Oleh: WAWAN BUNAWAN NIM

dokumen-dokumen yang mirip
PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES DIAGNOSTIK PILIHAN GANDA TIGA TINGKAT UNTUK MENGAKSES KEMAMPUAN MAHASISWA CALON GURU FISIKA

KONTRIBUSI SUPERVISI KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI KERJA GURU TERHADAP KINERJA MENGAJAR GURU PADA SMA NEGERI SE-KABUPATEN INDRAGIRI HULU PROVINSI RIAU

DAFTAR ISI Riskan Qadar, 2015

TESIS. Oleh R. AHMAD ZAKY EL ISLAMI SEKOLAH PASCASARJANA UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA BANDUNG 2013

PERNYATAAN SISWA SMA MELALUI PENDEKATAN PEMBELAJARAN AKTIF, INOVATIF, KREATIF, EFEKTIF DAN MENYENANGKAN (PAIKEM).

DAFTAR ISI BAB II KAJIAN PUSTAKA

SEKOLAH PASCASARJANA UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA BANDUNG 2013

PENGEMBANGAN PERANGKAT EVALUASI PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS WEB DI SMA (uji coba pada pokok bahasan optika geometri dan dinamika rotasi) SKRIPSI

TESIS. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian dari Syarat Memperoleh Gelar Magister Pendidikan Program Studi Pendidikan Matematika. Oleh

Lembar Persetujuan dan Pengesahan

DAFTAR ISI... PERNYATAAN... ABSTRAK... KATA PENGANTAR... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR LAMPIRAN...

TESIS. diajukan untuk memenuhi sebagian syarat untuk memperoleh gelar Magister Pendidikan IPA Konsentrasi Pendidikan Kimia Sekolah Lanjutan.

DAFTAR ISI... PERNYATAAN... KATA PENGANTAR... ABSTRAK... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR LAMPIRAN...

PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI SAINS PESERTA DIDIK SMP. Disertasi

TESIS. Diajukan untuk Memenuhi Sebagian dari Syarat Memperoleh Gelar Magister Pendidikan Program Studi Pendidikan Matematika. oleh

2015 SOFT SKILL PADA PEMBELAJARAN DI KAMPUS DAN PELAKSANAAN PROGRAM LATIHAN PROFESI MAHASISWA PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN

TESIS. Diajukan untuk Memenuhi Sebagian dari Syarat untuk Memperoleh Gelar Magister Pendidikan Program Studi Pendidikan Biologi

PENALARAN ILMIAH (SCIENTIFIC REASONING) SISWA SEKOLAH BERORIENTASI LINGKUNGAN DAN SEKOLAH MULTINASIONAL TESIS

PENGEMBANGAN TES TERTULIS TWO-TIER MULTIPLE CHOICE PADA MATERI POKOK ORGANISASI KEHIDUPAN SKRIPSI

DAFTAR ISI PENDAHULUAN BAB I

KATA PENGANTAR. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan menulis

PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES DIAGNOSTIK PILIHAN GANDA DUA TINGKAT UNTUK MENGIDENTIFIKASI MISKONSEPSI SISWA PADA MATERI KESETIMBANGAN KIMIA

MODEL PENGEMBANGAN BAHAN AJAR UNTUK

PENGARUH TAHAPAN PREDIKSI DAN DISKUSI PADA PEMBELAJARAN BERBASIS LEARNING CYCLE TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN PENGUASAAN KONSEP

PENGARUH KEBUTUHAN AKAN PRESTASI, LOKUS KENDALI, DAN EFIKASI DIRI TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA TESIS

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR IPA TERPADU PADA TEMA UDARA BERBASIS NILAI RELIGIUS MENGGUNAKAN 4 STEPS TEACHING MATERIAL DEVELOPMENT.

TESIS. Diajukan untuk Memenuhi Sebagian Syarat Memperoleh Gelar Magister Pendidikan dalam Bidang Studi Pendidikan Sejarah. Oleh :

DAFTAR ISI... PERNYATAAN... ABSTRAK... KATA PENGANTAR... UCAPAN TERIMA KASIH... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR LAMPIRAN...

PENGARUH INQUIRY BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN DAN KESADARAN TESIS

TESIS. Disusun untuk Memenuhi Sebagian dari Syarat Memperoleh Gelar Magister Pendidikan Program Studi Pendidikan Matematika. Oleh

PEMANFAATAN MODEL BLENDED LEARNING BERBASIS ONLINE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MAHASISWA PADA MATA KULIAH KURIKULUM DAN PEMBELAJARAN TESIS

SKRIPSI. Diajukan kepada Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan guna Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan

TESIS. Oleh I WAYAN BUDIARTA, S.Pd

PENGGUNAAN MEDIA VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA KONSEP GAYA DI KELAS IV SD NEGERI NEGLASARI TAHUN AJARAN 2012/2013

MANAJEMEN SEKOLAH/MADRASAH UNGGUL

PENGEMBANGAN MODUL FISIKA SMP/MTs BERORIENTASI PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI TEKANAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PROBLEM SOLVING SISWA TESIS

PERUBAHAN KONSEPTUAL DAN TINGKAT BERPIKIR SISWA KELAS X MELALUI PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE PADA KONSEP DAUR BIOGEOKIMIA TESIS

TESIS. Diajukan untuk Memenuhi Sebagian dari Syarat Memperoleh Gelar Magister Pendidikan Program Studi Administrasi Pendidikan OLEH

PERNYATAAN. Bandung, Oktober 2014 Yang Membuat Pernyataan. Yadi Supriyadi NIM

PERAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM MEMBANGUN NASIONALISME GENERASI MUDA UNTUK MENCEGAH KONFLIK DI PAPUA

BAB III METODE PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Riskan Qadar, 2015

MENGANALISIS PENGETAHUAN INKUIRI SAINS CALON GURU FISIKA DENGAN MENGGUNAKAN INSTRUMEN TES ESENSI INKUIRI SAINS OPTIKA GEOMETRI

PENGARUH MOTIVASI DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN

Lembar Pengesahan Riwayat Hidup. Kata Pengantar Daftar Isi Daftar Gambar Daftar Tabel Daftar Lampiran

BAB II. PENGUASAAN KONSEP FISIKA BAGI MAHASISWA

ENDANG MULYANA NIM :

PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN DAN DISPOSISI BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA SMA TESIS

PENGARUH PENERAPAN PENDIDIKAN BERBASIS KARAKTER TERHADAP PENGEMBANGAN SOFT SKILL MAHASISWA CALON TEKNISI ALAT BERAT

ASEP SAMSUDIN NIM

BAB III METODE PENELITIAN. yang diperoleh berupa angka pengelolaan pembelajaran, motivasi siswa,

PENGARUH PERSEPSI SISWA TENTANG GURU PROFESIONAL, VARIASI PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN, DAN DUKUNGAN ORANG TUA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA

ABSTRAK Anggara Putra

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN BERORIENTASI KECAKAPAN HIDUP MELALUI REORIENTASI PEMBELAJARAN DAN REFORMASI PRAKTIK PENDIDIKAN PADA SMK

EFEKTIVITAS PROGRAM BIMBINGAN PRIBADI UNTUK PENINGKATAN KEMANDIRIAN PESERTA DIDIK TESIS

PERNYATAAN. Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi dengan judul Pembelajaran. Matematis dengan Menggunakan Model Pembelajaran Berprogram Tipe

PANDANGAN SEKOLAH TERHADAP PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN INKLUSIF DI KABUPATEN BANGKA BARAT TESIS

PENGARUH KOMPETENSI PROFESIONAL GURU, MOTIVASI KERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA GURU OTOMOTIF SMK NEGERI SE-KABUPATEN SLEMAN SKRIPSI

BAB III METODE PENELITIAN. sekarang (Arikunto, 2010:245). Hal yang digambarkan pada penelitian ini

KATA PENGANTAR. Segala puji dan syukur senantiasa dipanjatkan kepada Allah SWT atas

IMPLEMENTASI KURIKULUM UNTUK MEMBANGUN KARAKTER PESERTA DIDIK DI SMP LABORATORIUM PERCONTOHAN UPI TAHUN PELAJARAN 2013/2014

(Tesis) Oleh. Yus Amri Agus

HALAQAH SEBAGAI MODEL BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENGEMBANGKAN KEPRIBADIAN MUSLIM (Studi Etnografis pada Komunitas Jama ah Tarbiyah di Kota Purwokerto)

KATA PENGANTAR. Alhamdulillah, puji dan syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah Swt.

BAB III METODE PENELITIAN

PEMBELAJARAN SEJARAH DALAM LINGKUNGAN AGRARIS PERKEBUNAN DI GARUT. (Study Etnografi Terhadap Pembelajaran Sejarah di SMAN 4 Garut)

TESIS. Oleh : Nani Warnasari NIM PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI SEKOLAH PASCASARJANA UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA BANDUNG 2014

DAFTAR ISI PERNYATAAN... KATA PENGANTAR... UCAPAN TERIMA KASIH... ABSTRAK... DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR LAMPIRAN...

Pengaruh Karakteristik Individu dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia

SKRIPSI Diajukan kepada Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan guna Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan

INFORMASI PENDAFTARAN SEKOLAH PASCASARJANA UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA TAHUN AKADEMIK 2007/2008

DISERTASI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Dari Syarat Untuk Memperoleh Gelar Doktor IlmuPendidikan Dalam Bidang Pengembangan Kurikulum

KATA PENGANTAR. yang berjudul Hubungan konsep diri dan komunikasi interpersonal antara dosen

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. penelitian meliputi: (1) Pengelolaan pembelajaran fisika menggunakan model

SKRIPSI. Untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan Guna Mencapai Gelar Sarjana Pendidikan Pada Universitas Kristen Satya Wacana. Oleh

SKRIPSI. Untuk memenuhi sebagian persyaratan guna memperoleh gelar Sarjana Pendidikan pada Universitas Kristen Satya Wacana. Oleh

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP HASIL BELAJAR KETERAMPILAN GERAK DASAR LOMPAT JAUH

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GEOMETRI VAN HIELE SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR GEOMETRI DAN DISPOSISI MATEMATIS PADA SISWA SMP

PENGEMBANGAN DUNIA HIDROKARBON UNTUK MEMBANGUN PEMAHAMAN KONSEP DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA TESIS

OPTIMALISASI LINGKUNGAN INDUSTRI KREATIF SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN DESAIN SENI HIAS PADA SISWA SMPN I NGAMPRAH KABUPATEN BANDUNG BARAT TESIS

SITUATION-BASED LEARNING (SBL) BERBANTUAN PROGRAM GEOMETER S SKETCHPAD (GSP) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS TESIS

KONSTRUKSI BAHAN AJAR SEL VOLTA BERBASIS GREEN CHEMISTRY EDUCATION UNTUK MEMBANGUN LITERASI SAINS SISWA

Pemantulan dan Pembiasan

Transkripsi:

PENGEMBANGAN TES DIAGNOSTIK PILIHAN GANDA TIGA TINGKAT UNTUK MENGUKUR KEMAMPUAN KONTEN DAN ESENSI INKUIRI SAINS PEMBELAJARAN OPTIKA GEOMETRI MAHASISWA CALON GURU FISIKA DISERTASI diajukan untuk memenuhi sebagian syarat untuk memperoleh gelar Doktor Ilmu Pendidikan IPA dalam Bidang Pendidikan Fisika Oleh: WAWAN BUNAWAN NIM. 1007293 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN IPA SEKOLAH PASCASARJANA UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA BANDUNG 2015 i

2

3 PERNYATAAN Dengan ini saya menyatakan bahwa disertasi dengan judul Pengembangan Tes Diagnostik Pilihan Ganda Tiga Tingkat untuk Mengukur Kemampuan Konten dan Esensi Inkuiri Sains Pembelajaran Optika Geometri Mahasiswa Calon Guru Fisika beserta seluruh isinya adalah benar-benar karya saya sendiri, dan saya tidak melakukan penjiplakan atau pengutipan dengan caracara yang tidak sesuai dengan etika keilmuan yang berlaku dalam masyarakat keilmuan. Atas pernyataan ini, saya siap menanggung risiko/sanksi yang dijatuhkan kepada saya apabila kemudian ditemukan adanya pelanggaran terhadap etika keilmuan dalam karya saya ini, atau ada klaim dari pihak lain terhadap keaslian karya saya ini. Bandung, 3 Agustus 2015 Yang membuat pernyataan (Wawan Bunawan)

4 UCAPAN TERIMA KASIH Puji syukur alhamdullilah kupanjatkan kepada Allah SWT atas segala rahmat dan karunianya sehingga disertasi ini dapat diselesaikan dengan baik. Disertasi ini mengungkap tentang Pengembangan Tes Diagnostik Pilihan Ganda Tiga Tingkat untuk Mengukur Kemampuan Konten dan Esensi Inkuiri Sains Pembelajaran Optika Geometri Mahasiswa Calon Guru Fisika. Inkuiri sains sebagai suatu metode atau pendekatan dalam pembelajaran Fisika memiliki banyak bentuk dan aktivitas yang seharusnya dapat dilaksanakan, dinilai dan dievaluasi dalam setiap kesempatan pembelajaran di semua jenjang pendidikan. Sejalan dengan semangat inkuiri pada kesempatan penelitian disertasi doktor ini, peneliti telah mengembangkan suatu tes diagnostik yang dapat mengases kemampuan pengetahuan konten dan esensi inkuiri sains yang dapat dimanfaatkan sebelum, selama dan sesudah proses pembelajaran di kelas atau perkuliahan yang dapat mengungkapkan kekuatan dan kelemahan yang dimiliki peserta didik agar tercapai tujuan dan proses pembelajaran yang optimal. Dalam kesempatan ini penulis ingin menyampaikan rasa terima kasih setinggi-tingginya kepada: 1. Dr. Eng. Agus Setiawan, M.Si selaku promotor yang telah banyak membantu, mengarahkan dan menyempurnakan sampai terselesaikannya disertasi ini. 2. Dr. Aloysius Rusli selaku Ko-Promotor yang telah banyak menginspirasi penulisan dari sisi keilmuan Fisika dan penyempurnaan disertasi. 3. Dr. Nahadi, M.Pd., M.Si. selaku anggota yang telah banyak memberikan masukan di bidang evaluasi pendidikan dan penyempurnaan disertasi. 4. Dr. Didi Teguh Chandra, M.Si., Dr. Ida Kaniawati, M.Si., dan Dr. Anna Ratnawulan, M.Pd. yang telah banyak memberikan masukan dalam proses validasi instrumen tes. 5. Dr. Harry Firman, M.Pd., Dr. Ida Kaniawati, M.Si., Prof. Dr. Nuryani Y. Rustaman, M.Pd., selaku Dewan Komisi Disertasi SPs UPI yang telah meriviu kelayakan disertasi ini. 6. Prof. H. Furqon, M.A, Ph.D., selaku Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI); Prof. Dr.H. Didi Suryadi, M.Ed., selaku Direktur SPs UPI; Dr. Phil. Ari Widodo, M.Ed., selaku Ketua Program Studi Pendidikan IPA SPs UPI, seluruh staf akademik dan karyawan Sekolah Pascasarjana UPI yang telah membantu kelancaran selama menempuh pendidikan program studi S3. 7. Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd., selaku Rektor Universitas Negeri Medan (UNIMED); Prof. Drs. Motlan, M.Sc., Ph.D selaku Dekan FMIPA UNIMED; Kajur Fisika UNIMED yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk mengambil program pendidikan S3 Pendidikan IPA; Pengelolah BPPS dan Dirjen DIKTI. 8. Teman-teman mahasiswa Program Pascasarjana serta berbagai pihak yang telah membantu, semoga amal baiknya dapat diterima Allah SWT. Disertasi ini didedikasikan kepada isteri Destria Roza, M.Si dan anakanak: Gianna Fadhillah, Fiskianda Fadhillah, dan M. Gibran Bunawan yang telah memberikan semangat dalam penyelesaian disertasi ini. Bandung, Agustus 2015 Penulis

5 DAFTAR TABEL Tabel halaman Tabel 2.1. Hasil analisis silabus berbagai perguruan tinggi 25 Tabel 2.2. Spektrum model pembelajaran inkuiri (Wenning, 2011) 52 Tabel 2.3. Keterampilan proses intelektual inkuiri (Wenning, 2010) 53 Tabel 3.1. Jenis data dan analisis data 63 Tabel 3.2. Matrik keputusan indeks respon keyakinan 65 Tabel 4.1.a. Sebaran butir soal konten optika geometri berdasarkan dimensi pengetahuan dan proses berpikir 67 Tabel 4.1.b. Sebaran butir soal esensi inkuiri sains optika geometri berdasarkan dimensi pengetahuan dan proses berpikir 67 Tabel 4.2. Sebaran butir soal esensi inkuiri sains 67 Tabel 4.3.a Data hasil penilaian validator 68 Tabel 4.3.b. Tabel Nilai CVR butir soal tes diagnostik 70 Tabel 4.4. Korelasi antar validator untuk butir soal konten optika geometri 70 Tabel 4.5. Korelasi non parametrik validasi soal esensi inkuiri sains 71 Tabel 4.6. Karakteristik soal dan alasan konten optika geometri berdasarkan kelas uji coba 72 Tabel 4.7. Karakteristik soal dan alasan inkuiri sains optika geometri berdasarkan kelas uji coba 76 Tabel 4.43. Skor peserta tes kelas uji coba 80 Tabel 4.49. Karakteristik butir soal dan alasan konten optika geometri berdasarkan kelas penelitian 82 Tabel 4.63. Karakteristik soal dan alasan inkuiri sains optika geometri berdasarkan kelas penelitian 86 Tabel 4.82. Data skor soal berdasarkan esensi inkuiri kelas C 90 Tabel 4.86. Skor soal tipe pengetahuan konten optika geometri kelas C 92 Tabel 4.90. Skor peserta tes untuk konten dan inkuiri sains kelas C 93 Tabel 4.102. Skor peserta tes untuk konten, inkuiri sains dan skala keyakinan kelas penelitian 96 Tabel 4.109. Kemampuan esensi inkuri dan konten berdasarkan gender 97 Tabel 4.113. Karakteristik butir soal dan alasan konten optika 99 geometri berdasarkan kelas bebas Tabel 4.125. Karakteristik soal dan alasan inkuiri sains optika geometri berdasarkan kelas bebas 102 Tabel 4.140. Skor inkuiri dan materi peserta kelas bebas 105 Tabel 4.148. Perspektif validitas 108 Tabel 4.149. Sumber validasi konten 109 Tabel 4.150. Sumber reliabilitas tes 111 Tabel 4.151. Sebaran butir soal konten optika geometri berdasarkan dimensi pengetahuan dan proses berpikir 117 Tabel 4.152. Skor soal tipe pengetahuan konten optika geometri kelas penelitian 117 Tabel 4.153. Rata-rata skor pengetahuan konseptual dan prosedural materi kelas penelitian 118 Tabel 4.154. Uji beda satu sampel tipe pengetahuan konten kelas penelitian 118

Tabel 4.155. Tes normalitas tipe pengetahuan konten kelas penelitian 118 Tabel 4.156. Sebaran butir soal esensi inkuiri sains 123 Tabel 4.158. Anova skor tipe-tipe inkuiri 123 Tabel 4.159. Uji beda kemampuan inkuiri 124 Tabel 4.160. Deskripsi skor esensi inkuiri sains 124 Tabel 4.161. Statistik kelompok gender 127 Tabel 4.162. Tes sampel bebas uji varian 127 Tabel 4.163. Tes rata-rata sampel bebas antar gender 127 Tabel 4.164. Anova skor inkuiri dengan skor performa 129 Tabel 4.165. Deskripsi skor inkuiri dengan performa 130 Tabel 4.167. Karakteristik butir soal diagnostik kelas uji coba 134 Tabel 4.168. Karakteristik butir soal diagnostik kelas penelitian 134 Tabel 4.169. Karakteristik butir soal diagnostik kelas bebas 134 Tabel 4.170. Korelasi Skrmater dan Skrinkui 136 Tabel 4.171. Uji skrmater fungsi skrinkui dengan anova 137 Tabel 4.172. Koefisien model skrmater vs skrinkui 137 Tabel 4.173. Uji koefisien model skrmater vs skrinkui 137 Tabel 4.174. Korelasi antara skorkont dengan skorinqu 138 Tabel 4.175. Uji regresi skorkont fungsi skorinqu dan yakin dengan anova 138 Tabel 4,176. Koefisien skorinqu dan yakin 139 Tabel 4.177. Uji signifikansi koefisien skorinqu dan yakin 139 Tabel 4.178. Uji signifikansi regresi skorinqu fungsi skorkont dan yakin 139 Tabel 4.179. Koefisien skorkont dan yakin 140 Tabel 4.180. Uji signifikansi skorkont dan yakin 140 Tabel 4.181. Karakteristik butir soal representasi grafik 158 6

7 DAFTAR GAMBAR Gambar Halaman Gambar 2.1. Outline butir soal tes diagnostik 16 Gambar 2.2. Kerangka Pemikiran Penelitian Asesmen Kelas 24 Gambar 2.3. Ilustrasi peserta tes penjalaran cahaya berbentuk silinder 28 Gambar 2.4. Ilustrasi peserta tes penjalaran cahaya berbentuk kerucut 28 Gambar 2.5. Ilustrasi peserta tes tentang ukuran titik terang pada layar 29 Gambar 2.6. Penjalaran cahaya melewati pinhole 29 Gambar 2.7. Pembentukan umbra dan penumbra 30 Gambar 2.8. Persepsi bayangan peserta tes 30 Gambar 2.9. Kesulitan menentukan bayangan pada cermin datar berdasarkan letak pengamat 31 Gambar 2.10. Persepsi peserta tes tentang bayangan oleh lensa yang tertutup setengah 31 Gambar 2.11. Prediksi bayangan yang dihasilkan oleh lensa yang tertutup sebagian 32 Gambar 2.12. Perangkat Tes untuk menentukan karakteristik bayangan Oleh cermin cekung 32 Gambar 2.13. Implementasi optic dalam kehidupan sehari-hari 33 Gambar 2.14. Penjalaran cahaya akibat pembiasan dua media berbeda indeks bias 33 Gambar 2.15. Observasi lintasan sinar 34 Gambar 2.16. Pola pembentukan bayang-bayang 35 Gambar 2.17. Perubahan ukuran bayang-bayang 36 Gambar 2.18. Pemantulan cahaya dan hukum pemantulan 37 Gambar 2.19. Pemantulan ganda 37 Gambar 2.20. Observasi titik fokus cermin cembung 38 Gambar 2.21. Observasi titik fokus cermin cekung 39 Gambar 2.22. Mengobservasi bayangan pada pemantulan cermin 39 Gambar 2.23. Pembiasan cahaya pada kaca planparalel 40 Gambar 2.24. Observasi sudut datang dan sudut bias 41 Gambar 2.25. Mengukur sudut kritis 41 Gambar 2.26. Mengobservasi jarak fokus lensa 42 Gambar 2.27. Observasi bayangan lensa cembung 42 Gambar 3.1. Paradigma penelitian 57 Gambar 3.2. Prosedur penelitian 59 Gambar 3.3. Metode penelitian 61 Gambar 3.4. Pengembangan model tes asesmen 62 Gambar 4.1. Ploting pencocokan kurva skorm fungsi tkm dan dbm 73 Gambar 4.2. Ploting pencocokan curva skorrm fungsi tkrm dan dbrm 75 Gambar 4.3. Ploting pencocokan curva skrsoal inkuiri fungsi dari tkink dan dbink 78 Gambar 4.4. Ploting pencocokan curva skrrsoal inkuiri fungsi dari tkrink dan dbrink 79 Gambar 4.5. Boxplot Karakteristik soal dan skor inkuiri dan alasan 80 Gambar 4.6. Ploting pencocokan curva skrmater fungsi skrinkui 81 Gambar 4.7. Ploting pencocokan curva skrkontc fungsi tkkontc dan dbkont 84

Gambar 4.8. Ploting pencocokan curva skrrkon fungsi tkrkontc dan dbrkontc 85 Gambar 4.9. Boxplot Karakteristik soal konten dan skor konten dan alasan 86 Gambar 4.10. Ploting pencocokan curva skorsoal fungsi tkinkc dan dbinkc 88 Gambar 4.11. Ploting pencocokan curva skorrsol fungsi tkrinkc dan Dbrinkc 89 Gambar 4.12. Boxplot Karakteristik soal inkuiri dan skor soal inkuiri dan alasan 90 Gambar 4.13. Boxplot skor soal prosedural dan konseptual materi optika geometri 93 Gambar 4.14. Ploting pencocokan curva skorkont fungsi skorinqu 95 Gambar 4.15. Ploting pencocokan curva skorinqu fungsi dari skorkont 95 Gambar 4.16. Ploting pencocokan curva skrm fungsi dari tkm dan dbm kelas bebas 101 Gambar 4.17. Ploting pencocokan curva skrq fungsi dari tkq dan dbq kelas bebas 104 Gambar 4.18. Ploting pencocokan curva skrrq fungsi dari tkrq dan dbrq kelas 105 Gambar 4.19. Ploting pencocokan curva skrpq fungsi dari skrmq dan skrpm fungsi dari skrpq kelas bebas 107 Gambar 4.20. Langkah-langkah operasional pengembangan tes 114 Gambar 4.21. Butir dengan daya pembeda tinggi (D h ) 131 Gambar 4.22. Butir dengan daya pembeda menengah 132 Gambar 4.23. Butir dengan daya pembeda nol (D 0 ) 133 Gambar 4.24. Butir dengan daya pembeda terbalik (D T ) 133 Gambar 4.25. a.tampilan tes diagnostik digital no 2 esensi inkuiri sains 145 Gambar 4.25. b.lanjutan no 2 esensi inkuiri sains 145 Gambar 4.25. c.tampilan tes diagnostik digital lanjutan no 2 esensi inkuiri Sains 146 Gambar.4.26. Model aplikasi tes diagnostik 149 Gambar 4.27. Kerangka pikir pengembangan butir representasi grafik 154 Gambar 4.28. Contoh butir soal tes diagnostik representasi grafik level 3 156 Gambar 4.29. Contoh butir soal tes diagnostik representasi grafik level 2 157 Gambar 4.30. Indeks kemudahan butir soal berdasarkan kelompok kelas 159 Gambar 4.31. Pencapaian kemampuan rata-rata berdasarkan level grafik fungsi 159 Gambar 4.32. Contoh penggunaan butir soal untuk mendeteksi miskonsepsi 162 8

9 DAFTAR LAMPIRAN Lampiran Halaman Lampiran 2.1. Kisi-kisi penulisan soal, soal, daftar revisi, solusi, kajian materi optika geometri, dan rubrik penilaian inkuiri 180 Lampiran 2.2. Rencana Perkuliahan Berbasis Inkuiri Sains (RPBIS) 253 Lampiran 4.1. Formulir validasi butir soal 276 Lampiran 4.2. Data kelas uji coba 316 Lampiran 4.3. Data kelas penelitian 348 Lampiran 4.4. Data kelas bebas 386 Lampiran 4.5. Tabel jawaban pertanyaan penelitian 417