BAB 5 SIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN

dokumen-dokumen yang mirip
INSTRUMEN PENELITIAN

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Pada era globalisasi saat ini, teknologi informasi mengalami

BAB 4 HASIL PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN. Dengan semakin pesatnya kemajuan teknologi di bidang otomotif mendorong

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

BAB I PENDAHULUAN. Saat ini mobil telah menjadi lebih penting, mobil telah menjadi faktor

BAB 1 PENDAHULUAN. yang mana membutuhkan kecepatan serta keakuratan informasi, maka setiap perusahaan

Lampiran 1. Tabel Check List Pengendalian Manajemen Operasional

BAB 1 PENDAHULUAN. Dalam era globalisasi yang serba cepat, waktu merupakan hal yang sangat

BAB 4 HASIL PENELITIAN. penelitian ini, terlebih dahulu dideskripsikan karakteristik responden secara

Lampiran 1. Tabel Check List Pengendalian Manajemen Operasional

BAB II KAJIAN TEORETIK

BAB I PENDAHULUAN. Melihat perkembangan kendaraan otomotif di Indonesia yang semakin

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. sampai dengan pembahasan mengenai Pengaruh Promosi Terhadap Keputusan

BAB 1 PENDAHULUAN. informasi adalah serangkaian subsistem informasi yang. menyeluruh dan terkoordinasi secara rasional terpadu yang mampu

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN. PT. TRIJAYA BAN adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang

BAB III METODOLOGI Gambaran Umum Objek Penelitian. bergerak dalam perdagangan dan jasa otomotif. Dalam kegiatan

BAB III METODE PENELITIAN

AUTOMOBILE TECHNOLOGY TINGKAT PROVINSI

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB III PERAWATAN BERKALA PADA MOBIL MAZDA

PEMANFAATAN ON BOARD DIAGNOSTIC (OBD) PADA KENDARAAN BERBASIS ENGINE MANAGEMENT SYSTEM. Oleh : Sutiman Otomotif, FT UNY

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

BAB 5 SIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN

KORELASI ANTARA ELECTRONIC LOGISTIC INFORMATION SYSTEM (E-LOG) DENGAN KINERJA USER PADA PT.AEROWISATA INFLIGHT LOGISTIC WILAYAH JAKARTA SKRIPSI.

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan teknologi dunia otomotif saat ini, menunjukan bahwa

I. PENDAHULUAN. Pasar menjadi semakin luas dan peluang ada dimana-mana, namun sebaliknya

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

BAB III BAHAN METODE PENELITIAN Definisi Konseptual dan Definisi Operasional

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB 4 HASIL PENELITIAN Deskripsi Data Terdistribusi Kualitas Sistem Informasi Business

BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA

BAB 4 HASIL PENELITIAN

BAB 3 METODOLOGI 3.1 Analisis Permasalahan Wawancara Dengan Pakar

Bee Bengkel User Manual

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. berpengaruh terhadap perkembangan perusahaan, untuk itu perusahaan harus bisa

BAB I PENDAHULUAN. signifikan tiap tahunnya (Dirjen, 2014). Transportasi ini sebagian besar terdiri dari

BAB IV PELAKSANAAN DAN PEMBAHASAN

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN

LAMPIRAN. 1. Meliputi daerah mana saja jangkauan penjualan produk PT. Best Denki

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa :

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. 3.1 Diagram Alir Berikut ini merupakan diagram alur penelitian yang digunakan dalam penelitian ini.

Bab 2 GAMBARAN UMUM OBJEK

PERAWATAN FORKLIFT FD20ST-3

BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA

LAMPIRAN 1. Baru Kredit, suku bunga %/Thn Bekas Leasing, suku bunga %/Thn Lainnya, sebutkan!

PEMERINTAH KOTA DENPASAR DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA PANITIA PELAKSANA LOMBA KOMPETENSI SISWA SEKRETARIAT : SMK NEGERI 1 DENPASAR

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR JASA KONSTRUKSI BIDANG PEKERJAAN MEKANIKAL JABATAN KERJA OPERATOR BACKHOE LOADER

BAB III METODE PENELITIAN. Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini akan

DAFTAR ISI. KATA PENGANTAR... i. DAFTAR ISI... ii. DAFTAR TABEL... vi. DAFTAR GAMBAR... ix BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah...

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. sejak Maret 2017 sampai dengan Agustus Semesta Jl. Kemanggisan raya no 19 Jakarta Barat.

KISI-KISI MATERI PLPG MATA PELAJARAN TEKNIK SEPEDA MOTOR. Kompetensi Guru Mata Pelajaran (KD)

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan pada PT. Putra Sulawesi Sejati Perkasa

BAB IV PELAKSANAAN DAN PEMBAHASAN

LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM INFORMASI JASA LAYANAN SERVICE SEPEDA MOTOR PADA AHASS MOTOR CAHAYA SAKTI 871 TLOGOSARI SEMARANG

Laporan Kondisi Kendaraan Tanggal inspeksi: XX/XX/XXXX

UNIVERSITAS BINA NUSANTARA

KAJIAN EKSPERIMENTAL TENTANG PENGARUH INJEKSI UAP AIR PADA SALURAN INTAKE DAN EXHAUST TERHADAP KINERJA MOTOR BENSIN 2 LANGKAH 110 CC

PENGARUH MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. DUTA VISUAL NUSANTARA TIVI TUJUH

BAB I PENDAHULUAN. bagi perusahaan. Hal ini disebabkan karena kualitas jasa dapat digunakan

BAB III METODE PENELITIAN

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

BAB 4 HASIL PENELITIAN

BAB 4 HASIL PENELITIAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. analisis, (c) hasil pengujian hipotesis penelitian, (2) pembahasan, dan (3) keterbatasan penelitian.

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN

WALIKOTA SURAKARTA PROVINSI JAWA TENGAH

BAB IV ANALISA DATA DAN PERHITUNGAN

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR JASA KONSTRUKSI BIDANG PEKERJAAN MEKANIKAL JABATAN KERJA OPERATOR BACKHOE LOADER

BAB V SIMPULAN DAN SARAN

DAFTAR ISI. ABSTRAK. iii. ABSTRACT.. iv. LEMBAR PENGESAHAN SKRIPSI. v. PERNYATAAN ORIGINILITAS.. vi. LEMBAR MOTTO DAN PERSEMBAHAN.

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. 4.1 Deskripsi Hasil Penelitian Deskripsi Tentang Kepemimpinan Kepala Sekolah

BAB 4 EVALUASI TERHADAP PENGENDALIAN BENGKEL GAC AUTO SERVICE

Technical Response. Direct of Goodness. Rank

User Manual Sistem Informasi Akademik

BAB II LANDASAN TEORI. usahanya, umumnya mempunyai visi untuk menjadi perusahaan yang terbaik

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

METODE DAN OBYEK PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian survei, yaitu penelitian yang mengambil

DAFTAR ISI. Halaman DAFTAR TABEL... vi DAFTAR GAMBAR... DAFTAR LAMPIRAN... I. PENDAHULUAN... 1 II. TINJAUAN PUSTAKA... 10

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

PERANGKAT UJI KOMPETENSI ENGINE MANAGEMENT SYSTEM dan gdi Disiapkan Oleh : Eko Winarso,S.Pd.M.M

Gambar 3.10 Tampilan Confirmation of Course Selection. Setelah mengklik "Confirm" maka akan muncul tampilan Successful

UKDW BAB 1 PENDAHULUAN

Engine Tune Up Engine Conventional

Transkripsi:

BAB 5 SIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN 5.1 Simpulan Berdasarkan latar belakang masalah dan pembahasan masalah yang telah dirumuskan melalui fokus permasalahan serta hasil yang diperoleh dalam penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut : Pengujian Analisis Regresi Linear Sederhana menggunakan rumus Product Moment yang telah diuji signifikansinya dan linearitasnya, maka didapatkan persamaan regresi Ŷ = 20,074 + 0,399X. Persamaan ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara Electronic Service Information System (ELSA) dengan Kinerja User, dimana Kinerja User dapat diprediksikan jika ELSA diketahui. Nilai koefisien regresi X sebesar 0,399, berarti setiap penambahan satu satuan skor pada ELSA akan diikuti pertambahan tingkat Kinerja User sebesar 0,399 pada konstanta 20,074. Konstata 20,074 berarti rata-rata user telah merasa puas sebesar 20,074. Analisis Korelasi Sederhana yang telah diuji signifikansinya, menghasilkan koefisien korelasi sebesar +0,657. Hal ini menunjukkan kekuatan hubungan atau korelasi antara ELSA dengan Kinerja User sebesar +0,657. Sedangkan tanda + menunjukkan adanya hubungan yang positif antara kedua variabel tersebut, yang berarti semakin efektif ELSA maka semakin tinggi pula tingkat Kinerja User. Berdasarkan hasil perhitungan pengkuadratan koefisien korelasi di atas, 100

101 diketahui koefisien determinasi sebesar 0,431. Hal ini berarti 43,1% dari variasi yang terjadi dalam Kinerja User dapat dijelaskan oleh variabel ELSA, atau dapat diartikan bahwa ELSA memberikan kontribusi sebesar 43,1% terhadap Kinerja User. Sementara sisanya yaitu sebesar 56,9% terdiri dari variabel lain seperti : Fasilitas, Lingkungan Kerja, Gaya kepemimpinan dan lain sebagainya. Berdasarkan hasil Analisis Regresi Linear sederhana dan korelasi sederhana diatas t- hitung yaitu 5,910 > dari statistik tabel (t- tabel ) sebesar 1,684 dengan tingkat signifikansi 0,05 (5%) dan > dari statistik tabel (t- tabel ) sebesar 2,423 dengan tingkat signifikansi 0,01 (1%), hal ini berarti penolakan terhadap H 0 dan menerima H 1, maka dapat disimpukan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara ELSA dengan Kinerja User. 5.2 Implikasi Dalam ELSA ini terdapat dimensi dan indikator- indikator yang mencakup : (1) Jaringan; (2) Lengkap; (3) Teknologi perbaikan;. (4) Penyediaan jasa; (5) input; (6) Proses; (7) Output; (8) Berarti; (9) Berguna; (10) Bebas dari kesalahan; (11) Akurat; dan (12) Tepat waktu. Beberapa implikasi dari hasil penelitian adalah sebagai berikut : 1. Indikator Jaringan, upayanya user dapat terhubung secara online atau melalui LAN (Local Area Network) antar sesama user dengan menggunakan sistem informasi ELSA. Untuk memudahkan user saat melakukan proses updating dan pengiriman klaim/masalah yang tidak ditemukan solusi dari perbaikan.

102 2. Indikator Lengkap, upayanya user dapat dengan mudah mengetahui komponen-komponen mobil (engine, brake, transmisi, dsb) dan memperoleh informasi untuk perawatan atau perbaikan mobil AUDI dan VW group. 3. Indikator Teknologi Perbaikan, upayanya ELSA sebagai teknologi informasi yang digunakan dibengkel untuk membantu user dalam mencari komponenkomponen (spare part, engine, brake, dsb) dan sebagai acuan yang dibutuhkan oleh user untuk memperbaiki mobil. Sehingga menjadi lebih cepat, mudah, efektif dan efisien. 4. Indikator Penyediaan Jasa, upayanya user menggunakan sistem informasi ELSA untuk untuk setiap jenis perbaikan dan perawatan mobil AUDI dan VW group, seperti melakukan tune-up, penggantian sparepart yang rusak, penggantian oli mesin dan sebagainya. 5. Indikator Input, upayanya user memasukkan id dan password untuk masuk ke dalam system informasi ELSA, selanjutnya memasukkan merk mobil, jenis mobil, tahun mobil, type mobil dan kode chasis untuk mendapatkan informasi tentang perbaikan. 6. Indikator Proses, upayanya user dapat melakukan updating dan dapat menambah solusi teknis kedalam Technical sollution kedalam ELSA, yang nantinya dipergunakan oleh semua user dalam melakukan perbaikan. 7. Indikator Output, upayanya user membuat laporan Final inspection check list yang berisi tentang kondisi mesin mobil seperti battery, air radiator, minyak rem, power steering, ban, lampu lampu dan indikator dan sebagainya dan user melakukan print out data-data perbaikan mobil AUDI dan VW group Yang dipergunakan sebagai tahap akhir dalam menyelesaikan perbaikan.

103 8. Indikator Berarti, upayanya user dapat menganalisa setiap jenis kerusakan mobil AUDI seperti emisi gas buang yang berlebih, rembesan oli mesin, air radiator bocor, dan sebagainya dengan menggunakan ELSA sehingga customer menjadi lebih puas karena pelayanan yang baik. 9. Indikator Berguna, upayanya dengan menggunakan ELSA user dapat dengan cepat mengetahui komponen-komponen (engine, brake, transmisi, dsb) yang mengalami kerusakan dan membutuhkan perbaikan. seperti pemborosan bensin karena kadar CO2 pada pembuangan gas yang berlebih. Sehingga pengerjaan perbaikan mobil dapat lebih cepat diselesaikan karena kerusakan pada mobil sudah diketahui terlebih dahulu. 10. Indikator Bebas dari kesalahan, upayanya adalah user dapat dengan mudah mengetahui komponen-komponen mobil AUDI seperti v-belt, engine, brake, transmisi dan sebagainy yang harus segera dilakukan perbaikan dan memerlukan perbaikan dengan menggunakan ELSA. 11. Indikator Akurat, upayanya dengan menggunakan ELSA user dapat menetapkan dengan pasti jenis kerusakan mobil AUDI yang perlu diperbaiki seperti terjadi kebocoran atau rembesan pada oli mesin, kondisi fuel injection yang sudah harus disetting ulang, keadaan battery energy atau aki yang sudah harus di charge atau diisi, kadar gas buang emisi yang tinggi. Sehingga user sudah dapat mengetahui pekerjaan yang harus user lakukan. 12. Indikator Tepat waktu, upayanya adalah user dapat menyelesaikan sebelum waktu yang dibutuhkan dalam melakukan perbaikan (tune up, penggantian sparepart dan oli, pengecekan emisi gas buang) sesuai dengan standar waktu yang terdapat di dalam ELSA seperti pergantian oli yang membutuhkan

104 waktu 2 jam atau 200 time unit (dalam hitungan waktu di ELSA), mulai dari memasukkan engine flush kedalam mesin, pembersihan,dan penggantian sparepart. Sehingga pengerjaan perbaikan dapat diselesaikan tepat pada waktunya. Dimensi-dimensi dan indikator-indikator yang mempengaruhi Kinerja User antara lain : (1) Ketrampilan; (2) Sikap; (3) Kualitas; (4) Kuantitas; (5) Pengetahuan; (6) Bekerja sama; dan (7) Tanggung Jawab. Beberapa implikasi dari hasil penelitian adalah sebagai berikut : 1. Indikator Ketrampilan, upayanya adalah kemampuan yang dimiliki oleh user dalam mengoperasionalkan ELSA sesuai dengan prosedur yang terdapat di ELSA. User juga harus memiliki pengalaman yang cukup dalam melakukan perbaikan dan menganalisa jenis kerusakan mobil dengan cepat, sehingga saat dalam perbaikan tidak memerlukan waktu yang lama dan kerusakan pada mobil dapat diselesaikan dengan baik. 2. Indikator Sikap, upayanya seorang user dituntut untuk bersikap baik, sopan, dan ramah dalam memberikan pelayanan terhadap customer seperti user harus membantu semua kesulitan yang dialami oleh customer dan user harus menerima kritikan dan saran yang diberikan oleh customer guna untuk memperbaiki pelayanan. 3. Indikator Kualitas, upayanya user harus mencapai standar yang diterapkan oleh perusahaan seperti proses penggantian oli mesin yang membutuhkan waktu 2 jam atau 200 time unit (dalam hitungan waktu pada ELSA) mulai dari mencampurkan engine flush ke dalam oli lama, pembuangan, pembersihan, sampai pengisian oli baru dan user harus dapat mencapai target

105 pendapatan yang ditetapkan oleh perusahaan sebesar Rp. 8.000.000, perbulan. 4. Indikator Kuantitas, upayanya dengan menggunakan sistem informasi ELSA user harus dapat menyelesaikan perbaikan dan pemeliharaan (tune up, ganti oli, penggantian spare part,dsb) minimal 3 mobil dalam sehari. Jika dibandingkan tanpa menggunakan ELSA, user hanya dapat menyelesaikan pekerjaan kurang dari 3 mobil dalam sehari. 5. Indikator Pengetahuan, upayanya seorang user harus memiliki pengalaman dan wawasan yang luas tentang mesin mobil. Dengan membaca buku, majalah dan mengakses internet yang berisi tentang dunia otomotif. Sehingga kemampuan dan keterampilan user dapat lebih meningkat. 6. Indikator Bekerja sama, upayanya bagaimana user dapat berdiskusi secara horizontal antara user dengan user maupun vertikal antara user dengan atasannya. sehingga pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik. 7. Indikator Tanggung jawab, upayanya user harus berjanji tidak akan membocorkan informasi ELSA kepada pihak External tanpa izin. dan user harus menjaga kerahasiaan id dan password. 5.3 Saran Dengan melihat hasil penelitian yang dilakukan, terutama berdasarkan skor total butir pada masing-masing indikator, maka didapat indikator yang lemah atau bermasalah antara lain : 1. Indikator teknologi perbaikan, karena Electronic Service Information System (ELSA) adalah sistem informasi yang dikembangkan oleh AUDI yang berpusat di Germany, maka bahasa yang digunakan adalah bahasa Germany,

106 sedangkan sistem informasi ini akan di share keseluruh shorum AUDI dan VW group didunia. Disarankan sebaiknya AUDI dan VW Group menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa yang digunakan dalam mengaplikasikan ELSA. 2. Indikator berguna, karena dalam menggunakan Electronic Service Information System (ELSA) user harus mengetahui terlebih dahulu jenis kerusakan yang terjadi pada mobil AUDI dan VW group, karena setiap kerusakan komponen pada mobil tidak diketahui secara langsung tanpa menggunakan alat diagnosis. Disarankan sebaiknya perusahaan membuat mesin diagnosis terbaru yang didukung dengan teknologi pada saat ini, sehingga dapat lebih cepat, mudah, efektif dan efisien. 3. Indikator akurat, karena Electronic Service Information System (ELSA) tidak dapat mengetahui secara tepat letak posisi kerusakan pada mobil AUDI dan VW group hanya memberitahukan komponen mobil mana saja yang mengalami kerusakan. Disarankan sebaiknya Electronic Service Information System (ELSA) perlu dilengkapi dengan fitur information damage untuk memberitahu user secara detail kerusakan yang terjadi pada mobil AUDI dan VW group, sehingga perbaikan dapat dilakukan lebih cepat. 4. Indikator kuantitas, karena user tidak dapat menyelesaikan jumlah pekerjaan yang ditetapkan oleh perusahaan yaitu menyelesaikan tiga mobil dalam sehari dikarenakan keterbatasan waktu dan tenaga setiap mekanik, selain itu disebabkan juga karena jenis kerusakan yang dialami pada mobil berbedabeda. Disarankan sebaiknya perusahaan memberikan training kepada para user terutama para mekanik junior yang belum memiliki banyak pengalaman

107 tentang mesin AUDI dan VW group, sehingga diharapkan user dapat menyelesaikan jumlah pekerjaan sesuai yang ditetapkan oleh perusahaan.