Evaluasi Rencana Produksi

dokumen-dokumen yang mirip
Merancang Strategi Pemasaran

Perencanaan Bisnis. Subandi. Mahasiswa mampu menjelaskan konsep berwirausaha yang sukses dengan inovasi dan perilaku inovatif.

MENCARI GAGASAN USAHA

Bukti Transaksi Keuangan

Merancang Strategi Pemasaran

KASUS KEDAI KOPI REPUBLIK

Etika Bisnis. Subandi. Mahasiswa mampu menjelaskan konsep berwirausaha yang sukses mampu memberikan kenyamanan terhadap pesaing.

Persiapan Pribadi Pengusaha Muda

Mengelola Keuangan Usaha

Membuat Proposal Bisnis

Subandi. Modul ke: Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Program Studi Akuntansi.

KASUS CONTOH IDE-IDE MAHASISWA

Identifikasi Peluang dan Memilih Jenis Usaha

Merintis Usaha Baru dan Model Pengembanganya

Menerapkan Bisnis Orang Cina

Motivasi Menjadi Wirausaha Sukses

Minggu-4. Product Knowledge and Price Concepts. Pengembangan Produk Baru (new product development) By : Ai Lili Yuliati, Dra, MM

Kewirausahaan dan Memulai Bisnis Kecil

TEKNIK PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN

IMC 2 IDENTIFIKASI PENGEMBANGAN PASAR DAN KLASIFIKASINYA (PRODUCT PORTFOLIO) Berliani Ardha, SE, M.Si. yellow tulips symbolizing cheerful thoughts

Integrated Marketing Communication II

BAB I PENDAHULUAN. 2006, hal Hermawan Kartajaya, Muhammad Syakir Sula, Syariah Marketing, Mizan, Bandung,

E-Marketing dalam E-Business

BAB I PENDAHULUAN. Kebutuhan Manusia akan barang dan jasa jumlahnya bertambah dengan

BAB I PENDAHULUAN. yang dijadikan dasar, kiat, dan sumber daya untuk mencari peluang menuju

BAB I PENDAHULUAN. diketahui dengan cepat melalui informasi-informasi yang tersedia.

DAFTAR ISI. Hal i ii. vi viii

KEWIRAUSAHAAN-II. Laporan Perkembangan Usaha ( Faktor X ) Oloan Situmorang, ST, MM. Modul ke: Fakultas Ekonomi Bisnis. Program Studi Manajemen

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Permasalahan

BAB I PENDAHULUAN. penting. Hal tersebut akan berpengaruh terhadap keuntungan suatu perusahaan.

BAB I PENDAHULUAN. secara elektronik (e-commerce) yang sangat populer dikalangan penggunanya.

BAB 1 PENDAHULUAN. Dewasa ini situasi persaingan dalam dunia usaha semakin ketat.

Modul Pertemuan 6. Berisi : Searching Process, Kesempatan mencari peluang, Analisis Peluang, Model 5 Langkah membangun Ide Bisnis (Kaplan)

BAB 1 PENDAHULUAN Gambaran Umum Lazada Berikut ini adalah logo dari lazada :

BAB II MANAJEMEN PEMASARAN

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

BAB I PENDAHULUAN. tersebut adalah adanya internet. Perkembangan teknologi memberikan juga

1. Produk yang Sudah Ada Produk yang sudah beredar di pasaran dapat dijadikan sumber gagasan untuk berusaha usaha dengan jalan meniru produk

BAB I PENDAHULUAN. disamping itu juga konsumen semakin mengerti segala produk yang

BAB I PENDAHULUAN. E-commerce adalah media yang relatif baru dalam dunia bisnis. Namun, keberadaannya

BAB I PENDAHULUAN. pergerakan siklus pasar global. Strategi kunci untuk menjadi pemenang di dalam sistem

BAB 1 PENDAHULUAN. Perkembangan di beberapa media teknologi yang didapat dari internet, kios

PERENCANAAN PEMASARAN Fakultas TEKNIK

BAB I PENDAHULUAN. Saat ini penggunaan teknologi internet menjadi sangat penting bagi

1. BAB I PENDAHULUAN. menjadi pakaian yang menunjukan status sosial dari seseorang.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Teknik Untuk Melakukan Analisa Pasar

BAB II LANDASAN TEORI

BAB I PENDAHULUAN. seperti sistem perdagangan dan sistem pemasaran. Dahulu jika kita ingin

BAB I LATAR BELAKANG. dunia bisnis saat ini semakin kompetitif. Hal ini berlaku untuk segala jenis

Perencanaan Usaha atau Bisnis

I. PENDAHULUAN. Salah satu bentuk teknologi informasi yang berkembang pesat sejak

KEWIRAUSAHAAN III. Power Point ini membahas mata kuliah Kewirausahaan III ENDANG SUPARMAN SKOM,MM. Modul ke: Arissetyanto. Fakultas SISTIM INFORMASI

BAB I PENDAHULUAN. menggunakan media internet adalah e-government (layanan pemerintahan melalui

Minggu-5. Product Knowledge and price concept. Strategy Siklus Hidup Produk (Product Life Cycle Strategy, PLC) By : Ai Lili Yuliati, Dra, MM

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Tinjauan Terhadap Objek Studi Sejarah dan Perkembangan PT Leoco Indonesia

BAB II EKSPLORASI ISU BISNIS

BAB I PENDAHULUAN. serba praktis dan canggih dalam melakukan berbagai aktivitas. Dalam era

BAB I PENDAHULUAN. Pada zaman ini, perkembangan teknologi khususnya smartphone memang

Mengelola Informasi Pemasaran

BAB 1 PENDAHULUAN. barang dan jasa-jasa dari produsen ke konsumen (Mursyid, 2006:26). Marketing

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Permasalahan

BAB V KESIMPULAN. HOMÉ merupakan sebuah e-commerce produk home & living yang berfokus pada

BAB 1 PENDAHULUAN. sebesar-besarnya. Hal ini menyebabkan banyak perusahaan yang sepertinya tidak peduli

Siklus Adopsi & Model Operasi e-bisnis

Pemasaran Pada Perusahaan Kecil. Oleh Sukanti, M.Pd

SILABI MATA KULIAH. Nama Mata Kuliah : Kewirausahaan Kode Mata Kuliah : MDU213 : Teori 1 SKS, Praktek 1 SKS

BAB VII PRODUK Apa itu produk? Barang dan Jasa

BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN HIPOTESIS PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN. M-DAG / PER / 3 /2016 tentang ketentuan Umum Pasal 1, perdagangan adalah

BAB I PENDAHULUAN. sangat mempengaruhi perkembangan proses bisnis perusahaan. Kalau dulu banyak

BAB I PENDAHULUAN. ketika akan memutuskan untuk memiliki suatu produk. Keputusan itu akan

BAB II LANDASAN TEORI

BAB 1 PENDAHULUAN. Perkembangan teknologi informasi di era globalisasi yang begerak cepat telah

Mengapa Saya Harus Mempelajari Manajemen Pemasaran?

BAB I PENDAHULUAN. kerja kalah cepat dengan kenaikan jumlah lulusan. Sangat ironis bila kita

BAB 3 METODE PENELITIAN

Analisis lingkungan eksternal terdiri dari lingkungan makro dan lingkungan industri. Lingkungan makro terdiri dari ekonomi, alam, teknologi, politik

KEWIRAUSAHAAN - 2 STRATEGI PEMASARAN

Kewirausahaan I. Putra Boediman. Modul ke: Fakultas EKONOMI & BISNIS. Program Studi MANAJEMEN

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Teknologi informasi selalu berkembang sampai saat ini. Dalam

BAB I PENDAHULUAN. masyarakat pun berubah karena pengaruh kecanggihan teknologi terutama

BAB I PENDAHULUAN. Analisis rantai..., Muhammad Alfan Ihsanuddin, FE UI, Universitas Indonesia

BAB 1 PENDAHULUAN. Ilmu pengetahuan dan teknologi informasi terutama penggunaan internet saat ini

MATAKULIAH KEWIRAUSAHAAN

BAB I PENDAHULUAN. pula pada kemampuan pengusaha untuk mengkombinasikan fungsi-fungsi. tersebut agar usaha perusahaan dapat berjalan lancar.

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

MAKALAH LINGKUNGAN BISNIS Toko online

1.1. LATAR BELAKANG PENELITIAN

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN. dalam mencari dan menyampaikan informasi. Internet. Hal inilah yang disebut dengan e-commerce. Salah satu aplikasi dari e-

PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA KONSUMEN LAZADA INDONESIA METODE PENELITIAN. Disusun oleh: SALMA NABELLA PUTRI

BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang

BAB II LANDASAN TEORI. Pemasaran menurut American Marketing Association (AMA) merupakan. mampu memuaskan tujuan individu dan organisasi.

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. barangnya ke pemakai akhir. Perusahaan biasanya bekerja sama dengan perantara untuk

E-Jurnal Sariputra, Oktober 2016 Vol. 3(3)

BAB I PENDAHULUAN. Perusahaan di bidang furnitur mebel semakin banyak jumlahnya disetiap

Transkripsi:

Modul ke: Evaluasi Rencana Produksi Mahasiswa mampu menjelaskan konsep berwirausaha yang sukses dengan mengevaluasi rencana produksi Fakultas Ilmu Komputer Subandi Program Studi Sistem Informasi www.mercubuana.ac.id

Menentukan Kriteria-kriteria Evaluasi Pada setiap tingkat perencanaan produk dan proses pengembangan (product planning and development process), perlu ditentukan kriteria-kriteria untuk evaluasi. Kriteriakriteria ini harus cukup inklusif dan kuantitatif untuk menyaring produk secara seksama pada tingkat pengembangan tertentu. Kriteria-kriteria tersebut harus ditentukan guna mengevaluasi ide baru menurut peluang pasar, kompetisi, sistem pasar, faktor-faktor finansial, dan faktor-faktor produksi.

Sebuah Model Proses Pengenalan Peluang Tingkat Tingkat Tingkat ide Tingkat konsep pengembangan pemasaran uji Tingkat komersialisasi siklus kehidupan produk produk coba Pengenalan Pertumbuhan Pendewasaan Penurunan Ide Mengevaluasi Pengembangan laboratorium Mengevaluasi Pelaksanaan produksi uji coba Mengevaluasi Percobaan rencana semikomersial Mengevaluasi

Tingkat Ide Ide-ide produk/jasa baru yang menjanjikan harus diidentifikasi dan ide-ide yang tidak praktis harus dihapus pada tingkat ide (idea stage), yang memungkinkan penggunaan sumber-sumber perusahaan secara maksimal. Sebuah metode evaluasi yang berhasil digunakan pada tingkat ini adalah daftar evaluasi pasar sistematis, dimana setiap ide baru diungkapkan dari sudut nilai, kegunaan, dan manfaatnya yang utama. Pelanggan diberi sekelompok nilai produk/jasa baru untuk menentukan alternatif-alternatif produk/jasa baru yang harus dibuang. Sebuah perusahaan dapat menguji banyak alternatif ide baru dengan metode evaluasi ini; ide-ide yang menjanjikan dapat dikembangkan lebih lanjut dan sumber-sumber tidak dihamburkan untuk ide-ide yang tidak cocok dengan nilai-nilai pasar.

Menentukan Kebutuhan untuk Ide Produk/Jasa Baru Faktor Aspek-aspek Kapabilitas yang Kompetitif Kapabilitas Ide Produk Baru Jenis Kebutuhan Kebutuhan yang berkelanjutan Kebutuhan yang menurun Kebutuhan yang timbul Kebutuhan masa depan Pemilihan Waktu Kebutuhan Durasi kebutuhan Frekuensi kebutuhan Siklus permintaan Posisi dalam siklus kehidupan Cara-cara Bersaing untuk Memenuhi Kebutuhan Memenuhi kebutuhan tanpa menggunakan cara apa pun Menggunakan cara yang ada sekarang Mengubah cara yang sudah ada Kebutuhan/Risiko yang Didapat Kegunaan untuk pelanggan Karakteristik yang menarik Selera dan pilihan pelanggan Motif-motif untuk membeli Kebiasaan pemakaian Fitur-fitur Harga versus Kinerja Hubungan harga kuantitas Elastisitas permintaan Stabilitas harga Stabilitas pasar Ukuran dan Potensi Pasar Pertumbuhan pasar Kecenderungan pasar Persyaratan perkembangan pasar Ancaman untuk pasar Ketersediaan Dana Pelanggan Kondisi ekonomi umum Kecenderungan ekonomi Pemasukan pelanggan Peluang pembelanjaan

Tingkat Konsep Setelah ide produk/jasa baru melewati evaluasi pada tingkat ide, ide tersebut harus dikembangkan lebih lanjut dan diperbaiki melalui interaksi dengan pelanggan. Pada tingkat konsep (concept stage), ide yang sudah diperbaiki diuji terlebih dahulu guna menentukan penerimaan pelanggan. Reaksi awal terhadap konsep tersebut didapat dari pelanggan potensial atau anggota saluran distribusi apabila pantas. Sebuah metode untuk mengukur penerimaan pelanggan adalah wawancara percakapan, dimana para responden pilihan diberi pernyataan-pernyataan yang mencerminkan ciri fisik dan sifat dari ide produk/jasa tersebut. Selain membandingkan produk-produk (atau jasa) yang ada, pernyataan-pernyataan ini juga dapat membandingkan fitur-fitur utama mereka. Fitur-fitur produk yang baik dan tidak baik dapat diketahui dengan cara menganalisis respons-respons para pelanggan, dengan fitur-fitur bagus yang kemudian dimasukkan dalam produk/jasa baru.

Tingkat Pengembangan Produk Pada tingkat pengembangan produk (product development stage), reaksi pelanggan terhadap produk/jasa fisik harus ditentukan. Alat yang sering digunakan pada tingkat ini adalah panel pelanggan, dimana sekelompok pelanggan yang potensial diberi contoh produk. Para partisipan membuat sebuah catatan penggunaan produk dan komentar tentang kebaikan dan kekurangan produk tersebut. Teknik ini lebih mudah diterapkan untuk ide-ide produk dan hanya dapat berfungsi secara baik untuk beberapa ide jasa.

Tingkat Pemasaran Uji Coba Walaupun hasil-hasil dari tingkat pengembangan produk memberikan dasar untuk rencana pemasaran akhir, sebuah uji coba pasar dapat dilakukan untuk meningkatkan kepastian komersialisasi yang berhasil. Langkah terakhir dalam proses evaluasi ini, tingkat pemasaran uji coba (test marketing stage), memberikan hasil-hasil penjualan yang aktual, yang menunjukkan tingkat penerimaan pelanggan. Hasil-hasil uji coba yang positif menunjukkan tingkat kemungkinan dari peluncuran sebuah produk yang berhasil dan formasi perusahaan.

Permulaan E-Commerce dan Bisnis Sepanjang proses evaluasi dari sebuah ide baru yang potensial, begitu pula dalam perkembangan strategi pemasaran, peran e-commerce (perdagangan elektronik) harus dinilai secara terus menerus. E-commerce memberi seorang pengusaha peluang untuk menjadi sangat kreatif dan inovatif. Kepentingannya yang semakin meningkat ditunjukkan dalam jumlah penjualan e-commerce bisnis ke bisnis dan bisnis ke pelanggan yang terus mengalami peningkatan. E-commerce (pengeluaran internet) terus meningkat pada basis tahunan. Menurut comscore Networks, pengeluaran internet total (termasuk perjalanan) mencapai $143,2 miliar pada tahun 2005, peningkatan sebesar 22 persen dari pengeluaran total sebesar $117,2 miliar pada tahun 2004. Pengeluaran sebesar $143,2 miliar tersebut terdiri atas $82,3 miliar pengeluaran bukan perjalanan dan $60,9 miliar pengeluaran perjalanan. Pakaian dan aksesori merupakan salah satu kategori yang meningkat paling pesat, dengan penjualan sebesar $13,2 miliar, peningkatan sebesar 36 persen dari penjualan pada tahun 2004.

TUGAS 1 Pilihlah sebuah produk atau teknologi. Wawancarai lima pelanggan yang membeli produk tersebut dan tanyai mereka tentang masalah-masalah utama yang mereka dapati dengan produk tersebut (atau apa saja hal-hal utama yang tidak mereka sukai dari produk itu). Kemudian, minta mereka untuk mendeskripsikan sifat-sifat dari produk yang sempurna yang akan memenuhi semua kebutuhan mereka dan mengganti produk yang sudah ada. Berikutnya, wawancarai wakil-wakil dari lima perusahaan yang menawarkan produk tersebut dan tanyai mereka tentang apa yang mereka yakini merupakan masalah-masalah utama yang dialami oleh para pelanggan dengan produk mereka. Dapatkan beberapa solusi yang futuristis.

TUGAS 2 Dapatkan sebuah paten dari sebuah teknologi (misalnya, carilah paten situs web kantor) dan dapatkan 10 kegunaan teknologi yang kreatif.

TUGAS 3 Pilihlah tiga produk yang berbeda yang mungkin ingin anda beli dan yang dijual di internet. Untuk setiap produk, kunjungilah tiga situs web dan lalui proses tersebut seolah anda benar-benar akan membeli produk tersebut. Situs web manakah yang terbaik? Situs web manakah yang terburuk? Mengapa? Apabila anda dapat membuat situs web yang sempurna, fitur apa saja yang akan dimiliki oleh situs tersebut?

D A F T A R P U S T A K A 1. Bygrave, William D. The Portable MBA in ENTREPRENEURSHIP. Binarupa Aksara Jakarta 1996. 2. Longenecker, Justin G et al. KEWIRAUSAHAAN Manajemen Usaha Kecil. Salemba Empat, Jakarta 2001. 3. Suryana. KEWIRAUSAHAAN Pedoman Praktis: Kiat dan Proses Menuju Sukses.Edisi 3, Salemba Empat, Jakarta 2009. 4. Renal Kasali dkk, Modul Kewirausahaan, PT Mizan Publika, Bandung 2010

Terima Kasih