REBRANDING PUSAT PRIMATA SCHMUTZER

dokumen-dokumen yang mirip
BAB 5 METODE PERANCANGAN

graphic standard manual

Rancangan / draft untuk penulisan Bab I (Pendahuluan)

COLOR PALETTE M 100 Y 100 K 100. CATATAN Aturan ini mohon diaplikasikan sesuai dengan ketentuan ukuran yang telah diatur pada guidelines ini.

WEWARAH PRIORITAS Media Informasi dan Penyebarluasan Praktek Pendidikan yang Baik di Provinsi Banten

JUDUL TUGAS AKHIR/SKRIPSI

Lampiran 1 Tampilan client. Lampiran 2 Tampilan server

Komputer Dan Dunia Hiburan

Fungsi Require dan Include Donny Reza, S.Kom Aplikasi IT-2 Teknik Informatika Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Komputer Indonesia

JUDUL SKRIPSI DALAM BAHASA INDONESIA

BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN DEPUTI PENGAWASAN BIDANG PENYELENGGARAAN KEUANGAN DAERAH

Dasar-dasar HTML 1. Oleh: Cecep Yusuf

Kesan dari pelajaran bahasa Inggis dengan guru Pak Sartoyo S.Pd adalah beliau selalu memotivasi kami untuk membuka kamus setiap hari dan menghafal 10

BAB 5 MASALAH DAN TUJUAN DESAIN

JUDUL SKRIPSI DALAM BAHASA INDONESIA

Riesty Aqmarina. Desian sampul: Rizky Pujo Wardhana. FB/Eno pujo. Diterbitkan melalui: Copyright 2010 by Riesty aqmarina

PANDUAN SISTEMATIKA DAN TEKNIK PENULISAN MATA KULIAH TUGAS AKHIR PROGRAM STUDI DESAIN KOMUNIKASI VISUAL FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN

Panduan Tugas Akhir Manajemen Informatika

Panji Ramdana / 1 1. PAN-Jsound RECORDS

Panduan Tugas Akhir PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA. STMIK Mikroskil. Digunakan untuk kalangan sendiri

Lorem Ipsum. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Duis mattis Nilai-Nilai Utama Kami 5

Panduan Tugas Akhir Manajemen Informatika

PANDUAN UMUM TAMPILAN POSTER 1. Ukuran poster 1080 x 1526 pixel, dengan resolusi minimal 72 dpi 2. Teks poster sebaiknya tidak mendominasi, dan

Daftar Isi. Pengantar Redaksi Rencana Tindak Penerapan Manajemen Kinerja di Instansi Pemerintah... 1

Daftar Isi. Pengantar Redaksi Hambatan Perdagangan Antardaerah dan Dampaknya terhadap Perekonomian Daerah... 1

Daftar Isi. Kata Pengantar Pendahuluan. i ii. iii. Daftar Isi

DKV DKV. AdiNugroho Genap 2011/2012

MITR A LANGGENG KONSTRUKSI. COMPANY PR OFILE

ANALISIS RSA DENGAN PENAMBAHAN CHINESE REMAINDER THEOREM UNTUK MEMPERCEPAT PROSES DEKRIPSI NILAM AMALIA PUSPARANI G

Tutorial Layouting CSS Part 1

Laporan Tahunan PTPTN 2015

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

BUKU PANDUAN TUGAS AKHIR, SKRIPSI DAN UJIAN PENDADARAN

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

Gambar Logo Balada Kopaja 2015

PEDOMAN KERJA PRAKTEK DAN MAGANG. Teknik Informatika FTI UAJY

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN

Audience Attention PRESENTASI PENELITIAN 6/13/14. Yeni Herdiyeni Departemen Ilmu Komputer FMIPA IPB hgp://cs.ipb.ac.id/~yeni

BAB 5 PEMBAHASAN DESAIN. diambil tidak terlepas dari ilustrasi logo Ultra Disc, super grafis dari. merupakan sebuah perusahaan video rental.

BAB V VISUALISASI KARYA. A. Perancangan Visual Branding Pasar Festival Nusukan

Annual Report Change for Excellence

JUDUL KARYA ILMIAH MAKSIMUM TIGA BARIS, LIMA BELAS KATA TIDAK TERMASUK KATA DEPAN DAN KATA SAMBUNG NAMA PENULIS

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

BAB 1 PENDAHULUAN. sesuatu yang dapat dilihat indera penglihatan. Sejak lebih dari tahun yang lalu

BAB III STRATEGI DAN KONSEP VISUAL

BAB 5 PEMBAHASAN DESAIN

WHAT WE DO DAG // PORTFOLIO

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN. Berikut ini merupakan tampilan dari identitas utama Gelora Bung Karno yang baru

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

Blueprint CSS Framework

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

BAB 4 KONSEP DESAIN. Menurut Alina Wheeler, dalam buku Designing Brand Identity disebutkan bahwa

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN PERANCANGAN

BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL

BAB 4 KONSEP DESAIN. 4.1 Landasan teori

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

BAB 5 HAS IL & PEMBAHAS AN DES AIN

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN PERANCANGAN

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

BAB IV STRATEGI KREATIF

BAB I PENDAHULUAN. Ekonomi Kreatif dalam situs tempo.co (2014: 29 April 2014) bahwa pertumbuhan

BAB 5 METODE PERANCANGAN

BAB IV KONSEP PERANCANGAN

BAB I PENDAHULUAN. Manusia tidak lepas dari komunikasi. Komunikasi dapat dipahami

STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL

BAB IV TEKNIS PERANCANGAN DAN MEDIA

BAB IV TAHAP PRODUKSI

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

BAB IV STRATEGI KREATIF

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

THE MOST FUNDAMENTAL OF OUR CONDUCT INTEGRITY. ACCOUNTABILITY. TRANSPARENCY LAPORAN TAHUNAN 2008 ANNUAL REPORT

BAB 4 KONSEP DESAIN. 4.1 Branding

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

BAB 5 PEMBAHASAN DESAIN

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

BAB V KONSEP. Perancangan photobook ini bertemakan sosial, yang berjudul Ruang. Perancangan photobook ini menggunakan teknik

BAB 5 PEMBAHASAN DESAIN

BAB IV KONSEP PERANCANGAN

BAB 4 METODE PERANCANGAN

PERANCANGAN IDENTITAS VISUAL WISATA PANTAI TANJUNG PASIR TANGERANG

STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL PROMOSI OBJEK WISATA PANTAI GEDAMBAAN

BAB IV STRATEGI KREATIF

BAB I PENDAHULUAN. seringkali diwakilkan ke dalam identitas visual perusahaan. Salah satu jenis

BAB V IMPLEMENTASI KARYA. Pada bab ini penulis akan menjelaskan beberapa perancangan redesign logo. konsep desain yang tertulis pada bab sebelumnya.

PERANCANGAN ULANG IDENTITAS VISUAL BPR DPM KREDIT MANDIRI

UNIVERSITAS BINA NUSANTARA. Perancangan Ulang Identitas Visual untuk SeaWorld Indonesia

BAB IV IMPLEMENTASI KARYA

BAB 3 STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL

BAB 5 PEMBAHASAN DESAIN. Untuk merepresentasikan judul event ini, yaitu Jakarta Rock Parade 2009,

Transkripsi:

REBRANDING PUSAT PRIMATA SCHMUTZER ROY SAPUTRA Universitas Bina Nusantara, Jl. K.H. Syahdan No.1, Palmerah Jakarta 11480, Indonesia, telp: 0853 1199 1117, roysaputra.id@gmail.com Roy Saputra, Drs. Rujiyanto, M.Sn. ABSTRAK Dalam dunia Desain Komunikasi Visual selalu dibutuhkan identitas visual untuk mempromosikan sesuatu yang ingin dikenalkan kepada masyarakat luas. Dengan adanya identitas visual maka apa yang ingin kita perkenalkan kepada khalayak luas dapat kita kreasikan sehingga menarik perhatian. Alasan utama penulis tertarik membahas tentang perancangan ulang identitas visual pusat primata schmutzer adalah karena primata merupakan satwa yang terancam punah. Dan menurut penulis, identitas visual pusat primata schmutzer di ragunan kurang menarik dan kurang media promosi sehingga kurang kompeten dalam bersaing dengan tempat wisata lainnya. Penulis melakukan perancangan ulang menggunakan teori metode perancangan. Hasil visual dari kreatifitas penulis memberikan beberapa inspirasi yang mendukung promosi untuk meningkatkan daya tarik masyarakat terhadap pusat primata schmutzer. Hasil visual tersebut juga membantu pembaca untuk lebih mengenal tentang primata schmutzer dan lebih memahami tentang identitas visual. Dengan begitu minat masyarakat untuk mencari tahu dan membantu melestarikan primata akan semakin meningkat. Kata kunci : identitas visual, pusat primata, media promosi In Visual Communication Design, visual identity is required to promote and to introduce something to large society. With the visual identity, what we need to present to public could be created in order to compile attentions. The main concern of author to discuss about redesign of primate center s visual identity is because of primates is one of animals that became extincted. In this case, the author chooses According to the

author, the visual identity of Schmutzer Primates Center in Ragunan is unattractive and lack of promotions so that incompetent to compete with another recreation places. The author does redesign using the method of redesign. The visual results of the author s creativity gives some inspirations which is sustaining promotions to increase public s interest in Schmutzer Primates Center. It also helps readers to be more conscious about Schmutzer Primates and understand about visual identity well. In this way, the interest of public to find out and to preserve primates will be improved. Keywords : visual identity, primate center, media promotions PENDAHULUAN Berkembangnya jaman dan padatnya aktifitas serta tuntutan hidup yang tinggi membuat tempat wisata menjadi meningkat pada masyarakat tetapi sebagian orang lebih memilih jalan-jalan ke mall untuk belanja atau sekedar menghilangkan stress dan sudah menjadi gaya hidup. Belakangan ini cara pandang masyarakat sedikit menurun terhadap tempat-tempat wisata alam dikarenakan tempat wisata yang begitu-gitu saja dan tidak ada pembaharuan maupun perkembangan yang berarti. Padahal dengan mengunjungi tempat-tempat wisata alam akan memberikan pengalaman-pengalaman langsung dilapangan melalui kegiatan-kegiatan seperti pendidikan di alam terbuka sehingga kita lebih mengenal alam. Selain itu, tempat wisata juga sebagai tempat untuk mengisi waktu senggang kita. Dan juga sebagai aktivitas yang menyehatkan pada aspek fisik, mental dan sosial. Sehingga waktu senggang kita tidak terbuang sia-sia. Untuk menarik rasa ingin tahu dan daya tarik masyarakat agar kembali tertarik mengunjungi tempat wisata alam maka identitas visual harus diperhatikan karena akan memberikan pengaruh besar dalam mendongkrak popularitas tempat wisata alam tersebut. METODE PENELITIAN Wawancara langsung dengan Humas Pusat Primata Schmutzer, yaitu Bapak Wahyudi, untuk mengetahui dengan jelas tentang sejarah berdirinya Pusat Primata Schmutzer selain itu juga untuk mengetahui visi misi, dan kegiatan-kegiatan yang biasanya dilakukan di Pusat Primata Schmutzer. untuk mendapatkan informasi yang akurat langsung dari narasumber yang terpercaya. Selain itu informasi tambahan didapatkan dari internet. Berikut adalah hasil dari penilitian yang berupa SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, dan Threats) Pusat Primata Schmutzer : Strengths : Pusat Primata terbesar didunia. Harga tiket yang sangat murah.

Tempat yang bersih dan terawat sehingga nyaman untuk dikunjungi. Tempat yang cocok untuk menambah wawasan dan pengetahuan kita mengenai primata. Weaknesses : Kurangnya media promosi yang mengakibatkan Pusat Primata Schmutzer kurang dikenal oleh masyarakat. Tergabung dengan Taman Margasatwa Ragunan dan tidak memiliki akses langsung dari jalan. Opportunities : Sebagai Pusat Primata terbesar didunia, Schmutzer memiliki keunikan pada koleksi dan pengetahuan akan primata. Dengan promosi yang tepat, Pusat Primata Schmutzer akan lebih dikenal oleh masyarakat khususnya masyarakat jakarta. Threats : Kompetitor Pusat Primata Schmutzer lebih dikenal oleh masyarakat seperti Taman Margasatwa Ragunan, Taman Safari dan Sea World Indonesia. Pola hidup masyarakat kota yang konsumtif membuat mereka lebih memilih ke mall dan pusat-pusat perbelanjaan. Terkadang pengaruh dari tempat wisata lain yang ada di Indonesia yang tidak terawat membuat orang juga beranggapan sama tentang semua tempat wisata. HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN Visual Menggunakan ilustrasi vektor yang simpel dan mudah dipahami oleh setiap orang. Dipadukan dengan fotografi karena sebuah foto dapat menampilkan setiap karakter secara detail dibanding ilustrasi manual, sehingga ini juga membawa unsur modern pada desain. Tipografi Menggunakan huruf yang sesuai dengan karakter logo yaitu font Chlorinal. Karena karakter dari typeface ini dapat memberikan kesan nature dan fun sehingga sangat cocok dijadikan sebuah logotype.

Warna Menggunakan warna-warna yang cerah seperti hijau, kuning dan beberapa warna pendukung lainnya. Selain itu terdapat warna gradasi pada logotype agar desain tidak tampil flat dan memberi kesan yang fun. Warna hijau yang dominan memberi kesan yang sesuai dengan keadaan schmutzer yaitu alami/natural. Hasil Logo Logo pada Pusat Primata Schmutzer adalah bentuk daun yang mengelilingi seekor gorilla yang mengartikan bahwa nuansa alam yang begitu natural seperti keadaan alam yang ada di Pusat Primata Schmutzer. Logotype Pada logotype menggunakan font Chlorinal yang memberi kesan fun dan natural sehingga dapat mengimbangi logogram. Logotype dapat di konfigurasi sesuai dengan yang telah ditentukan. Graphic Standard Manual GSM atau Grafik Standard Manual adalah buku yang berisi tentang penjelasan mengenai logo mulai dari bentuk, warna, tipografi, proporsi ukuran, aturan pemakaian logo yang diperbolehkan dan dilarang, hingga penerapan logo dalam berbagai media aplikasi. Aturan-aturan dalam buku GSM ini benar-benar harus dipahami secara menyeluruh dalam pelaksanaan nya. Agar penerapan identitas perusahaan tetap konsisten.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor. Aenean massa. Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Donec quam felis, ultricies nec, pellentesque eu, pretium quis, sem. Nulla consequat massa quis enim. Donec pede justo, fringilla vel, aliquet nec, vulputate eget, arcu. In enim justo, rhoncus ut, imperdiet a, venenatis vitae, justo. Nullam dictum felis eu pede mollis pretium. Integer tincidunt. Cras dapibus. Vivamus elementum semper nisi. Aenean vulputate eleifend tellus. Aenean leo ligula, porttitor eu, consequat vitae, eleifend ac, enim. Aliquam lorem ante, dapibus in, viverra quis, feugiat a, tellus. Phasellus viverra nulla ut metus varius laoreet. Quisque rutrum. Aenean imperdiet. Etiam ultricies nisi vel augue. Curabitur ullamcorper ultricies nisi. Nam eget dui. Etiam rhoncus. Maecenas tempus, tellus eget condimentum rhoncus, sem quam semper libero, sit amet adipiscing sem neque sed ipsum. Nam quam nunc, blandit vel, luctus pulvinar, hendrerit id, lorem. Maecenas nec odio et ante tincidunt tempus. Donec vitae sapien ut libero venenatis faucibus. Nullam quis ante. Etiam sit amet orci eget eros faucibus tincidunt. Duis leo. Sed fringilla mauris sit amet nibh. Donec sodales sagittis magna. Sed consequat, leo eget bibendum sodales, augue velit cursus nunc. Regards... Taman Margasatwa Ragunan, Jl. Harsono RM. No. 1, Ragunan, Pasar Minggu Jakarta Selatan 12550 Indonesia Phone: (021) 7884 7114 Fax. (021) 780 5280 Surat Memakai elemen grafis yang mengacu pada elemen yang terdapat pada logo dengan ukuran standard A4 dan background putih. Lorem ipsum dolor, Amplop Elemen grafis yang dipakai hanya pada kanan bawah agar tidak terkesan monoyon dengan desain yang lainnya. Kartu Nama Elemen grafis yang dipakai sama seperti surat. Dengan ukuran standard dan desain yang modern.

Facsimile Facsimile dengan ukuran A4 tidak memiliki elemen grafis. Logo yang digunakan berwarna hitam putih, karena keterbatasan kertas fax yang tidak bisa menggunakan warna. Pen and markers Facsimile dengan ukuran A4 tidak memiliki elemen grafis. Logo yang digunakan berwarna hitam putih, karena keterbatasan kertas fax yang tidak bisa menggunakan warna. Map Folder Folder yang digunakan sebagai penyimpanan file juga memiliki desain yang serupa dengan media lainnya tetapi karena menggunakan background hijau maka logo yang digunakan adalah versi reverse.

Journal Journal yang dipakai sebagai catatan harian memiliki desain yang serupa dengan map folder yaitu sama-sama menggunakan background hijau dan logo reverse. Paper Bag Paper Bag dipakai saat melakukan pembelian aksesoris atau barang-barang yang dijual di Pusat Primata Schmutzer. Kartu Identitas Kartu identitas atau id card dipakai oleh seluruh pegawai Schmutzer. di Pusat Primata

Desk Name Desk name dipakai hanya menggunakan grafik tanpa menggunakan logo. Sebagai tanda pengenal identitas dari petugas schmutzer. Poster Poster sebagai salah satu media promosi untuk Pusat Primata Schmutzer, dimana poster dipakai sebagai media informasi. Setiap poster memiliki informasi tentang setiap jenis primata yang berbeda-beda. Di desain dengan elemen grafis dan perpaduan fotografi, sehingga lebih mudah dimengerti oleh orang yang melihatnya. Banner Banner di desain serupa dengan poster, dimana sama-sama dipadukan dengan fotografi, hanya saja berisi informasi yang berbeda. Ukuranya pun jauh lebih besar yaitu 60 x 160cm.

Brosur Brosur sebagai salah satu media promosi yang akan dibagikan pengnjung. Informasi yang terdapat pada brosur berisi tentang primata Pusat Primata Schmutzer, dan juga terdapat Peta/Map sebagai panduan pengunjung selama berada di Pusat Primata Schmutzer. Tiket Terdapat tiga macam harga tiket dan terdapat juga tiga macam desain tiket yaitu untuk tiket untuk anak-anak, orang dewasa, dan grup. Perbedaan tiket hanya terletak pada warna tulisan, dan mempunyai gambar yang sama-sama menarik. T- Shirt T-shirt ini bisa didapatkan di Pusat Cinderamata dengan logo Pusat Primata Schmutzer ditengah bajunya.

Website Agar pengunjung mudah mendapatkan informasi yang lengkap mengenai Pusat Primata Schmutzer. Map Papan yang berisikan informasi kandang satwa dan fasilitas pendukung lainnya dan terdapat peringatan / larangan saat memasuki kawasan Pusat Primata Schmutzer. Petunjuk Arah Petunjuk arah terdiri dari 2 kategori yaitu hijau sebagai penanda kandang satwa sedangkan orange sebagai penunjuk fasilitas umum seperti toilet.

Mug Mug sebagai salah satu aksesoris yang dapat kita temukan di Pusat Cinderamata yang dijual, dengan logo yang terdapat pada bagian tengah gelas. Pin Pin dibagikan secara gratis saat ada event-event tertentu yang diadakan oleh Pusat Primata Schmutzer kepada pengunjung sebagai salah satu media promosi. Stiker Stiker dibagikan secara gratis kepada pengunjung Pusat Primata Schmutzer sebagai salah satu aksesoris yang membantu promosi.

SIMPULAN DAN SARAN Dari hasil pembahasan tentang Perancangan Ulang Identitas Pusat Primata Schmutzer, maka dapat diambil kesimpulan yaitu perancangan ini pada dasarnya memberikan identitas baru agar menjadi lebih baik dengan tidak mengabaikan tujuan awal Pusat Primata Schmutzer sebagai tempat wisata alam. Dan dalam mengerjakan tugas akhir ini diperlukan kesabaran, ketelitian serba data yang akurat agar mendapatkan hasil yang maksimal, maka dari itu penulis menyarankan untuk memilih tema yang sesuai dengan kemampuan kita. RIWAYAT PENULIS Penulis bernama lengkap Roy Saputra lahir di Bangka Belitung, pada 31 Oktober 1993 merupakan anak ke empat dari empat bersaudara. Penulis sekarang bertempat tinggal di Jl. K.H. Syahdan No.1, Palmerah, Jakarta Barat. Sampai penulisan skripsi ini penulis masih terdaftar sebagai mahasiswa Program S1 di Universitas Bina Nusantara jurusan Desain Komunikasi Visual New Media pada tahun 2015.