Theories And Intervention
INTERVENSI Upaya merubah pikiran, perasaan, dan atau perilaku individu serta keadaan sosial dengan sengaja sesuai tujuan yang dikehendaki Tujuan; Pemecahan masalah; Memperbaiki pemecahan masalah; Pencegahan timbulnya masalah; dan Peningkatan kemampuan untuk lebih berbahagia (Markam, 2003; Nietzel, 1998; Korchin,1976)
PSIKOTERAPI Interaksi antara dua pihak dengan tujuan memperbaiki distress karena adanya ketidakmampuan pada salah satu fungsi kognitif, afektif atau perilaku Bentuk perlakuan dimana seorang terapis secara sengaja membina hubungan profesional dengan klien, dengan tujuan menghilangkan, mengubah, atau memperlambat simtom untuk menghilangkan pola perilaku terganggu, serta meningkatkan perkembangan pribadi ke arah yang positif Corsini (1989); Korchin (1976); Frank, (dalam Nietzel, 1998);
TUJUAN PSIKOTERAPI MEMBANTU Mengembangkan potensi MEMEPERKUAT Motivasi untuk melakukan hal-hal yang benar MENGUBAH Kesadaran untuk mengembangkan kesadaran, kontrol, dan kreativitas Kebiasaan dan struktur kognitif Llingkungan sosial MENINGKATKAN Insight Hubungan antarpribadi Pengetahuan dan kapasitas untuk mengambil keputusan dengan tepat MENGURANGI Tekanan emosi melalui kesempatan mengekspresikan perasaan
Terminasi, evaluasi, RTL Pertemuan Awal ALUR INTERVENSI Hokanson (Phares dan Trull, 2001) Implementasi Treament Asesment Tujuan Treatment
Psikoanalisis Tokoh; Freud dan New Freudian (Adler, Jung, Horney dsb) Perilaku dikendalikan pengalamanpengalaman masa lampau Perilaku abnormal; faktor intrapsikis (konflik tak sadar, represi, mekanisme defensif) yang menganggu penyesuaian diri Penanganan: Terapi psikoanalisis
INDIVIDU konflik tak sadar Intrapsikis represi, SAKIT PENYESUAIAN DIRI mekanisme defensif manifestasi dari perilaku defensif Terapi Psikoanalisa Mengungkap hal-hal yang tersembunyi (tidak disadari) Asosiasi bebas Analisis mimpi Analisis Transferensi Analisis Resistensi SEHAT Merekonstruksi kepribadaian
Behavioristik Tokoh : Watson, Ivan Pavlov, Bandura, E.L. Thorndike, B.F. Skinner, dll. Perilaku adalah Proses Belajar : Modeling, Classical/Operan Conditioning, belajar sosial Perilaku Abnormal: cara belajar atau lingkungan yang salah dan bertahan karena ada penguat Penanganan: Modifikasi Perilaku
Axcess Stimulus INDIVIDU Respon (behavior is lawful). SEHAT Deficit Inappropriate response SAKIT Behavior Modification Mencari determinan luar dari perilaku patologis Reward and Punishment Self Management Toke Economy CBT Membentuk dan mempertahankan perilaku baru
Humanistik Tokoh : Carl Rogers, Maslow Perilaku; bebas menentukan keinginan yang terkadang seringkali ditekan oleh lingkungan (aktualisasi diri) Perilaku Abnormal: tidak kosistennya antara aku ideal dan aku yang nyata Penanganan: Client Centered Theraphy
TUJUAN Self Autonomy Pengokohan nilai diri individu Openness to experience, Trust in themselves FOKUS TERAPI Termotivasi Menciptakan iklim yang kondusif Tanggung jawab dan kesanggupan diri menghadapi kenyataan FULLY FUNCTION Internal source of evaluation Willingness to continue growing
MEDAN FENOMENAL Proses Perubahan Client Centered Theraphy ORGANISME Adjustment Self Actualization Penghargaan Terbuka Lingkungan Integrative Congruen Adaptasi Maladjustment Self Ideal Penghargaan Bersyarat Disorganisasi Defensif incongruen Psychological Maladjustment Self Concept Empathy Unconditional Positive Regard Congruence
Sosiokultural/Conspirational Perilaku abnormal disebabkan keadaan lingkungan (Sosial dan kultural) Tekanan menyebabkan individu gagal dalam penyesuaian diri, sehingga individu bertidak diluar batas kemampuan Gangguan jiwa: manifetasi personal dari suatu penyakit dan stress dalam masyarakat Penanganan; community development
Labelling Positif SEHAT Pendekatan Komunitas Preventif, promotif and empowerment Kemiskinan Diskriminasi SOSIAL Perbuahan sosial INDIVIDU Pengangguran SAKIT Labelling Negatif KULTURAL Lingkungan keluarga Lingkungan kerja Lingkungan kelompok (Haas, 1979; Ruddock, 1971, Millon, 1973)
Terapi keagamaan Melibatkan spiritualitas, nilai-nilai dan makna Kajian potensi tertinggi manusia, rekognisi, pemahaman serta realisasi keadaan kesadaran yang transenden, intuitif dan spiritual (Lajoie & Shapiro, 1992) Agama: aspek formal (aturan dan kewajiban) Spirituallitas: interkoneksi dengan alam semesta Religiusitas: internalisasi nilai agama dalam diri
PSIKOTERAPI ISLAM Proses pengobatan & penyembuhan suatu penyakit (mental, spiritual, moral, fisik) melalui bimbingan Al Quran dan sunnah nabi. Manusia: memiliki kelebihan dari makhluk lainnya karena ia diberi fungsi sebagai khalifah
MENTAL pikiran, akal, ingatan AKHLAQUL KARIMAH MORAL ekspresi dari kondisi mental dan spiritual yang muncul secara otomatis OBYEK FISIK penyakit spiritual yang manifes dalam gangguan fisik SPIRITUAL ruh, agama, keimanan, nilai transendental
Ilmiah sehat jasmani & rohani (mental, spiritual, moral) TUJUAN mengembangkan potensi esensial sumber daya insani perubahan konstruksi kepribadian otoritas: kewibawaan dan pengaruh positif terapis KETAUHIDAN; IMAN, ISLAM, IHSAN METODE Tasawwuf Keyakinan intuisi atau ilham