Demi masa Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian Kecuali orang-orang yang beriman dan beramal saleh, dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran, dan nasehat menasehati menetapi kesabaran (Surat A1 ' Ashr). Kupersembahkan khusus buat Ibu, Bapak dan Pak Soes
SIFAT FlSlS - MORF01061S DAN KIMlANI BUAN RAMBUTAM c Mepheliarm - lappaceurn, L. > VARIETAS BINJAI, jerta KERWGWAOUNVA PADA BEBERAPA KONDlSl RU4NG PEM'klMPANAlle Oleh DlDlK BUD1 ANDAYANI F 23. 0873 199 0 FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANlAN INSTINT PERTANIAN BOGOR B O G O R
Didik Budi Andayani. F 23 0873. Sifat Fisis-morfologis dan Kimiawi Buah Rambutan (k&hlhn lapnaceum, L.) Varie- tas Binjai, Serta Keragaannya Pada Beberapa Kondisi Ruang Penyimpanan. Di bawah bimbingan Soesarsono Wijandi. RINGKASAN Rambutan merupakan salah satu komoditas ekspor, nilai ekspor rambutan mencapai 10 897 dollar AS (21 551 kg) pada tahun 1988 dan diharapkan terus meningkat untuk mendukung ekspor non-migas. Harga jual buah rambutan ditentukan oleh mutu optimum. Salah satu masalah yang dihadapi untuk me- nentukan tingkat mutu adalah tidak bisa diketahuinya kon- disi di dalam buah, maka diperlukan suatu cara yaitu meto- da tanpa merusak buah (non-destructive method); -Selain itu, untuk mengetahui daya tahan simpan buah, maka perlu dike- tahui keragaannya dalam beberapa kondisi ruang penyimpan- an, sehingga buah yang marketable tetap bisa diterima di pasaran. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data dasar tentang sifat fisis-morfologis rambutan varietas Binjai, menentukan korelasi penampakan luar dari buah dengan kom- posisi kimia dan mutunya, serta untuk mendapatkan keragaan daya simpannya. Dari analisis pengukuran sifat fisis-mo analisis statistik terhadap contoh buah ramb
dengan berbagai tingkat kematangan buah (0%, 15%, 30%, 40%, 65%, 80% dan 100%) yang didasarkan atas warna (merah) kulit buah ternyata : a. Panjang rambut, tebal kulit, panjang biji, diameter me- lintang biji dan diameter membujur biji tidak berubah nyata pada buah muda sampai tua. Rataan panjang rambut 14.57 mm dengan selang 13.13-15.74 mm. Rataan tebal kulit 1.37 mm dengan selang 1.18-1.59 mm. Rataan panjang biji 22.20 mm dengan selang 20.99-22.79 mm. Rataan diameter melintang biji 12.97 mm dengan selang 12.71-13.17 mm. Rataan diameter membujur biji 9.26 mm dengan selang 9.13-9.38 mm. b. Panjang buah, diameter melintang buah, diameter membu- jur buah dan tebal daging berubah nyata pada buah muda sampai tua. Rataan panjang buah 42.94 mm dengan selang 35.00-47.38 mm. Rataan diameter melintang buah 34.66 mm dengan selang 29.86-36.04 mm. Rataan diameter membujur buah 32.04 mm dengan selang 26.78-35.35 mm. Rataan tebal daging 2.16 mm dengan selang 1.47-3.03 mm. Dari analisis regresi didapatkan bahwa tingkat kema- tangan buah berkorelasi positif dengan total gula (r = 0.99); ratio gula asam (r = 0.98), ph (r = 0.97), kadar vitamin C (r = 0.50), tingkat kernanisan menurut panelis (r = 0.95), tetapi berkorelasi negatif dengan kadar air (r =
0.86), total asam (r = 0.92), dan tingkat keasaman menurut panelis (r = 0.97). Hasil analisis kimiawi buah secara keseluruhan adalah : a. Rataan kadar air 81.27% dengan selang 80.00-62.42%. b. Rataan total gula 43.13% dengan selang 31.45-56.23%. c. Rataan total asam 6.67% dengan selang 3.46-9.92%. d. Rataan rasio gula asam 7.35 dengan selang 2.59-12.68. e. Rataan ph 4.22 dengan selang 3.77-4.73. f. Rataan vitamin C 24.54 mg/100 g dengan selang 23.16-26.09 mg/100 g. Hasil percobaan penyimpanan buah rambutan menunjuk- kan : a. Buah yang disimpan secara alami pada suhu kamar (27-29' C) dapat bertahan sampai hari ke 6, sedang pada hari ke 8 tidak pantas lagi untuk dikonsumsi. Sampai hari ke 6 mutu buah menurut panelis agak manis sampai manis (4.8-5.1) dan agak tidak asam sampai biasa/sedang (3.0-4.0). b. Buah yang disimpan dengan gas C02 2% pada suhu kamar sampai 10 hari masih layak untuk dikonsumsi.
Buah yang dikupas ataupun tidak dikupas masih cukup layak untuk dikonsumsi sampai 10 hari, jika disimpan pada suhu dingin (15O C) walaupun tanpa C02. Mutu buah hasil penyimpanan ini menurut panelis adalah manis (5.6-5.7) dan agak tidak asam sampai biasa/sedang (2.6-3.15) untuk yang dikupas, dan agak manis sampai manis (5.6-5.7) dan biasa/sedang (3.2) untuk buah yang tidak dikupas.
SIFAT FISIS-HORFOLOGIS DAN KINIAWI BUAH RAHBUTAN (Ke&edAm -. L. ) VARIETAS BINJAI, SERTA KERAGAANNYA PADA BEBERAPA KONDISI RUANG PENYIHPANAN Oleh DIDIK BUD1 ANDAYANI F 23 0873 SKRIPSI Sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar SARJANA TEKNOLOGI PERTANIAN pada Jurusan TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN, FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN, INSTITUT PERTANIAN BOGOR FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN INSTITUT PERTANIAN BOGOR B O G O R
INSTITUT PERTANIAN BOGOR FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN SIFAT FISIS-HORFOLOGIS DAN KIHIAWI BUAH RAHBUTAN (Nepheliun m, L. ) VARIETAS BINJAI, SERTA KERAGAANNYA PADA BEBERAPA KONDISI RUANG PENYIHPANAN SKRIPSI Sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar SARJANA TEKNOLOGI PERTANIAN pada Jurusan TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN, FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN, INSTITUT PERTANIAN BOGOR Oleh DIDIK BUD1 ANDAYANI F 23 0873 Dilahirkan pada tanggal 14 Juni 1966 di Solo lulus : 29 Agustus 1990 isetujui 1990 --- ono Wijandi, MSc. en Pembimbing
KATA PENGANTAR Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat-nya sehingga skripsi ini dapat penulis selesaikan. Skripsi ini merupakan salah satu syarat untuk memper- oleh gelar Sarjana Teknologi Pertanian pada Jurusan Tekno- logi ~ndustri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, In- stitut Pertanian Bogor. Berisikan hasil penelitian sifat- sifat fisis-morfologis, kimia dan beberapa kondisi penyimpanan buah rambutan Binjai. Penulis menghaturkan banyak terima kasih kepada : 1. Ir. Soesarsono Wijandi, MSc. sebagai pembimbing penelitian. 2. Ibu, Bapak, mas dan adik-adikku, yang. senantiasa mendoakan dan memberikan dorongan, serta semangat. 3. Ibu Soes dan keluarga, rekan-rekan ARSIDA, dan rekanrekan seperjuangan. 4. Semua pihak yang langsung atau tidak langsung telah banyak membantu yang tidak dapat disebutkan satu per satu Skripsi ini jauh dari sempurna, maka penulis mengha- rapkan kritik dan saran, dan semoga dapat bermanfaat bagi penulis dan pembaca semua. Bogor, 29 Agustus 1990 Penulis
DAFTAR IS1 Halaman KATA PENGANTAR.......... iii DAFTAR IS1 DAFTAR TABEL................................. DAFTAR GAMBAR.......... vii DAFTAR LAMPIRAN............ iv v i viii 1.PENDAHULUAN................ 1 I1. TINJAUAN PUSTAKA.............. 4 A. BOTANI................. 4 B. SIFAT MORFOLOGIS DAN KANDUNGAN KIMIAWI.. 5 C. KEMATANGAN DAN PEMASAKAN......... 6 D. NUTU BUAH DAN PENANGANAN PASCA PANEN. 10 E. PENYIMPANAN............... 12 I11. BAHANDANMETODA.............. 15 A. BAHAN DAN ALAT.............. 15 B.METODA............. 15 C. WAKTU DAN TEMPAT...... D. RANCANGAN PERCOBAAN........ 22 E. ANALISIS STATISTIK.......... 25 IV. HASIL DAN PEMBAHASAN............ 26 A. HASIL PENGAMATAN.......... 26 B. HASIL PENGUKURAN............ 27 22