Set : 3 6 set Recovery : 2 3 / set 2 5 / item Frekuensi : 3 5 x/week Intensitas : 75 85 % MHR Durasi : > 20 minuts Intensitas : > 85 % MHR Durasi : < 20 minuts Tingkatkan latihan secara bertahap Jml pos : 10-12 Irama : lancar Metode : set block/set system, delorm method n compound set -Tingkatkan latihan secara bertahap - Memperbiki metabolisme - Memacu nafsu makan

LATIHAN untuk HIPERTROPI OTOT & BODY BUILDER Konsep dasar : 1. Energi Input > Energi Output 2. Pilih latihan yang efektif dan aman 3. Kombinasikan latihan dengan pola hidup (diet dan istirahat) 4. Sasaran latihan : pembesaran massa dan pembentukan otot 5. Latihan meningakat secara bertahap, terus-menerus dan berkelanjutan 6. Lakukan dengan urutan/tahapan yang benar : pemanasan, latihan inti dan penenangan 7. Hipertropi/pembesaran otot secara bertahap dan seimbang, antara anggota badan atas dan bawah 8. Hindari cara yang salah dan merugikan (menggunakan obat-obatan, steroid, dll) 9. Perhatikan program dasar (aerobic and muscle strength foundation) 10. Ingat! Kegagalan program mungkin karena kemalasan latihan 37

Latihan untuk Hipertropi Otot & Body Builder 1. Karakter Gerak Latihan : Intensitas medium sub maksimal, melibatkan hampir seluruh otot tubuh (besar dan Kecil) 2. Tujuan/Sasaran Latihan : a. Utama : pembesaran massa otot b. Pelengkap: pembentukan (shaping) 3. Jenis Latihan : a. Utama : latihan beban (weigth training) b. Pelengkap: jogging, bersepeda, senam aerobik, renang 38

Program Latihan Hipertropi Otot & Body Builder Jenis Latihan Takaran Latihan Keterangan Latihan Utama : Latihan Beban / Weigth Training Latihan Plengkap : - Aerobik intensitas sedang Frekuensi : 3 4 x/week Intensitas : 70 80 % RM Repetis : 8 12 x Set : 4 6 set Recovery : 2 3 / set 2 5 / item Frekuensi : 3 x/week Intensitas : 75 85 % MHR Durasi : < 20 minuts Tingkatkan latihan secara bertahap Jml pos : 10 12 Irama : lancar Metode : set block/set system, delorm method, super n compound set -Tingkatkan latihan secara bertahap - Memperbiki metabolisme - Memacu nafsu makan 39

KELOMPOK OLAHRAGA 1. Endurance 2. Sprint 3. Power 4. Olahraga Permainan

ENDURANCE KARBOHIDRAT 60 % LEMAK 25% PROTEIN 15%

SPRINT KARBOHIDRAT 50-55 % LEMAK 30 % PROTEIN 16 18%

POWER (KEKUATAN) KARBOHIDRAT45 50 % LEMAK 30 35 % PROTEIN 20%

OLAHRAGA PERMAINAN KARBOHIDRAT 50 55% LEMAK 30 35 % PROTEIN 17 20 %

KARBOHIDRAT KOMPLEKS

KARBOHIDRAT MURNI

PROTEIN HEWANI

PROTEIN NABATI

SAYURAN

BUAH- BUAHAN

MAKANAN/MINUMAN YANG PERLU DI BATASI Teh mengandung tanin : menghambat penyerapan zat besi Diuretik

KAFEIN Minuman yang mengandung kafein menyebabkan pengembalian cairan tubuh yang hilang/ kurang efektif dibandingkan dengan minuman olah raga atau air putih

Mengapa atlet harus minum? 1. Aliran air dari lambung ke dalam usus halus bergantung seberapa banyak cairan yang ada di lambung. 2. Untuk mempertahankan kecepatan gerakan cairan dalam usus selama latihan berat 3. Minum sepanjang hari tidak meningkatkan resiko pada sistem tubuh.

REHIDRASI Minuman yang mengandung kalori, vitamin, mineral dan elektrolit menghindari dehidrasi, mengganti zat gizi. Pada keadaan ini dapat diberikan minuman jus buah dan sayur

MINUMAN YANG DILARANG Bersifat korosif Berdampak pada penampilan atlet Penurunkan penyerapan zat gizi Berpengaruh pada kognitif dan emosi

ALKOHOL Konsumsi alkohol juga menunjukkan peningkatan kehilangan urine selama masa pemulihan pasca latihan Asupan alkohol tidak direkomendasikan selama periode pemulihan karena beresiko tinggi karena mengurangi konsentrasi atlet dalam menjalankan strategi pemulihan yang ideal juga bisa menyebabkan gangguan langsung dalam bentuk dehidrasi, pada saat sintesis glikogen dan proses pemulihan yang lain.