Bab 5 ANALISIS SKEMA PLTM DAN STUDI OPTIMASI 5.1 UMUM Studi optimasi pada pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro ini dimaksudkan untuk mendapatkan skema PLTM yang paling optimal ditinjau dari dua aspek, yaitu: Lokasi alternatif terpilih Besarnya debit rencana yang disesuaikan dengan pola operasi dan kondisi beban. Studi yang dilaksanakan pada rencana PLTM Pekatan menghasilkan dua alternatif skema. Pemilihan alternatif dilakukan dengan membandingkan biaya konstruksi yang dibutuhkan oleh masing-masing skema. Alternatif skema yang dipilih adalah yang memberikan biaya konstruksi perkwh terendah. Studi optimasi dilanjutkan dengan pemilihan debit rencana yang akan digunakan sebagai sumber pembangkit bagi PLTM Pekatan. Pemilihan dilakukan dengan membandingkan biaya konstruksi dan juga analisa finansial dan ekonomi. Debit rencana yang dipilih adalah debit rencana yang paling menguntungkan selama beroperasinya PLTM dan menghasilkan biaya konstruksi per kw terendah. Pada prinsipnya pemilihan debit tersebut berdasarkan pertimbangan sebagai berikut: a. Energi yang dapat dihasilkan untuk dijual dengan memperhatikan presentase kejadian (probabilitas durasi) debit terhadap waktu pemanfaatan daya turbin terpasang selama setahun. b. Biaya konstruksi dan bangunan sipil (Civil work) serta peralatan elektromekanikal yang terdiri dari bendung, saluran penghantar, bak penenang, pipa pesat, gedung sentral, jalan masuk, turbin, peralatan elektrikal dengan segala kelengkapannya yang dibutuhkan agar turbin dapat mencapai daya operasional yang diharapkan dengan tersedianya debit rencana tersebut. Komponen bangunan sipil yang direncanakan pada layout/skema PLTM Pekatan adalah terdiri dari : Bendung dan pintu pengambilan (intake) dilengkapi dengan pembilas Kolam penangkap pasir/sedimen atau desand dilengkapi dengan pintu intake dan pintu bilas.
Saluran penghantar(pembawa) Bak penenang dilengkapi dengan pintu bilas, saringan dan pintu (intake) menuju pipa pesat. Pipa pesat (penstock) Gedung sentral Saluran pembuang Jalan masuk menuju gedung sentral 5.2 ANALISIS SKEMA PLTM ALTERNATIF 1 5.2.1 Skema PLTM Alternatif 1 5.2.1.1 Lokasi Bendung Terletak pada elevasi dasar sungai +65meter. Elevasi mercu berada pada +71m, sehingga tinggi bendung menjadi 6m. Kemiringan tebing disebelah kiri sepanjang 50 meter adalah 30 derajat, sedangkan tebing sebelah kanan sepanjang 60m adalah 25 derajat. Kondisi tanah batuan tebing kanan berupa lava andesit bersifat keras, sedangkan tebing kiri terdiri dari batuan breksi volkanik (lava). 5.2.1.2 Saluran Penghantar Saluran penghantar sepanjang 600 meter, terletak pada elevasi +(69.22-66.86)m dibentuk oleh lapisan penutup dengan ketebalan (1-2.7)m sepanjang 530m bagian hulu dan sepanjang 120m ketebalan mencapai 16 m dengan lapisan dasar berupa breksi/lava dan andesit. Lapisan tanah penutup terdiri dari pasir, kerikil, batu apung dan ditutupi lapisan lempung yang pada umumnya berbutir kasar mengharuskan saluran diperkuat dengan pasangan (lining) untuk menghindari kebocoran. Oleh karena saluran penghantar terletak pada tebing dengan kemiringan lereng cukup terjal perlu dilakukan kajian mengenai kestabilannya. Hasil analisis kestabilan lereng tanah penutup dengan tipe kelongsoran translasi memperlihatkan nilai faktor keamanan FS=3.39 (stabil) dan 3.17(stabil). 5.2.1.3 Bak Penenang Bak penenang skema alternatif 1 terletak pada elevasi +66,98m kondisi tanah terdiri dari lempung, pasir, kerikil, dan batu apung dengan ketebalan lapisan sampai 13,3 m. daya dukung tanah dapat mencapai 5.05 kg/cm 2. Kemungkinan bahaya kelongsoran perlu dikaji lebih lanjut tetapi masalah settlement dapat diabaikan. 5.2.1.4 Pipa Pesat Pipa pesat terletak pada lereng dengan kemiringan <10 derajat, panjang pipa +/- 120 m. kondisi tanah terdiri dari pasir, kerikil dan silt dengan ketebalan (0.6-2)m sedangkan sepanjang 120 m dan sisanya 10 meter memiliki ketebalan +/- 13 m. Daya
dukung tanah cukup besar sehingga tidak perlu pondasi dalam. Pipa pesat terletak pada elevasi +66.98 m dan +53. m. 5.2.1.5 Gedung Sentral 5.2.1.6 Gedung sentral terletak pada elevasi +54.5 meter. Kondisi tanah/batuan terdiri dari lempung, kerakal, kerikil, pasir lepas, batuan (sirtu) memiliki daya dukung cukup baik sebesar 3.62 kg.cm 2. Oleh karena gedung sentral dipengaruhi oleh beban dinamis maka pondasi harus direncanakan sebagai pondasi mesin. Lokasi gedung sentral pada alternatif 1 ditentukan dihilir AWLR sungai Segare berjarak sekitar 150 meter. Jalan Masuk Target pembuatan jalan masuk dimulai dari jalan aspal terdekat sampai dengan gedung sentral, karena diperlukan untuk mengangkut mesin-mesin, peralatan electrical, bahan-bahan bangunan, dsb. Jalan masuk direncanakan mengikuti jalan masuk ke PDAM dilanjutkan dengan jalan tanah menuju gedung sentral yang diperkeras sepanjang 300 m. Klasifikasi jalan masuk untuk PLTM Pekatan adalah jalan kelas II-C dengan menerapkan metode perencanaan struktur perkerasan Bina Marga. Untuk mengendalikan jalan dari limpasan hujan yang berlebih diperlukan sarana drainase berupa saluran samping, kemiringan jalan dan gorong-gorong. Perencanaan trase jalan atau alinyemen jalan harus mempertimbangkan jenis lalu lintas pemakai jalan, topografi, kondisi daerah sekitar dan lain-lain. Klasifikasi medan untuk jalan adalah perbukitan dengan besaran yang dipakai untuk perencanaan adalah: kecepatan rencana, lebar perkerasan, lebar bahu jalan, lereng melintang perkerasan, lereng melintang bahu, miring tikungan maksimum, panjang kritis landai, panjang minimum lengkung vertikal, jarak pandang henti dan jarak pandang menyiap. Pada laporan ini tidak dibahas mengenai perencanaan jalan, hanya melihat pengaruhnya terhadap biaya pembangunan untuk skema yang berbeda. Gambar 5. 1 Lay out alternatif 1
Gedung Sentral Elevasi dasar sungai Elevasi dasar gedung sentral Head bruto Head netto Daya Pipa Pesat Panjang Kolam Penenang Elevasi muka air Saluran Penghantar Panjang Bendung Q banjir TYPE Elevasi dasar Elevasi Mercu Tinggi Lebar : + 51.00 meter : + 54.50 meter : 18.20 meter : 17.50 meter : 682 kw : 120 meter : + 70.33 meter : 600 meter : 375 m 3 / detik : Mercu Bulat : + 65.00 meter : + 71.00 meter : 6 meter : 40 meter 5.2.2 Perkiraan Biaya PLTM Pekatan-NTB Alternatif 1 Berdasarkan debit rencana yang telah dihitung pada bab sebelumnya, dibuat perhitungan biaya konstruksi bangunan-bangunan utama PLTM untuk masingmasing debit rencana. Perkiraan biaya ini dibuat dengan menggunakan harga satuan daerah untuk Nusa Tenggara Barat pada jurnal harga tahun 2006. Dari perhitungan itu akan diperoleh volume pekerjaan, selanjutnya dihitung biaya yang dibutuhkan untuk pembangunannya. Perhitungan biaya konstruksi untuk debit rencana yang dipilih ditampilkan pada halaman berikut ini, sedangkan biaya konstruksi untuk debit lainnya diperlihatkan pada lampiran.
Tabel 5. 1 Perkiraan biaya PLTM Pekatan-NTB Alternatif 1 No. Pekerjaan Satuan Volume Harga Satuan Rp Rp Harga US$ A 1 1.1 Pekerjaan Sipil Pekerjaan Persiapan Mobilisasi Proyek a Mobilisasi dan Demobilisasi ls 1 99,265,500 99,265,500 10,449 b Kantor Direksi unit 1 59,555,500 59,555,500 6,269 c Air Bersih ls 1 7,942,000 7,942,000 836 d Listrik ls 1 11,913,000 11,913,000 1,254 1.2 Pembersihan Lokasi a Pembebasan Lahan Ha 8 96,781,250 774,250,000 81,500 b Pagar m 160 57,594 9,215,000 970 c Pembersihan Lahan Ha 1 1,985,500 1,985,500 209 d Pemindahan AWLR Segara unit 1 198,531,000 198,531,000 20,898 Sub Total 1,162,657,500 122,385 2 2.1 Jalan masuk Jalan Masuk ke Gedung Sentral a Galian Tanah m³ 238 24,628.151 5,861,500 617 b Perkerasan m² 1050 59,560.476 62,538,500 6,583 68,400,000 7,200 3 3.1 Bendung dan Kantong Lumpur Bendung a Galian tanah m³ 2816 24,610.263 69,302,500 7,295 b Timbunan m³ 145 7,927.586 1,149,500 121 m³ 10645 324,635.838 3,455,748,500 363,763 d Beton (K-225) m³ 581.8 479,474.046 278,958,000 29,364 e Tulangan kg 11620 9,589.114 111,425,500 11,729 f Plesteran m³ 4.44 19,855.856 88,160 9.28 g Pintu air intake m² 7.14 3,970,308.123 28,348,000 2,984 h Pintu air pembilas m² 9.74 3,970,687.885 38,674,500 4,071 i Trassram m³ 48.1 577,110.187 27,759,000 2,922 j Saringan kg 51.8 9,586.197 496,565 52.27 k Cofferdam ls 1 119,120,500.000 119,120,500 12,539 3.2 Saluran penghubung a Galian Tanah m³ 730.2 24,609.970 17,970,200 1,891.6 b Timbunan m³ 38.4 79,414.063 3,049,500 321.0 m³ 249.88 324,637.826 81,120,500 8,539 d Beton (K-225) m³ 1.26 482,539.683 608,000 64 e Tulangan kg 138.68 9,590.424 1,330,000 140 f Plesteran 1:3 m² 1.46 18,219.178 26,600 2.8 3.3 Kolam Lumpur #DIV/0! a Galian tanah m³ 2434.5 24,609.078 59,910,800 6,306.4 b Pasangan batu m³ 829.79 324,638.764 269,382,000 28,356 c Beton (K-225) m³ 6.3 479,523.810 3,021,000 318 d Tulangan kg 693 9,582.251 6,640,500 699 e Pintu air m² 31.61 3,970,404.935 125,504,500 13,211 4,699,634,325 494,698
4 5 6 7 Saluran Penghantar a Galian tanah m³ 12747.5 24,609.110 313,704,630 33,021.54 b Timbunan m³ 254.95 7,936.850 2,023,500 213.00 m³ 1334 324,644.127 433,075,265 45,586.87 d Pintu air m² 9 3,970,525.000 35,734,725 3,761.55 e Plesteran 1:3 m² 168 18,377.976 3,087,500 325 787,625,620 82,908 Kolam Penenang a Galian tanah m³ 864.3 24,609.320 21,269,835 2,238.93 b Timbunan m³ 36 7,940.417 285,855 30.09 m³ 84.24 324,644.231 27,348,030 2,878.74 d Beton (K-225) m³ 4.15 478,433.735 1,985,500 209 e Tulangan kg 456.5 9,593.647 4,379,500 461 f Pintu air m² 4.5 3,970,535.556 17,867,410 1,880.78 g Saringan kg 137.79 9,132.521 1,258,370 132.46 h Pipa galvanis m 3 142,943.333 428,830 45.14 74,823,330 7,876 Pipa Pesat a Pipa pesat m 142 3,523,301.796 500,308,855 52,664.09 b Angker blok buah 24 1,191,157.500 28,587,780 3,009.24 c Beton K-225 m³ 6.4 479,482.813 3,068,690 323.02 d Tulangan kg 128 9,574.219 1,225,500 129 e Galian tanah m³ 411 24,609.392 10,114,460 1,064.68 543,305,285 57,190.03 Gedung Sentral 7.1 Galian Tanah m³ 356 24,605.534 8,759,570 922.06 7.2 Galian Batuan m³ 148 69,473.243 10,282,040 1,082.32 7.3 Bouwplank m³ 4 1,389,470.000 5,557,880 585.04 7.4 Beton (K-225) m³ 34.6 479,480.925 16,590,040 1,746.32 Tulangan kg 3806 9,587.362 36,489,500 3,841 7.5 Atap m² 664 34,240.489 22,735,685 2,393.23 7.6 Baja Profil kg 6000 15,879.646 95,277,875 10,029.25 7.7 Pasangan batu m³ 93 324,634.409 30,191,000 3,178 7.8 Plesteran m² 1503.3 19,849.584 29,839,880 3,141.04 7.9 Kusen m³ 5.1 2,580,442.157 13,160,255 1,385.3 7.10 Timbunan pasir m³ 42.13 52,088.773 2,194,500 231.00 7.11 Dinding (bata) m² 600 81,716.625 49,029,975 5,161.05 7.12 Daun pintu dan jendela ls 1 55,578,800.000 55,578,800 5,850.4 7.13 Perlengkapan sanitari ls 1 7,939,815.000 7,939,815 835.77 7.14 Air bersih ls 1 7,939,815.000 7,939,815 835.77 7.15 Rumah jaga unit 1 79,398,245.000 79,398,245 8,357.71 7.16 Areal parkir ls 1 19,849,585.000 19,849,585 2,089.43 7.17 Saluran pembuang a Galian Tanah m³ 278.5 24,609.264 6,853,680 721.44 b Urugan pasir m³ 5 52,098.000 260,490 27.42 m³ 20 324,643.500 6,492,870 683.46 d Beton (K-225) m³ 47.5 479,480.000 22,775,300 2,397.40 e Tulangan kg 5225 9,588.818 50,101,575 5,273.85 f Plesteran m³ 32 19,849.063 635,170 66.86 577,933,545 60,835
8 Serandang Hubung Galian Pasangan batu Balok baja Beton K-175 Tulangan Plesteran Gerbang m 31 24,605.000 762,755 80.3 buah 18 395,083.889 7,111,510 748.6 kg 410 17,864.634 7,324,500 771 m³ 1 479,465.000 479,465 50.47 kg 5625 9,588.819 53,937,105 5,677.59 m² 18 225,313.611 4,055,645 426.91 m² 73 19,849.795 1,449,035 152.53 75,120,015 7,907 No. Pekerjaan Satuan Volume Harga Satuan Rp Harga Rp. US$ B 1 Pekerjaan Elektro dan Mekanik Turbo Generator Turbin & Governor buah 1 2,346,580,940 2,346,580,940 247,008.52 Generator & fly wheel buah 1 827,854,700 827,854,700 87,142.6 Inlet Valve buah 1 297,789,470 297,789,470 31,346.26 Erection ls 1 694,839,500 694,839,500 73,141.00 Commisioning ls 1 119,115,750 119,115,750 12,538.5 4,286,180,360 451,176.88 2 Elektrikal/Serandang Hubung Transformer (KVA) buah 1 152,865,260 152,865,260 16,091.08 M.V. switch gear buah 1 555,873,690 555,873,690 58,513.02 Control panel & Protection buah 1 317,642,095 317,642,095 33,436.01 DC supply & board buah 1 178,673,720 178,673,720 18,807.76 Station supply & board buah 1 119,115,750 119,115,750 12,538.50 Cable, Lighting, Installation ls 1 158,821,000 158,821,000 16,718.00 1,482,991,515 156,104.37 3 Perlengkapan Radio Komunikasi set 1 138,968,375 138,968,375 14,628.25 Over head crane buah 1 198,526,345 198,526,345 20,897.51 Peralatan & suku cadang set 1 794,105,190 794,105,190 83,590.02 Emergency set set 1 158,821,000 158,821,000 16,718.00 Accessories ls 1 198,526,345 198,526,345 20,897.51 1,488,947,255 156,731.29 Jumlah Total 7,258,119,130 764,012.54
Tabel 5. 2 Rencana Anggaran Biaya PLTM Pekatan Debit Rencana = 3.6 m 3 /s Head Efektif = 17.5 m Kapasitas = 469 kw No. Pekerjaan Biaya Rp US$ A 1 Pekerjaan Sipil Persiapan 1,162,657,500 122,385 2 Jalan Masuk 68,400,000 7,200 3 Bendung dan Kantong Lumpur 4,699,634,325 494,698 4 Saluran Penghantar 787,625,620 82,908 5 Kolam Penenang 74,823,330 7,876 6 Pipa Pesat 543,305,285 57,190 7 Gedung Sentral 577,933,545 60,835 8 Serandang Hubung 75,120,015 7,907 Jumlah 7,989,499,620 841,000 Kontingensis (10%) 798,949,962 84,100 Sub Total (Pekerjaan Sipil) 8,788,449,582 925,100 B Pekerjaan E & M 7,258,119,130 764,013 Kontingensis (5%) 362,905,956.5 38,201 Sub Total (Pekerjaan E & M) 7,621,025,086.5 802,213 Jumlah 16,409,474,668.5 1,727,313 Jasa Teknis (10%) 1,640,947,466.9 172,731 Jumlah 18,050,422,135.4 1,900,044 C Pajak (10%) 1,805,042,213.5 190,004 Jumlah Total Biaya Proyek 19,855,464,348.9 2,090,048.88 Tabel 5. 3 Perbandingan biaya konstruksi PLTM Pekatan Alternatif 1 No. Alternatif 1 Debit Daya Energi Biaya/kW m3/s kw kwh 1 3.6 469.7 3363542 4600 2 4.08 532.3 3620828 4088 3 4.64 605.4 3888580 3610 4 5.23 682.4 4146360 3303 5 5.78 754.1 4318579 3496
5.3 ANALISIS SKEMA PLTM ALTERATIF II 5.3.1 Skema PLTM Alternatif II 5.3.1.1 Lokasi Bendung Untuk kedua alternatif bendung berada posisi yang sama. Terletak pada elevasi dasar sungai +65meter. Elevasi mercu berada pada +71m, sehingga tinggi bendung menjadi 6m. kemiringan tebing disebelah kiri sepanjang 50meter adalah 30 derajat, sedangkan tebing sebelah kanan sepanjang 60m adalah 25 derajat. Kondisi tanah batuan tebing kanan berupa lava andesit bersifat keras, sedangkan tebing kiri terdiri dari batuan breksi volkanik (lava). 5.3.1.2 Saluran Penghantar Perbedaan skema untuk dua alternatif ini salah satunya terletak pada saluran penghantar. Pada alternatif 2 ini saluran penghantar memiliki panjang yang berbeda yaitu sepanjang 450 meter. Saluran penghantar terletak pada elevasi +(69.22-66.86)m dibentuk oleh lapisan penutup dengan ketebalan (1-2.7)m sepanjang 530m bagian hulu dan sepanjang 120m ketebalan mencapai 16 m dengan lapisan dasar berupa breksi/lava dan andesit. Lapisan tanah penutup terdiri dari pasir, kerikil, batu apung dan ditutupi lapisan lempung yang pada umumnya berbutir kasar mengharuskan saluran diperkuat dengan pasangan (lining) untuk menghindari kebocoran. Oleh karena saluran penghantar terletak pada tebing dengan kemiringan lereng cukup terjal perlu dilakukan kajian mengenai kestabilannya. Hasil analisis kestabilan lereng tanah penutup dengan tipe kelongsoran translasi memperlihatkan nilai faktor keamanan FS=3.39 (stabil) dan 3.17(stabil). 5.3.1.3 Bak Penenang Bak penenang skema alternatif 1 terletak pada elevasi +66.98m kondisi tanah terdiri dari lempung, pasir, kerikil, dan batu apung dengan ketebalan lapisan sampai 13.3 m. daya dukung tanah dapat mencapai 5.05 kg/cm 2. kemungkinan bahaya kelongsoran perlu dikaji lebih lanjut tetapi masalah settlement dapat diabaikan. 5.3.1.4 Pipa Pesat Untuk alternatif 2 karena lokasi gedung sentral berpindah kearah hulu dengan kenaikan dasar sungai sebesar 4 m, maka panjang pipa pesat 45 m dan head efektif diperoleh 13 m.dari segi struktural pipa pesat diletakan pada lereng secara exposed diatas lapisan tanah berupa satuan pasir kerikil (sandy gravel) memerlukan konstruksi tumpuan sadel dan blok angker. Letak tumpuan sadel maupun blok angker perlu memperhatikan keberadaan satuan batuan pasir kerikil sehingga secara struktural pipa pesat dalam keadaan stabil dan aman.
5.3.1.5 5.3.1.6 Gedung Sentral Gedung sentral terletak pada elevasi +56-59.5meter. Kondisi tanah/batuan terdiri dari lempung, kerakal, kerikil, pasir lepas, batuan (sirtu) memiliki daya dukung cukup baik sebesar 3.62 kg.cm 2. Oleh karena gedung sentral dipengaruhi oleh beban dinamis maka pondasi harus direncanakan sebagai pondasi mesin. Lokasi gedung sentral pada alternatif 2 ditentukan dihulu AWLR sungai Segare sehingga tidak mengganggu AWLR. Jalan Masuk Target pembuatan jalan masuk dimulai dari jalan aspal terdekat sampai dengan gedung sentral, karena diperlukan untuk mengangkut mesin-mesin, peralatan electrical, bahan-bahan bangunan, dsb. Jalan masuk direncanakan mengikuti jalan masuk ke PDAM dilanjutkan dengan jalan tanah menuju gedung sentral yang diperkeras sepanjang 450m. jalan ini malalui jalan kampong yang ditambah dengan pembuatan jalan yang baru menembus kebun rakyat berupa kebun jambu mete, kelapa dan tanaman lain. Tidak ada jembatan yang harus dibangun, hanya goronggorong kecil untuk drainase saja. Gambar 5. 2 Lay out alternatif 2 Gedung Sentral Elevasi dasar sungai : + 56.00 meter Elevasi dasar gedung sentral : + 59.50 meter Head bruto : 12.50 meter Head netto : 13.00 meter Daya : 469 kw Pipa Pesat Panjang Kolam Penenang Elevasi muka air : 43 meter : + 73.00 meter V-10
Saluran Penghantar Panjang Bendung Q banjir TYPE Elevasi dasar Elevasi Mercu Tinggi Lebar : 480 meter : 375 m 3 / detik : Mercu Bulat : + 65.00 meter : + 71.00 meter : 6 meter : 40 meter 5.3.2 Perkiraan Biaya PLTM Pekatan-NTB Alternatif 2 Seperti halnya alternatif 1, untuk alternatif 2 dihitung pula biaya konstruksi untuk debit rencana yang berbeda. Berikut ini contoh perhitungan biaya untuk konstruksi PLTM Pekatan untuk alternatif 2 untuk debit rencana 3.06 m 3 /s. V-11
Tabel 5. 4 Perkiraan biaya PLTM Pekatan-NTB Alternatif 2 No. Pekerjaan Satuan Volume Harga Satuan Rp Rp Harga US$ A 1 1.1 Pekerjaan Sipil Pekerjaan Persiapan Mobilisasi Proyek a Mobilisasi dan Demobilisasi ls 1 99,265,500 99,265,500 10,449 b Kantor Direksi unit 1 60,809,300 60,809,300 6,269 c Air Bersih ls 1 8,109,200 8,109,200 836 d Listrik ls 1 12,163,800 12,163,800 1,254 1.2 Pembersihan Lokasi a Pembebasan Lahan Ha 8 96,781,250.0 774,250,000 81,500 b Pagar m 160 57,593.8 9,215,000 970 c Pembersihan Lahan Ha 1 1,985,500 1,985,500 209 d Pemindahan AWLR Segara unit 1 198,531,000 198,531,000 20,898 Sub Total 1,162,657,500 122,385 2 2.1 Jalan masuk Jalan Masuk ke Gedung Sentral a Galian Tanah m³ 238 24,628.151 5,861,500 617 b Perkerasan m² 1050 76,570.000 80,398,500 8,463 86,260,000 9,080 3 3.1 Bendung dan Kantong Lumpur Bendung a Galian tanah m³ 2816 24,610.263 69,302,500 7,295 b Timbunan m³ 145 7,927.586 1,149,500 121 m³ 10645 324,635.838 3,455,748,500 363,763 d Beton (K-225) m³ 581.8 479,474.046 278,958,000 29,364 e Tulangan kg 11620 9,589.114 111,425,500 11,729 f Plesteran m³ 4.44 19,855.856 88,160 9.28 g Pintu air intake m² 7.14 3,970,308.123 28,348,000 2,984 h Pintu air pembilas m² 9.74 3,970,687.885 38,674,500 4,071 i Trassram m³ 48.1 577,110.187 27,759,000 2,922 j Saringan kg 51.8 9,586.197 496,565 52.27 k Cofferdam ls 1 119,120,500.000 119,120,500 12,539 3.2 Saluran penghubung a Galian Tanah m³ 730.2 24,609.970 17,970,200 1,891.6 b Timbunan m³ 38.4 79,414.063 3,049,500 321.0 m³ 249.88 324,637.826 81,120,500 8,539 d Beton (K-225) m³ 1.26 482,539.683 608,000 64 e Tulangan kg 138.68 9,590.424 1,330,000 140 f Plesteran 1:3 m² 1.46 18,219.178 26,600 2.8 3.3 Kolam Lumpur a Galian tanah m³ 2434.5 24,609.078 59,910,800 6,306.4 b Pasangan batu m³ 829.79 324,638.764 269,382,000 28,356 c Beton (K-225) m³ 6.3 479,523.810 3,021,000 318 d Tulangan kg 693 9,582.251 6,640,500 699 e Pintu air m² 31.61 3,970,404.935 125,504,500 13,211 4,699,634,325 494,698 V-12
4 5 6 7 Saluran Penghantar a Galian tanah m³ 12747.5 24,609.110 313,704,630 33,021.54 b Timbunan m³ 254.95 7,936.850 2,023,500 213.00 m³ 1334 278,156.297 371,060,500 39,059.00 d Pintu air m² 9 3,970,525.000 35,734,725 3,761.55 e Plesteran 1:3 m² 168 18,377.976 3,087,500 325 725,610,855 76,380 Kolam Penenang a Galian tanah m³ 864.3 24,609.320 21,269,835 2,238.93 b Timbunan m³ 36 7,940.417 285,855 30.09 m³ 84.24 324,644.231 27,348,030 2,878.74 d Beton (K-225) m³ 4.15 478,433.735 1,985,500 209 e Tulangan kg 456.5 9,593.647 4,379,500 461 f Pintu air m² 4.5 3,970,535.556 17,867,410 1,880.78 g Saringan kg 137.79 9,132.521 1,258,370 132.46 h Pipa galvanis m 3 142,943.333 428,830 45.14 74,823,330 7,876 Pipa Pesat a Pipa pesat m 142 1,116,517.606 158,545,500 16,689.00 b Angker blok buah 24 397,020.833 9,528,500 1,003.00 c Beton K-225 m³ 6.4 479,482.813 3,068,690 323.02 d Tulangan kg 128 9,574.219 1,225,500 129 e Galian tanah m³ 411 24,609.392 10,114,460 1,064.68 182,482,650 19,208.70 Gedung Sentral 7.1 Galian Tanah m³ 356 24,605.534 8,759,570 922.06 7.2 Galian Batuan m³ 148 69,473.243 10,282,040 1,082.32 7.3 Bouwplank m³ 4 1,389,470.000 5,557,880 585.04 7.4 Beton (K-225) m³ 34.6 479,480.925 16,590,040 1,746.32 Tulangan kg 3806 9,587.362 36,489,500 3,841 7.5 Atap m² 664 34,240.489 22,735,685 2,393.23 7.6 Baja Profil kg 6000 15,879.646 95,277,875 10,029.25 7.7 Pasangan batu m³ 93 324,634.409 30,191,000 3,178 7.8 Plesteran m² 1503.3 19,849.584 29,839,880 3,141.04 7.9 Kusen m³ 5.1 2,580,442.157 13,160,255 1,385.3 7.10 Timbunan pasir m³ 42.13 52,088.773 2,194,500 231.00 7.11 Dinding (bata) m² 600 81,716.625 49,029,975 5,161.05 7.12 Daun pintu dan jendela ls 1 55,578,800.000 55,578,800 5,850.4 7.13 Perlengkapan sanitari ls 1 7,939,815.000 7,939,815 835.77 7.14 Air bersih ls 1 7,939,815.000 7,939,815 835.77 7.15 Rumah jaga unit 1 79,398,245.000 79,398,245 8,357.71 7.16 Areal parkir ls 1 19,849,585.000 19,849,585 2,089.43 7.17 Saluran pembuang a Galian Tanah m³ 278.5 24,609.264 6,853,680 721.44 b Urugan pasir m³ 5 52,098.000 260,490 27.42 m³ 20 324,643.500 6,492,870 683.46 d Beton (K-225) m³ 47.5 479,480.000 22,775,300 2,397.40 e Tulangan kg 5225 9,588.818 50,101,575 5,273.85 f Plesteran m³ 32 19,849.063 635,170 66.86 577,933,545 60,835 V-13
8 Serandang Hubung Galian Pasangan batu Balok baja Beton K-175 Tulangan Plesteran Gerbang m 31 24,605.000 762,755 80.3 buah 18 395,083.889 7,111,510 748.6 kg 410 17,864.634 7,324,500 771 m³ 1 479,465.000 479,465 50.47 kg 5625 9,588.819 53,937,105 5,677.59 m² 18 225,313.611 4,055,645 426.91 m² 73 19,849.795 1,449,035 152.53 75,120,015 7,907 No. Pekerjaan Satuan Volume Harga Satuan Rp Harga Rp. US$ B 1 Pekerjaan Elektro dan Mekanik Turbo Generator Turbin & Governor buah 1 2,346,580,940 2,346,580,940 247,008.52 Generator & fly wheel buah 1 827,854,700 827,854,700 87,142.6 Inlet Valve buah 1 297,789,470 297,789,470 31,346.26 Erection ls 1 694,839,500 694,839,500 73,141.00 Commisioning ls 1 119,115,750 119,115,750 12,538.5 4,286,180,360 451,176.88 2 Elektrikal/Serandang Hubung Transformer (KVA) buah 1 152,865,260 152,865,260 16,091.08 M.V. switch gear buah 1 555,873,690 555,873,690 58,513.02 Control panel & Protection buah 1 317,642,095 317,642,095 33,436.01 DC supply & board buah 1 178,673,720 178,673,720 18,807.76 Station supply & board buah 1 119,115,750 119,115,750 12,538.50 Cable, Lighting, Installation ls 1 158,821,000 158,821,000 16,718.00 1,482,991,515 156,104.37 3 Perlengkapan Radio Komunikasi set 1 138,968,375 138,968,375 14,628.25 Over head crane buah 1 198,526,345 198,526,345 20,897.51 Peralatan & suku cadang set 1 794,105,190 794,105,190 83,590.02 Emergency set set 1 158,821,000 158,821,000 16,718.00 Accessories ls 1 198,526,345 198,526,345 20,897.51 1,488,947,255 156,731.29 Jumlah Total 7,258,119,130 764,012.54 V-14
Tabel 5. 5 Rencana Anggaran Biaya PLTM Pekatan Debit Rencana = 3.6 m 3 /s Head Efektif = 13 m Kapasitas = 349 kw No. Pekerjaan Biaya Rp US$ A 1 Pekerjaan Sipil Persiapan 1,162,657,500 122,385 2 Jalan Masuk 86,260,000 9,080 3 Bendung dan Kantong Lumpur 4,699,634,325 494,698 4 Saluran Penghantar 725,610,855 76,380 5 Kolam Penenang 74,823,330 7,876 6 Pipa Pesat 182,482,650 19,209 7 Gedung Sentral 577,933,545 60,835 8 Serandang Hubung 75,120,015 7,907 Jumlah 7,584,522,220 798,371 Kontingensis (10%) 758,452,222 79,837 Sub Total (Pekerjaan Sipil) 8,342,974,442 878,208 B Pekerjaan E & M 7,258,119,130 764,013 Kontingensis (5%) 362,905,956.5 38,201 Sub Total (Pekerjaan E & M) 7,621,025,086.5 802,213 Jumlah 15,963,999,528.5 1,680,421 Jasa Teknis (10%) 1,596,399,952.9 168,042 Jumlah 17,560,399,481.4 1,848,463 C Pajak (10%) 1,756,039,948.1 184,846 Jumlah Total Biaya Proyek 19,316,439,429.5 2,033,309.41 Tabel 5. 6 Perbandingan biaya konstruksi PLTM Pekatan Alternatif 2 No. Alternatif 2 Debit Daya Energi Biaya/kW m3/s kw kwh US $ 1 3.6 349 2645891 5827 2 4.08 395 2902108 5170 3 4.64 450 3116711 4509 4 5.23 507 3297897 4188 5 5.78 560 3461357 4341 V-15
5.4 ANALISIS SKEMA PLTM TERPILIH Berdasarkan hasil analisis perhitungan biaya konstruksi PLTM pekatan untuk alternatif 1 lebih besar daripada biaya konstruksi alternatif 2, hal ini disebabkan karena panjang saluran pengahantar pada skema alternatif 1 lebih panjang dibandingkan dengan panjang saluran penghantar pada skema alternatif 2. tetapi pada skema alternatif 2, posisi gedung sentral berpindah kearah hulu dengan kenaikan dasar sungai sekitar 4 m, sehingga tinggi jatuh efektif menjadi 13 m berbeda dengan alternatif 1 yang memiliki tinggi jatuh efektif 17.5 m. Hal ini menyebabkan daya yang dihasilkan lebih besar dibandingkan dengan alternatif 2, sehingga biaya kontruksi per kw menjadi lebih kecil. Sehingga untuk perencanaan selanjutnya dipilih skema alternatif 1. Optimasi Skema PLTM Pekatan Biaya Konstruksi (US$/kWh) 6000 5500 5000 4500 4000 3500 3000 2500 2000 2 3 4 5 6 7 8 Debit(m 3 /det) Alternatif 1 Alternatif 2 Gambar 5. 3 Perbandingan biaya konstruksi PLTM Pekatan Alternatif I Biaya per kw Rp US $ 55,356,500.0 5,827.00 Alternatif II Biaya per kw Rp US $ 23,609,351.2 4,450.00 V-16
5.5 OPTIMASI DEBIT RENCANA Optimasi untuk mendapatkan debit yang paling menguntungkan ditinjau dari segi ekonomi dan financial dilakukan terhadap variasi debit yang berbeda untuk probabilitas durasi 30%, 35%, 40%, 45% dan 50% terhadap waktu kejadian yang diperoleh dari kurva durasi debit sungai Segare. Variasi debit sungai Segare diterapkan dalam desain bangunan utama PLTM alternatif 1. dengan menggunakan harga satuan daerah diperoleh biaya yang dibutuhkan untuk masing-masing debit rencana. Variasi debit yang digunakan dan energi yang dihasilkan pada skema alternatif 1 diperlihatkan pada tabel berikut ini: Tabel 5. 7 Perhitungan energi yang dihasilkan setiap debit rencana PLTM alternatif 1 H meter 17.5 17.5 17.5 17.5 17.5 P unit kw/m3/det 130 130 130 130 130 P terpasang kw 470 532 606 683 754 Debit m3/det Q R 3.6 4.08 4.64 5.23 5.78 Q S 3.6 3.6 3.6 3.6 Q f 0.85 0.85 0.85 0.85 0.85 Probabilitas Durasi X f 100% 100% 100% 100% 100% X S 83.13% 83.13% 83.13% 83.13% X d 83.13% 47.50% 44.06% 40.31% 38.33% Daya kw P f 113.3 113.3 113.3 113.3 113.3 P s 358.6 358.6 358.6 358.6 P d 358.6 61.8 136 21.7 284.4 Energi kwh E f 974980 974980 974980 974980 974980 E s 2611458 2611458 2611458 2611458 E d 2611458 257287 525038 751095 955037 Energi Total 3586438 3843725 4111476 4337533 4541475 hasil perhitungan menunjukan bahwa biaya paling rendah adalah sebesar US$ 3.303 /kw untuk debit Q = 5.23 m 3 /det. Perhitungan analisis ekonomi menggunakan biaya konstruksi dengan perhitungan debit optimasi dengan skema alternatif 1, berikut ini disajikan tabel perhitungannya; V-17
Tabel 5. 8 Rencana Anggaran Biaya PLTM Pekatan Debit Rencana = 5.23 m 3 /s Head Efektif = 17.5 m Kapasitas = 682 kw No. Pekerjaan Biaya Rp US$ A 1 Pekerjaan Sipil Persiapan 1,162,657,500 122,385 2 Jalan Masuk 68,400,000 7,200 3 Bendung dan Kantong Lumpur 5,200,246,325 547,394 4 Saluran Penghantar 830,079,505 87,377 5 Kolam Penenang 74,823,330 7,876 6 Pipa Pesat 648,895,980 68,305 7 Gedung Sentral 581,776,295 61,240 8 Serandang Hubung 75,120,015 7,907 Jumlah 8,641,998,950 909,684 Kontingensis (10%) 864,199,895 90,968 Sub Total (Pekerjaan Sipil) 9,506,198,845 1,000,653 B Pekerjaan E & M 7,800,085,770 821,062 Kontingensis (5%) 390,004,288.5 41,053 Sub Total (Pekerjaan E & M) 8,190,090,058.5 862,115 Jumlah 17,696,288,903.5 1,862,767 Jasa Teknis (10%) 1,769,628,890.4 186,277 Jumlah 19,465,917,793.9 2,049,044 C Pajak (10%) 1,946,591,779.4 204,904 Jumlah Total Biaya Proyek Sehingga biaya per kw menjadi: Biaya per kw 21,412,509,573.2 2,253,948.38 Rp US $ 31,378,500.0 3,303.00 V-18