Panji Ramdana / 1 1. PAN-Jsound RECORDS

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Panji Ramdana / 1 1. PAN-Jsound RECORDS"

Transkripsi

1 Panji Ramdana / 1 1 PAN-Jsound RECORDS

2 0 1 Diamku adalah caraku menjagamu Setidaknya beritahu aku Sudah sejauh mana kau mengenalku? Boleh? Jaga selalu kesehatanmu Kau boleh menyebrangiku asal tidak di depanku Sahabat yang bukan sahabat Tak pernah selalu ada Aku tidak ingat apa-apa Bahagia yang lebih dari awal pertemuan kita Sama halnya denganmu Kinar Cinta Shinta Kenangan Sayang

3 Lempari saja aku dengan senyum Aku takkan pernah bosan. Asal kau jangan melemparku jauh-jauh lalu tersenyum. Sama sekali jangan. 15 Demi Apa Pun Kamu Melebihi Apa Pun Adalah hal yang bodoh meninggalkanmu yang terseorang diri. Adalah hal yang pintar meninggalkan semua yang mengejarku. Karena demi apa pun, kamu melebihi apa pun Lempari saja aku dengan senyum, aku takkan pernah bosan. Asal kau jangan melemparku jauh-jauh lalu tersenyum, sama sekali jangan. Dan lagi jangan kau tersenyum lalu melemparku sangat jauh. Karena aku bisa saja suatu waktu menjadikan senyum sebagai kata yang sangat hina. Tapi tetap tersenyumlah selalu padaku. Karena aku masih memandang senyum itu adalah hal yang paling indah Hal yang paling indah darimu yang bisa masih kudapat.

4 Diamku Adalah Caraku Menjagamu Kau terlalu indah. Sampai lisanku tak mampu lagi berucap kata terbaik yang bisa melukiskanmu. Kau terlalu sempurna. Sampai anganku tak mampu lagi lebih jauh untuk bermimpi. Kau terlalu hebat. Sampai langkahku terus saja tertinggal darimu dan aku hanya mampu melihatmu dari belakang. Kau terlalu jauh, itulah mengapa aku... diam. Diam dalam ruang pribadiku. Mengatakan sebuah beban dan harap yang tertulis dalam goresan kepalaku. Inginku sederhana. Aku ingin kau bahagia. Aku ingin kau lebih dari apa yang kau miliki sekarang. Dan aku, ingin menjagamu. Dalam setiap langkah yang kau pijak, aku ada. Caraku menjagamu adalah dalam diamku. Karena aku tau, menjaga adalah untuk seseorang tetap nyaman. Aku diam, karena aku ingin kau tetap nyaman. Ingin sekali ada satu hembusan yang belum aku dapatkan darimu hadir dalam hidupku. Aku ingin berhak untuk ada. Hingga sampai di mana ketika kamu terluka, aku menjadi pohon besar bagimu. Menjadi tempat sandaranmu, teduh dan menyejukkan. Mungkin ini adalah takdirku, meretas kerinduanku yang tak mungkin terjadi. Memelukmu dengan satu kehangatan yang berbeda. Binar mataku dan kamu berbeda. Apa kau tak sadari itu? Tak kau lihatkah ada satu pena dalam mataku yang ingin aku tuliskan dalam ingatanmu? Aku, akan selalu ada, dan tinggalah dalam hatiku, air mataku, dan dalam ingatanku.

5 Setidaknya Beritahu Aku Jika kau tersenyum setidaknya beritahu aku. Karena menyebalkan jika kau tersenyum di suatu tempat yang mungkin dikarenakanku dan aku tak tahu itu. Mungkin ini rasanya tersenyum untuk orang lain yang aku yakin orang itu tidak tahu aku tersenyum untuknya. Dan itu tidak akan mengubah apapun. Menyebalkan, ketika kau sudah ada di depanku. Dan aku tak bisa apa-apa. Hanya menggamit harap pada pikiran-pikiran yang berulang. Aku tak mungkin bisa. Menyebalkan. Aku sudah memberi sesuatu untukmu. Tapi aku tidak tahu kau suka atau tidak, kau tersenyum atau tidak. Dan "aku tak kan mungkin tahu. Kau tau? Adakalanya aku mengejar dan mendekati semua temantemanmu itu semata-mata hanya untuk mengetahui kabarmu saja. Seperti sekarang. Sudah banyak tulisan-tulisan dalam papan hati ini. Namun papan ini malah menjadi hitam. Karena papan ini sudah tak mampu membendung kata perkata lagi. Terlalu banyak yang ku simpan. Andai, kau mau menyempatkan waktumu sebentar saja. Untuk mau memberiku pintu masuk. Sebentar saja. Kau boleh mengusirku jika waktumu sudah habis. Tapi setidaknya beritahu aku, bagaimana perasaanmu saat ketika kau bersamaku. Setidaknya beritahu aku.

6 Sudah Sejauh Mana Kau Mengenalku? Aku ingin memayungimu. Bersama dalam satu payung cinta. Entah kapan hujan ini usai. Yang jelas, kali ini kita memang berada di dalam payung yang sama. Ada yang aneh ketika itu. Meski kau melindungi bahuku dari tetes hujan, tetap saja aku kedinginan. Hanya saja, mengapa masih ada yang bergejolak? Lantas, sudah sejauh mana kau mengenalku? Aku ingin tahu. Jadi, jangan menyimpannya selalu. Karena semua yang aku lakukan hanya semata untuk dikenali olehmu.tapi ketika aku bertemu denganmu. Semua rasanya tidak terjadi. Aku tidak yakin saat itu matamu dua, hidungmu satu, atau suaramu ada Indraku lemah. Bagai melangkah katak. Kehilangan langkah kedepan, buntu. Aku berdebu diam. Kebelakang? tak bisa. Dan sekarang aku berpikir, belajar untuk kecewa itu penting. Aku akan mempelajarinya dan akan membiasakannya. Sehingga lagi tidak perlu dua tangan untuk membentuk satu bunyi kebahagian. Satu pun bisa. Cukup tutup mata dan pikirkan sesuatu yang indah. 1 menjadi 2. Jika kau sudah jauh mengenalku. Aku antar kau ke teras depan. Menikmati seluruh harumnya bunga. Kupetik dan kuberikan kepada bunga hidupku. Begitulah nanti kebiasaanku setiap pagi.

7 Boleh? Matamu keruh, boleh aku menjernihkannya? Senyummu masam, boleh aku memaniskannya? Hatimu berserakan, boleh aku merapihkannya? Harapanmu hilang, boleh aku mencarinya? Karena kau sudah lelah dengannya, aku selalu siap bahkan menjadi bonekamu. Melihat harapanmu yang baru hadir bersamaku, aku siap. Karena itu yang aku bisa. Semoga nanti... menjadi yang kita bisa. Jika tidak bisa, aku ingin seseorang yang sama sepertimu. Aku tahu itu salah, karena tidak ada orang yang senang jika disamakan. Karena itu, kau sajalah. Apa kau mau? Meski aku tak pernah kau lihat sekarang. Tapi setidaknya, dalam sedetik waktuku saja aku akan bersama dalam setiap kebersamaan waktumu. Tersenyumlah. Maka aku akan merasa dua kali lebih hidup. Meski bukan untukku, setidaknya melihatnya saja sudah merasa baik, Itu sudah benar. Karena kamu merupakan telingaku yang tak akan pernah aku bisa lihat secara langsung terus menerus. Tapi, selagi aku di sini. Biarkan kita saling bermain, setidaknya aku.

8 Jaga Selalu Kesehatanmu Saat itu, aku melihat satu wajah. Tak seperti biasanya, kali ini ia berbeda, kesakitan apa yang kau rasakan? Aku ingin tahu, tapi apakah mungkin aku akan tahu? Aku sadar diri ini siapa. Satu pintaku. Jagalah selalu kesehatanmu, yang sangat berharga bagiku. Mungkin ku tahu, apalah arti kekhawatiranku pada dirimu. Merasa lemah dan menyedihkan adalah ketika saat aku ingin tahu kabarmu yang sakit, tapi sulit. Bukan karena tidak mau, tapi lebih karena tidak bisa. Suatu waktu aku menetapkan kewajibanku untuk menjagamu, membahagiakanmu. Tapi aku tidak dapat mendapatkan hakku. Karena kamu bukan hakku. Aku ingin masuk dalam kehidupanmu. Meski ku tahu itu tak akan mungkin terjadi pada diriku, akan kah ada keajaiban? Aku melihatmu bening tanpa satu pun yang mengganggu. Berpapasan sejajar, kau melihatku nampak seperti melihat kaca tebal yang buram. Tak ada. Karena siapa kau bagiku. Siapa aku bagimu. Aku masih belum bisa mengetahuinya.

9 Kau Boleh Menyebrangiku Asal Tidak di Depanku Teruslah menjauh, itu boleh. Jangan lalu terus mendekat lagi, itu tak boleh. Bukankah boleh bagiku tidak selalu boleh bagimu? begitupun sebaliknya. Aku ingat saat itu. Seperti sudah gila. Keringat yang jatuh dari kening yang menuju bibirmu saja aku sudah mengira itu air terjun yang jatuh dengan bebasnya. Manis sekali. Sedang ponimu yang menggantung dengan resahnya pasrah tersapu oleh bisikan bibirmu yang membawa angin kesejukan. Layaknya air di kala kemarau. Setiap kau ingin menyebrang. Aku tak ingin membantumu. Meski kendaraan riuh di sepanjang. Karena aku takut, setelah itu kau akan menyebrangiku. Kau boleh menyebrangiku, asal tidak di depanku. Lewat belakanglah, karena aku tidak ingin kau tiba-tiba kembali hanya karena kau melihat air mataku. Ketika air menetes, tangan ini tak mampu mengusiknya. Payung yang ku genggam dan bunga yang ku bawa seolah membiarkan air ini terus mengalir. Malam yang dinanti pun datang. Jika tidak keberatan, boleh jika aku memberitahumu? Lekaslah tidur.

10 Sahabat Yang Bukan Sahabat Mungkin ini hobiku, atau lebih tepatnya kebiasaanku. Katanya hobiku ini tidak baik, merugikan orang lain. Ya, hobiku adalah mencuri. Itu kata orangtuaku dan guruku. Mereka selalu bilang agar aku jauh dari kata mencuri itu. Tapi sekarang semua berubah. Aku tidak menepati itu. Untungnya apa yang aku curi tidak merugikan orang itu. Dan ia pun tidak tahu kalau aku mencuri sesuatu darinya, dan orang-orang pun tidak ada yang tahu. Setiap kali aku mencuri aku merasa lebih bersemangat. Setidaknya hobiku ini menjadi satu hobi yang tidak ada orang yang tahu. Sekali lagi, aku yang ingin menjadi sahabatmu, yang akan selalu mencuri semua... Tentangmu. Menarimu merupakan teriakku. Tatapmu merupakan tawaku. Diammu merupakan senyumku. Hidupmu merupakan yang belum aku dapatkan. Dan tetap menunggu. Bibirnya sempurna lagi menawan. Sayangnya aku tidak boleh mencicipinya, meski menyerupai apel merah yang siap untuk di ambil. Karena aku tidak berhak untuk memanennya. Tersebab, menjadi yang untukmu bukan tujuanku untuk sekarang. Sudah aku bilang, aku ingin menjadi sahabatmu. Yang di mana kau akan bisa bebas membicarakan siapa yang sedang kau sukai. Selamat malam sahabat. Semoga suatu saat akan ada namaku di dalam ucapmu itu.

11 Tak Pernah Selalu Ada Bulan tak pernah selalu ada. Senja pun sama. Begitupun malam, pagi, siang dan sore. Dan juga... Kamu. Lalu, apa yang akan selalu ada? Aku tidak suka saat sibukmu. Karena aku dilupakan. Tapi aku lebih tidak suka saat senggangmu. Karena kau jadi malah sibuk dengannya. Tersebab bukan kamu yang menganggap kita ada. Hanya aku saja. Bertepuk sendiri itu melelahkan. Sekeras apapun walaupun tanpa kena, sakitnya di sini. Dan jarum itu tersuntik di lenganku. Merusak segala komponen nalarku. Orang-orang ramai menggunakan pakaian yang tebal. Menurutnya dingin, tapi aku kepanasan. Di tengah sorak luar biasa kencangnya. Semua saling bergelimang kata, tapi aku malah kesepian. Di sebelahku ada yang dalam menunggu hujan reda, ia takut akan sakit. Tapi aku malah menemui hujan. Karena aku sudah merasa sakit sebelumnya. Itulah kamu, hal yang tak pernah selalu ada di sisiku. Tapi kau akan selalu ada, di setiap kekhawatiranku.

12 Aku Tidak Ingat Apa-Apa Pertama kali aku melihatmu. Aku tidak ingat apa-apa. Apakah langit menyengat kulitku atau betapa indahnya matahari terbenam. Karena... aku hanya melihatmu. Kamu adalah keindahan. Di setiap helai bulu matamu adalah anugerah darinya. Tawamu yang lepas seolah aku ingin masuk di antara barisan gigimu, yang kian hari makin membuatku sulit untuk lepas dari keterpakuan. Ketika matamu terpejam, itu sudah cukup. Lalu kau buka dengan sengaja. Terimakasih, aku melihat satu masa depanku. Bermain dengan air dan cahaya. Berdiri pun aku sulit. Kau melihatku manja. Aku berikan tanganku tepat di wajahmu. lantas kau berdiri dan membawa tanganku di setiap genggammu. Aku tidak ingat kapan rasa ini mengikatku. Rasanya sama seperti di detik berapa aku dilahirkan di dunia ini? Semua terjadi begitu saja. Bersamamu, serupa menyelesaikan semua masalah yang ada. Seperti berada di tengah danau dan ditemani alunan suara indah dari yang terindah. Walaupun hanya dua detik kata-kata yang keluar dari mulutmu tentang aku. Ketika kita jauh, setiap dua detiknya aku akan selalu ingat. Ketika kita kembali ke tempat masing-masing tak hentinya aku selalu menunggu kabar darimu. Sampai aku lupa jika aku sedang menunggu kabarmu. Karena ada satu rutinitasku yang tak akan pernah bosan aku melakukannya. Yaitu... menunggu kabar darimu dan memberi kabar untukmu.

13 Bahagia Yang Lebih Dari Awal Pertemuan Kita Bukan inginku ini terjadi. Terjal kata kasar menyeruak ke dalam tahun. Selama ini aku dipenuhi rasa sakitku. Aku datang seolah menjadi pengindah dalam hidupmu, dahulu. Resiko dalam saling mencinta adalah saling kehilangan. Selama ini aku dipenuhi rasa sakitmu. Rasa bersalahku. Akhir dunia bahkan sudah menjadi pilihan bagimu ketika itu. Tapi sadarkah kau? Aku pun merasakan hal itu. Mengapa selalu tidak hadir di awal penyesalan itu?. Sakitmu melebihi batas sakitmu, itu yang aku sesali. Kita dulu saling membangga, ucap terimakasih hadir disetiap pertemuan. Terimakasih sudah menjadi bagian hidupku. Semua hilang. Ketika satu keadaan yang aku tak mengerti terjadi. Bukan karena salahmu, melainkan lebih karena keinginanku. Aku tidak tau dengan apa keinginanku sebenarnya saat itu jika aku pikir kembali sekarang. Maaf untuk waktu. Kedewasaan memang bukan selalu ditentukan oleh waktu. Tapi ada benarnya, pengalaman pahit adalah awal kedewasaan diuji. Sekarang aku hanya mampu berdoa. Semoga Kau bisa benar-benar bahagia. Jauh dari bahagia awal pertemuan kita.

14 Sama Halnya Denganmu Bulan itu satu. Sama halnya denganmu. Bulan itu datang dalam malam. Sama halnya denganmu. Hanya saja bulan dalam nyata, kau dalam mimpi. Dan bulang hilang ketika ku terbangun. Sama halnya denganmu. Namun aku tetap bahagia. Bahagia bukan melulu soal kekayaan, ketenaran, kesuksesan, atau kecantikan. Tapi ada dalam setiap hati masing-masing. Jika bahagia dapat dibeli? Aku pasti tidak akan mendapatkannya. Karena telah habis oleh orangorang kaya. Jika bahagia ada di suatu tempat? Aku pasti telat dan tak akan dapat menuju kesana. Karena semua orang sudah lebih dulu disana. Sehingga aku kehabisan. Serupamu, bahagiaku dalam kebiasaanku. Sayangnya, aku tidak tahu kapan aku akan pergi. Aku tidak tahu kapan kau akan pergi. Dan yang kusesali adalah aku tidak tahu kapan kita akan bertemu lagi. Kalau aku bisa. Aku ingin mengajakmu ke tempat-tempat yang ingin aku tunjukan. Sebelum kita hilang. Itu pun, kalau kamu bisa. Karena melihatmu, sama halnya melihat udara.

15 / Kinar Kinar. Sakit rupa menggali detik keping. Jauh mengendap ditilam kesenjangan. Ku lihat semburat cahaya merah darah di udara matamu. Kinar. Berjalan sendiri menopang tangan rusak. Membunuh banyak dengan satu kata yang berkelebat. Hati-hati, yang ada ialah menetap di alam bawah sadarku. Semua yang muncul selalu mengikuti. Adakah. Apakah. Mengapa. Karena pucuk daun ucap menurig dinding hatinya. Kinar, menalar nama-namanya. Dikoyak jatuhan embun lebih sederhana dibanding yang saat ini. Sudah, luarku semua topeng untuknya. Untukku merupakan cangkang daging busuk. Kinar. Mata yang berhamburan keluar itu, untukku.

16 / Quesque Cinta Shinta dolor adipiscing Mollis Donec Molestie Tincidunt Shinta berjalan menuju tempat yang sudah menunggunya. Tergesa menempati sepatunya yang basah karena hujan. Tanpa menghiraukan mata-mata yang berusaha membuat Shinta menunduk. Puluhan payung berserakan di atas tangan para penggenggam. Langkah-perlangkah menuntunnya. Tangannya Nullam vitae hendrerit mauris. Fusce diam sapien, venenatis non porta id, seolah menarik mulutnya agar membentuk satu senyum dengan tujuan elementum a mauris. Cras id eros eget arcu ultrices congue sed quis neque. Vestibulum membuat yang ante ligula, menunggu tincidunt memaafkannya. eu, sagittis a felis.pellentesque Mungkin Shinta nisl. terlambat, Mauris atau quis hanya vestibulum sekedar saja. urna. Jarum Phasellus berhenti commodo, di angka mollis 5. aliquet, Jingga quam sudah ligula hilang mattis karena ligula, kalah oleh vitae mendungnya vulputate nibh langit mauris serta in nisi. hati. Aenean Shinta commodo akhirnya justo sampai. id nunc Membawa faucibus satu ikat id bunga tempor dan turpis puluhan eleifend janji yang lorem terikat. ipsum odio Disimpannya id tempor bunga id.praesent itu. Sebagai a lobortis bukti janji, dui.neque. bahwa ia Vestibulum akan selalu ante datang ligula, di Nullam hari ulang id eros tahun arcu, pemakaman sed yang pellentesque. Phasellus commodo, urna quis mollis aliquet, quam ligula mattis menunggunya. ligula, vitae vulputate nibh mauris in nisi. Fusce magna leo, eleifend ut luctus ac, scelerisque eget mi. Proin ut ultrices tortor. Praesent a lobortis dui. Nullam vitae hendrerit mauris. Fusce diam sapien, venenatis non porta id, elementum a mauris. Cras id eros eget arcu ultrices congue sed quis neque. Vestibulum ante ligula, tincidunt eu eleifend at, sagittis a felis. Nullam id eros arcu, sed pellentesque nisl. Mauris quis vestibulum urna. Phasellus rutrum metus in ante sollicitudin sodales. Donec euismod turpis eu lorem tincidunt facilisis. Etiam viverra adipiscing elit, eu rhoncus sapien mollis ut. Donec nec quam sem, vitae molestie sem. Praesent sit amet augue leo, vel imperdiet diam.

17 Kenangan Sayang Mari kita menyusun tiap-tiap batang korek api. Lalu kita nyalakan hati-hati. Apa yang kamu lihat di dalamnya adalah kenangan indah kita. Selagi aku sempat dan masih bisa. Biarkan aku menemani setiap kehilangan kenanganmu itu. Aku ingin mengembalikkannya. Meski aku harus benar-benar hilang. Lelah jika melihatmu dalam tatap seperti itu. Binar yang ada seakan tanpa ada. Nuansa yang tak bernuansa. Kau masih disini. Aku akan memapahmu. Aku bahagia jika kau akhirnya baik-baik saja. Meski kau tak ingat akanku. Terlebih kejadian itu. Setidaknya kepergianku membuat kau baik-baik saja. Tangan lemahku bersusah payah mendorong punggungmu. Lampu malam dan jalanan menjadi saksi. Kita berpisah dalam keadaan tak ada kenangan. Selamat jalan, aku harus pergi. Kau jangan menjemputku. Biar hujan menuntunmu dalam kesempatan yang akan datang. Baik-baiklah. Di bumi. Aku akan tetap memperhatikanmu di sini. Membantu menggembalikan ingatanmu dan kenanganmu. Sampai kapanpun. Meski kita sudah dalam dua dunia yang berbeda. Yakinlah. Kita akan menuju dalam hanya satu kenangan saja, sayang

18 Malam ini aku rindu. Benar, aku benarbenar rindu. Merindukanmu adalah kebenaran yang tak menyenangkan.

19 / Quesque dolor adipiscing Mollis Donec Molestie Tincidunt Sebab hatiku bukan kayu, melainkan langit yang maha luas. Namun kau harus tahu langit pun pernah menangis. Nullam vitae hendrerit mauris. Fusce diam sapien, venenatis non porta id, elementum a mauris. Cras id eros eget arcu ultrices congue sed quis neque. Vestibulum ante ligula, tincidunt eu, sagittis a felis.pellentesque nisl. Mauris quis vestibulum urna. Phasellus commodo, mollis aliquet, quam ligula mattis ligula, vitae vulputate nibh mauris in nisi. Aenean commodo justo id nunc faucibus id tempor turpis eleifend lorem ipsum odio id tempor id.praesent a lobortis dui.neque. Vestibulum ante ligula, Nullam id eros arcu, sed pellentesque. Phasellus commodo, urna quis mollis aliquet, quam ligula mattis ligula, vitae vulputate nibh mauris in nisi. Fusce magna leo, eleifend ut luctus ac, scelerisque eget mi. Proin ut ultrices tortor. Praesent a lobortis dui. Nullam vitae hendrerit mauris. Fusce diam sapien, venenatis non porta id, elementum a mauris. Cras id eros eget arcu ultrices congue sed quis neque. Vestibulum ante ligula, tincidunt eu eleifend at, sagittis a felis. Nullam id eros arcu, sed pellentesque nisl. Mauris quis vestibulum urna. Phasellus rutrum metus in ante sollicitudin sodales. Donec euismod turpis eu lorem tincidunt facilisis. Etiam viverra adipiscing elit, eu rhoncus sapien mollis ut. Donec nec quam sem, vitae molestie sem. Praesent sit amet augue leo, vel imperdiet diam.

20 Panji Ramdana 2015

21 Melodydalampuisi

graphic standard manual

graphic standard manual graphic standard manual Selamat datang di panduan brand RINJANI Dokumen ini menyediakan tinjauan brand secara visual juga dasar-dasar penerapan konsisten identitas brand RINJANI, sebagai alat bantu untuk

Lebih terperinci

JUDUL TUGAS AKHIR/SKRIPSI

JUDUL TUGAS AKHIR/SKRIPSI JUDUL TUGAS AKHIR/SKRIPSI Proposal Tugas Akhir/Skripsi Ditulis sebagai syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Seni (S.Sn) Nama NIM Program Studi : Nama Mahasiswa : xxxxxxxxxxxxxx : Desain Komunikasi Visual

Lebih terperinci

Rancangan / draft untuk penulisan Bab I (Pendahuluan)

Rancangan / draft untuk penulisan Bab I (Pendahuluan) Rancangan / draft untuk penulisan Bab I (Pendahuluan) BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dibuat maksimal 8-10 paragraf dimana setiap paragraph mewakili poin-poin untuk menjadi identifikasi masalah.

Lebih terperinci

WEWARAH PRIORITAS Media Informasi dan Penyebarluasan Praktek Pendidikan yang Baik di Provinsi Banten

WEWARAH PRIORITAS Media Informasi dan Penyebarluasan Praktek Pendidikan yang Baik di Provinsi Banten USAID PRIORITAS: Mengutamakan Pembaharuan, Inovasi, dan Kesempatan bagi Guru, Tenaga Kependidikan, dan Siswa Edisi 2/Januari 2013 WEWARAH PRIORITAS Media Informasi dan Penyebarluasan Praktek Pendidikan

Lebih terperinci

BAB 5 METODE PERANCANGAN

BAB 5 METODE PERANCANGAN BAB 5 METODE PERANCANGAN 5.1 Konsep Visual 5.1.1 Visual Menggunakan ilustrasi vektor yang simpel dan mudah dipahami oleh setiap orang. Selain menggunakan ilustrasi vektor juga dipadukan dengan fotografi

Lebih terperinci

Lampiran 1 Tampilan client. Lampiran 2 Tampilan server

Lampiran 1 Tampilan client. Lampiran 2 Tampilan server LAMPIRAN Lampiran 1 Tampilan client Lampiran 2 Tampilan server Lampiran 3 Tampilan saat melakukan koneksi pada client Lampiran 4 Tampilan saat melakukan koneksi pada server Lampiran 5 Contoh pengiriman

Lebih terperinci

COLOR PALETTE M 100 Y 100 K 100. CATATAN Aturan ini mohon diaplikasikan sesuai dengan ketentuan ukuran yang telah diatur pada guidelines ini.

COLOR PALETTE M 100 Y 100 K 100. CATATAN Aturan ini mohon diaplikasikan sesuai dengan ketentuan ukuran yang telah diatur pada guidelines ini. LOGO COLOR PALETTE C 0 M 100 Y 100 K 0 C 0 M 0 Y 0 K 100 STATIONERY Left Margin 3 cm Right Margin 2 cm Top Margin 2.15 cm Left Margin 0.3 cm Right Margin 0.3 cm AAN RACHMAN Direktur Operasional Top Margin

Lebih terperinci

Fungsi Require dan Include Donny Reza, S.Kom Aplikasi IT-2 Teknik Informatika Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Komputer Indonesia

Fungsi Require dan Include Donny Reza, S.Kom Aplikasi IT-2 Teknik Informatika Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Komputer Indonesia Fungsi Require dan Include Donny Reza, S.Kom Aplikasi IT-2 Teknik Informatika Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Komputer Indonesia Di dalam PHP terdapat fungsi yang dapat digunakan untuk menyisipkan/menyertakan

Lebih terperinci

BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN DEPUTI PENGAWASAN BIDANG PENYELENGGARAAN KEUANGAN DAERAH

BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN DEPUTI PENGAWASAN BIDANG PENYELENGGARAAN KEUANGAN DAERAH BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN DEPUTI PENGAWASAN BIDANG PENYELENGGARAAN KEUANGAN DAERAH KATA PENGANTAR Dalam rangka mendukung terwujudnya good governance dan clean government dalam penyelenggaraan

Lebih terperinci

Dasar-dasar HTML 1. Oleh: Cecep Yusuf

Dasar-dasar HTML 1. Oleh: Cecep Yusuf Dasar-dasar HTML 1 Oleh: Cecep Yusuf Apa yang harus dipelajari jika kita ingin membuat sebuah website? Yup, jawabannya adalah HTML. Yuk kita intip HTML itu seperti apa. Pada suatu hari, teman saya Irvan

Lebih terperinci

JUDUL SKRIPSI DALAM BAHASA INDONESIA

JUDUL SKRIPSI DALAM BAHASA INDONESIA JUDUL SKRIPSI DALAM BAHASA INDONESIA SKRIPSI untuk memenuhi sebagian persyaratan untuk memperoleh derajat Sarjana S-1 Program Studi Teknik Nuklir diajukan oleh NAMA LENGKAP MAHASISWA xx/yyyyyy/tk/zzzz

Lebih terperinci

JUDUL SKRIPSI DALAM BAHASA INDONESIA

JUDUL SKRIPSI DALAM BAHASA INDONESIA JUDUL SKRIPSI DALAM BAHASA INDONESIA SKRIPSI untuk memenuhi sebagian persyaratan untuk memperoleh derajat Sarjana S-1 Program Studi Teknik Nuklir diajukan oleh NAMA LENGKAP MAHASISWA xx/yyyyyy/tk/zzzz

Lebih terperinci

Kesan dari pelajaran bahasa Inggis dengan guru Pak Sartoyo S.Pd adalah beliau selalu memotivasi kami untuk membuka kamus setiap hari dan menghafal 10

Kesan dari pelajaran bahasa Inggis dengan guru Pak Sartoyo S.Pd adalah beliau selalu memotivasi kami untuk membuka kamus setiap hari dan menghafal 10 Kesan dari pelajaran bahasa Inggis dengan guru Pak Sartoyo S.Pd adalah beliau selalu memotivasi kami untuk membuka kamus setiap hari dan menghafal 10 kosa kata bahasa Inggris, dan bila ada tugas, kita

Lebih terperinci

REBRANDING PUSAT PRIMATA SCHMUTZER

REBRANDING PUSAT PRIMATA SCHMUTZER REBRANDING PUSAT PRIMATA SCHMUTZER ROY SAPUTRA Universitas Bina Nusantara, Jl. K.H. Syahdan No.1, Palmerah Jakarta 11480, Indonesia, telp: 0853 1199 1117, [email protected] Roy Saputra, Drs. Rujiyanto,

Lebih terperinci

Riesty Aqmarina. Desian sampul: Rizky Pujo Wardhana. FB/Eno pujo. Diterbitkan melalui: Copyright 2010 by Riesty aqmarina

Riesty Aqmarina. Desian sampul: Rizky Pujo Wardhana. FB/Eno pujo. Diterbitkan melalui:  Copyright 2010 by Riesty aqmarina Riesty Aqmarina Riesty Aqmarina Copyright 2010 by Riesty aqmarina Desian sampul: Rizky Pujo Wardhana FB/Eno pujo Diterbitkan melalui: www.nulisbuku.com 2 THANK s TO: Wow, this is wonderful, i can publish

Lebih terperinci

LUCKY_PP UNTUKMU. Yang Bukan Siapa-Siapa. Diterbitkan secara mandiri. melalui Nulisbuku.com

LUCKY_PP UNTUKMU. Yang Bukan Siapa-Siapa. Diterbitkan secara mandiri. melalui Nulisbuku.com LUCKY_PP UNTUKMU Yang Bukan Siapa-Siapa Diterbitkan secara mandiri melalui Nulisbuku.com UNTUKMU Yang Bukan Siapa-Siapa Oleh: Lucky_pp Copyright 2014 by Lucky_pp Desain Sampul: Ii dan friend Diterbitkan

Lebih terperinci

Lorem Ipsum. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Duis mattis Nilai-Nilai Utama Kami 5

Lorem Ipsum. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Duis mattis Nilai-Nilai Utama Kami 5 KODE ETIK Lorem Ipsum Pesan dari CEO 3 Fondasi atas segala yang kita kerjakan 4 Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Duis mattis Nilai-Nilai Utama Kami 5 neque quis porttitor consectetur.

Lebih terperinci

Komputer Dan Dunia Hiburan

Komputer Dan Dunia Hiburan Est. 1869 ILLUSTRATED WEEKLY NEWSPAPER Wednesday, November 24, 1892 Member of the Asscoiated Press. Aenean commodo ligula eget dolor. Aenean. Aenean commodo ligula eget dolor. Aenhswse. Cejhciebce fcdcdcd.

Lebih terperinci

Panduan Tugas Akhir Manajemen Informatika

Panduan Tugas Akhir Manajemen Informatika 2014 Panduan Tugas Akhir Manajemen Informatika Panduan ini disusun sebagai gambaran bagi mahasiswa Program Studi Manajemen Informatika (D-III) STMIK Mikroskil dalam penyusunan Tugas Akhir Fandi Halim STMIK

Lebih terperinci

Lucu memang.. Aku masih bisa tersenyum manis, melihatmu disana tertawa lepas bersamanya.

Lucu memang.. Aku masih bisa tersenyum manis, melihatmu disana tertawa lepas bersamanya. Lelah menanti.. Cinta untukmu tak pernah berbalas. Lucu memang.. Aku masih bisa tersenyum manis, melihatmu disana tertawa lepas bersamanya. Lucu memang, aku masih saja merindukanmu.. Walau kutau hatimu

Lebih terperinci

SYAIR KERINDUAN. Genre: Puisi-puisi cinta, sahabat, keluarga semuanya tentang CINTA dan CITA-CITA.

SYAIR KERINDUAN. Genre: Puisi-puisi cinta, sahabat, keluarga semuanya tentang CINTA dan CITA-CITA. Judul buku: SYAIR KERINDUAN Penulis: Gunawan Tambunsaribu Jlh. Hal: : 251 halaman Genre: Puisi-puisi cinta, sahabat, keluarga semuanya tentang CINTA dan CITA-CITA. Ada rasa SUKA. KEBENCIAN, SEDIH, BAHAGIA,

Lebih terperinci

Panduan Tugas Akhir Manajemen Informatika

Panduan Tugas Akhir Manajemen Informatika 2014 Panduan Tugas Akhir Manajemen Informatika Panduan ini disusun sebagai gambaran bagi mahasiswa Program Studi Manajemen Informatika (D-III) STMIK Mikroskil dalam penyusunan Tugas Akhir Fandi Halim STMIK

Lebih terperinci

PANDUAN SISTEMATIKA DAN TEKNIK PENULISAN MATA KULIAH TUGAS AKHIR PROGRAM STUDI DESAIN KOMUNIKASI VISUAL FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN

PANDUAN SISTEMATIKA DAN TEKNIK PENULISAN MATA KULIAH TUGAS AKHIR PROGRAM STUDI DESAIN KOMUNIKASI VISUAL FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN PANDUAN SISTEMATIKA DAN TEKNIK PENULISAN MATA KULIAH TUGAS AKHIR PROGRAM STUDI DESAIN KOMUNIKASI VISUAL FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN UNIVERSITAS TARUMANAGARA JAKARTA - 2014

Lebih terperinci

Panduan Tugas Akhir PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA. STMIK Mikroskil. Digunakan untuk kalangan sendiri

Panduan Tugas Akhir PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA. STMIK Mikroskil. Digunakan untuk kalangan sendiri Panduan Tugas Akhir 2015 PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA STMIK Mikroskil Digunakan untuk kalangan sendiri DAFTAR ISI DAFTAR ISI... ii 1 Tugas Akhir... 1 1.1 Capaian Pembelajaran Umum Tugas Akhir... 1

Lebih terperinci

Ruang Rinduku. Part 1: 1

Ruang Rinduku. Part 1: 1 Ruang Rinduku saat mentari hilang terganti langit malam hingga pagi datang menyambut kembali kehidupan, maka saat itulah hati ini merindukan sosokmu, canda tawamu, dan senyumanmu. Part 1: 1 hai selamat

Lebih terperinci

Sebuah kata teman dan sahabat. Kata yang terasa sulit untuk memasuki kehidupanku. Kata yang mungkin suatu saat bisa saja meninggalkan bekas yang

Sebuah kata teman dan sahabat. Kata yang terasa sulit untuk memasuki kehidupanku. Kata yang mungkin suatu saat bisa saja meninggalkan bekas yang Prolog Seorang teman atau bahkan lebih dari sekedar teman, ya tepatnya adalah sahabat? Apa yang kalian tau tentang teman ataupun sahabat? Dua kata yang hampir serupa, namum mempunyai arti begitu berbeda

Lebih terperinci

Yang Mencinta dalam Diam

Yang Mencinta dalam Diam Yang Mencinta dalam Diam Aku melihat sebuah abstrak dengan gambar batu-batu cantik menyerupai sebuah rumah, lengkap dengan air-air jernih dibatu-batu tersebut, mereka mengalir dan bergerak sebebas-bebasnya,

Lebih terperinci

Daftar Isi. Pengantar Redaksi Rencana Tindak Penerapan Manajemen Kinerja di Instansi Pemerintah... 1

Daftar Isi. Pengantar Redaksi Rencana Tindak Penerapan Manajemen Kinerja di Instansi Pemerintah... 1 Daftar Isi Pengantar Redaksi... ii 1. Rencana Tindak Penerapan Manajemen Kinerja di Instansi Pemerintah... 1 2. Dampak Perubahan Kebijakan Desentralisasi dan Otonomi Daerah terhadap Pengelolaan Aparatur

Lebih terperinci

PENJAGAL ANGIN. Tri Setyorini

PENJAGAL ANGIN. Tri Setyorini PENJAGAL ANGIN Tri Setyorini Awal yang ku lihat adalah abu putih yang berterbangan. Pikirku itu adalah salju yang menyejukkan. Namun ternyata bukan karena abu ini justru terasa panas dan membakar telapak

Lebih terperinci

BATANG BERMANFAAT. Farhan Abdul Aziz M. Kau berjalan diatas kertas Kau menari-nari diatas kertas Kau berjasa bagi kita Kau adalah pahlawanku

BATANG BERMANFAAT. Farhan Abdul Aziz M. Kau berjalan diatas kertas Kau menari-nari diatas kertas Kau berjasa bagi kita Kau adalah pahlawanku Kau berjalan diatas kertas Kau menari-nari diatas kertas Kau berjasa bagi kita Kau adalah pahlawanku Lembar demi lembar kuwarnai Perjalanan kosong menjadi berwarna Tak kenal Lelah Tak kenal Letih Dan tak

Lebih terperinci

Daftar Isi. Pengantar Redaksi Hambatan Perdagangan Antardaerah dan Dampaknya terhadap Perekonomian Daerah... 1

Daftar Isi. Pengantar Redaksi Hambatan Perdagangan Antardaerah dan Dampaknya terhadap Perekonomian Daerah... 1 Daftar Isi Pengantar Redaksi... ii 1. Hambatan Perdagangan Antardaerah dan Dampaknya terhadap Perekonomian Daerah... 1 2. Pengembangan Model Analisis Pasar Uang dan Pasar Modal... 13 3. Model Integrasi

Lebih terperinci

DIPA TRI WISTAPA MEMBILAS PILU. Diterbitkan secara mandiri. melalui Nulisbuku.com

DIPA TRI WISTAPA MEMBILAS PILU. Diterbitkan secara mandiri. melalui Nulisbuku.com DIPA TRI WISTAPA MEMBILAS PILU Diterbitkan secara mandiri melalui Nulisbuku.com MEMBILAS PILU Oleh: Dipa Tri Wistapa Copyright 2014 by Dipa Tri Wistapa Penerbit Dipa Tri Wistapa Website [email protected]

Lebih terperinci

1 Curahan Hati Sebatang Pohon Jati

1 Curahan Hati Sebatang Pohon Jati 1 Curahan Hati Sebatang Pohon Jati Oleh: Alberta Angela (@black_printzesa) Hai, namaku Jati. Mungkin kalian semua sudah sering mendengar namaku. Tapi mungkin kalian belum terlalu mengenal aku dan kehidupanku.

Lebih terperinci

- Sebuah Permulaan - - Salam Perpisahan -

- Sebuah Permulaan - - Salam Perpisahan - - Sebuah Permulaan - - Salam Perpisahan - Aku bertemu denganmu lengkap dengan salam perkenalan. Senyummu membaur dengan karamel panas yang kau suguhkan. Katamu cuaca cukup dingin jika hanya duduk diam

Lebih terperinci

Tutorial Layouting CSS Part 1

Tutorial Layouting CSS Part 1 Tutorial Layouting CSS Part 1 Oleh: Cecep Yusuf Pada tutorial kali ini, mari kita belajar tentang layouting HTML dengan CSS, sebenarnya tutorial ini bersumber dari artikel saya juga di situs harian.cheyuz.com,

Lebih terperinci

Mukadimah. Aku bukan siapa-siapa Hanya mencoba untuk bercerita dari khayalan dan pengalaman

Mukadimah. Aku bukan siapa-siapa Hanya mencoba untuk bercerita dari khayalan dan pengalaman Mukadimah Aku bukan siapa-siapa Hanya mencoba untuk bercerita dari khayalan dan pengalaman Mencoba merangkai kata Berpura-pura jadi pujangga Menyenangkan hati dari tangan dan tulisan Semoga semua berkenan

Lebih terperinci

Aku selalu suka sebuah pertemuan, karena buat ku pertemuan adalah awal dari kisah yang mungkin bisa dikenang atau untuk dibuang.

Aku selalu suka sebuah pertemuan, karena buat ku pertemuan adalah awal dari kisah yang mungkin bisa dikenang atau untuk dibuang. Aku selalu suka sebuah pertemuan, karena buat ku pertemuan adalah awal dari kisah yang mungkin bisa dikenang atau untuk dibuang. Kamu menyenangkan bahkan bisa lebih dari itu seharusnya. Aku tak pernah

Lebih terperinci

Belasan kota kudatangi untuk menjadi tempat pelarianku. Kuharap di sana bisa kutemukan kedamaian atau cinta yang lain selainmu.

Belasan kota kudatangi untuk menjadi tempat pelarianku. Kuharap di sana bisa kutemukan kedamaian atau cinta yang lain selainmu. Ketika kau baca tulisanku ini, kau akan tahu betapa dalamnya aku merindumu. Ribuan waktuku melayang-layang tak menentu. Meskipun mereka mencaci dan mengatakan aku bodoh, namun aku tak peduli. Mereka tidak

Lebih terperinci

Intro. Cupve - Izzi - Guardian

Intro. Cupve - Izzi - Guardian Intro Cahaya putih bersinar terang. Di ikuti bau yang begitu harum. Dari sebuah bola cahaya muncul sosok bersayap, dengan kaki-kaki yang lentik, tangan yang mungil tapi kuat, mata penuh dengan cinta dan

Lebih terperinci

MITR A LANGGENG KONSTRUKSI. COMPANY PR OFILE

MITR A LANGGENG KONSTRUKSI. COMPANY PR OFILE MITR A LANGGENG KONSTRUKSI COMPANY PR OFILE 201 6 www.mitralanggeng.co.id Our Philosophy PT. Mitralanggeng Prama Konstruksi (MITRA Konstruksi) is a construction services company that handles diverse and

Lebih terperinci

ayahku selalu mengajarkan bahwa kita harus selalu menghormati orang yang lebih tua. Ambillah sendiri. Kau kenapa nak? Sepertinya ada masalah?

ayahku selalu mengajarkan bahwa kita harus selalu menghormati orang yang lebih tua. Ambillah sendiri. Kau kenapa nak? Sepertinya ada masalah? ayahku selalu mengajarkan bahwa kita harus selalu menghormati orang yang lebih tua. Ambillah sendiri. Kau kenapa nak? Sepertinya ada masalah? Nanti keceritakan. Aku mengambil seiikat bunga tulip yang ada

Lebih terperinci

Budi Mulyanto. Hati Bicara

Budi Mulyanto. Hati Bicara Budi Mulyanto Hati Bicara Hati Bicara Copyright 2014, Budi Mulyanto Pertama kali diterbitkan dengan teknologi Print on Demand secara self-publishing oleh NulisBuku, Januari 2014 ILP Center Lt. 3-01, Pasar

Lebih terperinci

Di bawah daun yang menggugur dan resah embun menembus kulitku di remang bulan malu-malu aku memikirkanmu

Di bawah daun yang menggugur dan resah embun menembus kulitku di remang bulan malu-malu aku memikirkanmu Tentang Kamu Di bawah daun yang menggugur dan resah embun menembus kulitku di remang bulan malu-malu aku memikirkanmu Di basahnya tanah merah akibat hujan sore itu sudah kuputuskan Mungkin ini klise Mungkin

Lebih terperinci

Tak Ada Malaikat di Jakarta

Tak Ada Malaikat di Jakarta Tak Ada Malaikat di Jakarta Sen Shaka Aku mencarimu di kota dimana lampu-lampu gemerlap membisu, orang-orang termangu sendiri dalam keriuhan lalu lalang. Mereka terdiam memegang telpon genggam, sibuk bercengkrama

Lebih terperinci

RINDU. Puguh Prasetyo ~ 1

RINDU. Puguh Prasetyo ~ 1 RINDU Kudengar lantunan merdu suara angin mengalun syahdu, menggelayuti hati yang mengharu biru, di antara untaian kata-kata yang beradu, apakah ini yang orang-orang sebut dengan rindu? Puguh Prasetyo

Lebih terperinci

Oleh: Yasser A. Amiruddin

Oleh: Yasser A. Amiruddin LAKADAUNG Oleh: Yasser A. Amiruddin Dari balik kaca mobil yang melintas Ku melihat hamparan padi yang menguning Memandang kenangan lepas Mengingat kampung halaman yang lama ditinggal, Lakadaung Lakadaung

Lebih terperinci

Lebih dekat dengan Mu

Lebih dekat dengan Mu Chapter 2 : Semeru Lebih dekat dengan Mu diatas sana Kenapa kau langkahkan kakimu meninggalkan rumahmu yang nyaman? Kenapa kau tinggalkan peraduanmu dan tarik selimut hangatmu? Kenapa kau bersusah payah

Lebih terperinci

ANALISIS RSA DENGAN PENAMBAHAN CHINESE REMAINDER THEOREM UNTUK MEMPERCEPAT PROSES DEKRIPSI NILAM AMALIA PUSPARANI G

ANALISIS RSA DENGAN PENAMBAHAN CHINESE REMAINDER THEOREM UNTUK MEMPERCEPAT PROSES DEKRIPSI NILAM AMALIA PUSPARANI G ANALISIS RSA DENGAN PENAMBAHAN CHINESE REMAINDER THEOREM UNTUK MEMPERCEPAT PROSES DEKRIPSI NILAM AMALIA PUSPARANI G64102039 DEPARTEMEN ILMU KOMPUTER FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM INSTITUT

Lebih terperinci

CHAPTER 1. There s nothing left to say but good bye Air Supply

CHAPTER 1. There s nothing left to say but good bye Air Supply CHAPTER 1 There s nothing left to say but good bye Air Supply Wolverhampton, 29 Agustus 2006 -Sierra s pov- Happy birthday, Lee! ucapku girang setelah Lee meniup lilin di atas kue ulang tahunnya. Lee,

Lebih terperinci

Pertama Kali Aku Mengenalnya

Pertama Kali Aku Mengenalnya 1 Pertama Kali Aku Mengenalnya Aku berhasil menjadi kekasihnya. Laki-laki yang selama 4 tahun sudah aku kagumi dan cintai. Aku pertama kali bertemu dengannya ketika aku duduk di bangku SMP. Saat itu hidupku

Lebih terperinci

Sayang berhenti menangis, masuk ke rumah. Tapi...tapi kenapa mama pergi, Pa? Masuk Sayang suatu saat nanti pasti kamu akan tahu kenapa mama harus

Sayang berhenti menangis, masuk ke rumah. Tapi...tapi kenapa mama pergi, Pa? Masuk Sayang suatu saat nanti pasti kamu akan tahu kenapa mama harus SATU Love is that condition in which the happiness of another person is essential to your own - ROBERT A. HEINLEIN Kenapa Mama harus pergi? tanya seorang anak berusia sekitar delapan tahun. Mama harus

Lebih terperinci

Kesengsaraan adalah aku! Apakah ia kan mencampur kesedihannya atas jalinan persahabatan dengan sahabat lainnya yang serupa? Apakah ia tidak kesepian

Kesengsaraan adalah aku! Apakah ia kan mencampur kesedihannya atas jalinan persahabatan dengan sahabat lainnya yang serupa? Apakah ia tidak kesepian AKU AKU AKU Kesengsaraan adalah aku! Apakah ia kan mencampur kesedihannya atas jalinan persahabatan dengan sahabat lainnya yang serupa? Apakah ia tidak kesepian lantaran ia adalah teladan didunia yang

Lebih terperinci

Sepasang Sayap Malaikat

Sepasang Sayap Malaikat Sepasang Sayap Malaikat Mereka sepasang sayap terbang ke awan-awan ingatan pemiliknya memilih menapak tanah, menikah dengan gadis pujaan. Setahun lalu, ia bertemu seorang gadis di sebuah kebun penuh air

Lebih terperinci

"Tapi mimpi itu inspirasi. Aku ragu untuk melangkah tanpa aku tau mimpiku."

Tapi mimpi itu inspirasi. Aku ragu untuk melangkah tanpa aku tau mimpiku. MIMPI Katanya mimpi itu bunga tidur. Bunga tidur yang wanginya terbawa hingga kita bangun dan selalu mengenangnya selama 5 menit sebelum pergi ke kamar mandi. Ah, mungkin hanya aku saja. Aku selalu begitu,

Lebih terperinci

RIDHO KURNIAWAN. Aku duduk dengan santai Menunggu apa yang kusukai Menikmati sesuatu yang menenangkan hati Pemberian Ilahi yang tak tertandingi

RIDHO KURNIAWAN. Aku duduk dengan santai Menunggu apa yang kusukai Menikmati sesuatu yang menenangkan hati Pemberian Ilahi yang tak tertandingi RIDHO KURNIAWAN Slide Kehidupan Aku duduk dengan santai Menunggu apa yang kusukai Menikmati sesuatu yang menenangkan hati Pemberian Ilahi yang tak tertandingi Film itu dimulai Slide demi slide disuguhi

Lebih terperinci

Aku menoleh. Disana berdiri seorang pemuda berbadan tinggi yang sedang menenteng kantong belanjaan di tangan kirinya. Wajahnya cukup tampan.

Aku menoleh. Disana berdiri seorang pemuda berbadan tinggi yang sedang menenteng kantong belanjaan di tangan kirinya. Wajahnya cukup tampan. 1st Spring Hujan lagi. Padahal ini hari Minggu dan tak ada yang berharap kalau hari ini akan hujan. Memang tidak besar, tapi cukup untuk membuat seluruh pakaianku basah. Aku baru saja keluar dari supermarket

Lebih terperinci

Laporan Tahunan PTPTN 2015

Laporan Tahunan PTPTN 2015 1 Rasional Kulit Hadapan Konsep kulit hadapan Buku Laporan Tahunan PTPTN 2015 dengan tagline Masa Depan Cemerlang Bermula Di Sini yang menampilkan tabung telur PTPTN adalah simbolik kepada konsep menabung

Lebih terperinci

HW Prakoso. Yang Terabaikan. ~ Kumpulan Naskah Gatot!! ~ Publishing

HW Prakoso. Yang Terabaikan. ~ Kumpulan Naskah Gatot!! ~ Publishing HW Prakoso Yang Terabaikan ~ Kumpulan Naskah Gatot!! ~ Publishing DK (Demi Keutuhan d Kerabat) Goresan pena : HW Prakoso Kesetiaan Keutuhan tiada batas Tanpa memandang waktu dan kapanpun kami ada Akhir

Lebih terperinci

Perempuan dan Seekor Penyu dalam Senja

Perempuan dan Seekor Penyu dalam Senja Perempuan dan Seekor Penyu dalam Senja Perempuan itu berjalan di antara gerimis dan licinnya jalan kampung. Bagian bawah kainnya sudah basah terkena percikan. Ia menenteng sendalnya di tangan kirinya sementara

Lebih terperinci

Aku benci saat angin berhembus.. Karena saat itulah mereka akan sadar bahwa aku berbeda...

Aku benci saat angin berhembus.. Karena saat itulah mereka akan sadar bahwa aku berbeda... Saat itu aku masih kelas 1 SD.. Umurku masih 5tahun.. Aku sekolah di salah satu sekolah swasta di Bogor.. Aku minder... Aku malu.. Karena aku sadar bahwa aku berbeda.. Sekilas tentu saja aku terlihat sama

Lebih terperinci

semoga hujan turun tepat waktu

semoga hujan turun tepat waktu semoga hujan turun tepat waktu aditia yudis kumpulan cerita pendek dan flash fiction yang pernah diikutkan kompetisi nulisbuku dan comotan dari blog pribadi. Diterbitkan secara mandiri melalui Nulisbuku.com

Lebih terperinci

Annual Report Change for Excellence

Annual Report Change for Excellence Annual Report 2011 Change for Excellence DAFTAR ISI Table of Content 23 25 27 29 33 Laporan Manajemen Management Report Dewan Direksi Board of Directors Laporan Komite Audit Audit Committee Report Komite

Lebih terperinci

DKV DKV. AdiNugroho Genap 2011/2012

DKV DKV. AdiNugroho Genap 2011/2012 DKV 224 DKV 2 AdiNugroho Genap 2011/2012 [email protected] 1 Melanjutkan materi minggu sebelumnya mari belajar mengenai LOOK AND FEEL! Ingat! Logo dalam konteks brand dan branding, hanyalah berfungsi

Lebih terperinci

Hanya Lima. Penulis: Boy Candra, Dkk Copyright 2012 by Boy Candra. Desain Sampul: (Nuzula Fildzah) Editor: (Nuzula Fildzah)

Hanya Lima. Penulis: Boy Candra, Dkk Copyright 2012 by Boy Candra. Desain Sampul: (Nuzula Fildzah) Editor: (Nuzula Fildzah) Hanya Lima Penulis: Boy Candra, Dkk Copyright 2012 by Boy Candra Desain Sampul: (Nuzula Fildzah) Editor: (Nuzula Fildzah) Cetakan pertama, 2012 Diterbitkan melalui: www.nulisbuku.com undang-undang Republik

Lebih terperinci

CINTA 2 HATI. Haii...! Tiara terkejut, dan menatap pada pria itu. Pada saat itu, ternyata pria itu juga menatap kearah Tiara. Mereka saling menatap.

CINTA 2 HATI. Haii...! Tiara terkejut, dan menatap pada pria itu. Pada saat itu, ternyata pria itu juga menatap kearah Tiara. Mereka saling menatap. CINTA 2 HATI Udara sore berhembus semilir lembut,terasa sejuk membelai kulit.kira kira menunjukan pukul 16.45 WIB. Seorang gadis yang manis dan lugu sedang berjalan didepan rumahnya itu. Tiba tiba seorang

Lebih terperinci

Kalau kau mendengar sesuatu, itu akan hanya memudar dan menjadi bagian dari latar belakang.

Kalau kau mendengar sesuatu, itu akan hanya memudar dan menjadi bagian dari latar belakang. Induksi Jika aku mengatakan kepadamu, lihatlah seekor burung merah, dapatkah kau melihatnya untukku? Lihatlah setangkai bunga kuning. Lihatlah sebuah mobil biru. Lihatlah seekor anjing dan seekor kucing.

Lebih terperinci

BROADCASTING TV MIDTERMS

BROADCASTING TV MIDTERMS BROADCASTING TV MIDTERMS Naskah Film Pendek Judul AKU DAN BINTANG KECILKU Created by : RAHMAWATI FEIRA ANGGRAHENI (08.12.2859) SISTEM INFORMASI STMIK AMIKOM YOGYAKARTA 2010 AKU DAN BINTANG KECILKU Written

Lebih terperinci

Hari masih pagi di saat pertama kalinya Reandra mulai masuk sekolah setelah dua minggu lamanya libur kenaikan kelas. Hari ini adalah hari yang

Hari masih pagi di saat pertama kalinya Reandra mulai masuk sekolah setelah dua minggu lamanya libur kenaikan kelas. Hari ini adalah hari yang Hari masih pagi di saat pertama kalinya Reandra mulai masuk sekolah setelah dua minggu lamanya libur kenaikan kelas. Hari ini adalah hari yang istimewa karena sekarang dia naik ke kelas dua di sebuah SMP

Lebih terperinci

Tidak, sayang. Nanti kau sakit, tegas Maya sambil mengusap rambut Amanda yang panjang terurai.

Tidak, sayang. Nanti kau sakit, tegas Maya sambil mengusap rambut Amanda yang panjang terurai. 1 Tidak. Kau tidak boleh keluar rumah. Di luar masih hujan, sayang, kata Maya kepada anak tunggalnya, Amanda. Tapi, mama. Amanda juga ingin bermain hujan seperti teman-teman Amanda itu, rayu Amanda dengan

Lebih terperinci

Larantuka. Mungkin sekembalinya pagi Kita akan bertemu pada tepian lautmu

Larantuka. Mungkin sekembalinya pagi Kita akan bertemu pada tepian lautmu Larantuka Aku menelusuri artimu dalam setiap tapak Sekelebat bayang tentang tanahmu mewarnai setiap jengkal misteri alam Gelora rindu megepung hasrat untuk tersirat kembali Sebuah bingkai kata yang selalu

Lebih terperinci

Mencintai, adalah satu kata bermakna kompleks yang dapat mengubah seluruh hidup manusia. Mencintai adalah aku dan kamu. Dia dan orang lain.

Mencintai, adalah satu kata bermakna kompleks yang dapat mengubah seluruh hidup manusia. Mencintai adalah aku dan kamu. Dia dan orang lain. Mencintai, adalah satu kata bermakna kompleks yang dapat mengubah seluruh hidup manusia. Mencintai adalah aku dan kamu. Dia dan orang lain. Mencintai seseorang adalah suatu rasa yang mana disaat kau mendengar

Lebih terperinci

BUKU PANDUAN TUGAS AKHIR, SKRIPSI DAN UJIAN PENDADARAN

BUKU PANDUAN TUGAS AKHIR, SKRIPSI DAN UJIAN PENDADARAN BUKU PANDUAN TUGAS AKHIR, SKRIPSI DAN UJIAN PENDADARAN Jurusan Teknik Fisika Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada Yogyakarta 2009 DAFTAR ISI TUGAS AKHIR... 4 A. Definisi... 4 B. Cakupan Tugas Akhir...

Lebih terperinci

Agar engkau menjadi seorang raja yang berwibawa di hadapan manusia..

Agar engkau menjadi seorang raja yang berwibawa di hadapan manusia.. Wahai puteraku Agar engkau menjadi seorang raja yang berwibawa di hadapan manusia.. Janganlah berbicara dalam berbagai urusan.. Kecuali setelah mengecek kebenaran sumbernya.. Dan jika seseorang datang

Lebih terperinci

BAB 5 MASALAH DAN TUJUAN DESAIN

BAB 5 MASALAH DAN TUJUAN DESAIN BAB 5 MASALAH DAN TUJUAN DESAIN 5.1 KONSEP VISUAL 5.1.1 Visual Sebagai Taman Margasatwa yang sudah berdiri sangat lama dan sudah cukup terkenal dikalangan masyarakat DKI Jakarta, bahkan seluruh Indonesia.

Lebih terperinci

Ariesty Kartika. Kerangka Jiwa

Ariesty Kartika. Kerangka Jiwa Ariesty Kartika Kerangka Jiwa Kerangka Jiwa Oleh: Ariesty Kartika Copyright 2015 by Ariesty Kartika Cover Picture By: Kahfiya Hasbi 2 ;hingga kata berujung pada kita Dan akhirnya Ini adalah kumpulan coretan

Lebih terperinci

#RainbowProject: ORANGE. A Way To Sunset NULIS BUKU CLUB PALEMBANG NULIS BUKU CLUB UNIVERSITAS SRIWIJAYA

#RainbowProject: ORANGE. A Way To Sunset NULIS BUKU CLUB PALEMBANG NULIS BUKU CLUB UNIVERSITAS SRIWIJAYA #RainbowProject: ORANGE A Way To Sunset NULIS BUKU CLUB PALEMBANG NULIS BUKU CLUB UNIVERSITAS SRIWIJAYA UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 19 TAHUN 2002 TENTANG HAK CIPTA Lingkup Hak Cipta : Pasal

Lebih terperinci

Karya Kreatif Tanah Air Beta. Karya ini diciptakan untuk menuturkan isi hati Mama Tatiana di dalam buku hariannya. Karya

Karya Kreatif Tanah Air Beta. Karya ini diciptakan untuk menuturkan isi hati Mama Tatiana di dalam buku hariannya. Karya Labiba 1 Salsabil Inas Labiba Rigen Pratitisari Bahasa Indonesia 1 Desember 2011 Karya Kreatif Tanah Air Beta Bagian I: Tujuan Penulisan Karya ini diciptakan untuk menuturkan isi hati Mama Tatiana di dalam

Lebih terperinci

Musim Semi Merah. Dyaz Afryanto

Musim Semi Merah. Dyaz Afryanto Musim Semi Merah Dyaz Afryanto 2 Dyaz Afryan *** Musim Semi Merah Oleh: Dyaz Afryanto Copyright 2015 by Dyaz Afryanto Penerbit Nulisbuku.com Desain Sampul : Alf Sukatmo ( @Be_Illustrated ) Diterbitkan

Lebih terperinci

Puisi PUISI. wie0689 Puisi Copyright Darwisyah Nasution

Puisi PUISI. wie0689 Puisi Copyright Darwisyah Nasution Puisi ================================================== PUISI Karya: drw DAUN Daun banyak rupamu warna sejuk terlihat tapi ada juga warna terang dan gelap selalu mengikuti angin kemana dia berhembus mendayu-dayu

Lebih terperinci

Wonderheart ditinggali oleh manusia-manusia yang memiliki kepribadian baik. Tidak hanya itu, hampir semua dari mereka nampak cantik dan

Wonderheart ditinggali oleh manusia-manusia yang memiliki kepribadian baik. Tidak hanya itu, hampir semua dari mereka nampak cantik dan Bab 1 Wonderheart Di suatu titik di alam semesta ini, terdapat sebuah galaksi yang begitu mirip dengan galaksi Bimasakti. Di dalamnya terdapat sebuah planet yang juga memiliki kehidupan mirip seperti Bumi.

Lebih terperinci

Semangat ya kerja kelompok nya. J

Semangat ya kerja kelompok nya. J Kata Pengantar Puji syukur saya ucapkan ke Hadirat Tuhan Yang Mahakuasa dan saya bisa menyelesaikan buku saya setelah dua tahun terbengkalai, dan di dalam buku ini mungkin 70%-nya adalah true story dalam

Lebih terperinci

Lampiran 1. Data Pemajasan dalam Puisi-puisi Anak di Harian Kedaulatan Rakyat edisi Minggu bulan Januari Maret 2012.

Lampiran 1. Data Pemajasan dalam Puisi-puisi Anak di Harian Kedaulatan Rakyat edisi Minggu bulan Januari Maret 2012. LAMPIRAN 119 Lampiran 1. Data Pemajasan dalam Puisi-puisi Anak di Harian Kedaulatan Rakyat edisi Minggu bulan Januari Maret 2012. No. Judul Puisi Data 1. Eskrimku Eskrimku Sungguh enak rasamu Di lidah

Lebih terperinci

Rintik, rintik, Tiap tetesnya menyimpan kisah yang harus segera diceritakan. Sebelum semuanya kembali memuai ke awan.

Rintik, rintik, Tiap tetesnya menyimpan kisah yang harus segera diceritakan. Sebelum semuanya kembali memuai ke awan. rintik, titik temu Permulaan [7], Rindu [9], Selamat Datang [13], Tujuan [15], Berproses [18], Lebih Baik [21], Jauh [27], Kembali [30], Pulang [34], Menuju Rumah [38], satukan Harap [40], Patah [42],

Lebih terperinci

TEMAN KESUNYIAN BUKU PUISI BAGUS EKO SAPUTRO

TEMAN KESUNYIAN BUKU PUISI BAGUS EKO SAPUTRO TEMAN KESUNYIAN BUKU PUISI BAGUS EKO SAPUTRO TEMAN KESUNYIAN Bagus Eko Saputro Copyright 2016 by Bagus Eko Saputro Desain Sampul: Agung Widodo Diterbitkan Secara Mandiri melalui: www.nulisbuku.com 2 Daftar

Lebih terperinci

JUDUL KARYA ILMIAH MAKSIMUM TIGA BARIS, LIMA BELAS KATA TIDAK TERMASUK KATA DEPAN DAN KATA SAMBUNG NAMA PENULIS

JUDUL KARYA ILMIAH MAKSIMUM TIGA BARIS, LIMA BELAS KATA TIDAK TERMASUK KATA DEPAN DAN KATA SAMBUNG NAMA PENULIS JUDUL KARYA ILMIAH MAKSIMUM TIGA BARIS, LIMA BELAS KATA TIDAK TERMASUK KATA DEPAN DAN KATA SAMBUNG NAMA PENULIS SEKOLAH PASCASARJANA INSTITUT PERTANIAN BOGOR BOGOR 2012 PERNYATAAN MENGENAI DISERTASI DAN

Lebih terperinci

Berlari. Nurlaeli Umar

Berlari. Nurlaeli Umar Berlari Masih melipat kenang didekap waktu Saat kau menyapaku lalu terbang Senja katamu sebelum menghilang di balik awan Sisakan gumpal makin bertambah di sesak dada Menanti itu jika pasti kembali Mulutku

Lebih terperinci

Pagi kembali, senja menanti Si adik lahir, yang lain pergi Aku tak tahu mengapa ada yang pergi tak kembali Kata Ibu, yang pergi menjadi kenangan

Pagi kembali, senja menanti Si adik lahir, yang lain pergi Aku tak tahu mengapa ada yang pergi tak kembali Kata Ibu, yang pergi menjadi kenangan SAJAK USIA Hari berulang, tanggal kembali Tahun berubah, usia bertambah Aku tak tahu ke mana arah langkah Dalam angan-angan semuanya indah Pagi kembali, senja menanti Si adik lahir, yang lain pergi Aku

Lebih terperinci

Fiction. John! Waktunya untuk bangun!

Fiction. John! Waktunya untuk bangun! Prologue Ada seorang anak kecil yang mengendap-endap memasuki sebuah kamar dimana di tengah ruangan terdapat sebuah piano besar. Dia perlahan-lahan menutup pintu dan melihat piano besar tersebut dengan

Lebih terperinci

Aku tau apa yang kau rasakan, John. Rumah ini adalah hasil jerih payah kita selama ini. Tapi aku tak mau John, jika harus tinggal disini lagi.

Aku tau apa yang kau rasakan, John. Rumah ini adalah hasil jerih payah kita selama ini. Tapi aku tak mau John, jika harus tinggal disini lagi. Aku tau apa yang kau rasakan, John. Rumah ini adalah hasil jerih payah kita selama ini. Tapi aku tak mau John, jika harus tinggal disini lagi. Itu sangat aneh. Dan lihat Cinta, matanya tersirat ketakutan

Lebih terperinci

Di Semenanjung Tahun. Saat semua berakhir, saat itu pula semua berawal. Yuni Amida

Di Semenanjung Tahun. Saat semua berakhir, saat itu pula semua berawal. Yuni Amida Di Semenanjung Tahun Saat semua berakhir, saat itu pula semua berawal Yuni Amida Berdampingan, tapi Tak Bergandengan Suatu hari nanti, aku akan melihat kembang api tahun baru, dengan orang yang kusayang.

Lebih terperinci

KOPI DI CANGKIR PELANGI..

KOPI DI CANGKIR PELANGI.. KOPI DI CANGKIR PELANGI.. Irama detik menuju menit yang semakin jelas terdengar, menandakan sunyi telah memonopoli malam. Malam memang selalu berdampingan dengan sunyi, dan kemudian memadu kasih untuk

Lebih terperinci

Ketika mimpi menjadi sebuah bayangan, aku menanyakan "kapan ini akan terwujud?" Mungkin nanti, ketika aku telah siap dalam segalagalanya

Ketika mimpi menjadi sebuah bayangan, aku menanyakan kapan ini akan terwujud? Mungkin nanti, ketika aku telah siap dalam segalagalanya Live is a dream Mengertikah engkau saat purnama datang menjelang? Entah apa yang ku maksud saat ini aku pun tak mengerti Tetapi yang jelas aku berusaha untuk memulihkan semua rasa yang ada sebelumnya ketika

Lebih terperinci

Pemilik jiwa yang sepi

Pemilik jiwa yang sepi Mawar biru Kusiapkan ini khusus untuk hadiah ulang tahunmu Sebagai persembahanku atas perhatianmu... Cintamu dan kesediaanmu menerima diriku Terimalah ini Mawar biru... Yang khusus kupetik dari surga Untuk

Lebih terperinci

(Cintaku) Bait Pertama. Angin senja begitu halus berhembus. Sore itu, di

(Cintaku) Bait Pertama. Angin senja begitu halus berhembus. Sore itu, di Bait Pertama (Cintaku) Angin senja begitu halus berhembus. Sore itu, di atas panggung yang terletak di tengah bangunan mal yang terbuka. Tommy sedang melakukan cek sound untuk penampilannya. Deru suara

Lebih terperinci

Angin senja terasa kencang berembus di antara

Angin senja terasa kencang berembus di antara Bab I Angin senja terasa kencang berembus di antara gedung-gedung yang tinggi menjulang. Di salah satu puncak gedung tertinggi, terlihat sebuah helikopter berputar di tempat, berusaha untuk mempertahankan

Lebih terperinci

Pada Suatu Masa. (abad VIII)

Pada Suatu Masa. (abad VIII) Pada Suatu Masa (abad VIII) Warna putih itu yang menyatukan kita Pada setiap masa yang berbeda Di mana batu candi adalah satu penanda Harum rerumputan jelas ada Di antara kibasan gerak di udara (abad XIV)

Lebih terperinci

Sepotong Matahari dan Awan untuk Ibu* :ibuku

Sepotong Matahari dan Awan untuk Ibu* :ibuku Sepotong Matahari dan Awan untuk Ibu* :ibuku ~Moch Toffan Ariefiadi~ Biasanya bulan-bulan pertengahan tahun seperti sekarang, panas yang menyengat kulit adalah teman karib bagiku. Bisa dibilang jarang

Lebih terperinci

Bagaimana mungkin bisa Sekarang aku harus terbiasa dengan ketidakhadiranmu di sisiku? Alasan, perlukah alasan?

Bagaimana mungkin bisa Sekarang aku harus terbiasa dengan ketidakhadiranmu di sisiku? Alasan, perlukah alasan? Aku dan Kamu Delapan tahun silam, awal pertemuan kita Tingkahmu yang polos, tenang, dan ceria Meruntuhkan tembok pertahanan hati Mengetuk dan perlahan memasuki Nalar terlampau cuek tetapi rasa kian acuh

Lebih terperinci